Showing posts sorted by relevance for query getaran. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query getaran. Sort by date Show all posts
10 May 2017

Pengertian, Rumus, dan Jenis Getaran

Pengertian, Rumus, dan Jenis Getaran. Pengertian Getaran, Rumus Getaran, dan Beragam Macam Jenis Getaran.

Pengertian Getaran

Sumber: faridhendrapradana.wordpress.com
Getaran adalah sebuah momen gerak bolak balik secara teratur sebuah benda lewat satu titik seimbang. Karena terjadi secara teratur, getaran kerap kali disebut juga dengan gerak periodik. Kuat atau lemahnya gerakan benda itu di pengaruhi oleh jumlah daya yang diberikan.

Makin besar daya yang diberikan makin kuat juga getaran yang terjadi. Satu Getaran sama juga dengan satu kali gerakan bolak balik penuh dari benda itu. Contoh sederhana getaran yakni gerakan pegas yang diberikan beban, contohnya pemakaian pegas untuk jadi ayunan anak.

Getaran Pada Bandul Sederhana 

Gambar di atas adalah contoh getaran pada bandul sederhana, bersumber pada pada bandul itu, Satu Kali Getaran adalah satu kali gerakan bandul dari titik A – B – C – B – A. Satu Kali getaran dapat juga dihitung titik mulainya dengan titik B atau Titik C.

Getaran Pada Pegas 

Lantas Pada Gambar kedua di atas yaitu contoh Getaran pada pegas yang didapatkan beban. Satu Kali Getaran pada Pegas Itu contohnya B – A – C – A – B. Satu Kali Getaran dapat juga dihitung dari titik mulainya dengan titik A atau Titik C.

Amplitudo 

Amplitudo yaitu simpangan paling jauh dari titik keseimbangan. Amplitudo dapat disimpulkan adalah jarak paling jauh dari titik keseimbangan ketika terjadi getaran. Perhatikan kembali Gambar pada bandul serta pegas sederhana di atas.

Pada Gambar Bandul, titik keseimbangannya yaitu titik B, serta Amplitudonya yaitu BA serta BC. Karena makin lama gerakan bandul akan makin kecil, hingga titik getaran pertamalah yang merupakan amplitudo dari bandul itu.

Pada Gambar Pegas, Titik keseimbangannya adalah titik A, serta Amplitudonya yaitu adalah AB serta AC. Karena makin lama gerakan pegas akan makin melemah, jadi getaran pertamalah yang merupakan amplitudo dari pegas itu.

Frekuensi 

Frekuensi Getaran yakni banyak jumlah getaran yang terjadi dalam satu detik. Satuan Frekuensi dalam System Internasional yakni Hertz (Hz). Dalam Fisika, Frekuensi disimbolkan dengan huruf “f” serta Rumusnya:

F = n/t

Keterangan:

f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)
n = Jumlah Getaran
t = Waktu (Satuannya Sekon disingkat s)

Periode 

Periode yakni waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali getaran. Satuan Periode dalam System Internasional yaitu Sekon (s). Dalam Fisika, Periode disimbolkan dengan huruf “T” serta Rumusnya:

T = t/n

Keterangan:

T = Periode (Satuannya Sekon disingkat s)
t = Waktu (Satuannya Sekon disingkat s)
n = Jumlah Getaran

Periode serta Frekuensi saling terkait serta dapat dikaitkan satu dengan yang lainnya. Periode yaitu kebalikan dari frekuensi demikian juga sebaliknya. Oleh sebab itu diperoleh kesamaan:

T = 1/f dan F = 1/T

Keterangan:

T = Periode (Satuannya Sekon disingkat s)
f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)

Beberapa Jenis Getaran 

Secara umum di kenal dua jenis bentuk getaran bersumber pada proses terjadinya getaran, yaitu:

Getaran Bebas

Sumber: temonsoejadi.blog
Getaran Bebas, yaitu getaran yang terjadi saat system mekanis dimulai oleh karena adanya gaya awal yang bekerja pada system itu sendiri, lantas dibiarkan bergetar secara bebas. Getaran bebas akan menghasilkan frekuensi yang alami lantaran karakter dinamika dari distribusi massa serta kemampuan yang membuat getaran.

Contohnya:

Bandul yang ditarik lantas dilepaskan serta dibiarkan, akan menghasilkan getaran hingga gerakan bandul itu berhenti.

Getaran Paksa 

Sumber: air.eng.ui.ac.id
Getaran Paksa, adalah sebuah getaran yang terjadi saat gerakan bolak-balik karena adanya gaya luar yang secara paksa menciptakan getaran pada system.

Misalnya yakni getaran tempat tinggal yang rubuh saat gempa.

Contoh Soal Getaran 

Satu bandul digetarkan hingga selama 1 menit, dan menghasilkan 40 getaran. Tetapkan periodenya!

Penyelesaian:

Diketahui:

t = 1 menit = 60 s
n = 40 getaran

Ditanya: T =?

Jawab:

T= t/n

T=60/40= 1, 5 s

Jadi, satu bandul memiliki nilai periodenya 1,5 s

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Rumus, dan Jenis Getaran, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Getaran di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Getaran. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. gurupendidikan.com

Gerak Harmonik Sederhana

Gerak Harmonik Sederhana. Pengertian Gerak Harmonik Sederhana, Jenis Gerak Harmonik Sederhana, dan Penjelasan Lengkap Mengenai Gerak Harmonik Sederhana (GHS).

