Showing posts sorted by relevance for query macam macam otot. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query macam macam otot. Sort by date Show all posts
09 May 2017

Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Sendi

Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Sendi. Pengertian Sendi, Fungsi Sendi, Beragam Macam Jenis Sendi, dan Segala Hal yang Berhubungan dengan Sendi-Sendi Manusia.

Pengertian serta Fungsi Sendi

Sumber: binauralbeats.co.id
Sendi yaitu Sebuah struktur spesial seperti ruang yang berperan sebagai penghubung antar tulang supaya tulang bisa bergerak. Hubungan antara dua tulang itu di kenal dengan sebutan artikulasi.

Fungsi paling utama sendi yaitu untuk memberi fleksibilitas serta gerakan pada tempatnya, juga sebagai poros anggota gerak. Ada beberapa sendi dalam tubuh yang cuma memberi sedikit gerakan, tetapi tetap saja amat berperan untuk memberi stabilitas pada tubuh kita.

Jumlah Sendi yang Ada Dalam Tubuh Manusia 

Jumlah sendi dalam tubuh manusia yakni 360 untuk totalnya, seperti yang sudah disabdakan Rasulullah SAW dalam Hadist Riwayat Muslim no. 1.675. Sesuai sama hadist itu, Dr. Hamid Ahmad Hamid mengatakan dalam bukunya yang berjudul Rihlah Al-Imam fi Jism Al-Insan secara detil jumlah sendi itu, yakni:

Tulang Belakang mempunyai 147 sendi: 

Sumber: kankertulangbelakang.com
  • 25 Sendi antartulang belakang 
  • 72 Sendi Pada tulang belakang serta tulang rusuk 
  • 50 sendi pada tulang belakang pada jalan makanan samping 

Tulang Dada Mempunyai 24 sendi: 

Sumber: biologigonz.blogspot.co.id
  • 2 Sendi pada tulang dada serta rongga dada 
  • 18 Sendi pada tulang dada serta kepala 
  • 2 Sendi pada tulang selangka serta belikat 
  • 2 sendi pada belikat serta tulang batang dada 

Sisi Atas Tubuh mempunyai 86 Sendi:

  • 2 Sendi pada tulang bahu 
  • 6 sendi pada tulang siku 
  • 8 sendi pada tulang pergelangan tangan 
  • 70 sendi pada tulang-tulang tangan 

Sisi Bawah Tubuh mempunyai 92 Sendi: 

  • 2 sendi tulang paha 
  • 6 sendi pada tulang-tulang dua lutut 
  • 6 sendi pada pergelangan kaki 
  • 74 sendi pada tulang-tulang telapak kaki 
  • 4 sendi pada tulang lutut 

Daerah sekitar perut, mempunyai 11 sendi: 

  • 4 Sendi pada tulang ekor 
  • 6 Sendi pada tulang pinggul 
  • 1 sendi pada sambungan tulang kemaluan 

Komponen yang Membentuk Sendi

  • Ligamen, berperan untuk menghubungkan sisi luar ujung tulang supaya menyatukan dengan sendi, serta melindungi supaya tidak terjadi perubahan tempat sendi dan tulang saat bergerak. 
  • Kapsul Sendi, berperan untuk menghubungkan dua tulang pada sendi itu, adalah sisi berserabut yang melapisi sendi serta mempunyai rongga di dalamnya. 
  • Tulang Rawan Hialin, yakni sisi yang melapisi kedua ujung tulang, berperan untuk melindungi tulang dari bentrokan atau gesekan ketika terjadinya gerakan. 
  • Cairan Sinovial, yakni cairan pelumas pada ruang sendi. 

Beragam Macam Jenis Sendi 

Bersumber pada Karakter Gerakannya: 
  • Sinartosis (Sendi Mati), yakni persendian yang tidak bisa digerakkan, umumnya tulang-tulang pada persendian Sinartosis dipersatukan oleh serabut jaringan ikat atau tulang rawan hialin. Misalnya sendi antar tulang tengkorak. 
  • Amfiartrosis (Sendi Kaku), yakni persendian yang cuma memungkinkan terjadinya sedikit gerakan (sendi gerakan terbatas). Misalnya sendi antar tulang rusuk. 
  • Diartosis (Sendi Gerak), yakni persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah, dua arah, ataupun ke semua arah. Misalnya yaitu sendi pada lutut (satu arah), ruas telapak tangan (dua arah), sendi bahu (ke semua arah) 

Bersumber pada Arah Gerakannya: 

  • Sendi Engsel, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan cuma pada satu arah saja, sendi engsel umumnya cuma bisa ditekuk atau diluruskan. Misalnya pada tulang lutut serta siku. 
  • Sendi Pelana, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan pada dua arah. Misalnya yaitu ruas telapak tangan. 
  • Sendi Peluru, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan ke semua arah, misalnya yaitu sendi pada tulang paha serta bahu. 
  • Sendi Putar, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan satu diantara tulang yang berputar pada tulang yang lain. Misalnya yaitu sendi pada tulang atlas. 

Bersumber pada Strukturnya: 

  • Sendi Fibrosa, yakni sendi yang tidak mempunyai tulang rawan, satu tulang dengan tulang yang lain dikaitkan dengan jaringan ikat fibrosa. Hingga banyak ditemui tidak bisa digerakkan. Misalnya pada sutura tulang tengkorak. 
  • Sendi Kartilago, yakni sendi yang ujung ujung tulangnya dikaitkan oleh kartilago, serta disokong oleh ligamen. Sendi Kartilago dikategorikan lagi jadi 2, yakni: 
  • Sinkondrosis, adalah sendi yang semua persendiannya diliputi oleh tulang rawan. Misalnya Sendi-sendi Kostokondral. 
  • Simfisis, adalah sendi yang tulang-tulangnya memilii hubungan fibrokartilago serta selapis tulang rawan hialin yang menyelimuti permukaan sendi. Contonya sisi simfisis pubis. 
  • Sendi Sinovial, yakni sendi yang mempunyai ruangan antar sendi hingga memungkinkan terjadi banyak gerakan, ujung-ujung tulangnya dilapisi oleh tulang rawan hilain yang tidak tebal untuk melindungi bentrokan serta gesekan antartulang. Misalnya sadalah pada lutut. 

Proses Singkat Terjadinya Gerakan

Sumber: pustakapedia.net
Otot, tulang, serta sendi bekerja sama dalam proses kita bergerak. Seperti yang sudah kita pelajari kalau otot terlekat pada tulang, serta otot bisa berkontraksi (tertarik), nah otot ini akan menempel pada beberapa segi sendi dalam tubuh kita.

Jadi ketika terjadi gerakan, otot pada bagian spesifik pada sendi sesuaikan perintah yang kita berikan untuk menggerakkan tulang hingga kita dapat bergerak. Untuk menyesuaikan gerakan yang kita inginkan otot akan berkontraksi serta sendi akan bantu menggerakkan tulang.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Sendi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Sendi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Sendi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
26 April 2017

Pengertian, Fungsi dan Macam-Macam Pembuluh Darah

Pengertian, Fungsi dan Macam-Macam Pembuluh Darah. Pengertian Pembuluh Darah, Fungsi Pembuluh Darah, Struktur Pembuluh Darah dan Macam-Macam Pembuluh Darah.

Pengertian Pembuluh Darah

Sumber: icpcapsule.co.id
Pembuluh darah yaitu sisi dari system peredaran darah. Pembuluh darah umum di sebut oleh orang awam dengan sebutan urat. Pembuluh darah merupakan jaringan elastis membawa darah dari jantung ke semua tubuh, lantas mengembalikannya lagi ke dalam jantung.

Pembuluh darah termasuk juga ke dalam system pembuluh darah, yang mana pada mamalia, system ini terdiri jantung, arteri besar, arteriol (arteri kecil), kapiler (pembuluh darah kecil di ujung jaringan serta sel), venula (vena kecil) serta vena.

Fungsi paling utama system ini yaitu menyalurkan darah yang memiliki kandungan oksigen ke sel serta jaringan serta mengembalika darah vena ke paru-paru untuk pertukaran gas oksigen (O2) dengan karbon dioksida (CO2).

Struktur Pembuluh Darah

Pembuluh darah terbagi dua, yakni arteri serta vena:

Arteri 

Sumber: artikelsiana.com
Arteri membawa darah dari jantung ke semua tubuh. Pembuluh darah arteri terdiri atas beberapa susunan sebagai berikut ini:

Tunika intima yaitu susunan terdalam dari pembuluh darah yang terdiri atas selapis sel endotel yang membatasi permukaan dalam pembuluh. Di bawah susunan endotel yaitu susunan subendotel, terdiri atas jaringan penyambung jarang halus yang terkadang memiliki kandungan sel otot polos yang bertindak untuk kontraksi pembuluh darah.

Tunika media ini yaitu susunan tengah yang terbagi dalam serat otot polos yang tersusun melingkar. Pada arteri yang lebih besar, tunika media dipisahkan dari tunika intima oleh sebuah lamina elastik interna.

Membran ini terdiri atas serat elastik, umumnya berlubang-lubang hingga beberapa zat bisa masuk lewat lubang-lubang yang ada dalam membran serta memberi suplai O2 serta makanan yang lain pada sel-sel yang terdapat jauh di dalam dinding pembuluh.

Pada pembuluh besar, kerap ditemukan lamina elastika eksternal yang tidak tebal yang memisahkan tunika media dari tunika adventitia yang terdapat diluar.

Tunika adventitia atau susunan terluar terdiri atas dengan jaringan ikat kolagen serta elastik, terlebih kolagen type I. Pada pembuluh yang lebih besar, ada vasa vasorum bercabang-cabang luas dalam adventitia.

Anastomosis Arteriovenosa yaitu hubungan langsung antara aliran arteri serta vena. Anastomosis arteriovenosa ini menyebar di semua tubuh serta biasanya ada pada pembuluh-pembuluh kecil berperan mengatur sirkulasi pada daerah spesifik, terlebih pada jari, kuku, serta telinga.

System ini memiliki fungsi penyusunan aliran pada beragam organ serta berperanan pada beberapa fenomena fisiologi seperti menstruasi, perlindungan pada suhu yang rendah, serta ereksi.

Anastomosis arteriovenosa banyak dipersarafi oleh system saraf simpatis serta parasimpatis (system saraf otonom). Tidak hanya mengatur aliran darah pada beragam organ, anastomosis ini memiliki fungsi termoregulator atau pengatur suhu yang terutama dapat dibuktikan pada kulit anggota gerak (ekstremitas).

Vena 

Sumber: apaperbedaan.com
Vena berperan membawa darah dari perifer (ujung) kembali pada jantung serta paru-paru. Vena terbagi dalam beberapa susunan, yakni:

Tunica intima: terbagi dalam susunan endothelium yang memiliki kandungan sel pipih selapis, serta susunan subendothelium yang memuat jaringan ikat tipis langsung terkait dengan tunica adventitia.

Tunica media: susunan ini tipis, otot polosnya bercampur dengan jaringan ikat.

