21 February 2017

Contoh Abstrak dan Cara Membuatnya

Contoh Abstrak dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Abstrak dan Cara Membuatnya. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Abstrak

Sumber: apresiasikarya.blogspot.co.id
Abstrak yaitu representasi dari isi dokumen yang singkat dan pas. Abstrak adalah bentuk ringkas dari isi sebuah dokumen yang terdiri atas beberapa bagian penting dari sebuah tulisan, serta mendeskripsikan isi dan cakupan dari tulisan.

Abstrak atau abstraksi pada riset yaitu sebuah deskripsi atau bayangan yang menceritakan mengenai alur dari sebuah riset yang ditulis oleh peneliti supaya beberapa pembaca bisa mengerti secara singkat inti dari riset itu.

Contoh Abstrak umumnya mendeskripsikan sebuah riset secara singkat serta sistematika yang dimulai dari nama peneliti, nomer pokok/induk mahasiswa bila si peneliti seseorang mahasiswa, judul riset, rumusan permasalahan, teori-teori, metode riset, variabel, sumber data, hasil pengujian, serta simpulan dari hasil riset itu.

Manfaat Abstrak 

  1. Mempermudah beberapa pembaca untuk mendapatkan informasi paling baru mengenai suatu sektor yang diminati, tanpa mesti membaca semua isi dokumen 
  2. Menghemat waktu pembaca 
  3. Meneruskan membaca atau tidak? 
  4. Menghindari terjadi duplikasi tulisan 
  5. Kata kunci (keyword): mempermudah dalam penyimpanan secara elektronis 
  6. Abstrak berisi mengenai motivasi, perumusan permasalahan, tujuan, metode/pendekatan, dan hasil yang diinginkan. Masksimum terdiri dari 300 kata, tidak bisa menulisakan referensi serta diikuti dengan keyword atau kata kunci (keyword) minimal 3 kata kunci 

Cara Membuat Abstrak 

Bagaimana cara membuat abstrak yang baik dan benar? Bagaimana cara penulisannya? Hal-hal apa sajakah yang perlu ada saat kita membuat sebuah abstrak untuk satu riset. Berikut ini yaitu beberapa panduan bagaimana sebuah abstrak itu di buat.

Tulis: 
  1. Nama penulis artikel 
  2. Judul artikel 
  3. Judul, no. Majalah, bulan serta tahun terbit, jumlah halaman 
  4. Isi abstrak 
  5. Nama pengabstrak 
Abstrak Laporan Penelitian/Skripsi/Tesis/Disertasi 

Tulis: 
  1. Nama penulis 
  2. Judul 
  3. Tahun serta jumlah halaman 
  4. Isi abstrak memuat pokok persoalan, tujuan serta metode riset, hasil riset, simpulan 
  5. Nama pengabstrak 
Abstrak Peraturan 

Tulis: 
  1. Judul, nomer serta tahun peraturan 
  2. Isi peraturan memuat landasan filosofis dikeluarkannya peraturan, dasar hukum, isi peraturan 
  3. Catatan 
  4. Nama pengabstrak 
Teknik Penulisan Abstrak 
  1. Jarak ketik 1 spasi 
  2. Maksimal 250 kata 
  3. Pakai kalimat aktif 
  4. Buang kalimat yang sifatnya memberikan keterangan pelengkap 

Contoh Abstrak

Sumber: anekacontohsurat.com

Contoh Abstrak Makalah 

Abstrak

Perkembangan teknologi sistem pengaturan proses di industri saat ini menuju aplikasi teknologi elektro-pneumatik, yakni penyusunan komponen pneumatik lewat sinyal listrik.

Pressure control trainer 38-714 yaitu modul teknologi elektro-pneumatik yang membahas penyusunan tekanan. Perubahan variasi beban serta masalah pada teknologi elektro-pneumatik bisa mengakibatkan tanggapan sistem tidak sesuai sama persyaratan yang diinginkan.

