Showing posts sorted by relevance for query gaya. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query gaya. Sort by date Show all posts
09 May 2017

Pengertian, Rumus, Satuan dan Macam-Macam Gaya

Pengertian, Rumus, Satuan dan Macam-Macam Gaya. Pengertian Gaya, Rumus Gaya, Satuan Gaya, dan Beragam Macam Jenis Gaya.

Pengertian Gaya 

Sumber: thefamouspeople.com
Gaya yakni tarikan atau dorongan yang terjadi pada suatu benda. Gaya dapat mengakibatkan perubahan posisi, gerak atau perubahan bentuk pada benda. Gaya termasuk juga ke dalam besaran Vektor, karena memiliki nilai dan arah. Satu Gaya disimbolkan dengan huruf F (Force) dan Satuan Gaya dalam SI (Unit Internasional) yakni Newton, disingkat dengan N.

Pengukuran gaya dapat dilakukan dengan alat yang disebut juga dengan dinamometer atau neraca pegas. Untuk menjalankan satu gaya diperlukan usaha (Tenaga), semakin besar gaya yang akan dilakukan, akan semakin besar juga Usaha (tenaga) yang perlu dikeluarkan.

Sifat-Sifat Gaya 

Bersumber pada keterangan di atas, dapat di ambil kesimpulan bila gaya memiliki beberapa karakter seperti berikut ini:
  1. Gaya dapat mengubah arah gerak benda 
  2. Gaya dapat mengubah bentuk benda 
  3. Gaya dapat mengubah posisi benda lewat cara menggerakkan atau memindahkannya 

Rumus dan Satuan Gaya 

Gaya dirumuskan dengan tiga rumusan mendasar yang menjelaskan kaitan gaya dengan gerak benda. Tiga Rumusan mendasar ini yakni Hukum Newton 1, 2, serta 3.

Hukum Newton 1 

Apabila Resultan (Penjumlahan atau pengurangan gaya) yang bekerja pada benda sama saja dengan 0, benda yang semula diam akan tetap diam, dan benda yang bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan.

Jadi Rumus Hukum Newton 1 yakni:

∑F = 0 

Keterangan:

∑F = resultan gaya (Kg m/s2) 

Hukum Newton 2 

Percepatan (Perubahan dari kecepatan) gerak benda selalu berbanding lurus dengan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda dan selalu berbanding terbalik dengan massa benda.

Jadi Rumus Hukum Newton 2 yakni:

∑F = m. a 

Keterangan:

∑F = resultan gaya (Kg m/s2) 
m = Massa Benda (Kg) 
a = percepatan (m/s2) 

Hukum Newton 3 

Setiap Tindakan akan mengakibatkan reaksi, artinya Apabila Satu benda melakukan gaya pada benda kedua makan, benda kedua akan membalas gaya dari benda pertama dengan arah yang berlawanan.

Jadi Rumus Hukum Newton 3 yakni:

∑FAKSI = -∑FREAKSI

Jenis-Jenis Gaya 

Bersumber pada Sentuhannya dengan benda, gaya dibagi jadi 2, yaitu:

Gaya Sentuh 

Sumber: tzuchischool.com
Gaya Sentuh yakni gaya yang bekerja dengan sentuhan. Artinya Satu gaya akan menghasilkan efek bila terjadi sentuhan dengan benda yang akan diberikan gaya itu, bila tidak terjadi sentuhan, gaya tidak akan bekerja pada benda. Gaya ini akan keluar ketika benda bersentuhan dengan benda lain yang menjadi sumber gaya.

Umpamanya, ketika seseorang akan memindahkan meja, ia harus menyentuh meja itu lalu mendorongnya ke tempat yang dimaksud, pada permasalahan ini terjadi sentuhan antara manusia sebagai sumber gaya, dan meja sebagai tempat yang dimaksud yang hendak diberikan gaya.

Bila tidak terjadi sentuhan antara satu sama lain, maka meja tidak akan berpindah sama seperti apa yang dikehendaki.

Gaya Tak Sentuh 

Gaya Tak Sentuh yakni gaya yang akan bekerja tanpa terjadinya sentuhan. Artinya Efek dari gaya yang dikeluarkan oleh sumber gaya tetap dapat dirasakan oleh benda walaupun mereka tidak bersentuhan.

Umpamanya yakni Gaya Magnet dan Gaya Gravitasi, pada gaya magnet, ketika kita meletakkan besi di dekat magnet (tanpa bersentuhan), besi itu akan tertarik ke arah magnet karena merasakan efek dari gaya yang dikeluarkan oleh magnet itu.

Bersumber pada Bentuk Gaya, Secara Umum dikenal 7 Bentuk Gaya paling utama, yaitu: 

Gaya Otot 

Sumber: tempo.co
Sesuai sama namanya Gaya otot yaitu gaya yang dikerjakan oleh makhluk hidup yang memiliki otot. Gaya keluar dari koordinasi dari susunan otot dengan rangka tubuh. Gaya Otot Termasuk juga ke dalam golongan Gaya Sentuh.

Umpamanya yakni seseorang yang mengangkat batu. Untuk mengangkat batu itu, otot di dalam tubuhnya bekerjasama sampai bisa menggerakan tangan untuk mengangkat batu.

Gaya Pegas 

Sumber: aqieb.com
Gaya Pegas yakni gaya di buat oleh satu pegas. Gaya pegas disebut juga dengan gaya lenting pulih yang terjadi karena adanya karakter keelastisan satu benda. Gaya Pegas termasuk juga ke dalam golongan Gaya Sentuh.

Gaya Pegas keluar karena pegas dapat memapat dan merenggang sampai bentuknya dapat kembali seperti semula setelah terjadi gaya itu.

Umpamanya yakni ketika seseorang pemanah menarik anak panah kebelakang, busur pada panah itu akan mengikuti arah busur yang ditarik, lalu setelah anak panah dilepaskan, pegas pada busur panah akan kembali ke bentuk semulanya. Contoh yang lain yakni ketapel, sistem kerjanya semacam dengan busur panah.

Gaya Gesek 

Sumber: pixabay.com
Gaya Gesek yakni gaya yang keluar karena terjadinya persentuhan langsung antara dua permukaan benda. Gaya Gesek yaitu gaya yang arahnya selalu berlawanan dengan arah gerak benda atau arah gaya luar. Gaya gesek termasuk juga ke dalam golongan gaya sentuh.

Besar kecilnya gaya gesekan diputuskan oleh halus atau kasarnya permukaan benda. Semakin halus permukaan, semakin kecil gaya gesekan yang keluar hingga gaya yang dibutuhkan untuk buat benda itu bergerak semakin kecil juga.

Umpamanya bila batu yang sama saja dengan jumlah gaya luar yang sama di gerakan pada 2 permukaan, satu di lantai keramik (Halus), satu lagi di lantai semen (kasar), gerakan batu di lantai keramik makin lebih cepat serta lebih mudah bila dibandingkan gerakan batu pada lantai semen.

Gaya Gesek terbagi jadi 2, yaitu: 

Gaya Gesek Statis, yaitu gaya gesek yang terjadi ketika benda diam. Gaya gesek statis terjadi bila gaya luar yang diperoleh pada benda nilainya sama saja dengan gaya gesekan yang terjadi sampai benda itu akan diam tidak bergerak karena resultan (penjumlahan) gaya yang terjadi kepadanya sama saja dengan 0.

Umpamanya, ketika ada satu benda ditempatkan pada bagian miring dan benda itu kita tahan dengan tangan, benda itu tidak akan bergerak (tetap diam) karena resultan gaya dari tangan kita sama saja dengan resultan gaya gesek yang terjadi, namun bila kita melepaskannya, benda itu akan kembali bergerak.

Gaya Gesek Kinetik, yaitu gaya gesek yang terjadi ketika benda dalam keadaan bergerak. Gaya Gesek Kinetik terjadi ketika nilai gaya gesek selalu lebih kecil dibanding dengan gaya luar yang bekerja padanya, sampai gaya luar menang dan buat benda itu bergerak.

Umpamanya yakni gaya gesek pada permukaan mobil dengan aspal ketika mobil bergerak, gaya gesek yang terjadi lebih kecil, dari gaya mesin hingga mobil bisa bergerak.

Gaya Mesin 

Sumber: apapengertianya.blogspot.co.id
Gaya Mesin yakni gaya yang dihasilkan oleh kerja mesin, bersamaan dengan mengembangnya teknologi, mesin yang dibuatpun semakin canggih. Gaya Mesin sangat membantu dalam memperingan kegiatan manusia. Umpamanya yakni Kerja Mobil dan Motor.

Gaya Gravitasi Bumi (Gaya Berat) 

Sumber: unikamu.blogspot.co.id
Gaya Gravitasi Bumi yakni Gaya tarik bumi pada seluruh benda bermassa yang ada pada permukaannya. Sahabat jelas sudah tahu bila oleh karena adanya gravitasi bumi, kita dapat berdiri tanpa permasalahan dipermukaannya, bila tidak ada gaya gravitasi bumi, setiap benda akan melayang seperti di luar angkasa.

Gaya Magnet 

Gaya Magnet yakni gaya pada magnet yang bisa menarik benda-benda spesifik. Benda yang bisa ditarik oleh magnet disebut juga dengan benda magnetis, umumnya terbuat dari besi atau baja, ataupun logam yang lainnya. Semakin dekat magnet dengan benda magnetis, gaya tarik magnet itu semakin besar.

Gaya magnet dapat menarik benda meskipun tanpa menyentuhnya, oleh karenanya Gaya magnet termasuk juga ke dalam golongan Gaya Tak Sentuh. Umpamanya yakni paku bila didekatkan ke satu magnet, ia akan tertarik ke arah magnet itu, paku yaitu benda magnetis.

