Showing posts sorted by relevance for query gambar sel. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query gambar sel. Sort by date Show all posts
Proses Pembelahan Sel: pengertian dan Fungsi

Proses Pembelahan Sel: pengertian dan Fungsi

Proses Pembelahan Sel: pengertian dan Fungsi. Bagaimana sebenarnya proses pembelahan sel, Pengertian Pembelahan sel, serta macam-macam pembelahan sel dan tahapannya akan dikupas disini, Langsung saja disimak ya.

Pengertian Pembelahan Sel

Seperti namanya, pembelahan sel bisa disimpulkan sebagai sebuah proses membelahnya sel induk jadi dua atau lebih sel anak. Pembelahan sel umumnya adalah siklus sel kecil yang bakal mengakibatkan siklus besar selanjutnya.

Macam – Macam Pembelahan Sel serta Prosesnya 

Pembelahan sel secara amitosis (Pembelahan Biner) 

Pembelahan sel secara amitosis ini disebut juga dengan merupakan pembelahan sel secara langsung dengan kata lain tidak lewat bagian – bagian spesifik, proses ini dapat berjalan secara spontan, atau disebut dengan pembelahan biner. Proses ini tidak melibatkan kromosom kenapa demikian? Lantaran DNA yang ada pada jumlah serta besaran yang kecil hingga tidak bisa dipaketkan, kebanyak pembelahan ini terjadi pada sel Prokariotik seperti bakteri. Maksud dari pembelahan ini yaitu untuk membentuk keturunan baru.

Pembelahan Sel Secara Mitosis 

Pembelahan secara Mitosis pembelahan yang menghasilkan dua sel anak yang miliki sifat sama juga dengan induknya, artinya sel anak ini juga bisa membelah lagi. Pada Manusia, pembelahan ini terjadi di sel meristem somatik (sel tubuh muda). Proses ini berjalan lewat bagian – bagian yang terstruktur serta teratur, tidak seperti Amitosis yang berjalan secara spontan.

Pembelahan secara mitosis ini lewat dua bagian, yakni Kariokinesis serta Sitokinesis

Pembelahan Secara Mitosis 

  • Kariokinesis 

Proses ini menunjukkan ketidaksamaan yang mencolok pada setiap fasenya serta mempunyai tujuan untuk pembagian materi inti, nah untuk melihat apa sajakah yang berubah, langsung saja disimak yang berikut ini:

  • Interfase 

Pada step ini sel tidak membelah. Nukleus terdiri dari RNA ribosom dan merupakan tempat sintesis protein dan materi yang berwarna gelap di kenal sebagai kromatin atau bentuk benang-benang kromosom hingga bentuk kromosom tidak bisa diliat secara jelas. Pada satu diantara ujung sel, ada 2 pasang protein yang disebut dengan sentrioles, namun pada tumbuhan, sentriosol tidak muncul.
Profase
Mitosis I: Profase
Pada step ini DNA mulai dikemas jadi kromosom. Kromosom mulai memendek serta menebal. Pada sel hewan sentriol membelah serta masing-masing bergerak ke kutub yang berlawanan serta terbentuk benang-benang spindle yang tersambung ke kutub-kutub. Selanjutnya kromosom tampak terdiri dari dua kromatid yang terikat pada sentromer. Nucleolus hilang serta membran nucleus hancur.
Metafase
Mitosis: Metafase
Pada fase ini, kromosom beralih jadi satu garis yang disebut dengan the equator. Tidak hanya itu, keluar benang-benang yang disebut dengan spindel serta menempel pada sentromer tiap kromosom. Spindel ini menghubungkan kromosom ke 2 kutub sentrisol yang berlawanan.
Anafase
Mitosis: Anafase
Masing-masing sentromer yang mengikat kromatid membelah bersamaan serta kromatid bergerak menuju kutub pembelahan, menghasilkan salinan kromosom berpasangan.
Telofase
Mitosis: Telofase
Pada step ini kromosom mulai mengatur membentuk nukleus yang terpisah serta dikelilingin memberan nukleus. Cleavage Burrow/pembelahan alur menyempit serta lama kelamaan membelah sel. Tidak sama dengan itu, pada tumbuhan, pembelahan terjadi dengan cell plate dari pada cleavage burrow.


Sitokinesis
Mitosis: Sitokinesis
Sepanjang sitokinesis berjalan, sitoplasma sel hewan dibagi jadi dua lewat terbentuknya cincin kontraktil yang terbentuk oleh aktin serta miosin di bagian tengah sel. Cincin kontraktil ini mengakibatkan terbentuknya alur pembelahan yang pada akhirnya bakal menghasilkan dua sel anak. Masing-masing sel anak yang terbentuk ini memiliki kandungan inti sel, bersama organel-organel selnya. Pada tumbuhan, sitokinesis ditandai dengan terbentuknya dinding pemisah ditengah-tengah sel. Step sitokinesis ini umumnya dimasukkan dalam step telofase.
Pembelahan Sel Secara Meiosis
Pembelahan ini bakal menghasilkan gamet yang tidak bisa membelah lagi hingga step pembuahan, Pembelahan secara meiosis menghasilkan anak yang mempunyai jumlah kromosom setengah dari yang dipunyai induknya, terjadi di alat reproduksi serta langsung antara fase 1 dilanjutkan dengan fase 2 tanpa diselingi interfase.
Tahapan – Tahapannya yaitu sebagai berikut ini:
Meiosis I
ADA GAMBAR
Interfase
Pada interfase, sel ada pada step persiapan untuk mengadakan pembelahan. Persiapannya yaitu berbentuk penggandaan DNA dari satu salinan jadi dua salinan (persis seperti pada interfase mitosis). Step akhir interfase yaitu adanya dua salinan DNA yang sudah siap dikemas jadi kromosom.
Profase 1
Pada step ini terjadi proses sebagai berikut:
Leptoten yaitu step di mana benang kromatin berubah jadi kromosom. Hal semacam ini dilakukan lewat cara memadatkan diri.
Zigoten/Zigonema, pada step ini, kromatid homolong sama-sama berpasangan atau bersinapsis membentuk bivalen. Sentrosom terbelah 2 jadi sentriol serta bergerak ke kutub berlawanan.
Pakiten/Pakinema, kromosom lantas berduplikat jadi 4 pada step ini serta disebut dengan tetrad (kromosom homolog yang mengganda hingga ada 4 kromatid berpasangan). Pada step ini kerap terjadi rekombinasi gen lewat proses perpindahan silang.
Diploten, kromosom homolog yang semula bivalen terpisah. Apabila terjadi perpindahan silang, bakal ada kiasma sebagai tanda.
Diakinesis, pada fase diakinesis, nukleolus (membrane inti) bakal hilang serta sentriol bergerak ke masing-masing kutub dan membentuk benang-benang spindel.
Metafase 1
Pasangan kromosom homolog mengatur diri serta saling bertemu di daerah ekuator. Setengah dari pasangan kromosom homolog menghadap ke kutub yang satu serta setengah pasangan kromosom homolog yang lain menghadap ke kutub yang lain.
Anafase 1
Setiap kromosom homolog masing-masing mulai ditarik oleh benang spindel menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan arah.
Telofase 1
Kromosom yang masihlah terdiri dari dua kromatid ada di kutub. Berikutnya terbentuk membran nukleus yang diikuti oleh proses sitokinesis. Akhir telofase I terbentuk dua sel anak. Tiap sel anak memiliki kandungan kromosom hingga pada akhir meiosis I terbentuk dua sel anak yang haploid.
Sitokenesis 1
Pada sitokinesis I setiap kromosom homolog dipisahkan oleh sekat hingga sitokinesis menghasilkan dua sel, masing-masing berisi kromosom dengan kromatid kembarnya.
Meiosis II
ADA GAMBAR
Profase II
Pada profase II kromatid kembaran masihlah menempel pada setiap sentromer kromosom. Step ini terkadang terjadi dalam tempo yang singkat lantaran diikuti step selanjutnya.
Metafase II
Pada metafase II setiap kromosom (yang berisi dua kromatid) merentang pada sektor ekuator. Terbentuk benang-benang spindel, satu ujung menempel pada sentromer, serta ujung lain membentang menuju ke kutub pembelahan yang berlawanan arah.
Anafase II
Pada anafase II benang spindel mulai menarik kromatid menuju ke kutub pemisahan yang berlawanan itu. Oleh karena itu, kromosom memisahkan kedua kromatidnya serta bergerak menuju kutub yang tidak sama. Kromatid yang terpisah kini diberi nama kromosom.
Telofase II
Pada telofase II, kromatid (atau kini disebut dengan kromosom) sudah mencapai kutub pembelahan. Hasil keseluruhan dari step ini yaitu terbentuk empat inti. Setiap inti memiliki kandungan setengah pasang kromosom (haploid) serta satu salinan DNA (1n, 1c).
Sitokenesis II
Ada sitokinesis II setiap inti mulai dipisahkan oleh sekat sel serta pada akhirnya menghasilkan empat sel kembar haploid.

Nah, sampailah kita di akhir pembahasan kali ini, Mengenai Proses Pembelahan Sel. Mudah-mudahan ilmunya bisa bermanfaat untuk kita semua, ya. Dan, jika masih ada yang belum dimengerti, silakan sahabat menyampaikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah ini. Terima kasih sudah bertandang ke softilmu, jangan lupa like, follow, dan komentarnya, ya.

Sumber:
http://www.softilmu.com/2014/01/tahap-pembelahan-sel.html

Anatomi dan Fisiologi Rambut

Rambut dikenal sejak zaman dahulu dengan julukan “mahkota” bagi wanita. Tetapi di zaman yang sudah maju seperti sekarang, julukan tersebut tidak lagi tertuju hanya kepada kaum wanita, namun juga untuk pria. Peranan rambut sangat penting untuk diperhatikan, karena rambut bukan hanya sebagai pelindung kepala dari berbagai hal seperti bahaya benturan/pukulan benda keras, sengatan sinar matahari, dan sebagainya, tetapi ia juga merupakan “perhiasan” yang berharga.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka para ahli kecantikan telah mengembangkan ilmu kecantikan baik kecantikan dari dalam yang sering disebut “inner beauty” maupun kecantikan dari luar atau kesehatan jasmani, mengingat hal yang menjadi kunci pokok kecantikan adalah di samping kesehatan rohani juga kesehatan jasmani. Keadaan kehidupan kita dialam tropis dengan udara panas, mengakibatkan banyak berkeringat dan banyaknya debu.