Pengertian Gerak Harmonik Sederhana

Sumber: fisikareview.wordpress.com
Satu diantara bentuk gerakan yang paling sederhana disebut juga dengan gerak harmonik simpel (GHS) atau simple harmonic oscillation (SHO).

Mengapa diberi nama Harmonik sederhana? Sesuai sama pengertian perkataannya yaitu harmonik yang artinya bentuk/pola yang selalu berulang pada saat tertentu dan sederhana diartikan bahwa anggapan tidak ada gaya disipasi, sampai amplitudo dan daya tetap/abadi.

Gerak Harmonik Sederhana yakni gerak periodik bolak balik dengan lintasan yang ditempuh terus-menerus sama (tetap) berpusat pada satu titik (titik setimbang).

Gerak Harmonik Sederhana mempunyai kesamaan gerak berupa sinusoidal dan digunakan untuk mengulas satu gerak periodik spesifik. Gerak harmonik sederhana yang dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari yakni getaran benda pada pegas dan getaran benda pada ayunan sederhana.

Jenis Gerak Harmonik Sederhana 

Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan jadi 2 bentuk, yaitu:

Gerak Harmonik Sederhana Linier, gerakannya ada pada satu garis lurus vertikal maupun horizintal. Umpamanya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air raksa/air dalam pipa U, gerak horizontal/vertikal dari pegas (pegas pada mobil), dan sebagainya.

Gerak Harmonik Sederhana Angular, gerakannya mengayun membentuk pola setengah lingkaran ataupun bisa saja perputaran. Contohnya gerak bandul/bandul fisis (bandul jam), osilasi ayunan torsi, dan sebagainya.

Besaran Gerak Harmonik Sederhana 

Besaran fisika pada Gerak Harmonik Sederhana pada pegas pada dasarnya sama saja dengan ayunan sederhana, yakni adanya periode, frekuensi dan amplitudo. Jarak x dari posisi setimbang disebut juga dengan simpangan.

Simpangan maksimum dengan kata lain jarak terbesar dari titik setimbang disebut juga dengan amplitudo (A). Satu getaran Gerak Harmonik Sederhana pada pegas yakni gerak bolak balik lengkap dari titik awal dan kembali pada titik yang sama.

Perpindahan 

Bola dari mulai sumbu x pada x = +A dan bergerak menempuh sudut θ dalam kurun waktu t. Karena gerak ini yaitu gerak melingkar teratur, bola bergerak dengan laju sudut konstan w (dalam rad/s). Oleh karena itu dapat dinyatakan, θ = wt. Perpindahan bayangan pada arah x yakni proyeksi jari-jari lingkaran A pada sumbu

Periode (T) 

Waktu yang dibutuhkan oleh benda yang bergerak harmonik sederhana untuk menempuh satu putaran penuh disebut juga dengan perioda. Besar perioda tergantung pada laju sudut bola ω. Semaik besar sudut, semakin singkat waktu yang diperlukan untuk menempuh satu putaran.
Hubungan antara ω serta T didapat dari ω = Δθ/Δt, hingga:

Frekuensi (f)

Tidak hanya periode, ada juga frekuensi dengan kata lain banyak getaran yang dilakukan oleh benda sepanjang satu detik. Frekuensi memperlihatkan seberapa “cepat” Gerak Harmonik Sederhana berjalan, dalam grafik y-t frekuensi yang semakin besar diperlihatkan dengan grafik sinusoidal yang lebih rapat.

Pegas: 

Bandul: 

Amplitudo (A) 

Amplitudo yakni perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan.

Satu pegas apabila ditarik atau ditekan dari posisi normalnya akan melawan dengan gaya khusus untuk menormalkan dirinya. Gaya ini disebut juga dengan gaya pemulih (restoring force), yang besarnya sebanding dengan seberapa besar kita menarik/menekan pegas itu dan arahnya berlawanan dengan arah tarikan kita. Hubungan ini dirumuskan oleh Robert Hooke:

Simpangan Gerak Harmonik Sederhana 

Simpangan gerak harmonik pada suatu titik yaitu jarak titik itu ke titik seimbang.
Atau
Di mana:

Y = simpangan gerak harmonik (m)
A = amplitudo (m)
ω = kecepatan sudut (rad/s)
T = periode getaran (s)
F = frekuensi getaran (Hz)
t = waktu tempuh (s)

Kecepatan Gerak Harmonik Sederhana 

Tidak sama juga dengan simpangan yang menunujukkan posisi satu benda, kecepatan yaitu turunan pertama dari posisi.
Nilai kecepatan v maksimum ketika cos ωt = 1, hingga kecepatan maksimumnya yakni:
Lalu, kecepatannya di sembarang posisi y atau hubungan kecepatan dengan simpangan harmonik yakni:
Percepatan Gerak Harmonik Sederhana

Percepatan dapat dicari dengan mengingat bahwa percepatan yakni turunan pertama kecepatan terhadap waktu.
Nilai percepatan (a) akan maksimum pada saat sin ωt = 1, hingga percepatan maksimumnya yakni:
Hubungan percepatan dengan simpangan harmonik:

Energi Pada Gerak Harmonik Sederhana 

Gerak Harmonik Sederhana tidak hanya memiliki beberapa kesamaan, tetapi juga energi-energi yang menyertainya. Apa saja energi yang dimaksud itu?

Energi Kinetik 

Energi kinetik yakni Energi yang dimiliki oleh benda yang melakukan gerak harmonik sederhana karena kecepatan geraknya.
Energi kinetik maksimum pada gerak harmonik dicapai ketika ada di titik setimbang. Sedangkan daya kinetik minimal dicapai ketika ada di titik balik.