Gaya Listrik 

Gaya Listrik yakni gaya yang dihasilkan oleh benda-benda bermuatan listrik dalam medan listrik. Umpamanya yakni kipas angin bekerja dengan mengubah daya listrik jadi daya gerak.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Rumus, Satuan dan Macam-Macam Gaya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Gaya di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Gaya. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
20 April 2017

Pengertian, Rumus, dan Aplikasi Hukum Gravitasi

Pengertian, Rumus, dan Aplikasi Hukum Gravitasi. Pengertian Hukum Gravitasi, Rumus Hukum Gravitasi, Aplikasi atau Penerapan Hukum Gravitasi. Dan, contoh hal-hal yang termasuk ke dalam Gaya Gravitasi.

Pengertian Hukum Gravitasi

Sumber: sukasaya.com
Hukum ini diperkenalkan oleh seorang pakar fisika dan matematikawan asal Inggris bernama Isaac Newton (1642-1727). Pada sejarahnya, Newton temukan hukum ini ketika dia memperhatikan peristiwa apel jatuh.

Ketika itu dia memikirkan ada satu gaya yang belum di pahami, yakni gaya yang menyebabkan benda yang awalannya diam jadi bergerak. Newton juga memahami bila gaya itu juga yang menyebabkan bulan selalu ada didekat bumi dan tetap dalam lintasan orbit yang mengitari bumi.

Newton mengatakan gaya itu sebagai gaya ‘gravitasi’ dan memutuskan bila gaya ini jelas ada diantara semua benda.

Pada sejarahnya, sebenarnya hukum gravitasi udah pernah dipikirkan oleh beberapa orang pada zaman Yunani kuno dulu.

Permasalahan yang menjadi dasar pemikiran mereka tentang fenomena gravitasi yaitu, pertama, mengapa benda-benda selalu jatuh ke permukaan tanah serta yang kedua tentang gerakan planet-planet. Ini juga merupakan pemikiran mendasar Newton tentang gravitasi.

Namun, yang membedakan antar keduanya yakni beberapa orang Yunani pada saat itu beranggapan antara momen benda yang jatuh dengan gerakan planet yaitu dua hal yang tidak sama. Sedangkan Newton melihat kedua momen itu disebabkan oleh satu hal saja dan diikat oleh hukum yang sama yakni gaya gravitasi.

Gaya gravitasi yakni gaya tarik menarik antar dua benda yang memiliki massa. Gravitasi matahari menyebabkan benda-benda di sekitar matahari beredar mengelilinginya. Begitu juga halnya dengan gravitasi bumi yang menarik benda di sekitarnya baik itu di dalam atau di luar angkasa (bulan, meteor, satelit dan sebagainya) asalkan benda itu memiliki massa.

Hukum gravitasi universal mengatakan bila setiap massa benda menarik massa benda yang lain dengan gaya yang menghubungkan kedua benda.

Besar gaya ini yaitu berbanding lurus dengan perkalian kedua massa dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa benda itu.

Apabila dua buah benda bermassa m1 dan m2 dipisahkan oleh jarak R, besar gaya gravitasi antara kedua benda yakni:
Sumber: softilmu.com
Keterangan: 

F = gaya tarik gravitasi (N)
G = konstanta gravitasi umum (6, 673 x 10–11 Nm2/kg2)
m1, m2 = massa masing-masing benda (kg)
R2 = jarak antara kedua benda (m)
Sumber: softilmu.com
Pada gambar di atas, F12 yaitu gaya gravitasi yang dilakukan m1 pada m2 sedangkan F21 yaitu gaya yang dilakukan m2 pada m1. F12 bekerja pada m2 menuju m1, begitu juga sebaliknya dengan F21 bekerja pada m1 dan menarik m1 menuju m2.

F12 dan F21 mempunyai besar yang sama saja dengan arah yang saling berlawanan sampai disebut juga dengan pasangan aksi reaksi. Pada gambar ada juga unsur r, di mana r yaitu jarak antara pusat m1 dan pusat m2.

Pada gambar telah terdeskripsikan bagaimana hubungan antara gaya, massa dan jarak. Namun, ada yang kurang jika dilihat bersumber pada rumusnya yaitu nilai konstanta gravitasi umum.

Nilai konstanta gravitasi umum (G) ditetapkan dari hasil percobaan yang dilakukan oleh Henry Cavendish pada tahun 1798 dengan menggunakan perlengkapan neraca Cavendish.
Sumber: softilmu.com
Seperti yang terlihat pada gambar di atas neraca Cavendish mempunyai dua bola kecil yang bermassa masing-masing m1 yang diletakkan di ujung batang kecil yang digantungkan dengan seutas tali. Tidak cuma bola kecil, tetapi ada pula dua bola besar dengan massa m2.

Di bagian atas serat penggantung diletakkan satu cermin kecil untuk memantulkan berkas cahaya yang akan diamati puntiran seratnya. Dengan keberadaan gaya gravitasi antara kedua bola serat akan terpuntir. Puntiran ini menggeser berkas cahaya pada skala pengukur.

Setelah gaya antara dua massa dan massa masing-masing bola terarah, akan didapat konstanta gravitasi umum seperti yang diketemukan Cavendish yaitu sebesar 6, 673 x 10–11 Nm2/kg2.

Penerapan Hukum Gravitasi 

Sumber: uniqpost.com

Mengkalkulasi Massa Bumi 

Massa bumi dapat dihitung dengan menggunakan nilai konstanta gravitasi umum (G). Bersumber pada rumus dari percepatan gravitasi bumi, setelah di ketahuinya besar jari-jari bumi yaitu R = 6, 37 × 106 m (bumi di anggap bulat sempurna) kita dapat mengkalkulasi massa bumi, lewat cara sebagai berikut ini:
Sumber: softilmu.com

Mengkalkulasi Massa Matahari 

Di ketahui rata-rata jari-jari lintasan orbit bumi yaitu sebesar rB=1, 5 x 1011m dan periode revolusi bumi selama 1 tahun = 3 x 107 s. Bersumber pada itu, kita dapat mencari massa matahari lewat cara sebagai berikut ini:
Sumber: softilmu.com

Mengkalkulasi Kecepatan Satelit 

Satelit yaitu benda luar angkasa yang mengelilingi benda yang lain yang memiliki massa yang lebih besar dari massa satelit itu, seperti bulan yang juga merupakan satelitnya bumi. Mengkalkulasi kecepatan satelit dapat dipakai dalam dua cara yaitu dengan hukum gravitasi dan gaya sentrifugal.

Bersumber pada hukum kedua Newton kita dapat mengkalkulasi kecepatan satelit yaitu dengan menggunakan nilai massa Bumi (M) dan jari-jari bumi (R). Rumus dan caranya yaitu sebagai berikut ini:
Sumber: softilmu.com

Mengkalkulasi Jarak Satelit yang Mengorbit Bumi 

Dengan rumus gaya sentripetal dan rumus gaya gravitasi kita dapat mencari nilai dari jarak satelit yang mengorbit bumi, yaitu sebagai berikut ini:
Sumber: softilmu.com
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Rumus, dan Aplikasi Hukum Gravitasi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hukum Gravitasi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Gravitasi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
27 March 2017

Pengertian, Konsep, Rumus, dan Aplikasi Hukum Hooke

Pengertian, Konsep, Rumus, dan Aplikasi Hukum Hooke. Pengertian Hukum Hooke, Konsep yang digunakan dalam Hukum Hooke, Rumus dari Hukum Hooke, Satuan yang dipakai dalam Hukum Hooke, dan Aplikasi atau Penerapan Hukum Hooke dalam Kehidupan Sehari-hari.

Pengertian Hukum Hooke 

Sumber: 4muda.com
Hukum Hooke serta elastisitas yaitu dua arti yang sama-sama berkaitan. Untuk mengerti arti kata elastisitas, beberapa orang menganalogikan istilah itu dengan benda-benda yang terbuat dari karet, meskipun pada intinya tidak semua benda dengan bahan dasar karet miliki sifat elastis.

Kita ambil dua contoh karet gelang serta permen karet. Apabila karet gelang itu ditarik, panjangnya selalu bertambah hingga batas tertentu. Lantas, Bila tarikan dilepaskan panjang karet gelang akan kembali seperti semula.

Tidak sama halnya dengan permen karet, Apabila ditarik panjangnya selalu bertambah hingga batas tertentu namun bila tarikan dilepaskan panjang permen karet tidak akan kembali seperti semula. Hal semacam ini dapat terjadi lantaran karet gelang sifatnya elastis sedangkan permen karet miliki sifat plastis.

Namun, bila karet gelang ditarik terus-terusan ada kalanya bentuk kareng gelang tidak kembali seperti semula yang artinya karakter elastisnya udah hilang. Hingga diperlu tingkat kejelian yang tinggi untuk menggolongkan mana benda yang sifatnya elastis serta plastis.

Jadi, dapat diambil kesimpulan kalau elastisitas yakni kapabilitas sebuah benda untuk kembali pada bentuk awal setelah gaya pada benda itu di hilangkan. Kondisi di mana sebuah benda tidak dapat lagi kembali pada bentuk semula akibat gaya yang didapatkan pada benda sangat besar disebut sebagai batas elastis.

Sedangkan hukum Hooke yaitu ide yang dikenalkan oleh Robert Hooke yang menyelidiki hubungan antara gaya yang bekerja pada suatu pegas/benda elastis yang lain agar benda itu bisa kembali pada bentuk seluruh atau tidak melampaui batas elastisitasnya.

Dengan hal tersebut, bisa diambil kesimpulan kalau Hukum Hooke mengulas jumlah gaya maksimum yang bisa diberikan pada suatu benda yang sifatnya elastis (biasanya pegas) supaya tidak melewati batas elastisnya serta menghilangkan karakter elastis benda itu.

