Showing posts sorted by relevance for query fungsi mikroskop. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query fungsi mikroskop. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi, dan Bagian – Bagian Mikroskop

Pengertian, Fungsi, dan Bagian – Bagian Mikroskop. Pengertian Mikroskop, Fungsi dari Mikroskop, Bagian – Bagian Mikroskop, Macam – Macam Lensa Mikroskop, Mikroskop Modern, Jenis – Jenis Mikroskop, Macam – Macam Mikroskop, Cara Menggunakan Mikroskop, Penjelasan lengkap mengenai Mikroskop.

Pengertian Mikroskop 

Sumber: berkahkhair.com
Kata mikroskop datang dari bahasa bahasa Yunani yaitu micros (kecil) serta scopein (melihat). Jadi pengertian mikroskop yaitu alat bantu pandangan untuk mencermati objek berukur renik, hingga objek terlihat lebih besar serta jelas. Mikroskop modern disusun minimum oleh dua buah lensa, adapun 2 lensa pada mikroskop modern yakni:
  1. Lensa objek. 
  2. Lensa okuler. 
Perbesaran yang dihasilkan mikroskop optik modern mencapai 1.250 kali. Mikroskop yang kerap dipakai disekolah yaitu mikroskop monokuler atau cahaya (Latin:mono=satu serta oculus=mata). Mikroskop ini dipakai dengan satu mata, hingga bayangan yang tampak cuma mengenai panjang serta lebar benda yang dilihat.

Mikroskop mempunyai dua fungsi serta manfaat, adapun 2 manfaat mikroskop yaitu sebagai berikut ini: 

Manfaat utama mikroskop 

Manfaat utama mikroskop yaitu agar bisa melihat dan mencermati objek benda dengan bentuk ukuran yang amat kecil yang tidak bisa diliat oleh mata telanjang (mata secara langsung).

Manfaat lainnya 

Manfaat dan kegunaan yang lain dari mikroskop yaitu tidak akan jauh dari manfaat utama. Tujuannya yaitu adanya ketidaksamaan dari beberapa bentuk mikroskop yang tujuan dibuatnya untuk sebuah fungsi yang lebih men-detail/rinci.

Misalnya yaitu seperti ada bentuk mikroskop yang cuma di buat untuk melihat serta mencermati satu bentuk objek mikroskopis saja. Jadi, mikroskop bentuk itu termasuk lebih detil serta rinci.

Bentuk serta beberapa macam Mikroskop 

Mikroskop ada dua bentuk serta jenis yang di ketahui berdasarkan sumber energinya. Adapun 2 jenis bentuk mikroskop yakni diantaranya sebagai berikut ini: 

Mikroskop cahaya 
Sumber: bresser.de
Mikroskop cahaya yaitu bentuk tipe mikroskop dengan mempergunakan cahaya sebagai sumber energinya untuk dapat memperbesar bayangan dari objek yang akan dilihat, dengan kata lain bahwa mikroskop jenis cahaya ini memakai cahaya sebagai sumber daya agar bisa memperbesar dengan jelas bayangan dari objek.

Mikroskop cahaya ini memiliki 3 lensa pembesaran. Adapun 3 lensa pembesaran mikroskop cahaya yaitu diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Lemah (4 kali/10 kali) 
  2. Sedang (40 kali) 
  3. Kuat (100kali) 
Serta lensa okuler mempunyai pembesaran 10 kali. Jadi mikroskop cahaya ini rata-rata memiliki pembesaran yang maksimum sebanyak 1000 kali dari ukuran yang sesungguhnya.

Pada bentuk mikroskop cahaya, ada juga ketidaksamaan pada lensa yang dipunyainya, antara lain seperti: 
  1. Mikroskop cahaya yang cuma memiliki 1 lensa okuler (monokuler) 
  2. Jenis satu lensa okuler (monokuler) ini cuma mampu untuk melihat panjang serta lebar dari objek yang akan diamati. 
  3. Mikroskop cahaya yang memiliki 2 lensa okuler (binokuler) 
  4. Jenis satu lensa okuler (binokuler) atau yang juga dikenal dengan Mikroskop Stereo ini mampu untuk melihat panjang, lebar serta tinggi objek yang akan diamati secara 3 dimensi (3D). 
Mikroskop elektron 

Mikroskop elektron yaitu bentuk tipe mikroskop dengan mempergunakan elektron sebagai sumber dayanya untuk dapat memperbesar bayangan dari objek yang akan diamati, dengan kata lain kalau mikroskop bentuk elektron ini memakai elektron sebagai sumber daya agar bisa memperbesar dengan jelas bayangan dari objek.

Pada mikroskop jenis elektron, magnet dipakai untuk pengganti dari lensa dengan fungsi untuk memusatkan elektron (sumber daya) ke objek. Ada 2 bentuk mikroskop elektron yakni diantaranya sebagai berikut ini:

Mikroskop Transmisi Elektron (TEM) 
Sumber: jeolusa.com
Mikroskop transmisi elektron (TEM) bekerja lewat cara menembuskan elektron pada objek yang akan diamati serta deskripsi dari objek yang akan diamati akan tampak di monitor.

Mikroskop Elektron Scanning 
Sumber: pik-instruments.pl
Mikroskop Elektron Scanning bekerja lewat cara memberikan deskripsi permukaan, jaringan serta susunan objek yang diamati serta dapat menghadirkan deskripsi objek yang akan diamati itu dengan deskripsi 3 dimensi (3D).

Benda atau objek yang akan diamati dengan mikroskop mesti mempunyai ukuran yang kecil serta tipis hingga bisa ditembus cahaya.

Bagian-bagian mikroskop 

Sisi mekanik 

Di bagian mekanik terdiri dari:

Kaki mikroskop

Kaki mikroskop yaitu sisi yang berperan untuk menyokong mikroskop.

Pilar (sendi inklinasi) 

Pilar atau sendi inklinasi yaitu sisi yang berperan sebagai penghubung pada kaki dengan lengan mikroskop.

Pengatur kondensor 

Pengatur kondensor yaitu sisi yang berperan untuk menambah serta menurunkan kondensor.

Kondensor 

Kondensor yaitu sisi yang berperan untuk memfokuskan cahaya ke benda yang tengah diamati.

Lengan mikroskop 

Lengan mikroskop yaitu sisi yang berperan sebagai pegangan mikroskop.