Energi Potensial 

Besarnya Energi potensial yakni daya yang dimiliki gerak harmonik sederhana karena simpangannya. Secara matematis Energi potensial yang dimiliki gerak harmonik.
Energi maksimumnya terjadi pada gerak yang dicapai ketika ada di titik baliknya.

Energi Mekanik 

Energi ini yaitu hasil penjumlahan Energi kinetik serta potensial.
Bersumber pada persamaannya, Energi mekanik satu benda yang bergerak harmonik tidak tergantung waktu serta tempat. Jadi, Energi mekanik satu buah benda yang bergerak dimana saja besarnya sama.

Seluruh benda yang bergetar di mana gaya pemulih F berbanding lurus dengan negatif simpangan (F = -kx), benda itu bisa dan dapat dikatakan melakukan gerak harmonik sederhana (GHS) dengan kata lain Osilator Harmonik Sederhana (OHS).

Penerapan Gerak Harmonik Sederhana 

Pengaplikasian gerak harmonik cukup banyak dalam kehidupan berbentuk alat bantu manusia. Berikut ini beberapa penerapannya:

Shock Absorber (pegas) 

Peredam kejut pada mobil memiliki komponen pegas yang tersambung pada piston dan dipasangkan dekat roda kendaraan. Hal semacam ini membantu untuk mengatur atau meredam guncangan pada roda.

Jam bandul 

Karena tidak menggunakan baterai, jam bandul bekerja dengan memakai tenaga gravitasi atau pegas. Baik jam pegas atau jam rantai memiliki mekanisme pemutar dan ada roda gigi yang berputar dan menggerakkan jarum jam seperti bandul yang bergerak kekiri serta kekanan.

Pita elastis 

Berkalu seperti pegasmirip dengan sistem massa pegas. Keduanya akan bergetar dari titik setimbangnya hingga gaya gesekan mengeluarkan daya redam. Struktur karet membuatnya memiliki Energi potensial elastis yang tinggi sampai dapat diaplikasikan ke penggunaan kabel bungee jumping.

Trampolin 

Bahan trampolin yaitu pegas yang tingkat elastisitasnya tinggi. Ditarik dari posisi setimbang, pegas mendapat Energi potensial elastisnya. Energi ini juga yang mendorong seseorang memantul kembali ke atas.

Garpu tala 

Perbedaan ukuran garpu tala mengakibatkannya menghasilkan titik nada yang tidak sama juga. Makin besar massa garpu tala semakin rendah frekuensi osilasi dan makin rendah juga nada yang dihasilkan.

Jam mekanik 

Pada roda keseimbangan dari satu buah jam mekanik memiliki komponen pegas yang akan memberi satu torsi pemulih yang sebanding dengan perpindahan sudut dan posisi kesetimbangan. Gerak ini yaitu gerak harmonik sederhana bentuk angular.

Contoh Soal Gerak Harmonik Sederhana 

Sebuah benda melakukan gerak harmonik dengan amplitudo 2A. Pada saat kecepatannya sama juga dengan seperempat kecepatan maksimum, tentukan simpangannya!
Waktu Energi kinetik benda bergetar sesuai dan sama juga dengan Energi potensialnya...
Sebuah benda dengan massa 4 gr digetarkan dengan y = 0,05 sin 300t dengan satuan internasional. Tentukan kecepatan dan percepatannya waktu t = 2 s.
Apabila massa beban yang digantung pada ujung bawah pegas 3 kg, periode getarannya 7 sekon. Apabila massa beban dilipat gandakan jadi 9 kg, tentukan periode getarannya!
Dan itulah pembahasan kami mengenai Gerak Harmonik Sederhana, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Gerak Harmonik Sederhana di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Gerak Harmonik Sederhana. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
15 January 2017

Pengertian Gempa Bumi : Penyebab terjadinya gempa bumi

Pengertian Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran pada bumi yang berasal dari peristiwa-peristiwa di dalam kulit bumi. Gempa Tektonik diakibatkan oleh peristiwa patah dan bergesernya suatu massa batuan. Gempa Vulkanik disebabkan oleh gerakan magma menuju permukaan bumi. Disamping itu, ada pula gempa runtuhan atau terban. Gempa runtuhan atau terban adalah gempa yang disebabkan oleh runtuhnya gua-gua kapur atau terowongan tambang. Diantara tiga jenis gempa tersebut yang paling banyak terjadi adalah gempa tektonik, lebih dari 90%. Kekuatannya besar dan meliputi daerah yang sangat luas. Gempa vulkanik terjadi menjelang letusan gunung api dan hanya dirasakan di sekitar gunung itu sendiri.

