26 December 2016

Pengertian Akhlak : Macam-Macam Dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Akhlak

Akhlak adalah kata jamak dari kata khuluk, berasal dari bahasa Arab yang berarti perangai, tingkah laku, atau karakter. Tiga ahli di bidang akhlak, yaitu Ibnu Miskawaih, Al Ghazali, dan Ahmad Amin menyatakan bahwa moralitas adalah temperamen yang melekat dari seseorang yang dapat membawa perbuatan baik tanpa mempertimbangkan pikiran pertama.

Kata akhlak didefinisikan sebagai perilaku, tetapi perilaku harus diulang hanya sekali tidak cukup untuk melakukan perbuatan baik, atau hanya kadang-kadang. Seseorang dapat dikatakan merosot jika timbul dengan sendirinya didorong oleh motivasi yang kuat dan dilakukan tanpa banyak pertimbangan terutama pikir pertimbangan sering diulang, sehingga terkesan sebagai suatu keharusan untuk melakukan. Jika hal itu dilakukan oleh dipaksa tidak refleksi dari akhlak.

Menurut beberapa pakar dalam bidang akhlak seperti Ahmad Ibn Muhammad Miskawaih Razi atau Ibnu Miskawaih (penulis buku Tahdzibul achlaq wa tathhirul a’raaq dan Tartib as Sa’adah tentang akhlak), Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi’i (Imam Al Gazali), dan Ahmad Amin (penulis buku Dhuhal Islam yang kontroversial) menyatakan bahwa pengertian akhlak adalah
perangai yang melekat pada diri seseorang yang dapat memunculkan perbuatan baik tanpa mempertimbangkan pikiran terlebih dahulu.

Menurut Nurcholish Madjid, bahwa istilah akhlak atau khuluq merupakan satu akar kata dengan khalq atau penciptaan, khaliq (pencipta) dan makhluq (ciptaan), yang semuanya mengacu pada pandangan dasar Islam mengenai penciptaan manusia, bahwasanya manusia diciptakan dalam kebaikan, kesucian dan kemulian sebagai “sebaik baiknya ciptaan” (ahsanu taqwim). Lebih lanjut dijelaskan oleh Bapak Nurcholish madjid bahwa manusia akan terbimbing ke arah akhlak yang mulia jika beriman kepada Allah dengan berbagai turunan caranya (derivasi). Selanjutnya manusia akan menerjemahkan imannya menjadi tingkah laku yang penuh tanggungjawab kepada sesama manusia, dengan jalan saling berpesan tentang kebenaran serta saling berpesan tentang ketabahan. Kecenderungan mendasar manusia terhadap kebaikan tersebut dapat ditemukan dalam QS Ar-Rum (30):30 dengan istilah Fitrah.

Tentu bila anda melihat dalam KBBI, pengertian akhlak akan lebih sederhana dari pengertian akhlak diatas, yaitu suatu budi pekerti atau kelakuan.

Kemudian, Quraish menjelaskan bahwa kata akhlak biasa digunakan dalam bentuk tunggal yaitu khuluq, seperti dalam surah Al-Qalam ayat 4
“Sesungguhnya engkau (Muhammad) berada di atas budi pekerti (khuluq) yang aqung”

Dalam hadis Nabi Muhammad SAW, penggunaan konsep akhlak dalam berbagai konteks misalnya berbunyi “Aku hanya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”. atau “Tidak ada sesuatu yang lebih berat timbangan (amal) seorang mukmin pada hari Kiamat melebihi akhlak yang luhur”. Disini Quraish ingin menjelaskan tentang pengertian akhlak di dalam Agama Islam tidak dapat disamakan dengan pengertian etika.

Apabila etika hanya didefinisikan sebagai arti sopan santun antarsesama manusia, serta hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriah. Istilah akhlak sesungguhnya memiliki makna yang luas meliputi berbagai aspek. Aspek aspek akhlak mulai dari akhlak terhadap Allah, hingga kepada sesama makhluk biotik dan nonbiotik.

Hal yang serupa disampaikan oleh Endang Saifuddin Anshari bahwa istilah akhlak merupakan aspek ketiga dalam agalam Islam selain akidah dan aspek syariat. Pada garis besarnya akhlak Islam terdiri atas akhlak manusia terhadap Pencipta, dan akhlak manusia terhadap sesama makhluk.