Aplikasi Hukum Hooke

Sumber: maghfiroherdan.wordpress.com
Dalam pengaplikasian hukum Hooke amat berhubungan erat dengan benda benda yang prinsip kerjanya menggunakan pegas serta yang miliki sifat elastis. Prinsip hukum Hooke udah diaplikasikan pada beberapa benda-benda berikut ini:
  1. Mikroskop yang peranannya untuk melihat jasad-jasad renik yang amat kecil yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang 
  2. Teleskop yang peranannya untuk melihat benda-beda yang letaknya jauh agar terlihat dekat, seperti benda luar angkasa 
  3. Alat pengukur percepatan gravitasi bumi 
  4. Jam yang menggunakan peer sebagai pengatur waktu 
  5. Jam kasa atau kronometer yang digunakan untuk menentukan garis atau kedudukan kapal yang ada di laut 
  6. Sambungan tongkat-tongkat persneling kendaraan baik sepeda motor ataupun mobil 
  7. Ayunan pegas 
Beberapa benda yang udah disebutkan di atas memiliki fungsi penting dalam kehidupan manusia. Dengan kata lain, gagasan Hooke memberi efek positif pada mutu hidup manusia.

Bunyi Hukum Hooke 

Hukum Hooke berbunyi kalau besarnya gaya yang bekerja pada benda sepadan dengan pertambahan panjang bendanya. Jelas hal semacam ini berlaku padan lain yang elastis (bisa merenggang).

F = k. x

Keterangan:

F = gaya yang bekerja pada pegas (N)
k = konstanta pegas (N/m)
x = pertambahan panjang pegas (m)

Besaran Dan Rumus Dalam Hukum Hooke Serta Elastisitas 

Tegangan 

Tegangan yaitu sebuah kondisi di mana satu benda mengalami pertambahan panjang saat satu benda di beri gaya pada satu diantara ujungnya sedangkan ujung yang lain ditahan.

Misalnya. seutas kawat dengan luas penampang x m2, dengan panjang awal mula x meter ditarik dengan gaya sebesar N pada satu diantara ujungnya sedangkan pada ujung yang lain ditahan kawat akan mengalami pertambahan panjang sebesar x meter.

Fenomena ini mengambarkan sebuah tegangan yang mana dalam fisika disimbolkan dengan σ serta secara matematis dapat ditulis seperti berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

F = Gaya (N)
A = Luas penampang (m2)
σ = Tegangan (N/m2 atau Pa)

Regangan 

Regangan yaitu sebuah perbandingan antara pertambahan panjang kawat dalam x meter dengan panjang awal kawat dalam x meter.

Regangan ini dapat terjadi karena gaya yang diberikan pada benda maupun kawat itu di hilangkan, hingga kawat kembali pada bentuk awal.
Hubungan ini secara matematis dapat dituliskan seperti berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

e = Regangan
ΔL = Pertambahan panjang (m)
Lo = Panjang awal mula (m)

Sesuai sama persamaan di atas, regangan (e) tidak memiliki satuan karena pertambahan panjang (ΔL) serta panjang awal (Lo) yaitu besaran dengan satuan yang sama

Modulus Elastisitas (Modulus Young) 

Dalam fisika, modulus elastisitas disimbolkan dengan E. Modulus elastisitas menggambarkan sebuah perbandingan antara tegangan dengan regangan yang dialami bahan. Dengan kata lain, modulus elastis sepadan dengan tegangan serta berbanding terbalik regangan.
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

E = Modulus elastisitas (N/m)
e = Regangan
σ = Tegangan (N/m2 atau Pa)

Mampatan 

Mampatan yaitu sebuah kondisi yang nyaris sama dengan regangan. Ketidaksamaannya terdapat pada arah perpindahan molekul benda setelah di beri gaya. Berbeda halnya pada regangan di mana molekul benda akan terdorong keluar sesudah di beri gaya. Pada mampatan, setelah di beri gaya, molekul benda akan terdorong ke dalam (memampat).

Hubungan Antara Gaya Tarik serta Modulus Elastisitas 

Apabila ditulis secara matematis, hubungan pada gaya tarik serta modulus elastisitas mencakup:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

F = Gaya (N)
E = Modulus elastisitas (N/m)
e = Regangan
σ = Tegangan (N/m2 atau Pa)
A = Luas penampang (m2)
E = Modulus elastisitas (N/m)
ΔL = Pertambahan panjang (m)
Lo = Panjang awal mula (m)

Hukum Hooke 

Hukum Hooke menyebutkan bahwa “bila gaya tari tidak melampaui batas elastis pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus dengan gaya tariknya”. Secara matematis ditulis sebagai berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

F = Gaya luar yang diberikan (N)
k = Konstanta pegas (N/m)
Δx = Pertanbahan panjang pegas dari posisi normalnya (m)

Hukum Hooke untuk Susunan Pegas 

Susunan Seri 

Bila dua buah pegas yang memiliki tetapan pegas yang sama dirangkaikan secara seri, panjang pegas jadi 2x. Oleh karena itu, persamaan pegasnya yakni sebagai berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

Ks = Persamaan pegas
k = Konstanta pegas (N/m)

Sedangkan persamaan untuk n pegas yang tetapannya serta disusun seri ditulis seperti berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

n = Jumlah pegas

Susunan Paralel 

Bila pegas disusun secara paralel, panjang pegas akan tetap seperti semula, sedangkan luas penampangnya jadi lebih 2x dari semula apabila pegas disusun 2 buah. Mengenai persamaan pegas untuk dua pegas yang disusun secara paralel, yakni:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

Kp = Persamaan pegas susunan paralel
k = Konstanta pegas (N/m)

Sedangkan persamaan untuk n pegas yang tetapannya sama serta disusun secara paralel, akan dihasilkan pegas yang lebih kuat lantaran tetapan pegasnya jadi lebih besar. Persamaan pegasnya bisa ditulis sebagai berikut ini:
Sumber: gurupendidikan.com
Keterangan:

n = Jumlah pegas

Contoh Soal Hukum Hooke 

Sebuah pegas mempunyai sebuah pertambahan panjang 0,25 meter setelah diberikan gaya. Apabila pada pegas bertuliskan 400 N/m. Berapakah gaya yang dikerjakan ada pegas itu?

Diketahui:

x = 0, 25 m
k = 400 N/m

Ditanya: F….?

Jawaban:

F = k. x
F = 400 N/m x 0, 25 m
F = 100 N

Jadi gaya yang diberikan pada pegas tersebut yaitu 100 Newton.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian, Konsep, Rumus, dan Aplikasi Hukum Hooke, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hukum Hooke di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hukum Hooke. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. gurupendidikan.com 
26 December 2016

Pengertian Kepemimpinan : Sejarah Dan Fungsi Kepemimpinan

Pengertian Kepemimpinan

Secara umum, Pengertian Kepemimpinan adalah suatu kekuatan yang menggerakkan perjuangan atau kegiatan yang menuju sukses. Kepemimpinan dapat juga diartikan sebagai proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Kepemimpinan merupakan proses mempengaruhi aktivitas kelompok dalam rangka perumusan dan pencapaian tujuan. Kepemimpinan berasal dari kata pemimpin. Pengertian pemimpin adalah suatu peran atau ketua dalam sistem di suatu organisasi atua kelompok. Sedangkan kepemiminan merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk memengaruhi orang-orang untuk bekerja mencapai tujuan dan sasaran.

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli - Pentingnya arti kepemimpinan terlihat dari banyak para ahli yang memberikan pendapatnya dalam mendefinisikan pengertian kepemimpinan. Pengertian kepemimpinan menurut para ahli adalah sebagai berikut :

Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli Luar Negeri
  • George R. Terry (1972:458): Pengertian Kepemimpinan menurut George R. Terry adalah aktivitas mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi. 
  • Stoner: Menurut Stoner, pengertian kepemimpinan adalah suatu proses mengenai pengarahan dan usaha untuk mempengaruhi kegiatan yang berhubungan dengan anggota kelompok. 
  • Jacobs dan Jacques (1990:281): Pengertian kepemimpinan menurut Jacobs dan Jacques adalah sebuah proses memberi arti terhadap usaha kolektif, dan mengakibatkan kesediaan untuk melakukan usaha yang diinginkan untuk mencapai sasaran. 
  • Hemhiel dan Coons (1957:7): Menurut Hemhiel dan Coons, bahwa pengertian kepemimpinan adalah perilaku dari seseorang individu yang memimpin aktivitas-aktivitas suatu kelompok ke suatu tujuan yang akan dicapai bersama (shared goal). 
  • Ralph M. Stogdill: Pengertian kepemimpinan menurut Ralph M. Stogdill adalah suatu proses mempengaruhi kegiatan-kegiatan sekelompok orang yang terorganisasi dalam usaha mereka menetapkan dan mencapai tujuan. 
  • Rauch dan Behling (1984:46): Pengertian kepemimpinan menurut Rauch dan Behling adalah proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasikan ke arah pencapaian tujuan. 
  • Wexley dan Yuki (1977): Pengertian kepemimpinan menurut Wexley dan Yuki adalah mempengaruhi orang lain untuk lebih berusaha mengarahkan tenaga, dalam tugasnya atau merubah tingkah laku mereka.  
Pengertian Kepemimpinan Menurut Para Ahli Indonesia
  • Wahjosumidjo (1987:11): Pengertian kepemimpinan menurut Wahjosumidjo adalah suatu yang melekat pada diri seorang pemimpin yang berupa sifat-sifat tertentu seperti: kepribadian (personality), kemampuan (ability), dan kesanggupan (capability), kepemimpinan sebagai rangkaian kegiatan (activity) pemimpin yang tidak dapat dipisahkan dengan kedudukan (posisi) serta gaya atau perilaku pemimpin itu sendiri. Kepemimpinan adalah proses antarhubungan atau interaksi antara pemimpin, pengikut dan situasi. 
  • Sutarto (1998b:25): Menurut Sutarto, pengertian kepemimpinan adalah rangkaian kegiatan penataan berupa kemampuan mempengaruhi perilaku orang lain adalah situasi tertentu agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 
  • S.P.Siagian: Pengertian kepemimpinan menurut S.P.Siagian adalah kemampuan dan keterampilan seseorang untuk menduduki jabatan sebagai pimpinan dalam suatu pekerjaan untuk mempengaruhi perilaku orang lain, terutama bawahannya supaya berpikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku positif ini memberikan sumbangna nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. 
  • Moejiono (2002): Pengertian kepemimpinan dimana menurut moejiono bahwa kepemimpinan adalah sebagai akibat penagaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. 

