Showing posts sorted by relevance for query air sungai. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query air sungai. Sort by date Show all posts
26 April 2017

Pengertian dan Jenis-Jenis Sungai

Pengertian dan Jenis-Jenis Sungai. Pengertian Sungai, Jenis-Jenis Sungai, Fungsi atau Peranan Sungai, Proses Terbentuknya Sungai, dan bagaimana Sungai bisa menjadi sebuah pembangkit listrik.

Pengertian Sungai

Sumber: tugassekolah.com
Sungai yaitu air tawar dari sumber alamiah yang mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah serta menuju atau bermuara ke laut, danau atau sungai yang lebih besar. Arus air pada bagian hulu sungai (biasanya terdapat di daerah pegunungan) umumnya lebih deras dibanding dengan arus sungai pada bagian hilir.

Aliran sungai kerapkali berliku-liku lantaran terjadinya proses pengikisan serta pengendapan di sepanjang sungai. Sungai adalah jalan air alami. mengalir menuju Samudera, Danau atau laut, atau ke sungai yang lain. Sungai juga salah satu sisi dari siklus hidrologi.

Dengan melalui Sungai adalah cara yang biasa untuk air hujan yang turun di daratan untuk mengalir ke laut atau tampungan air yang besar seperti danau.

Air dalam Sungai biasanya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan, embun, mata air, limpasan bawah tanah, serta di beberapa negara spesifik air sungai juga berasal dari lelehan es/salju.
Sungai terbagi dalam beberapa sisi, bermula dari mata air yang mengalir ke anak sungai.

Beberapa anak sungai akan bergabung untuk membuat sungai paling utama. Aliran air umumnya berbatasan dengan saluran dengan dasar serta tebing di bagian kiri serta kanan. Penghujung sungai di mana sungai berjumpa laut dikenali sebagai muara sungai.

Proses Terbentuknya Sungai

Sumber: pustakapedia.net
Air yang ada di permukaan daratan, baik air hujan, mata air, ataupun cairan gletser, akan mengalir lewat satu saluran menuju tempat yang lebih rendah.

Awal mula saluran yang dilewati ini relatif sempit serta pendek. Tetapi, secara proses alamiah aliran ini mengikis beberapa daerah yang dilaluinya. Mengakibatkan, saluran ini makin lama makin lebar serta panjang, serta terbentuklah sungai.

Jenis-Jenis Sungai

Menurut Jumlah Airnya 

Sungai Permanen 
Sumber: otonomi.co.id
Sungai Permanen yaitu sungai yang debet airnya sepanjang tahun relatif tetap.

Contoh:
  1. Sungai Kapuas, Kahayan, Barito serta Mahakam di Kalimantan. 
  2. Sungai Musi, Batanghari serta Indragiri di Sumatera. 
Sungai Periodik 
Sumber: flickr.com
Sungai Periodik yaitu sungai yang pada saat musim hujan airnya banyak, sedangkan pada musim kemarau airnya kecil.

Contoh:
  1. Sungai Bengawan Solo serta Sungai Opak di Jawa Tengah. 
  2. Sungai Progo serta Sungai Code di DI Yogyakarta. 
  3. Sungai Brantas di Jawa Timur. 
Sungai Episodik 
Sumber: sijitravel.wordpress.com
Sungai Episodik yaitu sungai yang pada musim kemarau airnya kering serta pada musim hujan airnya banyak.

Contoh:
  1. Sungai Kalada di Pulau Sumba. 

Menurut Pola Alirannya 

Pola Aliran Radial (Menjari) 

Pola aliran ini berupa seperti jari, dibedakan jadi dua yakni radial sentrifugal serta radial sentripetal.

Pola Aliran Dendritik 

Pola aliran ini tidak teratur, umumnya ada di daerah dataran atau daerah pantai.

Pola Aliran Trelis 

Pola aliran sungai ini mirip sirip. Sungai sejenis ini ada di daerah pegunungan lipatan.

pola Aliran Rectanguler 

Pola aliran sungai ini saling membuat sudut siku, pada daerah patahan atau pada batuan yang tingkat kekerasannya tidak sama.

Pola Aliran Anular 

Pola aliran ini adalah pola aliran yang semula merupakan aliran radial sentrifugal, berikutnya muncul sungai subsekuen yang sejajar, sungai obsekuen, serta resekuen. Pola aliran ini ada di daerah dome stadium dewasa.

Morfologi Sungai

Sumber: galeripustaka.com
Morfologi sungai yaitu pengetahuan yang mempelajari mengenai geometri (bentuk serta ukuran), jenis, sifat serta tingkah laku sungai dengan semua faktor serta perubahannya dalam dimensi ruang serta waktu. Dengan hal tersebut, morfologi sungai ini akan menyangkut juga karakter dinamik sungai serta lingkungannya yang saling berkaitan.

Fungsi Sungai

Sumber: satuenergi.com
Air sungai digunakan oleh manusia untuk beragam macam kepentingan, umpamanya untuk mencuci, memasak, mandi, irigasi pertanian, serta sebagai sumber air minum. Hewan serta tumbuhan memerlukan air untuk kehidupannya.

Tidak hanya itu, sungai-sungai besar dipakai sebagai fasilitas transportasi yang menghubungkan lokasi satu dengan lokasi yang lain. Air sungai juga digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis-Jenis Sungai, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Sungai di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Sungai. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.
  1. softilmu.com
05 May 2017

Pengertian dan Jenis Sedimentasi

Pengertian dan Jenis Sedimentasi. Pengertian Sedimentasi, Jenis-Jenis Sedimentasi, dan Istilah-Istilah Lain Sedimentasi.

Pengertian Sedimentasi 

Sumber: 3dgeography.co.uk
Sedimentasi yaitu terbawanya material hasil dari pengikisan serta pelapukan oleh air, angin atau gletser ke sebuah lokasi yang lantas diendapkan. Seluruh batuan hasil pelapukan serta pengikisan yang diendapkan lama kelamaan akan jadi batuan sedimen.

Hasil proses sedimentasi di sebuah tempat dengan tempat lain akan tidak sama. Berikut ini yaitu ciri bentang tempat akibat proses pengendapan bersumber pada tenaga pengangkutnya.

Pengendapan oleh air sungai 

Batuan hasil pengendapan oleh air disebut dengan sedimen akuatis. Bentang alam hasil pengendapan oleh air, diantaranya meander, oxbow lake, tanggul alam, serta delta.

Meander 

Sumber: 3dgeography.co.uk
Meander, adalah sungai yang berkelok-kelok yang terbentuk lantaran adanya ingindapan. Proses berkelok-keloknya sungai diawali dari sungai sisi hulu. Di bagian hulu, volume airnya kecil serta tenaga yang terbentuk juga kecil. Mengakibatkan sungai mulai menghindari penghambat serta mencari jalan yang paling mudah dilalui. Sementara, di bagian hulu belum terjadi pengendapan.

Di bagian tengah, yang wilayahnya datar aliran airnya lambat, hingga membentuk meander. Proses meander terjadi pada pinggir sungai, baik sisi dalam ataupun pinggir luar.

Pada bagian sungai yang aliranya cepat, akan terjadi pengikisan, sedangkan sisi pinggir sungai yang lamban alirannya, akan terjadi pengendapan. Jika hal semacam itu berlangsung secara terus-menerus akan membentuk meander.

Oxbow lake 

Sumber: writerscafe.org
Meander umumnya terbentuk pada sungai sisi hilir, sebab pengikisan serta pengendapan terjadi secara terus-menerus. Proses pengendapan yang terjadi secara terus-terusan akan mengakibatkan kelokan sungai terpotong serta terpisah dari aliran sungai, hingga terbentuk oxbow lake, atau disebut juga dengan sungai mati.

Delta 

Sumber: citiesxl.wikia.com
Pada saat aliran air mendekati muara, seperti danau atau laut, kecepatan alirannya jadi lambat. Mengakibatkan, terjadi pengendapan sedimen oleh air sungai. Pasir akan diendapkan, sedangkan tanah liat serta lumpur akan tetap terangkut oleh aliran air.

Setelah demikian lama, akan terbentuk beberapa susunan sedimen. Pada akhirnya beberapa susunan sedimen membentuk dataran yang luas di bagian sungai yang mendekati muaranya serta membentuk delta.

Pembentukan delta mesti memenuhi beberapa ketentuan. Pertama, sedimen yang dibawa oleh sungai mesti banyak saat akan masuk laut atau danau. Kedua, arus di sepanjang pantai tidak terlalu kuat. Ketiga, pantai mesti dangkal. Contoh bentang alam ini yaitu delta Sungai Musi, Kapuas, serta Kali Brantas.

Tanggul alam 

Sumber: nature.org
Jika terjadi hujan lebat, volume air bertambah secara cepat. Mengakibatkan terjadi banjir serta air meluap sampai ke pinggir sungai. Pada saat air surut, beberapa bahan yang terbawa oleh air sungai akan terendapkan di pinggir sungai. Mengakibatkan, terbentuk sebuah dataran di pinggir sungai.

Munculnya material yang tidak halus (kasar) ada pada pinggir sungai. Mengakibatkan pinggir sungai lebih tinggi dibanding dengan dataran banjir yang terbentuk. Bentang alam itu disebut dengan tanggul sungai.