Gempa runtuhan paling jarang terjadi dan hanya dirasakan disekitar runtuhan. Pusat timbulnya gerakan di dalam kerak bumi disebut hiposentrum (fokus). Titik pada permukaan bumi di atas hiposentrum disebut episentrum. Dari episentrum, gelombang permukaan merambat ke segala arah seperti gelombang air kolam yang hanya terjadi jika kita melempar batu ke dalamnya. Berdasarkan arah gelombang, gempa dapat dibedakan atas tiga jenis antara lain :
  • Gempa vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh letusan gunung api. Pada umumnya getaran yang kuat hanya ada di sekitar gunung api itu saja. Gempa vulkanik terjadi sebelum dan selama letusan gunung api terjadi.
 Sebab sebab terjadinya gempa vulkanik yaitu :
  1. Tumbukan antara magma dengan dinding-dinding gunung api.
  2. Tekanan gas pada letusan yang sangat kuat.
  3. Perpindahan mendadak dari magma di dalam dapur magma.
  4. Gempa vulkanik hanya sekitar 7% dari seluruh gempa yang pernah terjadi di dunia.
  • Gempa runtuhan/ tanah terban, terjadi pada daerah yang banyak terdapat rongga-rongga di bawah tanah. Misalnya :
  1. Daerah kapur yang banyak sungai-sungai atau gua-gua di bawah tanah yang tidak sanggup lagi menahan atap gua.
  2. Daerah pertambangan yang banyak terdapat rongga-rongga di bawah tanah untuk mengambil bahan tambang. Pada daerah ini sering terjadi tanah terban. Gempa runtuhan / tanah terban ini jarang sekali terjadi dan hanya menempati 3 % dari jumlah gempa yang terjadi.
  • Gempa tektonik, yaitu gempa yang terjadi akibat pergeseran tiba-tiba di dalam kulit bumi dan hal ini sangat erat hubungannya dengan pembentukan pegunungan. Gempa tektonik disebut pula gempa dislokasi. Gempa tektonik terjadi jika terbentuk patahan-patahan yang baru, atau terjadi pergeseran-pergeseran di sepanjang patahan akibat ketegangan di dalam kerak bumi. Gempa tektonik meliputi 90 % dari gempa yang terjadi di bumi.
Getaran gempa bumi merambat sebagai gelombang sesuai dengan syarat-syarat dalam ilmu fisika. Perambatan gelombang gempa dapat disamakan dengan gelombang yang terjadi karena sebuah batu dijatuhkan di dalam air. Di tempat jatuhan batu gelombang yang ditimbulkan lebih besar dibandingkan tempat lain.

Demikian pula gempa, pada tempat yang dekat dengan pusat gempa getarannya lebih kuat. Makin jauh dari pusat gempa getarannya makin lemah. Sumber gempa bumi yang terdapat di dalam bumi disebut hiposentrum sedangkan daerah yang tegak lurus dengan pusat gempa disebut episetrum. Kekuatan gempa tidak selalu sama walaupun terjadi dalam satu daerah.

Kekuatan gempa di suatu daerah selain dipengaruhi oleh jaraknya dengan episentrum, juga sangat tergantung pada kekuatan gempa itu sendiri dan kedalaman pusat gempa di dalam bumi. Makin dangkal hiposentrumnya, makin kuat gempa yang dirasakan di permukaan bumi.

Berdasarkan kedalaman hiposentrumnya, ada 3 jenis gempa bumi, yaitu :
  1. Gempa dangkal, dengan kedalaman hiposentrum kurang dari 60 km.
  2. Gempa menengah dengan kedalaman hiposentrum antara 60 km-300 km.
  3. Gempa dalam dengan kedalaman hiposentrum lebih dari 300 km.
Gempa bumi sendiri memiliki berberapa macam macam gempa bumi. Macam macam gempa bumi dapat dilihat berdasarkan lokasinya, gelombangnya, penyebabnya, serta kedalamannya.

Berdasarkan Lokasinya

Gempa bumi berdasarkan lokasinya adalah, gempa bumi yang dibagi berdasarkan lokasi terjadinya. Gempa bumi ini dibagi menjadi 2, yaitu darat dan laut.

  • Gempa Bumi yang Terjadi Di Darat

Gempa bumi ini adalah gempa bumi yang terjadi di darat. Gempa bumi ini, terjadi akibat adanya patahan atau lipatan di darat. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, tetapi mampu menghancurkan gedung, bahkan membuat kebakaran pada kota.

  • Gempa Bumi yang Terjadi Di Laut

Gempa bumi ini adalah gempa bumi yang terjadi akibat adanya patahan atau lipatan di dasar laut. Gempa bumi memiliki potensi menciptakan tsunama, akibat perbedaan tekanan sebelum dan sesudah gempa, menyebabkan air menjadi naik, dan menciptakan tsunami (Baca: Penyebab Tsunami dan Akibatnya).

Berdasarkan Gelombang

Gelombang adalah salah satu penyebab terjadinya gempa bumi. Gelombang ini berasal dari pusat gempa yang disebut hiposentrum. Hiposentrum adalah titik utama dari gempa yang sedang terjadi. Gempa bumi ini dibagi menjadi 2, yaitu primer dan sekunder.

  • Gempa Berdasarkan Gelombang Primer

Gempa yang berdasarkan gelombang primer, adalah gempa yang bersifat merambat. Gelombang ini berasal dari pusat gempa dengan kecepatan hingga 14 km per detik. Gempa ini adalah gempa permulaan, sebelum gempa susulan.

  • Gempa Bumi Berdasarkan Gelombang Sekunder 

Gempa yang diakibatkan dari gelombang ini, sama dengan gelombang primer. Yang membedakan adalah, gempa ini meliki kecepatan yang lebih lambat. Kecepatan gelombang ini hanya sekitar 7 km per detik. Gempa ini biasanya susulan dari gempa pertama yang lebih kuat.

