Showing posts sorted by relevance for query lemak. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query lemak. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi, dan Metabolisme Lemak

Pengertian, Fungsi, dan Metabolisme Lemak. Pengertian Lemak, Fungsi Lemak, Beragam Macam Jenis Lemak, Sifat-Sifat Lemak, dan Proses Metabolisme Lemak.

Tubuh manusia memerlukan daya untuk melakukan seluruh kegiatan tiap harinya. Lemak adalah satu diantara sumber daya yang kita gunakan untuk berbagai macam hal itu, dan untuk memahami lebih lanjut mengenai lemak, langsung saja kita bahas sama-sama, ya.

Pengertian Lemak

Sumber: dosenpendidikan.com
Lemak yaitu senyawa kimia tidak larut air yang disusun oleh unsur Karbon (C), Hidrogen (H), serta Oksigen (O). Lemak miliki sifat hidrofobik (tidak larut di air), untuk melarutkan lemak diperlukan pelarut khusus seperti eter, klorofom serta benzen.

Seperti karbohidrat serta protein, lemak juga adalah sumber daya untuk tubuh manusia. Lemak termasuk juga pembangun dasar jaringan tubuh lantaran turut bertindak dalam membangun membran sel serta membran beberapa organel sel.

Bobot daya yang dihasilkan lemak 2 ¼ kali lebih besar dibanding karbohidrat serta protein. 1 gr lemak bisa menghasilkan 9 kalori, sedangkan 1 gr karbohidrat serta protein cuma menghasilkan 4 kalori.

Sepanjang proses pencernaan lemak akan dipecah jadi asam lemak serta gliserol supaya bisa diserap oleh organ pencernaan serta lantas dibawa ke organ yang membutuhkannya.

Fungsi Lemak

Lemak mempunyai banyak fungsi, beberapa fungsi penting lemak untuk tubuh diantaranya yaitu sebagai berikut ini:
  1. Jadi cadangan energi dalam bentuk sel lemak. Jika lemak yang kita konsumsi berlebihan, lemak itu akan disimpan di beberapa tempat misalnya di susunan bawah kulit untuk dijadikan cadangan energi atau daya. 
  2. Pelindung organ penting ketika terjadi goncangan lantaran mempunyai susunan seperti bantalan. 
  3. Membuat perlindungan bagi tubuh dari perubahan suhu lingkungan. Lemak bisa membuat perlindungan bagi tubuh dari suhu yang rendah. 
  4. Satu diantara bahan dasar yang diperlukan untuk produksi hormon vitamin, membran sel serta membran organel sel. 
  5. Pelarut vitamin A, D, E, serta K. 
  6. Sebagai bahan penyusun empedu serta asam kholat. 
  7. Memaksimalkan fungsi pencernaan, lemak bisa memperlambat system pencernaan ketika proses pencernaan berjalan hingga rasa lapar tidak muncul terlalu cepat. 

Struktur Kimia Lemak

Sumber: duniafitnes.com
Unsur penyusun lemak diantaranya yaitu Unsur Karbon (C), Hidrogen (H) serta Oksigen (O). Lemak terbagi dalam 3 asam lemak serta satu gliserol. Secara Umum Susunan Kimia Lemak yaitu seperti ini:

Struktur Kimia Lemak R1, R2, R3. Jika ketiga susunan R1, R2 serta R3 sama disebut dengan lemak sederhana, tetapi jika tidak sama disebut dengan lemak campuran.

Beberapa Sifat Lemak 

Sifat Fisis (Fisika) Lemak 
Sumber: duniafitnes.com
Biasanya lemak hewan berupa padatan pada suhu kamar serta lemak tumbuhan berupa cairan pada suhu Lemak yang titik leburnya lebih tinggi memiliki kandungan asam lemak jenuh, sedangkan lemak yang memiliki kandungan titik lebur rendah memiliki kandungan asam lemak tidak jenuh.

Titik lebur lemak bergantung pada panjang pendeknya rantai karbon yang dipunyai. Conothnya lemak sapi mencair pada suhu 49 derajat celcius serta kembali memadat pada 36 derajat celcius.

Lemak netral tidak larut di air, tetapi larut dengan baik pada kloroform serta benzena. Alkohol panas juga merupakan pelarut lemak yang baik, tetapi lemak tidak sangat larut dalam alkohol dingin.

Sifat Kimia Lemak 
Sumber: simpelmenarik.id
Reaksi Saponifikasi (Penyabunan) 

Lemak bisa dihidrolisis dengan beragam macam cara. Salah satunya adalah dengan alkali. Nah proses hidrolisis lemak dengan memakai alkali disebut dengan reaksi saponifikasi (penyabunan). Satu diantara hasil dari hidrolisis lemak dengan alkali yaitu garam asam lemak, atau yang umum kita sebut sabun.

Reaksi Halogenasi (Iodium) 

Asam lemak tidak jenuh, baik bebas ataupun terikat sebagai ester dalam lemak mengadisi halogen pada ikatan rangkapnya. Lantaran derajat penyerapan lemak sepadan dengan adanya banyak ikatan rangkap pada asam lemaknya, jumlah halogen bisa dipakai untuk menentukan derajat ketidakjenuhan.

Penentuan derajat ketidakjenuhan ini diukur dengan bilangan Iodium, yakni bilangan yang menyebutkan banyaknya gr iodium yang bisa bereaksi dengan 100 gr lemak. Oleh karena ini makin banyak ikatan rangkap, maka makin besar juga bilangan iodiumnya.

Reaksi Hidrogenasi 

Proses konversi minyak jadi lemak di kenal dengan sebutan Hidrogenasi (Proses Pengerasan), yakni lewat cara mengalirkan gas hidrogen bertekanan (1,75kg/cm2) ke dalam minyak panas (200 derajat Celcius) yang memiliki kandungan katalis nikel terdispersi.

Beragam Macam Jenis Bentuk Lemak

Bersumber pada Sumber Lemaknya Terdiri jadi 2, yakni:
  1. Lemak Hewani, adalah lemak yang bersumber dari hewan. 
  2. Lemak Nabati, adalah lemak yang bersumber dari tumbuhan. 
Bersumber pada Struktur kimianya
  1. Lemak Sederhana, adalah lemak yang disusun oleh trigliserida, yakni tiga asam lemak serta satu gliserol. Contoh lemak ini yaitu lilin serta minyak. 
  2. Lemak Campuran, adalah lemak yang terbagi dalam asam lemak serta gugus tambahan lain selain lemak. Misalnya yaitu lipoprotein (memiliki kandungan protein) serta fosfolipid (memiliki kandungan fosfat). 
  3. Lemak Derivat, adalah senyawa lemak yang dihasilkan dari proses hidrolisis lipid. Misalnya cholesterol serta asam lemak. Bersumber pada ikatan kimianya dibagi lagi jadi dua yakni asam lemak jenuh serta asam lemak tidak jenuh. 
Bersumber pada Ikatan Kimianya
  1. Lemak Jenuh, yakni susunan lemak dengan hidrokarbon ikatan tunggal yang beresiko untuk tubuh manusia lantaran bisa menempel serta dan menggumpal hingga bisa mengganggu system peredaran darah. Lemak jenuh rata-rata berasal dari hewan, seperti daging, susu murni, dan lain-lain. 
  2. Lemak tidak jenuh, yakni susunan lemak dengan hidrokarbon dengan satu atau lebih ikatan rangkap (ganda) yang bisa menguntungkan tubuh. Lemak tidak jenuh rata-rata berasal dari tumbuhan, misalnya lemak dari buah alpukat serta kacang-kacangan. 

Metabolisme serta Proses Pencernaan Lemak

Sumber: slideshare.net
Proses metabolisme lemak berlangsung lebih lama dibandingkan dengan karbohidrat serta protein. Hal semacam ini dikarenakan oleh susunan rantai molekul lemak yang panjang serta ikatannya yang kuat. Pada saat makanan memasuki rongga mulut, gigi melakukan tugasnya untuk menghancurkan serta melembutkan lemak secara mekanis.

Juga di bagian bawah lidah ada kelenjar yang menghasilkan enzim lipase, enzim ini bertugas memecah lemak di mulut jadi bentuk yang lebih sederhana. Kemudian terjadi proses menelan yang akan membawa lemak lewat esofagus, lantas menuju ke lambung.

Pada esofagus serta lambung lemak tidak bisa diolah lantaran tidak ada enzim yang bisa mengolahnya, hingga lemak cuma bercampur dengan makanan yang lain serta tersimpan sementara di lambung.

Asam lemak setelah diserap oleh sel mukosa usus halus dengan cara difusi lantas di dalam sel, mukosa asam lemak serta gliserol mengalami resintesis (penggabungan kembali) jadi trigliserida. Cholesterol juga mengalami reesterifikasi jadi ester cholesterol.

Trigliserida serta ester cholesterol bersatu diselubungi oleh protein jadi kilomikron. Protein penyusun selubung kilomikron disebut dengan apoprotein. Selubung protein berperan menghindari menyatunya antar molekul lemak serta membentuk bulatan besat yang bisa mengganggu aliran darah.

Kilomikron keluar dari sel mukosa usus secara eksotisosis lantas diangkut lewat system limfatik dan berikutnya masuk ke dalam aliran darah. Kandungan kilomikron bertambah 2-4 jam setelah makan. Kilomikron dalam darah dihidrolisis oleh enzim lipase endotel jadi asam lemak dan gliserol.

FFA atau asam lemak dibebaskan dari kilomikron dan berikutnya disimpan dalam jaringan lemak atau jaringan perifer.