Serupa dengan pengertian akhlak diatas, menurut Ahmadi (2004) bahwa akhlak berasal dari rangkaian huruf kha-la-qa yang berarti menciptakan. Kata halaqa mengingatkan tentang kata Al Khaliq atau pencipta yaitu Allah SWT dan kata Makhluk yaitu seluruh yang diciptakan oleh  Allah SWT. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengertian akhlak adalah suatu perilaku yang menghubungkan antara Allah SWT dan makhlukNya (FIP-UPI).

Macam Macam Akhlak 

Sebenarnya, berdasarkan beberapa pengertian akhlak diatas, saya juga masih terbilang pusing untuk membatasinya menjadi satu atau dua macam akhlak saja, oleh karena itu, lebih membaginya menjadi beberapa macam bagian besar akhlak itu sendiri yaitu:
  • Macam Macam Akhlak Berdasarkan Arahnya
Seperti yang disebutkan pada beberapa pengertian akhlak diatas, bahwa terdapat dua arah dari akhlak yaitu  pertama, akhlak kepada Allah swt. dan kedua, akhlak kepada ciptaan-Nya. Akhlak kepada Allah swt artinya perilaku yang dilakukan oleh manusia atau individu kepada Allah swt. baik itu baik ataupun buruk, Adapun untuk mengetahui akhlak tersebut baik ataupun buruk, dapat ditentukan berdasarkan ketentuan dalam Al-Qur’an dan As Sunnah.
Macam macam akhlak berdasarkan arahnya yang kedua adalah kepada ciptaan-Nya. Dijelaskan diatas bahwa abiotik dan biotik. Segala sesuatu yang ada adalah ciptaan-Nya. Oleh karena itu, dapat dibagi kepada sesama manusia, akhlak terhadap hewan, akhlak terhadap tumbuhan, akhlak terhadap lingkungan, akhlak terhadap negara, akhlak terhadap keluarga, dan banyak lagi macam akhlak terhadap makhluk ciptaan-Nya.
  • Macam Macam Akhlak Berdasarkan kualitasnya
Hal ini sudah jelas, yaitu terbagi atas dua macam yaitu akhlak baik dan akhlak buruk. Akhlak baik atau Al-Hamidah secara sederhana adalah perbuatan yang memberikan anda pahala sedangkan akhlak buruk atau Adz-Dzamimah berarti perbuatan yang memberikan anda dosa. Hal ini sudah tentu diterangkan oleh kitab kitab suci Agama.
Akan tetapi bagaimana apabila ada perbuatan yang tidak diterangkan dalam kitab suci tertentu. Mudah, untuk membedakan bahwa akhlak tersebut baik atau buruk maka dapat dilihat dari tujuan dari perbuatan tersebut, proses yang dilakukan dalam berbuat dan akibat yang terjadi dari perbuatan tersebut.

Ruang Lingkup Akhlak

  • Akhlak pribadi
Kebanyakan dekat dengan seseorang, maka orang itu harus sadar dan menyadari dirinya, karena hanya dengan, dasar utama dari dikonversi dan sadar diri dari kesempurnaan moral, dukungan yang tinggi. Manusia terdiri dari tubuh dan jiwa, selain orang-orang yang memiliki sifat sendiri, dengan segala kelebihan dan dimanapun manusia hanya manusia memiliki sertifikat.
  • Akhlak Keluarga
Moralitas mencakup tugas orang tua, anak-anak, kerabat dan kawan-kawan karib. Tugas orang tua untuk anak-anak, dalam Islam mengarahkan orang tua dan pendidik untuk memperhatikan anak-anak sempurna, dengan ajaran bijak -ajaran, setiap agama telah memerintahkan yang memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan dan mendidik, terutama ayah dan ibu memiliki akhlak mulia , sikap hati-hati yang lembut dan penuh kasih.
  • Akhlak Masyarakat
Tetangga berpartisipasi berterima kasih jika orang tua Anda bahagia dan pergi ketika orang tua Anda sulit, membantu mereka, dan bersam-sama mencari kemanfaatan dan menolak kemudhorotan, orang tua Anda mengasihi dan menghormati mereka maka wajib atasmu mengikuti ayah dan ibumu, cinta dan menghormati tetangga,
  • Akhlak Negara
Senegara mereka dengan Anda adalah warga negara dari orang yang sama yang berbicara dengan Anda, jangan ragu untuk berkorban untuk kejayaan negara Anda, Anda tinggal dengan mereka dengan nasib dan tanggung jawab yang sama.
  • Akhlak Agama
Makhluk moral atau manusia memiliki kewajiban moral kepada Tuhan, karena karakter lingkup yang sangat luas mencakup semua aspek kehidupan, baik secara vertikal dengan Allah dan horizontal dengan makhluk Allah lainnya.
Back To Top