Tunica adventitia: yaitu susunan paling tebal pada vena, susunan ini dapat susunan yang paling berkembang. Jaringan ikat longgar dengan serabut kolagen yang membentuk berkas-berkas longitudinal, sel fibroblas terlihat diantaranya. Beberapa sel otot polos juga kerap terlihat juga.

Vasa vasorum yaitu pembuluh darah kecil yang memberi supply metabolit-metabolit untuk beberapa sel di tunika adventitia serta tunika media pembuluh-pembuluh darah besar, apakah itu vena besar ataupun arteri besar, lantaran lapisan-lapisannya sangat tebal untuk di beri makanan oleh difusi langsung dari aliran darah.

Fungsi Pembuluh Darah

Sumber: pembuluhdarah.com
Pembuluh darah berperan membawa darah yang dipompa dari ventrikel kiri jantung ke seluruh tubuh, darah itu memiliki kandungan oksigen yang diikat oleh hemoglobin atau Hb di dalam darah. Di dalam darah juga ada protein serta glukosa yang mana komponen itu diperlukan oleh jaringan serta sel nantinya.

Setelah sampai ke semua tubuh atau organ targetnya lewat anastomosis arteriovenosa serta kapiler. Oksigen serta metabolit tersebut di pasok ke organ tujuan sampai tercapailah tujuan dengan oksigen serta metabolit seperti glukosa itu, beberapa sel di seluruh tubuh bisa mengalami metabolisme aerob (memakai O2) untuk menjalani fungsinya.

Lantas oksigen itu ditukar dengan karbon dioksidan, lantas kembalilah darah itu darah ke jantung lewat vena kecil lantas vena besar, setelah sampai dijantung, darah itu dipompa oleh ventrikel kanan jantung kedalam paru, atau system ini disebut juga dengan dengan aliran pulmoner.

Hingga diparu, darah yang membawa CO2 itu ditukar kembali dengan O2 yang baru kita hirup, lewat mekanisme difusi.

Pembuluh darah juga berperan untuk membawa sel darah putih saat terjadi infeksi untuk mekanisme pengobatan, sel darah putih itu yang merupakan imun tubuh seseorang akan melawan kuman maupun benda asing yang masuk ke dalam tubuh, hingga saat imunitas seseorang melemah maupun kuman yang masuk ke dalam tubuh sangat kuat, disitulah seseorang terserang penyakit.

Macam-Macam Pembuluh Darah

Sumber: ilmuveteriner.com
Secara garis besar, pembuluh darah terbagi jadi dua, yakni arteri serta vena.

Beberapa jenis arteri

Arteri elastik: yaitu pembuluh paling besar di tubuh, contoh arteri ini yaitu aorta (pembuluh darah paling besar yang menyambut darah setelah baru di keluarkan dari ventrikel kiri jantung), trunkus pulmonalis (pembuluh darah yang menyambut darah yang keluar dari pompaan ventrikel kanan jantung), serta cabang-cabang pokoknya.

Dinding pembuluh darah jenis ini khususnya terbagi dalam jaringan ikat elastik, menunjukkan daya tahan serta kelenturan saat darah mengalir. Dinding pembuluh ini sangat melebar sepanjang sistol (kontraksi jantung atau pompa jantung). Pada saat diastol (relaksasi jantung), dinding kembali mengerut (recoil) serta mendorong darah maju.

Arteri muskular: dinding memiliki kandungan banyak otot polos, juga mengontrol aliran darah lewat vasokontriksi (menguncup) serta vasodilatasi (mengembang), mekanisme ini diatur oleh system saraf otonom.

Arteriol: arteri kecil dengan satu hingga lima susunan otot polos, arteriol terminal akan mengalirkan darah ke pembuluh darah paling kecil, yakni kapiler.

Beberapa jenis kapiler 

  1. Vas capillare continuum: yaitu jenis yang paling banyak, endotel membentuk susunan utuh. 
  2. Vas capillare fenestratum: memiliki kandungan fenestra maupun pori-pori pada endotelnya. Ada di kelenjar endokrin, usus halus, serta glomerulus ginjal 
  3. Vas capillare sinusoideum: menunjukkan diameter lebar dengan celah diantara beberapa sel endotel. Membrana basalisnya tidak terbentuk sempurna. Kapiler ini terdapat di hati, limpa, serta sumsum tulang.

Beberapa jenis vena 

Vena cava: vena ini yaitu pembuluh darah yang menyambut darah dari semua tubuh yang memiliki kandungan CO2 saat akan masuk ke dalam jantung, vena ini adalah vena paling besar, vena cava ada dua yakni vena cava superior yang letaknya di atas jantung, serta vena cava superior yang terdapat di bawah vena cava inferior.

Vena pulmonalis: vena ini membawa darah dari paru atau aliran pulmoner ke dalam jantung, vena ini memiliki kandungan darah yang memuat O2. Vena pulmonalis juga terbagi dua yakni vena pulmonalis dextra yang membawa darah dari paru-paru kanan, serta vena pulmonalis sinistra yang membawa darah dari paru-paru kiri.

Vena cutanea: yaitu vena yang terlihat di bawah kulit, yang umum ditusuk ketika seseorang di infus.

Deep vein: yaitu vena yang terletak lebih dalam serta berdekatan dengan arteri, vena ini tidak terlihat dari luar kulit.

Venula: ini yaitu vena dengan ukuran paling kecil, serta terkait langsung dengan kapiler.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi dan Macam-Macam Pembuluh Darah, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Pembuluh Darah di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Pembuluh Darah. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.
  1. softilmu.com
21 April 2017

Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Organel Sel

Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Organel Sel. Pengertian Organel Sel, Fungsi dari Organel Sel, dan Beragam Macam Jenis Organel Sel yang ada.

Pengertian serta Fungsi Organel Sel

Sumber: cacatanipa.blogspot.co.id
Sel adalah unit fungsional paling kecil pada makhluk hidup. Sel bisa didapati pada semua organ yang ada di tubuh. Seperti makhluk yang terbagi dalam beberapa organ penyusunnya, sel juga mempunyai organ-organ itu yang dinamakan dengan organel sel.

Organel sel mempunyai peranan khusus untuk mendukung kehidupan sel. Tanpa organel, sel itu akan mati. Masing-masing organel ini melakukan tugasnya masing-masing.

Secara umum, peranan dari sebuah organel sel yaitu untuk mendukung kehidupan sel itu sendiri. Seperti mitokondria yang bertindak untuk mendapatkan energi supaya kehidupan sel bisa berjalan, ribosom yang berperan sebagai penghasil protein.

Nucleus yang bertindak dalam proses replikasi sel, lisosom yang bertindak sebagai organ pencernaan di tingkat sel, serta fungsi lainnya yang akan kita kupas tuntas di artikel kali ini.

Struktur serta Beberapa Jenis Bentuk Organel Sel

Jelas segala hal di dunia ini mempunyai struktur tersendiri. Struktur adalah segala suatu hal yang mendukung aktivitas suatu hal. Dalam soal ini, susunan sel adalah beberapa sisi sel yang bisa mendukung kehidupan sel itu. Berikut ini yaitu susunan pembentuk sel, yakni:

Membran Sel

Sumber: informasi-pendidikan.com
Membran sel adalah susunan sel yang berperan untuk memisahkan sel antara lingkungan dalam serta lingkungan luar sel. Membran sel tersusun atas gabungan antara lemak serta protein (lipoprotein) dengan perbandingan 50 : 50.

Lemak yang membuat membrane sel terbagi dalam fosfolipid yang miliki sifat hidrofilik (larut air), serta sterol yang miliki sifat hidrofobik (larut lemak). Sedangkan protein yang membuat membrane sel terbagi dalam protein intrinsik yang menembus membrane sel dari susunan atas sampai ke bawah.

Lantas ada protein ekstrinsik yang ada di susunan atas sampai bawah dari membrane sel. Membran sel miliki sifat semipermeable atau selektifpermeable, yakni bisa dilewati oleh beberapa zat tertentu saja.

Membran sel secara keseluruhnya mempunyai fungsi untuk melindungi sel dari lingkungan luar. Namun, ada beberapa lagi fungsi membran sel yang perlu di ketahui, yakni:
  1. Sebagai sekat antara lingkungan luar serta dalam sel 
  2. Sebagai reseptor sel dari rangsangan luar 
  3. Sebagai tempat terjadinya reaksi kimia, seperti respirasi sel 
  4. Sebagai pengontrol transportasi sel, baik dari luar ke dalam maupun sebaliknya 
  5. Sebagai penjaga stabilitas pH, stabilitas ion, serta membuang sisa-sia hasil metabolisme sel 

Sitoplasma

Sumber: hedisasrawan.blogspot.co.id
Sitoplasma atau dengan kata lain adalah cairan sel, yaitu matriks yang ada antara membran sel serta nucleus (inti sel). Sitoplasma tersusun atas sitosol yang miliki sifat koloid serta organel-organel sel yang merupakan sisi penunjang sel. Sitoplasma bisa ada dalam dua fase, yakni fase padat serta fase cair, disebabkan karena adanya koloid itu. Fungsi sitoplasma adalah:
  1. Sebagai tempat berlangsungnya proses metabolisme sel 
  2. Menanggung adanya pertukaran zat, supaya metabolisme sel bisa berlangsung 
  3. Sebagai area untuk menyimpan beragam macam bahan kimia yang diperlukan oleh sel 
  4. Sebagai tempat dari sitoskeleton (sebuah filament protein) yang berperan menjaga bentuk dan konsistensi sel 
Organel Sel

Ada berbagai macam organel di dalam sel yang mempunyai fungsi spesifik. Berikut ini adalah organel-organel dalam satu sel, yakni:

Nukleus (inti sel)

Sumber: kliksma.com
Nukleus bertindak dalam semua kegiatan yang terjadi di dalam sel, dari mulai metabolisme sampai pembelahan sel. Nucleus terbagi dalam membrane inti (karioteka), nukleoplasma (kariolimfa), nucleolus (anak inti), serta kromatin/kromosom.

Nucleus ada pada bagian tengah sel serta merupakan organel paling besar di dalam sebuah sel. Nukleus biasanya berwujud lonjong, bulat, atau tidak beraturan. Pada sel eukariotik, nucleus diselubungi oleh membrane inti (karioteka), sedangkan pada sel prokariotik, nucleus tidak diselubungi oleh membrane.

Nukleoplasma (kariolimfa) adalah matriks yang ada di dalam nucleus. Di dalam nukleoplasma inilah ada beragam macam jenis enzim, kromatin/kromosom, serta nucleolus.

Bahan paling utama penyusun kromosom adalah DNA yang merupakan sebuah substansi genetic yang bertindak pada saat proses pembelahan sel. Kromatin adalah kromosom yang tampak seperti benang-benang halus serta panjang yang terjadi pada saat sel tidak membelah. Terkahir, nucleolus bertindak dalam pembentukan RNA.

Retikulum Endoplasma (RE)

Sumber: wikipedia.org
Adalah sistem membrane yang berupa lipatan yang menghubungkan antara membrane sel dengan membrane inti. Retikulum Endoplasma berwujud serupa seperti jala serta bertindak dalam proses transport zat intra sel.

