Showing posts sorted by relevance for query angin. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query angin. Sort by date Show all posts

Pengertian dan Macam – Macam Angin

Pengertian dan Macam – Macam Angin. Pengertian Angin, Macam – Macam Angin, Jenis – Jenis Angin, Bentuk – Bentuk Angin, Angin Muson, Angin Laut, Angin Darat, Angin Jatuh, Angin Gunung, Angin Tetap, Angin Musim, dan Angin Lembah.

Menenal Sumber Daya Alam 

Sumber: reaction13-bks.blogspot.co.id
Sumber daya alam di dunia ini ada yang bisa diperbaharui serta ada juga yang tidak bisa diperbaharui. Sumber daya alam yang bisa diperbaharui ini umumnya yaitu sumber daya alam yang dapat kita peroleh secara Cuma- Cuma atau gratis serta semua orang dapat memilikinya.

Contoh sumber daya alam yang diperoleh tidak butuh pengorbanan:

Contoh dari sumber daya alam bentuk ini yaitu air, angin, udara, serta sinar matahari. Benda- benda itu bisa dengan gampang kita peroleh di dunia ini serta benda- benda itu juga merupakan benda bebas di mana untuk memperolehnya tidak membutuhkan pengorbanan.

Tidak hanya itu sumber daya yang bisa diperbaharui ini artinya sumber daya itu bisa pulih dengan cepat sesudah dieksplor oleh manusia dalam waktu singkat. Lantas bentuk sumber daya yang kedua adalah sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui.

Contohnya sumber daya alam yang didapatkannya butuh pengorbanan:

Tidak sama dengan sumber daya alam yang pertama, sumber daya alam bentuk ini adalah bentuk jenis sumber daya alam yang tidak cepat pulih dalam waktu yang singkat atau sumber daya alam yang pemulihannya lama setelah sumber daya alam tersebut di eksplor oleh manusia secara besar- besaran.

Sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui ini umumnya kita peroleh dengan melakukan pengorbanan spesifik, seperti kita mengeluarkan uang dan lain sebagainya.

Sumber daya alam bentuk yang tidak bisa diperbaharui ini juga merupakan sumber daya alam di mana tidak semua orang memerlukan atau memakainya. Contoh dari sumber daya alam bentuk yang tidak bisa diperbaharui ini yaitu barang tambang, seperti minyak bumi, batu bara, emas, serta lain sebagainya.

Dari keterangan tentang kedua bentuk sumber daya alam itu, pastinya kita bisa menemukan letak ketidaksamaan di antara keduanya. Berikutnya, kami akan mengulas tentang satu diantara sumber daya alam yang bisa diperbaharui.

Satu diantara bentuk sumber daya alam yang bisa diperbaharui yang akan kita ulas pada kesempatan ini yaitu mengenai angin. Kita akan membahas lebih lengkap mengenai pengertian angin, macam- macam angin, karakteristik dari angin, dan juga tentang fungsi angin.

Pengertian Angin 

Sumber: kompasiana.com
Siapa yang tidak mengetahui angin? Siapa saja tentu mengenal serta tahu apakah yang dimaksud angin, baik dari anak kecil atau balita, kanak- kanak, remaja, dewasa, sampai orangtua atau lanjut usia sekalipun. Angin nyaris tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita sehari- hari.

Angin kita rasakan dalam kehidupan kita sehari- hari. Angin adalah udara yang bergerak. Bila kita mencermati mengenai tiap detil hal- hal yang ada di sekitar kita kita akan tahu begitu besarnya reaksi dari angin ini.

Bila kita mendengar suara dedaunan yang bergesekan, kita bakal tahu bahwasannya daun bisa bergerak lantaran adanya angin. Bila kita tengah berkunjung ke pantai serta kita merasakan semilir membelai tubuh kita, itu yaitu angin yang membelai kita, serta lain sebagainya.

Sadar maupun tidak, hadirnya angin ini senantiasa ada di sekitar kita serta kita juga senantiasa merasakan kemunculannya walaupun kita sendiri tidak menyadarinya.

Pengertian angin yang lainnya yaitu gerakan udara mendatar atau sejajar dengan permukaan bumi yang terjadi lantaran adanya ketidaksamaan tekanan udara antara satu tempat dengan tempat yang lain.

Angin juga disimpulkan sebagai aliran udara yang jumlahnya besar yang disebabkan oleh perputaran bumi serta lantaran adanya ketidaksamaan tekanan udara yang ada di sekelilingnya. Angin ini memiliki karakter bergerak dari daerah yang memiliki tekanan udara tinggi ke daerah yang memiliki tekanan udara rendah. Nah, itulah beberapa pengertian tentang angin.

Angin ini ternyata terbagi dalam beberapa bentuk, tidak cuma satu bentuk saja. Tahukah Anda apa sajakah yang disebut jenis- jenis angin ini? Beberapa Jenis Angin yaitu sebagai berikut ini:

Angin tetap 
Sumber: mudahnyageo.blogspot.co.id
Bentuk angin yang pertama yaitu angin tetap. Angin tetap yakni yaitu angin yang memiliki arah berhembus yang tetap sepanjang tahunnya. Angin tetap ini ini dibagi jadi dua jenis, yaitu angin pasat serta angin antipasat.

Angin pasat adalah angin yang bertiup dari daerah subtropik menuju ke equator atau khatulistiwa. Sedangkan angin antipasat adalah angin yang bertiup dari daerah equator menuju ke daerah subtropik.

Angin Muson atau Angin Musim 
Sumber: harianjogja.com
Angin Muson atau angin Munsoon atau angin moonsun adalag angin yang berhembus secara periodik (minimum 3 bulan) serta antara periode yang satu dengan periode yang lain memiliki pola yang berlawanan yang berganti ganti arah secara berlawanan pada stiap setengah tahunnya.

Setengah tahun pertama umumnya akan bertiup angin darat yang kering serta setengah tahun selanjutnya akan bertiup angin laut yang punya sifat basah. Terjadinya angin muson ini bisa dijelaskan secara ilmiah.

Pada bulan Oktober sampai April, matahi ada di belahan langit selatan, hingga benua Australia akan lebih banyak disinari matahari atau mendapatkan panas yang lebih dari pada benua Asia. Hal semacam ini menyebabkan di Australia ada pusat tekanan udara rendah atau depresi, lalu di Asia ada pusat tekanan udara tinggi atau kompresi.

Kondisi yang seperti ini akan menyebaban arus angin bertiup dari benua Asia menuju ke Australia. Di Indonesia sendiri, angin ini adalah angintumir laut di belahan bumi utara serta angin barat di belahan bumi selatan. Lantaran angin ini melalui samudera Pasifik serta samudera Hindiam angin ini akan membawa banyak uap air, hingga di Indonesia terjadi musim penghuan.

Sedangkan pada bulan April sampai Oktober, matahari akan ada di belahan alangit utara, hingga benua Asia akan menadapatkan panas yang lebih dari pada benua Australia.

Hal semacam ini menyebabkan di Asia ada pusat- pusat tekanan udara yang rendah, sedangkan di Audtralia akan ada tekanan- tekanan udara yang tinggi yang akan mengakibatkan angin bertiup dari Australia ke Asia.

Di Indonesia angin ini disebut dengan angin musim timur di belahan bumi selatan serta angin musim barat daya di belahan bumi utara. Lantaran nagin yang bertiup ini tidak melalui samudera angin ini tidak banyak mengandung uap air, dari itu ketika angin ini bertiup, Iklim di Indonesia sedang terjadi musim kemarau.

Dari penjelasan di atas, bisa diperoleh rangkuman kalau angin muson ini dibedakan jadi dua jenis, yaitu: 
  1. Angin muson barat atau angin musim barat, yaitu angin yang berhembus dari Asia ke Australia serta membawa curah hujan hingga di Indonesia terjadi musim penghujan. Angin ini bertiup pada bulan Oktober sampai dengan bulan April. 
  2. Angin muson timur atau angin musim timur, yaitu angin yang bertiup dari Australia ke Asia serta tidak membawa curah hujan hingga di Indonesia terjadi musim kemarau. Angin ini bertiup pada bulan April sampai dengan bulan Oktober. 
Angin Darat 
Sumber: lenterabumi.com
Angin darat adalah angin yang bertiup dari daratan ke lautan. Angin ini umumnya bertiup saat malam hari yaitu pada jam 20.00 sampai jam 16.00 dan angin ini kerapkali digunakan oleh nelayan - nelayan tradisional untuk pergi melalut.