Dalam ilmu kecantikan, teknik merawat dan menata rambut untuk mencapai kesehatan dan kecantikan sangat memerlukan pengetahuan pendukung yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut. Salah satu pengetahuan pendukung yang sangat penting adalah tentang anatomi dan fisiologi rambut beserta kelainan-kelainannya. Anatomi rambut merupakan ilmu yang mempelajari susunan rambut, fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi rambut itu sendiri. Sedangkan kelainan-kelainan kulit kepala dan rambut merupakan bagian yang tidak kalah pentingnya untuk dibahas karena berhubungan dengan kesehatan dan kecantikan kulit kepala dan rambut. Artinya bahwa pembahasan anatomi dan fisiologi rambut tentu saja tidak akan lepas dari pembahasan kelainan-kelainan kulit kepala dan rambut yang dalam istilah anatomi disebut sebagai patologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang adanya kelainan/ gangguan/penyakit yang ada dikulit kepala dan rambut.

A. Struktur Rambut 
Rambut merupakan tambahan pada kulit kepala yang memberikan kehangatan, perlindungan dan keindahan. Rambut juga terdapat diseluruh tubuh, kecuali telapak tangan, telapak kaki dan bibir. Semua jenis rambut tumbuh dari akar rambut yang ada di dalam lapisan dermis dari kulit. Oleh karena itu kulit kepala atau kulit bagian badan lainnya memiliki rambut. 

Rambut yang tumbuh keluar dari akar rambut itu ada 2 bagian menurut letaknya, yaitu bagian yang ada di dalam kulit dan bagian yang ada di luar kulit. Rambut terbentuk dari sel-sel yang terletak ditepi kandung akar. Cupak rambut atau kandung akar ialah, bagian yang terbenam dan menyerupai pipa serta mengelilingi akar rambut. Jadi bila rambut itu dicabut dia akan tumbuh kembali, karena papil dan kadung akar akan tetap tertinggal di sana. Anatomi rambut penting diketahui terutama bagi ahli kecantikan, supaya tidak salah dalam memilih kosmetika rambut. Untuk lebih jelasnya, Basuki (1981:15) menjelaskan tentang rambut itu sebagai berikut: 
  • Helaian seperti benang tipis yang tumbuh dari bawah permukaan kulit. 
  • Dibentuk oleh lapisan sel yang tertutup lapisan yang tersusun. Bentuknya seperti sisik ikan pada lapisan luarnya. 
  • Terdiri dari zat horney atau disebut juga dengan keratin. Agar lebih jelas perhatikanlah gambar anatomi rambut. 
Apabila kita lihat suatu penampang irisan kulit, maka akan terlihat susunan struktur rambut sebagaimana yang ada pada gambar berikut :
anatomi rambut
Keterangan Gambar:
  1. Folicle, ialah saluran untuk tumbuhnya rambut yang menentukan besar, kecil, lurus dan keritingnya rambut. 
  2. Dermis, ialah seluruh ruangan yang berada di bawah epidermis. 
  3. Bulp, yaitu bongkol rambut yang memuat pigmen, pembuluh darah, papila dan folicle. 
  4. Epidermis, ialah lapisan kulit yang berada paling luar. 
  5. Arector muscle, ialah garis yang menghubungkan folicle dan kulit. 
  6. Papila, menghasilkan sel-sel, membentuk rambut-rambut baru yang lebih kuat. Pada papila setiap rambut mempunyai pembuluh darah yang berbeda, yang bertugas untuk membawa makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel rambut dalam papil. 
  7. Pigmen (warna rambut). 
  8. Kelenjar minyak yang sangat dibutuhkan oleh rambut. 
  9. Pembuluh darah. 
  10. Akar rambut. 
  11. Kelenjar keringat. 
  12. Batang rambut. 
  13. Penampang akar rambut. 
B. Susunan Rambut
Berdasarkan hal itu bagian-bagian rambut dikenal dengan rambut yang berada di dalam kulit dan berada diluar kulit. Bagian-bagian rambut ini dapat dibagi atas:

1. Akar Rambut (Hair Folicle) 
Akar rambut adalah bagian rambut yang tertanam di dalam kulit. Seperti yang terlihat pada gambar di atas maka akar rambut terbagi:
  • Bulp yaitu bagian pangkal rambut yang membesar, seperti bentuk bola, gunanya untuk melindungi papil rambut. 
  • Papil rambut adalah bagian yang terlindungi di dalam bulp atau terletak dibagian terbawah dari folicle rambut. Papil rambut tidak ubahnya seperti piring kecil yang tengahnya melengkung dan menonjol ke arah rambut, lengkungan inilah yang menyebabkan ia disebut papil, berasal dari sel-sel kulit jangat (corium) serta kulit ari (epidermis). Diantara sel-sel papil juga terdapat melanosit. Melanosit menghasilkan pigmen (zat warna), yang akan disebarkan terutama ke dalam contek, kemudian ke dalam medulla rambut. Di samping itu juga terdapat di dalam papil rambut yaitu pembuluh darah dan getah bening, yang berfungsi memberi makanan kepada rambut (memelihara kehidupan rambut), serta terdapat juga saraf yang mensarafi folicle rambut. Itu sebabnya rambut tidak mempunyai saraf perasa. Oleh karenanya kita tidak merasa sakit bila rambut digunting atau dipangkas. 
  • Folicle rambut ialah kandungan atau kantong rambut tempat tumbuhnya rambut. Kantong rambut terdiri dari 2 lapis. Lapisan dalamnya berasal dari sel-sel epidermis, sedangkan lapisan luarnya berasal dari sel-sel dermis. Rambut yang panjang dan tebal mempunyai folicle berbentuk besar, folicle rambut ini bentuknya menyerupai silinder pipa. Kalau folicle bentuknya lurus, rambut juga lurus dan bila melengkung rambut jadi berombak. Tetapi kalau lengkungannya itu lebih lengkung lagi, maka rambutnya keriting. Di dalam folicle ini bermuara kelenjar lemak (palit). 
  • Otot penegak rambut ialah yang menyebabkan rambut halus bulu roma berdiri bila ada sesuatu rangsangan dari luar dan dari dalam tubuh kita. Misalnya merasa seram, kedinginan, kesakitan, kelaparan dan sebagainya. 
  • Matrix, disebut juga dengan umbi/tombol atau lembaga rambut. Seperti dijelaskan di depan, bahwa di dalam folicle terdapat rambut. Bagian yang berdekatan dengan papil lebih subur daripada bagian yang lebih jauh di atasnya. Bagian yang subur itulah yang disebut matrix atau umbi/tombol atau lembaga rambut. Mengapa pada bagian itu lebih subur ?. Ini disebabkan karena kelompok sel yang terdapat dibagian itu selalu membelah diri, membentuk bagian rambut baru. Diantara sel-sel umbi juga terdapat sel-sel melanosit. Bagian paling dalam atau tengah umbi rambut, sel-selnya berwarna keputih-putihan dan masih lembek (masih muda). Sel-sel ini masih mengandung parakeratin (sel rambut yang warnanya sudah lebih mantap, sudah keras, mengandung keratin). Parakeratin adalah zat pendahulu keratin. Sel-sel rambut yang masih muda ini terdorong ke atas oleh sel-sel yang terjadi kemudian. Makin ke atas makin mengalami proses keratinisasi penandukan.
2. Lapisan Batang Rambut
Batang rambut ialah bagian rambut yang kelihatan di atas permukaan kulit. Seperti yang dijelaskan oleh Yenes (1984:2) bahwa batang rambut ini terbagi pula atas 3 bagian, yakni:
  • Cuticula (selaput kulit ari) yang berbentuk seperti sisik-sisik ikan dan sangat berfungsi untuk melindungi lapisan rambut (berada paling luar yang merupakan pelindung). Di samping itu ia juga berfungsi untuk menentukan besar kesilnya daya serap zat cair pada rambut seperti air, shampo, conditioner, obat keriting, zat/cat pewarna rambut, bleaching. Pada rambut yang kasar lapisan cuticula nya juga kasar. Sedang pada rambut yang halus lapisan cuticula nya juga halus.
  • Cortex atau kulit ari rambut, ialah bagian rambut yang terbesar dan merupakan lapisan di bawah cuticula. Cortex berfungsi sebagai lapisan yang menentukan warna karena pigmen (zat warna rambut dikandung oleh lapisan ini). Misalnya penyerapan zat cair, obat keriting, cat rambut, dan lain-lain. Jadi cortex ini berhubungan dengan sifat elastisitas rambut.
  • Medulla atau sum-sum rambut. Medulla ini terdapat dibagian paling tengah. Rambut yang halus sekali ada yang tidak terdapat medulla nya. Agar jelasnya perhatikanlah Gambar di bawah ini, yang menunjukkan penampang dari batang rambut.
3. Batang Rambut
Berkaitan dengan struktur maka bentuk-bentuk rambut dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  • Lurus, tidak bergelombang dan tidak keriting. Biasanya rambut yang lurus dapat memberikan beberapa kemudahan kepada si pemakai misalnya dalam hal tatanan rambut, baik yang dipotong maupun yang disanggul. Mengapa demikian? Karena rambut lurus ini mempunyai folicle yang lurus dan penampangnya bulat.
  • Berombak yaitu memperlihatkan gelembung yang besar pada rambut. Hal ini disebabkan karena folicle nya melengkung dan penampangnya lonjong/oval. Rambut ini juga termasuk mudah dalam hal penataan, baik yang disanggul atau disasak maupun yang dipotong pendek.
  • Keriting, biasanya rambut yang keriting berbentuk gelombang kecilkecil atau sedang. Ini adalah karena folicle nya amat melengkung sedangkan penampangnya gepeng.
4. Klasifikasi Rambut
Bila kita perhatikan, rambut pada kepala dan tubuh, akan nyata sekali terlihat bahwa ada 4 jenis rambut, yaitu:
  • Rambut yang panjang dan agak kasar yakni rambut kepala.
  • Rambut yang agak kasar tetapi pendek yang berupa alis.
  • Rambut yang agak kasar tetapi tidak sepanjang rambut dikepala, contohnya rambut ketiak.
  • Rambut yang halus yang terdapat pada pipi, dahi, lengan, perut, punggung dan betis.
Hal ini bersamaan pula dengan yang dijelaskan oleh Hermawan (1982:66), bahwa rambut dapat dibagi atas 3 (tiga) tipe sebagai berikut:
  • Panjang sebagaimana terdapat pada kepala.
  • Pendek dan gemuk misalnya alis dan bulu mata.
  • Pendek halus dan tak berwarna terdapat diseluruh badan yang disebut juga dengan lanugo.
5. Siklus Pertumbuhan Rambut
Rambut dapat tumbuh dan bertambah panjang. Hal ini disebabkan karena sel-sel daerah matrix/umbi atau tombol rambut secara terus menerus membelah. Rambut mengalami proses pertumbuhan menjadi dewasa dan bertambah panjang lalu rontok dan kemudian terjadi pergantian rambut baru. Inilah yang dinamakan siklus pertumbuhan rambut.