Engsel penggerak 

Engsel penggerak yaitu sisi yang berperan sebagai penghubung lengan dengan kaki mikroskop.

Meja preparat 

Meja preparat yaitu sisi yang berperan untuk menempatkan preparat yang akan diamati.

Penjepit preparet (pemegang sendiaan) 

Penjepit preparet atau pemegang sendiaan yaitu sisi yang berperan untuk menjepit preparet yang akan diamati supaya tidak bergeser.

Tabung 

Tabung yaitu sisi yang berperan untuk menghubungkan antara lensa objektif serta lensa okuler.

Revolver 

Revolver yaitu sisi yang berperan untuk meletakkan lensa objektif.

Sekrup pemutar kasar 

Sekrup pemutar kasar yaitu sisi yang berperan untuk menggerakkan tabung mikroskop secara cepat dari atas ke bawah.

Sekrup pemutar halus 

Sekrup pemutar halus yaitu sisi yang berperan untuk menggerakkan tabung ke arah atas serta bawah secara lambat. Alat ini digunakan bila objek sudah terfokus dengan memutar pemutar kasar.

Sisi optik 

Di bagian optik terdiri dari:

Dua buah cermin 

Dua cermin yaitu satu cermin datar serta satu cermin cekung. Manfaat cermin yaitu untuk mencari, menyatukan serta mengarahkan sinar pada objek yang diamati. Cermin datar untuk sumber cahaya yang cukup terang serta cermin cekung untuk sumber cahaya yang kurang terang.

Diafragma 

Manfaat diafragma yaitu mengatur banyak sekurang-kurangnya sinar yang dipantulkan cermin menuju ke mata.

Lensa objektif 

Manfaat lensa objektif yaitu berperan untuk memperbesar bayangan objek, terdapat pada revolver.

Lensa okuler 

Manfaat lensa okuler yaitu berperan untuk memperbesar bayangan objek, terdapat di bagian atas tabung.

Cara memakai mikroskop 

Cara pemakaian mikroskop yaitu antara lain sebagai berikut ini:

Menemukan lapang pandang dengan mengatur penyinaran 

Cara untuk menghasilkan lapang pandang yaitu dengan mengatur cermin sembari melihat lensa okuler supaya sinar masuk ke diafragma, hingga menghasilkan pemantulan yang maksimal. Sisi yang terang berupa bulat diberi nama lapang pandang.

Mengatur konsentrasi mikroskop atau bayangan dengan perbesaran lemah 

Tempatkan prepared diatas meja preparet, dijepit dengan penjepit sembari mencermati mikroskop dari samping tabung mikroskop di turunkan dengan pemutar kasar, lakukan secara hati-hati sampai lensa objektif tidak menyentuh preparat. Lantas lihatlah lewat lensa okuler serta dengan perlahan-lahan naikkanlah tabung mikroskop hingga objek tampak jelas.

Setelah objek terlihat, putarlah pemutar halus ke depan atau ke belakang hingga mendapat bayangan sebaik-baiknya. Perbesaran mikroskop didapat lewat cara mengalihkan angka pada lensa objektif dengan angka yang tercantum pada lensa okuler. Umpamanya 5x lensa objektif serta 10x lensa okuler, perbesaran yang dihasilkan sebesar 50x.

Mengatur fokus mikroskop (bayangan dengan perbesaran kuat) 

Untuk mendapatkan bayangan, bisa dilakukan dengan merubah lensa objektif yang mempunyai perbesaran lemah dengan yang kuat. Umpamanya lensa objektif perbesaran 5x bisa ditukar dengan 10x atau 40x dengan memutar revolver hingga terdengar suara terdetak. Pemutar halus diputar ke depan atau ke belakang supaya didapat objek yang lebih jelas.

Mengatur mikroskop dengan posisi disimpan 

Sesudah mikroskop selesai dipakai, susunlah mikroskop dengan posisi siap disimpan lewat cara sebagai berikut ini:
  1. Tabung mikroskop dinaikkan. 
  2. Preparet di ambil. 
  3. Lensa objektif terlemah di turunkan serendah-rendahnya diputar persis hingga lubang meja mikroskop. 
  4. Diafragma ditutup kembali. 
  5. Kondensor di turunkan serta cermin dalam posisi tegak. 
  6. Angkat mikroskop dengan hati-hati tangan kanan memegang lengan mikroskop serta topeng kaki mikroskop dengan tangan kiri lantas masukkan ke tempatnya serta dikunci.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Bagian – Bagian Mikroskop, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Mikroskop di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Mikroskop. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. materibelajar.id 

Pengertian Virus : Ciri, Struktur Dan Penyakit Yang Di Sebabkan Virus

Pengertian Virus

Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Dalam sel inang, virus merupakan parasit obligat dan di luar inangnya menjadi tak berdaya. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus menyandi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.
Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).

Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya ­virus mosaik tembakau).

Virus dalam bereproduksi dengan memerlukan sel inang, sehingga virus bersifat parasit obligasi. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA) yang diselubungi oleh pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein. Pengertian virus secara etimologi adalah kata virus berasal dari bahasa latin yaitu virion yang artinya "racun". Virus merupakan organisme subseluler karna ukurannya yang sangat kecil, dimana virus hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Virus berukuran lebih kecil dari pada bakteri.

Penemu-Penemu Virus 

Para penemun virus yang kini menjadi secara bagi penemuan virus adalah seperti D.Iwanoski (1892) menemukan virus pada tanaman bakau, lalu berlanjut dengan M. Bejentrick (1898), dan Loffern dan Frooch (1897) yang menemukan dan memisahkan virus penyebab penyakit pada mulut dan kaki (food and mouth diseases), Reed (1900) yang berhasil menemukan virus penyebab kuning atau yellow ever, Twort dan Herelle (1917) yang menemukan bakteriofag, Wendel M Stanley (1935) yang berhasil mengkristalkan virus mosaik yang ada pada tembakau. Hal ini membuat perkembangan virus semakin berkembang sehingga melahirkan cabang ilmu biologi yang mempelajari virus yang disebut dengan virology.

