Showing posts sorted by relevance for query bagian mata dan fungsinya. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query bagian mata dan fungsinya. Sort by date Show all posts
27 March 2017

Macam – Macam Alat Optik

Macam – Macam Alat Optik. Pengertian Alat Optik, Penjelasan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Bagian-Bagian yang ada dalam sebuah Alat Optik, Alat Optik Terbaik, Alat Optik dan Fungsinya, Kegunaan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Jenis Alat Optik yang ada di sekitar kita, dan penjelasan lain mengenai seluk beluk Alat Optik.

Pengertian Alat Optik

Sumber: jost-kraemer.de
Alat optik adalah alat yang bekerja bersumber pada prinsip cahaya. Alat optik membuat hidup manusia lebih gampang serta memiliki arti. Anda bisa menikmati keindahan alam semesta, mengabadikan beberapa momen terindah pada lembaran photo, atau bahkan juga dapat membuat sehelai rambut di kepala jadi tampak sebesar lengan.

Macam-Macam Alat Optik 

Mata 

Sumber: inikaryaku.com
Tiap manusia mempunyai alat optik tercanggih yang pernah ada, yakni mata. Mata adalah bagian dari panca indera yang berperan untuk melihat.

Mata membantu kita menikmati keindahan alam, melihat teman-teman, mencermati benda-benda di sekitar, serta ada banyak lagi yang bisa kita nikmati lewat mata. Cobalah bayangkan apabila manusia tidak memiliki mata atau mata kita buta, jelas dunia ini tampak gelap gulita.

Beberapa Bagian Mata 

Jika dilihat, nyatanya mata terdiri atas beberapa sisi yang masing-masingnya memiliki kegunaan berbeda-beda namun saling mensupport. Bagian-bagian mata yang penting itu, diantaranya, kornea, pupil, iris, aquaeus humour, otot akomodasi, lensa mata, retina, vitreous humour, bintik kuning, bintik buta, serta saraf mata.

Kornea, Kornea adalah sisi luar mata yang tidak tebal, lunak, serta transparan. Kornea berperan menerima serta melanjutkan sinar yang masuk pada mata, dan melindungi sisi mata yang sensitif di bawahnya.

Pupil, Pupil adalah celah sempit berupa lingkaran serta berperan supaya sinar bisa masuk ke dalam mata.

Iris, Iris yaitu selaput berwarna hitam, biru, atau coklat yang berperan untuk mengatur besar kecilnya pupil. Warna inilah yang Anda lihat sebagai warna mata seseorang.

Aquaeus Humour, Aquaeus humour adalah cairan di depan lensa mata untuk membiaskan sinar ke dalam mata.

Otot Akomodasi, Otot akomodasi yaitu otot yang melekat pada lensa mata serta berperan untuk mengatur tebal serta tipisnya lensa mata.

Lensa Mata, Lensa mata berbentuk cembung, memiliki serat, elastis, serta bening. Lensa ini berperan untuk membiaskan sinar dari benda agar terbentuk bayangan pada retina.

Retina, Retina yaitu sisi belakang mata yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan.

Vitreous Humour, Vitreous humour yaitu cairan di dalam bola mata yang berperan untuk melanjutkan sinar dari lensa ke retina.

Bintik Kuning, Bintik kuning yaitu sisi dari retina yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan yang jelas.

Bintik Buta, Bintik buta yaitu sisi dari retina yang jika bayangan jatuh di bagian ini, maka bayangan terlihat tidak jelas atau kabur.

Saraf Mata, Saraf mata befungsi untuk melanjutkan rangsangan bayangan dari retina menuju ke otak.

Proses terlihatnya benda oleh mata yakni benda yang ada di depan mata memantulkan sinar. Sinar itu masuk ke mata lewat pupil yang lantas akan dibiaskan oleh lensa mata hingga terbentuk bayangan pada retina. Oleh saraf, bayangan tadi diteruskan ke pusat saraf (otak), hingga Anda terkesan melihat benda.

Daya Akomodasi Mata 

Bola mata Anda memiliki bentuk tetap, hingga jarak lensa mata ke retina juga tetap. Hal semacam ini memiliki arti jarak bayangan yang dibentuk lensa mata senantiasa tetap, walau sebenarnya jarak benda yang kita saksikan tidak sama.

Bagaimana agar kita tetap bisa melihat benda dengan jarak bayangan yang terbentuk tetap, walaupun jarak benda yang dilihat berubah? Jelas kita mesti merubah jarak fokus lensa mata, dengan cara merubah kecembungan lensa mata.

Hal inilah yang mengakibatkan kita dapat melihat benda yang mempunyai jarak tidak sama tanpa mengalami kesulitan. Kapabilitas ini adalah karunia Tuhan yang hingga saat ini manusia belum dapat menirunya.

Lensa mata bisa mencembung maupun memipih secara automatis lantaran adanya otot akomodasi (otot siliar).

Untuk melihat benda yang letaknya dekat, otot siliar menegang hingga lensa mata mencembung dan demikian sebaliknya untuk melihat benda yang letaknya jauh, otot siliar mengendur (rileks), hingga lensa mata memipih.

Kapabilitas otot mata untuk menebalkan atau memipihkan lensa mata disebut dengan daya akomodasi mata.

Supaya benda/objek bisa tampak jelas, objek mesti terdapat pada daerah pandangan mata, yakni antara titik dekat serta titik jauh mata.

Titik dekat (punctum proximum = pp) yaitu titik paling dekat yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata (± 25 cm). Pada titik dekat ini lensa mata akan mencembung optimal.

Titik jauh (punctum remotum = pr) yaitu titik paling jauh yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata, jaraknya tidak terhingga. Pada titik jauh ini, lensa mata akan memipih optimal.

Cacat Mata 

Tidak seluruh mata manusia bisa membentuk bayangan pas pada retina, ada mata yang mengalami anomali. Hal semacam ini bisa terjadi lantaran daya akomodasi mata udah menyusut hingga titik jauh atau titik dekat mata udah berubah. Kondisi mata yang demikian disebut dengan cacat mata.

Cacat mata yang diderita seseorang bisa dikarenakan oleh kerja mata (rutinitas mata) yang berlebihan atau cacat mulai sejak lahir.

Miopi (Rabun Jauh) 

Miopi yaitu keadaan mata yang tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh. Pasien miopi titik jauhnya lebih dekat dari pada tak terhingga (titik jauh ~) serta titik dekatnya kurang dari 25 cm.

Hal semacam ini terjadi lantaran lensa mata tidak bisa dipipihkan sebagaimana mestinya hingga bayangan dari benda yang letaknya jauh akan jatuh di depan retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya jauh supaya terlihat jelas, pasien miopi dibantu dengan kaca mata berlensa cekung (negatif).

Miopi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda yang dekat. Cacat mata ini kerap dialami tukang jam, tukang las, operator computer, dan sebagainya.

Hipermetropi (Rabun Dekat) 

Hipermetropi yaitu cacat mata di mana mata tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya dekat. Titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm).

Pasien hipermetropi cuma bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh hingga cacat mata ini kerap disebut dengan mata terang jauh.

Hipermetropi dipicu oleh lensa mata yang sangat pipih serta susah dicembungkan hingga apabila melihat benda-benda yang letaknya dekat, bayangannya jatuh di belakang retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat dengan jelas, pasien hipermetropi ditolong dengan kaca mata berlensa cembung (positif).

Hipermetropi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda-benda yang jauh. Cacat mata ini kerap dialami oleh beberapa orang yang bekerja sebagai sopir, nahkoda, pilot, masinis, dan sebagainya.

Presbiopi (Mata Tua) 

Beberapa orang yang udah tua, umumnya daya akomodasinya udah menyusut. Pada mata presbiopi, titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm) serta titik jauhnya lebih dekat dari pada titik jauh mata normal (titik jauh ~). Oleh sebab itu, pasien presbiopi tidak bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat ataupun jauh.

Agar bisa melihat jauh dengan jelas serta untuk membaca pada jarak normal, pasien presbiopi bisa dibantu dengan kaca mata berlensa rangkap (kacamata bifokal).

Kacamata bifokal yaitu kaca mata yang terdiri atas dua lensa, yakni lensa cekung serta lensa cembung. Lensa cekung berperan untuk melihat benda jauh serta lensa cembung untuk melihat benda dekat/membaca.

Astigmatisma 

Astigmatisma yaitu cacat mata di mana kelengkungan selaput bening atau lensa mata tidak merata hingga berkas cahaya yang mengenai mata tidak bisa terpusat dengan prima. Cacat mata astigmatisma tidak bisa membedakan garis-garis tegak dengan garis-garis mendatar secara bersama-sama. Cacat mata ini bisa dibantu dengan kaca mata berlensa silinder.

Tipuan Mata 

Tidak hanya mempunyai banyak kelebihan, mata manusia juga mempunyai beberapa keterbatasan. Oleh sebab itu, dalam penilaian serta pengukuran, mata tidak senantiasa memberikan beberapa hal yang benar. Perhatikan gambar berikut ini!

Lup 

Sumber: radikagilang.blogspot.co.id
Lup atau kaca pembesar yaitu alat optik yang terdiri atas satu lensa cembung. Lup dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat lebih besar serta jelas. Ada 2 cara dalam memakai lup, yakni dengan mata berakomodasi serta dengan mata tidak berakomodasi.

Pada saat mata belum memakai lup, benda terlihat jelas apabila ditempatkan pada titik dekat pengamat (s = sn) hingga mata melihat benda dengan sudut pandang α.

Pada Gambar (b), seorang pengamat memakai lup di mana benda ditempatkan antara titik O serta F (di ruang I) serta didapat bayangan yang terdapat pada titik dekat mata pengamat (s' = sn). Lantaran sudut pandang mata jadi lebih besar, yakni β, mata pengamat berakomodasi maksimum.