Reticulum Endoplasma terbagi jadi dua, yakni Retikulum Endoplasma kasar serta Retikulum Endoplasma Halus. Ketidaksamaan keduanya cuma terdapat di permukaannya saja. Dapat dikatakan RE kasar jika di permukaannya ditempeli oleh ribosom, sedangkan pada RE halus, tidak ada ribosom di permukaannya.

Ribosom

Sumber: wikipedia.org
Ribosom adalah organel sel yang berwujud nucleoprotein, yakni senyawa protein yang memiliki kandungan RNA. Ribosom berupa bulat, serta memiliki ukuran lebih kurang sekitar 20 nm.

Organel ini adalah contoh organel sel yang tidak bermembran serta disusun oleh asam ribonukleat. Ribosom berperan untuk sistesis protein yang akan ditranspor ke organel yang lainnya untuk diolah.

Tubuh Mikro

Sumber: mustamiranwar86.wordpress.com
Adalah organel sel dengan bentuk bulat yang mempunyai ukuran berkisar antara 0,1-1,5 nm. Tubuh mikro dibagi jadi 2 jenis, yakni:
  1. Glioksisom, berperan untuk menghasilkan enzim yang bertindak dalam penguraian karbohidrat selama perkecambahan sel. 
  2. Peroksisom, Berperan untuk menghasilkan beberapa enzim metabolisme. Peroksisom bisa ditemui pada kloroplas sel tumbuhan serta dapat juga ditemui pada sel hati serta ginjal hewan. 

Aparatus Golgi

Sumber: sridianti.com
Aparatus golgi terbentuk dari vesikel pipih yang berupa seperti kantong yang berkelok-kelok. Organel ini berperan dalam proses sekresi, baik itu sekresi lendir, karbohidrat, glikoprotein, lemak, serta enzim. Aparatus golgi juga berperan untuk membentuk lisosom. Organel ini banyak ditemui pada beberapa sel penyusun kelenjar.

Pada sel tumbuhan, lendir yang dihasilkan oleh apparatus golgi disebut juga dengan musin. Musin sangat berperan untuk melumasi ujung akar untuk menembus tanah. Apparatus golgi pada sel tumbuhan disebut juga dengan diktiosom.

Lisosom

Sumber: budisma.net
Organel ini berupa kantung-kantung kecil yang dihasilkan oleh apparatus Golgi. Lisosom bisa menghasilkan enzim-enzim pencernaan (hidrolitik) yang berperan untuk melakukan proses pencernaan intra sel, contoh enzim hidrolitik adalah lipase, fosfatase, serta proteolitik.

Enzim itu melakukan pencernaan lewat cara fagositosis. Lisosom juga berfungsi sebagai penghasil kekebalan, hingga akan banyak ditemui pada sel darah putih.

Ada 2 bentuk lisosom menurut fungsinya, yakni lisosom primer serta lisosom sekunder. Lisosom primer berperan untuk menghasilkan enzim-enzim yang belum aktif.

Sedangkan lisosom sekunder adalah lisosom yang bertindak dalam aktivitas pencernaannya. Berkenaan dengan bahan yang dikandungnya, lisosom mempunyai peran dalam peristiwa:
  1. Pencernaan intrasel: mengolah materi-materi yang masuk ke dalam sel, serta mengolahnya secara fagositosis. 
  2. Eksositosis: yakni sebagai pembebasan sekrit keluar sel. 
  3. Autofagi: penghancuran organel sel yang udah rusak 
  4. Autolisis: penghancuran diri sel lewat cara melepaskan enzim pencerna dari dalam lisosom ke dalam sel.

Sentrosom

Sumber: budisma.net
Adalah organel dengan bentuk seperti bintang serta cuma terdapat di dalam sel hewan. Sentrosom disusun oleh dua sentriol yang berupa tabung serta diliputi oleh mikrotubulus yang terbagi dalam 9 triplet, serta terdapat di salah satu kutub inti sel. Sentrosom diliputi oleh sitoplasma yang disebut juga dengan sentrosfer.

Sentrosom sendiri berperan dalam proses pembelahan sel lewat cara membentuk benang spindle yang akan menarik kromosom menuju ke arah yang berlawanan.

Mitokondria

Sumber: blogmeedianhusada.blogspot.co.id
Mitokondria berupa bulat, batang, atau oval serta berperan sebagai tempat respirasi sel yang menghasilkan ATP untuk energy untuk sel. Oleh Sebab itu, mitokondria cuma ada pada sel aerob.
Mitokondria mempunyai dua membrane, yakni membrane luar serta membrane dalam.

Membrane dalam berupa lipatan atau kerap disebut juga dengan krista, serta bermanfaat untuk memperluas permukaan hingga proses pengikatan oksigen oleh sel bisa berlangsung secara efisien.

Sisi yang terdapat diantara membrane luar serta membrane dalam disebut juga dengan matriks mitokondria. Sisi ini memiliki kandungan DNA, RNA, ribosom, serta enzim-enzim yang bisa mengatur pernapasan atau sitokrom.
Mikrotubulus
Sumber: sintiyautami.blog.unsoed.ac.id/
Adalah organe dengan bentuk silinder serta tidak bercabang yang dibuat dari protein yang disebut juga dengan tubulin. Oleh karena sifatnya yang kaku, mikrotubulus bertindak sebagai kerangka untuk sel yang berfungsi supaya bentuk dari sel itu tetap dalam kondisi seperti biasa. Mikrotubulus juga berperan dalam pembentukan sentriol, silia, ataupun flagella.

Mikrofilamen

Sumber: biologipedia.blogspot.co.id
Nyaris sama juga dengan mikrotubulus, mikrofilamen juga memiliki bentuk silinder serta tidak bercabang. Akan tetapi, diameter dari mikrofilamen lebih kecil serta terbentuk dari kumpulan aktin serta myosin seperti pada otot. Maka dari itu, mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel, endositosis, serta eksositosis.

Plastida

Sumber: biologigonz.blogspot.co.id
Adalah organel yang memiliki kandungan beragam macam jenis pigmen. Plastida yang gmengandung pigmen hijau disebut juga dengan kloroplas yang bisa menghasilkan klorofil dan berperan sebagai penyelenggara proses fotosintesis.

Lantas, plastid yang memiliki kandungan pigmen putih disebut juga dengan lekoplas serta berperan dalam penyimpanan makanan. Lekoplas terbagi dalam amiloplas (untuk menyimpan amilum), Lipidoplas (untuk menyimpan lemak/minyak), serta proteoplas (untuk menyimpan protein).

Kromoplas yaitu plastid yang memiliki kandungan pigmen selain pigmen hijau serta outih, misalnya adalah karoten, xanthofil, fikoerithrin, serta fikosantin.

Vakuola

Sumber: jendelasarjana.com
Adalah organel yang terbentuk di dalam sel serta diselubungi oleh membrane yang disebut juga dengan tonoplas. Vakuola pada beberapa spesies di kenal dengan vakuola kontraktil serta vakuola non kontraktil.

Pada sel tumbuhan, vakuola memiliki ukuran amat besar serta termodifikasi yang memuat alkaloid, pigmen anthosianin, tempat penumpukan metabolisme, serta area untuk menyimpan makanan.

Sedangkan pada sel hewan, vakuolanya memiliki ukuran kecil atau bahkan juga tidak ada sama sekali, terkecuali pada hewan ber sel satu. Pada hewan ini, vakuola terbagi jadi vakuola makanan yang berperan dalam pencernaan intrasel, serta vakuola kontraktil yang berperan sebagai osmoregulator.

Ketidaksamaan Organel Antara Sel Hewan serta Tumbuhan

Berikut ini adalah tabel yang bisa membedakan organel yang ada pada sel hewan maupun tumbuhan:
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Macam-Macam Organel Sel, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Organel Sel di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Organel Sel. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
09 May 2017

Pengertian, Rumus, Satuan dan Macam-Macam Gaya

Pengertian, Rumus, Satuan dan Macam-Macam Gaya. Pengertian Gaya, Rumus Gaya, Satuan Gaya, dan Beragam Macam Jenis Gaya.

Pengertian Gaya 

Sumber: thefamouspeople.com
Gaya yakni tarikan atau dorongan yang terjadi pada suatu benda. Gaya dapat mengakibatkan perubahan posisi, gerak atau perubahan bentuk pada benda. Gaya termasuk juga ke dalam besaran Vektor, karena memiliki nilai dan arah. Satu Gaya disimbolkan dengan huruf F (Force) dan Satuan Gaya dalam SI (Unit Internasional) yakni Newton, disingkat dengan N.

Pengukuran gaya dapat dilakukan dengan alat yang disebut juga dengan dinamometer atau neraca pegas. Untuk menjalankan satu gaya diperlukan usaha (Tenaga), semakin besar gaya yang akan dilakukan, akan semakin besar juga Usaha (tenaga) yang perlu dikeluarkan.

Sifat-Sifat Gaya 

Bersumber pada keterangan di atas, dapat di ambil kesimpulan bila gaya memiliki beberapa karakter seperti berikut ini:
  1. Gaya dapat mengubah arah gerak benda 
  2. Gaya dapat mengubah bentuk benda 
  3. Gaya dapat mengubah posisi benda lewat cara menggerakkan atau memindahkannya 

Rumus dan Satuan Gaya 

Gaya dirumuskan dengan tiga rumusan mendasar yang menjelaskan kaitan gaya dengan gerak benda. Tiga Rumusan mendasar ini yakni Hukum Newton 1, 2, serta 3.

Hukum Newton 1 

Apabila Resultan (Penjumlahan atau pengurangan gaya) yang bekerja pada benda sama saja dengan 0, benda yang semula diam akan tetap diam, dan benda yang bergerak lurus beraturan akan tetap bergerak lurus beraturan.

Jadi Rumus Hukum Newton 1 yakni:

∑F = 0 

Keterangan:

∑F = resultan gaya (Kg m/s2) 

Hukum Newton 2 

Percepatan (Perubahan dari kecepatan) gerak benda selalu berbanding lurus dengan resultan gaya yang bekerja pada suatu benda dan selalu berbanding terbalik dengan massa benda.

Jadi Rumus Hukum Newton 2 yakni:

∑F = m. a 

Keterangan:

∑F = resultan gaya (Kg m/s2) 
m = Massa Benda (Kg) 
a = percepatan (m/s2) 

Hukum Newton 3 

Setiap Tindakan akan mengakibatkan reaksi, artinya Apabila Satu benda melakukan gaya pada benda kedua makan, benda kedua akan membalas gaya dari benda pertama dengan arah yang berlawanan.

Jadi Rumus Hukum Newton 3 yakni:

∑FAKSI = -∑FREAKSI

Jenis-Jenis Gaya 

Bersumber pada Sentuhannya dengan benda, gaya dibagi jadi 2, yaitu:

Gaya Sentuh 

Sumber: tzuchischool.com
Gaya Sentuh yakni gaya yang bekerja dengan sentuhan. Artinya Satu gaya akan menghasilkan efek bila terjadi sentuhan dengan benda yang akan diberikan gaya itu, bila tidak terjadi sentuhan, gaya tidak akan bekerja pada benda. Gaya ini akan keluar ketika benda bersentuhan dengan benda lain yang menjadi sumber gaya.