Kilomikron yang sudah kehilangan asam lemak dengan hal tersebut maka banyak mengandung cholesterol dan tetap ada di dalam aliran disebut dengan chylomicron remnant dan pada akhirnya menuju ke hati yang berikutnya didegradasi di dalam lisosom. Sedangkan gliserol langsung diabsorpsi ke pembuluh darah porta hepatica.

FFA dipakai sebagai sumber daya atau disimpan dalam bentuk lemak netral atau trigliserida. Hati memanfaatkan asam lemak sebagai cadangan daya, pembentukan cholesterol, dan menyimpan trigliserida sebagai lemak jaringan atau bisa pula diubah jadi protein atau asam amino.

Dari keseluruhan total lemak yang dikonsumsi, sebesar 95 persen akan diserap oleh tubuh dan 5 persen yang lainnya akan masuk ke usus besar dan dibuang lewat anus.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Metabolisme Lemak, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Lemak di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Lemak. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. ilmudasar.com
Manfaat Alpukat

Manfaat Alpukat

Alpukat dapat dikatakan sebagai buah yang luar biasa, karena selain lezat rasanya, alpukat juga memiliki banyak manfaat untuk tujuan kesehatan. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bila makan alpukat itu buruk lantaran banyak mengandung lemak, tetapi sesungguhnya kenyataannya tak demikian. 

Bahkan dengan makan alpukat justru bisa membantu kita supaya merasa kenyang lebih lama, hingga baik untuk membantu mengontrol kelebihan berat badan.

Para pakar di Loma Linda University melakukan riset apakah menambahkan alpukat segar untuk makan siang mempunyai dampak pada respon insulin, kadar gula darah, serta perasaan kenyang lebih lama. Temuan awal mereka telah memastikan, kalau memang ada dasar untuk dilakukan riset lebih lanjut mengenai manfaat makan alpukat untuk mengganti beberapa bagian makanan.

The Hass Avocado Board (HAB) juga mendukung biaya beberapa uji klinis untuk mengetahui apakah ada hubungan pada peningkatan konsumsi alpukat serta dampak positif pada diabetes, membantu proses penuruan berat badan, dan faktor resiko penyakit jantung.

Manfaat alpukat nyatanya sangat penting bagi kesehatan kita, banyak manfaat alpukat yang tidak kita sadari bisa membantu kita mencegah penyakit berbahaya serta meningkatkan metabolisme tubuh. Manfaat buah alpukat ini termasuk sangat beragam mulai dari untuk penyakit yang sederhana hingga penyakit yang sangat berbahaya seperti kanker.

Kandungan alpukat atau avokad yang selama ini sudah diketahui yaitu potasium, lutein, dan folat. Aneka vitamin seperti vitamin B, C, E dan yang lainnya juga terdapat dalam buah yang biasanya dinikmati dengan dibuat jus ini. 

Kelebihan alpukat yang lain yaitu rendah akan kandungan gula, tetapi kaya akan serat. Meskipun buah ini tinggi lemak, namun masih tetap aman apabila dikonsumsi secara tak berlebihan lantaran lemak yang dikandungnya yaitu lemak baik, yakni lemak tak jenuh tunggal.

Kandungan Alpukat 

Sebelum kita mengulas lebih jelas tentang manfaat buah alpukat, sebaiknya kita mengetahui berbagai kandungan gizi yang ada pada alpukat.

Lemak sehat

Jangan salah, lemak yang ada di alpukat merupakan lemak baik, porsinya mencapai sekitar tiga perempat dari jumlah kalori pada buah alpukat. Berarti lemak mempunyai kandungan yang cukup tinggi dalam buah alpukat ini. Kandungan lemaknya yaitu lemak tak jenuh tunggal, dalam bentuk asam oleat. Lemak tak jenuh tunggal dianggap sebagai lemak baik yang bisa mengurangi kandungan kolesterol jahat di dalam darah, menurunkan resiko stroke dan penyakit jantung.

Anda mungkin saja pernah mendengar kalau Anda harus menghindari alpukat lantaran kandungan lemaknya yang tinggi. Memang benar, alpukat mengandung lemak yang tinggi. Tetapi lemak tinggi pada alpukat merupakan lemak tak jenuh tunggal atau ‘ lemak baik ‘, yang akan membantu melindungi kesehatan jantung, dan membantu untuk menurunkan tekanan darah. Lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam alpukat dapat juga membantu membalikkan resistensi insulin yang bisa mengarah pada diabetes tipe 2.

Protein

Setiap alpukat terdiri dari sekitar 4 gram protein, kandungan ini jauh lebih banyak dibandingan dengan buah lain.

Gula

Gula dalam buah ini nilainya cukup kecil, sebuah alpukat terdiri dari 0. 2 gram gula, jadi tidak terlalu beresiko buat anda yang khawatir akan gula darah.

Vitamin dan Mineral

Seperti buah yang lain, tentu alpukat juga mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang begitu tinggi. Ia mmiliki kandugnan kalium (Kandungannnya lebih besar daripada pisang). Selain itu, alpukat kaya akan vitamin K, vitamin B9, vitamin B6, vitamin B5 vitamin C, dan vitamin E. 2

Serat

Buah yang berukuran sedang mengandung 11 gram serat, hampir setengah dari serat harian yang diperlukan oleh tubuh. Alpukat mengandung serat, baik serat larut dan serat tidak larut. Hal tersebut berarti alpukat juga membantu mengurangi kandungan kolesterol dengan cara mencegah penyerapan kembali oleh tubuh, membantu menjaga fungsi usus, serta bisa mencegah lonjakan gula darah sesudah makan.

Manfaat Buah Alpukat

Berikut ini adalah manfaat alpukat untuk kesehatan dan kecantikan :

1. Menjaga Kesehatan Kardioviskular

Riset telah menunjukan kalau mengkonsumsi omega-6 adalah faktor utama dalam penyakit kardiovaskular. Mereka menyarankan menurunkan asupan lemak tidak jenuh ganda serta meningkatkan jumlah asam lemak tidak jenuh tunggal dalam makanan yang kita konsumsi.
Alpukat adalah sumber asam oleat tidak jenuh tunggal yang sudah teruji dalam sejumlah riset bisa mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) dalam darah.

2. Menurunkan Berat Badan

Masih banyak penduduk Indonesia yang begitu terkejut kalau makanan tinggi lemak dan kalori ini dianggap baik untuk menurunkan berat badan. Tetapi riset telah menunjukkan kalau asam lemak tidak jenuh tunggal sangat baik digunakan sebagai pembakaran energi dan tak disimpan sebagai lemak dalam tubuh.

Pembakaran energi yang lambat tentunya akan menimbulkan perasaan kenyang yang akan anda rasakan berhari-hari. Hal ini merupakan cara yang cocok untung mengurangi rasa lapar serta nafsu makan bagi anda yang sedang diet. 
Energi

3. Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang sangat berbahaya, terlebih karena perkembangan makanan sehat yang telah semakin susah kita peroleh. Bila anda merasa sering lapar, haus, seringkali kencing, berat badan turun drastis, anda perlu memeriksanya ke dokter.

Lantas apa peran dari alpukat untuk permasalahan ini? alpukat bisa mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik dalam darah). Menjaga asupan kolesterol ini akan sangat membantu mengurangi resiko terjadinya diabetes.

4. Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Manfaat alpukat dapat juga menghaluskan kulit dan membantu mencerahkan kulit agar tampak sehat alami. Alpukat berguna juga untuk melindungi kulit dari keriput dan tanda lainnya dari penuaan dini dengan kandungan karotenoid antioksidan, vitamin E yang membantu menjaga terhadap penuaan dari paparan sinar matahari dan vitamin C yang ikut serta dalam penciptaan elastin serta kolagen untuk melindungi elastisitas kulit supaya tetap kencang.

Cara penggunaannya ke- 1
Lumatkan buah alpukat, oleskan pada wajah dan tangan dengan air hangat selama kurang lebih 30 menit, efektif untuk mencegah keriput dan menghaluskan kulit

Cara Penggunaan ke-2
Haluskan setengah buah alpukat matang, kemudian campur dengan sebutir kuning telur dan setengah cangkir susu. Setelah itu gunakan sebagai toner untuk pembersih yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah atau kulit lainnya. 

5. Penyakit Radang Sendi dan Encok

Penyakit ini seringkali menyerang anda yang telah mulai berumur, Osteoarthritis yaitu penyakit yang mengakibatkan peradangan sendi dan rasa nyeri yang hebat. Alpukat mempunyai zat anti-inflamasi yang disebut sebagai salah satu dari beberapa makanan yang bisa mengurangi rasa sakit pada rematik. 
Alpukat mengandung lemak tidak jenuh tunggal, pitosterol serta antioksidan seperti vitamin E, vitamin C serta beragam zat karotenoid yang bisa membantu dengan mengurangi peradangan yang mengarah ke penyakit arthritis. 

6. Mencegah Kanker

Alpukat kaya akan fitokimia yang sudah dilakukan riset dapat membantu mencegah perkembangan kanker tertentu. Ilmuwan yang meneliti karakteristik kemopreventif alpukat menyimpulkan kalau phytochemical dari buah alpukat merupakan strategi diet yang begitu baik dalam mencegah kanker. 

7. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Alpukat adalah salah satu buah yang menjadi sumber kalium cukup besar, yang mampu membantu mengontrol tekanan darah di dalam tubuh. 

8. Membuang Radikal Bebas

Antioksidan dalam tubuh kita berfungsi untuk membuang radikal bebas yang mungkin bisa mengakibatkan penyakit tertentu sampai kanker. Buah alpukat adalah salah satu sumber antioksidan yang sangat baik untuk tubuh dalam mengeluarkan racun melalui keringat atau air seni kita. 