Memakai lup untuk mencermati benda dengan mata berakomodasi maksimum cepat menyebabkan lelah. Oleh sebab itu, pengamatan dengan memakai lup baiknya dilakukan dengan mata tidak berakomodasi (mata dalam kondisi rileks).

Pada kehidupan sehari-hari, lup umumnya dipakai oleh tukang jam tangan, pedagang kain, pedagang intan, polisi, dan sebagainya.

Kamera 

Sumber: peda.net
Kamera yaitu alat yang dipakai untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif. Pernahkah Anda memakai kamera? Umumnya Anda memakai kamera untuk mengabadikan beberapa peristiwa penting.

Kamera terdiri atas beberapa bagian, diantaranya, sebagai berikut ini: 
  1. Lensa cembung, berperan untuk membiaskan sinar yang masuk hingga terbentuk bayangan yang nyata, terbalik, serta diperkecil. 
  2. Diafragma, yaitu lubang kecil yang bisa diatur lebarnya serta berperan untuk mengatur banyaknya sinar yang masuk lewat lensa. 
  3. Apertur, berperan untuk mengatur besar-kecilnya diafragma. 
  4. Pelat film, berperan sebagai tempat bayangan serta menghasilkan gambar negatif, yakni gambar yang berwarna tidak sama juga dengan aslinya, tembus sinar. 
Bagian dalam Kamera 

Dalam kamera ada lensa cembung yang berperan sebagai pembentuk bayangan. Bila satu benda ditempatkan di ruang tiga satu lensa cembung akan terbentuk bayangan nyata, terbalik, serta diperkecil.

Antara kamera serta mata manusia ada persamaannya, yakni benda yang di ambil oleh kamera serta benda yang dilihat mata manusia ada di ruang tiga serta lensa kamera atau lensa mata. Hingga terbentuk bayangan yang sifatnya nyata, terbalik, serta diperkecil.

Pada kamera bayangan ini diupayakan jatuh pas di plat film yang memiliki karakter amat sensitif pada sinar. Bila plat film yang sensitif sinar ini dikenai sinar plat film mengalami perubahan kimia sesuai dengan sinar serta benda di depan kamera.

Plat ini masih tetap peka cahaya, supaya plat film ini jadi tidak sensitif pada sinar dalam studio butuh dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia spesifik. Sesudah plat film dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia tadi, plat film jadi tidak peka pada sinar serta tampak gambar pada plat film yang disebut dengan gambar negatif (negatif film).

Untuk mendapatkan gambar yang sesuai sama gambar semula yang di ambil di depan kamera, film negatif ini lantas dicetak pada kertas film (umumnya kertas film warnanya putih). Gambar pada kertas film adalah gambar serta benda yang di ambil di depan kamera itu serta disebut dengan gambar positif.

Gambar positif amat bergantung pada proses pembentukan bayangan pada plat film ini, bila bayangan terjadi pada plat film ini kabur atau kurang jelas mengakibatkan hasil cetakannya nanti juga kabur atau tidak jelas.

Untuk mendapatkan hasil pemotretan yang bagus, lensa bisa Anda geser maju mundur hingga terbentuk bayangan paling jelas dengan jarak yang pas, lantas Anda tekan tombol shutter.

Pelat film memakai pelat seluloid yang dilapisi dengan gelatin serta perak bromida untuk menghasilkan negatifnya. Sesudah dicuci, negatif itu digunakan untuk menghasilkan gambar positif (gambar asli) pada kertas photo.

Kertas photo adalah kertas yang ditutup dengan susunan tipis kolodium yang dicampuri dengan perak klorida. Gambar yang diakibatkan pada bagian transparan disebut dengan gambar diapositif.

Mikroskop 

Sumber: weidinger.eu
Mikroskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat jelas serta besar. Mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung.

Lensa yang dekat dengan benda yang diamati (objek) disebut dengan lensa objektif serta lensa yang dekat dengan pengamat disebut dengan lensa okuler. Mikroskop yang mempunyai dua lensa disebut dengan mikroskop sinar lensa ganda.

Lantaran mikroskop terdiri atas dua lensa positif, lensa objektifnya di buat lebih kuat dari pada lensa okuler (fokus lensa objektif lebih pendek dari pada fokus lensa okuler). Hal semacam ini ditujukan supaya benda yang diamati terlihat amat besar serta mikroskop bisa di buat lebih praktis (lebih pendek).

Benda yang akan amati ditempatkan pada suatu kaca preparat di depan lensa objektif serta ada di ruang II lensa objektif (fobj s 2 fobj). Hal semacam ini mengakibatkan bayangan yang terbentuk berbentuk nyata, terbalik serta diperbesar. Bayangan yang dibentuk lensa objektif merupakan benda untuk lensa okuler.

Untuk mendapatkan bayangan yang jelas, Anda bisa menggeser lensa okuler dengan memutar tombol pengatur. Agar bayangan tampak jelas, di bawah objek ditempatkan satu cermin cekung yang berfungsi untuk menyatukan sinar serta diarahkan pada objek. Ada dua cara dalam memakai mikroskop, yakni dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada mikroskop sebagai berikut ini: 
  1. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif yaitu nyata, terbalik, serta diperbesar. 
  2. Bayangan yang dihasilkan lensa okuler yaitu maya, tegak, serta diperbesar. 
  3. Bayangan yang dihasilkan mikroskop yaitu maya, terbalik, serta diperbesar pada bendanya. 

Teropong 

Sumber: lifestyle.harianterbit.com
Teropong atau teleskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda yang jauh supaya terlihat lebih jelas serta dekat. Dilihat dari objeknya, teropong dibedakan jadi dua, yakni teropong bintang serta teropong medan.

Teropong Bintang 

Teropong bintang yaitu teropong yang dipakai untuk melihat atau mencermati benda-benda langit, seperti bintang, planet, serta satelit. Nama lain teropong bintang yaitu teropong astronomi. Dilihat dari jalannya cahaya, teropong bintang dibedakan jadi dua, yakni teropong bias serta teropong pantul.

Teropong Bias 

Teropong bias terdiri atas dua lensa cembung, yakni sebagai lensa objektif serta okuler. Cahaya yang masuk ke dalam teropong dibiaskan oleh lensa. Oleh sebab itu, teropong ini disebut dengan teropong bias.

Benda yang dilihat terdapat di titik jauh tak terhingga, maka bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif tepat berada pada titik fokusnya. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif adalah benda untuk lensa okuler. Lensa okuler berperan sebagai lup.

Lensa objektif memiliki fokus lebih panjang dari pada lensa okuler (lensa okuler lebih kuat dari pada lensa objektif). Hal semacam ini ditujukan supaya didapat bayangan yang jelas serta besar. Bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif senantiasa miliki sifat nyata, terbalik, serta diperkecil.

Bayangan yang dihasilkan lensa okuler miliki sifat maya, terbalik, serta diperkecil pada benda yang dilihat. Seperti pada mikroskop, teropong bintang dapat juga dipakai dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Teropong Pantul 

Lantaran jalannya cahaya di dalam teropong lewat cara memantul teropong ini diberi nama teropong pantul. Pada teropong pantul, sinar yang datang dikumpulkan oleh satu cermin melengkung yang besar. Sinar itu lantas dipantulkan ke mata pengamat oleh satu atau lebih cermin yang lebih kecil.

Teropong Medan/Teropong Bumi 

Teropong medan dipakai untuk mencermati benda-benda yang jauh di permukaan bumi. Teropong bumi terdiri atas tiga lensa cembung, masing-masing sebagai lensa objektif, lensa pembalik, serta lensa okuler. Lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan yang dihasilkan lensa objektif, tidak untuk memperbesar bayangan.

Lensa okuler berperan sebagai lup. Lantaran lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan, bayangan yang dihasilkan lensa objektif mesti terdapat pada titik pusat kelengkungan lensa pembalik.

Lensa okuler juga di buat lebih kuat dari pada lensa objektif. Teropong bumi atau medan sesungguhnya sama juga dengan teropong bintang yang dilengkapi dengan lensa pembalik. Karakter bayangan yang dihasilkan teropong medan yaitu maya, tegak, serta diperbesar.

Ada teropong bumi yang cuma memakai dua lensa (teropong panggung), yakni lensa cembung sebagai lensa objektif serta lensa cekung sebagai lensa okuler. Lensa cekung disini berperan sebagai pembalik bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif serta sekaligus sebagai lup.

Karakter bayangan yang dihasilkan maya, tegak, serta diperbesar dari pada bayangan yang dihasilkan lensa objektif. Teropong ini kerapkali disebut dengan teropong panggung atau teropong Belanda atau teropong Galileo.

Teropong bumi serta teropong panggung memanglah tidak dapat di buat praktis. Oleh karena itu, di buat teropong lain yang fungsinya sama namun amat praktis, yakni teropong prisma.

Disebut dengan teropong prisma lantaran pada teropong ini digunakan dua prisma yang didekatkan bersilangan antara lensa objektif serta lensa okuler hingga bayangan akhir yang dihasilkan miliki sifat maya, tegak, serta diperbesar.

Periskop 

Sumber: periskop.cc
Periskop yaitu teropong pada kapal selam yang dipakai untuk mencermati benda-benda di permukaan laut. Periskop terdiri atas 2 lensa cembung serta 2 prisma siku-siku sama kaki.

