Showing posts sorted by relevance for query fungsi satelit. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query fungsi satelit. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Satelit

Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Satelit. Pengertian Satelit, Bentuk Satelit, Peranan atau Fungsi Satelit, Satelit Alami, Satelit Buatan, dan Cara Kerja Satelit.

Pengertian Satelit

Sumber: tekno.kompas.com
Satelit yakni benda yang mengorbit benda lain dengan waktu rotasi dan revolusi spesifik. Sedangkan dalam kamus besar Bahasa Indonesia, satelit yakni bintang siarah yang mengedari bintang siarah yang semakin besar, misalnya bulan yang mengedari bumi. Satelit dapat mengitari planet karena adanya gaya gravitasi planet.

Bentuk dan Peranan Satelit 

Satelit Alami 
Sumber: cintasains.com
Satelit alami yakni satu di antara benda luar angkasa yang udah ada (bukan buatan manusia) yang mengorbit satu planet. Satelit alami bumi yakni bulan. Sepanjang mengitari bumi, bulan alami tiga gerakan sekaligus, yaitu rotasi, revolusi bulan mengitari bumi dan revolusi bulan mengitari matahari.

Rotasi yaitu gerakan peruputaran bulan pada porosnya, ketika rotasi bulan yakni satu bulan (29hari), sedangkan revolusi yaitu gerakan mengedarnya bulan mengitari bumi. Mengakibatkan, jika dilihat dari bumi, bentuk bulan akan berubah-ubah, hal semacam ini disebut juga dengan fase bulan.

Dalam sekali revolusi, bulan alami beberapa fase satu diantaranya bulan baru – bulan sabit – bulan setengah – bulan bungkuk – bulan purnama – bulan bungkuk – bulan setengah – bulan sabit – bulan baru.

Tidak cuma berotasi dan berevolusi, bulan bersama bumi juga mengitari matahari. Waktu yang diperlukan bulan untuk mengitari matahari sama saja dengan waktu yang diperlukan bumi untuk mengitari matahari, yaitu satu tahun.

Bulan mengitari matahari sekali dalam satu tahun, sedangkan mengitari bumi 12 kali dalam satu tahun, sampai revolusi bulan seringkali dijadikan penanggalan masehi/hijriah.

Tentang peranan satelit alami (bulan) diataranya yaitu: 
  1. Secara tidak langsung membuat perlindungan untuk planet yang diorbitnya dari hantaman benda langit lain seperti komet dan asteroid 
  2. Dapat mengontrol kecepatan rotasi satu planet karena efek gravitasional tidal wave 
  3. Menyeimbangkan perputaran siklus air laut yang menyebabkan pasang surut air laut 
  4. Kurangi efek yang ditimbulkan akibat radiasi cahaya ultraviolet 
  5. Berikan penerangan ketika malam hari 
Contoh satelit alami yang lain satu diantaranya yakni Callisto, Ganymede, dan Io yang mengorbit planer Jupiter, serta Titan yang mengorbit planet Saturnus.

Satelit Buatan
Sumber: kopi-ireng.com
Satelit buatan yakni satu di antara benda luar angkasa buatan manusia yang mengorbit satu planet yang dalam membuatnya memiliki bentuk dan manfaat spesifik dengan maksud untuk kepentingan manusia. Berikut ini yaitu beberapa bentuk satelit bersumber pada peranannya:
  1. Satelit navigasi, bertindak untuk penerbangan dan pelayaran. Satelit ini akan memberi informasi posisi pesawat terbang dan kapal yang sedang dalam perjalanan. 
  2. Satelit geodesi, bertindak untuk melakukan pemetaan bumi dan mendapatkan informasi tentang grafitasi. 
  3. Satelit komunikasi bertindak untuk komunikasi seperti radio, tv, dan telephone. 
  4. Satelit meteorologi, bertindak untuk menyelidiki atmosfer bumi manfaat melakukan peramalan cuaca. 
  5. Satelit riset, bertindak untuk menyelidiki tata surya dan alam semesta secara lebih bebas tanpa dipengaruhi oleh atmosfer. Satelit ini berusaha mendapatkan data-data tentang matahari dan bintang-bintang lain untuk membuka rahasia alam semesta. 
  6. Satelit militer, bertindak untuk kebutuhan militer satu negara, misalnya mengintai kapabilitas senjata lawan. 
  7. Satelit survey sumber daya alam, bertindak untuk memetakan dan menyelidiki sumber-sumber alam dibumi untuk kebutuhan pertambangan, pertanian, perikanan dan lain-lain 
Bersumber pada ketinggian garis edarnya, satelit dibedakan jadi tiga bentuk, salah satunya: 
  1. Satelit LEO (Low Earh Orbit) yaitu satelit yang bergaris edar rendah yaitu diantara 500 km sampai 10.000 km dari permukaan bumi. Waktu revolusi satelit ini yakni 2 sampai 6 jam. Contoh satelit ini yakni Iridium, Global Star, Elipsat, Odessey, dan Constellation 
  2. Satelit MEO (Medium Earth Orbit) yaitu satelit yang bergaris edar menengah yaitu salah satunya 10.000 km sampai 20.000 km. Waktu revolusi satelit ini antara 6 sampai 12 jam. 
  3. Satelit GEO (Geostatinonary Earth Global) yaitu satelit yang ada pada orbit geostasioner yaitu 36.000 km dari permukaan bumi. Orbit stasioner yakni orbit yang menyebabkan waktu reovolusi satelit sama saja dengan rotasi bumi, yaitu satu hari. Contoh satelit ini yakni satelit palapa dan intelsat. 

Cara Kerja Satelit

Sumber: tandapagar.com
Satelit yang mengitari bumi pada orbitnya akan dikendalikan oleh Master Control Station di stasiun bumi. Pengendalian satelit yang ada beberapa puluh ribu km. dari bumi menggunakan sistem otomatis yang didasarkan atas dua sistem pengendalian, yaitu Spin Stabillized Satellite dan Three Axiz Body Stabillized.

Spin Stabillized Satellite yaitu langkah pengendalian satelit lewat cara menggerakan body satelit secara berputar untuk menuju ke satu posisi spesifik yang diinginkan. Satelit secara teori akan diam pada posisinya di orbit, pada kenyatannya akan berubah dari orbit yang sebenarnya.

Three Axiz Body Stabillized yaitu pengontrolan posisi satelit bersumber pada sumbu koordinal X, Y, dan Z. dari ketiga sumbu itu akan dipetakan jadi posisi pitch, roll and yaw.

Kerja satelit terbagi dua, yaitu langkah uplink dan downlink. Upulink yakni transmisi yang dikirim dari planet bumi menuju satelit, sedangkan downlink yaitu transmisi dari satelit ke stasiun bumi.
Pada dasarnya, komunikasi satellit dan langkah kerjanya berguna sebagai repeater di langit, satelit juga menggunakan transponders, yaitu alat yang memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah.

