Showing posts sorted by relevance for query macam macam awan. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query macam macam awan. Sort by date Show all posts

10 Pengertian dan Jenis – Jenis Awan

10 Pengertian dan Jenis – Jenis Awan. Pengertian Awan, Jenis – Jenis Awan, Bentuk – Bentuk Awan, Macam – Macam Ketinggian Awan, Awan yang Bisa Menyebabkan Hujan, Awan yang Menyebar Luas di Langit, Awan yang Menggumpal. Awan Tinggi, Awan Sedang, Awan Rendah, dan Awan Vertikal.

Pengertian Awan

Sumber: laskarmazaya.blogspot.co.id
Awan adalah kumpulan tetesan air atau kristal es di dalam atmosfer yang terjadi lantaran adanya pengembunan/pemadatan uap air yang ada di dalam udara sesudah melampaui keadaan titik jemu. Awan adalah cikal bakal terjadinya huja, tetapi hal itu juga bergantung dari musim.

Saat sebelum kita menjelaskan tentang Bentuk atau Jenis Awan, ada baiknya kita mengetahui terlebih dulu Proses Terbentuknya Awan, Proses terbentuknya awan terjadi lantaran di dalam Udara senantiasa terdapat uap air. Jika uap air itu meluap jadi titik-titik air, terbentuklah awan.

Peluapan ini terjadi lewat cara: 

Jika udara panas, semakin banyak uap yang terdapat di dalam udara lantaran air lebih cepat menyengat. Udara panas yang sarat dengan air ini akan naik tinggi, sampai samapai pada satu susunan dengan suhu yang lebih rendah, uap itu akan mencair serta terbentuklah awan, molekul-molekul titik air yang tidak terhingga banyaknya.

Suhu udara tidak berubah, namun kondisi atmosfer lembap. Udara semakin lama akan jadi makin penuh dengan uap air.

Setelah Awan udah terbentuk dilanjut dengan Proses Terbentuknya Hujan, Berikut ini Prosesnya:
Jika awan udah terbentuk, titik air dalam awan akan jadi makin besar serta awan itu akan jadi makin berat, dan perlahan daya tarikan bumi menariknya ke bawah. Hingalah hingga satu kondisi titik-titik itu akan terus jatuh ke bawah serta turunlah sebagai hujan.

Awan juga mempunyai banyak Bentuk, hal itu lantaran ada beragam hal yang memengaruhi proses pembentukannya, Berikut ini Proses Terbentuknya Beberapa Jenis Bentuk Awan: 

Akan tetapi seandainya titik-titik air ini berjumpa dengan udara panas, titik-titik itu akan menguap serta lenyaplah awan itu. Inilah yang mengakibatkan awan itu senantiasa berubah-ubah wujudnya.

Air yang ada di dalam awan silih berganti menguap dan mencair. Ini juga hal yang mengakibatkan kadang-kadang ada awan yang tidak membawa hujan.

Saat sebelum kita menuturkan tentang Bentuk atau Jenis Awan ada baiknya kita tahu terlebih dulu bentuk bentuk awan, bersumber pada bentuknya Awan terbagi jadi 3 yakni: 
  1. Sirrus, yakni awan yang berwujud halus serta memiliki serat seperti bulu ayam. Awan ini tidak bisa menyebabkan hujan. 
  2. Stratus, yakni awan yang tidak tebal serta menyebar luas sehinga menutupi langit secara merata. 
  3. Kumulus, yakni awan yang bentuknya bergumpal-gumpal serta dasarnya horizontal.  
Beberapa Jenis Awan. Sesuai sama hasil kongres internasional yang diselenggarakan di munchen (Jerman) tahun 1802 serta Uppsala (Swedia) tahun 1894, Awan digolongkan dalam 4 kelompok paling utama, yakni awan tinggi, awan sedang, awan rendah, serta awan dengan perkembangan vertikal.

Kelompok Awan Udara Naik (Awan Tinggi)

Kelompok awan ini terdapat pada ketinggian pada 5.00 - 1.500 m. Beberapa macam bentuk awan udara naik yaitu sebagai berikut ini:

Awan KumuloNimbus (Cu-Ni) 
Sumber: apakabardunia.com
Awan CumuloNimbus (KumuloNimbus) adalah awan yang menyebabkan hujan dengan kilat guntur. Umumnya awan Sirostratus ada di atas awan Kumulonimbus. Hal semacam ini biasa terjadi pada saat angin ribut.

Ciri-Ciri Awan KumuloNimbus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Ketinggian Awan KumuloNimbus kisaran antara 2.000 - 16.000 m 
  2. Awan ini Berwarna putih/gelap serta menyebabkan hujan dengan kilat serta guntur. 
  3. Awan ini terkait erat dengan hujan deras, badai. tornado serta petir. 
Awan Kumulus (Cu)
Sumber: wikipedia.org
Awan Kumulus (Cumulus) adalah awan tebal dengan puncak-puncak yang tinggi, terbentuk di siang hari lantaran udara naik. Bila bertemu dengan matahari tampak jelas apabila memperoleh cahaya cuma sebelah saja akan menghasilkan bayangan yang berwarna kelabu.

Ciri-Ciri Awan Kumulus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Dasar ketinggian awan ini biasanya 1.000 m serta lebar 1 km. 
  2. Merupakan awan tebal dengan puncak yang agak tinggi. Tampak gumpalan putih atau sinar kelabu yang terlihat seperti bola kapas mengambang, awan ini berwujud garis besar yang tajam serta dasar yang datar. 
Kelompok Awan Rendah 

Kelompok awan ini terdapat pada ketinggian kurang dari 3 km. Beberapa macam bentuk awan rendah yaitu sebagai berikut ini:

Awan NimboStratus (Ni-St) 
Sumber: hadzrin.com/
Awan NimboStratus adalah awan yang memiliki bentuk tidak menentu, tepinya compang-camping tidak beraturan serta berwarna putih kegelapan dan penyebarannya cukup luas. Awan ini menyebabkan hujan gerimis.

Ciri-Ciri Awan NimboStratus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Awan ini berwarna putih gelap yang penyebarannyaa di langit cukup luas. 
  2. Ketinggian Awan NimboStratus antara 6.00 - 3.000 meter 
  3. Di Indonesia awan ini cuma menyebabkan gerimis. 
  4. Memiliki bentuk tidak menentu dengan tepi compang-camping. 
Awan Stratus (St) 
Sumber: satujam.com
Awan Stratus adalah awan rendah serta luas dengan tinggi ada di bawah 2.00 m. Susunan melebar seperti kabut serta berlapis-lapis. Antara kabut serta awan stratus pada intinya tidak berbeda.