Jalannya cahaya pada periskop yaitu sebagai berikut ini:
  1. Cahaya sejajar dari benda yang jauh menuju ke lensa obyektif. 
  2. Prisma P1 memantulkan cahaya dari lensa objektif menuju ke prisma P2. 
  3. Oleh prisma P2 cahaya itu dipantulkan lagi serta bersilangan di depan lensa okuler pas di titik fokus lensa okuler. 
Proyektor Slide 

Proyektor slide yaitu alat yang dipakai untuk memproyeksikan gambar diapositif hingga didapat bayangan nyata serta diperbesar pada monitor.

Bagian-bagian yang penting pada proyektor slide, diantaranya lampu kecil yang memancarkan cahaya kuat lewat pusat kaca, cermin cekung yang berperan sebagai reflektor sinar, lensa cembung untuk membentuk bayangan pada monitor, serta slide atau gambar diapositif.

Optalmoskup 

Alat ini digunakan untuk mengecek retina mata. Pada gambar di atas, dijelaskan beberapa bagian penting dari optalmoskup.

Berkas sinar yang datang dari sumber sinar S yang terdapat pada fokus lensa L1 dibiaskan sejajar ke cermin C. Dari cermin C cahaya dpantulkan ke amta. Selanjutnya dokter bisa mengamati retina lewat lubang ditengah-tengah cermin C serta lensa L2 bertindak sebagai lup.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Macam – Macam Alat Optik, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam – Macam Alat Optik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Optik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 
14 March 2017

Pengertian, Fungsi, dan Bagian - Bagian Otak Manusia

Pengertian, Fungsi, dan Bagian - Bagian Otak Manusia. Pengertian Otak, Fungsi Otak Manusia, Bagian – Bagian yang terdapat dalam Otak Manusia, Struktur Otak Manusia, Lapisan Pelindung Otak, Otak Besar, Otak Kecil, dan Otak Tengah.

Pengertian Otak

Sumber: blog.act.id
Otak adalah satu diantara organ yang berperan sebagai pusat system saraf pada manusia serta beberapa makhluk hidup yang lain. Artinya otak adalah pusat pengedalian semua tubuh kita, otak mengatur beberapa koordinasi gerakan, tingkah laku, keseimbangan di dalam tubuh, serta beragam fungsi yang lain.

Otak manusia memiki volume kurang lebih 1350 cc serta terdiri dari kurang lebih 100 juta sel saraf, beratnya kurang lebih 2,5 % dari berat tubuh. Otak terdapat di rongga tengkorak kepala serta dilindungi oleh selaput yang disebut dengan selaput meninges.

Fungsi Otak

Sebagai organ yang paling penting di dalam tubuh manusia, otak mempunyai banyak manfaat, berikut ini yaitu beberapa manfaat paling utama dari otak:
  1. Pusat system saraf yang mengatur semua tubuh, hal semacam ini membuat seseorang dapat menerjemahkan informasi seluruh rangsangan yang dirasakan oleh badannya, cotohnya rasa sakit, sentuhan, tekanan, dan lain-lain. 
  2. Pengatur kapabilitas berpikir, bicara serta mendengar hingga seseorang bisa menangkap informasi verbal lantas menerjemahkannya, serta bisa menerima informasi visual dari sinar serta melihat benda sesuai sama bentuk benda sesungguhnya. 
  3. Pusat keseimbangan serta kapabilitas motorik (bergerak) hingga seseorang dapat bergerak sesuai sama keinginannya. 
  4. Pusat kegiatan sadar 
  5. Menjaga stabilitas tubuh dalam kondisi terjaga serta ketika tidur 
  6. Pusat Pengendalian semua system organ dalam tubuh, umpamanya system pernafasan, system peredaran darah, system pencernaan, system hormon, reproduksi serta system lain dalam tubuh 
Struktur Otak
Sumber: bnnkgarut.wordpress.com
Otak manusia terdiri atas dua sel, yakni sel saraf (neuron) serta sel glia (neuroglia). Sel saraf adalah sel yang sensitif pada rangsangan serta dapat menghantarkan rangsangan itu. Bersumber pada fungsinya, sel saraf manusia terbagi jadi 3 jenis yakni Sel saraf sensorik, sel saraf motorik, serta sel saraf konektor (sel saraf penghubung).

Lapisan Pelindung Otak (Selaput Meninges) 

Selaput meninges adalah jaringan pelindung otak yang memisahkan otak dengan tulang tengkorak. Meninges tersusun atas unsur kolagen serta jaringan fibril yang elastis dan terdapat cairan bening yang disebut dengan cairan serebrospinal.

Sedangkan sel glia (Neuroglia) adalah sel yang berperan untuk menyangga serta membantu sel saraf. Neuroglia berperan untuk menyediakan serta mensupport nutrisi, menjaga homeostasis (keseimbangan cairan serta eletrolit), membentuk selubung mielin (sisi sel saraf) serta berperan serta dalam transmisi tanda system saraf.

Selaput meninges terbagi dalam 3 susunan, yakni: Durameter, Arachnoid, Piameter.

Durameter 

Durameter adalah selaput terluar yang tebal serta kuat. Susunan ini memiliki kandungan serabut kolagen elastis, fibrosit, saraf, pembuluh darah, serta pembuluh limfe. Durameter mempunyai manfaat untuk melindungi otak lantaran sifatnya yang kuat serta agak lentur.

Arachnoid 

Membran Arachnoid adalah susunan yang terbagi dalam fibrosit berwujud pipih serta serabut kolagen. Arachnoid mempunyai dua sisi, yakni sisi yang terkait dengan durameter, serta sisi yang terkait dengan piameter. Arachnoid adalah susunan yang transparan dengan sel – sel yang kedap air, berperan untuk bantalan system saraf pusat.

Piameter 

Piameter yaitu membran yang paling dekat dengan otak. Piameter adalah membran tipis, halus serta lembut. Bentuk piameter berliku – liku mengikuti susunan luar otak. Piameter disusun oleh sel fibrosit serta sedikit serabut kolagen dan pembuluh darah yang menembus otak. Piameter bisa pula berperan sebagai pemasok nutrisi untuk jaringan saraf.

Bagian - Bagian Otak
Sumber: sridianti.com
Otak Besar (Cerebrum) 

Otak besar adalah sisi yang terbesar serta paling menonjol dari otak. Otak besar terbagi dalam dua belahan, yakni belahan otak kanan serta otak kiri. Tiap belahan otak mengatur beberapa kinerja dari sisi tubuh yang berlawanan, artinya otak kanan mengatur kinerja tubuh bagian kiri, demikian juga otak kiri yang mengatur beberapa kinerja tubuh sisi kanan.

Otak besar bertanggung jawab atas beberapa hal, manfaat otak besar ini akan kami jelaskan bersumber pada masing-masing sisi otak besar. Otak besar mempunyai 4 lobus, yakni:

Lobus Frontal 

Lobus frontalis adalah sisi otak besar yang terdapat di depan. Lobus frontalis ini berperan untuk mengatur aktivitas motorik (gerakan) secara sadar, kapabilitas bicara, kapabilitas berpikir (Pemecahan permasalahan) serta emosi.

Lobus Parietal 

Lobus parietal terdapat di belakang lobus frontal dibagian atas otak besar. Manfaat paling utama lobus parietal yaitu sebagai pusat sensorik (penerimaan rangsangan), misalnya sentuhan tekanan, suhu, rasa sakit, dan lain-lain.

Lobus Temporal 

Lobus temporal adalah sisi otak yang terdapat dibawah lobus parietak tepatnya bagian sisi otak besar. Manfaat paling utama lobus temporalis yaitu sebagai pusat pendengaran serta fungsi bahasa.

Lobus Oksipital 

Lobus oksipital adalah sisi belakang otak besar. Manfaat paling utama lobus oksipital yaitu sebagai pusat penglihatan (visual).

Bersumber pada strukturnya, sisi otak besar dibagi jadi dua, yakni:

Korteks Cerebrum (Sisi luar) 

Korteks adalah susunan tipis berwarna abu-abu yang mempunyai milyaran badan sel saraf. Korteks juga kerap disebut dengan area grey matter.

Sel saraf ini sama-sama terkait satu sama lain membentuk seperti untaian rantai hingga informasi yang di terima oleh satu sel saraf bisa diteruskan lewat komunikasinya dengan sel saraf lain. Korteks dibagi lagi jadi 3 area paling utama, yakni:
  1. Area sensorik, yakni area yang bertugas mengartikan informasi sensorik (rangsangan), misalnya sinar, pengecapan serta suara. 
  2. Area motorik, adalah area yang bertugas mengatur otot hingga terjadinya sebuah gerakan, umpamanya saat seseorang menginjak duri, akan terjadi refleks dengan bergeraknya kaki menjauhi duri itu. 
  3. Area asosiasi, adalah area yang berperan dalam merekam pengalaman yang dihadapi oleh tubuh (memori), kemauan serta kecerdasan dan mengatur beberapa fungsi bahasa. 
Ganglia Dasar (Sisi Dalam) 

Ganglia dasar adalah daerah berwarna putih yang banyak terkandung Dendrit serta akson. Susunan ini lebih tebal dibanding sisi korteks. Ganglia dasar ini berperan dalam melakukan koordinasi gerakan, pengatur gerakan tidak sadar, fungsi kognisi serta fungsi emosional.

Otak Kecil (Cerebellum) 

Otak kecil adalah sisi otak yang terdapat dibawah lobus oksipital otak besar. Otak kecil adalah bagain yang terdiri atas dua belahan dengan permukaan yang berupa seperiti lipatan.

Otak kecil mempunyai manfaat paling utama untuk mengontrol gerakan serta koordinasi otot secara sadar, sebagai pusat keseimbangan tubuh.

Beberapa riset paling baru juga memperlihatkan kalau otak kecil turut bertindak dalam memastikan emosi serta pemrosesan informasi kognitif (mental). Otak kecil mempunyai tiga lobus, yakni Lobus Anterior, Lobus Posterior serta Lobus Flocculonodular.

