10 October 2016

Pengertian Uang : Sejarah Dan Jenis Uang

Pengetian Uang 

Uang merupakan sesuatu yang tersedia dan secara umum di terima sebagai alat pembayaran untuk pembelian barang dan jasa serta kekayaan berharga lainnya dan untuk pembayaran utang. Di Indonesia pengertian Uang merupakan alat bayar secara umum yang diterapkan pemerintah dan dijamin dengan undang-undang. Uang yang digunakan oleh suatu negara merupakan mata uang negara yang berkaitan, misalnya mata uang Indonesia yaitu rupiah (Rp).

Sejarah Uang 

Pada masa perekonomian tertutup, manusia belum mengenal uang, Tukar-menukar dilaksanakan seara barter, artinya barang ditukar dengan barang. Pada masa perekonomian tertutup produksi untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Masyarakat tidak mendatangkan barang-barang dari luar kelompok ataupun daerah.

Peradaban sejarah uang termasuk penemuan baru untuk kehidupan manusia. Uang muncul bersamaan dengan kemajuan peradaban manusia. Diperkiraan 4-5 ribu tahun lalu uang sudah ada di negeri Cina dan beberapa negara di kurang lebih Laut tengah.

Semakin Meningkatnya kemajuan perekonomian, membuat manusia memerlukan alat tukar umum dalam rangka menukarkan hasil produksi dengan kebutuhan lainnya. Sistem barter sudah tidak dapat dipertahankan lagi, karena mempunyai sebagian kelemahan sebagai berikut.

  • Sulit dipindahkan 
  • Tidak tahan lama 
  • Sulit disimpan 
  • Nilainya tidak tetap 
  • Sulit dibagi tanpa mengurangi nilainya 
  • Bersifat lokal 

Menurut para ahli sejarah, alat tukar umum yang pernah digunakan adalah hewan ternak, gading, batu-batuan, tembaga, perak, cermin, garam, teh, kulit ternak, bambu, beras, kerang, dan kayu. Seiring dengan kemajuan peradaban, manusia mencari alat tukar yang praktis, yang sekarang di kenal dengan istilah uang. Pada saat sekarang ini duit di buat dari kertas dan logam mulia yang disesuaikan dengan undang-undang yang berlaku.

Fungsi Uang 

Selain sebagai alat tukar-menukar, uang juga memiliki fungsi lain. Secara garis besar, fungsi uang dibagi menjadi dua, yaitu :

  • Fungsi Asli

Fungsi Asli Uang, sebagai berikut

1. Uang sebagai alat tukar umum : Uang berfungsi sebagai alat tukar umum apabila duit yang dipergunakan untuk membeli atau mendapatkan barang dan jasa. Contoh : kamu membeli buku dengan uang (uang ditukar dengan buku). 

2. Uang sebagai satuan hitung  : Uang merupakan satuan ukuran yang digunakan untuk menetukan besarnya nilai atau harga suatu barang dan jasa. Dengan adanya uang, kamu mudah menentukan nilai sebuah barang. Contoh : harga sebuah komputer Rp 4. 500. 00, 00, harga sebuah buku Rp. 30. 000, 00 dan sebagainya.

  • Fungis Turunan 


Fungsi Turunan uang, sebagai berikut :

  1. Uang sebagai alat pembayaran 
  2. Uang sebagai alat untuk menabung 
  3. Uang sebagai pemindah kekayaan 
  4. Uang sebagai pembentuk atau penimbun kekayaan 
  5. Uang sebagai alat pendorong kegiatan ekonomi 

Sebagian Syarat Barang yang Dapat Dijadikan Uang 

Syarat-syarat suatu barang dijadikan uang, sebagai berikut :

  1. Kualitasnya hanya satu macam makanya nudah dikenal 
  2. Di terima dan diketahui secara umum 
  3. Awet dan tidak mudah rusak 
  4. Mempunyai nilai tetap 
  5. Mudah dibagi tanpa mengurangi nilainya 
  6. Jumlah terbatas dan tidak mudah dipalsukan 

Benda mempunyai syarat-syarat itu hanyalah emas dan perak, karena itu ada jaman dahulu uang terdiri atas uang emas serta perak. Tetapi meluasnya perdagangan membuat alat tukar logam menjadi kurang prakts. Karena itu, diciptakanlah uang kertas.

Jenis Uang 

Pada awalnya saat sebelum diedarkan, uang ditimbang dan diuji menurut kandungan emas atau peraknya. Untuk menghindari kesulitan menimbang, orang meminta mata uang dengan berat dan bentuk tertentu yang ditempa dan disertai cap. Pada saat sekarang yang paling banyak digunakan negara-negara didunia adalah uang kartal dan uang giral.

  • Uang Kartal

Uang kartal merupakan alat pembayaran yang sah, ditetapkan oleh pemerintah dan masyarakat haru menerimanya. Uang kartal terdiri atas dua macam, yaitu uang pemerintah berupa logam, nikel dan kertas, serta uang bank, yaitu: uang kertas dan uang logam. Uang negara dan uang bank memliki ciri sebagai berikut:

Uang negara, dikeluarkan oleh pemerintah, dijamin dengan undang-undang, bertuliskan nama negara yang mengeluarkan, dan biasanya terdiri atas satuan uang yang nilai nominalnya kecil.
Uang Bank, dikeluarkan oleh bank sentral, dijamin dengan valuta asing atau emas, bertuliskan bank sentral dan dibagi atas satuan uang nilai nominalnya besar.

Uang Bank dibagi dua macam, yaitu:

  1. Uang Logam
  2. Uang Kertas
  3. Uang Giral

  • Uang Giral 

Uang Giral merupakan saldo dari orang-orang atas rekening mereka pada bank yang dapat diambil oleh pemegang rekening. Saldo simpanan uang di bank itulah yang disebut uang giral, yang dapat diambil sewaktu-waktu dengan giro cek/wiesl atau telegraphic transefer.

Nilai Uang

Nilai uang bear sekali pengaruhnya dalam perekonomian suatu negara. Bila nilai mata uang negara itu menurun, kehidupan perekonomian akan terganggu. Dalam perekonomian ada tigas macam nili uang, yaiut:

  • Nilai Nominal, yaitu nilai yang tertulis pada tiap-tiap mata uang.
  • Nilai Intrinsik, yaitu nilai dari bahan uang tersebut yang mungkin saja nilainya lebih rendah dari nilai nominalnya.
  • Nilai Tukar, yaitu nilai barang yang dapat ditukar dengan uang tersebut.


Back To Top