Showing posts sorted by relevance for query jenis jenis tari. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query jenis jenis tari. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi, Unsur dan Jenis Seni Tari

Pengertian, Fungsi, Unsur dan Jenis Seni Tari. Pengertian Seni Tari, Fungsi Seni Tari, Unsur yang terdapat di dalam Seni Tari, Jenis atau Ragam Seni Tari, Seni Tari digunakan untuk Berbagai Kegiatan. Seni Tari untuk Kegiatan Formal dan Non Formal.

Pengertian Seni Tari 

Sumber: pinterest.com
Ketika kita mendengar seni tari, biasanya yang akan terlintas di pikiran kita yaitu beberapa gerakan anggota tubuh yang mengikuti alunan music. Lalu, bagaimana dengan pendapat beberapa pakar? Apakah mereka berpendapat yang sama?. Nah, pengertian dari seni tari yang dikemukakan oleh beberapa ahli, salah satunya yaitu:
  1. Soedarsono, menyebutkan bila tarian yakni ekspresi jiwa manusia lewat gerak ritmis yang indah. 
  2. Yulianti Parani, menyebutkan tari yakni gerak-gerak ritmis beberapa atau semua anggota tubuh yang terbagi dalam pola perseorangan atau grup yang diimbangi ekspresi spesifik. 
  3. Curts Sachs, menyebutkan Tari yakni gerak yang ritmis. 
Apabila ditarik menjadi satu rangkuman dari ketiga pendapat itu Seni Tari yaitu gerak-gerak ritmis dari anggota tubuh sebagai ekspresi dan pengungkapan perasaan dari si penari yang diiringi alunan music yang manfaatnya menguatkan maksud yang ingin di sampaikan.

Jadi, seni tari tidak hanya asal menggerakkan anggota tubuh, akan tetapi memiliki maksud dan arti spesifik yang ingin di sampaikan si penari untuk yang menyaksikan. Arti itu dapat berwujud filosofis, keagamaan, pendidikan, kepahlawanan dan lain-lain.

Umpamanya yaitu Tari Saman yang datang dari Aceh. Tari saman ini mencerminkan keagamaan, pendidikan, sopan santun dan kepahlawanan dalam tempo yang bersamaan.

Fungsi Seni Tari 

Kita udah tahu bila satu diantara fungsi dari seni tari yaitu sebagai ekpresi dan pengungkapan perasaan dari si penari. Hal semacam ini dapat dimaklumi karena manusia yaitu makhluk social yang perlu berkomunikasi dengan pihak lain.

Pihak lain itu yaitu manusia yang lain serta Tuhan YME. Dalam kehidupan bermasyarakat ada beberapa fungsi atau peranan lain dari seni tari, salah satunya yaitu:

Sebagai fasilitas keagamaan 
Sumber: wikipedia.org
Di dalam kehidupan keagamaan, mulai sejak dahulu manusia menggunakan tari-tarian sebagai fasilitas berkomunikasi dengan Tuhan. Biasanya tari yang digunakan sebagai fasilitas keagamaan miliki sifat sakral.

Di Bali masih tetap ada tarian-tarian keagamaan sebagai fasilitas komunikasi dengan para Dewa dan leluhurnya. Biasanya tarian ini dikerjakan di Pura-pura. Contoh tariannya yaitu, Sang Hyang, Kecak, Keris, Rejang.

Sebagai fasilitas upacara adat 
Sumber: wikipedia.org
Tarian yang biasanya digunakan sebagai upacara adat terdiri atas 2 yaitu:

Momen Alamiah 

Tarian upacara adat yang berupa alamiah biasanya terkait dengan momen alam. Umpamanya yaitu tarian upacara menanam padi, tarian untuk kesuburan tanah/minta hujan, panen padi, memohon keselamatan dan tolak bala.

Tarian-tariannya yaitu: Tari Ngaseuk (menanam padi) dari Jawa Barat, Tari Seblang (panen padi) dari Jawa Timur, Tari Nelayan (memohon keselamatan saat berlaut) dari Irian Jaya.

Momen Kehidupan 

Tarian upacara kebiasaan pada momen kehidupan umumnya terkait dengan kehidupan manusia. Umpamanya yaitu pada peristiwa perkawinan, kelahiran, khitanan hingga kematian.

Tarian-tariannya yaitu: Tari Sisingaan (upacara khitanan) dari Jawa Barat, Tari Wolane (upacara perkawinan) dari Maluku, Tari Holana (menyambut kelahiran bayi) dari NTT dan Tari Ngaben (upacara kematian) dari Bali

Sebagai Fasilitas Pergaulan 
Sumber: anandatour.web.id
Manusia yaitu makhluk social yang membutuhkan interaksi dengan individu yang lain hingga munculah keakraban. Untuk mendapatkan situasi keakraban itu, manusia membutuhkan satu fasilitas. Satu diantara fasilitas tersebut yaitu Tarian Pergaulan.

Tarian pergaulan yakni bentuk tarian yang diperuntukkan untuk menyebutkan kerukunan bermasyarakat. Satu diantara contoh yang paling jelas dari tari pergaulan yaitu Tari Jaipongan di mana penari serta penonton dapat menari berbarengan di satu panggung.

Contoh yang lain yaitu Tari Tayub dari Jawa Timur, Tari Adu jago dari Surabaya dan Tari Manduda dari Sumatera Barat.

Sebagai Tontonan

Fungsi atau peranan paling akhir dari seni tari yaitu sebagai tontonan atau pertunjukan. Hampir setiap daerah di Nusantara memiliki tarian tontonan. Tarian tontonan atau pertunjukan yakni bentuk tarian yang dihadirkan sebagai hiburan semata. Diharapkan penonton yang lihat tarian ini akan merasa terhibur.

Unsur Seni Tari 

Kita udah membahas arti dari seni tari. Seni tari yaitu gerakan anggota tubuh secara ritmik yang diiringi oleh music.

Bersumber pada pengertian itu, dapat ditarik satu rangkuman bila seni tari terdiri atas beberapa unsur. Unsur-unsur dari seni tari itu terkait erat dan tidak dapat dihilangkan satu sama lain. Unsur-unsur dari seni tari yaitu:

Jenis Gerak 

Gerak yaitu unsure paling penting dan unsur estetika dari tari. Gerakan dari tari datang dari anggota tubuh. Anggota tubuh yang dapat digunakan untuk menari yaitu anggota tubuh sisi atas, sisi tengah dan sisi bawah.

Anggota tubuh sisi atas terdiri atas kepala, mata dan raut muka. Jenis gerak dari anggota tubuh sisi tengah yaitu terdiri dari lengan atas, lengan bawah, telapak tangan, jari-jari dan ruas jari.

Sedangkan anggota tubuh sisi bawah terdiri dari Kaki. Jenis gerak pada bagian kaki hampir sama untuk tarian di bagian tangan. Ketidaksamaannya ada pada tempo atau volume gerakannya.

Bentuk Iringan 

Unsur kedua dari tarian yaitu bentuk iringan. Bentuk iringan tarian dapat berupa bentuk music iringan tari internal dan bentuk music iringan tari eksternal.

Bentuk music iringan tari internal yaitu iringan yang datang dari tubuh penari itu. Umpamanya yaitu Tepukan dada dan telapak tangan pada Tarian Saman dari Aceh dan suara “Cak” pada tari kecak dari Bali.

Sedangkan bentuk music iringan tari eksternal datang dari tabuhan alat music. Umpamanya di Jateng, Jawa Timur dan Jawa Barat dikenal alat music gamelan, pelog dan salendro.

Kostum Tari 

Kostum tari yaitu satu estetika yang tidak dapat dipisahkan dari bentuk tarian. Kostum tarian untuk upacara mempunyai bentuk lebih sederhana dan tidak mementingkan estetika.

Berlainan dengan kostum tarian yang digunakan untuk tarian pertunjukan atau tarian tontonan. Kostum pada tarian tontonan atau pertunjukan bentuknya di desain sedemikian rupa sampai menyebabkan kesan keindahan maupun mendalam dari penontonnya.

Pola Lantai 

Nah, last but not the least yaitu pola lantai. Apa yang disebut juga dengan pola lantai? Pola lantai yakni posisi yang dilakukan baik oleh penari tunggal maupun penari grup. Pola lantai pada suatu tarian dapat berbentuk simetris, asimetris, lengkungan, garis lurus dan lingkaran.

Pada tarian upacara, pola lantai biasanya berbentuk lingkaran. Menurut beberapa pakar, pola lantai berbentuk lingkaran melukiskan keterkaitan erat dengan sebuah hal yang sacral atau mistis.

Lingkaran berpusat sebagai symbol alam dunia, berpusat pada bagian spesifik yang dihuni oleh alam gaib. Contoh tarian upacara dengan pola lantai lingkaran yaitu tari kecak dari bali.

Ide konsep Seni Tari 

Kita ketahui bila Indonesia yaitu Negara kepulauan yang terbagi dalam banyak suku. Keberagaman suku di Indonesia membuahkan keberagaman gerak tari yang berbeda antara suku satu dan lainnya di Indonesia.

Walaupun setiap tarian memiliki gerakan yang tidak sama namun tetap memiliki persamaan. Persamaan itu yaitu tenaga, ruang dan waktu.

Tenaga 

Setiap bergerak kita memerlukan tenaga. Nah, begitu halnya gerak tari. Untuk mendapat gerak tari yang dinamis, kompak dan ritmis tentunya membutuhkan tenaga.

Penggunaan tenaga memiliki intensitas kuat, sedang serta lemah. Tanpa tenaga satu gerakan yang baik tidak mungkin saja dapat dihasilkan, karena tenaga yaitu hal yang paling penting dalam gerak tari.

Contoh penggunaan tenaga dalam gerak tari yaitu ketika seseorang penari berdiri di atas punggung rekannya, penari itu membutuhkan tenaga yang besar untuk menahan beban dari rekannya yang berdiri di atas punggungnya.

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil yaitu hubungan antara gerak tari dan tenaga memiliki kaitan yang erat.

Tenaga dalam seni tari terkait dengan emosi dan perasaan. Untuk menghasilkan gerak tari yang baik dibutuhkan tenaga. Penambahan tenaga dalam gerak tari membuat gerak tari itu terlihat dinamis dan ritmik.

Ruang Gerak 

Satu gerak tarian membutuhkan ruang gerak. Gerak di dalam ruang dapat ditangani penari secara tunggal, berpasangan ataupun berkelompok. Ruang gerak terdiri atas dua yaitu ruang gerak sempit atau pribadi dan ruang gerak luas atau umum.