9. Membantu Kesehatan Mata

Alpukat merupakan sumber lutein karotenoid, yang dikenal untuk membantu melindungi kesehatan mata dari penyakit mata yang timbul disebabkan oleh bertambahnya usia seperti degenerasi makula dan katarak. 

10. Mencegah Cacat Lahir

Alpukat kaya akan folat, vitamin B adalah salah satu vitamin yang dikenal sebagai asam folat. Satu buah alpukat bisa memenuhi sekitar 23% dari nilai harian yang dianjurkan. Tingginya jumlah folat dalam alpukat sangat penting dalam pencegahan cacat lahir, seperti cacat tabung saraf dan spina bifida. 

11. Mengurangi Resiko Stroke

Kandungan asam folat dalam alpukat bisa melindungi dan mencegah penyakit stroke. Riset telah menunjukkan kalau orang yang sering mengkonsumsi asupan kaya folat mempunyai resiko yang lebih rendah terserang stroke. kandungan folat yang tinggi dalam alpukat berguna juga untuk mengurangi resiko stroke. 

Orang yang mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan folat tinggi sudah terbukti lebih sedikit yang terkena serangan stroke, daripada yang hanya sedikit mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan folat. 

12. Anti-Inflamasi

Kemampuan alpukat untuk membantu mencegah peradangan yang tidak diinginkan benar-benar tak diragukan lagi dalam dunia medis, karena sudah ditunjang dalam berbagai riset. Istilah “anti-inflamasi” merupakan istilah yang tepat untuk buah ini. Nutrisi anti-inflamasi Alpukat yang jatuh ke dalam lima kategori dasar :
  •  Pitosterol, termasuk beta-sitosterol, stigmasterol, dan campesterol
  • Antioksidan karotenoid, termasuk lutein, neoxanthin, neochrome, chrysanthemaxanthin, beta-cryptoxanthin, zeaxanthin, violaxanthin, beta-karoten dan alpha-karoten
  • Antioksidan yang lain (non-karotenoid), termasuk flavonoid epicatechin dan epigallocatechin-gallate 3-0, vitamin C dan E, dan mineral mangan, selenium, serta seng
  • Asam lemak omega-3, dalam bentuk asam alpha-linolenic (sekitar 160 miligram per cangkir irisan alpukat)
  • alkohol lemak polyhydroxylated (PSA) 
Sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai anti inflamasi. 

13. Manfaat untuk kehamilan.

Alpukat merupakan sumber alami folat, dimana sangat berperan penting untuk perkembangan janin yang sehat. Versi sintetis asam folat dianjurkan untuk seluruh wanita yang merencanakan kehamilan, dan makan buah alpukat merupakan pilihan yang lebih sederhana, enak dan alami. 

14. Sumber vitamin E tinggi.

Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan vitamin E paling tinggi. Vitamin E adalah vitamin penting, yang membantu untuk melindungi kesehatan secara keseluruhan. Vitamin E juga mempunyai dampak positif pada penyakit jantung, stroke, pencegahan kanker, serta pengembangan katarak, dan banyak diklaim mempunyai sifat anti penuaan.

15. Lebih sehat dan bebas residu insektisida

Hingga saat ini tidak ada tanaman alpukat yang direkayasa secara genetika. Alpukat mempunyai kulit yang tebal, sehingga inti buah terlindungi dari pestisida. Oleh alasan itu, alpukat dapat dikatakan sebagai buah organik.

16. Alpukat merupakan makanan untuk otak.

Alpukat adalah salah satu makanan otak yang sehat dan terbaik, yang bisa dikonsumsi untuk membantu mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer. Omega 3 dan vitamin E yang secara alami ada pada alpukat sudah terbukti secara klinis dapat menghentikan laju penyakit Alzheimer, serta bahkan mungkin dapat mengembalikan ke tahap sangat awal. 

17. Membantu penyerapan nutrisi yang lebih baik.

Makan alpukat ditemukan bisa meningkatkan jumlah karotenoid yang diserap dari makanan sampai 5 kali. Karotenoid merupakan termasuk beta karoten dan likopen, yang disebut nutrisi utama untuk kesehatan yang lebih baik. Peningkatan ini dapat terjadi lantaran nutrisi serta enzim dalam alpukat bekerja mengurangi peradangan lambung dan peradangan pada lapisan mukosa usus halus. 

Jadi Anda bukan sekedar memperoleh tenaga listrik dari nutrisi yang terdapat dalam alpukat, Anda akan memperoleh manfaat yang lebih besar dari makanan yang Anda pilih untuk dikonsumsi bersama alpukat. 

18. Menurunkan kolesterol.

Sebuah studi telah menemukan penurunan kadar kolesterol sejumlah 17%, pada peserta yang meningkatkan makan alpukat selama satu minggu. Para peneliti meyakini hal ini dikarenakan oleh beta sitosterol, yang sebelumnya sudah ditemukan membantu menurunkan kadar kolesterol. 

19. Melindungi kesehatan mata.

Makan alpukat bisa meningkatkan kandungan Lutein, yang akan melindungi kita dari degenerasi makula dan pembentukan katarak. Riset lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan dengan tepat, apa sesungguhnya yang bisa membantu melindungi kesehatan mata dari alpukat.

Sangat mudah menambahkan alpukat dalam diet sehat Anda, lantaran buah ini dapat dimasukkan dalam jenis makanan seperti salad. Alpukat juga lezat untuk dikonsumsi begitu saja, atau ditambahkan dalam es buah segar. 

20. Baik Untuk Kesehatan Janin

Karena kaya akan folat, buah ini dianggap baik bila dikonsumsi oleh ibu hamil. Folat sangat berperan dalam melindungi ibu hamil dari keguguran serta menghindari janin dari kemungkinan lahir cacat. Saking pentingnya folat, zat ini juga dianjurkan untuk dikonsumsi seorang bapak sebelum berhubungan badan. Dengan begitu, kelahiran cacat pada janin semakin mungkin dihindari. 

21. Mengurangi stres

Folat juga dianggap dapat mengurangi resiko terkena depresi. Kandungan ini dapat mencegah kelebihan homosistein di dalam tubuh. Efek yang lain yaitu dapat mencegah terblokirnya darah serta nutrisi yang menuju otak. Bila tingkat homosistein dinilai berlebihan, produksi hormon serotonin, dopamin, serta norepineprin akan terganggu juga. Padahal, ketiga hormon itu penting untuk pengaturan suasana hati, pola tidur, dan nafsu makan.

22. Baik untuk penderita osteoarthtritis

Buah alpukat yang diekstrak dengan minyak kedelai atau umum disebut dengan Avocado Soybean Unsaponifiables (ASU) mempunyai kemungkinan manfaat untuk penderita osteoarthritis. Produk itu diklaim dapat mengurangi rasa sakit serta cacat keseluruhan pada penderita osteoarthritis pada bagian panggul atau lutut. 

23. Bermanfaat untuk mencegah osteoporosis

Vitamin K di dalam buah alpukat tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Sekitar 25% kebutuhan tubuh akan vitamin K dapat terpenuhi hanya dengan mengkonsumsi setengah alpukat. Keberadaan vitamin K dalam buah ini mungkin dapat menjadikan tulang mempunyai kondisi kesehatan yang lebih baik. Hal ini sangat mungkin mengingat salah satu manfaat vitamin K yaitu meningkatkan penyerapan kalsium serta dapat mengurangi pengeluaran kalsium melalui urine.

Mengingat manfaat alpukat yang mungkin sangat penting untuk tubuh seperti di atas, maka jangan remehkan buah ini. Usahakan untuk mengkonsumsinya dengan dosis tak berlebihan serta lakukan secara teratur untuk memperoleh manfaatnya secara optimal.


Pengertian dan Proses Metabolisme

Pengertian dan Proses Metabolisme. Pengertian Metabolisme, Proses Metabolisme, Fungsi Metabolisme, Metabolisme dalam Tubuh Manusia, Jenis-Jenis Metabolisme, Beragam Macam Metabolisme, Metabolisme Karbohidrat, Metabolisme Lemak, dan Metabolisme Protein.

Pengertian Metabolisme 

Sumber: cosmopolitan.co.id
Metabolisme yaitu sebuah proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup. Proses metabolisme yaitu pertukaran zat atau organisme dengan lingkungannya. Istilah Metabolisme datang dari bahasa Yunani, yakni dari kata metabole yang memiliki arti perubahan.

Hingga dapat dikatakan kalau metabolisme yaitu makhluk hidup memperoleh, memproses serta merubah sebuah zat lewat proses kimiawi untuk mempertahankan hidupnya. Metabolisme terdiri atas beberapa bentuk bersumber pada dua arah lintasan metabolic diantaranya sebagai berikut ini:

Beberapa Jenis Metabolisme 

Katabolisme yaitu penguraian sebuah zat ke partikel yang lebih kecil untuk diubah jadi energi.
Anabolisme yaitu reaksi untuk merangkai senyawa organik yang datang dari molekul-molekul spesifik untuk diserap oleh tubuh.

Proses Metabolisme 

Dalam tubuh ada 3 proses metabolisme yang paling utama diantaranya sebagai berikut ini:

Proses Metabolisme Karbohidrat 
Sumber: ebiologi.com
Metabolisme berjalan dalam organisme secara mekanis serta kimiawi. Metabolisme terbagi dalam dua proses yakni anabolisme sebagai pembentukan molekul serta katabolisme sebagai penguraian molekul.

Proses metabolisme karbohidrat Makanan diolah, lantas karbohidrat mengalami proses hidrolisis atau penguraian dengan memanfaatkan molekul air yang mengurai polisakarida jadi monosakarida. Sewaktu makanan dikunyah, makanan akan bercampur air liur yang memiliki kandungan enzim ptialin (sebuah a amilase yang disekresikan oleh kelenjar parotis di dalam mulut).

