Showing posts sorted by relevance for query apa itu puisi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query apa itu puisi. Sort by date Show all posts

Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi

Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi. Pengertian Puisi, Unsur yang ada dalam Sebuah Puisi, Ciri-Ciri dari Puisi, Puisi Lama dan Puisi Baru, Bahasa yang digunakan dalam Puisi, Puisi yang indah namun tetap penuh Makna. Karya Sastra yang syahdu disajikan dalam bentuk Puisi.

Pengertian Puisi

Sumber: si-pedia.com
Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan serta perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, pengaturan lirik serta bait, dan penuh arti.

Puisi mengutarakan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif serta disusun dengan mengonsentrasikan kemampuan bahasa dengan susunan fisik serta susunan batinnya.

Puisi memprioritaskan bunyi, bentuk serta arti yang mau di sampaikan yang mana arti sebagai bukti puisi baik bila ada arti yang mendalam dengan memadatkan semua unsur bahasa.

Puisi adalah seni tertulis memakai bahasa sebagai mutu estetiknya (keindahan). Puisi dibedakan jadi dua yakni puisi lama serta puisi baru.

Pengertian Puisi Menurut Beberapa Ahli 

Herman Waluyo: Pengertian puisi menurut herman waluyo yaitu karya sastra tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia.

Sumardi: Pengertian puisi menurut sumardi yaitu karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, serta di beri irama dengan bunyi yang padu serta penentuan kata-kata kias (imajinatif).

Thomas Carlye: Pengertian puisi menurut thomas carley yaitu ungkapan pikiran yang miliki sifat musikal.

James Reevas: Pengertian puisi menurut James Reevas kalau arti puisi yaitu ekspresi bahasa yang kaya serta penuh daya pikat.

Pradopo: Pengertian puisi yaitu rekaman serta interpretasi pengalaman manusia yang penting, diubah dalam bentuk yang paling berkesan.

Herbert Spencer: Pengertian puisi yaitu bentuk pengucapan ide yang miliki sifat emosional dengan memperhitungkan keindahan.

Unsur-Unsur Puisi 

Sumber: infosastra.com
Unsur-unsur puisi terbagi dalam susunan fisik serta susunan batin puisi diantaranya sebagai berikut ini:

Susunan Fisik Puisi 

Perwajahan Puisi (Tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, penyusunan barisnya, sampai baris puisi yang tidak selalu diawali dengan huruf kapital serta disudahi dengan tanda titik. Hal itu memastikan pemaknaan pada puisi.

Diksi adalah pemilihat kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Lantaran puisi yaitu bentuk karya sastra yang sedikit kata-katanya bisa mengungkap banyak hal, maka kata-katanya mesti dipilih secermat mungkin.

Penentuan kata-kata dalam puisi erat hubungannya dengan makna, keharmonisan bunyi, serta urutan kata.

Imaji, yakni kata atau susunan kata yang mengungkap pengalaman indrawi, umpamanya pandangan, pendengaran, serta perasaan. Imaji terdiri atas tiga yaitu imaji suara (auditif), imaji pandangan (visual), serta imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji menyebabkan pembaca seolah-olah melihat, mendengar, serta merasakan apa yang dirasakan penyair.

Kata Konkret, yaitu kata yang memungkinkan timbulnya imaji lantaran bisa di tangkap indera yang mana kata ini terkait dengan kiasan atau simbol.

Seperti kata konkret "salju" di mana melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dan lain-lain, sedangkan kata kongkret "rawa-rawa" melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan dan lain-lain.

Gaya Bahasa, yaitu pemakaian bahasa dengan menghidupkan atau meningkatkan dampak serta menyebabkan konotasi spesifik dengan bahasa figuratif yang mengakibatkan puisi jadi prismatis, artinya memancarkan banyak arti atau kaya makna.

Gaya bahasa disebut juga dengan majas. Beberapa macam majas yakni metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, sampai paradoks.

Rima/Irama adalah kesamaan bunyi puisi dibaik awal, tengah, serta akhir baris puisi. Rima meliputi:
  1. Onomatope (tiruan pada bunyi seperti/ng/yang memberikan dampak magis puisi staudji C. B);
  2. Bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, kesamaan akhir, kesamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya;
  3. Pengulangan kata/ungkapan ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. Rima amat menonjol dalam pembacaan puisi. 

Susunan Batin Puisi 

Sumber: mediasiswa.com
Tema/Makna (sense); media pusi yaitu bahasa. Tataran bahasa yaitu hubungan tanda dengan arti, maka puisi mesti mempunyai arti ditiap kata, baris, bait, serta arti keseluruhnya.

Rasa (Feeling) yakni sikap penyair tentang pokok persoalan yang ada dalam puisinya. Pengungkapan topik serta rasa erat hubungannya akan latar belakang sosial serta psikologi penyair, seperti latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, umur, pengalaman sosiologis serta psikologis, serta pengetahuan.

Kedalaman pengungkapan topik serta ketentuan dalam menanggapi sebuah permasalahan tidak bergantung dari kekuatan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, serta bentuk puisi saja, tetapi juga dari wawasan, pengetahuan, pengalaman, serta kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis serta psikologisnya.

Nada (tone) yaitu sikap penyair pada pembacanya. Suara terkait dengan topik serta rasa. Penyair bisa mengemukakan topik baik dengan nada yang menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca dalam pemecahan permasalahan, menyerahkan permasalahan pada pembaca, dengan nada sombong, berasumsi bodoh serta rendah pembaca, dan lain-lain.

Amanat/tujuan maksud (intention) yaitu pesan yang akan di sampaikan penyair pada pembaca yang ada dalam puisi itu.

Puisi Lama dan Puisi Baru 

Sumber: kreasiringan.blogspot.co.id
Puisi Lama 

Pengertian puisi lama yaitu puisi yang masih tetap terikat oleh sebagian ketentuan yakni sebagai berikut ini:
  1. Jumlah kata dalam 1 baris 
  2. Jumlah baris dalam 1 bait 
  3. Persajakan (rima) 
  4. Banyak suku kata di setiap baris 
  5. Irama 
Ciri-Ciri Puisi Lama 
  1. Tidak di ketahui nama pengarangnya. 
  2. Penyampaian dari mulut ke mulut, hingga merupakan sastra lisan. 
  3. Amat terikat akan sebagian ketentuan umpamanya tentang jumlah baris setiap bait, jumlah suku kata ataupun rima. 
Beberapa Jenis Puisi Lama 

Mantra yaitu beberapa perkataan yang dianggap memiliki kemampuan gaip.

Contoh Mantra: Mantra untuk menyembuhkan orang dari dampak makhluk halus

Sihir lontar pinang lontar 
terletak diujung bumi 
Setan buta jembalang buta 
Aku sapa tidak berbunyi 

Pantun yaitu puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, yang tiap bait terbagi dalam 4 baris, serta di tiap baris terbagi dalam 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan untuk 2 baris selanjutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri atas pantun anak, muda-mudi, agama/nasehat, teka-teki, jenaka.

Contoh Pantun 

sungguh elok emas permata 
lagi elok intan baiduri 
sungguh elok budi bahasa 
jika dihias akhlaq terpuji 

Seloka yaitu pantun yang berkait

Contoh Seloka 

Sudah bertemu kasih sayang 
Duduk terkurung malam siang 
Hingga setapak tiada renggang 
Tulang sendi habis terguncang 

Talibun yaitu pantun genap yang disetiap barusnya terbagi dalam 6, 8 maupun 10 baris

Contoh Talibun

Anak orang di padang tarap 
Pergi berjalan ke kebun bunga 
hendak ke pekan hari tiah senja 
Di sana sirih kami kerekap 
meskipun daunnya berupa 
namun rasanya berlain juga

Syair yaitu puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri setiap bait 4 baris yang bersajak a-a-a-a dengan memuat nasehat atau narasi.

Contoh Syair

Berfikirlah secara sehat 
Berucap tentang taubat dan solawat 
Berkarya dalam hidup dan manfaat 
Berprasangka yang baik dan tepat

Karmina yaitu pantun kilat umpamanya pantun namun pendek.

Contoh Karmina

buah ranun kulitnya luka 
bibir tersenyum banyak yang suka 

Gurindam yaitu puisi yang mana dari setiap bait terdiri 2 baris, bersajak a-a-a-a serta memuat nasehat.

Contoh Gurindam

Barang siapa tiada memegang agama (a) 
Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama (a) 
  
Barang siapa mengenal yang empat (b) 
ia itulah orang yang ma'arifat (b) 
  
Gendang gendut tali kecapi (c) 
Kenyang perut senang hati (c)

Puisi Baru 

Pengertian Puisi Baru yaitu puisi yang tidak terikat lagi oleh ketentuan yang mana bentuknya lebih bebas ddari pada puisi lama dalam sisi jumlah baris, suku kata, ataupun rima.

Ciri-Ciri Puisi Baru 
  1. Mempunyai bentuk yang rapi, simetris 
  2. Persajakan akhir yang teratur 
  3. Memakai pola sajak pantun serta syair meskipun dengan pola yang lain 
  4. Biasanya puisi empat seuntai 
  5. Di tiap baris atasnya satu gatra (kesatuan sintaksis) 
  6. Di setiap gatranya terbagi dalam dua kata (biasanya): 4-5 suku kata 
Beberapa Jenis Puisi Baru
Sumber: droginfo.hu
Puisi baru dikatogerikan jadi dua jenis yakni sebagai berikut ini:

Beberapa Jenis Puisi Baru Bersumber pada Isinya:

Balada yaitu puisi yang memuat cerita atau narasi. Puisi bentuk ini terdiri atas tiga (3) bait, yang tiap delapan (8) larik dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b.