Ciri-Ciri Awan Stratus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Lapisannya melebar seperti kabut serta berlapis. 
  2. Awan ini cukup rendah serta amat luas. Ketinggian awan Stratus di bawah 2.000 m. 
Awan StratoKumulus (St-Cu) 
Sumber: rafiqamarsha.blogspot.co.id
Awan StratoKumulus (StratoCumulus) adalah awan yang berupa bola serta mempunyai susunan tipis yang kerap menutupi langit hingga terlihat seperti gelombang lautan. awan ini adalah bentuk yang tidak menyebabkan hujan

Ciri-Ciri Awan StratoKumulus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Awan ini berwarna kelabu/putih yang terjadi pada petang serta senja jika atmosfer stabil. 
  2. Ketinggian Awan StratoKumulus ada di bawah 2.000 meter 
  3. Susunan awan ini tipis serta tidak menghasilkan hujan. 
  4. Awan ini tampak seperti bola-bola yang kerap menutupi daerah semua langit, hingga terlihat seperti gelombang. 
Kelompok Awan Menengah 

Kelompok awan ini terdapat pada ketinggian yang beragam, di mana pada lokasi beriklim sedang terdapat pada ketinggian 2-7 km, pada lokasi tropis bentuk awan ini ada pada ketinggian 2-8 km serta lokasi yang terdapat di kutup utara terdapat di ketinggian 2-4 km. Beberapa macam bentuk awan menengah yaitu sebagai berikut ini:

Awan AltoStratus (A-St) 
Sumber: puffydevil.blogspot.co.id
Awan AltoStratus adalah awan yang berupa luas dengan warna kelabu, hingga pada matahari serta bulan terlihat jelas.

Ciri-Ciri Awan AltoStratus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Awan AltoStratus ini terbentuk pada saat senja serta malam hari lantas menghilang ketika matahari terbit di awal pagi 
  2. Awan ini berwarna kekelabuan serta meliputi hampir semua sisi langit (luas). 
  3. Ketinggian Awan AltoStratus ada di antara 2000 - 7000 m. 
  4. Awan AltoStratus menghasilkan hujan kalau dalam jumlah yang cukup tebal. 
Awan AltoKumulus (A - Cu) 
Sumber: firmansyah-teguh.com
Awan AltoKumulus (AltoCumulus) adalah awan yang berwujud kecil-kecil serta berjumlah banyak. Biasanya berupa bola yang agak tebal, berwarna putih hingga pucat serta ada sisi yang kelabu. Awan ini bergerombol serta sama-sama berdekatan hingga terlihat kalau awan ini saling bergandengan.

Ciri-Ciri Awan Altokumulus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Awan Altokumulus berwarna kelabu atau putih dilihat pada saat senja. 
  2. Awan ini kecil-kecil, namun jumlahnya banyak 
  3. Ketinggian Awan Altokumulus ada di antara 2.000 - 7.000 m. 
  4. Sebagian Tiap elemen tampak jelas tersisih antara satu serta yang lain dengan warna keputihan serta kelabu yang membedakannya dengan Awan Sirokumulus. 
  5. Umumnya berupa seperti bola yang agak tebal. Awan ini bergerombol serta kerap berdekatan hingga terlihat saling bergandengan.
Kelompok Awan Tinggi 

Kelompok awan ini terdapat pada ketinggian yang bermacam. Apabila di lokasi tropis bentuk awan ini ada pada ketinggian 6-18 km, pada lokasi yang beriklim sedang awan ini ada pada ketinggian 5-13 km, sedangkan di lokasi kutub, awan ini terdapat pada ketinggian 3-8 km. Beberapa macam bentuk awan yang termasuk awan tinggi yaitu sebagai berikut ini:

Awan SiroKumulus (Ci-Cu) 
Sumber: firmansyah-teguh.com
Awan SiroKumulus (Cirrocumulus) adalah awan yang terputus-putus serta penuh dengan kristal-kristal es dan berwujud seperti segerombolan domba serta kerap menimbulkan bayangan.

Ciri-Ciri Awan SiroKumulus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Ketinggian Awan SiroKumulus ada di antara 6.000 - 12.000 m. 
  2. Memiliki bentuk seperti terputus-putus serta penuh dengan kristal-kristal es hingga memiliki bentuk seperti sekumpulan domba dan kerap menyebabkan bayangan 
Awan Sirus (Ci) 
Sumber: erfindimasfernanda.blogspot.co.id
Awan Sirus (Cirrus) adalah awan halus dengan susunan seperti serat serta berupa seperti bulu burung. Awan cirrus (Ci) tersusun atas pita melengkung di langit, hingga terlihat bertemu satu atau dua titik horizon, serta kerap terdapat kristal es.

Ciri-Ciri Awan Sirrus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Awan Sirrus berwarna putih dengan pinggiran tidak jelas. 
  2. Awan Sirus ditiupkan angin timuran yang bergelora. 
  3. Awan ini terbagi dalam halbor air yang terjadi dikarenakan suhu sangat dingin di atmosfer. 
  4. Awan ini halus, serta berstruktur seperti serat serta memiliki bentuk serupa bulu burung. Awan Sirrus juga kerap tersusun seperti pita yang melengkung di langit, hingga seolah-olah terlihat bertemu pada satu atau dua titik horizon 
  5. Ketinggian Awan Sirus ada di atas 5.500 m. 
  6. Awan ini tidak menyebabkan hujan. 
Awan Sirostratus (Ci-St) 
Sumber: wikipedia.org
Awan Sirostratus (Cirrostratus) adalah awan yang berwujud seperti kelambu putih yang halus serta rata dengan menutup semua langit hingga terlihat cerah atau tampak seperti anyaman yang memiliki bentuk tidak teratur. Awan Sirostratus kerap menyebabkan hallo (lingkaran yang bulat) yang mengelilingi matahari serta bulan. Hal semacam ini kerap terjadi di musim kering.

Ciri-Ciri Awan Sirostratus yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Awan ini dapat menyebabkan hallo (lingkaran yang bulat) yang mengelilingi matahari serta bulan yang umumnya terjadi di musim kemarau. 
  2. Ketinggian Awan Sirostratus ada di atas 6.000 m. 
  3. Awan Sirostratus susah dideteksi. Tetapi oleh karena adanya awan ini, umumnya mengisyaratkan datangnya front panas. hal itu memberikan indikasi akan turun hujan atau jatuhnya presipitasi 
  4. Memiliki bentuk seperti kelembu putih yang halus serta rata menutup semua langit hingga tampak cerah, dapat pula terlihat seperti anyaman yang memiliki bentuk tidak teratur.
Dan itulah pembahasan kami mengenai 10 Pengertian dan Jenis – Jenis Awan, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Jenis dan Kelompok Awan di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Awan. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. markijar.com 
Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu

Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu


Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu - Pantun merupakan hasil cipta rasa dan karsa budaya Melayu yang diwujudkan dalam bentuk karya sastra puisi lama. Ciri-ciri pantun adalah mempunyai rima (aaa, aabb, atau abab), dalam penyusunannya terdiri atas beberapa baris kata yang termuat dalam bait-bait, memiliki kata-kata yang indah dan bermakna dalam. Pantun terdiri atas berbagai macam jenis jika didasarkan pada penyampaian isinya diantaranya ialah pantun jenaka, pantun nasehat dan lain sebagainya. berikut adalah beberapa contoh pantun lucu yang dapat digolongkan ke dalam pantun jenaka!