Pengaruh masalah yang ada pada sistem proses bisa direduksi dengan kontroler kaskade. Tidak hanya itu, metode kaskade dipakai untuk meningkatkan kecepatan respon sistem. Dengan pendekatan fuzzy, permasalahan kontroler bisa diselesaikan dengan gampang tanpa perhitungan matematis yang rumit.

Kontroler kaskade fuzzy yaitu dua kontroler fuzzy yang disusun secara kaskade. Pada segi primer berbentuk kontroler fuzzy untuk penyusunan tekanan, sedangkan pada segi sekunder berbentuk kontroler fuzzy untuk penyusunan aliran.

Bersumber pada hasil implementasi, kontroler kaskade fuzzy dalam riset ini dapat mengurangi nilai maksimum overshoot, saat steady state serta error steady state. Bila kontroler kaskade fuzzy dibandingkan dengan kontroler fuzzy tunggal.

Abstract

Technological developments in industrial process control systems today is toward the application of electro-pneumatic technology, ie pneumatic component control via electrical signals. Pressure control trainer 38-714 is a teaching module on the electro-pneumatic technology which the pressure.

Changes in load variations and disturbances in the electro-pneumatic technology can effect the system response does not match the expected criteria.

Effect of disturbance in process systems can be reduced with a cascade controller. The cascade method is used to increase system response speed. With the fuzzy approach, the controller problem can be solved easily without complicated mathematical calculations.

Cascade fuzzy controller is consist of two fuzzy controllers in a cascade. On the primary side of a fuzzy controller of pressure, the secondary side of a fuzzy controller of flow.

Based on the results of implementation, the cascade fuzzy controllers were able to reduce the maximum overshoot, the steady state and steady state error. If the cascade fuzzy controller compared with a single fuzzy controller.

Contoh Abstrak Skripsi 

Abstrak

Riset ini mempunyai tujuan untuk memahami hubungan akselerasi, kelincahan serta daya tahan dengan ketrampilan bermain bulutangkis siswa putra SMA Negeri I Baturetno.

Riset ini adalah riset korelasi, memakai cara survey dengan teknik tes serta pengukuran Populasi dalam riset ini yaitu siswa putra SMA Negeri I Baturetno sejumlah 20 Orang.

Sedangkan instrument yang dipakai untuk akselerasi yaitu tes 20 meter ssatuannya detik, tes kelincahan diukur dengan shuttle run selama 60 detik satuannya frekuensi, ketahanan diukur dengan tes lari 2400 meter satuannya menit.

Ketrampilan bermain bulutangkis diukur dengan system setengah kompetisi satuannya angka. Data dianalisis dengan rumus korelasi product moment.

Sebelumnya data dianalisis butuh diadakan pengujian kriteria analisa data yakni uji normalitas, uji linieritas serta uji hipotesis. Uji normalitas data memakai chi kuadrat (X2), memakai program SPS adisi Sutrissno Hadi.

Untuk menguji linieritas data, dipakai teknik analisa variansi pada gari regresi serta uji hipotesis memakai analisa regresi. Setelah uji normalitas menghasilkan normal serta uji linieritas menghasilkan data yang linier.

Maka hasil riset yang didapat yaitu hubungan antara akselerasi dengan ketrampilan bulutangkis dengan r = -0.515 serta p = 0.019 memiliki arti signifikan. Ada hubungan antara kelincahan dengan ketrampilan bermain bulutangkis dengan r = 0.883 serta p = 0.000 memiliki arti signifikan.

Ada hubungan antara ketahanan dengan ketrampilan bermain bulutangkis dengan r = -0.628 serta p = 0.003 memiliki arti signifikan.

Selenjutnya hasil analisa regresi ganda dengan tiga prediktor memperlihatkan korelasi yang signifikan dengan R = 0.897 antara akelerasi, kelincahan serta daya tahan dengan ketrampilan bermain bulutangkis.