Siklus pertumbuhan rambut telah dimulai saat janin berusia 4 bulan di dalam kandungan. Pada usia ini bibit rambut sudah ada dan menyebar rata diseluruh permukaan kulit. Diakhir bulan ke 6 atau awal bulan ke 7 usia kandungan, rambut pertama sudah mulai tumbuh dipermukaan kulit, yaitu berupa rambut lanugo, atau rambut khusus bayi dalam kandungan.

Kemudian menjelang bayi lahir atau tidak lama sesudah bayi lahir, rambut bayi ini akan rontok, diganti dengan rambut terminal. Itulah sebabnya ketika bayi lahir, ada yang hanya berambut halus dan ada juga yang sudah berambut kasar dan agak panjang, bahkan kadang-kadang sudah mencapai panjangnya antara 2-3 centimeter. Kecepatan pertumbuhan rambut sekitar 1/3 milimeter per hari atau sekitar 1 centimeter perbulan.

Dengan demikian kalau seorang bayi lahir dengan panjang rambut 2 centimeter, berarti pada bulan ke 7 kehamilan, rambut lanugo bayi sudah diganti dengan rambut dewasa terminal. Rambut tidak mengalami pertumbuhan secara terus menerus. Pada waktu-waktu tertentu pertumbuhan rambut itu terhenti dan setela mengalami istirahat sebentar, rambut akan rontok sampai ke umbi rambutnya. Sementara itu, papil rambut sudah membuat persiapan rambut baru sebagai gantinya.

Pertumbuhan rambut mengalami pergantian melalui 3 fase: yaitu fase pertumbuhan (anagen), fase istirahat (katagen) dan fase kerontokan (telogen), baru kemudian dimulai lagi dengan fase anagen yang baru.

Lama masing-masing fase pun berbeda-beda, fase anagen lamanya berkisar antara 2-5 tahun dan rata-rata 3 tahun atau 1000 hari. Walaupun kadang-kadang ada yang sampai lebih dari 10 tahun, sehingga rambutnya bisa lebih dari 1 (satu) meter panjangnya. Itulah sebabnya maka jangan heran kalau ada wanita yang rambutnya sampai sepanjang lutut atau mata kaki. Fase katagen singkat saja hanya beberapa minggu. Sedangkan fase telogen rata-rata berkisar 100 hari.

Bila kita inginkan agar rambut tidak tumbuh lagi secara permanen, maka papil harus dibunuh secara elektrolisis. Biasanya dari proses pertumbuhan rambut ini akan terlihat rambut yang berwarna hitam dan pirang muda. Bila rambut itu berwarna hitam akan lebih besar dan tebal, tetapi bila rambut pirang/kemerah-merahan akan lebih halus.

C. Fungsi Rambut 
Sepanjang sejarah peradaban manusia, rambut selalu menempati kedudukan penting. Kedudukan penting tersebut berkaitan langsung dengan berbagai fungsi rambut. Adapun fungsi utama rambut adalah sebagai berikut:

1. Pelindung 
Ketika nenek moyang manusia masih hidup dihutan belukar dan tinggal di dalam gua-gua, satu-satunya pelindung utama bagi kepala adalah rambutnya. Akibat berbagai benturan dan gesekan dengan kekejaman alam sekitar diperkecil oleh rambut subur yang tumbuh dikepala. Kandung rambut di dalam kulit berhubungan langsung dengan ujungujung saraf perasa, dengan cepat mampu mengantar denyut-denyut .

2. Penghangat 
Selain sebagai penyangga benturan dan alat sensorik, rambut akan memberi kehangatan kepada tubuh manusia. Manusia purba yang hidup dialam terbuka dengan segala kekerasannya. Rambut kepala yang paling dominan pertumbuhan dan ketebalannya, membentuk semacam insulator alami yang menjaga stabilitas suhu kulit kepala dari pengaruh suhu udara disekitarnya. Dinginnya udara sekitar tidak dapat langsung mengenai kulit kepala berhubung adanya insulator udara yang memperoleh pemanasan tetap dari suhu badan kita.

3. Penambah Kecantikan 
Namun apabila ditinjau dari sisi estetika, rambut juga memiliki fungsi sebagai berikut:

a. Pertanda status sosial
Berkembangnya suatu peradaban membawa serta terbentuknya strata sosial. Rambut yang dapat ditata dalam berbagai bentuknya, kemudian dijadikan salah satu tanda status sosial pemiliknya. Manusia primitif menghias rambutnya dengan tulang, manik-manik dari kerang dan bulu burung besar dengan maksud menakut-nakuti musuhnya, sekaligus menunjukkan status kepimpinan atas kaumnya.

b. Identitas profesi 
Rambut juga lazim digunakan sebagai identitas profesi yang bersangkutan. Di zaman kekaisaran Romawi, ketika para penguasa dan para bangsawan sering membubuhi rambutnya dengan serbuk emas atau perak sebagai pertanda kebangsawaannya.

c. Menunjang penampilan 
Terciptanya mode tata rambut diciptakan hanya untuk lingkungan istana dan kaum bangsawan saja. Tujuan semula adalah untuk membedakan penampilan mereka dengan kaum kebanyakan. Para penata rambut istana membuat beberapa desain tata rambut untuk dipilih dan digunakan Ratu. Desain yang terpilih kemudian juga diikuti istri para bangsawan.

D. Kelainan-kelainan Kulit Kepala dan Rambut 
Banyak masalah rambut yang dialami oleh manusia pada masa kini, mungkin karena perkembangan zaman yang semakin maju dan terdapat banyaknya alat-alat canggih ataupun bahan-bahan/obat-obatan yang dipergunakan oleh manusia itu sendiri. Sehingga begitu banyak ditemukan permasalahan mengenai rambut yang mungkin hal ini tidak ditemui oleh nenek moyang kita pada masa lalu.

Sehubungan dengan kondisi adanya berbagai kelainan kulit kepala dan rambut, maka bagi penata kecantikan rambut perlu memperhatikan kondisi kulit kepala dan rambut baik untuk diri sendiri maupun bagi pelanggan.

1. Kelainan-kelainan Kulit Kepala 
Kelainan kulit kepala dapat ditinjau dari penyebabnya. Kelainan kulit kepala dan folicle rambut secara garis besar dapat dikelompokan sesuai dengan faktor penyebabnya, yakni sebagai berikut:

a. Bakteri atau mikroba
Bakteri atau mikroba dapat menimbulkan peradangan kulit kepala. Kelainan-kelainan yang ditimbulkannya adalah berupa;
  • Bisul (furunkulosis) Kelainan ini adalah merupakan peradangan terbanyak yang disebabkan oleh kuman stafilokokus. Bisul ini sering dimulai dari wujud sebagai peradangan folicle rambut yang kemudian menjalar ke jaringan sekitarnya. Penyerangan kuman-kumannya adalah pada bagian tengah jaringan yang kemudian kuman-kuman tersebut akan mati. Jaringan kulit disekitarnya menjadi lebih padat, yang selanjutnya membentuk dinding. Bisul yang membatasi jaringan sentral yang mati yaitu mata bisul. Folicle rambut dan rambutnya menjadi hancur, sehingga rambut menjadi rontok. 
  • Bisul batu (karbunkulosis) Sementara diawali dengan timbulnya peradangan, terutama pada folicle rambut yang berdekatan, sehingga tumbuhlah bisul yang besar dengan mata lebih dari satu. Kelainan ini sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus/kencing manis. Apabila kelainan ini mengalami penyembuhan, maka ia akan meninggalkan bekas jaringan parut dan sering berakibat kebotakan yang permanen
b. Dermatitis papilaris capillitii
Kelainan ini merupakan peradangan folicle rambut, disertai dengan pennanahan (supurasi) kulit dibagian belakang kepala. Bila dilihat secara gambaran klinis ia berupa pita melintang dibelakang kepala. Pita itu terdiri atas folicle meradang dengan bagian tepi-tepi yang kasar dan keras, karena pembentukan jaringan parut berlebihan (keloid). Keadaan ini adalah sangat menahun (kronis) dan disebabkan oleh stafilokokus.

c. Kelainan karena infeksi jamur
Infeksi jamur pada kulit kepala (tiniakaiplis). Infeksi ini dapat disebabkan oleh beberapa jenis jamur. Akan tetapi ada pula yang melibatkan batang rambut menjadi mudah patah, sehingga menyebabkan kebotakan.

d. Peradangan menahun
Penyebab dari perdangan menahun adalah oleh dermatitis seboroicha, dimulai pada kulit kepala. Kemudian akan menyebar sampai ke dahi, alis, kelopak mata dan sebagainya. Tanda-tanda seboroicha terlihat meradang seperti kemerah-merahan, kulit mengelupas dan berupa sisik-sisik yang halus.

e. Serangga
Gangguan parasit jenis serangga seperti infeksi kutu kepala yang disebut Pediculosis capitis. Kutu kepala ini sebetulnya adalah infeksi rambut oleh kutu kepala, yang penularannya terjadi karena kontak langsung. Pada dasarnya kutu itu sendiri tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut, namun menimbulkan rasa gatal yang hebat pada kulit kepala karena gigitannya. Karena rasa gatal ini penderita menggaruk-garuk yang akan menyebabkan infeksi sekunder.

f. Sindap/ketombe 
Istilah lain dari sindap disebut seborocheic dermatitis, maksudnya adalah pelepasan sel-sel kulit kepala yang sudah mati secara berlebihan.

g. Tinea capitis/kadas/ringworm 
Istilah tinea capitis sering juga disebut dengan kadas atau ringworm, karena penyakit ini umumnya menyerang kulit kepala dan rambut. Biasanya penyakit ini paling banyak menghinggapi anak-anak dibanding pada orang dewasa. Tanda-tanda kelainan ini antara lain; rasa sangat gatal, tetapi pembentukan sisik-sisik tidak terlalu menular dan akan menular bila terjadi kontak yang lama.

h. Scobiosis 
Adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh sejenis parasit hewan/kutu kudis. Penyakit ini ditandai dengan bintilan-bintilan dan selalu timbul keinginan untuk menggaruk-garuk. Karena dia menular, maka disetiap tempat yang digaruk akan tumbuh dan berkembang. Kutu akan membuat liang/lobang yang akan dijadikan rumahnya di dalam kulit dan menimbulkan perasaan gatal, sehingga sering digaruk yang selanjutnya timbul tanda-tanda garukan serta tanda peradangan.

i. Piodra 
Piodra berarti batu. Piodra ini disebabkan oleh sejenis jamur, parasit tumbuh-tumbuhan. Biasanya jamur tersebut berada pada permukaan rambut dan tidak merusak batang rambut bagian dalam. Tanda-tanda rambut terkena penyakit piodra ini adalah terdapatnya bintik-bintik hitam atau coklat agak lonjong yang besarnya lebih dari ukuran mikroskopic, (sampai cukup besar) hingga dapat dilihat dengan mata biasa.

