Showing posts sorted by relevance for query bunyi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query bunyi. Sort by date Show all posts

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli Dan Karakteristik Bahasa


Secara sederhana, bahasa dapat diartikan sebagai alat untuk menyampaikan sesuatu yang terlintas di dalam hati. Namun, lebih jauh bahasa bahasa adalah alat untuk beriteraksi atau alat untuk berkomunikasi, dalam arti alat untuk menyampaikan pikiran, gagasan, konsep atau perasaan. Dalam studi sosiolinguistik, bahasa diartikan sebagai sebuah sistem lambang, berupa bunyi, bersifat arbitrer, produktif, dinamis, beragam dan manusiawi.

Bahasa adalah sebuah sistem, artinya, bahasa dibentuk oleh sejumlah komponen yang berpola secara tetap dan dapat dikaidahkan. Sistem bahasa berupa lambang-lambang bunyi, setiap lambang bahasa melambangkan sesuatu yang disebut makna atau konsep. Karena setiap lambang bunyi itu memiliki atau menyatakan suatu konsep atau makna, maka dapat disimpulkan bahwa setiap suatu ujaran bahasa memiliki makna. Contoh lambang bahasa yang berbunyi “nasi” melambangkan konsep atau makna ‘sesuatu yang biasa dimakan orang sebagai makanan pokok’.

Pengertian Bahasa Menurut Para Ahli


  1. Pengertian bahasa menurut Harun Rasyid, Suratno dan Mansyur adalah suatu struktur dan makna yang terbebas dari penggunanya sebagai tanda yang dapat menyimpulkan sebuah tujuannya.
  2. Pengertian bahasa menurut Hasan Alwi adalah suatu sistem lambang bunya yang arbitrer dimana dimanfaatkan oleh semua orang atau seluruh anggota masyarakat dalam bekerjasama, berinteraksi dan mengenali diri pada percakapan yang baik dan tingkah laku serta sopan santun yang baik.
  3. Pengertian bahasa menurut Wittgenstein adalah suatu bentuk pemikiran yang bisa dipahami dimana memiliki hubungan dengan kenyataan dan mempunyai struktur dan bentuk yang logis.
  4. Pengertian bahasa menurut Ferdinand De Saussure adalah sebuah ciri yang menjadi pembeda yang sangat menonjol karena dengan menggunakan bahasa maka setiap kelompok yang ada dimasyarakat dapat menjadi dirinya sebagai suatu kesatuanya saling berbeda diantara kelompok yang lain.
  5. Pengertian bahasa menurut Plato adalah suatu pernyataan pada pikiran seseorang dengan menggunakan perantaraan onomata atau nama benda dan rhemata atau ucapan yang tercermin dari ide seseorang didalam arus udara melalui mulut.
  6. Pengertian bahasa menurut Bloch dan Trager adalah suatu sistem yang memiliki struktur yang tersusun teratur mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang bersifat sesukanya digunakan dalam komunikasi sesama individu pada kelompok manusia dan memberi nama kepada setiap benda, peristiwa dan segala proses yang ada dalam lingkungan hidup manusia.
  7. Pengertian bahasa menurut Sudaryono adalah suatu sarana dalam berkomunikasi secara efektif meskipun tidak sempurna sehingga dari ketidaksempurnaan bahasa maka dapat menjadi sarana komunikasi yang juga dapat menjadi sumber kesalahpahaman.
  8. Pengertian bahasa menurut William A. Haviland adalah sebuah sistem bunyi yang ketika digabungkan menurut aturan maka dapat menimbulkan suatu arti yang bisa ditangkap oleh semua orang yang sedang berbicara dalam bahasa tertentu.
  9. Pengertian bahasa menurut Tarigan adalah suatu sistem yang tersusun secara tersistematis yang kemungkinan digunakan pada sistem generatif dan dapat menjadi sebagai simbol atau lambang yang arbitrer.
  10. Pengertian bahasa menurut Mackey adalah suatu bentuk dan keadaan atau sistem lambang bunyi yang arbitrer atau suatu sistem yang berasal dari suatu tatanan yang ada didalam sistem-sistem.
  11. Pengertian bahasa menurut Wibowo adalah suatu sistem persimbolan bunyi yang memiliki makna dan berartikulasi dimana dihasilkan oleh alat ucap secara arbitrer dan konvensional dimana dipakai sebagai alat untuk berkomunikasi pada sekelompok manusia agar dapat melahirkan pikiran dan perasaan.
  12. Pengertian bahasa menurut Walija adalah suatu komunikasi yang sangat lengkap dan efektif dalam menyampaikan pesan, ide, perasaan dan maksud serta pendapat untuk orang lain.
  13. Pengertian bahasa menurut Syamsuddin adalah suatu alat yang digunakan dalam membentuk perasaan, pikiran, perbuatan dan keinginan dimana alat yang digunakan untuk dipengaruhi dan mempengaruhi.
  14. Pengertian bahasa menurut Gorys Keraf adalah suatu alat dalam berkomunikasi antara setiap anggota yang ada dimasyarkat dengan berupa simbol bunyi yang berasal dari alat ucap manusia.
  15. Pengertian bahasa menurut Fodor adalah suatu sistem tanda dan simbol yang saling berhubungan dengan bersifat konvensional dimana memiliki sifat atau ciri tertentu yang dimiliki pada situasi atau benda yang dimaksud.
  16. Pengertian bahasa menurut Bolinger adalah suatu sistem fonem yang terbentuk karena adanya perbedaan bunyi, sintaksis dan sistem morfem untuk mengungkapkan makna yang berhubungan dengan dunia luar dimana dunia luar yang dimaksud yaitu kenyataan.
  17. Pengertian bahasa menurut Felicia adalah suatu alat yang digunakan dalam berkomunikasi sehari-hari baik berupa tulis maupun tulisan.
  18. Pengertian bahasa menurut Owen adalah suatu sistem konvensional dalam menyampaikan konsep dengan melalui manfaat dari simbol-simbol yang diinginkan dan mengombinasikan segala simbol yang diatur dan memiliki ketentuan.

Karakteristik Bahasa

Telah disebutkan di atas bahwa bahasa adalah sebuah sistem berupa bunyi, bersifat abitrer, produktif, dinamis, beragam dan manusiawi. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa di antara karakteristik bahasa adalah abitrer, produktif, dinamis, beragam, dan manusiawi.

  • Bahasa Bersifat Abritrer


Bahasa bersifat abritrer artinya hubungan antara lambang dengan yang dilambangkan tidak bersifat wajib, bisa berubah dan tidak dapat dijelaskan mengapa lambang tersebut mengonsepi makna tertentu. Secara kongkret, alasan “kuda” melambangkan ‘sejenis binatang berkaki empat yang bisa dikendarai’ adalah tidak bisa dijelaskan.

Meskipun bersifat abritrer, tetapi juga konvensional. Artinya setiap penutur suatu bahasa akan mematuhi hubungan antara lambang dengan yang dilambangkannya. Dia akan mematuhi, misalnya, lambang ‘buku’ hanya digunakan untuk menyatakan ‘tumpukan kertas bercetak yang dijilid’, dan tidak untuk melambangkan konsep yang lain, sebab jika dilakukannya berarti dia telah melanggar konvensi itu.

  • Bahasa Bersifat Produktif

Bahasa bersifat produktif artinya, dengan sejumlah besar unsur yang terbatas, namun dapat dibuat satuan-satuan ujaran yang hampir tidak terbatas. Misalnya, menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan WJS. Purwadarminta bahasa Indonesia hanya mempunyai kurang lebih 23.000 kosa kata, tetapi dengan 23.000 buah kata tersebut dapat dibuat jutaan kalimat yang tidak terbatas.

  • Bahasa Bersifat Dinamis

Bahasa bersifat dinamis berarti bahwa bahasa itu tidak lepas dari berbagai kemungkinan perubahan sewaktu-waktu dapat terjadi. Perubahan itu dapat terjadi pada tataran apa saja: fonologis, morfologis, sintaksis, semantic dan leksikon. Pada setiap waktu mungkin saja terdapat kosakata baru yang muncul, tetapi juga ada kosakata lama yang tenggelam, tidak digunakan lagi.

  • Bahasa Bersifat Beragam

Meskipun bahasa mempunyai kaidah atau pola tertentu yang sama, namun karena bahasa itu digunakan oleh penutur yang heterogen yang mempunyai latar belakang sosial dan kebiasaan yang berbeda, maka bahasa itu menjadi beragam, baik dalam tataran fonologis, morfologis, sintaksis maupun pada tataran leksikon. Bahasa Jawa yang digunakan di Surabaya berbeda dengan yang digunakan di Yogyakarta. Begitu juga bahasa Arab yang digunakan di Mesir berbeda dengan yang digunakan di Arab Saudi.