Contoh dari ruang gerak sempit yaitu apabila kita melakukan satu gerakan tanpa berdiri memiliki arti kita melakukan di ruang gerak sempit atau ruang gerak pribadi.

Sedangkan, apabila kita melakukan gerakan dan diikuti dengan perpindahan tempat dinamakan dengan ruang gerak luas atau ruang gerak umum.

Jadi kesimpulannya satu gerak tari ada karena adanya ruang gerak. Ruang gerak yang dilakukan oleh penari terbagi dalam ruang gerak sempit atau pribadi dan ruang gerak luas atau ruang gerak umum.

Waktu 

Setiap kita bergerak tidak cuma membutuhkan tenaga, kita juga membutuhkan waktu. Nah, begitu juga dengan gerak tari.

Setiap gerakan yang dikerjakan oleh penari membutuhkan waktu. Dalam gerak tarian, perbedaan cepat atau lambat sebuah gerak disebut juga dengan Tempo. Peranan tempo pada gerak tari yaitu memberi kesan dinamis hingga sebuah tarian itu enak untuk dilihat.

Contoh dari tempo yaitu ketika penari melakukan gerak hormat. Maka akan ada ketidaksamaan pose dari gerak hormat itu. Penari pada urutan pertama akan melakukan gerak hormat dengan tempo cepat dan berlanjut sampai penari pada urutan paling akhir dalam tempo yang lambat. Tempo itu akan memberi daya hidup pada suatu tarian.

Jadi, gerak tari tidak hanya membutuhkan tenaga dan ruang saja. Akan tetapi juga membutuhkan tempo untuk menghasilkan satu gerakan yang terlihat dinamis dan hidup sampai enak untuk dilihat.

Macam - Macam Jenis Tari 

Selanjutnya kita sudah tiba di point terakhir pembahasan dari seni tari. Sesudah kita ketahui arti, fungsi dan ide konsep dari seni tari. Rasa-rasanya tidak sah apabila kita belum tahu beragam bentuk jenis tarian yang ada di Bumi Indonesia ini.

Beberapa bentuk tarian yang ada di nusantara yaitu dibagi atas Tari Tradisional, Tari Kreasi Baru dan Tari Kontemporer. Ketiga bentuk dari tarian itu akan dijelaskan berikut ini:

Tari Tradisional 
Sumber: lisnaenaa.wordpress.com
Di Indonesia, hampir di setiap daerah memiliki tari tradisional. Nah, arti dari tari tradisional yaitu satu tarian yang datang dari satu daerah dan diturunkan secara turun-temurun hingga jadi budaya dari daerah itu.

Umumnya tari tradisional memiliki kandungan nilai-nilai filosofis seperti keagamaan, kepahlawanan dan lain-lain.

Tari tradisional di Indonesia terdiri atas dua, tari rakyat dan tari classic (keraton).

Tari Rakyat 
Sumber: tubasmedia.com
Tarian rakyat atau tarian daerah yaitu tarian yang berkembang pada masyarakat umum. Tarian rakyat lahir sebagai lambang dari kebahagiaan dan sukacita. Umpamanya apabila musim panen tiba dan hasil panen melimpah orang-orang akan berkumpul dan menari berbarengan untuk merayakannya.

Nah, tarian rakyat senantiasa berkembang dan jadi tradisi. Tarian rakyat tidak memiliki beberapa ketentuan baku hingga bentuk tariannya sangat beragam.

Tari Classic (Tari Keraton) 
Sumber: gateofjava.wordpress.com
Nah, teman-teman jelas menanyakan, apa yang membedakan antara tarian rakyat dengan tari classic? Ketidaksamaannya yaitu tari classic lahir dari dalam keraton atau dalam kelompok bangsawan.

Karena tarian ini berkembang pada lingkungan atas, masyarakat umum dilarang untuk menarikan tarian ini. Tidak sama dengan tari rakyat, tari keraton memiliki ketentuan yang tertulis dan baku. Hingga mulai sejak zaman tari ini lahir sampai saat ini tidak ada yang berubah.

Tari Kreasi Baru 
Sumber: radarjogja.co.id
Kita udah tiba pada point kedua dari bentuk tarian yang ada di Indonesia. Pembahasan mengenai tari kreasi baru di daerah tidak akan terlepas dari tari tradisi lama. Mengapa?

Karena tari kreasi baru yaitu perubahan dari tari tradisi yang ada. Tujuannya di sini bentuk tarian yang biasanya dipakai untuk upacara ritual, adat dan keagamaan dimodifikasi oleh penata tari hingga tari ini bisa di nikmati khalayak umum.

Umpamanya yaitu Tari Rapai yang merupakan gabungan dari gerak tari yang berkembang di Aceh dan Semenanjung Malaya, yaitu Tari Seudati, Saman dan Zapin.

Tari Kontemporer 
Sumber: qubicle.id
Kita udah tiba pada point terakhir dari bentuk tarian di Indonesia yaitu Tari Kontemporer. Nah, apa sih yang disebut dengan tari kontemporer?

Jadi tari kontemporer yaitu satu diantara bentuk tarian modern yang berkembang di Indonesia. Tarian ini lahir sebagai reaksi atas seni tari classic yang udah mencapai titik akhir dalam perubahan teknisnya.

Apa bedanya tari kontemporer dengan tari kreasi baru? Nah, seperti yang udah dijelaskan pada paragraph awal bila tari kontemporer adalah tari modern hingga tidak ada unsure tradisi lama lagi.

Biasanya gaya tari kontemporer mempunyai nuansa unik dan memakai bentuk music dari computer. Sedangkan tari kreasi baru yaitu tari tradisi yang udah dimodifikasi tetapi tetap meninggalkan unsur asli tradisinya.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian Pengertian, Fungsi, Unsur dan Jenis Seni Tari, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Tarian di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Tarian. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Jenis- Jenis (Genre) Musik Di Dunia

Jenis- Jenis (Genre) Musik Di Dunia. Jenis- Jenis (Genre) Musik Di Dunia, Musik Klasik, Musik Jazz, Musik Dangdut, Musik Funk, Musik Pop, Musik R&B, Musik Blues, Musik Rock, Musik Ska, Musik Techno, Musik Metal, Musik Country, Musik Hiphop, Musik Gospel, dan Musik Metal.

Pengertian Jenis Seni Musik

Sumber: alkhoirot.net
Jenis atau Genre musik adalah pengelompokan musik sesuai sama kemiripannya satu sama lain. Tidak hanya itu, musik dapat juga digolongkan bersumber pada dari mana ia berasal.

Satu Genre Musik bisa didefinisikan berdasarkan dengan teknik musik yang digunakan, gaya, konteks serta tema musik. Tetapi, secara umum musik digolongkan bersumber pada peranannya. Yang secara garis besar terbagi jadi tiga grup, yaitu Musik Seni, Musik Populer serta Musik Tradisional. Mari kita langsung bahas saja satu per satu, ya.

Jenis Musik Seni (Art Music)

Musik Klasik

Sumber: wall.alphacoders.com
Saat mengulas genre musik classic tentu yang pertama tertanam dipikiran kita yaitu komponis yang melegenda, Mozart serta Beethoven. Tetapi, sesungguhnya musik classic sendiri udah ada jauh saat sebelum mereka muncul.

Dalam perkembangan musik classic ada beberapa periode yang melatar belakanginya, salah satunya:
  1. Jaman Pertengahan (476-1450)
  2. Jaman Renaisans (1450-1600)
  3. Jaman Barok (1600-1750)
  4. Jaman Classic (1740-1830)
  5. Jaman Romantik (1815-1910)
Dari periode di atas, yang memberi perkembangan terbesar dalam sejarah musik classic yaitu Jaman Classic.

Dari jaman ini lahir beberapa musisi yang terkenal seperti, Josep Haydn, Johann Ladislaus Dussek, Muzio Clementi, Andre Luchesi, Antonio Salieri, Phillip Emanuel Bach, Ludwig van Bethoven dsn Wolfgang Amadeus Mozart.

Tidak hanya harmoni nadanya yang indah serta menentramkan jiwa. Ada suatu hal yang menarik dari jenis musik ini. Beberapa peneliti mengutarakan kalau Musik Classic memiliki banyak manfaat untuk pendengarnya, seperti meningkatkan kualitas tidur, dapat menaikkan mood bahkan juga hingga ada yang mereferensikan musik classic untuk belajar.

Jenis-Jenis Musik Populer

Musik Blues

Sumber: mrahong.blogspot.co.id
Blues yaitu satu aliran instrumental serta musik vokal yang datang dari masyarakat Afro-Amerika. Nama Blues sendiri terwujud dari konotasi perasaan frustasi serta melankolis. Tidak hanya itu, musik ini dapat terlahir dari musik-musik pujian serta spiritual yang muncul dari kelompok bekas budak-budak Afrika yang tinggal di Amerika.

Musik Blues lantas berkembang dengan sebuah bentuk pola “Call serta Respone”. Di mana call yaitu instrument gitar serta respone yaitu penyanyi. Jenis seni musik ini terbagi jadi empat sisi paling utama, yaitu:
  1. Delta Blues. Adalah gaya asli Blues yang datang dari daerah Delta Mississippi.
  2. Chicago Blues. Satu gaya yang mengenalkan mikrofon untuk vokal serta amplifier serta instrument listrik pada suara Blues.
  3. Texas Blues. Nyaris serupa dengan Chicago Blues dalam soal instrument, tetapi ditambah sentuhan Texas yang tidak ada pada Chicago.
  4. Blues Rock. Gaya yang paling muda dari jenis seni musik Blues. Blues Rock mendapat inspirasi dari Chicago serta Delta Blues yang diawali tahun 1960-an. Musisi yang populer dengan gaya ini yaitu Rolling Stones, Creedence Clearwater serta The Doors.
Dalam perkembangannya, musik Blues banyak mempengaruhi beragam macam jenis genre musik, seperti ragtime, pop, jazz, big band, country serta rhythm and blues.

Musik Funk

Sumber: notepam.com
Funk adalah jenis musik yang datang dari paduan genre rhythm & blues, jazz serta soul music yang dijadikan satu ritmik. Jenis seni musik ini terlahir pada th. 1960an saat beberapa musisi Afro-Amerika mencoba berimprovisasi.

Musik Funk bisa dikenali dari bunyi gitarnya yang kuat, drum yang dominan, alunan nada yang terpotong singkat serta memberi kesan dansa serta gembira saat mendengarnya.