Umpamanya, ketika seseorang akan memindahkan meja, ia harus menyentuh meja itu lalu mendorongnya ke tempat yang dimaksud, pada permasalahan ini terjadi sentuhan antara manusia sebagai sumber gaya, dan meja sebagai tempat yang dimaksud yang hendak diberikan gaya.

Bila tidak terjadi sentuhan antara satu sama lain, maka meja tidak akan berpindah sama seperti apa yang dikehendaki.

Gaya Tak Sentuh 

Gaya Tak Sentuh yakni gaya yang akan bekerja tanpa terjadinya sentuhan. Artinya Efek dari gaya yang dikeluarkan oleh sumber gaya tetap dapat dirasakan oleh benda walaupun mereka tidak bersentuhan.

Umpamanya yakni Gaya Magnet dan Gaya Gravitasi, pada gaya magnet, ketika kita meletakkan besi di dekat magnet (tanpa bersentuhan), besi itu akan tertarik ke arah magnet karena merasakan efek dari gaya yang dikeluarkan oleh magnet itu.

Bersumber pada Bentuk Gaya, Secara Umum dikenal 7 Bentuk Gaya paling utama, yaitu: 

Gaya Otot 

Sumber: tempo.co
Sesuai sama namanya Gaya otot yaitu gaya yang dikerjakan oleh makhluk hidup yang memiliki otot. Gaya keluar dari koordinasi dari susunan otot dengan rangka tubuh. Gaya Otot Termasuk juga ke dalam golongan Gaya Sentuh.

Umpamanya yakni seseorang yang mengangkat batu. Untuk mengangkat batu itu, otot di dalam tubuhnya bekerjasama sampai bisa menggerakan tangan untuk mengangkat batu.

Gaya Pegas 

Sumber: aqieb.com
Gaya Pegas yakni gaya di buat oleh satu pegas. Gaya pegas disebut juga dengan gaya lenting pulih yang terjadi karena adanya karakter keelastisan satu benda. Gaya Pegas termasuk juga ke dalam golongan Gaya Sentuh.

Gaya Pegas keluar karena pegas dapat memapat dan merenggang sampai bentuknya dapat kembali seperti semula setelah terjadi gaya itu.

Umpamanya yakni ketika seseorang pemanah menarik anak panah kebelakang, busur pada panah itu akan mengikuti arah busur yang ditarik, lalu setelah anak panah dilepaskan, pegas pada busur panah akan kembali ke bentuk semulanya. Contoh yang lain yakni ketapel, sistem kerjanya semacam dengan busur panah.

Gaya Gesek 

Sumber: pixabay.com
Gaya Gesek yakni gaya yang keluar karena terjadinya persentuhan langsung antara dua permukaan benda. Gaya Gesek yaitu gaya yang arahnya selalu berlawanan dengan arah gerak benda atau arah gaya luar. Gaya gesek termasuk juga ke dalam golongan gaya sentuh.

Besar kecilnya gaya gesekan diputuskan oleh halus atau kasarnya permukaan benda. Semakin halus permukaan, semakin kecil gaya gesekan yang keluar hingga gaya yang dibutuhkan untuk buat benda itu bergerak semakin kecil juga.

Umpamanya bila batu yang sama saja dengan jumlah gaya luar yang sama di gerakan pada 2 permukaan, satu di lantai keramik (Halus), satu lagi di lantai semen (kasar), gerakan batu di lantai keramik makin lebih cepat serta lebih mudah bila dibandingkan gerakan batu pada lantai semen.

Gaya Gesek terbagi jadi 2, yaitu: 

Gaya Gesek Statis, yaitu gaya gesek yang terjadi ketika benda diam. Gaya gesek statis terjadi bila gaya luar yang diperoleh pada benda nilainya sama saja dengan gaya gesekan yang terjadi sampai benda itu akan diam tidak bergerak karena resultan (penjumlahan) gaya yang terjadi kepadanya sama saja dengan 0.

Umpamanya, ketika ada satu benda ditempatkan pada bagian miring dan benda itu kita tahan dengan tangan, benda itu tidak akan bergerak (tetap diam) karena resultan gaya dari tangan kita sama saja dengan resultan gaya gesek yang terjadi, namun bila kita melepaskannya, benda itu akan kembali bergerak.

Gaya Gesek Kinetik, yaitu gaya gesek yang terjadi ketika benda dalam keadaan bergerak. Gaya Gesek Kinetik terjadi ketika nilai gaya gesek selalu lebih kecil dibanding dengan gaya luar yang bekerja padanya, sampai gaya luar menang dan buat benda itu bergerak.

Umpamanya yakni gaya gesek pada permukaan mobil dengan aspal ketika mobil bergerak, gaya gesek yang terjadi lebih kecil, dari gaya mesin hingga mobil bisa bergerak.

Gaya Mesin 

Sumber: apapengertianya.blogspot.co.id
Gaya Mesin yakni gaya yang dihasilkan oleh kerja mesin, bersamaan dengan mengembangnya teknologi, mesin yang dibuatpun semakin canggih. Gaya Mesin sangat membantu dalam memperingan kegiatan manusia. Umpamanya yakni Kerja Mobil dan Motor.

Gaya Gravitasi Bumi (Gaya Berat) 

Sumber: unikamu.blogspot.co.id
Gaya Gravitasi Bumi yakni Gaya tarik bumi pada seluruh benda bermassa yang ada pada permukaannya. Sahabat jelas sudah tahu bila oleh karena adanya gravitasi bumi, kita dapat berdiri tanpa permasalahan dipermukaannya, bila tidak ada gaya gravitasi bumi, setiap benda akan melayang seperti di luar angkasa.

Gaya Magnet 

Gaya Magnet yakni gaya pada magnet yang bisa menarik benda-benda spesifik. Benda yang bisa ditarik oleh magnet disebut juga dengan benda magnetis, umumnya terbuat dari besi atau baja, ataupun logam yang lainnya. Semakin dekat magnet dengan benda magnetis, gaya tarik magnet itu semakin besar.

Gaya magnet dapat menarik benda meskipun tanpa menyentuhnya, oleh karenanya Gaya magnet termasuk juga ke dalam golongan Gaya Tak Sentuh. Umpamanya yakni paku bila didekatkan ke satu magnet, ia akan tertarik ke arah magnet itu, paku yaitu benda magnetis.

Gaya Listrik 

Gaya Listrik yakni gaya yang dihasilkan oleh benda-benda bermuatan listrik dalam medan listrik. Umpamanya yakni kipas angin bekerja dengan mengubah daya listrik jadi daya gerak.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Rumus, Satuan dan Macam-Macam Gaya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Gaya di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Gaya. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
27 March 2017

Macam – Macam Alat Optik

Macam – Macam Alat Optik. Pengertian Alat Optik, Penjelasan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Bagian-Bagian yang ada dalam sebuah Alat Optik, Alat Optik Terbaik, Alat Optik dan Fungsinya, Kegunaan dari Tiap-Tiap Alat Optik, Jenis Alat Optik yang ada di sekitar kita, dan penjelasan lain mengenai seluk beluk Alat Optik.

Pengertian Alat Optik

Sumber: jost-kraemer.de
Alat optik adalah alat yang bekerja bersumber pada prinsip cahaya. Alat optik membuat hidup manusia lebih gampang serta memiliki arti. Anda bisa menikmati keindahan alam semesta, mengabadikan beberapa momen terindah pada lembaran photo, atau bahkan juga dapat membuat sehelai rambut di kepala jadi tampak sebesar lengan.

Macam-Macam Alat Optik 

Mata 

Sumber: inikaryaku.com
Tiap manusia mempunyai alat optik tercanggih yang pernah ada, yakni mata. Mata adalah bagian dari panca indera yang berperan untuk melihat.

Mata membantu kita menikmati keindahan alam, melihat teman-teman, mencermati benda-benda di sekitar, serta ada banyak lagi yang bisa kita nikmati lewat mata. Cobalah bayangkan apabila manusia tidak memiliki mata atau mata kita buta, jelas dunia ini tampak gelap gulita.

Beberapa Bagian Mata 

Jika dilihat, nyatanya mata terdiri atas beberapa sisi yang masing-masingnya memiliki kegunaan berbeda-beda namun saling mensupport. Bagian-bagian mata yang penting itu, diantaranya, kornea, pupil, iris, aquaeus humour, otot akomodasi, lensa mata, retina, vitreous humour, bintik kuning, bintik buta, serta saraf mata.

Kornea, Kornea adalah sisi luar mata yang tidak tebal, lunak, serta transparan. Kornea berperan menerima serta melanjutkan sinar yang masuk pada mata, dan melindungi sisi mata yang sensitif di bawahnya.

Pupil, Pupil adalah celah sempit berupa lingkaran serta berperan supaya sinar bisa masuk ke dalam mata.

Iris, Iris yaitu selaput berwarna hitam, biru, atau coklat yang berperan untuk mengatur besar kecilnya pupil. Warna inilah yang Anda lihat sebagai warna mata seseorang.

Aquaeus Humour, Aquaeus humour adalah cairan di depan lensa mata untuk membiaskan sinar ke dalam mata.

Otot Akomodasi, Otot akomodasi yaitu otot yang melekat pada lensa mata serta berperan untuk mengatur tebal serta tipisnya lensa mata.

Lensa Mata, Lensa mata berbentuk cembung, memiliki serat, elastis, serta bening. Lensa ini berperan untuk membiaskan sinar dari benda agar terbentuk bayangan pada retina.

Retina, Retina yaitu sisi belakang mata yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan.

Vitreous Humour, Vitreous humour yaitu cairan di dalam bola mata yang berperan untuk melanjutkan sinar dari lensa ke retina.

Bintik Kuning, Bintik kuning yaitu sisi dari retina yang berperan sebagai tempat terbentuknya bayangan yang jelas.

Bintik Buta, Bintik buta yaitu sisi dari retina yang jika bayangan jatuh di bagian ini, maka bayangan terlihat tidak jelas atau kabur.

Saraf Mata, Saraf mata befungsi untuk melanjutkan rangsangan bayangan dari retina menuju ke otak.

Proses terlihatnya benda oleh mata yakni benda yang ada di depan mata memantulkan sinar. Sinar itu masuk ke mata lewat pupil yang lantas akan dibiaskan oleh lensa mata hingga terbentuk bayangan pada retina. Oleh saraf, bayangan tadi diteruskan ke pusat saraf (otak), hingga Anda terkesan melihat benda.

Daya Akomodasi Mata 

Bola mata Anda memiliki bentuk tetap, hingga jarak lensa mata ke retina juga tetap. Hal semacam ini memiliki arti jarak bayangan yang dibentuk lensa mata senantiasa tetap, walau sebenarnya jarak benda yang kita saksikan tidak sama.

Bagaimana agar kita tetap bisa melihat benda dengan jarak bayangan yang terbentuk tetap, walaupun jarak benda yang dilihat berubah? Jelas kita mesti merubah jarak fokus lensa mata, dengan cara merubah kecembungan lensa mata.

Hal inilah yang mengakibatkan kita dapat melihat benda yang mempunyai jarak tidak sama tanpa mengalami kesulitan. Kapabilitas ini adalah karunia Tuhan yang hingga saat ini manusia belum dapat menirunya.