Batang Otak (Brainstem) 

Batang otak adalah sisi otak yang terdapat di deban cerebelum serta dibawah otak besar. Pada saat pengontrolan gerakan sadar, batang otak adalah jalur yang perlu dilewati impuls untuk mencapai sisi otak besar.

Batang otak dapat juga dikatan sisi yang mengubungkan otak dengan sumsum tulang belakang. Sesungguhnya batang otak adalah sebutan untuk gabungan dari tiga susunan penting berikut ini:

Otak Tengah 

Otak tengah disebut sebagai sisi paling kecil dari otak. Otak tengah mempunyai manfaat paling utama sebagai stasiun impuls penglihatan, pendengaran, gerakan mata serta gerakan tubuh.

Medula Oblongata 

Medula oblongata yaitu sisi yang mengontrol fungsi otonom semua tubuh. Beberapa hal yang diatur diantaranya detak jantung, pernafasan, menelan, pencernaan, serta berson. Beberapa proses yang diatur oleh medula oblongata terkait satu dengan yang lain.

Pada otak tengah ada bagian penting yang disebut dengan substansia nigra, sisi ini berwarna gelap serta bisa menghasilkan dopamin yang bertindak dalam pergerakan tubuh.

Pons 

Pons adalah sisi batang otak yang terdapat dibawah otak tengah serta diatas medulla oblongata. Ukurannya kurang lebih 2, 5 cm, manfaat intinya yaitu sebagai jalur penghubung untuk mentransfer tanda atara otak besar dengan otak kecil.

Mengirimkan sinyal saraf kranial (saraf yang terkait langsung dengan otak) ke luar dari otak ke wajah serta telinga, dan ikut bertindak dalam pengendalian manfaat otonom (tidak sadar).

Sistem Limbik (Limbic System) 
Sumber: contoh-dari.blogspot.co.id
System limbik adalah sisi otak yang mempunyai 3 manfaat paling utama, yakni emosi, kenangan, serta gairah. System ini disusun oleh beberapa sisi yakni: 
  1. Talamus, adalah sisi yang bertanggung jawab untuk menerima serta mengemukakan informasi dari system indera manusia. 
  2. Hipotalamus, adalah sisi yang berperan untuk menghasilkan beberapa hormon. Hormon ini akan bertugas mengontrol keseimbangan cairan, siklus tidu, suhu tubuh serta konsumsi makanan. 
  3. Amigdala, adalah kumpulan jaringan saraf berupa seperti kacang yang berperan untuk emosi, naluri bertahan hidup serta memori. 
  4. Hipokampus, yakni sisi yang berperan dalam kegiatan mengingat (memori) serta navigasi ruang.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Bagian - Bagian Otak Manusia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Otak Manusia di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Otak Manusia. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. ilmudasar.com 
15 February 2017

Contoh Paper Kuliah dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar

Contoh Paper Kuliah dan Cara Membuatnya yang Baik dan Benar. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian dan Contoh Paper Kuliah yang Baik dan Benar. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Paper

Sumber: sarungpreneur.com
Sebelum kita bahas mengenai cara bikin paper, sebaiknya kita ketahui dulu tentang paper itu sendiri. Pengertian dari paper sesungguhnya adalah makalah. Sedangkan yang membedakannya yakni tujuan serta unsur-unsur di dalamnya.

Bila dibandingkan dengan makalah pada umumnya, unsur pada paper lebih banyak.

Rata-rata orang bikin paper sebagai salah satu pekerjaan untuk merampungkan tugas kuliah yang diberikan oleh dosen dalam rangka memenuhi dan memahami tingkat pengetahuan mahasiswanya yang diperoleh dari aktivitas belajar dalam mata kuliah tertentu.

Paper dapat dikatakan sebagai satu diantara karya tulis ilmiah yang memiliki hubungan erat dalam dunia pendidikan. Kadang-kadang kita menyamakan antara paper dengan makalah. Padahal perbedaan paper serta makalah sebenarnya banyak.

Nah, supaya lebih mengenal serta tahu lebih banyak tentang paper, pada kesempatan kali ini kita akan membahas menganai beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam cara bikin paper agar bisa jadi paper yang baik dan benar nantinya.

Paper adalah ringkasan dari riset yang kita buat, dengan kata lain paper sama juga dengan pekerjaan akhir, cuma saja ringkas dan tidak serinci satu penelitian tugas akhir. Menurut standar paper umumnya ditulis hingga 6 halaman saja.

Jadi contoh tugas akhir atau penelitian yang kita kerjakan ada berhalaman-halaman, kita cukup meringkasnya jadi 6 halaman saja, tetapi tujuan serta maksud tetap mesti tersampaikan.

Paper biasanya ditulis dalam dua lajur (kolom) tetapi kadang-kadang juga ditulis jadi 1 kolom saja bergantung dari persayaratan dari call for paper tersebut.

Paper juga biasanya ditulis dengan huruf times new roman dengan ukuran besar huruf 10, hal ini juga bergantung dari persyarat dari call for paper, namun standar yang umum digunakan yakni font ukuran 10.

Bicara tentang paper, kita di awal juga harus tahu mengenai call for paper. Call for paper adalah satu pengumuman kalau akan dilakukan seminar paper, pengumuman ini umumnya dilakukan oleh beberapa instansi tertentu seperti dari kampus maupun dari instansi yang diakui untuk mengadakan seminar paper.

Jadi kita mesti jeli memilih di mana tempat kita bakal memasukan paper. Pada call for paper dijelaskan mengenai persyaratan paper (tema, susunan, jenis huruf beserta ukuran, bahkan juga hingga deadline pengumpulan serta biaya pendaftaran) ada seluruh dalam call for paper.

Nah, untuk memahami lebih baik serta benar bagaimana caranya bikin satu paper penelitian. Berikut ini keterangan tentang bagaimana cara pembuatannya.

Contoh paper

Langsung saja, berikut ini keterangan lengkapnya.

Unsur Paper 

Dalam soal ini, unsur paper dikelompokan jadi 3 kategori yang memiliki kegunaan serta fungsinya masing-masing, intinya memuat beberapa hal seperti berikut ini, serta tidak menutup kemungkinan menyelipkan bagian lain yang dianggap penting:
  • Judul dan Nama Penulis
Pada tiap karya tulis ilmiah tentunya ada yang namanya identitas para penulis. Saya rasa hal semacam ini tidak perlu saya jelaskan lebih lanjut, lantaran saya anggap anda tentu udah mengerti mengenai ini.
  • Abstrak
Abstrak yaitu isi atau rangkuman dari keseluruhan paper yang udah di buat, namun diringkas hingga jadi satu paragraf panjang dan biasanya butuh satu lembar halaman untuk memenuhi abstrak hingga jadi sangat singkat dan jelas.
  • Pendahuluan
Pendahuluan atau Introduction dalam satu paper pad biasanya berisi tulisan garis besarnya dari persoalan yang akan dibahas, pada suatu paper cuma berisi deskripsi singkat tentang pemasalahan atau hal yang akan dibahas, kenapa dan apa maksud dalam permasalahannya itu.

Umumnya berisi beberapa hal seperti berikut ini: 
  1. Deskripsi yang pasti tentang permasalahan serta tujuan dari pembuatan paper. 
  2. Perlihatkan atau beritahu mengapa permasalahan ini penting, menarik serta menantang untuk dibahas (motivasi). 
  3. Sedikit review singkat dan jelas mengenai riset sebelumnya, hingga jadi dasar riset (scope). 
  4. Perlihatkan gap atau permasalahan yang ada pada riset sebelumnya, agar jadi pertanyaan yang nantinya bakal kita selesaikan dalam riset. 
  5. Tulis dengan jelas, jalan keluar yang diusulkan (proposed approach) serta bagaimana jalan keluar itu dapat menangani permasalahan yang disebutkan sebelumnya (solution). 
  6. Tulislah secara global berbagai penemuan yang dihasilkan (result). 
  7. Lantas tuliskan susunan penulisan beberapa bagian berikutnya (outline). 
  • Penelitian Terkait 
Umumnya satu paper ada pembahasan tentang beberapa riset terdahulu yang dijadikan sebagai rekomendasi untuk menjadi dasar sebuah karya tulis dalam membuat sebuah paper.
  • Metodologi
Satu paper yang baik dan benar mesti ada pembahasan tentang metodologi seperti apa serta fungsinya dalam pembuatan karya ilmiah.

Biasanya dijelaskan dengan bagan atau gambar sebagai tujuan supaya mempermudahkan para pembaca dalam mendalami isi dari paper. Jelaskan juga gambaran dari masing-masing bagian dalam gambar apabila ada.
  • Percobaan dan Hasil
Inilah sisi yang penting dalam satu paper, yaitu data tentang percobaan, satu eksperiment atau penelitian yang sudah kita lakukan pada sebuah hal seperti data yang bakal digunakan, jumlah data, sumber serta lain sebagainya.

Perlu sedikit ketelitian yang baik, sebab beberapa hal yang mendasar itu bakal tertuang dalam satu paper. 
  • Pemecahan
Pemecahan pada poin ini adalah beberapa hal atau issue yang mau anda sampaikan dari riset yang udah dilakukan.

Semua berisi mengenai beberapa gagasan menarik atau ide pada suatu persoalan mengenai apa yang mau di sampaikan pada para pembaca, biasanya berbentuk opini atau saran.
  • Referensi 

Janganlah lupa untuk mencantumkan referensi apa dan dari mana saja yang membantu anda dalam pembuatan paper. Anda mesti memberikan informasi yang pasti tentang sumber atau referensi yang didapat.

Termasuk juga daftar paper di related work, buku atau resource yang udah membantu dalam merampungkan riset.