Umumnya komunikasi satelit menggunkan begit banyak transponders. Beberapa hal lain yang penting perannya dalam jaringan komunikasi satelit yakni antena satelit, karena benda ini bertindak sebagai penerima transisi di setiap lokasi di dunia.

Sedangkan satu satelit spancing (penempatan satelit) digunakan dalam melakukan transmisi lebih mudah bersumber pada wilayahnya. Power sistem yang digunakan oleh satelit didapat dari cahaya matahari yang dirubah bentuk jadi listrik yang menggunkan sel surya (solar cells) Pesawat luar angkasa yang berada lama di ruang angkasa membangkitkan tenaga dengan daya matahari.

Pesawat mendapatkan daya matahari itu dengan menggunakan susunan seperti sayap besar yang diberi nama panel surya, setiap panel surya tersusun atas banyak sel yang lebih kecil sel surya menghasilkan tenaga listrik ketika terkena cahaya. Beberapa sel itu di buat dari bahan yang disebut juga dengan silikon.

Panel surya hanya akan bekerja jika saat menghadap ke arah matahari, dan satelit dilengkapi dengan sensor yang mencari arah sinar. Motor menggerakkan panel dihadapkan ke sinar matahari. Satelit juga dilengkapi dengan sumber tenaga yang berdurasi 12 tahun yang merupakan bahan bakarnya agar dapat beroperasi.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Satelit, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam-Macam Satelit di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Satelit. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian dan Teori Tata Surya

Pengertian dan Teori Tata Surya. Pengertian Tata Surya,Teori Terbentuknya Tata Surya, Sejarah Penemuan Tata surya, dan Anggota yang Terdapat di dalam Tata Surya.

Pengertian Tata Surya

Sumber: merdeka.com
Tata Surya yaitu kumpulan benda-benda langit yang terbagi dalam satu bintang besar yang disebut dengan matahari, serta seluruh objek yang terikat oleh gaya gravitasinya.

Objek-objek itu merupakan delapan buah planet yang udah diketahui dengan orbit berupa elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang sudah diidentifikasi, serta jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) yang lain.

Tata Surya (Solar System) atau yang juga disebut dengan keluarga matahari (The sun and its family) yaitu sebuah system yang teridiri dari Matahari sebagai pusar Tata Surya itu serta di kelilingi dengan planet-planet, komet (bintang berekor), meteor (bintang berpindah), satelit, serta asteroid.

Terbentuknya Tata Surya 

Sumber: mysteriousheartland.com
Ada demikian banyak teori yang dicetuskan oleh beberapa pakar, tetapi saya akan berbagi beberapa teori yang paling diakui dunia internasional:

Teori Nebule (Teori Kabut) oleh Immanuel Kant (1749-1827) serta Piere Simon de Laplace (1796) 

Matahari serta planet datang dari satu kabut pijar yang berpilin di dalam jagat raya, lantaran pilinannya itu berbentuk kabut yang membentuk bulat seperti bola yang besar, semakin mengecil bola itu semakin cepat putarannya.

Oleh karena itu bentuk bola itu memepet pada kutubnya serta melebar pada bagian equatornya bahkan juga sebagian massa dari kabut gas itu menjauh dari gumpalan dasarnya serta membentuk gelang-gelang di sekitar sisi paling utama kabut itu.

Gelang-gelang itu lantas membentuk gumpalan, nah inilah yang disebut dengan planet-planet serta satelitnya. Sedangkan sisi tengah yang berpijar tetap berwujud gas pijar yang kita ketahui saat ini sebagai matahari.

Teori ini sudah diakui umat manusia sepanjang kurang lebih 100 tahun, namun saat ini sudah banyak juga diabaikan lantaran 2 argumen berikut ini:

Tidak dapat memberi jawaban-jawaban pada banyak hal atau permasalahan di dalam tata surya kita, karena munculnya banyak teori yang lebih masuk akal.

Teori Planetesimal oleh Pakar Geologi Thomas C. Chamberlin (1843-1928) serta Seorang Astronom Forest R. Moulton (1872-1952) 

Tata Surya kita terbentuk akibat adanya bintang lain yang lewat cukup dekat dengan Matahari, pada masa-masa awal pembentukan Matahari.

Kedekatan itu mengakibatkan terjadinya benjolan pada permukaan matahari, serta bersama proses internal matahari, menarik materi berkali-kali dari matahari. Dampak gravitasi bintang menyebabkan terbentuknya dua lengan spiral yang memanjang dari matahari.

Sementara beberapa materi tertarik kembali, beberapa lainnya akan tetap di orbit, mendingin serta memadat, serta jadi benda-benda berukuran kecil yang mereka sebut planetisimal serta beberapa yang besar disebut dengan protoplanet.

Objek-objek itu bertabrakan dari waktu ke waktu serta membentuk planet serta bulan, lalu sisa materi yang lain jadi komet serta asteroid.

Teori Pasang Surut oleh Dua Orang yang Datang dari Inggris yakni Sir James Jeans (1877-1946) serta Harold Jeffreys (1891) 

Planet dianggap berwujud lantaran mendekatnya bintang lain pada matahari. Kondisi yang nyaris bertabrakan mengakibatkan tertariknya sebagian besar materi dari matahari serta bintang lain itu oleh gaya pasang surut bersama mereka yang lantas terkondensasi jadi planet.

Setelah Bintang itu berlalu dengan gaya tarik bintang yang besar pada permukaan matahari terjadi proses pasang surut seperti momen pasang surutnya air laut akibat gaya tarik bulan. Beberapa massa matahari itu membentuk cerutu itu terputus-putus membentuk gumpalan gas di sekitar matahari dengan ukuran yang tidak sama, gumpalan itu membeku dan lantas membentuk planet-planet.

Teori ini menerangkan kenapa planet-planet pada bagian tengah seperti Yupiter, Saturnus, Uranus, serta Neptunus adalah planet raksasa sedangkan pada bagian ujungnya merpakan planet-panet kecil. Kelahiran kesembilan planet itu lantaran pecahan gas dari matahari yang berbentuk cerutu itu makan besarnya planet-planet ini tidak sama.

Tetapi Astronom Harold Jeffreys tahun 1929 menyanggah kalau tabrakan yang demikian itu nyaris tidak mungkin terjadi. Demikian astronom Henry Norris Rusell menyampaikan keberatannya atas hipotesis itu.

Teori Awan Debu oleh carl Von Weizsaeker (1940) yang Kemudian Disempurnakan oleh Gerard P Kuiper (1950) 

Tata Surya terbentuk dari gumpalan awan gas serta debu. Gumpalan awan itu mengalami pemampatan, pada proses pemampatan itu partikel-partikel debu tertarik ke sisi pusat awan itu membentuk gumpalan bola serta mulai berpilin serta lantas membentuk cakram yang tebal pada bagian tengah serta tipis pada bagian tepinya.

