27 March 2017

Pengertian, Fungsi, dan Syarat Ilmu Pengetahuan

Pengertian, Fungsi, dan Syarat Ilmu Pengetahuan. Pengertian Ilmu Pengetahuan, Fungsi dari Sebuah Ilmu Pengetahuan, Syarat-Syarat yang ada dalam sebuah Ilmu Pengetahuan, Pengertian Ilmu Pengetahuan Menurut Para Ahli dan Pakar di Bidangnya.

Pengertian Ilmu Pengetahuan

Sumber: geograph88.blogspot.co.id
Ilmu dan pengetahuan, sains, pengetahuan yaitu seluruh usaha yang dilakukan secara sadar untuk menemukan, menyelidiki serta meningkatkan hal-hal mengenai pemahaman pada manusia dalam semua sudut fakta pada alam manusia.

Sudut pandangan ini diberikan batas agar supaya rumusan-rumusan jadi pasti. Pengertian pengetahuan memberi kepastian mengenai pengetahuan dengan membatasi ruang lingkup pandangannya, serta satu kepastian pengetahuan di peroleh dari keterbatasanya.

Pengetahuan bukan hanya merupakan satu pengetahuan (knowledge), tetapi juga mencangkup beberapa kumpulan pengetahuan yang di dasari oleh teori-teori yang udah disetujui serta dapat secara systematik diuji dengan beragam langkah yang diikuti dalam bentuk pengetahuan tertentu.

Dilihat dari sisi filsafat, pengetahuan ada lantaran manusia mempunyai usaha berpikir amat jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu dan pengetahuan yaitu hasil dari epistemologi.

Pengetahuan psikologi cuma bisa meramalkan tingkah laku atau perilaku manusia bila ruang lingkup pandangannya mempunyai batasan dari sudut pandang secara umum dari tingkah laku manusia yang pasti. Tetapi pengetahuan alam akan jadi pasti bila pandangannya sudah dibatasi ke dalam soal yang bahani (material saja).

Terkait dengan contoh ini, pengetahuan psikologi menjawab apakah seseorang remaja wanita cocok jadi perawat, beberapa pengetahuan alam menjawab satu pertanyaan, berapakah jarak matahari dari bumi.

Sebagian Syarat Ilmu 

Sumber: karyamud.blogspot.co.id
Ini amat tidak sama dengan pengetahuan, ilmu yaitu pengetahuan yang secara khusus mempelajari mengenai hal pemicu terjadinya suatu hal serta kenapa? Ada beberapa syarat ilmiah yang bisa disebut juga sebagai ilmu. Karakter yang ilmiah untuk syarat ilmu banyak pengaruhnya dari beberapa ilmu alam yang udah ada terlebih dulu.

Logis atau masuk akal 

Sesuai sama aturan ilmu dan pengetahuan yang diakui kebenarannya

Objektif

Objek kajian mesti ada pada ilmu yang ada dari satu kelompok permasalahan yang sama karakter intinya, tampak dari luar ataupun memiliki bentuk dari dalamnya. Objeknya juga miliki sifat ada, atau mungkin saja juga ada lantaran masih tetap mesti diuji keberadaannya.

Dalam soal mengkaji satu objek, yang di cari yaitu kebenaran, yaitu penyesuaian antara tahu dengan objek, hingga bisa disebut dengan kebenaran objektif; bukan hanya subjektif bersumber pada subyek peneliti atau subyek penunjang riset.

Metodis

Metodis datang dari bahasa Yunani “Metodos” yang artinya: cara, jalan. Metodis artinya metode spesifik yang digunakan serta umumnya mengacu pada satu cara ilmiah.

Usaha yang sudah dilakukan supaya bisa meminimalisasi semua bagian peluang yang terjadi dalam soal yang menyimpang dari hal mencari satu kebenaran. Kemungkinan yang perlu di tanggung yaitu untuk menanggung kepastian kebenaran.