Lantas skema berubah jadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik paling akhir dalam bait pertama dipakai sebagai refren pada bait-bait selanjutnya. Misalnya pada puisi karya Sapardi Damono berjudul "Balada Matinya Seorang Pemberontak".

Himne yaitu puisi pujaan pada Tuhan, tanah air, atau pahlawan. Ciri himne yaitu lagu pujian yang menghormati seorang dewa, tuhan, pahlawan, tanah air, almamater (pemandu di Dunia Sastra).

Makin berkembangnya jaman, arti himne berubah yang mana pengertian himne saat ini yaitu sebagai puisi yang dinyanyikan, memuat pujian pada yang dihormati seperti guru, pahlawan, dewa, tuhan yang bernapaskan ketuhanan.

Romansa yaitu puisi yang memuat luapan perasaan cinta kasih. Romansa memiliki arti keindahan perasaan; persoalan kasih sayang, rindu dendam, dan kasih mesra (perancis "Romantique").

Ode yaitu puisi yang memuat sanjungan untuk orang yang sudah berjasa. Nada serta gayanya amat resmi (metrumnya ketat), bernada anggun, mengulas suatu hal yang mulia, miliki sifat menyanjung baik pada pribadi spesifik atau peristiwa biasa.

Epigram yaitu puisi yang memuat tuntunan atau ajaran hidup. Epigram memiliki arti unsur pengajaran; didaktik; nasehat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan dasar, ikhtibar; ada teladan.

Elegi yaitu puisi yang memuat rata tangis atau rasa sedih yang memuat sajak atau lagu dengan mengutarakan rasa duka atau keluh kesah lantaran sedih atau rindu, terlebih karena kematian/kepergian seseorang.

Satire yaitu puisi yang memuat sindiran/kritik. Istilah berisi bahasa latin Sature yang memiliki arti sindiran; kekejaman tajam pada suatu hal fenomena; tidak puas hati satu kelompok (atas pemimpin yang pura-pura, rasuah, zalim, dan sebagainya).

Beberapa Jenis Puisi Baru Bersumber pada Bentuknya:
Sumber: rahasiapenulis.com
Distikon yaitu puisi yang mana di setiap baitnya terbagi dalam dua baris (puisi dua seuntai).

Terzina yaitu puisi yang mana di setiap baitnya terbagi dalam tiga baris (puisi tiga seuntai).

Kuatrain yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam empat baris (puisi empat seuntai).

Kuint yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam lima baris (puisi lima seuntai).

Sektet yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam enam baris (puisi enam seuntai).

Septime yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam tujuh baris (tujuh seuntai).

Oktaf yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam delapan baris (double kutrain atau puisi delapan seuntai).

Soneta yaitu puisi yang terbagi dalam empat belas baris yang terdiri dari dua, di mana dua bait pertama masing-masing empat baris serta pada dua bait kedua masing-masing tiga baris. Kata soneta datang dari bahasa Italia yakni Sonneto.

Kata sono memiliki arti suara. Jadi soneta yaitu puisi yang bersuara. Puisi soneta dikenalkan oleh Muhammad Yamin serta Roestam Effendi yang di ambil dari negeri Belanda, hingga mengapa kedua nama itu sebagai "Pelopor/Bapak Soneta Indonesia".

Bentuk soneta Indonesia tidak lagi patuh pada syarat-syarat soneta yang ada di italia atau Inggris tetapi soneta Indonesia mempunyai kebebasan baik dalam segi isi ataupun rimanya. Yang menjadi pegangan yaitu jumlah barisnya (empat belas baris).

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Puisi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Puisi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

8 Contoh Biografi dan Cara Membuatnya

8 Contoh Biografi dan Cara Membuatnya. Contoh Biografi, Biografi Diri Pribadi, Biografi Singkat, Cara Membuat Biografi Diri Pribadi dan Biografi Singkat, akan dibahas pada kesempatan kali.

Pengertian Biografi

Sumber: imamzainudin.blogspot.co.id
Biografi adalah tulisan mengenai perjalanan hidup atau kisah hidup seseorang yang bisa ditulis dalam beberapa baris kalimat saja atau hingga jadi satu buku. Biasanya biografi bercerita tentang kehidupan seseorang dari mulai kelahiran hingga kondisinya saat ini.

Biografi ditulis oleh orang lain yang artinya dalam penulisannya mesti memakai sudut pandang orang ketiga, tidak sama dengan penulisan otobiografi/autobiografi yang ditulis memakai sudut pandang orang pertama.

Contoh sudut pandang orang pertama serta orang ketiga yaitu sebagai berikut ini: 

  • Saya yaitu seorang pelukis (Sudut pandang orang pertama). 
  • Dian Sumaryo yaitu seorang pelukis (Sudut pandang orang ketiga). 
Tujuan penulisan biografi yaitu untuk memberikan informasi pada orang lain mengenai seseorang. Baik itu berbentuk kehidupan pribadinya, impian, perjuangan atau peristiwa atau momen penting yang terjadi dalam kehidupannya.

Nah, untuk penulisan biografi diri sendiri atau pribadi umumnya ditujukan untuk memperkenalkan diri kita pada orang lain, entah itu untuk urusan melamar pekerjaan maupun memperkenalkan diri anda ke khalayak ramai lewat internet. misalnya wikipedia atau bio di sosmed.

Lantaran biografi pribadi bersifat pengenalan diri anda, ya sebenarnya anda bebas saja ingin menulis apa pun sesuka hati. Namun buatlah tulisan itu seakan-akan ditulis oleh orang lain atau bersumber pada sudut pandang orang lain.

Lebih baik lagi jika biografi itu bisa memberikan inspirasi untuk orang lain serta penulisannya lebih diutamakan pada beberapa cerita penting bukanlah narasi basa-basi.

Tonjolkan sisi menarik yang ada pada diri anda. Dapat berbentuk kelebihan yang dipunyai, momen inspiratif maupun prestasi di masa-masa lalu maupun yang paling baru.

Ada beberapa langkah yang bisa dikerjakan dalam cara membuat biografi diri sendiri yang menarik. supaya tulisan biografi seseorang itu tampak lebih terstruktur serta sistematis.

Kerangka Penulisan Biografi Diri Sendiri 

Berikut ini yaitu susunan atau kerangka dalam penyusunan baik itu kumpulan biografi diri sendiri maupun otobiografi/autobiografi diri sendiri:
  • Pengenalan Tokoh/Diri Sendiri 
Di bagian awal, kenalkan diri anda terlebih dulu. Terlebih tentu saja nama lengkapmu serta tempat kelahiranmu. Setelah itu kemudian dapat dilanjutkan bercerita mengenai keluargamu. Seperti bercerita mengenai saudara kandungmu maupun latar belakang orang tuamu secara singkat.

Lantas dapat pula dilanjutkan dengan kisah pendidikan yang pernah dilewati beserta nama sekolahnya. Dapat pula ditambah dengan tahunnya dan pengalaman penting saat menempuh pendidikan itu.

Contoh pengenalan yaitu sebagai berikut ini: Namanya yaitu Nur Fitriani, dia lahir di Malang, 19 Oktober 2000. Dia yaitu anak kedua dari dua bersaudara.

Kakaknya seorang perempuan bernama Hilman Marawi, seorang penyanyi nasyid populer di daerah Jawa Timur. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai guru dan sudah mengabdi dalam sektor pendidikan mulai sejak mereka masih remaja …… dll
  • Momen serta Peristiwa Penting 
Peristiwa yang Merubah Hidup/Memotivasi 

Dalam tulisan ini anda dapat menceritakan mengenai pengalaman-pengalaman dalam kehidupanmu yang kemudian merubah hidup seperti kondisi saat ini.

Misalnya: Semasa kecil dia pernah hidup di jalanan, setiap hari Risman bersama ayahnya yang seorang pemulung tidur di bawah jembatan, lantaran tempat tinggalnya digusur oleh pemerintah kota Jakarta ketika itu.

Tetapi itu tidak pernah membuat semangat belajarnya turun. Justru karena itulah Risman makin giat belajar serta terpacu untuk mencapai cita-citanya jadi seorang dokter ….. dst

Prestasi

Anda dapat menulis mengenai prestasi-prestasi apa sajakah yang berhasil didapat sejauh ini dan cerita singkatnya, atau

Misalnya: Perempuan berdarah Medan ini pernah memenangkan kejuaraan pencak silat junior antar Kabupaten se-Jawa Timur saat berusia 14 tahun … dll

Pekerjaan, Pengalaman, Karier (Apabila Ada) 

Apabila masih pelajar anda dapat mengabaikan poin ini serta poin selanjutnya. Apabila udah bekerja, anda dapat menuliskan pekerjaanmu, di perusahaan mana serta pada bagian apa, maupun juga cerita bagaimana awal hingga akhirnya anda meniti karier. Baik itu dalam bidang wiraswasta, kepenulisan maupun bidang usaha.

Misalnya: Ia pernah bekerja di perusahaan Telkom sebagai adminstrator di divisi IT perusahaan tersebut … dll
  • Penutup 
Di sini anda dapat memberi tambahan intisari dari tulisan biografi maupun harapan serta mimpimu di masa-masa depan atau kalimat ‘menghentak’ yang lain.