Partikel-partikel pada bagian tengah cakram itu saling menghimpit serta menyebabkan panas serta berpijar, sisi inilah yang menjadi matahari. Sementara sisi yang luar berputar amat cepat hingga terpecah-pecah jadi gumpalan yang lebih kecil, gumpalan kecil ini berpilin juga serta membeku lantas jadi planet-planet.

Teori Bintang Kembar oleh Fred Hoyle (1915-2001)
Sumber: allindopedia.blogspot.co.id
Tata Surya kita berwujud dua bintang yang nyaris sama ukurannya serta berdekatan yang satu diantaranya meledak meninggalkan serpihan-serpihan kecil. Serpihan itu terjebak oleh gravitasi bintang yang tudak meledak serta mulai mengelilinginya.

Sejarah Penemuan Tata Surya 

Lima planet paling dekat ke matahari selain Bumi (Merkurius, Venus, Mars, Yupiter serta Saturnus) sudah di kenal mulai sejak jaman dulu, lantaran mereka semua dapat dilihat dengan mata telanjang. Banyak bangsa di dunia ini mempunyai nama sendiri untuk masing-masing planet.

Perubahan ilmu dan pengetahuan serta teknologi pengamatan pada lima era lalu membawa manusia untuk memahami benda-benda langit terlepas dari selubung mitologi. Galileo Galilei (1564-1642) dengan teleskop refraktornya dapat menjadikan mata manusia “lebih tajam” dalam mencermati benda langit yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Lantaran Teleskop Galileo dapat mengamati lebih tajam, ia dapat melihat beragam perubahan bentuk penampakan Venus, seperti Venus Sabit atau Venus Purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus pada matahari.

Pennalaran Venus mengelilingi matahari semakin menguatkan teori heliosentris, yakni kalau Matahari yaitu pusat alam semesta, bukan Bumi, yang sebelumnya digagas oleh Nicolas Copernicus (1473-1543). Susunan heliosentris yaitu Matahari dikelilingi oleh Merkurius sampai
Saturnus.

Teleskop Galileo selalu disempurnakan oleh Ilmuwan lain seperti Christian Huygens (1629-1695) yang menemukan Titan, Satelit Saturnus, yang ada nyaris dua kali orbit Bumi-Yupiter.

Perubahan teleskop juga disertai juga dengan perkembangan perhitungan gerak benda-benda langit serta hubungan satu dengan yang lain melalui Johannes Kepler (1571-1630) dengan Hukum Kepler, serta Puncaknya Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan hukum gravitasi.

Dengan dua teori perhitungan inilah yang memungkinkan pencarian serta perhitungan benda-benda langit selanjutnya pada 1781, William Herschel (1738-1822) menemukan Uranus. Perhitungan teliti orbit Uranus menyimpulkan kalau planet ini ada yang mengganggu.

Hingga pada 1846 ditemukan Neptunus, tetapi penemuan Neptunus ini tidak bisa menjelaskan secara sempurna pengganggu Uranus. Lantas pada tahun 1930 ditemukan satu planet lain yang dinamakan Pluto, tetapi lisensinya sebagai planet udah beberapa tahun dicabut.

Anggota Tata Surya 

Matahari 
Sumber: pinterest.com
Matahari yaitu bintang induk tata surya serta merupakan komponen paling utama system tata surya ini. Bintang ini memiliki ukuran 332.830 massa bumi. Massa yang besar ini mengakibatkan kepadatan inti yang cukup besar untuk dapat mensupport kesinambungan fungsi nuklir serta menyemburkan beberapa daya yang dahsyat.

Rata-rata daya ini dipancarkan ke luar angkasa berbentuk radiasi elektromagnetik, termasuk juga spektrum optik. Matahari yaitu pusat dari tata surya. Matahari merupakan satu bintang yang tidak berbeda dengan bintang yang lain. Matahari yaitu sebuah bola gas panas yang memancarkan sendiri sumber daya ke segala arah.

Matahari adalah pusat tata surya. Bagi kita matahari itu super besar namun nyatanya di jagat raya Matahari termasuk juga bintang yang memiliki ukuran kecil.

Ukuran garis tengahnya 100 kali lebih besar dari bumi, hingga bila Matahari itu kita anggap sebagai wadah kosong, matahari bisa menyimpan melebihi dari 1 juta bumi. Matahari serta daya yang dipancarkan lah yang menjamin kehidupan manusia di muka bumi.

Planet-Planet

Merkurius 
Sumber: ujiansma.com
Merkurius yaitu planet dalam yang paling kecil serta termasuk juga paling dekat dengan Matahari, jarak rata-rata ke matahari 58 juta Km, dan mempunyai garis tengah 4.880 Km. Merkurius tidak memiliki kandungan atmosfer, suhu di sekitar planet berkisar antara 200 C-400 C. Gravitasi merkurius lebih kurang cuma sepertiga kali gravitasi bumi.

Venus 
Sumber: kafeastronomi.com
Planet ini adalah planet paling dekat dengan bumi, ia mempunyai garis tengah sepanjang 12.104 Km. Jarak rata-rata ke Matahari 106 Km, periode revolusinya 224 hari, gravitasi venus 2300 serta tekanan udaranya 20 atmosfer (20 kali tekanan udara di bumi).

Permukaan Venus ditutupi awan tebal hingga mencapai 48 Km. Yang menarik hasil pengamatan beberapa pesawat ruang angkasa ada formasi batuan muda serta pegunungan tua, atmosfernya berwujud debu kering yang mencakup CO2, N, serta O2.

Bumi 
Sumber: merdeka.com
Bumi adalah planet ukuran ketiga, serta satu-satunya planet yang ditempati oleh makhluk hhidup serta terdiri komposisi sebagai berikut ini:
  1. Susunan biosfer, terbagi dalam unsur nikel serta ferum, serta tebalnya lebih kurang 3.470 Km. 
  2. Susunan antara mempunyai tebal lebih kurang 1.700 Km serta terbagi dalam batuan meteorit. 
  3. Susunan litosfer yang terbagi dalam susunan Sial lantaran terbagi dalam SiO2 serta Al2 serta O3 serta sisi SiMa yang terbagi dalam SiO2 serta MgO dan Al2O3, tebal antara Sial serta sima tidak teratur, dipegunungan letaknya amat dalam sedangkan di laut bagian Sial langsung terkait dengan Sima. 
Planet bumi adalah planet yang istimewa, lantaran bumi kbukan cuma tempat hidup manusia semata, namun juga makhluk hidup yang lain berkembang biak dengan baik, Planet bumi mempunyai satelit, yakni bulan.

