15 March 2017

Rantai Makanan dan Jaring – Jaring Makanan

Rantai Makanan dan Jaring – Jaring Makanan. Pengertian Rantai Makanan, Jenis – Jenis Rantai Makanan, Jaring - Jaring Makanan, Hubungan rantai makanan dan Jaring makanan, Contoh Rantai Makanan dan Penjelasan Lengkap Tentang Terjadinya Sebuah Rantai Makanan.

Pengertian Rantai Makanan

Sumber: satujam.com
Rantai makanan yakni rangkaian momen makan dan dimakan antar makhluk hidup untuk kelangsungan hidupnya. Proses makan–memakan ini bersumber pada urutan spesifik dan berjalan terus-menerus.

Dalam ekosistem ini makhluk hidup memiliki perannya masing-masing, mulai dari yang melakukan tindakan sebagai produsen, konsumen dan beberapa sebagai dekomposer (pengurai).
Produsen yakni makhluk hidup yang dapat membuahkan zat organik dari zat anorganik.

Produsen tidak mengkonsumsi makhluk hidupnya. Namun membuatnya sendiri. Cuma satu jenis makhluk hidup yang bisa melakukan proses itu yakni tumbuhan lewat cara fotosintesis. Contoh dari produsen yaitu alga, lemut dan tumbuhan hijau.
Sumber: softilmu.com
Konsumen yakni makhluk hidup yang tidak bisa membuat makanannya sendiri dan tergantung pada organisme lain. Konsumen mengkonsumsi organisme yang lain untuk bertahan hidup. Dalam satu ekosistem yang melakukan tindakan sebagai konsumen umumnya yakni hewan.

Konsumen dibagi atas beberapa tingkatan dalam satu rantai makanan. Pertama konsumen primer, yaitu hewan yang mengkonsumsi tumbuhan (herbivora) secara langsung, umpamanya sapi, kelinci, dan sebagainya.

Konsumen II (sekunder) yaitu hewan yang mengkonsumsi konsumen primer (karnivora). Berikutnya konsumen II dikonsumsi oleh konsumen III (tersier). Berikutnya aktivitas makan-memakan berjalan terus hingga nantinya sampai pada konsumen paling akhir atau umum disebut juga konsumen puncak.

Konsumen puncak yakni tingkatan dari konsumen di mana tidak ada lagi makhluk hidup lain yang mengonsumsinya. Seperti singa, beruang, buaya dan tentunya manusia.
Sumber: softilmu.com
Dekomposer (pengurai) yaitu pemeran paling akhir dalam satu rantai makanan, di mana organisme ini melakukan tindakan menguraikan bahan organik jadi bahan anorganik. Dekomposer mengurai bahan organik dari tumbuhan mati atau bangkai hewan dan mengembalikan nutrisinya dalam tanah yang selanjutnya digunakan oleh produsen untuk berfotosintesis.

Dari sinilah siklus rantai makanan dimulai kembali. Dekomposer disebut juga dengan detritivor atau pemakan bangkai. Contoh dari organisme ini seperti bakteri pembusuk dan jamur.
Sumber: softilmu.com
Rantai makanan tersusun atas beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini disebut juga dengan tingkat trofik. Susunan-susunannya diawali dari produsen hingga dekomposer. Produsen sebagai organisme yang bisa membuat makanan sendiri ada di tingkat trofik pertama.

Lalu konsumen yang mengkonsumsi produsen ada pada tingkat trofik kedua. Pada tingkat ketiga diduduki oleh konsumen yang mengkonsumsi konsumen pertama, demikian halnya pada tingkat trofik keempat dan sebagainya.

Jenis – Jenis Rantai Makanan

Bersumber pada jenis organisme yang menempati tingkat pertama trofik, rantai makanan di bagi dua yaitu, rantai makanan perumput dan rantai makanan detritus.

Rantai makanan perumput (grazing food chain)

Rantai makanan kerapkali didapati dan dikenali. Rantai makanan ini dimulai dari tumbuhan sebagai produsen pada tingkat trofik pertamanya. Contoh dari siklus rantai makanan ini yaitu:

rumput -- belalang -- burung -- ular.

Rantai makanan detritus

Rantai makanan ini tidak dimulai dari tumbuhan, tetapi dimulai dari detritivor. Detritivor yakni organisme heterotrof yang memperoleh daya lewat cara mengkonsumsi beberapa sisa makhluk hidup. Contoh rantai makanan detritus yaitu: serpihan daun (sampah) -- cacing tanah -- ayam -- manusia.