Fungsi Kepemimpinan 

Fungsi Kepemimpinan memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut :
  1. Memprakarsai struktur organisasi 
  2. Menjaga koordinasi dan integrasi di dalam organisasi agar dapat berjalan dengan efektif. 
  3. Merumuskan tujuan institusional atau organisasional dan menentukan sarana serta cara-cara yang efisien dalam mencapai tujuan tersebut. 
  4. Mengatasi pertentangan serta konflik-konflik yang muncul dan mengadakan evaluasi serta evaluasi ulang. 
  5. Mengadakan revisi, perubahan, inovasi pengembangna dan penyempurnaan dalam organisais.
  6. Pada hakikatnya, fungsi kepemimpinan terdiri dari dua aspek yaitu sebagai berikut... 
  7. Fungsi Administrasi, yaitu mengadakan formulasi kebijaksanaan administrasi dan menyediakan fasilitasnya. 
  8. Fungsi Sebagai Top Manajemen, adalah mengadakan planning, organizing, staffing, directing, commanding, controlong, dsb. 
  9. Fungsi Kepemimpinan Menurut Hadari Nawawi - Menurut Hadari Hawawi bahwa fungsi kepemimpinan yaitu sebagai berikut :
  • Fungsi Instruktif, adalah pemimpin sebagai komunikator yang menentukan apa (isi perintah), bagiamana (cara mengerjakan perintah), bilamana (waktu memulai, melaksanakan dan melaporkan hasilnya), dan diman (tempat mengerjakan perintah) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Sehingga fungsi orang yang dipimpin hanyalah melaksanakan suatu perintah. 
  • Fungsi Konsultatif, adalah pemimpin menggunakan fungsi konsultatif sebagai bentuk dari komunikasi dua arah untuk usaha menetapkan keputusan yang membutuhkan pertimbangna dan konsultasi dengan orang yang dipimpinnya. 
  • Fungsi Partisipasi, adalah pemimpin dapat mengaktifkan anggotanya dalam pengambilan keptuusan maupun dalam melaksanakannya. 
  • Fungsi Delegasi, adalah pemimpin memberikan pelimpahan wewenang yang membuat atau sampai dengan menetapkan keputusan. Fungsi delegasi merupakan kepercayaan seorang pemimpin kepada seorang yang diberikan pelimpahan wewenang untuk bertanggung jawab. 
  • Fungsi Pengendalian, adalah pemimpin dapat membimbing, mengarahkan, koordinasi dan pengawasan terhadapa aktivitas anggotanya. 

Sejarah Kepemimpinan 

Awalnya, kepemimpinan dipercaya oleh masyarakat dahulu bahwa kepemimpinan merupakan suatu bapak yang tidak semua orang dapat memiliki bakat kepemimpinan karena kepemimpinan merupakan kemampuan yang dibawa sejak lahir. Sehingga banyak orang yang berpendapat bahwa teori dan ilmu kepemimpinan tidak di butuhkan.

Kepemimpinan dapat sukses dijalankan tanpa didasari oleh teori, tanpa pelatihan dan pendidikan sebelumnya. Kepemimpinan adalah jenis pemimpin yang tidak ilmiah yang dilakukan berdasarkan bakat menguasai seni memimpin.

Dalam perkembangannya, kepemimpinan secara ilmiah bermunculan dan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan manajemen ilmiah (scientific managemen), yang dipelopori oleh ilmuwan Frederick W. Taylor abad ke-20 dan perkembangannya memunculkan satu ilmu kepemimpinan yang tidak didasari dari bakat dan pengalaman saja, tetapi mempersiapkan secara berencana dan melatih yang dilakukan dengan perencanaan, percobaan, penelitian, analisis, suprevisi dan penggemblengan secara sistematis untuk membangikan sifat-sifat pemimpin yang unggul, agar mereka berhasil dalam setiap tugasnya.

Berkembangnya ilmu kepemimpinan, kepemimpinan berdasarkan bakat alam tidak lagi menjadi acuan, namun kepemimpinan melalui pelatihan dan pendidikan menjadi kemampuan untuk memengaruhi menggerakkan suatu karya bersama.

Gaya kepemimpinan

Adapun gaya-gaya kepemimpinan yaitu sebagai berikut
  • Gaya Kepemimpinan Diplomatis
Kelebihan gaya kepemimpinan diplomatis ini terdapat di penempatan perspektifnya. Banyak orang seringkali selalu melihat dari satu sisi, yaitu pada sisi keuntungan dirinya. Sisanya, melihat dari sisi keuntungan pada lawannya. Hanya pemimpin dengan mengguanakan kepribadian putih ini yang hanya bisa melihat kedua sisi, dengan jelas! Apa yang dapat menguntungkan dirinya, dan juga dapat menguntungkan lawannya.
Kesabaran dan kepasifan merupakan kelemahan pemimpin dengan menggunakan gaya diplomatis ini. Umumnya, mereka sangat begitu sabar dan sanggup dalam menerima tekanan. Namun kesabarannya ini dapat sangat keterlaluan. Mereka dapat menerima perlakuan yang takmenyengangkan tersebut, tetapi pengikut-pengikutnya tidak menerimanya. Dan seringkali hal inilah yang membuat para pengikutnya akan meninggalkan si pemimpin.
  • Gaya Kepemiminan Moralis
Kelebihan dari gaya kepemimpinan moralis seperti ini ialah pada umumnya Mereka hangat dan sopan untuk semua orang. Mereka mempunayi empati yang tinggi terhadap segala permasalahan dari para bawahannya, juga sabar, murah hati Segala bentuk kebajikan-kebajikan ada dalam diri pemimpin tersebut. Orang – orang akan datang karena kehangatannya terlepas dari semua kekurangannya. Kelemahan dari pemimpinan seperti ini ialah emosinya. Rata-rata orang seperti ini sangatlah tidak stabil, terkadang dapat tampak sedih dan sangat mengerikan, kadang pula bisa saja sangat begitu menyenangkan dan bersahabat.
  •  Gaya Kepemimpinan Administratif
Gaya kepemimpinan tipe ini akan terkesan kurang inovatif dan telalu kaku dalam memandang aturan. Sikapnya sangat konservatif serta kelihatan sekali takut di dalam mengambil resiko dan mereka cenderung akan mencari aman.
  • Gaya kepemimpinan analitis (Analytical).
Dalam gaya kepemimpinan tipe ini,  biasanya untuk pembuatan keputusan didasarkan pada suatu proses analisis,  terutama analisis logika dari setiap informasi yang didapatkan. Gaya ini akan berorientasi pada hasil dan akan lebih menekankan pada rencana-rencana rinci serta berdimensi jangka panjang. Kepemimpinan model ini sangatlah mengutamakan logika dengan menggunakan beberap pendekatan-pendekatan yang masuk akal serta kuantitatif.
  •  Gaya kemimpinan   asertif (Assertive).
Gaya kepemimpinan ini bersifat lebih agresif dan memiliki perhatian yang sangat begitu besar pada suatu pengendalian personal dibandingkan dengan gaya kepemimpinan yang lainnya. Pemimpin tipe asertif lebih terbuka didalam konflik dan kritik. Setiap Pengambilan keputusan muncul dari suatu proses argumentasi dengan adanya beberapa sudut pandang sehingga muncullah kesimpulan yang memuaskan.
  • Gaya kepemimpinan entrepreneur.
Gaya kepemimpinan ini sangatlah menaruh perhatian pada kekuasaan dan hasil akhir serta  kurang mengutamakan  untuk kebutuhan akan kerjasama. Gaya kepemimpinan model ini biasanya akan selalu mencari pesaing dan akan menargetkan standar yang tinggi.
29 December 2016

Pengertian Atom : Massa, Bentuk Dan Gaya Atom


Pengertian Atom

Salah satu teori atom yang paling populer tentunya adalah Teori Dalton yang hingga saat ini masih menjadi rujukan bagi para ilmuwan. Sejarah perkembangan atom tentunya dimulai dari para ilmuwan yang mencoba menganalisis mengenai sebuah peristiwa perubahan pada zat yang terjadi dilingkungan sekitar.

Pengertian atom yang pertama tercatat dari Yunani oleh Leucippus dan Democritus  pada awal tahun 500 SM-400 SM bahwa setiap materi dapat dibagi menjadi bagian yang lebih kecil hingga diperoleh bagian terkecil yang tidak dapat dibagi lagi yang disebut atomos (atom) dan atom adalah penyusun terkecil dari segala materi yang ada. Dengan kata lain, atom atau atomos adalah partikel terkecil yang tidak dapat dibagi atau dibelah lagi.

Pengertian Atom Menurut Para Ahli

  • Stern Gerlach

Teori atom terus berkembang hingga tahun 1922 yang kemudian seorang Ilmuwan juga turut mengemukakan pendapatnya mengenai atom dari hasil penelitiannya membuktikan bahwasanya atom memiliki sifat yang kauntum. Hal tersebut didapat dari uji coba yang dilakukan saat sinar atom perak diberikan sedikit tekanan melalui medan magnet yang kemudian data/benda tersebut digerakan secara terpisah hingga membentuk sudut spin lalu hasilnya bagian berkas tersebut bergerak menyebar tak menentu yang menghasilkan kesimpulan tergantung pada spin atom tersebut melintas apakah keatas atau kebawah.