Berdasarkan Penyebabnya

Gempa bumi ini berasal dari sebab yang berbeda- beda. Gempa bumi dapat terjadi akibat kejadian alam, maupun kejadian yang diciptakan oleh manusia. Berikut ini 4 jenis gempa bumi berdasarkan penyebabnya.
  1. Gempa Tektonik  adalah gempa yang terjadi akibat bergesernya lempeng-lempeng tektonik. Lempeng tektonik adalah lempeng yang ada didunia. Lempeng- lempeng ini membentuk benua- benua di dunia. Gerakan lempeng- lempeng ini bisa saling mendekat maupun menjauh. Jika lempeng- lempeng ini saling bersinggungan, memiliki potensi menciptakan gempa bumi yang sangat besar.
  2. Gempa Vulkanik adalah gempa yang terjadi pra dan pasca letusan gunung api. Letusan gunung api, berasal dari terjadinya tekanan panas di dapir magma yang ini keluar, mencari tekanan yang lebih rendah. Akibatnya, tekanan tersebut menggerakkan lapisan bumi, dan mengetarkannya. Gunung api yang mau meletus, akan mengakibatkan gempa bumi kecil yang terjadi berulang- ulang. Dan saat meletus, akan menghasilkan getaran yang kuat (Baca: Gejala Vulkanisme Gunung Berapi).
  3. Gempa Bumi Akibat Runtuhan dan Benturan adalah gempa bumi yang terjadi akibat adanya longsor. Longsor ini bisa diakibatkan oleh erosi atau gunung kapur yang runtuh (Baca: Proses Terjadinya Longsor dan Penyebabnya). Jatuhnya batuan dan tanah akibat longsor, menyebabkan getaran kecil pada kulit bumi. Selain itu, benturan dari meteor yang jatuh ke bumi, juga menyebabkan terjadinya gempa bumi.
  4. Gempa Bumi Akibat Manusia, Gempa bumi tidak hanya disebabkan oleh alam. Manusia juga memiliki kemampuan dalam menciptakan gempa bumi. Gempa bumi ini, terjadi akibat pemakaian bahan peledak berkekuatan besar. biasanya bahan peledak ini, dipakai untuk menghancurkan gedung- gedung yang sudah tidak terpakai, atau melubangi gunung yang dipakai untuk pertambangan. Pertambangan yang hancur, juga dapat menyebabkan gempa bumi.
23 March 2017

Pengertian, Sifat, dan Macam – Macam Gelombang

Pengertian, Sifat, dan Macam – Macam Gelombang. Pengertian Gelombang, Sifat – Sifat dari Tiap – Tiap Gelombang, Macam – Macam Gelombang, Gelombang Mekanik, Gelombang Elektromagnetik, Gelombang Transversal, Gelombang Longitudinal, Gelombang Berjalan, dan Gelombang Diam.

Pengertian Gelombang 

Sumber: belajarronline.wordpress.com
Gelombang yakni tanda-tanda rambatan dari satu getaran/usikan. Gelombang yang senantiasa terjadi bila sumber getaran ini bergetar secara terus menerus. Gelombang membawa daya dari satu tempat ke tempat yang lain.

Contoh sederhana gelombang, bila kita mengikatkan satu ujung tali ke tiang, dan satu ujung talinya lagi digoyangkan, akan terbentuk banyak bukit dan lembah di tali yang digoyangkan tadi, inilah yang disebut dengan gelombang.

Rangkuman: Gelombang adalah Tanda-tanda rambatan dari satu getaran.

Ragam Macam Gelombang 

Bersumber pada Mediumnya Gelombang dibagi menjadi dua, yaitu: 

Gelombang Mekanik 
Sumber: pustakapedia.net
Gelombang mekanik yakni gelombang yang dalam proses perambatannya memerlukan medium (zat penghubung). Artinya apabila tidak ada medium, gelombang ini tidak akan terjadi. Umpamanya yakni Gelombang Bunyi yang zat perantaranya udara, jadi apabila tidak ada udara, bunyi tidak akan terdengar.

Gelombang Elektromagnetik 
Sumber: anneahira.com
Gelombang Elektromagnetik yakni gelombang yang dalam proses perambatannya tidak memerlukan medium (zat penghubung). Artinya gelombang ini bisa merambat dalam keadaan seperti apa pun tanpa memerlukan medium. Umpamanya yakni gelombang sinar yang senantiasa ada dan tidak memerlukan zat penghubung.

Bersumber pada Arah Getar dan Arah Rambatnya, Gelombang dibagi jadi dua, yaitu: 

Gelombang Transversal 
Sumber: softilmu
Gelombang Transversal yakni gelombang yang arah getarnya tegak lurus dengan arah rambatannya. Bentuk Getarannya berwujud lembah dan bukit.

Bersumber pada gambar di atas dapat saya terangkan bila: 

Arah rambat gelombang di atas yakni ke kiri dan ke kanan, sedangkan arah getarnya yakni ke atas dan ke bawah. Jadi begitulah yang disebut dengan arah rambat tegak lurus dengan arah getarnya. Umpamanya yakni gelombang pada tali yang saya contohkan sebelumnya di paragraf atas.

Gelombang Longitudinal 
Sumber: softilmu
Gelombang longitudinal yakni gelombang yang arah rambatnya sejajar dengan arah getarannya. Bentuk getarannya berupa rapatan dan renggangan.

Bersumber pada gambar di atas, kita dapat mengerti bila:

Arah rambat gelombangnya ke kiri dan ke kanan, dan arah getarnya ke kiri dan ke kanan juga. Oleh karena itu gelombang ini yakni gelombang longitudinal yang arah getar dan arah rambatnya sejajar.

Contoh gelombang ini yakni Gelombang bunyi, di udara yang dirambati gelombang ini akan terjadi rapatan dan renggangan pada molekul-molekulnya, dan saat ada rambatan molekul-molekul ini bisa bergetar.

Walau demikian getarannya hanya akan gerak maju mundur dan tetap di titik keseimbangan, hingga tidak membentuk bukit dan lembah.

Bersumber pada Amplitudonya (simpangan paling jauh) Gelombang juga dibagi jadi dua: 

Gelombang Berjalan 
Sumber: perpustakaancyber.blogspot.co.id
Gelombang berjalan yakni gelombang yang amplitudonya tetap pada setiap titik yang dilalui gelombang, misalnya gelombang pada tali.