Systematis

Di dalam pengalamannya mencoba memaparkan serta memahami sebuah objek, ilmu mesti terumus serta teruraikan di dalam hubungan yang masuk diakal (logis) serta teratur supaya terbentuk sebuah system yang mempunyai keutuhan, menyeluruh, terpadu dalam segi arti, serta bisa menuturkan satu rangkaian sebab-akibat menyangkut perihal objektifnya.

Pengetahuan yang bisa tersusun dengan systematis adalah rangkaian sebab akibat dari syarat pengetahuan yang ketiga.

Universal

Satu kebenaran yang akan diraih yaitu satu kebenaran yang universal yang tidak miliki sifat spesifik (umum).

Contoh: 

Pengetahuan sosial menyadari kadar ke-umum-an mempunyai kandungan tidak sama dengan pengetahuan alam kerena objeknya yaitu dari tindakan manusia. Oleh karena itu supaya mencapai tingkat yang unversal di dalam pengetahuan sosial, mesti adanya konteks dan tertentu juga.

Contoh: Semua segitiga bersudut 180ยบ. Karena itu universal adalah syarat pengetahuan yang ke empat.

Kumulatif berkembang serta tentatif 

Khasanah ilmu dan pengetahuan senantiasa bertambah dengan hadirnya ilmu dan pengetahuan baru. Ilmu dan pengetahuan yang ternyata dapat dibuktikan salah mesti diganti dengan pengetahuan yang benar (sifatnya tentatif).

Berikut ini yaitu pengertian ilmu dan pengetahuan menurut beberapa pakar: 
Sumber: lelypanca.wordpress.com
Minto Rahayu, Pengetahuan (Knowledge) yang udah disusun dengan systematis serta berlaku secara umum.

Thomas Kuhn, Sebuah Himpunan aktivitas/kegiatan yang banyak mendapatkan atau membuahkan penemuan, baik dalam bentuk pengembangan maupun penolakannya.

Van Puersen, Pengetahuan yang sudah terorganisasi, dengan cara serta system berupaya mencari beberapa interaksi tetap di antara beberapa gejala.

Dr. Maurice Bucaille, Kunci supaya bisa mengungkapkan beragam macam hal, baik dalam periode waktu sebentar ataupun periode waktu yang lama.

NS. Asmadi, Ilmu yaitu proses mengetahui lewat penyelidikan yang systematis serta beberapa kumpulan pengetahuan yang padat serta terkendali (metode ilmiah).

Charles Singer, Science is the process which makes knowledge. Ilmu adalah (sebuah proses yang membuat pengetahuan)

M. Izuddin Taufiq, Ilmu adalah penelusuran informasi atau data lewat penilaian, uji coba serta pengkajian, dengan maksud landasan mendasar, mengambil keputusan pokok, maupun asal usulnya.

Poespoprodjo, Ilmu adalah proses melakukan perbaikan diri secara terus-terusan (bersinambungan) yaitu mencakup perkembangan uji empiris serta teori.

Popper, Ilmu adalah tetap dalam keseluruhnya serta hanya mungkin direorganisasi.

Dr. H. M. Gade, Ilmu adalah falsafah, yakni hasil pemikiran mengenai peluang batas-batas pengetahuan manusia.

Francis Bacon, Ilmu merupakan hanya sebagian kenyataan yang bisa jadi objek pengetahuan serta satu-satunya pengetahuan yang valid.

Goldstein, Ilmu yaitu cara memandang (melihat) dunia, merubah serta memahaminya. Dalam sisi kreativitas ilmu dan pengetahuan, keilmuan di terangkan sebagai system berpikir yang melibatkan serangkaian kegiatan imajinatif ilmuwan serta kreatif dalam usaha mencari kebenaran.

Mulyadi Kartanegara, Ilmu dan pengetahuan secara bahasa yaitu science memiliki arti ”kenyataan atau keadaan” kerap di ambil serta memahami dalam arti pengetahuan (knowledge) yang kontras pada keyakinan serta intuisi.

Ralp Ross serta Ernest Van Den Haag, Dalam bukunya The fabric of society, menyatakan bahwa pengetahuan mempunyai persyaratan empiris, rasional, umum, kumulatif serta keempatnya serentak tercukupi.