Angin Laut 
Sumber: search.yahoo.co.jp
Bila ada angin darat, pastinya ada yang namanya angin laut. Angin laut ini adalah angin yang bertiup dari lauta menuju ke daratan. Angin ini biasanya bertiup pada siang hari, yaitu mulai jam 09.00 sampai jam 16.00 dan angin ini biasanya digunakan nelayan tradisional untuk menuju pulang setelah melaut.

Angin Lembah 
Sumber: serbater.com
Angin lembah adalah angin yang bertiup dari lembah menuju ke puncak gunung. Angin ini umumnya terjadi pada siang hari.

Angin Gunung 
Sumber: news.liputan6.com
Angin gunung adalah kebalikan dari angin lembah, yaitu adalah angin yang bertiup dari puncak gunung ke lembah serta umumnya terjadi saat malam hari.

Angin Fohn atau Angin Jatuh 
Sumber: pendidikan60detik.blogspot.co.id
Angin Fohn atau angin jatuh adalah satu angin yang terjadi sesuai sama bentuk jenis hujan seperti hujan orogafis. Angin ini bertiup di suatu lokasi spesifik dengan temperatur dan kelengasan yang berbeda juga.

Angin ini terjadi lantaran adanya gerakan massa udara yang naik ke pegunungan yang tingginya melebihi dari 200 meter, naik pada satu sisi kemudian turun lagi di sisi yang lain. Angin Fohn yang jatuh dari puncak gunung punya sifat panas serta kering yang disebabkan uap air itu udah dibuang pada saat hujan orogafis.

Proses Terjadinya Angin 

Berikutnya kita akan mengulas tentang proses terjadinya angin. Seperti sebuah fenomena alam yang lain, angin ini juga memiliki proses terjdinya sendiri hingga dapat terbentuklah angin.

Udah dikatakan sebelumnya bahwasannya angin ini bertiup dari tempat yang memiliki tekanan udara tinggi ke daerah yang memiliki tekanan udara rendah. Momen bergeraknya udara dalam bentuk angin ini akan sama juga dengan momen bergeraknya air.

Bila dua daerah menerima penyinaran matahari yang berbeda, akan berbeda juga tentang suhu serta tekanan udara yang dipunyainya. Daerah yang menerima cahaya matahari lebih banyak akan memiliki tekanan udara yang lebih kecil.

Hal semacam ini akan menyebabkan udara yang bergerak dari daerah yang mempunyai tekanan udara lebih tinggi ke daerah yang memiliki tekanan udara lebih rendah. Demikianlah tentang proses terjadinya angin. Dalam proses terjadinya angin ini di pengaruhi oleh beberapa faktor spesifik yang diberi nama sebagai aspek- aspek yang memengaruhi proses terjadinya angin.

Aspek-aspek yang Memengaruhi Proses Terjadinya Angin 

Dalam proses terjadinya angin ini ada beberapa aspek yang bisa memengaruhinya. Beberapa aspek yang memengaruhi proses terjadinya angin ini diantaranya: 
  1. Gradien Barometris, adalah bilangan yang menunjukkan ketidaksamaan tekanan udara dari 2 isobar yang memiliki jarak 111 km. makin besar gradien barometrisnya, makin cepat tiupan dari angin itu. 
  2. Letak tempat. Kecepatan angin yang ada di dekat khatulistiwa lebih cepat dari temapat yang ada jauh dari garis khatulistiwa. 
  3. Ketinggian tempat. Makin tinggi sebuah tempat angin yang bertiup akan makin kencang. Hal semacam ini disebabkan karena dampak gaya gesekan yang menghalangi laju udara. 
  4. Angin akan bergerak lebih cepat dari pada angin pada malam hari. 
Sifat-Sifat Angin 

Seperti halnnya manusia serta beberapa hal alamiah yang lain, angin ini dapat memiliki karakter spesifik. Beberapa karakter yang dimiliki oleh angin diantaranya yaitu: 
  1. Angin mengakibatkan tekanan pada permukaan yang menentang arah angin itu. 
  2. Angin mempercepat pendinginan dari benda yang memiliki dasar panas. 
  3. Kecepatan angin itu amat beragam dari satu tempat ke tempat yang lain, dan dari waktu ke waktu. 
Itulah beberapa mengenai jenis- jenis angin yang bisa kita pahami. Kemudian, apa sesungguhnya manfaat dari angin ini?

Manfaat Angin 
Sumber: manfaat.co.id
Tahukah Anda bahwasannya angin ini memiliki manfaat yang amat besar untuk kehidupan manusia sehari- hari? Beberapa manfaat angin secara umum diantaranya: 
  1. Sebagai pembangkit listrik tenaga angin 
  2. Membantu penyerbukan bunga- bunga 
  3. Membantu mengirinhkan benda yang basah, serta lain sebagainya. 
Sedangkan secara khusus maupun bersumber pada macamnya manfaat angin-angin itu diantaranya: 
  1. Angin muson memiliki manfaat mendatangkan musim hujan serta kemarau untuk Indonesia. 
  2. Angin darat untuk membantu menghantarkan nelayan pergi mencari ikan. 
  3. Angin laut, membantu nelayan pulang dari melaut.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Macam – Macam Angin, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Angin di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Angin. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. ilmugeografi.com

Pengertian dan Jenis Arus Laut Dunia

Pengertian dan Jenis Arus Laut Dunia. Pengertian Arus Laut, Faktor penyebab terjadinya Arus Laut, Jenis-jenis Arus Laut, Persebaran Arus Laut di Seluruh Dunia, Pengamatan Arus Laut, dan Pengukuran Kecepatan Arus Laut.

Pengertian Arus Laut

Sumber: paulamens.wordpress.com
Arus laut yaitu gerakan massa air secara vertikal serta horizontal hingga menuju keseimbangannya, atau gerakan air yang sangat luas yang terjadi di seluruh lautan di dunia. Arus juga merupakan gerakan mengalir sebuah massa air yang dipicu tipuan angin atau ketidaksamaan densitas atau gerakan gelombang panjang.

Faktor Pemicu Terjadinya Arus Laut 

Terjadinya arus di lautan dikarenakan oleh dua aspek terpenting, yakni:
  1. Aspek internal, seperti ketidaksamaan densitas air laut, gradien tekanan mendatar serta gesekan lapisan air. 
  2. Aspek eksternal seperti gaya tarik matahari serta bulan yang di pengaruhi oleh tahanan dasar laut serta gaya coriolis, ketidaksamaan tekanan udara, gaya gravitasi, gaya tektonik, serta angin. 

Beberapa Tipe Arus Laut 

Bersumber pada Proses Terjadinya:
  1. Arus ekman: Arus yang di pengaruhi oleh angin. 
  2. Arus termohaline: Arus yang di pengaruhi oleh densitas serta gravitas. 
  3. Arus pasut: Arus yang di pengaruhi oleh pasut. 
  4. Arus Geostropik: Arus yang di pengaruhi oleh gradien tekanan mendatar serta gaya corolis. 
  5. Arus Wind driven current: Arus yang di pengaruhi oleh pola gerakan angin serta terjadi pada susunan permukaan. 
Bersumber pada Kedalamannya:
  1. Arus permukaan: Terjadi pada beberapa ratus meter dari permukaan, bergerak dengan arah horizontal serta di pengaruhi oleh pola sebaran angin. 
  2. Arus dalam: Terjadi jauh di mendasar kolom peraran, arah gerakannya tidak di pengaruhi oleh pola sebaran angin serta membawa massa air dari daerah kutub ke daerah ekuator. 