Pantun Lucu 4 Bait




Pakcik dan makcik salng berkedip mata



Bercanda mesra sambil makan kue serabi



Sekelompok Lanun memegang senjata



Dikira hendak merampok malah bernyanyi




Alangkah elok emas dan intan



Mencari logam itu setengah mati



Kelompok lanun berlayar ke lautan



Tak tau apa yang ia cari




Anggota laskar pelangi bernama Harun



Meski ia begitu namun elok hatinya



Sekelompok lanun mencari harta karun



Tak tahu pasti dimana berada




Bangsawan Jawa bernama priyayi



Bangsawan melayu entah apa namanya



Sekelompok lanun bernyanyi-nyanyi



Alangkah gembiranya hati mereka




Pantun Lucu 6 Bait




Duduk-duduk santai di serambi



Minum teh tak baik sambil berdiri



Bercermin ria sehabis mandi



Tergaget ngeri melihat rupa sendiri




Alangkah indahnya pantai melayu pesisir



Dihiasi langit yang dipenuhi awan



Bercermin ria sambil menyisir



Mengasihani diri dengan rupa tak menawan




Penjaga mushala bernama Muhaimin



Seorang pemuda gagah dan sopan



Kawan terbahak melihat diri bercermin



Mengolok-olok seolah mereka tampan




Penyayi orkes melayu jatuh terpelanting



Benar-benar jatuh bukan gurauan



Kukatakan satu hal yang penting



Kau pun tak tampan kawan




Hendak ke Johor begitu kutanya



Seorang musafir pergi seorang diri



Kuajukan cermin ke depan wajahnya



Dia pun ngeri melihat rupa sendiri




Puluhan pasang mata terbelalak



Memanggang lemang di atas kawat berduri



Riuh tertawa terbahak-bahak



Menertawakan keburukan rupa sendiri   




Pantun Lucu 6 Bait




Lebaran haji makan ketupat



Beli ketupat di kedai makcik Maklumat 



Jadilah lelaki yang mermartabat



Jangan jadi lelaki yang tak tau adat




Alangkah ramah Cik Gu menyapa



Manis senyumnya macam gula



Sudahlah buruk rupa



Tak tahu adat pula




Tak pernah mandi banyak kuman



Orang tak waras alias gila



Sudahlah tak tampan rupawan



Jarang sembahyang pula




Wanita jelita datang tak tahu siapa



Membawa kopi dan sekarung gula



Sudahlah buruk rupa



Tak bisa mengaji pula




Saling tegur sapa saat berpapasan



Senyum mengembang diantara mereka



Sudahlah tak tampan rupawan



Kelakuan macam setan pula




Telah pulang ke tanah melayu sang Haji



Bawa kopiah putih dab buah tangannya



Sudahlah tak pandai mengaji



Dengan orang tua melawan pula




Advertisement






Pantun Lucu 3 Bait




Orkes melayu gambus tampil disini



Banyak orang bersuka cita



Hendak jadi apa kau ini



Sekolah tak tamat shalat pun kau lupa




Mengenakan kain sarung diikat disini



Lebih tepatnya pada pinggang dikenakan 



Hendak jadi apa kau ini



Sekolah tak mau hanya bermalas-malasan




Ribut sekali makcik arisan



Suara liar macam cambukan cemeti



Jika hanya bermalasan



Entah bagaimana hidupmu nanti




Pantun Lucu 4 Bait




Membawa gandum dan padi sekarung



Sang datuk malang membawa sambil batuk-batuk



Pergi ke surau memakai sarung



Sarung kebesaran warisan datuk




Bocah kepanasan hingga mimisan



Kenapa pula ia berpanas-panasan di sanan



Memakai peci kebesaran



Warisan datuk juga rupanya




Para berandal pembuat rusuh



Kemana polisi yang harusnya menangkapnya



Mengenakan safari kebesaran dan lusuh



Ternyata dari datuk juga




Nenek sudah sangat tua



Merajut kain sambil batuk-batuk



Lalu apa yang kau punya



Semua yang kau pakau milik datuk




Pantun Lucu 6 Bait




Berjalan kaki menuju Jimbaran



Cuaca hujan segera muncul pelangi



Alangkah senangnya menyambut lebaran



Keluarga besar datang mengunjungi




Mengait benang dengan peniti



Hati-hati terkena jemari



Gembiranya perasaan hati



Melihat anak cucu datang kemari




Kau bagai parasit dan benalu



Mandirilah agar elok dipandang mata  



Pengantin baru tersipu malu



Melihat pasangan yang dicinta




Khitanan masal ramai rupanya



Anak-anak menangis tiada tara



Sederet pantun dan puisi dihaturkannya



Mempelai wanita girang sekali nampaknya




Hendak membuat lemang tak ada ketannya



Pergi ke pasar mebeli ketan serta bambunya



Mempelai pria semakin berupaya memperdaya



Yang wanita semakin tak kuat hatinya




Ke mana arah pasar kiranya



Tak jauh dari kuburan cina rupanya



Pengantin pria makin panjang hidungnya



Pengantin wanita semakin meleleh dibuatnya




Pantun Lucu  6 Bait




Listrik padam tak ada lilim



Biar jadilah gelap gulita



Menari-nari adat di depan pengantin



Bersuka ria semua bahagia




Bernyanyi kencang ayam serama



Nyaring bunyinya indah suaranya



Tamu-tamu undangan terkesima



Melihat pengantin yang elok rupanya




Intan berlian mahal harganya



Hendak membeli entahlah kapan



Setelah terkesima lapar juga rupanya



Bersegera mengambil nampan di prasmanan




Gadis menor amatlah kemayu



Padahal dirinya biasa saja



Perut kerocongan bak orkes melayu



Menyanyikan lagu bunga seroja




Dari Johor hingga ke Abung Semuli



Di Lampung mebeli pisang muli



Makan yang lahap tak peduli



Yang penting perut terisi kembali




Menikah tentu perlu penghulu



Untuk mencatat pernikahan yang terjadi



Jika kau tak tahu malu



Bungkuslah makanan prasmanan ini



Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu

Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu

Belasan Contoh Pantun Melayu Lucu - Pantun merupakan hasil cipta rasa dan karsa budaya Melayu yang diwujudkan dalam bentuk karya sastra puisi lama. Ciri-ciri pantun adalah mempunyai rima (aaa, aabb, atau abab), dalam penyusunannya terdiri atas beberapa baris kata yang termuat dalam bait-bait, memiliki kata-kata yang indah dan bermakna dalam. Pantun terdiri atas berbagai macam jenis jika didasarkan pada penyampaian isinya diantaranya ialah pantun jenaka, pantun nasehat dan lain sebagainya. berikut adalah beberapa contoh pantun lucu yang dapat digolongkan ke dalam pantun jenaka!