  • Bahasa Bersifat Manusiawi

Bahasa sebagai alat komunikasi verbal, hanya dimiliki manusia. Hewan tidak mempunyai bahasa. Yang dimiliki hewan sebagai alat komunikasi, yang berupa bunyi atau gerak isyarat, tidak bersifat produktif dan dinamis. Manusia dalam menguasai bahasa bukanlah secara instingtif atau naluriah, tetapi dengan cara belajar. Hewan tidak mampu untuk mempelajari bahasa manusia, oleh karena itu dikatakan bahwa bahasa itu bersifat manusiawi.

Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi

Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi. Pengertian Puisi, Unsur yang ada dalam Sebuah Puisi, Ciri-Ciri dari Puisi, Puisi Lama dan Puisi Baru, Bahasa yang digunakan dalam Puisi, Puisi yang indah namun tetap penuh Makna. Karya Sastra yang syahdu disajikan dalam bentuk Puisi.

Pengertian Puisi

Sumber: si-pedia.com
Puisi adalah bentuk karya sastra dari hasil ungkapan serta perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, pengaturan lirik serta bait, dan penuh arti.

Puisi mengutarakan pikiran serta perasaan penyair secara imajinatif serta disusun dengan mengonsentrasikan kemampuan bahasa dengan susunan fisik serta susunan batinnya.

Puisi memprioritaskan bunyi, bentuk serta arti yang mau di sampaikan yang mana arti sebagai bukti puisi baik bila ada arti yang mendalam dengan memadatkan semua unsur bahasa.

Puisi adalah seni tertulis memakai bahasa sebagai mutu estetiknya (keindahan). Puisi dibedakan jadi dua yakni puisi lama serta puisi baru.

Pengertian Puisi Menurut Beberapa Ahli 

Herman Waluyo: Pengertian puisi menurut herman waluyo yaitu karya sastra tertulis yang paling awal ditulis oleh manusia.

Sumardi: Pengertian puisi menurut sumardi yaitu karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, serta di beri irama dengan bunyi yang padu serta penentuan kata-kata kias (imajinatif).

Thomas Carlye: Pengertian puisi menurut thomas carley yaitu ungkapan pikiran yang miliki sifat musikal.

James Reevas: Pengertian puisi menurut James Reevas kalau arti puisi yaitu ekspresi bahasa yang kaya serta penuh daya pikat.

Pradopo: Pengertian puisi yaitu rekaman serta interpretasi pengalaman manusia yang penting, diubah dalam bentuk yang paling berkesan.

Herbert Spencer: Pengertian puisi yaitu bentuk pengucapan ide yang miliki sifat emosional dengan memperhitungkan keindahan.

Unsur-Unsur Puisi 

Sumber: infosastra.com
Unsur-unsur puisi terbagi dalam susunan fisik serta susunan batin puisi diantaranya sebagai berikut ini:

Susunan Fisik Puisi 

Perwajahan Puisi (Tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, penyusunan barisnya, sampai baris puisi yang tidak selalu diawali dengan huruf kapital serta disudahi dengan tanda titik. Hal itu memastikan pemaknaan pada puisi.

Diksi adalah pemilihat kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Lantaran puisi yaitu bentuk karya sastra yang sedikit kata-katanya bisa mengungkap banyak hal, maka kata-katanya mesti dipilih secermat mungkin.

Penentuan kata-kata dalam puisi erat hubungannya dengan makna, keharmonisan bunyi, serta urutan kata.

Imaji, yakni kata atau susunan kata yang mengungkap pengalaman indrawi, umpamanya pandangan, pendengaran, serta perasaan. Imaji terdiri atas tiga yaitu imaji suara (auditif), imaji pandangan (visual), serta imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji menyebabkan pembaca seolah-olah melihat, mendengar, serta merasakan apa yang dirasakan penyair.

Kata Konkret, yaitu kata yang memungkinkan timbulnya imaji lantaran bisa di tangkap indera yang mana kata ini terkait dengan kiasan atau simbol.

Seperti kata konkret "salju" di mana melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dan lain-lain, sedangkan kata kongkret "rawa-rawa" melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan dan lain-lain.

Gaya Bahasa, yaitu pemakaian bahasa dengan menghidupkan atau meningkatkan dampak serta menyebabkan konotasi spesifik dengan bahasa figuratif yang mengakibatkan puisi jadi prismatis, artinya memancarkan banyak arti atau kaya makna.

Gaya bahasa disebut juga dengan majas. Beberapa macam majas yakni metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, sampai paradoks.

Rima/Irama adalah kesamaan bunyi puisi dibaik awal, tengah, serta akhir baris puisi. Rima meliputi:
  1. Onomatope (tiruan pada bunyi seperti/ng/yang memberikan dampak magis puisi staudji C. B);
  2. Bentuk intern pola bunyi (aliterasi, asonansi, kesamaan akhir, kesamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi bunyi (kata), dan sebagainya;
  3. Pengulangan kata/ungkapan ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi. Rima amat menonjol dalam pembacaan puisi. 

Susunan Batin Puisi 

Sumber: mediasiswa.com
Tema/Makna (sense); media pusi yaitu bahasa. Tataran bahasa yaitu hubungan tanda dengan arti, maka puisi mesti mempunyai arti ditiap kata, baris, bait, serta arti keseluruhnya.

Rasa (Feeling) yakni sikap penyair tentang pokok persoalan yang ada dalam puisinya. Pengungkapan topik serta rasa erat hubungannya akan latar belakang sosial serta psikologi penyair, seperti latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, umur, pengalaman sosiologis serta psikologis, serta pengetahuan.

Kedalaman pengungkapan topik serta ketentuan dalam menanggapi sebuah permasalahan tidak bergantung dari kekuatan penyair memilih kata-kata, rima, gaya bahasa, serta bentuk puisi saja, tetapi juga dari wawasan, pengetahuan, pengalaman, serta kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis serta psikologisnya.

Nada (tone) yaitu sikap penyair pada pembacanya. Suara terkait dengan topik serta rasa. Penyair bisa mengemukakan topik baik dengan nada yang menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca dalam pemecahan permasalahan, menyerahkan permasalahan pada pembaca, dengan nada sombong, berasumsi bodoh serta rendah pembaca, dan lain-lain.

Amanat/tujuan maksud (intention) yaitu pesan yang akan di sampaikan penyair pada pembaca yang ada dalam puisi itu.

Puisi Lama dan Puisi Baru 

Sumber: kreasiringan.blogspot.co.id
Puisi Lama 

Pengertian puisi lama yaitu puisi yang masih tetap terikat oleh sebagian ketentuan yakni sebagai berikut ini:
  1. Jumlah kata dalam 1 baris 
  2. Jumlah baris dalam 1 bait 
  3. Persajakan (rima) 
  4. Banyak suku kata di setiap baris 
  5. Irama 
Ciri-Ciri Puisi Lama 
  1. Tidak di ketahui nama pengarangnya. 
  2. Penyampaian dari mulut ke mulut, hingga merupakan sastra lisan. 
  3. Amat terikat akan sebagian ketentuan umpamanya tentang jumlah baris setiap bait, jumlah suku kata ataupun rima. 
Beberapa Jenis Puisi Lama 

Mantra yaitu beberapa perkataan yang dianggap memiliki kemampuan gaip.

Contoh Mantra: Mantra untuk menyembuhkan orang dari dampak makhluk halus

Sihir lontar pinang lontar 
terletak diujung bumi 
Setan buta jembalang buta 
Aku sapa tidak berbunyi 

Pantun yaitu puisi yang bercirikan bersajak a-b-a-b, yang tiap bait terbagi dalam 4 baris, serta di tiap baris terbagi dalam 8-12 suku kata, 2 baris awal sebagai sampiran, sedangkan untuk 2 baris selanjutnya sebagai isi. Pembagian pantun menurut isinya terdiri atas pantun anak, muda-mudi, agama/nasehat, teka-teki, jenaka.

Contoh Pantun 

sungguh elok emas permata 
lagi elok intan baiduri 
sungguh elok budi bahasa 
jika dihias akhlaq terpuji 

Seloka yaitu pantun yang berkait

Contoh Seloka 

Sudah bertemu kasih sayang 
Duduk terkurung malam siang 
Hingga setapak tiada renggang 
Tulang sendi habis terguncang 

Talibun yaitu pantun genap yang disetiap barusnya terbagi dalam 6, 8 maupun 10 baris

Contoh Talibun

Anak orang di padang tarap 
Pergi berjalan ke kebun bunga 
hendak ke pekan hari tiah senja 
Di sana sirih kami kerekap 
meskipun daunnya berupa 
namun rasanya berlain juga

Syair yaitu puisi yang bersumber dari Arab dengan ciri setiap bait 4 baris yang bersajak a-a-a-a dengan memuat nasehat atau narasi.

