Showing posts sorted by relevance for query fungsi tari. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query fungsi tari. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi, Unsur dan Jenis Seni Tari

Pengertian, Fungsi, Unsur dan Jenis Seni Tari. Pengertian Seni Tari, Fungsi Seni Tari, Unsur yang terdapat di dalam Seni Tari, Jenis atau Ragam Seni Tari, Seni Tari digunakan untuk Berbagai Kegiatan. Seni Tari untuk Kegiatan Formal dan Non Formal.

Pengertian Seni Tari 

Sumber: pinterest.com
Ketika kita mendengar seni tari, biasanya yang akan terlintas di pikiran kita yaitu beberapa gerakan anggota tubuh yang mengikuti alunan music. Lalu, bagaimana dengan pendapat beberapa pakar? Apakah mereka berpendapat yang sama?. Nah, pengertian dari seni tari yang dikemukakan oleh beberapa ahli, salah satunya yaitu:
  1. Soedarsono, menyebutkan bila tarian yakni ekspresi jiwa manusia lewat gerak ritmis yang indah. 
  2. Yulianti Parani, menyebutkan tari yakni gerak-gerak ritmis beberapa atau semua anggota tubuh yang terbagi dalam pola perseorangan atau grup yang diimbangi ekspresi spesifik. 
  3. Curts Sachs, menyebutkan Tari yakni gerak yang ritmis. 
Apabila ditarik menjadi satu rangkuman dari ketiga pendapat itu Seni Tari yaitu gerak-gerak ritmis dari anggota tubuh sebagai ekspresi dan pengungkapan perasaan dari si penari yang diiringi alunan music yang manfaatnya menguatkan maksud yang ingin di sampaikan.

Jadi, seni tari tidak hanya asal menggerakkan anggota tubuh, akan tetapi memiliki maksud dan arti spesifik yang ingin di sampaikan si penari untuk yang menyaksikan. Arti itu dapat berwujud filosofis, keagamaan, pendidikan, kepahlawanan dan lain-lain.

Umpamanya yaitu Tari Saman yang datang dari Aceh. Tari saman ini mencerminkan keagamaan, pendidikan, sopan santun dan kepahlawanan dalam tempo yang bersamaan.

Fungsi Seni Tari 

Kita udah tahu bila satu diantara fungsi dari seni tari yaitu sebagai ekpresi dan pengungkapan perasaan dari si penari. Hal semacam ini dapat dimaklumi karena manusia yaitu makhluk social yang perlu berkomunikasi dengan pihak lain.

Pihak lain itu yaitu manusia yang lain serta Tuhan YME. Dalam kehidupan bermasyarakat ada beberapa fungsi atau peranan lain dari seni tari, salah satunya yaitu:

Sebagai fasilitas keagamaan 
Sumber: wikipedia.org
Di dalam kehidupan keagamaan, mulai sejak dahulu manusia menggunakan tari-tarian sebagai fasilitas berkomunikasi dengan Tuhan. Biasanya tari yang digunakan sebagai fasilitas keagamaan miliki sifat sakral.

Di Bali masih tetap ada tarian-tarian keagamaan sebagai fasilitas komunikasi dengan para Dewa dan leluhurnya. Biasanya tarian ini dikerjakan di Pura-pura. Contoh tariannya yaitu, Sang Hyang, Kecak, Keris, Rejang.

Sebagai fasilitas upacara adat 
Sumber: wikipedia.org
Tarian yang biasanya digunakan sebagai upacara adat terdiri atas 2 yaitu:

Momen Alamiah 

Tarian upacara adat yang berupa alamiah biasanya terkait dengan momen alam. Umpamanya yaitu tarian upacara menanam padi, tarian untuk kesuburan tanah/minta hujan, panen padi, memohon keselamatan dan tolak bala.

Tarian-tariannya yaitu: Tari Ngaseuk (menanam padi) dari Jawa Barat, Tari Seblang (panen padi) dari Jawa Timur, Tari Nelayan (memohon keselamatan saat berlaut) dari Irian Jaya.

Momen Kehidupan 

Tarian upacara kebiasaan pada momen kehidupan umumnya terkait dengan kehidupan manusia. Umpamanya yaitu pada peristiwa perkawinan, kelahiran, khitanan hingga kematian.

Tarian-tariannya yaitu: Tari Sisingaan (upacara khitanan) dari Jawa Barat, Tari Wolane (upacara perkawinan) dari Maluku, Tari Holana (menyambut kelahiran bayi) dari NTT dan Tari Ngaben (upacara kematian) dari Bali

Sebagai Fasilitas Pergaulan 
Sumber: anandatour.web.id
Manusia yaitu makhluk social yang membutuhkan interaksi dengan individu yang lain hingga munculah keakraban. Untuk mendapatkan situasi keakraban itu, manusia membutuhkan satu fasilitas. Satu diantara fasilitas tersebut yaitu Tarian Pergaulan.

Tarian pergaulan yakni bentuk tarian yang diperuntukkan untuk menyebutkan kerukunan bermasyarakat. Satu diantara contoh yang paling jelas dari tari pergaulan yaitu Tari Jaipongan di mana penari serta penonton dapat menari berbarengan di satu panggung.

Contoh yang lain yaitu Tari Tayub dari Jawa Timur, Tari Adu jago dari Surabaya dan Tari Manduda dari Sumatera Barat.

Sebagai Tontonan

Fungsi atau peranan paling akhir dari seni tari yaitu sebagai tontonan atau pertunjukan. Hampir setiap daerah di Nusantara memiliki tarian tontonan. Tarian tontonan atau pertunjukan yakni bentuk tarian yang dihadirkan sebagai hiburan semata. Diharapkan penonton yang lihat tarian ini akan merasa terhibur.

Unsur Seni Tari 

Kita udah membahas arti dari seni tari. Seni tari yaitu gerakan anggota tubuh secara ritmik yang diiringi oleh music.

Bersumber pada pengertian itu, dapat ditarik satu rangkuman bila seni tari terdiri atas beberapa unsur. Unsur-unsur dari seni tari itu terkait erat dan tidak dapat dihilangkan satu sama lain. Unsur-unsur dari seni tari yaitu:

Jenis Gerak 

Gerak yaitu unsure paling penting dan unsur estetika dari tari. Gerakan dari tari datang dari anggota tubuh. Anggota tubuh yang dapat digunakan untuk menari yaitu anggota tubuh sisi atas, sisi tengah dan sisi bawah.

Anggota tubuh sisi atas terdiri atas kepala, mata dan raut muka. Jenis gerak dari anggota tubuh sisi tengah yaitu terdiri dari lengan atas, lengan bawah, telapak tangan, jari-jari dan ruas jari.

Sedangkan anggota tubuh sisi bawah terdiri dari Kaki. Jenis gerak pada bagian kaki hampir sama untuk tarian di bagian tangan. Ketidaksamaannya ada pada tempo atau volume gerakannya.

Bentuk Iringan 

Unsur kedua dari tarian yaitu bentuk iringan. Bentuk iringan tarian dapat berupa bentuk music iringan tari internal dan bentuk music iringan tari eksternal.

Bentuk music iringan tari internal yaitu iringan yang datang dari tubuh penari itu. Umpamanya yaitu Tepukan dada dan telapak tangan pada Tarian Saman dari Aceh dan suara “Cak” pada tari kecak dari Bali.

Sedangkan bentuk music iringan tari eksternal datang dari tabuhan alat music. Umpamanya di Jateng, Jawa Timur dan Jawa Barat dikenal alat music gamelan, pelog dan salendro.

Kostum Tari 

Kostum tari yaitu satu estetika yang tidak dapat dipisahkan dari bentuk tarian. Kostum tarian untuk upacara mempunyai bentuk lebih sederhana dan tidak mementingkan estetika.

Berlainan dengan kostum tarian yang digunakan untuk tarian pertunjukan atau tarian tontonan. Kostum pada tarian tontonan atau pertunjukan bentuknya di desain sedemikian rupa sampai menyebabkan kesan keindahan maupun mendalam dari penontonnya.

Pola Lantai 

Nah, last but not the least yaitu pola lantai. Apa yang disebut juga dengan pola lantai? Pola lantai yakni posisi yang dilakukan baik oleh penari tunggal maupun penari grup. Pola lantai pada suatu tarian dapat berbentuk simetris, asimetris, lengkungan, garis lurus dan lingkaran.

Pada tarian upacara, pola lantai biasanya berbentuk lingkaran. Menurut beberapa pakar, pola lantai berbentuk lingkaran melukiskan keterkaitan erat dengan sebuah hal yang sacral atau mistis.

