Pengertian dan Jenis-Jenis Ikatan Kimia

Pengertian dan Jenis-Jenis Ikatan Kimia. Pengertian Ikatan Kimia, dan Beragam Macam Jenis Ikatan Kimia, juga Segala Hal yang berkaitan dengan Ikatan Kimia.

Pengertian Ikatan Kimia

Sumber: akadepok.blogspot.co.id
Ikatan kimia yakni ikatan yang terbentuk antar atom atau antar molekul lewat cara:
  1. Atom yang satu melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron) 
  2. Pemakaian bersama pasangan elektron yang datang dari masing-masing atom yang berikatan 
  3. Pemakaian bersama pasangan elektron yang datang dari satu diantara atom yang berikatan 
Maksud pembentukan ikatan kimia yakni fungsi dari terjadinya pencapaian stabilitas sebuah unsur. Stabilitas unsur terjadi bila satu unsur mengikuti ketetapan oktet. Ketetapan Oktet yakni kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnnya sama dengan gas mulia.

Unsur gas mulia (Gol VIIIA) mempunyai elektron valensi sejumlah 8 (oktet) atau 2 (duplet, hanya unsur Helium). Saat sebelum memahami beberapa bentuk ikatan kimia, kita harus tahu apakah itu konfigurasi elektron. Konfigurasi elektron yakni susunan elektron-elektron pada sebuah unsur.

Susunan elektron berbentuk sub kulit-sub kulit, yang masing-masing sub kulit terbagi dalam elektron yang tidak sama. Kulit K : 2, L : 8, M : 8, N : 8. Oleh karena adanya konfigurasi elektron, kita dapat mengetahui letak unsur disistem periodik (periode serta kelompok).

Contoh:
Sumber: ujikan.com
Bentuk konfigurasi elektron Na

11Na : 2, 8, 1 à artinya, unsur Na ada pada kelompok 1, periode ke tiga.

Namun, di dalam terdapat sub kulit, untuk kelompok B pada sistem periodik, konfigurasi elektron di buat bersumber pada Azas Afbau. Dikarenakan untuk unsur yang ada di kelompok B, konfigurasi elektron memakai prinsip kulit K, L, M, N tidak bisa digunakan (Hanya untuk kelompok A), tetapi Azas Afbau dapat dipakai untuk di semua kelompok (A serta B).

Bersumber pada perubahan konfigurasi elektron yang terjadi pada pembentukan ikatan kimia, maka dari itulah ikatan kimia dibedakan jadi ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi, serta ikatan logam.

Jenis-Jenis Ikatan Kimia

Ikatan Ion

Sumber: temukanpengertian.com
Ikatan ion (elektrovalen), yakni ikatan yang terbentuk akibat adanya perpindahan (serah-terima) elektron dari satu unsur ke unsur yang lain. Kedua ikatan itu berikatan dengan adanya gaya elektrostatis. Unsur yang cenderung melepas elektron adalah unsur logam sedangkan unsur yang cenderung menerima elektron yakni unsur nonlogam.

“Ikatan yang terbentuk bila unsur logam melepas elektron serta diikuti dengan unsur nonlogam yang menerima elektron”

Dengan kata lain, satu memberi serta satu menerima

Contoh ikatan ion yakni:

Unsur Na dengan Cl yang membentuk senyawa NaCl.

11Na : 2, 8, 1 à Na+
17Cl : 2, 8, 7 à Cl-
Na+ + Cl- à NaCl

Unsur Na melepas 1 elektron valensinya hingga konfigurasi elektronnya sama juga dengan gas mulia (8), dan unsur Cl menerima 1 elektron pada kulit terluarnya sampai konfigurasi elektronnya sama juga dengan gas mulia (8). Apabila unsur melepas elektron, unsur itu bermuatan positif, namun apabila unsur menerima elektron, unsur itu bermuatan negatif.

Senyawa yang mempunyai ikatan ion salah satunya:
  1. Kelompok alkali (IA) terkecuali atom H dengan kelompok halogen (VIIA). Contoh : NaF, KI, dan CsF 
  2. Kelompok alkali (IA) terkecuali atom H dengan kelompok oksigen (VIA). Contoh : Na2S, Rb2S, Na2O 
  3. Kelompok alkali tanah (IIA) dengan kelompok oksigen (VIA). Contoh “ CaO, BaO, MgS 

Ikatan Kovalen

Sumber: rumushitung.com
Ikatan kovalen yakni ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama oleh dua atom yang berikatan. Ikatan kovalen terjadi akibat ketidakmampuan satu diantara atom yang akan berikatan untuk melepas elektron, yang dalam pembentukannya, masing-masing atom mempunyai orbital pada kulit terluar yang memuat elektron tunggal.

