Contoh Makalah dan Cara Membuatnya

Contoh Makalah dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Makalah dan Cara Membuatnya. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Makalah

Sumber: easylife-lifeeasy.blogspot.co.id
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, makalah diartikan dalam dua hal. Yang pertama yaitu tulisan resmi mengenai suatu pokok yang ditujukan untuk dibacakan di depan umum di sebuah persidangan serta yang kerap disusun untuk diterbitkan.

Yang kedua didefinisikan sebagai karya tulis pelajar atau mahasiswa sebagai laporan hasil pelaksanaan tugas sekolah atau perguruan tinggi.

Bila kita mau melihat lebih dalam arti makalah menurut beberapa pakar akan ada makin banyak definisi. W. J. S Poerwadar minta pada tahun 1994 mengartikan makalah sebagai uraian tertulis yang mengulas sebuah permasalahan spesifik yang dikemukakan untuk memperoleh pembahasan lebih lanjut.

Tanjung serta Ardial juga mengartikan makalah yaitu karya tulis yang memuat pemikiran mengenai sebuah permasalahan atau tema tertentu yang ditulis secara sistematis serta disertai analisa yang logis serta objektif.

Sedangkan Badan Standarisasi Nasional (BSN) menulis kalau satu karya catat disebut dengan makalah bila memenuhi beberapa syarat berikut ini; makalah adalah pemikiran sendiri, belum pernah dipublikasikan, mengandung unsur kekinian serta bersifat ilmiah.

Perbedaan Makalah, Paper serta Jurnal Ilmiah 

  • Karakteristik suatu Makalah 
  1. Makalah membahas atau menelaah sebuah kajian literatur yang udah ada atau dari laporan proses kegiatan lapangan.
  2. Makalah biasanya di buat untuk dipresentasikan pada sebuah seminar, sidang, atau diskusi.
  3. Bagian pokok yang harus ada pada makalah yaitu Pendahuluan, Isi, serta Kesimpulan. 
  • Karakteristik suatu Paper 
  1. Paper berbentuk karya tulis ilmiah yang umum dipakai untuk mendokumentasikan suatu riset yang baru.
  2. Tetapi tidak menutup susunan paper juga dipakai untuk review penelitian yang udah ada. 
  3. Terdiri dari tiga bagian pokok yakni Topik, Data, serta Argumen. 
  • Karakteristik suatu Jurnal Ilmiah 
  1. Jurnal Ilmiah berupa media kumpulan karya ilmiah yang diterbitkan tiap kurun waktu tertentu. 
  2. Saat sebelum di publikasikan, Jurnal Ilmiah harus melalui proses peer-review untuk menyeleksi serta memastikan apakah satu paper atau makalah yang di submit ke jurnal itu layak diterbitkan atau tidak.
  3. Proses peer-review dilakukan oleh satu atau beberapa pemeriksa yang juga merupakan pakar atau akademisi di bagian yang dikaji. 
  • Kategori Makalah 
Bersumber pada bentuk kajian yang dibicarakan, Fauzy Ahmad mengkategorikan makalah jadi 3 bentuk yaitu: 
  1. Makalah Deduktif yakni makalah yang didasarkan pada kajian teoritis yang relevan dengan persoalan yang dibahas 
  2. Makalah Induktif yaitu makalah yang ditulis berdasarkan data empiris yang bersifat objektif bersumber pada apa yang didapat dari lapangan tetapi tetap relevan dengan pembahasan 
  3. Makalah Campuran yakni makalah yang disusun atau ditulis berdasarkan kajian toritis serta data empiris. artinya makalah campuran ini yaitu penggabungan antara makalah deduktif serta makalah induktif. 
Pada makalah campuran bisa dibagi lagi jadi 6 bentuk: 
  • Makalah Ilmiah
Makalah ini umumnya membahas persoalan yang ditulis dari hasil studi ilmiah serta bentuk makalah ini tidak bersumber pada pendapat atau opini dari penulis yang bersifat subyektif.
  • Makalah Kerja
Umumnya makalah ini didapat dari hasil suatu riset serta memungkinkan seseorang penulis makalah itu berargumentasi dari persoalan yang dibicarakan yang diperoleh dari satu proses riset serta itu artinya opini yang bersifat subyektif dari penulis lebih memungkinkan pada makalah bentuk ini.
  • Makalah Kajian
Isi dari makalah ini umumnya sebagai fasilitas pemecahan sebuah permasalahan yang bersifat kontroversial.
  • Makalah Posisi
Istilah ini dipakai untuk karya tulis yang disusun atas keinginan suatu pihak yang gunanya sebagai alternatif pemecahan permasalahan yang kontroversial.

Prosedur pembahasan serta penulisannya dilakukan secara ilmiah 
  • Makalah Analisis
Sifat dari makalah ini yaitu obyektif-empiris
  • Makalah Tanggapan
Umumnya makalah ini kerap dijadikan sebagai tugas mata kuliah untuk mahasiswa yang isinya adalah reaksi pada sebuah bacaan

Panduan Pembuatan Makalah 

  • Penentuan Tema 
Tema yaitu topik pembuatan makalah. Tema dapat juga didapat dari uraian latar belakang permasalahan. Latar belakang yaitu sebab kenapa satu riset dilakukan atau alasan makalah ditulis. Sedangkan topik bakal muncul lantaran adanya sebab pada latar belakang.

Penentuan tema mesti menarik dan meliputi berbagai kajian ilmu yang memasyarakat. Hal semacam ini dilakukan dengan maksud supaya pembaca bisa mengambil manfaat dari makalah itu sesuai sama ilmu yang diperlukan.