Apabila menulis Biografi. Jangan sampai lupa, untuk menulis berdasarkan sudut pandang orang ketiga ya dan satu lagi, kerangka ini cuma satu diantara referensi saja. Jadi sifatnya tidak baku atau tidak wajib dalam pemakaiannya.

Contoh Biografi 

Sumber: fazzams.com
Contoh I 

Namanya yaitu Dewi Anggraeni, Lahir di Tasikmalaya, 30 Desember 1997, ia yaitu anak ketiga dari lima bersaudara, buah hati dari pasangan Kamaruddin serta Siti Zubaidah. Dewi yaitu panggilan akrabnya, ia terlahir di keluarga yang amat sederhana,

Ayahnya seorang Guru honorer di satu madrasah tsanawiyah, sedangkan Ibunya bekerja sebagai buruh di pabrik sepatu tidak jauh dari tempat tinggalnya. Mulai sejak kecil dia senantiasa di nasehati oleh ayahnya selalu untuk rajin melaksanakan ibadah, jujur serta baik pada sesama.

Saat berusia 6 th., ia mengawali pendidikan di SDN 1 Ciawi, Tasikmalaya, lantas setelah lulus dia meneruskan pendidikannya di SMPN 1 Tasikmalaya di tahun 2009. Selepas lulus dari SMP di tahun 2012, dia mengikuti Pamannya tinggal di kota Bandung serta meneruskan pendidikannya di SMA xx Kota Bandung.

Saat mencapai kelas X SMA itu, dia mengikuti lomba menulis puisi antar sekolah se-Kota Bandung, serta puisinya yang berjudul “Senja di Barat Cikapundung” jadi juara ke 3 dalam perlombaan itu.

Jelas saja ini membuat hatinya bahagia serta makin semangat dalam menulis, terlebih puisi-puisi bertemakan lingkungan. Baginya lingkungan adalah satu diantara segi penting dalam kehidupan lantaran lingkungan yang bersih serta asri bisa membuat jiwa manusia kuat serta sehat.

Tidak hanya itu ia juga aktif dalam berbagai aktivitas di sekolah, Dewi berhimpun dengan organisasi Pramuka dan sempat juga menjabat sebagai pemimpin redaksi majalah dinding sekolah.

Sekarang dia masih duduk di kelas XII SMA jurusan Bahasa, sesudah lulus nanti gadis berkulit hitam manis ini merencanakan untuk meneruskan kuliah di jurusan Sastra Indonesia Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

Contoh II 

Nuraeni tinggal di kota Bandung serta jadi satu diantara siswi kelas XI, SMA Negeri 76 Bandung Jurusan IPA. Ia lahir di Ambon pada tanggal 10 Januari 1999.

Tidak hanya mempunyai ketertarikan dalam bidang yang terkait dengan tumbuh-tumbuhan ia juga mempunyai kegemaran olahraga, terlebih jogging. Baginya tumbuhan serta kesehatan penting serta saling berkaitan satu sama lainnya.

Semasa kecil dia pernah tinggal di dekat kali Ciliwung dan tiap musim hujan tempat tinggalnya senantiasa kebanjiran dan lantas mengungsi ke tempat penampungan.

Peristiwa itu selalu terulang dari tahun ke tahunnya. Hal itu lantas membuatnya berpikir, kalau datangnya banjir itu bukanlah semata lantaran faktor alam saja. Tetapi juga lantaran faktor manusia yang kerap buang sampah sembarangan ke sungai, pemukiman liar di bantaran sungai serta kurangnya resapan air.

Itulah yang membuat hatinya tergerak untuk turut menyadarkan orang-orang supaya tidak buang sampah sembarangan. Dia juga lantas berhimpun dengan komunitas peduli lingkungan di kota Jakarta.

Tiap akhir pekan gadis berkulit hitam manis ini turut melakukan penyuluhan serta bakti sosial. Untuk menyadarkan orang-orang mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta lingkungan.

Sekarang Nuraeni tinggal bersama ayahnya yang berprofesi sebagai pegawai swasta di perumahan Puri Makmur no 103 Kemang. Tidak hanya aktif di komunitas peduli lingkungan, ia juga aktif di komunitas sepeda Batavia, komunitas tanaman hias serta komunitas parkour Jakarta Selatan.

Contoh III 

Muhammad Mulkan Fauzi atau umum di panggil Mulkan oleh orang-orang di sekelilingnya, ia mempunyai hobi membaca buku serta bermain futsal. Ia lahir di kota Semarang pada tanggal 30 Oktober 1997 dari pasangan Rahmat Kartoso dan Linda Kusumaningtyas.

Mulkan mempunyai seorang kakak bernama Lusi Apriani yang udah menikah serta saat ini tinggal bersama suaminya di Solo. Ia juga mempunyai sepasang adik kembar perempuan bernama Sifa serta Isfi yang baru berumur 5 tahun.

Ia pertama kalinya masuk sekolah di tahun 2003 – 2009 di SDN Budi Mulya. Lantas setelah lulus meneruskannya ke SMPN 4 Karang Naga dari tahun 2010-2013. Dan lantas meneruskan sekolah lagi ke SMAN Tarakan 12 Semarang, di SMA ini dia mengikuti aktivitas ekstrakulikuler Paskibra serta aktif dalam organisasi OSIS.

Bahkan juga ia pun pernah menjabat sebagai wakil ketua OSIS di sekolahnya.
Pemuda berwajah tampan ini yaitu anggota tim futsal SMAN 12 Tarakan serta beberapa kali memenangkan kejuaraan futsal baik itu kejuaraan antar sekolah ataupun umum.

Salah satunya: Juara III Piala Walikota Semarang 2015, juara III futsal Hardiknas Cup 2015, juara pertama Kilimanjaro Cup 2016 serta lain sebagainya.

Dia mempunyai impian dalam beberapa tahun yang akan datang untuk bisa bergabung dengan Tim Nasional futsal Indonesia serta membawa harum nama Bangsa di Asia serta Dunia.

Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini juga mempunyai impian untuk memberangkatkan Haji kedua orang tuanya yang udah merawatnya mulai sejak kecil di kemudian hari.

Contoh Biografi Diri Sendiri/Pribadi Singkat 

Contoh IV 

Nur Hasanah yaitu gadis keturunan Sunda dan Padang, nama Nur mempunyai arti cahaya sedangkan Hasanah ini berarti kebaikan. dia lahir di Bogor, 18 April 1995. Dari pasangan Ihsan Kamil dan Kamidia Ajeng Pratiwi.

Gadis berkerudung ini mempunyai motto “Man Jadda Wajada” dalam kehidupannya, yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh pastinya akan sukses, maka dari itu sekarang pun ia amat bersungguh-sungguh dalam belajar untuk mengejar cita-citanya jadi seorang Desainer baju muslim.

Mulai sejak kecil Nur punya kebiasaan hidup dilingkungan pesantren, saat SD dia ikut mondok di Pesantren punya pamannya beberapa kilometer dari tempat tinggalnya.

Lantas saat SMP dia mondok di pesantren xxxxxx di Jawa Tengah. Sesudah lulus dia pulang lagi ke tempat tinggalnya serta sekolah di MAN 2 Kota Bogor.

Tahun 2015 lalu, dia sukses memenangkan lomba kaligrafi antar MAN se-Jawa barat dan juga pernah masuk 12 besar atau finalis lomba rancang baju Muslim 2015 yang diadakan oleh majalah Muslimah.

Sekarang dia tinggal di jalan Katamso no 12. bersama orangtua serta sepasang adik kembarnya yang masih duduk di kelas II Sekolah Dasar.

Contoh Lainnya:

Contoh V
Sumber: salamadian.com
Contoh VI
Sumber: slideshare.net
Contoh VII
Sumber: slideshare.net
Contoh VIII
Sumber: slideshare.net
Demikianlah pembahasan kami mengenai 8 Contoh Biografi dan Cara Membuatnya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Biografi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Biografi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. salamadian.com 
8 Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Membaca Pidato

8 Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Membaca Pidato

8 Hal Penting yang Harus Diperhatikan dalam Membaca Pidato - Berpidato adalah suatu kegiatan berbicara di depan orang banyak, yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, mempengaruhi, mengarahkan, mengajak, atau beroarasi. Pidato dapat disampaikan dengan berbagai macam cara, yaitu bisa dengan impromptu, kontemporer, menghafal, atau membaca naskah.

Namun, cara - cara berpidato seperti di atas, bukanlah indikator yang menentukan bagus atau tidaknya suatu pidato. Pidato yang bagus adalah pidato yang pidato yang dapat menciptakan kesan yang baik kepada para pendengar pidato tersebut. Tidak semua orang bisa berpidato dengan baik di depan umum, karena kemampuan berpidato dengan baik tidak didapatkan dengan mudah dan memerlukan latihan yang cukup. Oleh sebab itu, untuk membantu Anda dalam berpidato dengan baik, di bawah ini adalah hal – hal penting yang harus diperhatikan dalam membaca pidato.

1. Menguasai Materi

Sebelum Anda membacakan pidato, pastikan Anda mengetahui apa yang akan Anda sampaikan. Hal ini sangat penting meskipun Anda berpidato dengan menggunakan metode membaca teks. Dengan menguasai materi pidato, tentunya Anda akan sangat nyaman ketika berpidato dan jauh dalam perasaan gugup yang dapat mengganggu. Selain itu, hai ini juga bisa mengantisipasi pertanyaan – pertanyaan yang dikeluarkan oleh pendengar kepada Anda.