Persebaran Arus di Seluruh Dunia

Di Samudra Pasifik 
Sumber: vemale.com
Di Bagian Utara Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Utara, adalah arus panas yang mengalir menuju ke arah barat sejajar dengan garis khatulistiwa serta diakibatkan dan di dorong oleh angin pasat timur laut. 
  2. Arus Kuroshio, adalah kelanjutan arus khatulistiwa utara, lantaran setelah tiba di dekat Filipina, arahnya menuju ke utara. Arus ini adalah arus panas yang mengalir dari kepulauan Filipina, menyusur bagian timur kepulauan Jepang serta terus ke pesisir Amerika Utara (terlebih Kanada). Arus ini di dorong oleh Angin Barat. 
  3. Arus Kalifornia, mengalir di sepanjang pesisir barat Amerika Utara ke arah selatan menuju ke khatulistiwa. Arus ini adalah kelanjutan arus kuroshio, termasuk juga arus menyimpang (dampak daratan) serta arus dingin. 
  4. Arus Oyashio, adalah arus dingin yang di dorong oleh angin timur serta mengalir dari selat Bering menuju ke selatan serta berakhir di bagian timur kepulauan Jepang, lantaran di tempat ini arus itu bertemu dengan arus Kuroshio (terhalang oleh kuroshio). Di tempat pertemuan arus dingin Oyashio dengan arus panas Kuroshio ada daerah perikanan yang kaya, sebab plankton-plankton yang terbawa oleh arus Oyashio berhenti pada daerah pertemuan dengan arus pana Kuroshio yang menjadi hangat serta tumbuh subur. 
Di Bagian Selatan Khaulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Selatan, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. Arus ini disebabkan atau didorong oleh angin pasat tenggara. 
  2. Arus Humboldt atau Arus Peru, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin bbarat yang mengalir di sepanjang barat Amerika Selatan menyusur ke arah utara. Arus ini di dorong oleh angin pusat tenggara serta termasuk juga arus dingin. 
  3. Arus Australia timur, adalah kelanjutan arus Khatulistiwa Selatan yang mengalir di sepanjang pesisir Australia Timur dari arah utara ke selatan (bagian timur Great Barrier Reef). 
  4. Arus Angin Barat, adalah kelanjutan dari beberapa arus Australia Timur yang mengalir menuju ke timur (pada lintang 30 derajat-40 derajat LS) serta sejajar dengan garis ekuator. Arus ini didorong oleh Angin Barat. 
Di Samudra Atlantik 
Sumber: rajawow.com
Di Bagian Utara Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Utara, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa. Arus ini diakibatkan serta didorong oleh angin pasat timur laut. 
  2. Arus Teluk Gulfstream, adalah arus menyimpang yang segera diperkuat oleh dorongan angin besar serta adalah arus panas. Arus ini disebut dengan arus teluk sebab beberapa darinya keluar dari teluk meksiko. 
  3. Arus Tanah Hijau Timur atau Arus Greenland Timur, adalah arus dingin yang mengalir dari laue Kutub Utara ke Selatan menyusur pantai timur tanah hijau. Arus ini didorong oleh angin Timur (yang datang dari daerah kutub). 
  4. Arus Labrador, datang dari laut kutub utara yang mengalir ke selatan menyusuri pantai timur Labrador. Arus ini didorong oleh angin timur serta adalah arus dingin yang pada umumnya membawa “gunung es” yang turut dihanyutkan. 
  5. Arus Canari, adalah arus menyimpang serta termasuk juga arus dingin. Arus ini adalah kelanjutan beberapa arus teluk yang mengubah arahnya sesudah pengaruh daratan Spanyol serta mengalir ke arah selatan menyusur pantai barat Afrika Utara. 
Di Bagian Setan Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Selatan, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat, sejajar dengan garis khatulistiwa. Beberapa dari arus ini masuk ke utara (yang berbarengan dengan arus khatulistiwa utara ke Laut Karibia) sedangkan yang beberapa lagi membelok ke selatan. Arus ini disebabkan serta didorong oleh angin pasat tenggara. 
  2. Arus Brazilia, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin barat yang mengalir ke arah selatan menyusuri pantai timur Amerika Selatan (terutama Brazilia). Arus ini termasuk juga arus menyimpang serta adalah arus panas. 
  3. Arus Benguela, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin barat yang mengalir ke arah utara menyusuri pantai barat Afrika Selatan. Arus ini adalah arus dingin, yang pada akhirnya kembali jadi Arus Khatulistiwa selatan. 
  4. Arus Angin Barat, adalah kelanjutan dari beberapa Arus Brazilia yang mengalir ke arah timur (pada lintang 30 derajat-40 derajat LS) sejajar dengan garis ekuator, arus ini didorong oleh angin barat serta adalah arus dingin. 
Di Samudra Hindia 
Sumber: merdeka.com
Di Bagian Utara Khatulistiwa 

Arus laut samudra ini kondisiya tidak sama dengan samudra lain, sebab arah gerakan arus tidak tetap dalam satu tahun, tetapi berganti arah dalam ½ tahun, sesuai sama gerakan angin musim yang menimbulkannya. Arus-arus itu yaitu sebagai berikut ini:
  1. Arus Musim Barat Daya, adalah arus panas yang mengalir menuju ke timur menyusuri laut arab serta Teluk Benguela. Arus ini diakibatkan serta didorong oleh angin musim barat daya. Arus ini jalan kurang kuat sebab mendapatkan kendala dari gerakan angin pasat timur laut. 
  2. Arus Musim Timur Laut, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat menyusuri teluk Benguela serta Laut Arab. Arus ini disebabkan serta didorong oleh angin musim timur laut. Arus yang terjadi bergerak agak kuat sebab di dorong oleh dua angin yang saling menguatkan, yakni angi pasat timuur laut serta angin musim timur laut. 
Di Bagian Selatan Khatulistiwa 
  1. Arus Khatulistiwa Selatan, adalah arus panas yang mengalir menuju ke barat sejajar dengan garis khatulistiwa yang nnantinya pecah jadi dua (Arus Maskarena serta Aurs Agulhas setelah tiba di timur madagaskar). Arus ini diakibatkan serta didorong oleh angin pasat tenggara.
  2. Arus Maskarena serta Arus Agulhas, adalah arus menyimpang serta adalah arus panas. Arus ini juga merupakan kelanjutan dari pecahan Arus Khatulistiwa Selatan. Arus Maskarena mengalir menuju ke selatan menyusuri pantai Pulau Madagaskar Timur. Arus Agulhas juga mengalir menuju ke selatan menyusuri pantai pulau Madagaskar Barat. 
  3. Arus Angin Barat, adalah kelanjutan dari beberapa arus angin barat yang mengalir ke bagian utara menyusur pantai barat benua Australia. Arus ini termasuk juga arus menyimpang serta merupakan arus dingin yang pada akhirnya kembali jadi Arus Khatulistiwa Selatan. 

Pengamatan Arus Laut 

Sumber: library.ucsd.edu
Dilakukan untuk memahami arah serta kecepatan air laut pada kedalaman spesifik. Metode pengamatannya memakai Current Meter, yakni dengan meletakkannya di beberapa stasiun pengamat di bawah permukaan laut.

Keuntungan Current Meter: 
  1. Bisa mengukur pada tiap kedalaman. 
  2. Pencatatanya secara automatis. 
  3. Data Ukurannya relatif teliti. 
  4. System Pengamatan 
Pengukuran kecepatan arus air disebut juga dengan Water Current Meter yang secara prinsip dibagi dalam tiga system, yakni:

Pengukuran Kecepatan Arus 
  1. System Pencacah Putaran, yakni current meter yang mengkonversi kecepatan sudut dari propeller atau baling-baling ke dalam kecepatan linear. Umumnya bentuk ini memiliki kisaran pengukuran antara 0,03–10 m/s. 
  2. System Elektromagnetik, pada system ini air dianggap sebagai konduktor yang mengalir lewat medan magnetik. Perubahan pada tegangan diterjemahkan ke dalam kecepatan. 
  3. System Akustik, pada system ini digunakan prinsip Dopler pada transduser, juga umumnya bertindak sekaligus sebagai receiver, yang memancarkan pulsa-pulsa pendek pada frekuensi spesifik. Pulsa-pulsa dari yang di terima kembali oleh receiver di mana hal itu bisa diukur sebagai kecepatan arus air.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis Arus Laut Dunia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Arus Laut di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Arus Laut. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Keadaan Iklim Indonesia

Alam Indonesia dikenal sangat indah dan kaya akan berbagai sumber daya alam. Tidak heran jika banyak wisatawan dari berbagai negara tertarik dan datang ke Indonesia. Kegiatan pariwisata pun berkembang di sejumah wilayah seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, dan lain-lain sehingga mendatangkan keuntungan ekonomi yang tidak sedikit. Tuhan telah berikan pada kita semua berupa hutan, sungai, danau, gunung dan pegunungan yang tampak memesona. Ingatlah, keindahan tersebut tidak semua negara memilikinya. Banyak negara yang sebagian wilayahnya hanya berupa padang pasir, hamparan es, padang rumput, dan lain-lain.

Keadaan alam Indonesia dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu keadaan fisik wilayah serta keadaan flora dan fauna. Keadaan fisik wilayah terdiri atas keadaan iklim dan keadaan bentuk permukaan bumi (kondisi fisografis) yang kemudian akan menentukan jenis tanahnya. Sementara keadaan flora dan fauna menyangkut jenis keragaman dan sebarannya.