Contoh Syair

Berfikirlah secara sehat 
Berucap tentang taubat dan solawat 
Berkarya dalam hidup dan manfaat 
Berprasangka yang baik dan tepat

Karmina yaitu pantun kilat umpamanya pantun namun pendek.

Contoh Karmina

buah ranun kulitnya luka 
bibir tersenyum banyak yang suka 

Gurindam yaitu puisi yang mana dari setiap bait terdiri 2 baris, bersajak a-a-a-a serta memuat nasehat.

Contoh Gurindam

Barang siapa tiada memegang agama (a) 
Sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama (a) 
  
Barang siapa mengenal yang empat (b) 
ia itulah orang yang ma'arifat (b) 
  
Gendang gendut tali kecapi (c) 
Kenyang perut senang hati (c)

Puisi Baru 

Pengertian Puisi Baru yaitu puisi yang tidak terikat lagi oleh ketentuan yang mana bentuknya lebih bebas ddari pada puisi lama dalam sisi jumlah baris, suku kata, ataupun rima.

Ciri-Ciri Puisi Baru 
  1. Mempunyai bentuk yang rapi, simetris 
  2. Persajakan akhir yang teratur 
  3. Memakai pola sajak pantun serta syair meskipun dengan pola yang lain 
  4. Biasanya puisi empat seuntai 
  5. Di tiap baris atasnya satu gatra (kesatuan sintaksis) 
  6. Di setiap gatranya terbagi dalam dua kata (biasanya): 4-5 suku kata 
Beberapa Jenis Puisi Baru
Sumber: droginfo.hu
Puisi baru dikatogerikan jadi dua jenis yakni sebagai berikut ini:

Beberapa Jenis Puisi Baru Bersumber pada Isinya:

Balada yaitu puisi yang memuat cerita atau narasi. Puisi bentuk ini terdiri atas tiga (3) bait, yang tiap delapan (8) larik dengan skema rima a-b-a-b-b-c-c-b.

Lantas skema berubah jadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik paling akhir dalam bait pertama dipakai sebagai refren pada bait-bait selanjutnya. Misalnya pada puisi karya Sapardi Damono berjudul "Balada Matinya Seorang Pemberontak".

Himne yaitu puisi pujaan pada Tuhan, tanah air, atau pahlawan. Ciri himne yaitu lagu pujian yang menghormati seorang dewa, tuhan, pahlawan, tanah air, almamater (pemandu di Dunia Sastra).

Makin berkembangnya jaman, arti himne berubah yang mana pengertian himne saat ini yaitu sebagai puisi yang dinyanyikan, memuat pujian pada yang dihormati seperti guru, pahlawan, dewa, tuhan yang bernapaskan ketuhanan.

Romansa yaitu puisi yang memuat luapan perasaan cinta kasih. Romansa memiliki arti keindahan perasaan; persoalan kasih sayang, rindu dendam, dan kasih mesra (perancis "Romantique").

Ode yaitu puisi yang memuat sanjungan untuk orang yang sudah berjasa. Nada serta gayanya amat resmi (metrumnya ketat), bernada anggun, mengulas suatu hal yang mulia, miliki sifat menyanjung baik pada pribadi spesifik atau peristiwa biasa.

Epigram yaitu puisi yang memuat tuntunan atau ajaran hidup. Epigram memiliki arti unsur pengajaran; didaktik; nasehat membawa ke arah kebenaran untuk dijadikan dasar, ikhtibar; ada teladan.

Elegi yaitu puisi yang memuat rata tangis atau rasa sedih yang memuat sajak atau lagu dengan mengutarakan rasa duka atau keluh kesah lantaran sedih atau rindu, terlebih karena kematian/kepergian seseorang.

Satire yaitu puisi yang memuat sindiran/kritik. Istilah berisi bahasa latin Sature yang memiliki arti sindiran; kekejaman tajam pada suatu hal fenomena; tidak puas hati satu kelompok (atas pemimpin yang pura-pura, rasuah, zalim, dan sebagainya).

Beberapa Jenis Puisi Baru Bersumber pada Bentuknya:
Sumber: rahasiapenulis.com
Distikon yaitu puisi yang mana di setiap baitnya terbagi dalam dua baris (puisi dua seuntai).

Terzina yaitu puisi yang mana di setiap baitnya terbagi dalam tiga baris (puisi tiga seuntai).

Kuatrain yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam empat baris (puisi empat seuntai).

Kuint yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam lima baris (puisi lima seuntai).

Sektet yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam enam baris (puisi enam seuntai).

Septime yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam tujuh baris (tujuh seuntai).

Oktaf yaitu puisi yang di setiap baitnya terbagi dalam delapan baris (double kutrain atau puisi delapan seuntai).

Soneta yaitu puisi yang terbagi dalam empat belas baris yang terdiri dari dua, di mana dua bait pertama masing-masing empat baris serta pada dua bait kedua masing-masing tiga baris. Kata soneta datang dari bahasa Italia yakni Sonneto.

Kata sono memiliki arti suara. Jadi soneta yaitu puisi yang bersuara. Puisi soneta dikenalkan oleh Muhammad Yamin serta Roestam Effendi yang di ambil dari negeri Belanda, hingga mengapa kedua nama itu sebagai "Pelopor/Bapak Soneta Indonesia".

Bentuk soneta Indonesia tidak lagi patuh pada syarat-syarat soneta yang ada di italia atau Inggris tetapi soneta Indonesia mempunyai kebebasan baik dalam segi isi ataupun rimanya. Yang menjadi pegangan yaitu jumlah barisnya (empat belas baris).

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Unsur, dan Ciri-Ciri Puisi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Puisi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Puisi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

Pengertian Energi : Hukum Dan Satuan Energi

Pengertian Energi

Apa itu Energi? Apa pengertian Energi? Dalam keseharian sering kita dengan kata berenergi atau orang kuat yang memiliki banyak energi. Orang yang mampu mendorong mobil dikatakan sangat berenergi, air yang mampu mendorong kapal di laut dikatakan memiliki energi, begitupun dengan angin. Aki mampu menyalakan motor dikarenakan memiliki energi dan seterusnya.

Pengertian energi berdasarkan ilmu fisika adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Kemampuan ini diukur dengan variabel waktu dan besarnya usaha yang dilakukan. Tidak ada pengertian energi selain ini yang sangat menggambarkan apa itu energi.
Dalam sistem SI, Energi memiliki satuan Joule. Satuan lain dari energi seperti KWh, Erg dan kalori digunakan dalam bidang tertentu untuk memudahkan. Konversi satuan energi dapat dilakukan melalui ketetapan bahwa 1 kalori=4.2 Joule dan 1 joule=1 watt sekon.

Energi adalah kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau pekerjaan (usaha). Kata “Energi” berasal dari bahasa yunani yaitu “ergon” yang berarti kerja. Dalam melakukan sesuatu kita selalu memanfaatkan energi, baik secara sadar maupun tidak sadar, Contohnya ketika kita berjalan kita memerlukan energi. Namun setiap kegiatan memerlukan energi dalam jumlah dan bentuk yang berbeda-beda. Energi tidak dapat dilihat namun pengaruhnya dapat dirasakan. Energi dapat berubah bentuk dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Contohnya pada setrika terjadi perubahan bentuk dari energi listrik menjadi energi panas.


Satuan Energi 

Satuan Internasional untuk energi adalah Joule (J), satuan ini digunakan untuk menghormati james Presscot Joule dan percobaannya dalam persamaan mekanik panas. Satuan lain untuk energi adalah Kalori (Kal). Hubungan antara Joule dengan Kalori adalah sebagai berikut :

  • 1 kalori = 4,2 Joule atau 1 Joule = 0,24 kalori

Hubungan Joule dengan Satuan Internasional Dasar lain :

  • 1 Joule = 1 Newton-Meter dan 1 Joule = 1kg m2 s-2


Hukum Kekebalan Energi

Berdasarkan Hukum Kekekalan Energi, dapat ditarik kesimpulan bahwa :
Energi Tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Energi hanya dapat dirubah bentuknya dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Oleh karena Itu Jumlah total energi dalam suatu sistem hanya akan berubah ketika masuk atau keluarnya suatu energi.


Macam-Macam Energi

  • Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya. Kita mengenal beberapa energi potensial, antara lain energi potensial gravitasi, energi potensial pegas, dan energi potensial listrik. Namun, di sini kita akan fokuskan pada energi potensial gravitasi. Energi potensil gravitasi timbul karena adanya gaya gravitasi. Sebagai contoh, jika kita melepaskan benda dari ketinggian tertentu, benda itu selalu jatuh ke bawah. Hal ini terjadi karena benda itu memiliki potensial untuk jatuh. Dengan kata lain, benda itu memiliki energi potensial gravitasi.

