Showing posts sorted by relevance for query macam sistem ekonomi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query macam sistem ekonomi. Sort by date Show all posts

Pengertian Bisnis : Tujuan Dan Manfaat Bisnis

Pengertian Bisnis

Pengertian bisnis bisnis yaitu suatu organisasi yang menjual barang atau layanan pada customer atau bisnis lainnya, untuk memperoleh laba. Secara historis kata bisnis berasal dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang bermakna ” sibuk ” dalam konteks individu, komunitas, maupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan kesibukan serta pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Dalam ekonomi kapitalis, dimana umumnya bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibuat untuk memperoleh keuntungan serta meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik serta operator dari suatu bisnis memperoleh imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan.

Tetapi tak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, umpamanya bisnis koperatif yang mempunyai tujuan meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya atau institusi pemerintah yang mempunyai tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Jenis bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, di mana bisnis besar umumnya dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.

Secara etimologi, bisnis bermakna keadaan dimana seseorang atau sekumpulan orang sibuk melakukan pekerjaan yang membuahkan keuntungan. Kata ” bisnis ” sendiri mempunyai tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis bisa mengacu pada badan usaha, yakni kesatuan yuridis (hukum), teknis, serta ekonomis yang mempunyai tujuan mencari laba atau keuntungan.

Penggunaan yang lebih luas bisa mengacu pada bidang pasar tertentu, umpamanya ” bisnis pertelevisian. ” Penggunaan yang paling luas mengacu pada semua aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang serta layanan. Tetapi pengertian ” bisnis ” yang pas masihlah menjadi bahan perbincangan sampai sekarang ini.


  • Pengertian Bisnis menurut Musselman adalah keseluruhan dari aktivitas yang diorganisir oleh orang yang tidak berurusan di dalam bidang industri dan perniagaan yang menyediakan barang dan jasa agar terpenuhinya suatu kebutuhan dalam perbaikan kualitas hidup.
  • Menurut Hooper, Pengertian Bisnis adalah keseluruhan yang lengkap pada berbagai bidang seperti industri dan penjualan, industri dasar dan industri manufaktur dan jaringan, distribusi, perbankkan, transportasi, insuransi dan lain sebagainya; yang kemudian melayani dan memasuki dunia bisnis secara menyeluruh.
  • Peterson dan Plowman mengemukakan Pengertian Bisnis merupakan serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan pembelian ataupun penjualan barang dan jasa yang dilakukan secara berulang-ulang. Menurut paterson dan plowman, penjualan jasa ataupun barang yang hanya terjadi satu kali saja bukanlah merupakan pengertian bisnis.
  • Pengertian Bisnis menurut Owen adalah suatu perusahaan yang berhubungan dengan distribusi dan produksi barang-barang yang nantinya dijual ke pasaran ataupun memberikan harga yang sesuai pada setiap jasanya.
  • Menurut Hunt dan Urwick, Pengertian Bisnis ialah segala perusahaan apapun yang membuat, mendistribusikan ataupun menyediakan berbagai barang ataupun jasa yang dibutuhkan oleh anggota masyarakat lainnya serta bersedia dan mampu dalam membeli atau membayarnya.
  • L.R.Dicksee mengatakan bahwa Pengertian Bisnis yaitu suatu bentuk dari aktivitas yang utamanya bertujuan dalam memperoleh keuntungan bagi yang mengusahakan atau yang berkepentingan di dalam terjadinya aktivitas tersebut.

Tujuan Bisnis dan Manfaat Bisnis 

Tujuan bisnis suatu perusahaan dapat kita lihat dari berbagai macam kepentingan, baik owner, pesaing, supplier, karyawan, konsumen, masyarakat umum, maupun pemerintah.

Pada umumnya tujuan bisnis didirikan tidak hanya profit oriented semata, namun secara keseluruhan tujuan bisnis didirikan meliputi :

  1. Profit,
  2. Pengadaan barang atau jasa,
  3. Kesejahteraan bagi pemilik faktor produksi dan masyarakat,
  4. Full employment,
  5. Eksistensi perusahaan dalam jangka panjang (waktu yang lama),
  6. Kemajuan dan pertumbuhan,
  7. Prestise dan prestasi.

Proses pencapaian tujuan bisnis melalui pengelolaan sumber daya ekonomi secara optimal bagi para pemilik sumber daya ekonomi atau faktor-faktor produksi dan masyarakat pada umumnya. Para pemegang atau pemilik faktor-faktor produksi ini memperoleh manfaat dan nilai ekonomi secara layak.

Bertitik tolak pada usaha pencapaian tujuan-tujuan tersebut, maka tentunya proses pencapaian tujuan bisnis melalui pengelolaan sumber daya ekonomi secara optimal harus dilakukan dengan memperhatikan kepentingan dan kemanfaatan bagi para pemilik sumber daya ekonomi atau pemilik faktor-faktor produksi dan masyarakat pada umumnya.

Tercapainya tujuan bisnis akan bersifat langgeng (lebih bersifat jangka panjang) kalau didukung secara inclusif tercapainya tujuan para pihak yang terlibat dalam kegiatan bisnis tersebut. Misalnya pihak tenaga kerja, supplier bahan, pemilik modal dan pihak-pihak eksternal lainnya.

Dengan demikian, etika bisnis meliputi keseluruhan proses manajemen perusahaan mengenai pengelolaan sumber daya ekonomi di mana para pemilik sumber daya ekonomi ini sama-sama memperoleh manfaat secara ekonomi yan layak. Di samping itu, masyarakat mendapatkan manfaat sosial yang positif dengan adanya pemberdayaan sumber daya ekonomi tersebut. Bagi para pemilik sumber daya ekonomi tentunya manfaat tersebut diukur dengan ukuran ekonomi dan sosial yang layak.

Bagi masyarakat yang berada di sekitar perusahaan juga mendapat manfaat ekonomi dan manfaat sosial dengan adanya perusahaan yang berdiri di masyarakat. Secara sistematik kelayakan ukuran alokasi sumber daya ekonomi bagi pemilik sumber daya ekonomi harus dilihat dari peran yang diberikan oleh masing-masing pihak pemilik secara adil dalam proses pembentukan atau informasi nilai ekonomi yang dibentuk oleh sistem bisnis yang berlaku di masyarakat

Manfaat Bisnis

Lalu, apa manfaat dalam berbisnis? Tentu saja paling utama adalah memperoleh keuntungan khususnya dalam bentuk uang. Berikut beberapa manfaat bisnis:

  • Memperoleh Penghargaan/Pengakuan

Penghargaan ataupun pengakuan dapat diperoleh dengan berbisnis. Dengan adanya bisnis yang berhasil dan tumbuh dan berkembang serta memberikan dampak positif kepada masyarakat akan memberikan anda pengakuan positif dari masyakat itu sendiri.

  • Kesempatan Untuk Menjadi Bos bagi DIRI SENDIRI

Kapan lagi anda dapat menjadi bos untuk diri sendiri kalau bukan di bisnis yang anda rintis dan buat sendiri. Dengan berbisnis, anda akan menjadi penentu dan pemimpin dari bisnis anda. Besar kecilnya bisnis anda ditentukan oleh kemampuan anda menjadi bos.

  • Menggaji diri sendiri

Enak bukan, anda tentukan penghasilan anda sendiri. Itulah manfaat membangun bisnis anda. Jumlah penghasilan dan juga sumber penghasilan anda, anda yang tentukan.

  • Atur Waktu Anda Sendiri

Jam kerja anda, anda yang atur. Itulah manfaat berbisnis yang keren. Bila anda jadi PNS, jam kerja anda haruslah sesuai dengan permintaan pemerintah. Bila anda menjadi pebisnis, jam kerja menjadi lebih fleksibel. Bila anda lebih ingin bersantai, dengan penghasilan bisnis yang naik, anda dapat merekrut pegawai untuk menggantikan anda. Uenak bukan

  • Masa Depan yang lebih cerah

Masa depan anda, bisa dikatakan anda yang atur, semakin anda gigih dan semangat berbisnis, anda akan memiliki masa depan yang lebih cerah.

Pengertian Desentralisasi : Asas Dan Tujuan Desentralisasi

Pengertian Desentralisasi

Pengertian Desentralisasi adalah penyerahan wewenang dari pusat kepada daerah untuk mengatur rumah pemerintahannya sendiri, tetapi sebagain dari keamanan, hukum, dan kebijakan fiskal adalah masih dipegang oleh pusat, namun terdapat pendelegasian kepala daerah. Sedangkan Pengertian Dekosentrasi adalah pelimpahan wewenang administrasi dari pemerintahan pusat ke pejabat daerah. Maksud pelimpahan wewenang adalah hanya wewenang administrasi, sedangkan wewenang politik masih berada pada pemerintah pusat.

Pengertian Desentralisasi Menurut Para Ahli

Pengertian Desentralisasi Menurut Para Pakar, sebagai berikut :

  • Menurut Jha Mathur, Pengertian Desentralisasi adalah pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat dengan cara dekonsentrasi pendelegasian kantor wilayah atau dengan devolusi kepada pejabat daerah atau badan-badan daerah.


  • Menurut Sills, Pengertian Desentralisasi adalah penyerahan wewenang dari tingkat pemerintahan yang lebih tinggi kepada pemerintah yang lebih rendah, baik yang menyangkut bidang legislatif, yudikatif atau administratif.


  • Menurut Salusu, Pengertian Desentralisasi ialah kewenangan yang relatif besar terutama dalam membuat keputusan-keputusan penting yang didelegasikan secara luas ke tingkat bawah dari organisasi memalui mata rantai komando.


  • Menurut Soejipto, Pengertian Desentralisasi adalah pelimpahan kewenangan pemerintah kepada pihak lain untuk dilaksanakan. Soejito juga mengatakan bahwa desentralisasi sebagai suatu sistem yang dipakai dalam bidang pemerintahan merupakan kebalikan dari sentralisasi.
  • Pengertian Desentralisasi menurut United Nations, Desentralisasi adalah proses kewenangan yang diserahkan pusat kepada daerah. Proses tersebut melalui dua cara yaitu dengan delegasi kepada pejabat-pejabatnya di daerah atau dengan devolution kepada badan-badan otonomi daerah. Dalam definisi desentralisasi yang diungkapkan oleh united nations tidak dijelaskan isi dan keluasan kewenangan serta konsekuensi penyerahan kewenangan itu bagi badan-badan otonomi daerah.
  • Koesoemahatmadja mengatakan bahwa pada umumnya terdapat dua bentuk desentralisasi yaitu dekonsentrasi dan desentralisasi ketatanegaraan atau desentralisasi politik.

Asas Desentralisasi

Asas desentralisasi adalah penyerahan urusan pemerintahan dari pemerintah atau daerah tingkat atasnya kepada daerah yang menjadi urusan rumah tangganya. Ditinjau dari segi pemberian wewenangnya asas desentralisasi adalah asas yang akan memberikan wewenang kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan menagani urusan- urusan tertentu sebagai urusan rumah tangganya sendiri.

