Showing posts sorted by relevance for query hipofisis. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query hipofisis. Sort by date Show all posts
27 April 2017

Pengertian, Fungsi, Mekanisme Kerja Hormon Pada Manusia

Pengertian, Fungsi, Mekanisme Kerja Hormon Pada Manusia. Pengertian Hormon, Fungsi Hormon, Mekanisme Kerja Hormon pada Manusia, dan Segala Hal yang terkait dengan Hormon.

Pengertian Hormon

Sumber: menstruasi.com
Hormon yakni senyawa organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Kelenjar endokrin disebut juga dengan kelenjar buntu lantaran tidak memiliki saluran sendiri. Sekresi kelenjar endokrin disebut juga sebagai sekresi internal. Hormon yang dihasilkan dikembalikan ke darah dan mengedar mengikuti aliran darah. Hormon itu akan mempengaruhi organ tujuan.

Dengan hal itu dapat dikatakan bila sistem endokrin dapat berkomunikasi dengan jaringan atau organ-organ tujuan yang letaknya jauh dari kelenjar.

Tidak seperti sistem saraf, efek hormon berjalan lambat, tetapi lantaran hormon mempengaruhi metabolisme sel, pengaruhnya pada jaringan dan organ menetap. Tidak cuma dihasilkan dari kelenjar endokrin, ada pula hormon yang dihasilkan dari beberapa sel saraf spesifik yang disebut juga dengan sel neurosekretori. Hormon yang dihasilkan oleh sel saraf itu dinamakan dengan neurohormon.

Hormon diproduksi bersumber pada mekanisme kerja umpan balik. Artinya kekurangan atau keunggulan hormon spesifik dapat mempengaruhi produksi hormon lain.

Perbedaan sistem saraf dengan sistem hormone 

Sistem saraf 

Sumber: hrysainsbiologi.wordpress.com
  1. Tanda yang dibawa miliki sifat impuls saraf 
  2. Impuls saraf berjalan cepat lantaran dihantarkan lewat serabut saraf 
  3. Organ tujuan umumnya khusus, contoh apabila kaki terserang paku, impuls khusus dari kaki kembali lagi ke kaki 
  4. Respon organ tujuan berjalan cepat 

Sistem hormon 

Sumber: fembrisma.wordpress.com
  1. Tanda yang dibawa miliki sifat cairan hormon 
  2. Efek hormon berjalan lambat lantaran dihantarkan lewat sistem peredaran darah 
  3. Organ tujuan ada yang khusus ada pula yang umum. Misalnya hormon vasopressin miliki dampak pada penyerapan air di ginjal, sedangkan hormon perubahan miliki dampak ke seluruh tubuh. 
  4. Respon organ tujuan ada yang cepat, ada yang lambat. 
Di dalam tubuh manusia ada 9 kelenjar endokrin yang berperan menghasilkan hormon, yaitu hipotalamus, pituitari, pineal, tiroid, tiroid, paratiroid, kelenjar adrenal, pankreas, ovarium (pada wanita), dan testis (pada lelaki).

Hipotalamus

Sumber: youtube.com
Hipotalamus ada di otak depan dan berperan penting dalam pengaturan homeostasis. Hipotalamus mempunyai beberapa sel saraf khusus yang menghasilkan neurohormon. Neurohormon ada yang berperan sebagai aspek pencetus dan ada pula yang berperan sebagai aspek penghalang.