  • Energi Kinetik

Energi kinetik adalah energi yang dimiliki benda saat bergerak. Energi itu akan dilepaskan (hilang) jika benda berhenti (diam). Besar energi kinetik benda ditentukan oleh massa benda dan kecepatan gerak benda. Semakin besar massa benda dan semakin cepat gerak benda, energi kinetiknya semakin besar. Benda yang bergerak lurus beraturan, bergerak lurus berubah beraturan, dan bergerak melingkar memiliki energi kinetik. Benda yang bergerak dengan kecepatan tetap memiliki energi kinetik konstan.

  • Energi Kimia

Energi Kimia adalah energi yang tersimpan dalam bahan makanan dan bahan bakar. Energi itu akan dilepaskan jika bahan makanan atau bahan bakar mengalami reaksi kimia. Sebagai contoh, tubuh kita memperoleh energi dari bahan makanan yang kita makan setelah bahan makanan itu mengalami perubahan (bereaksi dengan oksigen) di dalam tubuh. Demikian pula dengan bensin atau solar. Energi kimia dari bensin atau solar dapat diambil (dimanfaatkan) setelah bahan bakar itu dibakar.

  • Energi Cahaya dan Energi Panas

Energi cahaya dan energi panas adalah dua bentuk energi yang erat sekali hubungannya. Benda yang memancarkan cahaya biasanya disertai dengan panas, contohnya sinar matahari dan api. Sinar matahari sangat penting bagi makhluk hidup di bumi. Sinar matahari diperlukan oleh tumbuhan hijau untuk proses fotosintesis. Keberadaan tumbuhan hijau sangat diperlukan oleh hewan dan manusia.

  • Energi Listrik

Energi listrik ditimbulkan oleh arus listrik. Energi listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan oleh manusia secara langsung. Hal itu karena energi listrik mudah dibangkitkan dan mudah diubah bentuknya menjadi energi bentuk lain, misalnya energi cahaya, panas, dan gerak. Dalam kehidupan sehari-hari, energi listrik banyak digunakan untuk penerangan dan menyalakan mesin-mesin industri.

  • Energi Bunyi

Energi bunyi terdapat pada segala jenis bunyi: orang bercakap-cakap, suara kicau burung, suara alat musik dan sebagainya. Betulkan bunyi adalah energi? Jika mendengar bunyi yang sangat keras, telinga kita terasa sakit. Hal itu menunjukkan bahwa bunyi memiliki energi. Energi itulah yang merambat dari satu tempat ke tempat yang lain.


Perubahan Bentuk Energi


  1. Energi dapat berubah bentuk, kira-kira seperti itulah yang dinyatakan dalam Hukum Kekekalan Energi. Energi yang kita gunakan untuk berlari atau berjalan disebut energi kinetik (gerak). Energi tersebut merupakan hasil reaksi kimia dalam tubuh kita. Oleh karena itu, makanan yang kita makan dikatakan memiliki energi kimia. Jadi, dalam hal ini energi kimia berubah menjadi energi kinetik. Demikian pula yang terjadi pada benda jatuh.
  2. Benda yang jatuh dari ketinggian tertentu, kecepatan awalnya nol. Semakin mendekati permukaan tanah, kecepatan benda jatuh semakin besar. Kecepatan maksimal benda jatuh adalah saat menyentuh permukaan tanah. Besarnya kecepatan maksimal tersebut tergantung pada ketinggian benda dari permukaan tanah. Dalam hal ini, dapat dianggap bahwa energi potensial benda berubah menjadi energi kinetik. Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh benda berkaitan dengan kedudukannya (tinggi tempat).

Dua contoh kasus diatas menunjukkan bahwa energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Contoh perubahan bentuk energi lainnya adalah sebagai berikut:

  • Energi listrik berubah bentuk menjadi energi cahaya, contohnya arus listrik dapat digunakan untuk menyediakan lampu penerangan (bohlam atau neon).
  • Energi listrik berubah bentuk menjadi energi kalor (panas), contohnya arus listrik dapat digunakan untuk memasak atau menyetrika.
  • Energi gerak berubah menjadi energi bunyi, contohnya senar yang bergetar (gitar) dapat menghasilkan bunyi.
  • Energi kimia dapat berubah bentuk menjadi energi listrik, contohnya aki atau baterai dapat digunakan untuk menghidupkan tape recorder atau radio.

Biasanya, perubahan bentuk energi yang terjadi tidak berlangsung dari satu bentuk ke satu bentuk lainnya. Akan tetapi, berlangsung dari satu bentuk ke beberapa bentuk lain. Misalnya, pada bohlam yang sedang menyala terjadi perubahan bentuk energi listrik menjadi energi cahaya dan energi panas, pada dua buah logam yang digesekkan terjadi perubahan energi kinetik menjadi energi panas dan energi bunyi, pada tubuh kita terjadi perubahan energi kimia menjadi energi kinetik (aktivitas) dan energi panas.

Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik

Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik. Pengertian Musik, Fungsi Musik, Unsur – Unsur yang terkandung dalam sebuah Musik, Seni Musik, Pengertian Musik Menurut Para Ahli. Nada – Nada Indah dalam Sebuah Musik. Musik yang enak didengar, dan lain sebagainya.

Pengertian Musik 

Sumber: learnify.se
Istilah musik datang dari bahasa Yunani yaitu mousikos, yang diambil dari satu diantara sekian nama dewa Yunani yang ada. Mousikos dilambangkan sebagai suatu dewa keindahan dan menguasai bagian seni dan keilmuan.

Dalam Kata Kamus Besar Bahasa Indonesia musik dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan atau seni membuat nada atau suara dalam urutan, gabungan, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan.

Menurut Wikipedia pengertian musik yaitu suara yang disusun sedemikian rupa sampai mempunyai kandungan irama, lagu, dan keselarasan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.

Pendapat Jamalus menyatakan bahwa seni musik yakni sebuah hasil karya seni berwujud bunyi berbentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya lewat unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, serasi, dan bentuk atau susunan lagu serta ekspresi sebagai satu kesatuan.

Aristoteles mengemukakan kalau musik yaitu curahan kekuatan tenaga penggambaran yang datang dari gerakan rasa dalam sebuah rentetan suara (melodi) yang mempunyai irama.

Dan menurut David Ewen, musik yakni ilmu serta pengetahuan dan seni tentang gabungan ritmik dari beberapa nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala suatu hal yang ingin diungkapkan terlebih sisi emosional.

Menurut ahli perkamusan (lexicographer) musik yaitu: ”Ilmu dan seni dari paduan ritmis beberapa nada, vokal maupun instrumental, yang melibatkan melodi dan serasi untuk mengekspresikan apa saja yang memungkinkan, namun khususnya berbentuk emosional.

Dari beberapa pendapat di atas dapat di ambil kesimpulan bila musik yakni satu diantara pengetahuan atau sisi seni yang berbentuk suara/bunyi/nada yang terkombinasi dalam urutan yang mempunyai kesatuan irama, melodi, serasi yang dapat melukiskan perasaan penciptanya terutama dalam sisi emosional.

Fungsi Musik 

Sumber: frim.nu
Musik yaitu satu elemen yang penting dalam kehidupan manusia. Mulai sejak jaman dulu musik telah memegang peranan dalam beberapa fungsi bersumber pada jenis dari musik itu. Dari beraneka jenis musik itu, fungsi musik dapat dikelompokkan dalam beberapa sisi yaitu sebagai berikut ini:

Musik Sebagai Sarana Ekspresi Diri 
Sumber: style.tribunnews.com
Seorang seniman musik makin lebih mudah berekspresi atau mengungkapkan perasaannya lewat musik. Di samping untuk memerlihatkan bakatnya, pengungkapan perasaan lewat musik semakin lebih mudah diterima.

Terutama jika musik itu berbentuk vokal yang memuat kalimat yang tersusun bagus dan mudah dipahami. Disertai dengan alunan beberapa nada yang mewakili ekspresi yang akan di keluarkan.

Misalnya, bila akan berekspresi sedih, nada yang dimainkan berupa nada yang bertempo lambat dan halus. Demikian sebaliknya, jika nada itu cepat dan menggebu-gebu umumnya mewakili ekspresi bahagia dan bahagia.