Tidak hanya itu, juga ada tanggul pantai sebagai hasil dari proses pengendapan oleh laut. Kedua tanggul itu adalah tanggul alam, lantaran proses terbentuknya berjalan alami dari hasil pelaksanaan alam

Pengendapan oleh air laut 

Sumber: tenagaeksogen0006.wordpress.com
Batuan hasil pengendapan oleh air laut disebut dengan sedimen marine. Pengendapan oleh air laut disebabkan adanya gelombang. Bentang alam hasil pengendapan oleh air laut, diantaranya pesisir, spit, tombolo, serta penghambat pantai.

Pesisir adalah lokasi pengendapan di sepanjang pantai. Umumnya terdiri atas material pasir. Ukuran serta komposisi material di pantai amat banyak variasinya, bergantung pada perubahan keadaan cuaca, arah angin, serta arus laut.

Arus pantai mengangkut material yang ada di sepanjang pantai. Bila terjadi perubahan arah, arus pantai akan tetap mengangkut material material ke laut yang dalam. Saat material masuk ke laut yang dalam, terjadi pengendapan material.

Setelah demikian lama, ada akumulasi material yang ada di atas permukaan laut. Akumulasi material itu disebut dengan spit. Bila arus pantai selalu berlanjut, spit akan makin panjang. Terkadang spit terbentuk melalui teluk serta membetuk penghambat pantai (barrier beach). Jika di sekitar split ada pulau spit tersambung dengan daratan, hingga membentuk tombolo.

Pengendapan oleh angin 

Sumber: berpendidikan.com
Sedimen hasil pengendapan oleh angin disebut dengan sedimen aeolis. Bentang alam hasil pengendapan oleh angin bisa berbentuk gumuk pasir (sand dune).

Gumuk pasir terjadi akibat akumulasi pasir yang cukup banyak serta tiupan angin yang kuat. Angin mengangkut serta mengendapkan pasir di sebuah tempat secara bertahap, hingga terbentuk timbunan pasir yang disebut dengan gumuk pasir.

Pengendapan oleh gletser 

Sumber: artikelmateri.blogspot.co.id
Sedimen hasil pengendapan oleh gletser disebut dengan sedimen glacial. Bentang alam hasil pengendapan oleh gletser yaitu bentuk lembah yang semula berupa V jadi U. Pada ketika musim semi tiba, terjadi pengikisan oleh gletser yang meluncur menuruni lembah.

Batuan atau tanah hasil pengikisan juga menuruni lereng serta mengendap di lembah. Mengakibatkan, lembah yang semula berupa V jadi berupa U.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis Sedimentasi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Sedimentasi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Sedimentasi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
10 September 2014
Daur Air dan Bencana Kekeringan

Daur Air dan Bencana Kekeringan

Peristiwa daur air merupakan peristiwa sehari-hari yang sering tidak disadari oleh manusia. Daur air menghasilkan air bersih yang berguna untuk kehidupan manusia. Manusia memerlukan air bersih antara lain untuk keperluan rumah tangga, keperluan industri, dan juga pertanian. Daur air menghasilkan air yang bersih. Pada saat proses penguapan, kotoran yang ada pada air, tidak ikut menguap. Uap air yang menguap adalah uap air yang bersih. Pada saat turun hujan, air yang dihasilkan pun adalah air bersih yang siap digunakan untuk berbagai keperluan.

Air hujan yang jatuh, sebagian akan diserap oleh tanah, lalu menjadi air tanah. Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah. Air ini biasanya lebih jernih dan bersih, karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan perakaran tumbuhan. Oleh karenanya, manusia biasa memanfaatkannya menggali lubang untuk membuat sumur.

Air yang tidak terserap oleh tanah, akan terus mengalir menjadi air permukaan. Lalu, menuju tempat yang lebih rendah seperti sungai, danau, dan laut. Air permukaan adalah air hujan yang tak dapat diserap oleh tanah, sehingga mengalir di atas permukaan tanah dan kemudian menguap kembali. Air ini biasanya lebih kotor, karena mengandung lumpur. Air ini juga biasanya membawa berbagai macam material dari proses erosi.

Pada musim kemarau, air hujan yang turun menjadi berkurang. Air hujan yang turun biasanya langsung diserap oleh tanah menjadi air tanah. Air permukaan menjadi berkurang, sehingga tidak heran, pada musim kemarau, sungai-sungai dan danau menyusut jumlah airnya. Pada saat musim kemarau yang panjang, air tanah pun akan menyusut tajam. Maka, sumur-sumur penduduk pun menjadi kering. Di saat inilah bisanya terjadi kelangkaan air bersih. Jika kelangkaan air bersih terjadi dalam waktu yang panjang, maka bencana kekeringan akan terjadi.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan bacaan di atas!
1. Bagaimana proses daur air menghasilkan air yang bersih? Jelaskan!
Daur air menghasilkan air yang bersih. Pada saat proses penguapan, kotoran yang ada pada air, tidak ikut menguap. Uap air yang menguap adalah uap air yang bersih. Pada saat turun hujan, air yang dihasilkan pun adalah air bersih yang siap digunakan untuk berbagai keperluan.
2. Apakah yang dimaksud dengan air tanah?
Air tanah adalah air yang mengalir di bawah permukaan tanah. 
3. Bagaimana air tanah berbeda dari air permukaan?
Air tanah biasanya lebih jernih dan bersih, karena sudah tersaring oleh lapisan tanah dan perakaran tumbuhan.
4. Mengapa air permukaan biasanya lebih kotor dibandingkan dengan air tanah? Jelaskan!
Air tanah lebih bersih dari air permukaan karena air tanah sudah tersaring oleh lapisan tanah, sedangkan air permukaan mengandung lumpur dan berbagai macam material dadi proses erosi
5. Apakah akibat dari musim kemarau yang panjang?
Air tanah akan menyusut tajam, maka, sumur-sumur penduduk pun menjadi kering dan biasanya terjadi kelangkaan air bersih
Beberapa hal yang harus dilakukan agar sumber air seperti sungai, mata air, sumur alam, dan danau dapat tetap lestari.
Sumber Air BersihHal-Hal yang Dilakukan untuk Menjaga Kelestarian Sumber Air
Sumur alam
  1. Penghijauan dan Penanaman Pohon.
  2. Mengurangi penebangan hutan
  3. Menanam tumbuhan penyerap air 
  4. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat  tentang pentingya sumur alam
Danau
  1. Tidak membuang sampah dan limbah sembarangan di danau. 
  2. Jangan jadikan danau sebagai toilet raksasa.
  3. Jagalah hutan di sekeliling danau agar tidak ditebang, dan 
  4. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat  tentang pentingya danau.
Mata air
  1. Penghijauan dan Penanaman Pohon
  2. Mengurangi penebangan hutan
  3. Menanam tumbuhan penyerap air di sekitar sumber air
  4. Membersihkan sampah di daerah sumber-sumber air 
  5. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat  tentang pentingya sumber mata air
Sungai
  1. Melestarikan Hutan di Hulu Sungai
  2. Tidak Buang Air di Sungai atau Kali
  3. Tidak Membuang Sampah Ke Sungai
  4. Tidak Membuang Limbah Rumah Tangga dan Industri

Setelah sampai di rumah, Udin berusaha menghitung kecepatan berkurangnya air di sungai di dekat rumahnya itu. Namun sebelumnya, ia mencoba untuk memecahkan beberapa persoalan berikut.
1. Jika volume air di sebuah wadah adalah 5.000 L, dan kecepatan air keluar dari wadah itu adalah 1/2 liter per-jam. Perlu waktu berapa lamakah agar seluruh air itu habis mengalir keluar dari wadah tersebut?
Waktu yang diperlukan = 5.000 : 1 = 5.000 x 2 = 10.000. 
2
1

2. Sebuah drum berukuran besar, dapat menampung air sebanyak 150 liter. Sebuah drum berukuran lebih kecil dapat menampung air 10% dari jumlah air yang bisa ditampung drum berukuran besar tadi. Berapa banyak air yang dapat ditampung oleh lima drum berukuran besar dan lima drum berukuran kecil secara keseluruhan?
Jumlah air  = 5 x 150 + (
10
 x 150 ) = 5 x (150 + 1.500) = 5 x (150 + 15) = 5 x 165 = 825 
100
100

3. Di sebuah rumah yang berpenghuni lima orang, terdapat lima 60 botol air minum yang masing-masing berisi 1/2 liter. Jika setiap orang di rumah itu memerlukan air minum sebanyak 2 liter setiap hari, dalam berapa harikah air yang tersedia di rumah itu akan habis?
Air akan habis dalam waktu (60 x 1) : (5 x 2 )= 30 : 10 = 3
2
03 September 2014

Sungaiku Bergantung pada Hujan

Pagi itu, hujan turun deras sekali. Murid-murid SD Nusantara tampak berlarian menghindari hujan menuju bangunan sekolah. Sudah hampir seminggu hujan turun terus setiap pagi. Banyak orang yang mengeluhkan hal ini, tetapi tidak demikian halnya dengan Udin. Udin merasa senang karena hujan berarti air di sungai dekat rumahnya akan melimpah kembali. Seminggu sebelumnya, sungai tempat ia biasa bermain itu mengering. Tak sampai kering kerontang, tetapi jumlah air menurun dengan cepat.

Jumlah air yang menurun pada sumber-sumber air seperti sungai, biasanya terjadi pada musim kemarau. Pada musim kemarau, air hujan yang turun berkurang banyak. Akibatnya, jumlah air yang mengalir di sungai juga menurun.