Enzim ini menghidrolisis pati (satu diantara polisakarida) jadi maltosa serta gugus glukosa kecil dengan terdiri dari 3-9 molekul glukosa. Makanan dalam waku singkat ada dalam mulut dengan ada tidak lebih 3-5% dari pati yang sudah terhidrolisis pada saat makanan ditelan.

Ptialin bisa berlangsung terus-terusan memecah makanan jadi maltosa sepanjang 1 jam sesudah makanan memasuki lambung, dan sewaktu isi lambung bercampur dengan zat yang disekresikan oleh lambung.

Selanjutnya kegiatan ptialin dihambat oleh zat asam yang diekskresikan oleh lambung. Hal itu bisa terjadi lantaran ptialin adalah enzim amilase yang tidak aktif pada PH medium turun di bawah 4,0.

Sesudah makan dikosongkan dari lambung serta masuk ke duodenum (usu dua belas jari), makanan lantas akan bercampur dengan getah pankreas. Pati yang belum dipecah akan diolah oleh amilase yang berperan sama juga dengan a-amilase pada air liur yakni sebagai pemecah pati menajdi maltosa serta polimer glukosa kecil yang lain.

Tetapi, pati biasanya nyaris seutuhnya di ubah jadi maltosa serta polimer glukosa kecil saat sebelum melewati lambung. Hasil akhir proses pencernaan yaitu glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa serta monosakarida yang lain. Senyawa-senyawa lantas diabsorpsi lewat dinding usus di bawah ke hati oleh darah.

Proses Metabolisme Protein 
Sumber: kampus-biologi.blogspot.co.id
Protein makanan, beberapa ada pada daging serta sayur-sayuran. Protein diolah di dalam lambung memakai enzim pepsin yang aktif pada pH 2-3. Pepsin bisa mengolah seluruh bentuk protein pada makanan yang mencerna kolagen.

Kolagen yaitu bahan mendasar yang paling utama dalam jaringan ikat pada kulit serta tulang rawan. Dari mulai proses pencernaan protein, pepsin mencakup 10-30% dari pencernaan protein keseluruhan. Pada proses ini, pemecahan protein adalah proses hidrolisis pada rantai polipeptida.

Proses pencernaan protein beberapa terjadi di usus dengan bentuk yang sudah berubah yakni proteosa, pepton, serta polipeptida besar.

Sesudah memasuki usus, beberapa produk yang sudah pecah beberapa akan bercampur dengan enzim pankreas di bawah dampak enzim proteolitik seperti tripsin, kimotripsin, serta peptidase. Baik tripsin ataupun kimotripsin memecah molekul protein jadi polipeptida kecil. Lantas peptidase melepas asam-asam amino.

Asam amino yang ada di dalam darah bersumber dari penyerapan lewat dinding usus, hasil penguraian protein dalam sel, serta hasil protein sintetis asam amino dalam sel, serta hasil sintetis asam amino dalam sel.

Asam amino yang disentetis dalam sel ataupun yang dihasilkan dari proses penguraian protein dalam hati lantas di bawah darah untuk dipakai dalam jaringan. Pada hal semacam ini, hati berperan sebagai pengatur konsentrasi asam amino dalam darah.

Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, tetapi akan dirombak dalam hati jadi senyawa yang memiliki kandungan unsur N, seperti NH3 (amonia) serta NH4OH (amonium hidroksida), dan senyawa yang tidak memiliki kandungan unsur N.

Senyawa memiliki kandungan unsur N disentesis jadi urea. Pembentukan urea yang berlangsung dalam hati lantaran beberapa sel hati bisa menghasilkan enzim arginase. Urea yang dihasilkan tidak diperlukan oleh tubuh, hingga diangkut bersama beberapa zat yang lain menuju ginjal, lantas di keluarkan lewat urin.

Demikian sebaliknya terjadi, pada senyawa yang tidak memiliki kandungan unsur N disentetis kembali jadi bahan baku karbodihdrat serta lemak, hingga bisa dioksidasi dalam tubuh supaya menghasilkan daya atau energi.

Proses Metabolisme Lemak 
Sumber: slideshare.net
Pencernaan lemak terjadi dalam usus, lantaran usus memiliki kandungan enzim lipase. Proses metabolisme lemak yaitu lemak keluar dari lambung, masuk ke usus dengan menyebabkan ransangan pada hormon kolesistokinin.

Hormon ini mengakibatkan kantung empedu berkontraksi dengan mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus dua belas jari (duodenum). Dalam empedu ada garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Emulsi lemak yaitu pemecahan lemak yang memiliki ukuran besar jadi butiran lemak memiliki ukuran lebih kecil.

Lemak memiliki ukuran lebih kecil yaitu trigeliserida yang teremulsi berfungsi mempermudah hidrolisis lemak oleh lipase dari hasil pankreas. Lipase pankreas akan menghidrolisis lemak teremulsi jadi kombinasi asam lemak serta monogliserida (gliserida tnggal).

Pengeluaran cairan pankreas didesain oleh hormon sekretin yang berfungsi dalam meningkatkan jumlah senyawa penghantar listrik (elektrolik) serta cairan pankreas dan pankreoenzim dengan peran merangsang pengeluaran enzim-enzim dalam cairan pankreas.

Kurang lebih 70% absorpsi hasil pencernaan lemak terjadi dalam usus halus. Asam lemak serta monogliserida di absorpsi lewat beberapa sel mukosa yang ada pada dinding usus, lantas keduanya diubah kembali jadi lemak trigliserida berupa partikel-partikel kecil. Jaringan lemak ketika diperlukan, timbunan lemak kemudian diangkut menuju hati.

Fungsi Proses Metabolisme 

Sumber: plus.google.com
Proses metabolisme mempunyai peranan penting untuk makhluk hidup diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Untuk mendapatkan energi kimia berbentuk ATP, hasil dari degradasi beberapa zat makanan kaya energi yang datang dari lingkungan 
  2. Sebagai pengubah molekul beberapa zat makanan (nutrisi) jadi perkursor unit pembangun untuk biomolekul sel 
  3. Sebagai penyusun unit-unit pembangun jadi protein, asam nukleat, lipida, polisakarida, serta komponen sel lain. 
  4. Sebagai pembentuk serta perombak biomolekul
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Proses Metabolisme, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Proses Metabolisme di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Metabolisme. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Lapisan Kulit

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Lapisan Kulit. Pengertian Kulit, Fungsi dari Kulit, Struktur yang ada dalam Kulit, Bagian-Bagian Kulit, Lapisan Kulit dan penjelasan lengkapnya. Seperti apa peranan Kulit dalam tubuh kita? Berikut penjelasannya.

Pengertian Kulit 

Sumber: tipsmemutihkankulit.com
Kulit yakni organ terluar dari tubuh yang melapisi seluruh tubuh manusia. Berat kulit diperkirakan lebih kurang 7 persen dari berat tubuh keseluruhnya. Pada permukaan luar kulit ada pori–pori (rongga) sebagai tempat keluarnya keringat.

Kulit yakni organ yang memiliki banyak manfaat, satu diantaranya yakni sebagai pelindung tubuh dari beragam macam hal yang dapat membahayakan, sebagai alat indera peraba, sebagai satu di antara organ yang berperan dalam eksresi, pengatur suhu tubuh, dan sebagainya.

Secara umum kulit memiliki 2 susunan yaitu Epidermis (Kulit ari) dan Dermis (Kulit Jangat) serta ada susunan lemak bawah kulit (Hipodermis) yang juga sering kali dibicarakan.

Beberapa sumber juga mengemukakan bila susunan lemak bawah kulit termasuk juga ke dalam susunan kulit, tidak dipisahkan dalam pengelompokkan susunan kulit itu.

Fungsi Kulit 

Sumber: doktermeta.blog.inharmonyclinic.com
Sebagai Pelindung tubuh dari beragam macam ancaman 

Oleh karena adanya kulit sebagai segi terluar tubuh, tubuh kita dapat terlindung dari beragam macam bentuk ancaman seperti mikroorganisme yang beresiko, sinar matahari, mengurangi kerusakan akibat terbentur, serta melindungi kontak langsung dengan zat kimia.

Sebagai Indra Peraba 

Pada kulit banyak ujung–ujung persyarafan tubuh, oleh sebab itu ketika mendapatkan rangsangan, kita dapat merasakaanya lewat tubuh. Umpamanya seperti rangsangan sentuhan, panas, dingin, nyeri, dan sebagainya.

Sebagai Alat Eksresi 

Kulit yaitu tempat keluarnya keringat, keringat ini yaitu sisa metabolisme yang terdiri atas bermacam unsur yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Kulit mengeluarkan lebih kurang 1 liter keringat dalam sehari, keringat itu dikeluarkan dari pori–pori (rongga kecil pada permukaan kulit).

Sebagai Pengatur Suhu Tubuh 

Kulit selalu membuat perlindungan agar suhu tubuh tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungan, artinya tetap diusahakan suhu tubuh tidak berubah walaupun terjadi perubahan suhu lingkungan.

Proses ini dikerjakan dengan menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukkan panas tubuh oleh kulit. Sewajarnya suhu tubuh manusia 36,6 – 37,2 derajat celcius, dan suhu kulit lebih rendah sedikit dari suhu tubuh.

Sebagai Penyimpan Lemak 

Segi bawah susunan dermis kulit bertindak sebagai daerah untuk menyimpan lemak. Lemak disimpan berwujud tetes-tetes lemak, dan lemak itu akan digunakan bila diperlukan, umpamanya ketika dibutuhkan energi lebih, lemak akan dijadikan energi karena juga bertindak sebagai cadangan energi.