Lingkaran berpusat sebagai symbol alam dunia, berpusat pada bagian spesifik yang dihuni oleh alam gaib. Contoh tarian upacara dengan pola lantai lingkaran yaitu tari kecak dari bali.

Ide konsep Seni Tari 

Kita ketahui bila Indonesia yaitu Negara kepulauan yang terbagi dalam banyak suku. Keberagaman suku di Indonesia membuahkan keberagaman gerak tari yang berbeda antara suku satu dan lainnya di Indonesia.

Walaupun setiap tarian memiliki gerakan yang tidak sama namun tetap memiliki persamaan. Persamaan itu yaitu tenaga, ruang dan waktu.

Tenaga 

Setiap bergerak kita memerlukan tenaga. Nah, begitu halnya gerak tari. Untuk mendapat gerak tari yang dinamis, kompak dan ritmis tentunya membutuhkan tenaga.

Penggunaan tenaga memiliki intensitas kuat, sedang serta lemah. Tanpa tenaga satu gerakan yang baik tidak mungkin saja dapat dihasilkan, karena tenaga yaitu hal yang paling penting dalam gerak tari.

Contoh penggunaan tenaga dalam gerak tari yaitu ketika seseorang penari berdiri di atas punggung rekannya, penari itu membutuhkan tenaga yang besar untuk menahan beban dari rekannya yang berdiri di atas punggungnya.

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil yaitu hubungan antara gerak tari dan tenaga memiliki kaitan yang erat.

Tenaga dalam seni tari terkait dengan emosi dan perasaan. Untuk menghasilkan gerak tari yang baik dibutuhkan tenaga. Penambahan tenaga dalam gerak tari membuat gerak tari itu terlihat dinamis dan ritmik.

Ruang Gerak 

Satu gerak tarian membutuhkan ruang gerak. Gerak di dalam ruang dapat ditangani penari secara tunggal, berpasangan ataupun berkelompok. Ruang gerak terdiri atas dua yaitu ruang gerak sempit atau pribadi dan ruang gerak luas atau umum.

Contoh dari ruang gerak sempit yaitu apabila kita melakukan satu gerakan tanpa berdiri memiliki arti kita melakukan di ruang gerak sempit atau ruang gerak pribadi.

Sedangkan, apabila kita melakukan gerakan dan diikuti dengan perpindahan tempat dinamakan dengan ruang gerak luas atau ruang gerak umum.

Jadi kesimpulannya satu gerak tari ada karena adanya ruang gerak. Ruang gerak yang dilakukan oleh penari terbagi dalam ruang gerak sempit atau pribadi dan ruang gerak luas atau ruang gerak umum.

Waktu 

Setiap kita bergerak tidak cuma membutuhkan tenaga, kita juga membutuhkan waktu. Nah, begitu juga dengan gerak tari.

Setiap gerakan yang dikerjakan oleh penari membutuhkan waktu. Dalam gerak tarian, perbedaan cepat atau lambat sebuah gerak disebut juga dengan Tempo. Peranan tempo pada gerak tari yaitu memberi kesan dinamis hingga sebuah tarian itu enak untuk dilihat.

Contoh dari tempo yaitu ketika penari melakukan gerak hormat. Maka akan ada ketidaksamaan pose dari gerak hormat itu. Penari pada urutan pertama akan melakukan gerak hormat dengan tempo cepat dan berlanjut sampai penari pada urutan paling akhir dalam tempo yang lambat. Tempo itu akan memberi daya hidup pada suatu tarian.

Jadi, gerak tari tidak hanya membutuhkan tenaga dan ruang saja. Akan tetapi juga membutuhkan tempo untuk menghasilkan satu gerakan yang terlihat dinamis dan hidup sampai enak untuk dilihat.

Macam - Macam Jenis Tari 

Selanjutnya kita sudah tiba di point terakhir pembahasan dari seni tari. Sesudah kita ketahui arti, fungsi dan ide konsep dari seni tari. Rasa-rasanya tidak sah apabila kita belum tahu beragam bentuk jenis tarian yang ada di Bumi Indonesia ini.

Beberapa bentuk tarian yang ada di nusantara yaitu dibagi atas Tari Tradisional, Tari Kreasi Baru dan Tari Kontemporer. Ketiga bentuk dari tarian itu akan dijelaskan berikut ini:

Tari Tradisional 
Sumber: lisnaenaa.wordpress.com
Di Indonesia, hampir di setiap daerah memiliki tari tradisional. Nah, arti dari tari tradisional yaitu satu tarian yang datang dari satu daerah dan diturunkan secara turun-temurun hingga jadi budaya dari daerah itu.

Umumnya tari tradisional memiliki kandungan nilai-nilai filosofis seperti keagamaan, kepahlawanan dan lain-lain.

Tari tradisional di Indonesia terdiri atas dua, tari rakyat dan tari classic (keraton).

Tari Rakyat 
Sumber: tubasmedia.com
Tarian rakyat atau tarian daerah yaitu tarian yang berkembang pada masyarakat umum. Tarian rakyat lahir sebagai lambang dari kebahagiaan dan sukacita. Umpamanya apabila musim panen tiba dan hasil panen melimpah orang-orang akan berkumpul dan menari berbarengan untuk merayakannya.

Nah, tarian rakyat senantiasa berkembang dan jadi tradisi. Tarian rakyat tidak memiliki beberapa ketentuan baku hingga bentuk tariannya sangat beragam.

Tari Classic (Tari Keraton) 
Sumber: gateofjava.wordpress.com
Nah, teman-teman jelas menanyakan, apa yang membedakan antara tarian rakyat dengan tari classic? Ketidaksamaannya yaitu tari classic lahir dari dalam keraton atau dalam kelompok bangsawan.

Karena tarian ini berkembang pada lingkungan atas, masyarakat umum dilarang untuk menarikan tarian ini. Tidak sama dengan tari rakyat, tari keraton memiliki ketentuan yang tertulis dan baku. Hingga mulai sejak zaman tari ini lahir sampai saat ini tidak ada yang berubah.

Tari Kreasi Baru 
Sumber: radarjogja.co.id
Kita udah tiba pada point kedua dari bentuk tarian yang ada di Indonesia. Pembahasan mengenai tari kreasi baru di daerah tidak akan terlepas dari tari tradisi lama. Mengapa?

Karena tari kreasi baru yaitu perubahan dari tari tradisi yang ada. Tujuannya di sini bentuk tarian yang biasanya dipakai untuk upacara ritual, adat dan keagamaan dimodifikasi oleh penata tari hingga tari ini bisa di nikmati khalayak umum.

Umpamanya yaitu Tari Rapai yang merupakan gabungan dari gerak tari yang berkembang di Aceh dan Semenanjung Malaya, yaitu Tari Seudati, Saman dan Zapin.

Tari Kontemporer 
Sumber: qubicle.id
Kita udah tiba pada point terakhir dari bentuk tarian di Indonesia yaitu Tari Kontemporer. Nah, apa sih yang disebut dengan tari kontemporer?

Jadi tari kontemporer yaitu satu diantara bentuk tarian modern yang berkembang di Indonesia. Tarian ini lahir sebagai reaksi atas seni tari classic yang udah mencapai titik akhir dalam perubahan teknisnya.

Apa bedanya tari kontemporer dengan tari kreasi baru? Nah, seperti yang udah dijelaskan pada paragraph awal bila tari kontemporer adalah tari modern hingga tidak ada unsure tradisi lama lagi.

Biasanya gaya tari kontemporer mempunyai nuansa unik dan memakai bentuk music dari computer. Sedangkan tari kreasi baru yaitu tari tradisi yang udah dimodifikasi tetapi tetap meninggalkan unsur asli tradisinya.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian Pengertian, Fungsi, Unsur dan Jenis Seni Tari, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Tarian di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Tarian. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian Tari : Jenis Dan Unsur Tari

PENGERTIAN TARI 

Ketika kita mendengar seni tari, umumnya yang akan terlintas di pikiran kita yaitu gerakan-gerakan anggota tubuh yang mengikuti alunan musik. Lalu, bagaimana dengan pendapat para ahli? Apakah mereka memiliki pendapat yang sama?. Nah, pengertian dari seni tari yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya yaitu :

  • Soedarsono, menyatakan bahwa tarian adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak ritmis yang indah. 
  • Yulianti Parani, menyatakan tari adalah gerak-gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi tertentu. 
  • Curts Sachs : Tari adalah gerak yang ritmis. 
Jika ditarik sebuah kesimpulan dari ketiga pendapat tersebut maka Seni Tari merupakan gerak-gerak ritmis dari anggota tubuh sebagai ekspresi dan pengungkapan perasaan dari si penari yang diikuti alunan music yang fungsinya memperkuat maksud yang ingin disampaikan. Jadi, seni tari tidak hanya asal menggerakkan anggota tubuh, akan tetapi memiliki maksud dan makna tertentu yang ingin disampaikan si penari bagi yang melihat. Makna tersebut dapat berupa filosofis, keagamaan, pendidikan, kepahlawanan dsb. Contohnya yaitu Tari Saman yang berasal dari Aceh. Tari saman ini mencerminkan keagamaan, pendidikan, sopan santun dan juga kepahlawanan dalam waktu yang bersamaan. 