2. Berpenampilan Menarik

Penampilan adalah salah satu kunci utama untuk menarik perhatian para pendengar. Yang dimaksud dengan berpenampilan menarik adalah bukan berpakaian atau berdandan berlebihan, tetapi sopan dan rapi. 

3. Berpidato dengan Singkat, Padat dan Jelas

Ketika berpidato, usahakan Anda menyampaikan pidato dengan singkat, padat, dan jelas. Hindarilah hal – hal yang tidak penting atau pembicaraan yang keluar jauh dari materi sebelumnya. Perjelas juga bagian – bagian pidato Anda, seperti mana bagian pembuka, mana bagian isi, dan mana bagian penutup. Hal ini dilakukan agar para pendengar dapat menangkap maksud atau isi pidato Anda dengan sangat mudah.  

4. Menggunakan Intonasi dan Mimik Wajah yang Tepat

Para pendengar pidato tentunya tidak menyukai pembaca pidato yang datar. Oleh karena itu, gunakanlah intonasi dan mimik wajah yang tepat. Contohnya jika Anda berpidato untuk membangkitkan semangat, maka gunakan intonasi yang tinggi dan mimik wajah yang bergairah. Namun, janganlah terlalu berlebihan karena membaca pidato tidaklah sama dengan membaca puisi.

Advertisement
5. Menggunakan Gerak Tubuh yang Wajar

Selain intonasi dan mimik wajah, gerakan tubuh juga bisa digunakan untuk mencegah kedataran dalam berpidato. Gerakanlah bagian tangan atau kepala Anda, seperti menunjuk, mengangguk, dan lain – lain, sehingga para pendengar memusatkan perhatiannya kepada Anda. Namun, hindarilah gerakan tubuh yang terlalu berlebihan karena itu bisa merusak konsentrasi pendengar.

6. Hindari Ketegangan

Jika suasana terlalu tegang, niscaya maksud atau tujuan pidato tidak akan tersampaikan kepada para pendengar. Oleh sebab itu, ciptakanlah suasana yang santai, nyaman dengan cara menyelipkan candaan atau humor – humor di tengah – tengah pidato Anda. Tetapi jangan terlalu banyak menggunakan humor karena hal itu bisa membuyarkan konsentrasi pendengar, sehingga sulit bagi mereka untuk kembali berkonsentrasi.

7. Menggunakan Bahasa yang Baik

Gunakanlah bahasa yang baik. Bahasa yang baik tidak harus bahasa yang benar, karena bahasa yang baik adalah bahasa – bahasa yang dapat dimengerti oleh para pendengar. Meskipun Anda mengunakan bahasa yang baku dan sesuai EYD tetapi para pendengar tidak mengerti apa yang Anda bicarakan, maka bahasa tersebut bukanlah bahasa yang baik. Oleh karena itu, sebelum berpidato, cari tahu terlebih dahulu siapakah orang yang akan mendengar pidato Anda, apakah para intelektual, atau masyarakat biasa.

8. Jangan Terpaku dengan Teks

Jika Anda membaca pidato dengan menggunakan teks, janganlah terpaku dengan teks karena hal itu akan sangat membosankan. Anda bisa melihat teks, lalu membacakannya dengan melihat ke arah pendengar. 

Demikianlah 8 hal penting yang harus Anda perhatikan ketika membaca sebuah pidato agar pidato Anda menjadi pidato yang baik dan menimbulkan kesan bagi para pendengarnya. Ingat, kemampuan membaca pidato yang baik memerlukan latihan dan pengalaman yang banyak. Oleh karena itu teruslah berlatih.  

Kenampakan Alam

Edo, Beni, dan teman-temannya sedang berjalan kaki bersama. Mereka baru pulang dari melihat-lihat aneka peralatan rumah tangga dari rotan yang dipamerkan di sebuah toko mebel. “Kreatif sekali, ya, para perajin rotan itu. Membuat berbagai peralatan rumah tangga dari rotan dengan desain yang unik. Kualitas barang-barang yang dibuat juga bagus.” Tentu mereka cukup berpengalaman. Para perajin itu memang hidup di sekitar daerah penghasil rotan. Setiap masyarakat pasti beradaptasi dengan kenampakan alam dan mereka hidup dari hasil alam di sekitarnya. Masyarakat yang hidup di sekitar hutan rotan tentu telah berpengalaman memanfaatkan rotan. Sama halnya dengan masyarakat yang hidup di sekitar pantai. Tentu mereka berpengalaman dalam membuat garam dan  mengasinkan ikan.

Menurut pendapatmu, mengapa adaptasi dan interaksi masyarakat berhubungan erat dengan jenis kenampakan alam daerah di mana mereka tinggal?
Masyarakat yang tinggal di sekitar kenampakan alam tertentu melakukan adaptasi untuk bertahan hidup. Adaptasi yang dilakukan ditunjukkan dengan jenis mata pencaharian utama mereka, makanan, pakaian, dan sebagainya
Kenampakan Alam dan Adaptasi Masyarakat Sekitarnya 
Permukaan bumi tidak rata dan halus seperti pemukaan bola. Permukaan bumi penuh dengan gelombang naik dan turun, besar dan kecil yang membentuk kenampakan alam. Ada banyak sekali jenis kenampakan alam di bumi ini. Permukaan bumi yang naik tinggi disebut gunung dan bukit bergantung tingkat ketinggiannya.

Dataran yang tinggi dan luas di sekitar pegunungan dan perbukitan disebut daratan tinggi, sedangkan dataran luas yang jauh lebih rendah dari pegunungan dan perbukitan disebut dataran rendah. Di dataran tinggi dan rendah terdapat beberapa areal yang berupa cekungan-cekungan cukup dalam. Bila cekungan itu sangat curam dan dalam disebut jurang. Bila cekungan itu berisi air disebut danau, lubuk, telaga, atau sungai. Sungai yang mengalir turun ke dalam patahan bumi disebut air terjun.

Dataran luas yang lebih rendah lagi dari dataran rendah biasanya terisi air dan disebut laut. Laut yang sangat luas disebut samudra. Di dalam laut juga terdapat berbagai kenampakan alam. Di laut terdapat juga jurang yang disebut palung. Daratan yang muncul di tengah laut disebut pulau. Deretan pulau-pulau disebut kepulauan. Daratan yang menjorok ke laut disebut tanjung. Laut yang menjorok ke daratan disebut teluk. Baik di daratan maupun di laut terdapat gunung dan pegunungan. Gunung yang berisi lava dan magma disebut gunung berapi.

Manusia hidup di sekitar semua kenampakan alam yang ada di daratan. Untuk kelangsungan hidupnya, manusia melakukan adaptasi yang berbeda-beda satu sama lain sesuai dengan alam dan kenampakannya dimana ia hidup. Makanan yang dimakan, bentuk tempat tinggal, pakaian yang dikenakan, peralatan rumahtangga dan teknologi yang diciptakan oleh manusia semuanya akan menunjukkan di mana mereka tinggal dan adaptasi apa yang mereka lakukan.

Di masa sekarang, hasil adaptasi masih dapat kita lihat dari jenis makanan dan barang-barang khas hasil suatu daerah. Makanan dan barang-barang khas dari daerah pegunungan dan dataran tinggi tentu berbeda dengan makanan dan barang-barang khas dari daerah pantai dan dataran rendah. Dapatkah kamu menyebutkan beberapa contohnya?
Sumber: BSE, Ilmu Pengetahuan Sosial SD Kelas V-Dwi Ari-2009

Berdasarkan bacaan "Kenampakan Alam dan Adaptasi Masyarakat Sekitarnya", terdapat banyak jenis kenampakan alam di bumi ini. Indonesia juga memiliki berbagai jenis kenampakan alam.
1. Kenampakan alam apa sajakah yang ada di Indonesia?
Dataran tinggi, dataran rendah, pegunungan, perbukitan, jurang, danau, lubuk, telaga, sungai, laut, samudra, palung, pulau, tanjung, teluk, dan gunung
2. Adakah kenampakan alam Indonesia yang sangat unik dan terkenal yang kamu ketahui?
Danau Toba, Pantai Sanur, Pantai Kuta, dan Pantai Senggigi. 
3. Mengapa sebuah kenampakan alam dapat menjadi terkenal?
Sebuah kenampakan alam dapat menjadi terkenal karena keindahan dan keunikannya
4. Apa yang membedakannya dengan kenampakan alam yang lain
Yang membedakan antara kenampakan alam satu dengan yang lainnya adalah bentuk atau ciri fisiknya
5. Adakah pengaruh kenampakan alam dengan mata pencaharian penduduk di sekitarnya?
Keadaan alam sangat mempengaruhi mata pencarian penduduk. Kebanyakan penduduk sekitar pantai bekerja sebagai nelayan karena di laut banyak tersedia ikan. Mereka yang tinggal di dataran tinggi bekerja sebagai petani karena iklimnya sangat cocok untuk pertanian. Masyarakat yang tinggal di daerah padang rumput yang luas mengusahakan peternakan karena tersedia rumput yang berlimpah. 
Masyarakat yang tinggal di sekitar kenampakan alam tertentu melakukan adaptasi untuk bertahan hidup. Adaptasi yang dilakukan ditunjukkan dengan jenis mata pencaharian utama mereka, makanan, pakaian, dan sebagainya. Bagaimana bila kita ingin menyelidikinya?
    Syair Pujian Negeri
    Siang itu, Udin dan teman-temannya sedang mendengarkan penjelasan dari ibu guru tentang kenampakan alam di Indonesia di mata masyarakat sekitarnya.

