13 March 2017

Pengertian, Fungsi, dan Bagian – Bagian Mikroskop

Pengertian, Fungsi, dan Bagian – Bagian Mikroskop. Pengertian Mikroskop, Fungsi dari Mikroskop, Bagian – Bagian Mikroskop, Macam – Macam Lensa Mikroskop, Mikroskop Modern, Jenis – Jenis Mikroskop, Macam – Macam Mikroskop, Cara Menggunakan Mikroskop, Penjelasan lengkap mengenai Mikroskop.

Pengertian Mikroskop 

Sumber: berkahkhair.com
Kata mikroskop datang dari bahasa bahasa Yunani yaitu micros (kecil) serta scopein (melihat). Jadi pengertian mikroskop yaitu alat bantu pandangan untuk mencermati objek berukur renik, hingga objek terlihat lebih besar serta jelas. Mikroskop modern disusun minimum oleh dua buah lensa, adapun 2 lensa pada mikroskop modern yakni:
  1. Lensa objek. 
  2. Lensa okuler. 
Perbesaran yang dihasilkan mikroskop optik modern mencapai 1.250 kali. Mikroskop yang kerap dipakai disekolah yaitu mikroskop monokuler atau cahaya (Latin:mono=satu serta oculus=mata). Mikroskop ini dipakai dengan satu mata, hingga bayangan yang tampak cuma mengenai panjang serta lebar benda yang dilihat.

Mikroskop mempunyai dua fungsi serta manfaat, adapun 2 manfaat mikroskop yaitu sebagai berikut ini: 

Manfaat utama mikroskop 

Manfaat utama mikroskop yaitu agar bisa melihat dan mencermati objek benda dengan bentuk ukuran yang amat kecil yang tidak bisa diliat oleh mata telanjang (mata secara langsung).

Manfaat lainnya 

Manfaat dan kegunaan yang lain dari mikroskop yaitu tidak akan jauh dari manfaat utama. Tujuannya yaitu adanya ketidaksamaan dari beberapa bentuk mikroskop yang tujuan dibuatnya untuk sebuah fungsi yang lebih men-detail/rinci.

Misalnya yaitu seperti ada bentuk mikroskop yang cuma di buat untuk melihat serta mencermati satu bentuk objek mikroskopis saja. Jadi, mikroskop bentuk itu termasuk lebih detil serta rinci.

Bentuk serta beberapa macam Mikroskop 

Mikroskop ada dua bentuk serta jenis yang di ketahui berdasarkan sumber energinya. Adapun 2 jenis bentuk mikroskop yakni diantaranya sebagai berikut ini: 

Mikroskop cahaya 
Sumber: bresser.de
Mikroskop cahaya yaitu bentuk tipe mikroskop dengan mempergunakan cahaya sebagai sumber energinya untuk dapat memperbesar bayangan dari objek yang akan dilihat, dengan kata lain bahwa mikroskop jenis cahaya ini memakai cahaya sebagai sumber daya agar bisa memperbesar dengan jelas bayangan dari objek.

Mikroskop cahaya ini memiliki 3 lensa pembesaran. Adapun 3 lensa pembesaran mikroskop cahaya yaitu diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Lemah (4 kali/10 kali) 
  2. Sedang (40 kali) 
  3. Kuat (100kali) 
Serta lensa okuler mempunyai pembesaran 10 kali. Jadi mikroskop cahaya ini rata-rata memiliki pembesaran yang maksimum sebanyak 1000 kali dari ukuran yang sesungguhnya.

Pada bentuk mikroskop cahaya, ada juga ketidaksamaan pada lensa yang dipunyainya, antara lain seperti: 
  1. Mikroskop cahaya yang cuma memiliki 1 lensa okuler (monokuler) 
  2. Jenis satu lensa okuler (monokuler) ini cuma mampu untuk melihat panjang serta lebar dari objek yang akan diamati. 
  3. Mikroskop cahaya yang memiliki 2 lensa okuler (binokuler) 
  4. Jenis satu lensa okuler (binokuler) atau yang juga dikenal dengan Mikroskop Stereo ini mampu untuk melihat panjang, lebar serta tinggi objek yang akan diamati secara 3 dimensi (3D). 
Mikroskop elektron 

Mikroskop elektron yaitu bentuk tipe mikroskop dengan mempergunakan elektron sebagai sumber dayanya untuk dapat memperbesar bayangan dari objek yang akan diamati, dengan kata lain kalau mikroskop bentuk elektron ini memakai elektron sebagai sumber daya agar bisa memperbesar dengan jelas bayangan dari objek.

Pada mikroskop jenis elektron, magnet dipakai untuk pengganti dari lensa dengan fungsi untuk memusatkan elektron (sumber daya) ke objek. Ada 2 bentuk mikroskop elektron yakni diantaranya sebagai berikut ini:

Mikroskop Transmisi Elektron (TEM) 
Sumber: jeolusa.com
Mikroskop transmisi elektron (TEM) bekerja lewat cara menembuskan elektron pada objek yang akan diamati serta deskripsi dari objek yang akan diamati akan tampak di monitor.

Mikroskop Elektron Scanning 
Sumber: pik-instruments.pl
Mikroskop Elektron Scanning bekerja lewat cara memberikan deskripsi permukaan, jaringan serta susunan objek yang diamati serta dapat menghadirkan deskripsi objek yang akan diamati itu dengan deskripsi 3 dimensi (3D).