FUNGSI SENI TARI

Kita telah mengetahui bahwa salah satu fungsi dari seni tari yaitu sebagai ekpresi dan pengungkapan perasaan dari si penari. Hal ini dapat dimaklumi karena manusia merupakan makhluk social yang harus berkomunikasi dengan pihak lain. Pihak lain tersebut yaitu manusia lainnya dan juga Tuhan YME. Dalam kehidupan bermasyarakat ada beberapa fungsi lain dari seni tari, diantaranya yaitu:

Sebagai sarana keagamaan 

Didalam kehidupan keagamaan, mulai sejak dulu manusia memakai tari-tarian sebagai fasilitas berkomunikasi dengan Tuhan. Umumnya tari yang dipakai sebagai fasilitas keagamaan berbentuk sakral. Di Bali masihlah ada tarian-tarian keagamaan sebagai fasilitas komunikasi dengan beberapa Dewa serta leluhurnya. Umumnya tarian ini dikerjakan di Pura-pura. Contoh tariannya yakni, Sang Hyang, Kecak, Keris, Rejang. 

Tarian yang umumnya dipakai sebagai upacara kebiasaan terdiri atas 2 yakni : 

  • Momen Alamiah 

Tarian upacara kebiasaan yang berbentuk alamiah umumnya terkait dengan peristiwa alam. Misalnya yakni tarian upacara menanam padi, tarian untuk kesuburan tanah/minta hujan, panen padi, memohon keselamatan serta tolak bala. Tarian-tariannya yakni : Tari Ngaseuk (menanam padi) dari Jawa Barat, Tari Seblang (panen padi) dari Jawa Timur, Tari Nelayan (memohon keselamatan ketika berlaut) dari Irian Jaya. 

  • Momen Kehidupan 

Tarian upacara kebiasaan pada momen kehidupan biasanya terkait dengan kehidupan manusia. Misalnya yakni pada momen perkawinan, kelahiran, khitanan sampai kematian. Tarian-tariannya yakni : Tari Sisingaan (upacara khitanan) dari Jawa Barat, Tari Wolane (upacara perkawinan) dari Maluku, Tari Holana (menyongsong kelahiran bayi) dari NTT serta Tari Ngaben (upacara kematian) dari Bali 

Sebagai Fasilitas Pergaulan 

Manusia adalah makhluk social yang memerlukan hubungan dengan individu yang lain sampai nampaklah keakraban. Untuk mendapat situasi keakraban itu, manusia memerlukan sebuah fasilitas. Satu diantara fasilitas itu yakni Tarian Pergaulan. Tarian pergaulan yaitu bentuk tarian yang ditujukan untuk menyebutkan kerukunan bermasyarakat. Satu diantara contoh yang paling terang dari tari pergaulan yakni Tari Jaipongan di mana penari serta pemirsa bisa menari berbarengan di satu panggung. Contoh yang lain yakni Tari Tayub dari Jawa Timur, Tari Adu jago dari Surabaya serta Tari Manduda dari Sumatera Barat. 

Sebagai Tontonan 

Manfaat paling akhir dari seni tari yakni sebagai tontonan atau pertunjukan. Nyaris tiap daerah di Nusantara mempunyai tarian tontonan. Tarian tontonan atau pertunjukan yaitu bentuk tarian yang didatangkan sebagai hiburan semata. Diinginkan pemirsa yang melihat tarian ini bakal terasa terhibur. 

UNSUR SENI TARI 

Kita sudah mengulas makna dari seni tari. Seni tari yakni gerakan anggota tubuh secara ritmik yang diikuti oleh iringan music. Bersumber pada pengertian itu, bisa ditarik satu rangkuman kalau seni tari terdiri atas beberapa unsur. Unsur-unsur dari seni tari itu terkait erat serta tidak bisa di hilangkan. Unsur-unsur dari seni tari yakni : 

  • Macam Gerak 

Gerak adalah unsure paling utama serta unsur estetika dari tari. Gerakan dari tari datang dari anggota tubuh. Anggota tubuh yang bisa dipakai untuk menari yakni anggota tubuh sisi atas, sisi tengah serta sisi bawah. Anggota tubuh sisi atas terdiri atas kepala, mata serta raut muka. Macam gerak dari anggota tubuh sisi tengah yakni terbagi dalam lengan atas, lengan bawah, telapak tangan, jari-jari serta ruas jari. Sedang anggota tubuh sisi bawah terbagi dalam Kaki. Macam gerak di bagian kaki nyaris sama untuk tarian dibagian timur. Ketidaksamaannya terdapat pada tempo atau volume gerakannya. 

  • Bentuk Iringan 

Unsur ke-2 dari tarian yakni bentuk iringan. Bentuk iringan tarian bisa berbentuk bentuk music iringan tari internal serta bentuk music iringan tari eksternal. Bentuk music iringan tari internal yakni iringan yang datang dari tubuh penari tersebut. Misalnya yakni Tepukan dada serta telapak tangan pada Tarian Saman dari Aceh serta nada “Cak” pada tari kecak dari Bali. 

  • Kostum Tari 

Kostum tari adalah sebuah estetika yang tidak bisa dipisahkan dari dari bentuk tarian. Kostum tarian untuk upacara memiliki bentuk lebih simpel serta tidak mementingkan estetika. Tidak sama dengan kostum tarian yang dipakai untuk tarian pertunjukan atau tarian tontonan. Kostum pada tarian tontonan atau pertunjukan memiliki bentuk didesain sedemikian rupa hingga menyebabkan kesan keindahan ataupun mendalam dari penontonnya. 

  • Pola Lantai 

Nah, last but not the least yakni pola lantai. Apa yang disebut dengan pola lantai?. Pola lantai yaitu posisi yang dikerjakan baik oleh penari tunggal ataupun penari grup. Pola lantai pada sebuah tarian bisa berbentuk simetris, asimetris, lengkungan, garis lurus serta lingkaran. 

KONSEP SENI TARI 

Kita ketahui kalau Indonesia adalah Negara kepulauan yang terbagi dalam banyak suku. Keberagaman suku di Indonesia membuahkan keberagaman gerak tari yang tidak sama pada suku lain di Indonesia. Meskipun tiap tarian mempunyai gerakan yang tidak sama tetapi tetap mempunyai kesamaan. Kesamaan itu yakni tenaga, ruangan serta saat. 

  • Tenaga 

Tiap bergerak kita membutuhkan tenaga. Nah, begitu juga dengan gerak tari. Untuk mendapat gerak tari yang dinamis, kompak serta ritmis pastinya memerlukan tenaga. Pemakaian tenaga mempunyai intensitas kuat, tengah serta lemah. Tanpa tenaga sebuah gerakan yang baik tidak mungkin saja bisa dibuat, lantaran tenaga adalah hal yang paling utama dalam gerak tari. 

  • Ruangan Gerak 

Sebuah gerak tarian memerlukan ruangan gerak. Gerak didalam ruang bisa dikerjakan penari secara tunggal, berpasangan maupun berkelompok. Ruangan gerak terdiri atas dua yakni ruangan gerak sempit atau pribadi serta ruangan gerak luas atau umum. 

  • Saat 

Tiap kita bergerak tidak hanya memerlukan tenaga, kita juga memerlukan saat. Nah, begitu juga dengan gerak tari. Tiap gerakan yang dikerjakan oleh penari memerlukan saat. Dalam gerak tarian, ketidaksamaan cepat atau lambat sebuah gerak disebut juga Tempo. Manfaat tempo pada gerak tari yakni memberi kesan dinamis hingga sebuah tarian itu enak untuk dilihat. 

Contoh dari tempo yakni saat penari lakukan gerak hormat. bakal ada ketidaksamaan pose dari gerak hormat itu. Penari pada urutan pertama bakal lakukan gerak hormat dengan tempo cepat serta berlanjut hingga penari pada urutan paling akhir dalam tempo yang lambat. Tempo itu bakal memberi daya hidup pada suatu tarian. 