Sebagai Tempat Pembuatan Vitamin D 

Pada Kulit ada provitamin D yang datang dari makanan, dengan pertolongan sinar ultraviolet dari matahari, vitamin D itu akan dirubah jadi vitamin D.

Susunan–Susunan Kulit

Sumber: christiyoda.blogspot.co.id
Susunan kulit Terdiri atas Epidermis (Susunan Luar atau Kulit Ari), Dermis (Susunan Dalam atau Kulit Jangat), dan Hipodermis (Susunan pengikat Bawah kulit atau Susunan Lemak kulit)

Susunan Epidermis (Susunan Luar atau Kulit Ari)   

Susunan Epidermis memiliki tebal kurang lebih 0,1 mm dan terdiri atas empat susunan jaringan epitel. Setiap Susunan pada Epidermis memiliki ciri khas sendiri, Susunan

Epidermis ini tidak memiliki pembuluh darah, sampai ia mendapatkan suplai nutrisi lewat proses difusi dari susunan dermis yang ada dibawahnya. Berikut ini yakni 4 Susunan pada Epidermis:

Susunan Tanduk (Stratum Korneum)

Susunan Korneum yaitu susunan kulit paling luar dari tubuh, susunan ini senantiasa mengalami deskuamasi (pengelupasan susunan paling luar) secara terus menerus.

Bermacam sel penyusun jaringan ini akan dihidrolisis jadi kreatin (zat tanduk) yang tahan air, oleh sebab itu disebut juga tersusun oleh sel–sel mati.

Susunan ini tidak dilapisi oleh pembuluh darah, hingga bila terkelupas tidak akan mengakibatkan rasa sakit dan tidak mengeluarkan darah. Susunan ini bertindak untuk menghindari masuknya bakteri dan mengurangi menguapnya cairan.

Susunan Malphigi (Stratum Granulosum)

Susunan Malphigi yaitu susunan kulit yang disusun oleh sel–sel hidup yang mendapatkan nutrisi dari pembuluh kapiler pada susunan dermis. Susunan malphigi yaitu susunan yang melakukan tindakan dalam memberi warna pada kulit manusia. Zat paling penting dalam pewarnaan kulit ini disebut juga dengan Melanin.

Tentunya kita sudah sama-sama mengetahui bila warna kulit bisa berlainan, bisa hitam, putih, sawo matang, dan sebagainya. Bila tertumpuknya melanin pada suatu tempat akan terbentuk bintik berwarna hitam dan tahi lalat.

Susunan Spinosum (Stratus Spinosum)

Susunan Spinosum yaitu susunan kulit yang disusun oleh beragam sel yang tidak beraturan mempunyai bentuk. Sel–sel pada susunan ini memiliki kekuatan untuk membelah diri. Susunan ini bertindak untuk melindungi kapabilitas dan kelenturan kulit.

Susunan Basal (Stratum Germinativum)

Susunan Basal yaitu susunan kulit yang secara kontinu senantiasa membelah diri untuk memperbarui segi Epidermis yang rusak. Susunan Ini yaitu susunan paling bawah dari segi epidermis. Susunan Basal Selalu membentuk kulit yang baru sampai kulit terjaga secara periodik.

Susunan Dermis (Kulit Jangat) 

Susunan Dermis (Kulit Jangat) yakni susunan kulit yang terdiri atas pembuluh darah, kelenjar minyak, kantung rambut, ujung – ujung saraf indra, dan kelenjar keringat.

Pembuluh darah pada susunan ini sangat luas sampai bisa menyimpan lebih kurang 5 persen dari jumlah darah di seluruh tubuh. Berikut ini yakni keterangan untuk penyusun Kulit Dermis:

Pembuluh Darah, Yaitu pembuluh darah kapiler yang bertindak sebagai pemberi nutrisi dan oksigen pada sel–sel kulit serta rambut agar tidak mati dan rusak. Pembuluh darah juga bertindak dalam melindungi panas tubuh karena adanya oksigen di dalam pembuluh darah.

Ujung Saraf Indra, terbagi dalam ujung saraf peraba dan ujung saraf perasa. Segi ujung saraf perasa ini dapat merasakan rangsangan berbentuk sentuhan, tekanan, nyeri, dingin, dan panas. Sedangkan ujung saraf peraba dapat merasakan kasar atau halusnya suatu hal.

Ujung saraf ini tidak menyebar rata ke seluruh permukaan susunan dermis, umpamanya ujung–ujung jari lebih banyak memiliki ujung–ujung saraf peraba.

Kelenjar Keringat, yaitu kelenjar yang berperan untuk sistem eksresi keringat yang terdiri atas air dan mineral lain. Seperti yang udah saya jelaskan di awal, keringat dihasilkan lalu dibawa ke permukaan untuk dikeluarkan lewat pori–pori (rongga kulit). Keringat yaitu zat–zat sisa metabolisme terlebih garam dapur.

Katung Rambut, yaitu segi rambut yang memuat akar dan batang rambut. Rambut dapat tumbuh karena mendapatkan suplai nutrisi dari pembuluh kapiler ke akar rambut. Di dekat akar rambut ada otot–otot yang dapat menegangkan rambut ketika ia berkontraksi, dan dekat akar rambut ada ujung–ujung saraf perasa, sampai saat rambut dicabut kita dapat merasakannya.

Kelenjar Minyak, yaitu kelenjar yang ada di sekitar batang rambut. Kelenjar minyak bertindak untuk menghasilkan minyak yang melindungi rambut tetap sehat dan agar rambut tidak kering.

Hipodermis (Jaringan ikat Bawah Kulit) 

Hipodermis (Jaringan ikat Bawah Kulit) yaitu jaringan ikat yang ada di bawah susunan dermis, namun batas pemisah antara segi Hipodermis dengan segi dermis ini tidak jelas.

Susunan ini yaitu daerah untuk menyimpan lemak dalam tubuh, sampai sering kali dikenal juga dengan Susunan Lemak Bawah Tubuh. Lemak itu berperan untuk melindungi dari bentrokan benda keras, sebagai penjaga suhu tubuh karena lemak dapat menyimpan panas, dan sebagai sumber daya cadangan.
Sumber: tips-cara-memutihkan-kulit.blogspot.co.id
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Struktur dan Lapisan Kulit, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Kulit di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Kulit. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim

Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim. Pengertian Enzim, Fungsi Enzim, Sifat Enzim, Berbagai Macam Enzim, dan Penjelasan Lengkap mengenai segala hal yang berkaitan dengan Enzim.

Pengertian Enzim 

Sumber: wikiwand.com
Enzim yaitu satu biomolekul yang berbentuk protein serta berupa bulat. Enzim terbagi dalam satu atau lebih rantai polipeptida.

Enzim ini akan merubah senyawa serta mempercepat proses reaksi dengan merubah molekul awal yang dikenali serta diikat secara khusus oleh enzim (substrat) jadi molekul lain (product). Kekuatan enzim untuk mengaktifkan senyawa lain lewat cara khusus disebut juga dengan biokatalisator.

Ikatan enzim dengan substrat yaitu satu ikatan yang khusus, jadi cuma enzim-enzim spesifik yang bisa mengikat substrat tertentu. Kemudian barulah substrat itu aktif serta barulah terbentuk perubahan kimiawi.

Secara umum, Pengertian Enzim yaitu molekul protein kompleks yang dihasilkan dari sel hidup yang berperan sebagai katalisator dalam proses kimia dalam tubuh makhluk hidup.

Enzim tidak bisa bereaksi namun cuma bisa mempercepat proses reaksi, namun susunan enzim tidak berubah baik itu saat sebelum dan setelah reaksi, dengan hal tersebut, enzim tidak memengaruhi keseimbangan reaksi dalam peranannya.

Enzim disentetis dalam bentuk calon enzim yang tidak aktif (zimogen) lantas diaktifkan pada lingkungan dengan keadaan yang baik/tepat. Susunan Enzim yang tersusun jadi dua sisi yang sama-sama berpasangan yakni apoenzim serta gugus prostetik diantaranya sebagai berikut ini:

Apoenzim 
Sumber: jenerik.xyz
Apoenzim yaitu sisi protein enzim yang sifatnya tidak tahan panas, serta berperan sebagai penentu kekhususan dari enzim. Misalnya: dari substrak yang sama bisa jadi senyawa berbeda yang tergantung dari enzimnya

Koensim 
Sumber: bitkiselkremler.net
Koensim yaitu ko-faktor molekul organik kecil yang tahan panas dan memiliki kandungan ribosa serta fosfat dan larut di air. Koensim bisa disebut juga dengan gugus prostetik jika terikat oleh apoenzim, namun koenzim gampang terpisah dari apoenzim.

Manfaat koenzim yaitu sebagai penentu karakter serta reaksinya. Misalnya: Koensim NADP (Nicotiamida adenin Denukleotid Phosfat), reaksinya yaitu dehidrogenase. Dalam soal ini NADP berperan sebagai akseptor hidrogen/penerima.