Lensa mata bisa mencembung maupun memipih secara automatis lantaran adanya otot akomodasi (otot siliar).

Untuk melihat benda yang letaknya dekat, otot siliar menegang hingga lensa mata mencembung dan demikian sebaliknya untuk melihat benda yang letaknya jauh, otot siliar mengendur (rileks), hingga lensa mata memipih.

Kapabilitas otot mata untuk menebalkan atau memipihkan lensa mata disebut dengan daya akomodasi mata.

Supaya benda/objek bisa tampak jelas, objek mesti terdapat pada daerah pandangan mata, yakni antara titik dekat serta titik jauh mata.

Titik dekat (punctum proximum = pp) yaitu titik paling dekat yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata (± 25 cm). Pada titik dekat ini lensa mata akan mencembung optimal.

Titik jauh (punctum remotum = pr) yaitu titik paling jauh yang masih tetap bisa dilihat dengan jelas oleh mata, jaraknya tidak terhingga. Pada titik jauh ini, lensa mata akan memipih optimal.

Cacat Mata 

Tidak seluruh mata manusia bisa membentuk bayangan pas pada retina, ada mata yang mengalami anomali. Hal semacam ini bisa terjadi lantaran daya akomodasi mata udah menyusut hingga titik jauh atau titik dekat mata udah berubah. Kondisi mata yang demikian disebut dengan cacat mata.

Cacat mata yang diderita seseorang bisa dikarenakan oleh kerja mata (rutinitas mata) yang berlebihan atau cacat mulai sejak lahir.

Miopi (Rabun Jauh) 

Miopi yaitu keadaan mata yang tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh. Pasien miopi titik jauhnya lebih dekat dari pada tak terhingga (titik jauh ~) serta titik dekatnya kurang dari 25 cm.

Hal semacam ini terjadi lantaran lensa mata tidak bisa dipipihkan sebagaimana mestinya hingga bayangan dari benda yang letaknya jauh akan jatuh di depan retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya jauh supaya terlihat jelas, pasien miopi dibantu dengan kaca mata berlensa cekung (negatif).

Miopi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda yang dekat. Cacat mata ini kerap dialami tukang jam, tukang las, operator computer, dan sebagainya.

Hipermetropi (Rabun Dekat) 

Hipermetropi yaitu cacat mata di mana mata tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya dekat. Titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm).

Pasien hipermetropi cuma bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh hingga cacat mata ini kerap disebut dengan mata terang jauh.

Hipermetropi dipicu oleh lensa mata yang sangat pipih serta susah dicembungkan hingga apabila melihat benda-benda yang letaknya dekat, bayangannya jatuh di belakang retina. Agar bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat dengan jelas, pasien hipermetropi ditolong dengan kaca mata berlensa cembung (positif).

Hipermetropi bisa terjadi lantaran mata terus-terusan/punya kebiasaan melihat benda-benda yang jauh. Cacat mata ini kerap dialami oleh beberapa orang yang bekerja sebagai sopir, nahkoda, pilot, masinis, dan sebagainya.

Presbiopi (Mata Tua) 

Beberapa orang yang udah tua, umumnya daya akomodasinya udah menyusut. Pada mata presbiopi, titik dekatnya lebih jauh dari pada titik dekat mata normal (titik dekat 25 cm) serta titik jauhnya lebih dekat dari pada titik jauh mata normal (titik jauh ~). Oleh sebab itu, pasien presbiopi tidak bisa melihat benda-benda yang letaknya dekat ataupun jauh.

Agar bisa melihat jauh dengan jelas serta untuk membaca pada jarak normal, pasien presbiopi bisa dibantu dengan kaca mata berlensa rangkap (kacamata bifokal).

Kacamata bifokal yaitu kaca mata yang terdiri atas dua lensa, yakni lensa cekung serta lensa cembung. Lensa cekung berperan untuk melihat benda jauh serta lensa cembung untuk melihat benda dekat/membaca.

Astigmatisma 

Astigmatisma yaitu cacat mata di mana kelengkungan selaput bening atau lensa mata tidak merata hingga berkas cahaya yang mengenai mata tidak bisa terpusat dengan prima. Cacat mata astigmatisma tidak bisa membedakan garis-garis tegak dengan garis-garis mendatar secara bersama-sama. Cacat mata ini bisa dibantu dengan kaca mata berlensa silinder.

Tipuan Mata 

Tidak hanya mempunyai banyak kelebihan, mata manusia juga mempunyai beberapa keterbatasan. Oleh sebab itu, dalam penilaian serta pengukuran, mata tidak senantiasa memberikan beberapa hal yang benar. Perhatikan gambar berikut ini!

Lup 

Sumber: radikagilang.blogspot.co.id
Lup atau kaca pembesar yaitu alat optik yang terdiri atas satu lensa cembung. Lup dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat lebih besar serta jelas. Ada 2 cara dalam memakai lup, yakni dengan mata berakomodasi serta dengan mata tidak berakomodasi.

Pada saat mata belum memakai lup, benda terlihat jelas apabila ditempatkan pada titik dekat pengamat (s = sn) hingga mata melihat benda dengan sudut pandang α.

Pada Gambar (b), seorang pengamat memakai lup di mana benda ditempatkan antara titik O serta F (di ruang I) serta didapat bayangan yang terdapat pada titik dekat mata pengamat (s' = sn). Lantaran sudut pandang mata jadi lebih besar, yakni β, mata pengamat berakomodasi maksimum.

Memakai lup untuk mencermati benda dengan mata berakomodasi maksimum cepat menyebabkan lelah. Oleh sebab itu, pengamatan dengan memakai lup baiknya dilakukan dengan mata tidak berakomodasi (mata dalam kondisi rileks).

Pada kehidupan sehari-hari, lup umumnya dipakai oleh tukang jam tangan, pedagang kain, pedagang intan, polisi, dan sebagainya.

Kamera 

Sumber: peda.net
Kamera yaitu alat yang dipakai untuk menghasilkan bayangan fotografi pada film negatif. Pernahkah Anda memakai kamera? Umumnya Anda memakai kamera untuk mengabadikan beberapa peristiwa penting.

Kamera terdiri atas beberapa bagian, diantaranya, sebagai berikut ini: 
  1. Lensa cembung, berperan untuk membiaskan sinar yang masuk hingga terbentuk bayangan yang nyata, terbalik, serta diperkecil. 
  2. Diafragma, yaitu lubang kecil yang bisa diatur lebarnya serta berperan untuk mengatur banyaknya sinar yang masuk lewat lensa. 
  3. Apertur, berperan untuk mengatur besar-kecilnya diafragma. 
  4. Pelat film, berperan sebagai tempat bayangan serta menghasilkan gambar negatif, yakni gambar yang berwarna tidak sama juga dengan aslinya, tembus sinar. 
Bagian dalam Kamera 

Dalam kamera ada lensa cembung yang berperan sebagai pembentuk bayangan. Bila satu benda ditempatkan di ruang tiga satu lensa cembung akan terbentuk bayangan nyata, terbalik, serta diperkecil.

Antara kamera serta mata manusia ada persamaannya, yakni benda yang di ambil oleh kamera serta benda yang dilihat mata manusia ada di ruang tiga serta lensa kamera atau lensa mata. Hingga terbentuk bayangan yang sifatnya nyata, terbalik, serta diperkecil.

Pada kamera bayangan ini diupayakan jatuh pas di plat film yang memiliki karakter amat sensitif pada sinar. Bila plat film yang sensitif sinar ini dikenai sinar plat film mengalami perubahan kimia sesuai dengan sinar serta benda di depan kamera.

Plat ini masih tetap peka cahaya, supaya plat film ini jadi tidak sensitif pada sinar dalam studio butuh dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia spesifik. Sesudah plat film dicuci atau dimasukkan ke dalam larutan kimia tadi, plat film jadi tidak peka pada sinar serta tampak gambar pada plat film yang disebut dengan gambar negatif (negatif film).

Untuk mendapatkan gambar yang sesuai sama gambar semula yang di ambil di depan kamera, film negatif ini lantas dicetak pada kertas film (umumnya kertas film warnanya putih). Gambar pada kertas film adalah gambar serta benda yang di ambil di depan kamera itu serta disebut dengan gambar positif.

Gambar positif amat bergantung pada proses pembentukan bayangan pada plat film ini, bila bayangan terjadi pada plat film ini kabur atau kurang jelas mengakibatkan hasil cetakannya nanti juga kabur atau tidak jelas.

Untuk mendapatkan hasil pemotretan yang bagus, lensa bisa Anda geser maju mundur hingga terbentuk bayangan paling jelas dengan jarak yang pas, lantas Anda tekan tombol shutter.

Pelat film memakai pelat seluloid yang dilapisi dengan gelatin serta perak bromida untuk menghasilkan negatifnya. Sesudah dicuci, negatif itu digunakan untuk menghasilkan gambar positif (gambar asli) pada kertas photo.

Kertas photo adalah kertas yang ditutup dengan susunan tipis kolodium yang dicampuri dengan perak klorida. Gambar yang diakibatkan pada bagian transparan disebut dengan gambar diapositif.

Mikroskop 

Sumber: weidinger.eu
Mikroskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda kecil supaya terlihat jelas serta besar. Mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung.

Lensa yang dekat dengan benda yang diamati (objek) disebut dengan lensa objektif serta lensa yang dekat dengan pengamat disebut dengan lensa okuler. Mikroskop yang mempunyai dua lensa disebut dengan mikroskop sinar lensa ganda.

Lantaran mikroskop terdiri atas dua lensa positif, lensa objektifnya di buat lebih kuat dari pada lensa okuler (fokus lensa objektif lebih pendek dari pada fokus lensa okuler). Hal semacam ini ditujukan supaya benda yang diamati terlihat amat besar serta mikroskop bisa di buat lebih praktis (lebih pendek).

Benda yang akan amati ditempatkan pada suatu kaca preparat di depan lensa objektif serta ada di ruang II lensa objektif (fobj s 2 fobj). Hal semacam ini mengakibatkan bayangan yang terbentuk berbentuk nyata, terbalik serta diperbesar. Bayangan yang dibentuk lensa objektif merupakan benda untuk lensa okuler.

Untuk mendapatkan bayangan yang jelas, Anda bisa menggeser lensa okuler dengan memutar tombol pengatur. Agar bayangan tampak jelas, di bawah objek ditempatkan satu cermin cekung yang berfungsi untuk menyatukan sinar serta diarahkan pada objek. Ada dua cara dalam memakai mikroskop, yakni dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada mikroskop sebagai berikut ini: 
  1. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif yaitu nyata, terbalik, serta diperbesar. 
  2. Bayangan yang dihasilkan lensa okuler yaitu maya, tegak, serta diperbesar. 
  3. Bayangan yang dihasilkan mikroskop yaitu maya, terbalik, serta diperbesar pada bendanya. 

Teropong 

Sumber: lifestyle.harianterbit.com
Teropong atau teleskop yaitu alat yang dipakai untuk melihat benda-benda yang jauh supaya terlihat lebih jelas serta dekat. Dilihat dari objeknya, teropong dibedakan jadi dua, yakni teropong bintang serta teropong medan.