Besarnya koefisien determinan R2 (kuadrat) = 0.805 sumbangan efektif (SE) yang diberikan ketiga variabel secara keseluruhan sebesar 80.470%.

Contoh Abstrak Tugas Akhir 

Abstrak

Dalam dunia industri alat ukur senantiasa diperlukan untuk menjalani semua kegiatan pekerjaan, satu diantaranya alat ukur berat. Oleh karena adanya alat ukur berat ini berat beban dari bahan atau material yang nantinya diolah dapat di ketahui beratnya.

Tetapi sampai kini alat ukur berat yang sudah ada serta dipakai harga nya relatif mahal. Hingga dalam riset ini di buat rancang bangun alat ukur berat memakai load cell kapasitas 300 kg, yang memiliki nilai ekonomis lebih rendah.

Untuk penggunaan alat ini mesti dipasang pada crane, yang prinsip kerjanya memakai beberapa gaya yang bekerja pada wire rope akibat dibebani muatan, hingga terjadi ketegangan pada wire rope itu. Hal semacam ini menyebabkan terjadinya tarikan pada load cell lewat pulley aktif.

Serta dari gaya tarik inilah bakal di proses oleh load cell jadi sebuah sinyal elektrik, yang nantinya bakal diteruskan lagi ke display untuk di baca sebagai sebuah besaran berat.

Dari hasil pengujian diperoleh data kalau kapabilitas maksimum akibat modifkasi load cell mencapai 670 kg melebihi kemampuan sebelumnya yaitu 300 kg.

Lantas display yang dipakai mempunyai keterbatasan pada pembacaan. Beban yang dapat di baca cuma mempunyai range sebesar 10 kg, hingga pada beban yang tidak berkelipatan 10 kg hasilnya bakal dibulatkan.

Serta pengukuran besar perubahan defleksi yang terjadi pada load cell tidak dapat terlihat lantaran bersifat mikron.

Keyword: Range, beban, sudut, load cell, wire rope

Contoh Abstrak Karya Tulis Ilmiah 

Abstrak

Riset Deskriptif Tentang Psikologi Sosial Masyarakat Kudus Pada Fatwa Rokok MUI

Oleh: Ikha Setya Aminati

Riset mengenai “Dampak Fatwa Rokok Untuk Psikologi Sosial Masyarakat Kudus” mempunyai tujuan untuk memberi manfaat psikologi sosial masyarakat Kudus dalam permasalahan fatwa rokok.

Riset ini dikerjakan dengan cara pembagian angket pada masyarakat yang memiliki kebiasaan merokok dan studi pustaka.

Sejumlah 54 angket yang kembali diperoleh hasil kalau alasan merokok paling banyak yaitu merokok untuk menyingkirkan penat yang diperlihatkan dengan presentase 33,33%.

Sedangkan responden yang merokok menyadari kalau rokok itu beresiko untuk kesehatan tubuh yaitu sejumlah 88,89%.

Tetapi, dalam kenyataannya mereka tetap merokok untuk sebagian alasan yang terdaftar pada tabel 1, ini dapat dibuktikan kalau perokok menerapkan teori pertentangan sebagai satu diantara usaha untuk melakukan kegiatan merokok.

Namun, tidak selamanya teori pertentangan berlaku pada 54 orang responden. Hal semacam itu dapat dibuktikan dengan adanya kesadaran untuk berhenti merokok yang ada dalam tabel 2 sejumlah 66,67%.

Bersumber pada fakta yang didapat dari hasil itu, psikologi sosial berguna dalam persoalan fatwa rokok, berupa adanya kesadaran masyarakat untuk berhenti merokok.

Sedangkan dampak fatwa rokok pada psikologi sosial masyarakat Kudus, berupa adanya penolakan pada fatwa rokok MUI.

Lantas bentuk dari psikologi sosial rokok dalam masyarakat yaitu adanya teori pertentangan yang secara langsung dilakukan masyarakat sebagai usaha untuk melakukan aktivitas merokok.