Mars 
Sumber: playbuzz.com
Mars dilihat dari lintasnnya antara Bumi serta Matahari termasuk juga planet yang paling dekat dengan Bumi, jarak rata-rata planet Mars dengan Matahari 228 Km, beredar mengitari Matahari dalam waktu 687 hari, waktu perputarannya 24 jam 37 menit 21 detik. Seperti planet lain Mars mempunyai dua satelit, yakni;

Deimos, berdimendi 10x12x16 Km serta periode orbitnya 30,3 hari. Deimos terbit serta terbenam seperti bulan di Bumi.

Yupiter 
Sumber: ekogeo-ekogeo.blogspot.co.id
Yupiter adalah planet paling besar, ia mempunyai diameter 130.000 Km. Jarak rata-rata ke matahari lebih kurang sekitar 778 juta Km, serta susunan yupiter nyaris sama juga dengan susunan matahari, yang rata-rata terbagi dalam hidrogen dan campurannya, yakni NH3, Amoniak, Helium, serta Metan.

Saturnus 
Sumber: kembangpete.com
Planet saturnus planet kedua paling besar setelah Yupiter, jarak rata-rata ke matahari lebih kurang 1.426 Km, periode revolusi planet ini yaitu 29,5 tahun serta waktu yang dibutuhkan untuk berputar pada sumbunya yaitu 10 jam.

Saturnus mempunyai 17 satelit, serta beberapa yang paling menonjol yaitu Titan, Tethys, Rea, Dione, serta tiga cincin indah, ketiga cincin tersebut bisa diuraikan sebagai berikut ini:
  1. Cincin A adalah cincin luar yang garis tengahnya 260. 000 Km. 
  2. Cincin B adalah cincin tengah yang mempunyai diameter kurang lebih 152.000 Km. 
  3. Cincin C adalah cincin yang garis tengahnya 160. 000 Km. 
Uranus 
Sumber: crystalinks.com
Uranus mempunyai jarak rata-rata dengan matahari kurang lebih 2. 869 juta Km, beredar mengitari Matahari kurun waktu 84 tahun dengan kecepatan perputaran 11 jam.

Planet ini berdiameter 49. 700 Km, pada planet ini ditemukan unsur helium, hidrogen serta metan. Planet ini memiliki lima satelit, yakni Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, serta Oberon. Kelebihan planet ini yaitu letak sumbu perputarannya sebidang dengan bagian revolusinya, pada uranus, matahari bergeser dari utara ke selatan dalam periode revolusinya.

Neptunus 
Sumber: kopi-ireng.com
Planet Neptunus yaitu planet yang paling jauh dengan matahari, jaraknya kurang lebih 4.495 juta Km dengan matahari, serta beredar mengitari matahari kurun waktu 165 Tahun. Saat perputarannya 15 jam.

Satelit yang dipunyai Neptunus ada dua, yakni Triton yang berdiameter 4.000 Km, memiliki atmosfer, serta memiliki bentuk serupa pluto, sedangkan Nereid diameternya 2000 Km, letaknya lebih jauh dari bumi apabila dibandingkan dengan triton.

Asteroid 
Sumber: timeanddate.com
Asteroid adalah materi batuan yang kedudukanya terdapat di antara Mrs serta Yupiter. Materi dari asteroid itu beberapa gagal jadi planet lantaran ada style gravitasi Yupiter yang amat kuat serta berjalan secara terus menerus menghancurkan beberapa lain materinya. Mengakibatkan hamparan materi itu jadi sabuk asteroid, yang saat ini jadi bongkahan cincin raksasa serta serpihan batuan.

Asteroid menempati sabuk paling utama yang ada di antara orbit Mars serta Yupiter. Asteroid pertama kalinya ditemukan 1 januari 1801. Diantara pecahannya, batuan paling besar diberi nama Ceres yang bergaris tengah 480 mil, mengitari matahari kurun waktu 4,5 tahun.

Asteroid juga adalah benda angkasa yang ukurannya kecil, tetapi jumlahnya milyaran. Asteroid sendiri berbentuk batu-batuan yang juga bergerak mengitari Matahari, ukurannya sangat kecil, atau arti lainnya disebut dengan bintang kerdil dengan diameter lebih dari 240 Km.

Komet 
Sumber: nationalgeographic.co.id
Komet adalah kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, saat mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bersinar pada bagan kepala, serta semburan sinar pada ekornya. Diameter komet termasuk juga selubung gas lebih kurang sejauh 100.000 Km.

Makin dekat komet dengan matahari makin besar juga tekanan sinar matahari yang diterimanya serta akan makin panjang ekornya. Ekor komet teridiri dari CO, CH, serta gas labil CH2 juga H2O

Komet dalam bahasa yunani artinya bintang berekor serta komet ini yaitu benda angkasa yang tidak padat terbentuk dari pecahan bahan yang amat kecil yakni debu, temperatur dengan gas yang amat tipis, hingga gaya gravitasinya amat lemah.

Ada dua bentuk komet, yaitu:

Komet Berekor 

Komet berekor yakni komet yang lintasannya berupa elips, komet ini apabila lintasanya dekat dengan matahari akan melepaskan gas yang diabsorsi diaerah dingin untuk membentuk ekor.

Komet Tidak Berekor 

Komet tidak berekor yakni komet yang lintasannya amat pendek hingga tidak mempunyai kesempatan mengabsorsi gas di daerah dingin.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Teori Tata Surya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Tata Surya di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Tata Surya. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian, Rotasi, Revolusi, dan Fase Bulan

Pengertian, Rotasi, Revolusi, dan Fase Bulan. Pengertian Bulan, Rotasi atau Perputaran Bulan, Revolusi Bulan, dan Beragam Macam Fase Bulan.

Pengertian Bulan

Sumber: flickr.com
Nama untuk satelit alami Bumi yaitu Moon yang berasal dari mone (sekitar 1380) yang juga berkembang dari kata moone (1135, datang dari kata bahasa inggris kuno mona (saat sebelum 725). Sebutan lain untuk Bulan dalam bahasa inggris modern yaitu lunar, datang dari bahasa latin Luna.

Sebutan yang lain yang kurang umum yaitu selenic, dari bahasa Yunani Kuno Selene yang lantas jadi dasar penamaan selenografi (Studi tentang permukaan serta ciri fisik Bulan).

Bulan berwujud bulat, memiliki tekstur kasar serta berlubang akibat tubrukan benda luar angkasa. Bulan mempunyai diameter 3.474 km dengan massa 0,012 massa Bumi serta massa jenisnya 3,4 gr/cm3. Jarak rata-ratanya ke Bumi kurang lebih 384.403 km atau sepadan dengan 30 kali diameter Bumi.