  • Demokritos

Teori mengenai atom selanjutnya datang dari ilmuwan bernama Demokritos yang menuturkan jika atom merupakan kumpulan partikel kecil dalam jumlah banyak kemudian melekati dan menyusun hampir seluruh materi yang ada di alam semesta. Dalam kata lain teori ini menyebutkan jika materi yang ada di bumi dan isinya merupakan bagian dari  unsur atom.

  • J.J. Thomson

Goyahnya teori atom Dalton secara tak langsung memang lebih karena kehadiran Teori baru dari Ilmuwan bernama J.J Thomson. Menurutnya atom lebih diibaratkan seperti bola yang memiliki kemampuan energi ataupun muatan positif dan negatif seperti pada proton dan neutron dan juga mampu menyebar secara merata.

  • Bohr

Tak cukup sampai disitu misteri atom juga turut mengundang Ilmuwan Fisika asal Denmar yakni Niels Bohr yang juga menjelaskan mengenai teori atom. Berawal dari kegagalan teori Rutherford, Bohr mencoba melengkapi sekaligus menambal sisi lemah teori sebelumnya dengan tiga ketentuan:

  • Kententuan pertama seputar rotasi yang dibuat elektron dengan mengelilingi inti dengan sebutan lintasa stasioner.
  • Ketentuan kedua mengatakan bahwasanya elektron memiliki kemampuan untuk melakukan perpindahan dari satu lintasan ke lintasan yang lain sesuai dengan rotasi yang ada.
  • Lintasan-lintasan yang diperkenankan elektron adalah lintasan-lintasan yang mempunyai momentum sudut kelipatan bulat.

  • Ernest Rutherford

Salah satu Ilmuwan terkenal bernama Ernest juga turut menuturkan mengenai teori atom dimana atom merupakan bagian partikel yang memiliki inti atau yang biasa disebut dengan "Inti Atom". Didalam inti atom terdapat dua partikel yang dikenal dengan proton dan neutron.

  • Robert Boyle

Diawali dari pendapat Robert Boyle mengenai pengertian Atom yang dikemukakannya pada tahun 1661 dengan meluncurkan sebuha buku yang berjudul "The Sceptical Chymist" dan didalamnya berisi mengenai teori atom dimana dunia dan isinya (materi yang terkandung didalamnya) merupakan hasil bentukan dari kombinasi beragam atom yang berbeda.
Pengertian Atom Menurut Antoine Lavoisier

Selanjutnya di tahun 1789 muncul Ilmuwan bernama Antoine Lavoisier yang turut mengemukakan pendapatnya mengenai Atom dengan istilah unsur yang merupakan salah satu bahan dasar yang memiliki kemampuan yakni tak dapat dibagi lagi meskipun dianalisa dengan menggunakan metode kimia.

  • John Dalton

Teori atom selanjutnya yang paling terkenal hadir di tahun 1803 melalui Ilmuwan bernama John Dalton yang menyebutkan bahwa alasan unsur dapat selalu bereaksi seperti halnya sifat gas yang selalu larut dalam air ketimbang gas lain yang tentunya didalamnya terdapat fungsi atom yang kemudian dijelaskan lebih dalam bahwasanya pada setiap elemen yang memiliki unsur atom dengan sifat tunggal dinyatakan dapat bergabung dengan bentuk senyawa kimia lainnya.

Akan tetapi jangan disalah artikan bahwa tentang pengertian atom yang tidak dapat dibelah lagi. Pengertian atom ini membatasi apa itu atom sebenarnya. Atom sebagai penyusun dari zat sehingga memiliki sifat yang sama. Dijelaskan sekarang ini kita mampu membuat atom menjadi tinggal elektron, proton dan neutron saja, bahkan hingga ke bagian quark atau penyusun proton sekalipun. Akan tetapi, bila anda melakukan hal tersebut, atom tersebut tidak lagi mewakili zat tersebut. Contoh, atom hidrogen bila anda membelahnya tidak lagi menjadi atom, melainkan sebagai ion. Analoginya seperti satu kotak gula yang dibelah belah hingga sangat kecil, bagian tersebut masih memiliki sifat gula yaitu manis, akan tetapi, bila anda membelahnya lagi, hingga penyusun gula yaitu karbon, oksigen dan hidrogen, maka sifat gula akan hilang.

Setiap atom tersusun atas partikel dasar. Partikel dasar pembentuk atom terdiri atas proton, neutron dan elektron. Berikut pengertiannya:

  • Pengertian proton adalah partikel yang membentuk atom yang memiliki massa sama dengan 1 sma (smu) dan memiliki muatan +1
  • Pengertian neutron adalah partikel yang membentuk atom yang memiliki massa 1 sma (smu) dan bermuatan netral
  • Pengertian elektron adalah partikel pembentuk atom yang tidak memiliki massa dan bermuatan -1. 
  • Pengertian nukleus dalam atom adalah inti atom yang bermuatan positif karena tersusun atas partikel proton dan partikel neutron.

Massa Atom

Atom pada unsur yang berbeda memiliki massa yang bervariasi. Massa tersebut tergantung pada jumlah proton dan neutron di dalam intinya. Sebuah atom hidrogen memiliki satu proton dan tidak memiliki neutron, sehingga hanya memiliki massa atom satu. Semakin besar massa atom, semakin kecil atom tersebut.

Bentuk Atom

Atom memiliki bentuk yang bervariasi, yang disebut Isotop. Masing-masing bentuk memiliki jumlah proton dan elektron yang sama tetapi jumlah neutron yang berbeda. Jadi semua isotop dari sebuah atom memiliki nomor atom yang sama namun nomor massa yang berbeda.
Isotop-isotop memiliki sifat-sifat fisik yang sama, namun sifat kimia yang berbeda. Sebagian besar atom dalam sebuah unsur merupakan satu jenis unsur.

Muatan Listrik

Kebanyakan dari atom-atom yang ada memiliki muatan listrik yang netral, artinya jumlah proton yang bermuatan positif dan jumlah elektron yang bermuatan negatif sama banyak. Muatan-muatan yang memiliki gaya tarik menarik ini saling meniadakan.

Nomor Atom

Atom-atom dari zat yang berbeda memiliki jumlah proton yang tidak sama pula di dalam intinya. Jumlah proton dalam inti ini disebut Nomor Atom.  Apabila jumlah proton dalam inti atom berubah, maka atom tersebut akan berubah menjadi atom dengan sifat berbeda dari sebelumnya.

Gaya Atom

Elektron yang bermuatan negatif akan dijaga tetap berada di orbit sekeliling inti bermuatan positif oleh gaya elektromagnetik. Gaya tarik inti, yang mejaga proton dan neutron tetap di dalam inti atom merupakan gaya yang paling kuat di alam semesta ini. Gaya ini seratus kali lebih kuat dibandingkan gaya elektromagnetik.
27 March 2017

Proses Terbentuknya Bumi

Proses Terbentuknya Bumi. Pengertian Bumi, Proses Terbentuknya Bumi, Berbagai Macam Teori yang diakui dalam Penjelasan Terbentuknya Bumi, dan segala Hal yang menjelaskan bagaimana Bumi ada hingga saat ini. Dan apa-apa saja yang menjadi bagian dari Bumi.

Pengertian Bumi 

Sumber: sariwaran.com
Bumi adalah tempat semua makhluk hidup menjalankan kehidupan, namun tahukah anda proses terbentuknya bumi?

Pada kesempatan ini kita akan menerangkan kedua proses terbentuknya bumi yakni proses terbentuknya bumi secara singkat serta proses terbentuknya bumi bersumber pada teori-teori dari beberapa pakar yang dihubungkan bersama dengan teori-teori perkembangan bumi.

Seperti yang kita pahami kalau bumi terbentuk kurang lebih 250 juta tahun waktu lalu di mana pada saat itu daratan tidak terpisah-pisah yang diberi nama sebagai Pangea.

Sewaktu 200 juta tahun waktu lalu terbentuklah dua benua besar hasil dari pecahan Pangea yakni Laurasia serta Gondwana. Laurisia saat ini terbagi dalam benua Amerika Utara, Asia Timur, Eropa serta sibagian dari Asia Tengah.

Sedangkan Gondwana terbagi dalam Afrika, Australia, Amerika Selatan, Indian, serta Asia sisi yang lain. Tidak berlangsung lama, lantas dua benua besar terpecah-pecah, tenggelam, serta bertubrukan dengan sisi yang lain.

Bumi terdiri atas beberapa susunan yang didalamnya ada bahan material pembentuk bumi serta semua kekayaan alam. Dalam bumi ada bentuk yang beragam dari mulai daratan, pegunungan, lautan, lembah, danau, perbukitan dan sebagainya.

Bumi terbentuk bersamaan dengan terbentuknya tata surya hingga proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses terbentuknya tata surya..

Proses Terbentuknya Bumi

Sumber: faridhendrapradana.wordpress.com
Dalam terbentuknya bumi tidak di ketahui secara pasti namun yang di ketahui kalau proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses terbentuknya tata surya yang menurut pendapat beberapa pakar yang menyampaikan teori-teorinya proses terbentuknya tata surya yang juga merupakan proses terbentuknya bumi diantaranya sebagai berikut ini:

Teori Nebula (Kabut) 
Sumber: luciafebriarlita17.wordpress.com
Teori Nebula disebut juga dengan Teori Kabut Kant-Laplace yang dikemukakan oleh Immanuel Kant (1755) serta Peiere De Laplace (1796). Teori ini menerangkan kalau di jagat rayat ada gas yang berkumpul jadi kabut (nebula).

Kabut itu berbentuk debu, es, serta gas yang beberapa unsur gas berbentuk hidrogen. Adanya gaya gravitasi membuat kumpulan kabut yang amat besar dan kemudian berkurang serta mengeras dan berputar makin cepat.