Genre Musik Gospel

Sumber: hiburan.metrotvnews.com
Gospel adalah satu diantara jenis musik religius yang pertama kalinya diperkenalkan gereja-gereja Afro-Amerika pada tahun 1930 an serta dibawakan oleh kelompok kulit hitam.

Dalam perkembangannya jenis musik ini terpecah jadi dua aliran, Gospel kulit hitam serta Gospel kulit putih. Hal semacam ini terjadi karna adanya diskriminasi ras pada saat itu di Amerika.

Ciri khas dari genre Gospel yaitu vokal yang dominan dengan harmoni yang kuat serta liriknya yang religius, terutama untuk umat beragama Kristen. Gospel juga sama dengan kombinasi suara, koor serta choir.

Makin lama musisi gospel berusaha untuk mengenalkan jenis musik ini ke kancah yang lebih luas. Satu diantaranya Mahalia Jackson, membawakan Gospel yang udah dipadukan dengan genre musik lain.

Lantas diikuti oleh Golden Gate Quartet serta Clara War yang lebih berani membawakan tembang-tembang gereja ini di club malam dalam perfomnya.

Sampai saat ini musik Gospel udah lagi tidak ada perbedaan yang kentara dengan musik kontemporer.

Musik Hiphop

Sumber: fahmialkautsar00.blogspot.co.id
Hiphop adalah satu diantara genre musik yang terbagi dalam kombinasi rapping, DJ-ing, Breakdance serta Graffiti.

Hiphop mulai ada kurang lebih tahun 1970an yang dipelopori oleh kelompok Afro-Amerika serta Amerika Latin.

Awalannya Hiphop hanya musik dari Disk Jockey yang membuat variasi dengan memutar disk hingga menciptakan bunyi yang unik. Lantas Rapping masuk untuk menghiasi vokal dari bunyi-bunyi itu. Sedangkan untuk koreografinya diisi dengan tarian patah-patah yang umum disebut dengan breakdance.

Seperti genre musik yang lain, Hiphop juga mempunyai masa serta melahirkan musisi dalam perkembangannya. Di antara musisi Hiphop yang populer adalah Nate Dogg, Snoop Dogg serta Ludacris.

Genre Musik Jazz

Sumber: mldspot.com
Jazz adalah satu diantara jenis musik yang lahir di Amerika kurang lebih awal era ke 20. Genre musik ini yaitu improvisasi dari beragam macam jenis musik, seperti ragtime, blues, brass band, musik tradisional Eropa serta musik tradisional Afrika.

Instrument yang umum digunakan dalam musik Jazz yaitu biola, piano, saksofon, bass, drum, gitar, trombone serta terompet. Perkembangan musik Jazz dapat disebut mengagumkan, dari yang awalannya dihina bertransformasi ke dalam musik kelas atas.

Musik Metal

Sumber: jadiberita.com
Musik Metal bermula dari kata Heavy Metal yang ada dari lagu band Hard Rock tahun 1960-an, Steppenwolf.

Seiring berkembangnya musik rock pada tahun 1970an, nama Heavy Metal lantas dijadikan aliran tersendiri, dengan mengacu pada blues rock serta psychedelic rock. Genre baru ini bercirikan solo gitar yang panjang, distorsi gitar yang kuat serta ketukan yang cepat disemua instrument alat musiknya.

Heavy metal pada masa ini melahirkan band-band besar seperti Led Zeppelin, Black Sabbath serta Deep Purple. Tetapi, elemen blues masih tetap tampak kental mempengaruhi di masa ini.

Berikutnya Judas Priest mengimprovisasi genre ini dengan menghapus unsur blues nya, hingga cuma mengandalkan distorsi, beat yang lebih cepat serta harmoni.

Perkembangan demi perkembangan selalu terjadi dalam sejarah satu diantara jenis musik ini hingga pada akhirnya menjadikannya terbagi jadi beberapa sub-genre, salah satunya Nu Metal, Glam Metal, Death Metal, Doom Metal, Black Metal, Trash Metal, Folk Metal serta Power Metal.

Genre Musik Pop

Sumber: mancarirajaki.wordpress.com
Nama musik Pop di ambil dari kata “Populer” serta merupakan genre musik yang paling easy listening. Jenis musik ini berawal pada tahun 1918 serta mulai di terima di Amerika Serikat pada tahun 1920.

Seniman yang mengenalkan istilah Pop yaitu Lawrence Alloway, seseorang pengamat seni rupa yang mendapat inspirasi dari gerakan seni rupa di Amerika serta Inggris.

Di masa-masa awalnya musik pop hanya pengiring tarian tango yang bernada minor serta melankolis. Sampai hingga tahun 1940 musik Pop jadi satu diantara jenis seni musik yang disukai di seluruh dunia dengan irama seperti Rhumba, Samba, Salsa, Conga, Mambo serta yang lainnya.

Tetapi dalam perubahannya Musik Pop kerap tumpang tindih dengan genre lain, lantaran banyak musisi Pop dimasukkan ke kelompok rock, hiphop, country serta lain sebagainya.

Musik Rhythm and Blues (R&B)

Sumber: padantyaae.blogspot.co.id
Musik R&B atau Rhythm dan Blues adalah paduan dari genre jazz, blues serta gospel. Awal mulanya musik ini cuma diperuntukkan untuk pendengar kulit hitam. Nama Rhythm serta Blues sendiri di buat pada akhir tahun 1940-an di Amerika Serikat sebagai istilah pemasaran supaya tidak dianggap rasis.

Periode awal musik R&B fokus pada ritme boogie dengan musisi terkenal seperti Bo Diddley serta Chuck Berry. Sementara jenis musik ini berkembang selama bertahun-tahun hingga pada akhirnya menumbuhkan beberapa genre baru.

Musik R&B kontemporer memiliki susunan sendiri yang tidak sama dengan pendahulunya, dengan berpindah fokus pada unsur pop (meskipun elemen jazz, gospel serta blues kadang-kadang masih tetap muncul).

Dari waktu ke waktu, kesan genre R&B sebagai musik kelompok kulit hitam makin memudar dengan menyebarnya musik ini ke seluruh dunia.

Musik Reggae

Sumber: konfrontasi.com
Musik Reggae memiliki ciri khas dengan ritme backbeat serta progresif kord sederhana. Genre musik ini datang dari Jamaika serta serupa dengan gaya musik ska serta rocksteady. Meskipun unsur paling utama Reggae dari ska serta rocksteady, satu diantara jenis musik ini juga mengadopsi jazz, R&B serta Jamaican mento.

Amerika Serikat serta Jamaika mengakui Reggae sebagai aliran musik sendiri pada tahun 1960an. Dulu musik reggae kerap dianggap dengan jiwa muda, rude boys atau anak lelaki kasar serta pemberontakan.

Serta kita semua tahu, genre musik ini melahirkan beberapa musisi hebat seperti Bob Marley, Prince Buster, Desmond Dekker serta Jackie Mittoo sebagai legendanya walaupun sebenarnya ada banyak lagi yang lain.

Genre Musik Rock

Sumber: gerald85joshua.wordpress.com
Lahirnya musik Rock bermula dari gabungan dari genre musik rhythm serta blues, country, jazz, musik classic termasuk juga musik rakyat (folk music). Jenis musik ini mulai di kenal secara umum pada pertengahan tahun 1950-an.

Rock memiliki ciri khas yang didominasi oleh vokal, gitar, drum, keyboard ataupun synthesizer. Dalam beberapa dekade saja genre musik ini udah menelurkan sub-genre baru seperti soft rock, glam rock, hard rock, progressive rock, punk rock serta alternative rock.

Dalam perkembangannya sampai menyebar ke seluruh dunia musik Rock juga melahirkan beberapa band yang dapat disebut legendaris seperti The Beatles, Dream Theater serta yang lain.

Musik Ska

Sumber: kompasiana.com
Ska adalah genre musik yang datang dari jamaika serta lahir pada tahun 1950-an. Jenis musik ini memadukan unsur kalipso dari Karibia serta musik mento dengan rhythm & blues serta jazz dari Amerika.

Ska memiliki ciri khas bass yang berjalan dengan penekanan pada upbeat. Contoh band besar yang berkonsentrasi pada genre musik ini seperti Sublime, the Spesials, Streetligt Manifesto serta Madness.

Musik Techno

Sumber: generation-g.id
Musik techno atau di kenal dengan Electronic Dance Music (EDM) mulai ada kurang lebih tahun 1980 di Detroit, pada awalnya musik ini dibuat sebagai bentuk tari serta musik pesta.

Seperti namanya, genre musik ini memprioritaskan beragam macam suara dari teknologi dalam musiknya. Beberapa musik Techno adalah gabungan synthesizer, hentakan drum serta sequencer.

Umumnya musik techno menghiasi di tiap club malam dunia. Serta beberapa musisi yang populer dalam genre musik ini yaitu Carl Cox serta Richie Hawtin.

Jenis Seni Musik Tradisional

Genre Musik Country

Sumber: mldspot.com
Musik Country adalah gabungan dari unsur-unsur musik Amerika Serikat sisi selatan, lebih tepatnya di daerah pegunungan Appalachia. Musik ini lahir dari lagu masyarakat Amerika Utara dengan aransemen musik Kelt serta genre Gospel.

Genre musik ini mulai menyebar luas saat pada era 19, banyak orang yang berimigrasi dari Irlandia, Inggris, Jerman, Spanyol serta Italia menuju Texas. Di sana mereka berjumpa dengan orang Meksiko-Amerika. Lantaran Texas memiliki padang rumput yang subur hingga beberapa imigran itu banyak yang menjadi penggembala sapi, hingga pada akhirnya membuat Texas dijuluki kota Cowboy.

Waktu demi waktu musik Country mulai di terima di Amerika Serikat sampai pada akhirnya menyebar ke seluruh dunia.

Musik Dangdut

Sumber: blog-artikel.com
Dangdut yaitu musik yang datang dari Indonesia. Dangdut mempunyai nuansa India serta Melayu. Umumnya genre musik dangdut memakai alat musik tradisional dalam tiap pentasnya.

