23 February 2017

Contoh SK (Surat Keputusan)

Contoh SK (Surat Keputusan). Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh SK (Surat Keputusan). Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian SK (Surat Keputusan)

Sumber: ngapak.net
Surat keputusan yaitu surat yang di keluarkan oleh lembaga atau organisasi yang diwakili oleh pimpinan yang paling tinggi yang memuat pernyataan memutuskan sesuatu hal yang terkait dengan tertib organisasi yang berkaitan.

Beberapa hal yang perlu ditata dengan surat keputusan lantaran umumnya bersifat penting serta amat menentukan kebijakan atau aktivitas perusahaan itu. Surat keputusan cuma bisa di keluarkan serta di buat oleh petinggi yang memiliki hak membuat serta mengeluarkannya.

Sebuah perubahan pada isi yang sudah diputuskan dalam surat keputusan cuma bisa dirubah dengan surat keputusan yang lain, tidak bisa dirubah dengan surat biasa.

Surat keputusan banyak di keluarkan oleh dinas pemerintahan, namun swasta ada juga yang mengeluarkan, cuma saja tidak sebanyak serta sesering surat keputusan dinas pemerintahan.

Susunan serta Isi Surat Keputusan 

Surat keputusan memuat pernyataan yang mengikat seluruh pihak yang ikut serta dan kedudukan surat keputusan terdapat di tingkat paling atas. Apabila kita bandingkan dengan surat yang lain, surat keputusan juga mesti di tandatangani oleh petinggi tertentu atau pimpinan paling tinggi organisasi.

Surat keputusan di buat atau di keluarkan untuk kepentingan sebagai berikut ini:
  1. Untuk mengambil keputusan atau merubah status atau kedudukan seorang anggota atau pegawai ataupun barang atau material. 
  2. Untuk mensahkan berlaku atau tidaknya sebuah tulisan dinas. 
  3. Untuk membuat, merubah status atau membubarkan sebuah kesatuan organisasi atau lembaga perusahaan. 
  4. Untuk menyerahkan wewenang tertentu pada seorang petinggi (pendelegasian wewenang). 
  5. Untuk mensahkan berlakunya sebuah petunjuk pedoman, undang-undang dan sebagainya. 
Surat keputusan dapat juga memuat beberapa hal berikut ini: 

Permasalahan Kepegawaian, mencakup: 
  1. Pengangkatan 
  2. Promosi 
  3. Instansi 
  4. Cuti 
  5. Hukum administrasi 
  6. Pensiunan 
Permasalahan Peraturan, diantaranya: 
  1. Tata tertib 
  2. Pedoman surat menyurat 
  3. Biaya dasar atau biaya rumah tangga. 
Permasalahan Pelaksanaan, diantaranya: 
  1. Pelaksanaan ujian 
  2. Pelaksanaan kelulusan 
  3. Hukuman untuk siswa 
  4. Permasalahan pelimpahan wewenang, seperti keputusan pada seorang petinggi untuk memangku jabatan yang baru. 
Secara terinci susunan surat keputusan bisa dilihat sebagai berikut ini: 
  1. Kepala surat keputusan 
  2. Nomer surat keputusan 
  3. Hal atau tentang 
  4. Nama jabatan petinggi yang berwenang mengeluarkan surat keputusan 
  5. Konsideran 
  6. Diktum 
  7. Kaki surat keputusan 
  8. Distribusi surat keputusan 
Berikut ini keterangan secara detil susunan surat keputusan di atas:
  • Kepala Surat Keputusan, terdiri dari:
  1. Lambang Universitas, Lembaga, Jawatan atau Perusahaan. 
  2. Kata keputusan ada di tengah-tengah serta dibawahnya dituliskan nama jabatan petinggi yang berwenang mengeluarkan surat keputusan. Semuanya diketik dengan huruf kapital. Atau sesudah kata keputusan langsung pada nomer keputusan. 
  • Nomer bisa disingkat jadi No. 
  • Hal atau Tentang, bagian ini memuat intisari keputusan secara ringkas serta jelas ditik dengan huruf kapital. 
  • Nama jabatan, petinggi yang berwenang ditik dengan huruf kapital. 
  • Konsideran, Konsideran datang dari kata Considere (bahasa latin) yakni merupakan sebagian argumen serta pertimbangan-pertimbangan sebagai dasar atau dikeluarkannya surat keputusan.
Umumnya terbagi dalam kalimat-kalimat sebagai berikut ini: 
  1. Membaca, yang diikuti oleh uraian mengenai isi surat yang sudah di terima petinggi pembuat keputusan itu. 
  2. Menimbang, yang diikuti oleh pertimbangan, tujuan atau argumen kenapa surat keputusan perlu di keluarkan. 
  3. Mengingat, yang diikuti oleh beberapa ketentuan, oleh undang-undang atau beberapa keputusan dari petinggi yang lebih tinggi atau berwenang, hingga tujuannya surat keputusan itu bisa dipertanggung jawabkan serta memiliki landasan hukum yang kuat. 
  4. Memerhatikan atau mendengarkan, apabila dibutuhkan bisa ditambah dengan kalimat-kalimat ini yang diikuti oleh uraian mengenai beberapa ketetapan atau tulisan-tulisan dinas atau pendapat petinggi lain yang perlu mendapat perhatian serta didengarkan dalam pembuatan keputusan itu. 
  • Diktum, memuat rumusan mengenai keputusan yang di ambil oleh petinggi yang berwenang bersumber pada konsideran. "Diktum" di ambil dengan kata "Memutuskan" (ditulis dalam huruf kapital), disusul bagian kirinya oleh kata Menetapkan: berikutnya disebutkan apa yang diputuskan itu dengan kalimat-kalimat yang dimulai oleh kalimat pertama; kedua; ... ketiga; .... keempat, .... dan seterusnya. 
  • Kaki surat keputusan, yang berperan sebagai salam penutup yang terbagi dalam; 
  1. Tempat dikeluarkannya surat keputusan yang didahului dengan kata contohnya Ditetapkan di Medan; 
  2. Tanggal, bulan serta tahun yang didahului dengan kalimat pada tanggal.... contohnya, pada tanggal 5 April 2015; 
  3. Tanda tangan petinggi yang berwenang; 
  4. Nama jelas petinggi yang berwenang; 
  5. Nomer Induk Pegawai (NIP); 
  6. Cap dinas atau lembaga yang berkaitan. 
  • Distribusi, yaitu tembusan yang berisi daftar pihak-pihak yang menerima salinan itu, lantaran adanya kaitan dengan isi surat keputusan itu. 