Dalam proses rotasi yang amat cepat, materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah serta memadat lantaran pendinginan. Bagian yang terlepar itu lantas membentuk planet-planet dalam tata surya.

Tahap-tahap terbentuknya bumi pada teori tebula yaitu sebagai berikut ini:
  1. Matahari serta planet-planet masih tetap berupa gas, kabut yang pekat serta besar. 
  2. Kabut berputar serta memadat yang terjadi dipusat lingkaran lantaran gaya gravitasi 
  3. Lantas terbentuk planet-planet dari materi-materi kecil pada saat yang bersamaan terbentuknya matahari yang lebih kecil dari matahari 
  4. Materi itu makin membesar serta tumbuh melakukan gerakan teratur mengitari matahari dalam satu orbit yang tetap serta membentuk susunan keluarga matahari.
Toeri Planetisimal 
Sumber: renanurifa.wordpress.com
Teori Planetisimal dikemukakan oleh Forest Ray Multon seseorang pakar astronomi serta bersama rekannya Thomas C. Chamberlain, pakar geologi, pada awal era ke-20.

Teori ini menyampaikan kalau matahari terbagi dalam gas yang bermassa besar serta suatu saat bintang melintas disamping matahari yang amat dekat yang nyaris terjadi tabrakan.

Dekatnya bintang serta matahari ada dampak gaya gravitasi yang menyebabkan tertariknya gas serta materi ringan di bagian tepi, dari besarnya gaya gravitasi beberapa materi terlempar meninggalkan permukaan matahari.

Dan permukaan bintang serta membentuk gumpalan-gumpalan akibat dari penyusupan, lantas terjadi pendinginan serta padat, terbentuklah planet-planet yang mengitari matahari.

Teori Pasang Surut Gas (Tidal) 
Sumber: hettyherawati2704.wordpress.com
Teori pasang surut dikemukakan oleh James Jeans serta Harold Jeffereys pada tahun 1918. Teori ini menjeaskan kalau ada sebuah bintang besar yang mendekati matahari yang masih tetap berupa gas, dari besarnya massa matahari serta besarnya massa bintang yang melaju membentuk satu sebagian tonjolan pada matahari yang dikarenakan gaya tarik bintang yang melaju.

Makin menjauhnya bintang melaju dengan matahari sebagian tonjolan itu berpisah serta membentuk satu gumpalan-gumpalan gas yang membeku serta terbentuklah plant-planet baru termasuk juga salah satunya bumi.

Teori Bintang Kembar 
Sumber: sejarahbumi.wordpress.com
Teori bintang kembar dikemukakan oleh R. A. Lyttleton seseorang pakar Astronomi. Menurut dia, kalau teori ini datang dari bintang kembar yang berkombinasi.

Di mana satu diantara bintang meledak hingga bahan materialnya terlempar, dari besarnya gaya gravitas bintang yang tidak meledak bikin material yang terlempar lantas akan tertarik serta mengitari matahari.

Bintang yang tidak meledak disebut juga dengan matahari. Sedangkan pecahan bintang yang lain yaitu planet-planet yang mengelilinya.

Teori Big Bang 
Sumber: kumpulanmisteri.com
Teori Big Bang bermula dari puluhan milyar tahun lalu yang awalannya ada gumpalan kabut raksasa yang berputar pada prosesnya lantas.

Putaran itu memungkinkan beberapa sisi kecil serta ringan terlempar ke luar dan sisi besarnya berkumpul di pusat dengan membentuk cakram raksasa di mana suatu ketika terjadi ledakan dasyat dari gumpalan besar itu membentuk galaksi serta nebula-nebula.

Selama lebih kurang 4,6 milyar tahun, nebula-nebula itu membuka serta membentuk galaksi bimasakti, berikutnya membentuk sistam tata surya, Gumpalan yang terlempar keluar mengalami kondensasi hingga membentuk gumpalan-gumpalan yang dingin serta memadat. Lantas gumpalan itu membentuk planet-planet, termasuk juga bumi.

Teori Big Bang banyak diakui oleh beberapa pakar serta merupakan titik paling akhir dari pencapaian ilmu dan pengetahuan mengenai asal muasal alam semesta.

Di dibuktikan kalau Big Bang yaitu jumlah heterogen serta helium sesuai sama sisa peninggalan momen big bang. Di mana bila alam semesta tidak mempunyai permulaan unsur hidrogen sudah habis sama sekali serta berwujud jadi helium.

Sedangkan dalam islam diterangkan dalam ayat Al-Qur'an mengenai asal muasal alam semestara yang berbunyi:

"Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang (QS. Al-Mulk 67 : 3)".

Teori-Teori Perkembangan Bumi

Setelah terbentuknya planet, termasuk juga bumi, lantas bumi berkembang yang di ketahui ada beberapa teori-teori dalam perkembangan bumi diantaranya sebagai berikut ini:

Teori Kontraksi (Contraction Teory) 

Teori yang dikemukakan oleh Descrates (1596-1650), yang menyampaikan kalau bumi makin lama akan menyusut serta mengerut dari adanya pendinginan hingga permukaan ada relief yang bermacam seperti gunung, dataran, serta lembah.

Teori ini mendapat dukungan dari James Dana (1847- Elie de Baumant (1852), yang kedunya memiliki pendapat kalau bumi mengalami pengerutan lantaran terjadi proses pendinginan di bagian dalam bumi yang menyebabkan bagian permukaan bumi mengerut serta terbentuk pegunungan dan lembah-lembah.

Teori Dua Benua (Laurasia-Gondwana Teory) 

Awalnya bumi terdiri atas dua benua yakni Laurasia yang ada di sekitar kutub utara serta Gondwana di sekitar kutup selatan bumi. Kedua benua itu bergerak perlahan-lahan ke arah equator bumi yang pada akhirnya terpecah membentuk benua-benua kecil.

Laurasia terpecah jadi Amerika utara, Asia, Eropa. Sedangkan Gondwana terpecah jadi Amerika selatan, Australia, serta Afrika. Teori Laurasia-Gondwana pertama kalinya diitemukan pada tahun 1884 oleh Edward Zeuss.

Teori Pengapungan Benua (Continental Drift Teory) 

Teori ini dikemukakan oleh Alfred Wegener tahun 1912 yang menyampaikan kalau awalnya bumi merupakan satu benua yang disebut juga dengan pangea yang lantas terpecah-pecah dan selalu mengalami perubahan lewat gerakan dasar laut.

Gerakan perputaran bumi yang sentripugal, menyebabkan pecahan benua yang bergerak ke arah serta menuju ke equator. Teori ini di dukung dengan bukti-bukti persamaan garis afrika sisi barat dengan amerika selatan sisi timur, dan adanya persamaan batuan serta fosil di kedua daerah itu.

Teori Konveksi (Convection Teory) 

Teori yang dikemukakan oleh Arthur Holmes serta Harry H. Hess. Lantas teori ini dikembangkan oleh Robert Diesz yang menyampaikan kalau bumi masih tetap dalam kondisi panas serta berpijar terjadi arus konveksi ke arah susunan kulit bumi yang ada di atasnya.

Saat arus konveksi membawa satu materi yang berbentuk lava hingga ke permukaan bumi di mild oceanic ridge (punggung tengah samudra), lava itu lantas akan membeku serta membentuk susunan kulit bumi yang baru hingga menggeser serta menggantikan kulit bumi yang lebih tua.

Teori Lempeng Tektonik (Tectonic Plate Teory) 

Teory yang dikemukakan oleh Tozo Wilson yang bersumber pada teori lempeng tektonik, kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang ada diatasnya susunan astenosfer yang berwujud cair kental.

Lempeng-lempeng tektonik pembentuk kulit bumi senantiasa bergerak lantaran adanya dampak arus konveksi yang terjadi pada susunan astenosfer dengan posisi ada di bawah lempeng tektonik kulit bumi.

Proses Terbentuknya Bumi Secara Singkat 
Sumber:youtube.com
Bumi dahulunya yaitu Debu serta gas. Lantas Debu serta Gas itu terkena cahaya matahari. Tibalah batuan, lama kelamaan suhu di dalam bumi makin panas. Batuan itu meledak amat dahsyat hingga terbentuklah bumi.

Bumi terbentuk kurang lebih 4,5 miliar tahun waktu lalu. Sebentuk membentuk lima benua, Bumi terbagi dalam 1 Benua mahabesar yakni Pangea, Lantas terbentuklah Benua Laurasia di Utara serta Benua Godwana diselatan yang dipisahkan oleh Samudera Atlantik tengah.

Setelah Itu terpecah beberapa benua yakni Benua Laurasia jadi Amerika Utara, Eropa, Asia serta Artik serta Benua Godwana jadi Australia, Afrika, Amerika Selatan, India, Kepulauan Indonesia serta Kepulauan Pasifik hingga terbentuk bumi hingga saat ini.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Proses Terbentuknya Bumi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Proses Terbentuknya Bumi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Asal Muasal Bumi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 
25 December 2016

Pengertian Novel : Unsur, Jenis Dan Ciri-Ciri Novel

Pengertian Novel

Bagi para remaja wanita sudah tidak asing lagi yang nama nya novel, karena dikalangan remaja wanita,  Membaca novel menjadi favorit bagi kaum remaja wanita dalam mengisi luang ketika bosan. Pengertian Novel adalah karangan prosa yang panjang, mengandung  rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekitarnya serta  menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Biasanya, cerita dalam novel dimulai  dari peristiwa atau kejadian terpenting yang dialami oleh tokoh cerita, yang  kelak mengubah nasib kehidupannya. Misalnya, novel Pada Sebuah Kapal,  karya Nh. Dini, dimulai ketika sang tokoh berusia tiga belas tahun, saat ayahnya  meninggal.

Novel merupakan suatu bentuk dari karya sastra yang berbentuk prosa dan memiliki dua unsur didalamnya, yakni unsur intrinsik dan ekstrinsik. Novel ialah kisah atau cerita fiksi dalam bentuk tulisan atau kata-kata serta memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik. Sebuah novel biasanya menceritakan tentang kehidupan manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan serta juga sesamanya.