Ciri-Ciri Virus

Virus adalah makhluk yang berukuran super kecil, bahkan ukurannya lebih kecil dari sel yaitu sekitar 0,2 mikron. Oleh karena ukuranyya yang super kecil ini, virus hanya dapat diamati dengan menggunakan mikroskop elektron, sedangkan mikroskop cahhaya belum mampu untuk menjangkaunya.Tubuh virus hanya terdiri dari satu jenis proteinda n asam inti saja (dapat berupa DNA saja atau RNA saja, namun tidak dapat memiiliki keduanya). Karena tidak memiliki sitoplasma dan organel, maka virus tidak dapat digolongkan ke dalam organisme seluler. Sebab tubuhnya yang demikian itu, ada sebagian ahli yang mengatakan bahwa virus adalah molekul yang besar. Namun anehnya, Virus memiliki ciri seperti benda mati, yaitu dapat dikristalkan, dan juga memiliki ciri makhuk hidup yakni dia dapat berkembang biak.

Struktur dan Anatomi Virus

Untuk mengetahui struktur virus secara umum kita gunakan bakteriofage (virus T), strukturnya terdiri dari:

  • Kepala

Kepala virus berisi DNA dan bagian luarnya diselubungi kapsid. Satu unit protein yang menyusun kapsid disebut kapsomer.

  • Kapsid

Kapsid adalah selubung yang berupa protein. Kapsid terdiri atas kapsomer. Kapsid juga dapat terdiri atas protein monomer yang yang terdiri dari rantai polipeptida. Fungsi kapsid untuk memberi bentuk virus sekaligus sebagai pelindung virus dari kondisi lingkungan yang merugikan virus.

  • Isi tubuh

Bagian isi tersusun atas asam inti, yakni DNA saja atau RNA saja. Bagian isi disebut sebagai virion. DNA atau RNA merupakan materi genetik yang berisi kode-kode pembawa sifat virus. Berdasarkan isi yang dikandungnya, virus dapat dibedakan menjadi virus DNA (virus T, virus cacar) dan virus RNA (virus influenza, HIV, H5N1). Selain itu di dalam isi virus terdapat beberapa enzim.

  • Ekor

Ekor virus merupakan alat untuk menempel pada inangnya. Ekor virus terdiri atas tubus bersumbat yang dilengkapi benang atau serabut. Virus yang menginfeksi sel eukariotik tidak mempunyai ekor.
Virus terkecil berdiameter hanya 20 nm (lebih kecil daripada ribosom), sedangkan virus terbesar sekalipun sukar dilihat dengan mikroskop cahaya.

Asam nukleat genom virus dapat berupa DNA ataupun RNA. Genom virus dapat terdiri dari DNA untai ganda, DNA untai tunggal, RNA untai ganda, atau RNA untai tunggal. Selain itu, asam nukleat genom virus dapat berbentuk linear tunggal atau sirkuler. Jumlah gen virus bervariasi dari empat untuk yang terkecil sampai dengan beberapa ratus untuk yang terbesar. Bahan genetik kebanyakan virus hewan dan manusia berupa DNA, dan pada virus tumbuhan kebanyakan adalah RNA yang beruntai tunggal.

Bahan genetik virus diselubungi oleh suatu lapisan pelindung. Protein yang menjadi lapisan pelindung tersebut disebut kapsid. Bergantung pada tipe virusnya, kapsid bisa berbentuk bulat (sferik), heliks, polihedral, atau bentuk yang lebih kompleks dan terdiri atas protein yang disandikan oleh genom virus. Kapsid terbentuk dari banyak subunit protein yang disebut kapsomer.

Penyakit Pada Manusia yang Disebabkan oleh Virus 

Ada beberapa penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus. Macam-macam penyakit yang disebabkan oleh virus adalah sebagai berikut..

  • Gondongan 

Gondongan adalah penyakit pembengkakan kelenjar parotis (kelenjar ludah) yang dapat menular. Penyakit gondongan akan menyebabkan dampak seperti adanya pembengkakan dan rasa nyeri yang terasa ketikan menelan makanan yang sifatnya asam. Gondongan disebabkan oleh virus Paramyxovirus.

  • Herpes

Herpes adalah penyakit infeksi pada sel epitel. Virus pada penyakit herpes tidak akan keluar dari tubuh dan tetap tertanam dalam sel-sel saraf. Penyakit herpes dapat menular dengan kontak langsung dengan cairan yang berasal dari jaringan epitel yang terinfeksi. Herpes juga disebut dengan demam lepuh. Penyebab penyakit herpes adalah virus herpes simpleks (HSV-1 dan HSV-2).

  • Cacar Variola (smallpox)

Cacar variola disebabkan oleh virus variola. Masa inkubasi virus variola terjadi selama 12 hari. Selama 1-5 hari penyakit cacar variola akan memberikan dampak seperti demam dan tubuh akan terasa lesu yang diikuti dengan munculnya vesikula (gelmbung) pada kulit, pustula (gelembung yang berisi nanah) yang membentuk kerak, kemudian akan lepas dengan meninggalkan bekas berupa parut warna merah muda yang lama kelamaan akan memudar. Pencegahan dalam penyakit cacar adalah dengan pemberian vaksin virus Orthopoxvirus.

  • Hepatitis

Hepatitis adalah penyakit gangguan fungsi hati dan saluran empedu yang dapat menyebabkan kematian. Penularan dalam virus hepatitis dapat melalui cairan dalam tubuh atau peralatan makan dan minum penderita. Hepatitis terdiri dalah beberapa penyakit hepatitis A, B, C, D, dan E. Penyakit hepatitis A disebabkan oleh virus HAV dari genus Heparnavirus. Penyakit pada hepatitis B disebabkan virus HBV dari genus Orthohepadnavirus. Penyakit hepatitis C disebabkan oleh virus HCV dari genus Hepacivirus. Penyakit hepatitis D disebabkan oleh virus HDV dari genus Deltavirus. Penyakit hepatitis E disebabkan oleh virus HEV dari genus Herpesvirus.

  • Ebola 

Ebola adalah penyakit mematikan. Virus ebola muncul pertama kali di Zaire, di Afrika Tengah tahun 1976 yang berasal dari infeksi babi kemudian ditularkan ke manusia. Virus ebola menyerang sel darah putih makrofag, jaringan fibroblas, yang selanjutnya menyebar ke organ-organ tubuh sehingga menyebabkan pendarahan dan kematian pada penderitanya.

