11 April 2017

Pengertian dan Jenis Arus Laut Dunia

Pengertian dan Jenis Arus Laut Dunia. Pengertian Arus Laut, Faktor penyebab terjadinya Arus Laut, Jenis-jenis Arus Laut, Persebaran Arus Laut di Seluruh Dunia, Pengamatan Arus Laut, dan Pengukuran Kecepatan Arus Laut.

Pengertian Arus Laut

Sumber: paulamens.wordpress.com
Arus laut yaitu gerakan massa air secara vertikal serta horizontal hingga menuju keseimbangannya, atau gerakan air yang sangat luas yang terjadi di seluruh lautan di dunia. Arus juga merupakan gerakan mengalir sebuah massa air yang dipicu tipuan angin atau ketidaksamaan densitas atau gerakan gelombang panjang.

Faktor Pemicu Terjadinya Arus Laut 

Terjadinya arus di lautan dikarenakan oleh dua aspek terpenting, yakni:
  1. Aspek internal, seperti ketidaksamaan densitas air laut, gradien tekanan mendatar serta gesekan lapisan air. 
  2. Aspek eksternal seperti gaya tarik matahari serta bulan yang di pengaruhi oleh tahanan dasar laut serta gaya coriolis, ketidaksamaan tekanan udara, gaya gravitasi, gaya tektonik, serta angin. 

Beberapa Tipe Arus Laut 

Bersumber pada Proses Terjadinya:
  1. Arus ekman: Arus yang di pengaruhi oleh angin. 
  2. Arus termohaline: Arus yang di pengaruhi oleh densitas serta gravitas. 
  3. Arus pasut: Arus yang di pengaruhi oleh pasut. 
  4. Arus Geostropik: Arus yang di pengaruhi oleh gradien tekanan mendatar serta gaya corolis. 
  5. Arus Wind driven current: Arus yang di pengaruhi oleh pola gerakan angin serta terjadi pada susunan permukaan. 
Bersumber pada Kedalamannya:
  1. Arus permukaan: Terjadi pada beberapa ratus meter dari permukaan, bergerak dengan arah horizontal serta di pengaruhi oleh pola sebaran angin. 
  2. Arus dalam: Terjadi jauh di mendasar kolom peraran, arah gerakannya tidak di pengaruhi oleh pola sebaran angin serta membawa massa air dari daerah kutub ke daerah ekuator. 

Persebaran Arus di Seluruh Dunia

Di Samudra Pasifik 
Sumber: vemale.com
Di Bagian Utara Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Utara, adalah arus panas yang mengalir menuju ke arah barat sejajar dengan garis khatulistiwa serta diakibatkan dan di dorong oleh angin pasat timur laut. 
  2. Arus Kuroshio, adalah kelanjutan arus khatulistiwa utara, lantaran setelah tiba di dekat Filipina, arahnya menuju ke utara. Arus ini adalah arus panas yang mengalir dari kepulauan Filipina, menyusur bagian timur kepulauan Jepang serta terus ke pesisir Amerika Utara (terlebih Kanada). Arus ini di dorong oleh Angin Barat. 
  3. Arus Kalifornia, mengalir di sepanjang pesisir barat Amerika Utara ke arah selatan menuju ke khatulistiwa. Arus ini adalah kelanjutan arus kuroshio, termasuk juga arus menyimpang (dampak daratan) serta arus dingin. 
  4. Arus Oyashio, adalah arus dingin yang di dorong oleh angin timur serta mengalir dari selat Bering menuju ke selatan serta berakhir di bagian timur kepulauan Jepang, lantaran di tempat ini arus itu bertemu dengan arus Kuroshio (terhalang oleh kuroshio). Di tempat pertemuan arus dingin Oyashio dengan arus panas Kuroshio ada daerah perikanan yang kaya, sebab plankton-plankton yang terbawa oleh arus Oyashio berhenti pada daerah pertemuan dengan arus pana Kuroshio yang menjadi hangat serta tumbuh subur. 
Di Bagian Selatan Khaulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Selatan, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. Arus ini disebabkan atau didorong oleh angin pasat tenggara. 
  2. Arus Humboldt atau Arus Peru, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin bbarat yang mengalir di sepanjang barat Amerika Selatan menyusur ke arah utara. Arus ini di dorong oleh angin pusat tenggara serta termasuk juga arus dingin. 
  3. Arus Australia timur, adalah kelanjutan arus Khatulistiwa Selatan yang mengalir di sepanjang pesisir Australia Timur dari arah utara ke selatan (bagian timur Great Barrier Reef). 
  4. Arus Angin Barat, adalah kelanjutan dari beberapa arus Australia Timur yang mengalir menuju ke timur (pada lintang 30 derajat-40 derajat LS) serta sejajar dengan garis ekuator. Arus ini didorong oleh Angin Barat. 
Di Samudra Atlantik 
Sumber: rajawow.com
Di Bagian Utara Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Utara, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. Arus ini diakibatkan serta didorong oleh angin pasat timur laut. 
  2. Arus Teluk Gulfstream, adalah arus menyimpang yang segera diperkuat oleh dorongan angin besar serta adalah arus panas. Arus ini disebut dengan arus teluk sebab beberapa darinya keluar dari teluk meksiko. 
  3. Arus Tanah Hijau Timur atau Arus Greenland Timur, adalah arus dingin yang mengalir dari laue Kutub Utara ke Selatan menyusur pantai timur tanah hijau. Arus ini didorong oleh angin Timur (yang datang dari daerah kutub). 
  4. Arus Labrador, datang dari laut kutub utara yang mengalir ke selatan menyusuri pantai timur Labrador. Arus ini didorong oleh angin timur serta adalah arus dingin yang pada umumnya membawa “gunung es” yang turut dihanyutkan. 
  5. Arus Canari, adalah arus menyimpang serta termasuk juga arus dingin. Arus ini adalah kelanjutan beberapa arus teluk yang mengubah arahnya sesudah pengaruh daratan Spanyol serta mengalir ke arah selatan menyusur pantai barat Afrika Utara. 
Di Bagian Setan Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Selatan, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat, sejajar dengan garis khatulistiwa. Beberapa dari arus ini masuk ke utara (yang berbarengan dengan arus khatulistiwa utara ke Laut Karibia) sedangkan yang beberapa lagi membelok ke selatan. Arus ini disebabkan serta didorong oleh angin pasat tenggara. 
  2. Arus Brazilia, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin barat yang mengalir ke arah selatan menyusuri pantai timur Amerika Selatan (terutama Brazilia). Arus ini termasuk juga arus menyimpang serta adalah arus panas. 
  3. Arus Benguela, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin barat yang mengalir ke arah utara menyusuri pantai barat Afrika Selatan. Arus ini adalah arus dingin, yang pada akhirnya kembali jadi Arus Khatulistiwa selatan. 
  4. Arus Angin Barat, adalah kelanjutan dari beberapa Arus Brazilia yang mengalir ke arah timur (pada lintang 30 derajat-40 derajat LS) sejajar dengan garis ekuator, arus ini didorong oleh angin barat serta adalah arus dingin. 
Di Samudra Hindia 
Sumber: merdeka.com
Di Bagian Utara Khatulistiwa 