Keadaan Iklim Indonesia
Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah dalam jangka waktu yang relatif lama. Cuaca adalah keadaan suhu udara, tekanan udara, curah hujan, angin, sinar matahari pada waktu dan tempat tertentu. Letak astronomis Indonesia yang berada di wilayah tropis membuat Indonesia beriklim tropis. Ciri iklim tropis adalah suhu udara yang tinggi sepanjang tahun, dengan rata-rata tidak kurang dari 18° C, yaitu sekitar 27° C. Di daerah tropis, tidak ada perbedaan yang jauh atau berarti antara suhu pada musim hujan dan suhu pada musim kemarau. Ciri daerah tropis lainnya adalah lama siang dan lama malam hampir sama yaitu sekitar 12 jam siang dan 12 jam malam.
iklim
Keadaan iklim di Indonesia dipengaruhi oleh tiga jenis iklim, yaitu iklim musim, iklim laut, dan iklim panas. Gambaran tentang ketiga jenis iklim tersebut adalah seperti berikut.
  1. Iklim musim, dipengaruhi oleh angin musim yang berubah-ubah setiap periode waktu tertentu. Biasanya satu periode perubahan adalah enam bulan.
  2. Iklim laut, terjadi karena Indonesia memiliki wilayah laut yang luas sehingga banyak menimbulkan penguapan dan akhirnya mengakibatkan terjadinya hujan.
  3. Iklim panas, terjadi karena Indonesia berada di daerah tropis. Suhu yang tinggi mengakibatkan penguapan yang tinggi dan berpotensi untuk terjadinya hujan.
Ketiga jenis iklim tersebut berdampak pada tingginya curah hujan di Indonesia. Curah hujan di Indonesia bervariasi antarwilayah, tetapi umumnya sekitar 2.500 mm/tahun. Walaupun angka curah hujan bervariasi antarwilyah di Indonesia, tetapi pada umumnya curah hujan tergolong besar. Kondisi curah hujan yang besar ditunjang dengan penyinaran matahari yang cukup membuat Indonesia sangat cocok untuk kegiatan pertanian sehingga mampu memenuhi kebutuhan penduduk akan pangan.

Hal yang menarik bagi Indonesia adalah terjadinya angin muson. Angin muson adalah angin yang terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara antara samudra dan benua. Pada saat samudra menerima penyinaran matahari, diperlukan waktu yang lebih lama untuk memanaskan samudra. Sementara itu, benua lebih cepat menerima panas. Akibatnya, samudra bertekanan lebih tinggi dibandingkan dengan benua, maka bergeraklah udara dari samudra ke benua.

Pada saat musim hujan di Indonesia (Oktober sampai April), angin muson yang bergerak dari Samudra Pasifik menuju wilayah Indonesia dibelokkan oleh gaya corioli sehingga berubah arahnya menjadi angin barat atau disebut angin muson barat. Gaya coriolis adalah gaya semu akibat pengaruh rotasi bumi sehingga angin seolah-olah dibelokkan ke arah kanan dari Belahan Bumi Utara (BBU) dan dibelokkan ke kiri dari Belahan Bumi Selatan. Pada saat bergerak menuju wilayah Indonesia, angin muson dari Samudra Pasifik telah membawa banyak uap air sehingga diturunkan sebagai hujan di Indonesia. 

Peristiwa sebaliknya terjadi pada saat musim kemarau (Mei sampai September). Pada saat itu, angin muson dari Benua Australia atau disebut angin timur yang bertekanan maksimun bergerak menuju Benua Asia yang bertekanan minimum melalui wilayah Indonesia.

Karena Benua Australia sekitar 2/3 wilayahnya berupa gurun, udara yang bergerak tadi relatif sedikit uap air yang dikandungnya. Selain itu, udara tadi hanya melewati wilayah lautan yang sempit antara Australia dan Indonesia sehingga sedikit pula uap yang dikandungnya. Pada saat itu, di Indonesia terjadi musim kemarau.

Unsur-unsur Iklim
Walaupun cuaca dan iklim berbeda, tetapi unsur-unsur yang membentuknya adalah sama. Unsur-unsur pembentuk cuaca dan iklim adalah sebagi berikut

1.Penyinaran Matahari
Matahari merupakan pengatur iklim di bumi yang sangat penting dan menjadi sumber energi utama di bumi. Energi matahari dipancarkan ke segala arah dalam bentuk gelombang elektromagnetik. Penyinaran Matahari ke Bumi dipengaruhi oleh kondisi awan dan perbedaan sudut datang sinar matahari.

2.Suhu Udara
Suhu udara adalah keadaan panas atau dinginnya udara yang sifatnya menyebar dan berbeda-beda pada daerah tertentu. Persebaran secara horizontal menunjukkan suhu udara tertinggi terdapat di daerah tropis garis ekuator (garis khayal yang membagi bumi menjadi bagian utara dan selatan) dan semakin ke arah kutub suhu udara semakin dingin. Sedang persebaran secara vertikal menunjukkan, semakin tinggi tempat, maka suhu udara semakin dingin. Alat untuk mengukur suhu disebut termometer.

3.Kelembapan Udara (humidity)
Dalam udara terdapat air yang terjadi karena penguapan. Makin tinggi suhu udara, makin banyak uap air yang dikandungnya. Hal ini berarti, makin lembablah udara tersebut. Jadi, Humidity adalah banyaknya uap air yang dikandung oleh udara. Alat pengukurnya adalah higrometer.

4. Awan
Awan merupakan massa dari butir-butir kecil air yang larut di lapisan atmosfer bagian bawah. Awan dapat menunjukkan kondisi cuaca.

5.Curah Hujan
Curah hujan adalah jumlah hujan yang jatuh di suatu daerah selama waktu tertentu. Untuk mengetahui besarnya curah hujan digunakan alat yang disebut penakar hujan (Rain Gauge).

6.Angin
Angin adalah udara yang berggerak dari daerah yang bertekanan tinggi (maksimum) ke daerah yang bertekanan rendah (minimum). Perbedaan tekanan udara disebabkan oleh adanya perbedaan suhu udara. Bila suhu udara tinggi, berarti tekanannya rendah dan sebaliknya. Alat untuk mengukur arah dan kecepatan angin disebut anemometer.

Ciri-ciri Iklim Panas/Tropis
Letak astronomis indonesia terletak di antara 6° LU-11° LS dan 95° BT-141° BT sehingga Indonesia termasuk dalam iklim tropis. Berikut adalah karakteristik iklim tropis.
  1. Suhu udara rata-rata tinggi, karena matahari selalu vertikal. Umumnya suhu udara antara 20–23° C. bahkan di beberapa tempat rata-rata suhu tahunannya mencapai 30°C.
  2. Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil. Di khatulistiwa antara 1°C – 5°C, sedangkan amplitudo hariannya lebih besar.
  3. Tekanan udaranya rendah dan perubahannya secara perlahan dan beraturan.
  4. Hujan banyak dan lebih banyak dari daerah-daerah lain di dunia.
  5. Di pengaruhi oleh pergerakan peredaran matahari yang menyebabkan peredaran pola angin sehingga terdapat dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.
  6. Di beberapa pulau besar seperti sumatra, jawa, kalimantan, sulawesi, dan papua terdapat gunung-gunung yang tinggi sehingga memengaruhi variasi unsur iklim di setiap wilayahnya.
  7. Indonesia juga memiliki iklim tropis, hal ini di pengaruhi bentuk wilayah indonesia yang berupa kepulauan. Sebagian besar tanah daratan indonesia di kelilingi oleh laut atau samudra. Itulah sebabnya di indonesia terdapat iklim laut. Sifat iklim ini lembab dan banyak mendatangkan hujan.

Menikmati Pemandangan Eksotis di Batu Ratapan Angin Dieng


Menikmati Pemandangan Eksotis di Batu Ratapan Angin Dieng, Tempat Wisata Terindah - Ada banyak sekali spot yang digunakan untuk menikmati keindahan alam di Dataran tinggi Dieng. Di Bukit Sikunir anda dapat melihat sunrise yang menakjubkan, kemudian di Gardu Pandang Tieng anda dapat menikmati hamparan perbukitan yang dihiasi lahan-lahan pertanian milik penduduk Dieng. Dan satu lagi pamandangan yang tak kalah menarik, yaitu menikmati Dua telaga di Dieng, Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian. Dimana lagi kalau bukan di Batu Ratapan Angin atau Batu Pandang.
Batu Ratapan Angin sendiri merupakan sebuah lokasi yang terletak di atas Telaga Warna yag berupa dua buah batu besar dimana dari tempat ini kita dapat melihat pemandangan luar biasa Telaga Warna dari ketinggian. Perbedaan yang kontras dari warna air di Telaga Warna dan Telaga Pengilon dapat terlihat jelas dari tempat ini. Pemandangan Eksotis di Dieng ini telah mengundang minat wisatawan untuk mengunjunginya.