MACAM MACAM JENIS SENI TARI 

Pada akhirnya kita sudah tiba di point paling akhir kajian dari seni tari. Sesudah kita tahu makna, manfaat serta ide konsep dari seni tari. Rasa-rasanya tidak sah bila kita belum tahu beragam jenis bentuk tarian yang ada di Bumi Indonesia ini. 

  • Tari Tradisional 

Di Indonesia, nyaris di tiap daerah mempunyai tari tradisional. Nah, makna dari tari tradisional yakni sebuah tarian yang datang dari sebuah daerah serta di turunkan secara turun-temurun sampai jadi budaya dari daerah itu. Biasanya tari tradisional memiliki kandungan nilai-nilai filosofis seperti keagamaan, kepahlawanan dll. 
Tari tradisional di Indonesia terdiri atas dua, tari rakyat serta tari classic (keraton). 

  • Tari Kreasi Baru 

Kita sudah tiba pada point ke-2 dari bentuk tarian yang ada di Indonesia. Kajian tentang tari kreasi baru di daerah tidak bakal lepas dari tari kebiasaan lama. Kenapa? Lantaran tari kreasi baru adalah perubahan dari tari kebiasaan yang ada. Tujuannya di sini bentuk tarian yang umumnya digunakan untuk upacara ritual, kebiasaan serta keagamaan dimodifikasi oleh penata tari hingga tari ini dapat di nikmati khalayak umum. Misalnya yakni Tari Rapai yang disebut kombinasi dari gerak tari yang berkembang di Aceh serta Semenanjung Malaya, yakni Tari Seudati, Saman serta Zapin. 

  • Tari Kontemporer 

Jadi tari kontemporer adalah satu diantara bentuk tarian modern yang berkembang di Indonesia. Tarian ini lahir sebagai reaksi atas seni tari classic yang sudah meraih titik akhir dalam perubahan teknisnya. 

Pengertian Seni Tari : Jenis Dan Manfaat Senit Tari

Pengertian Seni Tari

Seni tari ialah suatu gerak badan yang secara berirama yang dilakukan ditempat serta waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Bunyi-bunyian yang dimaksud ialah musik pengiring tari mengatur suatu gerakan penari serta menguatkan sebuah maksud yang mau di sampaikan. Gerakan tari ini tidak sama dari gerakan sehari-hari yang seperti lari, jalan, atau bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang realistis, tetapi gerak yang sudah di beri suatu bentuk ekspresif serta estetis. Suatu tarian sesungguhnyaialah sebuah kombinasi dari sebagian unsur, yakni wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa). Ketiga unsur ini melebur jadi sebuah bentuk tarian yang serasi. Unsur paling utama dalam tari yaitu sebuah gerak. Gerak tari senantiasa melibatkan suatu unsur anggota badan manusia. Unsur-unsur anggota badan itu di dalam membuat sebuah gerak tari bisa berdiri dengan sendiri, berhimpun maupun bersambungan.

seni tari yaitu gerak badan secara berirama yang dilakukan ditempat serta waktu tertentu buat keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Bunyi-bunyian yang dimaksud musik pengiring tari mengatur gerakan penari serta menguatkan maksud yang mau di sampaikan. Gerakan tari tidak sama dari gerakan sehari-hari seperti lari, jalan, atau bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang realistis, tetapi gerak yang sudah di beri bentuk ekspresif serta estetis. Suatu tarian sesungguhnya adalah kombinasi dari sebagian buah unsur, yakni wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa). Ketiga unsur tersebut melebur jadi bentuk tarian yang serasi. Unsur paling utama dalam tari yaitu gerak. Gerak tari senantiasa melibatkan unsur anggota badan manusia. Unsur-unsur anggota badan itu di dalam membuat gerak tari bisa berdiri dengan sendiri, berhimpun maupun bersambungan.


Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli


  • Soedarsono


menyatakan bahwa tarian adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak ritmis yang indah.

  • Yulianti Parani

menyatakan tari adalah gerak-gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi tertentu.

  • Aristoteles

Menurut Aristoteles meyatakan bahwa tari ialah sebuah gerak ritmis yang bisa menghadirkan suatu karakter manusia saat mereka bertindak.

  • C. Sachs

Menurut C. Sachs menytakan bahwa tari ialah suatu pelafalan jiwa manusia melalui suatu gerak berirama yang mempunyai nilai estetika.

  • Cooric Hartong

Menurut Cooric Hartong menyatakan bahwa seni tari ialah sebuah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang.

  • Pangeran Suryadiningrat

Tari adalah gerak dari seluruh anggota tubuh manusia yang disusun selaras dengan irama musik serta mempunyai maksud tertentu.

  • Enoch Atmadibrata

Tari adalah susunan sikap tubuh di dalam ruang, berlandaskan irama dan gerak.

  • Bagong Sudito

Menurut Bagong Sudito menyatakan bahwa seni tari ialah suatu seni yang berupa sebuah gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

  • Drs. I Gede Ardika

Menurut Drs. I Gede Ardika menyatakan bahwa seni tari ialah sesuatu yang bisa menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing.

  • Haukins

Menurut Haukins menyatakan bahwa seni tari ialah suatu ekspresi jiwa manusia yang diubah menjadi sebuah gerak oleh imajinasi si penciptanya.

  • Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay

Menurut Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay menyatakan bahwa seni tari ialahsuatu bentuk seni ekspresionostis yang menggambarkan reaksi jiwa seseorang terhadap sebuah konflik dan masalah di dunia modern.

  • Kamaladevi Chattopadhaya

Tari adalah desakan perasaan manusia di dalam dirinya yang mendorongnya untuk mencari ungkapan yang berupa gerak-gerak yang ritmis.

  • Judith Lynne Hanna

Menurut Judith Lynne Hanna menyatakan bahwa ialah suatu seni plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas.

  • K.M.A. Theodora Retno Maruh

Menurut K.M.A. Theodora Retno Maruh menyatakan bahwa seni tari ialah suatu karya seni yang tidak akan pernah bersifat kontemporer.

  • Kamala Devi Chattopadhyaya

Menurut Kamala Devi Chattopadhyaya menyatakan bahwa ialah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong.

Macam Macam Seni Tari

  • Tari Tradisional

Tari tradisional merupakan sebuah bentuk tarian yang sudah lama ada. Tarian ini diwariskan secara turun temurun. Sebuah tarian tradisional biasanya mengandung nilai filosofis, simbolis dan relegius. Semua aturan ragam gerak tari tradisional, formasi, busana, dan riasnya hingga kini tidak banyak berubah
  • Tari Tradisional Klasik
Tari tradisional klasik dikembangkan oleh para penari kalangan bangsawan istana. Aturan tarian biasanya baku atau tidak boleh diubah lagi. Gerakannya anggun dan busananya cenderung mewah. Fungsi : sebagai sarana upacara adat atau penyambutan tamu kehormatan. Contoh : Tari Topeng Kelana (Jawa Barat), Bedhaya Srimpi (Jawa Tengah), Sang Hyang (Bali), Pakarena dan pajaga (Sulawesi Selatan)
  • Tari Tradisional Kerakyatan
Berkembang di kalangan rakyat biasa. Gerakannya cenderung mudah Ditarikan bersama juga iringan musik. Busananya relatif sederhana. Sering ditarikan pada saat perayaan sebagai tari pergaulan. Contoh: Jaipongan (Jawa Barat), payung (Melayu), Lilin (Sumatera Barat)
  • Tari Kreasi Baru
Merupakan tarian yang lepas dari standar tari yang baku. Dirancang menurut kreasi penata tari sesuai dengan situasi kondisi dengan tetap memelihara nilai artistiknya. Tari kreasi baik sebagai penampilan utama maupun sebagai tarian latar hingga kini terus berkembang dengan iringan musik yang bervariasi, sehingga muncul istilah tari modern. Pada garis besarnya tari kreasi dibedakan menjadi dua golongan yaitu:

  1. Tari Kreasi Baru Berpolakan Tradisi : Yaitu tari kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi, baik dalam koreografi, musik/karawitan, rias dan busana, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada pengembangan tidak menghilangkan esensiketradisiannya.
  2. Tari Kreasi Baru Tidak Berpolakan Tradisi (Non Tradisi) : Tari Kreasi yang garapannya melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi, musik, rias dan busana, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun tarian ini tidak menggunakan pola-pola tradisi, tidak berarti sama sekali tidak menggunakan unsur-unsur tari tradisi, mungkin saja masih menggunakannya tergantung pada konsep gagasan penggarapnya. Tarian ini disebut juga tari modern, yang istilahnya berasal dari kata Latin “modo” yang berarti baru saja.