Bulan bukan hanya sekedar penghias langit pada malam serta penerangan ketika Matahari terbenam. Bulan merupakan satu-satunya satelit alami Bumi, bukan buatan manusia yang mengorbit Bumi serta tidak memiliki sumber sinar sendiri, cahayanya datang dari pantulan sinar Matahari.

Objek yang di kenal sebagai satelit Bumi ini adalah satu diantara anggota tata surya yang selalu mengitari planet ketiga dari Matahari ini. Bulan juga merupakan satelit terpadat kedua sesudah lo yang merupakan satelit Yupiter.

Bulan yaitu benda langit yang paling terang sesudah Matahari. Walaupun bulan terlihat amat putih serta terang, permukaan Bulan sesungguhnya gelap, dengan tingkat kecerahan yang sedikit lebih tinggi dari aspal cair.

Udara, air ditambah lagi kehidupan tidak ada di Bulan. Tetapi, pada Maret 1971, instrumen bulan yang dipasang oleh astronot merekam adanya air yang melalui permukaan Bulan. Uap air itu cuma bertahan 14 jam serta menutupi permukaan seluas 100 mil2.

Nyatanya setelah diusut oleh beberapa ilmuan, endapan es setebal dua meter diketemukan di beberapa kawahnya, demikian laporan beberapa peneliti dalam satu dari dua studi yang memerlihatkan bukti adanya air di Bulan.

Dalam satu dari dua studi yang ditayangkan, Paul Spudis dari Lunar and Planetary Onstitude di Huston serta rekannya mengkaji pesawat antariksa India, Chandrayaan, untuk mendapat bukti tentang endapan es di beberapa kawah yang selama-lamanya tertutup bayang-bayang di Bulan.

Teori Terbentuknya Bulan

Sumber: kafeastronomi.com
Pembentukan Bulan mempunyai banyak teori yang masih saja jadi perbincangan. Berikut ini teori-teori pembentukan Bulan:

Teori Co-Akresi 

Seseorang astronom Prancis bernama Edouard Roche mengusulkan teori pembentukan Bulan yang bernama teori Co-Akresi. Teori ini menceritakan kalau Bulan terbentuk lantaran terkondensasi dari materi lantas berputar seperti awan debu panas yang membuat Bumi.

Awan debu panas ini perlahan-lahan terkontaksi lantas mendingin membentuk cincin gas di sekitarnya. Cincin Gas tersebutlah yang membentuk Bulan.

Masalahnya, hipotesis ini tidak dapat menjelaskan momentum sudut dalam system Bumi-Bulan atau kenapa Bulan mempunyai inti besi yang relatif kecil dibanding Bumi sedangkan asumsinya bila Bulan serta Bumi terbentuk dari gas yang sama kandungannya juga semestinya sama. (25% dari jari-jarinya sedangkan Bumi 50% dari jari-jarinya)

Teori pembelahan (Fisi) 

George Darwin putra dari ilmuan terkenal Charles Darwin penulis “Origin of Species” pada tahun 1878 menginformasikan Teori Fisi. Darwin menyimpulkan kalau Bulan secara bertahap bergerak menjauh.

Darwin mulai memperhitungkan apa yang akan terjadi bila saja waktu diputar kembali. Seperti menjalani film dalam hitungan mundur. Darwin juga menyimpulkan kalau dulu Bulan menyatu dengan Bumi.

Sebagian kecil dari Bumi terpisah lantas membentuk Bulan. Tetapi, putaran Bumi serta orbit bulan tidak sesuai sama pola yang diperkirakan oleh teori fisi ini. Bumi akan berputar lebih cepat untuk mempertimbangkan tingkat perputarannya saat ini.

Teori Penangkapan (Capture) 

Pada tahun 1909 Thomas Jefferson Jackson See sudah menghabiskan waktu untuk mengkaji hipotesis baik co-Akresi ataupun Fisi. Namun Thomas meningkatkan gagasan yang amat berbeda yakni teori Penangkapan (Capture).

Teori ini menyebutkan gravitasi Bumi menarik Bulan yang terbentuk ditempat berbeda dalam tata surya lantas sedang berjalan dari sisi yang jauh dari tata surya. Namun kemudian bergerak sangat dekat dengan Bumi hingga di tangkap oleh gravitasi Bumi.

Skenario penangkapan inilah yang menarik astronot Appolo membawa batu bulan ke Bumi. Mineral di dalamnya nyatanya serupa dengan yang ada di mantel Bumi (sekalipun tidak asing). Tetapi teori ini tidak bisa menjelaskan perbedaan kandungan besi antar Bumi serta Bulan. Kekurangannya juga tidak ada keterangan tentang media penolak untuk objek sebesar Bulan hingga tidak menabrak Bumi.

Dari beberapa teori yang udah tertulis diatas yang masih saja diragukan, terpecahkan dengan teori yang satu ini. Teori apakah yang dimaksud? Ini dia:

Teori Tubrukan Besar 

Pada tahun 1974 muncul teori yang menyebutkan Bulan diprediksikan terbentuk kurang lebih 4,5 miliar tahun yang lalu, tidak lama setelah pembentukan Bumi.

Walaupun ada beberapa hipotesis tentang asal usul Bulan, hipotesis yang paling di terima sekarang menjelaskan kalau Bulan terbentuk dari serpihan yang lepas setelah satu benda langit seukuran Mars bernama Theia bertubrukan dengan Bumi.

Tabrakan ini cukup besar hingga menyebarkan maetri pecahan Bumi serta Theia di sekitar Bumi. Materi itu lantas saling terikat oleh gravitasi, serta membentuk Bulan.

Pembuktian ini dilakukan dengan mempelajari rasio antara isotop, seperti oksigen, titanium, silikon dan lain-lain. Menurut jenis tubrukan ini, Bulan beberapa terbentuk dari materi Theia antara 70-90 persen lalu sisanya datang dari bumi.

Saat ini ilmuan menyimpulkan Bulan terbentuk dengan rasio 50-50 antara materi Bumi serta Theia. Tetapi teori ini masih tetap mesti ditopang dengan bukti-bukti yang lain. Masih ada beberapa pertanyaan yang masih tetap belum dapat dibuktikan tentang jenis yang paling diakui ini.

Energi dari efek tubrukan diprediksikan bisa memanaskan Bumi yang menghasilkan lautan magma, namun tidak ada bukti perbedaan permukaan yang dihasilkan dari materi yang lebih berat yang terbenam ke dalam mantel Bumi.

Sekarang tidak ada jenis yang sama diawali dengan tubrukan besar serta diikuti dengan evolusi puing-puingnya jadi Bulan. Tantangannya yaitu untuk menjelaskan kenapa sisi luar Bulan yang tidak tampak oleh kita dari permukaan Bumi lebih banyak gunungnya dari sisi permukaan Bulan yang bisa dilihat.