Awal mulanya Dangdut cuma di nikmati oleh orang-orang menengah ke bawah. Tetapi, seiring berjalannya waktu genre musik ini udah mulai di nikmati oleh seluruh kelompok serta mulai menyebar ke seluruh dunia. Contoh musisi yang tenar yaitu Roma Irama serta A Rafiq.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Jenis- Jenis (Genre) Musik Di Dunia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Genre Musik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Musik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. notepam.com

Pengertian Drama, Sejarah Dan Jenis Jenis Drama

Pengertian Drama, Sejarah Dan Jenis Jenis Drama 


Drama datang dari kata Yunani, draomai yang berarti berbuat, bertindak, bereaksi, dan sebagainya. Jadi, kata drama bisa disimpulkan sebagai perbuatan atau tindakan. Seraca umum, pengertian drama adalah karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog dengan maksud dipertunjukkan oleh aktor. Pementasan naskah drama dikenal dengan makna teater. Dapat dijelaskan kalau drama berupa cerita yang diperagakan beberapa pemain di panggung. Setelah itu, dalam artian kita saat ini, yang dimaksud drama yakni cerita yang diperagakan di panggung berdasar pada naskah. Umumnya, drama mempunyai dua arti, yaitu drama dalam arti luas dan drama dalam arti sempit. Dalam arti luas, pengertian drama yaitu semua bentuk tontonan yang mengandung narasi yang ditampilkan di depan orang banyak. Dalam arti sempit, pengertian drama yakni cerita hidup manusia dalam masyarakat yang diproyeksikan ke atas panggung. 

Sejarah drama sebagai tontonan sudah ada sejak jaman dahulu. Nenek moyang kita sudah memainkan drama sejak ribuan tahun yang lalu. Bukti tertulis yang dapat dipertanggung jawabkan mengungkapkan bahwa drama sudah ada sejak abad ke-5 SM. Hal ini didasarkan temuan naskah drama kuno di Yunani. Penulisnya Aeschylus yang hidup antara tahun 525-456 SM. Isi lakonnya berupa persembahan untuk memohon kepada dewa-dewa. Sejarah lahirnya drama di Indonesia tidak jauh berbeda dengan kelahiran drama di Yunani. Kehadiran drama di negara kita juga diawali dengan adanya upacara keagamaan yang diselenggarakan oleh para pemuka agama. Intinya, mereka mengucapkan mantra serta doa. 

Ada beberapa jenis drama tergantung dasar yang digunakannya. Dalam pembagian jenis drama, biasanya digunakan tiga dasar, yaitu : berdasarkan penyajian lakon drama, berdasarkan fasilitas, serta berdasarkan kehadiran naskah drama. Berdasarkan penyajian lakon, drama dapat dibedakan menjadi delapan jenis, yakni : 
  • Tragedi : drama yang penuh dengan kesedihan 
  • Komedi : drama penggeli hati yang penuh dengan kelucuan. 
  • Tragekomedi : perpaduan antara drama tragedi dan komedi. 
  • Opera : drama yang dialognya dinyanyikan dengan diiringi musik. 
  • Melodrama : drama yang dialognya diucapkan dengan diiringi melodi/musik. 
  • Farce : drama yang menyerupai dagelan, tetapi tidak sepenuhnya dagelan. 
  • Tablo : jenis drama yang mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan gerakan-gerakan. 
  • Sendratari : gabungan antara seni drama dan seni tari. 
Berdasarkan sarana pementasannya, pembagian jenis jenis drama dibagi antara lain : 
  • Drama Panggung : drama yang dimainkan oleh para aktor dipanggung. 
  • Drama Radio : drama radio tidak dapat di lihat dan diraba, tetapi hanya dapat didengarkan oleh penikmat. 
  • Drama Televisi : hampir sama dengan drama panggung, hanya bedanya drama televisi tidak dapat diraba. 
  • Drama Film : drama film menggunakan layar lebar dan biasanya dipertunjukkan di bioskop. 
  • Drama Wayang : drama yang diiringi pegelaran wayang. 
  • Drama Boneka : para tokoh drama digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang. 
Jenis drama selanjutnya yaitu, berdasarkan ada atau tidaknya naskah drama. Pembagian jenis drama berdasarkan ini, diantaranya : 
  •  Drama Tradisional : tontonan drama yang tidak menggunakan naskah. 
  •  Drama Modern : tontonan drama menggunakan naskah.

Pengertian Tari : Jenis Dan Unsur Tari

PENGERTIAN TARI 

Ketika kita mendengar seni tari, umumnya yang akan terlintas di pikiran kita yaitu gerakan-gerakan anggota tubuh yang mengikuti alunan musik. Lalu, bagaimana dengan pendapat para ahli? Apakah mereka memiliki pendapat yang sama?. Nah, pengertian dari seni tari yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya yaitu :

  • Soedarsono, menyatakan bahwa tarian adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak ritmis yang indah. 
  • Yulianti Parani, menyatakan tari adalah gerak-gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi tertentu. 
  • Curts Sachs : Tari adalah gerak yang ritmis. 
Jika ditarik sebuah kesimpulan dari ketiga pendapat tersebut maka Seni Tari merupakan gerak-gerak ritmis dari anggota tubuh sebagai ekspresi dan pengungkapan perasaan dari si penari yang diikuti alunan music yang fungsinya memperkuat maksud yang ingin disampaikan. Jadi, seni tari tidak hanya asal menggerakkan anggota tubuh, akan tetapi memiliki maksud dan makna tertentu yang ingin disampaikan si penari bagi yang melihat. Makna tersebut dapat berupa filosofis, keagamaan, pendidikan, kepahlawanan dsb. Contohnya yaitu Tari Saman yang berasal dari Aceh. Tari saman ini mencerminkan keagamaan, pendidikan, sopan santun dan juga kepahlawanan dalam waktu yang bersamaan. 

FUNGSI SENI TARI

Kita telah mengetahui bahwa salah satu fungsi dari seni tari yaitu sebagai ekpresi dan pengungkapan perasaan dari si penari. Hal ini dapat dimaklumi karena manusia merupakan makhluk social yang harus berkomunikasi dengan pihak lain. Pihak lain tersebut yaitu manusia lainnya dan juga Tuhan YME. Dalam kehidupan bermasyarakat ada beberapa fungsi lain dari seni tari, diantaranya yaitu:

Sebagai sarana keagamaan 

Didalam kehidupan keagamaan, mulai sejak dulu manusia memakai tari-tarian sebagai fasilitas berkomunikasi dengan Tuhan. Umumnya tari yang dipakai sebagai fasilitas keagamaan berbentuk sakral. Di Bali masihlah ada tarian-tarian keagamaan sebagai fasilitas komunikasi dengan beberapa Dewa serta leluhurnya. Umumnya tarian ini dikerjakan di Pura-pura. Contoh tariannya yakni, Sang Hyang, Kecak, Keris, Rejang. 

Tarian yang umumnya dipakai sebagai upacara kebiasaan terdiri atas 2 yakni : 

  • Momen Alamiah 

Tarian upacara kebiasaan yang berbentuk alamiah umumnya terkait dengan peristiwa alam. Misalnya yakni tarian upacara menanam padi, tarian untuk kesuburan tanah/minta hujan, panen padi, memohon keselamatan serta tolak bala. Tarian-tariannya yakni : Tari Ngaseuk (menanam padi) dari Jawa Barat, Tari Seblang (panen padi) dari Jawa Timur, Tari Nelayan (memohon keselamatan ketika berlaut) dari Irian Jaya. 

  • Momen Kehidupan 

Tarian upacara kebiasaan pada momen kehidupan biasanya terkait dengan kehidupan manusia. Misalnya yakni pada momen perkawinan, kelahiran, khitanan sampai kematian. Tarian-tariannya yakni : Tari Sisingaan (upacara khitanan) dari Jawa Barat, Tari Wolane (upacara perkawinan) dari Maluku, Tari Holana (menyongsong kelahiran bayi) dari NTT serta Tari Ngaben (upacara kematian) dari Bali 

Sebagai Fasilitas Pergaulan 

Manusia adalah makhluk social yang memerlukan hubungan dengan individu yang lain sampai nampaklah keakraban. Untuk mendapat situasi keakraban itu, manusia memerlukan sebuah fasilitas. Satu diantara fasilitas itu yakni Tarian Pergaulan. Tarian pergaulan yaitu bentuk tarian yang ditujukan untuk menyebutkan kerukunan bermasyarakat. Satu diantara contoh yang paling terang dari tari pergaulan yakni Tari Jaipongan di mana penari serta pemirsa bisa menari berbarengan di satu panggung. Contoh yang lain yakni Tari Tayub dari Jawa Timur, Tari Adu jago dari Surabaya serta Tari Manduda dari Sumatera Barat. 

Sebagai Tontonan 

Manfaat paling akhir dari seni tari yakni sebagai tontonan atau pertunjukan. Nyaris tiap daerah di Nusantara mempunyai tarian tontonan. Tarian tontonan atau pertunjukan yaitu bentuk tarian yang didatangkan sebagai hiburan semata. Diinginkan pemirsa yang melihat tarian ini bakal terasa terhibur. 

UNSUR SENI TARI 

Kita sudah mengulas makna dari seni tari. Seni tari yakni gerakan anggota tubuh secara ritmik yang diikuti oleh iringan music. Bersumber pada pengertian itu, bisa ditarik satu rangkuman kalau seni tari terdiri atas beberapa unsur. Unsur-unsur dari seni tari itu terkait erat serta tidak bisa di hilangkan. Unsur-unsur dari seni tari yakni : 

  • Macam Gerak 

Gerak adalah unsure paling utama serta unsur estetika dari tari. Gerakan dari tari datang dari anggota tubuh. Anggota tubuh yang bisa dipakai untuk menari yakni anggota tubuh sisi atas, sisi tengah serta sisi bawah. Anggota tubuh sisi atas terdiri atas kepala, mata serta raut muka. Macam gerak dari anggota tubuh sisi tengah yakni terbagi dalam lengan atas, lengan bawah, telapak tangan, jari-jari serta ruas jari. Sedang anggota tubuh sisi bawah terbagi dalam Kaki. Macam gerak di bagian kaki nyaris sama untuk tarian dibagian timur. Ketidaksamaannya terdapat pada tempo atau volume gerakannya. 

  • Bentuk Iringan 

Unsur ke-2 dari tarian yakni bentuk iringan. Bentuk iringan tarian bisa berbentuk bentuk music iringan tari internal serta bentuk music iringan tari eksternal. Bentuk music iringan tari internal yakni iringan yang datang dari tubuh penari tersebut. Misalnya yakni Tepukan dada serta telapak tangan pada Tarian Saman dari Aceh serta nada “Cak” pada tari kecak dari Bali. 

  • Kostum Tari 

Kostum tari adalah sebuah estetika yang tidak bisa dipisahkan dari dari bentuk tarian. Kostum tarian untuk upacara memiliki bentuk lebih simpel serta tidak mementingkan estetika. Tidak sama dengan kostum tarian yang dipakai untuk tarian pertunjukan atau tarian tontonan. Kostum pada tarian tontonan atau pertunjukan memiliki bentuk didesain sedemikian rupa hingga menyebabkan kesan keindahan ataupun mendalam dari penontonnya. 