Hormon yang berperan sebagai aspek pencetus akan dihasilkan dan dibawa lewat pembuluh darah portahipotalamohipofisis menuju ke hipofisis. Apabila hormon itu tiba di hipofisis, hipofisis akan mengeluarkan hormon yang sesuai.
  1. Berikut ini yaitu hormon yang dihasilkan hipotalamus bersama fungsi atau peranannya: 
  2. Hormon pencetus kortikotropin atau Corticotrophic Releasing Factor (CRF) à Merangsang lobus anterior hipofisis agar mensekresi Adenocorticotropic Hormone (ACTH) 
  3. Hormon pencetus hormon perkembangan atau Growth Hormone Releasing Factor (GRF) à Merangsang pengeluaran hormon perkembangan Somatotrophic Hormone (STH) 
  4. Hormon pencetus tirotropik atau Tyrotrophic Releasing Factor (TRF) à Merangsang lobus anterior agar mensekresi Thyroid Stimulating Hormone (TSH) 
  5. Hormon pencetus hormon FSH atau Follicle Stimulating Hormone Releasing Factor (FRF) à Merangsang lobus anterior mensekresi FSH (Follicle Stimulating Hormone) 
  6. Hormon pencetus hormon LH atau Luteinizing Hormone Releasing Factor (LRF) à Merangsang lobus anterior mensekresi LH (Luteinizing Hormone) 
  7. Neurohormon yang bekerja sebagai aspek penghambat, misalnya Prolactin Inhibiting Factor (PIF) berperan untuk menghambat pengeluaran prolaktin. Hipotalamus juga menghasilkan hormon yang bukan aspek pencetus. Hormon ini diangkut oleh neurit beberapa sel neurosekresi ke dalam hipofisis sisi belakang. Hormon-hormon itu yakni vasopressin (mempengaruhi pengeluaran air pada urine) dan oksitosin (mempengaruhi kontraksi uterus). 

Hipofisis (Kelenjar Pituitari)

Sumber: psychologymania.com
 Kelenjar hipofisis ada di dasar otak besar. Kelenjar hipofisis dibagi jadi 3 sisi (lobus), yaitu untuk anterior, tengah, dan posterior. Lobus tengah hanya ada pada saat kita bayi, lantas akan hanya tinggal sisa ketika telah beranjak dewasa.

Kelenjar hipofisis memegang peranan penting dalam koordinasi kimia tubuh, sampai kelenjar ini disebut juga dengan “master of glands” lantaran sekresinya digunakan untuk mengontrol kegiatan kelenjar endokrin yang lain. Kelenjar endokrin lain baru mensekresi hormon setelah mendapatkan kiriman tanda (berwujud hormon) dari kelenjar hipofisis.

Kelenjar Pineal 

Sumber: terapishalatbahagia.net
Kelenjar pineal ada di otak tengah. Kelenjar ini menghasilkan hormon yang bernama melatonin. Konsentrasi melatonin dalam darah naik-turun sama seperti siklus diurnal. Kandungan melatonin paling tinggi terjadi saat malam hari sampai membuat kita mengantuk.

Sedangkan pada siang hari kandungannya hanya sedikit. Kelenjar pineal diduga membantu mengatur siklus proses fisiologi siang dan malam sampai mempengaruhi pola tidur, selera makan, dan suhu tubuh.

Kelenjar Tiroid 

Sumber: amazine.co
Kelenjar tiroid atau kelenjar gondok terdiri dari dua lobus yang ada pada bagian kanan dan kiri trakea. Sekresi kelenjar tiroid ditata oleh satu hormon dari lobus anterior kelenjar hipofisis, yaitu hormon tirotropik.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang berperan mengatur reaksi metabolisme karbohidrat, mengatur penggunaan O2 dan CO2, mempengaruhi perubahan tubuh dan mental.

Kekurangan hormon tiroksin pada beberapa masa anak-anak dapat menyebabkan kretinisme, yaitu terjadinya perkembangan kerdil dan kemunduran mental.

Kekurangan homo tiroksin pada orang dewasa menyebabkan mixudema, dengan tanda tanda proses metabolisme mengalami penurunan, berat tubuh jadi bertambah, gerakan lamban, berpikir serta bicara lamban, kulit tebal, dan rambut rontok.

Kelebihan tiroksin pada orang dewasa akan mengakibatkan penyakit “Grave’s disease” atau penyakit gondok eksoftalmus. Tanda tanda penyakit itu yakni mata menonjol, mudah gugup, denyut nadi jadi bertambah, mata lebar, nadi dan napas cepat serta tidak teratur, dan insomnia.

Tidak cuma nafsu makan jadi bertambah tetapi diiringi dengan berkurangnya berat tubuh lantaran meningkatnya metabolisme dan permasalahan pencernaan.

