06 December 2016

Pengertian Perubahan Soial : Teori, Bentuk Dan Faktor Perubahan Sosial


PENGERTIAN PERUBAHAN SOSIAL 

Berikut ini adalah Pengertian Perubahan Sosial Menurut Beberapa Pakar :

  • Menurut William F. Ogburn, Perubahan Sosial yaitu perubahan yang meliputin unsur – unsur kebudayaan baik secara materi ataupun bukan materi. 
  • Menuru Kingsley Davis, Perubahan Sosial yaitu perubahan yang melibatkan susunan serta manfaat orang-orang. 
  • Menurut mac Ivan, Perubahan Sosial yaitu perubahan yang terjadi dalam hubungan sosial yang tersambung pada orang-orang. 
  • Menurut Gillin And Gillin, Perubahan Sosial adalah sebuah macam dari langkah hidup dalam sebuah lingkungan orang-orang. Perubahan itu mungkin terjadi lantaran perubahan secara geografis, kebudayaan material, kependudukan, ideologi, serta dapat lantaran timbulnya penemuan-penemuan baru oleh orang-orang. 
  • Menurut Samuel Koenig, Perubahan Sosial yaitu modifikasi dari pola kehidupan orang-orang. 
  • Menurut Selo Soemardjan, Perubahan Sosial yaitu semua perubahan pada beragam instansi orang-orang dalam sebuah lingkungan orang-orang yang memengaruhi system sosial, termasuk juga di dalamnya nilai sosial, sikap, pola tingkah laku pada bebrapa grup dalam orang-orang. 

Bersumber pada dari Pengertian Beberapa Pakar itu, kita bisa menyimpulkan Pengertiannya, yakni :

Perubahan Sosial yaitu perubahan yang terjadi dalam sebuah lingkungan sosial yang mencakup beragam unsur serta mengakibatkan terjadinya perubahan pada system sosial dalam lingkungan itu. Perubahan Sosial melitputi perubahan susunan serta manfaat orang-orang, termasuk juga salah satunya nilai – nilai sosial, etika, serta beragam pola dalam kehidupan manusia.

TEORI – TEORI PERUBAHAN SOSIAL 

Perubahan terjadi lantaran ada modifikasi dari berberapa pola kehidupan. Ada beragam keadaan yang mengakibatkan terjadinya modifikasi itu. Keadaan itu bisa diterangkan dengan beberapa Teori Perubahan Sosial berikut ini :
  • Teori Evolusi (Evolutionary Theory) 
olusi menerangkan kalau perubahan sosial mempunyai arah tetap serta dihadapi tiap orang-orang. Arah tetap yang disebut yaitu perubahan sosial bakal terjadi bertahap, dari mulai awal hingga perubahan paling akhir. Ketika sudah terwujud perubahan paling akhir tidak bakal terjadi perubahan lagi.

Pada intinya Teori Evolusi Berdasar pada Teori Evolusi Darwin serta di pengaruhi Pemikiran Herbert Spencer. Ada dua tokoh yang paling punya pengaruh dalam Teori Evolusi Perubahan Sosial, yakni :

  1. Emile Durkheim memiliki pendapat kalau perubahan lantaran sebuah evolusi memengaruhi perorganisasian orang-orang, terlebih dalam merajut hubungan kerja.
  2. Ferdinand Tonnies memiliki pendapat kalau orang-orang berubah dari orang-orang simpel yang memiliki hubungan erat serta komperatif jadi type orang-orang besar yang merajut hubungan terspesialisasi serta impersonal. 

Teori ini mempunyai kekurangan, lantaran tidak dapat menerangkan jawaban untuk pertanyaan “Mengapa Orang-orang Berubah? ”, teori ini cuma menerangkan beragam perubahan yang terjadi.

  •  Teori Perseteruan (Conflict Theory) 

Teori ini menerangkan kalau Perubahan Sosial bisa terbentuk dari perseteruan. Perseteruan ini datang dari pertentangan kelas pada grup penguasa dengan grup orang-orang yang tertindas hingga melahirkan satu perubahan sosial yang bisa merubah system sosial itu.

Tokoh yang punya pengaruh dalam teori ini yaitu Karl Marx serta Ralf Dahrendort.

  1. Menurut Karl Marx, Perseteruan kelas sosial adalah sumber yang paling perlu serta paling punya pengaruh pada seluruh perubahan sosial yang terjadi. 
  2. Menurut Ralf Dahrendort, Tiap Perubahan sosial adalah hasil dari perseteruan yang terjadi dalam kelas orang-orang. 