Banyak sastrawan yang memberikan batasan atau definisi dari novel, definisi yang mereka utarakan berbeda satu sama lainnya. Dan berikut ini merupakan beberapa definisi dari para ahli dibidangnya, yaitu:
  • Menurut Drs. Jakob Sumardjo, novel merupakan bentuk sastra terpopuler di dunia. Bentuk sastra ini merupakan yang paling banyak dicetak dan paling banyak beredar, lantaran daya komunitasnya yang begitu luas di masyarakat.
  • Menurut Dr. Nurhadi, Dr. Dawud, Dra. Yuni Pratiwi, M. Pd, dan Dra. Abdul Roni, M. Pd. Novel merupakan karya sastra yang isinya terdapat nilai-nilai budaya, sosial, moral, serta pendidikan.
  • Menurut Drs. Rostamaji, M. Pd dan Agus Priantoro, S.Pd. Novel merupakan karya sastra yang memiliki dua unsur, yakni: unsur intrinsik dan ekstrinsik yang mana keduanya saling berhubungan karena sangat berpengaruh dalam kehadiran sebuah karya sastra.
  • Menurut Pulus Tulkan, S.Pd. Novel merupakan karya sastra yang berbentuk prosa yang memiliki unsur-unsur intrinsik.

Unsur-unsur Novel

Dapat kita simpulkan bahwa novel merupakan suatu karangan prosa yang didalamnya berisi rangkaian cerita yang menonjolkan sifat dan watak para pelakunya. Atau novel adalah salah satu bentuk dari karya sastra yang merupakan cerita fiksi dalam bentuk kata-kata atau tulisan yang mempunyai unsur instrinsik dan ekstrinsik. Adapun unsur-unsur didalam novel yaitu:
  1. Unsur Intrinsik – Merupakan unsur yang membangun sebuah karya atau karangan novel dari dalam yang akan mewujudkan struktur karya sastra, seperti: tema, tokoh atau penokohan, alur cerita, latar, sudut pandang, gaya bahasa yang digunakan dan amanat.
  2. Unsur Ekstrinsik – Merupakan unsur yang membangun dari luar sebuah karya sastra (novel), seperti pada aspek ekonomi penulis, budayanya, agama, latar belakang penulis, pendidikan penulis,
Unsur intrinsik novel adalah unsur yang membangun karya sastra dari dalam, diantaranya bisa di baca di bawah ini:
  • Tema adalah pokok-pokok permasalahan yang terdapat di dalam sebuah cerita novel yang di buat.
  • Penokohan adalah pemberian watak atau karakter pada setiap pelaku dalam sebuah cerita. Para pelaku/tokoh bisa diketahui karakternya dari ciri fisik, cara bertindaknya, lingkungan tempat tinggal.
  • Alur adalah rangkaian-rangkaian peristiwa yang membentuk jalannya suatu cerita novel. Alur dibedakan menjadi 2 (dua) bagian, diantaranya: Alur maju (progresif) yaitu apabila peristwa tersebut bergerak secara bertahap berdasarkan urutan kronologis menuju alur cerita. Sedangkan alur mundur (flash back progresif) yaitu terjadi karena ada kaitannya dengan peristiwa yang sedang berlangsung.
  • Gaya bahasa adalah alat utama pengarang untuk menggambarkan, melukiskan serta menghidupkan cerita secara estetika. Jenis-jenis gaya bahasa, diantaranya:Personifikasi: Personifikasi adalah suatu gaya bahasa yang mendeskripsikan macam-macam benda mati dengan cara memberikan berbagai macam sifat-sifat seperti manusia.Simile (perumpamaan): Perumpamaan adalah suatu gaya bahasa yang mendeskripsikan sesuatu dengan pengibaratan.Hiperbola: Hiperbola adalah suatu gaya bahasa yang mendeskripsikan sesuatu dengan cara berlebihan dengan maksud memberikan efek yang berlebihan.
  • Latar atau bisa di sebut juga dengan setting adalah penggambaran terjadinya peristiwa-peristiwa dalam sebuah cerita meliputi waktu, tempat, sosial budaya, dan juga keadaan lingkungan.
  • Sudut pandang dapat di simpulkan, bahwa sudut pandang merupakan penempatan diri pengarang dan juga cara pengarang dalam melihat berbagai macam kejadian-kejadian dalam cerita yang dipaparkannya.
  • Amanat adalah pesan yang disampaikan, yang terdapat dalam cerita dalam novel tersebut
Unsur ekstrinsik novel adalah suatu unsur yang membangun karya sastra, yang berasal dari luar. Diantaranya yaitu kapankah karya sastra itu dibuat, latar belakang kehidupan si pengarang, latar belakang sosial pengarang tersebut, latar belakang penciptaan, biografi pengarang, sejarah dan lain-lain.

Jenis-jenis Novel

  • Berdasarkan nyata atau tidaknya sebuah cerita, novel terbagi menjadi dua jenis, yaitu :

  1. Novel fiksi, Jenis novel yang satu ini yaitu yang sesuai dengan namanya,novel ini berkisah tentang hal yang fiktif dan tidak pernah terjadi, tokoh, alur maupun latar belakangnya hanya sebuah rekaan penulis saja. contohnya: Film Twillight dan film Harry Potter
  2. Novel non fiksinovel ini kebalikan dari sebuah novel fiksi yaitu sebuah novel yang mencritakan tentang hal yang nyata yang sudah pernah terjadi, biasanya jenis novel ini berdasarkan sebuah pengalaman seseorang,dan kisah nyata atau berdasarkan sejarah. contohnya: Film Laskar Pelangi
  • Jenis novel berdasarkan genre cerita, jenis novel ini di bagi menjadi beberapa jenis, yaitu :
  1. Novel romantic jenis novel yang satu ini bercerita tentang seputar percintaan dan kasih sayang dari awal hingga akhir. contohnya : Pada film Ayat Ayat Cinta, Gita Cinta dari SMU
  2. Novel horror jenis novel yang satu ini mempunyai cerita tentang yang menegangkan, seram dan pastinya membuat para pembaca novel ini berdebar debar, pada umumnya novel ini bercerita tentang hal hal yang mistis atau seputar dunia gaib. contohnya : Film Bangku Kosong, Hantu Rumah Pondok Indah. dan lain sebgainnya
  3. Novel misteri jenis novel ini cerita nya lebih rumit karena cerita jenis novel ini akan menimbulkan rasa penasaran hingga akhir cerita. contohnya: Jenis-jenis Novel karangan Karen Rose dan Agatha Christie
  4. Novel komedi Jenis novel yang satu ini sesuai dengan namanya, jenis novel ini mengandung sebuah unsur kelucuan atau membuat orang tertawa dan benar benar tertidur. contohnya : Novel Masuk Masukin Saja, Kambing Jantan, 30 Hari Mencari Cinta, dan lain sebgainya.
  5. Novel Inspiratif jenis novel yang satu ini yang ceritanya mampu menginspiri banyak orang, pada umumnya novel ini sarat akan sebuah pesan moral atau hikmah tertentu yang bisa di ambil oleh sih pembaca sehingga pembaca merasa mendapatkan suatu dorongan dan motivasi untuk melakukan suatu hal yang lebih baik. contohnya : Novel Negeri  5 Menara, Laskar Pelangi, dan lain sebgainya.
  • Jenis novel berdasarkan isi,tokoh dan pangsa pasar
  1. Teenlit berasal dari sebuah kata teen yang artinya remaja dan lit dari kata literature yang artinya sebuah tulisan /karya tulis. Jenis novel ini berceritakan tentang seputar permasalahan para remaja, pada umumnya, tentang masalah percintaan atau persahabatan. Tokoh dan target pasar novel ini ialah pada anak usia remaja, usia yang di anggap labil dan mempunyai banyak permasalahan. contohnya: pada novel Me vs Heighells, Dealova, dam lain sebgainya.
  2. Chicklit chick ialah bahasa slang dari amerika yang artinya wanita muda, jadi jenis novel yang satu ini menceritakan tentang seputar kehidupan atau permasalahan yang di alami oleh seorang wanita muda pada umumnya. Jenis buku novel ini sebenarnya bisa di nikmati oleh siapa saja, namun umumnya cerita dari novel ini lebih kompleks, rumit bahkan kadang mengandung sebuah unsur dewasa yang tidak terlalu mudah di tangkap oleh sih pembaca usia remaja. contohnya : Pada novel Miss Jutek, Testpack, dan lain sebagainya.
  3. Songlit jenis novel yang satu di tulis berdasarkan sebuah lagu contohnya ruang rindu, di mana judul novel ini ialah judul sebuah lagu ciptaan band letto yang berasal dari band indonesia yang terkenal lewat sebuah lagu ini yang menjadi soundtrack sinetron intan yang melambungkan nama naysila mirdad dan dude harlino menjadi artis sinteron, novel jenis ini bisa di nikmati oleh siapa saja baik remaja maupun orang dewasa.
  4. Novel dewasa novel jenis ini tentu saja hanya di peruntukkan hanya bagi orang dewasa karena umumnya menceritakan tentang seputar percintaan yang mengandung sebuah unsur sensualitas orang dewasa. contohnya : pada novel Saman dan Larung penulis Ayu Utami

Ciri-ciri Novel

  • Mempunyai Jumlah katanya lebih dari 35.000 buah.
  • Mempunyai Jumlah waktu rata-rata nya  yang dipergunakan dalam membaca sebuah novel yang paling pendek memakan waktu nya minimal 2 jam atau 120 menit.
  • Mmepunyai Jumlah halaman novel nya minimal 100 halaman.
  • Novel bergantung pada pelaku dan mungkin bisa lebih dari satu pelaku.
  • Dalam Novel menyajikan lebih dari satu impresi, efek dan emosi.
  • Mempunyai Skala novel nya luas.
  • Pada Seleksi dalam novel lebih luas.
  • Pada Kelajuan dalam novel kurang cepat.
  • Mempunyai sebuah unsur-unsur kepadatan dan intensitas dalam sebuah novel kurang diutamakan.
10 May 2017

Gerak Harmonik Sederhana

Gerak Harmonik Sederhana. Pengertian Gerak Harmonik Sederhana, Jenis Gerak Harmonik Sederhana, dan Penjelasan Lengkap Mengenai Gerak Harmonik Sederhana (GHS).

