Contoh SITU dan Cara Membuatnya

Contoh SITU dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian dan Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha). Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian SITU

Sumber: contohsurat123.com
SITU (Surat Izin Tempat Usaha) yaitu surat yang sengaja di buat untuk mendapatkan ijin satu usaha di satu tempat/lokasi usaha supaya tidak menimbulkan gangguan atau kerugian pada seluruh pihak yang berkaitan.

SITU adalah Surat resmi yang memiliki dasar hukum yakni ada dalam peraturan daerah dari domisili perusahaan yang berkaitan.

Ketentuan SITU ini ada dalam peraturan daerah di setiap pemerintah daerah, begitu juga dengan sanksi hukumnya juga diatur berdasarkan pemerintah di setiap daerah, maka itu rata-rata sanksinya berbeda-beda di setiap daerah.

Tetapi kebanyakan dari kasus-kasus terdahulu, sanksinya yaitu ditutup/dihentikan aktivitas usahanya, atau bahkan juga tidak dapat memperoleh izin-izin lain yang diperlukan untuk meningkatkan aktivitas operasional usahanya.

Deskripsi Isi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

Di dalam surat izin ini sesungguhnya tidak banyak informasi yang ditulis. Yang jelas sesuai sama namanya informasi atau isi yang ada pada surat itu semuanya terkait dengan tempat usaha yang di beri izin.

Isi di bagian pertama pastinya yaitu kop atau kepala surat di mana kop ini berisi informasi lembaga yang mengeluarkan surat itu. Selanjutnya yaitu informasi mengenai usaha yang bakal didirikan.

Dalam soal ini, pejabat berwenang akan memberikan ijin usaha pada usaha yang akan dijalankan itu yang detil nya mencakup beberapa informasi berikut ini:
  1. Nama toko 
  2. Alamat 
  3. Bidang Usaha 
  4. Nama penanggung jawab 
  5. Luas ruang usaha 
  6. Berlaku s/d tanggal 
Selanjutnya yaitu pernyataan pemberian izin, contoh kalimatnya yakni:

"Dengan ini memutuskan berdasarkan peraturan Pemerintah Kota.............. tentang Izin Undang-Undang Gangguan dan Izin Tempat Usaha kepada yang berwenang."

Di bagian selanjutnya tentu saja berisi penutup surat yang informasinya terdiri dari tempat ditetapkannya izin, tanggal penetapan izin serta pejabat yang menandatangani atau yang memberikan izin. Bagian ini sama juga dengan beberapa bagian surat keputusan yang umum diterbitkan lembaga pemerintah.

Contoh kalimat bagian tanda tangan itu yakni: 

  • Ditetapkan di: Jakarta 
  • Tanggal: 1 Januari 2016 
  • Kepala Suku Dinas Pelayanan serta Perijinan 
  • Nama Lengkap 
  • NIP 

Cara Mengurus SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

  • Mempersiapkan semua berkas-berkas yang diperlukan untuk pengurusan SITU. Berkas-berkas yang dibutuhkan diantaranya: 
  1. Surat Permohonan yang berisi memohon tempat izin tempat usaha yang bermaterai serta di ketahui oleh Wali Nagari 
  2. Surat Pernyataan tidak berkeberatan dari tetangga disahkan oleh Wali Nagari setempat. 
  3. Surat Keterangan Rekomendasi Kepala Desa/Lurah serta camat 
  4. Rekomendasi dari Dinas terkait bagian usaha 
  5. Surat Izin Undang-undang Gangguan (HO) 
  6. Berita Acara Pemeriksaan Tempat 
  7. Kopian akta pendirian badan usaha yang udah dilegalisasi oleh pengadilan negeri. 
  8. Kopian daftar anggota/pengurus atau pendiri badan usaha. 
  9. Kopian IMB (Izin Membangun Bangunan) yang akan dihuni untuk berusaha. 
  10. Surat keterangan sewa/kontrak bangunan atau ruangan bila bangunan bukanlah milik pribadi atau kontrak dari pihak lain. 
  11. Kopian bukti kepemilikan tanah serta bangunan yang akan dipakai sebagai tempat usaha (sertifikat, letter C, atau surat keterangan dari desa), apabila milik sendiri/pribadi (bukanlah sewa/kontrak dari pihak lain) 
  12. Denah atau peta atau sketsa lokasi yang disahkan oleh pejabat kelurahan atau kecamatan. 
  13. Jangan sampai lupa fotokopian KTP serta Pas Photo 2 lembar ukuran 3 x 4 
  14. Pemohon mengambil formulir serta mencari informasi yang diperlukan pada loket informasi Pelayanan Terpadu. 
  • Mengajukan permohonan pada Bupati lewat Bagian Pemerintahan Sekretariat Kabupaten dengan menyertakan semua dokumen di atas; 
  • Berikutnya Permohonan Izin yang di terima dilakukan pencatatan secara administratif serta jika dilihat perlu dilakukan peninjauan lokasi tempat usaha oleh sebuah tim; 
  • Hasil peninjauan dituangkan dalam Berita Acara yang di sampaikan bersama dengan berkas persyarataan izin yang diajukan pada Bupati atau pejabat yang ditunjuk; 
  • Untuk usaha tertentu saat sebelum SITU diterbitkan harus mendapatkan rekomendasi dari lembaga teknis yang terkait dengan sektor bisnis pemohon; 
  • Bupati atau pejabat yang ditunjuk setelah dilakukan kontrol kelengkapaan persyarataan permohonan izin, peninjauan lokasi tempat usaha, serta menganggap tidak ada permasalaan segera menerbitkan izin yang diajukan oleh pemohon; 
  • Permohonan izin dikabulkan dengan penerbitan Surat Izin Tempat Usaha (SITU).

Contoh SITU

Sumber: 3.bp.blogspot.com
Sumber: pendaftaran-cpns.blogspot.co.id
Sumber: galaxy-olshop.blogspot.co.id/
Sumber: daopendoor.blogspot.co.id
Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha) di atas sedikitnya dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. pangrangoprint.blogspot.co.id
  2. format-contoh-surat.blogspot.co.id
  3. pendaftaran-cpns.blogspot.co.id

Related Posts

Contoh SITU dan Cara Membuatnya
4/ 5
Oleh