13 March 2017

Pengertian, Sifat, Bentuk, dan Jenis – Jenis Magnet

Pengertian, Sifat, Bentuk, dan Jenis – Jenis Magnet. Pengertian Magnet, Sifat – Sifat Magnet, Jenis Benda berdasarkan sifat Kemagnetannya, Benda Magnetik, Benda Non – Magnetik, Macam – Macam Bentuk Magnet, Jenis – Jenis Magnet, dan Penjelasan Lengkap Lainnya mengenai Magnet.

Pengertian Magnet

Sumber: youtube.com
Pengertian magnet bisa dipahami sebagai sebuah benda yang dapat menarik benda – benda lain di sekelilingnya, yang mempunyai karakter khusus. Tiap Magnet memiliki karakter kemagnetan. Yang disebut dengan karakter kemagnetan yaitu kekuatan benda dalam menarik benda-benda lain di sekelilingnya.

Sejarah kata Magnet di ambil dari nama daerah yang ada di Asia yakni Magnesia. Magnesia inilah yang disebut tempat bangsa Yunani menemukan karakter magnetik dari bebatuan yang memiliki kekuatan untuk menarik biji besi.

Beberapa ilmuwan mempercayai kalau magnet dengan karakter kemangnetannya ini udah banyak digunakan mulai sejak dahulu kala, yaitu oleh bangsa Cina. Bangsa Cina jadi bangsa yang pertama kalinya memakai karakter magnet sebagai kompas atau penunjuk arah.

Sifat - Sifat Magnet

Sumber: faridtomi-xi-ipa-2.blogspot.co.id/
Magnet memiliki kekuatan untuk menarik benda lain di sekelilingnya. Tetapi, kekuatan ini cuma bisa mencapai benda –benda spesifik saja. Artinya, tidak seluruh bentuk benda yang ada pada jangkauan magnet ini bisa ditariknya.

Hal inilah yang disebut karakter magnet, yaitu dapat menarik benda spesifik di sekelilingnya. Tidak hanya itu, ada juga beberapa karakter magnet yang lain. Secara umum, berikut ini yaitu karakter  atau sifat-sifat magnet: 
  1. Magnet cuma bisa menarik benda spesifik yang ada di sekelilingnya, atau tidak seluruh bentuk benda dapat ditariknya, walaupun ada dalam jangkauannya. 
  2. Gaya Magnet bisa menembus benda. Artinya, apabila makin kuat gaya magnet makin tebal juga benda yang bisa ditembus oleh gaya itu serta ditariknya. 
  3. Magnet memiliki dua kutub, yaitu Kutub Utara serta Kutub Selatan 
  4. Jika Kutub magnet yang semacam/senama didekatkan satu sama lain, maka kedua kutub ini akan sama-sama tolak menolak. Apabila kutub yang berbeda didekatkan satu sama lain, mereka akan sama-sama Tarik Menarik. Contoh, kutub selatan di dekatkan dengan kutub selatan maka kedua kutub akan sama-sama menolak. Apabila kutub selatan didekatkan dengan kutub utara, keuda kutub akan sama-sama menarik serta berdekatan sampai pada akhirnya dapat menempel. 
  5. Medan Magnet akan membuat Gaya Magnet. Makin dekat sebuah benda dengan Magnet, medan magnetnya akan makin rapat. Pada keadaan ini, gaya magnet akan makin besar, serta demikian juga sebaliknya. 
Karakter Kemagnetan bisa hilang atau melemah karena beberapa hal, seperti: terus-terusan jatuh, terbakar, serta yang lain.

Jenis Benda Berdasarkan Sifat Kemagnetannya

Bersumber pada pada karakter kemagnetannya, benda- benda bisa dikelompokkan jadi 2, yaitu benda magnetik serta benda non magnetik.

Benda Magnetik (Feromagnetik) 
Sumber: lindadarra.wordpress.com
Benda magnetik atau yang kadang kala juga disebut sebagai feromagnetik yaitu benda yang bisa ditarik dengan kuat oleh magnet. Jadi, bila benda jenis ini ada dekat dengan magnet, magnet akan dengan gampang menariknya mendekat.

Benda Magnetik yang bukan magnet dapat juga di proses jadi magnet. Cuma saja, tiap benda memiliki tingkat kesulitan berbeda bila akan dirubah jadi magnet. Ada yang gampang dijadikan magnet ada pula yang sulit.

Contoh benda magnet yaitu besi, baja, nikel, serta rata-rata benda logam lain. Benda magnet yang paling gampang dijadikan magnet yaitu baja. Besi dapat juga dijadikan magnet cuma saja lebih sukar.