Batu Ratapan Angin Dieng


Untuk menjangkau Batu Ratapan Angin[1] ini dapat melalui Telaga Warna atau dari Dieng Plateu Theater. Tetapi untu jarak yang lebih dekat sepertinya lebih dekat jika dari Dieng Plateu Theater. Dari sini anda hanya butuh waktu beberapa menit untuk berjalan ke lokasi ini, meskipun dengan jalan yang sedikit mendaki. Jika ditempuh dari Telaga Warna maka dibutuhkan waktu sedikit lama, namun disisi lain anda akan dapat menikmati indahnya hutan wisata yang terdapat di atas Telaga Warna. Hutan wisata ini sangat rindang dan banyak ditumbuhi berbagai macam pepohonan.

Selain terkenal dengan keindahan pemandangannya, Batu Ratapan Angin juga terkenal dengan legendanya yang cukup mnearik. Legenda tentang asal usul Batu Ratapan Angin ini dapat anda dapatkan di LINK berikut. Jangan lupa kunjungi Tempat wisata di Dataran Tinggi Dieng lainnya ya.
[2][3]




Menikmati Pemandangan Eksotis di Batu Ratapan Angin Dieng

Rating: 4.5
Diposkan Oleh:
Diana Salsabila




References

  1. ^ Batu Ratapan Angin (tempatwisatadaerah.blogspot.com)
  2. ^ LINK (tempatwisatadaerah.blogspot.com)
  3. ^ Tempat wisata di Dataran Tinggi Dieng (tempatwisatadaerah.blogspot.com)

Pengertian Pemanasan Global : Penyebab Dan Dampaknya

Pengertian pemanasan global

Pengertian pemanasan global (global warming) banyak didefinisikan para ahli dimana proses, penyebab, dampak/akibat dan cara mengatasi merupakan hal yang paling penting dalam kajian seputar pemanasan global. Kita semua tahu dampaknya sangat  membahayakan bagi kesehatan bumi kita dan tentu berdampak bagi seluruh penghuni bumi. Pertama-tama mari kita membahas Pengertian Pemanasan Global. Secara Umum, Pemanasan Global (Global Warming) adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata pada lapisan atmosfer dan permukaan bumi.

Pengertian Pemanasan global adalah kenaikan suhu permukaan bumi yan disebabkan oleh peningkatan keluaran (emisi) gas rumah kaca, seperti; karbondioksida, metana, dinitro oksida, hidrofluorokarbon, perfluorokarbon, dan sulfur heksafluorida di atmosfer. Selama 20 abad ini, kenaikan suhu diperkirakan mencapai 0,3-0,8°C. Untuk 100 tahun kedepan, kenaikannya diperkirakan mencapai 4°C. Kenaikan suhu ini dapat merubah iklim sehingga menyebabkan perubahan pola cuaca yang dapat menimbulkan peningkatan dan perubahan curah hujan, angin dan badai, serta terjadinya bencana alam yang dapat memakan banyak korban jiwa.

Menurut berbagai penelitian, pada saat ini suhu di permukaan bumi sudah menunjukkan peningkatan yang sangat drastis yaitu sekitar 0,6°C yang terjadi dalam satu abad terakhir. Peningkatan yang terbilang dan terlihat kecil, namun dampak pemanasan global sangat besar bagi Bumi dan kehidupan di Bumi. Dalam gejala-gejala atau tanda-tanda terjadinya pemanasan global dapat kita amati dan rasakan. Gejala-gejala pemanasan global adalah  pergantian musim yang sulit kita prediksi, sering terjadinya angin puting beliung, terumbu karang yang memutih, dan banjir dan kekeringan di wilayah yang tidak biasa mengalaminya.

Menurut Sri Tjahjani Budi Utami, Pengertian Pemanasan Global adalah sebuah fenomena ketika energi yang berasal dari radiasi matahari diserap oleh permukaan bumi dan dilepas kembali sebagai energi infra merah yang tidak dapat menembus keluar angkasa karena terhambat atau terperangkap oleh berbagai macam gas rumah kaca ada di atmosfer.

Penyebab Pemanasan Global karena kenaikan suhu permukaan bumi yang disebabkan oleh peningkatan emisi karbon dioksida dan gas-gas lain yang dikenal sebagai gas tumah kaca yang meliputi bumi dan menyebabkan berubahnya pola cuaca yang dapat menimbulkan peningkatan curah hujan yang tidak biasa, semakin ganasnya angin dan badai bahkan terjadinya bencana alam.

Pengertian Pemanasan Global secara umum adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata bumi yang diakibatkan oleh meningkatnya penggunaan teknologi dan aktivitas manusia sehingga menyebabkan meningkatnya gas-gas rumah kaca.

Penyebab Pemanasan Global (Global Warming) - Banyak para ahli yang mengemukakan pendapat mengenai penyebab atau faktor-faktor terjadinya pemanasan global. Menurut para ahli bahwa pemanasan permukaan Bumi terjadi karena meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer yang merangkap panas, tidak hanya itu, ada banyak lagi penyebab terjadinya pemanasan global yang perlu teman-teman ketahui dalam memperbaiki dan menanggulangi hal tersebut.

Penyebab Pemanasan Global adalah sebagai berikut :

  • Efek Rumah Kaca : efek rumah kaca adalah proses atmosfer menghangatkan planet. efek rumah kaca terjadi akibat panas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap oleh gas-gas di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar angkasa, melainkan dipantulkan kembali ke permukaan Bumi. Efek rumah kaca memiliki manfaat bagi makhluk hidup di Bumi, namun  jika berlebihan berbahaya kehidupan di Bumi karena dapat mempengaruhi dan mengganggu iklim. 
  • Meningkatnya Gas Rumah Kaca : Gas-gas memiliki sifat yang memerangkap panas, sehingga panas yang terpantul dari permukaan bumi tidak dapat diteruskan ke cahaya akibat dari gas tersebut, gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca. Gas yang paling berperan adalah karbon dioksida (CO2). penyebab meningkatnya karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar batu bara, pembakaran minyak bumi, pembakaran gas alam. 
  • Penggunaan CFC yang Tidak Terkontrol : CFC atau Cloro Flour Carbon adalah bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan untuk memproduksi peralatan, terkhusus pada peralatan rumah tangga. CFC terdapat pada kulkas dan AC. 
  • Polusi Kendaraan berbahan bakar bensin : Kendaraan memberikan penyebab terbesar dalam terjadi pemanasan global. Polusi yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar bensin seperti motor, mobil dan kendaraan lainnya dimana dari hasil pembuangannya menghasilkan gas karbon dioksida yang berlebihan. Gas karbon dioksida merupakan penyebab utama terjadinya pemanasan global karena karbon dioksida adalah gas yang memerangkap panas sehingga tidak dapat keluar ke angkasa. 
  • Polusi Metana oleh Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan : Gas metana menempati urutan kedua sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Gas metana dapat berasal dari bahan-bahan organik yang kekurangan oksigen dari hasil pemecahan bakteri seperti di persawahan, sedangkan pada peternakan, seperti usus hewan ternak, meningkatnya produksi hewan ternak maka meningkatnya pula gas metana yang dilepaskan ke permukaan bumi. 
  • Pengrusakan Hutan : Hutan berfungsi dalam menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen, jika hutan rusak akibat dari penebangan dan pembakaran, maka yang terjadi adalah jumlah karbon dioksida yang diserap oleh hutan sedikit, dan semakin banyak karbon yang berkumpul di atmosfer yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. 
  • Pemboroson Energi Listrik :Energi listrik sebagian besar kita gunakan adalah hasil pembakaran dari pembakaran minyak bumi dan batu bara, dimana hasil pembakaran tersebut menghasilkan karbon dioksida 
  • Populasi Kendaraan yang Terus Meningkat : Meningkatnya jumlah kendaraan maka karbon dioksida pun yang dihasilkan dari kendaraan tersebut akan bertambah banyak dan tentu saja menimbulkan pemanasan global. 
  • Pembakaran Sampah Secara Berlebihan : Pembakaran sampah berlebihan yang dilakukan secara massal akan menyebabkan terjadinya pemanasan global karena dari hasil pembakaran sampah tersebut adalah gas metana, yang dapat memerangkap panas. 