Lihatlah kedua gambar sungai di bawah ini. Sangat berbeda, bukan? Dapatkah kamu menebak, akibat apa saja yang dialami penduduk di sekitar sungai dengan perubahan keadaan sungai seperti yang ditunjukkan pada gambar tersebut?
Tuliskan secara terperinci informasi-informasi yang kamu dapatkan dari kedua gambar tersebut. Diskusikan hasilnya dengan teman sebangkumu. Lalu, tulislah hasil temuan pengamatan tersebut.

Hasil Pengamatanku :
Gambar 1
Banjir memiliki berbagai akibat dan dampak negatif yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh bagi manusia, antara lain sebagai berikut :
  • Banjir dapat merusak sarana dan prasarana Banjir dapat menghancurkan rumah, gedung, jembatan, jalan dan masih banyak lagi.
  • Banjir memutuskan jalur transportasi. Dampak paling umum dari adalah memutuskan jalur transportasi darat. Akibat genangan air pada jalan yang cukup tinggi, motor, mobil atau bahkan truk puso / container tidak bisa melewati jalan tersebut.   Selain motor dan mobil, lalu lintas kereta api pun dapat terganggu.
  • Banjir merusak dan bahkan menghilangkan peralatan, perlengkapan, harta benda lainnya  atau bahkan jiwa manusia. Kerugian yang disebabkan banjir  diantaranya adalah kerusakan benda, alat elektronik, mesin, surat-surat berharga (sertifikat, ijazah, dll), perlengkapan rumah tangga, rumah, gedung, dan yang paling berharga: jiwa manusia.
  • Banjir dapat mengakibatkan pemadaman listrik. Listrik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Karena tingginya air / luapan banjir, listrik harus kita padamkan atau bahkan dipadamkan oleh pihak PLN. Bayangkan betapa terbatasnya aktifitas keseharian kita bila aliran listrik padam.
  • Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya banjir, otomatis akan menganggu aktifitas sehari-hari. Sekolah terganggu, kerja terganggu, bersantai pun terganggu. Karena air banjir, semua aktifitas pun terganggu atau bahkan harus dihentikan untuk sementara waktu.
  • Banjir dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian. Perekonomian terganggu karena banjir merendam sawah sehingga panen/ produksi padi terganggu, karena transportasi terputus bahan makanan yang diangkut oleh truk dapat membusuk atau mungkin membutuhkanbiaya tambahan karena harus mencari jalan alternatif walaupun lebih jauh, Produksi pabrik dihentikan sementara karena mesin produksi terendam air atau listrik dipadamkan sehingga mesin produksi tidak dapat dijalankan, dan masih banyak lagi sebab kerugian tidak berasal hanya dari rusaknya mesin tetapi juga bisa dari sisi terhambatnya / terganggunya produktifitas.
  • Banjir dapat mencemari lingkungan sekitar kita. Saat banjir datang tidak hanya air, tetapi juga membawa serta  sampah, kotoran, limbah pabrik / kimia, minyak (oli, bensin, solar, minyak tanah, dsb), dan masih banyak lagi. Selain dapat mencemari  sumber air bersih, banjir juga akan mengotori, halaman atau bahkan rumah kita sehingga menjadi tidak hiegienis.
  • Banjir dapat mendatangkan masalah / gangguan kesehatan (penyakit). Banjir menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak bersih, sehingga nyamuk dan bibit kuman penyakit mudah berkembang biak. Selain itu umumnya makanan dan minuman yang sehat akan lebih susah ditemukan (terjadi kerawanan pangan) dan juga karena terlalu sering kena air maka dapat menyebabkan kondisi tubuh menurun.
  • Banjir dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor. Semakin deras air banjir, kemungkinan untuk mengiikis pinggiran aliran banjir  akan semakin tinggi sehingga erosi atau bahkan longsor akan semakin mungkin terjadi.
Gambar 2
Akibat musim kemarau, air sungai mengering. Air sungai yang mengering mengakibatkan beberapa makhluk hidup yang hidup di sungai mati. Selain itu penebangan hutan secara membabi buta membuat daya tahan tanah dalam menampung air berkurang sehingga debitnya mengecil.

Manusia dan Air
Semua makhluk hidup, mulai dari pohon beringin yang besar hingga seekor siput yang kecil, memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya dan pertumbuhannya. Tanaman-tanaman berhijau daun memerlukan air untuk membuat makanannya. Tiga per empat bagian tubuh manusia terdiri atas air. Air diperlukan oleh hampir semua bagian tubuh manusia. Air diperlukan untuk membantu mencerna makanan. Air membantu sel darah untuk menyebarkan makanan ke semua bagian tubuh. Air juga membantu membuang kotoran sisa proses metabolisme tubuh.

Manusia menggunakan air untuk berbagai keperluan. Para petani menggunakan air untuk membantu tanamannya tumbuh dan berkembang dengan baik. Para nelayan menggunakan air untuk keperluan budidaya perikanan. Air digunakan sebagai pembangkit listrik untuk keperluan sehari-hari. Air juga digunakan sebagai
sarana transportasi. Berbagai sumber air telah ada di bumi sejak dahulu. Sungai dan danau, merupakan salah satu contoh sumber air yang terbentuk secara alami. Laut juga merupakan sumber air.

Mengapa air penting bagi kita
Air sangat penting bagi setiap orang karena air berfungsi sebagai: 
  • Proses pencernaan dan metabolisme
  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel yang rusak
  • Melarutkan dan mengeluarkan sampah dan racun dari dalam tubuh
  • Menjaga stabilitas suhu tubuh, dan keseimbangan tubuh
  • Membantu peredaran darah
  • Pemeliharaan kulit
  • Melarutkan dan membawa nutrisi keseluruh tubuh 
Di mana saja kita bisa menemukan air?
Air dapat kita temukan di laut, sungai, danau, waduk, dan lain-lain.
Macam-macam kegunaan air
Air selain digunakan sebagai air minum air juga digunakan untuk :
  • Para petani menggunakan air untuk membantu tanamannya tumbuh dan berkembang dengan baik. 
  • Para nelayan menggunakan air untuk keperluan budidaya perikanan. 
  • Air digunakan sebagai pembangkit listrik untuk keperluan sehari-hari. 
  • Air juga digunakan sebagai sarana transportasi (di daerah kalimantan)
Laporan Reportase
Persiapkan daftar pertanyaan yang akan kamu tanyakan. Lalu, tulislah pada kotak di halaman 6. Pastikan
bahwa pertanyaanmu akan memberi informasi yang kamu perlukan untuk mengidentifikasi peran air dalam kehidupan kita. Pada saat menyampaikan reportase, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu lafal, volume suara, intonasi kalimat, tempo suara, ekspresi wajah, dan kontak mata.

Pertanyaan-pertanyaan yang ingin aku ajukan tentang air :
Apa manfaat air bagi tubuh kita ?
Apa yang terjadi jika tubuh kita kekurangan air ?
Cara menjaga agar tubuh tidak kekurangan air.
Dapatkah kita hidup tanpa air?

Lembar Laporan Reportase 
Nama narasumber : dr. Agus Budiman
Reporter : Wawan AZ
Hari/tgl : Rabu 3 September 2014
Topik reportase : Manfaat Air Bagi Tubuh
Hasil reportase:
Air sangat penting bagi setiap orang karena air berfungsi sebagai: 
  • Proses pencernaan dan metabolisme
  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel yang rusak
  • Melarutkan dan mengeluarkan sampah dan racun dari dalam tubuh
  • Menjaga stabilitas suhu tubuh, dan keseimbangan tubuh
  • Membantu peredaran darah
  • Pemeliharaan kulit
  • Melarutkan dan membawa nutrisi keseluruh tubuh 
Akibat kekurangan air
1. Membuat sel-sel otak menjadi tidak aktif
Saat seseorang kekurangan pasokan air, maka dia akan mengalami dehidrasi. Dehidrasi ini dapat menyebabkan cairan otak menurun dan asupan oksigen yang seharusnya mengalir ke otak menjadi berkurang. Hal ini mengakibatkan sel-sel otak menjadi tidak aktif dan tidak berkembang, bahkan dapat menyusut.
2. Menurunkan konsentrasi
Otak memiliki komposisi yang terdiri atas cairan, dan apabila otak tidak mendapatkan asupan air yang cukup, maka akan mengganggu fungsi kognitif (kepandaian). Otak yang tidak dapat menjalankan fungsi kognitif akan membuat seseorang menjadi mudah lupa, tidak konsentrasi, hingga lemot.
3. Menyebabkan halusinasi bahkan kematian
Dehidrasi dapat menyebabkan gejala ringan seperti haus, sakit kepala, tenggorokan kering, badan panas, lelah, denyut nadi cepat, warna air kencing pekat, ataupun gejala berat seperti halusinasi bahkan kematian.
4. Menyebabkan infeksi kandung kemih
Rentan terhadap infeksi kandung kemih, karena bakteri tidak dapat keluar akibat kurang minum air putih. Adapun gejala infeksi kandung kemih dapat berupa suhu badan sedikit naik, nyeri saat buang air kecil, perasaan tidak dapat menahan buang air kecil, terdapat nyeri tekan di atas tulang kemaluan, dan bahkan mungkin terdapat darah dalam urine. Bagi perempuan disarankan untuk lebih banyak minum air putih, karena panjang saluran kemih lebih pendek dari pada pria. Banyak mengonsumsi air putih dapat membantu bakteri keluar dari saluran kemih dan mengurangi risiko infeksi kandung kemih.
5. Membuat kulit menjadi kusam
Kurang minum air putih juga dapat membuat kulit menjadi kusam. Ini karena aliran darah kapiler di kulit tidak maksimal.
6. Mengganggu fungsi ginjal
Kurang minum air putih dapat menggangu fungsi ginjal. Oleh karena itu, minumlah air putih yang cukup setiap harinya, karena air dapat membantu mempermudah proses peluruhan komponen pembentuk batu ginjal, yang pada akhirnya keluar bersama urin saat buang air kecil

Cara menjaga agar tubuh tidak kekurangan air
Minumlah air putih secukupnya, artinya tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. Minumlah air putih secara bertahap, jangan sekaligus dalam satu waktu. Contohnya, 1 gelas air setelah bangun tidur, kemudian dilanjutkan 1 gelas sebelum dan sesudah sarapan, 1 gelas sebelum dan sesudah makan siang, satu gelas sebelum dan sesudah makan malam, dan 1 gelas sebelum tidur. 

