04 October 2016

Konsep Dan Pendekatan Geografi



Pengertian Geografi

Secara istilah, geografi terbagi menjadi 2 kata, yaitu geo yang berarti bumi, dan graphein yang berarti tulisan atau menjelaskan. Oleh karena itu, jika kita gabungkan, maka geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang bumi lengkap dengan seluruh aspek yang dimilikinya, baik itu dari segi fisik, permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.

Konsep Geografi

Konsep yang dimaksud disini adalah suatu fenomena, gejala, objek, proses, dan segala hal yang berkaitan dengan rancangan dalam ilmu geografi. Secara umum, konsep geografi merupakan hal terpenting dalam memahami sesuatu yang berhubungan dengan geografi. Adapun konsep geografi itu ada 10, yaitu :

  • Konsep Lokasi


Konsep lokasi merupakan konsep utama dalam menentukan fenomena geosfer. Konsep lokasi mengajarkan suatu tempat atau letak daerah yang saling terkait di muka bumi. Konsep lokasi terbagi menjadi 2, yaitu :


  1. Relatif : Lokasi relatif merupakan lokasi yang bergantung dari tempat di sekitarnya, dan bisa berubah-ubah. Lokasi relatif sangat penting karena sangat banyak kajiannya dalam geografi atau yang biasa disebut dengan letak geografis. Contoh: Indonesia berada di antara benua Australia, dan Asia.
  2. Absolut : Merupakan lokasi yang bersifat statis, dan terpaku pada letak lintang dan bujur yang berpedoman pada garis astronomi bumi. Contoh : Indonesia terletak pada  6 LU-11 LS, dan di antara 95 BT-141 BT.

  • Konsep Jarak

Adalah konsep yang menghubungkan antara dua lokasi yang dapat dihitung dengan menggunakan jarak geometrik yang dinyatakan dalam satuan panjang (kilometer), dan jarak waktu yang diukur dengan satuan waktu (jarak tempuh). Konsep jarak terbagi menjadi 2, antara lain:


  1. Jarak Mutlak : Jarak mutlak ialah jarak yang menggunakan satuan meter ataupun kilometer sebagai dasarnya. Jarak mutlak adalah satuan baku yang tidak bisa berubah. Contoh : jarak dari Banda Aceh – Medan adalah 983 km.
  2. Jarak Relatif : Jarak relatif dinyatakan dalam lamanya perjalanan atau waktu yang ditempuh antara satu obejek dengan objek yang lain, dan bersifat berubah. Contoh : jarak dari Banda Aceh – Medan adalah 14 jam (14 jam disini bias berubah tergantung kondisi jalan, kecepatan kendaraan, dan lain-lain).


  • Konsep Geomorfologi


Adalah sebuah konsep yang menjelaskan tentang bentuk permukaan bumi, tergantung dari proses alam dan kejadian-kejadian di bumi. Contoh : perjalanan Pulau Samosir di Sumatera Utara memakan waktu yang sangat lama, karena harus melewati jalanan yang terjal, mendaki, dan harus menyeberangi danau Toba.

  • Konsep Pola

Merupakan tatanan geometris yang beraturan, yang berkaitan dengan persebaran fenomena di muka bumi. Contoh : pemukiman yang dibangun di pedesaan, masih bersifat jarang antara rumah satu dengan yang lain.

  • Konsep Nilai Kegunaan

Nilai kegunaan berkaitan dengan fungsi yang diberikan oleh lingkungan terhadap makhlup hidup, yang fungsinya dapat berbeda-beda antara makhlup hidup satu dengan yang lain. Contoh: kawasan pegunungan sangat cocok dijadikan sebagai tenpat rekreasi karena alamnya yang sejuk dan asri.

  • Konsep Keterkaitan Ruangan


Konsep keterkaitan ruangan merupakan keterkaitan antara satu fenomena dengan fenomena lain yang menimbulkan interaksi sebab-akibat. Contoh: udara buruk yang terjadi di laut mengakibatkan suplai ikan segar ke pasar menjadi berkurang, sehingga ikan segar akan sulit diperoleh di pasaran.

  • Konsep Aglomerasi

Yang dimaksud disini adalah kecenderungan pengelompokan suatu persebaran fenomena berdasarkan aktivitas manusia. Contoh : pengelompokan kawasan industri, pertanian, perkebunan, dan lain-lain.

  • Konsep Interaksi Interdependensi

Interaksi merupakan terjadinya suatu hubungan yang saling mempengaruhi antara satu fenomena dengan fenomena yang lain. Contoh: perbedaan kondisi di pedesaan yang cocok digunakan sebagai tempat bercocok tanam, sehingga hasilnya dapat dijual ke perkotaan.

  • Konsep Diferensiasi Area


Diferensiasi area berbicara mengenai perbedaan fenomena yang terjadi antara satu tempat dengan tempat yang lainnya. Contoh: perkotaan identik dengan geudng-gedung yang tinggi, berbeda dengan pedesaan yang identik dengan areal persawahan.

  • Konsep Keterjangkauan


Konsep keterjangkauan adalah konsep yang berbicara mengenai sulit atau mudahnya suatu lokasi untuk djangkau yang dipengaruhi oleh lokasi, jarak, dan kondisi tempat. Contoh : Pulau Samosir dapat ditempuh dengan menggunakan kapal dari Parapat.
Back To Top