Untuk proposal tugas akhir kuliah cukup menggunakan point no 1, 3, 4, 5 dan 8. Di bagian metodologi lebih diperjelas mengenai input serta output pada tiap prosesnya. Tetapi biasanya sudah disesuaikan dengan template yang diberikan dari kampus masing-masing itu sendiri.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Contoh Paper Kuliah yang Baik dan Benar, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Paper Kuliah di atas sedikitnya dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Paper Kuliah. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. cara.pro
07 February 2015

Produksi Kerajinan Busana dari Bahan Alami

Busana dalam pengertian luas adalah segala sesuatu yang dipakai mulai dari kepala sampai ujung kaki yang memberi kenyamanan dan menampilkan keindahan bagi si pemakainya. Busana mutlak ialah busana yang tergolong busana pokok seperti baju, rok, kebaya, blus, rompi. Milineris ialah pelengkap busana yang sifatnya melengkapi busana mutlak serta mempunyai nilai guna di samping juga untuk keindahan seperti sepatu, tas, topi, kaus kaki, kacamata, selendang, scraf, shawl, jam tangan. Aksesoris ialah pelengkap busana yang sifatnya hanya untuk menambah keindahan sipemakai seperti cincin, kalung, leontin, dan bross.

Baju adat tradisional adalah baju adat yang dipakai dan dimiliki oleh berbagai suku di Indonesia. Baju adat memiliki ciri tersendiri dari baju pada umumnya karena baju ini melambangkan identitas dari daerah yang memilikinya. Banyak aspek yang digunakan untuk menentukan suatu busana menjadi baju adat, misalnya aspek normatif seperti agama atau aspek kondisi dan letak geografis dari daerah tersebut. Adakalanya faktor ekonomi dan mata pencaharian masyarakat suatu daerah tertentu juga memengaruhi baju adat tradisionalnnya. Baju adat tradisional tidak hanya mencerminkan budaya suatu daerah tertentu tetapi juga mencerminkan nilai sejarah awal mula daerah tersebut.

Berbagai macam busana adat di wilayah Indonesia diharapkan akan menjadi inspirasi dalam menciptakan karya busana dari bahan serat alami. Dengan demikian kamu akan memiliki kebanggaan terhadap karya tradisi Indonesia sekaligus memanfaatkan kekayaan alam Indonesia menjadi produk busana unggulan dan bermutu.

Proses pembuatan kerajinan rompi dari bahan alami ini merupakan alternatif dalam berkarya kerajinan busana. Kamu boleh mencari alternatif busana lainnya disesuaikan dengan kondisi yang ada di daerah masing-masing. Prosedur pembuatan busana rompi dari bahan alami dapat digambarkan pada diagram berikut ini:

1. Merancang Produksi Busana dari Bahan Alami
Istilah rancangan sering kita kenal dengan sebutan ”desain ”. Jadi membuat rancagan berarti desain awal dalam membuat sebuah produk sebelum dibuat. Pembuatan desain karya kerajinan rompi dari bahan alam ini dapat menggunakan bahan kertas dan koran dengan alat pencil dan spidol.

2. Bahan Pendukung Produksi Busana dari Bahan Alami
Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan rompi dari serat alami harus diperhatikan baik dari jenis serat alam ataupun dari kualitasnya karena akan memengaruhi dan menentukan hasil dari produk yang akan dibuat.Jenis serat alam yang sering digunakan untuk kerajinan busana adalah karung goni. Untuk memudahkan pengerjaannya pilihlah karung goni yang sudah siap pakai, biasanya dijual di toko kerajinan. Apabila di daerah kamu tidak ditemukan bahan karung goni, kamu dapat menggunakan alternatif bahan alam lainnya. Untuk lapisan dalam supaya nyaman dipakai, kamu dapat menggunakan kain misalnya kain kantong gandum.

Untuk membuat kancing baju rompi kamu dapat memanfaatkan batok kelapa. Hiasannya kamu dapat menggunakan biji-bijian atau bahan alami lainnya. Benang yang digunakan untuk menjahit sebaiknya menggunakan warna yang kontras dengan warna karung goni, misalnya menggunakan benang kasur warna putih.

3. Alat Pendukung Produksi Busana dari Bahan Alami
Peralatan yang digunakan harus standar dan sesuai dengan fungsinya. Berikut ini merupakan contoh peralatan yang digunakan untuk pembuatan kerajinan rompi dari serat alam: mistar segitiga, pensil, spidol, jarum, dan gunting.

4. Keselamatan Kerja
Keselamatan kerja merupakan sikap pada saat kita bekerja. Hal ini berhubungan dengan cara memperlakukan alat dan bahan kerja, serta bagaimana mengatur alat dan benda kerja yang baik dan aman karena berhubungan dengan orang atau manusianya. Perlengkapan dan manfaat keselamatan kerja dalam pembuatan rompi ini antara lain seperti berikut.
  • Sebelum bekerja hendaknya memastikan terlebih dahulu tentang ruangan yang bersih dan terang serta fentilasi udara yang cukup supaya ruang kerja menjadi nyaman.
  • Pakailah pakaian kerja, untuk melindungi dan menghindari kotoran pada saat bekerja.
  • Jika sedang bekerja, tidak diperkenankan bergurau/ bercanda karena dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan kerja.
  • Jika sudah selesai bekerja, diwajibkan untuk membersihkan kotoran, kemudian mengembalikan peralatan pada tempatnya.
5. Proses Kerja Produksi Busana dari Bahan Alami
Proses kerja dilakukan sesuai prosedur yang benar sehingga dapat menghindari kesalahan-kesalahan dan akan mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut adalah langkah-langkah kerja yang harus dilakukan ketika pembuatan kerajinan rompi:
  • Membuat Rancangan/Pola Gambar Sebelum menentukan benda kerja/ produk, terlebih dahulu mendesain karya rompi yang akan dibuat. Pelajarilah beberapa pola pakaian khususnya rompi. Hal ini dapat diawali dengan belajar membuat sketsa-sketsa desain yang paling sederhana, yaitu dengan membuat pola rompi sederhana dengan mengambil ide dan gagasan dari karya seni tradisi Indonesia.
  • Penyiapan Bahan. Prinsip kegiatan penyiapan bahan adalah menyiapkan karung goni dan kain lapisan dalam yang akan dijahit sesuai ukuran yang ditentukan. Menyiapkan kancing baju, benang, dan perhiasan lainnya.
  • Penyiapan Alat. Prinsip kegiatan penyiapan alat adalah memilih alat yang akan digunakan dan mengondisikan alat dalam keadaan siap pakai sehingga benar-benar siap digunakan untuk bekerja. 
  • Memotong Sesuai Pola Gambar Setelah proses mendesain selesai, langkah selanjutnya adalah memotong pola gambar di atas karung goni dan kain kantong gandum. Caranya: pola yang sudah dibuat diletakkan di ataskain kantong gandum dan karung goni, kemudian dipotong secara bersama-sama.
  • Menjahit. Proses ini merupakan proses menjahit secara manual dengan benang dan jarum kasur. Caranya: menata secara rapi karung goni pada bagian luar dan kantong gandum pada bagian dalam, kemudian dijahit secara manual dengan motif tertentu.
  • Memasang Kancing Baju. Proses memasang kancing baju dilakukan secara manual, dengan memanfaatkan kancing baju dari bahan alami batok kelapa yang dibentuk seperti kancing baju.
  • Membuat Hiasan pada Rompi. Setelah selesai proses pemasangan kancing, rapikan benangbenang, serabut karung goni agar rompi tampak rapi dan bersih. Kemudian, tempelkan hiasan dengan menggunakan lem pada permukaan rompi tersebut. Hiasan dapat diambil dari bahan alami misalnya biji-bijian kering, dan serat/serabut tumbuh-tumbuhan.
09 May 2017

Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri dan Klasifikasi Amfibi

Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri dan Klasifikasi Amfibi. Pengertian Amfibi, Struktur Tubuh Amfibi, Ciri-Ciri Amfibi, dan Klasifikasi Amfibi.

Pengertian Amfibi

Sumber: pixabay.com
Mendengar kata Amfibi, hal pertama yang terpikirkan yakni “Kodok serta Katak? Benar sekali, Kodok adalah satu diantara spesies dari kelas amfibi. Nah, Lantas apa yang disebut dengan amfibi

Arti amfibi datang dari bahasa yunani yakni Amphi yang memiliki arti dua serta bios yang artinya hidup. Jadi, amfibi adalah hewan vertebrata (bertulang belakang) yang bisa hidup di dua alam, yakni di air serta di darat.

Menurut beberapa pakar, amfibi adalah organism vertebrata pertama yang menempati daratan. Amfibi hidup di tempat yang lembab, untuk menghadapi hilangnya air dari kulit lantaran belum mempunyai sistem penyusunan tubuh yang baik. Amfibi juga punya sifat poikiloterm yakni hewan yang berdarah dingin.

Struktur serta Fungsi Tubuh Amfibi 

Sumber: ebiologi.com
Kita sudah mengulas pengertian dari amfibi. Saat ini, kita akan mengulas struktur serta fungsi tubuh dari amfibi. Lantas, apa saja sih struktur serta fungsi anggota tubuh dari Amfibi?

Jadi, struktur tubuh amfibi terdiri atas kepala serta tubuh untuk katak. Sedangkan kepala, tubuh serta ekor untuk salamander. Pada kepala katak terdiri atas kelopak mata serta membrane niktitan. Membrana niktitan yakni sebuah selaput atau membran yang fungsinya membuat perlindungan untuk mata katak pada saat ada di air.