Didalam ilmu administrasi Negara, menurut Robert D. Miewald, tema desentralisasi dan sentralisasi terutama mngenai fenomena tentang “ Delegation of Authority and responsibility”   yang dapat diukur dari sejauh mana unit-unit organisasi bawahan memilki wewenang dan tanggung jawab didalam proses pengambilan keputusan.[1]

Sentralisasi dan desentralisasi mempunyai kelebihan dan kelebihan masing-masing. Ini berarti bahwa kekurangan sentralisasi adalah kelebihan dari desentralisasi. Menurut  G.R. Terry dalam bukunya   Prinsiple of Management mengemukakan tentang kelebihan dari  desentralisasi adalah sebagai berikut :


  • Kelebihan desentralisasi



  1. Struktur organisasi yang didesentralisasib bebobot pendelegasian wewenang yang memperingan beban menejemen  teratas;
  2. Lebih berkembang generalis daripada spesialis dan dengan demikian membuka kedudukan untuk menejer umum;
  3. Hubungan dan kaitan yang akrab dapat ditingkatkan yang mengakibatkan gairah kerja dan koordinasi yang baik;
  4. Kebiasaan dengan aspek kerja yang khusus dan penting siap untuk dipergunakan;
  5. Efisiensi dapat ditingkatkan sepanjag struktur dapat diandang sebagai suatu kebulatan demikian rupa sehingga kesuliatan dapat dilokalisasi dan dapat dipecahkan dengan mudah;
  6. Bagi perusahaan yang besar dan tersebar diberbagi tempat, dapat diperoleh manfaat sebesar-besarnya dari keadaaa tempat masing-masing;
  7. Rencana dapat dicoba dalam tahp eperimen pada suatu perusahaan, dapat diubah dan dibuktikan sebelum diterapkan pada bagian lain yang sejenis dari bagian usahanya yang sama;
  8. Resiko yang mencakup kerugian, kepegawaiaan, fasilitas dan perusahaan dapat terbagi.

Kebaikan kebaikan tersebut dapat saja ditambah sesuai dengan keadaan, misalnya kebaikan lain dari sentralisasi adalah bahwa desentralisasi akan memakanmn waktu yang rlatif lebih lama. Demikian pula desentralisasi terdapat kebaikan berbentuk yang lebih banyak mbagi menejemen teringgi untuk memperhatikan hal-hal yang sangat penting dan principal, pada sentralisasi, menejer tertinggi dalam berbagai bentuk masalah dari yang berukuran sederhana sampai ukuran yang rumit.
                 
Menurut bayu suryaningrat jenis asas desentralisasi dibagi menjadi dua macam yaitu sebagai berikut :

  1. Desentralisasi Jabatan yaitu berupa pemencaran kekuasaan dari atas kepada bawahan sehubungan dengan kepegawaian atau jabatandengan maksud untuk meningkatkan kelancaran kerja.
  2. Desentralisasi Kenegaraan yaitu  berupa penyerahan kekuasaan yang mengatur daerah dalam lingkunganya sebagai usaha untuk mewujudkan asas demkrasi dalam pemerintahan Negara.

Selanjutnya desentralisasi kenegaraan  itu dapat dibedakan menjadi :

  1. Desentralisasi territorial yaitu penyerahan kekuasaan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, batas pengaturan yag dimaksud adalah daerahnya sendiri.
  2. Desentralisasi fungsional yaitu pelimpahan  kekuasaan untuk mengatur dan mengurus fungsi tertentu. Batas pengaturan tersebut adalah jenis fungsi, misalnya pendudukan, pegairan dan sebagainya.

Di dalam desentralisasi pemencaran berarti pelimpahan,penyerahan atau kerja lain yang menganduk gerak jauh dari tempat asal( pusat). Kemudian yang membedakan antra desentralisasi dengan dekonsentrasi adalah bahwa desentralisasi terdapat :

  1. Bentuk pemencaran adalah pelimpahan;
  2. Pemencaran terjadi kepada daerah ( bukan perorangan)
  3. Yang dipemencarkan adalah urusan pemerintah;
  4. Urusan pemerrintah yang dipancarkan menjadi urusan rumah tangga  daerah sendiri.

Sehingganya dalam hal ini inisiatif pemerintahan diserahkan kepada daerah otonom, yang meliputi :

  1. Kebijaksanaan;
  2. Perencanaan;
  3. Pelaksanaan;
  4. Pembiayaan;
  5. Perangkat pelaksanaan.
Berdasarkan pada sistem tata pemerintahan menurut undang-undang dasar 1945, pada prinsipnya asas desentralisasi merupakan pembberian kebebasan untuk membangkitkan keaktifan rakyat melalui wakil-wakilnya dalam badan perwakilan daerah. Sebagai salah pencerminan dari system ini maka daerah mempunyai hak, wewenang menyusun peraturan yang disebut peraturan daerah, mengatur keuanganya yang disebut anggaran pendapatan dan belanja daerah, lain halnya dengan kantor wilayah departemen, lembaga ini tidak berwenang membuat peraturan pemerintah dan juga anggaranya dalam departemen masing-masing, yang terkonsentrasi dipusat.
           
Dalam perkembanganya untuk mempersiapkan daerah secara lebih mandiri maka jika memang diperlukan, urusan- urusan tertentu dapat diserahkan kepada daerah sebagai urusan otonomi daerah tersebut.

Asas tugas pembantuan adalah tugas untuk turut serta dalam melaksanakan aurusan pemerintahan yang ditugaskan kepada pemerintah daerah oleh pemerintah atau pemerintah daerah tingkat atasnya dengan kewajiban mempertanggung jawabkan kepada yang menugaskan. Istilah medebewind berasal dari kata mede  berarti turut serta dan  bewind berarti berkuasa, memerintah.  Medebewin ini disebut juga serta tantra atau tugas pembantuan.
     
Atas dasar dekonsentrasi mengingat terbatasnya kemampuan perangkat pemerintah pusat yang berada di daerah. Dan juga ditinjau dari daya guna dan hasil guna, adalah kurang dapat dipertanggung jawabkan, apabila semua uerusan pemerintah pusat didaerah harus dilaksanakan sendiri oleh perangkatnya yang berada didaerah, karena itu akan membutuhkan tenaga kerja yang cukup besar jumlahnya. Lagi pula melihat sifatnya, berbagai urusan sulit untuk dilaksanakan dengan baik, tanpa ikut sertanya pemerintah daerah yang bersangkutan. Atas dasar pertimbangan-pertimbangan tersebut , maka Undang- undang No. 5 Tahun memberikan untuk dilaksanakanya berbagai urusan pemerintah didaerah berdasarkan asas medebewind (tugas pembantuan).
     
Daerah otonom dapat diserahi untuk menjalankan tugas-tugas pembantuan atau asas medebewind, tugas pembantuan atau medebewind  dalam hal ini tugas pembantuan dalam pemerintahan, ialah tugas untuk ikut melaksanakan peraturan-peraturan perundangan m bukan saja yang ditetapkan oleh pemerintah pusat, tetapi juga yang ditetapkan oleh pemerintah daerah atau pemerintah local yang mengurus rumah tangganya sendiri tingkat atasnya.
     
Menurut Mr. Tresna, sebenarnya asas medebewind itu termasuk itu termasuk dalam asas desentralisasi dan menurutnya desentralisasi itu mempunyai dua wajah yaitu :

  1. Otonomi
  2. Medebewind atau disebut Zelfbestuur.

Dengan pengertian otonomi adalah bebas bertindak, dan bukan diperintah dari atas, melainkan semata-mata atas kehendak dan inisiatif sendiri, guna kepentingan daerah itu sendiri.
     
Sedangkan pengertian medebewind atau tudas pembantuan adalah disebut sebagai wajah kedua dari desentralisasi adalah bahwa penyelenggaraan kepentingan atau urusan tersebut sebenarnya oleh pemerintah pusat tetapi daerah otonom diikutsertakan. Pemberian urusan tugas pembantuan yang dimaksudkan disertai dengan pembiayaanya hal tersebut tercantum dalam pasal 12 Undang-undang No.5 Tahun 1974.

Desentralisasi ketatanegaraan ini dibagi lagi menjadi dua bentuk, yaitu densentralisasi territorial dan desentralisasi fungsional. Desentralisasi territorial adalah pelimpahan kekuasaan untuk mengatur dan mengurus rumah tangga daerah masing-masing (otonom), sedangkan Desentralisasi fungsional adalah pelimpahan kekuasaan untuk mengatur dan mengurus sesuatu atau beberapa kepentingan tertentu.

Desentralisasi 


Desentralisasi merupakan penyerahan wewenang pemerintahan ke pemerintah daerah otonom guna mengatur dan mengurus segala urusan pemerintah dalam sistem NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia. (UU No. 32 Tahun 2004 Pasal 1 Tentang Pemerintahan Daerah). Menurut UU No. 5 Tahun 1974, Penyerahan wewenang ke pemerintah daerah bertujuan untuk mencapai pemerintahan yang efisien, kemudian menghasilkan otonomi. Otonomi itu adalah kebebasan masyarakat dalam daerah tersebut untuk mengatur dan mengurus kepentingannya sendiri. Segala kewenangan dan tanggung jawab diserahkan ke pemerintah daerah menjadi tanggung jawab daerah baik secara politik pelaksanaannya, rencana, pembiayaan, dan pelaksanaan.

Tujuan Sistem Desentralisasi 


  1. Mencegah pemusatan keuangan 
  2. Sebagai usaha pendemokrasian pemerintah daerah untuk mengikutsertakan rakyat betanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan
  3. Penyusunan program-program dalam perbaikan sosial ekonomi di tingkat local

Contoh Sistem Desentralisasi

  1. Dinas pendidikan mengatur pola-pola pendidikan
  2. Dinas perikanan mengatur potensi perikanan di suatu daerah. 
  3. Pembuatan kebijakan oleh DPRD
  4. Pemilihan kepala daerah

Dampak Positif dan Negatif Desentraliasi 

  • Aspek Ekonomi

Dampak positif sistem desentralisasi dari segi ekonomi adalah pemerintah daerah dapat dengan mudah mengelola SDA yang dimilikinya, sehingga pendapatan daerah dan pendapatan masyarakat meningkat.

Dampak negatif sistem desentralisasi dalam aspek ekonomi adalah dapat menimbulkan KKN jika terdapat pejabat daerah (tidak benar).

  • Aspek Sosial Budaya 

Dampak positif sistem desentralisasi pada aspek sosial budaya adalah dapat memperkuat ikatan sosial budaya daerah dan mengembangkan kebudayaan dimiliki setiap daerah.
Dampak negatif sistem desentraliasi pada aspek sosial budaya adalah setiap daerah berlombang-lomba untuk menonjolkan kebudayaannya. Sehingga secara tidak langsung, dapat melunturkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia itu sendiri.

  • Aspek Keamanan 

Dampak positif sistem desentralisasi dari segi keamanan adalah suatu upaya untuk mempertahankan NKRI dengan kebijakan kebijaksanaan dapat meredam setiap daerah untuk memisahkan diri dengan NKRI.

Dampak negatif sistem desentralisasi dari segi keamanan adalah desentralisasi juga dapat berpotensi konflik antar daerah, jika terdapat daerah yang kurang puas dengan sistem yang menyangkut NKRI.

  • Aspek Politik 

Dampak positif sistem desentralisasi dalam bidang politik adalah daerah lebih aktif dalam mengelolah daerahnya karena sebagian besar keputusan dan kebijakan berada dan diputuskan di daerah tersebut.

Dampak negatif sistem desentralisasi bidang politik adalah terdapat euforia berlebihan jika kewenangan tersebu disalah gunakan untuk kepentingan golongan dan kelompok tertentu demi kepentingan pribadi atau oknum. Hal ini sulit dikontrol pemerintah di tingkat pusat.

Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli


Pengertian Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari jaringan hubungan antara manusia dalam masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu yang membicarakan apa yag terjadi saat ini, khususnya pola hubungan dalam masyarakat, serta berusaha mencari pengertin umum, rasional, empiris, dan bersifat umum.

Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

  • Auguste Comte

Auguste ComteSosiologi adalah suatu studi positif tentang hukum-hukum dasar dari berbagai gejala sosial yang dibedakan menjadi sosiologi statis dan sosiologi dinamis.

Istilah ‘sosiologi’ pertama kali digunakan oleh Auguste Comte pada tahun 1839, seorang ahli filsafat kebangsaan Prancis. Auguste Comte adalah orang yang pertama kali menggunakan istilah tersebut sebagai pendukatan khusus untuk mempelajari masyarakat. Selain itu, dia juga memberi sumbangan yang begitu penting terhadap sosiologi. Oleh karena itu para ahli sepakat untuk menyebutnya sebagai ‘Bapak Sosiologi’. Mengapa? Memang harus diakui bahwa Auguste Comte sangat berjasa terhadap ilmu sosiologi.