Pantun Lucu 4 Bait


Pakcik dan makcik salng berkedip mata
Bercanda mesra sambil makan kue serabi
Sekelompok Lanun memegang senjata
Dikira hendak merampok malah bernyanyi

Alangkah elok emas dan intan
Mencari logam itu setengah mati
Kelompok lanun berlayar ke lautan
Tak tau apa yang ia cari

Anggota laskar pelangi bernama Harun
Meski ia begitu namun elok hatinya
Sekelompok lanun mencari harta karun
Tak tahu pasti dimana berada

Bangsawan Jawa bernama priyayi
Bangsawan melayu entah apa namanya
Sekelompok lanun bernyanyi-nyanyi
Alangkah gembiranya hati mereka

Pantun Lucu 6 Bait


Duduk-duduk santai di serambi
Minum teh tak baik sambil berdiri
Bercermin ria sehabis mandi
Tergaget ngeri melihat rupa sendiri

Alangkah indahnya pantai melayu pesisir
Dihiasi langit yang dipenuhi awan
Bercermin ria sambil menyisir
Mengasihani diri dengan rupa tak menawan

Penjaga mushala bernama Muhaimin
Seorang pemuda gagah dan sopan
Kawan terbahak melihat diri bercermin
Mengolok-olok seolah mereka tampan

Penyayi orkes melayu jatuh terpelanting
Benar-benar jatuh bukan gurauan
Kukatakan satu hal yang penting
Kau pun tak tampan kawan

Hendak ke Johor begitu kutanya
Seorang musafir pergi seorang diri
Kuajukan cermin ke depan wajahnya
Dia pun ngeri melihat rupa sendiri

Puluhan pasang mata terbelalak
Memanggang lemang di atas kawat berduri
Riuh tertawa terbahak-bahak
Menertawakan keburukan rupa sendiri   

Pantun Lucu 6 Bait


Lebaran haji makan ketupat
Beli ketupat di kedai makcik Maklumat 
Jadilah lelaki yang mermartabat
Jangan jadi lelaki yang tak tau adat

Alangkah ramah Cik Gu menyapa
Manis senyumnya macam gula
Sudahlah buruk rupa
Tak tahu adat pula

Tak pernah mandi banyak kuman
Orang tak waras alias gila
Sudahlah tak tampan rupawan
Jarang sembahyang pula

Wanita jelita datang tak tahu siapa
Membawa kopi dan sekarung gula
Sudahlah buruk rupa
Tak bisa mengaji pula

Saling tegur sapa saat berpapasan
Senyum mengembang diantara mereka
Sudahlah tak tampan rupawan
Kelakuan macam setan pula

Telah pulang ke tanah melayu sang Haji
Bawa kopiah putih dab buah tangannya
Sudahlah tak pandai mengaji
Dengan orang tua melawan pula

Advertisement

Pantun Lucu 3 Bait


Orkes melayu gambus tampil disini
Banyak orang bersuka cita
Hendak jadi apa kau ini
Sekolah tak tamat shalat pun kau lupa

Mengenakan kain sarung diikat disini
Lebih tepatnya pada pinggang dikenakan 
Hendak jadi apa kau ini
Sekolah tak mau hanya bermalas-malasan

Ribut sekali makcik arisan
Suara liar macam cambukan cemeti
Jika hanya bermalasan
Entah bagaimana hidupmu nanti

Pantun Lucu 4 Bait


Membawa gandum dan padi sekarung
Sang datuk malang membawa sambil batuk-batuk
Pergi ke surau memakai sarung
Sarung kebesaran warisan datuk

Bocah kepanasan hingga mimisan
Kenapa pula ia berpanas-panasan di sanan
Memakai peci kebesaran
Warisan datuk juga rupanya

Para berandal pembuat rusuh
Kemana polisi yang harusnya menangkapnya
Mengenakan safari kebesaran dan lusuh
Ternyata dari datuk juga

Nenek sudah sangat tua
Merajut kain sambil batuk-batuk
Lalu apa yang kau punya
Semua yang kau pakau milik datuk

Pantun Lucu 6 Bait


Berjalan kaki menuju Jimbaran
Cuaca hujan segera muncul pelangi
Alangkah senangnya menyambut lebaran
Keluarga besar datang mengunjungi

Mengait benang dengan peniti
Hati-hati terkena jemari
Gembiranya perasaan hati
Melihat anak cucu datang kemari

Kau bagai parasit dan benalu
Mandirilah agar elok dipandang mata  
Pengantin baru tersipu malu
Melihat pasangan yang dicinta

Khitanan masal ramai rupanya
Anak-anak menangis tiada tara
Sederet pantun dan puisi dihaturkannya
Mempelai wanita girang sekali nampaknya

Hendak membuat lemang tak ada ketannya
Pergi ke pasar mebeli ketan serta bambunya
Mempelai pria semakin berupaya memperdaya
Yang wanita semakin tak kuat hatinya

Ke mana arah pasar kiranya
Tak jauh dari kuburan cina rupanya
Pengantin pria makin panjang hidungnya
Pengantin wanita semakin meleleh dibuatnya

Pantun Lucu  6 Bait


Listrik padam tak ada lilim
Biar jadilah gelap gulita
Menari-nari adat di depan pengantin
Bersuka ria semua bahagia

Bernyanyi kencang ayam serama
Nyaring bunyinya indah suaranya
Tamu-tamu undangan terkesima
Melihat pengantin yang elok rupanya

Intan berlian mahal harganya
Hendak membeli entahlah kapan
Setelah terkesima lapar juga rupanya
Bersegera mengambil nampan di prasmanan

Gadis menor amatlah kemayu
Padahal dirinya biasa saja
Perut kerocongan bak orkes melayu
Menyanyikan lagu bunga seroja

Dari Johor hingga ke Abung Semuli
Di Lampung mebeli pisang muli
Makan yang lahap tak peduli
Yang penting perut terisi kembali

Menikah tentu perlu penghulu
Untuk mencatat pernikahan yang terjadi
Jika kau tak tahu malu
Bungkuslah makanan prasmanan ini

Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Produk kerajinan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alam seperti tanah liat, serat alam, kayu, bambu, kulit, logam, batu, rotan dan lain-lain. Ada juga yang memanfaatkan bahan sintetis sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, karet. Pembuatan produk kerajinan di setiap daerah memiliki jenis kerajinan lokal yang menjadi unggulan daerah. Misalnya, Kasongan (Daerah Istimewa Yogyakarta), sumber daya alam yang banyak tersedia tanah liat, kerajinan yang berkembang adalah kerajinan keramik. Palu (Sulawesi Tengah), sumber daya alamnya banyak menghasilkan tanaman kayu hitam, kerajinan yang berkembang berupa bentuk kerajinan kayu hitam. Kapuas (Kalimantan Tengah), sumber daya alamnya banyak menghasilkan rotan dan getah nyatu sehingga kerajinan yang berkembang adalah anyaman rotan dan getah nyatu.

Secara umum, jenis bahan dasar produk kerajinan dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu produk kerajinan dari bahan lunak dan produk kerajinan dari bahan keras. Beberapa kerajinan bahan lunak serta pengemasannya akan diuraikan secara singkat pada penjelasan berikut ini. Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak, beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinan, yaitu seperti berikut:

a. Bahan Lunak Alami
Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperolah dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alami yang kita kenal adalah tanah liat, serat alam, dan kulit.

b. Bahan Lunak Buatan
Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya.