Benda Non – Magnetik 
Sumber: soloensis.com
Benda non magnetik masih tetap bisa digolongkan lagi dalam dua bentuk, yaitu paramagnetik serta diamagnetik.
  1. Paramagnetik, yaitu benda yang bisa ditarik dengan lemah oleh magnet kuat. Artinya, apabila benda paramagnetik ada dekat dengan magnet, ia bisa ditarik cuma saja dengan kakuatan yang sangat lemah. Contoh benda paramagnetik yaitu alumunium, tembaga, platina, serta yang lain. 
  2. Diamagnetik, yaitu benda yang menolak magnet, atau benda ini tidak bisa ditarik sama sekali oleh magnet walaupun ada sangat dekat dengan magnet yang kuat. Contoh benda diamegnetik yaitu emas, seng, merkuri, serta yang lain. 
Teori Kemagnetan 
Sumber: pakmono.com
Dalam teori kemagnetan ada beberapa pripsip yang perlu dipahami, mencakup:
  1. Satu magnet akan senantiasa tersusun atas magnet-magnet kecil yang disebut dengan magnet elementer. 
  2. Pada Benda Magnetik, magnet elementer tersusun secara teratur atau semua searah. Tetapi, pada benda non-magnetik, magnet elementer ini tersusun secara acak. 
  3. Bahan magnetik yang bukan magnet bisa dirubah jadi magnet. Langkah mengubahnya yaitu dengan prinsip membuat magnet elementer di dalam benda itu jadi teratur atau searah seluruh. 
  4. Bahan Magnetik lunak lebih gampang dirubah jadi magnet. Hal semacam ini dikarenakan magnet elementer yang lebih gampang disusun untuk dijadikan teratur. 
  5. Jika satu buah magnet dipotong, masing-masing potongan magnet itu akan tetap jadi magnet serta masing –masingnya juga mempunyai kutub utara serta kutub selatan. 
Macam - Macam Bentuk Magnet 

Magnet yang bisa diketemukan ada beragam jenis bentuk. Ketidaksamaan bentuk magnet ini lantaran magnet masing–masing di buat dengan maksud dan kegunaan yang tidak sama. Secara umum, bentuk tetap magnet ada 5. Ke lima bentuk tetap magnet itu mencakup: 
  1. Magnet Batang, memiliki bentuk mirip batang atau balok atau kubus. 
  2. Magnet Silinder, bentuk magnet ini mirip tabung panjang. 
  3. Magnet Jarum, bentuk magnet ini mirip jarum kompas dengan kedua ujung atau kutub magnetnya lebih runcing. 
  4. Magnet Cincin, magnet ini mempunyai bentuk bulat mirip cincin. 
  5. Magnet U (Magnet Ladam), magnet ini berupa seperti tapal kuda atau sama dengan huruf U. 
Jenis - Jenis Magnet 

Secara garis besar bersumber pada proses terbentuknya, magnet dapat juga dibagi ke dalam dua bentuk, yaitu magnet alam serta magnet buatan.

Magnet Alam 

Magnet Alam yaitu magnet yang mempunyai karakter kemagnetan yang diperoleh secara alami. Artinya, magnet ini ada tanpa ada campur tangan manusia lantaran udah terbentuk dari alam. Contoh magnet alam yaitu gunung Ida yang ada di Magnesia yang dapat menarik benda – benda di sekelilingnya.

Magnet Buatan 

Magnet Buatan yaitu bentuk magnet yang sengaja di buat manusia supaya mempunyai karakter kemagnetan.

Magnet buatan bisa di buat dari bahan – bahan magnetic yang kuat seperti besi serta baja. Tetapi, biasanya bahan yang di buat magnet yaitu baja lantaran bisa menghasilkan magnet yang lebih kuat jangkauannya.

Magnet buatan bisa dibagi lagi ke dalam dua kelompok, yaitu: 
  1. Magnet Tetap (Permanen), magnet tetap yaitu magnet yang karakter kemagnetannya berbentuk permanen. Artinya, walaupun proses pembuatannya udah dihentikan, benda itu tetap mempunyai karakter kemagnetan. Misalnya yaitu magnet baja yang di buat lewat cara digosok supaya magnet elementer di dalamnya teratur. 
  2. Magnet Sementara (non permanen), yaitu bentuk magnet yang karakter kemagnetannya cuma sementara saja. Artinya, karakter kemangnetan cuma akan muncul sepanjang proses pembuatannya saja. Misalnya yaitu magnet yang di buat lewat cara dialiri dengan listirk. Hingga ketika benda magnet itu tidak lagi dialiri listrik, karakter kemagnetannya akan menghilang.
Dan itulah tadi pembahasan kami mengenai Pengertian, Sifat, Bentuk, dan Jenis – Jenis Magnet, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Magnet di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Magnet. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. porosilmu.com 
Back To Top