Dampak Pemanasan Global (Global Warming)

Pemanasan global mempunyai dampak/ akibat yang sangat luas yang tentunya memberikan pengaruh bagi kehidupan di bumi, terutama kehidupan manusia. Dampak pemanasan global adalah sebagai berikut :
  • Gunung-gunung es akan mencair 
  • Curah hujan akan meningkat dan badai akan sering terjadi
  • Air tanah cepat menguap yang akan menyebabkan kekeringan
  • Angin akan bertiup lebih kencang dengan pola yang berbeda-beda yang dapat membentuk angin puting beliung
  • Cuaca menjadi sulit diprediksi dan lebih ekstrem, baik itu hujan ekstrem atau kekeringan ekstrem
  • Kenaikan permukaan laut yang sangat banyak akan menyebabkan Tsunami, banjir dan pulau-pulau akan tenggelam.
  • Menyebabkan kekeringan di wilayah pertanian sehingga tanaman akan rusak 
  • Dapat mengakibatkan gagal panen akibat dari cuaca yang ekstem dengan terjadi banjir yang mengakibatkan tanaman pertanian akan terendam
  • Meningkatnya hama pangan akibat dari perubahan iklim 
  • Populasi hewan dan tumbuhan akan menurun 
  • Meluasnya berbagai penyakit yang dapat menyerang manusia seperti DBD, malaria. 
  • Meningkatnya kasus orang meninggal akibat dari cuaca yang panas seperti jantung, stroke, dehidrasi, dan stress. 

Pengertian Global Warming : Dampak Dan Penyebab Global Warming

Pengertian Global Warming

Pengertian global warming (pemanasan global global) warming banyak didefinisikan para ahli dimana proses, penyebab, dampak/akibat dan cara mengatasi merupakan hal yang paling penting dalam kajian seputar pemanasan global. Kita semua tahu dampaknya sangat  membahayakan bagi kesehatan bumi kita dan tentu berdampak bagi seluruh penghuni bumi. Pertama-tama mari kita membahas Pengertian Pemanasan Global. Secara Umum, Pemanasan Global (Global Warming) adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata pada lapisan atmosfer dan permukaan bumi.

Pengertian global warming adalah kenaikan suhu permukaan bumi yan disebabkan oleh peningkatan keluaran (emisi) gas rumah kaca, seperti; karbondioksida, metana, dinitro oksida, hidrofluorokarbon, perfluorokarbon, dan sulfur heksafluorida di atmosfer. Selama 20 abad ini, kenaikan suhu diperkirakan mencapai 0,3-0,8°C. Untuk 100 tahun kedepan, kenaikannya diperkirakan mencapai 4°C. Kenaikan suhu ini dapat merubah iklim sehingga menyebabkan perubahan pola cuaca yang dapat menimbulkan peningkatan dan perubahan curah hujan, angin dan badai, serta terjadinya bencana alam yang dapat memakan banyak korban jiwa.

Menurut berbagai penelitian, pada saat ini suhu di permukaan bumi sudah menunjukkan peningkatan yang sangat drastis yaitu sekitar 0,6°C yang terjadi dalam satu abad terakhir. Peningkatan yang terbilang dan terlihat kecil, namun dampak pemanasan global sangat besar bagi Bumi dan kehidupan di Bumi. Dalam gejala-gejala atau tanda-tanda terjadinya pemanasan global dapat kita amati dan rasakan. Gejala-gejala pemanasan global adalah  pergantian musim yang sulit kita prediksi, sering terjadinya angin puting beliung, terumbu karang yang memutih, dan banjir dan kekeringan di wilayah yang tidak biasa mengalaminya.

Menurut Sri Tjahjani Budi Utami, Pengertian Pemanasan Global adalah sebuah fenomena ketika energi yang berasal dari radiasi matahari diserap oleh permukaan bumi dan dilepas kembali sebagai energi infra merah yang tidak dapat menembus keluar angkasa karena terhambat atau terperangkap oleh berbagai macam gas rumah kaca ada di atmosfer.

Penyebab global warming karena kenaikan suhu permukaan bumi yang disebabkan oleh peningkatan emisi karbon dioksida dan gas-gas lain yang dikenal sebagai gas tumah kaca yang meliputi bumi dan menyebabkan berubahnya pola cuaca yang dapat menimbulkan peningkatan curah hujan yang tidak biasa, semakin ganasnya angin dan badai bahkan terjadinya bencana alam.

Pengertian global warming secara umum adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata bumi yang diakibatkan oleh meningkatnya penggunaan teknologi dan aktivitas manusia sehingga menyebabkan meningkatnya gas-gas rumah kaca.

Penyebab global warming (Pemanasan Global). Banyak para ahli yang mengemukakan pendapat mengenai penyebab atau faktor-faktor terjadinya pemanasan global. Menurut para ahli bahwa pemanasan permukaan Bumi terjadi karena meningkatnya gas rumah kaca di atmosfer yang merangkap panas, tidak hanya itu, ada banyak lagi penyebab terjadinya pemanasan global yang perlu teman-teman ketahui dalam memperbaiki dan menanggulangi hal tersebut.

Penyebab global warming adalah sebagai berikut :

  • Efek Rumah Kaca : efek rumah kaca adalah proses atmosfer menghangatkan planet. efek rumah kaca terjadi akibat panas yang dipantulkan ke permukaan bumi terperangkap oleh gas-gas di atmosfer, sehingga tidak dapat diteruskan ke luar angkasa, melainkan dipantulkan kembali ke permukaan Bumi. Efek rumah kaca memiliki manfaat bagi makhluk hidup di Bumi, namun  jika berlebihan berbahaya kehidupan di Bumi karena dapat mempengaruhi dan mengganggu iklim. 
  • Meningkatnya Gas Rumah Kaca : Gas-gas memiliki sifat yang memerangkap panas, sehingga panas yang terpantul dari permukaan bumi tidak dapat diteruskan ke cahaya akibat dari gas tersebut, gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca. Gas yang paling berperan adalah karbon dioksida (CO2). penyebab meningkatnya karbon dioksida adalah pembakaran bahan bakar batu bara, pembakaran minyak bumi, pembakaran gas alam. 
  • Penggunaan CFC yang Tidak Terkontrol : CFC atau Cloro Flour Carbon adalah bahan kimia yang digabungkan menjadi sebuah bahan untuk memproduksi peralatan, terkhusus pada peralatan rumah tangga. CFC terdapat pada kulkas dan AC. 
  • Polusi Kendaraan berbahan bakar bensin : Kendaraan memberikan penyebab terbesar dalam terjadi pemanasan global. Polusi yang dihasilkan kendaraan berbahan bakar bensin seperti motor, mobil dan kendaraan lainnya dimana dari hasil pembuangannya menghasilkan gas karbon dioksida yang berlebihan. Gas karbon dioksida merupakan penyebab utama terjadinya pemanasan global karena karbon dioksida adalah gas yang memerangkap panas sehingga tidak dapat keluar ke angkasa. 
  • Polusi Metana oleh Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan : Gas metana menempati urutan kedua sebagai penyebab utama terjadinya pemanasan global. Gas metana dapat berasal dari bahan-bahan organik yang kekurangan oksigen dari hasil pemecahan bakteri seperti di persawahan, sedangkan pada peternakan, seperti usus hewan ternak, meningkatnya produksi hewan ternak maka meningkatnya pula gas metana yang dilepaskan ke permukaan bumi. 
  • Pengrusakan Hutan : Hutan berfungsi dalam menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen, jika hutan rusak akibat dari penebangan dan pembakaran, maka yang terjadi adalah jumlah karbon dioksida yang diserap oleh hutan sedikit, dan semakin banyak karbon yang berkumpul di atmosfer yang menyebabkan terjadinya pemanasan global. 
  • Pemboroson Energi Listrik :Energi listrik sebagian besar kita gunakan adalah hasil pembakaran dari pembakaran minyak bumi dan batu bara, dimana hasil pembakaran tersebut menghasilkan karbon dioksida 
  • Populasi Kendaraan yang Terus Meningkat : Meningkatnya jumlah kendaraan maka karbon dioksida pun yang dihasilkan dari kendaraan tersebut akan bertambah banyak dan tentu saja menimbulkan pemanasan global. 
  • Pembakaran Sampah Secara Berlebihan : Pembakaran sampah berlebihan yang dilakukan secara massal akan menyebabkan terjadinya pemanasan global karena dari hasil pembakaran sampah tersebut adalah gas metana, yang dapat memerangkap panas. 

Dampak global warming (Pemanasan Global)

Pemanasan global mempunyai dampak/ akibat yang sangat luas yang tentunya memberikan pengaruh bagi kehidupan di bumi, terutama kehidupan manusia. Dampak pemanasan global adalah sebagai berikut :

  • Gunung-gunung es akan mencair 
  • Curah hujan akan meningkat dan badai akan sering terjadi
  • Air tanah cepat menguap yang akan menyebabkan kekeringan
  • Angin akan bertiup lebih kencang dengan pola yang berbeda-beda yang dapat membentuk angin puting beliung
  • Cuaca menjadi sulit diprediksi dan lebih ekstrem, baik itu hujan ekstrem atau kekeringan ekstrem
  • Kenaikan permukaan laut yang sangat banyak akan menyebabkan Tsunami, banjir dan pulau-pulau akan tenggelam.
  • Menyebabkan kekeringan di wilayah pertanian sehingga tanaman akan rusak 
  • Dapat mengakibatkan gagal panen akibat dari cuaca yang ekstem dengan terjadi banjir yang mengakibatkan tanaman pertanian akan terendam
  • Meningkatnya hama pangan akibat dari perubahan iklim 
  • Populasi hewan dan tumbuhan akan menurun 
  • Meluasnya berbagai penyakit yang dapat menyerang manusia seperti DBD, malaria. 
  • Meningkatnya kasus orang meninggal akibat dari cuaca yang panas seperti jantung, stroke, dehidrasi, dan stress. 

