Contoh Kwitansi

Contoh Kwitansi. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Kwitansi. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Kwitansi

Sumber: kabarmedan.com
Dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai makhluk social jelas tidak dapat terlepas dari orang lain. Ya, untuk melangsungkan hidup tiap orang sama-sama memerlukan untuk dapat memenuhi keperluan hidupnya. Satu diantara cara bersosialisasi dengan orang lain yakni dengan melakukan transaksi jual beli.

Pada transaksi jual beli, umumnya anda akan mendapatkan kwitansi sebagai bukti pembayaran. Kwitansi yang kerap kali juga di sebut dengan nota ataupun faktur ini adalah satu diantara perlengkapan kantor yang di pakai sebagai alat bukti transaksi jual beli yang sah.

Hal yang satu ini termasuk barang yang harus di miliki oleh siapapun yang mempunyai usaha. Dengan hal semacam ini jelas akan mempermudah anda dalam dalam mengatur arus keuangan yang keluar masuk supaya dapat termonitor dengan baik.

Tidak cuma itu saja, nyatanya kwitansi bertindak penting untuk bantu kegiatan input data secara lengkap dalam tiap pembukuan keuangan hingga nantinya laporan akunting usaha betul-betul dapat dipertanggung jawabkan.

Walaupun memiliki artian yang sama sebagai alat bukti transaksi, tetapi ketiganya ternyata mempunyai perbedaan dalam format serta pemakaiannya.

Bahkan juga ada beberapa perusahaan memakai bukti transaksi sebagai media untuk berpromosi seperti yang sering dilakukan pada amplop ataupun kop surat.

Kwitansi Pembayaran 

Kwitansi adalah dokumen yang di jadikan tanda bukti transaksi pembayaran yang biasanya ikut di tanda tangani oleh pihak penerima uang.

Kwitansi yang sudah diisi dengan beragam info pembayaran dan sudah di tandatangani oleh penerima uang berikutnya bakal di serahkan pada pihak yang membayar sejumlah uang itu.

Supaya lebih menguatkan legalitas, umumnya penandatangan kwitansi itu juga disertakan dengan materai yang dapat di sesuaikan dengan keperluan.

Ada banyak jenis kwitansi pembayaran yang umum di pakai oleh perusahaan dalam melakukan transaksi mereka. Beberapa ada yang masih tetap memakai buku kwitansi instan yang dapat anda peroleh pada toko alat tulis.

Tidak sedikit juga perusahaan yang membuat kwitansi dengan bentuk serta ukuran yang dapat ditetapkan sesuai sama kebutuhan yang di bubuhi dengan logo perusahaan.

Berikut ini beberapa hal yang butuh diperhatikan dalam pembuatan kwitansi:
  1. Nomer kwitansi, nomer ini berperan untuk membedakan antara kwitansi satu dengan kwitansi yang lain.
  2. Anda dapat membuatnya dengan urutan memakai angka atau mungkin dengan memberi tambahan huruf. Untuk format penomorannya dapat dikerjakan sesuai sama kebutuhan yang diinginkan. 
  3. Nama lengkap orang yang melakukan transaksi atau instansi yang menyerahkan uang. 
  4. Jumlah uang yang diserahkan yakni besaran nominal uang yang ditulis sama juga dengan angka atau huruf. 
  5. Tempat, hari dan tanggal terjadinya transaksi 
  6. Tujuan pembayaran, dalam soal ini menjelaskan untuk apa pembayaran tersebut di lakukan 
  7. Nama lengkap orang serta jabatan dalam instansi yang menerima uang yang di sertai dengan tanda tangan 
  8. Cap/stempel Dinas atau perusahaan yang menerima pembayaran 
Bila memakai materai, tanda tangan mesti mengenai materai yang di tempelkan. Khusus untuk kwitansi dengan materai, berikut ini ketentuannya sesuai sama peraturan:

Menteri Keuangan: 
  1. Transaksi atau pembelian di bawah Rp. 250.000 tidak memakai materai. 
  2. Transaksi atau pembelian antara Rp. 250.000 - Rp. 1.000.000 memakai materai Rp. 3.000 
  3. Transaksi di atas Rp. 1.000.000 memakai materai Rp. 6.000 
  4. Kwitansi pembayaran ini memanglah sangat penting untuk satu perusahaan ataupun lembaga, oleh karena itu untuk menghindari penyalahgunaan kwitansi dianjurkan untuk tidak menandatangani kwintasi dalam bentuk yang masih kosong.
  5. Selain itu juga dalam melakukan transaksi harus juga di bedakan antara nota jual beli serta kwitansi. 

Ciri-Ciri Kwitansi 

Kwitansi mempunyai ciri yang membedakannya dengan yang lain. Ciri dari kwitansi yaitu sebagai berikut ini: 
  • Kwitansi di bagi jadi dua yakni: 
  1. Bagian kiri yang di sebut dengan sub kwitansi yang di pakai sebagai bukti menerima uang. 
  2. Bagian kanan di berikan pada orang yang membayar sejumlah uang. 
  • Kwitansi rangkap di bagi jadi dua yakni: 
  1. Bagian atas atau yang asli di berikan pada yang membayar. 
  2. Bagian bawah di berikan pada yang menerima uang sebagai arsip. 
  • Informasi yang ada di dalam kwitansi yaitu nama lengkap pemberi uang, jumlah uang, tempat serta tanggal penyerahan uang, dan nama lengkap serta tanda tangan penerima.

Contoh Kwitansi

Contoh 1
Sumber: mochram.wordpress.com
Contoh 2
Sumber: urunan-batam.blogspot.co.id
Contoh 3
Sumber: nurimzaidin.wordpress.com
Contoh 4
Sumber: softwarerumahsakitdaerah.blogspot.co.id
Contoh 5
Sumber: onesystemm.blogspot.co.id
Contoh 6
Sumber: excelku.com
Contoh 7
Sumber: travelbos.com
Contoh 8
Sumber: krishand.com
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Kwitansi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Kwitansi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Kwitansi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. siamplop.com
  2. jelajahinternet.com 

Related Posts

Contoh Kwitansi
4/ 5
Oleh