Tiroksin mempunyai kandungan banyak iodin, kekurangan iodin kurun waktu lama dapat mengakibatkan pembengkakan kelenjar tiroid. Pembengkakan ini terjadi lantaran kelenjar harus berupaya keras agar produksi tiroksin terjamin.

Menyebabkan kelenjar gondok mengembang serta nampaklah penyakit gondok. Penyakit ini seringkali ditemui di beberapa daerah yang kekurangan iodin, misalnya daerah pegunungan atau daerah perbukitan. Pencegahan dapat dikerjakan dengan mengkonsumsi makanan yang mempunyai kandungan cukup iodin, misalnya ikan laut, atau menggunakan garam beriodin.

Kelenjar Anak Gondok (Paratiroid) 

Sumber: psychologymania.com
Di setiap sisi kelenjar tiroid ada sepasang kelenjar kecil, yaitu kelenjar anak gondok atau disebut juga dengan kelenjar paratiroid. Kelenjar ini berperan untuk menghasilkan hormon paratiroid untuk mengatur kandungan ion fosfat (PO4) dan ion kalsium (Ca) dalam darah dan tulang. Kerja hormon ini sinergis dengan vitamin D.

Apabila seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) hormon paratiroid akan mengakibatkan tetani, dengan tanda tanda kejang pada tangan dan kaki, gelisah, susah tidur, dan merasa kesemutan.

Kebalikannya juga, kelebihan hormon ini akan mengakibatkan kelainan juga, yaitu menyebabkan kalsium dan fosforus dalam tulang akan dikeluarkan dan dialirkan ke dalam serum darah sampai pasien akan mudah untuk mengalami patah tulang

Dan dalam urine akan memiliki kandungan banyak kapur dan fosforus, sampai memperbesar peluang untuk mengakibatkan batu ginjal yang apabila telah kronis dapat mengakibatkan kegagalan ginjal.

Kelenjar Anak Ginjal (Adrenal) 

Sumber: psychologymania.com
Kelenjar anak ginjal (kelenjar adrenal) atau kelenjar suprarenal ada di atas (kutub) setiap ginjal. Kelenjar ini terbagi dalam segi luar berwarna kekuningan yang disebut juga dengan korteks dan sisi dalam yang disebut juga dengan medula. Setiap sisi itu menghasilkan hormon yang tidak sama.

Bagian Medula 

Sumber: avisiasuryaningtyas.wordpress.com
Hormon adrenalin (epinefrin) à mempercepat kerja jantung, menaikkan tekanan darah, mempercepat pengubahan glikogen jadi glukosa pada hati, menaikkan gula darah, dan mengubah glikogen jadi asam laktat pada otot.

Hormon noradrenalin (norepinefrin) à menurunkan tekanan darah dan denyut jantung. Biasanya adrenalin dan noradrenalin bekerja antagonis

Bagian Korteks 

Hormon Glukokortikoid (kortisol, kortikosteron) à menurunkan metabolisme hidrat arang dan lemak, meningkatkan metabolisme protein dan lemak, serta mengurangi kekebalan.

Hormon Mineral kortikoid (aldosteron) à Regulasi Na+ dan K+, meningkatkan metabolisme hidrat arang, menahan Na+ dan Cl- dalam tubuh, dan regulasi air.

Adrenalin berperan mengubah glikogen jadi glukosa. Hormon adrenalin bekerja berlawanan dengan hormon insulin. Kedua hormon itu bekerja secara berlawanan, namun tujuannya sama yaitu mengatur kandungan gula dalam darah agar tetap normal.

Bila kita terkejut, hormon adrenalin akan dilepaskan yang mengakibatkan denyut jantung meningkat. Hormon adrenalin diedarkan ke seluruh tubuh untuk mengubah glikogen jadi glukosa yang digunakan dalam proses pembakaran untuk menghasilkan daya.

Hormon adrenalin juga mengakibatkan saluran bronkiolus melebar, pupil mata melebar, kelopak mata terbuka lebar, dan diikuti dengan rambut berdiri.

Kurang berperannya kelenjar adrenal akan mengakibatkan penyakit Addison, yang mempunyai tanda tanda kelelahan, nafsu makan menyusut, mual, muntah, merasa sakit di dalam tubuh, dan meningkatnya pigmen melanin pada kulit.