Musik Sebagai Sarana Hiburan 
Sumber: kamarmusik.net
Musik sangat efisien dalam menghibur. Selama satu musik itu dianggap indah, udah pasti musik itu dapat menghibur. Seseorang bahkan juga memerlukan musik untuk menghibur diri ketika tengah bosan ataupun sedih. Lebih dari menghibur, musik bisa pula melalaikan manusia dari kehidupan tiap harinya.

Musik Sebagai Sarana Therapy 
Sumber: deherba.com
Musik sebagai terapi awalannya di perkenalkan pada perang dunia ke-II untuk mengobati korban perang. Sekarang musik banyak dipakai untuk terapi penyakit mental atau kelumpuhan organ tubuh. Musik bisa pula berguna untuk menyegarkan kembali sistem kerja otak setelah lama digunakan ketika bekerja.

Musik Sebagai Sarana Upacara 
Sumber: cikalnews.com
Musik di Indonesia, tentunya akan selalu terkait erat dengan upacara-upacara spesifik seperti perkawinan, kelahiran, kematian, serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Di beberapa daerah, bunyi dari sebuah alat musik diakui memiliki kekuatan magis.

Musik Sebagai Sarana Komersial 
Sumber: cewekbanget.id
Untuk beberapa seniman musik atau musisi, musik yaitu satu diantara sumber pendapatan. Mereka merekam hasil karya mereka berbentuk pita kaset atau CD. Lalu karya mereka akan dijual ke pasaran.

Dari hasil penjualannya ini mereka mendapatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tidak cuma dalam media kaset dan CD. Beberapa musisi juga melakukan pertunjukan yang dipungut biaya. Musik juga kerap dikontrak sebagai pengiring sebuah film atau biasa disebut juga dengan OST (Original Soundtrack).

Umumnya musik yang diambil sebagai OST memilki keterikatan dengan film berupa kesamaan cerita yang dapat menggambarkan isi dari film itu. Bahkan musik juga seringkali digunakan sebagai OST dari sebuah Iklan, baik itu ditelevisi maupun radio.

Musik Sebagai Sarana Tari 
Sumber: indonesia-osaka.org
Musik senantiasa pas jika dihubungkan dengan tarian. Keduanya saling terkait oleh karena adanya kesamaan pola dan ritme satu sama lainnya, satu tarian tanpa diiringi irama musik akan terasa hampa (kosong) dan merepotkan untuk sang penari.

Ketika penari melakukan gerak tarinya dibutuhkan tempo dan ritme agar gerakannya. Di Indonesia, bunyi-bunyian atau musik di buat oleh masyarakat untuk menemani tarian-tarian daerah.

Oleh karena itu, rata-rata tarian daerah di Indonesia hanya bisa diiringi oleh musik daerahnya sendiri. Pastinya di luar negeri juga demikian. Seperti dansa, balet dan lain-lain.

Musik Sebagai Sarana Pendidikan 
Sumber: sekolahmusik219.wordpress.com
Sebagai media pendidikan, musik digunakan dalam proses evaluasi di sekolah. Musik digunakan untuk menciptakan rasa cinta tanah air pada siswa-siswanya lewat lagu-lagu perjuangan. Tidak hanya itu, lagu daerah bisa pula digunakan untuk pendidikan siswa dalam hal menumbuhkan sikap toleransi pada perbedaan suku, ras dan agama.

Dalam pendidikan, musik bisa pula digunakan sebagai sarana pengembangan diri siswa. Musik bisa pula membuat kepribadian yang baik untuk seseorang. Seperti yang dapat dikatakan oleh Hatta, bila musik dapat menanamkan perasaan halus dan budi yang halus dalam jiwa manusia. Dengan musik, jiwa lebih mempunyai rasa akan harmoni dan irama.

Kedua-duanya yakni landasan yang baik untuk menghidupkan rasa keadilan. Namun dalam pendidikan musik, harus dijauhkan lagu-lagu yang melemahkan jiwa serta mudah mengakibatkan nafsu buruk.

Musik Sebagai Sarana Komunikasi 
Sumber: showbiz.liputan6.com
Di beberapa tempat di Indonesia, bunyi-bunyi instrumen spesifik yang memiliki arti spesifik juga untuk anggota kelompok masyarakatnya.

Bunyi- bunyian itu memiliki pola ritme spesifik yang menandai kalau ada satu momen atau kegiatan yang ingin diberitakan ke masyarakat. Instrumen yang umum digunakan dalam masyarakat Indonesia yakni seperti kentongan, bedug di masjid, dan lonceng di gereja.

Musik Sebagai Sarana Kreativitas 
Sumber: isi-ska.ac.id
Kreatif yaitu karakter yang dilekatkan pada diri manusia yang dikaitkan dengan kapabilitas atau daya untuk menciptakan. Karakter kreativitas ini senantiasa diperlukan untuk menemani perilaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya.

Unsur - Unsur Musik 

Berikut ini yaitu unsur - unsur dari suatu musik: 

Melodi
Sumber: twitter.com
Melodi yakni tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendeknya nada dalam musik. Dalam satu musik melodi terdengar seperti nada yang seolah bergerak menuju puncak dan lalu kembali ke kondisi sebelumnya. Melodi terbagi dalam pitch, durasi dan tone.

Pitch biasa disebut juga dengan timbre atau warna suara. Pitch yaitu sebuah hal yang mengatur rangkaian not, yang dilambangkan dengan alfabet A-G. Not-not itu jadi melodi dalam selang waktu khusus atau disebut juga dengan durasi. Not itu bisa dihasilkan dari beragam alat musik dengan warna suara yang tidak sama atau dikenal dengan nama tone.

Ritme
Sumber: hi-re.nl
Ritme (irama) yaitu rangkaian gerak yang beraturan dan jadi unsur mendasar dari musik. Ritme terbentuk dari beberapa kumpulan bunyi dan diam panjang pendeknya dalam tempo yang bermaca-macam, membuat pola irama dan bergerak menurut pulsa dalam setiap ayunan birama (Jamalus, 1998 : 7).

Irama berperan untuk mengatur dari suara dan hening. Unsur dari irama meliputi not, ketukan dan tempo. Agar irama dalam musik tetap teratur, musik itu harus sesuai sama tempo yang terbagi dalam not-not yang dimainkan dalam satu ketukan. Tempo di sini berperan agar kecepatan ketika memainkan musik dapat ditata dan disesuaikan.

Harmoni
Sumber: wn.com
Harmoni yakni cabang ilmu serta pengetahuan musik yang membahas dan mengulas mengenai keindahan komposisi musik (Banoe, 2003 : 180). Harmoni yaitu sisi yang melibatkan suara atau kunci (kord) yang berjalan terus-menerus.

Dalam musik harmoni akan tampak ketika adanya keseimbangan pada peristiwa penekanan dan pelepasan. Harmoni tersusun dari interval, kunci serta skala. Interval yaitu jarak yang ada antara dua buah nada.

Kunci yaitu rangkaian not yang mengatur keselarasan satu melodi dalam interval tertentu. Dan skala yakni beberapa kumpulan not yang bertindak sebagai kerangka dari satu musik. Skala juga bertindak sebagai referensi untuk memastikan not yang akan dimainkan pada musik.

Dinamik
Sumber: rumahbelajar.web.id
Dinamik yakni tingkatan keras dan lembutnya cara memainkan musik, keras dan lembut ini diperlukan agar musik tidak terdengan monoton atau datar. Keadaan keras dan lembut itu memiliki arti sendiri di dalam permainan musik.

Seperti Piano (p = lembut), Pianissimo (pp = sangat lembut), Mezzo piano (mp = setengah lembut), Mezzo forte (mf = setengah keras). Forte (f = keras), Fortissimo (ff = sangat keras). Tidak cuma itu masih tetap ada tanda dinamik yang lain yang digunakan yaitu crescendo dan decrescendo.

Crescendo memberikan isyarat agar musik dimainkan dengan keras. Demikian sebaliknya, decrescendo memberikan isyarat agar dimainkan dengan lembut.

Tangga nada 
Sumber: azmi648.blogspot.co.id
Tangga nada yakni urutan dari satu nada yang disusun seperti tangga. Tangga nada dibagi jadi dua, yaitu tangga nada diatonik dan pentatonik. Tangga nada diatonik yaitu tangga nada yang terbagi dalam 7 nada bersumber pada interval-interval yang udah ditetapkan.

Sedangkan tangga nada pentatonis yaitu tangga nada yang hanya terdiri dari 5 nada pokok. Satu tangga nada, jelas ada satu nada mendasar yang diikuti oleh beberapa nada yang lain yang bisa lebih rendah atau lebih tinggi dengan pola interval spesifik, sampai terbentuk bentuk khas sendiri.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Seni Musik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni Musik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Pengertian, Fungsi, dan Bunyi Hukum Kepler (I, II, & III)

Pengertian, Fungsi, dan Bunyi Hukum Kepler (I, II, & III). Pengertian Hukum Kepler, Fungsi dari Hukum Kepler itu sendiri, Bunyi dari Hukum Kepler I, juga Bunyi Hukum Kepler II, dan Bunyi dari Hukum Kepler III. Lantas, seperti apa contoh soal dari Hukum Kepler itu sendiri? Mari simak pembahasan selanjutnya.