Jaring - Jaring Makanan

Jaring-jaring makanan yakni beberapa kumpulan dari beberapa rantai makanan yang sama-sama terkait. Rantai makanan hanya sisi kecil dari satu jaring-jaring makanan. Secara alami, makhluk hidup mengkonsumsi lebih dari satu jenis makanan.

Dan satu jenis makhluk hidup yang jadi makanan jadi mangsa dari beberapa jenis pemangsa. Seperti pada gambar 4 dan 5. Sampai lebih dari satu rantai makanan yang diperlukan untuk menggambarkan satu siklus makan-dimakan yang terjadi dalam satu ekosistem.
Sumber: softilmu.com
Sumber: softilmu.com
Satu jaring-jaring makanan memiliki susunan yang lebih komplek dibanding rantai makanan. Pada jaring-jaring makanan, satu organisme bisa mengkonsumsi lebih dari satu organisme yang lain serta demikian sebaliknya satu organisme bisa dikonsumsi oleh lebih dari satu organisme yang lain. Contoh gambar dari jaring-jaring makanan sebagai berikut ini:
Sumber: softilmu.com
Sumber: softilmu.com
Ketidaksamaan antara jaring makanan dan rantai makanan

Rantai makanan
  1. Rantai makanan yakni jalur lurus tunggal di mana daya makanan lewat perjalanan dalam ekosistem
  2. Biasanya anggota tingkat trofik yang lebih tinggi pada satu bentuk organisme mengkonsumsi tingkat trofik yang lebih rendah
  3. Rantai makanan terisolasi atau terpisah meningkatkan ketidakstabilan ekosistem
  4. Tidak memiliki efek pada peningkatan kapabilitas penyesuaian dan daya saing dari organisme
Jaringan Makanan
  1. Terdiri dari beberapa rantai makanan yang sama-sama terkait dimana daya makanan lewat perjalanan dalam ekosistem
  2. Biasanya anggota tingkat trofik yang lebih tinggi mengkonsumsi banyak organisme tingkat trofik yang lebih rendah
  3. Hadirnya jaring makanan yang kompleks meningkatkan kestabilan ekosistem
  4. Jaring makanan yang lebih kompleks meningkatkan penyesuaian dan daya saing dari organisme
Hubungan rantai makanan dan Jaring makanan

Energi harus terus-menerus mengalir lewat ekosistem supaya sistem tetap stabil. Apa arti sebenarnya dari kegiatan ini? Pada dasarnya, itu memiliki arti bila satu organisme harus makan organisme lain. Rantai makanan (Gambar di bawah) memerlihatkan pola makan dalam ekosistem.

Energi makanan mengalir dari satu organisme ke organisme lain. Panah digunakan untuk memerlihatkan hubungan antara makan binatang. Anak panah dari organisme yang dikonsumsi ke organisme yang mengonsumsinya.

Sebagai contoh, sebuah panah dari tanaman menuju belalang memerlihatkan bila belalang makan daun. Energi dan nutrisi akan bergerak dari tanaman ke belalang. Selanjutnya, burung mungkin saja memangsa belalang, ular dapat makan burung, serta lalu burung hantu mungkin saja mengkonsumsi ular. Rantai makanan yakni:

Serangga -- Tanaman -- Belalang -- Burung -- Ular -- Burung hantu.

Sebuah rantai makanan tidak bisa berlangsung terus-menerus dalam satu organisme. Misalnya rantai makanan tidak bisa:

Tanaman -- Belalang -- Laba-laba -- Katak -- Kadal -- Diubah Elang.

Rantai makanan hanya memiliki 4 atau 5 Keseluruhan tingkat. Oleh karena itu, rantai hanya memiliki 3 atau 4 tingkat untuk transfer energi.

Rantai makanan

Rantai makanan ini termasuk ke dalam produsen dan konsumen. Bagaimana Anda bisa menambahkan pengurai ke rantai makanan?

Dalam sebuah ekosistem laut, satu diantara rantai makanan mungkin saja akan terlihat seperti ini: fitoplankton krill ikan hiu. Beberapa produsen selalu di awal rantai makanan, membawa energi ke ekosistem.

Lewat fotosintesis, produsen membuat makanan mereka sendiri berupa glukosa, tetapi juga membuat makanan untuk organisme lain dalam ekosistem. Herbivora datang selanjutnya, lantas karnivora. Ketika konsumen ini mengkonsumsi organisme lain, mereka memakai glukosa dalam organisme untuk energi.

Dalam contoh ini, fitoplankton dikonsumsi oleh krill, yang kecil, hewan seperti udang. Krill yang dikonsumsi oleh ikan, yang lantas dikonsumsi oleh hiu.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Rantai Makanan dan Jaring – Jaring Makanan, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Rantai Makanan di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Rantai Makanan. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
Back To Top