  • Flu Burung 

Penyakit flu burung atau avian influenza (AI) disebabkan oleh HPAIV (highly parthogenic avian influeza virus) yang pada awalnya hanya menyerang unggas. Namun, beberapa varian tertentu mengalami mutasi menjadi semakin ganas dan dapat menyerang babi dan manusia. Dalam penyebab flu burung adalah kelompok virus tipe A dengan subtipe (strain) H5NI yang sangat ganas virus ini berukuran 90-120 nanometer dan termasuk famili Orthomyxoviridae.

Masa injubasi virus dalam tubuh inang antara 1-7 hari, dengan gejala seperti demam, sakit tenggorokan, batuk, keluar lendir bening dari hidung, nyeri otot, sakit kepala, lemas, sesak napas, dan radang paru-paru (pneumonia). Penyakit ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang sangat cepat. Virus tersebut  bertahan di air selama 4 hari pada suhu 22 derajat celcius dan bertahan lebih dari 30 hari pada suhu 0 derajat celcius, tetapi dapat mati dalam pemanasan di atas 60 derajat celcius selama 30 menit. Di dalam feses unggas, virus dapat bertahan hidup lebih lama. Penularan virus dapat melalui udara dan feses unggas. Penularan melalui konsumsi daging belum terbukti, namun juga perlu diperhatikan dalam cara pengolahannya. Pastikan daging yang dikonsumsi itu benar-benar matang. Telur dengan cangkang yang kotor oleh feses dan lendir unggas terinfeksi perlu diwaspadai karena kemungkinan tercemar oleh virus flu burung. Sebaiknya anda jangan atau tidak mengkonsumsi telur mentah atau setengah mentah.

  • Tumor, kanker, karsinoma, dan kutil

Tumor adalah jaringan yang terbentuk dari sel-sel dengan kecepatan pembelahan melebihi batas normal. Tumor ganas disebut kanker. Karsinoma adalah kanker pada jaringan lunak, misalnya pada membran. Kutil adalah tumor jinak pada sel epitel kulit atau membran mukosa. Virus yang dapat menyebabkan kanker pada manusia.

  • Demam Berdarah 

Demam berdarah ditandai dengan gejala tubuh mengigil dan sakit kepala. Rasa sakit segera timbul, khususnya juga pada punggung, sendi, otot, dan bola mata. Suhu badan kembali normal setelah 5-6 hari dan meningkat kembali sekitar 5-8 hari kemudian. Bercak-bercak merah akan timbul dan berlangsung selama 24-72 jam. Kadar trombosit dalam darah akan menurun dan kondisi paling parah adalah terjadinya pendarahan yang menyebabkan kematian. Demam berdarah adalah penyakit dengan epidemi (wabah) di Filipina, India dan Indonesia dengan angka kematian 5-10%. Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue (Flavivirus) melalui gigitan nyamuk Aedes aegyphti.

  • Campak (morbili)

Penyakit campak disebabkan oleh Morbillivirus. Masa inkubasi dari virus ini 7 sampai 11 hari, dengan gejala demam, bersin, batuk, pilek, mata merah, dan timbul ruam bercak cokelat pada kulit. Penyakit campak dapat menular, namun jika kita satu kali infeksi dapat memberikan kekebalan seumur hidup. Campak bersifat endemik dan kira-kira berulang setiap 2-3 tahun. Pencegahannya dilakukan dengan pemberian vaksin

  • Chikungunya 

Chikungunya ditemukan pertama kali pada tahun 1952 di Tanzania. Penyakit ini disebabkan oleh virus chikungunya yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti. Gejala yang dirasakan oleh penderita hampir sama dengan demam berdarah. Penderita akan merasakan nyeri yang hebat pada persendian tangan dan kaki hingga menyebabkan kelumpuhan sementara.

  • SARS (Severe acute respiratory syndrome)

Penyakit SARS menyebabkan gangguan akut pada saluran pernapasan dan dapat menyebabkan kematian. Cara penularan melalui udara. Gejalanya antara lain demam tinggi hingga lebih dari 38 derajat celcius , mengigil, lesu, sakit kepala, nyeri otot, batuk kering, dan sesak napas yang akan mengakibatkan penderita kekurangan oksigen. SARS pertama kali  terjadi pada daerah Guangzhou (China Selatan), yang kemudian menyebar di hongkong, taiwan, malaysia, indonesia, singapura, dan vietnam.

Pengertian Sel : Struktur Dan Fungsi Sel

Pengertian Sel

berasal dari kata Latin cella yang berarti ruangan kecil. Orang yang pertama kali mengemukakan adanya sel adalah Robert Hooke pada tahun 1665. Ia melakukan pengamatan terhadap sayatan gabus dengan menggunakan mikroskop. Hook melihat adanya ruangan-ruangan kecil yang menyusun gabus tersebut.

Pada tahun 1831, Robert Brown mengatakan bahwa “sel merupakan satu ruangan kecil yang dibatasi oleh membran, yang di dalamnya terdapat cairan (protoplasma)”. Protoplasma terdiri dari plasma sel atau sitoplasma dan inti sel atau nukleus. Di dalam inti sel terdapat plasma inti atau disebut nukleoplasma. Beberapa tahun kemudian (1839) seorang ahli fisiologi Jerman, Theodor Schwann, mengungkapkan bahwa semua organisme tersusun atas sel. Kemudian muncul pertanyaan dari mana asal sel tersebut? Ahli fisika Jerman Rudolf Virchow menyatakan bahwa sel berasal dari sel yang sebelumnya. Teori “sel berasal dari sel” tersebut diperkuat oleh berbagai eksperimen ahli mikrobiologi Prancis, Louis Pasteur, yang dilakukan antara tahun 1859-1861.

Struktur Sel Secara Umum

Sel dibangun oleh tiga komponen utama, yaitu :

  • Membran Plasma

Membran plasma memiliki struktur model masaik cair yaitu berupa lapisan ganda yang disusun oleh fosfolipid dan protein.

Membran plasma berfungsi sebagai pembatas antara sel dengan lingkungan luar, mencegah keluarnya isi sel dari dalam sel, mengatur pertukaran zat, dan menyeleksi zat masuk/keluar dari sel.

  • Sitoplasma (Sitosol)

Sitoplasma merupakan plasma yang terdapat di antara inti dengan membran sel yang didalamnya mengandung organel-organel. Sitoplasma berfungsi sebagai tempat berlangsungnya metabolisme sel.