Sungaiku Bergantung pada Hujan

Pagi itu, hujan turun deras sekali. Murid-murid SD Nusantara tampak berlarian menghindari hujan menuju bangunan sekolah. Sudah hampir seminggu hujan turun terus setiap pagi. Banyak orang yang mengeluhkan hal ini, tetapi tidak demikian halnya dengan Udin. Udin merasa senang karena hujan berarti air di sungai dekat rumahnya akan melimpah kembali. Seminggu sebelumnya, sungai tempat ia biasa bermain itu mengering. Tak sampai kering kerontang, tetapi jumlah air menurun dengan cepat.

Jumlah air yang menurun pada sumber-sumber air seperti sungai, biasanya terjadi pada musim kemarau. Pada musim kemarau, air hujan yang turun berkurang banyak. Akibatnya, jumlah air yang mengalir di sungai juga menurun.

Lihatlah kedua gambar sungai di bawah ini. Sangat berbeda, bukan? Dapatkah kamu menebak, akibat apa saja yang dialami penduduk di sekitar sungai dengan perubahan keadaan sungai seperti yang ditunjukkan pada gambar tersebut?
Tuliskan secara terperinci informasi-informasi yang kamu dapatkan dari kedua gambar tersebut. Diskusikan hasilnya dengan teman sebangkumu. Lalu, tulislah hasil temuan pengamatan tersebut.

Hasil Pengamatanku :
Gambar 1
Banjir memiliki berbagai akibat dan dampak negatif yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh bagi manusia, antara lain sebagai berikut :
  • Banjir dapat merusak sarana dan prasarana Banjir dapat menghancurkan rumah, gedung, jembatan, jalan dan masih banyak lagi.
  • Banjir memutuskan jalur transportasi. Dampak paling umum dari adalah memutuskan jalur transportasi darat. Akibat genangan air pada jalan yang cukup tinggi, motor, mobil atau bahkan truk puso / container tidak bisa melewati jalan tersebut.   Selain motor dan mobil, lalu lintas kereta api pun dapat terganggu.
  • Banjir merusak dan bahkan menghilangkan peralatan, perlengkapan, harta benda lainnya  atau bahkan jiwa manusia. Kerugian yang disebabkan banjir  diantaranya adalah kerusakan benda, alat elektronik, mesin, surat-surat berharga (sertifikat, ijazah, dll), perlengkapan rumah tangga, rumah, gedung, dan yang paling berharga: jiwa manusia.
  • Banjir dapat mengakibatkan pemadaman listrik. Listrik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Karena tingginya air / luapan banjir, listrik harus kita padamkan atau bahkan dipadamkan oleh pihak PLN. Bayangkan betapa terbatasnya aktifitas keseharian kita bila aliran listrik padam.
  • Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya banjir, otomatis akan menganggu aktifitas sehari-hari. Sekolah terganggu, kerja terganggu, bersantai pun terganggu. Karena air banjir, semua aktifitas pun terganggu atau bahkan harus dihentikan untuk sementara waktu.
  • Banjir dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian. Perekonomian terganggu karena banjir merendam sawah sehingga panen/ produksi padi terganggu, karena transportasi terputus bahan makanan yang diangkut oleh truk dapat membusuk atau mungkin membutuhkanbiaya tambahan karena harus mencari jalan alternatif walaupun lebih jauh, Produksi pabrik dihentikan sementara karena mesin produksi terendam air atau listrik dipadamkan sehingga mesin produksi tidak dapat dijalankan, dan masih banyak lagi sebab kerugian tidak berasal hanya dari rusaknya mesin tetapi juga bisa dari sisi terhambatnya / terganggunya produktifitas.
  • Banjir dapat mencemari lingkungan sekitar kita. Saat banjir datang tidak hanya air, tetapi juga membawa serta  sampah, kotoran, limbah pabrik / kimia, minyak (oli, bensin, solar, minyak tanah, dsb), dan masih banyak lagi. Selain dapat mencemari  sumber air bersih, banjir juga akan mengotori, halaman atau bahkan rumah kita sehingga menjadi tidak hiegienis.
  • Banjir dapat mendatangkan masalah / gangguan kesehatan (penyakit). Banjir menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak bersih, sehingga nyamuk dan bibit kuman penyakit mudah berkembang biak. Selain itu umumnya makanan dan minuman yang sehat akan lebih susah ditemukan (terjadi kerawanan pangan) dan juga karena terlalu sering kena air maka dapat menyebabkan kondisi tubuh menurun.
  • Banjir dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor. Semakin deras air banjir, kemungkinan untuk mengiikis pinggiran aliran banjir  akan semakin tinggi sehingga erosi atau bahkan longsor akan semakin mungkin terjadi.
Gambar 2
Akibat musim kemarau, air sungai mengering. Air sungai yang mengering mengakibatkan beberapa makhluk hidup yang hidup di sungai mati. Selain itu penebangan hutan secara membabi buta membuat daya tahan tanah dalam menampung air berkurang sehingga debitnya mengecil.

Manusia dan Air
Semua makhluk hidup, mulai dari pohon beringin yang besar hingga seekor siput yang kecil, memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya dan pertumbuhannya. Tanaman-tanaman berhijau daun memerlukan air untuk membuat makanannya. Tiga per empat bagian tubuh manusia terdiri atas air. Air diperlukan oleh hampir semua bagian tubuh manusia. Air diperlukan untuk membantu mencerna makanan. Air membantu sel darah untuk menyebarkan makanan ke semua bagian tubuh. Air juga membantu membuang kotoran sisa proses metabolisme tubuh.

Manusia menggunakan air untuk berbagai keperluan. Para petani menggunakan air untuk membantu tanamannya tumbuh dan berkembang dengan baik. Para nelayan menggunakan air untuk keperluan budidaya perikanan. Air digunakan sebagai pembangkit listrik untuk keperluan sehari-hari. Air juga digunakan sebagai
sarana transportasi. Berbagai sumber air telah ada di bumi sejak dahulu. Sungai dan danau, merupakan salah satu contoh sumber air yang terbentuk secara alami. Laut juga merupakan sumber air.

Mengapa air penting bagi kita
Air sangat penting bagi setiap orang karena air berfungsi sebagai: 
  • Proses pencernaan dan metabolisme
  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel yang rusak
  • Melarutkan dan mengeluarkan sampah dan racun dari dalam tubuh
  • Menjaga stabilitas suhu tubuh, dan keseimbangan tubuh
  • Membantu peredaran darah
  • Pemeliharaan kulit
  • Melarutkan dan membawa nutrisi keseluruh tubuh 
Di mana saja kita bisa menemukan air?
Air dapat kita temukan di laut, sungai, danau, waduk, dan lain-lain.
Macam-macam kegunaan air
Air selain digunakan sebagai air minum air juga digunakan untuk :
  • Para petani menggunakan air untuk membantu tanamannya tumbuh dan berkembang dengan baik. 
  • Para nelayan menggunakan air untuk keperluan budidaya perikanan. 
  • Air digunakan sebagai pembangkit listrik untuk keperluan sehari-hari. 
  • Air juga digunakan sebagai sarana transportasi (di daerah kalimantan)
Laporan Reportase
Persiapkan daftar pertanyaan yang akan kamu tanyakan. Lalu, tulislah pada kotak di halaman 6. Pastikan
bahwa pertanyaanmu akan memberi informasi yang kamu perlukan untuk mengidentifikasi peran air dalam kehidupan kita. Pada saat menyampaikan reportase, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu lafal, volume suara, intonasi kalimat, tempo suara, ekspresi wajah, dan kontak mata.

Pertanyaan-pertanyaan yang ingin aku ajukan tentang air :
Apa manfaat air bagi tubuh kita ?
Apa yang terjadi jika tubuh kita kekurangan air ?
Cara menjaga agar tubuh tidak kekurangan air.
Dapatkah kita hidup tanpa air?

Lembar Laporan Reportase 
Nama narasumber : dr. Agus Budiman
Reporter : Wawan AZ
Hari/tgl : Rabu 3 September 2014
Topik reportase : Manfaat Air Bagi Tubuh
Hasil reportase:
Air sangat penting bagi setiap orang karena air berfungsi sebagai: 
  • Proses pencernaan dan metabolisme
  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel yang rusak
  • Melarutkan dan mengeluarkan sampah dan racun dari dalam tubuh
  • Menjaga stabilitas suhu tubuh, dan keseimbangan tubuh
  • Membantu peredaran darah
  • Pemeliharaan kulit
  • Melarutkan dan membawa nutrisi keseluruh tubuh 
Akibat kekurangan air
1. Membuat sel-sel otak menjadi tidak aktif
Saat seseorang kekurangan pasokan air, maka dia akan mengalami dehidrasi. Dehidrasi ini dapat menyebabkan cairan otak menurun dan asupan oksigen yang seharusnya mengalir ke otak menjadi berkurang. Hal ini mengakibatkan sel-sel otak menjadi tidak aktif dan tidak berkembang, bahkan dapat menyusut.
2. Menurunkan konsentrasi
Otak memiliki komposisi yang terdiri atas cairan, dan apabila otak tidak mendapatkan asupan air yang cukup, maka akan mengganggu fungsi kognitif (kepandaian). Otak yang tidak dapat menjalankan fungsi kognitif akan membuat seseorang menjadi mudah lupa, tidak konsentrasi, hingga lemot.
3. Menyebabkan halusinasi bahkan kematian
Dehidrasi dapat menyebabkan gejala ringan seperti haus, sakit kepala, tenggorokan kering, badan panas, lelah, denyut nadi cepat, warna air kencing pekat, ataupun gejala berat seperti halusinasi bahkan kematian.
4. Menyebabkan infeksi kandung kemih
Rentan terhadap infeksi kandung kemih, karena bakteri tidak dapat keluar akibat kurang minum air putih. Adapun gejala infeksi kandung kemih dapat berupa suhu badan sedikit naik, nyeri saat buang air kecil, perasaan tidak dapat menahan buang air kecil, terdapat nyeri tekan di atas tulang kemaluan, dan bahkan mungkin terdapat darah dalam urine. Bagi perempuan disarankan untuk lebih banyak minum air putih, karena panjang saluran kemih lebih pendek dari pada pria. Banyak mengonsumsi air putih dapat membantu bakteri keluar dari saluran kemih dan mengurangi risiko infeksi kandung kemih.
5. Membuat kulit menjadi kusam
Kurang minum air putih juga dapat membuat kulit menjadi kusam. Ini karena aliran darah kapiler di kulit tidak maksimal.
6. Mengganggu fungsi ginjal
Kurang minum air putih dapat menggangu fungsi ginjal. Oleh karena itu, minumlah air putih yang cukup setiap harinya, karena air dapat membantu mempermudah proses peluruhan komponen pembentuk batu ginjal, yang pada akhirnya keluar bersama urin saat buang air kecil

Cara menjaga agar tubuh tidak kekurangan air
Minumlah air putih secukupnya, artinya tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak. Minumlah air putih secara bertahap, jangan sekaligus dalam satu waktu. Contohnya, 1 gelas air setelah bangun tidur, kemudian dilanjutkan 1 gelas sebelum dan sesudah sarapan, 1 gelas sebelum dan sesudah makan siang, satu gelas sebelum dan sesudah makan malam, dan 1 gelas sebelum tidur. 