Pengertian Hukum Kepler 

Sumber: physics.usyd.edu.au
yang disebut dengan Hukum Kepler atau hukum yang diketemukan oleh seorang matematikawan yang juga merupakan seseorang astronom Jerman yang bernama Johannes Kepler (1571-1630). Penemuannya dilandasi oleh data yang dicermati oleh Tycho Brahe (1546-1601), seorang astronom populer dari Denmark.

Saat sebelum diketemukannya hukum ini, manusia jaman dahulu menganut paham geosentris, yaitu satu paham yang membenarkan kalau bumi yaitu pusat alam semesta.

Asumsi ini dilandasi pada pengalaman indrawi manusia yang terbatas, yang setiap hari mencermati matahari, bulan serta bintang bergerak, sedangkan bumi terlihat dan dirasakan hanya diam.

Asumsi ini dikembangkan oleh astronom Yunani Claudius Ptolemeus (100-170 M) serta bertahan sampai 1400 tahun. Menurut dia, bumi ada di pusat tata surya. Matahari serta planet-planet mengelilingi bumi dalam lintasan melingkar.

Lantas pada tahun 1543, seorang astronom Polandia bernama Nicolaus Copernicus (1473-1543) mencetuskan model heliosentris. Heliosentris artinya bumi bersama planet-planet yang lain mengelilingi matahari dalam lintasan yang melingkar.

Jelas saja pendapat ini lebih baik di banding pendapat sebelumnya. Namun, ada yang masih tetap kurang dari pendapat Copernicus yaitu diam yang masih tetap memakai lingkaran sebagai bentuk lintasan gerak planet.
Sumber: gurupendidikan.com
Pada tahun 1596 Kepler menerbitkan buku pertamanya pada bidang astronomi dengan judul The Mysteri of the Universe. Di dalam buku itu ia menuturkan kekurangan dari kedua model di atas yaitu tidak ada keselarasan pada lintasan - lintasan orbit planet dengan data penilaian Tycho Brahe.

Oleh karena itu Kepler meninggalkan model Copernicus juga Ptolemeus lantas mencari model baru. Pada tahun 1609, barulah diketemukan bentuk orbit yang pas dengan data penilaian Brahe, yaitu bentuk elips.

Lantas penemuannya itu dipublikasikan dalam bukunya yang berjudul Astronomia Nova yang juga disertai hukum keduanya. Sedangkan hukum ketiga Kepler tercatat dalam Harmonices Mundi yang dipublikasikan sepuluh tahun kemudian.

Fungsi Hukum Kepler 

Sumber: anfasriders.wordpress.com
Fungsi hukum Kepler di kehidupan modern yaitu dipakai untuk memprediksi lintasan planet - planet atau benda luar angkasa yang lain yang mengorbit Matahari seperti asteroid atau planet luar yang belum ditemukan semasa Kepler hidup.

Hukum ini dapat juga digunakan pada pengorbitan yang lain tidak hanya matahari saja. Seperti bulan yang mengorbit bumi. Bahkan juga sekarang dengan menggunakan dasar dari hukum Kepler ditemukan satu benda baru yang mengorbit bumi selain bulan.

Benda ini yaitu satu asteroid yang memiliki ukuran 490 kaki (150 meter) yang dijuluki dengan Asteroid 2014 OL339. Asteroid berada cukup dekat dengan bumi hingga tampak seperti satelitnya.

Asteroid itu mempunyai orbit elips. Ia memerlukan waktu 364, 92 hari untuk mengelilingi Matahari. Nyaris sama juga dengan bumi yang mempunyai periode 365, 25 hari.

Bunyi Hukum Kepler 

Sumber: sariwaran.com
Hukum I Kepler 

Hukum I Kepler di kenal sebagai hukum lintasan elips. Hukum I Kepler berbunyi :

“Semua planet bergerak pada lintasan elips mengelilingi matahari dengan matahari ada di salah satu fokus elips”

Hukum I Kepler menyebutkan bentuk orbit planet, namun tidak dapat memprediksi kedudukan planet pada suatu saat. Oleh karena itu, Kepler berupaya memecahkan persoalan itu, yang berikutnya sukses menemukan hukum II Kepler.

Hukum II Kepler 

Hukum II Kepler mengulas mengenai gerak edar planet yang berbunyi sebagai berikut ini.

“Suatu gads khayal yang menghubungkan matahari dengan planet menyapu luas juring yang sama dalam selang waktu yang sama”

Dalam selang waktu yang sama, Ll, Lii, serta Liii. dari hukum II Kepler dapat di ketahui kalau kelajuan revolusi planet paling besar saat planet ada paling dekat ke matahari (perihelium). Demikian sebaliknya, kelajuan planet paling kecil saat planet ada di titik paling jauh (aphelium).

Hukum III Kepler 

Pada hukum ini Kepler menerangkan mengenai periode revolusi tiap planet yang melilingi matahari. Hukum Kepler III berbunyi:
Kuadrat perioda sebuah planet sepadan dengan pangkat tiga jarak rata-ratanya dari Matahari.

Secara matematis Hukum Kepler bisa ditulis sebagai berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:
  1. T1= Periode planet pertama 
  2. T2= Periode planet kedua 
  3. r1 = jarak planet pertama dengan matahari 
  4. r2 = jarak planet kedua dengan matahari 
Kesamaan ini dapat di turunkan dengan memadukan 2 kesamaan hukum Newton, yakni hukum gravitasi Newton serta hukum II Newton untuk gerak melingkar beraturan. Penurunan rumusnya yakni sebagai berikut ini:

Persamaan hukum Newton II: 
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan: 
  1. m = massa planet yang mengelilingi matahri 
  2. a = percepatan sentripetal planet 
  3. v = kecepatan rata-rata planet 
  4. r = jarak rata-rata planet dari matahari 
Persamaan hukum gravitasi Newton: 
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan: 
  1. Fg = Gaya gravitasi matahari 
  2. m1 = massa matahari 
  3. m2 = massa planet 
  4. r = jarak rata-rata planet serta matahari 
Digabungkan kedua rumus di atas hingga menjadi:
Sumber: gurupendidikan.com
m2 pada ruas kiri serta m pada ruas kanan merupakan sama-sama massa planet hingga bisa di hilangkan.
Sumber: gurupendidikan.com
Panjang lintasan yang dilalui planet adalah keliling lintasan orbit planet. Keliling orbit planet bisa dirumuskan dengan 2 x phi x r, di mana r yaitu jarak rata-rata planet dari matahari. Di ketahui kalau kecepatan rata-rata planet adalah perbandingan antara keliling orbit serta periode panet, hingga:
Sumber: gurupendidikan.com
Konstanta k = T2/r3 juga yang diperoleh oleh Kepler ditemukan lewat cara perhitungan memakai data astronomi Tycho Brahe. Hasilnya sama juga dengan yang didapat memakai rumus kedua Hukum Newton di atas.

Contoh Soal Hukum Kepler 

Waktu yang dibutuhkan oleh bumi untuk mengelilingi matahari yakni 1 tahun serta jarak rata-rata antara bumi dengan pusat tata surya nya yakni 1, 5 x 1011 m. Apabila di ketahui ternyata periode orbit planet venus yaitu 0, 615 tahun, berapakah jarak antara matahari dengan venus?

Di ketahui:

Periode bumi = Tb = 1 tahun
Jarak matahari ke bumi Rm-b = 1, 5 x 1011 m
Periode venus = Tv = 0, 615 tahun

Ditanyakan
Rm-v = …?

Jawab:
Sumber: gurupendidikan.com
Jadi dengan memakai hukum kepler III didapat jawaban jarak antara matahari serta planet venus yaitu 1, 084 x 1011 m (lebih dekat dari pada bumi)

Dan itulah tadi pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Bunyi Hukum Kepler (I, II, & III), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hukum Kepler di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Hukum Kepler I, II, maupun III. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. gurupendidikan.com 

pengertian musik

pengertian musik



Musik adalah salah satu media ungkapan kesenian, musik mencerminkan kebudayaan masyarakat pendukungnya. Didalam musik terkandung nilai serta beberapa etika yang menjadi bagian dari sistem enkulturasi budaya, baik dalam bentuk formal maupun informal. Musik itu sendiri memiliki bentuk yang khas, baik dari sudut struktual maupun jenisnya dalam kebudayaan. Demikian juga yang terjadi pada musik dalam kebudayaan masyarakat melayu. 

