13 March 2017

Pengertian, Bagian – Bagian Telinga, dan Fungsinya

Pengertian, Bagian – Bagian Telinga, dan Fungsinya. Pengertian Telinga, Bagian – Bagian Telinga, Bagian Dalam Telinga, Bagian Luar Telinga, Fungsi dari Tiap – tiap bagian Telinga itu sendiri. Struktur Telinga lengkap dengan Nama dan penjelasan Fungsi – Fungsinya. Contoh Gambar Struktur Telinga, Lengkap!

Pengertian Telinga

Sumber: merdeka.com
Telinga yaitu organ pendengaran yang mempunyai fungsi penting dalam melindungi keseimbangan tubuh. Bagian - Bagian telinga yang berfungsi dalam pendengaran terdiri atas tiga bagian yakni bagian luar, bagian tengah serta koklea.

Bagian - Bagian telinga yang berperan dalam keseimbangan terdiri atas tiga bagian yakni kanal semisirkular, utrikel serta sakulus.

Bagian - Bagian Telinga atau Struktur Telinga 

Berikut ini akan kami terangkan mengenai bagian - bagian telinga bersumber pada tiga pembagian yang ada yakni bagian telinga luar, bagian telinga dalam serta koklea.

Bagian telinga luar 

Telinga eksterna atau telinga bagian luar terdiri atas dua bagian yakni aurikula serta meatus akustik eksterna. Aurikula (Kuping telinga) menonjol dari samping kepala, yang terdiri atas fibrokartilago yang tidak tebal serta elastis, ditutupi oleh kulit yang menyerupai bentuk corong atau kuping telinga yang mengantar gelombang suara menuju meatus akustik eksterna.

Meakus akustik eksterna yaitu bagian telinga yang mempunyai bentuk lintasan tubular kurang lebih 4 cm memanjang ke bagian temporal. Sepertiga bagian luar tersusun atas dinding kartilago serta dua pertia bagian dalam yaitu tulang.

Eksterna akustik meatus ini membentuk kanal yang melengkung, yakni lenkungan depan-atas, lengkungan belakang atas serta lengkungan depan serta sedikit mengalami penurunan.

Di bagian ujung eksternal meatus bagian dalam ditutupi oleh membran timpani (Gendang telinga). Pada pinggir kulit kartilago meatus bisa diketemukan rambut rambut halus serta banyak kelenjar yang mengekskresikan serumen.

Serumen yaitu zat yang berfungsi untuk melindungi kanal atau saluran telinga dari debu serta benda asing lain.

Walau demikian, serumen bisa jadi gangguan untuk telinga yakni saat terjadinya penumpukan serumen hingga jadi penghambat untuk suara.

Untuk mengeluarkan seruman butuh dilakukan penyemprotan ke saluran telinga.
Sumber: artikelbermutu.com
Bagian telinga Tengah 

Telinga bagian tengah yaitu ruangan kecil yang terdapat di dalam tulang temporal.

Bagian telinga tengah dipisahkan dengan bagian telinga luar oleh membran timpani. Di dalam bagian telinga tengah ada dinding yang dibuat atau dibentuk oleh dinding bagian lateral telinga dalam.

Rongga itu dikelilingi oleh membran mukosa. Rongga itu juga memiliki kandungan udara yang masuk dari faring lewat saluran pendengaran.

Hal ini juga yang akhirnya membuat tekanan udara di kedua sisi membran timpani sama atau seimbang.

Di bagian telinga tengah ada tiga tulang tidak tebal atau tipis yang disebut dengan osikel. Fungsi tulang osikel yaitu menghantarkan getaran ke membran timpani lewat telinga dalam. Osikel terdiri atas tiga tulang tidak tebal atau tipis yakni Maleus, Inkus serta Stapes.

Tulang Maleus atau tulang martil yaitu sisi osikel pada telinga tengah yang ada di dekat (menempel pada) membran timpani. Kemudian, ada tulang inkus atau tulang landasan yang berartikulasi (membentuk sendi) dengan tulang maleus serta tulang stapes.

Tulang Stapes atau tulang sanggurdi yaitu tulang kecil (osikel) yang ada di bagian dasar osikel yang melekat pada fenestra vestibuli serta menghadap ke sisi dalam telinga.

Dinding posterior telinga tengah terbuka tidak beraturan, menghadap ke mastoid antrum serta membelok ke sekumpulan sel udara mastoid seperti sinus nasal yang terinfeksi.
Sumber: artikelbermutu.com
Bagian Telinga Dalam 

Telinga bagian dalam ada di dalam bagian petrosa tulang temporal yang tersusun atas dua sisi yakni tulang labyrinth yang menonjol (bony labirinth) serta membran labyringth.

Tulang labyrinth berikutnya terdiri atas tiga bagian yakni vestibula, koklea serta kanal semisirkular.
Vestibula berdampingan dengan bagian telinga tengah melalui dua lubang yakni fenestra vestibuli yang ditempati oleh dasar stapes serta fenestra koklea yang terisi oleh jaringan fibrosa.

Pada bagian belakang ada muara yang menuju kanal semisirkular serta di bagian depan ada muara yang menghadap ke koklea.

Koklea adalah bagian telinga yang penting untuk fungsi pendengaran.