  • Pola Lantai 

Nah, last but not the least yakni pola lantai. Apa yang disebut dengan pola lantai?. Pola lantai yaitu posisi yang dikerjakan baik oleh penari tunggal ataupun penari grup. Pola lantai pada sebuah tarian bisa berbentuk simetris, asimetris, lengkungan, garis lurus serta lingkaran. 

KONSEP SENI TARI 

Kita ketahui kalau Indonesia adalah Negara kepulauan yang terbagi dalam banyak suku. Keberagaman suku di Indonesia membuahkan keberagaman gerak tari yang tidak sama pada suku lain di Indonesia. Meskipun tiap tarian mempunyai gerakan yang tidak sama tetapi tetap mempunyai kesamaan. Kesamaan itu yakni tenaga, ruangan serta saat. 

  • Tenaga 

Tiap bergerak kita membutuhkan tenaga. Nah, begitu juga dengan gerak tari. Untuk mendapat gerak tari yang dinamis, kompak serta ritmis pastinya memerlukan tenaga. Pemakaian tenaga mempunyai intensitas kuat, tengah serta lemah. Tanpa tenaga sebuah gerakan yang baik tidak mungkin saja bisa dibuat, lantaran tenaga adalah hal yang paling utama dalam gerak tari. 

  • Ruangan Gerak 

Sebuah gerak tarian memerlukan ruangan gerak. Gerak didalam ruang bisa dikerjakan penari secara tunggal, berpasangan maupun berkelompok. Ruangan gerak terdiri atas dua yakni ruangan gerak sempit atau pribadi serta ruangan gerak luas atau umum. 

  • Saat 

Tiap kita bergerak tidak hanya memerlukan tenaga, kita juga memerlukan saat. Nah, begitu juga dengan gerak tari. Tiap gerakan yang dikerjakan oleh penari memerlukan saat. Dalam gerak tarian, ketidaksamaan cepat atau lambat sebuah gerak disebut juga Tempo. Manfaat tempo pada gerak tari yakni memberi kesan dinamis hingga sebuah tarian itu enak untuk dilihat. 

Contoh dari tempo yakni saat penari lakukan gerak hormat. bakal ada ketidaksamaan pose dari gerak hormat itu. Penari pada urutan pertama bakal lakukan gerak hormat dengan tempo cepat serta berlanjut hingga penari pada urutan paling akhir dalam tempo yang lambat. Tempo itu bakal memberi daya hidup pada suatu tarian. 

MACAM MACAM JENIS SENI TARI 

Pada akhirnya kita sudah tiba di point paling akhir kajian dari seni tari. Sesudah kita tahu makna, manfaat serta ide konsep dari seni tari. Rasa-rasanya tidak sah bila kita belum tahu beragam jenis bentuk tarian yang ada di Bumi Indonesia ini. 

  • Tari Tradisional 

Di Indonesia, nyaris di tiap daerah mempunyai tari tradisional. Nah, makna dari tari tradisional yakni sebuah tarian yang datang dari sebuah daerah serta di turunkan secara turun-temurun sampai jadi budaya dari daerah itu. Biasanya tari tradisional memiliki kandungan nilai-nilai filosofis seperti keagamaan, kepahlawanan dll. 
Tari tradisional di Indonesia terdiri atas dua, tari rakyat serta tari classic (keraton). 

  • Tari Kreasi Baru 

Kita sudah tiba pada point ke-2 dari bentuk tarian yang ada di Indonesia. Kajian tentang tari kreasi baru di daerah tidak bakal lepas dari tari kebiasaan lama. Kenapa? Lantaran tari kreasi baru adalah perubahan dari tari kebiasaan yang ada. Tujuannya di sini bentuk tarian yang umumnya digunakan untuk upacara ritual, kebiasaan serta keagamaan dimodifikasi oleh penata tari hingga tari ini dapat di nikmati khalayak umum. Misalnya yakni Tari Rapai yang disebut kombinasi dari gerak tari yang berkembang di Aceh serta Semenanjung Malaya, yakni Tari Seudati, Saman serta Zapin. 

  • Tari Kontemporer 

Jadi tari kontemporer adalah satu diantara bentuk tarian modern yang berkembang di Indonesia. Tarian ini lahir sebagai reaksi atas seni tari classic yang sudah meraih titik akhir dalam perubahan teknisnya. 

Pengertian Seni Tari : Jenis Dan Manfaat Senit Tari

Pengertian Seni Tari

Seni tari ialah suatu gerak badan yang secara berirama yang dilakukan ditempat serta waktu tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Bunyi-bunyian yang dimaksud ialah musik pengiring tari mengatur suatu gerakan penari serta menguatkan sebuah maksud yang mau di sampaikan. Gerakan tari ini tidak sama dari gerakan sehari-hari yang seperti lari, jalan, atau bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang realistis, tetapi gerak yang sudah di beri suatu bentuk ekspresif serta estetis. Suatu tarian sesungguhnyaialah sebuah kombinasi dari sebagian unsur, yakni wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa). Ketiga unsur ini melebur jadi sebuah bentuk tarian yang serasi. Unsur paling utama dalam tari yaitu sebuah gerak. Gerak tari senantiasa melibatkan suatu unsur anggota badan manusia. Unsur-unsur anggota badan itu di dalam membuat sebuah gerak tari bisa berdiri dengan sendiri, berhimpun maupun bersambungan.

seni tari yaitu gerak badan secara berirama yang dilakukan ditempat serta waktu tertentu buat keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Bunyi-bunyian yang dimaksud musik pengiring tari mengatur gerakan penari serta menguatkan maksud yang mau di sampaikan. Gerakan tari tidak sama dari gerakan sehari-hari seperti lari, jalan, atau bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang realistis, tetapi gerak yang sudah di beri bentuk ekspresif serta estetis. Suatu tarian sesungguhnya adalah kombinasi dari sebagian buah unsur, yakni wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa). Ketiga unsur tersebut melebur jadi bentuk tarian yang serasi. Unsur paling utama dalam tari yaitu gerak. Gerak tari senantiasa melibatkan unsur anggota badan manusia. Unsur-unsur anggota badan itu di dalam membuat gerak tari bisa berdiri dengan sendiri, berhimpun maupun bersambungan.


Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli


  • Soedarsono


menyatakan bahwa tarian adalah ekspresi jiwa manusia melalui gerak ritmis yang indah.

  • Yulianti Parani

menyatakan tari adalah gerak-gerak ritmis sebagian atau seluruhnya dari tubuh yang terdiri dari pola individual atau kelompok yang disertai ekspresi tertentu.

  • Aristoteles

Menurut Aristoteles meyatakan bahwa tari ialah sebuah gerak ritmis yang bisa menghadirkan suatu karakter manusia saat mereka bertindak.

  • C. Sachs

Menurut C. Sachs menytakan bahwa tari ialah suatu pelafalan jiwa manusia melalui suatu gerak berirama yang mempunyai nilai estetika.

  • Cooric Hartong

Menurut Cooric Hartong menyatakan bahwa seni tari ialah sebuah gerak-gerak badan yang diberi nuansa ritmis dan dilakukan dalam suatu ruang.

  • Pangeran Suryadiningrat

Tari adalah gerak dari seluruh anggota tubuh manusia yang disusun selaras dengan irama musik serta mempunyai maksud tertentu.

  • Enoch Atmadibrata

Tari adalah susunan sikap tubuh di dalam ruang, berlandaskan irama dan gerak.

  • Bagong Sudito

Menurut Bagong Sudito menyatakan bahwa seni tari ialah suatu seni yang berupa sebuah gerak ritmis yang menjadi alat ekspresi manusia.

  • Drs. I Gede Ardika

Menurut Drs. I Gede Ardika menyatakan bahwa seni tari ialah sesuatu yang bisa menyatukan banyak hal hingga semua orang bisa menyesuaikan diri atau menyelaraskan geraknya menurut caranya masing-masing.

  • Haukins

Menurut Haukins menyatakan bahwa seni tari ialah suatu ekspresi jiwa manusia yang diubah menjadi sebuah gerak oleh imajinasi si penciptanya.

  • Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay

Menurut Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay menyatakan bahwa seni tari ialahsuatu bentuk seni ekspresionostis yang menggambarkan reaksi jiwa seseorang terhadap sebuah konflik dan masalah di dunia modern.

  • Kamaladevi Chattopadhaya

Tari adalah desakan perasaan manusia di dalam dirinya yang mendorongnya untuk mencari ungkapan yang berupa gerak-gerak yang ritmis.

  • Judith Lynne Hanna

Menurut Judith Lynne Hanna menyatakan bahwa ialah suatu seni plastis dari gerak yang visual terlihat sepintas.

  • K.M.A. Theodora Retno Maruh

Menurut K.M.A. Theodora Retno Maruh menyatakan bahwa seni tari ialah suatu karya seni yang tidak akan pernah bersifat kontemporer.

  • Kamala Devi Chattopadhyaya

Menurut Kamala Devi Chattopadhyaya menyatakan bahwa ialah suatu insting atau desakan emosi di dalam diri manusia yang mendorong.

Macam Macam Seni Tari

  • Tari Tradisional

Tari tradisional merupakan sebuah bentuk tarian yang sudah lama ada. Tarian ini diwariskan secara turun temurun. Sebuah tarian tradisional biasanya mengandung nilai filosofis, simbolis dan relegius. Semua aturan ragam gerak tari tradisional, formasi, busana, dan riasnya hingga kini tidak banyak berubah
  • Tari Tradisional Klasik
Tari tradisional klasik dikembangkan oleh para penari kalangan bangsawan istana. Aturan tarian biasanya baku atau tidak boleh diubah lagi. Gerakannya anggun dan busananya cenderung mewah. Fungsi : sebagai sarana upacara adat atau penyambutan tamu kehormatan. Contoh : Tari Topeng Kelana (Jawa Barat), Bedhaya Srimpi (Jawa Tengah), Sang Hyang (Bali), Pakarena dan pajaga (Sulawesi Selatan)
  • Tari Tradisional Kerakyatan
Berkembang di kalangan rakyat biasa. Gerakannya cenderung mudah Ditarikan bersama juga iringan musik. Busananya relatif sederhana. Sering ditarikan pada saat perayaan sebagai tari pergaulan. Contoh: Jaipongan (Jawa Barat), payung (Melayu), Lilin (Sumatera Barat)
  • Tari Kreasi Baru
Merupakan tarian yang lepas dari standar tari yang baku. Dirancang menurut kreasi penata tari sesuai dengan situasi kondisi dengan tetap memelihara nilai artistiknya. Tari kreasi baik sebagai penampilan utama maupun sebagai tarian latar hingga kini terus berkembang dengan iringan musik yang bervariasi, sehingga muncul istilah tari modern. Pada garis besarnya tari kreasi dibedakan menjadi dua golongan yaitu:

  1. Tari Kreasi Baru Berpolakan Tradisi : Yaitu tari kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi, baik dalam koreografi, musik/karawitan, rias dan busana, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada pengembangan tidak menghilangkan esensiketradisiannya.
  2. Tari Kreasi Baru Tidak Berpolakan Tradisi (Non Tradisi) : Tari Kreasi yang garapannya melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi, musik, rias dan busana, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun tarian ini tidak menggunakan pola-pola tradisi, tidak berarti sama sekali tidak menggunakan unsur-unsur tari tradisi, mungkin saja masih menggunakannya tergantung pada konsep gagasan penggarapnya. Tarian ini disebut juga tari modern, yang istilahnya berasal dari kata Latin “modo” yang berarti baru saja.