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990 : 602) 

Musik adalah : ilmu atau seni menyusun nada atau suara diutarakan, kombinasi dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai keseimbangan serta kesatuan, nada atau suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu dan keharmonisan (terutama yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu). 

Pengertian ini sesuai dengan pendapat Hamzah (1988) yang menyatakan bahwa :  
Perkembangan musik melayu dapat diklasifikasikan kepada sembilan bentuk, berdasarkan bentuknya yaitu :
  1. musik tradisional melayu.
  2. musik pengaruh India, Persia, dan Thailand atau Siam seperti : nobat, menhora, makyong, serta rodat. .
  3. nyanyian anak-anak.
  4. musik vokal (lagu) yang berirama lembut seperti tudung periuk, damak, dondang sayang, dan ronggeng atau joget. 
  5. keroncong dan stambul yang tumbuh serta berkembang awalnya di Indonesia.
  6. lagu-lagu langgam.
  7. lagu-lagu patriotik tentang tanah air, kegagahan, dan keberanian.
  8. lagu-lagu ultramodern yang kuat dipengaruhi budaya barat. 
  9. musik pengaruh Arab seperti : gambus, kasidah, ghazal, zapin, dan hadrah

Pengertian Seni Musik Menurut Pendapat Para Ahli
  • Banoe (2003 : 288)
Musik yang berasal dari kata muse yaitu salah satu dewa dalam mitologi Yunani kuno bagi cabang seni dan ilmu; dewa seni dan ilmu pengetahuan. Selain itu, beliau juga berpendapat bahwa musik merupakan cabang seni yang membahas dan menetapkan berbagai suara ke dalam pola-pola yang dapat dimengerti dan dipahami oleh manusia.

  • Jamalus (1988 : 1)
Seni Musik adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai suatu kesatuan.
  • Sylado (1983 : 12)
Menyatakan bahwa seni musik adalah wujud hidup dari kumpulan ilusi dan alunan suara. Lebih jelas beliau mengatakan bahwa alunan musik dengan nada yang berjiwa akan mampu menggerakkan hati penikmatnya.
  • Lexicographer
Sebagai seorang ahli kamus menyatakan bahwa seni musik merupakan kombinasi nada, vocal, dan instrumental yang harmoni untuk mengekspresikan segala sesuatu yang bersifat emosional.
Dari beberapa Pengertian Seni Musik Menurut Para Ahli diatas, dapat kita simpulkan bahwa seni musik merupakan sebuah karya seni yang timbul akibat dari ekspresi perasaan manusia melalui nada atau suara yang harmonis dan indah.



Seni musik adalah cetusan ekspresi perasaan atau pikiran yang di keluarkan secara teratur dalam bentuk bunyi. Bisa dikatakan, bunyi (suara) adalah elemen musik paling dasar. Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen, yaitu : 
  • irama
  • melodi
  • dan harmoni. 
Irama adalah pengaturan suara dalam suatu waktu, panjang, pendek serta temponya, serta ini memberi ciri-ciri tersendiri pada setiap musik. Kombinasi beberapa tinggi nada dan irama akan menghasilkan melodi tertentu. Selanjutnya, kombinasi yang baik antara irama dan melodi melahirkan bunyi yang harmoni. 

Musik termasuk seni manusia yang paling tua. Bahkan bisa dikatakan, tidak ada sejarah peradaban manusia dilalui tanpa musik, termasuk sejarah peradaban Melayu. Dalam masyarakat Melayu, seni musik ini terbagi menjadi musik vokal, instrument dan kombinasi keduanya. Dalam musik kombinasi, suara alat musik berfungsi sebagai pengiring suara vokal atau tarian. Alat-alat musik yang berkembang di kalangan masyarakat Melayu di antaranya : canang, tetawak, nobat, nafiri, lengkara, kompang, gambus, marwas, gendang, rebana, serunai, rebab, beduk, gong, seruling, kecapi, biola dan akordeon. Alat-alat musik diatas menghasilkan irama dan melodi tersendiri yang berbeda dengan alat musik yang lain.

Pengertian, Sifat, dan Macam – Macam Gelombang

Pengertian, Sifat, dan Macam – Macam Gelombang. Pengertian Gelombang, Sifat – Sifat dari Tiap – Tiap Gelombang, Macam – Macam Gelombang, Gelombang Mekanik, Gelombang Elektromagnetik, Gelombang Transversal, Gelombang Longitudinal, Gelombang Berjalan, dan Gelombang Diam.

Pengertian Gelombang 

Sumber: belajarronline.wordpress.com
Gelombang yakni tanda-tanda rambatan dari satu getaran/usikan. Gelombang yang senantiasa terjadi bila sumber getaran ini bergetar secara terus menerus. Gelombang membawa daya dari satu tempat ke tempat yang lain.

Contoh sederhana gelombang, bila kita mengikatkan satu ujung tali ke tiang, dan satu ujung talinya lagi digoyangkan, akan terbentuk banyak bukit dan lembah di tali yang digoyangkan tadi, inilah yang disebut dengan gelombang.

Rangkuman: Gelombang adalah Tanda-tanda rambatan dari satu getaran.

Ragam Macam Gelombang 

Bersumber pada Mediumnya Gelombang dibagi menjadi dua, yaitu: 

Gelombang Mekanik 
Sumber: pustakapedia.net
Gelombang mekanik yakni gelombang yang dalam proses perambatannya memerlukan medium (zat penghubung). Artinya apabila tidak ada medium, gelombang ini tidak akan terjadi. Umpamanya yakni Gelombang Bunyi yang zat perantaranya udara, jadi apabila tidak ada udara, bunyi tidak akan terdengar.

Gelombang Elektromagnetik 
Sumber: anneahira.com
Gelombang Elektromagnetik yakni gelombang yang dalam proses perambatannya tidak memerlukan medium (zat penghubung). Artinya gelombang ini bisa merambat dalam keadaan seperti apa pun tanpa memerlukan medium. Umpamanya yakni gelombang sinar yang senantiasa ada dan tidak memerlukan zat penghubung.

Bersumber pada Arah Getar dan Arah Rambatnya, Gelombang dibagi jadi dua, yaitu: 

Gelombang Transversal 
Sumber: softilmu
Gelombang Transversal yakni gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatannya. Bentuk Getarannya berwujud lembah dan bukit.

Bersumber pada gambar di atas dapat saya terangkan bila: 

Arah rambat gelombang di atas yakni ke kiri dan ke kanan, sedangkan arah getarnya yakni ke atas dan ke bawah. Jadi begitulah yang disebut dengan arah rambat tegak lurus dengan arah getarnya. Umpamanya yakni gelombang pada tali yang saya contohkan sebelumnya di paragraf atas.

Gelombang Longitudinal 
Sumber: softilmu
Gelombang longitudinal yakni gelombang yang arah rambatnya sejajar dengan arah getarannya. Bentuk getarannya berupa rapatan dan renggangan.

Bersumber pada gambar di atas, kita dapat mengerti bila:

Arah rambat gelombangnya ke kiri dan ke kanan, dan arah getarnya ke kiri dan ke kanan juga. Oleh karena itu gelombang ini yakni gelombang longitudinal yang arah getar dan arah rambatnya sejajar.

Contoh gelombang ini yakni Gelombang bunyi, di udara yang dirambati gelombang ini akan terjadi rapatan dan renggangan pada molekul-molekulnya, dan saat ada rambatan molekul-molekul ini bisa bergetar.

Walau demikian getarannya hanya akan gerak maju mundur dan tetap di titik keseimbangan, hingga tidak membentuk bukit dan lembah.

Bersumber pada Amplitudonya (simpangan paling jauh) Gelombang juga dibagi jadi dua: 

Gelombang Berjalan 
Sumber: perpustakaancyber.blogspot.co.id
Gelombang berjalan yakni gelombang yang amplitudonya tetap pada setiap titik yang dilalui gelombang, misalnya gelombang pada tali.

Gelombang diam 
Sumber: tutorialgitar.com
Gelombang diam yakni gelombang yang amplitudonya berubah, misalnya gelombang pada senar gitar yang dipetik.

Sifat dan Pembawaan Gelombang 

Sumber: adjiebrotots.com
Dipantulkan (Refleksi) 

Tentunya kita sudah sangat paham dan terbiasa dengan apa yang dimaksud pemantulan ini, jadi secara garis besar saya rasa kita telah sepaham.

Dalam pemantulan gelombang berlaku hukum pemantulan gelombang, yaitu:
Besar sudut datangnya gelombang sama saja dengan sudut pantul gelombang.
Gelombang datang, gelombang pantul, dan garis normal ada pada satu sisi datar.