Pertanyaan yang lain kenapa Venus yang juga mengalami tubrukan besar ketika proses pembentukannya tidak memilih Bulan yang sama? Atau mungkin ada unsur “tabrak lari” dengan impactor (penabrak) besar yang melaju cepat hingga setelah menabrak Bumi, ia meruntuhkan mantel Bumi yang unsurnya sama dengan unsur Bulan?

Pertanyaan-pertanyaan ini masih tetap jadi PR penting beberapa ilmuan yang masih tetap berkutat dengan bukti-bukti yang ada. Intinya, Bulan sesungguhnya masih mempunyai misteri yang hingga saat ini belum dapat dipecahkam.

Fungsi Bulan

Sumber: metro.co.uk
Bulan tidak cuma sebagai pajangan untuk menghiasi malam di Bumi. Pembaca sekalian pastinya akan sangat bersyukur bila tau fungsi intinya. Berikut ini fungsi bulan untuk Bumi kita:
  1. Melindungi Bumi dari hantaman benda langit seperti komet serta asteroid. 
  2. Mengontrol kecepatan perputaran sebuah planet lantaran efek gravitasional tidal wave. Dalam sejarah Bumi, dampak ini memberi keuntungan pada Bumi lantaran menurut perhitungan fisika, bulan memperlambat perputaran Bumi, yang dulunya Bumi berotasi dengan cepat (Bumi-Bulan saling menyeimbangkan kecepatan). 
  3. Menyeimbangkan rotasi siklus air laut yang mengakibatkan pasang surut. 
  4. Meteor yang menuju ke Bumi diblok atau diarahkan lewat gravitasi Bulan dan gaya magnetik Bulan. 
  5. Memblokir radiasi cahaya ultraviolet yang berefek buruk untuk tubuh. 
  6. Membantu kita melihat pada malam hari 
Bumi (serta planet yang lain) tidak sempurna menghindari tanpa resiko. Bumi memaksakan gesekan dalam rotasi bulan, Bulan juga memaksakan gesekan dalam rotasinya di Bumi. Jadi, jaraknya dalam satu hari bertambah beberapa milisekon tiap abad.

Awal mulanya bulan cuma berjarak 23.000 km dari bumi, namun saat ini jarak Bulan ke Bumi sekitar 384.400 km. Hal semacam ini memperlihatkan kalau dimasa yang akan datang Bulan akan makin jauh lagi serta akan terlihat makin kecil di langit. Bahkan juga suatu saat mungkin Bulan tidak lagi bisa menutupi Matahari ketika terjadi Gerhana.

Peluang terburuknya Bulan menghilang. Mudah sekali diperkirakan kalau akan muncul kekacauan. Dampak yang akan muncul miliki sifat sementara tetapi amat berpengaruh yakni hilangnya dampak kendali dari Bulan.

Hal semacam ini mengakibatkan laut juga turut kehilangan kendali. Bersamaan dengan menghilangnya Bulan, Bumi akan terlempar keluar dari orbitnya lantaran didorong oleh energi yang tersisa sesaat sebelum Bulan menghilang. Akan terjadi perubahan orbit Bumi pada Matahari hingga mengakibatkan perubahan musim yang amat ekstrim.

Rotasi dan Revolusi Bulan

Sumber: nationalgeographic.co.id
Pengamat khusus di bumi memperhatikan kalau pada intinya bulan menjaga persamaan sisi untuk bertemu dengan planet kita seperti Bumi melewati orbitnya. Hal semacam ini mungkin menyebabkan satu pertanyaan, apakah bulan berotasi? Jawabannya yaitu ya, tetapi itu kelihatannya berlawanan dengan apa yang mata kita amati.

Perputaran Bulan yaitu rotasi Bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Bulan mengelilingi Bumi sekali dalam tiap 27.322 hari. Rotasi ini sekurang-kurangnya membutuhkan lebih kurang 27 hari untuk bulan berotasi sekali dalam porosnya. Pada akhirnya, bulan tidak terlihat berputar namun muncul bila dilihat dari Bumi. Ilmuan menyebutnya sebagai rotasi sychronous.

Sisi Bulan yang secara terus-menerus menghadap Bumi di kenal sebagai sisi paling dekat. Sisi berlawanan atau “sisi belakang” yaitu sisi yang paling jauh. Kadang-kadang, sisi yang jauh ini disebut dengan sisi gelapnya, namun itu tidaklah benar. Saat Bulan ada diantara Bumi serta matahari, selama tahap bulan baru, sisi belakang bulan terlihat ketika fajar.

Meskipun demikian, orbit serta perputaran tidak selalu sama. Bulan mengelilingi Bumi dengan obit yang elips, tidak bulat seutuhnya.

Saat bulan amat dekat dengan Bumi, perputarannya lebih pelan dari jalannya menuju ruang angkasa, mengijinkan beberapa pengamat untuk melihat tambahan 8 derajat ke sisi timur. Saat bulan sangat jauh, perputarannya lebih cepat, jadi kecondongan 8 derajat tampak ke arah barat.

Bila kita bisa melintas di sekitar sisi jauh bulan sebagai astronot appolo 8 sekali saja, kita bisa melihat ketidaksamaan mencolok permukaan dari apa yang anda saksikan umumnya. Saat sisi dekat bulan dihaluskan daratan gelap besar yang dibuat oleh lava lava solid yang bergerak (terbang) serta pegunungan sinar bulan, sisi jauh tampak memiliki banyak kawah.

Periode rotasi bulan tidak senantiasa sama juga dengan orbit di sekitar planet. Gravitasi bulan mempengaruhi pasang surut air laut di Bumi, seperti gravitasi Bumi memengaruhi bulan. namun lantaran Bulan mempengaruhi lautan, Bumi menarik keraknya, membuat pasang pada titiknya terhadap Bumi.

Gravitasi dari Bumi menarik pasang besar paling dekat, berusaha untuk menjaganya tetap sama. Hal semacam ini membuat gesekan pasang yang memelankan rotasi Bulan. Saat tiba waktunya, rotasi sangat pelan hingga orbit serta perputarannya sama, serta sisi yang sama terlihat jadi pasang, selama-lamanya berpusat pada Bumi.

Bulan tidak cuma satelit yang mengalami gesekan dengan planet induknya. Banyak Bulan yang lain di tata surya yang terlihat tidal dengan pasangannya. Seperti Bulan paling besar, cuma Bulan dari planet saturnus Hyperion, yang mana berputar tidak sempurna serta berhubungan dengan bulan yang lain, tidak sesuai pasangnya.

Fase Bulan

Sumber: jessychance.blogspot.co.id
Dalam satu kali berotasi, bulan membutuhkan waktu yang sama juga dengan satu kali revolusinya mengitari bumi. Revolusi adalah gerakan (peredaran) Bulan yang mengitari Bumi. Waktu yang dibutuhkan Bulan untuk berevolusi yaitu 27 hari 7 jam 43,2 menit.