Pada rongga mulut katak, terdapat lidah yang panjang serta bisa dijulurkan keluar yang fungsinya untuk menangkap mangsa. Pada bagian samping kepala katak terdapat mebrana timpani berperan sebagai penerima suara serta lantas diteruska oleh saluran eustachii. Lantas, saluran eustachii ini tersambung dengan rongga mulut serta telinga pada katak.

Pada tubuh katak, ada kaki depan yang terdiri atas lengan atas, lengan bawah, telapak tangan serta jari yang sejumlah 4 buah. Sedangkan pada kaki belakang, terdiri atas paha, betis, telapak kaki, jari-jari kaki dan selaput renang yang ada di antara jari-jari kaki. Fungsi dari selaput renang ini yakni bantu katak berenang pada saat ia berada di dalam air.

Ciri-Ciri Amfibi 

Sumber: satujam.com
Tidak hanya mempunyai struktur serta fungsi tubuh yang tidak sama dengan kelas vertebrata yang lain. Amfibi juga mempunyai ciri-ciri spesial. Mengenai ciri dari amfibi yakni:
  1. Tubuh terdiri atas kepala serta badan pada katak dan kepala, badan serta ekor pada salamander. 
  2. Tubuh amfibi dilapisi oleh kulit yang basah serta berlendir. 
  3. Amfibi adalah hewan berdarah dingin (poikiloterm) 
  4. Jantung amfibi terdiri atas 3 ruang yakni 2 atrium serta 1 ventrikel. 
  5. Sistem pernapasan pada amfibi saat masih tetap step larva (kecebong) memakai insang, sedangkan saat dewasa memakai kulit. 
  6. Mata amfibi mempunyai selaput yang disebut juga dengan membrane niktitan 
  7. Amfibi berkembang biak dengan bertelur serta fertilisasi secara eksternal. 
  8. Perkembangan amfibi lewat metamorphosis prima. Metamorfosis merupakan peristiwan perubahan bentuk tubuh secara bertahap yang diawali dari step larva sampai dewasa. 

Klasifikasi Amfibi

Biasanya kita mengetahui amfibi sebagai katak atau kodok. Sesungguhnya, kelas amfibi tidak cuma katak atau kodok saja. Namun, ada beberapa spesies lain yang termasuk juga ke dalam kelas amfibi. Spesies-spesies itu dikelompokkan jadi tiga ordo, yakni Anura, Caudata serta Gymnophiona yang akan dibahas berikut ini:

Ordo Anura 

Sumber: keywordsking.com
Istilah “Anura” memiliki arti tidak mempunyai ekor yang artinya spesies dari ordo ini mempunyai cirri umum tidak mempunyai ekor. Ciri yang lain yakni kepala yang menyatu dengan tubuh hingga spesies dari ordo ini tidak mempunyai leher. Spesies dari ordo ini, mempunyai kaki yang lebih besar serta panjang yang fungsinya untuk melompat serta memanjat.

Spesies dari ordo Anura biasanya melakukan fertilisasi ekternal yakni pembuahan yang dilakukan di luar tubuh induk. Contoh spesies dari ordo ini yakni Katak serta Kodok. Dan, meskipun bentuk dari katak serta kodok itu sama namun kedua spesies ini mempunyai ketidaksamaan.

Katak mempunyai kulit yang halus serta lembab. Katak mempunyai paru-paru untuk bernapas. Walau demikian katak dapat juga memakai kulitnya untuk bernapas. Ketidaksamaan yang lain yakni katak mempunyai mata yang menonjol serta bisa ditarik ke dalam. Katak juga lebih banyak menggunakan waktunya di Air. Contoh yakni Rana esculenta

Dan, sedangkan saudaranya kodok mempunyai kulit yang kasar, berkutil dan kering hingga dapat hidup di daerah yang kering. Kaki belakang kodok juga lebih pendek dari katak hingga kodok lebih banyak memakai kakinya untuk berjalan.

Ordo Caudata 

Sumber: keywordsuggest.org
Istilah caudate datang dari bahasa latin yang mempunyai arti ekor. Spesies dari ordo ini nyaris semuanya mempunyai ekor. Spesies dari ordo caudate mempunyai ekor yang nyaris sama panjang dengan badannya bahkan juga beberapa spesies mempunyai ekor yang melebihi panjang badannya, contoh yakni Oedipina.

Ekor yang berkembang dengan baik memungkinkan untuk ordo ini untuk berenang dengan baik juga. Tidak sama dengan sepupunya anura, caudata mempunyai empat buah kaki yang berperan untuk berjalan.

Spesies dari ordo caudate mempunyai ukuran tubuh yang beragam macamnya. Bahkan juga satu diantara spesies dari ordo ini mempunyai ukuran mencapai 1,8 meter serta merupakan amfibi paling besar.

Contoh spesies dari ordo ini yakni Salamander.

Ordo Gymnophiona 

Sumber: yanuarefa.blogspot.co.id
Dan, kita sudah tiba di ordo paling akhir dari kelas Gymnophiona. Seperti apa bentuk dari ordo gymnophiona? Jadi menurut beberapa pakar Ordo Gymnophiona atau sesilia dicirikan dengan bentuk tubuh memanjang serupa cacing serta rata-rata diketemukan di Amerika Selatan, Afrika serta Asia Selatan.

Bentuk tubuh dari ordo ini tidak sama dengan bentuk amfibi yang lain. Sesilia mempunyai bentuk tubuh serupa dengan belut atau cacing tanah.

Sesilia hidup di bawah tanah serta di air serta mempunyai tengkorak yang kuat hingga memungkinkan ordo spesies ini untuk menggali sampai jauh ke dalam tanah.

Lantaran sesilia lebih banyak menggunakan waktu di bawah tanah hingga sesilia tidak sering terlihat oleh manusia. Sesilia juga mempunyai mata yang nyaris tidak berperan yang memiliki bentuk seperti titik di kepala.

Sistem Organ Amfibi 

Sumber: tugassekolah.com
Point paling akhir dari kajian ini yakni sistem organ pada amfibi. Supaya bisa tumbuh serta berkembang dengan baik, amfibi memerlukan sistem organ yang baik juga. System organ itu terdiri atas sistem aliran, sistem pernapasan, sistem pencernaan, sistem ekskresi serta sistem reproduksi yang akan dibahas berikut ini:

System Aliran 

System aliran pada katak terdiri atas sistem aliran ganda serta tertutup. Pada system aliran ganda darah yang kaya akan Karbon Dioksia dari beragam macam jenis jaringan serta organ tubuh mengalir ke sinus venosus menuju atrium kanan. Darah dari atrium kanan mengalir ke ventrikel, lantas menuju ke arteri pulmonalis serta masuk ke paru-paru.

Di paru-paru, karbon dioksida dilepaskan serta oksigen diikat serta darah mengalir ke vena pulmonalis, lantas menuju atrium kiri. Lantas, dari atrium kiri darah mengalir ke ventrikel. Di dalam ventrikel terjadi pencampuran darah yang memiliki kandungan oksigen dengan darah yang memiliki kandungan karbon dioksida.

Dari ventrikel, darah keluar lewat traktus arteriosus (batang nadi) ke aorta yang bercabang ke kiri serta ke kanan. Masing-masing aorta ini bercabang-cabang jadi tiga arteri pokok, yakni arterior (karotis) mengalirkan darah ke kepala serta ke otak, lengkung aorta mengalirkan darah ke jaringan internal serta organ dalam tubuh, serta arteri posterior mengalirkan darah ke kulit serta paru-paru.

System Pernapasan 

System pernapasan pada katak terdiri atas insang, paru-paru serta kulit. Saat katak masih tetap pada step larva (kecebong) katak bernapas memakai insang. Dan, ketika katak masuk step dewasa, katak bernapas memakai kulit serta paru-paru. Kulit katak yang senantiasa dalam kondisi basah memiliki kandungan banyak kapiler hingga oksigen mudah berdifusi lewat kulit.

System Pencernaan 

System pencernaan pada amfibi terdiri atas beberapa saluran. Saluran itu terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus serta kloaka. Makanan dari mulut masuk ke lambung lewat kerongkongan. Di lambung makanan itu diolah serta kemudian masuk ke usus untuk diserap nutrisinya. Sisa makanan itu di keluarkan lewat kloaka dengan proses defekasi.

System Ekskresi 

System ekskresi pada amfibi mempunyai organ ekresi paling utama yakni ginjal. Manfaat ginjal pada amfibi yakni untuk menyaring darah serta zat zat sisa seperti garam, mineral serta yang lain yang tidak diperlukan oleh tubuh. Sesudah difiltrasi oleh ginjal, beberapa zat itu akan keluar lewat kloaka dalam bentuk urine dengan proses urinasi.

System Reproduksi 

System reproduksi pada amfibi terjadi di luar tubuh induk. Tujuannya fertilisasi terjadi di luar tubuh. Saat katak jantan serta betina kawin, keduanya akan melakukan ampleksus yakni katak jantan akan menempel pada tubuh katak betina serta menghimpit perut katak betina.

Lantas katak betina bakal keluarkan ovum ke dalam air lewat kloaka. Setelah katak betina mengeluarkan ovum, katak jantan juga mengeluarkan sperma lewat kloaka. Setelah terjadi fertilisasi eksternal, ovum akan diselimuti oleh cairan kental hingga berupa gumpalan telur.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri dan Klasifikasi Amfibi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Amfibi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Amfibi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
04 October 2016

Komponen-Komponen Dalam Peta


Pengertian dan Komponen Peta 

Peta adalah gambaran keadaan permukaan bumi yang ditampilkna pada suatu bidang datar dengan skala tertentu. Gambaran permukaan bumi yang dipetakan dapat meliputi wilayah yang luas atau hanya mencakup wilayah yang sempit. Contoh peta yang menggambarkan wilayah yang luas adalah Peta Dunia, Peta Benua, Peta Indonesia, Peta Sumatera, Peta Jawa, dan sebagainya. Sedangkan contoh peta yang menggambarkan bagian permukaan bumi yang lebih sempit adalah peta kota, peta kecamatan, peta kelurahan/desa, bahkan hanya dapat berupa peta lingkungan sekolah saja.