Kebutuhan air per hari untuk tiap-tiap orang berbeda bergantung pada kondisi-kondisi tertentu, yaitu aktivitas fisik, cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Untuk itu, minumlah secukupnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Minumlah saat Anda merasa haus, karena haus dan dahaga adalah indikator terbaik untuk mengetahui kapan saatnya tubuh kita membutuhkan minum.

Dapatkah kita hidup tanpa air?
Seseorang bisa hidup tanpa makanan selama lebih dari sebulan, tetapi hanya dapat hidup beberapa hari tanpa air karena sudah mutlak bahwa sebagian besar zat pembentuk tubuh manusia itu terdiri dari 73% adalah air. Tidak hanya penting bagi manusia air juga merupakan bagian yang penting bagi makhluk hidup baik hewan dan tumbuhan. Tanpa air kemungkinan tidak ada kehidupan di dunia ini karena semua makhluk hidup sangat memerlukan air untuk bertahan hidup.
      10 May 2017

      Pengertian dan Jenis Laut

      Pengertian dan Jenis Laut. Pengertian Laut, Jenis-jenis Laut, Rasa dan Kandungan Garam dalam Air Laut, dan Teknik Pengukuran Kedalaman Laut.

      Pengertian Laut

      Sumber: coralie-sissyslut.blogspot.co.id
      Laut yaitu kumpulan air asin yang sangat banyak serta luas di permukaan bumi yang memisahkan atau menghubungkan sebuah benua dengan benua yang lainnya dan juga sebuah pulau dengan pulau yang lainnya.

      Air Laut 

      Rasa Air Laut 

      Mungkin saja saat kita membahas mengenai laut, masih banyak orang yang bertanya-tanya kenapa air laut ini rasa-rasanya asin?

      Sebenarnya rasa air laut datang dari daratan, kronologinya begini. Pada saat terjadi hujan di daratan, air akan meresap ke dalam tanah dan sedikit demi sedikit akan keluar lagi lewat sungai-sungai serta pada akhirnya mencapai laut. Maka, pada saat perjalanan menuju ke laut itu, air dari daratan juga membawa mineral, hingga laut dipenuhi garam-garam mineral.

      Kita sudah tahu jika laut memiliki permukaan yang sangat luas hingga hal semacam ini jadi satu diantara aspek penguapan dalam jumlah besar, pada saat air laut menguap, yang menguap hanyalah air (H2O) sedangkan garam-garam mineral tetap tinggal bersama air laut.

      Dan itulah sebabnya, sehingga air laut rasa-rasanya menjadi asin. Kandungan keasinan air laut ini di pengaruhi oleh aspek suhu, umumnya makin panas daerah tersebut, air lautnya juga akan makin asin.

      Sesudah membaca pernyataan di atas, kita semua sudah tahu jelas, kenapa air laut rasa-rasanya bisa menjadi asin, tetapi kemudian kembali muncul lagi pertanyaan: Mengapa Air di danau rasanya tidak asin, meski sebenarnya air itu juga datang dari daratan?

      Dan, jawabannya yaitu lantaran permukaan air danau tidak cukup luas hingga penguapannya tidak terlalu besar, tujuannya air yang menguap dengan air yang masuk ke danau masih tetap seimbang serta sumber mineralnya amat terbatas, beda halnya dengan laut yang sumber mineralnya dari beragam macam penjuru dunia, kemudian berkumpul jadi satu.

      Kandungan Garam Dalam Air Laut 

      Sumber: kedaipena.com
      Air Laut mempunyai kandungan garam rata-rata 3,5 persen. Artinya dalam 1 liter (1000 mL) air laut ada 35 garam (terlebih, tetapi tidak semuanya, adalah garam dapur (NaCl)).

      Meskipun rata-rata air laut di dunia mempunyai kandungan garam kurang lebih 3,5 persen air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya. Yang Paling tawar yaitu di timur Teluk Finlandia serta di utara Teluk Bothania, keduanya bagian dari laut Baltik.

      Yang paling asin yaitu di Laut Merah, di mana suhu tinggi serta aliran terbatas membuat penguapan tinggi serta sedikit masukan air dari sungai-sungai. Kandungan garam di beberapa danau bisa lebih tinggi lagi.

      Air laut mempunyai kandungan garam lantaran bumi dipenuhi dengan garam mineral yang ada di dalam batu-batuan serta tanah. Misalnya natrium, kalium, serta Kalsium, dan lain-lain. Jika air sungai mengalir ke lautan, air itu membawa garam.

      Ombak laut yang memukul pantai dapat juga menghasilkan garam yang terdapat pada batu-batuan. Lama kelamaan air laut jadi asin lantaran banyak mengandung garam.

      Beberapa Jenis Laut 

      Sumber: 16sucai.com

      Menurut Proses Terjadinya 

      Ada beberapa bentuk laut di bumi ini, serta menurut proses terjadinya kita mengenal adanya Laut Transgresi, Laut Ingresi, serta Laut Regresi.

      Laut Transgresi 

      Laut Transgresi yaitu laut yang terjadi lantaran adanya perubahan permukaan laut secara positif (secara meluas). Perubahan permukaan ini terjadi lantaran naiknya permukaan air laut atau daratannya yang turun, hingga beberapa sisi daratan yang rendah tergenang air laut. Perubahan ini terjadi pada jaman es. Contoh laut bentuk ini yaitu Laut Jawa, Laut Arafuru, serta Laut Utara.

      Laut Ingresi 

      Laut Ingresi yaitu laut yang terjadi lantaran adanya penurnan tanah di dasar laut. Oleh karenanya laut ini kerap disebut dengan laut tanah turun. Penurunan tanah di dasar laut akan membentuk lubuk laut serta palung laut. Lubuk laut atau basin yaitu penurunan di dasar laut yang berupa bulat. Misalnya lubuk Sulu,

      Lubuk Sulawesi, serta Lubuk Karibia. Sedangkan Palung Laut atau trog yaitu penurunan di dasar laut yang memiliki bentuk memanjang. Misalnya Palung Mindanau yang dalamnya 1. 085 m, Palung Sunda yang dalamnya 7. 450 m, serta Palung Mariana yang dalamnya 10. 683 (terdalam di dunia).

      Laut Regresi 

      Laut Regresi yaitu laut yang menyempit. Penyempitan terjadi karena adanya pengendapan oleh batuan (pasir, lumpur, dan sebagainya) yang dibawa oleh sungai-sungai yang bermuara di laut itu. Penyempitan laut banyak terjadi di pantai utara pulau Jawa.
      Sumber: blog.sukawu.com

      Menurut Letaknya 

      Bersumber pada letaknya, Laut dibedakan jadi tiga, yakni Laut Tepi, Laut Pertengahan, serta Laut Pedalaman.

      Laut Tepi 

      Laut Tepi yaitu laut yang terdapat di pinggir benua (kontinen) dan seakan-akan terpisah dari samudera luas oleh daratan pulau-pulau atau jazirah. Misalnya Laut Cina Selatan dipisahkan oleh kepulauan Indonesia serta Kepulauan Filipina

      Laut Pertengahan 

      Laut Pertengahan yaitu laut yang terdapat di antara benua-benua. Lautnya dalam serta memiliki gugusan pulau-pulau. Misalnya Laut tengah di antara benua Afrika-Asia serta Eropa.

      Laut Pedalaman 

      Laut pedalaman yaitu laut-laut yang nyaris semuanya dikelilingi oleh daratan. Misalnya Laut Hitam.

      Menurut Kedalamannya 

      Dalam kelompok ini laut dibedakan bersumber pada 4 lokasi (zona), yakni Zona Lithoral, Zona Neritic, Zona Bathyal, serta Zona Abysal.

      Zona Lithoral 

      Zona ini yaitu lokasi pantai atau pesisir. Di lokasi ini pada saat air pasang akan digenangi air, serta pada saat air surut berubah jadi daratan. Oleh karenanya lokasi ini kerap juga disebut dengan Lokasi Pasang-Surut.

      Zona Neritic 

      Zona Neritic yaitu baris batas lokasi pasang surut sampai kedalaman 150 m. Pada zona ini masih tetap bisa ditembus oleh cahaya matahari hingga pada lokasi ini paling banyak terdapat beragam macam jenis kehidupan, baik hewan ataupun tumbuhan.