  • Tari Kontemporer

Gerakan tari kontemporer simbolik terkait dengan koreografi bercerita dengan gaya unik dan penuh penafsiran. Seringkali diperlukan wawasan khusus untuk menikmatinya. iringan yang dipakai juga banyak yang tidak lazim sebagai lagu dari yang sederhana hingga menggunakan program musik komputer seperti Flutyloops.


Manfaat Tari

Menurut manfaatnya tari dibedakan jadi 2 yakni sebagai hiburan serta komunikasi :

  1. Sebagai Hiburan : Sifatnya penikmat saja/menghibur saja serta tak perlu ada persiapan. Hiburan bisa berbentuk : tarian, music, lawakan.
  2. Sebagai Komunikasi : Yakni lewat gerak-ruang-waktu yang ada padanya yang membawa misi/pesan-pesan suatu tarian tertentu untuk dapat dipahami oleh penikmatnya. Yang dimaksud ruang serta waktu yaitu ruang gerak.


Daftar Tarian Indonesia


  1. Bedaya Ketawang
  2. Galombang
  3. Gitek
  4. Legong
  5. Pajoge dari Sulawesi Selatan
  6. Serampang dua belas
  7. Tari Topeng dari Jawa Barat
  8. Tari Golek dari Jawa Tengah 
  9. Tari Andun dari Bengkulu Selatan

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni. Pengertian Seni, Fungsi dari sebuah Seni, Unsur yang terdapat dalam sebuah Seni, Cabang-Cabang Seni, Beragam Macam Seni, Manfaat Seni untuk Kehidupan sehari-hari.

Pengertian Seni 

Sumber: kinerjaaktif.com
Awalannya seni diartikan sebagai suatu hal yang mempunyai karakter indah, halus, dan baik serta mulia, namun seiring berjalannya waktu udah banyak tokoh-tokoh yang memiliki pendapat tentang pengertian Seni.
  1. Menurut filosof Yunani bernama Plato (428-348 SM), seni yakni hasil tiruan alam (artimitator natural).
  2. Lalu pada era ke 19, Benedetto Croce mengatakan bila seni yakni ungkapan kesan-kesan.
  3. Sedangkan menurut pelukis termuka di Indonesia, S. Sugjojo, seni yakni jiwa yang tampak
  4. Dan menurut tokoh pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, seni yakni semua perbuatan manusia yang muncul dari perasaan yang hidup dan mempunyai karakter indah, hingga dapat menggerakkan jiwa dan perasaan manusia.
Dari beberapa pendapat di atas, dapat di ambil kesimpulan bila Seni yakni bagian komunikasi manusia yang berdasarkan pada pengalaman, perasaan serta memiliki keindahan.

Karakter Dasar Seni 

Seni mempunya beberapa karakter mendasar salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Kreatif, Karyanya belum pernah di buat sebelumnya (merupakan hal baru) 
  2. Individualistis, Karya yang di buat memberikan ciri khas penciptanya (jati diri pencipta) 
  3. Ekspresif, Karyanya memiliki emosi yang terpancar saat orang lain melihatnya 
  4. Abadi, Karya yang udah di buat miliki sifat abadi walaupun penciptanya telah tiada nantinya 
  5. Semesta (Universal), Karyanya didedikasikan untuk orang-orang sepanjang zaman 

Fungsi Seni 

Sumber: geniusmart.net
Manfaat seni dapat dibagi jadi dua, yaitu manfaat perseorangan dan manfaat sosial.

Manfaat Perseorangan Seni 

Manfaat perseorangan seni terdiri jadi dua, yaitu sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik 

Seni yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia yang juga disebut sebagai penikmat seni. Misalnya, pada saat membeli pakaian, manusia mengutamakan model, warna, dan bahan, maka dari itu seni digunakan sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan emosional 

Seni yaitu tempat membeberkan emosi si penciptanya, yang nantinya akan terpancar serta dapat dirasakan juga bagi pencinta seni, sampai apa yang dirasakan pencipta dirasakan juga oleh penikmat seni itu sendiri.

Manfaat Sosial Seni 

Fungsi sosial seni dibagi jadi empat, yaitu sebagai media penerangan, pendidikan, agama, dan hiburan.

Seni sebagai media penerangan 

Seni digunakan sebagai media untuk menyampaikan pemahaman seseorang pada orang lain, karena sifatnya yang menyenangkan, hingga mudah untuk dipahami oleh orang lain.

Seni sebagai media pendidikan 

Seni digunakan juga dalam metode evaluasi, oleh karena itu banyak instansi pendidikan yang menggunakan seni dalam penyampaian materinya

Seni sebagai media agama 

Dalam dakwah seni juga diperlukan guna mempermudah proses penyampaiannya, seperti irama membaca Al-Quran yang berguna untuk mempermudah menghafalnya, atau nasyid yang berguna menyampaikan ajaran agama lewat syair yang pasti lebih meyenangkan dibanding mendengarkan ceramah yang hanya ucapan seseorang saja.

Seni sebagai media hiburan 

Manfaat paling mendasar pada seni yakni sebagai media hiburan. Di mana penikmatnya akan merasa senang dan bahagia.

Cabang–Cabang Seni 

Sumber: anneahira.com
Bersamaan dengan bertambahnya waktu, kebutuhan, dan pemahaman manusia, seni juga makin berkembang. Hal semacam ini diikuti dengan lahirnya seni-seni baru di masyarakat. Oswald Kulpe membagi cabang–cabang seni jadi:

Seni penglihatan/visual art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat untuk menikmati seni. Seni penglihatan terdiri jadi tiga, yaitu seni dua dimensi, seni tiga dimensi, dan seni integral.

Seni dua dimensi 
  1. Seni dua dimensi tanpa gerak: seni rupa (lukis, gambar) 
  2. Seni dua dimensi dengan gerak: seni perfilman 
Seni tiga dimensi 
  1. Seni tiga dimensi tanpa gerak: seni ukir dan pahat 
  2. Seni tiga dimensi dengan gerak: seni tari dan pantomim 
Seni integral 

Seni yang menggabungkan untuk permukaan dan bentuk. Misalnya arsitektur

Seni Pendengaran/Auditory Art 

Pada seni ini digunakan indra pendengar untuk nikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk, yaitu seni suara, seni kata, dan seni interal.

Seni suara 
  1. Musik instrumental dari alat tunggal: piano dan biola 
  2. Musik instrumental dari gabungan beberapa alat musik: band dan orkestra 
Seni kata 
  1. Puisi mempunyai irama: sajak 
  2. Puisi tidak mempunyai irama: novel dan cerpen 
Seni integral 

Seni yang memadukan suara dan kata, misalnya lagu, muikalisasi puisi, dan tembang

Seni penglihatan dan pendengaran/Audiotory-visual Art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat dan pendengar untuk menikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk yaitu:
  1. Seni gerak dan suara: Tarian 
  2. Seni gerak, kata, dan penglihatan: Drama 
  3. Seni gerak, kata, penglihatan, dan suara: Opera 
Namun cabang-cabang seni yang seringkali kita kenal terbagi lagi menjadi lima cabang yaitu, seni rupa, seni tari/gerak, seni nada/vocal/musik, seni sastra, dan seni teater/drama.

Seni rupa 
Sumber: ragamseni.com
Seni rupa yaitu seni dua dimensi/tiga dimensi yang bersumber pada peranannya terdiri mendai dua bentuk yaitu, seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Seni rupa murni cuma memiliki maksud untuk dilihat keindahannya saja, misalnya lukisan dan patung, sedangkan seni rupa terapan tidak cuma untuk keindahan, tetapi dapat pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya meja ukir.

Unsur – unsur seni rupa diantaranya yakni titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. Dalam membuatnya, seni rupa memiliki beberapa prinsip satu diantaranya kesatuan, keselarasana, penekanan, irama, gradasi, pembagian, kecocokan, komposisi, keseimbangan, dan aksentuasi.

Seni tari/gerak 
Sumber: yenirahmaniyah.blogspot.co.id
Seni tari yaitu seni tiga dimensi yang bersumber pada pada gerak tubuh manusia. Tari yakni keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dalam bentuk gerak tubuh yang diperhalus lewat estetika.

Seni tari dibagi jadi seni tari classic, kreasi baru, tradisional, dan modern. Sekarang banyak lahir seni tari kreasi baru seperti break dance, capoera, shuffle, dan sebagainya.