A. Aneka Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Produk kerajinan dari bahan lunak sangat beragam, mulai dari karya kerajinan yang digunakan untuk kebutuhan fungsi pakai dan karya kerajinan untuk hiasan. Berikut ini contoh produk kerajinan dari bahan lunak:

a. Kerajinan Tanah Liat
Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat sering dikenal orang dengan kerajinan keramik. Kerajinan keramik adalah karya kerajinan yang menggunakan bahan baku dari tanah liat yang melalui proses sedemikian rupa (dipijit, butsir, pilin, pembakaran dan glasir) sehingga menghasilkan barang atau benda pakai dan benda hias yang indah. Contohnya: gerabah, vas bunga, guci, piring. 

Indonesia memiliki aneka ragam kerajinan keramik dari berbagai daerah yang memiliki ciri khas pada keunikan bentuk, teknik hingga ragam hias yang ditampilkan. Kekayaan hayati di Indonesia telah menginspirasi keindahan dan keunikan bentuk kerajinan keramik menjadi keramik Nusantara yang memiliki karakteristik tersendiri dan berbeda dengan keramik Cina, Jepang, dan negara lainnya.

b. Kerajinan Serat Alam
Bahan-bahan serat alam dapat menghasilkan kerajinan tangan yang beraneka ragam, misalnya tas, dompet, topi, alas meja, tempat lampu. Teknik pembuatan kerajinan dari serat alam ini sebagian besar dibuat dengan cara menganyam.
c. Kerajinan Kulit
Kerajinan ini menggunakan bahan baku dari kulit yang sudah di samak, kulit mentah atau kulit sintetis. Contohnya: tas, sepatu, wayang, dompet, jaket. Kulit yang dihasilkan dari hewan seperti: sapi, kambing, kerbau, dan buaya dapat dijadikan sebagai bahan dasar kerajinan.

d. Kerajinan Gips
Gips merupakan bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam waktu yang lama jika sudah menjadi padat. Kandungan gips terdiri atas jenis zat hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral seperti: karbonat, borat, nitrat, dan sulfat yang dapat terlepas sehingga gips dalam proses pengerasan akan terasa panas. Prosesnya harus dicairkan dahulu jika ingin bentuk seperti yang diinginkan, harus dibuat cetakan. Jika akan diproduksi dalam jumlah banyak, harus dibuat model terlebih dahulu.

Secara umum, untuk semua produk gips diperlukan cetakan. Bahan utama pembuatan cetakan adalah silicone rubber, tetapi yang paling gampang dan mudah dicari adalah plastisin atau tanah liat. Fungsi kerajinan dari gips biasanya dapat berupa hiasan dinding, mainan, dan sebagainya.

e. Kerajinan Lilin
Pembuatan kerajinan bahan dasar lilin cukup sederhana dan mudah, dapat dilakukan oleh semua orang. Jika kita akan mengubah bentuknya menjadi benda kerajinan yang unik, tentunya perlu dicairkan dengan proses pemanasan di atas api/kompor.

f. Kerajinan Sabun
Kerajinan dari sabun sangat unik. Bahan yang diperlukan adalah sabun batangan. Sabun dapat diolah dengan dua cara. Pertama: mengukir sabun yang menghasilkan karya seperti: binatang, buah, dan flora ukiran. Kedua, membentuk sabun, yaitu: sabun diparut hingga menjadi bubuk, dicampur dengan sagu dan sedikit air, lalu dibuat adonan baru seperti membuat bentuk dari plastisin.

g. Kerajinan Bubur Kertas
Sisa-sisa kertas dapat dimanfaatkan untuk beraneka ragam karya kerajnan. Salah satu alternatif pemanfaatan sisa-sisa kertas adalah dibuat bubur kertas untuk bahan berkarya kerajinan. Proses pembuatan bubur kertas dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini.
  • Siapkan kertas bekas, misalnya kertas tisu atau kertas koran. Robek atau gunting menjadi potongan-potongan kecil (lembut).
  • Masukkan potongan kertas ke dalam baskom atau ember plastik. Kemudian, siram dengan air hangat.
  • Masukkan 1 sendok teh garam. Garam bermanfaat untuk menghindarkan kertas menjadi busuk.
  • Potongan kertas yang telah direndam dan diberi garam ini didiamkan selama 1 - 2 hari hingga menjadi lunak.
  • Dua hari kemudian atau setelah kertas menjadi lunak dan hancur, saring menggunakan kain (dapat menggunakan kain lap yang pori-porinya besar). Keempat tepi kain disatukan dan plintir. hingga air akan terpisah dari ampasnya.
  • Buang air perasan kertas. Kemudian, masukkan kembali potongan kertas-kertas yang sudah diperas airnya ke dalam wadah dan remas-remas hingga hancur. Tambahkan sedikit air ketika meremasnya.
  • Buat larutan pasta dengan mencampur 2 sendok makan tepung kanji dengan air secukupnya. Apabila pasta terasa terlalu cair, penggunaan tepung kanji dapat ditambah.
  • Campur adonan kertas dengan larutan pasta. Remasremas hingga tercampur merata dan didapat adonan bubur kertas yang liat sehingga mudah untuk dibentuk.
B. Fungsi Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Fungsi produk kerajinan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu fungsi karya kerajinan sebagai benda pakai dan fungsi karya kerajinan sebagai benda hias.

a. Karya Kerajinan sebagai Benda Pakai
Karya kerajinan sebagai benda pakai meliputi segala bentuk kerajinan yang digunakan sebagai alat, wadah, atau dikenakan sebagai pelengkap busana.Sebagai benda pakai, produk karya kerajinan yang diciptakan mengutamakan fungsinya, adapun unsur keindahannya hanyalah sebagai pendukung

b. Karya Kerajinan sebagai Benda Hias
Karya kerajinan sebagai benda hias meliputi segala bentuk kerajinan yang dibuat dengan tujuan untuk dipajang atau digunakan sebagai hiasan atau elemen estetis. Jenis ini lebih menonjolkan aspek keindahan daripada aspek kegunaan.

Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Pembuatan produk kerajinan harus memperhatikan unsur estetika dan ergonomis.

a. Unsur Estetika
Unsur estetika sering kita kenal dengan istilah keindahan. Keindahan adalah nilai-nilai estetis yang menyertai sebuah karya seni. Keindahan juga diartikan sebagai pengalaman estetis yang diperoleh ketika seseorang mencerap objek seni atau dapat pula dipahami sebagai sebuah objek yang memiliki unsur keindahan. prinsip: kesatuan (unity), keselarasan (harmoni), keseimbangan (balance), dan kontras (contrast) sehingga menimbulkan perasaan haru, nyaman, nikmat, bahagia, agung, ataupun rasa senang.

b. Unsur Ergonomis
Unsur ergonomis karya kerajinan selalu dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Adapun unsur ergonomis karya kerajinan adalah seperti berikut:
  • 1Keamanan (security) yaitu jaminan tentang keamanan orang menggunakan produk kerajinan tersebut.
  • Kenyamanan (comfortable), yaitu kenyamanan apabila produk kerajinan tersebut digunakan. Barang yang enak digunakan disebut barang terap. Produk kerajinan terapan adalah produk kerajinan yang memiliki nilai praktis yang tinggi.
  • Keluwesan (flexibility), yaitu keluwesan penggunaan. Produk kerajinan adalah produk terap/pakai, yaitu produk kerajinan yang wujudnya sesuai dengan kegunaan atau terapannya. Produk terap/pakai dipersyaratkan memberi kemudahan dan keluwesan penggunaan agar pemakai tidak mengalami kesulitan dalam penggunaannya.
C. Motif Ragam Hias pada Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Indonesia sangat kaya dengan keragaman produk kerajinan dengan berbagai macam ragam hias yang tersebar diseluruh tanah air. Ragam hias Nusantara pada umumnya memiliki muatan nilai tradisi dengan kekhasan dan keragamannya masing-masing. Di samping perbedaan-perbedaan terdapat pula persamaanpersamaannya, misalnya jenis, bentuk, motif hias, pola susunan, pewarnaan, bahkan nilai simbolisnya. Berbagai motif ragam hias yang dapat digunakan untuk menghias karya kerajinan antara lain seperti berikut.

a. Motif Realis
Motif realis ialah motif yang dibuat berdasarkan bentukbentuk nyata yang ada di alam sekitar seperti bentuk tumbuhtumbuhan, bentuk hewan atau binatang, bentuk batu-batuan, bentuk awan, matahari, bintang, bentuk pemandangan alam.

b. Motif Geometris
Motif geometris ialah motif yang mempunyai bentuk teratur dan dapat diukur menggunakan alat ukur. Contoh: bentuk segi empat, segitiga, lingkaran, kerucut, dan silinder. Motif geometris merupakan motif tertua dalam ragam hias karena sudah dikenal sejak zaman prasejarah. Motif geometris berkembang dari bentuk titik, garis, atau bidang yang berulang dari yang sederhana sampai dengan pola yang rumit. Hampir di seluruh wilayah Nusantara ditemukan motif ini. Motif hias geometris antara lain meander, pilin, lereng, banji, kawung, jlamprang, dan tumpal.

c. Motif Dekoratif
Pengertian dekoratif adalah menggambar dengan tujuan mengolah suatu permukaan benda menjadi lebih indah. Gambar dekoratif berupa gambar hiasan yang perwujudannya tampak rata, kesan ruang jarak jauh dekat atau gelap terang tidak terlalu ditonjolkan. Untuk memperoleh objek gambar dekoratif, perlu dilakukan deformasi atau penstiliran alami. Bentuk-bentuk objek di alam disederhanakan dan digayakan tanpa meninggalkan bentuk aslinya. Misalnya, bunga, hewan, tumbuhan yang digayakan. Kesan tentang bunga, hewan, tumbuhan harus masih ada pada motif itu. 

d. Motif Abstrak
Motif abstrak merupakan motif yang tidak dikenali kembali objek asal yang digambarkan atau memang benar-benar abstrak karena tidak menggambarkan objek-objek yang terdapat di alam maupun objek khayalan gubahan objek alam serta tidak menggunakan unsur tulisan yang terbaca. Motif abstrak di sini menggunakan bentuk yang lebih bebas, bukan geometris.

D. Teknik Pembuatan Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Ada beberapa teknik pembuatan produk kerajinan dari bahan lunak. Teknik tersebut disesuaikan dengan bahan yang digunakan. Adapun teknik yang dapat digunakan untuk membuat karya kerajinan dari bahan lunak antara lain membentuk, menganyam, menenun, dan mengukir.

a. Membentuk
Teknik membentuk biasanya digunakan untuk membuat karya kerajinan dari tanah liat. Macam-macam teknik membentuk antara lain seperti berikut.
  • 1) Teknik Coil (Lilit Pilin) Cara pembentukan dengan tangan langsung seperti coil, lempengan atau pijat jari merupakan teknik pembentukan tanah liat yang bebas untuk membuat bentuk-bentuk yang diinginkan. Bentuknya tidak selalu simetris. Teknik ini sering dipakai oleh para seniman dan perajin keramik.
  • 2) Teknik Putar. Teknik pembentukan dengan alat putar dapat menghasilkan banyak bentuk yang simetris (bulat, silindris) dan bervariasi. Cara pembentukan dengan teknik putar ini sering dipakai oleh para perajin keramik. Perajin keramik tradisional biasanya menggunakan alat putar tangan (hand wheel) atau alat putar kaki (kick wheel). Para perajin bekerja di atas alat putar dan menghasilkan bentuk-bentuk yang sama seperti gentong dan guci.
  • 3) Teknik Cetak. Ada dua teknik pembentukan karya kerajinan dari bahan lunak yaitu: sekali cetak (cire verdue), dan cetak berulang. Teknik sekali cetak ialah teknik cetak yang menghasilkan sekali cetakan dan tidak dapat diperbanyak. Teknik cetak berulang (bi valve), ialah teknik mencetak yang dapat memproduksi karya dengan jumlah yang banyak dengan bentuk dan ukuran yang sama. Bahan cetakan yang biasa dipakai adalah gips, seperti untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jigger maupun cetakan untuk dekorasi tempel. Cara ini digunakan pada pabrik-pabrik keramik dengan produksi massal, seperti alat alat rumah tangga: piring, cangkir, mangkok, dan gelas.
b. Menganyam
Teknik menganyam dapat digunakan untuk pembuatan karya kerajinan dari bahan lunak dengan karakteristik tertentu. Bahan baku yang digunakan untuk membuat karya kerajinan dengan teknik menganyam ini berasal dari berbagai tumbuhan yang diambil seratnya, seperti rotan, bambu, daun lontar, daun pandan, serat pohon, pohon pisang, enceng gondok. Contoh karya kerajinan dengan teknik menganyam: keranjang, tikar, topi, dan tas.

c. Menenun
Teknik menenun pada dasarnya hampir sama dengan teknik menganyam, perbedaannya hanya pada alat yang digunakan. Untuk anyaman, kita cukup melakukannya dengan tangan (manual) dan hampir tanpa menggunakan alat bantu, sedangkan pada kerajinan menenun kita menggunakan alat yang disebut lungsin dan pakan. Pada beberapa daerah di wilayah Nusantara terdapat kesamaan teknik namun berbeda dalam ragam hiasnya. Hal inilah yang menjadi ciri khas dari suatu daerah dengan daerah lain. Misalnya kain ulos dari Batak, Kain tapis dari Lampung, kain torso dari Jepara, dan kain songket yang dibuat di Sumatra, Bali, Kalimantan dan Sumbawa.