  • William Kornblum

Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.

mengungkapkan bahwa pengertian sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut memengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya memengaruhi sistem itu

  • Roucek dan Warren

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antar manusia dalam kelompok.

  • Allan Johnson

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya mempengaruhi sistem tersebut.

mengungkapkan bahwa pengertian sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut memengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat di dalamnya memengaruhi sistem itu

  • Pitirim A. Sorokin

Pitirim A. SorokinSosiologi adalah ilmu yang mempelajari:

  1. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial, misalnya antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, dsb.
  2. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non sosial (misalnya dengan gejala geografis, biologis, dsb).
  3. Ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial.

  • Herbert Spencer

Sosiologi adalah ilmu yang menyelidiki tentang susunan-susunan dan proses kehidupan sosial sebagai suatu keseluruhan atau suatu sistem.

  • Emile Durkheim

Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta – afakta sosial, yakni faka yang mengandung cara bertindak, berpikir, berperaasaan yang berada diluar individu dimana fakta – fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu

  • J. Gillin

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi yang timbul di dalam masyarakat.

  • Wiliam F. Ogburn dan Mayer F. Nimkoff

Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya yaitu organisasi sosial.

  • P. J. Baouman

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang manusia dan hubungan-hubungan antar golongan manusia.

  • Paul B. Horton

Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan kajian pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.

  • Mr. J. Bierens De Haan

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat manusia, baik mengenai hakekat, susunannya, hubungannya, kodrat-kodrat yang menggerakannya, mengenai kesehatan, dan perkembangan masyarakat.

  • Soerjono Soekanto

Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.

  • George Simmel

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan sesama manusia.

  • Max Weber15. Max Weber

Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial. Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan dan berorientasi pada perilaku orang lain.

  • Drs. Ary H. Gunawan

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memecahkan masalah dengan analisis atau pendekatan sosiologis.

  • Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi

Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.

  • Charles Ellwood

Sosiologi adalah pengetahuan yang menguraikan hubungan manusia dan golongannya, asal kemajuannya, bentuk, dan kewajibannya.

  • J. A. A. Von Dorn dan C. J. Lammers

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

  • Gustav Ratzenhofer

Sosiologi adalah pengetahuan tentang hubungan manusia dengan kewajibannya untuk menyelidiki dasar dan terjadinya evolusi sosial serta kemakmuran umum bagi anggota-anggotanya.

  • Mayor Polak

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat secara keseluruhan, yaitu hubungan antara manusia satu dengan manusia lain, manusia dengan kelompok, kelompok dengan kelompok, baik kelompok formal maupun kelompok informal atau baik kelompok statis maupun kelompok dinamis.

bahwa sosiologi sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan yakni hubungan di antara manusia dan kelompok, dan kelompok dan kelompok,baik kelompok formal maupun kelompok material atau baik kelompok statis maupun kelompok dinamis (Sosiologi sebagai ilmu Dalam Makalah Istimewa).

  • Koentjaraningrat

Sosiologi adalah suatu proses yaitu proses belajar kebudayaan dalam hubungan dengan sistem sosial.

  • Hassan Shandily

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hidup bersama dalam masyarakat dan menyelidiki ikatan-ikatan antara manusia yang menguasai kehidupan dengan mencoba mengerti sifat dan maksud hidup bersama cara terbentuk dan tumbuh, serta berubahnya perserikatan-perserikatan hidup serta kepercayaan.

  • Anthony Giddens

Sosiologi adalah studi tentang kehidupan sosial manusia, kelompok-kelompok manusia, dan masyarakat.

Dari pelbagai pengertian sosiologi diatas dapat diambil beberapa persamaan yang ada dari pengertian sosiologi oleh para ahli diatas bahwa sosiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari
  1. Tentang manusia yang hidup dalam kelompok yang dikenal dengan masyarakat;
  2. Pola pola hubngan antara manusia baik secara individu maupun secara kelompok;
  3. Hubungan antara manusia dengan lembaga lembaga sosial seperti kaidah kaidah sosial, norma-norma dan ;
  4. Pola pola kehidupan manusia yang memiliki hubungan dengan kondisi lingkungannya. 

Ciri-Ciri Sosiologi

Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat. Sebagai ilmu pengetahuan, sosiologi memiliki ciri-ciri utama yaitu empiris, teoretis, kumulatif, nonetis. Ciri-Ciri utama Sosiologi adalah sebagai berikut :

  • Empiris, artinya ilmu pengetahuan yang didasari pada observasi terhadap kenyataan dan akal sehat serta hasilnya tidak bersifat spekulatif atau menduga-duga.
  • Teoritis, artinya suatu ilmu pengetahuan yang selalu  berusaha untuk menyusun abstraksi dari hasil-hasil pengamatan. Abstraksi merupakan kesimpulan logis yang bertujuan menjelaskan mengenai hubungan dari sebab akibat sehingga menjadi teori. 
  • Kumulatif, artinya disusun atas dasar teori-teori yang telah ada atau memperbaiki, memperluas, serta memperkuat teori-teori yang lama. 
  • Nonetis, artinya pembahasan suatu masalah yang tidak mempersoalkan baik atau buruknya masalah tersebut, tetapi lebih bertujuan untuk memperjelas masalah tersebut secara mendalam. 

Hakikat Sosiologi 

sebagai ilmu pengetahun adalah sebagai berikut :

  • Sosiologi adalah ilmu sosial, hal ini sesuai dengan kenyataan bahwa sosiologi mempelajari atau berhubungan dengan gejala-gejala kemasyarakatan
  • Berdasarkan penerapannya, sosiologi digolongkan dalam ilmu pengetahuan murni (pure science) dan dapat menjadi ilmu terapan (applied science). 
  • Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang abstrak dan bukan pengetahuan yang konkret. Artinya, yang menajdi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya peristiwa itu sendiri. 
  • Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian dan pola manusia dan masyarakatnya. Sosiologi meneliti dan mencari apa yang menjadi prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia serta bentuk, sifat, isi dan struktur masyarakat.  
  • Sosiologi merupakan ilmu umum, bukan khusus, artinya mempelajari gejala-gejala pada interaksi antarmanusia. 

Pengaruh Keunggulan Lokasi terhadap Kegiatan Ekonomi

Bangsa Indonesia harus selalu bersyukur, karena dikaruniai Tuhan lokasi yang sangat strategis. Adanya lokasi strategis tersebut, berbagai kegiatan ekonomi, komunikasi, dan transportasi dapat berkembang pesat di Indonesia. Bagaimana pengaruh keunggulan lokasi terhadap kegiatan ekonomi, transportasi, dan komunikasi di Indonesia? Untuk memahami materi tersebut kamu pelajari uraian di bawah ini.

Kegiatan Ekonomi
Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat, ada tiga yaitu: (1) produksi, (2) distribusi, dan (3) konsumsi. Ketiga kegiatan tersebut memiliki hubungan yang sangat erat dan saling bergantung. Mata rantai dari ketiga kegiatan ekonomi tersebut  dapat kita pahami dengan cara membaca uraian berikut. Produksi memerlukan adanya distribusi dan konsumsi, dengan kata lain, kegiatan produksi tanpa kegiatan distribusi dan konsumsi, tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Kegiatan distribusi tidak mungkin ada, tanpa adanya barang yang diproduksi dan yang mengonsumsi barang tersebut. Kegiatan konsumsi tidak akan tercapai jika tidak ada yang memproduksi barang dan yang mendistribusikan barang tersebut. 

1) Kegiatan Produksi
Produksi sering diartikan sebagai : membuat barang. Produksi mengandung makna yang lebih luas. Setiap saat manusia memerlukan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Barang dan jasa, tidak akan dapat tersedia dengan sendirinya, tetapi harus dibuat terlebih dahulu. Kegiatan yang dilakukan oleh pabrik perakitan mobil, petani, nelayan, dan dokter, adalah contoh dari produksi. Mobil, ikan, padi, dan jasa pengobatan yang dihasilkan, memberikan manfaat bagi manusia. Produksi dalam arti sempit, dapat diartikan sebagai: kegiatan yang menghasilkan atau menciptakan barang dan jasa.

Petani menghasilkan padi dan ketela juga merupakan kegiatan produksi. Tepung ketela digunakan oleh pabrik roti untuk menghasilkan roti. Perubahan tepung ketela menjadi sebuah roti mengalami perubahan bentuk maupun kegunaannya. Ketela dalam bentuknya yang asli memiliki kegunaan yang relatif lebih sedikit dibanding setelah menjadi roti. Kegiatan pabrik roti yang merubah tepung ketela menjadi roti juga termasuk dalam kegiatan produksi. Kegiatan produksi tidak sekadar menciptakan manfaat suatu barang tetapi juga menambah daya guna suatu barang.

Dalam arti luas kegiatan produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sebagai contoh: Delanggu, daerah di Cianjur adalah penghasil beras yang kualitasnya termasuk baik. Beras yang ada di daerah tersebut nilai kegunaannya tidak terlalu besar karena hasil produksinya melebihi yang dibutuhkan oleh masyarakat di daerah itu. Hal ini mengakibatkan harga beras di daerah tersebut menjadi relatif lebih murah jika dibandingkan dengan daerah lain yang kondisi tanahnya tidak memunginkan untuk usaha pertanian padi. Beras yang dihasilkan di daerah Delanggu dan Cianjur dibawa ke Jakarta maka nilai kegunaan beras tersebut akan lebih tinggi, karena yang membutuhkan beras di Jakarta relatif lebih banyak. Hal ini mengakibatkan harga beras di Jakarta menjadi lebih tinggi. Kegiatan memindahkan beras dari Delanggu ke Jakarta juga termasuk kegiatan produksi.

Faktor produksi merupakan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menciptakan atau menambahkan kegunaan suatu barang atau jasa. Pelaku kegiatan produksi, disebut produsen. Dalam contoh di atas petani adalah produsen padi dan ketela, nelayan adalah produsen ikan, perusahan roti adalah produsen roti dan dokter adalah produsen jasa pengobatan. Nah, perlu kalian ketahui bahwa roti yang dihasilkan perusahaan roti tidak akan bermakna sebelum sampai ke tangan konsumen, karena perusahaan roti tidak akan mendapatkan pendapatan sebelum rotinya dibeli oleh konsumen. Jika ikan tidak dibeli oleh konsumen maka nelayan tidak akan bisa melakukan aktivitas produksi secara berkelanjutan. Agar  ikan sampai ke tangan konsumen maka diperlukan kegiatan distribusi.

Faktor produksi dalam kegiatan ekonomi dapat dibedakan menjadi empat yaitu :
  • Faktor Produksi Alam (Sumber Daya Alam). Faktor produksi alam terdiri dari : tanah, air, tenaga alam, barang tambang, iklim.
  • Faktor produksi Tenaga Kerja (Sumber Daya Manusia). Faktor produksi tenaga kerja merupakan segala kegiatan manusia yang dicurahkan dalam proses produksi untuk menciptakan atau menambah nilai guna barang atau
  • jasa. Faktor produksi tenaga kerja merupakan faktor produksi yang memegang peranan penting dalam proses produksi. Tanpa tenaga kerja, sumber daya alam yang dianugerahkan oleh Tuhan YME kepada kita tidak akan ada gunanya.
  • Faktor Produksi Modal. Manusia dapat melakukan proses produksi tidak hanya dengan mengandalkan faktor produksi alam dan faktor produksi tenaga kerja. Petani dapat saja menanam padi hanya dengan menggunakan tanah dan tenaga yang dimilikinya. Dalam pengertian ekonomi segala benda atau alat buatan manusia yang dapat digunakan untuk memperlancar proses produksi dalam menghasilkan barang atau jasa disebut modal. 
  • Faktor Produksi Kewirausahaan atau Entrepreneurship Faktor produksi kewirausahaan adalah kemampuan intelektual seseorang untuk mengelola atau menyatukan ketiga faktor produksi di atas dalam suatu proses produksi.
2) Kegiatan Distribusi
Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjembatani antara dua kegiatan, yaitu  produksi dan kegiatan konsumsi. Walaupun dalam kenyataan sehari-hari, penyaluran barang dari produsen kepada konsumen memang tidak selalu harus melalui distributor. Barang yang dihasilkan oleh produsen, akan bermanfaat dan dapat dikonsumsi oleh konsumen, jika barang tersebut dapat disalurkan. Semua kegiatan yang ditujukan untuk menyalurkan barang-barang dan jasa dari produsen ke konsumen, disebut "Distribusi", atau "Saluran Distribusi", kadang-kadang juga disebut dengan "Saluran Perdagangan".