      Zona Bathyal 

      Zona Bathyal yaitu lokasi laut yang mempunyai kedalaman antara 150 sampai 1800 m. Lokasi ini tidak bisa tertembus cahaya matahari, oleh karenanya kehidupan organismenya tidak sebanyak yang ada di Lokasi Neritic.

      Zona Abysal 

      Zona Abysal yaitu lokasi laut yang mempunyai kedalaman melebihi dari 1800 m. Di lokasi ini suhunya sangat dingin serta tidak ada tumbuh-tumbuhan. Bentuk hewan yang bisa hidup di lokasi ini amat terbatas.

      Pengukuran Kedalaman Laut 

      Sumber: meldyiam.blogspot.co.id
      Ada dua cara yang bisa ditemuh untuk mengukur kedalaman laut, yakni dengan memakai teknik bandul timah hitam (dradloading) serta teknik Gema atau Echo Sounder atau Echoloading.

      Teknik Bandul Timah Hitam (Dradloading) 

      Teknik ini ditempuh dengan memakai tali panjang yang ujungnya diikat dengan bandul timah sebagai pemberat. Dari satu kapal tali di turunkan sampai bandul menyentuh dasar laut. Berikutnya panjang tali diukur dan itulah kedalaman laut.

      Cara ini sesungguhnya tidak terlalu tepat, lantaran tali tidak dapat tegak lurus akibat dampak arus laut. Selain itu terkadang bandul tidak sampai ke dasar laut lantaran tersangkut karang. Langkah tersebut juga membutuhkan waktu yang lama.

      Akan tetapi langkah tersebut mempunyai keunggulan yakni mengetahui bentuk batuan di dasar laut, suhu, serta mengetahui apakah di dasar laut masih tetap ada organisme yang bertahan hidup.

      Gema Duga (Echoloading) 

      Pemakaian teknik ini didasarkan pada hukum fisika mengenai perambatan serta pantulan bunyi dalam air. Isyarat bunyi yang di keluarkan dari satu perlengkapan yang dipasang di dasar kapal mempunyai kecepatan merambat rata-rata1600 m/s hingga mengenai dasar laut.

      Setelah mengenai dasar laut bunyi dipantulkan dalam bentuk gema serta di tangkap lewat satu perlengkapan yang juga dipasang di dasar kapal, jarak waktu yang dibutuhkan untuk perambatan serta pemantulan bisa diterjemahkan sebagai kedalaman laut.

      Langkah tersebut dianggap lebih praktis, cepat, dan akurat. Tetapi kita tidak bisa mendapatkan jawaban tentang suhu, bentuk batuan, serta tanda tanda kehidupan di dasar laut.

      Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis Laut, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Laut di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

      Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Laut. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

      Referensi:
      1. softilmu.com
      19 July 2015

      Bentuk Muka Bumi dan Aktivitas Penduduk Indonesia

      Indonesia terdiri atas belasan ribu pulau, baik yang berukuran besar maupun yang berukuran kecil. Jumlah pulau seluruhnya mencapai 13.466 buah. Luas wilayah Indonesia mencapai 5.180.053 km2, terdiri atas daratan seluas 1.922.570 km2 dan lautan seluas 3.257.483 km2. Wilayah lautannya lebih luas daripada wilayah daratannya. Jika kita perhatikan keadaan pulau-pulau di Indonesia, tampak adanya keragaman bentuk muka bumi. Bentuk muka bumi Indonesia dapat dibedakan menjadi dataran rendah, dataran tinggi, bukit, gunung, dan pegunungan.

      a. Dataran Rendah
      Dataran rendah adalah bagian dari permukaan bumi dengan letak ketinggian 0-200 m di atas permukaan air laut (dpal). Di daerah dataran rendah, aktivitas yang dominan adalah aktivitas permukiman dan pertanian. Di daerah ini biasanya terjadi aktivitas pertanian dalam skala luas dan pemusatan penduduk yang besar. Di Pulau Jawa, penduduk memanfaatkan lahan dataran rendah untuk menanam padi, sehingga pulau Jawa menjadi sentra penghasil padi terbesar di Indonesia. Ada beberapa alasan terjadinya aktivitas pertanian dan permukiman di daerah dataran rendah, yaitu seperti berikut.
      1. Di daerah dataran rendah, penduduk mudah melakukan pergerakan atau mobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya.
      2. Di daerah dataran rendah, banyak dijumpai lahan subur karena biasanya berupa tanah hasil endapan yang subur atau disebut tanah alluvial.
      3. Dataran rendah dekat dengan pantai, sehingga banyak penduduk yang bekerja sebagai nelayan.
      4. Daerah dataran rendah memudahkan penduduk untuk berhubungan dengan dunia luar melalui jalur laut.
      Dengan berbagai keuntungan tersebut, banyak penduduk bermukim di dataran rendah. Pemusatan penduduk di dataran rendah kemudian berkembang menjadi daerah perkotaan. Sebagian besar daerah perkotaan di Indonesia, bahkan dunia, terdapat di dataran rendah.
      bentuk muka bumi
      Aktivitas pertanian di dataran rendah umumnya adalah aktivitas pertanian lahan basah. Aktivitas pertanian lahan basah dilakukan di daerah yang sumber airnya cukup tersedia untuk mengairi lahan pertanian. Lahan basah umumnya dimanfaatkan untuk tanaman padi yang dikenal dengan pertanian sawah.

      Selain memiliki aktivitas penduduk tertentu yang dominan berkembang, dataran rendah juga memiliki potensi bencana alam. Bencana alam yang berpotensi terjadi di dataran rendah adalah banjir, tsunami, dan gempa.

      Banjir di dataran rendah terjadi karena aliran air sungai yang tidak mampu lagi ditampung oleh alur sungai. Tidak mampunya sungai menampung aliran air dapat terjadi karena aliran air dari daerah hulu
      yang terlalu besar, pendangkalan sungai, penyempitan alur sungai, atau banyaknya sampah di sungai yang menghambat aliran sungai. Bencana banjir memiliki beberapa tanda yang dapat kita lihat. Secara umum, tanda-tanda tersebut antara lain sebagai berikut :
      1. Terjadinya hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi tanpa disertai dengan proses infiltrasi/penyerapan yang baik.
      2. Air melebihi batas sempadan sungai sehingga meluap dan menggenangi daerah sekitarnya.
      3. Air yang jatuh ke permukaan tidak dapat mengalir dengan baik karena saluran drainase yang ada tidak berfungsi dengan baik sehingga air tersumbat dan tidak dapat mengalir dengan baik.
      4. Air tidak menyerap ke dalam tanah karena berkurangnya vegetasi sebagai penyerap atau penyimpan air.
      Pantai merupakan bagian dari dataran rendah yang berbatasan dengan laut. Di daerah pantai, ancaman bencana yang mengancam penduduk adalah tsunami. Kita dapat menyiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya tsunami dengan memperhatikan hal-hal berikut ini.
      1. Jika tinggal di daerah pantai dan merasakan adanya gempa kuat yang disertai dengan suara ledakan di laut, sebaiknya bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan terjadinya tsunami. Segera tinggalkan daratan pantai tempat jika gempa kuat terjadi.
      2. Jika melihat air pantai mendadak surut sehingga dasar laut tampak jelas, segera jauhi pantai karena hal itu merupakan peringatan alam bahwa akan terjadi tsunami.
      3. Tanda-tanda alam lainnya kadang terjadi seperti banyaknya ikan di pantai dan tiba-tiba banyak terdapat burung Seringkali gelombang tsunami yang kecil disusul oleh gelombang raksasa di belakangnya. Oleh karena itu, kita harus waspada.
      4. Lembaga pemerintah yang berwenang biasanya selalu memantau kemungkinan terjadinya tsunami. Oleh karena itu, jika belum ada pernyataan “keadaan aman”, sebaiknya tetap menjauhi pantai.
      Potensi bencana yang juga mengancam daerah pantai adalah gempa. Sebenarnya tidak semua wilayah pantai di Indonesia berpotensi gempa. Pantai barat Sumatra, pantai selatan Jawa sampai Nusa Tenggara berpotensi gempa. Pantai di Pulau Kalimantan relatif aman dari gempa karena jauh dari pusat gempa. Wilayah lainnya adalah Sulawesi, Maluku, Papua, dan sejumlah pulau lainnya. Ancaman gempa juga dapat terjadi di daerah perbukitan dan pegunungan.

      b. Bukit dan Perbukitan
      Bukit adalah bagian dari permukaan bumi yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya dengan ketinggian kurang dari 600 m dpal. Bukit tidak tampak curam seperti halnya gunung. Perbukitan berarti kumpulan dari sejumlah bukit pada suatu wilayah tertentu.

      Di daerah perbukitan, aktivitas permukiman tidak seperti di dataran rendah. Permukiman tersebar pada daerah-daerah tertentu atau membentuk kelompok-kelompok kecil. Penduduk memanfaatkan lahan datar yang luasnya terbatas di antara perbukitan. Permukiman umumnya dibangun di kaki atau lembah perbukitan karena biasanya di tempat tersebut ditemukan sumber air berupa mata air atau sungai

      Aktivitas ekonomi, khususnya pertanian, dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan dengan kemiringan lereng tertentu. Untuk memudahkan penanaman, penduduk menggunakan teknik sengkedan dengan memotong bagian lereng tertentu agar menjadi datar. Teknik ini kemudian juga bermanfaat mengurangi erosi atau pengikisan oleh air

      Aktivitas pertanian di daerah perbukitan, pada umumnya pertanian lahan kering. Pertanian lahan kering merupakan pertanian yang dilakukan di wilayah yang pasokan airnya terbatas atau hanya mengandalkan air hujan. Istilah pertanian lahan kering sama dengan ladang atau huma yang dilakukan secara menetap maupun berpindahpindah seperti di Kalimantan.