d. Membordir
Ketika memakai pakaian, hal yang perlu diperhatikan selain mempertimbangkan aspek kegunaan dan kenyamanan, perlu juga diperhatikan aspek keindahannnya. Salah satu yang dapat ditonjolkan dari pakaian dan kebutuhan sandang lainnya adalah hiasannya. Di samping batik, penerapan motif atau ragam hias pada pakaian dapat juga diterapkan dengan bordir. Bordir merupakan hiasan dari benang pada kain. Istilah lain yang hampir sama dengan bordir adalah sulam.

e. Mengukir
Teknik mengukir adalah kegiatan menggores, memahat, dan menoreh pola pada permukaan benda yang diukir. Dilihat dari jenisnya, ada beberapa jenis ukiran antara lain ukiran tembus (krawangan), ukiran rendah, ukiran tinggi (timbul), dan ukiran utuh. Pada umumnya, teknik mengukir diterapkan pada bahan kayu. Namun, teknik ini dapat pula diterapkan pada bahan lunak seperti sabun padat dan lilin.
Pengertian dan Contoh Puisi Bebas (Lengkap Terbaru)

Pengertian dan Contoh Puisi Bebas (Lengkap Terbaru)

Pengertian dan Contoh Puisi Bebas (Lengkap Terbaru) - Puisi bebas adalah bentuk puisi yang dibuat dengan tidak mematuhi atau keluar dari aturan baku penulisan puisi, seperti jumlah baris, rima, sajak, dan pemilihan kata. Namun, puisi  ini berbeda dengan puisi kontemporer yang hanya memperhatikan bentuk dan bunyi, puisi bebas lebih menekankan pada isi puisi yang merupakan daya imajinasi atau perasaan hati dari sang penulis yang diungkapkan dalam bentuk kata – kata puitis sehingga memiliki nilai – nilai estetika yang tinggi.

Puisi bebas ini dijadikan sebagai media untuk mengungkapkan segala macam bentuk perasaan yang dirasakan  oleh pemiliknya, seperti marah, kesal, senang, bahagia, jatuh cinta, dan lain – lain, atau pun pengalaman – pengalaman penulisnya akan suatu hal. Temanya pun bermacam – macam, misalnya tentang alam, kehidupan, percintan, maupun sosial. Di bawah ini adalah contoh – contoh puisi bebas terlengkap. 

Contoh Puisi Bebas



AKU

Aku bukanlah burung kenari
Yang terbang bebas ke seluruh penjuru 
Hinggap di semua dahan, tanpa peduli sekitar 
Aku bukanlah sang Lebah 
Yang berani melawan sang musuh 
Menghampiri setiap bunga di taman, tanpa rasa malu
Aku bukanlah kupu – kupu 
Yang dipuja – puji akan keindahan tubuhnya
Menari – nari menggoda sang kuntum,  tanpa henti
Aku bukankah sang ular
Yang tenang datang menghampiri tanpa hawa kehadiran
Kemudian mematuk dalam diam

Tapi, aku hanyalah sebongkah batu karang
Diam, tenang dalam amukan sang badai
Aku hanyalah setangkai bunga lalang
Hilang, tertutup bayangan bunga mawar
Aku hanyalah sebuah kursi kayu tua
Keropos, terpinggirkan, dimakan usia
Menunggu ajal tiba di peraduan senja 



Advertisement
Secangkir Kopi

Secangkir kopi di penghujung hari
Menyambut tenggelamnya sang mentari
Menanti dirimu yang tak kunjung datang

Di manakah dirimu wahai kekasihku
Termenung aku sendiri di dalam sedihku
Tanpa seorang pun yang mau menyapaku
Di manakah dirimu wahai kekasihku
Meninggalkan aku tanpa senyummu
Senyum yang menghiasi hari – hari ku

Secangkir kopi menyambut mentari
Tetap menemaniku menatap kelamnya hari
Tanpa dirimu di sisiku wahai kekasih



Nyanyian Pagi

Berbisik angin masuk melalui kupingku
Membangunkan jiwa yang tertidur pulas
Tersenyum mentari kepadaku
Menerobos jendela kamar tidur ini

Dengan hati riang ku sambut pagiku
Yang penuh dengan kehangatan
Kehangatan dari sang mentari pagi 
Tak akan pernah habis hingga nanti


Masa itu telah pergi

Awan putih menghiasi langit biru
Menjaga sekumpulan bocah – bocah di tanah ini
yang tertawa lepas tanpa henti
Bermain bersuka ria di tengah padang ilalang 
Kaki kecil nan lincah itu berlari – lari menerjang 
Bagaikan kaki kijang menerobos padatnya hutan
Tubuh mungil yang gesit bergerak ke sana – kemari
Bagaikan ikan diberi nasi

Sungguh indah masa itu 
Masa – masa tanpa beban yang menggantung di pundak
Masa -  masa tanpa resah yang memuncak
Yang ada hanyalah kesenangan
Kegembiraan yang mengisi hari – hari
Sayang, masa itu telah pergi 
Meninggalkan kenangan yang sangat berarti
Membawakan hari – hari yang tak pernah berhenti


Hilang sudah tak tersisa
Tanah permai nan indah
Pagi yang sejuk berlinang embun
Dan senja yang tenang tenggelam hilang
di antara tangis dan gemuruh alam

Hilang sudah tak tersisa
Hutan yang asri penyejuk hati
Di tebang oleh orang – orang yang tak peduli
Peduli terhadap alam ini

Hilang sudah tak tersisa
Udara sejuk penyeka lara
Tergerus oleh asap dan debu durjana

Hilang sudah tak tersisa
Bumiku yang dahulu entah kemana 

Pengertian dan Jenis-Jenis Ikatan Kimia

Pengertian dan Jenis-Jenis Ikatan Kimia. Pengertian Ikatan Kimia, dan Beragam Macam Jenis Ikatan Kimia, juga Segala Hal yang berkaitan dengan Ikatan Kimia.

Pengertian Ikatan Kimia

Sumber: akadepok.blogspot.co.id
Ikatan kimia yakni ikatan yang terbentuk antar atom atau antar molekul lewat cara:
  1. Atom yang satu melepaskan elektron, sedangkan atom yang lain menerima elektron (serah terima elektron) 
  2. Pemakaian bersama pasangan elektron yang datang dari masing-masing atom yang berikatan 
  3. Pemakaian bersama pasangan elektron yang datang dari satu diantara atom yang berikatan 
Maksud pembentukan ikatan kimia yakni fungsi dari terjadinya pencapaian stabilitas sebuah unsur. Stabilitas unsur terjadi bila satu unsur mengikuti ketetapan oktet. Ketetapan Oktet yakni kecenderungan unsur-unsur untuk menjadikan konfigurasi elektronnnya sama dengan gas mulia.

Unsur gas mulia (Gol VIIIA) mempunyai elektron valensi sejumlah 8 (oktet) atau 2 (duplet, hanya unsur Helium). Saat sebelum memahami beberapa bentuk ikatan kimia, kita harus tahu apakah itu konfigurasi elektron. Konfigurasi elektron yakni susunan elektron-elektron pada sebuah unsur.