    “Anak-anak, Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang memiliki kenampakan alam beragam. Hal ini dikarenakan wilayah kepulauan kita yang sangat luas. Negara kita terdiri atas ribuan pulau dan memiliki keunikan. Salah satunya adalah kenampakan alam yang harus dijaga kelestariannya.”

    “Keadaan alam dan cara masyarakat sekitar menjaga kelestariannya membentuk budaya yang khas. Beragam keadaan alam dan kebudayaan di Indonesia sangat unik dan menjadi sumber inspirasi bagi para pujangga. Para pujangga besar tanah air menciptakan syair pujian terhadap bangsa dan negeri kita.”

    “Masih ingatkah kalian apa yang dimaksud dengan syair? Syair adalah salah satu bentuk puisi lama yang mempunyai ciri hampir sama dengan pantun. Hanya saja, semua baris dalam syair merupakan isi. Di dalam syair, tidak ada sampiran. Selain itu, syair mempunyai irama rangkai, atau rima akhirnya a-a-a-a.”
    Tanda Alam Negeriku
    (Cipt: D. Karitas)
    Sungai-sungai indah membelah negeriku
    Airnya jernih sepanjang waktu
    Ikan dan udang menari-nari selalu
    Membuat tenang hati para ibu

    Gunung-gunung berpayung awan
    Pastikan segera datang hujan
    Air turun karena awan yang sudah tak tahan
    Menyiram bumi, munculkan harapan

    Pantai negeriku sangatlah indah
    Penuh dengan pasir putih lembut menjamah
    Keong dan kerang menyambut ramah
    Hilangkan semua dendam amarah

    Simaklah syair di atas, dan cobalah jawab beberapa pertanyaan di bawah ini.
    1. Pesan apakah yang ingin disampaikan penulis melalui syairnya?
    Keindahan alam negeri harus dijaga
    2. Bagaimanakah penggunaan rima dan pemilihan kata yang ada di dalam syair di atas?
    Rima bait pertama u-u-u-u, Rima bait kedua n-n-n-n, dan rima bait ketiga h-h-h-h
    Membuat Syair
    1. Buatlah sebuah syair tentang kenampakan alam Indonesia.
    2. Di dalam syairmu, tampilkan juga kehidupan masyarakat sekitarnya.
    3. Buatlah dengan menggunakan rima yang tepat dan pemilihan kata yang sesuai.
    4. Berlatihlah membacakannya agar kamu dapat membawakannya dengan lancar di depan kelas.
    5. Selamat bersyair!
    Keindahan Alam Negeriku Tercinta
    Kicauan burung terdengar merdu
    Menandakan adanya hari baru
    Indahnya alam ini membuatku terpaku
    Seperti dunia hanya untuk diriku 

    Kupejamkan mataku sejenak
    Kurentangkan tanganku sejenak
    Sejuk , tenang , senang menyeruak
    Membuatku melayang terhenyak    

    Wahai pencipta alam
    Kekagumanku sulit untuk kupendam
    Dari siang hingga malam
    Pesonanya tak pernah padam 

    Desiran angin di pegunungan
    Tumbuhan menari kegirangan
    Begitu indahnya pemandangan
    Bak indahnya surga idaman 

    Keindahan alam terasa sempurna
    Dengan muculnya sang surya
    Membuat semua orang terpana
    Itulah alamku Indonesia
    Kabar di Dalam Gambar
    1. Carilah/buatlah sebuah gambar yang menceritakan sebuah keadaan di rumah dengan beberapa barang/fasilitas bersama, seperti TV, sepeda, kamar mandi, dan sebagainya.
    2. Susunlah cerita singkat, berupa butir-butir untuk dikembangkan, tentang pengalamanmu menggunakan fasilitas itu bersama dengan anggota keluarga yang lain.
    3. Ceritakanlah masalah yang kamu alami ketika kamu dan anggota keluargamu menggunakannya.
    4. Kaitkan ceritamu dengan nilai-nilai Pancasila, terutama Sila Kedua dan Ketiga, saat kamu memecahkan keterbatasan dan kendalamu.
    5. Berlatihlah dan bersiaplah bercerita di depan kelas.
    6. Selamat bercerita!
    Menonton tv bersama keluarga memang sangat menyenangkan, namun kesukaan seseorang terhadap acara tv sangat beragam. Ayah senangnya menonton pertandingan sepak bola. Ibu senangnya menonton acara membuat masakan. Kakakku yang perempuan sangat menggemari sinetron. Aku sendiri gemar menonnton film kartun. Suatu waktu acara kegemaran tv masing-masing ditayangkan pada jam yang sama. Sehingga aku dan kakak berebut remot tv untuk menyaksikan acara kegemaran masing-masing. Akhirnya sebagai anak yang lebih muda saya mengalah, membiarkan kakak menonton acara kesukaannya, saya hanya ikut melihat saja.
    Pamanku dimintai tolong oleh kawannya yang seorang petani untuk menghitung. Kawan Paman memiliki lahan berbentuk persegi panjang yang luasnya 500 meter persegi. Lahan itu hendak dipetak-petakkan menjadi persegi yang lebih kecil. Petakan paling kecil yang diinginkannya adalah persegi dengan luas 25 meter persegi. Nah, pertanyaannya adalah berapa kemungkinan luasan persegi yang mungkin dibuat pada lahan seluas itu?

    Persoalan Udin dapat dipecahkan dengan memahami konsep bilangan kuadrat. Ada berapa bilangan kuadrat antara 25 hingga 500? Bilangan kuadrat antara 25 dan 500 adalah sebagai berikut.

    Jadi, luasan yang mungkin menjadi pilihan adalah 25 m2, 36 m2, 49 m2, 64 m2, 81 m2, 100 m2, 121 m2, 144 m2, 169 m2, 196 m2, 225 m2, 256 m2, 289 m2, 324 m2, 361 m2, 400 m2, 441 m2, dan 484 m2.

    Dengan menggunakan contoh di atas, selesaikanlah soal-soal di bawah ini!
    • Hasil bilangan pangkat dua yang kurang dari 10 adalah 1, 4, 9
    • Hasil bilangan pangkat dua antara 20 dan 100 adalah 25, 36, 49, 64, 81, dan 100.
    • 3Hasil bilangan pangkat dua antara 100 dan 300 adalah 100, 121, 144, 169, 196, 225, 256, dan 289
    • Hasil bilangan pangkat dua antara 300 dan 600 adalah 324, 361, 400, 441, 484, 529, dan 576
    • Hasil bilangan pangkat dua antara 700 dan 1.005 adalah  729, 784, 841, 900, dan 961
    Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu

    Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu


    Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu - Pantun merupakan hasil cipta rasa dan karsa budaya Melayu yang diwujudkan dalam bentuk karya sastra puisi lama. Ciri-ciri pantun adalah mempunyai rima (aaa, aabb, atau abab), dalam penyusunannya terdiri atas beberapa baris kata yang termuat dalam bait-bait, memiliki kata-kata yang indah dan bermakna dalam. Pantun terdiri atas berbagai macam jenis jika didasarkan pada penyampaian isinya diantaranya ialah pantun jenaka, pantun nasehat dan lain sebagainya. berikut adalah beberapa contoh pantun lucu yang dapat digolongkan ke dalam pantun jenaka!