Kebutuhan air per hari untuk tiap-tiap orang berbeda bergantung pada kondisi-kondisi tertentu, yaitu aktivitas fisik, cuaca, diet, berat badan, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan. Untuk itu, minumlah secukupnya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Minumlah saat Anda merasa haus, karena haus dan dahaga adalah indikator terbaik untuk mengetahui kapan saatnya tubuh kita membutuhkan minum.

Dapatkah kita hidup tanpa air?
Seseorang bisa hidup tanpa makanan selama lebih dari sebulan, tetapi hanya dapat hidup beberapa hari tanpa air karena sudah mutlak bahwa sebagian besar zat pembentuk tubuh manusia itu terdiri dari 73% adalah air. Tidak hanya penting bagi manusia air juga merupakan bagian yang penting bagi makhluk hidup baik hewan dan tumbuhan. Tanpa air kemungkinan tidak ada kehidupan di dunia ini karena semua makhluk hidup sangat memerlukan air untuk bertahan hidup.

      Pengertian, Bagian – Bagian Telinga, dan Fungsinya

      Pengertian, Bagian – Bagian Telinga, dan Fungsinya. Pengertian Telinga, Bagian – Bagian Telinga, Bagian Dalam Telinga, Bagian Luar Telinga, Fungsi dari Tiap – tiap bagian Telinga itu sendiri. Struktur Telinga lengkap dengan Nama dan penjelasan Fungsi – Fungsinya. Contoh Gambar Struktur Telinga, Lengkap!

      Pengertian Telinga

      Sumber: merdeka.com
      Telinga yaitu organ pendengaran yang mempunyai fungsi penting dalam melindungi keseimbangan tubuh. Bagian - Bagian telinga yang berfungsi dalam pendengaran terdiri atas tiga bagian yakni bagian luar, bagian tengah serta koklea.

      Bagian - Bagian telinga yang berperan dalam keseimbangan terdiri atas tiga bagian yakni kanal semisirkular, utrikel serta sakulus.

      Bagian - Bagian Telinga atau Struktur Telinga 

      Berikut ini akan kami terangkan mengenai bagian - bagian telinga bersumber pada tiga pembagian yang ada yakni bagian telinga luar, bagian telinga dalam serta koklea.

      Bagian telinga luar 

      Telinga eksterna atau telinga bagian luar terdiri atas dua bagian yakni aurikula serta meatus akustik eksterna. Aurikula (Kuping telinga) menonjol dari samping kepala, yang terdiri atas fibrokartilago yang tidak tebal serta elastis, ditutupi oleh kulit yang menyerupai bentuk corong atau kuping telinga yang mengantar gelombang suara menuju meatus akustik eksterna.

      Meakus akustik eksterna yaitu bagian telinga yang mempunyai bentuk lintasan tubular kurang lebih 4 cm memanjang ke bagian temporal. Sepertiga bagian luar tersusun atas dinding kartilago serta dua pertia bagian dalam yaitu tulang.

      Eksterna akustik meatus ini membentuk kanal yang melengkung, yakni lenkungan depan-atas, lengkungan belakang atas serta lengkungan depan serta sedikit mengalami penurunan.

      Di bagian ujung eksternal meatus bagian dalam ditutupi oleh membran timpani (Gendang telinga). Pada pinggir kulit kartilago meatus bisa diketemukan rambut rambut halus serta banyak kelenjar yang mengekskresikan serumen.

      Serumen yaitu zat yang berfungsi untuk melindungi kanal atau saluran telinga dari debu serta benda asing lain.

      Walau demikian, serumen bisa jadi gangguan untuk telinga yakni saat terjadinya penumpukan serumen hingga jadi penghambat untuk suara.

      Untuk mengeluarkan seruman butuh dilakukan penyemprotan ke saluran telinga.
      Sumber: artikelbermutu.com
      Bagian telinga Tengah 

      Telinga bagian tengah yaitu ruangan kecil yang terdapat di dalam tulang temporal.

      Bagian telinga tengah dipisahkan dengan bagian telinga luar oleh membran timpani. Di dalam bagian telinga tengah ada dinding yang dibuat atau dibentuk oleh dinding bagian lateral telinga dalam.

      Rongga itu dikelilingi oleh membran mukosa. Rongga itu juga memiliki kandungan udara yang masuk dari faring lewat saluran pendengaran.

      Hal ini juga yang akhirnya membuat tekanan udara di kedua sisi membran timpani sama atau seimbang.

      Di bagian telinga tengah ada tiga tulang tidak tebal atau tipis yang disebut dengan osikel. Fungsi tulang osikel yaitu menghantarkan getaran ke membran timpani lewat telinga dalam. Osikel terdiri atas tiga tulang tidak tebal atau tipis yakni Maleus, Inkus serta Stapes.

      Tulang Maleus atau tulang martil yaitu sisi osikel pada telinga tengah yang ada di dekat (menempel pada) membran timpani. Kemudian, ada tulang inkus atau tulang landasan yang berartikulasi (membentuk sendi) dengan tulang maleus serta tulang stapes.

      Tulang Stapes atau tulang sanggurdi yaitu tulang kecil (osikel) yang ada di bagian dasar osikel yang melekat pada fenestra vestibuli serta menghadap ke sisi dalam telinga.

      Dinding posterior telinga tengah terbuka tidak beraturan, menghadap ke mastoid antrum serta membelok ke sekumpulan sel udara mastoid seperti sinus nasal yang terinfeksi.
      Sumber: artikelbermutu.com
      Bagian Telinga Dalam 

      Telinga bagian dalam ada di dalam bagian petrosa tulang temporal yang tersusun atas dua sisi yakni tulang labyrinth yang menonjol (bony labirinth) serta membran labyringth.

      Tulang labyrinth berikutnya terdiri atas tiga bagian yakni vestibula, koklea serta kanal semisirkular.
      Vestibula berdampingan dengan bagian telinga tengah melalui dua lubang yakni fenestra vestibuli yang ditempati oleh dasar stapes serta fenestra koklea yang terisi oleh jaringan fibrosa.

      Pada bagian belakang ada muara yang menuju kanal semisirkular serta di bagian depan ada muara yang menghadap ke koklea.

      Koklea adalah bagian telinga yang penting untuk fungsi pendengaran.

      Koklea yaitu saluran berupa spiral yang membentuk dua pertiga putaran mengelilingi pusat tulang yang disebut dengan modiolus.

      Bersumber pada panjangnya, saluran koklea terbagi atas tiga terowongan oleh dua membran yakni membran basilar serta membran vestibular, yang meregang dari modiolus ke dinding luar.

      Pada saluran bagian luar, ada skala vestibuli pada bagian atas serta skala timpani pada bagian bawah.

      Saluran ini memuat perilimfe serta bergabung dengan puncak modiolus. Sisi ujung skala timpani yang lebih rendah ditutupi fibrosa fenestra koklea.

      Bagian tengah saluran koklea disebut dengan duktus koklear serta memuat endolimfe. Memiliki bentuk sama juga dengan tulang labyrinth serta disebut dengan membran labyrinth.

      Di dalam duktus koklear ada ujung ujung saraf pendengaran yang disebut dengan sel sel rambut.

      Pada koklea, ada tiga kanal semisirkular yang terdapat di atas serta di belakang vestibula dalam tiga ruangan yang tidak sama, satu vertikal, satu horisontal serta yang lain transversal. Seluruh ruangan ini memuat perilimfe.

      Dalam fungsi keseimbangannya, jika posisi kepala berubah, gerakan endolimfe akan merangsang sel sel khusus yang mempunyai tonjolan seperti rambut rambut yang ada di ujung tiap kanal.

      Pada bagian dalam tulang labyrinth ada labyrinth membranosa yang berbentuk membran memiliki ukuran kecil. Membran ini terdiri atas utrikel, sakul, duktus semikular serta duktus koklea.

      Utrikel serta sakulus yaitu dua kantung kecil dalam vestibula yang satu sama lain dikaitkan oleh saluran penyambung (connecting tube).

      Kantung kantung itu memuat potongan kecil saraf sel rambut yang distimulasi oleh gaya gaya gravitas pada kristal kristal kecil (otolith) yang melekat pada sel sel itu.

      Bentuk duktus semisirkular sama juga dengan kanal semisirkular terdapat di dalam duktus itu, namun diameter duktus semisirkular cuma 1/4 kanal semisirkular. Duktus semisirkular memiliki kandungan endolimfe.

      Duktus koklear yaitu saluran spiral yang ada didalam kanal koklea yang menonjol serta membentang di sepanjang dinding luar.

      Langit langit duktus koklear dibentuk oleh membran vestibular serta bagian dasarnya oleh membran basiler serta kedua dinding luarnya oleh tonjolan dinding koklea.
      Sumber: artikelbermutu.com
      Sesudah anda membaca bagian bagian telinga di atas, anda tentu udah mengerti mengenai anatomi telinga tersebut. Untuk lebih memudahkan kita dalam mengingat bagian telinga di atas, kita akan berikan review secara singkat berikut ini: 

      Review Singkat Bagian Bagian Telinga: 
      1. Bagian telinga luar: Aurikula, Meatus Akustik Eksterna, serta membran timpani 
      2. Ada cairan serumen. 
      3. Bagian telinga tengah: Ada tiga tulang Osikel yakni tulang Maleus, Inkus, serta tulang Stapes. 
      4. Bagian telinga dalam: Tulang Labyrinth serta membran labyrinth 
      5. Tulang labyrinth terdiri atas vestibula, koklea serta kanal semisirkular 
      6. Koklea tersusun atas duktus koklear yang ada sel sel rambut, fibrosa fenestra koklea 
      7. Labyrinth Membranosa terdiri atas utrikel, sakul, duktus semikular serta duktus koklea 
      8. Bagian bagian tulang telinga serta fungsinya 
      9. Bagian bagian telinga serta fungsinya 

      Fungsi Bagian Telinga 

      Sesudah memahami bagian bagian telinga, mari kita belajar mengenai fungsinya yakni:
      1. Aurikula yang disebut dengan sebagai kuping telinga berperan untuk menghantarkan gelombang suara menuju ke meatus akustik eksterna. 
      2. Meatus akustik eksterna berperan untuk menghantarkan gelombang suara dari aurikula ke bagian telinga selanjutnya yakni membran timpani atau gendang telinga. Pada Meatus akustik eksterna juga ada rambut rambut halus serta mempunyai kelenjar yang berperan untuk mengekskresikan serumen untuk melindungi saluran telinga. 
      3. Osikel yang tersusun atas tiga tulang berperan untuk memperbesar getaran suara yang ditimbulkan oleh membran timpani (gendang telinga) hingga vestibuli fenestra bergetar yang menyebabkan perilimfe bergetar. 
      4. Kanal Semisirkular dengan sel sel khususnya berperan untuk mengetahui posisi kepala berubah oleh karena adanya gerakan endolimfe yang menyentuh ujung kanal. 
      5. Koklea berperan sebagai wadah untuk sel sel yang dipakai untuk mendengar dan melindungi keseimbangan 
      6. Utrikel serta sakulus berperan untuk melindungi keseimbangan tubuh manusia oleh karena adanya otolith serta saraf sel rambut.
      Sumber: health.detik.com
      Dan itulah tadi pembahasan kami mengenai Pengertian, Bagian – Bagian Telinga, dan Fungsinya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Telinga di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

      Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Bagian – Bagian Telinga dan Fungsinya. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

      Referensi:
      1. artikelbermutu.com 

      Pengertian, Struktur, dan Fungsi Kromosom

      Pengertian, Struktur, dan Fungsi Kromosom. Pengertian Kromosom, Fungsi Kromosom, Struktur yang dimiliki sebuah Kromosom, Penjelasan Lengkap mengenai Kromosom, dan hal penting yang perlu kita ketahui mengenai Kromosom.