Saluran distribusi merupakan lembaga atau individu yang menjalankan kegiatan khusus pada bidang distribusi. Pelaku distribusi yang disebutkan di atas, dapat berupa agen, pedagang besar, pengecer dan distributor industri apabila pasarnya industri. Secara umum distributor memegang peranan penting dalam menjaga stabilisasi harga. Kelancaran barang sampai pada pasar atau konsumen diharapkan dapat dilakukan oleh para distributor. Jika suatu ketika barang yang didistribusikan mengalami hambatan, baik disengaja atau tidak, maka dampaknya adalah terjadinya kelangkaan atau tidak tersedianya barang di pasar dan mengakibatkan harga barang menjadi naik.

Saluran distribusi bertugas menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Saluran distribusi itu melakukan sejumlah tugas, yaitu :
  • Melakukan pengumpulan dan penyebaran informasi melalui riset pemasaran tentang potensi konsumen, pesaing, dan kekuatan lainnya dalam lingkungan pemasaran.
  • Melakukan pengembangan dan penyebaran komunikasi mengenai penawaran barang atau jasa.
  • Melakukan komunikasi mengenai minat membeli oleh anggota saluran distribusi ke produsen.
  • Melakukan usaha untuk mencapai persetujuan akhir mengenai harga dan hal-hal lain sehubungan dengan penawaran.
Penyaluran barang dan jasa dari produsen ke tangan konsumen tersebut bisa dilakukan dengan bermacam-macam cara. Bisa langsung dari produsen ke konsumen, tetapi bisa juga dengan melewati para perantara dan para pedagang. Dengan demikian sistem distribusi dibedakan menjadi dua macam :
  • Distribusi Langsung. Dalam sistem distribusi ini, hasil produksi disalurkan langsung oleh produsen ke konsumen, tanpa perantara. Dengan kata lain, para produsen menjual hasil produksinya langsung kepada konsumen
  • Distribusi Tidak Langsung, Dalam Sistem ini, hasil produksi tidak disalurkan langsung oleh produsen kepada konsumen, malainkan melalui para penyalur.
3)   Kegiatan Konsumsi
Dalam uraian materi sebelumnya, telah dipaparkan bahwa produksi dan distribusi, tidak bisa berjalan kalau barang atau jasa yang telah diproduksi oleh produsen tidak ada konsumen yang mengonsumsinya.  Kebutuhan hidup seseorang, tak selalu sama dengan kebutuhan hidup orang yang lain. Kebutuhan seorang pelajar, tentu akan berbeda dengan kebutuhan seorang guru. Kebutuhan seorang petani, tentu akan berbeda dengan kebutuhan seorang nelayan.

Kedua kegiatan konsumsi di atas, merupakan contoh kegiatan dalam mengonsumsi barang. Selain mengonsumsi barang, manusia juga mengonsumsi jasa. Contoh kegiatan mengonsumsi jasa, misalnya : Fahmi pergi ke dokter, Syahmi memotong rambut ke salon, Rizki menjahitkan baju ke penjahit.

Pihak yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen. Konsumen tidak harus selalu berupa manusia yang bertindak sebagai makhluk individu. Organisasi perusahaan dan pemerintah juga melakukan kegiatan konsumsi, sehingga keduanya juga disebut konsumen. Konsumen harus mengeluarkan sejumlah pengorbanan tertentu untuk melakukan kegiatan konsumsi. Pengorbanan yang harus dikeluarkan itu lebih dikenal dengan istilah pengeluaran konsumsi. Ada beberapa faktor yang menentukan besar kecilnya pengeluaran konsumsi yang dilakukan oleh konsumen. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah:
  1. Penghasilan. Seseorang perlu memiliki penghasilan untuk melakukan kegiatan konsumsi. Penghasilan tersebut kemudian digunakan untuk membeli barang dan jasa yang tidak bisa diproduksi sendiri. Semakin besar penghasilan seorang konsumen maka kemampuan konsumen tersebut melakukan pengeluaran konsumsi juga akan semakin besar.
  2. Selera. Keputusan seseorang konsumen untuk mengonsumsi suatu barang atau jasa sangat ditentukan oleh selera konsuman yang bersangkutan. Bila seseorang sangat menyukai suatu barang, maka dia akan dengan senang hati membeli barang tersebut. Sebaliknya jika dia tidak menyukainya, maka mustahil dia akan bersedia mengeluarkan uang untuk membelinya.
  3. Adat Istiadat. Adat istiadat adalah perilaku turun menurun yang diyakini masyarakat harus dilakukan. Sebagai contoh dalam masyarakat Jawa, peristiwa kelahiran seorang bayi selalu disertai serangkaian upacara adat yang dilakukan sejak bayi masih dalam kandungan, dilahirkan, sampai beberapa bulan setelah bayi tersebut dilahirkan. Contoh lain, pada masyarakat Bali dikenal upacara Ngaben, yaitu upacara pembakaran mayat bagi kerabat yang meninggal dunia. Upacara-upacara adat tersebut tentu saja membutuhkan biaya yang cukup banyak. Jadi semakin banyak upacara adat yang diyakini oleh masyarakat tertentu, maka akan semakin banyak juga pengeluaran yang dilakukan masyarakat tersebut.
  4. Mode. Istilah mode terkait dengan sesuatu hal yang sedang hangat terjadi dalam masyarakat. Mode sangat berpengaruh terhadap perilaku konsumsi masyarakat, terutama di perkotaan. Pada umumnya yang paling mudah terpengaruh oleh mode adalah kalangan remaja. Remaja akan merasa ketinggalan jaman apabila tidak mengikuti mode yang terbaru. Sementara itu untuk bisa mengikuti mode terkini, diperlukan pengeluaran konsumsi yang lebih besar.
  5. Demonstration Effect. Seringkali kita temui seseorang mengonsumsi barang atau jasa tanpa memperhitungkan apakah ia benar-benar memerlukan barang tersebut. Ia membelinya sekadar karena khawatir dianggap kalah atau lebih rendah daripada orang lain yang juga telah mengonsumsinya. Contoh: Ibu Ani membeli smartphone, karena melihat tetangganya juga membelinya, padahal smartphone bukanlah kebutuhan mendesak bagi Ibu Ani.
  6. Iklan. Iklan sangat berpengaruh terhadap pola konsumsi seseorang. Ada pepatah “tak kenal maka tak sayang”. Seseorang akan tergoda mengonsumsi suatu barang tertentu karena ia mengenal atau mengetahui barang tersebut. Agar konsumen mengenal barang produksinya, maka produsen biasanya mengiklankan produk tersebut. Semakin banyak dan gencar iklan dilakukan, maka diharapkan akan semakin besar pula pengaruhnya terhadap pola konsumsi masyarakat.
  7. Prakiraan harga. Prakiraan harga di masa mendatang sangat mempengaruhi pengambilan keputusan untuk pengeluaran konsumsi. Bila konsumen berharap bahwa harga suatu barang akan naik di masa mendatang, maka ia akan cenderung membeli saat ini sebelum harganya benar-benar naik. Sebaliknya bila konsumen memprediksi bahwa harga suatu barang akan turun di masa mendatang, maka ia akan menunda pengeluaran konsumsinya menunggu sampai harga barang tersebut benar-benar turun. Contoh: Ketika pemerintah mengumumkan akan ada kenaikan harga bbm, maka masyarakat akan beramai-ramai membeli bensin sebelum harganya benar-benar naik.

Beberapa faktor tersebut merupakan faktor yang menentukan pengeluaran konsumsi seseorang. Sebaiknya kita sebagai konsumen melakukan kegiatan konsumsi dengan bijaksana. Hanya mengonsumsi barang atau jasa yang benar-benar dibutuhkan, sehingga pengeluaran konsumsi yang dilakukan bukan merupakan suatu pemborosan.

Pengaruh Keunggulan Iklim terhadap Kegiatan Ekonomi.
Indonesia memiliki iklim muson tropis. Keunggulan dari adanya iklim muson tropis adalah adanya hujan yang cukup (curah hujan tidak terlalu besar), kondisi suhunya normal (tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin), dan adanya musim hujan dan kemarau. Kondisi ini akan menyebabkan manusia dapat melakukan kegiatan ekonomi sepanjang tahun. Contoh: Petani dapat melakukan produksi dengan menanam padi sepanjang tahun. Padi yang dihasilkan petani akan digiling menjadi beras dan akan didistribusikan oleh distributor kepada konsumen untuk dikonsumsi. Contoh lain pedagang dapat berdagang sepanjang tahun, dokter dapat melakukan pekerjaannya sebagi dokter sepanjang tahun.

Pengaruh Keunggulan Geostrategis terhadap Kegiatan Ekonomi.
Indonesia adalah berkaitan dengan letak Indonesia yang berada di antara dua benua yakni benua Asia dan Australia, serta terletak di antara dua samudra yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Posisi tersebut akan menyebabkan perdagangan bangsa-bangsa Asia dan Australia akan selalu melewati wilayah Indonesia.
jalur perdagangan
Dengan demikian akan menyebabkan terjadinya pengembangan perdagangan di Indonesia. Hal ini menyebabkan terjadinya kegiatan ekonomi di Indonesia terkait dengan kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi.  Komoditas perdagangan yang dihasilkan bangsa Indonesia yang berupa hasil bumi seperti rempah-rempah menjadi incaran bangsa-bangsa Barat pada masa lalu. Berbagai hasil bumi Indonesia tidak hanya menjadi konsumsi bangsa-bangsa Asia, tetapi juga menjadi salah satu incaran bangsa-bangsa Barat. Rempah-rempah menjadi salah satu komoditas penting yang banyak dibutuhkan bangsa-bangsa Eropa. Tentunya kamu sudah mengetahui betapa pentingnya rempah-rempah bagi bangsa-bangsa Eropa. Pada awalnya bangsa-bangsa Eropa memperoleh rempah-rempah Indonesia melalui para pedagang Arab.

Para pedagang bangsa Eropa memperoleh rempah-rempah dari para pedagang Asia di sekitar negara Turki. Kamu tentu dapat memberikan alasan, harga rempahrempah di tempat tersebut sudah mahal karena para pedagang Asia sudah mengambil keuntungan. Selanjutnya oleh para pedagang Eropa, rempah-rempah tersebut dijual di pasar Eropa, yang tentu harganya sudah menjadi sangat mahal. Alasan itulah yang menyebabkan bangsa Eropa ingin menguasai kekayaan rempah-rempah Indonesia agar memperoleh keuntungan yang besar.

Jauh sebelum abad XV, Indonesia telah menjadi pusat perdagangan dunia. Kamu tentu masih ingat dengan Kerajaan Sriwijaya yang berpusat di Sumatra Selatan. Kerajaan Sriwijaya merupakan terminal penting para pelaut Asia. Para pedagang Arab, India, dan China sangat banyak ditemui di Kerajaan Sriwijaya. Indonesia menjadi strategis sebagai pusat perdagangan internasional, disebabkan oleh letak yang berada pada posisi silang lalu lintas pelayaran perdagangan dunia. Perdagangan laut dari Asia Barat ke Asia Tenggara dan Asia Timur maupun sebaliknya akan selalui melewati Indonesia.