Macam-Macam Enzim 

Macam-Macam Enzim Berdasarkan Penggolongannya

Golongan Enzim Karbohidrase 
Sumber: trobos.com
  1. Enzim Amilase yaitu enzim yang bertindak merubah amilum/polisakarida jadi senyawa maltosa yakni senyawa disakarida. 
  2. Enzim Sukrase yaitu enzim yang bertindak merubah sukrosa jadi glukosa serta fruktosa 
  3. Enzim Laktosa yaitu enzim yang bertindak merubah senyawa laktosa jadi glukosa serta galaktosa 
  4. Enzim Maltosa yaitu enzim yang bertindak serta berperan mengurai maltosa jadi senyawa glukosa 
  5. Enzim Selulosa yaitu enzim yang bertindak mengurai selulosa/polisakarida jadi senyawa selabiosa atau disakarida 
  6. Enzim Pektinase yaitu enzim yang bertindak atau berperan merubah petin jadi senyawa asam pektin 
Golongan Enzim Protease 
Sumber: jokowarino.id
  1. Enzim tripsin yaitu enzim yang berperan mengurai pepton jadi senyawa asam amino 
  2. Enzim peptidase yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi senyawa peptide jadi senyawa asam amino 
  3. Enzim renin yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi senyawa kasein serta susu 
  4. Enzim galaktase yaitu enzim yang bertindak mengurai senyawa gelatin 
  5. Enzim entrokinase yaitu enzim yang berperan dalam mengurai senyawa pepton jadi sentawa asam amino 
  6. Enzim pepsin yaitu enzim yang bertindak dalam memecah senyawa protein jadi asam amino 
Golongan Enzim Esterase 
  1. Enzim lipase yaitu enzim yang bertindak atau berperan dalam mengurangi lemak jadi senyawa gliserol serta asam lemak. 
  2. Enzim fostatase yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi ester serta mendorong pelepasan asam fosfor. 
Macam-Macam Enzim Berdasarkan Proses Metabolisme atau Tipe Reaksi Kimia yang Dikatalis 
  1. Enzim katalase yaitu enzim yang berperan dalam membantu merubah hidrogen peroksida jadi H2O (air) serta O2 (Oksigen) 
  2. Enzim oksidase yaitu enzim yang berperan mempercepat penggabungan oksigen (O2) pada substrat spesifik yang sewaktu bersamaan juga mereduksikan oksigen (O2), hingga membentuk air (H2O). 
  3. Enzim hidrase yaitu enzim yang berperan memberi atau mengurangi air (H2O) dari senyawa spesifik tanpa mengakibatkan terurainya senyawa yang berkaitan. Misalnya: akonitase, fumarase, serta enolase. 
  4. Enzim dehidrogenase yaitu enzim yang berperan dalam memindahkan hidrogen dari sebuah zat ke zat yang lain. 
  5. Enzim transphosforilase yaitu enzim yang berperan dalam memindahkan H3PO4 dari molekul satu ke molekul yang lain yang dibantu oleh ion Mg2+. 
  6. Enzim karbosilase yaitu enzim yang berperan dalam merubah asam organik secara bolak balik. Misalnya: merubah asam piruvat jadi asetaldehida yang dibantu oleh karbosilase piruvat 
  7. Enzim desmolase yaitu enzim yang berperan dalam membantu perpindahan/penggabungan ikatan karbon. Contoh: aldolase diubah dalam pemecahan fruktosa jadi gliseraldehida serta dehidroksiaseton 
  8. Enzim peroksida yaitu enzim yang berperan dalam membantu oksidasi senyawa fenolat, sedangkan dari oksigen yang dipakai, di ambil dari H2O2. 
Macam-Macam Enzim Pencernaan Manusia dan Fungsinya 

Enzim dalam pencernaan manusia ada dalam beberapa organ tubuh yang menghasilkan enzim, yakni mulut, lambung, usus halus, serta pankreas.

Macam-Macam Enzim Mulut 
  • Enzim ptialin berperan dalam merubah amilum jadi maltosa 
Macam-Macam Enzim Lambung 
  • Enzim renin berperan merubah kasionogen jadi kasein (protein susu) serta mengendapkan kasein susu 
  • Enzim pepsin berperan dalam merubah protein jadi pepton 
  • Enzim lipase gastrik berperan dalam merubah trigliserida jadi asam lemak 
Macam-Macam Enzim Usus Halus 
  • Enzim maltase berperan dalam merubah maltosa jadi glukosa 
  • Enzim laktase berperan dalam merubah laktosa jadi glukosa serta galaktosa 
  • Enzim lipase berperan dalam merubah lemak jadi asam lemak serta gliserol 
  • Enzim peptidase berperan dalam merubah polipeptida jadi asam amino 
  • Enzim enterokinase berperan dalam merubah tripsinogen jadi tripsin 
  • Enzim sukrase berperan dalam merubah sukrosa jadi glukosa serta fruktosa 
Macam-Macam Enzim Pankreas 
  • Enzim amilase berperan dalam menguraikan amilum jadi maltosa atau disakarida 
  • Enzim tripsin berperan dalam merubah pepton (protein) jadi asam amino 
  • Enzim lipase pankreas berperan dalam melakukan imulsi lemak jadi asam lemak serta gliserol 
  • Enzim karbohidrase berperan dalam mengolah amilum jadi maltosa atau disakarida lainnya 

Fungsi Enzim 

Manfaat Enzim yaitu sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya laju satu reaksi. Di dalam tubuh manusia, enzim berperan untuk memperlancar proses pencernaan. Diawali dari:

Mulut
Sumber: riauaktual.com
  • Enzim Amilase, ada di dalam saliva (air ludah), dihasilkan oleh kelenjar parotis (kelenjar ludah) serta pankreas. Manfaat untuk merubah amilum jadi maltosa (molekul yang lebih sederhana). Misalnya bila kita makan nasi serta mengunyahnya selama 3 menit atau lebih, kita dapat merasakan rasa manis. Hal itu terjadi lantaran ada dampak dari enzim amilase 
Lambung
Sumber: wahanaguru.blogspot.co.id/
  • Enzim Renin, ada di dalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Manfaat untuk merubah kaseinogen jadi kasein. 
  • Enzim Pepsin, ada di dalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Manfaat untuk merubah protein jadi pepton, proteosa serta polipeptida. 
  • Enzim Lipase, berperan dalam merubah trigliserida jadi asam lemak 
Usus Halus
Sumber: budisma.net
  • Enzim Laktase, manfaat merubah laktosa jadi galaktosa serta glukosa 
  • Enzim Maltase, manfaat merubah maltosa (hasil dari kerja Amilase disaliva) jadi glukosa 
  • Enzim Lipase, manfaat merubah lemak jadi gliserol serta asam lemak 
  • Enzim Enterokinase, manfaat merubah tripsinogen jadi tripsin 
  • Enzim Peptidase, manfaat merubah polipeptida (hasil dari kerja Tripsin dipankreas) jadi asam amino (protein yang diserap ke dalam darah) 
  • Enzim Sukrase, manfaat merubah sukrosa (didapat dari mengkonsumsi buah-buahan seperti tebu dan lain-lain) jadi fruktosa serta glukosa 
Pankreas
Sumber: artikelsiana.comartikelsiana.com
  • Enzim Tripsin, manfaat merubah protein jadi polipeptida 
  • Enzim Lipase, manfaat merubah lemak jadi asam lemak serta gliserol (supaya bisa diolah) 
  • Enzim Amilase, manfaat merubah amilum jadi maltosa atau disakarida 
  • Enzim Karbohidrase, manfaat mengolah amilum jadi maltosa
Sifat Enzim 
  1. Enzim cuma disintesis oleh sel serta di dalam sel 
  2. Enzim ini memiliki tempat spesial di dalam sel, umpamanya enzim pada siklus Krebs terdapat di dalam matriks ekstraseluler, sedangkan enzim pada proses glikolisis terdapat pada sitoplasma sel 
  3. Enzim cuma akan diproduksi atau di sintesis bila sel mempunyaui gen untuk enzim tersebut 
  4. Suhu enzim yaitu sama juga dengan sel, kecepatan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim bertambah bersamaan dengan peningkatan suhu. Pada suhu yang sangat tinggi enzim akan mengalami denaturasi. 
  5. Sedangkan pada suhu 0 derajat celsius, enzim jadi tidak aktif. 
  6. Tingkat keasaman enzim pada lingkungan sekitarnya yaitu netral (tidak asam ataupun basa). 
  7. Pada saat pH sangat asam ataupun sangat basa, enzim jadi kurang aktif. 
  8. Makin tinggi konsentrasi enzim, reaksi akan bertambah sampai batas-batas tertentu 
  9. Kecepatan laju reaksi akan bertambah apabila konsentrasi subtrat bertambah pula 
  10. Enzim amat spesifik akan ikatannya pada molekul 
  11. Enzim tidak merubah sebuah tetapan proses reaksi, akan tetapi cuma mempercepat tercapainya tetapan tersebut 
  12. Enzim bisa mempercepat proses laju reaksi 107 – 1013 kali 
  13. Enzim memiliki karakter biokatalisator. Katalis yakni kapabilitas memindahkan atau membawa sebuah senyawa/molekul ke kondisi yang lain 
  14. Secara umum, enzim memiliki empat karakter khas, yang mana suatu hal bisa disebut juga dengan enzim bila memiliki empat karakter berikut ini, yang terbagi dalam: 
Protein

Semua karakter protein yaitu sama juga dengan enzim, akan tetapi karakter enzim tidak berlaku untuk protein. Oleh sebab itu nyaris lebih dari separuh jumlah protein di dalam sel adalah enzim.

Katalis

Enzim adalah katalis yang bisa merubah laju reaksi, dengan tanpa ikut bereaksi. Kegiatan enzim bisa di atur. Enzim dapat meningkatkan laju reaksi pada keadaan yang umum, yakni dari tekanan, suhu, serta pH. Tingkat katalisasi yang didapatkan dari enzim juga lebih tinggi di banding katalis umum dalam segi peningkatan laju reaksinya.

Aktif

Molekul yang awalannya hanya substrat diaktifkan jadi product oleh enzim. Molekul yang teraktivasi ini akan mengalami kenaikan dalam sisi energi kinetiknya.