Unsur – unsur tari dibagi jadi dua yaitu, pertama unsur keindahan tari salah satunya gerak, iringan internal-eksternal, tata rias dan pakaian, tema, tempat dan panggung. Kedua unsur penilaian tari diantanya wiraga, wieama, dan wirasa.

Seni suara/vocal/musik 
Sumber: pandaibelajar.com
Seni musik yaitu cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Kata musik dalam Bahasa Indonesia yakni terjemahan dari Bahasa Inggris music atau Bahasa Belanda muziek.

Menurut beberapa ahli sejarah, kata musik datang dari beberapa kumpulan nama dewi kesenian bangsa Yunani Purba, yaitu musae. Musik juga terdiri jadi banyak bentuk, diantaranya musik classic, tradisional, kasidah, blues, jazz, rock, pop, dan R&B.

Unsur – unsur dalam seni musik terdiri dari dua unsur, yaitu vocal dan instrumen. Vokal yakni alunan beberapa nada yang keluar dari suara manusia sendankan instrumen yakni beberapa nada yang keluara dari alat musik yang digunakan.

Seni sastra 
Sumber: kliping.co
Seni sastra merupak seni yang lahir dari gagasan/ide manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Dalam kamus besar berbahasa Indonesia, Sastra mempunyai arti mengarahkan, mengajar, memberi panduan, atau instruksi.

Sedangkan Fananie mengemukakan bila sastra yakni karya seni yang merupakan ekspresi kehidupan. Beberapa jenis seni sastra salah satunya yakni puisi, cerpen, pantun, prosa, sajak, novel, dan sebagainya.

Unsur-unsur sastra terbagi dalam fikiran, perasaan, pengalaman, ide-ide, semangat, keyakinan, dan ekspresi. Seni sastra menonjolkan pemilihan bahasa yang digunakan untuk mengutarakan maksud hati si penulis.

Seni teater/drama 
Sumber: djarumfoundation.org
Seni teater yaitu seni yang paling kompleks, karena dalam visualisasinya ia menggabungkan cabang seni yang lain. Beberapa jenis teater salah satunya teater lama, komedi, baru, dan sendratasik (seni darama dan musik).

Unsur-unsur teater salah satunya yakni naskah/skenario, pemain, sutradara, properti, penataan, serta penonton.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Cabang Seni di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Membuat Buklet

Aku adalah sejenis tumbuhan palem berduri yang merambat. Aku hidup di hutan-hutan tropis. Aku memerlukan pohon-pohon besar di sekitarku sebagai penopangku. Dengan bantuan duri-duri pengait yang berada di ujung tangkai daunku, aku merambati pohon-pohon di sekitarku. Aku tak hanya merambati pohon penopangku, kadang aku pun merambat ke pohon-pohon yang lain. Oleh karena itu, kadang-kadang, batang-batangku saling berjain dengan cabang dan ranting pohon lain.

Akarku mempunyai sistem perakaran serabut, berwarna keputihan atau kekuningan serta kehitaman. Daun-daunku ditumbuhi duri yang umumnya tumbuh menghadap ke dalam. Batangku berbentuk memanjang dan bulat seperti silinder, tetapi ada juga yang berbentuk segitiga. Batangku terbagi menjadi ruas-ruas. Setiap ruas dibatasi oleh buku-buku.

Pelepah dan tangkai daun melekat pada buku-buku tersebut. Aku dapat berbatang tunggal atau berumpun. Batangku yang sudah tua banyak dimanfaatkan untuk bahan baku kerajinan dan perabot rumah tangga.

Aku tak hanya berguna sebagai bahan mebel atau barang kerajinan. Batangku yang masih muda dapat dimakan sebagai sayuran. Akar dan buahku dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Getahku dapat digunakan sebagai bahan baku pewarnaan pada industri keramik dan farmasi.

Mari Meneliti dan Berkreasi
Banyak tanaman di sekeliling kita, baik di sekitar rumah maupun sekolah. Tahukah kamu cara membedakan tanaman yang satu dari tanaman lainnya? Salah satunya melalui daun dan batangnya. Bagaimana bentuk daunnya? Apakah batangnya berkayu?

Booklet adalah buku berukuran kecil (setengah kuarto) dan tipis, tidak lebih dari 30 halaman bolak-balik, yang berisi tulisan dan gambar-gambar. Ada yang mengatakan bahwa istilah booklet berasal dari buku dan leaflet, artinya media booklet merupakan perpaduan antara leaflet dengan buku atau sebuah buku dengan format (ukuran) kecil seperti leaflet. Struktur isinya seperti buku (ada pendahuluan, isi, penutup) hanya saja cara penyajian isinya jauh lebih singkat daripada sebuah buku. Sedangkan Buku Saku hampir sama denganbooklet, hanya saja berukuran lebih kecil hingga bisa dimaksukkan kedalam saku.

Mari kita mencoba mencari tahu lebih jauh.
  • Kamu akan membuat sebuah buklet tanaman dengan menggunakan beberapa lembar kertas ukuran A4 (21 cm × 29,7 cm) yang dilipat menjadi dua bagian.
  • Pilihlah sebuah tanaman yang dapat ditempelkan di dalam buklet.
  • Amatilah setiap bagian tanamanmu.
  • Cobalah mengisi tabel di bawah ini.
No.
Nama bagian
Fungsi
Bentuk 
1.
Akar
  • Menyerap air dan zat hara (mineral) dari dalam tanah;
  • Menunjang berdirinya tumbuhan;
  • Sebagai alat pernapasan, contoh pada tumbuhan bakau;
  • Sebagai penyimpan makanan cadangan. Contoh pada singkong dan wortel.
2.
Batang
  • Penopang tumbuhan agar tetap tegk;
  • Pengangkut air dan mineral dari akar menuju daun;
  • Penyimpan makanan cadangan (tebu dan kentang);
  • Pengangkut hasil fotosintesis.
3
Daun
  • Tempat pembuatan makanan (fotosintesis);
  • Untuk pernapasan karena di permukaan daun terdapat stomata;
  • Tempat pengeluaran air melalui proses transpirasi dan gutasi. Transpirasi adalah proses kehilangan air dalam bentuk uap air dari jaringan tumbuhan melalui stomata. Gutasi adalah peristiwa pengeluaran air dalam bentuk titik air melalui lubang pengeluaran (hidatoda) yang terdapat di tepi daun
4.
Bunga
Bunga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan secara generatif (kawin). Pada bunga terdapat putik sebagai kelamin betina dan benang sari sebagai kelamin jantan.
  • Pisahkan bagian-bagian tanamanmu. Tempelkan bagian tanamanmu pada halaman-halaman buklet.
  • Berilah keterangan pada setiap halaman dengan informasi yang tepat.
  • Percantik bukletmu dengan hiasan warna-warni.
  • Selamat meneliti dan berkreasi!

Buklet Karyaku


Arti Sebuah Tari
Pernahkah kamu melihat sebuah pementasan tari? Paduan musik, harmoni gerak, busana, tata rias, dan properti tari merupakan unsur-unsur pementasan tari. Meskipun setiap unsur berbeda, tetapi semuanya merupakan satu kesatuan dalam sebuah karya tari. Setiap unsur mendukung penampilan suatu karya tari. Dengan demikian, pesan yang ingin disampaikan si pencipta tari dapat diterima dengan mudah oleh penonton.

Sapu tangan, pedang, tongkat rotan, dan perlengkapan lainnya merupakan sebagian dari properti yang sering digunakan oleh penari untuk melakukan gerak tari. Pemakaian properti tari diusahakan jangan sampai mempersulit gerak penari. (Sumber: BSE Seni Budaya dan Keterampilan SD Kelas IV, Ari Subekti, 2010)

Pengamatan pada Beberapa  Tarian
Tugas : kumpulkanlah beberapa tarian daerah dan perhatikanlah alat-alat yang mereka gunakan sebagai properti. Cobalah melengkapi tabel di bawah ini.
No.
Nama tarian
Asal daerah
Properti utama yang digunakan
1.
Tari Reog
Jawa Timur.
Reog
2.
Tari  Pendhet
Bali
Bokor
3
Tari Kipas Pakarena
Sulawesi Selatan
Kipas
4.
Tari Topeng Cirebon
Jawa Barat.Topeng
5.
Tari Kuda Lumbing
Jawa Tengah.Kuda Lumping
6.
Tari Piring
Sumatera Barat.Piring
7.
Tari Remong
Jawa Timur.Selendang
8.
Tari Baksa Kembang
Kalimantan SelatanRangkaian Bunga
9.
Tari Golek Manis
Jawa Tengah.Boneka
10.
Tari Payung
Sumatera Barat.Payung
11.
Tari Legong
BaliKipas
12.
Tari Lengger
Jawa TengahSelendang
13.
Tari Jaipong
Jawa Barat.Selendang

Iringan Tari

Beni, Ayah, dan Ibu tiba di rumah Kakek. Kakek dan Nenek menyambut dengan gembira kedatangan anak dan cucu mereka. Beni mencium tangan Nenek, lalu Kakek.
Kemudian, Nenek dan Kakek mengajak mereka semua masuk. Tiba di dalam rumah, Beni melihat sebuah gendang. Beni mendekati gendang itulalu memukulnya. Tak tak tak dung dung dung. Begitu bunyi gendang itu. Kakek tertawa melihat Beni memukul gendang itu. Kakek meminta Beni menari dan Kakek yang akan mengiringi dengan pukulan gendang. Beni senang sekali. Beni menarikan Tari Dut Bidut.