Ilustrasi Peta 

Peta pertama kali di buat oleh bangsa Babilonia sekitar 2300 tahun Sebelum Masehi. Peta ini terbuat dari lempengan tanah liat yang awalnya diperuntukkan untuk kepentingan pajak tanah.

Untuk menggambarkan peta secara benar perlu digunakan skala. Skala adalah perbandingan jarak pada peta dengan jarak yang sebenarnya di permukaan bumi. Skala dapat berupa angka, garis, atau kedua-duanya. Skala yang berupa angka dinamakan skala numerik. Sedangkan skala yang berupa grafik dinamakan skala grafis.

Skala 


  • Skala peta dapat dikelompokkan sebagai berikut ini. 
  • Peta skala kadaster, yaitu peta dengan skala antara 1 : 100 sampai 1 : 5. 000. 
  • Peta skala besar, yaitu peta dengan skala antara 1 : 5. 000 sampai 1 : 250. 000. 
  • Peta skala sedang, yaitu peta dengan skala antara 1 : 250. 000 sampai 1 : 500. 000. 
  • Peta skala kecil, yaitu peta dengan skala antara 1 : 500. 000 sampai 1 : 1. 000. 000. 
  • Peta skala geografi, yaitu peta dengan skala besar dari 1 : 1. 000. 000. peta skala geografi sering dinamakan dengan peta skala tinjau. 

Fungsi Peta 


Peta tidak hanya diperlukan dalam bidang geografi, tetapi juga dibutuhkan di bidang-bidang lain. Segala kegiatan yang terkait dengan lokasi atau keruangan membutuhkan peta. Petugas Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah tidak dapat membuat jalan tanpa ada petanya terlebih dahulu. Perusahaan-perusahaan perkebunan besar yang akan membuka area perkebunan harus melihat peta saat sebelum memulai pekerjaan. Pelayar-pelayar yang mengarungi laut luas akan tersesat tanpa peta. 

Secara umum, fungsi peta dapat disimpulkan sebagai berikut : 

  • Penunjuk jalan untuk orang-orang yang berpergian ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjunginya. 
  • Menunjukkan letak satu tempat di permukaan bumi dalam hubungannya dengan tempat lain (letak relatif). 
  • Memperlihatkan ukuran, karena dari peta dapat diukur jarak, luas, ataupun arah sebenarnya di permukaan bumi. 
  • Memperlihatkan bentuk seperti bentuk pulau, negara, benua, pola aliran sungai dan sebagainya. 
  • Bantu para peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan di teliti. 
  • Alat untuk menjelaskan beberapa rencana yang diajukan, dan lain-lain. 

Komponen-komponen Peta 

  • Judul Peta 

Judul peta biasanya diletakkan di bagian atas peta. Judul mencerminkan isi dan jenis peta. 

Tahun dan sumber pembuatan peta 

Tahun atau sumber pembuatan peta dapat di letakkan di bagian bawah kolom legenda atau sudut kiri bawah, di luar garis tepi peta. 

  • Penunjuk Arah 

Penunjuk arah disebut juga mata angin. Umumnya menggunakan penunjuk arah utara. Penunjuk di letakkan di tempat yang kosong di bagian tepi peta agar tak mengganggu peta induknya. 

  • Skala 

Skala peta dapat dituliskan di bawah legenda, di luar garis tepi peta, atau di bawah judul peta. 

  • Legenda 

Legenda di isi beberapa keterangan tentang sebagian simbol yang digunakan pada peta. Simbol adalah gambar yang digunakan untuk mewakili objek yang dipetakan. Tujuannya adalah untuk memudahkan pemakai peta dalam memahaminya. 

  • Garis Astronomi 

Garis astronomi terdiri dari garis lintang dan garis bujur. Fungsinya untuk menentukan letak astronomis satu tempat (letak lintang dan bujur). Pada tepi peta ditulis angka derajat yang menunjukkan derajat garis lintang atau garis bujur. Garis astronomis digunakan dalam peta-peta yang skalanya kecil sampai sedang. 

  • Garis Tepi

Garis tepi biasanya di buat dua buah dengan ketentuan garis luar lebih tebal dari garis dalam. 

  • Inset

Inset adalah gambar peta yang menunjukkan letak atau posisi satu daerah terhadap daerah sekitarnya yang lebih luas. Misalnya, posisi Indonesia di Benua Asia. Petanya dibuat di luar peta utama tetapi masih berada dalam garis tepi peta utama.
26 April 2017

Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri, dan Klasifikasi Reptil

Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri, dan Klasifikasi Reptil. Pengertian Reptil, Struktur Tubuh Reptil, Ciri-Ciri Reptil, dan Beragam Macam Klasifikasi Reptil.

Pengertian Reptil

Sumber: berkahkhair.com
Biasanya kita mengetahui hewan reptile seperti ular serta buaya. Tidak hanya kedua hewan itu, ada banyak lagi beberapa jenis reptile di lingkungan sekitar kita. Kira-kira, apa sih pengertian dari reptile? Istilah reptile datang dari kata Reptum yang artinya melata.

Reptile termasuk juga tetrapoda yakni hewan berkaki empat. Jadi, Reptil adalah organisme vertebrata (bertulang belakang) yang melata serta sebagian berkaki empat, mempunyai sisik yang menutupi semua permukaan badannya serta punya sifat poikiloterm (berdarah dingin).

Menurut beberapa pakar, reptile adalah organisme pertama yang bisa bertahan hidup di lingkungan yang kering.

Struktur dan Fungsi Tubuh Reptil

Sumber: biologimu.com
Di sekujur tubuh reptile ada sisik yang menutupi semua tubuh yang mempunyai peranan untuk melindungi diri dari kekeringan.

Tidak hanya mempunyai sisik di sekujur badannya, reptil juga mempunyai kaki-kaki yang pendek disertai ekor yang panjang. Pada tiap kakinya terdapat kuku jari yang tajam yang fungsinya sebagai perlindungan serta pertahanan diri.

Pada bangsa ular, tidak terdapat kaki serta cakar hingga untuk alat geraknya ular mengernyitkan otot di kedua segi tulang belakangnya.

Sebagai alat pertahanan diri beberapa ular dilengkapi bisa misalnya pada King Cobra serta sebagiannya lagi dilengkapi dengan otot yang kuat hingga bisa melilitkan badannya pada mangsa sampai mangsa itu tidak bisa bergerak sampai mati misalnya yakni pada Phyton.

Nah, yang membuat ular amat unik dari spesies yang lain yakni ular bisa menelan mangsanya bulat-bulat yang dua kali lebih besar dari ukuran badannya.

Mengagumkan bukan? Menurut beberapa pakar, susunan anatomis dari rahang ular menempel dengan longgar hingga bisa membuka sampai 1.500. Lantaran itulah bangsa ular, terlebih dari kelas piton, anaconda serta semacamnya bisa memangsa seekor anak sapi.

Struktur Mulut Ular

Sumber: biologimu.com
Pada bangsa kadal, sebagai alat pertahanan diri mereka dilengkapi sistem pertahanan diri secara autotomi. Autotomi yakni sebuah sistem pertahanan diri lewat cara melepas sisi badannya bila dalam bahaya misalnya yakni cecak yang bisa melepas ekornya saat bahaya.

Tidak hanya itu, ada juga bentuk kadal yang bisa mengubah warna badannya jadi warna yang sama seperti lingkungan sekitar Misalnya yakni pada bunglon yang bisa berganti warna kulit sebagai kamuflase.

Ciri-Ciri Reptil

Sumber: diwarta.com
Tidak hanya mempunyai susunan serta fungsi tubuh yang unik dengan kelas vertebrata yang lain. Reptil juga mempunyai ciri-ciri spesial. Mengenai ciri-cirinya yakni:
  1. Reptil mempunyai kulit bersisik serta kering yang terbuat dari zat tanduk yang fungsinya untuk melindungi dari kekeringan. 
  2. Reptil berjalan dengan melata di mana semua tubuh menelungkup ke tanah, sedang pada bangsa ular bergerak dengan mengernyitkan otot di kedua segi tulang belakang secara bergantian. 
  3. Reptil mempunyai dua pasang kaki serta pada setiap kaki mempunyai cakar. Sedangkan pada penyu kakinya memipih berupa kayuh untuk membantu saat berenang. 
  4. Reptil berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar) pada penyu serta bertelur melahirkan (ovovivipar) pada ular boa. Fertilisasi secara internal, alat kelamin jantan disebut dengan sebagai hemipenis. 

Klasifikasi Reptil

Sumber: tugassekolah.com
Saat ini kita udah tahu bila hewan reptil tidak cuma ular serta buaya saja. Namun ada hewan-hewan lain yang termasuk juga ke dalam kelas reptil. Nah, supaya kita lebih gampang membedakan hewan-hewan itu, beberapa pakar sudah mengklasifikasikan mereka ke dalam beberapa ordo. Diantaranya yakni Squamata, Crocodilia, Chelonia serta Rhynchocephalia yang akan dibahas berikut ini:

Ordo Squamata 

Sumber: yanuarefa.blogspot.co.id
Squmata adalah hewan reptil yang biasanya mempunyai kulit bersisik. Ordo Squamata adalah ordo paling besar dari kelas reptil. Beberapa hewan reptil termasuk juga ke dalam ordo squamata. Misalnya yakni pada bangsa ular serta kadal. Ordo ini terdiri atas 3 subordo, salah satunya yakni:

Subordo Lacertilia 

Sumber: dibagi.net
Hewan yang termasuk juga ke dalam subordo ini biasanya mempunyai sisik yang beragam, bercakar serta berbentuk pentadactylus yakni kaki belakang yang terdiri atas 5 jari serta ada selaput renang di antara jari-jari kaki tersebut.