Serta kedua orbial itu saling tumpang-tindih (overlap) hingga satu pasangan elektron terbentuk, lantas dipakai secara bersamaan oleh kedua atom. Ikatan kovalen terbentuk oleh sesama unsur non logam.

“ikatan yang terbentuk akibat adanya pemakaian elektrom bersama antara unsur non logam”

Dengan kata lain, keduanya sama-sama memberi serta menerima

Contoh ikatan kovalen: 

Unsur H dengan N membentuk senyawa NH3

1H : 1 à H+
7N : 2, 5 à N-3
H+ + N-3 à NH3

Unsur H membutuhkan 1 elektron untuk memenuhi ketentuan oktet, sedangkan unsur N membutuhkan 3 elektron untuk memenuhi ketentuan oktet. Oleh karena itu, kedua unsur itu saling memberi dan menerima (saling memanfaatkan)

Jenis–jenis ikatan kovalen

Bersumber pada jumlah pasangan elektronnya, ikatan kovalen dibagi jadi 3, yakni:
  1. Ikatan kovalen tunggal, yakni ikatan kovalen yang memakai satu pasang elektron. Contoh: H-Cl, H-H 
  2. Ikatan kovalen rangkap dua, yakni ikatan kovalen yang memakai dua pasang elektron. Contoh: O=O 
  3. Ikatan kovalen rangkap tiga, yakni ikatan kovalen yang memakai tiga pasang elektron. Contoh: HCCH 
Bersumber pada kepolarannya, ikatan kovalen dibagi jadi 2, yakni:
  1. Ikatan kovalen polar, terjadi antara dua atom dengan keelektronegatifan berdeda (unsur yang tidak sama). Contoh: ikatan H-Cl, H-F, N-H 
  2. Ikatan kovalen nonpolar, terjadi antara dua atom dengan keelektronegatifan sama (unsur yang sama). Contoh: ikatan H-H, O=O, Cl-Cl 

Ikatan Kovalen Koordinasi 

Ikatan Kovalen Koordinasi yakni ikatan yang terbentuk lewat cara penggunaan bersama pasangan elektron yang datang dari satu diantara atom yang berikatan Pasangan Elektron Bebas (PEB), sedangkan atom yang lain hanya bisa menerima pasangan elektron yang digunakan bersama.

“Ikatan yang terbentuk bila pasangan elektron yang dipakai bersama hanya datang dari satu diantara unsur yang berikatan”

Dengan kata lain, ada satu menerima, serta ada yang tidak menerima

Contoh kovalen koordinasi: 

Senyawa NH3 dengan H+ membentuk NH4+

Ikatan Logam

Sumber: kimiadasar.com
Ikatan logam yakni ikatan yang terbentuk akibat adanya gara tarik menarik yang terjadi antara muatan pisitif dari ion-ion logam dengan muatan negatif dari elektron-elektron yang bebas bergerak. Atom-atom logam dapat diibaratkan bola ping-pong yang terjejal rapat satu sama lain.

Atom logam mempunyai sedikit elektron valensi, hingga sangat mudah untuk dilepaskan dan membentuk ion positif. dari itu kulit terluar atom logam relatif longgar 9terdapat banyak tempat kosong) sampai elektron dapat berpindah dari satu atom ke atom lain.

Mobilitas elektron dalam logam sedemikian bebas, sampai elektron valensi logam mengalami delokalisasi yaitu satu keadaan di mana elektron valensi itu tidak tetap posisinya pada satu atom, tetapi selalu berpindah-pindah dari satu atom ke atom lain.

Elektron-elektron valensi itu berbaur membentuk awan elektron yang menyelimuti ion-ion positif logam.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis-Jenis Ikatan Kimia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Ikatan Kimia di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Ikatan Kimia. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Related Posts

Pengertian dan Jenis-Jenis Ikatan Kimia
4/ 5
Oleh