Teropong Bintang 

Teropong bintang yaitu teropong yang dipakai untuk melihat atau mencermati benda-benda langit, seperti bintang, planet, serta satelit. Nama lain teropong bintang yaitu teropong astronomi. Dilihat dari jalannya cahaya, teropong bintang dibedakan jadi dua, yakni teropong bias serta teropong pantul.

Teropong Bias 

Teropong bias terdiri atas dua lensa cembung, yakni sebagai lensa objektif serta okuler. Cahaya yang masuk ke dalam teropong dibiaskan oleh lensa. Oleh sebab itu, teropong ini disebut dengan teropong bias.

Benda yang dilihat terdapat di titik jauh tak terhingga, maka bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif tepat berada pada titik fokusnya. Bayangan yang dihasilkan lensa objektif adalah benda untuk lensa okuler. Lensa okuler berperan sebagai lup.

Lensa objektif memiliki fokus lebih panjang dari pada lensa okuler (lensa okuler lebih kuat dari pada lensa objektif). Hal semacam ini ditujukan supaya didapat bayangan yang jelas serta besar. Bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif senantiasa miliki sifat nyata, terbalik, serta diperkecil.

Bayangan yang dihasilkan lensa okuler miliki sifat maya, terbalik, serta diperkecil pada benda yang dilihat. Seperti pada mikroskop, teropong bintang dapat juga dipakai dengan mata berakomodasi maksimum serta dengan mata tidak berakomodasi.

Teropong Pantul 

Lantaran jalannya cahaya di dalam teropong lewat cara memantul teropong ini diberi nama teropong pantul. Pada teropong pantul, sinar yang datang dikumpulkan oleh satu cermin melengkung yang besar. Sinar itu lantas dipantulkan ke mata pengamat oleh satu atau lebih cermin yang lebih kecil.

Teropong Medan/Teropong Bumi 

Teropong medan dipakai untuk mencermati benda-benda yang jauh di permukaan bumi. Teropong bumi terdiri atas tiga lensa cembung, masing-masing sebagai lensa objektif, lensa pembalik, serta lensa okuler. Lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan yang dihasilkan lensa objektif, tidak untuk memperbesar bayangan.

Lensa okuler berperan sebagai lup. Lantaran lensa pembalik cuma untuk membalikkan bayangan, bayangan yang dihasilkan lensa objektif mesti terdapat pada titik pusat kelengkungan lensa pembalik.

Lensa okuler juga di buat lebih kuat dari pada lensa objektif. Teropong bumi atau medan sesungguhnya sama juga dengan teropong bintang yang dilengkapi dengan lensa pembalik. Karakter bayangan yang dihasilkan teropong medan yaitu maya, tegak, serta diperbesar.

Ada teropong bumi yang cuma memakai dua lensa (teropong panggung), yakni lensa cembung sebagai lensa objektif serta lensa cekung sebagai lensa okuler. Lensa cekung disini berperan sebagai pembalik bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif serta sekaligus sebagai lup.

Karakter bayangan yang dihasilkan maya, tegak, serta diperbesar dari pada bayangan yang dihasilkan lensa objektif. Teropong ini kerapkali disebut dengan teropong panggung atau teropong Belanda atau teropong Galileo.

Teropong bumi serta teropong panggung memanglah tidak dapat di buat praktis. Oleh karena itu, di buat teropong lain yang fungsinya sama namun amat praktis, yakni teropong prisma.

Disebut dengan teropong prisma lantaran pada teropong ini digunakan dua prisma yang didekatkan bersilangan antara lensa objektif serta lensa okuler hingga bayangan akhir yang dihasilkan miliki sifat maya, tegak, serta diperbesar.

Periskop 

Sumber: periskop.cc
Periskop yaitu teropong pada kapal selam yang dipakai untuk mencermati benda-benda di permukaan laut. Periskop terdiri atas 2 lensa cembung serta 2 prisma siku-siku sama kaki.

Jalannya cahaya pada periskop yaitu sebagai berikut ini:
  1. Cahaya sejajar dari benda yang jauh menuju ke lensa obyektif. 
  2. Prisma P1 memantulkan cahaya dari lensa objektif menuju ke prisma P2. 
  3. Oleh prisma P2 cahaya itu dipantulkan lagi serta bersilangan di depan lensa okuler pas di titik fokus lensa okuler. 
Proyektor Slide 

Proyektor slide yaitu alat yang dipakai untuk memproyeksikan gambar diapositif hingga didapat bayangan nyata serta diperbesar pada monitor.

Bagian-bagian yang penting pada proyektor slide, diantaranya lampu kecil yang memancarkan cahaya kuat lewat pusat kaca, cermin cekung yang berperan sebagai reflektor sinar, lensa cembung untuk membentuk bayangan pada monitor, serta slide atau gambar diapositif.

Optalmoskup 

Alat ini digunakan untuk mengecek retina mata. Pada gambar di atas, dijelaskan beberapa bagian penting dari optalmoskup.

Berkas sinar yang datang dari sumber sinar S yang terdapat pada fokus lensa L1 dibiaskan sejajar ke cermin C. Dari cermin C cahaya dpantulkan ke amta. Selanjutnya dokter bisa mengamati retina lewat lubang ditengah-tengah cermin C serta lensa L2 bertindak sebagai lup.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Macam – Macam Alat Optik, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam – Macam Alat Optik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Optik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 
24 July 2015

Aktivitas Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh melakukan penyesuaian terhadap pembebanan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan yang berarti. Setiap orang membutuhkan kebugaran jasmani yang baik, agar ia dapat melaksanakan pekerjaannya dengan efektif dan efisien tanpa mengalami kelelahan yang berarti.

Derajat kebugaran jasmani seseorang sangat menentukan kemampuan fisiknya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sehari-hari. Kian tinggi derajat kebugaran jasmani seseorang kian tinggi pula kemampuan kerja fisiknya. Selain berguna untuk meningkatkan kebugaran jasmani, aktivitas pembelajaran kondisi fisik merupakan program pokok dalam pembinaan atlet untuk berprestasi dalam suatu cabang olahraga. Atlet yang memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik akan terhindar dari kemungkinan cedera yang biasanya sering terjadi jika seseorang melakukan kerja fisik yang berat.

Menurut Toho (2007:51) kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Muhajir (2006:79) menyatakan bahwa kebugaran jasmani adalah kesanggupan dan kemampuan tubuh untuk melakukan penyesuaian (adaptasi) terhadap pembebasan fisik yang diberikan kepadanya (dari kerja yang dilakukan sehari-hari) tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan yang berarti.

Komponen-komponen kebugaran jasmani adalah faktor penentu derajat kondisi setiap individu. Seseorang dikatakan bugar jika mampu melakukan segala aktivitas kehidupan sehari-hari tanpa mengalami hambatan yang berarti, dan dapat melakukan tugas berikutnya dengan segera.
kebugaran jasmani
Menurut Rusli Lutan (2011:63) kebugaran jasmani memiliki dua komponen utama, yaitu: komponen kebugaran yang berkaitan dengan kesehatan antara lain: kekuatan otot, daya tahan otot, daya tahan aerobik, dan fleksibilitas; serta komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan keterampilan antara lain : koordinasi, agilitas, kecepatan gerak, power dan keseimbangan.

Manfaat Aktivitas Pembelajaran Kebugaran Jasmani
Manfaat melakukan aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani secara teratur dan benar dalam jangka waktu yang cukup adalah sebagai berikut.
  1. Menurunkan berat badan dan mencegah obesitas: Selain karena zat-zat makanan atau energi berlebih yang tertimbun di dalam tubuh, kegemukan dan obesitas juga bisa terjadi karena tubuh kurang beraktivitas.
  2. Mencegah penyakit jantung: Manfaat aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani juga untuk mencegah penyakit jantung. Ketika tubuh berolahraga, aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh dan dari seluruh tubuh ke jantung menjadi lebih cepat daripada saat tubuh diam.
  3. Mencegah dan mengatur penyakit diabetes: Manfaat aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani juga dapat mencegah penyakit diabetes.
  4. Meningkatkan kualitas hormon: Manfaat aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani secara tidak langsung akan meningkatkan kualitas hormon yang ada di tubuh kita.
  5. Menurunkan tekanan darah tinggi: Tekanan darah tinggi bisa terjadi akibat adanya gangguan kesehatan, termasuk penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal jantung. Oleh karena itu, untuk menghindarinya perlu dihindari juga penyakit- penyakit penyebabnya.
  6. Menambah kepintaran: Otak yang pintar adalah otak yang sirkulasi oksigennya lancar. Olahraga mampu melancarakan sirkulasi oksigen ke otak. Itu sebabnya, olahraga mampu menjauhkan kita dari penyakit-penyakit yang melemahkan kerja otak (seperti pikun dan Alzeimer).
  7. Memberi banyak energi: Jika kamu rutin berolahraga, kamu akan bisa tidur nyenyak, berpikir jernih, terhindar dari stres, dan berbagai hal lain yang bisa menguras energi.
  8. Mengurangi LDL dan menaikkan HDL: Dalam suatu penelitian disebutkan bahwa jalan kaki atau jogging selama 24 hingga 32 km per minggu mampu menurunkan “lemak jahat” (LDL = Low Density Lipoprotein) dan menaikkan “lemak baik” (HDL = High Density Lipoprotein).
  9. Menurunkan gejala depresi ringan dan kegelisahan: Saat berolahraga, tubuh kita akan merasa rileks. Inilah salah satu manfaat aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani. Hal ini tentu saja mempengaruhi depresi.
  10. Menurunkan risiko kanker tertentu: Manfaat aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani juga dapat menurunkan risiko kanker. Dalam suatu penelitian dikatakan bahwa ternyata olahraga dapat menurunkan tingkat risiko kanker tertentu sebesar 30%.
  11. Melindungi dari osteoporosis: Para ahli berpendapat bahwa anak-anak yang banyak bergerak (aktif) akan memiliki tulang yang kuat.
  12. Meningkatkan citra diri dan rasa percaya diri: Dalam suatu jurnal psikologi disebutkan bahwa sekecil apa pun olahraga bisa meningkatkan citra diri dan rasa percaya diri pada pelakunya.
  13. Meningkatkan mood: Jika kamu sedang jenuh, olahraga adalah salah satu cara yang bisa menghilangkannya. Sebuah studi mengatakan bahwa olahraga aerobik dapat mengurangi ketegangan dan membuat kita semangat lagi.
  14. Membuat awet muda: Manfaat aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani membuat orang tampak awet muda
  15. Membuat anak-anak selalu aktif: Dalam suatu penelitian diungkapkan bahwa ternyata orangtua yang rajin berolahraga akan membuat anakanaknya selalu aktif dan ceria.

Bentuk-Bentuk Aktivitas Pembelajaran Kebugaran Jasmani
Aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani merupakan salah satu syarat yang sangat diperlukan dalam usaha peningkatan kebugaran jasmani seseorang, dapat dikatakan sebagai keperluan dasar yang tidak dapat diabaikan. Karena banyaknya macam sikap gerak yang harus dilakukan, maka perlu disiapkan berbagai unsur kondisi fisik sebaik-baiknya. Untuk mencapai hal tersebut, unsur-unsur kebugaran jasmani perlu dilatih.