  • Teori Manfaatonalis 

Teori Manfaatonalis menerangkan kalau, Perubahan Sosial adalah sebuah yang konstan serta tidak membutuhkan keterangan. Oleh karenanya perubahan sosial mungkin mengacaukan sebuah keseimbangan dalam orang-orang. Jadi Teori Fungsional cuma terima perubahan yang berguna untuk orang-orang, sedang perubahan yang tidak berguna bakal dibuang (tidak digunakan).

Tokoh yang punya pengaruh dalam teori ini yaitu :

  1. William Ogburn. Menurut dia, meskipun unsur – unsur orang-orang sama-sama terkait keduanya, tetapi kecepatan perubahan tiap unsur tidaklah sama. 
Ada Unsur yang berubah dengan cepat, adapula yang perubahannya lambat.

  •  Teori Siklis/Siklus 

Teori siklus menerangkan kalau, Perubahan sosial terjadi secara bertahap (sama dengan teori evolusi), tetapi perubahan tidak bakal berhenti pada bagian “terakhir” yang prima, tetapi bakal berputar kembali pada awal untuk peralihan ke bagian berikutnya. Hingga digambarkan seperti Satu siklus.

Tokoh yang punya pengaruh dalam teori siklus yaitu Oswald Spenger serta Arnold Toynbee.
Oswald memiliki pendapat kalau tiap orang-orang berkembang lewat 4 step, contoh sederhananya yaitu perkembangan manusia :

  1. Masa-masa Kanak – kanak
  2. Masa-masa Remaja
  3. Masa-masa Dewasa 
  4. Masa-masa Tua. 

Arnold Toynbee menyampaikan kalau perubahan sosial, baik itu perkembangan ataupun sebuah kemunduran, bisa diterangkan lewat ide konsep – ide konsep kemasyarakatan yang senantiasa terkait keduanya, yakni tantangan serta respon.

BENTUK – BENTUK PERUBAHAN SOSIAL 

Ada Beragam bentuk Perubahan Sosial yang terjadi, silakan dikaji teman dekat :

1. Perubahan Sosial yang terjadi secara lambat serta perubahan sosial yang terjadi secara cepat.
Perubahan Evolusi, biasanya perubahan secara lambat disebut dengan evolusi. Perubahan ini membutuhkan saat yang lama, serta umumnya perubahan terjadi tanpa ada rencana terlebih dulu, perubahan terjadi dapat tergantung pada orang – orang yang berkuasa pada masa-masa spesifik.

Perubahan Revolusi, biasanya perubahan yang terjadi dalam periode waktu yang cepat disebut dengan perubahan revolusi. Perubahan Revolusi merubah mendasar – mendasar serta penopang kehidupan orang-orang kurun waktu yang singkat.

2. Perubahan Sosial yang pengaruhnya besar serta Perubahan Sosial yang pengaruhnya kecil.
Perubahan Sosial yang pengaruhnya kecil yaitu perubahan yang bisa memengaruhi kehidupan bermasyarakat, tetapi tidak mempunyai arti perlu dalam susunan sosial. Misalnya yaitu perubahan jenis baju yang tidak tidak mematuhi nilai serta etika.

Perubahan Sosial yang pengaruhnya besar yaitu perubahan yang mempunyai efek besar dalam kehidupan bermasyarakat. Misalnya yaitu perubahan system pemerintahan.

3. Perubahan yang direncanakan serta perubahan yang tanpa rencana.
Perubahan yang direncanakan yaitu perubahan sosial dengan persiapan masak serta rencana, misalnya yaitu program keluarga merencanakan.

Perubahan tanpa rencana yaitu program tanpa ada persiapan serta rencana, misalnya keluarga yang mendadak sangat terpaksa geser ke lingkungan baru.

4. Perubahan yang diinginkan serta perubahan yang tidak diinginkan.
Perubahan yang diinginkan yaitu perubahan sosial yang di setujui oleh orang-orang yang berkaitan. Misalnya yaitu Rencana pada ketentuan spesifik lewat sudah di setujui dalam rapat.
Perubahan yang tidak diinginkan yaitu kebalikan dari perubahan yang diinginkan.

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN SOSIAL 

1. Aspek Internal
Aspek internal yaitu Aspek yang datang dari dalam lingkungan orang-orang yang berkaitan. Berberapa aspek internal yaitu :

  • Aspek Perkembangan Penduduk 
  • Ada Penemuan Baru 
  • Invensi (Gabungan baru dari sebuah pengetahuan yang udah ada) 
  • System Ideologi (kepercayaan pada nilai – nilai spesifik) 

2. Aspek Eksternal
Aspek Eksternal yaitu kebalikan dari aspek internal, yakni aspek yang datang dari luar lingkungan orang-orang yang berkaitan.

  • Lingkungan Fisik (Misalnya Musibah atau bencana alam) 
  • Peperangan 
  • Dampak Kebudayaan Lain
Back To Top