Spesifik

Enzim spesifik cuma dapat mengikat substrat spesifik (khusus) juga, hingga barulah terjadi pengaktifan substrat serta perubahan kimiawi juga terjadi pada molekul atau senyawa yang diikat.

Struktur Enzim

Enzim disebut juga dengan Holoenzim, yang terbagi jadi dua, yakni apoenzim serta kofaktor.
Apoenzim adalah penyusun paling utama enzim, yakni sisi enzim aktif yang terdiri atas protein yang miliki sifat tidak stabil serta mudah berubah.

Hingga diperlukan kofaktor untuk melindungi fungsi enzim tetap normal. Kofaktor adalah satu komponen berbentuk molekul yang miliki sifat nonprotein. Kofaktor dapat memiliki ikatan yang kuat ataupun lemah pada protein enzim.

Bila kofaktor memiliki ikatan yang kuat dengan protein enzim, disebut juga dengan prostetik. Bila kofaktor terdiri atas molekul organik nonprotein yang terikat secara tidak kuat/renggang pada protein enzim, maka disebut juga dengan koenzim.

Kofaktor terbagi jadi dua lagi, yakni molekul organik serta non-organik. Molekul organik (koenzim) misalnya yaitu Vitamin. Sedangkan molekul non-organik (ion logam) misalnya yaitu Fe+2, Mn+2

Akan tetapi, perlu untuk di ketahui, kalau tidak seluruh enzim mempunyai susunan yang komplit (mempunyai apoenzim serta kofaktornya). Misalnya saja seperti enzim ribonuklease pankreas yang cuma terdiri atas polipeptida saja, serta tidak memiliki kandungan gugus kimiawi lain.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam-Macam Enzim di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Enzim. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. lahiya.id 

Manfaat Nutrisi Untuk Kesehatan Tubuh



Arti “Gizi” adalah terjemahan resmi kata “nutrition” dalam bahasa inggris. Arti ini diambil setelah Prof. Poerwo Soedarmo (1904 – 2003) yang melakukan konsultasi dengan Lembaga Bahasa UI. Atas panduan tersebut Prof. Poerwo Soedarmo memilih kata “Gizi” sebagai terjemahan resmi kata nutrition, yang mulai sejak tahun 1952 kata “Gizi” itu sudah digunakan dikalangan ilmu kedokteran serta kesehatan orang-orang. Kata “Gizi” berasal dari bahasa Arab yang dimaksud Ghizai, serta dalam bhs Sanksekerta Svastaharena. Keduanya mempunyai makna yang sama yakni makanan yang menyehatkan. Sedang Pengetahuan Gizi bisa disimpulkan sebagai ilmu dan pengetahuan yang pelajari ‘Proses Makanan mulai sejak masuk mulut hingga diolah oleh organ-organ pencernakan, serta di proses dalam suatu system metabolisme jadi beberapa zat kehidupan (zat gizi serta zat non gizi) dalam darah serta dalam beberapa sel badan membuat jaringan badan serta organ-organ badan dengan manfaatnya masing-masing dalam suatu sistem, hingga membuahkan perkembangan (fisik) serta perubahan (mental), kecerdasan, serta produktivitas sebagai prasyarat diraihnya tingkat kehidupan sehat, bugar serta sejahtera’.

Pengetahuan gizi sendiri mulai berkembang mulai sejak zaman hipocrates (400 SM) yang mengajarkan bahwa “jadikanlah makanan sebagai obatmu serta obat sebagai makananmu”. Lalu pada tahun 1770 Antoine Lavoisier seorang kimiawan yang dikenal juga sebagai ayah gizi temukan sistem riil bagaimana sistem metabolisme makanan berbentuk rumus perhitungan. Dia menerangkan kalau gabungan makanan serta oksigen dalam tubuh adalah hasil dari pembakaran makanan dalam tubuh serta air. Kemudian pada tahun 1747, dr. James Lind, seseorang ilmuwan dari Inggris lakukan riset pertama tentang gizi. Ketika itu, pelaut yang sudah melaut sepanjang bertahun-tahun alami penyakit kulit yakni kudis dengan tanda-tanda rasa nyeri, kulit mati serta berlangsung perdarahan. Sesudah di teliti di ketahui kalau dalam pelayaran itu, persediaan makanan biasanya terbagi dalam daging kering serta roti, lantaran makanan segar akan tidak bertahan lama. Dalam uji cobanya, Lind memberi pelaut-pelaut itu air laut, cuka serta lemon. Hasilnya bahwa pelaut yang didapatkan lemon tak alami penyakit kulit yang saat ini di ketahui kalau lemon adalah buah yang memiliki kandungan vitamin C.

Pengelompokan Zat Gizi

Ada 6 kelas zat gizi yakni karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral serta air. Secara umum manfaat zat gizi disini yaitu sebagai sumber daya, perkembangan serta perubahan, dan reparasi badan termasuk juga didalamnya pemeliharaan serta perbaikan. Sesungguhnya badan bisa membuahkan sendiri zat-zat gizi seperti protein serta lemak cholesterol. Tetapi ada sekitar 50 jenis zat gizi yang dibutuhkan oleh badan namun tidak bisa dihasilkan atau jumlahnya tak memenuhi pada badan hingga mesti didapat dari makanan. Zat gizi yang perlu didapat dari makanan dimaksud zat gizi esensial. Zat gizi esensial mempunyai ciri, yakni saat kita tak mendapatkannya dari makanan, bakal nampak beberapa gejala fisiologis yang mengganggu manfaat badan seperti pada pasien kekurangan vitamin C yang alami sariawan pada sekitar mulut. Lalu saat zat gizi yang kurang itu ditambahkan lagi pada makanan beberapa gejala itu bakal kembali baik. Tentu kita ketahui saat seseorang yang alami sariawan bakal kembali sembuh dengan konsumsi sumber vitamin C kembali.

Sesungguhnya selain zat gizi ada zat pada makanan yang mempunyai manfaat besar pada badan yakni fitokimia. Fitokimia yaitu beberapa zat dalam badanan yang berbentuk non gizi namun memilki manfaat untuk badan. Contoh fitokimia paling popular yaitu cafein dalam kopi yang memilki dampak menentramkan. Lalu contoh lain yaitu anti-oksidan yang berguna dalam kurangi kemungkinan penyakit jantung serta kanker.

Manfaat Nutrisi Untuk Kesehatan Tubuh

Kesehatan jadi satu diantara hal yang sangat utama untuk di perhatikan lantaran dengan kesehatan terbangun tentu saja nanti semua aktivitas akan dikerjakan dengan baik serta optimal. Untuk dapat melindungi kesehatan jelas saja memerlukan banyak hal yang butuh dikerjakan, salah nya ialah dengan penuhi seluruh kebutuhan konsumsi nutrisi. Nutrisi sendiri dapat diperoleh dari makanan yang bergizi.
Nutrisi sendiri mempunyai sangat banyak manfaat, mengenai sebagian manfaat nutrisi sendiri yaitu untuk bertahan hidup, seluruh organ tubuh baik dalam ataupun luar tentu saja memerlukan nutrisi untuk dapat bekerja secara optimal serta perkembangan tubuh juga memerlukan konsumsi nutrisi. Sebagian jenis nutrisi sendiri terbagi dalam lemak, karbohidrat, serat, protein, vitamin, mineral serta air.

Semua jenis itu sangat utama serta mempunyai manfaat masing – masing. Nutrisi sendiri diklasifikasikan jadi dua jenis yakni nutrisi makan serta nutrisi basic. Untuk nutrisi makanan sendiri dapat diperoleh dari makanan sebagai konsumsi satu hari – hari, sedang nutrisi basic adalah nutrisi yang mana di produksi oleh badan serta tak perlu diperoleh dari konsumsi makanan.

Sebagian jenis nutrisi itu tentu saja mempunyai manfaat sendiri – sendiri,
mengenai fungsi-fungsi serta
manfaat nutrisi yang datang dari konsumsi makanan yaitu sebagai berikut :


1.     Lemak.
Image and video hosting by TinyPic
Di setiap gram lemak menghasilkan 9 kalori energy yang mana menjadi nutrisi penghasil energy yang bisa dibilang paling kuat sehingga tubuh hanya membutuhkan asupan lemak sedikit. Lemak juga menjadi peranan yang cukup penting di dalam membentu membrane yang mengelilingi sel di dalam tubuh sehingga dapat membantu untuk pembekuan darah. Saat dicerna dan juga diserap oleh tubuh, lemak sendiri membantu untuk penyerapan vitamin tertentu dan lemak sendiri disimpan di dalam bantalan organ penting yang ada di dalam tubuh sehingga membantu untuk melindungi tubuh dari panas dan dingin yang berlebihan.

2.     Karbohidrat.
Asupan nutrisi ini menjadi sumber utama untuk memperoleh energy, karbohidrat sendiri tersusun dari hydrogen, atom carbon dan oksigen. Dan pada saat glukosa diproses serta diolah, nantinya akan menghasilkan energy yang mana digunakan untuk melakukan aktivitas sehari – hari.

3.     Serat.
Serat sendiri berfungsi untuk melancarkan pencernaan yang mana bisa didapatkan dari asupan makanan seperti sayuran dan buah – buahan.

4.     Vitamin.
Manfaat dari vitamin ini sangat penting yaitu untuk membantu pembentukan sel, hormone dan reaksi kimia yang lainnya. Selain itu juga sangat bermanfaat untuk membantu menjaga daya tahan tubuh karena mengandung antioksidan yang cukup tinggi.

5.     Mineral.
Mineral sendiri merupakan unsure ligam yang jumlahnya sedikit namun sangat penting untuk pertumbuhan gigi dan juga tulang, selain itu juga kontraksi otot, enzim dan masih banyak lagi yang lainnya.