Dibiaskan (refraksi) 

Pembiasan gelombang yakni pembelokan arah rambat gelombang karena lewat medium yang tidak sama kerapatannya.

Digabungkan (interferensi) 

Gabungan gelombang terjadi bila ada gelombang dengan frekuensi dan beda fase sama-sama bertemu. Hasil interferensi gelombang akan ada 2, yaitu konstruktif (saling menguatkan) dan destruktif (saling melemahkan).

Interferensi Konstruktif terjadi saat 2 gelombang bertemu pada fase yang sama, sedangkan interferensi destruktif terjadi saat 2 gelombang berjumpa pada fase yang berlawanan.

Dibelokkan/disebarkan (Difraksi) 

Difraksi gelombang yakni pembelokkan/penyebaran gelombang apabila gelombang itu lewat celah. Geja difraksi akan semakin tampak jelas bila celah yang dilewati semakin sempit.

Dispersi Gelombang 

Dispersi yakni penyebaran bentuk gelombang ketika merambat lewat satu medium. Dispersi tidak akan terjadi pada gelombang bunyi yang merambat lewat udara atau ruangan hampa. Medium yang dapat melindungi bentuk gelombang itu disebut juga dengan medium nondispersi.

Dispolarisasi (diserap arah getarnya) 

Polarisasi yakni peristiwa terserapnya beberapa arah getar gelombang hingga hanya tinggal memiliki satu arah saja. Polarisasi hanya akan terjadi pada gelombang transversal, karena arah gelombang sama seperti arah polarisasi, dan demikian sebaliknya, akan terserap apabila arah gelombang tidak sama seperti arah polarisasi celah itu.

Pemakaian Gelombang 

Sangat banyak pemakaian dari gelombang dengan mempertimbangkan beragam karakter gelombang yang ada di sekitar kita. Beberapa diantaranya yaitu:
  1. Gelombang TV dan Radio untuk komunikasi. 
  2. Gelombang Micro yang dipakai untuk memasak makanan atau yang kita kenal dengan microwave 
  3. Gelombang bunyi yang sangat membantu mereka yang kerja di bidang kesehatan, yaitu Ultrasonik pada perlengkapan USG untuk mengecek ada tidaknya penyakit.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Sifat, dan Macam – Macam Gelombang, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Gelombang di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Gelombang. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Pengertian Seni Musik Dan Jenis Musik


musik sendiri memiliki arti hasil pengolahan suara, harmoni, melodi, vokal ritme dan tempo. Jadi jika diartikan secara harfiah seni musik adalah hasil cipta, karsa dan rasa manusia serta diwujudkan dalam bentuk olahan suara, harmoni, melodi, vokal ritme dan tempo.

Seni musik juga termasuk dalam cabang seni yang menggunakan musik sebagai sarana mengekspresikan emosi atau perasaan penciotanya. Sekarang, cabang seni tersebut telah menjadi salah satu sarana hiburan yang populer seiring dengan perubahan teknologi yang ada.

Seni Musik Menurut Para Ahli

Banyak para ahli yang mencoba untuk mendifinisikan seni musik itu sendiri. berikut penjelasannya :

  • Banoe

Musik berasal dari nama muse (nama salah satu dewa dalam mitologi yunani). Dewa ini mewakili cabang seni dan ilmu pengetahuan. Tidak hanya itu, dia berpendapat bahwa musik adalah cabang seni yang membahas tentang berbagai macam suara dalam pola yang dapat dipahami oleh manusia.

  • Jamalus


Seni Musik merupakan salah satu hasil karya seni berupa bunyi pada lagu atau komposisi yang mengungkapkan isi perasaan dan pikiran penciptanya. Seni musik ini di ungkapkan melalui unsur-unsur pokok musik seperti irama, nada, melodi, harmoni, struktur lagu serta ekspresi dalam satu kesatuan.

  • Sylado


Ia berpendapat bahwasannya seni musik merupakan wujud hidup dari beberapa kumpulan ilusi dan alunan suara. Lebih jelasnya ia mengatakan bahwa alunan musik dan nada yang berjiwa dapat menggerakan isi hati sang penikmatnya.

  • Lexicographer 

Sebagai seorang pakar ahli kamus, ia menyatakan bahwa seni musik adalah kombinasi antara nada, instrumental dan vocal yang harmoni untuk mengekspersikan sifat emosional.

  • Suhastjarja 

Ia berpendapat bahwasannya seni musik merupakan rasa pengungkapan keindahan seorang manusia yang diwujudkan dalam bentuk nada/bunyi, sehingga menghasilkan ritme dan melodi. 

Macam-Macam Aliran Musik

Aliran musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripannya satu sama lain. Ada banyak macam-macam genre musik di dunia ini. pop, blues ataupun genre lainya. kali ini kita akan membahas satu persatu 

  • Klasik 

Musik klasik adalah musik yang sangat indah, intelaktual dan selalu di nikmati (hampir di setiap jaman). Genre musik ini berasal dari daratan eropa bermula pada tahun 1750-1825. 

Dalam musik klasik ada beberapa periode tertentu dalam penggolongannya. berikut ini adalah beberapa musisi yang populer dalam genre musik klasik diantaranya : 
  1. Mozart 
  2. Beethoveen 
  3. chopin 
  4. johann pachebel 
Musik klasik juga mempunyai istilah luas, biasanya mengacu pada musik yang berakar dari tradisi barat, musik kristiani, dan msuik orkestra, mencakup periode sekitar abad ke-9 hingga abad 21.

  • Blues 

Blues merupakan aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari kalangan masyarakat afro-amerika. Musik ini juga berkembang dari musik afrika barat. Musik blues berangkat dari tema musik-musik spiritual dan pujian khusus yang muncul dari perkumpulan budak-budak Afrika di AS 

Jenis ini kemudian banyak memengaruhi berbagai macam genre musik pop saat ini, termasuk diantaranya: 
  1. Country
  2. Ragtime
  3. Big band
  4. Jazz
  5. Rock and Roll
  6. Rhythm and Blues
  7. dan musik Pop. 

  • Jazz 

Musik jazz adalah aliran musik yang lahir dari penggabungan antara ragtime, blues dan musik Eropa, terutama pada band. Beberapa sub-genre jazz yang ada : 
  1. Swing
  2. Dixieland
  3. Hard bop
  4. Bebop
  5. Cool jazz
  6. Free jazz
  7. Smooth jazz
  8. Jazz fusion
  9. dan CafJazz.  
Musik jazz banyak menggunakan gitar, piano, trombon, trompet, dan saksofon. Elemen yang paling perlu dalam musik jazz adalah improvisasi, blue notes, sinkopasi, polyrhythms, dan shuffle note. 

  • Funk 

Funk merupakan sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Pada umumnya musik funk bisa dikenali lewat ritme pada musik yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritmenya tajam, perkusi sangat dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama yang di pengaruhi oleh musik Afrika, dan serta kesan gembira yang kita dapat saat mendengarnya. 

Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock. Contohnya George Clinton, Jamiroquai. 

  • Rock 

Aliran musik rock adalah genre musik populr yang mulai di ketahui secara umum pada peretngahan tahun 50an. musik rock juga menganmbil gaya dari berbagai musik lainnya seperti folk musik, Jazz dan musik klasik. Bunyi khas dari musik rock sering bekisar sekitar gitar listrik atau akustic serta penggunaan back beat yang amat kentara pada rhythm section dengan gitar bass dan drum, serta kibor seperti organ, piano atau sejak 70-an, synthesizer. 

Yang bercampur dengan musik folk (musik daerah di amerika) menjadi folk rock, dengan blues menjadi blues-rock dan dengan jazz, menjadi jazz-rock fusion. Pada tahun 70an, rock menggabungkan pengaruh dari soul, funk, dan musik latin. contoh band yang ber aliran ini adalah : My chemical romance, serta Two door cinema club 

  • Alternative rock 

Alternative rock adalah salah satu dari aliran msuik rock yang muncul pada tahun 80an dan menjadi sangat populer pada tahun 1990. Nama “Alternative” sendiri di buat untuk mendeskripsikan band-band Punk rock yang tidak sesuai dengan alirannya. 

Alternative rock mempunyai sub aliran yang bervariasi dari musik indie yang bermulai pada tahun 1980 dan menjadi popular pada tahun 1990 ; seperti indie rock, grunge, gothic rock, dan college rock. Aliran-aliran tersebut terkonsolidasi dengan ciri khasnya masing-masing. Meskipun aliran alternatif terhitung sebagai aliran rock, tetapi beberapa sub-alirannya terpengaruh oleh musik rakyat, reggae, musik elektronik, dan jazz.