      Tanaman yang ditanam umumnya adalah umbi-umbian atau palawija dan tanaman tahunan (kayu dan buah-buahan). Pada bagian lereng yang masih landai dan lembah perbukitan, sebagian penduduk juga memanfaatkan lahannya untuk tanaman padi

      Daerah perbukitan sulit berkembang menjadi sebuah pusat aktivitas perekonomian, karena mobilitas manusia tidak semudah di daerah dataran sehingga pemusatan permukiman dan industri relatif terbatas. Meskipun demikian, daerah perbukitan dapat dikembangkan menjadi daerah pariwisata karena panorama alamnya yang indah dan suhu udaranya yang sejuk. Aktivitas pariwisata yang dapat dikembangkan antara lain wisata alam yang tujuannya menikmati pemandangan daerah perbukitan yang indah.

      c. Dataran Tinggi
      Dataran tinggi adalah adalah daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 meter dpal. Daerah ini memungkinkan mobilitas penduduk berlangsung lancar seperti halnya di dataran rendah. Oleh karena itu, beberapa dataran tinggi di Indonesia berkembang menjadi pemusatan ekonomi penduduk, contohnya Dataran Tinggi Bandung.

      Aktivitas pertanian juga berkembang di dataran tinggi. Di daerah ini, sebagian penduduk menanam padi dan beberapa jenis sayuran. Suhu yang tidak terlalu panas memungkinkan penduduk menanam beberapa jenis sayuran seperti tomat dan cabe Sejumlah dataran tinggi menjadi daerah tujuan wisata. Udaranya yang sejuk dan pemandangan alamnya yang indah menjadi daya tarik penduduk untuk berwisata ke daerah dataran tinggi. Beberapa dataran tinggi di Indonesia menjadi daerah tujuan wisata misalnya Bandung dan Dieng.

      Potensi bencana alam di dataran tinggi biasanya adalah banjir. Karena bentuk muka buminya yang datar, dataran tinggi berpotensi menimbulkan genangan air. Tanda-tanda bencana banjir dan upaya menghindarinya telah dijelaskan pada bagian sebelumnya

      d. Gunung dan Pegunungan
      Gunung adalah bagian dari permukaan bumi yang menjulang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah sekitarnya. Biasanya bagian yang menjulang dalam bentuk puncak-puncak dengan ketinggian 600 meter diatas permukaan laut. Pegunungan adalah bagian dari daratan yang merupakan kawasan yang terdiri atas deretan gunung-gunung dengan ketinggian lebih dari 600 meter dpal.

      Indonesia memiliki banyak gunung dan pegunungan. Sebagian gunung merupakan gunung berapi. Keberadaan gunung berapi tidak hanya menimbulkan bencana, tetapi juga membawa manfaat bagi wilayah sekitarnya. Material yang dikeluarkan oleh gunung berapi memberikan kesuburan bagi wilayah di sekitarnya. Hal itu menjadi salah satu alasan bagi penduduk untuk tinggal di wilayah sekitar gunung berapi karena lahan tersebut sangat subur untuk kegiatan pertanian.

      Gunung berapi adalah gunung yang memiliki lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat keluarnya cairan magma atau gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Ciri gunung berapi adalah adanya kawah atau rekahan. Sewaktu-waktu gunung berapi tersebut dapat meletus. Sebagian gunung yang ada di Indonesia merupakan gunung berapi yang aktif.

      Ciri gunung berapi yang aktif adalah adanya aktivitas kegunungapian seperti semburan gas, asap, dan lontaran material dari dalam gunung berapi. Di Indonesia, sebagian besar gunung berapi tersebar di sepanjang Pulau Sumatra, Jawa sampai Nusa Tenggara. Gunung berapi juga banyak ditemui di Pulau Sulawesi dan Maluku. Beberapa gunung berapi di Nusantara sangat terkenal di dunia karena letusannya yang sangat dahsyat, yaitu gunung berapi Tambora dan Krakatau.

      Penduduk yang tinggal di gunung atau pegunungan memanfaatkan lahan yang terbatas untuk pertanian. Lahan-lahan dengan kemiringan yang cukup besar masih dimanfaatkan penduduk. Komoditas yang dikembangkan biasanya adalah sayuran dan buah-buahan. Sebagian penduduk memanfaatkan lahan yang miring dengan menanam beberapa jenis kayu untuk dijual.

      Seperti halnya di daerah perbukitan, aktivitas permukiman sulit dilakukan secara luas. Hanya pada bagian tertentu saja yang relatif datar dimanfaatkan untuk permukiman. Permukiman dibangun di daerah yang dekat dengan sumber air, terutama di lereng bawah atau di kaki gunung.

      Selain pertanian, aktivitas lainnya yang berkembang adalah pariwisata. Pemandangan alam yang indah dan udaranya yang sejuk menjadi daya tarik wisata.

      Keragaman bentuk muka bumi ternyata diikuti pula oleh keragaman aktivitas penduduk dan komoditas yang dihasilkannya. Daerah pegunungan dan perbukitan pada umumnya menghasilkan produk-produk pertanian berupa sayuran, buah-buahan, dan palawija. Daerah ini memasok kebutuhan penduduk di daerah dataran yang umumnya merupakan pusat-pusat permukiman penduduk. Sebaliknya, daerah dataran menghasilkan banyak produk industri yang dikonsumsi oleh daerah lainnya.

      Mobilitas penduduk dan barang terjadi di antara daerah-daerah tersebut karena perbedaan aktivitas penduduk dan komoditas yang dihasilkannya. Potensi bencana alam di daerah pegunungan adalah longsor dan letusan gunung berapi. Tanda-tanda longsor dan upaya untuk menghindarinya telah dijelaskan pada bagian sebelumnya.
      27 March 2017

      Pengertian, Komponen, dan Macam–Macam Ekosistem

      Pengertian, Komponen, dan Macam–Macam Ekosistem. Pengertian Ekosistem, Komponen dari Sebuah Ekosistem, Macam-Macam Ekosistem, Ekosistem Darat, Ekosistem Laut. Istilah-Istilah dalam Ekosistem, Fungsi dari sebuah Ekosistem.

      Pengertian Ekosistem 

      Sumber: blingurah.com
      Dalam sebuah daerah, lingkungan atau lokasi, umpamanya hutan, kolam, danau, waduk serta lain sebagainya sudah terjadinya hubungan antar komponen biotik (makhluk hidup) serta komponen abiotik (makhluk tidak hidup).

      Misalnya satu tumbuhan membutuhkan tanah, unsur hara, sinar serta air untuk tumbuh. Lantas tumbuhan ini lantas dapat jadi sumber makanan untuk makhluk hidup yang lain seperti hewan ataupun manusia serta demikian selanjutnya.

      Momen yang di atas tadi adalah sebuah system ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan serta umumnya kita kenal dengan ekosistem.

      Sebuah system ini terbagi dalam beragam komponen yang sama-sama melengkapi serta bekerja terus-menerus serta teratur sebagai satu kesatuan yang utuh.

      Sedangkan ekologi yaitu pengetahuan sains yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme yang satu dengan tempat hidup atau habitatnya.

      Jadi dapat di ambil kesimpulan kalau ekosistem yaitu sebuah tatanan kesatuan secara utuh serta menyeluruh antara seluruh komponen lingkungan hidup yang sama-sama berhubungan serta melengkapi hingga terbentuk kesatuan yang teratur.

      Kesatuan yang utuh serta teratur ini ada pada bingkai keseimbangan yang miliki sifat dinamis. Arti dinamis di sini yaitu bisa saja sewaktu-waktu terjadi perubahan, baik besar ataupun kecil yang dikarenakan oleh tangan manusia.

      Komponen Ekosistem 

      Sumber: wikipedia.org
      Ekosistem dapat berbagai jenis bentuknya sesuai sama bentangan maupun hamparan tempat ekosistem berada. Misalnya ekosistem hutan, rawa-rawa, waduk, danau, hutan hujan tropis serta lain sebagainya.

      Walau demikian bila diurutkan bersumber pada komponen terbagi dalam komponen fisik atau tidak hidup (abiotik) serta hayati atau hidup (biotik).

      Komponen fisik atau tidak hidup misalnya udara, angin, cahaya, air, tanah, curah hujan serta lain sebagainya. Seluruh bentuk materi ini berupa daya serta materi dalam ruang lingkup ekosistem.

      Komponen abiotik atau hidup dilihat dari susunan trofiknya, terbagi dalam beberapa status sosial atau tingkatan, yaitu produsesm customer serta pengurai. Sedangkan dilihat dari manfaatnya terbagi dalam dua komponen besar yakni komponen autotrof serta heterotrof.

      Produsen 

      Produsen adalah sebuah bentuk organisme atau makhluk hidup yang dapat membentuk serta membuat makanannya sendiri dari beragam zat organik dengan lewat proses fotosintesis serta klorofil.