Hewan yang termasuk juga ke dalam subordo ini mempunyai kelopak mata serta lubang telinga. Tidak hanya itu, mereka juga mempunyai lidah yang panjang serta bisa dilontarkan untuk menangkap mangsa, misalnya yakni Bunglon. Adapun rata-rata hewan dari subordo ini dapat bersifat autotomi yakni bisa melepas ekornya saat ada bahaya misalnya Cecak.

Subordo Serpentes 

Sumber: pasypi.net
Bangsa ular adalah bentuk hewan yang termasuk juga ke dalam subordo ini. Subordo ini di kenal dengan keunikannya yakni tidak mempunyai kaki. Ciri yang lain yakni mereka tidak mempunyai kelopak mata hingga kelopak mata tersebut digantikan oleh selaput transparan yang peranannya untuk melindungi mata.

Keunikan lain dari subordo ini yakni mereka mempunyai thermosensor, organ perasa (tactile organ) serta organ Jacobson sebagai reseptornya hingga bangsa ular mempunyai penciuman tajam yang sensitif pada rangsangan kimia di rongga hidungnya.

Beberapa dari bangsa ular mempunyai taring bisa yang fungsinya sebagai pertahanan serta melumpuhkan mangsa.

Subordo Amphisbaenia 

Sumber: aryanurullizardlover10.blogspot.co.id
Subordo Amphisbaenia tidak berkaki namum mempunyai kenampakan seperti cacing lantaran warnanya yang agak merah muda serta sisiknya yang tersusun seperti cincin. Lantaran sering menggunakan waktu di bawah tanah, hingga sedikit informasi yang dapat di dapat dari hewan reptil ini.

Kepalanya menyatu dengan lehernya, tengkorak terbuat dari tulang keras, mempunyai gigi median pada bagian rahang atasnya tidak mempunyai telinga luar serta matanya tersembunyi oleh sisik serta kulit. Badannya memanjang serta sisi ekornya nyaris menyerupai kepalanya, contoh dari hewan ini yakni wormlizards

Ordo Crocodilia 

Sumber: berkahkhair.com
Bangsa buaya adalah termasuk juga dari ordo ini. Ordo crocodilian mempunyai sisik yang tebal serta terbuat dari keratin yang diperkuat dengan lempengan tulang yang disebut dengan skuta sebagai pelindung. Tidak sama dengan ular, sisik pada buaya rontoh satu persatu.

Buaya juga mempunyai otot yang kuat pada ekornya. Kepala pada ordo crocodilian berupa piramida, keras serta kuat disertai dengan gigi yang runcing untuk mencabik-cabik mangsanya. Contoh dari ordo ini yakni Buaya Air Tawar, Buaya Air Asin serta beragam macam bentuk bangsa buaya yang lain.

Ordo Chelonia 

Sumber: opencage.info
Ordo chelonian adalah hewan reptilian yang mempunyai cangkang, tubuh yang pendek serta lebar dilindungi karapas serta plaston, tidak bergigi serta lidah tidak bisa menjulur. Cangkang pada ordo ini adalah sisi dari tulang belakang serta modifikasi dari tulang rusuk yang mempunyai fungsi untuk pertahanan dan perlindungan dari predator.

Nah, cangkang sisi atas dari chelonian disebut juga dengan karapaks sedangkan sisi bawahnya disebut juga dengan plaston. Contoh hewannya yakni Kura-kura serta penyu.

Ordo Rhynchochephalia 

Sumber: bukubiologi.wordpress.com
Dan, ini adalah ordo paling akhir dari kelas reptil. Hewan yang termasuk juga ke dalam ordo ini yakni Tuatara serta satu satunya spesies yang termasuk juga ke dalam ordo ini. Dikabarkan kalau tuatara ini sudah hidup mulai sejak jaman dinosaurus.

Tuatara ini datang dari pulau lepas pantai di Selandia Baru. Ciri-ciri dari tuatara sendiri yakni mempunyai duri yang berderet di sepanjang tulang belakang serta mempunyai mata ketiga yang berperan untuk mengetahui ketidaksamaan antara gelap serta terang.

Sistem Organ Reptil

Sumber: biologimu.com
Sistem organ itu terdiri atas sistem sirkulasi, system pernapasan, system pencernaan, system ekskresi serta yang paling akhir system reproduksi untuk meneruskan keturunannya. System organ itu akan dibahas berikut ini:

System Sirkulasi 

Kelas reptilian mempunyai system sirkulasi yang lebih maju dari kelas amfibi. Jantung reptilian terdiri atas empat ruang yakni atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan serta ventrikel kiri dan satu sinus venosus.

System sirkulasi pada reptil termasuk juga system sirkulasi ganda yang artinya darah yang miskin akan oksigen masuk ke jantung lewat sinus venosus ke atrium kanan lantas ke ventrikel kanan. Lantas darah itu dipompa ke paru-paru.

Dan, darah yang kaya akan oksigen yang datang dari paru-paru masuk ke atrium kiri serta kemudian masuk ke ventrikel kiri. Darah dari ventrikel kiri dipompa keluar lewat aorta menuju semua tubuh.

System pernapasan 

Tidak hanya mempunyai system sirkulasi yang lebih maju dari amfibi, reptil juga mempunyai system pernapasan yang lebih maju juga dari reptil. Biasanya amfibi bernapas memakai paru-paru. Udara dari luar masuk lewat lubang hidung-trakea-bronkus serta paling akhir ke paru-paru.

Anatomis paru-paru dari tiap reptil tidak sama. Pada paru-paru buaya, kadal serta kura-kura lebih kompleks dengan beberapa belahan yang membuat paru-paru tersebut tampak seperti spons. Pada beberapa jenis kadal seperti bunglon afrika, memiliki kantung udara hingga hewan itu bisa melayang di udara.

System pencernaan 

System pencernaan pada reptil terdiri atas beberapa saluran serta kelenjar pencernaan. Dan, saluran itu terdiri atas mulut, kerongkongan, lambung, usus serta kloaka. Sedangkan kelenjarnya terdiri atas kelenjar ludah, pancreas serta hati.

Makanan dari mulut yang sudah dilumasi oleh kelenjar ludah masuk ke kerongkongan serta lantas masuk ke lambung. Di lambung makanan ini diolah serta kemudian menuju usus untuk diserap nutrisinya. Nah, sisa sisa dari makanan itu dibuang lewat kloaka dalam bentuk feses (tinja) dengan proses defekasi.

System ekskresi 

System eksresi pada reptil berbentuk ginjal, paru-paru serta kulit serta kloaka. Fungsi ginjal yakni untuk menyaring beberapa zat yang tidak diperlukan sisa hasil metabolisme tubuh serta mengeluarkannya dalam bentuk urine lewat kloaka.

Reptil yang hidup di darat sisa hasil metabolismenya berbentuk asam urat yang di keluarkan dalam bentuk setengah padat yang berwarna putih.

System Reproduksi 

System reproduksi pada reptil termasuk unik. Kenapa? Lantaran ada beberapa bentuk reptil yang punya sifat ovipar (bertelur) serta ovovivipar (bertelur-beranak). Contoh dari hewan yang punya sifat ovovivipar yakni pada ular serta beberapa jenis kadal.

Telur-telur ular serta kadal itu menetas dalam tubuh induknya. Akan tetapi makanan mereka didapat dari cadangan makanan yang ada pada telur, berbentuk kuning telur. Ketidaksamaan dengan amfibi yakni fertilisasi terjadi secara internal atau terjadi dalam tubuh betina.

Pada saat musim kawin, penis dari jantan dimasukkan ke dalam saluran kelamin betina. Ovum yang sudah dibuahi akan melalui oviduct serta akan dikelilingi oleh cangkang yang tahan air.

Pada rata-rata bentuk reptil telur itu akan ditinggalkan ditempat yang hangat oleh induknya, sedangkan induknya menjaga telur tersebut dari jauh. Dalam telur ada persediaan kuning telur yang melimpah sebagai cadangan makanan.

Indonesia tidak cuma kaya akan flora serta budayanya. Akan tetapi juga kaya akan faunanya, misalnya pada reptil. Beberapa dari reptil yang sudah di bahas datang dari Indonesia. Indonesia juga mempunyai salah satu spesies reptil yang mendunia serta cuma ada di Indonesia. Reptil itu yakni Komodo. Komodo adalah kadal paling besar di dunia serta terdapat di Pulau Flores, NTT.

Tidak hanya itu, kenyataan unik dari reptil yakni jenis kelaminnya. Pada buaya, telur buaya yang menetas jenis kelaminnya tergantung pada suhu lingkungannya. Bila suhu lingkungannya hangat, bayi-bayi buaya yang menetas berjenis kelamin jantan begitu juga sebaliknya.

Reptil dari bangsa ular bisa bertahan hidup tanpa makan selama berminggu-minggu, bulanan bahkan juga tahunan bergantung seberapa besar mangsa yang di dapat. Hal semacam ini dipicu metabolisme pada tubuh reptil yang berjalan lambat hingga mereka memerlukan bantuan cahaya matahari lewat cara berjemur pada beberapa waktu spesifik.

Peran reptil untuk manusia yakni sebagai predator untuk hama tikus, nilai estetika untuk kulit buaya serta ular, dan sebagai hewan peliharaan untuk beberapa kalangan.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Struktur Tubuh, Ciri, dan Klasifikasi Reptil, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Reptil di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Reptil. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.
  1. softilmu.com