    Pantun Lucu 4 Bait




    Pakcik dan makcik salng berkedip mata



    Bercanda mesra sambil makan kue serabi



    Sekelompok Lanun memegang senjata



    Dikira hendak merampok malah bernyanyi




    Alangkah elok emas dan intan



    Mencari logam itu setengah mati



    Kelompok lanun berlayar ke lautan



    Tak tau apa yang ia cari




    Anggota laskar pelangi bernama Harun



    Meski ia begitu namun elok hatinya



    Sekelompok lanun mencari harta karun



    Tak tahu pasti dimana berada




    Bangsawan Jawa bernama priyayi



    Bangsawan melayu entah apa namanya



    Sekelompok lanun bernyanyi-nyanyi



    Alangkah gembiranya hati mereka




    Pantun Lucu 6 Bait




    Duduk-duduk santai di serambi



    Minum teh tak baik sambil berdiri



    Bercermin ria sehabis mandi



    Tergaget ngeri melihat rupa sendiri




    Alangkah indahnya pantai melayu pesisir



    Dihiasi langit yang dipenuhi awan



    Bercermin ria sambil menyisir



    Mengasihani diri dengan rupa tak menawan




    Penjaga mushala bernama Muhaimin



    Seorang pemuda gagah dan sopan



    Kawan terbahak melihat diri bercermin



    Mengolok-olok seolah mereka tampan




    Penyayi orkes melayu jatuh terpelanting



    Benar-benar jatuh bukan gurauan



    Kukatakan satu hal yang penting



    Kau pun tak tampan kawan




    Hendak ke Johor begitu kutanya



    Seorang musafir pergi seorang diri



    Kuajukan cermin ke depan wajahnya



    Dia pun ngeri melihat rupa sendiri




    Puluhan pasang mata terbelalak



    Memanggang lemang di atas kawat berduri



    Riuh tertawa terbahak-bahak



    Menertawakan keburukan rupa sendiri   




    Pantun Lucu 6 Bait




    Lebaran haji makan ketupat



    Beli ketupat di kedai makcik Maklumat 



    Jadilah lelaki yang mermartabat



    Jangan jadi lelaki yang tak tau adat




    Alangkah ramah Cik Gu menyapa



    Manis senyumnya macam gula



    Sudahlah buruk rupa



    Tak tahu adat pula




    Tak pernah mandi banyak kuman



    Orang tak waras alias gila



    Sudahlah tak tampan rupawan



    Jarang sembahyang pula




    Wanita jelita datang tak tahu siapa



    Membawa kopi dan sekarung gula



    Sudahlah buruk rupa



    Tak bisa mengaji pula




    Saling tegur sapa saat berpapasan



    Senyum mengembang diantara mereka



    Sudahlah tak tampan rupawan



    Kelakuan macam setan pula




    Telah pulang ke tanah melayu sang Haji



    Bawa kopiah putih dab buah tangannya



    Sudahlah tak pandai mengaji



    Dengan orang tua melawan pula




    Advertisement






    Pantun Lucu 3 Bait




    Orkes melayu gambus tampil disini



    Banyak orang bersuka cita



    Hendak jadi apa kau ini



    Sekolah tak tamat shalat pun kau lupa




    Mengenakan kain sarung diikat disini



    Lebih tepatnya pada pinggang dikenakan 



    Hendak jadi apa kau ini



    Sekolah tak mau hanya bermalas-malasan




    Ribut sekali makcik arisan



    Suara liar macam cambukan cemeti



    Jika hanya bermalasan



    Entah bagaimana hidupmu nanti




    Pantun Lucu 4 Bait




    Membawa gandum dan padi sekarung



    Sang datuk malang membawa sambil batuk-batuk



    Pergi ke surau memakai sarung



    Sarung kebesaran warisan datuk




    Bocah kepanasan hingga mimisan



    Kenapa pula ia berpanas-panasan di sanan



    Memakai peci kebesaran



    Warisan datuk juga rupanya




    Para berandal pembuat rusuh



    Kemana polisi yang harusnya menangkapnya



    Mengenakan safari kebesaran dan lusuh



    Ternyata dari datuk juga




    Nenek sudah sangat tua



    Merajut kain sambil batuk-batuk



    Lalu apa yang kau punya



    Semua yang kau pakau milik datuk




    Pantun Lucu 6 Bait




    Berjalan kaki menuju Jimbaran



    Cuaca hujan segera muncul pelangi



    Alangkah senangnya menyambut lebaran



    Keluarga besar datang mengunjungi




    Mengait benang dengan peniti



    Hati-hati terkena jemari



    Gembiranya perasaan hati



    Melihat anak cucu datang kemari




    Kau bagai parasit dan benalu



    Mandirilah agar elok dipandang mata  



    Pengantin baru tersipu malu



    Melihat pasangan yang dicinta




    Khitanan masal ramai rupanya



    Anak-anak menangis tiada tara



    Sederet pantun dan puisi dihaturkannya



    Mempelai wanita girang sekali nampaknya




    Hendak membuat lemang tak ada ketannya



    Pergi ke pasar mebeli ketan serta bambunya



    Mempelai pria semakin berupaya memperdaya



    Yang wanita semakin tak kuat hatinya




    Ke mana arah pasar kiranya



    Tak jauh dari kuburan cina rupanya



    Pengantin pria makin panjang hidungnya



    Pengantin wanita semakin meleleh dibuatnya




    Pantun Lucu  6 Bait




    Listrik padam tak ada lilim



    Biar jadilah gelap gulita



    Menari-nari adat di depan pengantin



    Bersuka ria semua bahagia




    Bernyanyi kencang ayam serama



    Nyaring bunyinya indah suaranya



    Tamu-tamu undangan terkesima



    Melihat pengantin yang elok rupanya




    Intan berlian mahal harganya



    Hendak membeli entahlah kapan



    Setelah terkesima lapar juga rupanya



    Bersegera mengambil nampan di prasmanan




    Gadis menor amatlah kemayu



    Padahal dirinya biasa saja



    Perut kerocongan bak orkes melayu



    Menyanyikan lagu bunga seroja




    Dari Johor hingga ke Abung Semuli



    Di Lampung mebeli pisang muli



    Makan yang lahap tak peduli



    Yang penting perut terisi kembali




    Menikah tentu perlu penghulu



    Untuk mencatat pernikahan yang terjadi



    Jika kau tak tahu malu



    Bungkuslah makanan prasmanan ini



    Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu

    Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu

    Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu - Pantun merupakan hasil cipta rasa dan karsa budaya Melayu yang diwujudkan dalam bentuk karya sastra puisi lama. Ciri-ciri pantun adalah mempunyai rima (aaa, aabb, atau abab), dalam penyusunannya terdiri atas beberapa baris kata yang termuat dalam bait-bait, memiliki kata-kata yang indah dan bermakna dalam. Pantun terdiri atas berbagai macam jenis jika didasarkan pada penyampaian isinya diantaranya ialah pantun jenaka, pantun nasehat dan lain sebagainya. berikut adalah beberapa contoh pantun lucu yang dapat digolongkan ke dalam pantun jenaka!

    Pantun Lucu 4 Bait


    Pakcik dan makcik salng berkedip mata
    Bercanda mesra sambil makan kue serabi
    Sekelompok Lanun memegang senjata
    Dikira hendak merampok malah bernyanyi

    Alangkah elok emas dan intan
    Mencari logam itu setengah mati
    Kelompok lanun berlayar ke lautan
    Tak tau apa yang ia cari

    Anggota laskar pelangi bernama Harun
    Meski ia begitu namun elok hatinya
    Sekelompok lanun mencari harta karun
    Tak tahu pasti dimana berada

    Bangsawan Jawa bernama priyayi
    Bangsawan melayu entah apa namanya
    Sekelompok lanun bernyanyi-nyanyi
    Alangkah gembiranya hati mereka

    Pantun Lucu 6 Bait


    Duduk-duduk santai di serambi
    Minum teh tak baik sambil berdiri
    Bercermin ria sehabis mandi
    Tergaget ngeri melihat rupa sendiri

    Alangkah indahnya pantai melayu pesisir
    Dihiasi langit yang dipenuhi awan
    Bercermin ria sambil menyisir
    Mengasihani diri dengan rupa tak menawan

    Penjaga mushala bernama Muhaimin
    Seorang pemuda gagah dan sopan
    Kawan terbahak melihat diri bercermin
    Mengolok-olok seolah mereka tampan

    Penyayi orkes melayu jatuh terpelanting
    Benar-benar jatuh bukan gurauan
    Kukatakan satu hal yang penting
    Kau pun tak tampan kawan

    Hendak ke Johor begitu kutanya
    Seorang musafir pergi seorang diri
    Kuajukan cermin ke depan wajahnya
    Dia pun ngeri melihat rupa sendiri

    Puluhan pasang mata terbelalak
    Memanggang lemang di atas kawat berduri
    Riuh tertawa terbahak-bahak
    Menertawakan keburukan rupa sendiri   

    Pantun Lucu 6 Bait


    Lebaran haji makan ketupat
    Beli ketupat di kedai makcik Maklumat 
    Jadilah lelaki yang mermartabat
    Jangan jadi lelaki yang tak tau adat

    Alangkah ramah Cik Gu menyapa
    Manis senyumnya macam gula
    Sudahlah buruk rupa
    Tak tahu adat pula

    Tak pernah mandi banyak kuman
    Orang tak waras alias gila
    Sudahlah tak tampan rupawan
    Jarang sembahyang pula

    Wanita jelita datang tak tahu siapa
    Membawa kopi dan sekarung gula
    Sudahlah buruk rupa
    Tak bisa mengaji pula

    Saling tegur sapa saat berpapasan
    Senyum mengembang diantara mereka
    Sudahlah tak tampan rupawan
    Kelakuan macam setan pula

    Telah pulang ke tanah melayu sang Haji
    Bawa kopiah putih dab buah tangannya
    Sudahlah tak pandai mengaji
    Dengan orang tua melawan pula

    Advertisement

    Pantun Lucu 3 Bait


    Orkes melayu gambus tampil disini
    Banyak orang bersuka cita
    Hendak jadi apa kau ini
    Sekolah tak tamat shalat pun kau lupa

    Mengenakan kain sarung diikat disini
    Lebih tepatnya pada pinggang dikenakan 
    Hendak jadi apa kau ini
    Sekolah tak mau hanya bermalas-malasan

    Ribut sekali makcik arisan
    Suara liar macam cambukan cemeti
    Jika hanya bermalasan
    Entah bagaimana hidupmu nanti

    Pantun Lucu 4 Bait


    Membawa gandum dan padi sekarung
    Sang datuk malang membawa sambil batuk-batuk
    Pergi ke surau memakai sarung
    Sarung kebesaran warisan datuk

    Bocah kepanasan hingga mimisan
    Kenapa pula ia berpanas-panasan di sanan
    Memakai peci kebesaran
    Warisan datuk juga rupanya

    Para berandal pembuat rusuh
    Kemana polisi yang harusnya menangkapnya
    Mengenakan safari kebesaran dan lusuh
    Ternyata dari datuk juga

    Nenek sudah sangat tua
    Merajut kain sambil batuk-batuk
    Lalu apa yang kau punya
    Semua yang kau pakau milik datuk

    Pantun Lucu 6 Bait


    Berjalan kaki menuju Jimbaran
    Cuaca hujan segera muncul pelangi
    Alangkah senangnya menyambut lebaran
    Keluarga besar datang mengunjungi

    Mengait benang dengan peniti
    Hati-hati terkena jemari
    Gembiranya perasaan hati
    Melihat anak cucu datang kemari