  • Tari Kontemporer

Gerakan tari kontemporer simbolik terkait dengan koreografi bercerita dengan gaya unik dan penuh penafsiran. Seringkali diperlukan wawasan khusus untuk menikmatinya. iringan yang dipakai juga banyak yang tidak lazim sebagai lagu dari yang sederhana hingga menggunakan program musik komputer seperti Flutyloops.


Manfaat Tari

Menurut manfaatnya tari dibedakan jadi 2 yakni sebagai hiburan serta komunikasi :

  1. Sebagai Hiburan : Sifatnya penikmat saja/menghibur saja serta tak perlu ada persiapan. Hiburan bisa berbentuk : tarian, music, lawakan.
  2. Sebagai Komunikasi : Yakni lewat gerak-ruang-waktu yang ada padanya yang membawa misi/pesan-pesan suatu tarian tertentu untuk dapat dipahami oleh penikmatnya. Yang dimaksud ruang serta waktu yaitu ruang gerak.


Daftar Tarian Indonesia


  1. Bedaya Ketawang
  2. Galombang
  3. Gitek
  4. Legong
  5. Pajoge dari Sulawesi Selatan
  6. Serampang dua belas
  7. Tari Topeng dari Jawa Barat
  8. Tari Golek dari Jawa Tengah 
  9. Tari Andun dari Bengkulu Selatan

Iringan Tari

Beni, Ayah, dan Ibu tiba di rumah Kakek. Kakek dan Nenek menyambut dengan gembira kedatangan anak dan cucu mereka. Beni mencium tangan Nenek, lalu Kakek.
Kemudian, Nenek dan Kakek mengajak mereka semua masuk. Tiba di dalam rumah, Beni melihat sebuah gendang. Beni mendekati gendang itulalu memukulnya. Tak tak tak dung dung dung. Begitu bunyi gendang itu. Kakek tertawa melihat Beni memukul gendang itu. Kakek meminta Beni menari dan Kakek yang akan mengiringi dengan pukulan gendang. Beni senang sekali. Beni menarikan Tari Dut Bidut.

Apa fungsi iringan tari? Apa yang harus diperhatikan dalam menentukan iringan tari?
Fungsi iringan tari:
  • Sebagai iringan penyajian tari
  • Menambah semarak dan dinamisnya tari
  • Mengatur dan memberi tanda efektif gerak tari
  • Pengendali dan pemberi tanda perubahan bentuk gerak
  • Penuntun dan pemberi tanda awal dan akhir tari
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih iringan tari:

Iringan atau karawitan merupakan teman yang tidak dapat  dipisahkan dengan tari, sebab tari dan musik (karawitan) merupakan  paduan yang harmonis. Musik atau iringan selain sebagai pengiring atau  iringan tari juga berfungsi sebagai pemberi suasana tari yang ditampilkan. Demikian juga warna bunyi untuk iringan tari, tentu disesuaikan dengan gerakan tarinya. Apabila gerak tarinya dinamis, cepat, dan bersemangat, maka warna bunyinya, juga yang berirama cepat, bersemangat, dan keras. Sebaliknya gerak tari yang lemah gemulai, lembut, tenang, maka iringan musiknya juga dipilih yang tenang, syahdu, dan lembut.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih iringan antara lain :
  • Iringan disesuaikan dengan tema atau judul tari
  • Iringan disesuaikan dengan tema atau judul tari
  • Iringan disesuaikan dengan penari. Maksudnya, yang menari anak-anak atau dewasa.
  • Iringan disesuaikan dengan kemampuan berkreasi para siswa.
  • Iringan disesuaikan dengan musik yang ada.
Setelah selesai menari, Kakek mengajak Beni ke kebun. Beni berjalan sambil membawa kompas sederhana yang telah dia buat. Beni ingin menguji kompas buatannya itu. Beni memutar-mutar piring kompas berkali-kali. Tetapi ternyata jarum tetap menunjuk ke arah tertentu. Artinya, kompas yang dibuat Beni sudah benar.

Kamu pernah mendengar negara Thailand? Negara itu terkenal dengan usaha pertanian dan perkebunannya Berbagai jenis tanaman buah-buahan dikembangkan di negara itu dan dikembangkan dengan baik. Misalnya, buah mangga. Thailand berhasil mengembangbiakkan aneka jenis mangga dan semua enak rasanya. Dengan usaha yang sungguh-sungguh, Thailand kini terkenal sebagai pengekspor buah dalam perdagangan internasional. Manfaat yang diperoleh bukan hanya dalam bidang ekonomi, melainkan juga dalam bidang politik, sosial, serta bidang pertahanan dan keamanan.

Manfaat perdagangan internasional bagi Indonesia dalam bidang pertahanan dan keamanan:
Perdagangan internasional juga berfungsi untuk pertahanan keamanan. Misalnya, suatu negara nonnuklir mau mengembangkan senjata nuklir. Negara ini dapat ditekan dengan dikenai sanksi ekonomi. Artinya, negara lain tidak diperbolehkan menjalin hubungan dagang dengan negara tersebut. Biasanya upaya seperti ini harus dengan persetujuan PBB. Hal ini dilakukan demi terciptanya keamanan dunia. 

Setiap negara tentu membutuhkan senjata untuk mempertahankan wilayahnya. Padahal, tidak semua negara mampu memproduksi senjata. Maka diperlukan impor senjata. Untuk mencegah perdagangan barang-barang yang membahayakan, diperlukan kerjasama internasional. Barang yang membahayakan tersebut misalnya senjata gelap, obat-obatan terlarang, hewan langka, ternak yang membawa penyakit menular, dsb. Untuk kepentingan inilah pemerintah semua negara memiliki bea cukai. Instansi ini dibentuk pemerintah suatu negara untuk memeriksa barang-barang dan bagasi ketika memasuki suatu negara.Pemeriksaan ini diperlukan untuk melihat apakah pajaknya telah dibayar. Pemeriksaan juga untuk mengecek barang-barang tersebut barang selundupan ataupun barang terlarang atautidak. Cara yang digunakan dalam pemeriksaan antara lain dengan melihat dokumen barang, menggunakan detektor barang berbahaya, atau menggunakan anjing pelacak.

Pengertian Teater : Fungsi, Unsur Dan Jenis Teater

PENGERTIAN TEATER

Teater adalah istilah lain untuk drama, tetapi dalam arti yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah, penafiran, budidaya, presentasi atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan masyarakat atau penonton (untuk pembaca, pendengar, pemirsa , analis, kritikus atau peneliti). Proses penjadian disebut prosa drama teater untuk teater atau bioskop disingkat.

Teater dapat ditafsirkan dalam dua cara: dalam arti sempit dan dalam arti luas. Teater dalam arti sempit adalah drama (kisah kehidupan manusia dan kehiudpan mengatakan di atas panggung, disaksikan oleh banyak orang dan didasarkan pada naskah yang ditulis). Dalam arti luas, teater adalah semua tontonan tampil di depan kerumunan orang wayang misalnya, Ketoprak, ludruk dan lain-lain

Dalam sejarahnya, kata “Teater”  berasal dari bahasa Inggris theater  atau  theatre,  bahasa Perancis  théâtre  dan dari bahasa Yunani theatron (θέατρον). Secara etimologis, kata “teater” dapat diartikan sebagai tempat atau gedung pertunjukan. Sedangkan secara istilah kata teater diartikan sebagai segala hal yang dipertunjukkan di atas pentas  untuk konsumsi penikmat.

Selain itu, istilah teater dapat diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas. Teater  dalam  arti sempit dideskripsikan  sebagai sebuah drama  (perjalanan hidup seseorang  yang dipertunjukkan  di  atas  pentas,  disaksikan  banyak orang  dan  berdasarkan atas  naskah  yang tertulis). Sedangkan dalam arti luas, teater adalah segala adegan peran yang dipertunjukkan di depan orang  banyak, seperti ketoprak, ludruk, wayang, sintren, janger, mamanda, dagelan, sulap, akrobat, dan lain sebagainya.

Dalam perkembangannya, istilah teater selalu dikaitkan dengan kata drama. Hubungan kata “teater” dan “drama” bersandingan sedemikian erat yang pada prinsipnya keduanya merupakan istilah yang berbeda. Drama merupakan istilah yang berasal dari bahasa Yunani Kuno “draomai” yang berarti bertindak atau berbuat dan dalam bahasa Perancis “drame” menjelaskan tingkah laku kehidupan kelas menengah.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa istilah “teater” berkaitan langsung dengan pertunjukan, sedangkan “drama” berkaitan dengan peran atau naskah cerita yang akan dipentaskan. Jadi, teater adalah visualisasi dari drama atau drama yang dipentaskan di atas panggung dan disaksikan oleh penonton. Dengan kata lain drama merupakan bagian atau salah satu unsur dari teater.

Pengertian Teater Menurut Para Ahli

  • Moulton : Drama merupakan kisah hidup yang dilukiskan dalam bentuk gerakan (life presented in action).
  • Balthazar Vallhagen : Drama merupakan sebuah kesenian yang melukiskan sifat dan watak manusia dengan gerakan.
  • Ferdinand Brunetierre : Menurutnya drama harus melahirkan sebuah kehendak dengan action atau gerak.
  • Budianta, dkk (2002) : Drama merupakan genre sastra dimana penampilan fisiknya memperlihatkan secara verbal adanya percakapan atau dialog diantara para tokoh yang ada.
  • Tim Matrix Media Literata : Drama merupakan bentuk kisahan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku (akting) yang dipentaskan
  • Seni Handayani & Wildan : Drama adalah bentuk karangan yang berpijak pada dua cabang kesenian, yakni seni sastra dan seni pentas sehingga drama dibagi dua, yaitu drama dalam bentuk naskah tertulis dan drama yang dipentaskan.
  • Anne Civardi : Drama adalah sebuah kisah yang diceritakan lewat kata-kata dan gerakan.