Hiperfungsi kelenjar adrenal mengakibatkan tumor kelenjar adrenal yang menyebabkan penyakit sindrom cushing dengan tanda tanda yang terlihat yakni tubuh gemuk, anggota gerak kurus, muka seperti “bulan purnama”, ada “punuk lembu” di punggung, dan perutnya menggantung. Kulit muka juga memerah, hipertensi dan mudah stress.

Pankreas 

Sumber: tabloidbekam.wordpress.com
Pada pankreas ada kelompok sel yang disebut juga dengan pulau Langerhans. Pulau Langerhans berperan sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Hormon ini membantu mengubah gula jadi glikogen pada hati dan otot lurik.

Kekurangan hormon ini akan mengakibatkan gula darah tidak dapat dirubah jadi glikogen untuk disimpan di dalam otot sampai mengakibatkan timbulnya penyakit kencing manis (diabetes melitus). Tidak cuma menghasilkan insulin, pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bertindak menaikkan gula darah dengan mengubah glikogen jadi glukosa.

Ovarium 

Sumber: endometriosiscare.wordpress.com
Ovarium berbentuk seperti buah kenari dan ada di kanan dan kiri uterus. Tidak cuma menghasilkan ovum (sel telur), ovarium juga membuahkan hormon. Ada dua bentuk hormon yang dihasilkannya, yaitu estrogen dan progesteron.
  1. Estrogen, dihasilkan oleh folikel Graff. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Peranan hormon estrogen yakni merangsang perkembangan ciri kelamin sekunder pada wanita dan perilaku seksual. 
  2. Progesteron, dihasilkan oleh korpus luteum. Pembentukan progesteron dirangsang oleh LH. Peranan hormon ini yakni untuk memelihara kehamilan, perkembangan, dan pertumbuhan kelenjar air susu. 

Testis 

Sumber: afairgo.net
Testis yakni organ reproduksi lelaki, berperan untuk menghasilkan spermatozoa dan hormon testosteron. Sekresi hormon ini dirangsang oleh LH. Sekresi hormon testosteron bertambah pada beberapa masa pubertas. Hormon testosteron mempunyai dampak pada perubahan ciri kelamin sekunder pada pria dan perilaku seksual.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Mekanisme Kerja Hormon Pada Manusia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hormon di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hormon. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
05 May 2017

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup

Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup. Pertumbuhan Makhluk Hidup, Perkembangan Makhluk Hidup, Perbedaan Antara Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup, dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup.

Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

Sumber: dosenpendidikan.com
Pertumbuhan yakni proses pertambahan tinggi, volume, atau massa tubuh makhluk hidup yang biasanya miliki sifat kuantitatif (dapat dihitung dengan angka). Pertumbuhan ini rata-rata dapat dilihat dari fisik makhluk hidup itu sendiri.

Proses pertumbuhan dapat terjadi karena adanya pertambahan jumlah sel lantaran pembelahan sel. Umumnya Pertumbuhan akan terbatas pada usia, artinya pada usia spesifik makhluk hidup akan berhenti pertumbuhannya. Contoh pertumbuhan yakni bertambahnya tinggi tubuh seseorang.

Perkembangan yakni proses menuju kedewasaan yang miliki sifat kualitatif (tidak dapat digambarkan dengan angka, lebih dilihat dari segi fungsionalnya) untuk jadi makhluk yang sempurna seutuhnya.

Perkembangan, tidak terbatas pada usia, artinya makhluk hidup senantiasa berkembang bersamaan dengan menambahnya usianya. Contoh perkembangan yakni proses seorang manusia dari lahir hingga bisa bicara, berdiri, dan berjalan.

Perbedaan Pertumbuhan dengan Perkembangan 

Cara Mengukur 

Sumber: pangeranarti.blogspot.co.id
Pertumbuhan miliki sifat kuantitatif, artinya pertumbuhan dapat digambarkan dengan ukuran atau bilangan, misalnya pertumbuhan panjang 5 cm, pertumbuhan berat tubuh sejumlah 4 kg, dan lain sebagainya.