      Pengertian Kromosom 

      Sumber: pelajaransekolahonline.com
      Kromosom yakni unit genetik yang ada pada setiap inti sel pada semua makhluk hidup, kromosom berwujud deret panjang molekul yang disusun oleh DNA dan protein-protein.

      Setiap sel terbagi dalam tiga bagian paling penting, yaitu nukleus (inti Sel), Sitoplasma (cairan sel), dan Membran pelindung sel. Di dalam nukleus, ada benang-benang halus yang disebut juga dengan ‘kromatid’, bila terjadi pembelahan sel, benang-benang halus itu dipintal membentuk kromosom.

      Kromosom yakni susunan padat yang terbagi dalam dua komponen molekul, yaitu protein dan DNA. Susunan pada kromosom ini hanya akan tampak jelas pada metafase pembelahan sel.

      Kromosom ini bertindak sebagai penyimpanan bahan materi genetik kehidupan. Ia terdiri dari DNA, kita pahami DNA memiliki peran sangat penting, yaitu untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, dan menyimpan setiap informasi genetik, ia dapat juga membantu langsung satu organisme untuk tumbuh. Jadi kromosom ini memiliki peranan yang besar dalam tubuh kita.

      Struktur Kromosom 

      Kromosom dibentuk dari DNA yang berikatan dengan beberapa protein histon. Dari Ikatan ini dihasilkan Nukleosom, yang memiliki ukuran panjang lebih kurang 10 nm.

      Lalu nukleosom akan membentuk lilitan-lilitan yang sangat banyak sebagai penyusun dari kromatid (lengan kromosom), satu lengan kromosom ini lebih kurang memiliki lebar 700 nm.

      Gambar berikut ini merupakan bentuk kromosom secara umum:
      Sumber: softilmu.com
      Berikut ini yakni keterangan dari beberapa bagian kromosom: 

      Kromatid 

      Kromatid yaitu segi lengan kromosom yang terikat satu sama lainnya, 2 kromatid kembar ini diikat oleh sentromer. Nama jamak dari kromatid yakni kromonema. Kromonema biasanya terlihat pada pembelahan sel beberapa saat profase dan kadang kala interfase.

      Sentromer 

      Pada kromosom ada satu daerah yang tidak mempunyai kandungan gen (informasi genetik), daerah ini dinamakan Sentromer. Pada beberapa saat pembelahan, sentromer yaitu susunan yang sangat penting.

      Karena di bagian inilah lengan kromosom (kromatid) sama-sama melekat satu sama lain pada masing-masing segi kutub pembelahan. Segi dari kromosom yang melekat pada sentromer dikenal dengan istilah ‘kinetokor’.

      Kromomer 

      Kromomer yakni susunan berbentuk manik-manik yang disebut dengan akumulasi dari materi kromatid yang kadang kala terlihat pada pembelahan beberapa saat interfase. Pada kromosom yang udah mengalami pembelahan berulang-kali, biasanya kromomer ini sangat jelas terlihat.

      Telomer 

      Telomer yakni bagian yang berisi DNA pada kromosom, fungsinya adalah untuk melindungi stabilitas ujung kromosom agar DNA nya tidak terurai.

      Jenis Kromosom 

      Sumber: zakapedia.com
      Bila dibedakan bersumber pada letak sentromer pada lengan kromatid, akan ada 4 tipe kromosom:
      1. Talosentrik, yaitu kromosom yang sentromer nya ada di ujung kromosom. 
      2. Metasentrik, yaitu kromosom yang sentromer nya ada di dalam kromatid sampai secara relatif membagi kromatid jadi dua bagian. 
      3. Submetasentrik yakni kromosom yang letak sentromernya mendekati bagian tengah, namun tidak pada bagian tengah, sampai kromatidnya terlihat sedikit lebih panjang bagiannya. 
      4. Akrosentrik, yaitu kromosom yang letak sentromer nya ada di antara tengah dan ujung lengan kromatid. 

      Jumlah Kromosom 

      Dalam tubuh satu organisme ada jumlah kromosom yang tidak sama. Pada Organisme ada dua bentuk kromosom, yaitu:
      1. Kromosom Seks (Genosom) yang menentukan jenis kelamin 
      2. Kromosom Tubuh (Autosom) yang tidak menentukan jenis kelamin 
      Kromosom pada makhluk hidup biasanya diketahui dalam keadaan berpasang-pasangan, oleh sebab itu disebut juga dengan diploid. Kromosom diploid dipertahankan dari generasi ke generasi dengan pemebelahan mitosis (pembelahan yang menghasilkan dua anak yang berupa sama juga dengan induknya).

      Kromosom yang berpasangan (kromosom homolog) memiliki bentuk, ukuran, dan komposisi yang sama. Pada manusia setiap sel somatik berjumlah 46 (kecuali sel sperma dan ovum, karena memiliki set tunggal kromosom) kromosom atau 23 pasang.

      46 kromosom manusia ini yaitu dua set kromosom yang terbagi dalam masing-masing 23 kromosom, yaitu satu set maternal (dari ibu) dan satu set paternal (dari bapak). Gambar di bawah yaitu bentuk 23 pasang kromosom manusia.
      Sumber: softilmu.com
      Berikut ini yakni jumlah kromosom pada makhluk hidup yang lain:
      Sumber: softilmu.com

      Gagasan ide konsep Penentuan Jenis Kelamin 

      Ada satu gagasan ide konsep penting dalam mempelajari kromosom homolog pada sel somatik, yaitu adanya kromosom unik, yang disebut juga dengan kromosom X dan Y. Dari 23 pasang kromosom 22 pasang salah satunya adalah autosom (tidak menentukan jenis kelamin) dan 1 pasang genosom.

      Wanita memiliki kromosom homolog X (XX), Meskipun kaum wanita memiliki dua kromosom X, salah satunya akan jadi tidak aktif saat beberapa masa embrio. Pria memiliki satu kromosom X dan satu kromosom Y.

      Jadi Kromosom X dan Y ini akan menentukan jenis kelamin individu, bila kromosom anak yang lahir XX ia perempuan, bila kromosomnya XY ia yakni lelaki.

      Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Struktur, dan Fungsi Kromosom, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Kromosom di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

      Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Kromosom. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

      Referensi:
      1. softilmu.com 

      Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

      Pertolongan pertama pada kecelakaan ialah pertolongan sementara yang diberikan kepada seseorang yang menderita sakit atau kecelakaan sebelum mendapat pertolongan dari dokter. Sifat dari pertolongan pertama ialah memberikan perasaan ketenangan kepada korban, mencegah atau mengurangi rasa takut dan gelisah, dan mengurangi bahaya yang lebih besar.

      Tujuan P3K
      Orang selalu berusaha menghindari penyakit atau kecelakaan. Tetapi tidak seorang pun tahu kapan penyakit atau kecelakaan itu akan datang. Karena itu kita harus selalu berusaha untuk memperkecil akibat dari musibah atau kecelakaan yang mungkin sewaktu-waktu akan menimpa diri atau sanak keluarga kita.

      Kecelakaan itu berjenis-jenis macamnya dan penanganannyapun memerlukan keterampilan dan pengetahuan sendiri-sendiri. Kecelakaan dapat terjadi di mana-mana, dirumah, diperjalanan, di sekolah, di tempat kerja, di kolam renang, di tempat-tempat rekreasi dan di tempat-tempat lain. Sebagai akibat kecelakaan, korban dapat meninggal seketika, pingsan, luka berat dan luka ringan.

      Korban kecelakaan yang masih hidup memerlukan pertolongan secepat mungkin, supaya korban terhindar dari bahaya maut. Pada kondisi tersebut terletak fungsi pertolongan pertama sebelum dokter datang. Bila dilakukan dengan benar, pertolongan pertama pada kecelakaan dapat menolong jiwa seseorang. Namun demikian, bila dilakukan dengan salah, bahkan dapat membahayakan
      jiwa korban.