10 langkah Membuat Asbtrak 

Sumber: kompasiana.com
  • Identifikasi tujuan penelitian Anda 
Sebagai contoh, Anda menulis tentang hubungan antara kurangnya makan siang di sekolah dan nilai jelek. Lalu? Mengapa hal semacam ini penting?

Pembaca ingin tahu alasannya kenapa penelitian Anda penting, dan apa maksud dari penelitian ini. Awalilah abstrak deskriptif Anda dengan mempertimbangkan beberapa pertanyaan itu:
  1. Mengapa Anda memutuskan untuk melakukan kajian atau proyek ini? 
  2. Bagaimana Anda kerjakan penelitian Anda? 
  3. Apa yang Anda dapatkan? 
  4. Mengapa penelitian ini dan penemuan-penemuan Anda penting? 
  5. Mengapa seseorang harus membaca semua esai Anda? 
  • Terangkan persoalan yang berlangsung 
Abstrak menyebutkan “masalah” yang ada di balik penelitian Anda. Pikirkan hal semacam itu sebagai permasalahan spesifik sebagai arti dari penelitian atau proyek Anda.

Terkadang Anda bisa menggabungkan persoalan dengan motivasi melakukan penelitian, tetapi yang terbaik yakni untuk memperjelas dan memisahkan keduanya.
  1. Apa persoalan yang bakal di pahami atau ditangani lebih baik lewat penelitian Anda? 
  2. Apa cakupan dari kajian/penelitian Anda – persoalan umum, atau mungkin saja sebuah hal yang khusus? 
  3. Apa pernyataan atau alasan pokok Anda? 
  • Jelaskan cara yang Anda pakai 
‘Motivasi’ dan ‘masalah’ sudah Anda terangkan. Bagaimana perihal dengan ‘metode’? Dibagian inilah Anda memberi tinjauan mengenai langkah menyelesaikan penelitian.

Apabila Anda melakukan penelitian sendiri, masukan deskripsinya dalam abstrak ini. Apabila Anda melakukan tinjauan pada penelitian orang lain, terangkan dengan singkat.
  1. Diskusikan penelitian Anda termasuk juga bermacam variabel serta pendekatan yang Anda gunakan. 
  2. Deskripsikan bukti yang mensupport pernyataan Anda. 
  3. Berikanlah tinjauan umum dari sumber-sumber yang paling utama. 
  • Deskripsikan hasil penelitian (cukup dalam abstrak informatif). 
Di sinilah waktunya Anda mulai mengadakan perbedaan pada abstrak deskriptif dan informatif. Dalam abstrak informatif, Anda akan diminta menjelaskan hasil kajian/penelitian Anda.
  1. Apakah yang Anda dapatkan? 
  2. Apa jawaban yang Anda bisa dari penelitian atau kajian Anda? 
  3. Apakah hipotesis ataupun pendapat Anda mensupport penelitian itu? 
  4. Apa hasil penemuan pada umumnya? 
  • Catat satu rangkuman 
Rangkuman harus mengakhiri rangkuman dan menutup abstrak Anda. Pada rangkuman katakan arti dari penemuan Anda seperti pentingnya seluruh isi makalah.
  1. Format penulisan rangkuman dapat digunakan dalam abstrak deskriptif maupun abstrak informatif, tetapi Anda hanya butuh menjawab pertanyaan itu dalam abstrak informatif. 
  2. Apa saja implikasi dari penelitian Anda? 
  3. Apakah hasil penelitian Anda umum atau demikian khusus? 
  • Aturlah abstrak dengan rapi 
Dalam abstrak yang Anda buat, ada beberapa pertanyaan khusus yang perlu dijawab, tetapi jawaban itu juga harus tersusun dengan baik. Idealnya, abstrak harus sesuai sama semua format esai yang Anda catat, biasanya mencakup ‘pendahuluan’, ‘isi’, dan ‘kesimpulan’.