Keunggulan Lokasi Indonesia

Indonesia yang memiliki letak astronomis 6° – 11°LS dan 95° – 141°BT, dan letak geografis di antara benua Asia dan benua Australia, serta di antara samudera Hindia dan samudera Pasifik, menjadikan Indonesia memiliki keunggulan lokasi. Keunggulan lokasi ini dapat ditunjukkan berdasarkan iklim, geostrategis, serta kondisi tanahnya.

Berdasarkan pembagian iklim matahari yang meliputi iklim tropis, subtropis, sedang, dan dingin/kutub, maka Indonesia terletak di daerah yang beriklim tropis. Indonesia juga terletak di antara dua benua, yakni Asia dan Australia, hal itu menyebabkan Indonesia memiliki pola arah angin yang selalu berganti setiap setengah tahun sekali, yakni angin musim Barat dan angin musim Timur. Akibatnya adalah : wilayah negara Indonesia memiliki iklim musim/muson. Keberadaan Indonesia yang terletak di daerah tropis sekaligus dipengaruhi oleh angin musim, karena itu Indonesia memiliki iklim musim/muson tropis.

Keunggulan iklim di Indonesia adalah iklim muson tropis, artinyaIndonesia memiliki iklim yang panas dengan musim penghujan dan musim kemarau yang senantiasa berganti setiap 6 bulan (setengah tahun) sekali, sehingga aktivitas pertanian dan ekonomi lainnya dapat berlangsung sepanjang tahun.

Keunggulan iklim muson tropis diantaranya adalah temperatur yang tidak terlalu ekstrim (tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin). Di samping itu, iklim muson tropis juga mengakibatkan terjadinya musim penghujan dan musim kemarau yang senantiasa berganti setiap setengah tahun (6 bulan) sekali. Keadaan ini menyebabkan masyarakat Indonesia dapat melakukan kegiatan ekonomi sepanjang tahun. Keadaan ini berbeda dengan beberapa negara lain seperti di Eropa dan Australia. Pada saat musim dingin, masyarakat kesulitan melaksanakan kegiatan ekonomi.

Keunggulan masyarakat yang tinggal di daerah beriklim muson tropis misalnya dapat bekerja sepanjang tahun dan dapat menanam tanaman sepanjang tahun. Sedangkan kekurangan masyarakat yang tinggal di daerah beriklim tropis misalnya ada yang menjadi pemalas, karena tidak memiliki tantangan berat.

Keunggulan Geostrategis di Indonesia
Keunggulan letak geostrategis di Indonesia berkaitan dengan letak Indonesia yang berada di antara 2 benua, yaitu benua Asia dan Australia, serta di antara 2 samudera, yaitu samudera Hindia dan samudera Pasifik. Posisi ini membuat Indonesia dikatakan strategis karena lokasinya membuat Indonesia berada di persimpangan lalu lintas perjalanan internasional. Contohnya saja, perdagangan antara bangsa-bangsa di Asia dan Australia, bahkan bangsa-bangsa lain di seluruh dunia akan selalu melewati wilayah Indonesia. Selain perdagangan yang dilakukan melalui jalur laut, perdagangannya juga dilakukan melalui jalur darat dan udara. Keunggulan geostrategis Indonesia dalam beberapa bidang, antara lain:
keunggulan geostrategis
Dalam bidang ekonomi keunggulan geostrategis yang dimiliki Indonesia mengakibatkan terjadinya proses ekspor dan impor yang luas, kaya akan hasil laut, kaya akan SDA, Indonesia merupakan daerah yang strategis untuk perdagangan internasional, banyak pendapatan dari pajak dan cukai dari pedagang yang berasal dari luar negeri, dan Indonesia memiliki pasar yang luas karena memiliki wilayah yang luas dan penduduknya banyak

Dalam bidang transportasi keunggulan geostrategis Indonesia antara lain, Indonesia mempunyai laut  yang digunakan untuk alat menyeberang dari pulau satu ke pulau lainnya, Indonesia menjadi jalur transit internasional, Indonesia sebagai jalur lalu lintas perdagangan, Indonesia menerima dampak modern dari negara maju. Dengan mudahnya Indonesia sebagai objek pariwisata bisnis transportasi menuju kawasan wisata pun meningkat.

Dalam bidang komunikasi keunggulan geostrategis Indonesia mengakibatkan Indonesia mempunyai banyak variasi bahasa, Indonesia mudah berkomunikasi dan menjalani relasi dengan negara lain, Indonesia mempunyai bahasa Nasional yaitu bahasa indonesia,  Indonesia bisa mempelajari bahasa asing. Kemajuan ilmu dan teknologi modern mendorong ditemukannya alat komunkasi yang lebih maju,

Keunggulan Tanah di Indonesia
Indonesia memiliki tanah yang subur. Salah sartu penyebabnya adalah karena Indonesia berada di daerah vulkanis dimana Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang letusannya dapat menyuburkan tanah. Letusan gunung berapi memang dapat menyuburkan tanah karena menyemburkan abu vulkanis sebagai penyubur kembali tanah yang kurang subur. Kondisi tanah yang subur inilah yang menyebabkan Indonesia fapat ditumbuhi dengan berbagai jenis tanaman dan tumbuh dengan baik. Kondisi tanah yang subuh didukung pula oleh iklim yang tropis dan sinar matahari serta curah hujan yang seimbang sehingga memberikan keunggulan komparatif tersendiri bagi wilayah negara Indonesia. Dengan kata lain, tanah yang subur dan dapat ditanami dengan berbagai jenis tanaman itu pastinya akan memberikan hasil yang besar bagi kehidupan masyarakat di Indonesia.

Tanah yang subur juga membuat Indonesia menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna yang dapat hidup dengan baik. Kondisi ini otomatis membuat Indonesia memiliki sejumlah persediaan makanan yang cukup dan dapat diperoleh dari beragam jenis tanaman dan hewan yang dipelihara di Indonesia untuk dijadikan bahan pangan.

Membuat Kompas Sederhana

Kipas angin berputar karena baling-balingnya digerakkan oleh tenaga listrik. Banyak peralatan rumah tangga memanfaatkan energi listrik selain kipas angin. Pada peralatan rumah tangga itu, energi listrik diubah menjadi energi lain. Sebagai contoh pada kipas angin energi listrik diubah menjadi energi gerak.

Energi listrik dapat diubah menjadi berbagai energi. Lengkapi tabel berikut dengan menulliskan peralatan rumah tangga berdasarkan perubahan energi listrik yang terjadi.
No.
Perubahan Energi Listrik
Nama Peralatan Rumah Tangga
1.Energi listrik menjadi energi gerakKipas Angin, Mixer, Blender
2.Energi listrik menjadi energi panasSetrika, Magic Jar, Pemanas Air
3.Energi listrik menjadi energi bunyiRadio, Tape Recorder, Televisi
4.Energi listrik menjadi cahayaLampu, Senter, 
5.Energi listrik menjadi gambarTelevisi, CD Player, 
Beberapa peralatan yang menggunakan listrik harus diimpor dari luar negeri, misalnya mesin-mesin berat untuk industri. Kegiatan impor ini merupakan perdagangan internasional dan melibatkan bangsa-bangsa di dunia. Ada berbagai manfaat perdagangan internasional, di antaranya dalam bidang ekonomi.

Manfaat perdagangan internasional bagi perekonomian Indonesia:
  • Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri. Banyak faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap negara. Faktor-faktor tersebut di antaranya : Kondisi geografi, iklim, tingkat penguasaan iptek dan lain-lain. Dengan adanya perdagangan internasional, setiap negara mampu memenuhi kebutuhan yang tidak diproduksi sendiri.
  • Memperoleh keuntungan dari spesialisasi. Sebab utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walaupun suatu negara dapat memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksi oleh negara lain, tapi ada kalanya lebih baik apabila negara tersebut mengimpor barang tersebut dari luar negeri.
  • Memperluas pasar dan menambah keuntungan. Terkadang, para pengusaha tidak menjalankan mesin-mesinnya (alat produksinya) dengan maksimal karena mereka khawatir akan terjadi kelebihan produksi, yang mengakibatkan turunnya harga produk mereka. Dengan adanya perdagangan internasional, pengusaha dapat menjalankan mesin-mesinnya secara maksimal, dan menjual kelebihan produk tersebut keluar negeri.
  • Transfer teknologi modern. Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih efesien dan cara-cara manajemen yang lebih modern.
Selain kepanasan, Beni juga merasa haus. Beni membuka lemari es, lalu mengambil air dingin. Saat menutup kembali lemari es itu, tanpa sengaja tangan Beni menyenggol hiasan magnet yang biasanya ditempelkan pada pintu lemari es.