Apa fungsi iringan tari? Apa yang harus diperhatikan dalam menentukan iringan tari?
Fungsi iringan tari:
  • Sebagai iringan penyajian tari
  • Menambah semarak dan dinamisnya tari
  • Mengatur dan memberi tanda efektif gerak tari
  • Pengendali dan pemberi tanda perubahan bentuk gerak
  • Penuntun dan pemberi tanda awal dan akhir tari
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih iringan tari:

Iringan atau karawitan merupakan teman yang tidak dapat  dipisahkan dengan tari, sebab tari dan musik (karawitan) merupakan  paduan yang harmonis. Musik atau iringan selain sebagai pengiring atau  iringan tari juga berfungsi sebagai pemberi suasana tari yang ditampilkan. Demikian juga warna bunyi untuk iringan tari, tentu disesuaikan dengan gerakan tarinya. Apabila gerak tarinya dinamis, cepat, dan bersemangat, maka warna bunyinya, juga yang berirama cepat, bersemangat, dan keras. Sebaliknya gerak tari yang lemah gemulai, lembut, tenang, maka iringan musiknya juga dipilih yang tenang, syahdu, dan lembut.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih iringan antara lain :
  • Iringan disesuaikan dengan tema atau judul tari
  • Iringan disesuaikan dengan tema atau judul tari
  • Iringan disesuaikan dengan penari. Maksudnya, yang menari anak-anak atau dewasa.
  • Iringan disesuaikan dengan kemampuan berkreasi para siswa.
  • Iringan disesuaikan dengan musik yang ada.
Setelah selesai menari, Kakek mengajak Beni ke kebun. Beni berjalan sambil membawa kompas sederhana yang telah dia buat. Beni ingin menguji kompas buatannya itu. Beni memutar-mutar piring kompas berkali-kali. Tetapi ternyata jarum tetap menunjuk ke arah tertentu. Artinya, kompas yang dibuat Beni sudah benar.

Kamu pernah mendengar negara Thailand? Negara itu terkenal dengan usaha pertanian dan perkebunannya Berbagai jenis tanaman buah-buahan dikembangkan di negara itu dan dikembangkan dengan baik. Misalnya, buah mangga. Thailand berhasil mengembangbiakkan aneka jenis mangga dan semua enak rasanya. Dengan usaha yang sungguh-sungguh, Thailand kini terkenal sebagai pengekspor buah dalam perdagangan internasional. Manfaat yang diperoleh bukan hanya dalam bidang ekonomi, melainkan juga dalam bidang politik, sosial, serta bidang pertahanan dan keamanan.

Manfaat perdagangan internasional bagi Indonesia dalam bidang pertahanan dan keamanan:
Perdagangan internasional juga berfungsi untuk pertahanan keamanan. Misalnya, suatu negara nonnuklir mau mengembangkan senjata nuklir. Negara ini dapat ditekan dengan dikenai sanksi ekonomi. Artinya, negara lain tidak diperbolehkan menjalin hubungan dagang dengan negara tersebut. Biasanya upaya seperti ini harus dengan persetujuan PBB. Hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan dunia. 

Setiap negara tentu membutuhkan senjata untuk mempertahankan wilayahnya. Padahal, tidak semua negara mampu memproduksi senjata. Maka diperlukan impor senjata. Untuk mencegah perdagangan barang-barang yang membahayakan, diperlukan kerjasama internasional. Barang yang membahayakan tersebut misalnya senjata gelap, obat-obatan terlarang, hewan langka, ternak yang membawa penyakit menular, dsb. Untuk kepentingan inilah pemerintah semua negara memiliki bea cukai. Instansi ini dibentuk pemerintah suatu negara untuk memeriksa barang-barang dan bagasi ketika memasuki suatu negara.Pemeriksaan ini diperlukan untuk melihat apakah pajaknya telah dibayar. Pemeriksaan juga untuk mengecek barang-barang tersebut barang selundupan ataupun barang terlarang atautidak. Cara yang digunakan dalam pemeriksaan antara lain dengan melihat dokumen barang, menggunakan detektor barang berbahaya, atau menggunakan anjing pelacak.

Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik

Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik. Pengertian Musik, Fungsi Musik, Unsur – Unsur yang terkandung dalam sebuah Musik, Seni Musik, Pengertian Musik Menurut Para Ahli. Nada – Nada Indah dalam Sebuah Musik. Musik yang enak didengar, dan lain sebagainya.

Pengertian Musik 

Sumber: learnify.se
Istilah musik datang dari bahasa Yunani yaitu mousikos, yang diambil dari satu diantara sekian nama dewa Yunani yang ada. Mousikos dilambangkan sebagai suatu dewa keindahan dan menguasai bagian seni dan keilmuan.

Dalam Kata Kamus Besar Bahasa Indonesia musik dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan atau seni membuat nada atau suara dalam urutan, gabungan, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan.

Menurut Wikipedia pengertian musik yaitu suara yang disusun sedemikian rupa sampai mempunyai kandungan irama, lagu, dan keselarasan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.

Pendapat Jamalus menyatakan bahwa seni musik yakni sebuah hasil karya seni berwujud bunyi berbentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya lewat unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, serasi, dan bentuk atau susunan lagu serta ekspresi sebagai satu kesatuan.

Aristoteles mengemukakan kalau musik yaitu curahan kekuatan tenaga penggambaran yang datang dari gerakan rasa dalam sebuah rentetan suara (melodi) yang mempunyai irama.

Dan menurut David Ewen, musik yakni ilmu serta pengetahuan dan seni tentang gabungan ritmik dari beberapa nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala suatu hal yang ingin diungkapkan terlebih sisi emosional.

Menurut ahli perkamusan (lexicographer) musik yaitu: ”Ilmu dan seni dari paduan ritmis beberapa nada, vokal maupun instrumental, yang melibatkan melodi dan serasi untuk mengekspresikan apa saja yang memungkinkan, namun khususnya berbentuk emosional.

Dari beberapa pendapat di atas dapat di ambil kesimpulan bila musik yakni satu diantara pengetahuan atau sisi seni yang berbentuk suara/bunyi/nada yang terkombinasi dalam urutan yang mempunyai kesatuan irama, melodi, serasi yang dapat melukiskan perasaan penciptanya terutama dalam sisi emosional.

Fungsi Musik 

Sumber: frim.nu
Musik yaitu satu elemen yang penting dalam kehidupan manusia. Mulai sejak jaman dulu musik telah memegang peranan dalam beberapa fungsi bersumber pada jenis dari musik itu. Dari beraneka jenis musik itu, fungsi musik dapat dikelompokkan dalam beberapa sisi yaitu sebagai berikut ini:

Musik Sebagai Sarana Ekspresi Diri 
Sumber: style.tribunnews.com
Seorang seniman musik makin lebih mudah berekspresi atau mengungkapkan perasaannya lewat musik. Di samping untuk memerlihatkan bakatnya, pengungkapan perasaan lewat musik semakin lebih mudah diterima.

Terutama jika musik itu berbentuk vokal yang memuat kalimat yang tersusun bagus dan mudah dipahami. Disertai dengan alunan beberapa nada yang mewakili ekspresi yang akan di keluarkan.

Misalnya, bila akan berekspresi sedih, nada yang dimainkan berupa nada yang bertempo lambat dan halus. Demikian sebaliknya, jika nada itu cepat dan menggebu-gebu umumnya mewakili ekspresi bahagia dan bahagia.