Banyak jurnal memiliki panduan gaya penulisan spesifik untuk satu abstrak. Apabila Anda udah diberi seperangkat ketetapan atau panduan, ikutilah tepat seperti yang tertulis.
  • Berikanlah informasi yang berguna 
Tidak seperti paragraf topik yang mungkin saja punya niat di buat tidak jelas, satu abstrak harus memberi penjelasan yang bermanfaat tentang makalah dan penelitian Anda.

Tuliskan abstrak sampai pembaca tahu secara tepat hal yang tengah Anda bicarakan dan tidak menggantung, muncul beragam pertanyaan yg tidak terjawab dengan frasa atau referensi yang memiliki arti ganda (ambigu).

Jauhi penggunaan akronim ataupun singkatan secara langsung dalam abstrak itu, karena semuanya perlu diterangkan agar diperhitungkan oleh pembaca. Penggunaannya buat ruang penulisan yang berharga terbuang sia-sia, dan rata-rata harus dijauhi.

Apabila tema Anda mengenai sebuah hal yang dikenal cukup baik, Anda dapat mengacu beberapa nama orang atau tempat sebagai konsentrasi dalam makalah Anda.

Jangan sampai memasukkan tabel, gambar, sumber, atau kutipan yang panjang dalam abstrak Anda. Terkecuali mengambil ruang amat banyak, hal semacam itu biasanya bukanlah apa yang diinginkan oleh pembaca.
  • Tulislah dari hasil corat-coret 
Ya, abstrak memang satu rangkuman, tetapi bagaimanapun harus ditulis terpisah dari makalah. Jangan sampai menyalin kutipan segera dari makalah Anda, dan hindari untuk menulis lagi kalimat Anda sendiri dari segi mana juga makalah itu.

Tulislah abstrak menggunakan perbendaharaan kata dan frasa yang baru untuk membuatnya menarik dan bebas dari pleonasme, penggunaan kalimat akan lebih diperlukan.
  • Gunakan frasa dan kata-kata kunci 
Apabila abstrak Anda akan dipublikasikan dalam satu jurnal, Anda tentu menginginkan agar pembaca dapat menemukannya dengan mudah.

Karena itu, pembaca akan mencari kata-kata kunci tertentu dalam basis data dalam jaringan (online) dengan harapan makalah, seperti punya Anda, akan terlihat. Cobalah gunakan 5-10 kata atau frasa kunci mengenai penelitian dalam abstrak Anda.

Sebagai contoh, apabila Anda tengah menulis makalah tentang perbedaan budaya terkait skizofrenia (schizophrenia), optimis untuk menggunakan kalimat seperti “skizofrenia (schizophrenia)”, “lintas budaya (cross-cultural)”, “keterikatan budaya (culture-bound)”.

“penyakit mental (mental illness)”, dan “penerimaan sosial (societal acceptance)”. Kalimat itu mungkin saja yaitu istilah yang digunakan oleh beberapa orang ketika mencari makalah dalam subyek yang Anda catat.
  • Hindari tulisan yang amat spesifik 
Abstrak yakni sebuah rangkuman, dan sudah semestinya tidak mengacu pada hal-hal paling utama dari penelitian secara khusus, kecuali terkait nama atau tempat. Anda tidak butuh menjelaskan atau mendeskripsikan istilah apa pun dalam abstrak, yang diperlukan cuma satu referensi.

Hindari keterangan yang amat detail dalam rangkuman dan tuliskan tinjauan mengenai penelitian Anda secara garis besar.

Hindari penggunaan jargon, kosakata khusus untuk bagian tertentu. Perbendaharaan kata khusus itu mungkin saja tidak dipahami oleh pembaca umum dalam bagian Anda dan dapat menyebabkan kebingungan.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Abstrak dan Cara Membuatnya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Abstrak di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Abstrak. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. akubagi.com
  2. lahiya.com 
Back To Top