UNSUR – UNSUR SENI TEATER

Unsur-unsur yang terdapat dalam seni teater dibedakan menjadi dua, antara lain:

Unsur Internal

Unsur internal merupakan unsur yang menyangkut tentang bagaimana keberlangsungan pementasan suatu  teater. Tanpa unsur internal internal tidak akan ada suatu pementasan teater. Oleh karena itu, unsur internal dikatakan sebagai jantungnya sebuah pementasan teater. Unsur internal, meliputi:

  • Naskah atau Skenario

Naskah atau Skenario berisi kisah dengan nama tokoh dan dialog nantinya akan dipentaskan. Naskah menjadi salah satu penunjang yang menyatukan berbagai macam unsur yang ada yaitu pentas, pemain, kostum dan sutradara.

  • Pemain

Pemain  merupakan salah satu unsur yang paling penting dalam sebuah pertunjukan teater. Pemain berperan dalam menghasilkan beberapa unsur lain, seperti unsur suara dan gerak. Ada  tiga  jenis  pemain, yaitu peran utama (protagonis/antagonis), peran pembantu dan peran tambahan atau figuran. Dalam film atau sinetron, pemain biasanya disebut Aktris untuk perempuan, dan Aktor untuk laki-laki.

  • Sutradara

Sutradara merupakan salah satu unsur yang paling sentral, karena sutradara adalah orang yang memimpin dan mengatur sebuah teknik pembuatan atau pementasan teater. Sutradara menjadi otak dari jalannya suatu cerita, misalnya mengarahkan para aktor, membedah naskah, menciptakan ide-ide tentang pentas yang akan digunakan dan lain-lain.

  • Pentas

Pentas adalah salah satu unsur yang mampu menghadirkan nilai estetika dari sebuah pertunjukan. Selain itu, pentas menjadi  unsur penunjang pertunjukkan yang di dalamnya terdapat properti, tata lampu, dan beberapa dekorasi lain yang berkenaan dengan pentas.

  • Properti

Properti  merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan teater, seperti kursi, meja, robot, hiasan ruang, dekorasi, dan lain sebagainya.

  • Penataan

Seluruh pekerja yang terkait dengan pementasan teater, antara lain:
  1. Tata Rias  adalah cara mendandani pemain dalam memerankan tokoh teater agar lebih sesuai dengan karakter yang akan diperankan;
  2. Tata  Busana  adalah  pengaturan  pakaian  pemain  agar  mendukung  keadaan  yang menghendaki. Contohnya pakaian yang dikenakan anak sekolahan tentu akan berbeda denga pakaian harian yang dikenakan pembantu rumah tangga;
  3. Tata Lampu adalah pencahayaan dipanggung;
  4. Tata Suara adalah pengaturan pengeras suara.

Unsur Eksternal

Unsur eksternal adalah unsur yang mengurus segala sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal yang dibutuhkan dalam sebuah pementasan. Unsur eksternal diantaranya, yaitu

  • Staf Produksi

Staf produksi adalah sekelompok tim atau individual yang berkenaan dengan pimpinan produksi sampai semua bagian yang ada di bawahnya. Adapun tugas masing-masing dari mereka adalah sebagai berikut:
  1. Produser/ pimpinan produksi
  2. Mengurus semua hal tentang produksi;
  3. Menetapkan personal (petugas), anggaran biaya, fasilitas, program kerja dan lain sebagainya.

  • Sutradara/ derektor

  1. Pembawa sekaligus pengarah jalannya naskah;
  2. Koordinator semua pelaksanaan yang menyangkut pementasan;
  3. Mencari dan menyiapkan aktor;
  4. Menyiapkan make up dan juga men-setting segala sesuatu yang dipegang oleh bagian desainer beserta kru.

  • Stage manager

  1. Pemimpin dan penanggung jawab panggung;
  2. Membantu sutradara.

  • Desainer

Menyiapkan semua aspek visual yang menyangkut setting tempat atau suasana, properti atau perlengkapan pementasan, kostum, tata lampu dan pencahayaan, serta perlengkapan lain (seperti: audio).

  • Crew

Crew merupakan pemegang divisi dari setiap sub yang dipegang bagian desainer, diantaranya:
  1. Bagian pentas/tempat;
  2. Bagian tata lampu (lighting);
  3. Bagian perlengkapan dan tata musik;

JENIS JENIS SENI TEATER

  • Teater Boneka 

Pertunjukan boneka telah dilakukan sejak Zaman Kuno. Sisa  peninggalannya ditemukan di makam-makam India Kuno, Mesir, dan Yunani. Boneka sering dipakai untuk menceritakan legenda atau kisah-kisah yang bersifat religius (keagamaan). Berbagai jenis boneka dimainkan dengan cara yang berbeda. Boneka tangan dipakai di tangan sementara boneka tongkat  digerakkan dengan tongkat yang dipegang dari bawah. Marionette atau boneka tali, digerakkan dengan cara menggerakkan kayu silang tempat tali boneka diikatkan.

Selain itu, contoh teater boneka yang cukup populer ialah pertujukan wayang kulit. Dalam pertunjukan wayang kulit, wayang dimainkan di belakang layar tipis dan sinar lampu menciptakan bayangan wayang di layar. Penonton wanita duduk di depan layar, menonton bayangan tersebut. Penonton pria duduk di belakang layar dan menonton wayang secara langsung.

Beralih ke luar negeri, pertujukan Boneka Bunraku dari Jepang mampu melakukan banyak sekali gerakan sehingga diperlukan tiga dalang untuk menggerakkannya. Dalang berpakaian hitam dan duduk persis di depan penonton. Dalang utama mengendalikan kepala dan lengan kanan. Para pencerita bernyanyi dan melantunkan kisahnya.

  • Drama Musikal 

Drama musikal merupakan pertunjukan teater yang menggabungkan seni tari, musik, dan seni peran. Drama musikal lebih mengedepankan tiga unsur tersebut dibandingkan dialog para pemainnya. Kualitas pemainnya tidak hanya dinilai pada penghayatan karakter melalui untaian kalimat yang diucapkan tetapi juga melalui keharmonisan lagu dan gerak tari. Disebut drama musikal karena dalam pertunjukannya yang menjadi latar belakangnya merupakan kombinasi antara gerak tari, alunan musik, dan tata pentas. Drama musikal yang cukup tersohor ialah kabaret dan opera. Perbedaan keduanya terletak pada jenis musik yang digunakan. Dalam opera, dialog para tokoh dinyanyikan dengan iringan musik orkestra dan lagu yang dinyanyikan disebut seriosa. Sedangkan dalam drama musikal kabaret, jenis musik dan lagu yang dinyanyikan bebas dan biasa saja.

  • Teater Dramatik

Istilah dramatik digunakan untuk menyebut pertunjukan teater yang berdasarkan pada dramatika lakon yang dipentaskan. Dalam teater dramatik, perubahan karakter secara psikologis sangat diperhatikan. Situasi cerita dan latar belakang kejadian dibuat sedetil mungkin. Rangkaian cerita dalam teater dramatik mengikuti alur plot dengan ketat. Fokus pertujukan teater dramatik ialah menarik minat dan rasa penonton terhadap situasi cerita yang disajikan. Dalam teater dramatik, laku aksi pemain sangat ditonjolkan. Satu peristiwa berkaitan dengan peristiwa lain hingga membentuk keseluruhan cerita. Karakter yang disajikan di atas pentas adalah karakter tanpa improvisatoris. Teater dramatik mencoba mementaskan cerita seperti halnya realita.

  • Teatrikalisasi Puisi

Teatrikalisasi puisi merupakan pertunjukan teater yang dibuat berdasarkan karya sastra puisi. Karya puisi yang biasanya hanya dibacakan, dalam teatrikal puisi dicoba untuk diperankan di atas pentas. Karena bahan dasarnya adalah puisi maka teatrikalisasi puisi lebih mengedepankan estetika puitik di atas pentas. Gaya akting para pemain biasanya bersifat teatrikal. Tata panggung dan blocking dirancang sedemikian rupa untuk menegaskan makna puisi yang dimaksud.
Teatrikalisasi puisi memberikan kesempatan bagi seniman untuk mengekspresikan kreativitasnya dalam menerjemahkan makna puisi ke dalam tampilan lakon dan tata artistik di atas pentas.

  • Teater Gerak

Teater gerak merupakan pertunjukan teater dengan unsur utamanya adalah gerak dan ekspresi wajah pemainnya. Dalam pementasannya, penggunaan dialog sangat minimal atau bahkan dihilangkan seperti dalam pertunjukan pantomim klasik. Seiring perkembangannya, pemain teater dapat bebas bergerak mengikuti suasana hati (untuk karakter tertentu) bahkan lepas dari karakter tokoh dasarnya untuk menarik minat penikmat. Dari kebebasan ekspresi gerak inilah gagasan mementaskan pertunjukan dengan berbasis gerak secara mandiri muncul.

Teater gerak yang paling populer dan bertahan sampai saat ini  adalah pantomim. Sebagai sebuah pertunjukan yang sunyi karena tidak menggunakan suara, pantomim mencoba mengungkapkan ekspresinya melalui tingkah laku gerak dan mimik para pemainnya. Makna pesan yang hendak direalisasikan dipertunjukkan dalam bentuk gerak.

FUNGSI SENI TEATER

Peranan seni teater  telah mengalami  pergeseran seiring dengan berkembangnya teknologi. Seni teater tidak hanya dijadikan sebagai sarana upacara maupun hiburan, namun juga sebagai sarana pendidikan. Sebagai  seni,  teater  tidak hanya menjadi konsumsi masyarakat sebagai hiburan semata, namun juga berperan dalam nilai afektif masyarakat. Adapun beberapa fungsi seni teater, diantaranya meliputi:

  • Teater sebagai Sarana Upacara

Pada awal munculnya, teater hadir sebagai sarana upacara persembahan kepada dewa Dyonesos dan upacara pesta untuk dewa Apollo. Teater  yang berfungsi  untuk  kepentingan  upacara  tidak  membutuhkan  penonton karena penontonnya adalah bagian dari peserta upacara itu sendiri.
Di Indonesia seni teater yang dijadikan sebagai sarana upacara dikenal dengan istilah teater  tradisional.