Magnet sangat berguna dalam kehidupan, misalnya digunakan pada hiasan pintu lemari es. Ada lagi kegunaan lain magnet yang sangat berguna bagi manusia, yaitu untuk membuat kompas. Kompas adalah sebuah alat yang mampu menunjukkan arah. Mari kita membuat kompas sederhana.

Lakukan kegiatan berikut bersama kelompokmu.
Sediakan bahan-bahan sebagai berikut.
  • Sebuah jarum jahit
  • Sebuah magnet batang
  • Selembar kertas mika berbentuk persegi ukuran 5 cm x 5 cm
  • Sebuah piring plastik
  • Air secukupnya
Lakukan langkah-langkah berikut.
  1. Gosok jarum dengan magnet. Gosoklah searah minimal selama 3 menit, jarum akan berubah menjadi magnet.(arah gosokan harus searah agar teratur dan mengarah ke satu arah)
  2. Tusukkan jarum pada plastik mika ( hati-hati ketika menusukkan jarum ke kertas mika)
  3. Tuangkan air ke dalam piring.
  4. Letakkan hati-hati jarum dan mika pada permukaan air dalam piring.
  5. Apa yang terjadi dengan jarum tersebut?
  6. Cobalah memutar-mutar piring dan perhatikan arah penunjukan jarum. Jika arah penunjukan kompas selalu menunjuk arah yang sama, kamu telah mempunyai sebuah kompas sederhana.
Ternyata Ibu sudah selesai bersiap-siap. Beni merasa senang mereka akan segera berangkat ke rumah Nenek. Beni membayangkan kegembiraannya, lalu menarinari. Beni menari-nari seperti gerakan seorang badut. Inilah rangkaian gerak yang dilakukan Beni.

Tari Dut Bidut

Letak Astronomis dan Geografis Indonesia

Letak suatu tempat di permukaan bumi tidak hanya sekadar posisi suatu objek di permukaan bumi, tetapi juga karakteristik yang ada pada tempat tersebut. Setiap tempat akan menunjukkan perbedaan dengan tempat lainnya di permukaan bumi. Indonesia ditinjau dari segi letak memiliki berbagai macam keunggulan yang menjadi modal yang sangat berharga bagi pembangunan Negara. Letak atau posisi dapat ditinjau dari  berbagai aspek yaitu astronomi, geologi, geografi, ekonomi dan sosial budaya.

1. Letak Astronomis
Letak astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujurnya. Garis lintang adalah garis khayal yang melintang melingkari bumi. Garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Secara astronomis, Indonesia terletak antara 95° BT - 141° BT dan 6° LU - 11° LS. Dengan letak astronomis tersebut, Indonesia termasuk ke dalam wilayah tropis. Wilayah tropis dibatasi oleh lintang 23,5° LU dan 23,5° LS.

Letak astronomis Indonesia relatif aman dari bencana alam angin siklon atau badai. Angin siklon terjadi di daerah lintang 10° > 20° LU/ LS . Karena itu, kamu wajib bersyukur tinggal di negara yang tidak terkena pengaruh yang berarti dari angin siklon yang dapat menimbulkan kerugian harta benda maupun jiwa.
astronomis

Di daerah tropis sinar matahari selalu ada sepanjang tahun dan suhu udara tidak ekstrim (tidak jauh berbeda antarmusim) sehingga masih cukup nyaman untuk melakukan berbagai kegiatan di dalam dan di luar rumah. Lama siang dan malam juga hampir sama, yaitu 12 jam siang dan 12 jam malam.

Dengan melihat letak astronomis Indonesia astronomis tersebut, dapat disimpulkan beberapa hal yang berkaitan dengan letak astronomis, yaitu :
  1. Dengan posisi tersebut Indonesia terletak di daerah equator yang beriklim tipe tropical yang ditandai dengan 2 musim yaitu hujan dann kemarau. Letak tersebut mengakibatkan Indonesia tidak dilalui gerakan siklon dahsyat seperti badai tornado.
  2. Selisih waktu Jakarta dengan Greenwich dapat diketahui yaitu 7 jam. Setiap 15 derajat bertambah satu jam
Sedangkan berdasarkan garis bujur, Indonesia dibagi menjadi 3 daerah waktu yaitu, Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT).

Waktu Indonesia bagian Barat (WIB) :
  1. Pulau Sumatra
  2. Pulau Jawa
  3. Pulau Madura
  4. Kalimantan Barat
  5. Kalimantan Tengah
  6. fdan pulau - pulau di sekitarnya
Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA) :
  1. Pulau Bali
  2. Nusa Tenggara Barat (NTB)
  3. Nusa Tenggara Timur (NTT)
  4. Kalimantan Timur
  5. Kalimantan Selatan
  6. Pulau Sulawesi
  7. dan pulau-pulau di sekitarnya
Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) :
  1. Kepulauan Maluku
  2. Pulau Irian Jaya (Papua)
  3. dan pulau-pulau di sekitarnya
2. Letak Geografis
Letak geografis adalah letak suatu negara di permukaan bumi. Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah Benua Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik di sebelah timur Indonesia dan Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia.

Wilayah Indonesia juga berbatasan dengan sejumlah wilayah. Batas-batas wilayah Indonesia dengan wilayah lainnya adalah seperti berikut.
  1. Di sebelah utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina dan Laut Cina Selatan.
  2. Di sebelah selatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia.
  3. Di sebelah barat, Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia.
  4. Di sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik
Letak geografis memberi pengaruh bagi Indonesia, baik secara sosial, ekonomi, maupun budaya. Karena menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia, bangsa Indonesia telah lama menjalin interaksi sosial dengan bangsa lain. Interaksi sosial melalui perdagangan tersebut kemudian menjadi jalan bagi masuknya berbagai agama ke Indonesia, seperti Islam, Hindu, Buddha, Kristen, dan lain-lain. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam menjual berbagai komoditas atau hasil bumi seperti kayu cendana, pala, lada, cengkih, dan hasil perkebunan lainnya. Sementara negara-negara lain seperti India dan Cina menjual berbagai produk barang seperti kain dan tenunan halus, porselen, dan lain-lain ke Indonesia.

Posisi Geografis Indonesia menyebabkan Indonesia mempunyai karakterisitik khas dan juga menguntungkan sebagai berikut :
  1. Letak Indonesia yang berada diantara 2 benua yaitu Asia dan Australia membuat Indonesia bisa menjalin hubungan yang baik antara negara-negara di kedua benua tersebut. Posisi geografis membuat dua samudera Inodnesia berada dijalur lalu lintas internasional dan dpat menjadi transit jalur perdagangan dunia. 
  2. Indonesia yang terdiri banyak pulau yang membuat beragam kebudayaan, karena terdiri dari suku, budaya, dan bangsa.
  3. Laut yang sangat begitu luas dan garis pantai membuat Indonesia menyimpan hasil laut yang berlimpah seperti ikan, kerang laut, dan serta bahan tambang seperti minyak bumi.
  4. Indonesia dilalui jalur perdagangan Indonesia.
  5. Aadanya pembagian tiga daerah waktu yang berbeda di Indonesia. 
  6. Keragaman anatara Flora dan Fauna. 
  7. Keragaman jenis tanah di Indonesia. 
Kerugian Posisi Geografis Indonesia Selain posisi geografis Indonesia yang sangat menguntungkan, tetapi ada dampak kerugian dari letak geografis di Indonesia antara lain :
  1. Pencurian ikan yang dilakukan oleh para nelayan dari negara lain, karna sumber daya alam di negara tersebut sangat sedikit. 
  2. Pengambilan batas wilayah Indonesia yang dilakukan oleh negara tetangga karna  pengawasan di wilayah darat maupun laut kurang dimperketat.
  3. Budaya dari negara lain yang tidak selalu sesuai dengan budaya Indonesia kemudian masuk dan memengaruhi kehidupan budaya bangsa Indonesia, misalnya pergaulan bebas, kesantunan, dan lain-lain. 
  4. Selain itu, Indonesia juga rentan terhadap masuknya barang-barang terlarang, misalnya narkoba, dan barang-barang selundupan lainnya.