Musik Sebagai Sarana Hiburan 
Sumber: kamarmusik.net
Musik sangat efisien dalam menghibur. Selama satu musik itu dianggap indah, udah pasti musik itu dapat menghibur. Seseorang bahkan juga memerlukan musik untuk menghibur diri ketika tengah bosan ataupun sedih. Lebih dari menghibur, musik bisa pula melalaikan manusia dari kehidupan tiap harinya.

Musik Sebagai Sarana Therapy 
Sumber: deherba.com
Musik sebagai terapi awalannya di perkenalkan pada perang dunia ke-II untuk mengobati korban perang. Sekarang musik banyak dipakai untuk terapi penyakit mental atau kelumpuhan organ tubuh. Musik bisa pula berguna untuk menyegarkan kembali sistem kerja otak setelah lama digunakan ketika bekerja.

Musik Sebagai Sarana Upacara 
Sumber: cikalnews.com
Musik di Indonesia, tentunya akan selalu terkait erat dengan upacara-upacara spesifik seperti perkawinan, kelahiran, kematian, serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Di beberapa daerah, bunyi dari sebuah alat musik diakui memiliki kekuatan magis.

Musik Sebagai Sarana Komersial 
Sumber: cewekbanget.id
Untuk beberapa seniman musik atau musisi, musik yaitu satu diantara sumber pendapatan. Mereka merekam hasil karya mereka berbentuk pita kaset atau CD. Lalu karya mereka akan dijual ke pasaran.

Dari hasil penjualannya ini mereka mendapatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tidak cuma dalam media kaset dan CD. Beberapa musisi juga melakukan pertunjukan yang dipungut biaya. Musik juga kerap dikontrak sebagai pengiring sebuah film atau biasa disebut juga dengan OST (Original Soundtrack).

Umumnya musik yang diambil sebagai OST memilki keterikatan dengan film berupa kesamaan cerita yang dapat menggambarkan isi dari film itu. Bahkan musik juga seringkali digunakan sebagai OST dari sebuah Iklan, baik itu ditelevisi maupun radio.

Musik Sebagai Sarana Tari 
Sumber: indonesia-osaka.org
Musik senantiasa pas jika dihubungkan dengan tarian. Keduanya saling terkait oleh karena adanya kesamaan pola dan ritme satu sama lainnya, satu tarian tanpa diiringi irama musik akan terasa hampa (kosong) dan merepotkan untuk sang penari.

Ketika penari melakukan gerak tarinya dibutuhkan tempo dan ritme agar gerakannya. Di Indonesia, bunyi-bunyian atau musik di buat oleh masyarakat untuk menemani tarian-tarian daerah.

Oleh karena itu, rata-rata tarian daerah di Indonesia hanya bisa diiringi oleh musik daerahnya sendiri. Pastinya di luar negeri juga demikian. Seperti dansa, balet dan lain-lain.

Musik Sebagai Sarana Pendidikan 
Sumber: sekolahmusik219.wordpress.com
Sebagai media pendidikan, musik digunakan dalam proses evaluasi di sekolah. Musik digunakan untuk menciptakan rasa cinta tanah air pada siswa-siswanya lewat lagu-lagu perjuangan. Tidak hanya itu, lagu daerah bisa pula digunakan untuk pendidikan siswa dalam hal menumbuhkan sikap toleransi pada perbedaan suku, ras dan agama.

Dalam pendidikan, musik bisa pula digunakan sebagai sarana pengembangan diri siswa. Musik bisa pula membuat kepribadian yang baik untuk seseorang. Seperti yang dapat dikatakan oleh Hatta, bila musik dapat menanamkan perasaan halus dan budi yang halus dalam jiwa manusia. Dengan musik, jiwa lebih mempunyai rasa akan harmoni dan irama.

Kedua-duanya yakni landasan yang baik untuk menghidupkan rasa keadilan. Namun dalam pendidikan musik, harus dijauhkan lagu-lagu yang melemahkan jiwa serta mudah mengakibatkan nafsu buruk.

Musik Sebagai Sarana Komunikasi 
Sumber: showbiz.liputan6.com
Di beberapa tempat di Indonesia, bunyi-bunyi instrumen spesifik yang memiliki arti spesifik juga untuk anggota kelompok masyarakatnya.

Bunyi- bunyian itu memiliki pola ritme spesifik yang menandai kalau ada satu momen atau kegiatan yang ingin diberitakan ke masyarakat. Instrumen yang umum digunakan dalam masyarakat Indonesia yakni seperti kentongan, bedug di masjid, dan lonceng di gereja.

Musik Sebagai Sarana Kreativitas 
Sumber: isi-ska.ac.id
Kreatif yaitu karakter yang dilekatkan pada diri manusia yang dikaitkan dengan kapabilitas atau daya untuk menciptakan. Karakter kreativitas ini senantiasa diperlukan untuk menemani perilaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya.

Unsur - Unsur Musik 

Berikut ini yaitu unsur - unsur dari suatu musik: 

Melodi
Sumber: twitter.com
Melodi yakni tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendeknya nada dalam musik. Dalam satu musik melodi terdengar seperti nada yang seolah bergerak menuju puncak dan lalu kembali ke kondisi sebelumnya. Melodi terbagi dalam pitch, durasi dan tone.

Pitch biasa disebut juga dengan timbre atau warna suara. Pitch yaitu sebuah hal yang mengatur rangkaian not, yang dilambangkan dengan alfabet A-G. Not-not itu jadi melodi dalam selang waktu khusus atau disebut juga dengan durasi. Not itu bisa dihasilkan dari beragam alat musik dengan warna suara yang tidak sama atau dikenal dengan nama tone.

Ritme
Sumber: hi-re.nl
Ritme (irama) yaitu rangkaian gerak yang beraturan dan jadi unsur mendasar dari musik. Ritme terbentuk dari beberapa kumpulan bunyi dan diam panjang pendeknya dalam tempo yang bermaca-macam, membuat pola irama dan bergerak menurut pulsa dalam setiap ayunan birama (Jamalus, 1998 : 7).

Irama berperan untuk mengatur dari suara dan hening. Unsur dari irama meliputi not, ketukan dan tempo. Agar irama dalam musik tetap teratur, musik itu harus sesuai sama tempo yang terbagi dalam not-not yang dimainkan dalam satu ketukan. Tempo di sini berperan agar kecepatan ketika memainkan musik dapat ditata dan disesuaikan.

Harmoni
Sumber: wn.com
Harmoni yakni cabang ilmu serta pengetahuan musik yang membahas dan mengulas mengenai keindahan komposisi musik (Banoe, 2003 : 180). Harmoni yaitu sisi yang melibatkan suara atau kunci (kord) yang berjalan terus-menerus.

Dalam musik harmoni akan tampak ketika adanya keseimbangan pada peristiwa penekanan dan pelepasan. Harmoni tersusun dari interval, kunci serta skala. Interval yaitu jarak yang ada antara dua buah nada.

Kunci yaitu rangkaian not yang mengatur keselarasan satu melodi dalam interval tertentu. Dan skala yakni beberapa kumpulan not yang bertindak sebagai kerangka dari satu musik. Skala juga bertindak sebagai referensi untuk memastikan not yang akan dimainkan pada musik.

Dinamik
Sumber: rumahbelajar.web.id
Dinamik yakni tingkatan keras dan lembutnya cara memainkan musik, keras dan lembut ini diperlukan agar musik tidak terdengan monoton atau datar. Keadaan keras dan lembut itu memiliki arti sendiri di dalam permainan musik.

Seperti Piano (p = lembut), Pianissimo (pp = sangat lembut), Mezzo piano (mp = setengah lembut), Mezzo forte (mf = setengah keras). Forte (f = keras), Fortissimo (ff = sangat keras). Tidak cuma itu masih tetap ada tanda dinamik yang lain yang digunakan yaitu crescendo dan decrescendo.

Crescendo memberikan isyarat agar musik dimainkan dengan keras. Demikian sebaliknya, decrescendo memberikan isyarat agar dimainkan dengan lembut.

Tangga nada 
Sumber: azmi648.blogspot.co.id
Tangga nada yakni urutan dari satu nada yang disusun seperti tangga. Tangga nada dibagi jadi dua, yaitu tangga nada diatonik dan pentatonik. Tangga nada diatonik yaitu tangga nada yang terbagi dalam 7 nada bersumber pada interval-interval yang udah ditetapkan.

Sedangkan tangga nada pentatonis yaitu tangga nada yang hanya terdiri dari 5 nada pokok. Satu tangga nada, jelas ada satu nada mendasar yang diikuti oleh beberapa nada yang lain yang bisa lebih rendah atau lebih tinggi dengan pola interval spesifik, sampai terbentuk bentuk khas sendiri.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Seni Musik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni Musik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com