Sedangkan perkembangan miliki sifat kualitatif, artinya perkembangan tidak dapat digambarkan dengan bilangan. Umpamanya kapabilitas bicara terbata-bata sampai lancar, kapabilitas dan perkembangan biji.

Bisa atau Tidaknya Dilihat

Pertumbuhan dapat diidentifikasi secara fisik dari kenampakan luar, sedangkan perkembangan hanya dapat diidentifikasi secara fisiologis dari kenampakan dalam. Mengukur pertumbuhan dapat dengan mudah dikerjakan karena dapat langsung dilihat dengan mata, sedangkan mengukur perkembangan lebih rumit dan kompleks.

Titik Batas

Pertumbuhan yaitu proses yang dibatasi oleh waktu atau usia, umpamanya pertumbuhan dalam proses pembentukan tulang yang berhenti pada usia 30-35 tahun, sedangkan perkembangan yakni proses yang tidak terbatas waktu. Perkembangan berjalan terus menerus bersamaan dengan menambahnya usia lewat siklus yang hanya berhenti karena kematian.

Berulang atau Tidaknya

Pertumbuhan miliki sifat irreversible, artinya ia tidak dapat kembali terulang lewat satu buah siklus. Sedangkan perkembangan miliki sifat reversible, artinya ia dapat kembali terulang sesuai dengan siklusnya.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan 

Secara umum, faktor yang mempengaruhi makhluk hidup dapat dibagi jadi dua, yaitu: 

Faktor Internal (dalam Tubuh) 

Genetik 

Gen yakni faktor pembawa karakter pada makhluk hidup yang akan mengalami penurunan pada keturunan makhluk hidup itu. Gen akan mempengaruhi ciri fisik dan karakter makhluk hidup, oleh karena itu gen akan melakukan tindakan besar dalam pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.

Di sini setiap spesies dari makhluk hidup memiliki karakter dan ciri khusus yang akan diturunkan pada keturunannya. Contohnya cukup sederhana, tidak ada burung yang melahirkan anak yang Kemudian akan tumbuh jadi kucing, nah ini disebabkan adanya efek genetik pada pertumbuhan dan perkembangan.

Hormon 

Sumber: malahayati.ac.id
Hormon yakni senyawa kimia organik yang dihasilkan oleh tubuh untuk mengatur beragam macam aspek pertumbuhan dan perkembangan pada manusia. Meskipun jumlahnya sedikit di dalam tubuh makhluk hidup, namun hormon memiliki manfaat yang nyata terkait dengan pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup.

Contohnya pada manusia, penyakit anak yang terganggu pertumbuhan dan perkembangannya karena kekurangan Growth Hormon yang dihasilkan hipofisis anterior. Anak ini akan terganggu kecepatan pertumbuhannya.

Nutrisi (Makanan) 

Sumber: coachiwan.wordpress.com
Kami rasa secara umum sebagian besar masyarakat telah mengerti bila nutrisi memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Contohnya pada manusia dan hewan yang kekurangan nutrisi akan terlihat kurus dan terganggu pertumbuhan tingginya.

Ada 3 nutrisi yang perlu dipenuhi agar tubuh bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal, di antaranya yakni:
  1. Karbohidrat, 
  2. Lemak, 
  3. Dan protein. 

Faktor Eksternal (Luar Tubuh) 

Suhu Udara

Semua makhluk hidup membutuhkan lingkungan dengan suhu spesifik agar pertumbuhan dan perkembangannya normal. Pertumbuhan dan perkembangan pada manusia terlihat akan optimal bila tubuhnya dalam kisaran suhu 36,5 - 37,6 derajat celcius.

Sedangkan tumbuhan memberi ketergantungan lebih pada suhu, contohnya tumbuhan akan kering pada terik matahari walaupun kepentingan airnya tercukupi.

Cahaya 

Cahaya sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan, karena adanya proses fotosintesis. Kelembaban, Air, dan Tanah

Pada intinya beragam macam faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada makhluk hidup yakni bagaimana keadaan lingkungan makhluk hidup itu sendiri.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Makhluk Hidup di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Makhluk Hidup. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. lahiya.com