Gelombang diam 
Sumber: tutorialgitar.com
Gelombang diam yakni gelombang yang amplitudonya berubah, misalnya gelombang pada senar gitar yang dipetik.

Sifat dan Pembawaan Gelombang 

Sumber: adjiebrotots.com
Dipantulkan (Refleksi) 

Tentunya kita sudah sangat paham dan terbiasa dengan apa yang dimaksud pemantulan ini, jadi secara garis besar saya rasa kita telah sepaham.

Dalam pemantulan gelombang berlaku hukum pemantulan gelombang, yaitu:
Besar sudut datangnya gelombang sama saja dengan sudut pantul gelombang.
Gelombang datang, gelombang pantul, dan garis normal ada pada satu sisi datar.

Dibiaskan (refraksi) 

Pembiasan gelombang yakni pembelokan arah rambat gelombang karena lewat medium yang tidak sama kerapatannya.

Digabungkan (interferensi) 

Gabungan gelombang terjadi bila ada gelombang dengan frekuensi dan beda fase sama-sama bertemu. Hasil interferensi gelombang akan ada 2, yaitu konstruktif (saling menguatkan) dan destruktif (saling melemahkan).

Interferensi Konstruktif terjadi saat 2 gelombang bertemu pada fase yang sama, sedangkan interferensi destruktif terjadi saat 2 gelombang berjumpa pada fase yang berlawanan.

Dibelokkan/disebarkan (Difraksi) 

Difraksi gelombang yakni pembelokkan/penyebaran gelombang apabila gelombang itu lewat celah. Geja difraksi akan semakin tampak jelas bila celah yang dilewati semakin sempit.

Dispersi Gelombang 

Dispersi yakni penyebaran bentuk gelombang ketika merambat lewat satu medium. Dispersi tidak akan terjadi pada gelombang bunyi yang merambat lewat udara atau ruangan hampa. Medium yang dapat melindungi bentuk gelombang itu disebut juga dengan medium nondispersi.

Dispolarisasi (diserap arah getarnya) 

Polarisasi yakni peristiwa terserapnya beberapa arah getar gelombang hingga hanya tinggal memiliki satu arah saja. Polarisasi hanya akan terjadi pada gelombang transversal, karena arah gelombang sama seperti arah polarisasi, dan demikian sebaliknya, akan terserap apabila arah gelombang tidak sama seperti arah polarisasi celah itu.

Pemakaian Gelombang 

Sangat banyak pemakaian dari gelombang dengan mempertimbangkan beragam karakter gelombang yang ada di sekitar kita. Beberapa diantaranya yaitu:
  1. Gelombang TV dan Radio untuk komunikasi. 
  2. Gelombang Micro yang dipakai untuk memasak makanan atau yang kita kenal dengan microwave 
  3. Gelombang bunyi yang sangat membantu mereka yang kerja di bidang kesehatan, yaitu Ultrasonik pada perlengkapan USG untuk mengecek ada tidaknya penyakit.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Sifat, dan Macam – Macam Gelombang, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Gelombang di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Gelombang. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 
09 May 2017

Pengertian, Satuan dan Macam-Macam Bentuk Energi

Pengertian, Satuan dan Macam-Macam Bentuk Energi. Pengertian Energi, Satuan Energi, dan Beragam Macam Jenis Bentuk Energi.

Pengertian Energi

Sumber: imavarmepumpar.se
Energi yakni kemampuan untuk melakukan satu tindakan atau pekerjaan (usaha). Kata “Energi” datang dari bahasa yunani yang maknanya yaitu “ergon” yang mempunyai arti kerja. Dalam melakukan sebuah hal kita selalu menggunakan serta memerlukan energi, baik secara sadar maupun tidak sadar, Umpamanya ketika kita jalan kita memerlukan energi.

Namun setiap kegiatan memerlukan energi dalam jumlah dan bentuk yang tidak sama. Energi tidak dapat dilihat namun pengaruhnya dapat dirasakan. Energi dapat berubah bentuk dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Umpamanya pada setrika terjadi perubahan bentuk dari energi listrik jadi energi panas.

Satuan Energi 

Satuan Internasional untuk energi yakni Joule (J), satuan ini digunakan untuk menghormati james Presscot Joule dan percobaannya dalam persamaan mekanik panas. Satuan lain untuk energi yakni Kalori (Kal). Hubungan antara Joule dengan Kalori yakni sebagai berikut ini:

1 kalori = 4, 2 Joule atau 1 Joule = 0, 24 kalori 

Hubungan Joule dengan Satuan Internasional Dasar lain:

1 Joule = 1 Newton-Meter dan 1 Joule = 1kg m2 s-2 

Hukum Kekekalan Energi 

Sumber: eksplorasi.id
Bersumber pada Hukum Kekekalan Energi, dapat ditarik kesimpulan bila:

Energi Tidak dapat di buat maupun dimusnahkan. Energi hanya dapat dirubah bentuknya dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Oleh sebab Itu Jumlah keseluruhnya energi dalam satu sistem hanya akan berubah ketika masuk atau keluarnya satu energi.

Bentuk-Bentuk Energi 

Dalam melakukan kehidupan sehari-hari, kenyataannya ada beragam macam jenis bentuk energi yang kita pakai. Dan, kita akan bahas tuntas, apa saja bentuk energi itu.

