24 March 2017

Alat Reproduksi Pria dan Fungsinya

Alat Reproduksi Pria dan Fungsinya. Pengertian Alat Reproduksi Pria, Bagian-Bagian Alat Reproduksi Pria, Fungsi dari Tiap Bagian Alat Reproduksi Pria, Penjelasan Mengenai Bagian Alat Reproduksi Pria, Istilah atau Sebutan untuk Seluruh Bagian Alat Reproduksi Pria.

Alat Reproduksi Pria

Sumber: sehatki.com
Organ reproduksi pria terbagi dalam organ reproduksi internal serta organ reproduksi eksternal. Organ reproduksi internal terbagi dalam testis, saluran pengeluaran (epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, uretra) serta kelenjar asesoris (vesikulasi seminalis, kelenjar prostat, kelenjar cowper).

Yang dipakai untuk mensekresikan esnesial untuk kelangungan hidup serta pergerakan sperma. Sedangkandari organ reproduksi eksternal terbagi dalam penis serta skrotum.

Bagian-Bagian Alat Reproduksi Pria 

Testis 

Testis yaitu organ kelamin pria yang berwujud oval serta terdapat dalam skrotum yang berjumlah sepasang. Manfaat testis yaitu untuk menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa) serta hormon sex testosteron.

Testis terdapat dalam skrotum adalah organ berugae (mempunyai lipatan kulit), serta berperan dalam melindungi suhu testis supaya spermatogenesis bisa tetap terjadi.

Bila suhu rendah (dingin) skrotum berkerut serta mendekat ke arah tubuh, sedangkan apabila suhu sedang tinggi, skrotum akan mengendur serta menjauh dari tubuh.

Tempat pembentukan sperma dalam testis yaitu tubuhlus seminiferus. Lantas ada pintalan-pintalan tubuhlus seminiferus yang ada dalam ruangan testis yang disebut juga dengan lobulus testis, satu testis biasanya terdiri dari kurang lebih 250 lobulus testis.

Epdidimis 

Epididimis yaitu organ kelamin pria berwujud saluran berkelok-kelok yang ada dalam skrotum serta di luar testis. Epididimis berwujud mirip dengan huruf C. Peranan Epididimis yaitu sebagai alat pengangkutan, penyimpanan, serta pematangan sperma.

Saat sebelum memasuki epididimis, sperma tidak memiliki kekuatan dalam bergerak sebelum subuh, namun sesudah epididimis menjalani peranannya, sperma udah subuh serta bisa bergerak meskipun belum prima. Sesudah epididimis sperma akan masuk ke vas (duktus) deferens, lantas disalurkan menuju ke vesikula seminalis.

Vas Deferens 

Vas Deferensi yaitu saluran yang berwujud tabung serta berfungi dalam menyalurkan sperma ke vesikula seminalis serta sebagai tempat penampungan sperma.

Proses pematangan serta penyimpanan sperma, duktus deferens mendorong sperma dengan bergerak secara peristaltik lambat ke vesikula seminalis. Sedangkan di saat ejakulasi, akan bergerak cepat serta kuat hingga sperma keluar dengan menyembur.

Kelenjar Kelamin 

Sumber: sehatki.com
Kelenjar kelamin yaitu organ-organ kelamin pria yang dimanfaatkan dalam menghasilkan cairan sebagai tempat berenangnya sperma, serta melindungi sperma tetap hidup dengan menetralkan asam, lantaran cairan itu miliki sifat basa. Cairan itu di kenal dengan air mani, sedangkan dalam bahasa ilmiah di kenal dengan nama semen.

Dalam 1 ml air mani, ada kurang lebih 60-100 juta sel sperma yang wajarnya semen atau air mani memiliki pH 7,2 yang memiliki volume 3-5 ml, dengan warna putih susu hingga kuning-kekuningan dan agak kental. Kelenjar kelamin terdiri atas 3 organ diantaranya sebagai berikut ini:

Seminal vesicle atau vesikula seminali disebut juga dengan kantung semen atau kantung mani. Seminal vesicle yaitu satu kantung kecil di bawah prostat yang berperan menghasilkan cairan yang disebut dengan semen (air mani).

Cairan ini membuat beberapa sel sperma yang di keluarkan oleh testis jadi lebih encer hingga gampang disemprotkan keluar. Semen yang diejakulasikan pria terbagi dalam cairan duktus deferens, vesikula seminalis, kelenjar prostat, serta kelenjar di mukosa.

Cairan semen yang paling penting yaitu vesikula seminalis (kurang lebih 60%) yang diejakulasikan paling akhir serta bertindak dalam mengeluarkan sel sperma dari duktus ejakulasi serta uretra.

Rata-rata pH semen gabungan kurang lebih 7,5 cairan prostat yang alkali akan menetralisir keasaman semen yang lain yang miliki sifat asam. Cairan prostat memberikan bentuk semen seperti susu, sedangkan cairan dari seminal vesicle serta dari kelenjar di mukosa memberikan konsistensi mukoid pada semen.

Fibrinogen yang dihasilkan oleh seminal vesicle mengakibatkan koagulasi cairan semen, sesudah 15-20 menit selanjutnya terjadi lisis oleh lantaran fibrinolisin yang dibentuk dari profibrinolisin dari prostat.