Benda atau objek yang akan diamati dengan mikroskop mesti mempunyai ukuran yang kecil serta tipis hingga bisa ditembus cahaya.

Bagian-bagian mikroskop 

Sisi mekanik 

Di bagian mekanik terdiri dari:

Kaki mikroskop

Kaki mikroskop yaitu sisi yang berperan untuk menyokong mikroskop.

Pilar (sendi inklinasi) 

Pilar atau sendi inklinasi yaitu sisi yang berperan sebagai penghubung pada kaki dengan lengan mikroskop.

Pengatur kondensor 

Pengatur kondensor yaitu sisi yang berperan untuk menambah serta menurunkan kondensor.

Kondensor 

Kondensor yaitu sisi yang berperan untuk memfokuskan cahaya ke benda yang tengah diamati.

Lengan mikroskop 

Lengan mikroskop yaitu sisi yang berperan sebagai pegangan mikroskop.

Engsel penggerak 

Engsel penggerak yaitu sisi yang berperan sebagai penghubung lengan dengan kaki mikroskop.

Meja preparat 

Meja preparat yaitu sisi yang berperan untuk menempatkan preparat yang akan diamati.

Penjepit preparet (pemegang sendiaan) 

Penjepit preparet atau pemegang sendiaan yaitu sisi yang berperan untuk menjepit preparet yang akan diamati supaya tidak bergeser.

Tabung 

Tabung yaitu sisi yang berperan untuk menghubungkan antara lensa objektif serta lensa okuler.

Revolver 

Revolver yaitu sisi yang berperan untuk meletakkan lensa objektif.

Sekrup pemutar kasar 

Sekrup pemutar kasar yaitu sisi yang berperan untuk menggerakkan tabung mikroskop secara cepat dari atas ke bawah.

Sekrup pemutar halus 

Sekrup pemutar halus yaitu sisi yang berperan untuk menggerakkan tabung ke arah atas serta bawah secara lambat. Alat ini digunakan bila objek sudah terfokus dengan memutar pemutar kasar.

Sisi optik 

Di bagian optik terdiri dari:

Dua buah cermin 

Dua cermin yaitu satu cermin datar serta satu cermin cekung. Manfaat cermin yaitu untuk mencari, menyatukan serta mengarahkan sinar pada objek yang diamati. Cermin datar untuk sumber cahaya yang cukup terang serta cermin cekung untuk sumber cahaya yang kurang terang.

Diafragma 

Manfaat diafragma yaitu mengatur banyak sekurang-kurangnya sinar yang dipantulkan cermin menuju ke mata.

Lensa objektif 

Manfaat lensa objektif yaitu berperan untuk memperbesar bayangan objek, terdapat pada revolver.

Lensa okuler 

Manfaat lensa okuler yaitu berperan untuk memperbesar bayangan objek, terdapat di bagian atas tabung.

Cara memakai mikroskop 

Cara pemakaian mikroskop yaitu antara lain sebagai berikut ini:

Menemukan lapang pandang dengan mengatur penyinaran 

Cara untuk menghasilkan lapang pandang yaitu dengan mengatur cermin sembari melihat lensa okuler supaya sinar masuk ke diafragma, hingga menghasilkan pemantulan yang maksimal. Sisi yang terang berupa bulat diberi nama lapang pandang.

Mengatur konsentrasi mikroskop atau bayangan dengan perbesaran lemah 

Tempatkan prepared diatas meja preparet, dijepit dengan penjepit sembari mencermati mikroskop dari samping tabung mikroskop di turunkan dengan pemutar kasar, lakukan secara hati-hati sampai lensa objektif tidak menyentuh preparat. Lantas lihatlah lewat lensa okuler serta dengan perlahan-lahan naikkanlah tabung mikroskop hingga objek tampak jelas.

Setelah objek terlihat, putarlah pemutar halus ke depan atau ke belakang hingga mendapat bayangan sebaik-baiknya. Perbesaran mikroskop didapat lewat cara mengalihkan angka pada lensa objektif dengan angka yang tercantum pada lensa okuler. Umpamanya 5x lensa objektif serta 10x lensa okuler, perbesaran yang dihasilkan sebesar 50x.

Mengatur fokus mikroskop (bayangan dengan perbesaran kuat) 

Untuk mendapatkan bayangan, bisa dilakukan dengan merubah lensa objektif yang mempunyai perbesaran lemah dengan yang kuat. Umpamanya lensa objektif perbesaran 5x bisa ditukar dengan 10x atau 40x dengan memutar revolver hingga terdengar suara terdetak. Pemutar halus diputar ke depan atau ke belakang supaya didapat objek yang lebih jelas.

Mengatur mikroskop dengan posisi disimpan 

Sesudah mikroskop selesai dipakai, susunlah mikroskop dengan posisi siap disimpan lewat cara sebagai berikut ini:
  1. Tabung mikroskop dinaikkan. 
  2. Preparet di ambil. 
  3. Lensa objektif terlemah di turunkan serendah-rendahnya diputar persis hingga lubang meja mikroskop. 
  4. Diafragma ditutup kembali. 
  5. Kondensor di turunkan serta cermin dalam posisi tegak. 
  6. Angkat mikroskop dengan hati-hati tangan kanan memegang lengan mikroskop serta topeng kaki mikroskop dengan tangan kiri lantas masukkan ke tempatnya serta dikunci.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Bagian – Bagian Mikroskop, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Mikroskop di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Mikroskop. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. materibelajar.id 
Back To Top