Susunan elektron berbentuk sub kulit-sub kulit, yang masing-masing sub kulit terbagi dalam elektron yang tidak sama. Kulit K : 2, L : 8, M : 8, N : 8. Oleh karena adanya konfigurasi elektron, kita dapat mengetahui letak unsur disistem periodik (periode serta kelompok).

Contoh:
Sumber: ujikan.com
Bentuk konfigurasi elektron Na

11Na : 2, 8, 1 à artinya, unsur Na ada pada kelompok 1, periode ke tiga.

Namun, di dalam terdapat sub kulit, untuk kelompok B pada sistem periodik, konfigurasi elektron di buat bersumber pada Azas Afbau. Dikarenakan untuk unsur yang ada di kelompok B, konfigurasi elektron memakai prinsip kulit K, L, M, N tidak bisa digunakan (Hanya untuk kelompok A), tetapi Azas Afbau dapat dipakai untuk di semua kelompok (A serta B).

Bersumber pada perubahan konfigurasi elektron yang terjadi pada pembentukan ikatan kimia, maka dari itulah ikatan kimia dibedakan jadi ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi, serta ikatan logam.

Jenis-Jenis Ikatan Kimia

Ikatan Ion

Sumber: temukanpengertian.com
Ikatan ion (elektrovalen), yakni ikatan yang terbentuk akibat adanya perpindahan (serah-terima) elektron dari satu unsur ke unsur yang lain. Kedua ikatan itu berikatan dengan adanya gaya elektrostatis. Unsur yang cenderung melepas elektron adalah unsur logam sedangkan unsur yang cenderung menerima elektron yakni unsur nonlogam.

“Ikatan yang terbentuk bila unsur logam melepas elektron serta diikuti dengan unsur nonlogam yang menerima elektron”

Dengan kata lain, satu memberi serta satu menerima

Contoh ikatan ion yakni:

Unsur Na dengan Cl yang membentuk senyawa NaCl.

11Na : 2, 8, 1 à Na+
17Cl : 2, 8, 7 à Cl-
Na+ + Cl- à NaCl

Unsur Na melepas 1 elektron valensinya hingga konfigurasi elektronnya sama juga dengan gas mulia (8), dan unsur Cl menerima 1 elektron pada kulit terluarnya sampai konfigurasi elektronnya sama juga dengan gas mulia (8). Apabila unsur melepas elektron, unsur itu bermuatan positif, namun apabila unsur menerima elektron, unsur itu bermuatan negatif.

Senyawa yang mempunyai ikatan ion salah satunya:
  1. Kelompok alkali (IA) terkecuali atom H dengan kelompok halogen (VIIA). Contoh : NaF, KI, dan CsF 
  2. Kelompok alkali (IA) terkecuali atom H dengan kelompok oksigen (VIA). Contoh : Na2S, Rb2S, Na2O 
  3. Kelompok alkali tanah (IIA) dengan kelompok oksigen (VIA). Contoh “ CaO, BaO, MgS 

Ikatan Kovalen

Sumber: rumushitung.com
Ikatan kovalen yakni ikatan yang terjadi karena pemakaian pasangan elektron secara bersama oleh dua atom yang berikatan. Ikatan kovalen terjadi akibat ketidakmampuan satu diantara atom yang akan berikatan untuk melepas elektron, yang dalam pembentukannya, masing-masing atom mempunyai orbital pada kulit terluar yang memuat elektron tunggal.

Serta kedua orbial itu saling tumpang-tindih (overlap) hingga satu pasangan elektron terbentuk, lantas dipakai secara bersamaan oleh kedua atom. Ikatan kovalen terbentuk oleh sesama unsur non logam.

“ikatan yang terbentuk akibat adanya pemakaian elektrom bersama antara unsur non logam”

Dengan kata lain, keduanya sama-sama memberi serta menerima

Contoh ikatan kovalen: 

Unsur H dengan N membentuk senyawa NH3

1H : 1 à H+
7N : 2, 5 à N-3
H+ + N-3 à NH3

Unsur H membutuhkan 1 elektron untuk memenuhi ketentuan oktet, sedangkan unsur N membutuhkan 3 elektron untuk memenuhi ketentuan oktet. Oleh karena itu, kedua unsur itu saling memberi dan menerima (saling memanfaatkan)

Jenis–jenis ikatan kovalen

Bersumber pada jumlah pasangan elektronnya, ikatan kovalen dibagi jadi 3, yakni:
  1. Ikatan kovalen tunggal, yakni ikatan kovalen yang memakai satu pasang elektron. Contoh: H-Cl, H-H 
  2. Ikatan kovalen rangkap dua, yakni ikatan kovalen yang memakai dua pasang elektron. Contoh: O=O 
  3. Ikatan kovalen rangkap tiga, yakni ikatan kovalen yang memakai tiga pasang elektron. Contoh: HCCH 
Bersumber pada kepolarannya, ikatan kovalen dibagi jadi 2, yakni:
  1. Ikatan kovalen polar, terjadi antara dua atom dengan keelektronegatifan berdeda (unsur yang tidak sama). Contoh: ikatan H-Cl, H-F, N-H 
  2. Ikatan kovalen nonpolar, terjadi antara dua atom dengan keelektronegatifan sama (unsur yang sama). Contoh: ikatan H-H, O=O, Cl-Cl 

Ikatan Kovalen Koordinasi 

Ikatan Kovalen Koordinasi yakni ikatan yang terbentuk lewat cara penggunaan bersama pasangan elektron yang datang dari satu diantara atom yang berikatan Pasangan Elektron Bebas (PEB), sedangkan atom yang lain hanya bisa menerima pasangan elektron yang digunakan bersama.

“Ikatan yang terbentuk bila pasangan elektron yang dipakai bersama hanya datang dari satu diantara unsur yang berikatan”

Dengan kata lain, ada satu menerima, serta ada yang tidak menerima

Contoh kovalen koordinasi: 

Senyawa NH3 dengan H+ membentuk NH4+

Ikatan Logam

Sumber: kimiadasar.com
Ikatan logam yakni ikatan yang terbentuk akibat adanya gara tarik menarik yang terjadi antara muatan pisitif dari ion-ion logam dengan muatan negatif dari elektron-elektron yang bebas bergerak. Atom-atom logam dapat diibaratkan bola ping-pong yang terjejal rapat satu sama lain.

Atom logam mempunyai sedikit elektron valensi, hingga sangat mudah untuk dilepaskan dan membentuk ion positif. dari itu kulit terluar atom logam relatif longgar 9terdapat banyak tempat kosong) sampai elektron dapat berpindah dari satu atom ke atom lain.

Mobilitas elektron dalam logam sedemikian bebas, sampai elektron valensi logam mengalami delokalisasi yaitu satu keadaan di mana elektron valensi itu tidak tetap posisinya pada satu atom, tetapi selalu berpindah-pindah dari satu atom ke atom lain.

Elektron-elektron valensi itu berbaur membentuk awan elektron yang menyelimuti ion-ion positif logam.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis-Jenis Ikatan Kimia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Ikatan Kimia di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Ikatan Kimia. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com