29 March 2017

Pengertian, Struktur, dan Fungsi Kromosom

Pengertian, Struktur, dan Fungsi Kromosom. Pengertian Kromosom, Fungsi Kromosom, Struktur yang dimiliki sebuah Kromosom, Penjelasan Lengkap mengenai Kromosom, dan hal penting yang perlu kita ketahui mengenai Kromosom.

Pengertian Kromosom 

Sumber: pelajaransekolahonline.com
Kromosom yakni unit genetik yang ada pada setiap inti sel pada semua makhluk hidup, kromosom berwujud deret panjang molekul yang disusun oleh DNA dan protein-protein.

Setiap sel terbagi dalam tiga bagian paling penting, yaitu nukleus (inti Sel), Sitoplasma (cairan sel), dan Membran pelindung sel. Di dalam nukleus, ada benang-benang halus yang disebut juga dengan ‘kromatid’, bila terjadi pembelahan sel, benang-benang halus itu dipintal membentuk kromosom.

Kromosom yakni susunan padat yang terbagi dalam dua komponen molekul, yaitu protein dan DNA. Susunan pada kromosom ini hanya akan tampak jelas pada metafase pembelahan sel.

Kromosom ini bertindak sebagai penyimpanan bahan materi genetik kehidupan. Ia terdiri dari DNA, kita pahami DNA memiliki peran sangat penting, yaitu untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, dan menyimpan setiap informasi genetik, ia dapat juga membantu langsung satu organisme untuk tumbuh. Jadi kromosom ini memiliki peranan yang besar dalam tubuh kita.

Struktur Kromosom 

Kromosom dibentuk dari DNA yang berikatan dengan beberapa protein histon. Dari Ikatan ini dihasilkan Nukleosom, yang memiliki ukuran panjang lebih kurang 10 nm.

Lalu nukleosom akan membentuk lilitan-lilitan yang sangat banyak sebagai penyusun dari kromatid (lengan kromosom), satu lengan kromosom ini lebih kurang memiliki lebar 700 nm.

Gambar berikut ini merupakan bentuk kromosom secara umum:
Sumber: softilmu.com
Berikut ini yakni keterangan dari beberapa bagian kromosom: 

Kromatid 

Kromatid yaitu segi lengan kromosom yang terikat satu sama lainnya, 2 kromatid kembar ini diikat oleh sentromer. Nama jamak dari kromatid yakni kromonema. Kromonema biasanya terlihat pada pembelahan sel beberapa saat profase dan kadang kala interfase.

Sentromer 

Pada kromosom ada satu daerah yang tidak mempunyai kandungan gen (informasi genetik), daerah ini dinamakan Sentromer. Pada beberapa saat pembelahan, sentromer yaitu susunan yang sangat penting.

Karena di bagian inilah lengan kromosom (kromatid) sama-sama melekat satu sama lain pada masing-masing segi kutub pembelahan. Segi dari kromosom yang melekat pada sentromer dikenal dengan istilah ‘kinetokor’.

Kromomer 

Kromomer yakni susunan berbentuk manik-manik yang disebut dengan akumulasi dari materi kromatid yang kadang kala terlihat pada pembelahan beberapa saat interfase. Pada kromosom yang udah mengalami pembelahan berulang-kali, biasanya kromomer ini sangat jelas terlihat.

Telomer 

Telomer yakni bagian yang berisi DNA pada kromosom, fungsinya adalah untuk melindungi stabilitas ujung kromosom agar DNA nya tidak terurai.

Jenis Kromosom 

Sumber: zakapedia.com
Bila dibedakan bersumber pada letak sentromer pada lengan kromatid, akan ada 4 tipe kromosom:
  1. Talosentrik, yaitu kromosom yang sentromer nya ada di ujung kromosom. 
  2. Metasentrik, yaitu kromosom yang sentromer nya ada di dalam kromatid sampai secara relatif membagi kromatid jadi dua bagian. 
  3. Submetasentrik yakni kromosom yang letak sentromernya mendekati bagian tengah, namun tidak pada bagian tengah, sampai kromatidnya terlihat sedikit lebih panjang bagiannya. 
  4. Akrosentrik, yaitu kromosom yang letak sentromer nya ada di antara tengah dan ujung lengan kromatid. 

Jumlah Kromosom 

Dalam tubuh satu organisme ada jumlah kromosom yang tidak sama. Pada Organisme ada dua bentuk kromosom, yaitu:
  1. Kromosom Seks (Genosom) yang menentukan jenis kelamin 
  2. Kromosom Tubuh (Autosom) yang tidak menentukan jenis kelamin 
Kromosom pada makhluk hidup biasanya diketahui dalam keadaan berpasang-pasangan, oleh sebab itu disebut juga dengan diploid. Kromosom diploid dipertahankan dari generasi ke generasi dengan pemebelahan mitosis (pembelahan yang menghasilkan dua anak yang berupa sama juga dengan induknya).

Kromosom yang berpasangan (kromosom homolog) memiliki bentuk, ukuran, dan komposisi yang sama. Pada manusia setiap sel somatik berjumlah 46 (kecuali sel sperma dan ovum, karena memiliki set tunggal kromosom) kromosom atau 23 pasang.

46 kromosom manusia ini yaitu dua set kromosom yang terbagi dalam masing-masing 23 kromosom, yaitu satu set maternal (dari ibu) dan satu set paternal (dari bapak). Gambar di bawah yaitu bentuk 23 pasang kromosom manusia.
Sumber: softilmu.com
Berikut ini yakni jumlah kromosom pada makhluk hidup yang lain:
Sumber: softilmu.com

Gagasan ide konsep Penentuan Jenis Kelamin 

Ada satu gagasan ide konsep penting dalam mempelajari kromosom homolog pada sel somatik, yaitu adanya kromosom unik, yang disebut juga dengan kromosom X dan Y. Dari 23 pasang kromosom 22 pasang salah satunya adalah autosom (tidak menentukan jenis kelamin) dan 1 pasang genosom.

Wanita memiliki kromosom homolog X (XX), Meskipun kaum wanita memiliki dua kromosom X, salah satunya akan jadi tidak aktif saat beberapa masa embrio. Pria memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y.

Jadi Kromosom X dan Y ini akan menentukan jenis kelamin individu, bila kromosom anak yang lahir XX ia perempuan, bila kromosomnya XY ia yakni lelaki.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Struktur, dan Fungsi Kromosom, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Kromosom di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Kromosom. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 
Back To Top