Selat Malaka sangat penting artinya bagi mobilitas pelayaran bangsa-bangsa dunia. Pelayaran dari Asia Barat ke Asia Timur pasti akan melewati Selat Malaka. Selain menjadi tempat persinggahan para pedagang dari berbagai bangsa, Indonesia memiliki hasil bumi yang melimpah. Tentu saja hal tersebut menarik minat bangsabangsa asing.

Pengaruh Keunggulan Tanah terhadap Kegiatan Ekonomi.
Iklim muson tropis membawa dampak pergantian musim di Indonesia. Keberadaan musim hujan dan kemarau di Indonesia memungkinkan berbagai tanaman mudah tumbuh dan berkembang. Tanaman untuk kebutuhan sehari-hari dapat ditanam di setiap waktu. Hal ini berbeda dengan bangsa-bangsa Eropa yang memiliki empat musim yakni musim panas, musim dingin, musim semi, dan musim gugur. Kondisi tersebut tidak memungkinkan melakukan aktivitas pertanian dengan baik. Kesuburan tanah yang dimiliki Indonesia menyebabkan seseorang juga dapat mengolah tanahnya untuk pertanian dan perkebunan dengan baik.

Keunggulan iklim di Indonesia menyebabkan kegiatan ekonomi baik produksi, distribusi, maupun konsumsi dapat berlangsung sepanjang tahun. Keunggulan geostrategis negara Indonesia yaitu lokasinya yang strategis karena berada pada posisi silang antara dua benua dan dua samudra, sehingga perdagangan antar bangsa di Indonesia menjadi sangat ramai. Kesuburan tanah di Indonesia menyebabkan kegiatan pertanian maupun perkebunan dapat berlangsung dengan baik, dengan hasil yang beraneka ragam.

Kerjasama Antar Negara

Bel sekolah berbunyi. Siswa-siswa segera masuk kelas. Begitu pula siswa-siswa kelas V. Mereka berbaris menuju tempat duduk masing-masing. Tak lama kemudian Bapak Guru memasuki ruang kelas. Pak Guru membawa kertas lebar yang terlipat. Edo berbisik-bisik kepada Beni yang duduk di sebelahnya. Edo penasaran dengan kertas lebar yang dibawa Pak Guru.
Selanjutnya, Pak Guru membuka lipatan kertas itu. Pak Guru menunjukkannya kepada para siswa. Ternyata kertas itu adalah peta. Inilah peta yang dibawa Pak Guru.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
  1. Negara mana saja yang tampak pada peta tersebut?(Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, Pilipina, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar)
  2. Apakah menurutmu negara-negara tersebut bekerja sama dan hidup rukun?(ya, negera-negara tersebut bekerjasama dan hidup rukun)
  3. Jika negara-negara tersebut bekerja sama, apa bentuk kerja sama mereka?(mereka bekerjasama dalan ASEAN)
  4. Perhatikan angka 1 : 32.000.000 yang tertulis pada bagian bawah peta. Menurutmu, apa artinya.)Artinya 1 cm pada peta = 32.000.000 cm atau 320 km pada keadaan sesungguhnya)
Negara ibarat manusia. Setiap manusia membutuhkan manusia lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia membutuhkan orang lain dalam pergaulan. Begitu pula negara. Setiap negara bekerja sama dengan negara lain. Salah satu bentuk kerja sama tersebut ialah dalam perdagangan. Dalam Subtema 1, kamu telah mempelajari bahwa Indonesia mengimpor beberapa barang kebutuhan dari luar negeri. Sebaliknya, kita juga mengekspor barang-barang ke luar negeri.

Kerja sama perdagangan antarbangsa di dunia dibedakan menjadi 2 bentuk, yaitu bilateral dan multilateral. Selanjutnya, bentuk perdagangan multilateral dibagi menjadi 2 jenis, yaitu regional dan internasional.
  • Kerja sama bilateral. Kerja sama bilateral adalah kerja sama yang dilakukan antara dua negara. Kerja sama ini biasanya dalam bentuk hubungan diplomatik, perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan.
  • Kerja sama regional. Kerja sama regional adalah kerja sama yang dilakukan oleh beberapa negara dalam suatu kawasan atau wilayah. Kerja sama ini biasanya dilakukan karena adanya kepentingan bersama baik dalam bidang politik, ekonomi, dan pertahanan. Contoh kerja sama regional antara lain ASEAN dan Liga Arab.
  • Kerja sama multilateral. Kerja sama multilateral adalah kerja sama yang dilakukan beberapa negara. Contoh kerja sama ini antara lain Perserikatan Bangsa-Bangsa.
APEC
  • Apa kepanjangan dari APEC? APEC adalah singkatan dari Asia-Pacific Economic Cooperation atau Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik
  • Apa yang dimaksud dengan APEC? Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) merupakan upaya kerjasama dari 21 negara dengan tujuan meningkatkan perdagangan bebas di kawasan Asia-Pasifik.
  • Apa tujuan APEC? a. Menciptakan sistem perdagangan dan investasi yang bebas, terbuka dan adil dikawasan tahun 2010/2020 untuk ekonomi maju dan ekonomi berkembang.. b. Memimpin dalam memperkuat sistem perdagangan multirateral yang terbuka, meningkatkan liberalisasi perdagangan dan jasa, mengintensifkan kerjasama ekonomi di Asia-Pasifik..c. Mempercepat proses leberalisasi melalui penurunan hambatan perdagangan dan investasi yang lebih jauh, meningkatkan arus barang, jasa, modal secara bebas dan konsisten dengan GATT.
  • Apa manfaat APEC bagi para anggotanya? Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) memberi manfaat bagi negara ekonomi berkembang yang menjadi anggota kerja sama kawasan ini, termasuk Indonesia. Sejak dibentuk pada 1989, APEC meningkatkan ekspor Indonesia hampir 10 kali lipat dalam 22 tahun terakhir (1989-2011).
  • Apakah Indonesia bagian dari anggota APEC? Ya Keanggotaan APEC terdiri 21 ekonomi. Australia, Brunai Darussalam, Kanada,Cili, Republik Rakyat Cina, Hongkong-Cina, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua New Guinea, Filipina, Singapura, Taiwan-Cina Taipe, Thailand, Amerika Serikat, Peru, Rusia, Vietnam.
Pelaku perdagangan biasa melakukan surat menyurat. Ada 3 macam surat dalam perdagangan, yaitu surat permintaan, surat penawaran, dan perjanjian kerja sama. Perhatikan contoh surat permintaan berikut.
PT. Hasmidi Jaya
Jalan Pendidikan No.1, Bandung
Nomor : I/PT-H/XI/13 Bandung, 15 November 2013
Lampiran : 1 (satu) berkas
Hal : Permintaan

Kepada Yth. Kepala Bagian Penjualan
PT Digital Media Kreasi
Bandung Plaza Blok E Lt. 3 No. 11

Melalui surat ini kami ingin menyampaikan, bahwa kami akan segera membuka sebuah  Warung Internet (WARNET) di Ruko Mega Mas, Jalan Enggano, No.25 Bandung. Oleh karena itu, kami membutuhkan; 1) 20 unit computer; 2) 1 unit printer ; 3) 1 unit scanner, sesuai yang Saudara tawarkan pada iklan harian Bandung Post tanggal 12 November 2013.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kepada Saudara untuk mengirim brosur, daftar harga, dan buku petunjuk teknisnya. Selain itu, mohon penjelasan tentang: 1) syarat pembayaran, 2) syarat penyerahan barang, dan 3) potongan harga.

Kami tunggu balasan Saudara selekasnya. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami menyampaikan terima kasih.

Hormat saya,
Pimpinan PT. Hasmidi Jaya
Johan Ardhana Jati

Unsur-unsur surat penawaran:
  1. kepala surat
  2. tempat dan tanggal pembuatan surat
  3. nomor surat
  4. lampiran
  5. perihal
  6. alamat yang dituju
  7. salam pembuka
  8. isi surat (pembuka, inti, penutup)
  9. salam penutup
  10. tanda tangan dan nama terang pembuat surat
Perdagangan antarbangsa memudahkan setiap bangsa membantu memenuhi kebutuhan para warganya. Begitu pula negara-negara di Asia Tenggara. Semua negara itu saling mengadakan kerja sama perdagangan. Lihatlah kembali peta Asia Tenggara pada halaman awal pembelajaran ini. Dengan melihat peta itu kamu dapat mengetahui posisi setiap negara dan jaraknya dengan negara-negara lain.

Peta merupakan penggambaran suatu wilayah atau daerah. Tentu tidak mungkin menggambar peta suatu wilayah sesuai ukuran sebenarnya, bukan? Biasanya peta digambar dengan menggunakan skala. Artinya, jarak dua tempat atau ukuran suatu wilayah digambar lebih kecil. Sebagai contoh jarak sebenarnya dua kota 5 km digambar pada peta sejauh 1 cm. Dikatakan bahwa peta tersebut mempunyai skala.
Skala peta = 1 cm : 5 km
= 1 cm : 5.000 m
= 1 cm : 500.000 cm
= 1 : 500.000
Peta tersebut mempunyai skala 1 : 500.000 atau 1/500.000
Skala adalah perbandingan  ukuran gambar dengan ukuran yang sebenarnya.
Apa artinya sebuah peta memiliki skala 1 : 500.000?
Skala itu menunjukkan bahwa jarak 1 cm pada peta mewakili jarak sebenarnya 500.000 cm = 5 km.
  • Berapa jarak sebenarnya jika jarak dua kota A dan B pada peta 2 cm? Jarak kota A dan B = 2cm  x 500.000cm = 1.000.000 cm = 10 km.
  • Berapa jarak sebenarnya jika jarak dua desa C dan D pada peta 4,5 cm? Jarak Desa C dan D = 4,5 cm x 500.000 cm = 2.250.000 cm = 22,5 km
  • Jika jarak sebenarnya terminal E dan F 30 km, berapa jarak kedua terminal tersebut pada peta? Jarak kedua terminal pada peta = 3.000.000 : 500.000 cm = 6 cm
  • 4. Jika jarak sebenarnya stasiun kereta api G dan H 145 km, berapa jarak kedua stasiun tersebut pada peta? Jarak stasiun G dan H = 14.500.000 : 500.000 = 29 cm
Jawablah soal-soal berikut.
  • Jarak antara kedua kota sesungguhnya 25 km. Jarak pada peta 10 cm. Tentukan skala peta tersebut! Skala = 2.500.000 cm : 10 cm = 250.000, jadi skala - 1 : 250.000.
  • Jarak kedua kota sesungguhnya 45 km. Skala pada peta 1 : 150.000. Tentukan jarak kedua kota pada peta! Jarak kedua kota = 4.500.000 : 150.000 = 30 cm
  • Panjang rumah pada denah 50 cm. Panjang rumah sebenarnya 25 m. Berapa skala denah tersebut? Skala denah = 2.500cm : 50 cm = 50, Jadi skala denah = 1 : 50.
  • Tinggi suatu gedung 60 meter. Tinggi gedung pada denah 50 cm. Berapa skala denah tersebut? Skala denah = 6.000 cm : 50 cm = 120, Jadi skala denah = 1 : 120
  • Lebar suatu kolam renang 20 meter. Pada denah dibuat dengan skala 1 : 250. Berapa sentimeterkah lebar kolam pada denah? Lebar kolam pada denah = 2.000cm : 250 cm = 8, Jadi skala denah = 1 : 8.

Pengertian Riba : Macam - Macam Riba

Pengertian Riba

pengertian riba dari segi bahasa adalah “tambah”, karena salah satu pengertian riba adalah meminta tambahan dari sesuatu yang dihutangkan. Riba ini merupakan sistem ekonomi kapitalis yang menyebabkan berdampak buruknya ekonomi masyarakat, bagaimana tidak betapa banyak sistem riba yang telah meruntuhkan bangunan-bangunan yang berdiri kokoh, orang kaya menjadi orang hina, keluarga dekat bisa menjadi musuh, dan lain sebagainya dari dampak riba.