Unsur-unsur kebugaran jasmani antara lain : (1) kekuatan (strength), (2) daya (power), (3) kecepatan (speed), (4) kelenturan (flexibility), (5) kelincahan (agility), (6) daya tahan (endurance) dan (7) daya tahan kecepatan (stamina). Aktivitas pembelajaran kebugaran jasmani yang berkaitan dengan kesehatan, yaitu: kekuatan otot, daya tahan otot, daya tahan aerobik, dan fleksibilitas. Bentuk bentuk aktivitas pembelajaran tersebut adalah sebagai berikut

Aktivitas Pembelajaran Kekuatan
Kekuatan adalah ketegangan yang terjadi atau kemampuan otot untuk suatu ketahanan akibat suatu beban. Beban tersebut dapat dari bobot badan sendiri atau dari luar (external resistance). Kekuatan adalah kemampuan otot untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan ketegangan terhadap suatu tahanan. Kekuatan otot adalah komponen yang sangat penting untuk meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Berikut bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran kekuatan secara sederhana adalah sebagai berikut:

1. Latihan kekuatan otot
Kekuatan adalah ketegangan yang terjadi atau kemampuan otot untuk suatu ketahanan akibat suatu beban. Beban tersebut dapat dari bobot badan sendiri atau dari luar (external resistance). Kekuatan adalah kemampuan otot untuk melakukan kontraksi guna membangkitkan ketegangan terhadap suatu tahanan. Kekuatan otot adalah komponen yang sangat penting untuk meningkatkan kondisi fisik secara keseluruhan. Berikut bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran kekuatan secara sederhana adalah sebagai berikut:

Latihan kekuatan otot lengan : bertujuan untuk menguatkan otot lengan, misalnya dengan melakukan push up. Cara melakukannya :
  1. Mula-mula sikap badan jongkok, kedua kaki sedikit rapat, kedua tangan lurus berada di antara kedua paha mendekati lutut, telapak tangan terbuka, dan menumpu pada lantai.
  2. Kemudian sentuhkan pada ke bagian dalam dekat dengan siku tangan.
  3. Lalu angkatlah kedua kaki ke atas secara perlahan-lahan hingga lepas dari lantai, siku dapat berfungsi sebagai penahan pada paha.
  4. Sikap ini dipertahankan selama 5 sampai 8 detik.
Latihan kekuatan otot lengan (push-up)
Tujuannya : menguatkan otot lengan dan bahu. Cara melakukannya :
  1. Mula-mula tidur telungkup, kedua kaki dirapatkan lurus dibelakang, ujung kaki bertumpu pada lantai.
  2. Kedua telapak tangan disamping dada, jari-jari tangan menunjuk ke depan dan kedua siku ditekuk.
  3. Kemudian angkatlah badan ke atas hingga kedua tangan lurus, badan dan kaki merupakan satu garis lurus.
  4. Lalu badan diturunkan kembali, dengan jalan membungkukkan kedua sikut, badan dan kedua kaki tetap lurus dan tidak menyentuh lantai.
  5. Gerakan ini dilakukan secara berulang-ulang. Selama 15-30 detik
Latihan kekuatan otot perut : untuk menguatkan otot perut, misal melakukan sit up. Cara melakukannya :
  1. Mula-mula tidur terlentang, kedua lutut ditekuk, dan kedua tangan ditekukkan di belakang kepala.
  2. Kemudian badan diangkat ke atas, hingga dalam posisi duduk, kedua tangan tetap berada di belakang kepala.
  3. Gerakan ini dilakukan sebanyak-banyaknya (15-30 detik) 
Latihan kekuatan otot punggung : untuk menguatkan otot punggung, misal melakukan back lift. Cara melakukannya :
  1. Mula-mula tidur telungkup, kaki rapat dan kedua tangan berpegangan di belakang kepala.
  2. Kemudian angkatlah badan dengan dada tidak menyentuh ke lantai.
  3. Posisi kaki tetap masih menyentuh pada lantai agar kedua kaki tidak bergerak.
  4. Pergelangan kaki bisa dipegang oleh teman dan dapat pula tidak dipegang.
  5. Gerakan ini dilakukan berulang-ulang selama 15-30 detik
Latihan kekuatan otot lengan dan bahu : untuk menguatkan otot lengan dan bahu (berjalan kedua lengan) Tujuannya : menguatkan otot lengan dan otot bahu. Cara melakukannya :
  1. Latihan ini dilakukan berpasang-pasangan, satu orang melakukan berjalan dengan tangan, dan temannya membantu memegang / mengangkat kedua kaki teman yang melakukan tersebut.
  2. Latihan ini dilakukan berulang-ulang, secara berganti-ganti (jarak tempuh berjalan dengan tangan antara 10-20 meter)
Latihan kekuatan gantung siku tekuk (untuk wanita). Tujuannya : untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu. Cara melaksanakannya :
  1. Siswa berdiri di bawah palang tunggal, kedua tangan berpegangan pada palang tunggal selebar bahu, pegangan telapak tangan menghadap ke arah kepala.
  2. Dengan bantuan tolakan kedua kaki, siswa melompat ke atas sampai mencapai sikap bergantung siku tekuk, dagu berada di atas palang. Sikap tersebut dipertahankan selama mungkin.
    2. Latihan Daya Tahan Otot
    Daya tahan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu relatif lama. Istilah lainnya yang sering digunakan adalah respiratio-cardio-vaskulair endurance yaitu daya tahan yang berhubungan dengan pernapasan, jantung, dan peredaran darah. Oleh karena itu, bentuk latihan untuk meningkatkan daya tahan pernapasan-jantung-peredaran darah disebut ergosistem sekunder yang dilatih melalui peningkatan ergosistem primer (sistem saraf otot dan tulang kerangka). Salah satu bentuk aktivitas pembelajaran daya tahan otot adalah aktivitas pembelajaran weight training (aktivitas pembelajaran beban)Prinsip-prinsip latihan beban 
    1. Latihan beban harus didahului dengan (warm up) pemanasan yang menyeluruh. 
    2. Prinsip overload harus diterapkan. 
    3. Sebagai patokan dianjurkan untuk melakukan tidak lebih dari 12 RM dan tidak kurang dari 8 RM (repetisi maksilmal) untuk setiap bentuk latihan. 
    4. Agar hasil perkembangan otot efektif, setiap bentuk latihan dilakukan dalam 3 set dengan istirahat diantara setiap set sekitar 3-5 menit. 
    5. Setiap mengangkat, mendorong, atau menarik beban haruslah dilakukan dengan teknik yang benar. 
    6. Setiap bentuk latihan haruslah dilakukan dalam ruang gerak yang seluas-luasnya. 
    7. Selama latihan, pengaturan pernapasan haruslah diperhatikan. 
    8. Latihan beban sebaiknya dilakukan 3 kali seminggu. 
    9. Latihan beban harus diawasi oleh seorang guru/pelatih yang mengerti betul tenteng masalah latihan beban. 
    Bentuk-bentuk aktivitas pembelajaran daya tahan otot secara sederhana antara lain sebagai berikut :
    Brench Press dilakukan untuk melatih daya tahan otot dada dan otot pelurus tangan. Berikut ini cara melakukannya.
    1. Posisi tubuh berbaring di atas bangku dengan punggung lurus dan kaki mengangkangi banku di lantai.
    2. Palang dipegang dengan jarak lebih lebar dari bahu,tangan diluruskan.
    3. Palang diturunkan ke dada,kemudian palang didorong ke atas ke posisi semula. 
    4. Menarik nafas saat menurunkan beban dan menghembuskan napas saat mendorongnya.
    5. Mintalah bantuan seorang teman untuk membantu memegangkan beban sebelum dan sesudah latihan.
    Leg press dilakukan untuk melatih daya tahan otot betis dan paha. Berikut ini cara melakukannya.
    1. Kaki diletakkan pada pedal dan tangan memegang pegangan pada tempat duduk
    2. Kaki didorong ke depan untuk mengangkat beban,kemudian dikembalikan ke posisi semula.
    3. Tariklah napas untuk menurunkan beban dan hembuskan napas kembali saat mengangkatnya.
    Press. Cara melakukannya:
    1. Beban disimpan didada, dorong keatas sehingga lenga lurus, kemudian kembalikan lagi beban kedada.
    2. Sikap kedua kai sejajar dan terbuka kira-kira selebar bahu. Demikian pula kedua tangan memegang tiang (bar) barbell selebar bahu.
    3. Variasi lain adalah beban tidak diletakkan di dada ,akan tetapi dipundak.
    Latihan ini dapat dilakukan dengan sikap duduk. Maksudnya adalah untuk menambah stabilitas dan untuk mengurangi strain (cidera otot) yang belebihan dipinggang. Otot-otot yang terlatih : trutama otot bahu dan pundak, trpezius, serratusaterior, deltoid dan triceps.

    High pull, sering disebut upright rowing. Cara melakukannya:
    1. Berdiri tegak, beban diletakkan pada paha dan dipegang dengan telapak tangan menghadap kedalam (pronasi)
    2. Angkat siku setinggi mungkin sehinnga tiang besi berada kira-kira dekat dagu.
    3. Otot-otot yang terlatih: bahu dan pundak, deltoid, trapezius, Serratus anterior, biceps, branchialis, dan brachioradialis
    Curl. Cara melakukanya:
    1. Berdiri tegak lengan lurus kebawah,siku disamping badan, beban dipegang dengan telapak tangan menghadap ke depan (supinasi)
    2. bengkokkan lengan dengan siku tetap disamping badan
    3. Harus diperhatikan gerakan berupa mengayunkan tubuh atau pinggang kedepan dan kebelakang, yang biasanya untuk maksu mempermudah angkatan, haruslah dihindari. Perhtikan pula pada waktu kebawah, lengan betul-betul lurus sebelum membengkokannya lagi. Dengan menyandar punggung pada tembok biasanya gerakan pinggang kedepan dan kebelakang dapat dihindari.
    4. Otot-otot yang terlatih: biceps, bracialis dan brachioradialis
    Heel rise (calf raise). Cara melakukannya:
    1. Beban diletakkan dipundak, kemudian angkat tumiy setinggi mungkin
    2. Untuk memberikan ruang gerak yang lebih jauh untuk pergelangan kaki, ujung-ujung kaki diletakkan disuatu ketinggian kira-kira 3 cm tingginya.
    3. Otot-otot yangv terlatih : gastrocnemius, soleus yaitu trutama otot-otot betis
    Pull over. Cara melakukanya:
    1. Berbaring pada punggung diatas bangku, beban dipegang dengan lengan lurus sehingga lengan sedikit lebih rendah dari ketinggian bangku.
    2.  Angkat beban keats sapai lengan tengah tegak lurus dengan badan.
    3. Latihan ini dapat juga dilakukan dengan bengkok pada siku
    4. Otot-otot yang terlati: trutama otot-otot dada, latisimus, dorsi, teres mayor, pectoralis mayor, rhomboids triceps,coracobrachialis, biceps bagian atas.
    Snatch. Cara melakukannya:
    1. Beban diletakan dilantai. Peganglah tiang depan pegangan kira-kira selebar bahu. Kemudian angkatlah besi langsung ke atas kepala.
    2. Otot-otot yang terlatih: yerutama pada otot-ptot tungkai,pinggang,bahu dan lengan.
    Shoulder shrug.. Cara melakukannya:
    1. Berdiri tegak,beban diletakkan dip aha.
    2. Putaralah bahu degan cara mengangkat dan menurunkannya.
    3. Otot-otot yang terlatih: terutama otot-otot bahu,upper back
    Tricep stretch. Cara melakukannya:
    1. Beban dipegang di belakang leher,kedua siku yang bengkok berada dekat di damping telinga
    2. Angkatlah baban dengan melluruskan lengan
    3. Selama latihan siku supaya tetap berada dekat telinga dan tidak bergerak kedepan.
    4. Cara memegang besi adalah dengan pegangan supinasi (telapak tangan menghadap kebawah)
    5. Otot-otot yang terlatih: terutama untuk otot triceps.
    3. Latihan Daya Tahan Aerobik
    Daya tahan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu yang relatif lama. Istilah lainnya yang sering digunakan ialah respiratocardio- vaskulair endurance, yaitu daya tahan yang bertalian dengan pernafasan, jantung dan peredaran darah.