  • Organel Sel

Macam-macam organel yang terdapat pada sel tumbuhan dan hewan yaitu sebagai berikut :

  1. Nukleus (Inti sel) : Meyimpan Informasi genetika, mengendalikan aktivitas sel
  2. Retikulum Endoplasma (RE) : Menyimpan dan mendistribusikan materi, tempat sintesis protein dan lemak
  3. Ribosom : Tempat sintesis protein
  4. Mitokondria : Mengubah energi kimia untuk metabolisme
  5. Plastida : Mengubah energi cahaya menjadi energi kimia, meyimpan cadangan makanan (amiloplas:tidak berwarna, meyimpan pati; Kromoplas: pigmen merah dan oranye; kroloplas: krolofil)
  6. Lisosom : Mencerna materi 
  7. Badan golgi : Sintesis lisosom, memproses dan mendistribusikan materi
  8. Badan mikro : Mengurai bahan beracun, mengubah lipid menjadi gula
  9. Vakuola : Meyimpan makanan, memompa air keluar dari sel
  10. Mikrofilamel : Struktur selular
  11. Sentriol : Terlibat dalam pembelahan sel
  12. Silis dan flagel : Pergerakan sel
  13. Vesikel : Tempat pencernaan interseluler, peyimpanan, transpor

Mekanisme Transpor

Mekanisme transpor melintas membran plasma ada dua, yaitu transpor pasif dan transpor aktif.

  • Transpor Pasif

Transpor pasif merupakan prosen pergerakan molekul melintas membran plasma dari darah berkonsentrasi lebih tinggi ke daerah berkonsentrasi lebih rendah. Pergerakan molekul yang demikian tidak memerlukan energi. Trasnpor pasif dibedakan atas difusi dan osmosis.
Difusi nerupakan pergerakan molekul secara acak dari daerah berkonsentrasi lebih tinggi ke daerah berkonsentrasi lebih rendah  hingga mencapai titik keseimbangan. Jika perpindahan molekul tersebut tanpa melibatkan protein kanal, maka disebut difusi sederhana. Jika melibatkan protein kanal, maka disebut difusi terfasilitasi.

Proses Difusi


  • Difusi Sederhana. Molekul bergerak secara acak melintasi membran hingga mencapai keseimbangan. 
  • difusi terfasilitasi 
  • Osmosis merupakan peristiwa difusi pelarut (air) melalui membran selektif permeabel dari konsentrsi pelarut tinggi ke konsentrasi pelarut rendah.
  • air mengalir dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) melintas membran selektif permeabel menuju lerutan berkonsen-trasi tinggi (hipertonik). Peristiwa osmosis akan berhenti apabila kedua konsentrasi larutan telah mencapai titik keseimbangan/menghasilkan larutan isotonik.

Peristiwa osmosis dapat mempengaruhi kehidupan hewan dan tumbuhan. Pada hewan, sel-sel tubuh dapat menjadi pecah (lisis) jika berada di dalam larutan hipertonik, dan mengkerut (krenasi) jika berada di dalam larutan hipertonik. Pada tumbuhan, sel-sel dapat menjadi gembung (turgid) jika berada di dalam larutan hipotonik dan menimbulkan Plasmolisis jika berada di dalam larutan hipertonik.

  • Traspor 


  1. Transpor aktif merupakan proses pergerakan molekul melintas membran plasma melawan gradien konsentrasi. Pergerakan molekul yang demikian membutuhkan energi.
  2. Endositosis merupakan peristiwa masuknya materi ke dalam sel melalui pembentukan vesikel atau vokuola. Endositosis dapat berupa fogasitosis dan pinositosis.
  3. Fagositosis merupakan peristiwa masuknya materi barupa bentuk pasatan (zat padat) atau sel-sel lainya. Contoh fogositosis terjadi pada proses pencernaan makanan ameba.
  4. Pinositosis merupakan peristiwa masuknya materi berupa zat cair.
  5. Eksositosis merupakan peristiwa pangeluaran materi dari dalam sel pambentukan fusi antara vesikel dengan membran

Fungsi Sel

  • Nutrisi dan digesti

Setiap makhluk hidup perlu makan untuk mendapatkan zat makanan. Zat makanan tersebut penting menghasilkan energi dan untuk pertumbuhan. Beberapa jenis sel tertentu memerlukan makanan dan energi untuk menyelenggarakan fungsinya.

Di dalam sel molekul makanan yang besar belum dapat digunakan oleh sel, dicerna (digesti) atau dipecah dahulu menjadi bentuk yang lebih sederhana (kecil). Beberapa jenis sel tertentu, misalnya sel tertentu pada tumbuhan hijau, dapat membuat zat makanan sendiri dari air, CO2, dan bahan-bahan lain.

Sedangkan beberapa organisme yang tidak dapat membuta zat makanan sendiri, memperoleh zat makanan dari lingkungan sekitarnya.

  • Absorpsi

Beberapa sel mampu melaksanakan fungsi tertentu seperti penyerapan air, CO2, oksigen, dan substansi lain dari sekitarnya.

  • Transpor

Molekul zat yang diabsorspi oleh sebuah sel dapat bergerak di dalam sel itu sendiri. Pada mahkhluk bersel banyak beberapa selnya dapat bekerja sama untuk mengangkut zat dari bagian satu ke bagian lainnya.

  • Biosintesis

Semua sel hidup secara terus-menerus membentuk se-nyawa baru yang penting untuk pertumbuhan, perbaikan sel yang rusak, dan perkembangbiakan. Proses pembentukan senyawa baru yang lebih kompleks dari senyawa yang lebih sederhana, yang berlangsung di dalam sel hidup, disebut biosintesis. Contoh biosintesis antara lain adalah pembentukan enzim, yang berfungsi sebagai bio-katalisator, yang sangat penting artinya bagi pengubahan senyawa kimia yang terdapat di dalam sel.
Sekresi

Di dalam makhluk multisel, zat baru yang dibentuk oleh suatu sel tidak selalu penting atau berguna bagi sel pembentuknya. Misalnya vitamin, enzim dan hormon. Zat ini di produksi oleh suatu sel, namun zat ini tidak selalu diperlukan oleh sel yang bersangkutan, tetapi diperlukan oleh sel lain. Oleh sebab itu sel-sel yang memproduksi zat baru tersebut mensekresikan zat itu ke luar sel, yang selanjutnya oleh sel-sel atau bagian tubuh lain akan diangkut ke bagian yang membutuhkannya.