Tetapi perlu diperhatikan bahwa tidak semua bentuk tambahan atas modal pokok yang ditransaksikan dilarang dalam Islam. Profit yang didapat dalam suatu usaha juga berpotensi untuk menambah nilai modal pokok, namun profit tersebut tidak dilarang dalam islam.

Pendapat para ahli fiqih berkaitan dengan pengertian riba, antara lain sebagai berikut. Menurut Al-Mali pengertian riba adalah akad yang terjadi atas pertukaran barang atau komoditas tertentu yang tidak diketahui perimbagan menurut syara’, ketika berakad atau mengakhiri penukaran kedua belah pihak atau salah satu dari keduanya.

Menurut Abdul Rahman Al-Jaziri, pengertia riba adalah akad yang terjadi dengan pertukaran tertentu, tidak diketahui sama atau tidak menurut syara’ atau terlambat salah satunya.

Pendapat lain dikemukakan oleh syeikh Muhammad Abduh bahwa pengertian riba adalah penambahan-penambahan yang disyaratkan oleh orang yang memiliki harta kepada orang yang meminjam hartanya (uangnya), karena pengunduran janji pembayaran oleh peminjam dari waktu yang telah ditentukan.

Riba memiliki beberapa jenis yang kadang satu sama lain terlihat sangat berbeda. Oleh karena itu, sulit bagi kita untuk merangkum berbagai jenis riba tersebut dalam sebuah definisi yang pas. Maka, dari pada kita menghabiskan tempat untuk berpayah-payah mencari definisi riba, lebih baik kita langsung biacara tentang contoh konkret dari jenis-jenis riba yang ada.

Jenis-Jenis Riba 

Mayoritas ulama menyatakan bahwa riba bisa terjadi dalam dua hal, yaitu dalam utang  (dain) dan dalam transaksi jual-beli (bai’). Keduanya biasa disebut dengan istilah riba utang (riba duyun)dan riba jual-beli (riba buyu’). Mari kita tinjau satu persatu:

Riba Dalam Utang 

Dikenal dengan istilah riba duyun, yaitu manfaat tambahan terhadap utang.Riba ini terjadi dalam transaksi utang-piutang (qardh) atau pun dalam transaksi tak tunai selain qardh, semisal transaksi jual-beli kredit (bai’ muajjal).Perbedaan antara utang yang muncul karena qardh dengan utang karena jual-beli adalah asal akadnya. Utang qardh muncul karena semata-mata akad utang-piutang, yaitu meminjam harta orang lain untuk dihabiskan lalu diganti pada waktu lain. Sedangkan utang dalam jual-beli muncul karena harga yang belum diserahkan pada saat transaksi, baik sebagian atau keseluruhan.

Contoh riba dalam utang-piutang (riba qardh), misalnya, jika si A mengajukan utang sebesar Rp. 20 juta kepada si B dengan tempo satu tahun. Sejak awal keduanya telah menyepakati bahwa si A wajib mengembalikan utang ditambah bunga 15%, maka tambahan 15% tersebut merupakan riba yang diharamkan.

Termasuk riba duyun adalah, jika kedua belah pihak menyepakati ketentuan apabila pihak yang berutang mengembalikan utangnya tepat waktu maka dia tidak dikenai tambahan, namun jika dia tidak mampu mengembalikan utangnya tepat waktu maka temponya diperpanjang dan dikenakan tambahan atau denda atas utangnya tersebut. Contoh yang kedua inilah yang secara khusus disebutriba jahiliyah karena banyak dipraktekkan pada zaman pra-Islam, meski asalnya merupakan transaksi qardh (utang-piutan).

Sementara riba utang yang muncul dalam selain qardh (pinjam) contohnya adalah apabila si X membeli motor kepada Y secara tidak tunai dengan ketentuan harus lunas dalam tiga tahun. Jika dalam tiga tahun tidak berhasil dilunasi maka tempo akan diperpanjang dan si X dikenai denda berupa tambahan sebesar 5%, misalnya.

Perlu diketahui bahwa dalam konteks utang, riba atau tambahan diharamkan secara mutlak tanpa melihat jenis barang yang diutang. Maka, riba jenis ini bisa terjadi pada segala macam barang. Jika si A berutang dua liter bensin kepada si B, kemudian disyaratkan adanya penambahan satu liter dalam pengembaliannya, maka tambahan tersebut adalah riba yang diharamkan.Demikian pula jika si A berutang 10 kg buah apel kepada si B, jika disyaratkan adanya tambahan pengembalian sebesar 1kg, maka tambahan tersebut merupakan riba yang diharamkan.

Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya menyatakan, “kaum muslimin telah bersepakat berdasarkan riwayat yang mereka nukil dari Nabi mereka (saw) bahwa disyaratkannya tambahan dalam utang-piutang adalah riba, meski hanya berupa segenggam makanan ternak”.
Bahkan, mayoritas ulama menyatakan jika ada syarat bahwa orang yang berutang harus memberi hadiah atau jasa tertentu kepada si pemberi utang, maka hadiah dan jasa tersebut tergolong riba, sesuai kaidah, “setiap qardh yang menarik manfaat maka ia adalah riba”. Sebagai contoh, apabila si B bersedia memberi pinjaman uang kepada si A dengan syarat si A harus meminjamkan kendaraannya kepada si B selama satu bulan, maka manfaat yang dinikmati si B itu merupakan riba.

Riba Dalam Jual-beli 

Dalam jual-beli, terdapat dua jenis riba, yakni riba fadhl dan riba nasi’ah.Keduanya akan kita kenal lewat contoh-contoh yang nanti akan kita tampilkan.

Berbeda dengan riba dalam utang (dain)  yang bisa terjadi dalam segala macam barang, riba dalam jual-beli tidak terjadi kecuali dalam transaksi enam barang tertentu yang disebutkan oleh Rasulullah saw. Rasulullah saw bersabda:

“Jika emas ditukar dengan emas, perak ditukar dengan perak, bur (gandum) ditukar dengan bur, sya’ir (jewawut, salah satu jenis gandum) ditukar dengan sya’ir, kurma dutukar dengan kurma, dan garam ditukar dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa.”(HR. Muslim no. 1584)

Dalam riwayat lain dikatakan:

“Emas ditukar dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, jewawut dengan jewawut, kurma dengan kurma, garam dengan garam, harus semisal dengan semisal, sama dengan sama (sama beratnya/takarannya), dan dari tangan ke tangan (kontan). Maka jika berbeda jenis-jenisnya, juallah sesuka kamu asalkan dari tangan ke tangan (kontan).” (HR Muslim no 1210; At-Tirmidzi III/532; Abu Dawud III/248).
  • Ada beberapa poin yang bisa kita ambil dari hadits di atas:Rasulullah saw dalam kedua hadits di atas secara khusus hanya menyebutkan enam komoditi saja, yaitu: emas, perak, gandum, jewawut, kurma dan garam. Maka ketentuan/larangan dalam hadits tersebut hanya berlaku pada keenam komoditi ini saja tanpa bisa diqiyaskan/dianalogkan kepada komoditi yang lain. Selanjutnya, keenam komoditi ini kita sebut sebagai barang-barang ribawi.
  • Setiap pertukaran sejenis dari keenam barang ribawi, seperti emas ditukar dengan emas atau garam ditukar dengan garam, maka terdapat dua ketentuan yang harus dipenuhi, yaitu: pertama takaran atau timbangan keduanya harus sama; dan kedua keduanya harus diserahkan saat transaksi secara tunai/kontan.
Berdasarkan ketentuan di atas, kita tidak boleh menukar kalung emas seberat 10 gram dengan gelang emas seberat 5 gram, meski nilai seni dari gelang tersebut dua kali lipat lebih tinggi dari nilai kalungnya. Kita juga tidak boleh menukar 10 kg kurma kualitas jelek dengan 5 kg kurma kualitas bagus, karena pertukaran kurma dengan kurma harus setakar atau setimbang. Jika tidak setimbang atau setakaran, maka terjadi riba, yang disebut riba fadhl.

Disamping harus sama, pertukaran sejenis dari barang-barang ribawi harus dilaksanakan dengan tunai/kontan. Jika salah satu pihak tidak menyerahkan barang secara tunai, meskipun timbangan dan takarannya sama, maka hukumnya haram, dan praktek ini tergolong riba nasi’ah atau ada sebagian ulama yang secara khusus menamai penundaan penyerahan barang ribawi ini dengan sebutan riba yad.
  • Ketiga, Pertukaran tak sejenis di antara keenam barang ribawi tersebut hukumnya boleh dilakukan dengan berat atau ukuran yang berbeda, asalkan tunai. Artinya, kita boleh menukar 5 gram emas dengan 20 gram perak atau dengan 30 gram perak sesuai kerelaan keduabelah pihak. Kita juga boleh menukar 10 kg kurma dengan 20 kg gandum atau dengan 25 kg gandum, sesuai kerelaan masing-masing. Itu semua boleh asalkan tunai alias kedua belah pihak menyerahkan barang pada saat transaksi. Jika salah satu pihak menunda penyerahan barangnya, maka transaksi itu tidak boleh dilakukan. Para ulama menggolongkan praktek penundaan penyerahan barang ribawi ini kedalam jenisriba nasi’ah tapi ada pula ulama yang memasukkannya dalam kategori sendiri dengan nama riba yad.
  • Jika barang ribawi ditukar dengan selain barang ribawi, seperti perak ditukar dengan ke kayu,  maka dalam hal ini tidak disyaratkan harus setimbang dan tidak disyaratkan pula harus kontan karena kayu bukan termasuk barang ribawi.
  • Selain keenam barang-barang ribawi di atas, maka kita boleh menukarkannya satu sama lain meski dengan ukuran/kuantitas yang tidak sama, dan kita juga boleh menukar-nukarkannya secara tidak tunai. Sebagai contoh, kita boleh menukar 10 buah kelapa dengan 3 kg kedelai secara tidak kontan karena kelapa dan kedelai bukan barang ribawi.

Kesimpulan

  1. Riba bisa terdapat dalam utang dan transaksi jual-beli.
  2. Riba dalam utang adalah tambahan atas utang, baik yang disepakati sejak awal ataupun yang ditambahkan sebagai denda atas pelunasan yang tertunda. Riba utang ini bisa terjadi dalam qardh (pinjam/utang-piutang) ataupun selain qardh, seperti jual-beli kredit. Semua bentuk riba dalam utang tergolong riba nasi’ah karena muncul akibat tempo (penundaan).
  3. Riba dalam jual beli terjadi karena pertukaran tidak seimbang di antara barang ribawi yang sejenis (seperti emas 5 gram ditukar dengan emas 5,5 gram). Jenis ini yang disebut sebagai riba fadhl.
  4. Riba dalam jual-beli juga terjadi karena pertukaran antar barang ribawi yang tidak kontan, seperti emas ditukar dengan perak secara kredit. Praktek ini digolongkan ke dalam riba nasi’ah atau secara khusus disebut dengan istilah riba yad.

Pengertian Organisasi

Pengertian Organisasi 



Pengertian Organisasi yaitu suatu kelompok orang yang bekerja bersama untuk tujuan bersama. Sedangkan dengan cara terperinci pengertian organisasi yaitu sebagai tempat atau wadah untuk orang berkumpuldan berkerja sama dengan cara rasional serta sistematis, terencana, terpimpin, serta terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya baik uang, metode, material, serta lingkungan, serta sarana-prasarana, data serta lain sebagainya yang dipakai dengan cara efisen serta efisien untuk meraih maksud organisasi,


1. Tujuan Organisasi 


Setiap manusia mempunyai kebutuhan serta maksud yang berbeda-beda, hal itu menjadi sebab ada tujuan dalam organisasi, dengan menjadikan satu kebutuhan serta tujuan yang tidak sama untuk menjadi kebutuhan serta tujuan yang sama. Tujuan organisasi mempunyai pengaruh dalam mengembangkan organisasi baik dalam perekrutan anggota, serta pencapaian apa yang ingin dilakukan dalam berjalannya organisasi tersebut . Tujuan-tujuan organisasi diantaranya seperti berikut...