Pada menit-menit pertama sesudah ejakulasi, sel sperma tetap relatif tidak bergerak, mungkin saja lantaran terkoagulasi. Tetapi sesudah koagulasi larut. Sel sperma segera aktif seperti mobil yang bergerak lincah.

Dalam beberapa hal tubuh pria serta wanita tidak jauh berbeda seperti mereka saling mempunyai jantung, hati, paru-paru serta ginjal. Namun pria serta wanita mempunyai organ reproduksi yang tidak sama.

Organ-organ inilah yang memungkinkan pria serta wanita menjalani peranan reproduksi serta melangsungkan keturunan. Organ reproduksi pria berperan untuk menjalani peranan reproduksi. Sperma sebagai sel pria di produksi di dalam organ-organ ini serta lantas disalurkan ke liang vagina lewat proses penetratif penis hingga terjadi pembuahan di dalam rahim wanita.

Prostat yaitu kelenjar yang terdapat pada bagian belakang saluran sperma. Peranan prostat yaitu menghasilkan semen (air mani) sebagai nutrisi untuk sperma serta sekaligus alat trasportasi sperma ketika keluar dari penis menuju rahim wanita.

Lantaran peranannya amat vital maka melindungi kesehatan prostat mesti di perhatikan baik. Pada prostat ada satu saluran yang berperan mengalirkan cairan yang di produksi oleh prostat untuk membuat cairan semen lebih encer.

Kelenjar prostat juga jadi sumber paling utama dari hormon prostaglandin. Kelenjar prostat akan mengeluarkan cairan alkali yang encer, memiliki kandungan asam sitrat, kalsium, serta beberapa zat lain. Sepanjang ejakulasi terjadi, kelenjar prostat akan berkontraksi serentak dengan duktus deferens serta seminal vesicle.

Cairan yang di produksi oleh kelenjar prostat menambah banyaknya semen (air mani). Karakter alkali cairan prostat amat penting untuk kesuksesan fertilisasi (pembuahan). Cairan dari duktus deferens relatif asam lantaran adanya hasil akhir metabolisme sperma.

Cairan asam ini miliki sifat menghalangi fertilitas serta motilitas sperma. Sekresi vagina pada wanita juga miliki sifat asam (pH 3,5 hingga 4). Sel sperma tidak bisa bergerak optimum hingga pH cairan sekitarnya bertambah jadi kurang lebih pH 6 hingga 6,5. Cairan dari prostat akan menetralisir keasaman cairan dari seminal vesicle.

Kelenjar Bulbouretra (Cowpery), yakni kelenjar yang berjumlah dari sepasang. Peranan kelenjar bulbouretra (cowpery) yaitu untuk menghasilkan cairan lendir yang sifatnyabasa dalam saluran ejakulasi. Kelenjar yang terdapat di bawah kelenjar prostat.

Cairan yang dihasilkan dari kelenjar Bulbouretra keluar saat sebelum ejakulasi, serta dalam agama islam disebut juga dengan mazi yang disebut najis serta cara mensucikannya sama juga dengan mensucikan air kencing/urin.

Saluran Ejakulasi 

Jumlah sepasang. Saluran ejakulasi berperan untuk saluran pendek yang menghubungkan duktus vesikula seminalis serta uretra.

Uretra 

Uretra yaitu saluran yang terdapat dalam penis. Peranan uretra yaitu sebagai tempat keluarnya sperma serta tempat keluarnya urin.

Penis (Zakar) 

Penis yaitu alat kelamin luar pada pria. Peranan penis yaitu untuk memasukkan sperma ke dalam alat reproduksi wanita lewat pertemuan keduanya (kopulasi). Penis adalah organ tersusun dari otot yang bisa tegang serta dilapisi oleh susunan kulit tipis.

Proses tegangnya penis disebut juga dengan ereksi, hal semacam ini terjadi lantaran ada rangsangan yang membuat pembuluh darah penis terisi. Sesudah di sunat (khitan) kulit tipis (preputium) melapisi glan penis akan dipotong.

Penis mempunyai peranan untuk ejakulasi, yakni dengan mengeluarkan sperma lewat uretra (saluran dalam penis), sepanjang ejakulasi otot-otot kandung kemih kemudian mengkerut, untuk menghindari sperma masuk ke kandung kemih, oleh sebab itu kita tidak dapat kencing sembari ejakulasi. Dan penis terbagi dalam beberapa sisi diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Gian Penis, adalah sisi kepala bila sudah dikhitan serta tidak dilapis kulit 
  2. Batang (corpus) penis 
  3. Pangkal penis 
Skrotum (Kantung Pelir) 

Skrotum yaitu kantung didalamnya ada testis. Antara kantung bagian kanan serta kiri dibatasi oleh sekat yang tersusun dari jaringan ikat serta jaringan polis (otot dartos). Otot dartos mengakibatkan skrotum bisa mengendur serta bisa berkerut.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Alat Reproduksi Pria dan Fungsinya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Alat Reproduksi Pria di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Alat Reproduksi Pria. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com
  2. sehatki.com
Back To Top