Koklea yaitu saluran berupa spiral yang membentuk dua pertiga putaran mengelilingi pusat tulang yang disebut dengan modiolus.

Bersumber pada panjangnya, saluran koklea terbagi atas tiga terowongan oleh dua membran yakni membran basilar serta membran vestibular, yang meregang dari modiolus ke dinding luar.

Pada saluran bagian luar, ada skala vestibuli pada bagian atas serta skala timpani pada bagian bawah.

Saluran ini memuat perilimfe serta bergabung dengan puncak modiolus. Sisi ujung skala timpani yang lebih rendah ditutupi fibrosa fenestra koklea.

Bagian tengah saluran koklea disebut dengan duktus koklear serta memuat endolimfe. Memiliki bentuk sama juga dengan tulang labyrinth serta disebut dengan membran labyrinth.

Di dalam duktus koklear ada ujung ujung saraf pendengaran yang disebut dengan sel sel rambut.

Pada koklea, ada tiga kanal semisirkular yang terdapat di atas serta di belakang vestibula dalam tiga ruangan yang tidak sama, satu vertikal, satu horisontal serta yang lain transversal. Seluruh ruangan ini memuat perilimfe.

Dalam fungsi keseimbangannya, jika posisi kepala berubah, gerakan endolimfe akan merangsang sel sel khusus yang mempunyai tonjolan seperti rambut rambut yang ada di ujung tiap kanal.

Pada bagian dalam tulang labyrinth ada labyrinth membranosa yang berbentuk membran memiliki ukuran kecil. Membran ini terdiri atas utrikel, sakul, duktus semikular serta duktus koklea.

Utrikel serta sakulus yaitu dua kantung kecil dalam vestibula yang satu sama lain dikaitkan oleh saluran penyambung (connecting tube).

Kantung kantung itu memuat potongan kecil saraf sel rambut yang distimulasi oleh gaya gaya gravitas pada kristal kristal kecil (otolith) yang melekat pada sel sel itu.

Bentuk duktus semisirkular sama juga dengan kanal semisirkular terdapat di dalam duktus itu, namun diameter duktus semisirkular cuma 1/4 kanal semisirkular. Duktus semisirkular memiliki kandungan endolimfe.

Duktus koklear yaitu saluran spiral yang ada didalam kanal koklea yang menonjol serta membentang di sepanjang dinding luar.

Langit langit duktus koklear dibentuk oleh membran vestibular serta bagian dasarnya oleh membran basiler serta kedua dinding luarnya oleh tonjolan dinding koklea.
Sumber: artikelbermutu.com
Sesudah anda membaca bagian bagian telinga di atas, anda tentu udah mengerti mengenai anatomi telinga tersebut. Untuk lebih memudahkan kita dalam mengingat bagian telinga di atas, kita akan berikan review secara singkat berikut ini: 

Review Singkat Bagian Bagian Telinga: 
  1. Bagian telinga luar: Aurikula, Meatus Akustik Eksterna, serta membran timpani 
  2. Ada cairan serumen. 
  3. Bagian telinga tengah: Ada tiga tulang Osikel yakni tulang Maleus, Inkus, serta tulang Stapes. 
  4. Bagian telinga dalam: Tulang Labyrinth serta membran labyrinth 
  5. Tulang labyrinth terdiri atas vestibula, koklea serta kanal semisirkular 
  6. Koklea tersusun atas duktus koklear yang ada sel sel rambut, fibrosa fenestra koklea 
  7. Labyrinth Membranosa terdiri atas utrikel, sakul, duktus semikular serta duktus koklea 
  8. Bagian bagian tulang telinga serta fungsinya 
  9. Bagian bagian telinga serta fungsinya 

Fungsi Bagian Telinga 

Sesudah memahami bagian bagian telinga, mari kita belajar mengenai fungsinya yakni:
  1. Aurikula yang disebut dengan sebagai kuping telinga berperan untuk menghantarkan gelombang suara menuju ke meatus akustik eksterna. 
  2. Meatus akustik eksterna berperan untuk menghantarkan gelombang suara dari aurikula ke bagian telinga selanjutnya yakni membran timpani atau gendang telinga. Pada Meatus akustik eksterna juga ada rambut rambut halus serta mempunyai kelenjar yang berperan untuk mengekskresikan serumen untuk melindungi saluran telinga. 
  3. Osikel yang tersusun atas tiga tulang berperan untuk memperbesar getaran suara yang ditimbulkan oleh membran timpani (gendang telinga) hingga vestibuli fenestra bergetar yang menyebabkan perilimfe bergetar. 
  4. Kanal Semisirkular dengan sel sel khususnya berperan untuk mengetahui posisi kepala berubah oleh karena adanya gerakan endolimfe yang menyentuh ujung kanal. 
  5. Koklea berperan sebagai wadah untuk sel sel yang dipakai untuk mendengar dan melindungi keseimbangan 
  6. Utrikel serta sakulus berperan untuk melindungi keseimbangan tubuh manusia oleh karena adanya otolith serta saraf sel rambut.
Sumber: health.detik.com
Dan itulah tadi pembahasan kami mengenai Pengertian, Bagian – Bagian Telinga, dan Fungsinya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Telinga di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Bagian – Bagian Telinga dan Fungsinya. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelbermutu.com 
Back To Top