  1. Mengatasi terbatasnya kemampuan, kemandirian serta sumber daya yang dimilikinya dalam mencapai tujuan 
  2. Sebagai tempat mencapai tujuan dengan selektif serta efektif karena melakukan dengan cara bersama-sama 
  3. Sebagai tempat mendapatkan jabatan serta pembagian kerja 
  4. Tempat mencari keuntungan bersama-sama 
  5. Sebagai tempat mengelola dalam lingkungan bersama-sama 
  6. Sebagai tempat memperoleh penghargaan 
  7. Sebagai tempat dalam memperoleh kekuasaan serta pengawasan 


2. Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli 



  1. Stoner, Menurutnya pengertian organisasi yaitu suatu pola beberapa hubungan melalui orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama 
  2. Stephen P. Robbins, Menurut definisinya, pengertian organisasi yaitu kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk meraih satu tujuan bersama-sama atau sekelompok tujuan. 
  3. James D. Mooney, Organisasi yaitu bentuk setiap perserikatan manusia untuk meraih tujuan bersama-sama. 
  4. Chester I. Bernard, Menjelaskan bahwa organisasi yaitu suatu sistem kesibukan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. 
  5. Drs. H. Malayu S, P, Hasibuan, menurut dia pengertian organisasi yaitu sebagai sistem pemilihan, pengelompokan, serta penyusunan berbagai macam aktivitas yang dibutuhkan untuk meraih tujuan bersama-sama. 
  6. Max Weber, Menurut pendapatnya pengertian organisasi yaitu satu kerangka jalinan terstruktur yang didalamnya ada wewenang, serta tanggung jawab dan pembagian kerja menggerakkan suatu hal manfaat tertentu. 


3. Ciri-Ciri Organisasi 



a. Ciri-Ciri Organisasi Secara umum 

  1. Memiki maksud serta tujuan 
  2. Mempunyai komponen yakni atasan serta bawahan 
  3. Ada kerja sama yang terstruktur 
  4. Memiliki pendegelasian wewenang serta koordinasi sebagian tugas. 
  5. Memiliki keterikatakan format serta tatat tertip yang perlu ditaati 

b. Ciri-Ciri Organisasi Menurut Beberapa Pakar yakni Berelson serta Steiner 

  1. Normalitas, yaitu ciri organisasi sosial yang mengacu pada perumusan tercatat dari pada sebagian ketentuan, bebrapa ketentuan prosedur, kebijaksanaan, maksud, kiat dan sebagainya 
  2. Hierarki, yaitu ciri organisasi yang merujuk pada pola kekuasaan serta kewenangan yang berbentuk piramida, berarti ada beberapa orang tertentu dengan kekuasaan serta kewenangan yang tinggi daripada orang umum dalam organisasi tersebut . 
  3. Besar serta Kompleksnya, yaitu ciri organisasi sosial yang mempunyai banyak anggota hingga hubungan sosial antar anggota yaitu tidak langsung (impersonal) yang umumnya dimaksud dengan " tanda-tanda birokrasi " 
  4. Lamanya (Duration), yaitu ciri organisasi di mana eksistensi organisasi lebih lama daripada keanggotaan pada organisasi tersebut . 

c. Ciri-Ciri Organisasi Modern 

  1. Organisasi bertambah besar 
  2. Penggunaan staf lebih intensif 
  3. Unsur-unsur organisasi lebih lengkap 
  4. Pengelolaan data semakin cepat 
  5. Adanya prinsip-prinsip atau azas-asaz organisasi 
  6. Cenderung spesialisasi 


4. Unsur-Unsur Organisasi 



a. Unsur-Unsur Organisasi Secara Umum 

  1. Man, yaitu unsur utama pembentuk organisasi yang disebut sebagai personil atau anggota yang menurut fungsi serta tingkatannya terdiri atas unsur pimpinan (administrator) sebagai pemimpin paling tinggi organisasi, beberapa manajer pemimpin unit tertentu suatu kerja sesuai manfaatnya serta beberapa pekerja (workers). Setiap hal itu adalah kemampuan organisasi. 
  2. Kerja Sama, yaitu unsur organisasi di mana setiap anggota atau personil lakukan perbuatan dengan cara bersama-sama untuk maksud bersama-sama. 
  3. Maksud Bersama-sama, yaitu Tujuan yang menginginkan diraih/diinginkan baik dari prosedur, program, pola atau titik akhir dari pekerjaan organisasi itu. 
  4. Peralatan (Equipment), yaitu fasilitas serta prasarana yang berbentuk kelengkapan dari organisasi itu baik itu berbentuk bangunan (gedung, kantor), materi, uang, serta kelengkapan lainnya. 
  5. Lingkungan (Environment), yaitu unsur organisasi yang juga mempunyai pengaruh. Aspek itu yaitu ekonomi, sosial budaya, strategi, kebijaksanaan. biaya, serta ketentuan yang sudah ditetapkan. 
  6. Kekayaan Alam, yang termasuk dengan kekayaan alam yaitu air, cuaca, kondisi iklim, flora serta fauna. 
  7. Kerangka/Kontruksi Mental Organisasi, yaitu landasan dari organisasi yang berada pada visi organisasi tersebut di buat. 


b. Unsur-Unsur Organisasi Menurut Keith Davis 
Unsur Pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya adalah keterlibatan mental serta perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah
Unsur Kedua, adanya sikap suka-rela dalam membantu kelompok mencapai maksud tertentu.
Unsur Ketiga, unsur tanggung jawab adalah rasa yang paling menonjol dalam jadi anggota

c. Unsur-Unsur Dasar Organisasi 
  1. Personil atau anggota 
  2. Visi 
  3. Misi 
  4. Wewenang 
  5. Struktur 
  6. Hubungan 
  7. Formalitas 
  8. Sumber Daya 
  9. Proses Kegiatan organisasi 

5. Teori-Teori Organisasi 

a. Teori Organisasi Klasik yaitu teori yang mempunyai rencana organisasi dari mulai tahun 1800 (abad 19) yang mendefinisikan organisasi yaitu sebagai struktur interaksi, kekuasaan-kekuasaan, sebagian tujuan, beberapa fungsi, beberapa kegiatan, komunikasi serta aspek lain saat orang bekerja bersama. Teori klasik sangat tersentralisasi serta tugas-tugasnya terspesialisasi dan pemberian petunjuk mekanistik struktural yang kaku serta tidak kreatif yang digambarkan oleh para teoritisi.

Teori Klasik disebut juga dengan teori tradisional. Teori klasik berkembang dalam 3 jenis aliran diantaranya sebagai berikut..

Teori Birokrasi, teori birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya yang berjudul " The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism

Teori Administrasi, teori administrasi dikembangkan atas sumbangan dari Henry Fayol serta Lyndall Urwick dari Eropa dan Mooeny serta Reliey dari Amerika
Manajemen Ilmiah, teori ini dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor yang dimulai pada tahun 1900.

b. Teori Organisasi Neoklasik yaitu Teori yang menekankan pada pentingnya segi psikologis serta sosial, baik sebagai individu serta kelompok dalam lingkungan kerja. Teori Neoklasik yaitu teori/aliran interaksi manusia (The Human Relation Movement). Dalam pembagian kerja, diperlukan hal-hal tersebut yang sudah dikemukakan teori neoklasik diantaranya sebagai berikut..

  • Partisipasi, yakni melibatkan setiap orang dalam sistem pengambilan ketentuan
  • Perluasan kerja, yakni sebagai kebalikan dari pola spesialisasi
  • Manajemen bottom-up, yang bakal memberi kesempatan para junior untuk berperan serta dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.


c. Teori Organisasi Modern yaitu teori yang bersifat terbuka di mana semua unsur organisasi satu kesatuan yang saling ketergantungan. Teori modern dipelopori oleh Herbert Simon yang ditandai serta diawali disaat selesainya gerakan contingency.

Teori modern dimaksud sebagai analisis sistem pada organisasi yang disebut aliran ketiga paling besar dalam teori organisasi serta manajemen. Sistem terbuka yang dipelopori Katz serta Robert kahn dalam bukunya " the social psychology of organization ". yang menjelaskan dalam bukunya tentang kelebihan sistem terbuka.

6. Manfaat Organisasi 

  1. Tercapainya satu tujuan 
  2. Melatih mental bicara di publik 
  3. Mudah memecahkan masalah 
  4. Melatih leadership 
  5. Memperluas pergaulan 
  6. Kuat dalam menghadapi tekanan 
  7. Meningkatkan wawasan serta pengetahuan

Pengertian, Tahap, dan Macam Perjanjian Internasional

Pengertian, Tahap, dan Macam Perjanjian Internasional. Pengertian dari Perjanjian Internasional, Tahap-Tahap yang ada dalam sebuah Perjanjian Internasional, Beragam Macam Perjanjian Internasional yang ada di dunia.

Pengertian Perjanjian Internasional 

Sumber: kakakpintar.com
Dalam merajut satu hubungan internasional, negara yang ikut dan harus buat satu perjanjian untuk membatasi hubungan itu sendiri. Dalam hal ini banyak proses yang butuh dilalui untuk buat satu perjanjian internasional, lalu apa pengertian dari perjanjian internasional sebenarnya?

Berikut ini yaitu pengertian perjanjian internasional menurut beberapa ahli:
  • Oppenheimer-Leuterpacht 
Perjanjian internasional yakni satu perjanjian antar negara yang mengakibatkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya.
  • G. Schwarzenberger 
Perjanjian internasional yakni satu perjanjian antara beberapa subyek hukum internasional yang mengakibatkan beberapa kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional. Perjanjian internasional dapat berbentuk bilateral maupun multilateral. Subjek-subjek hukum internasional dalam hal ini tidak cuma beberapa instansi internasional juga negara-negara.
  • Mochtar Kusumaatmadja, SH. LL. M. 
Perjanjian internasional yakni perjanjian yang diadakan antar bangsa yang memiliki maksud untuk menciptakan hasil dari hukum-hukum tertentu.
  • Konferensi Wina 1969 
Perjanjian internasional yakni perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih, yang memiliki maksud untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu. Artinya, perjanjian internasional mengatur perjanjian antar negara, yang juga disebut sebagai subyek hukum internasional.

Dilihat dari segi norma yang berlaku, harusnya setiap negara yang udah melakukan perjanjian mesti mempertanggung jawabkan hasil dari perjanjian dan tidak melanggarnya.
  • Academy Of Science Of USSR 
Perjanjian internasional yakni satu perjanjian yang dinyatakan secara resmi antara dua atau lebih negara-negara mengenai pemantapan, perubahan, atau pembatasan dari pada hak dan kewajiban mereka secara timbal balik.
  • Menurut UU no. 24 th. 2004 
Perjanjian Internasional yakni perjanjian berupa dan nama tertentu yang diatur dalam hukum internasional yang di buat secara tertulis dan menghasilkan adanya hak dan kewajiban pada bagian hukum

Kesimpulan Perjanjian Internasional yakni perjanjian yang diadakan antar negara dalam merajut hubungan internasional sebagai pengatur beberapa batasan dalam kerjasamanya dan menghasilkan hak dan kewajiban yang harus bisa dipertanggung jawabkan oleh negara-negara itu.