Energi Mekanik 

Energi mekanik yakni energi yang dimiliki satu benda karena karakter geraknya. Energi Mekanik dibagi lagi jadi dua, yaitu:

Energi Potensial

Sumber: annida-online.com
Energi potensial yaitu energi yang dimiliki satu benda karena posisi atau kedudukannya, artinya saat benda itu diam pada posisi spesifik. Beragam macam bentuk energi dapat dikelompokkan sebagai energi potensial, karena semua bentuk energi potensial dihubungkan dengan satu bentuk gaya yang bekerja pada keadaan fisik satu materi.

Umpamanya yakni ketika kita meregangkan karet, terjadi perubahan karakter fisik karena adanya gaya elastik, dan inilah yang disebut juga dengan energi potensial elastik. Secara Fisika Rumus Energi Potensial yakni sebagai berikut ini:

Ep = m x g x h 

Keterangan (Satuan):
Ep = Energi Potensial (Joule) m = Massa (kg) g = Gravitasi (m/s2) h = Ketinggian (m) 

Energi Kinetik

Sumber: benergi.com
Energi Kinetik yakni Energi yang dimiliki satu benda karena gerakan atau kelajuannya. Energi kinetik secara jelas dapat diambil kesimpulannya yakni sebagai satu kemampuan untuk melakukan usaha agar bisa menggerakkan benda dengan massa spesifik hingga mencapai satu kecepatan spesifik.

Semakin tinggi kecepatan satu benda semakin besar juga energi kinetiknya. Umpamanya yakni ketika satu mobil melaju, semakin kencang kecepatan mobil itu, semakin tambah juga energi kinetiknya. Secara Fisika Rumus Energi Kinetik Yakni Sebagai Berikut ini:

Ek = ½ x m x v2 

Keterangan (Satuan):
Ek = Energi Kinetik (Joule) m = Massa (kg) v = Kecepatan (m/s) 
Energi Mekanik = Energi Potensial + Energi Kinetik 

Energi Bunyi 

Sumber: lebih-unik.blogspot.co.id
Energi Bunyi yakni energi yang dihasilkan oleh getaran partikel-partikel udara di sekitar sumber bunyi. Sebenarnya setiap terjadinya getaran pada suatu benda jelas ada energi bunyi, namun tidak semua bunyi itu akan terdengar.

Semakin kuat getarannya, semakin besar juga energi bunyi yang dihasilkan. Umpamanya yakni ketika bermain gendang, semakin kuat gendang dipukul, otomatis semakin besar getarannya, dan semakin besar bunyi yang dihasilkan.

Energi Panas (Kalor) 

Sumber: williamtanzilblog.blogspot.co.id
Energi Panas yakni energi yang terjadi karena gerakan internal partikel penyusun dalam satu benda. Energi panas yaitu energi yang berpindah dari satu partikel yang bersuhu tinggi ke partikel bersuhu lebih rendah. Umpamanya ketika memanaskan air dengan api, suhu dari api akan berpindah ke air hingga membuat air dapat mendidih.

Energi Cahaya 

Energi Cahaya yakni Energi yang dihasilkan oleh gelombang elektromagnetik. Umpamanya yakni ketika cahaya dari lampu, semakin jauh kita dari sumber cahaya semakin sedikit efek cahaya itu pada pandangan.

Energi Kimia 

Energi Kimia yakni Energi yang dihasilkan karena adanya hubungan secara kimia dari reaksi kimia yang terjadi. Contoh Sederhananya yakni Makanan yang masuk ke dalam tubuh memiliki unsur kimia dan akan mengalami reaksi kimia agar dapat dipakai oleh tubuh, dan saat proses reaksi kimia juga terjadi energi kimia.

Energi Nuklir 

Energi Nuklir yakni Energi yang dihasilkan dari reaksi inti oleh bahan radioaktif. Energi ini dihasilkan oleh inti atom yang membelah atau dua inti atom yang menyatu. Pembelahan atau penyatuan inti atom akan menghasilkan energi yang sangat besar karena terjadi perubahan pada inti atom. Umpamanya yakni penggunaan bom nuklir.

Penggunaan dan Pemanfaatan Energi Dalam Kehidupan 

Sumber: gohijau.wordpress.com
  • Beragam macam energi dapat dipakai dalam kehidupan kita sehari-hari, dan berikut ini akan kami berikan contoh penggunaan energi dengan mengubahnya dari satu bentuk ke bentuk lain, antara lain:
  • Energi Kimia Jadi Energi Gerak (Mekanik) yakni Makanan yang kita makan di proses lewat reaksi kimia jadi sumber energi untuk melakukan aktivitas 
  • Energi Listrik Jadi Energi Panas yakni Penggunaan Setrika untuk menggosok pakaian. 
  • Energi Listrik Jadi Energi Bunyi yakni Penggunaan Bel untuk menghasilkan bunyi. 
  • Energi Listrik Jadi Energi Gerak (Mekanik yakni Penggunaan kipas angin. 
  • Energi Gerak (Mekanik) Jadi Energi Panas yakni Gesekkan dua benda secara terus menerus menghasilkan panas. 
  • Energi Cahaya Jadi Energi Kimia yakni Penggunaan cahaya matahari sebagai bahan dasar dalam proses fotosintesis oleh tumbuhan.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Satuan dan Macam-Macam Bentuk Energi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Energi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Energi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
18 May 2017

Protista Menyerupai Hewan (Protozoa)

Protista Menyerupai Hewan (Protozoa). Pengertian Protista Menyerupai Hewan (Protozoa), Filum Rhizopoda, Filum Ciliata, Filum Flagellata, dan Filum Sporozoa.