  • Respirasi

Energi yang terkandung di dalam makanan akan dikeluarkan melalui suatu proses yang disebut respirasi. Peristiwa ini berlangsung pada setiap sel. Energi yang dihasilkan dari proses respirasi ini akan digunakan untuk proses hidup, setelah mengalami liku-liku yang kompleks. Dapatkah respirasi berlangsung di luar sel?

  • Ekskresi

Selama sel melakukan prose kimia, yang meliputi pembongkaran dan pembentukan senyawa baru, akan dihasilkan zat-zat sisa. Zat-zat sisa itu, bila kadarnya berlebihan, dapat membahayakan sel itu sendiri dan menghambat proses-proses kimia berikutnya. Oleh sebab itu zat-zat sisa itu harus dikeluarkan (diekskresikan). Pada makhluk multisel, sekelompok sel tertentu mengadakan spesialisasi dan mengeluarkan zat sampah tersebut dari dalam tubuh organisme.

  • Respons

Semua sel senantiasa berinteraksi dengan lingkungannya. Beberapa faktor leingkungan seperti bahan kimia, temperatur, cahaya, dan lain-lainnya senantiasa mempengaruhi dan merangsang berbagai kegiatan di dalam sel. Pada makhluk bersel satu semua rangsangan dari sekitarnya langsung mempengaruhi kegiatan tubuhnya. Sedangkan pada makhluk bersel banyak, melalui sel-sel penyusun tubuhnyalah rangsangan dari suatu bagian dapat diantarkan ke bagian lainnya.

  • Reproduksi

Sel juga mempunyai fungsi sebagai penyelenggara proses reproduksi (perkembangbiakan). Sebagian besar sel berkembang biak dengan membelah diri. Dalam pembelahan ini, setiap sebuah sel akan membelah menjadi dua atau lebih sel baru yang identik. Pada makhluk bersel satu, sel baru yang terbentuk merupakan individu baru. Sedangkan pada makhluk bersel banyak, pembelahan akan menambah jumlah sel. Misalnya ketika sel kulit membelah, akan dihasilkan sel kulit yang baru.

Pengertian, Konsep, Rumus, dan Aplikasi Hukum Hooke

Pengertian, Konsep, Rumus, dan Aplikasi Hukum Hooke. Pengertian Hukum Hooke, Konsep yang digunakan dalam Hukum Hooke, Rumus dari Hukum Hooke, Satuan yang dipakai dalam Hukum Hooke, dan Aplikasi atau Penerapan Hukum Hooke dalam Kehidupan Sehari-hari.

Pengertian Hukum Hooke 

Sumber: 4muda.com
Hukum Hooke serta elastisitas yaitu dua arti yang sama-sama berkaitan. Untuk mengerti arti kata elastisitas, beberapa orang menganalogikan istilah itu dengan benda-benda yang terbuat dari karet, meskipun pada intinya tidak semua benda dengan bahan dasar karet miliki sifat elastis.

Kita ambil dua contoh karet gelang serta permen karet. Apabila karet gelang itu ditarik, panjangnya selalu bertambah hingga batas tertentu. Lantas, Bila tarikan dilepaskan panjang karet gelang akan kembali seperti semula.

Tidak sama halnya dengan permen karet, Apabila ditarik panjangnya selalu bertambah hingga batas tertentu namun bila tarikan dilepaskan panjang permen karet tidak akan kembali seperti semula. Hal semacam ini dapat terjadi lantaran karet gelang sifatnya elastis sedangkan permen karet miliki sifat plastis.

Namun, bila karet gelang ditarik terus-terusan ada kalanya bentuk kareng gelang tidak kembali seperti semula yang artinya karakter elastisnya udah hilang. Hingga diperlu tingkat kejelian yang tinggi untuk menggolongkan mana benda yang sifatnya elastis serta plastis.

Jadi, dapat diambil kesimpulan kalau elastisitas yakni kapabilitas sebuah benda untuk kembali pada bentuk awal setelah gaya pada benda itu di hilangkan. Kondisi di mana sebuah benda tidak dapat lagi kembali pada bentuk semula akibat gaya yang didapatkan pada benda sangat besar disebut sebagai batas elastis.

Sedangkan hukum Hooke yaitu ide yang dikenalkan oleh Robert Hooke yang menyelidiki hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu pegas/benda elastis yang lain agar benda itu bisa kembali pada bentuk seluruh atau tidak melampaui batas elastisitasnya.

Dengan hal tersebut, bisa diambil kesimpulan kalau Hukum Hooke mengulas jumlah gaya maksimum yang bisa diberikan pada suatu benda yang sifatnya elastis (biasanya pegas) supaya tidak melewati batas elastisnya serta menghilangkan karakter elastis benda itu.

Aplikasi Hukum Hooke

Sumber: maghfiroherdan.wordpress.com
Dalam pengaplikasian hukum Hooke amat berhubungan erat dengan benda benda yang prinsip kerjanya menggunakan pegas serta yang miliki sifat elastis. Prinsip hukum Hooke udah diaplikasikan pada beberapa benda-benda berikut ini:
  1. Mikroskop yang peranannya untuk melihat jasad-jasad renik yang amat kecil yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang 
  2. Teleskop yang peranannya untuk melihat benda-beda yang letaknya jauh agar terlihat dekat, seperti benda luar angkasa 
  3. Alat pengukur percepatan gravitasi bumi 
  4. Jam yang menggunakan peer sebagai pengatur waktu 
  5. Jam kasa atau kronometer yang digunakan untuk menentukan garis atau kedudukan kapal yang ada di laut 
  6. Sambungan tongkat-tongkat persneling kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil 
  7. Ayunan pegas 
Beberapa benda yang udah disebutkan di atas memiliki fungsi penting dalam kehidupan manusia. Dengan kata lain, gagasan Hooke memberi efek positif pada mutu hidup manusia.

Bunyi Hukum Hooke 

Hukum Hooke berbunyi kalau besarnya gaya yang bekerja pada benda sepadan dengan pertambahan panjang bendanya. Jelas hal semacam ini berlaku padan lain yang elastis (bisa merenggang).