Pengertian Gerak Harmonik Sederhana

Sumber: fisikareview.wordpress.com
Satu diantara bentuk gerakan yang paling sederhana disebut juga dengan gerak harmonik simpel (GHS) atau simple harmonic oscillation (SHO).

Mengapa diberi nama Harmonik sederhana? Sesuai sama pengertian perkataannya yaitu harmonik yang artinya bentuk/pola yang selalu berulang pada saat tertentu dan sederhana diartikan bahwa anggapan tidak ada gaya disipasi, sampai amplitudo dan daya tetap/abadi.

Gerak Harmonik Sederhana yakni gerak periodik bolak balik dengan lintasan yang ditempuh terus-menerus sama (tetap) berpusat pada satu titik (titik setimbang).

Gerak Harmonik Sederhana mempunyai kesamaan gerak berupa sinusoidal dan digunakan untuk mengulas satu gerak periodik spesifik. Gerak harmonik sederhana yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari yakni getaran benda pada pegas dan getaran benda pada ayunan sederhana.

Jenis Gerak Harmonik Sederhana 

Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan jadi 2 bentuk, yaitu:

Gerak Harmonik Sederhana Linier, gerakannya ada pada satu garis lurus vertikal maupun horizintal. Umpamanya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air raksa/air dalam pipa U, gerak horizontal/vertikal dari pegas (pegas pada mobil), dan sebagainya.

Gerak Harmonik Sederhana Angular, gerakannya mengayun membentuk pola setengah lingkaran ataupun bisa saja perputaran. Contohnya gerak bandul/bandul fisis (bandul jam), osilasi ayunan torsi, dan sebagainya.

Besaran Gerak Harmonik Sederhana 

Besaran fisika pada Gerak Harmonik Sederhana pada pegas pada dasarnya sama saja dengan ayunan sederhana, yakni adanya periode, frekuensi dan amplitudo. Jarak x dari posisi setimbang disebut juga dengan simpangan.

Simpangan maksimum dengan kata lain jarak terbesar dari titik setimbang disebut juga dengan amplitudo (A). Satu getaran Gerak Harmonik Sederhana pada pegas yakni gerak bolak balik lengkap dari titik awal dan kembali pada titik yang sama.

Perpindahan 

Bola dari mulai sumbu x pada x = +A dan bergerak menempuh sudut θ dalam kurun waktu t. Karena gerak ini yaitu gerak melingkar teratur, bola bergerak dengan laju sudut konstan w (dalam rad/s). Oleh karena itu dapat dinyatakan, θ = wt. Perpindahan bayangan pada arah x yakni proyeksi jari-jari lingkaran A pada sumbu

Periode (T) 

Waktu yang dibutuhkan oleh benda yang bergerak harmonik sederhana untuk menempuh satu putaran penuh disebut juga dengan perioda. Besar perioda tergantung pada laju sudut bola ω. Semaik besar sudut, semakin singkat waktu yang diperlukan untuk menempuh satu putaran.
Hubungan antara ω serta T didapat dari ω = Δθ/Δt, hingga:

Frekuensi (f)

Tidak hanya periode, ada juga frekuensi dengan kata lain banyak getaran yang dilakukan oleh benda sepanjang satu detik. Frekuensi memperlihatkan seberapa “cepat” Gerak Harmonik Sederhana berjalan, dalam grafik y-t frekuensi yang semakin besar diperlihatkan dengan grafik sinusoidal yang lebih rapat.

Pegas: 

Bandul: 

Amplitudo (A) 

Amplitudo yakni perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan.

Satu pegas apabila ditarik atau ditekan dari posisi normalnya akan melawan dengan gaya khusus untuk menormalkan dirinya. Gaya ini disebut juga dengan gaya pemulih (restoring force), yang besarnya sebanding dengan seberapa besar kita menarik/menekan pegas itu dan arahnya berlawanan dengan arah tarikan kita. Hubungan ini dirumuskan oleh Robert Hooke:

Simpangan Gerak Harmonik Sederhana 

Simpangan gerak harmonik pada suatu titik yaitu jarak titik itu ke titik seimbang.
Atau
Di mana:

Y = simpangan gerak harmonik (m)
A = amplitudo (m)
ω = kecepatan sudut (rad/s)
T = periode getaran (s)
F = frekuensi getaran (Hz)
t = waktu tempuh (s)

Kecepatan Gerak Harmonik Sederhana 

Tidak sama juga dengan simpangan yang menunujukkan posisi satu benda, kecepatan yaitu turunan pertama dari posisi.
Nilai kecepatan v maksimum ketika cos ωt = 1, hingga kecepatan maksimumnya yakni:
Lalu, kecepatannya di sembarang posisi y atau hubungan kecepatan dengan simpangan harmonik yakni:
Percepatan Gerak Harmonik Sederhana

Percepatan dapat dicari dengan mengingat bahwa percepatan yakni turunan pertama kecepatan terhadap waktu.
Nilai percepatan (a) akan maksimum pada saat sin ωt = 1, hingga percepatan maksimumnya yakni:
Hubungan percepatan dengan simpangan harmonik:

Energi Pada Gerak Harmonik Sederhana 

Gerak Harmonik Sederhana tidak hanya memiliki beberapa kesamaan, tetapi juga energi-energi yang menyertainya. Apa saja energi yang dimaksud itu?

Energi Kinetik 

Energi kinetik yakni Energi yang dimiliki oleh benda yang melakukan gerak harmonik sederhana karena kecepatan geraknya.
Energi kinetik maksimum pada gerak harmonik dicapai ketika ada di titik setimbang. Sedangkan daya kinetik minimal dicapai ketika ada di titik balik.

Energi Potensial 

Besarnya Energi potensial yakni daya yang dimiliki gerak harmonik sederhana karena simpangannya. Secara matematis Energi potensial yang dimiliki gerak harmonik.
Energi maksimumnya terjadi pada gerak yang dicapai ketika ada di titik baliknya.

Energi Mekanik 

Energi ini yaitu hasil penjumlahan Energi kinetik serta potensial.
Bersumber pada persamaannya, Energi mekanik satu benda yang bergerak harmonik tidak tergantung waktu serta tempat. Jadi, Energi mekanik satu buah benda yang bergerak dimana saja besarnya sama.

Seluruh benda yang bergetar di mana gaya pemulih F berbanding lurus dengan negatif simpangan (F = -kx), benda itu bisa dan dapat dikatakan melakukan gerak harmonik sederhana (GHS) dengan kata lain Osilator Harmonik Sederhana (OHS).

Penerapan Gerak Harmonik Sederhana 

Pengaplikasian gerak harmonik cukup banyak dalam kehidupan berbentuk alat bantu manusia. Berikut ini beberapa penerapannya:

Shock Absorber (pegas) 

Peredam kejut pada mobil memiliki komponen pegas yang tersambung pada piston dan dipasangkan dekat roda kendaraan. Hal semacam ini membantu untuk mengatur atau meredam guncangan pada roda.

Jam bandul 

Karena tidak menggunakan baterai, jam bandul bekerja dengan memakai tenaga gravitasi atau pegas. Baik jam pegas atau jam rantai memiliki mekanisme pemutar dan ada roda gigi yang berputar dan menggerakkan jarum jam seperti bandul yang bergerak kekiri serta kekanan.

Pita elastis 

Berkalu seperti pegasmirip dengan sistem massa pegas. Keduanya akan bergetar dari titik setimbangnya hingga gaya gesekan mengeluarkan daya redam. Struktur karet membuatnya memiliki Energi potensial elastis yang tinggi sampai dapat diaplikasikan ke penggunaan kabel bungee jumping.

Trampolin 

Bahan trampolin yaitu pegas yang tingkat elastisitasnya tinggi. Ditarik dari posisi setimbang, pegas mendapat Energi potensial elastisnya. Energi ini juga yang mendorong seseorang memantul kembali ke atas.

Garpu tala 

Perbedaan ukuran garpu tala mengakibatkannya menghasilkan titik nada yang tidak sama juga. Makin besar massa garpu tala semakin rendah frekuensi osilasi dan makin rendah juga nada yang dihasilkan.

Jam mekanik 

Pada roda keseimbangan dari satu buah jam mekanik memiliki komponen pegas yang akan memberi satu torsi pemulih yang sebanding dengan perpindahan sudut dan posisi kesetimbangan. Gerak ini yaitu gerak harmonik sederhana bentuk angular.

Contoh Soal Gerak Harmonik Sederhana 

Sebuah benda melakukan gerak harmonik dengan amplitudo 2A. Pada saat kecepatannya sama juga dengan seperempat kecepatan maksimum, tentukan simpangannya!
Waktu Energi kinetik benda bergetar sesuai dan sama juga dengan Energi potensialnya...
Sebuah benda dengan massa 4 gr digetarkan dengan y = 0,05 sin 300t dengan satuan internasional. Tentukan kecepatan dan percepatannya waktu t = 2 s.
Apabila massa beban yang digantung pada ujung bawah pegas 3 kg, periode getarannya 7 sekon. Apabila massa beban dilipat gandakan jadi 9 kg, tentukan periode getarannya!
Dan itulah pembahasan kami mengenai Gerak Harmonik Sederhana, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Gerak Harmonik Sederhana di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Gerak Harmonik Sederhana. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com