      Oleh karena itu, orang yang memberikan pertolongan pertama harus mempunyai pengetahuan, keterampilan P3K serta mampu melihat situasi dan kondisi korban sebelum melakukan pertolongan pertama. Tindakan-tindakan yang harus dilakukan dalam memberikan pertolongan pertama, antara lain:
      • Panggillah dokter secepat mungkin atau bila dokter tak mungkin segera datang, kirimkanlah penderita segera ke rumah sakit.
      • Hentikan perdarahan.
      • Cegah dan atasi shock atau gangguan keadaan umum yang lainnya.
      • Cegahlah infeksi.
      Tujuan pertolongan pertama pada kecelakaan adalah sebagai berikut.
      a. Menyelamatkan nyawa atau mencegah kematian
      • Memperhatikan kondisi dan keadaan yang mengancam korban.
      • Melaksanakan Resusitasi Jantung dan Paru (RJP) kalau perlu.
      • Mencari dan mengatasi pendarahan.
      b. Mencegah cacat yang lebih berat (mencegah kondisi memburuk)
      • Mengadakan diagnose.
      • Menangani korban dengan prioritas yang logis.
      • Memperhatikan kondisi atau keadaan (penyakit) yang tersembunyi.
      c. Menunjang penyembuhan
      • Mengurangi rasa sakit dan rasa takut.
      • Mencegah infeksi.
      • Merencanakan pertolongan medis serta transportasi korban dengan tepat.
      Prinsip-Prinsip P3K
      Prinsip-prinsip atau sikap kita ketika melakukan usaha pertolongan pertama pada kecelakaan adalah sebagai berikut.
      1. Bersikap tenang dan tidak panik.
      2. Berikan pertolongan dengan cara yang cepat dan tepat.
      3. Sebelum mengetahui berat ringannya cidera yang dialami, jangan cepatcepat memindahkan atau menggeser korban.
      4. Jika ada luka, diusahakan agar korban tidak melihatnya, sebab dapat membuat korban menjadi panik.
      5. Setelah mendapat pertolongan pertama, korban sebaiknya segera dibawa ke dokter, rumah sakit, Puskesmas untuk penanganan selanjutnya.
      Peralatan P3K dan Cara Penggunaannya
      Peralatan atau perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan minimal yang perlu dipersiapkan dalam usaha memberikan pertolongan, antara lain sebagai berikut
      1. Peralatan P3K
      1. Kasa Pembalut (Perban). Perban terbuat dari kain yang jarang dan tipis. Perban ini dipergunakan untuk membalut luka yang sudah ditutup kasa steril.
      2. Kasa Steril. Kasa yang sudah disterilkan digunakan untuk menutup luka. Kasa steril adalah kain yang bebas dari kuman-kuman penyakit.
      3. Plester. Plester digunakan untuk merekatkan kasa penutup agar tidak terlepas. Dalam meletakkan kasa penutup, plester ditempatkan pada beberapa tempat dan jangan melewati bagian tengah luka.
      4. Plester obat. Plester obat (plester yang mengandung obat) biasanya digunakan untuk menutup luka kecil yang telah dibersihkan, misalnya akibat teriris atau tersayat benda tajam. Pada permukaan tengah plester terdapat lapisan yang mengandung obat.
      5. Pembalut Segitiga. Pembalut segitiga (mitella) biasanya digunakan untuk korban yang mengalami kecelakaan seperti patah tulang lengan, luka di kepala atau cedera pada sendi lutut. Pembalut segitiga terbuat dari kain putih dengan ukuran 90 cm dan 125 cm. Pinggirnya tidak dijahit agar ketika dipakai tidak menekan luka atau cedera.
      6. Kapas. Kapas digunakan untuk membersihkan luka atau mengoleskan obat. Biasanya sebelum digunakan, kapas terlebih dahulu dibasahi dengan air bersih yang steril atau larutan pembersih luka, setelah itu baru dipakai untuk membersihkan luka yang kotor.
      7. Gunting. Gunting yang digunakan sebaiknya gunting perban tahan karat.
      8. Lampu senter. Lampu senter digunakan untuk melihat luka tertentu agar lebih jelas, misalnya suatu benda yang masuk ke telinga atau melihat benda yang sangat kecil di dalam luka.
      9. Jepitan. Jepitan (pinset) digunakan untuk mengambil suatu benda yang kecil di dalam luka atau mengambil kotoran yang melekat pada permukaan luka. Pinset juga biasanya dipakai untuk menjepit kapas atau kasa steril. Sebelum dipakai sebaiknya pinset dibersihkan dahulu dengaan alkohol 70% atau direbus.
      Obat-obatan P3K
      a. Obat Penghilang Rasa Sakit
      • Jenis Obat :Balsem, Minyak kayu putih, Minyak angin
      • Cara Penggunaannya. Obat diusapkan atau dioleskan pada dada, kening, leher dan perut atau diciumkan.
      • Kegunaannya. Memberi rasa segar, menghilangkan rasa sakit, melonggarkan pernapasan atau menghangatkan tubuh.
      b. Obat Luka Bakar
      • Jenis Obat :Salep minyak ikan
      • Cara penggunaannya. Oleskan salep ke permukaan luka bakar.
      • Kegunaannya. Pada luka bakar yang kecil dan ringan sangat efektif dan cepat menyembuhkan.
      c. Obat Luka Ringan
      • Jenis Obat: Obat merah, Betadin
      • Cara penggunaannya:. Bersihkan luka dengan obat pencuci luka terlebih dahulu, kemudian oleskan obat pada luka.
      • Kegunaannya:. Mempercepat penyembuhan pada luka yang ringan seperti tersayat benda tajam dan menghindarkan luka dari kotoran agar tidak infeksi.
      d. Obat Penyadar Orang Pingsan
      • Jenis Obat: Amoniak cair 25%, Eau de cologne
      • Cara penggunaannya: Basahi kapas dengan Amoniak atau Eau de cologne. Kemudian kapas didekatkan atau diciumkan ke hidung korban sampai korban sadar.
      e. Obat Pencuci Luka
      • Jenis Obat: Larutan betadin, Alkohol 70%, Boorwater (larutan boric)
      • Cara Menggunakannya Basahi kapas dengan larutan betadine, alkohol atau boorwater. Kemudian luka bersihkan dengan kapas yang sudah dibasahi dengan larutan tersebut di atas.
      Kecelakaan yang Sering Terjadi dan Cara Pertolongannya
      1. Shock
      Shock adalah gangguan keadaan umum yang disebabkan karena pembuluh darah kurang terisi sehingga aliran darah terganggu.
      a. Gejala-gejalanya
      1. Kulit dan muka korban pucat dan terasa dingin.
      2. Nadinya cepat
      3. Pernapasan cepat
      4. Korban tidak mengacuhkan keadaan sekeliling dan sering menguap
      5. Korban merasa haus
      6. Kesadarannya hilang atau berkurang
      b. Usaha Pencegahannya
      1. Letakkan korban terlentang dengan kepala lebih tinggi dari kaki.
      2. Selimutilah tubuh korban dengan selimut yang tebal supaya hangat.
      3. Jika masih sadar berilah minuman yang hangat. Kalau ada luka dalam perut, jangan sekali-kali diberi minum.
      4. Kalau korban pingsan, letakkan amoniak di bawah hidungnya.
      5. Sedapat mungkin hilangkan perasaan sakit.
      6. Pindahkan korban ke tempat yang aman dengan hati-hati.
      2. Pendarahan
      Pada tiap-tiap luka akan terjadi pendarahan. Pendarahan dapat terjadi di dalam atau di luar badan. Supaya tidak terjadi infeksi, tiap luka baik itu luka luar maupun di dalam badan harus diambil tindakan yang cepat. Kita harus membedakan dari mana darah itu keluar, apakah pendarahan itu keluar dari arteri, vena (pembuluh darah balik), atau kapiler (pembuluh darah rambut).