F = k. x

Keterangan:

F = gaya yang bekerja pada pegas (N)
k = konstanta pegas (N/m)
x = pertambahan panjang pegas (m)

Besaran Dan Rumus Dalam Hukum Hooke Serta Elastisitas 

Tegangan 

Tegangan yaitu sebuah kondisi di mana satu benda mengalami pertambahan panjang saat satu benda di beri gaya pada satu diantara ujungnya sedangkan ujung yang lain ditahan.

Misalnya. seutas kawat dengan luas penampang x m2, dengan panjang awal mula x meter ditarik dengan gaya sebesar N pada satu diantara ujungnya sedangkan pada ujung yang lain ditahan kawat akan mengalami pertambahan panjang sebesar x meter.

Fenomena ini mengambarkan sebuah tegangan yang mana dalam fisika disimbolkan dengan σ serta secara matematis dapat ditulis seperti berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

F = Gaya (N)
A = Luas penampang (m2)
σ = Tegangan (N/m2 atau Pa)

Regangan 

Regangan yaitu sebuah perbandingan antara pertambahan panjang kawat dalam x meter dengan panjang awal kawat dalam x meter.

Regangan ini dapat terjadi karena gaya yang diberikan pada benda maupun kawat itu di hilangkan, hingga kawat kembali pada bentuk awal.
Hubungan ini secara matematis dapat dituliskan seperti berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

e = Regangan
ΔL = Pertambahan panjang (m)
Lo = Panjang awal mula (m)

Sesuai sama persamaan di atas, regangan (e) tidak memiliki satuan karena pertambahan panjang (ΔL) serta panjang awal (Lo) yaitu besaran dengan satuan yang sama

Modulus Elastisitas (Modulus Young) 

Dalam fisika, modulus elastisitas disimbolkan dengan E. Modulus elastisitas menggambarkan sebuah perbandingan antara tegangan dengan regangan yang dialami bahan. Dengan kata lain, modulus elastis sepadan dengan tegangan serta berbanding terbalik regangan.
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

E = Modulus elastisitas (N/m)
e = Regangan
σ = Tegangan (N/m2 atau Pa)

Mampatan 

Mampatan yaitu sebuah kondisi yang nyaris sama dengan regangan. Ketidaksamaannya terdapat pada arah perpindahan molekul benda setelah di beri gaya. Berbeda halnya pada regangan di mana molekul benda akan terdorong keluar sesudah di beri gaya. Pada mampatan, setelah di beri gaya, molekul benda akan terdorong ke dalam (memampat).

Hubungan Antara Gaya Tarik serta Modulus Elastisitas 

Apabila ditulis secara matematis, hubungan pada gaya tarik serta modulus elastisitas mencakup:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

F = Gaya (N)
E = Modulus elastisitas (N/m)
e = Regangan
σ = Tegangan (N/m2 atau Pa)
A = Luas penampang (m2)
E = Modulus elastisitas (N/m)
ΔL = Pertambahan panjang (m)
Lo = Panjang awal mula (m)

Hukum Hooke 

Hukum Hooke menyebutkan bahwa “bila gaya tari tidak melampaui batas elastis pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus dengan gaya tariknya”. Secara matematis ditulis sebagai berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

F = Gaya luar yang diberikan (N)
k = Konstanta pegas (N/m)
Δx = Pertanbahan panjang pegas dari posisi normalnya (m)

Hukum Hooke untuk Susunan Pegas 

Susunan Seri 

Bila dua buah pegas yang memiliki tetapan pegas yang sama dirangkaikan secara seri, panjang pegas jadi 2x. Oleh karena itu, persamaan pegasnya yakni sebagai berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

Ks = Persamaan pegas
k = Konstanta pegas (N/m)

Sedangkan persamaan untuk n pegas yang tetapannya serta disusun seri ditulis seperti berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

n = Jumlah pegas

Susunan Paralel 

Bila pegas disusun secara paralel, panjang pegas akan tetap seperti semula, sedangkan luas penampangnya jadi lebih 2x dari semula apabila pegas disusun 2 buah. Mengenai persamaan pegas untuk dua pegas yang disusun secara paralel, yakni:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

Kp = Persamaan pegas susunan paralel
k = Konstanta pegas (N/m)

Sedangkan persamaan untuk n pegas yang tetapannya sama serta disusun secara paralel, akan dihasilkan pegas yang lebih kuat lantaran tetapan pegasnya jadi lebih besar. Persamaan pegasnya bisa ditulis sebagai berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

n = Jumlah pegas

Contoh Soal Hukum Hooke 

Sebuah pegas mempunyai sebuah pertambahan panjang 0,25 meter setelah diberikan gaya. Apabila pada pegas bertuliskan 400 N/m. Berapakah gaya yang dikerjakan ada pegas itu?

Diketahui:

x = 0, 25 m
k = 400 N/m

Ditanya: F….?

Jawaban:

F = k. x
F = 400 N/m x 0, 25 m
F = 100 N

Jadi gaya yang diberikan pada pegas tersebut yaitu 100 Newton.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian, Konsep, Rumus, dan Aplikasi Hukum Hooke, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hukum Hooke di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hukum Hooke. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. gurupendidikan.com 

Pengertian Biologi : Karakteristik, Macam, Cabang Dan Manfaat Biologi

Pengertian Biologi

Pada hakekatnya pengertian biologi berdasarkan kata biologi sendiri yang terdiri dari dua kata yaitu bio yang artinya makhluk hidup, dan logi atau logos yang artinya ilmu. Sebenarnya pengertian biologi banyak diberikan oleh para ilmuan tergantung dari ruang lingkup penelitian yang di lakukan.

Salah satu pengertian biologi atau ilmu hayat adalah suatu ilmu tentang kehidupan Biologi membantu manusia mengenal dirinya sebagai organisme, mengenal lingkungannya dan hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Tujuan pengajaran biologi antara lain adalah mengembangkan cara berpikir ilmiah melalui penelitian dan percobaan; mengembangkan pengetahuan praktis dari metode biologi untuk memecahkan masalah kehidupan individu dan sosial; merangsang studi lebih lanjut di bidang Biologi dan bidang lain yang berhubungan dengan Biologi serta membangkitkan pengertian dan rasa sayang kepada makhluk hidup.