      Bentuk organisme ini disebut dengan autotrof sebab dapat dan mampu membentuk serta membuat makanannya sendiri dan dapat juga membantu keperluan makhluk hidup yang lain.

      Konsumen 

      Konsumen adalah beberapa kumpulan atau beberapa kelompok makhluk hidup yang mengonsumsi produsen serta hewan yang lain. Bentuk kelompok ini tidak dapat membuat makanannya sendiri dari beberapa bahan anorganik. Hingga dia amat tergantung pada organisme produsen.

      Komponen ini di kenal dengan heterotrof. Di dalam konsumen sendiri terdiri lagi beberapa tingkatan. Yaitu hewan yang mengonsumsi organisme produsen disebut dengan konsumen primer. Bentuk hewan ini terbagi dalam herbivora di dalam susunan trofik menempati tingkatan trofik kedua.

      Lantas konsumen yang mengonsumsi organisme herbivora disebut dengan konsumen sekunder yang terbagi dalam hewan karnivora ataupun omnivora. Serta konsumen sekunder ini masuk ke dalam tingkatan trofik ketiga.

      Biasanya hubungan antarkomponen biotik dalam sebuah system ekosistem umumnya saling terkait dalam system rantai makanan. Rantai makanan yang saling terkait akan membuat jaringan kehidupan yang baru.

      Pengurai 

      Pengurai adalah sebuah bentuk organisme yang tugasnya menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang lain yang sudah mati jadi beberapa zat organik. Lantas zat ini akan disimpan di dalam tanah lantas digunakan oleh tumbuhan sebagai bahan makanan (penyubur tanaman).

      Contoh organisme pengurai yaitu bakteri serta jamur. Kehadiran organisme pengurai amat dibutuhkan untuk makhluk hidup.

      Aliran Materi Serta Energi Dalam Ekosistem 

      Produsen bersamaan dengan konsumen membuat rangkai makanan lantas dibantu dengan pengurai hingga terbentuklah daur materi. Satu ekosistem akan terbentuk dengan baik bila di dalamnya ada aliran materi serta energi.

      Aliran materi akan mengalir dari mata rantai satu ke mata rantai lain dalam sebuah rantai makanan. Materi yaitu segala suatu hal yang mempunyai massa serta menempati ruang.

      Massa di sini barmakna berat serta dapat ditimbang. Dalam momen makan memakan, maka akan terjadi perpindahan materi dari organisme yang dikonsumsi menuju ke organisme yang mengonsumsi.

      Makanan yang dikonsumsi oleh organisme memiliki kandungan energi untuk menjalani kegiatan. Bersamaan dengan itu aliran materi juga ikut terbawa begitu halnya aliran energi.

      Aliran energi yaitu rentetan berurut dari perpindahan bentuk energi ke bentuk energi yang lain serta diawali dari cahaya matahari sampai ke produsen, konsumen tingkat tinggi hingga ke pengurai (saprina) di dalam tanah.

      Siklus atau daur hidup ini berlangsung dalam tatanan ekosistem. Jadi, daya tidak akan hilang akan tetapi akan beralih ke bentuk energi yang lain. Bila dalam pengetahuan fisika disebut dengan termodinamika. Yaitu hukum kekekalan energi.

      Hukum Termodinamika I menyebutkan kalau energi dapat dirubah dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain tetapi tidak bisa di ciptakan serta dimusnahkan.

      Tetapi, Hukum Termodinamika II menyatakan kalau tidak ada sebuah proses pengubahan bentuk energi yang berjalan secara prima. Serta proses pengubahan ini senantiasa meninggalkan sisa yang tidak terpakai pada proses itu.

      Jadi sisa energi yang tidak terpakai ini disebut dengan entropi. Atau dalam dunia industri disebut juga dengan limbah atau hasil pembuangan pabrik.

      Sumber energi itu banyak macamnya. Tetapi sumber energi paling utama di dunia yaitu matahari. Lantaran semua komponen kehidupan memmbutuhkan serta memakai matahari dalam proses hidupnya.

      Umpamanya saja tumbuhan memakai sinar matahari untuk proses fotosintesis serta organisme lain memerlukan cahaya matahari untuk merubah zat anorganik jadi organik atau disebut juga dengan kemoautotrof.

      Interaksi Komponen Abiotik Dengan Komponen Biotik 

      Dalam persoalan ini komponen biotik sebagian besar di pengaruhi oleh komponen abiotik. Contoh, sebatang tumbuhan amat tergantung dengan kehadiran serta petumbuhannya dari komponen abiotik, seumpamanya tanah, air, udara, cahaya.

      Mengenai beberapa bentuk tanaman cuma dapat tumbuh serta berkembang hanya di tanah tertentu saja. Demikian halnya perihal persebaran tanaman di pengaruhi juga oleh aspek cuaca serta iklim. Umpamanya, tanaman kelapa bisa tumbuh subur serta berbuah lebat cuma di daerah pesisir pantai akan tetapi tidak untuk daerah pegunungan.

      Interaksi Antarorganisme 

      Pada intinya tiap organis berhubungan dengan antarorganisme maupun dengan bentuk lain. Tetapi interaksi antarorganisme ini bisa dibedakan jadi 5 diantaranya:

      Netral 

      Netral yaitu hubungan atau hubungan tidak sama-sama mengganggu antarorganisme dalam satu habitat yang sama serta miliki sifat menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak.

      Predasi 

      Predasi yaitu interaksi atau hubungan antarorganisme mangsa serta pemangsa (predator). Artinya seekor pemangsa dalam soal ini hewan tidak dapat hidup jika tidak ada yang dimangsa.

      Parasitisme 

      Parasitime yaitu hubungan atau hubungan antarorganisme yang berbeda spesies serta miliki sifat merugikan dari masing-masing spesies yang berbeda.

      Komensalisme 

      Komensalisme yaitu interaksi atau hubungan pada dua organisme yang masing-masing berbeda spesies, spesies yang pertama diuntungkan serta spesies yang lain tidak dirugikan.

      Mutualisme 

      Mutualisme yaitu interaksi atau hubungan antar dua organisme atau lebih yang berbeda bentuk atau spesies serta sama-sama menguntungkan antar kedua belah pihak.

      Interaksi Antarpopulasi 

      Biasanya interaksi antarpopulasi terjadi cuma pada populasi yang satu dengan yang lain. Dan bersifat alelopati ataupun kompetisi. Adapun interaksi alelopti yaitu hubungan yang terjadi antar populasi yang terjadi jika populasi yang pertama menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbunya populasi lain.

      Interaksi Antarkomunitas 

      Komunitas adalah kumpulan populasi yang berbeda serta sama-sama berhubungan di dalam sebuah lokasi yang sama. Contoh, daerah padang rumput yang ditempati oleh hewan pemakan rumput yakni kuda, banteng, kelinci, rusa serta lain sebagainya.

      Beberapa Jenis Ekosistem (Bioma) 

      Nama lain dari ekosistem yaitu bioma. Meskipun kelihatannya bioma adalah bagian dari ekosistem akan tetapi dalam dunia biologi kerapkali juga menyamai ekosistem dengan bioma. Bioma yaitu komune satuan di dalam ekosistem sebagai hasil interaksi atau hubungan iklim regional atau lokasi dengan biota (makhluk hidup) serta substratnya.

      Jadi iklim maupun cuaca amat menentukan bentuk biota yang hidup di sebuah wilayah atau lokasi itu. Umpamanya, lokasi padang rumput tumbuh di daerah yang mempunyai curah hujan yang stabil.

      Bersumber pada jenis atau macam-macamnya ekosistem dibedakan jadi 2 bentuk yaitu ekosistem darat serta ekosistem perairan (ekosistem darat serta ekosistem air laut).

      Ekosistem Darat 

      Ekosistem darat yaitu lingkungan atau lokasi fisik yang berbentuk daratan. Dalam ekosistem ada beberapa kumpulan atau beberapa bioma. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bioma sama dengan ekosistem, oleh karena itu kita mengistilahkan beberapa ekosistem darat dengan bioma, salah satunya:

      Bioma Gurun 
      Sumber: satujam.com
      Bioma gurun yaitu sebuah bentuk ekosistem yang cuma ada pada daerah dengan curah hujan kurang dari 25 cm/tahun serta mempunyai suhu yang tinggi pada siang hari yaitu 45 derajat C serta suhu rendah saat malam hari yaitu 0 derajat C. Bioma gurun ada di sepanjang garis balik utara serta selatan dengan keadaan udara yang mengalami subsidensi (turun), hingga terjadi penempatan udara.

      Bioma Padang Rumput 
      Sumber: renunganhariankristen.net
      Bioma Padang Rumput yaitu bentuk ekosistem yang mempunyai curah hujan terbatas yaitu 25 cm – 30 cm/tahun. Hingga bentuk ekosistem ini tidak dapat membentuk hutan. Bioma padang rumput bisa ditemui di daerah atau lokasi tropis serta sub tropis. Misalnya negara-negara Asia Tenggara serta beberapa negara Asia Utara.

      Bioma Hutan Basah 
      Sumber: widrializa.blogspot.co.id
      Bioma Hutan Basah yaitu bentuk ekosistem dengan curah hujan yang cukup lebat atau tinggi yaitu 200 cm – 225 cm/tahun. Jenis ekosistem ini dapat dijumpai di lokasi tropis serta sub tropis.