    Latihan yang dapat meningkatkan dan mengembangkan daya tahan jantung dan paru-paru antara lain: lari jarak jauh, renang jarak jauh, cross-country atau lari lintas alam, fartlek, interval training atau bentuk latihan apapun yang memaksa tubuh untuk bekerja dalam waktu yang lama (lebih dari 6 menit).

    Dalam bagian ini akan dijelaskan mengenai interval training. Interval training adalah suatu sistem latihan yang diselingi oleh intervalinterval yang berupa masa-masa intirahat. Interval training adalah acara latihan yang penting dimasukan dalam program latihan keseluruhan. Bentuk latihan dalam interval training dapat berupa lari (interval running) atau renang (interval swimming). Beberapa faktor yang harus dipenuhi dalam menyusun program interval training antara lain :
    1. Lamanya latihan
    2. Beban (intensitas) latihan
    3. Ulangan (repetision) melakukan latihan
    4. Masa istirahat (recovery interval) setelah setiap repetisi latihan.
    Secara mendasar ada dua bentuk latihan interval, yaitu :
    a. Interval training lambat dengan jarak menengah
    1. Lama latihan : 60 detik – 3 menit
    2. Intensitas latihan : 60% - 75% maksimum
    3. Ulangan aktivitas pembelajaran : 10 – 20 kali
    4. Istirahat : 3 – 5 menit
    b. Interval training cepat dengan Jarak Pendek
    1. Lama aktivitas pembelajaran : 5 – 30 detik
    2. Intensitas aktivitas pembelajaran : 85% - 90% maksimum
    3. Ulangan aktivitas pembelajaran : 15 – 25 kali
    4. Istirahat : 30 – 90 detik
    4. Latihan Kelentukan (fleksibilitas) 
    Kelentukan diartikan sama dengan keleluasaan atau kemudahan gerakan, terutama pada otot-otot persendian. Latihan ini bertujuan agar otot-otot pada sendi tidak kaku dan dapat bergerak leluasa tanpa ada gangguan yang berarti.  Ada dua bentuk dalam mengembangkan kelentukan ; 

    Peregangan Dinamis 
    Peregangan dfinamis dilakukan dengan menggerakan tubuh atau anggota tubuh secara berirama atau dengan memantul-mantulkannya (bouncing), sehingga otot-otot teregang dan terulur.  Contoh: 
    1. Duduk telunjur dengan kedua kaki lurus, usahakan untuk mencapai ujung jari kaki dengan jari-jari tangan, sambil melakukan gerakan merengut pinggang. 
    2. Duduk dengan sikap “lari gawang”. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dilipat ke belakang. 
    3. Berbaring terlungkup, tangan dilipat ke belakang kepala. Angkat kepala dan dada secara berulang-ulang setinggi mungkin ke atas. 
    Peregangan Statis 
    Peregangan statis dilakukan denfgan meregangkan tubuh atau anggota tubuh, dan mempertahankan sikap tersebut tanpa bergerak (statis) untuk beberapa saat.  Contoh : 
    1. Berdiri dengan kedua kaki rapat. Bungkukan badan sehingga jari tangan menyentuh lantai. Pertahankan sikap ini tanpa bergerak (statis) selama 20-30 detik. 
    2. Duduk dengan satu kaki lurus ke depan, kaki lainnya dilipat. Kedua tangan memegang pergelangan kaki yang lurus. 
    3. Sikap berbaring. Tarik kedua lutut dengan kedua tangan ke arah menyentuh dada. Kapala diangkat. Pertahankan sikap ini selama 20-30 detik.
    5. Latihan peningkatan kecepatan (speed) 
    Kecepatan adalah kemampuan untuk menempuh suatu jarak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. 
    Bentuk-bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan antara lain : 
    1. Lari cepat dengan jarak 40 dan 60 meter : untuk melatih kecepatan gerak seseorang. 
    2. Lari dengan mengubah-ubah kecepatan mulai lambat makin lama makin cepat). 
    3. Lari naik bukit (up hill) : untuk mengembangkan kekuatan dinamis (dynamic strength) otot-otot tungkai. 
    4. Lari menuruni bukit (down hill): untuk melatih kecepatan frekuensi gerak kaki. 
    5. Lari menaiki tangga gedung. 
    Beberapa catatan yang harus diperhatikan dalam latihan kecepatan antara lain : 
    1. Latihan kecepatan dilakukan pada awal dari suatu unit latihan, pada saat otot-otot masih kuat. 
    2. Intensitas latihan berada pada tingkat sub-maksimal atau maksimal. 
    3. Jarak antara 30-80 meter dianggap jarak yang baik untuk pembinaan kecepatan secara umum. 
    4. Jumlah pengulangan antara 10-16 kali dan terdiri dari 3-4 seri. 
    5. Untuk kecepatan daya ledak (explosive speed) dapat dilatih dengan penambahan beban yang tidak lebih dari 20% dari beban maksimal. 
    6. Waktu istirahat antara pengulangan (repetition) 1-3 menit, sedangkan waktu istirahat antara seri lebih lama sampai 6 menit.
    NoBentuk latihanTugas GerakCoaching pointKet.
    1Lari 4-5 meterBerlari secepat-cepatnya (maksimal)berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2, akselerasi yang meledak (eksplosif)Lakukan repetisi yang banyak, istirahat sampai nadi kembali ke nadi persiapan latihan (60%)
    2Lari 50-60 meter dari posisi berdiriBerlari secepat-cepatnya (maksimal) dari posisi berdiriDimulai dari posisi apapun (berdiri), berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2, kecepatan maksimumLakukan repetisi yang banyak, istirahat sampai nadi kembali ke nadi persiapan latihan (60%)
    3Lari 50-60 meter dari posisi setengah berdiriBerlari secepat-cepatnya (maksimal) dari posisi setengah berdiriDimulai dari posisi setengah berdiri, berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2 kecepatan maksimumLakukan repetisi yang banyak, istirahat sampai nadi kembali ke nadi persiapan latihan (60%)
    4Lari 50-60 meter dari posisi jongkokBerlari secepat-cepatnya (maksimal) dari posisi jongkokDimulai dari posisi jongkok, berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2, kecepatan maksimumLakukan repetisi yang banyak, istirahat sampai nadi kembali ke nadi persiapan latihan (60%)
    5Lari dengan jarak 30 meterBerlari secepat-cepatnya (maksimal) dari posisi apapun (berdiri, setengah berdiri, jongkok)Dimulai dari posisi dari posisi apapun (berdiri, setengah berdiri, jongkok) , berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2, lakukan akselerasi maksimal sepanjang jarak 30 meterLakukan repetisi yang banyak, istirahat sampai nadi kembali ke nadi persiapan latihan (60%)
    6Lari dengan berbagai macam jarak (30 – 60 meter)Berlari secepat-cepatnya (maksimal)Berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2, kecepatan maksimumLakukan repetisi yang banyak, istirahat sampai nadi kembali ke nadi persiapan latihan (60%)
    7ABC runningLakukan teknik ABC running dengan sebaik-baiknyaTeknik berlari, meningkatkan frekuensi langkahLakukan repetisi yang banyak
    8InnervasiLakukan teknik running dengan sebaik-baiknyaTeknik berlari, meningkatkan frekuensi langkahLakukan repetisi yang banyak
    9Running mechanicLakukan teknik running dengan sebaik-baiknyaTeknik berlari, meningkatkan frekuensi langkahLakukan repetisi yang banyak
    10Latihan beban (weight training)-Latihan beban terutama untuk otot-otot yang digunakan dalam cabang olahragaLatihan untuk meningkatkn kekuatan maksimal, kekuatan kecepatan, dinamic strength
    11Berlari dengan beban parasut jarak max 60 meterBerlari secepat-cepatnya (maksimal)berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2Melatih power tungkai
    12Berlari dengan beban jarak max 60 meterBerlari secepat-cepatnya (maksimal)Berlari secepat – cepatnya, tanpa ada aba2Melatih power tungkai
    13Berlari lurus menggunakan ladderBerlari secepat-cepatnya (maksimal) dengan satu kaki di setiap ruang ladderTanpa ada aba2Meningkatkan frekuensi langkah
    14Berlari menyamping menggunakan ladderBerlari secepat-cepatnya (maksimal) dengan satu kaki di setiap ruang ladderTanpa ada aba2Meningkatkan frekuensi langkah
    15Berlari dengan skip dan sprintMelakukan skip secepat-cepatnya pada setiap conesa, sprint maksimalSkip secepat-cepatnya, sprint maksimal Meningkatkan frekuensi langkah dan akselerasi

    6. Latihan Peningkatan Kelincahan 
    Kelincahan (agility) adalah kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan. 
    Bentuk-bentuk latihan kelincahan : 
    1. Latihan mengubah gerak tubuh arah lurus (shuttle run) ; untuk melatih gerak tubuh arah lurus. 
    2. Latihan lari belak belok (zig-zag) : melatih mengubah gerak tubuh arak berkelok-kelok. 
    3. Latihan mengubah posisi tubuh/jongkok-berdiri (squat-thrust) :melatih mengubah posisi tubuh (jongkok dan berdiri tegak). 
    4. Latihan kelincahan bereaksi ; melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan.
    7. Latihan Power 
    Daya ledak (power) adalah hasil dari kekuatan dan kecepatan.  Bentuk-bentuk latihan daya ledak antara lain ; 
    1. Melompat dengan dua kaki (double leg bound) 
    2. Melompat dengan satu kaki secara bergantian 
    3. Lompat jongkok 
    4. Lompat dua kaki dengan box 
    5. Angkat beban (menggunakan besi) 
    Daya ledak (power) berguna dalam cabang-cabang olahraga, seperti : sepak bola, bola basket, anggar, dayung, weight lifter, dll..