  • Teater sebagai Media Ekspresi

Teater merupakan salah satu bentuk seni dengan fokus utama pada laku dan dialog. Berbeda dengan seni musik yang mengedepankan aspek suara dan seni tari yang menekankan pada keselarasan gerak dan irama. Dalam praktiknya, Seniman teater akan mengekspresikan seninya dalam bentuk gerakan tubuh dan ucapan-ucapan.

  • Teater sebagai Media Hiburan

Dalam perannya sebagai sarana hiburan, sebelum pementasannya sebuah teater itu harus dengan persiapkan dengan usaha yang maksimal.  Sehingga harapannya penonton akan terhibur  dengan pertunjukan yang digelar.

  • Teater sebagai Media Pendidikan

Teater adalah seni kolektif, dalam artian teater tidak dikerjakan secara individual. Melainkan untuk mewujudkannya diperlukan kerja tim yang harmonis. Jika suatu teater dipentaskan  diharapkan pesan-pesan yang ingin diutarakan penulis dan pemain tersampaikan kepada penonton. Melalui pertunjukan biasanya manusia akan lebih mudah mengerti nilai baik buruk kehidupan dibandingkan hanya membaca lewat sebuah cerita.

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni. Pengertian Seni, Fungsi dari sebuah Seni, Unsur yang terdapat dalam sebuah Seni, Cabang-Cabang Seni, Beragam Macam Seni, Manfaat Seni untuk Kehidupan sehari-hari.

Pengertian Seni 

Sumber: kinerjaaktif.com
Awalannya seni diartikan sebagai suatu hal yang mempunyai karakter indah, halus, dan baik serta mulia, namun seiring berjalannya waktu udah banyak tokoh-tokoh yang memiliki pendapat tentang pengertian Seni.
  1. Menurut filosof Yunani bernama Plato (428-348 SM), seni yakni hasil tiruan alam (artimitator natural).
  2. Lalu pada era ke 19, Benedetto Croce mengatakan bila seni yakni ungkapan kesan-kesan.
  3. Sedangkan menurut pelukis termuka di Indonesia, S. Sugjojo, seni yakni jiwa yang tampak
  4. Dan menurut tokoh pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, seni yakni semua perbuatan manusia yang muncul dari perasaan yang hidup dan mempunyai karakter indah, hingga dapat menggerakkan jiwa dan perasaan manusia.
Dari beberapa pendapat di atas, dapat di ambil kesimpulan bila Seni yakni bagian komunikasi manusia yang berdasarkan pada pengalaman, perasaan serta memiliki keindahan.

Karakter Dasar Seni 

Seni mempunya beberapa karakter mendasar salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Kreatif, Karyanya belum pernah di buat sebelumnya (merupakan hal baru) 
  2. Individualistis, Karya yang di buat memberikan ciri khas penciptanya (jati diri pencipta) 
  3. Ekspresif, Karyanya memiliki emosi yang terpancar saat orang lain melihatnya 
  4. Abadi, Karya yang udah di buat miliki sifat abadi walaupun penciptanya telah tiada nantinya 
  5. Semesta (Universal), Karyanya didedikasikan untuk orang-orang sepanjang zaman 

Fungsi Seni 

Sumber: geniusmart.net
Manfaat seni dapat dibagi jadi dua, yaitu manfaat perseorangan dan manfaat sosial.

Manfaat Perseorangan Seni 

Manfaat perseorangan seni terdiri jadi dua, yaitu sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik 

Seni yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia yang juga disebut sebagai penikmat seni. Misalnya, pada saat membeli pakaian, manusia mengutamakan model, warna, dan bahan, maka dari itu seni digunakan sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan emosional 

Seni yaitu tempat membeberkan emosi si penciptanya, yang nantinya akan terpancar serta dapat dirasakan juga bagi pencinta seni, sampai apa yang dirasakan pencipta dirasakan juga oleh penikmat seni itu sendiri.

Manfaat Sosial Seni 

Fungsi sosial seni dibagi jadi empat, yaitu sebagai media penerangan, pendidikan, agama, dan hiburan.

Seni sebagai media penerangan 

Seni digunakan sebagai media untuk menyampaikan pemahaman seseorang pada orang lain, karena sifatnya yang menyenangkan, hingga mudah untuk dipahami oleh orang lain.

Seni sebagai media pendidikan 

Seni digunakan juga dalam metode evaluasi, oleh karena itu banyak instansi pendidikan yang menggunakan seni dalam penyampaian materinya

Seni sebagai media agama 

Dalam dakwah seni juga diperlukan guna mempermudah proses penyampaiannya, seperti irama membaca Al-Quran yang berguna untuk mempermudah menghafalnya, atau nasyid yang berguna menyampaikan ajaran agama lewat syair yang pasti lebih meyenangkan dibanding mendengarkan ceramah yang hanya ucapan seseorang saja.

Seni sebagai media hiburan 

Manfaat paling mendasar pada seni yakni sebagai media hiburan. Di mana penikmatnya akan merasa senang dan bahagia.

Cabang–Cabang Seni 

Sumber: anneahira.com
Bersamaan dengan bertambahnya waktu, kebutuhan, dan pemahaman manusia, seni juga makin berkembang. Hal semacam ini diikuti dengan lahirnya seni-seni baru di masyarakat. Oswald Kulpe membagi cabang–cabang seni jadi:

Seni penglihatan/visual art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat untuk menikmati seni. Seni penglihatan terdiri jadi tiga, yaitu seni dua dimensi, seni tiga dimensi, dan seni integral.

Seni dua dimensi 
  1. Seni dua dimensi tanpa gerak: seni rupa (lukis, gambar) 
  2. Seni dua dimensi dengan gerak: seni perfilman 
Seni tiga dimensi 
  1. Seni tiga dimensi tanpa gerak: seni ukir dan pahat 
  2. Seni tiga dimensi dengan gerak: seni tari dan pantomim 
Seni integral 

Seni yang menggabungkan untuk permukaan dan bentuk. Misalnya arsitektur

Seni Pendengaran/Auditory Art 

Pada seni ini digunakan indra pendengar untuk nikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk, yaitu seni suara, seni kata, dan seni interal.

Seni suara 
  1. Musik instrumental dari alat tunggal: piano dan biola 
  2. Musik instrumental dari gabungan beberapa alat musik: band dan orkestra 
Seni kata 
  1. Puisi mempunyai irama: sajak 
  2. Puisi tidak mempunyai irama: novel dan cerpen 
Seni integral 

Seni yang memadukan suara dan kata, misalnya lagu, muikalisasi puisi, dan tembang

Seni penglihatan dan pendengaran/Audiotory-visual Art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat dan pendengar untuk menikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk yaitu:
  1. Seni gerak dan suara: Tarian 
  2. Seni gerak, kata, dan penglihatan: Drama 
  3. Seni gerak, kata, penglihatan, dan suara: Opera 
Namun cabang-cabang seni yang seringkali kita kenal terbagi lagi menjadi lima cabang yaitu, seni rupa, seni tari/gerak, seni nada/vocal/musik, seni sastra, dan seni teater/drama.

Seni rupa 
Sumber: ragamseni.com
Seni rupa yaitu seni dua dimensi/tiga dimensi yang bersumber pada peranannya terdiri mendai dua bentuk yaitu, seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Seni rupa murni cuma memiliki maksud untuk dilihat keindahannya saja, misalnya lukisan dan patung, sedangkan seni rupa terapan tidak cuma untuk keindahan, tetapi dapat pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya meja ukir.

Unsur – unsur seni rupa diantaranya yakni titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. Dalam membuatnya, seni rupa memiliki beberapa prinsip satu diantaranya kesatuan, keselarasana, penekanan, irama, gradasi, pembagian, kecocokan, komposisi, keseimbangan, dan aksentuasi.

Seni tari/gerak 
Sumber: yenirahmaniyah.blogspot.co.id
Seni tari yaitu seni tiga dimensi yang bersumber pada pada gerak tubuh manusia. Tari yakni keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dalam bentuk gerak tubuh yang diperhalus lewat estetika.

Seni tari dibagi jadi seni tari classic, kreasi baru, tradisional, dan modern. Sekarang banyak lahir seni tari kreasi baru seperti break dance, capoera, shuffle, dan sebagainya.

Unsur – unsur tari dibagi jadi dua yaitu, pertama unsur keindahan tari salah satunya gerak, iringan internal-eksternal, tata rias dan pakaian, tema, tempat dan panggung. Kedua unsur penilaian tari diantanya wiraga, wieama, dan wirasa.

Seni suara/vocal/musik 
Sumber: pandaibelajar.com
Seni musik yaitu cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Kata musik dalam Bahasa Indonesia yakni terjemahan dari Bahasa Inggris music atau Bahasa Belanda muziek.

Menurut beberapa ahli sejarah, kata musik datang dari beberapa kumpulan nama dewi kesenian bangsa Yunani Purba, yaitu musae. Musik juga terdiri jadi banyak bentuk, diantaranya musik classic, tradisional, kasidah, blues, jazz, rock, pop, dan R&B.

Unsur – unsur dalam seni musik terdiri dari dua unsur, yaitu vocal dan instrumen. Vokal yakni alunan beberapa nada yang keluar dari suara manusia sendankan instrumen yakni beberapa nada yang keluara dari alat musik yang digunakan.

Seni sastra 
Sumber: kliping.co
Seni sastra merupak seni yang lahir dari gagasan/ide manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Dalam kamus besar berbahasa Indonesia, Sastra mempunyai arti mengarahkan, mengajar, memberi panduan, atau instruksi.

Sedangkan Fananie mengemukakan bila sastra yakni karya seni yang merupakan ekspresi kehidupan. Beberapa jenis seni sastra salah satunya yakni puisi, cerpen, pantun, prosa, sajak, novel, dan sebagainya.

Unsur-unsur sastra terbagi dalam fikiran, perasaan, pengalaman, ide-ide, semangat, keyakinan, dan ekspresi. Seni sastra menonjolkan pemilihan bahasa yang digunakan untuk mengutarakan maksud hati si penulis.

Seni teater/drama 
Sumber: djarumfoundation.org
Seni teater yaitu seni yang paling kompleks, karena dalam visualisasinya ia menggabungkan cabang seni yang lain. Beberapa jenis teater salah satunya teater lama, komedi, baru, dan sendratasik (seni darama dan musik).

Unsur-unsur teater salah satunya yakni naskah/skenario, pemain, sutradara, properti, penataan, serta penonton.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Cabang Seni di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com