Ashley Montagu, Dalam bukunya ‘the cultured man’, memberi pengertian ilmu dan pengetahuan sebagai pengetahuan yang disusun dalam satu system yang datang dari pengalaman, studi serta percobaan yang sudah dilakukan atau digunakan untuk memastikan inti prinsip mengenai hak yang sedang dipelajari.

V. Afayanev, Dalam bukunya ‘Marxist Philosophy’ menyebutkan kalau pengertian ilmu dan pengetahuan yaitu pengetahuan manusia mengenai alam, masyarakat, serta pikiran. V. Afayanev mencerminkan alam dalam hukum-hukum, ide konsep, serta beberapa kelompok yang pas dan kebenarannya bisa diuji dengan pengalaman praktis.

Helmy A. Kotto, Menyatakan  bahwa ilmu dan pengetahuan yaitu sebuah proses pembentukan (konstruksi) pengetahuan yang terus-terusan hingga bisa menjelaskan fenomena serta kehadiran alam itu sendiri.

Dadang Ahmad S, Merumuskan kalau pengertian ilmu dan pengetahuan yaitu sebuah proses pembentukan (konstruksi) pengetahuan yang terus-terusan sampai bisa menerangkan fenomena serta kehadiran alam tersebut.

Mappadjantji Amien, Merumuskan kalau ilmu dan pengetahuan yaitu suatu hal yang bermula dari pengetahuan, bersumber dari wahyu, hati serta semesta yang mempunyai paradigma, objek penilaian, metode.

Dan media komunikasi membentuk sains baru dengan maksud untuk memahami semesta untuk mengfungsikannya serta menemukan kendali diri untuk menggali potensi fitrawi guna mengenal Allah.

Syahruddin Kasim, Menyatakan kalau “ilmu pengetahuan” yaitu pancaran hasil metabolisme ragawi sebagai hidayah Sang Pencipta yang datang dari proses hubungan fenomena fitrawi lewat dimensi hati, akal, nafsu yang rasional, empirik serta hakiki dalam menjelaskan hasanah alam semesta untuk menyempurnakan tanggung jawab kekhalifaan.

Fungsi Ilmu Pengetahuan 

Sumber: wavekuliahonline.blogspot.co.id
Setelah mengulas mengenai pengertian ilmu dan pengetahuan secara umum, lantas kita akan jelaskan mengenai 3 fungsi ilmu dan pengetahuan yang paling utama yakni:

Ilmu dan pengetahuan itu menjelaskan (explaining, Describing) 

Peranan ilmu dan pengetahuan dalam menjelaskan mempunyai 4 bentuk yakni:
  1. Deduktif, yakni pengetahuan mesti bisa memaparkan suatu hal bersumber pada premis pangkal ilir yang sudah diputuskan sebelumnya
  2. Probabilistik, Ilmu dan pengetahuan bisa memaparkan suatu hal bersumber pada pola pikir induktif dari beberapa kasus yang pasti, hingga cuma bisa memberi kepastian (tidak mutlak) yang miliki sifat kemungkinan besar atau nyaris pasti.
  3. Fungsional, ilmu dan pengetahuan bisa memaparkan letak sebuah komponen dalam sebuah system secara menyeluruh
  4. Genetik, ilmu dan pengetahuan bisa memaparkan sebuah aspek bersumber pada beberapa gejala yang udah seringkali terjadi sebelumnya. 
Meramalkan (prediction) 

Ilmu dan pengetahuan mesti bisa memaparkan aspek sebab-akibat sebuah momen atau peristiwa, umpamanya apa yang akan terjadi bila harga bahan-bahan pokok naik.

Mengendalikan (controlling) 

Peranan Ilmu dan pengetahuan dalam mengendalikan mesti bisa mengendalikan tanda-tanda alam bersumber pada sebuah teori umpamanya bagaimana mengendalikan kurs rupiah serta harga.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Syarat Ilmu Pengetahuan, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Ilmu Pengetahuan di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Ilmu Pengetahuan. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. hariannetral.com
  2. gurupendidikan.com 
Back To Top