22 December 2016

Pengertian Syair : Ciri, Macam Dan Unsur Syair

Pengertian Syair

Syair merupakan salah satu puisi lama, syair berasal dari bahasa arab yaitu Syi'ir atau Syu'ur yang artinya perasaan yang mendalam. Awal mula syair berasal dari Persia dan masuk ke Indonesia bersama dengan agama Islam.

Perpuisian Indonesia telah berkembang sekitar abad 17 yang ditandai munculnya syair melayu. Tidak dapat dipungkiri perkembangan kesuasatraan nusantara dipengaruhi oleh masuknya Islam pada abad ke 10. Namun sejarah menyebutkan Islam baru tersebar luas abad ke 17 setelah bahasa melayu dijadikan lingua franca.

Menurut Hooykaas, syair merupakan jenis puisi lama yang berkembang di Indonesia hanya saja namanya merupakan serapan dari bahasa Arab. Pengaruh puisi Arab dan Parsi memainkan peranan yang penting dalam lahirnya syair Melayu Nusantara.

Walaupun berasal dari bahasa Arab namun syair berkembang di Indonesia, berbaur dengan kebudayaan Indonesia sehingga menemukan bentuk dan ciri-ciri tersendiri yang berbeda dengan syair Arab.

A. Teeuw berpendapat bahwa asal-usul syair di Indonesia ditandai oleh puisi/syair karya Hamzah Fansuri. Pendapat A. Teeuw tersebut juga didukung oleh Winstedt dan Brakel yang berpendapat bahwa syair Indonesia diperkenalkan oleh Hamzah Fansuri dalam tulisannya.

Kini syair mengalami banyak modifikasi seiring berkembangnya zaman sehingga menjadi khas melayu.

Ciri - Ciri Syair

• Tiap baitnya terdiri dari empat baris
• Tiap baris terdiri dari 8 sampai 14 suku kata
• Setiap bait memberi arti sebagai satu kesatuan
• Bersajak a-a-a-a
• Semua baris adalah isi
• Bahasa berbentuk kiasan
• Syair berisi tentang nasihat,petuah,dongeng/cerita

Jenis dan Contoh Syair 

1. Syair Panji

Syair panji adalah syair yang menceritakan peristiwa, kondisi, keadaan, situasi ataupun orang - orang yang hidup di dalam istana kerajaan
Syair Panji Karya Abdul Muluk
Berhentilah kisah raja Hindustan
Tersebutlah pula suatu perkataan
Abdul Hamid Syah paduka sultan
Duduklah baginda bersuka-sukaan
Abdul Muluk putra baginda
Besarlah sudah bangsawan muda
Cantik menjelis usulnya syahda
Tiga belas tahun umurnya ada
Parasnya elok amat sempurna
Petah menjelis bijak laksana
Memberi hati bimbang gulana
Kasih kepadanya mulia dan hina

2. Syair Kiasan

Syair kiasan adalah syair yang menceritakan tentang perumpamaan terhadap kejadian tertentu. Contohnya seperti : "bagai air di daun keladi" yang artinya adalah tentang kepribadian seseorang yang tidak memiliki pendirian atau prinsip sehingga hidupnya tidak menentu.
Syair Burung Nuri Karya Sultan Badaroedin
Paksi Simbangan konon namanya
Cantik dan manis sekalian lakunya
Matanya intan cemerlang cahayanya
Paruhnya gemala tiada taranya
Terbangnya Simbangan berperi-peri
Lintas di Kampung Bayan Johari
Terlihatlah kepada putrinya Nuri
Mukanya cemerlang manis berseri
Simbangan mengerling ke atas geta
Samalah sama berjumpa mata
Berkobaran arwah leburlah cinta
Letih dan lesu rasa anggauta

3. Syair Romantis

Syair romantis adalah syair yang berisi tentang percintaan, perasaan cinta dan kasih saying, ataupun kisah-kisah cinta.
Syair Bidadari Lahir
Dengarlah kisah suatu riwayat
Raja di desa negeri Kembayat
Dikarang fakir dijadikan hikayat
Dibuatkan syair serta berniat
Adalah raja sebuah negeri
Sultan Agus bijak bestari
Asalnya baginda raja yang bahari
Melimpahkan pada dagang biaperi
Kabarnya orang empunya termasa
Baginda itulah raja perkasa
Tiadalah ia merasa susah
Entahlah kepada esok dan lusa.

4. Syair Sejarah

Syair sejarah adalah syair yang ditulis berdasarkan suatu kejadian, tokoh, pemeran cerita ataupun tempat yang memiliki nilai sejarah, seperti peperangan, asal muasal daerah, nilai sejarah suatu patung atau candi, dan lain - lain.
Syair Negaradipa
Bermula kisah kita mulai
Zaman dahulu zaman bahari
Asal mulanya sebuah negeri
Timbulnya kerajaan Raja di Candi
Kerajaan bernama Negara Dipa
Raja pertama Empu Jatmika
Putra tunggal Mangkubumi dengan Sitira
Asal Negeri Keling di Tanah Jawa
Mangkubumi saudagar kaya
Kerabat raja yang bijaksana
Berputera seorang elok rupanya
Empu Jatmika konon namanya

5. Syair Agama

Pertama kali syair masuk ke Nusantara Indonesia yaitu bersamaan dengan masuknya agama Islam. Oleh karena itu, banyak syair agama berkembang oleh agama Islam.

Jenis-jenis syair agama yaitu :

• Syair Sufi
• Syair tentang ajaran Islam
• Syair riwayat cerita nabi
• Syair nasihat.
Syair Bertaubat
Janganlah engkau berbuat maksiat
Janganlah engkau berbuat jahat
Segeralah engkau bertaubat
Agar selamat dunia akhirat
Apabila engkau kesulitan
Dan menerima segala cobaan
Memohonlah kepada Tuhan
Pasti Tuhan mengabulkan
Jangan lupa kepadanya
Patuhilah perintahnya
Bertaubatlah kepadanya
Pasti Tuhan menerimanya

Unsur-Unsur Syair

a. Tema merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair. Tema merupakan landasan utama dalam mengekspresikan gagasan atau pikiran melalu ikata-kata.

b. Nada, yaitu sikap tertentu penyair terhadap pembaca. Apakah penyair bersikap menggurui, menasihati, mengejek, menyindir, atau berikap lugas apa adanya, hanya menceritakan sesuatu kepada pembaca.

c. Suasana adalah keadaan jiawa pembaca setelah membaca puisi. Suasana merupakan efek psikologis yang muncul setelah pembaca selesai membaca keseluruhan syair.

Jika berbicara tentang penyair kita akan berbicara tentang nada, sebaliknya jika berbicara tentang pembaca, kita akan berbicara tentang suasana hati pembaca.

Nada dan suasana saling berhubungan. Nada penyair menimbulkan suasana terhadap pembacanya. Nada duka yang diciptkan penyair dapat menimbulkan suasana iba pembaca.

d. Pesan atau amanat, yaitu tujuan yang hendak dimaksud penyair dalam menciptakan syairya. Pesan penyair dapat ditelaah setelah memahami tema, sada, dan suasana syair dengan membaca kesepuruhan syair. Amanat tersirat dibalik kata-kata yag disusun dan berada di balik tema yang diungkapkan
Back To Top