      Bioma Hutan Gugur 
      Sumber: geographyeducation.wordpress.com
      Bioma Hutan Gugur yaitu bentuk ekosistem yang mempunyai iklim sedang atau lokasi yang beriklim 4 musim. Ciri bioma hutan gugur yaitu mempunyai curah hujan yang merata setiap tahun, pohon yang tumbuh tidak serapat dengan tumbuhan di bioma hutan basah.

      Bioma Taiga 
      Sumber: emaze.com
      Bioma Taiga yaitu bentuk ekosistem yang mempunyai ciri berdaun jarum (kolifer). Jika kita melirik di bagian selatan dari Tundra akan didapati bentuk kelompok tanaman pohon jarum. Batas antara dua bentuk ekosistem Tundra serta Taiga disebut dengan batas pohon lantaran lokasi ini masih memungkinkan tumbuhnya pohon-pohon maupun tidak.

      Bioma Tundra 
      Sumber: bioexpedition.com
      Bioma tundra yaitu bentuk ekosistem dengan lokasi yang tidak mempunyai pohon-pohon. Lokasi ini dapat diketemukan di dearah kutub yang amat dingin.

      Serta bentuk tumbuhan yang dapat bertahan di ekosistem ini cuma gulam serta lumut kerak serta tumbuhan yang dominan yaitu Sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan kayu dengan batang pendek dan rumput.

      Ekosistem Air Tawar 

      Ekosistem air tawar adalah bentuk ekosistem yang mempunyai ciri diantaranya macam suhu yang tidak menyolok, penetrasi sinar kurang serta di pengaruhi oleh iklim serta cuaca.

      Pada ekosistem air tawar umumnya tanaman yang tumbuh serta seringkali ditemui yaitu ganggang serta tumbuhan biji.

      Ekosistem air tawar bisa digolongkan berdasarkan sifatnya jadi dua bentuk yaitu air tenang serta air mengalir. Danau dan rawa masuk ke dalam kelompok ekosistem air tenang sedangkan sungai masuk ke dalam kelompok ekosistem air mengalir.

      Ekosistem Air Tawar

      Danau 
      Sumber: fairyterritory.blogspot.co.id
      Danau adalah kumpulan air yang menggenang di atas lokasi depresi atau cekungan yang luasnya dari mulai beberapa meter persegi sampai beberapa ratus meter persegi.

      Keadaan danau bila dilihat dari kedalaman memliki ketidaksamaan yang menyolok. Danau dengan kedalaman spesifik akan hidup tumbuhan serta hewan spesifik juga.

      Oleh karena itu danau dibedakan lagi jadi 4 daerah yang berbeda yakni: 
      1. Daerah Litorial, Daerah litorial yaitu sisi danau dengan kedalaman yang dangkal hingga sinar matahari dapat menembus hingga ke dasar danau secara maksimal. 
      2. Daerah Limnetik, Berbeda dengan daerah litorial, daerah limnetik yaitu daerah yang masih tetap dapat ditembus oleh cahaya matahari. Bentuk hewan yang dapat diketemukan di sini yaitu fitoplankton. Serta fitoplankton dimangsa oleh udang kecil. 
      3. Daerah Profundal, Daerah profundal yaitu daerah yang ditempati oleh hewan seperti cacing serta mikroba. Bentuk daerah ini dapat kerap disebut juga dengan daerah afotik danau. 
      4. Daerah Bentik, Daerah bentik yaitu daerah dasar danau yang ditempati oleh bentuk organisme mati serta bentos. 
      Ekosistem Air Tawar Bersumber pada Produksi Materi Organik 

      Tidak hanya dibedakan berdasarkan kedalaman serta jarak, danau dapat juga dibedakan bersumber pada produksi materi organiknya, diantaranya:
      1. Danau Oligotropik, Danau Oligotropik yaitu bentuk danau yang di dalamnya ada bentuk hewan fitoplanklon tetapi tidak produktif hingga kekurangan nutrisi. Keunikan danau ini yaitu airnya yang amat jernih, organisme yang hidup amat sedikit serta ada oksigen yang cukup sepanjang tahun. 
      2. Danau Eutropik, Danau Eutropik yaitu danau dangkal tetapi mempunyai fitoplankton yang banyak serta produktif hingga kaya akan nutrisi. Tetapi sayangnya danau ini mempunyai air yang keruh, bermacam bentuk organisme serta cukup oksigen. 
      Ekosistem Air Tawar

      Sungai 
      Sumber: dhemasdewata.blogspot.co.id
      Sungai adalah bentuk ekosistem air tawar yang mempunyai daerah yang cukup besar. Tidak sama dengan danau yang airnya cenderung diam. Air sungai mengalir dari tempat tinggi ke permukaan yang rendah.

      Hingga tidak mensupport adanya hewan plankton di lokasi ini. Tetapi, tumbuhan seperti ganggang tetap dapat berkembang oleh karena adanya cahaya matahari hingga membantu proses potosintesis serta rantai makanan.

      Belakangan ini ekosistem sungai mulai mengalami masalah lantaran pembangunan bendungan maupun waduk. Kehadiran waduk bisa memutus rantai makanan beberapa ikan yang bergerak dari hulu ke hilir untuk bertelur.

      Oleh karena itu, banyak spesies ikan hilang dari alirang sungai. Misalnya yaitu ikan sidat serta ikan pelus. Kedua ikan ini keberadaannya nyaris punah. Sebab untuk bertelur ikan pelus menempatkan telurnya di laut serta untuk mencari makanan di sungai.

      Ekosistem Air Laut 

      Sama seperti dengan darat, ekosistem air laut dibedakan jadi 4 diantaranya:

      Laut 
      Sumber: search.yahoo.co.jp
      Seperti di ketahui kalau 2/3 dari bumi yaitu laut. Air laut mempunyai kandungan garam atau NaCl yang amat tinggi terlebih laut merah. Air laut mempunyai sahu yang beragam. Di daerah beriklim tropis, suhu air laut beragam yaitu mencapai 25 derajat C serta suhu di atas serta di bawah permukaan mempunyai perbedan yang cukup besar.

      Bagian antara susunan air hangat yang ada pada bagian atas dengan yang dingin pada bagian bawah diberi nama batas termoklin. Ekosistem air laut bersumber pada letak kedalamannya dibedakan jadi 4 lokasi yaitu:
      1. Lokasi Pasang (Littoral), Lokasi pasang atau littoral adalah sisi dari dasar laut yang kering bila terjadi surut. Jadi, ikan tidak dapat hidup di lokasi ini tetapi beberapa bentuk binatang darat dapat ditemui di lokasi ini. 
      2. Lokasi Laut Dangkal (Neritic), Lokasi laut dangkal atau neritic yaitu lokasi dengan kandungan airnya sedikit hingga masih tetap memungkinkan cahaya matahari tembus ke permukaan dasar laut. Indoensia sendiri mempunyai beberapa lokasi laut yang dangkal. Misalnya Laut Jawa, Natuna, Kepulaun Riau, Selat Malaka yang kerap disebut juga landas kontinen sunda. Serta Laut Arufu yang disebut juga landas kontinen sahul. 
      3. Lokasi Lautan Dalam (Bathyal), Lokasi lautan dalam yaitu lokasi laut yang ada pada kedalaman antara 150 – 800 meter. Jadi amat susah untuk cahaya matahari yang tembus ke dasar laut seperti pada lokasi laut dangkal. 
      4. Lokasi Laut Amat Dalam (Abyssal), Lokasi laut amat dalam yaitu lokasi dengan kedalaman di bawah 800 meter. Dengan kedalaman nyaris 1 km itu amat susah untuk tanaman agar bisa hidup ataupun bertahan lantaran sumber sinar tidak dapat menembusnya. Hingga jumlah hewan ataupun tumbuhan amat terbatas terkecuali beberapa jenis hewan yang dapat bertahan di lingkungan itu. 
      Pantai 
      Sumber: pantai-indah.com
      Pantai yaitu sisi ekosistem laut yang terdapat di antara 2 ekosistem yakni ekosistem darat serta laut. Bersumber pada tata letaknya, ekosistem pantai berbatasan dengan ekosistem darat, laut ataupun daerah gunakan surut.

      Estuari 
      Sumber: thinglink.com
      Estuari yaitu tempat bertemunya antara sungai dengan laut atau umum disebut juga dengan muara. Sehinngga nutrisi yang dibawa bersamaan dengan proes erosi dapat memperkaya sungai ataupun daratan.

      Adapun salinitas di estuari di pengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut air. Di saat pasang, air laut akan masuk ke tubuh sungai untuk meningkatkan salinitasnya.

      Terumbu Karang 
      Sumber: blogs.uajy.ac.id
      Terumbu karang yaitu bentuk ekosistem yang bisa ditemui di daerah beriklim tropis dengan ciri airnya jernih, hingga amat gampang untuk cahaya matahari untuk masuk atau menembus ke permukaan laut hingga amat gampang untuk terjadinya proses fotosintesis.

      Lokasi ini didominasi oleh karang atau koral yang masuk ke dalam kelompok Cnidaria. Terumbu karang populer dengan beragam macamnya. Salah satunya ikan hias yang bernilai tinggi. Tetapi banyak dilihat lantaran ulah tangan jahil manusia keadaan terumbu karang saat ini amat memprihatinkan.

      Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Komponen, dan Macam–Macam Ekosistem, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam–Macam Ekosistem di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

      Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Ekosistem. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

      Referensi:
      1. berkahkhair.com