6.     Air.
Air juga menjadi salah satu kebutuhan yang sangat penting untuk dipenuhi karena sebagian besar bagian dari tubuh adalah air. Untuk mendapatkan asupan air tentu saja dengan menkonsumsi banyak air putih minimal 8 gelas setiap harinya.

Selain itu masih banyak lagi kebutuhan nutrisi yang perlu dipenuhi agar kesehatan tetap terjaga dengan baik. Jadi pada intinya adalah jika memang tubuh ingin sehat, tentu saja memenuhi nutrisi sangat perlu untuk dilakukan, namun selain dengan memenuhi asupan nutrisi, ada baiknya jika menunjangnya dengan menjalankan pola hidup yang sehat dan juga rutin berolahraga karena dengan olahraga nantinya juga akan membantu tubuh untuk tetap sehat

Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati

Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati. Pengertian Hati, Nama Lain Hati, Fungsi dari Hati, Bagian-Bagian yang terdapat dalam Hati, Organ Hati, Peran Penting Hati pada tubuh manusia dan dalam menjalani kehidupan.

Pengertian serta Struktur Hati 

Sumber: sv.tubgit.com
Hepar (hati) yakni kelenjar yang paling besar dalam tubuh dengan berat lebih kurang 1.300-1.550 gr dan berwarna merah kecokelatan, mempunyai banyak pembuluh darah serta lunak.

Hepar berbentuk baji dengan permukaan dasarnya pada sisi kanan dan puncaknya pada sisi kiri tubuh, ada di kuadran kanan atas abdomen (hipokondria kanan). Permukaan atasnya bersebelahan dengan diafragma dan batas bawahnya mengikuti pinggir kosta kanan.

Setiap lobulus terbagi dalam vena sentral yang dikelilingi oleh beberapa sel hati kecil dikelompokkan dalam lembaran atau bundel. Beberapa sel ini melakukan pekerjaan hati. Rongga sinusoid dikenal sebagai memisahkan kelompok sel dalam satu lobulus. Sinusoid memberikan hati struktur kenyal dan amat mungkin untuk menyimpan beberapa besar darah.

Hati memiliki sistem suplai darah yang tidak umum. Seperti organ tubuh yang lain, hati menerima darah yang mempunyai kandungan oksigen dari jantung. Darah ini memasuki hati lewat arteri hepatik.

Hati juga menerima darah penuh dengan nutrisi, atau partikel makanan yang di proses, dari usus kecil. Darah ini memasuki hati lewat vena portal. Dalam hati, arteri hepatik dan cabang vena portal ke dalam jaringan pembuluh darah kecil yang bermuara di sinusoid.

Beberapa sel hati menyerap nutrisi dan oksigen dari darah mengalir lewat sinusoid. Mereka juga menyaring limbah serta racun. Pada saat yang sama, mereka mengeluarkan gula, vitamin, mineral, dan zat yang lain ke dalam darah. Sinusoid mengalir ke vena sentral, yang berhimpun membentuk vena hepatika. Darah meninggalkan hati lewat vena hepatika.

Setiap lobulus juga mempunyai kandungan kapiler empedu, tabung kecil yang membawa empedu yang disekresikan oleh beberapa sel hati. Kapiler empedu berhimpun untuk membuat saluran empedu, yang membawa empedu dari hati.

Segera setelah meninggalkan hati, saluran empedu berhimpun bersama, membuat duktus hepatika. Hati menghasilkan empedu secara terus menerus, bahkan apabila usus kecil tidak memproses makanan.

Keunggulan empedu mengalir ke kandung empedu, di mana disimpan untuk digunakan di lain waktu. Empedu dari hati dan kandung empedu mengalir ke dalam usus kecil lewat saluran empedu.

Hati yakni organ padat paling besar dalam tubuh. Beberapa orang mungkin saja tidak tahu bila hati juga merupakan kelenjar paling besar dalam tubuh. Hati sebenarnya yakni dua bentuk kelenjar. Ini yakni kelenjar sekresi karena memiliki susunan spesial yang di desain untuk memungkinkan dan untuk membuat dan mengeluarkan empedu ke dalam saluran empedu.

Hal ini juga merupakan kelenjar endokrin, maka itu membuat dan mengeluarkan bahan kimia secara langsung ke dalam darah yang memiliki efek pada organ-organ lain di dalam tubuh. Empedu yaitu cairan yang baik membantu dalam pencernaan dan penyerapan lemak serta membawa beberapa product limbah kedalam usus.

Ada seluruh bentuk kelenjar dalam tubuh yang membuat dan mengeluarkan zat, termasuk juga pankreas (enzim pencernaan), tiroid dan kelenjar endokrin yang lain (hormon), kelenjar lambung di perut (asam), dan kelenjar getah bening atau kelenjar (kelenjar getah bening).

Hepar terbagi dalam: 

  1. Lobus kiri dan lobus kanan, dengan lobus kanan lebih besar dibanding dengan lobus kiri. 
  2. Lobulus. Hepar disusun oleh lobulus-lobulus kecil dan tersusun dalam kolom. 
  3. Vena sentralis pada bagian tengah tiap lobulus. Vena berhimpun jadi vena yang lebih besar dan membuat vena hepatika yang lalu menuju ke dalam vena kava inferior 
  4. Lakuna, yaitu ruangan yang memisahkan antara satu lobulus dengan lobulus yang lain. 

Lokasi Hati 

Sumber: penyakithati.org
Hati ada di bawah diafragma (membran otot yang memisahkan dada dari perut), terutama pada bagian kanan atas perut, terutama di bawah tulang rusuk. Namun, juga meluas di dalam perut segi atas dan segi jalan ke perut segi atas kiri.

Satu struktur berwujud tidak teratur, yang solid seperti kubah, hati terbagi dalam dua segi paling penting (lobus kanan lebih besar dan lobus kiri lebih kecil) dan dua lobus kecil.

Batas atas lobus kanan yakni pada tingkat atas kosta ke-5 (sedikit kurang dari 1/2 inci di bawah puting), dan batas atas dari lobus kiri yakni tepat di bawah tulang rusuk ke-5 (lebih kurang 3/4 inci di bawah puting).

Selama inspirasi (menghirup), hati didorong turun oleh diafragma dan tepi bawah hati turun di bawah margin tulang rusuk paling rendah (batas kosta).

Fungsi Hati 

Sumber: softilmu.com
Menawarkan racun 

Fungsi paling penting dari hati yakni menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun itu bisa datang dari makanan, minuman, ataupun obat-obatan.

Proses metabolisme di dalam tubuh akan menghasilkan asam laktat yang dapat merugikan, namun hati akan mengubahnya jadi glikogen yaitu sejenis karbohidrat yang dapat digunakan sebagai sumber daya yang disimpan di dalam otot.

Metabolisme protein akan menghasilkan zat sisa berupa amonia yang memiliki resiko bagi tubuh, namun hati akan mengubahnya jadi urea dan nantinya akan dikeluarkan bersama urine.

Metabolisme karbohidrat 

Glukosa dan monosakarida lain seperti fruktosa dan galaktosa akan dirubah jadi glikogen. Glikogen yakni karbohidrat yang terbentuk dari beberapa ratus unit glukosa yang terikat bersama.

Penyimpanan karbohidrat dalam bentuk glikogen mempunyai keuntungan, yakni sebagai berikut:
  1. Cepat dipecah untuk menghasilkan daya 
  2. Produksi dayanya tinggi 
  3. Tidak bocor ke dalam sel dan tidak mengganggu kandungan cairan intrasel 
Pengubahan bentuk karbohidrat ini memerlukan pertolongan dua hormon yaitu insulin dan glukagon yang dihasilkan oleh pankreas. Saat kandungan glukosa dalam darah naik insulin akan dilepaskan untuk mengubah glukosa jadi glikogen dan disimpan di hati dan jaringan otot.

Saat kandungan glukosa di dalam darah turun, glukagon akan dilepaskan untuk memecah glikogen yang disimpan jadi glukosa dan lalu akan dimetabolisme untuk menghasilkan daya.

Metabolisme protein 

Beberapa asam amino dirubah jadi glukosa lewat proses glukoneogenesis. Asam amino yang tidak dibutuhkan oleh tubuh lalu dirubah jadi urea dan asam urat yang dikeluarkan dari sel hati ke dalam darah untuk diekskresi oleh ginjal dan dibuang lewat urine.

Metabolisme lemak 

Ketika lemak dibutuhkan oleh tubuh, lemak akan diambil keluar dari tempat penyimpanannya di dalam tubuh, lalu diangkut lewat darah menuju ke hati dan dipecah jadi asam lemak dan gliserol.

Sintesis kolesterol dan protein plasma 

Hati dapat mensintesis kolesterol dan steroid serta product protein plasma seperti fibrinogen, protrombin, dan beberapa globulin.

Penyimpanan beragam zat 

Hati yakni daerah untuk menyimpan glikogen, lemak, vitamin A, B12, D, dan K, serta zat besi.

Tempat pembentukan dan pembongkaran sel darah merah 

Dalam 6 bulan kehidupan janin, hati menghasilkan sel darah merah, baru lalu produksi sel darah merah ini secara berangsur-angsur diambil alih oleh sumsum tulang.

Pada saat darah lewat hati, lebih kurang 3 juta sel darah merah dihancurkan setiap detik, dan hasil penghancurannya masih tetap ada zat yang akan digunakan untuk membuat sel darah merah yang baru.

Menghasilkan zat yang melarutkan lemak 

Hati menghasilkan lebih kurang 0.5 – 1 liter cairan empedu setiap harinya. Cairan empedu inilah yang akan melarutkan lemak yang ada di dalam usus.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Bagian-Bagian Hati di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hati. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com