Ketika berevolusi, luas sisi Bulan yang terkena cahaya Matahari juga berubah-ubah Perubahan bentuk bulan itu disebut dengan fase bulan. Dalam sekali revolusi, Bulan mengalami 8 fase. Jika dirata-ratakan, tiap fasebulan berjalan selama 3-4 hari. Berikut ini pembagian 8 fase-fase revolusi Bulan:

8 Fase Bulan 

Fase 1 (Bulan Baru/New Moon) 

Sisi Bulan yang menghadap Bumi tidak menerima sinar dari matahari, maka, Bulan tidak tampak. Fase ini terjadi di hari pertama di mana Bulan ada diposisi 0 derajat.

Fase 2 (Sabit Muda/Waxing Crescent) 

Selama fase ini, kurang dari setengah Bulan yang menyala serta sebagai fase berlangsung, sisi yang menyala secara bertahap akan lebih besar. Fase ini terjadi di hari ke empat di mana Bulan ada di posisi 45 derajat. Dilihat dari Bumi, Bulan terlihat melengkung seperti sabit.

Fase 3 (Kuartal III/Third Quarter) 

Bulan mencapai step ini saat terlihat setengah lingkaran. Fase ini terjadi di hari ke delapan di mana Bulan ada di posisi 90 derajat.

Fase 4 (Waxing Gibous) 

Awal fase ini ditandai ketika Bulan setengah, sisi yang terlihat akan lebih besar. Pada hari kesebelas, Bulan ada pada posisi 135 derajat serta tampak seperti cakram (Bulan cembung)

Fase 5 (Full Moon) 

Pada fase ini, Bulan ada pada sisi berlawanan dengan Bumi serta sinar Matahari seutuhnya terkirim ke Bulan. Fase ini terjadi di hari keempat belas, Bulan ada pada posisi 180 derajat. Pada posisi ini, Bulan terbentuk prima (lingkaran penuh) disebut juga dengan Bulan Purnama.

Fase 6 (Wanning Gibous) 

Di mana sisi yang terlihat akan makin kecil secara bertahap. Fase ini terjadi di hari ketujuh belas, Bulan ada pada posisi 225 derajat. Penampakannya kembali seperti cakram.

Fase 7 (Kuartal I/First Quarter) 

Setengah dari Bulan tampak. Fase ini terjadi di hari kedua puluh satu, Bulan ada tepat pada posisi 270 derajat. Penampakannya sama dengan Bulan pada fase 3 atau Kuartal III

Fase 8 (Sabit Tua/Waning Crescent) 

Sebagian kecil dari bulan tampak. Fase ini terjadi di hari kedua puluh lima. Bulan ada pada posisi 315 derajat. Penampakannya sama dengan pada posisi 45 derajat. Bulan terlihat seperti sabit.

Fase ini selalu berulang, Bulan akan kembali pada kedudukan semula yakni Bulan mati atau Bulan Baru.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Rotasi, Revolusi, dan Fase Bulan, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Bulan di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Bulan. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.
  1. softilmu.com

Pengertian Internet dan Intranet : Sejarah, Perbedaan, Fungsi Internet Dan Intranet

 

Pengertian Internet Dan Intranet

  • Internet

Internet (interconnected networking) merupakan jaringan komputer yang saling terhubung antara satu komputer dengan komputer yang lainnya dan membentuk sebuah jaringan komputer yang sangat besar dan luas di seluruh dunia sehingga jaringan tersebut bisa saling bertukar informasi maupun data dan dapat berkomunikasi satu sama lain.

Definisi internet itu sendiri adalah suatu jaringan komputer yang sangat besar yang menghubungkan antara pengguna komputer diseluruh dunia melalui jaringan telepon, satelit atau sistem komunikasi lainnya. Internet terbentuk oleh banyak komputer yang saling berhubungan di seluruh dunia yang memberi ruang dan memberi jalan bagi berbagai media informasi berupa gambar, video, audio dan bentuk file lainnya untuk dapat saling dinikmati bersama.

  • Intranet

Intranet adalah sebuah jaringan privat / privat network yang menggunakan protokol-protokol internet seperti TCP/IP yang digunakan untuk berkomunikasi dan berbagi informasi dalam lingkup tertentu dengan area  yang terbatas. Misalnya dalam lingkup sekolah, kapus atau lingkungan kantor.

Ketika kita mendengar kata intranet maka kita akan menghubungkannya dengan internet, akan tetapi sebenarnya antara keduanya sangatlah berbeda. Intranet merupakan bagian terkecil dari internet karena intranet hanya mencakup lingkungan yang sangat kecil dan intranet sendiri tidak bisa terkoneksi dengan jaringan yang lebih luas jika tidak ada akses internet.

Sejarah Perkembangan Internet Dan Intranet

  • Sejarah Perkembangan Internet

Dari berbagai sumber yang saya dapat sebenarnya tujuan dibentuknya proyek tersebut ditujukan untuk mengembangkan teknologi militer diNegara mereka. Pertama kali jaringan ARPANET cuma menyambungkan empat situs yakni diantaranya adalah University of Utah, Stanford Research Institute, Santa Barbara dan University of California yang membentuk suatu jaringan terpadu di tahun 1969 kemudian APRANET diperkenalkan secara umum di tahun 1972 dan tidak lama kemudian proyek APRANET ini berkembang pesat.

Keadaan ini terus berlangsung dan banyak Univesitas-universitas dari negara tersebut ingin bergabung dan akhirnya mereka pun kesulitan untuk mengaturnya. Kemudian APRANET  dipecah menjadi dua, yakni MILNET dan ARPANET dimana MILNET dikhususkan untuk kebutuhan militer dan APRANET baru dan lebih kecil untuk kebutuhan bukan militer yakni untuk Universitas dan penggabungan jaringan ini kemudian dikenal dengan sebutan DARPA INTERNET yang disederhanakan lagi dengan sebutan INTERNET.

Sejarah perkembangan internet terus berlangsung pada saat itu dan pada tahun 1973 proyek APRANET telah berhasil keluar dari Negara Amerika Serikat yang membuat banyak Universitas dari negara lain ikut bergabung dan ditahun 1977 telah tercatat sedikitnya 111 komputer yang telah tersambung dalam APRANET dan semenjak saat itu internet terus berkembang dan menyebar ke banyak negara seperti sekarang ini.

  • Sejarah Perkembangan Intranet

Sejarah Intranet di mulai sekitar tahun 1995 oleh beberapa penjual produk jaringan yang mengacu pada kebutuhan informasi dalam bentuk Web dalam suatu perusahaan.Intranet bisa disebut juga sebagai LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas Internet. Kompatibilitas Intranet sangat tinggi terhadap sistem lainnya sehingga mudah di terapkan, di pelajari, di kembangkan dan dikonfigurasi ulang. Dukungan aplikasi, program dan sistem operasi yang luas akibat dari popularitas Internet menjadikan Intranet sebagai masa depan LAN.