Arus laut samudra ini kondisiya tidak sama dengan samudra lain, sebab arah gerakan arus tidak tetap dalam satu tahun, tetapi berganti arah dalam ½ tahun, sesuai sama gerakan angin musim yang menimbulkannya. Arus-arus itu yaitu sebagai berikut ini:
  1. Arus Musim Barat Daya, adalah arus panas yang mengalir menuju ke timur menyusuri laut arab serta Teluk Benguela. Arus ini diakibatkan serta didorong oleh angin musim barat daya. Arus ini jalan kurang kuat sebab mendapatkan kendala dari gerakan angin pasat timur laut. 
  2. Arus Musim Timur Laut, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat menyusuri teluk Benguela serta Laut Arab. Arus ini disebabkan serta didorong oleh angin musim timur laut. Arus yang terjadi bergerak agak kuat sebab di dorong oleh dua angin yang saling menguatkan, yakni angi pasat timuur laut serta angin musim timur laut. 
Di Bagian Selatan Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Selatan, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa yang nnantinya pecah jadi dua (Arus Maskarena serta Aurs Agulhas setelah tiba di timur madagaskar). Arus ini diakibatkan serta didorong oleh angin pasat tenggara.
  2. Arus Maskarena serta Arus Agulhas, adalah arus menyimpang serta adalah arus panas. Arus ini juga merupakan kelanjutan dari pecahan Arus Khatulistiwa Selatan. Arus Maskarena mengalir menuju ke selatan menyusuri pantai Pulau Madagaskar Timur. Arus Agulhas juga mengalir menuju ke selatan menyusuri pantai pulau Madagaskar Barat. 
  3. Arus Angin Barat, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin barat yang mengalir ke bagian utara menyusur pantai barat benua Australia. Arus ini termasuk juga arus menyimpang serta merupakan arus dingin yang pada akhirnya kembali jadi Arus Khatulistiwa Selatan. 

Pengamatan Arus Laut 

Sumber: library.ucsd.edu
Dilakukan untuk memahami arah serta kecepatan air laut pada kedalaman spesifik. Metode pengamatannya memakai Current Meter, yakni dengan meletakkannya di beberapa stasiun pengamat di bawah permukaan laut.

Keuntungan Current Meter: 
  1. Bisa mengukur pada tiap kedalaman. 
  2. Pencatatanya secara automatis. 
  3. Data Ukurannya relatif teliti. 
  4. System Pengamatan 
Pengukuran kecepatan arus air disebut juga dengan Water Current Meter yang secara prinsip dibagi dalam tiga system, yakni:

Pengukuran Kecepatan Arus 
  1. System Pencacah Putaran, yakni current meter yang mengkonversi kecepatan sudut dari propeller atau baling-baling ke dalam kecepatan linear. Umumnya bentuk ini memiliki kisaran pengukuran antara 0,03–10 m/s. 
  2. System Elektromagnetik, pada system ini air dianggap sebagai konduktor yang mengalir lewat medan magnetik. Perubahan pada tegangan diterjemahkan ke dalam kecepatan. 
  3. System Akustik, pada system ini digunakan prinsip Dopler pada transduser, juga umumnya bertindak sekaligus sebagai receiver, yang memancarkan pulsa-pulsa pendek pada frekuensi spesifik. Pulsa-pulsa dari yang di terima kembali oleh receiver di mana hal itu bisa diukur sebagai kecepatan arus air.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis Arus Laut Dunia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Arus Laut di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Arus Laut. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
Back To Top