Pengertian Protozoa

Sumber: emedicine.medscape.com

Protista menyerupai hewan atau yang umum disebut dengan protozoa organisme bersel satu yang memiliki ukuran mikroskopis. Cara perkembangbiakan protista menyerupai hewan (protozoa) bisa terjadi secara seksual ataupun aseksual.

Secara aseksual yanitu dengan membelah diri atau membentuk spora, sedangkan secara seksual yakni dengan melakukan konjugasi. Konjugasi ini adalah proses melekatnya dua sel untuk mengadakan pertukaran inti sel.

Protista menyerupai hewan (protozoa) bisa ditemui di beberapa tempat, yakni di parit, sawah, sungai, bendungan, atau air laut, atau bahkan juga ada yang hidup dalam tubuh makhluk hidup yang lainnya sebagai parasit.

Dalam Klasifikasi makhluk Hidup, protozoa di kelompokkan bersumber pada alat geraknya, yakni Rhizopoda (kaki semu), Ciliata (bulu getar), Flagellata (bulu cambuk), sporozoa (tidak memiliki alat gerak khusus).

Di bawah ini adalah kelompok-kelompok dari Protista Menyerupai Hewan (Protozoa)

Filum Rhizopoda 

Sumber: plingfactory.de
Filum Rhizopoda adalah Organisme yang paling terkenal dalam filum ini yaitu Amoeba. Maka akan lebih mudah bila kita menguraikan ciri filum ini dari ciri amoeba itu sendiri.

Amoeba adalah rhizopoda yang bergerak dengan kaki semu (pseudopodium), organisme ini tidak mempunyai bentuk tetap lantaran senantiasa berubah-ubah. Amoeba ada yang hidup di alam, tetapi ada pula yang hidup sebagai parasit.

Amoeba bergerak serta menangkap makananya dengan kaki semu. Kaki semu itu dijulurkan menuju makanan, diikuti oleh oleh isi sel hingga badannya bergerak ke makanan itu. Makanannya berbentuk bakteri atau bahan Organik yang lain.

Makanan yang didapat akan masuk ke vakuola makanan untuk diolah. Lantas Vakuola ini mengedar ke semua sel sambil membawa makanan yang diolahnya.

Setelah di proses, sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma serta sisa-sisa makanan berbentuk padat lantas menepi serta kemudian keluar dari sel lewat membran plasma. Organisme ini berkembangbiak secara aseksual, yakni dengan membelah diri.

Intinya: Rhizopoda adalah organisme bersel satu, bergerak serta menangkap makanannya dengan kaki semu (pseudopodium). Organisme ini berkembangbiak dengan membelah diri secara langsung (pembelahan biner).

Filum Ciliata 

Sumber: ucmp.berkeley.edu
Contoh dari filum ini yaitu paramecium yang disebut dengan sebagai hewan sandal, lantaran memiliki bentuk yang menyerupai tapak sandal. organisme ini bergerak di air dengan memakai silia (bulu getar).

Di permukaan membran sel yang melekuk terdapt mulut sel. Air masuk ke mulut selnya lantaran getaran silia. Umumnya organisme ini mengonsumsi bakteri atau mikroorganisme yang lain yang hidup di dalam air.

Setelah makanan masuk lewat mulut serta melalui kerongkongan sel, makan itu lantas menuju vakuola makanan. Sama dengan Rhizopoda, vakuola makanan mengedar sambil mengolah makanan. Sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma.

Sisa makanan yang berwujud cairan di keluarkan melalu vakuola berdenyut yang berjumlah dua buah, masing-masing terdapat di ujung sel, sedangkan sisa makanan yang berwujud padat di keluarkan oleh vakuola makanan yang menepi menuju ke permukaan membran sel. Berikutnya vakuola makanan pecah, serta sisa-sisa makanan tadi ikut keluar.

Paramecium berkembangbiak baik secara vegetatif serta generatif. Perkembangbiakan vegetatif yaitu dengan jalan membelah diri, sedangkan secara seksual dilakukan dengan konjugasi.

Intinya: Ciliata adalah organisme bersel satu ayng bergerak dengan bulu getar (silia). Ada ciliata yang hidup bebas, ada pula yang punya sifat parasit. Ciliata berkembangbiak secara aseksual dengan membelah diri, dan secara seksual dengan konjugasi.

Filum Flagellata 

Sumber: artikelsiana.com
Flagellata yaitu organisme protista yang bergerak dengan memakai flagela (bulu cambuk). Contoh organisme dari filum ini yaitu trypanosoma. Makhluk ini hidup secara parasit di dalam darah manusia serta vertebrata yang lain. Trypanosoma berkembangbiak dengan membelah diri.

Filum Sporozoa 

Sumber: gabyv14.blogspot.co.id
Organisme yang paling terkenal dalam filum ini yaitu Plasmodium yang hidup parasit pada tubuh manusia serta mengakibatkan penyakit malaria. Makanannya yaitu sel darah merah (eritrosit). Inang perantaranya yaitu nyamuk anopheles.

Plasmodium berkembang secara vegetatif serta generatif. Perkembangbiakan vegetatif terjadi dengan membentuk spora. Sedangkan perkembangbiakkan nya secara seksual/generatif yaitu dengan membentuk gameet.

Sel gamet jantan disebut dengan mikrogametosis, sel betina disebut dengan makrogametosis. Peleburan dilakukan dalam tubuh nyamuk anopheles. Bila nyamuk ini menggigit manusia, plasmodium yang ada dalam air liur bisa menginfeksi tubuh manusia.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Protista Menyerupai Hewan (Protozoa), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Protozoa di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Protozoa. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com