Hal lain yang membedakan internet dan intranet adalah dari sisi penggunaannya. Aplikasi dan informasi intranet ditujukan bagi kalangan dalam suatu organisasi itu sendiri sementara informasi di suatu situs internet ditujukan bagi kalangan umum.

Penggunaan intranet sebenarnya tergantung dari bentuk organisasi para penggunannya. Apakah suatu toko, perusahaan multinasional, sutu instansi perpustakaan atau departemen lainnya.

Dalam suatu institusi perpustakaan intranet banyak dipergunakan sebagai :
  • OPAC (online public catalouge) atau katalog online yang dapat diakses di seluruh raungan perpustakaan yang terhubung dengan jaringan
  • membrikan pelayanan yang maksimal kepada para pengguna, misalnya jurnal kedokteran online medica hanya bisa di akses di perpustakaan kedokteran.
  • informasi sistem service dan lain lain.
  • Sistem sirkulasi online
  • Komponen pembentuk intranet pada dasarnya sama dengan komponen pembentuk internet, seperti :
  1. aplikasi browser seperti : internet exploler, opra, mozilla firefox, netscape
  2. perangkat bantu pengembang
  3. komputer server
  4. protokol TCP/IP
  5. bahasa pemrograman (html, php, mysql  dan lain lain )
  6. komputer client
  7. perangkat jaringan
yang perlu ditambahkan dalam intranet apabila sebagian informasi organisasi tersebut ingin diekspose agar dapat di akses jaringan luar (internet) adalah firewall dan router (intranet ini akan menjadi ekstranet).

Perbedaan Internet dan Intranet

Perbedaan Internet dan Intranet, bisa di simak di bawah ini.

Jaringan internet:

  • Sifat yang terbuka, yang artinya dapat di akses oleh siapa saja asalkan dapat terhubung dengan jaringan internet.
  • Jangkauan yang luas dan tak terbatas, yang artinya dimana si pengguna dapat menjangkau seluruh belahan dunia tanpa batasan.
Jaringan intranet:
  • Sifatnya tak terbuka, artinya dimana hanya dapat diakses oleh orang-orang atau pengguna yang memiliki akses terhadap jaringan intranet.
  • Jangkauan yang luas tapi terbatas, artinya dimana hanya menjangkau pada area-area yang di perlukan untuk jaringan intranet saja.

Fungsi Internet 

  • Menambah Wawasan dan Pengetahuan

Dengan adanya internet, kita jadi lebih tahu mengenai berbagai wawasan dan pengetahuan dari berbagai bidang dari seluruh dunia. Terutama bagi pelajar, internet mempermudah mereka dalam mencari informasi yang berkaitan dengan pelajaran mereka.

Pelajar juga dapat melihat berbagai macam video di Youtube yang tentunya akan menunjang pendidikan mereka. Banyak video edukasi yang bertebaran di Youtube, anda pun juga dapat mendownload video-video tersebut. Untuk cara download video youtube, sudah pernah saya jelaskan sebelumnya.

  • Komunikasi Menjadi Lebih Cepat

Perkembangan internet yang semakin menjadi-jadi membuat komunikasi antar individu menjadi sangat mudah dan cepat. Kita juga dapat berkomunikasi dengan orang luar negri sekalipun dengan biaya yang relatif murah.

Selain itu, sudah banyak jejaring sosial seperti Facebook yang digunakan pengguna internet untuk berkenalan dan menemukan teman baru di sana. Tidak sedikit juga dari mereka yang ngobrol/ chatting dengan kerabat mereka menggunakan jejaring sosial ini.

  • Mudahnya Belanja di Internet

Dengan meledaknya penggunaan internet, semakin banyak orang yang tertarik melakukan belanja online. Saat ini, banyak orang yang lebih suka belanja online karena sangat mudah dan efisien.

Salah satu keuntungan dari belanja online adalah kita tidak perlu keluar rumah untuk membeli item yang kita butuhkan. Selain itu, ketika jam kerja sangat sibuk atau tidak teratur, belanja online merupakan pilihan yang terbaik untuk membeli barang tanpa harus menyita banyak waktu.

  • Internet sebagai Wahana Hiburan

Internet juga berperan sebagai “Penghibur” bagi anda yang sedang gelisah atau galau memikirkan sesuatu. Anda bisa menghibur diri dengan mengakses jejaring sosial, mendengarkan musik, streaming video atau main game.

  • Berbagi Apapun Menjadi Lebih Mudah

Dengan adanya internet, kita bisa berbagi apapun yang kita punya, seperti pengalaman, tutorial, resep, dan lain sebagainya melalui akun media sosial atau blog pribadi.

Saat ini banyak orang yang lebih suka menggunakan blog pribadi untuk berbagi hal yang mereka punya. Terdapat puluhan platform yang bisa anda gunakan untuk membuat blog gratis, seperti blogger dan wordpress. Untuk tutorial cara membuat blog sudah pernah saya bahas sebelumnya.

  • Memudahkan Mencari Lowongan Pekerjaan

Selain mudahnya mencari informasi di internet, anda juga dapat mencari lowongan pekerjaan di internet dengan mudah. Internet telah menjadi wadah tersendiri bagi anda untuk mendapatkan pekerjaan dengan mudah melalui situs-situs yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan.

  • Pentingnya Internet dalam Dunia Bisnis

Mengingat internet dapat dimanfaatkan dalam segala bidang termasuk dalam bidang bisnis, maka tak sedikit para pelaku bisnis menggunakan internet demi menunjang bisnis mereka. Banyak orang yang telah menemukan berbagai manfaat internet untuk bisnis mereka. Bahkan ada yang dinamakan bisnis online dimana peran internet sebagai bisnis utama

Fungsi Intranet

Sesuai dengan definisi dari intranet itu sendiri fungsi dari intranet adalah untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lain juga perangkat jaringan yang lain seperti: switch, server, printer dan access point, akan tetapi layanannya terbatas hanya satu lokasi saja.

  • Manfaat dan keuntungan intranet pada jaringan komputer

  1. Penggunaan intranet pada jaringan komputer mempunyai banyak manfaat yang dapat dinikmati oleh penggunanya, diantaranya:
  2. dapat meningkatkan produktifitas kerja
  3. Dapat meningkatkat kerja sama karena adanya hubungan komunikasi antar perangkat
  4. Memudahkan komunikasi antar user
  5. Efisiensi biaya dan waktu
  6. Kemudahan mendapatkan informasi dalam lingkup tertentu
  7. Penggunaan perangkat secara bersama-sama