    Kau bagai parasit dan benalu
    Mandirilah agar elok dipandang mata  
    Pengantin baru tersipu malu
    Melihat pasangan yang dicinta

    Khitanan masal ramai rupanya
    Anak-anak menangis tiada tara
    Sederet pantun dan puisi dihaturkannya
    Mempelai wanita girang sekali nampaknya

    Hendak membuat lemang tak ada ketannya
    Pergi ke pasar mebeli ketan serta bambunya
    Mempelai pria semakin berupaya memperdaya
    Yang wanita semakin tak kuat hatinya

    Ke mana arah pasar kiranya
    Tak jauh dari kuburan cina rupanya
    Pengantin pria makin panjang hidungnya
    Pengantin wanita semakin meleleh dibuatnya

    Pantun Lucu  6 Bait


    Listrik padam tak ada lilim
    Biar jadilah gelap gulita
    Menari-nari adat di depan pengantin
    Bersuka ria semua bahagia

    Bernyanyi kencang ayam serama
    Nyaring bunyinya indah suaranya
    Tamu-tamu undangan terkesima
    Melihat pengantin yang elok rupanya

    Intan berlian mahal harganya
    Hendak membeli entahlah kapan
    Setelah terkesima lapar juga rupanya
    Bersegera mengambil nampan di prasmanan

    Gadis menor amatlah kemayu
    Padahal dirinya biasa saja
    Perut kerocongan bak orkes melayu
    Menyanyikan lagu bunga seroja

    Dari Johor hingga ke Abung Semuli
    Di Lampung mebeli pisang muli
    Makan yang lahap tak peduli
    Yang penting perut terisi kembali

    Menikah tentu perlu penghulu
    Untuk mencatat pernikahan yang terjadi
    Jika kau tak tahu malu
    Bungkuslah makanan prasmanan ini

    Pengertian Syair : Ciri, Macam Dan Unsur Syair

    Pengertian Syair

    Syair merupakan salah satu puisi lama, syair berasal dari bahasa arab yaitu Syi'ir atau Syu'ur yang artinya perasaan yang mendalam. Awal mula syair berasal dari Persia dan masuk ke Indonesia bersama dengan agama Islam.

    Perpuisian Indonesia telah berkembang sekitar abad 17 yang ditandai munculnya syair melayu. Tidak dapat dipungkiri perkembangan kesuasatraan nusantara dipengaruhi oleh masuknya Islam pada abad ke 10. Namun sejarah menyebutkan Islam baru tersebar luas abad ke 17 setelah bahasa melayu dijadikan lingua franca.

    Menurut Hooykaas, syair merupakan jenis puisi lama yang berkembang di Indonesia hanya saja namanya merupakan serapan dari bahasa Arab. Pengaruh puisi Arab dan Parsi memainkan peranan yang penting dalam lahirnya syair Melayu Nusantara.

    Walaupun berasal dari bahasa Arab namun syair berkembang di Indonesia, berbaur dengan kebudayaan Indonesia sehingga menemukan bentuk dan ciri-ciri tersendiri yang berbeda dengan syair Arab.

    A. Teeuw berpendapat bahwa asal-usul syair di Indonesia ditandai oleh puisi/syair karya Hamzah Fansuri. Pendapat A. Teeuw tersebut juga didukung oleh Winstedt dan Brakel yang berpendapat bahwa syair Indonesia diperkenalkan oleh Hamzah Fansuri dalam tulisannya.

    Kini syair mengalami banyak modifikasi seiring berkembangnya zaman sehingga menjadi khas melayu.

    Ciri - Ciri Syair

    • Tiap baitnya terdiri dari empat baris
    • Tiap baris terdiri dari 8 sampai 14 suku kata
    • Setiap bait memberi arti sebagai satu kesatuan
    • Bersajak a-a-a-a
    • Semua baris adalah isi
    • Bahasa berbentuk kiasan
    • Syair berisi tentang nasihat,petuah,dongeng/cerita

    Jenis dan Contoh Syair 

    1. Syair Panji

    Syair panji adalah syair yang menceritakan peristiwa, kondisi, keadaan, situasi ataupun orang - orang yang hidup di dalam istana kerajaan
    Syair Panji Karya Abdul Muluk
    Berhentilah kisah raja Hindustan
    Tersebutlah pula suatu perkataan
    Abdul Hamid Syah paduka sultan
    Duduklah baginda bersuka-sukaan
    Abdul Muluk putra baginda
    Besarlah sudah bangsawan muda
    Cantik menjelis usulnya syahda
    Tiga belas tahun umurnya ada
    Parasnya elok amat sempurna
    Petah menjelis bijak laksana
    Memberi hati bimbang gulana
    Kasih kepadanya mulia dan hina

    2. Syair Kiasan

    Syair kiasan adalah syair yang menceritakan tentang perumpamaan terhadap kejadian tertentu. Contohnya seperti : "bagai air di daun keladi" yang artinya adalah tentang kepribadian seseorang yang tidak memiliki pendirian atau prinsip sehingga hidupnya tidak menentu.
    Syair Burung Nuri Karya Sultan Badaroedin
    Paksi Simbangan konon namanya
    Cantik dan manis sekalian lakunya
    Matanya intan cemerlang cahayanya
    Paruhnya gemala tiada taranya
    Terbangnya Simbangan berperi-peri
    Lintas di Kampung Bayan Johari
    Terlihatlah kepada putrinya Nuri
    Mukanya cemerlang manis berseri
    Simbangan mengerling ke atas geta
    Samalah sama berjumpa mata
    Berkobaran arwah leburlah cinta
    Letih dan lesu rasa anggauta

    3. Syair Romantis

    Syair romantis adalah syair yang berisi tentang percintaan, perasaan cinta dan kasih saying, ataupun kisah-kisah cinta.
    Syair Bidadari Lahir
    Dengarlah kisah suatu riwayat
    Raja di desa negeri Kembayat
    Dikarang fakir dijadikan hikayat
    Dibuatkan syair serta berniat
    Adalah raja sebuah negeri
    Sultan Agus bijak bestari
    Asalnya baginda raja yang bahari
    Melimpahkan pada dagang biaperi
    Kabarnya orang empunya termasa
    Baginda itulah raja perkasa
    Tiadalah ia merasa susah
    Entahlah kepada esok dan lusa.

    4. Syair Sejarah

    Syair sejarah adalah syair yang ditulis berdasarkan suatu kejadian, tokoh, pemeran cerita ataupun tempat yang memiliki nilai sejarah, seperti peperangan, asal muasal daerah, nilai sejarah suatu patung atau candi, dan lain - lain.
    Syair Negaradipa
    Bermula kisah kita mulai
    Zaman dahulu zaman bahari
    Asal mulanya sebuah negeri
    Timbulnya kerajaan Raja di Candi
    Kerajaan bernama Negara Dipa
    Raja pertama Empu Jatmika
    Putra tunggal Mangkubumi dengan Sitira
    Asal Negeri Keling di Tanah Jawa
    Mangkubumi saudagar kaya
    Kerabat raja yang bijaksana
    Berputera seorang elok rupanya
    Empu Jatmika konon namanya

    5. Syair Agama

    Pertama kali syair masuk ke Nusantara Indonesia yaitu bersamaan dengan masuknya agama Islam. Oleh karena itu, banyak syair agama berkembang oleh agama Islam.

    Jenis-jenis syair agama yaitu :

    • Syair Sufi
    • Syair tentang ajaran Islam
    • Syair riwayat cerita nabi
    • Syair nasihat.
    Syair Bertaubat
    Janganlah engkau berbuat maksiat
    Janganlah engkau berbuat jahat
    Segeralah engkau bertaubat
    Agar selamat dunia akhirat
    Apabila engkau kesulitan
    Dan menerima segala cobaan
    Memohonlah kepada Tuhan
    Pasti Tuhan mengabulkan
    Jangan lupa kepadanya
    Patuhilah perintahnya
    Bertaubatlah kepadanya
    Pasti Tuhan menerimanya

    Unsur-Unsur Syair

    a. Tema merupakan gagasan pokok yang dikemukakan oleh penyair. Tema merupakan landasan utama dalam mengekspresikan gagasan atau pikiran melalu ikata-kata.

    b. Nada, yaitu sikap tertentu penyair terhadap pembaca. Apakah penyair bersikap menggurui, menasihati, mengejek, menyindir, atau berikap lugas apa adanya, hanya menceritakan sesuatu kepada pembaca.

    c. Suasana adalah keadaan jiawa pembaca setelah membaca puisi. Suasana merupakan efek psikologis yang muncul setelah pembaca selesai membaca keseluruhan syair.

    Jika berbicara tentang penyair kita akan berbicara tentang nada, sebaliknya jika berbicara tentang pembaca, kita akan berbicara tentang suasana hati pembaca.

    Nada dan suasana saling berhubungan. Nada penyair menimbulkan suasana terhadap pembacanya. Nada duka yang diciptkan penyair dapat menimbulkan suasana iba pembaca.

    d. Pesan atau amanat, yaitu tujuan yang hendak dimaksud penyair dalam menciptakan syairya. Pesan penyair dapat ditelaah setelah memahami tema, sada, dan suasana syair dengan membaca kesepuruhan syair. Amanat tersirat dibalik kata-kata yag disusun dan berada di balik tema yang diungkapkan

    Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni

    Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni. Pengertian Seni, Fungsi dari sebuah Seni, Unsur yang terdapat dalam sebuah Seni, Cabang-Cabang Seni, Beragam Macam Seni, Manfaat Seni untuk Kehidupan sehari-hari.