      Pendarahan arteri warnanya merah muda, dan darah keluar dengan memancar sesuai dengan denyutan jantung. Pendarahan vena warnanya merah tua, keluarnya cepat, tidak ada pancaran. Pendarahan kapiler warnanya merah tua atau merah muda, tidak cepat dan berdenyut, menyelubungi permukaan luka.
      Tindakan terhadap Pendarahan Luar
      Berikut adalah beberapa tindakan terhadap pendarahan luar..
      1. Menekan dengan pembalut tekan. Cara melakukannya: di atas luka diletakkan kain kasa, kemudian dibalut dengan kain pembalut. Kain kasa akan menutupi dan menekan darah yang keluar. Pendarahan vena dan pendarahan yang tidak berat dapat dihentikan dengan cara tersebut. Kalau tidak ada kain kasa, dapat juga dipergunakan sapu tangan yang bersih. Jika terjadi pendarahan di tangan atau di kaki, tangan atau kaki harus diangkat ke atas.
      2. Menekan dari atas tempat tekanan. Kalau terjadi pendarahan arteri dan pendarahan lain yang tidak dapat dihentikan setelah 5 menit dengan pembalut tekan, maka tekanan harus dilakukan pada tempat-tempat tertentu, yaitu tempat di mana arteri menyilang pada tulang. Tempat yang harus ditekan, yaitu tempat antara luka dan jantung, tempat yang paling dekat dengan luka arteri menyilang tulang. Setelah pendarahan berhenti, lakukan penekanan dengan pembalut tekan.
      3. Menahan pendarahan dengan tourniquet. Menahan pendarahan dengan tourniquet hanya dapat dilakukan dalam keadaan yang memaksa sekali, karena penggunaan tourniquet ada bahayanya. Jika penolong menggunakan tourniquet, ia harus segera diberitahukan kepada dokter, bahwa ia menggunakan tourniquet.
      3. Pernapasan Berhenti
      Pernapasan berhenti (asphyxia) disebut dengan “mati lemas”. Dalam bahasa Yunani asphyxia berarti “tidak berdenyut”, tidak tepat sebab pada kematian karena asphyxia nadi sebenarnya masih dapat berdenyut untuk beberapa menit setelah pernapasan berhenti. Pernapasan berhenti (asphyxia) adalah kekurangan oksigen yang disebabkan oleh terganggunya saluran pernapasan.
      a. Sebab-sebab terhentinya pernapasan
      1. Terhalangnya udara yang masuk ke dalam paru-paru, misalnya karena tercekik, kemasukan benda asing ke dalam tenggorokan atau kemasukan air karena tenggelam.
      2. Kelumpuhan pada pusat pernapasan di otak, misalnya karena pukulan keras di kepala atau perut, udara yang terlalu dingin atau terlalu panas, terkena aliran listrik.
      3. Sel-sel darah merah tidak dapat bekerja dengan baik.
      4. Kurangnya oksigen dalam udara, misalnya di ruangan yang tertutup rapat.
      b. Pertolongan pertama
      1. Memindahkan korban ke tempat yang udaranya bersih.
      2. Mengeluarkan segala benda yang menyumbat tenggorokan.
      3. Menutup badan korban dengan selimut supaya hangat.
      4. Melakukan pernapasan buatan.
      4. Luka
      Luka adalah jaringan kulit yang terputus, robek, rusak oleh suatu sebab.
      a. Jenis-Jenis Luka
      Luka memar (kena pukul), Luka bacok, Luka gores, Luka robek, Luka tusuk, Luka tembak, Luka potong, Luka bakar
      b. Dasar-dasar pertolongannya:
      1. Hentikan pendarahan.
      2. Tinggikan anggota badan yang terluka.
      3. Ulas luka ulas dengan mercurrohchoom 2%, tutup dengan kasa steril dan tambahkan kapas di atasnya, kapas lalu di perban. Setelah luka ditaburi obat dapat juga langsung dibalut dengan pembalut cepat.
      4. Bila luka lebar dan dalam segera bawa ke rumah sakit.
      5. Patah Tulang
      a. Ada Dua Macam Patah Tulang, yaitu
      • Patah tulang tertutup, kalau tidak ada kerusakan pada kulit.
      • Patah tulang terbuka, kalau ujung-ujung tulang yang patah menusuk kulit sampai kelihatan keluar.
      b. Tanda-Tanda Patah Tulang
      • Terasa sakit pada tempat yang patah, lebih-lebih kalau digerakkan.
      • Tidak mungkin dapat bergerak.
      • Kalau ujung-ujung tulang yang patah mendorong ke dalam, lengan atau kaki akan menjadi lebih pendek.
      • Tempat patah tulang membengkak.
      c. Upaya Pertolongan:
      • Pada patah tulang terbuka, pertama-tama harus dihentikan pendarahannya lalu ditutup dengan kain bersih, kemudian dipasang bidai agar tidak bergerak sewaktu dibawa ke dokter, rumah sakit atau Puskesmas.
      • Pada patah tulang tertutup, korban diusahakan agar tidak banyak bergerak, sehingga tidak bertambah sakit dan memperburuk keadaan patah tulangnya.
      • Bila tidak ada bidai pada tempat kecelakaan patah tulang kaki, bantal dapat dipakai sebagai ganjal atau apa saja, agar korban merasa enak dan tidak bertambah sakit
      6. Terkena Aliran Listrik
      Shock listrik terjadi bila tubuh seseorang dilalui arus listrik, badannya kena kawat listrik, kena pesawat listrik atau kena halilintar.
      a. Gejala-Gejalanya
      • Kesadaran hilang
      • Pernapasan berhenti, karena lumpuhnya pusat pernapasan.
      • Kadang-kadang luka terbakar hebat.
      • Terdapat pendarahan halus pada kulit.
      b. Cara Melepaskan dari Arus Listrik
      • Pertama-tama melepaskan kontak antara korban dengan pembawa arus listrik. Sangat berbahaya melepaskan korban dengan tangan, atau memegang badan atau pakaiannya, terlebih-lebih jika badan atau pakaian korban basah, misalnya karena keringat.
      • Kalau sekering listrik dekat, putuskan sekering dengan segera. Kalau tidak ada sekering, lakukanlah hal-hal sebagai berikut. Berdirilah di atas papan yang kering atau di atas pakaian kering. Balutlah tangan dengan pakaian kering dan tebal, atau memakai sarung tangan karet.
      • Tariklah korban pada pakaiannya yang kering untuk melepaskan korban dari pembawa arus listrik.
      • Tindakan selanjutnya, kalau korban tidak bernapas, buatlah pernapasan buatan. Pernapasan buatan harus dilakukan sampai korban dapat bernapas kembali. Setelah korban dapat bernapas kembali, balutlah lukanya.
      7. Pingsan
      Pingsan adalah suatu kondisi kehilangan kesadaran yang mendadak, dan biasanya sementara, yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Kehilangan kesadaran secara tiba-tiba, biasanya hanya beberapa detik atau menit, karena otak tidak mendapatkan cukup oksigen.
      pingsan
      a. Penyebab Pingsan
      • Postural hipotensi adalah suatu kondisi umum. Hal ini terjadi ketika seseorang telah duduk selama beberapa saat dan kemudian tiba-tiba mengalami perasaan pusing ketika berdiri.
      • Dehidrasi parah juga menyebabkan pingsan. Hal ini terutama terlihat pada anak-anak yang banyak olahraga di luar ruangan selama musim panas. Hilangnya cairan diterjemahkan kurangnya darah tersedia di otak dan otot. Penurunan volume darah adalah yang menyebabkan pingsan pada anak-anak.
      • Anemia adalah suatu kondisi kurangnya salah satu sel darah merah atau hemoglobin. Hal ini menyebabkan kurangnya jumlah oksigen mencapai otak yang menyebabkan pingsan.
      • Setiap jenis perubahan irama jantung dapat mengakibatkan fluktuasi dalam jumlah darah yang dipompa ke berbagai bagian tubuh atau yang disebut arrhythmia. Kondisi katup jantung juga dapat menyebabkan arrhythmia, sekali lagi yang dapat menyebabkan perubahan dalam fungsi hati. Ketersediaan oksigen dalam tubuh yang tiba-tiba menurun dapat menyebabkan pingsan.
      • Serangan jantung ringan atau segala jenis kematian jantung mendadak juga dapat menyebabkan seseorang pingsan.
      • Vasovagal syncope atau neurocardiogenic syncope adalah suatu kondisi di mana penurunan tekanan darah akibat tindakan saraf vagus dan membuat orang pingsan. Hal ini biasanya terlihat ketika seseorang tibatiba mendengar berita buruk atau melihat gambar berdarah, dan lainnya.
      • Pingsan selama kehamilan juga umumnya terjadi. Ada banyak faktor yang menyebabkan pingsan selama kehamilan. Kurang gizi, anemia, telentang untuk waktu lama, bisa menyebabkan pingsan selama kehamilan.
      • Penurunan gula darah tiba-tiba menyebabkan penurunan glukosa yang tersedia untuk fungsi otak. Hal ini dapat dilihat pada penderita diabetes yang cenderung overdosis insulin. Jika orang kehilangan dosis, mungkin tergoda mengambil dosis insulin tambahan untuk menebus  dosis yang terabaikan. Dalam kasus tersebut, gula darah cenderung tibatiba jatuh, dan membuat orang menjadi shock insulin.
      • Occupational syncope merupakan orang yang pingsan karena pemicu yang merupakan fungsi tubuh normal, seperti batuk, bersin, jatuh dari bangku, mengejan pada saat buang air besar, atau lainnya.
      • Ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh dapat juga membuat seseorang merasa pusing. Ini karena perubahan konsentrasi cairan dalam tubuh dan juga secara langsung mempengaruhi tekanan darah dalam tubuh.
      • Kadang-kadang, seseorang pingsan sebagai akibat dari reaksi alergi terhadap beberapa obat atau pengobatan.
      b. Gejala-gejala Pingsan
      Gejala-gejala pingsan dapat diketahui ketika seseorang mengalami pusing ketika duduk atau berdiri, mual, badan panas, dingin, berkeringat, dan kulit pucat sebelum mereka akan pingsan.
      c. Pertolongan
      Langkah pertama yang harus diambil ada yang pingsan adalah seperti berikut.
      • Mengembalikan kesadarannya dengan memberikan bau-bauan yang menyengat seperti parfum atau minyak kayu putih.
      • Buat kepalanya lebih rendah dari kaki agar darah bisa mengalir ke otak.
      • Jika korban pingsan muntah miringkan kepalanya agar jalur pernapasannya bisa lancar kembali.
      • Jika sudah sadar beri air minum.
      Pertolongan Kecelakaan di Air Menggunakan Sistem Resusitasi Jantung dan Paru (RJP)
      Pernapasan buatan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk menolong jiwa seseorang dengan jalan menimbulkan pernapasan yang spontan dan teratur. Orang tanpa hidup dengan bernafas lebih dari beberapa menit saja. Oleh karena itu, pernapasan buatan harus dilakukan dengan segera dan cara yang benar.

      a. Pedoman dalam Melakukan Pernapasan Buatan
      Yang harus dikerjakan sebelum melakukan pernapasan buatan adalah membersihkan saluran pernapasan dan melonggarkan pakaian yang menjepit leher, dada, dan perut. Kemudian, lakukanlah pernapasan buatan dengan pedoman sebagai berikut.
      • Lakukanlah pernapasan dengan segera. Apabila terlambat, jiwa penderita tidak akan tertolong.
      • Lakukan pernapasan buatan yang telah kamu kuasai betul. Jangan mencoba cara lain meskipun lebih baik jika kamu belum menguasai cara-caranya.
      • Lakukanlah pernapasan buatan sampai penderita/korban bernafas kembali.
      b. Cara Memberikan Pernapasan Buatan (dari mulut ke mulut)
      Pernapasan buatan metode mulut ke mulut adalah metode yang paling efektif dalam membantu korban ketika mengalami kesulitan bernapas. Caranya dengan menghembuskan udara ke paru-paru korban dengan mulut kamu sendiri. Cara melakukan pernapasan buatan pada dasarnya adalah sebagai
      berikut.
      • Tempatkan korban pada punggungnya seketika. Putar kepala dan bersihkan daerah kerongkongan dari air, lendir, barang-barang asing atau makanan.
      • Miringkan kepala korban ke belakang untuk membuka aliran udara.
      • Angkat dagu korban keatas supaya lidah tidak menghalangi aliran udara.
      • Pencet lubang hidung korban sehingga tertutup untuk mencegah kebocoran udara ketika kamu meniup.
      • Tempelkan bibir kamu sekitar mulut korban.
      • Hembus mulut korban sehingga kamu melihat kenaikan dada.
      • Lepaskan mulut kamu untuk membiarkan pengeluaran udara secara alami.
      • Ulangi 12 sampai 18 kali/menit, amati untuk melihat naik turunnya dada sampai pernapasan alami mulai.
      c. Cara Menolong orang yang pingsan
      • Prinsipnya sederhana. Kamu bernapas bagi korban yang tidak bereaksi. Keluarkan napasmu dari paru-paru dan masukkan ke tubuh korban melalui mulutnya. Apabila mulutnya cedera dan tidak bisa dibuka, hembuskan napas ke dalam hidungnya.
      • Posisi di samping kanan bahu korban. Miringkan kepalanya, angkat dagunya dan pencet hidung korban dengan ibu jari dan telunjuk mu. Tujuannya agar napas yang ditiupkan ke dalam mulut korban tidak keluar melalui hidung.
      • Tarik napas dalam-dalam. Buka mulutmu lebar-lebar, rapatkan sedekat mungkin ke mulut korban. Hembuskan napas ke dalamnya. Setelah itu jauhkan mulut dari korban. Berikan dua kali pernapasan yang dalam. Amati dada korban untuk memastikan udara yang ditiupkan telah dapat mengembangkan paru-parunya. Sebelum memasukkan napas berikutnya, pastikan korban sudah menghembuskan napas. Jika perut korban jadi membesar, kemungkinan saluran napasnya tersumbat atau napas yang dihembuskan terlalu banyak.
      • Periksa adanya tanda-tanda sirkulasi, misalnya bernapas, batuk, atau gerakan. Hal ini perlu waktu tak sampai 10 detik.
      • Bila tak ada tanda-tanda sirkulasi, lakukan tekanan pada jantung untuk mengalirkan darah ke otak. Bila korban menunjukkan tanda- tanda kehidupan namun tidak bernapas, lanjutkan pernapasan mulut ke mulut hembuskan udara sebanyak-banyaknya setiap 5 detik, berarti dua belas kali pernapasan setiap menit.
      • Bila napasnya lemah, dangkal atau tampak susah payah, pernapasan buatan dari mulut ke mulut mungkin masih bisa membantu. Namun bantuan pernapasanmu harus dikoordinasikan dengan napas korban. Hembuskan udara selagi ia menarik napas dan biarkan dia mengeluarkan napas dulu, baru kamu hembuskan napas lagi.
      • Telepon dokter bila kamu belum dapat mengatasinya. Lanjutkan napas buatan sambil menunggu bantuan.