Contoh SK (Surat Keputusan) 

Sumber: beritamalukuonline.com
Contoh I

Surat Keputusan

No. ..../SK /...... -HRD/I/16

Perihal: Pengangkatan Karyawan Tetap

Setelah melakukan beberapa bagian evaluasi pada kinerja Saudara Agung Laksana terhitung mulai tanggal 10 Januari 2011 dengan jabatan sebagai pegawai sementara PT. Lautan Emas di bagian Administrasi Pergudangan, dengan adanya ini PT Lautan Emas berasumsi Sdr. sudah memenuhi persyaratan untuk diangkat jadi karyawan tetap dengan ketentuan sebagai berikut ini:
  1. Menimbang: berdasarkan penilaian dan pengamatan yang obyektif Sdr. Agung Laksana 
  2. Mengingat: berdasarkan Biaya Dasar serta Ketentuan Perusahaan PT. Lautan Emas 
  3. Memerhatikan: kebutuhan akan sumber daya manusia di PT. Lautan Emas
  4. Memutuskan: mengangkat Saudara Agung Laksana sebagai Kepala Pergudangan,
Bila mana dikemudian hari ditemukan kekeliruan dengan diterbitkannya Surat Keputusan ini, pihak perusahaan akan melakukan penyesuaian ulang sebagaimana mestinya.

Di tetapkan di Jakarta pada tanggal : 1 September 2011

PT. Lautan Emas 


..................... 
Manager HRD 
Contoh II 

Surat Pengangkatan Karyawan

CV. _________

Nama: _______________________

Tempat dan Tgl. Lahir: __________

Jenis Kelamin: _________________

Alamat: ______________________

Terhitung Mulai Tanggal 15 Januari 2016 diangkat jadi karyawan CV. __________ dengan jabatan Marketing. Dengan ketetapan sebagai berikut ini:
  1. Melakukan penjualan seluruh product milik CV. Berkah 
  2. Melakukan kunjungan outlet secara rutin 
  3. Mendapatkan penghasilan Rp. 2.500.000/bulan 
  4. Merealisasikan tujuan penjualan khusus susu sapi murni Teratai 500 pack tiap bulan 
  5. Mendapatkan bonus dari hasil penjualan yang dihitung tiap bulan 
Demikianlah surat pengangkatan ini agar bisa dilaksanakan.

Semarang, 15 Januari 20xx 



(____________________) 
Contoh III 

PT. ___________________________

Nomor: SK. 003-115/DIR-SHR/16

Rahasia

Kepada Yth:

Sdr. ________

Di tempat

Perihal: Pengangkatan Karyawan

Bersumber pada penilaian serta prestasi kerja Saudara sejak mulai bekerja hingga periode masa-masa kerja yang ditetapkan, Perusahaan dengan berdasar pada Ketentuan Perusahaan serta ketetapan yang berlaku, memutuskan untuk mengangkat Saudara sebagai Karyawan Tetap PT. ______________, terhitung tanggal 10 Januari 2016.

Dalam hal penetapan golongan serta kepangkatan dan ketetapan dalam hal imbalan penghasilan serta tunjangan, pada Saudara ditetapkan sebagai berikut ini:

Nama: _______________

NIP: _________________

Tgl. Masuk Kerja: ______

Bagian: ______________

Penghasilan per bulan: ________

Hak serta kewajiban Saudara yang lain diputuskan dalam Ketentuan Perusahaan, dan Saudara wajib untuk mentaati Ketentuan Perusahaan dengan sebaik-baiknya serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Surat Pengangkatan Karyawan Tetap ini berlaku mulai sejak tanggal diputuskan, jika dikemudian hari ada kesalahan dalam surat ini akan diperbaiki seperlunya.

Demikian Surat Pengangkatan Karyawan Tetap ini di buat untuk di ketahui serta dipergunakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di: Jakarta 

Tanggal: 01 Maret 2016 

PT. _______________ 



_________________ 
Finance & HR Director

Contoh IV
Sumber: slideshare.net
Contoh V
Sumber: slideshare.net
Contoh VI
Sumber: slideshare.net
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh SK (Surat Keputusan), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh SK (Surat Keputusan) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat SK (Surat Keputusan). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. anugerahdino.com
  2. contohsuratdinas.com 
Back To Top