    Pengertian Seni 

    Sumber: kinerjaaktif.com
    Awalannya seni diartikan sebagai suatu hal yang mempunyai karakter indah, halus, dan baik serta mulia, namun seiring berjalannya waktu udah banyak tokoh-tokoh yang memiliki pendapat tentang pengertian Seni.
    1. Menurut filosof Yunani bernama Plato (428-348 SM), seni yakni hasil tiruan alam (artimitator natural).
    2. Lalu pada era ke 19, Benedetto Croce mengatakan bila seni yakni ungkapan kesan-kesan.
    3. Sedangkan menurut pelukis termuka di Indonesia, S. Sugjojo, seni yakni jiwa yang tampak
    4. Dan menurut tokoh pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, seni yakni semua perbuatan manusia yang muncul dari perasaan yang hidup dan mempunyai karakter indah, hingga dapat menggerakkan jiwa dan perasaan manusia.
    Dari beberapa pendapat di atas, dapat di ambil kesimpulan bila Seni yakni bagian komunikasi manusia yang berdasarkan pada pengalaman, perasaan serta memiliki keindahan.

    Karakter Dasar Seni 

    Seni mempunya beberapa karakter mendasar salah satunya sebagai berikut ini:
    1. Kreatif, Karyanya belum pernah di buat sebelumnya (merupakan hal baru) 
    2. Individualistis, Karya yang di buat memberikan ciri khas penciptanya (jati diri pencipta) 
    3. Ekspresif, Karyanya memiliki emosi yang terpancar saat orang lain melihatnya 
    4. Abadi, Karya yang udah di buat miliki sifat abadi walaupun penciptanya telah tiada nantinya 
    5. Semesta (Universal), Karyanya didedikasikan untuk orang-orang sepanjang zaman 

    Fungsi Seni 

    Sumber: geniusmart.net
    Manfaat seni dapat dibagi jadi dua, yaitu manfaat perseorangan dan manfaat sosial.

    Manfaat Perseorangan Seni 

    Manfaat perseorangan seni terdiri jadi dua, yaitu sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional

    Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik 

    Seni yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia yang juga disebut sebagai penikmat seni. Misalnya, pada saat membeli pakaian, manusia mengutamakan model, warna, dan bahan, maka dari itu seni digunakan sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik

    Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan emosional 

    Seni yaitu tempat membeberkan emosi si penciptanya, yang nantinya akan terpancar serta dapat dirasakan juga bagi pencinta seni, sampai apa yang dirasakan pencipta dirasakan juga oleh penikmat seni itu sendiri.

    Manfaat Sosial Seni 

    Fungsi sosial seni dibagi jadi empat, yaitu sebagai media penerangan, pendidikan, agama, dan hiburan.

    Seni sebagai media penerangan 

    Seni digunakan sebagai media untuk menyampaikan pemahaman seseorang pada orang lain, karena sifatnya yang menyenangkan, hingga mudah untuk dipahami oleh orang lain.

    Seni sebagai media pendidikan 

    Seni digunakan juga dalam metode evaluasi, oleh karena itu banyak instansi pendidikan yang menggunakan seni dalam penyampaian materinya

    Seni sebagai media agama 

    Dalam dakwah seni juga diperlukan guna mempermudah proses penyampaiannya, seperti irama membaca Al-Quran yang berguna untuk mempermudah menghafalnya, atau nasyid yang berguna menyampaikan ajaran agama lewat syair yang pasti lebih meyenangkan dibanding mendengarkan ceramah yang hanya ucapan seseorang saja.

    Seni sebagai media hiburan 

    Manfaat paling mendasar pada seni yakni sebagai media hiburan. Di mana penikmatnya akan merasa senang dan bahagia.

    Cabang–Cabang Seni 

    Sumber: anneahira.com
    Bersamaan dengan bertambahnya waktu, kebutuhan, dan pemahaman manusia, seni juga makin berkembang. Hal semacam ini diikuti dengan lahirnya seni-seni baru di masyarakat. Oswald Kulpe membagi cabang–cabang seni jadi:

    Seni penglihatan/visual art 

    Pada seni ini digunakan indra penglihat untuk menikmati seni. Seni penglihatan terdiri jadi tiga, yaitu seni dua dimensi, seni tiga dimensi, dan seni integral.

    Seni dua dimensi 
    1. Seni dua dimensi tanpa gerak: seni rupa (lukis, gambar) 
    2. Seni dua dimensi dengan gerak: seni perfilman 
    Seni tiga dimensi 
    1. Seni tiga dimensi tanpa gerak: seni ukir dan pahat 
    2. Seni tiga dimensi dengan gerak: seni tari dan pantomim 
    Seni integral 

    Seni yang menggabungkan untuk permukaan dan bentuk. Misalnya arsitektur

    Seni Pendengaran/Auditory Art 

    Pada seni ini digunakan indra pendengar untuk nikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk, yaitu seni suara, seni kata, dan seni interal.

    Seni suara 
    1. Musik instrumental dari alat tunggal: piano dan biola 
    2. Musik instrumental dari gabungan beberapa alat musik: band dan orkestra 
    Seni kata 
    1. Puisi mempunyai irama: sajak 
    2. Puisi tidak mempunyai irama: novel dan cerpen 
    Seni integral 

    Seni yang memadukan suara dan kata, misalnya lagu, muikalisasi puisi, dan tembang

    Seni penglihatan dan pendengaran/Audiotory-visual Art 

    Pada seni ini digunakan indra penglihat dan pendengar untuk menikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk yaitu:
    1. Seni gerak dan suara: Tarian 
    2. Seni gerak, kata, dan penglihatan: Drama 
    3. Seni gerak, kata, penglihatan, dan suara: Opera 
    Namun cabang-cabang seni yang seringkali kita kenal terbagi lagi menjadi lima cabang yaitu, seni rupa, seni tari/gerak, seni nada/vocal/musik, seni sastra, dan seni teater/drama.

    Seni rupa 
    Sumber: ragamseni.com
    Seni rupa yaitu seni dua dimensi/tiga dimensi yang bersumber pada peranannya terdiri mendai dua bentuk yaitu, seni rupa murni dan seni rupa terapan.

    Seni rupa murni cuma memiliki maksud untuk dilihat keindahannya saja, misalnya lukisan dan patung, sedangkan seni rupa terapan tidak cuma untuk keindahan, tetapi dapat pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya meja ukir.

    Unsur – unsur seni rupa diantaranya yakni titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. Dalam membuatnya, seni rupa memiliki beberapa prinsip satu diantaranya kesatuan, keselarasana, penekanan, irama, gradasi, pembagian, kecocokan, komposisi, keseimbangan, dan aksentuasi.

    Seni tari/gerak 
    Sumber: yenirahmaniyah.blogspot.co.id
    Seni tari yaitu seni tiga dimensi yang bersumber pada pada gerak tubuh manusia. Tari yakni keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dalam bentuk gerak tubuh yang diperhalus lewat estetika.

    Seni tari dibagi jadi seni tari classic, kreasi baru, tradisional, dan modern. Sekarang banyak lahir seni tari kreasi baru seperti break dance, capoera, shuffle, dan sebagainya.

    Unsur – unsur tari dibagi jadi dua yaitu, pertama unsur keindahan tari salah satunya gerak, iringan internal-eksternal, tata rias dan pakaian, tema, tempat dan panggung. Kedua unsur penilaian tari diantanya wiraga, wieama, dan wirasa.

    Seni suara/vocal/musik 
    Sumber: pandaibelajar.com
    Seni musik yaitu cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Kata musik dalam Bahasa Indonesia yakni terjemahan dari Bahasa Inggris music atau Bahasa Belanda muziek.

    Menurut beberapa ahli sejarah, kata musik datang dari beberapa kumpulan nama dewi kesenian bangsa Yunani Purba, yaitu musae. Musik juga terdiri jadi banyak bentuk, diantaranya musik classic, tradisional, kasidah, blues, jazz, rock, pop, dan R&B.

    Unsur – unsur dalam seni musik terdiri dari dua unsur, yaitu vocal dan instrumen. Vokal yakni alunan beberapa nada yang keluar dari suara manusia sendankan instrumen yakni beberapa nada yang keluara dari alat musik yang digunakan.

    Seni sastra 
    Sumber: kliping.co
    Seni sastra merupak seni yang lahir dari gagasan/ide manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Dalam kamus besar berbahasa Indonesia, Sastra mempunyai arti mengarahkan, mengajar, memberi panduan, atau instruksi.

    Sedangkan Fananie mengemukakan bila sastra yakni karya seni yang merupakan ekspresi kehidupan. Beberapa jenis seni sastra salah satunya yakni puisi, cerpen, pantun, prosa, sajak, novel, dan sebagainya.

    Unsur-unsur sastra terbagi dalam fikiran, perasaan, pengalaman, ide-ide, semangat, keyakinan, dan ekspresi. Seni sastra menonjolkan pemilihan bahasa yang digunakan untuk mengutarakan maksud hati si penulis.

    Seni teater/drama 
    Sumber: djarumfoundation.org
    Seni teater yaitu seni yang paling kompleks, karena dalam visualisasinya ia menggabungkan cabang seni yang lain. Beberapa jenis teater salah satunya teater lama, komedi, baru, dan sendratasik (seni darama dan musik).

    Unsur-unsur teater salah satunya yakni naskah/skenario, pemain, sutradara, properti, penataan, serta penonton.

    Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Cabang Seni di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

    Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

    Referensi:
    1. softilmu.com