Biologi merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Pembelajaran biologi dapat dihadirkan dengan memanfaatkan teknologi komputer. Pembelajaran dengan komputer akan dapat membantu memahami materi pengertian biologi, karena dengan komputer memungkinkan untuk menghadirkan bentuk pembelajaran yang menarik. Dengan komputer dapat disajikan media pembelajaran yang memuat materi pembelajaran secara tekstual, audio maupun visual.

Pengertian biologi juga merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar Biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis serta memperoleh keterampilan dalam berpikir kritis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Karakteristik Ilmu biologi

Kata Biologi berasal dari bahasa yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan.Sehingga kita dapat mengartikan bahwa biologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji tentang kehidupan.Objek kajian biologi berupa benda-benda yang dapat ditangkap oleh alat indra manusia dan oleh alat bantu (contohnya mikroskop).

Macam-Macam Cabang Biologi 


  • Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur bagian-bagian tubuh makhluk hidup
  • Anestesi adalah ilmu yang mempelajari pembiusan atau penghilangan rasa sakit yang berhubungan dengan operasia tau pembedahan
  • Bakteriologi adalah ilmu yang mempelajari bakteri
  • Bioteknologi adalah ilmu yang mempelajari teknik pemanfaatan organisme untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia
  • Botani adalah ilmu yang mempelajari beraneka ragam tumbuh-tumbuhan
  • Ekologi adalah ulmu yang mempelajari hubungan makhluk hidup dengan sesamanya dan dengan lingkungannya
  • Embriologi adalah ilmu yang mempelajari pertumbuhan dan perkembangan embrio
  • Entomologi adalah ilmu yang mempelajari pertumbuhan dan perkembangan embrio
  • Etologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku makhluk hidup 
  • Evolusi adalah ilmu yang mempelajari asal usul makhluk hidup dan berbagai perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan di bumi 
  • Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup
  • Genetika adalah ilmu mempelajari cara penurunan sifat makhluk hidup kepada keturunannya
  • Higiene adalah ilmu yang mempelajari berbagai usaha manusia untuk hidup sehat
  • Histologi adalah ilmu yang mempelajari jaringan tubuh
  • Imunologi adalah ilmu yang mempelajari sistem kekebalan tubuh
  • Mkologi adalah ilmu yang mempelajari jamur (fungi)
  • Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari organisme kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung
  • Morfologi adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan struktur makhluk hidup
  • Ornitologi adalah ilmu yang mempelajari hewan golongan aves (burung)
  • Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan hewan dan tumbuhan zaman lampau yang telah menjadi fosil
  • Patologi adalah ilmu yang mempelajari organisme parasit penyebab penyakit (patogen)
  • Filogeni adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara kelompok organisme berdasarkan proses evolusinya
  • Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari penaman dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya
  • Teratologi adalah ilmu yang mempelajari kelainan atau cacat embrio dalam kandungan 
  • Virologi adalah ilmu yang mempelajari virus
  • Zoologi adalah ilmu yang mempelajari beraneka ragam hewan

Keterkaitan Biologi dengan Ilmu Lain

Seperti dalam penjelasan di atas, biologi bukanlah ilmu yang berdiri sendiri, karena biologi juga merupakan cabang dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Layaknya manusia yang saling membantu agar tetap hidup, ilmu biologi dan ilmu lainnya dapat saling menolong agar menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan.

  • Macam-Macam Manfaat Biologi 

Manfaat biologi dalam bidang Pertanian


  • Membantu menemukan dan mengembangkan bahan-bahan kebutuhan pokok manusia khususnya dari tanaman pertanian 
  • Menemukan macam-macam penyakit dan pengobatan dari berbagai macam penyakit
  • Penemuan bibit-bibit yang unggul pada tanaman pertanian yang dapat meningkatkan produksi pertanian sehingga dapat membantu menyelesaikan masalah pangan
  • Mengungkap rahasia proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat mengubah sifat-sifat tanaman pertanian lebih unggul 

Manfaat biologi dalam bidang Farmasi atau Obat-Obatan 


  • Menghasilkan berbagai macam obat-obatan 
  • Meneliti macam-macam penyakit untuk mnemukan obatnya/carapengobatannya
  • Memajukan perkembangan obat-obatan dan cara pengobatannya
  • Meningkatkan mutu kesehatan 
  • Meningkatkan kesehatan masyarakat
  • Membantu mengenal dan memahami tubuh dan organ-organ dalam hingga ke sel
  • Membantu memahami respons tubuh tubuh terhadap bahan kimia tertentu
  • Membantu dalam menemukan spesies yang dapat dimanfaatkan menjadi obat
  • Membantu manusia dalam menentukan proses biologis dalam pembentukan obat-obat tertentu

Manfaat biologi dalam bidang Kesehatan 



  • Membantu kita dalam mempelajari anatomi manusia
  • Dapat mengetahui keadaan normal tubuh (fisiologi) dan keadaan abnormal (patologi)
  • Pemanfaatan ilmu cabang biologi seperti bayi tabung, transplantasi organ tubuh, bioteknologi, dan donor baru. 

Manfaat biologi dalam bidang Perikanan 


  • Pembuatan tambak-tambak, rumpon, dan karamba jalaapung
  • Pelestarian mangrove, lamun, dan terumbu karang

Manfaat biologi dalam bidang Industri 


  • Memproduksi yogurt, alkohol, kecap, tape, roti, dan nata de coco dll.
  • Memproduksi vaksin dan obat
  • Produk makanan prebiotik dan probiotik dari serat tumbuhan dan mikroorganisme dalam tubuh agar tetap sehat

Manfaat biologi dalam bidang Bioteknologi


  • Rekayasa genetika, kloning, dan kultur jaringan
  • Proses penguraian minyak mentah yang tumpah ke laut dengan memanfaatkan bakteri

Manfaat biologi dalam bidang Peternakan


  • Membantu dalam menemukan bibit hewan unggul 
  • Penemuan berbagai ternal varietas unggul, seperti sapi pedaging, domba pedaging, ayam penghasil banyak telur, sapi penghasil banyak susu, ayam pedaging. 
  • Ditemukan teknik kawin silang (hibridisasi) dan teknik kawin sunting (inseminasi buatan)