Tema yang umumnya dipakai dalam penulisan makalah diantaranya bergelut pada bagian akademis atau mata pelajaran dibangku sekolah seperti Sejarah, Agama, TIK, Kesehatan, Biologi, Geografi, Ekonomi, PKN, Fisika, serta Kewirausahaan.

Sebagai pelengkap pertimbangan, Kusmarwanti, M. Pd menyarankan ada 4 hal yang perlu Anda sesuaikan dalam memastikan satu tema makalah.
  1. Kapabilitas Anda dalam menguasai teori/kajian masalah 
  2. Ketersedian bahan pendukung, referensi serta literatur lain yang bisa Anda akses 
  3. Kesan menarik serta unik dari tema Anda. 
  4. Seberapa besar manfaat dari makalah yang Anda terbitkan secara umum 
  • Penentuan Bahasa 
Dalam penulisan satu makalah, perlu di perhatikan juga tentang penulisan dan bahasa yang dipakai. Makalah umumnya memakai bahasa baku atau sesuai ejaan yang disempurnakan.

Ketentuan penulisan makalah untuk cakupan internasional, mesti memakai Bahasa Inggris supaya bisa di terima juga secara internasional.

Berbeda dengan penulisan untuk kalangan dalam negeri (Indonesia) mesti memakai Bahasa Indonesia yang baik serta benar sesuai dengan EYD yang berlaku sekarang. Perlu Anda pahami juga kalau EYD umumnya disempurnakan tiap beberapa tahun.

Penentuan bahasa dan penulisan makalah yang baik serta benar bakal ikut memastikan bobot kualitas dari makalah yang Anda tulis. Jadi hal semacam ini perlu juga untuk di perhatikan.

Penentuan kata juga di rasa penting supaya pembaca dapat mengerti dengan baik maksud yang mau Anda sampaikan dalam makalah. Hal semacam ini bakal menghindarkan dari peluang adanya salah tafsir atau minim pemahaman terhadap esensi makalah Anda.

Penentuan kata mesti dengan bahasa baku atau ilmiah dan tepat tujuan, tidak bertele-tele tetapi tetap informatif. Akan lebih baik jika tiap keterangan yang Anda tulis disertai dengan contoh yang konkret hingga mempermudah pembaca untuk memahaminya.

Struktur makalah 

Sumber: kuliahonline.net
Struktur makalah biasanya mempunyai delapan bagian: 
  1. Sampul depan 
  2. Kata pengantar 
  3. Daftar isi 
  4. Pendahuluan: BAB I 
  5. Pembahasan: BAB II 
  6. Penutup: BAB III 
  7. Daftar pustaka 
  8. Lampiran 
  • Sampul depan 
Halaman sampul depan makalah sama dengan skripsi serta karya ilmiah yang lain. Setidaknya ada empat unsur yang terdaftar di halaman depan:
  • Judul makalah 
  1. Logo universitas, sekolah atau institusi 
  2. Nama penulis makalah 
  3. Fakultas, jurusan, kelas atau divisi kerja beserta tahun kerja 
  • Kata pengantar 
Kata pengantar bisa diisi dengan perkataan terima kasih, kendala serta harapan penulis selama pembuatan.
  • Daftar isi 
Cara membuat daftar isi pada makalah sama dengan dokumen-dokumen yang lain.
  • Pendahuluan: BAB I 
Bagian pendahuluan makalah, biasanya berisi tiga informasi:
  1. Latar belakang 
  2. Rumusan masalah 
  3. Maksud serta tujuan 
Tiga elemen di atas adalah elemen umum yang juga ada pada skripsi atau tesis. 
  • Pembahasan: BAB II 
Inilah bagian paling utama dari makalah yang umumnya juga terpanjang dibandingkan dengan bagian yang lain. Dibagian pembahasan ini, metodologi, proses analisis dan hasil riset dijelaskan.
  • Penutup: BAB III 
Bagian penutup berisi rangkuman penelitan. Tidak hanya itu, penulis dapat juga memberi anjuran atau hal yang dapat diperbaiki/ditingkatkan bersumber pada hasil penelitiannya.
  • Daftar pustaka 
Daftar pustaka berisi semua daftar rekomendasi teori serta data yang dipakai pada riset. Cara penulisan daftar pustaka makalah sama dengan skripsi yang memakai beberapa aturan tertentu.

Berikut ini beberapa contoh daftar pustaka: 

Irfan, A. Et Al, 2013. “Pengaruh Adverse Selection Pada Hubungan Antara Rigid Thinking Serta Tingkat Eskalasi Komitmen Dalam Pengambilan Keputusan”. Simposim Nasional Akuntansi Xvi Manado.

Said, T. 2002. “Rigidity And Mental Health: Challenging The View That Rigid Thinking Leads To Poor Mental Health”. Department Of Psychology University Of Wollongong.
Gudono And Hartadi. 1998.

“Apakah Teori Prospek Tepat Untuk Masalah Indonesia?: Satu Replikasi Penelitian Tversky Serta Kahneman”. Jurnal Penelitian Akuntansi Indonesia, 1 : 29-42.
  • Lampiran 
Halaman lampiran tidak harus ada di tiap makalah. Halaman lampiran bisa kita buat bila ada data penunjang yang digunakan tetapi tidak terdaftar di dalam makalah. Contohnya, photo penelitian, formulir survey dan sebagainya.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Makalah dan Cara Membuatnya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Makalah di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Makalah. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. kampusunj.com
  2. ciputrauceo.net 

Related Posts

Contoh Makalah dan Cara Membuatnya
4/ 5
Oleh