Klasifikasi Perjanjian Internasional 

Sumber: hitamandbiru.blogspot.co.id
Bersumber pada Subjeknya 
  1. Perjanjian yang di setujui oleh banyak negara yaitu subyek hukum Internasional 
  2. Perjanjian antar banyak negara dan Subyek Hukum internasional yang lain 
  3. Perjanjian antar subyek hukum internasional tidak cuma negara, umpamanya antar organisasi internasional 
Bersumber pada Isinya 
  1. Perjanjian dari Segi Politis seperti pakta pertahanan dan kedamaian 
  2. Perjanjian dari Segi Ekonomi seperti perlindungan keamanan 
  3. Perjanjian dari Segi Batas Area seperti Laut teritorial 
  4. Perjanjian dari Segi Hukum seperti status kewarganegaraan 
  5. Perjanjian dari Segi Kesehatan, seperti penanggulangan wabah penyakit 
Bersumber pada Proses/tahapan Pembentukannya 
  1. Perjanjian yang mempunyai karakter penting yaitu yang di buat lewat proses perundingan, penandatanganan, dan ratifikasi. 
  2. Perjanjian yang mempunyai karakter sederhana, yaitu yang di buat lewat perundingan dan penandatanganan. 
Bersumber pada Fungsinya 
  1. Perjanjian yang membentuk Hukum, yaitu satu perjanjian yang meletakkan beberapa ketentuan hukum untuk orang-orang internasional secara kesuluruhan yang miliki sifat multilateral dan biasanya terbuka untuk pihak ketiga. 
  2. Perjanjian yang miliki sifat khusus, yaitu perjanjian yang menghasilkan hak dan kewajiban untuk negara-negara yang mengadakan perjanjian saja. 

Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional 

Sumber: republika.co.id
Dalam membuat perjanjian internasional, negara yang merajut hubungan kerja harus melalui beberapa bagian spesifik sebagai berikut ini:

Perundingan (negotiation) 

Perundingan atau negosiasi yaitu hal pertama yang butuh dilakukan. Secara umum mungkin saja kita sudah paham benar arti dari perundingan ini. Istilahnya seperti musyawarah untuk mencapai satu kesepakatan yang di setujui bersama.

Atau biasa disebut dengan musyawarah yang mufakat.
Dalam melakukan perundingan masing-masing negara dapat mengirimkan perwakilannya dengan membawa surat kuasa penuh. Apabila telah ada kesepakatan bersama menyangkut perjanjian ini akan dilanjutkan ke proses selanjutnya.

Penandatanganan (Signature) 

Setelah dilakukan perundingan akan ada proses penandatanganan. Biasanya proses ini dilakukan oleh menteri luar negeri atau kepala pemerintahan. Untuk perjanjian yang ada dalam sebuah perjanjian multilateral (negara yang ikut serta lebih dari 2) hasil kesepakatan dianggap sah apabila suara telah mencapai 2/3 suara peserta yang ada untuk memberikan suara.

Walau demikian perjanjian belum dapat diterapkan bila belum melalui tahap pengesahan (ratifikasi) oleh masing-masing negaranya.

Pengesahan (Ratification) 

Proses yang terakhir ketika saat sebelum perjanjian itu berlaku yakni pengesahan atau ratifikasi. Satu negara mengikatkan diri pada suatu perjanjian dengan syarat bila udah disahkan oleh tubuh yang berwenang di negaranya.

Ratifikasi perjanjian internasional dikelompokkan jadi 3, yaitu:
  1. Pengesahan Oleh badan Eksekutif. Sistem ini umum dilakukan oleh pemerintahan raja-raja absolut atau otoriter. 
  2. Pengesahan oleh Badan Legislatif. Sistem ini tidak sering digunakan. 
  3. Pengesahan Campuran oleh Badan Eksekutif dan Legislatif (DPR dan Pemenrintahan). Sistem ini yaitu yang paling banyak digunakan karena badan eksekutif dan legislatif sama-sama memastikan dalam proses ratifikasi satu perjanjian. 

Jenis-Jenis Perjanjian Internasional 

Sumber: elgar.blog
Satu di antara hasil dari hubungan internasional yakni terbentuknya satu perjanjian yang berlaku sampai batas yang di setujui. Perjanjian ini dapat dikerjakan di beberapa bagian kenegaraan. Namun secara garis besar dapat dikelompokkan jadi perjanjian bilateral, dan multilateral.

Perjanjian Bilateral 

Perjanjian Bilateral yakni hubungan kerja yang menyangkut keperluan hubungan antar dua negara saja. Biasanya perjanjian hubungan ini miliki sifat tertutup, artinya tidak di sebarluaskan secara internasional.

Contoh hubungan kerja bilateral Indonesia yakni perjanjian antara pemerintahan RI dengan RRC pada th. 1955, yaitu tentang penyelesaian Dwi Kewarganegaraan.

Perjanjian Multilateral 

Seperti namanya, perjanjian multilateral yakni hubungan kerja lebih dari dua negara, hubungan internasional seperti ini biasanya miliki sifat terbuka. Perjanjian ini mungkin saja tidak hanya mengatur keperluan negara-negara yang ikut serta, namun juga keperluan negara lain yang bukanlah merupakan peserta dari perjanjian ini.

Contoh hubungan kerja multilateral negara Indonesia yakni Konvensi Wina th. 1961 tentang hubungan Diplomatik.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Tahap, dan Macam Perjanjian Internasional, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Perjanjian Internasional di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Perjanjian Internasional. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Pengertian Demokrasi Menurut Ahli



Demokrasi adalah bentuk/mekanisme system pemerintahan dalam satu negara untuk berusaha wujudkan rakyat yang berdaulat atas negara dengan digerakkankan oleh pemerintah negara itu. Dengan cara etimologis, Demokrasi datang dari bahaya Yunani yakni demos serta kratein di mana demos bermakna rakyat serta kratein bermakna pemerintahan atau kekuasaan. Jadi Demokrasi yaitu pemerintahan atau kekuasaan rakyat.

Demokrai sebagai system pemerintahan telah dipakai mulai sejak jaman Yunani kuno. Ketika itu, semuanya rakyat ikut dengan cara segera mengulas bebrapa masalah pemerintahan. Demokrasi itu dimaksud demokrasi segera. Sesudah jaman Yunani kuno, demokrasi telah tidak sering digunakan sebagai system pemerintahan. Barulah sesudah jaman Renaissance, demokrasi bangkit kembali dengan pertimbangan seperti berikut :

Perasaan tak suka dengan oligarki (pemerintah yang digerakkan oleh sebagian orang yang berkuasa dari kelompok atau grup spesifik), segolongan kecil rakyat yang selalu melakukan tindakan menurut kemauannya.
  • Dampak aliran politik serta sosial yang menginginkan kesamaan. 
  • Perubahan butuh serta sebaiknya demokrasi. 
  • Pelopor yang sudah memperjuangkan lahirnya demokrasi, salah satunya yakni J. J Rousseau, John Locke serta Montesquieu. Perubahan setelah itu, demokrasi makin diperlukan sebagai system pemerintahan banyaknya negara yang ada di semua dunia. 

Pada umumnya, pengertian demokrasi yaitu satu system dalam pemerintahan dengan melibatkan rakyat dalam system pemerintahannya. Meskipun sekian, pengertian demokrasi ini mempunyai banyak penafsiran menurut beberapa pakar, tersebut pengertian demokrasi menurut beberapa pakar :

Pengertian demokrasi menurut beberapa ahli 

1. Pengertian demokrasi menurut Abraham lincoln 

Demokrasi yaitu satu pemerintahan yang datang dari rakyat, olehrakyat serta untukrakyat. Bisa diambil kesimpulan kalau pemegang kekuasaan yang paling tinggi dalam satu system demokrasi yakni ada di kuasa rakyat serta rakyat mempunyai hak, peluang serta nada yang sama untuk mengontrol serta mengatur kebijakan pemerintah lewat ketentuan yang paling banyak.

2. Pengertian demokrasi menurut Hans Kelsen 

Demokrasi yaitu satu bentuk pemerintahan di mana semua ketentuan pemerintah yang utama dengan cara segera maupun tidakdidasarkan padakesepakatan sebagian besar yang didapatkan dengan bebas pada rakyat dewasa.

3. Pengertian demokrasi menurut Sidney Hook 

Demokrasi yaitu system pemerintahan di mana tiap-tiap ketentuan pemerintah yang utama secaralangsung maupun tak didasarkan padakesepakatan sebagian besar yang didapatkan bebas dari rakyat dewasa.

4. Pengertian demokrasi menurut H. Harris Soche 

Demokrasi yaitu satu system pemerintahan rakyat karenanya kekuasaanpemerintahanmelekat pada diri rakyat/orang banyak serta hak untuk rakyat atau orang banyak untuk menjaga, serta mengatur dan membuat perlindungan dari satu paksaan serta pemerkosaan orang lain/tubuh yang diserahi untukmemerintah.

5. Pengertian demokrasi menurut Ranny 

Demokrasi yaitu suatubentukpemerintahan yang diatur serta diorganisasikan berdasar pada prinsipprinsip kedaulatan rakyat, persamaan politi, konsultasi atau dialogdenganrakyat serta berdasar pada padaaturan yang sebagian besar.

6. Pengertian demokrasi menurut Hannry B. Mayo 

Demokrasi yaitu satu kebijaksanaan umum yang diputuskan atas basic sebagian besar oleh wakil-wakil yang diawasisecara efisien oleh rakyat dalam tiap-tiap penentuan yangdidasarkanatas prinsip persamaan politik serta dikerjakan dalam situasi dimanaterjadi kebebasan politik.

7. Pengertian demokrasi menurut Merriam, Webster Dictionary. 

Demokrasi disimpulkan sebagai pemerintahan oleh rakyat yang dengan cara spesial oleh sebagian besar serta pemerintahan di mana kekuasaantertinggi tetaplah digerakkan oleh rakyat baik segera ataupun tak segera dengan melalui system perwaklan yang umumnya dikerjakandengan mengadakan pemilu dengan cara bebas yang dikerjakan dengan cara periodik serta rakyat umumkhususnya untuk mengangkat sumber otoritas politik serta tidakadanya ketidaksamaan kelas yang berdasarkan atas ketentuan yang semena-mena atau berdasar pada keturunan.

8. Pengertian demokrasi menurut C. F. Strong 

Demokrasi yaitu satu system pemerintahan yang sebagian besar anggota dewan dari orang-orang yang ikut turut dalam politik berdasar pada system perwakilan yang menanggung pemerintah pada akhirnya bisa mempertanggungjawabkan semua aksi pada sebagian besar itu.

9. Pengertian demokrasi menurut Abdul Ghani Ar Rahhal. 

Demokrasi yaitu kekuasaan oleh rakyat di mana rakyat sebagai sumber kekuasaan. Ia mengatakan kalau Plato adalah orang yang pertama kalinya mengungkap teori demokrasi, di mana sumberkekuasaannya adalah hasrat yang tunggal bukanlah majemuk.

10. Pengertian demokrasi menurut Yusuf Al-Qordhawi 

Demokrasi yaitu satu wadah untuk orang-orang untuk pilih seorang untuk jadi pengatur kebutuhan orang-orang di mana pimpinannya tidaklah orang yang dibenci, ketentuannya bukanlah yangmasyarakat tak diinginkan serta orang-orangberhak memohon pertanggungjawabab pada penguasa jika pemimpin itu salah. Namun orang-orang tak memiliki hak memecatnya bila menyelewengkan, orang-orang juga tak dapat dibawa dalam system ekonomi, budaya, sosial atau system politik yg tidak dikenali serta tak disenangi.

11. Pengertian demokrasi menurut Koentjoro Poerbopanoto

yaitu satu system yang di mana rakyat harus turut ikut aktif berparsipasi dalam pemerintahan negara.

12. Pengertian demokrasi menurut Charles Costello

yaitu satu system dalam politik pemerintahan serta sosial dengan kekuasaan ada di pemerintah namun dibatasi oleh hukum serta adalah satu kebebasan pada tiap-tiap warga negara dalam membuat perlindungan semua hak-haknya.

13. Pengertian demokrasi Menurut Samuel Huntington

yaitu demokrasi dapat ada saat beberapa pembuat ketentuan yang terkuat dalam satu system itu diambil lewat pemilu yang adil, jujur serta berkala dan mengaplikasikan kebebasan berkompetisi untuk tiap-tiap calon yang mempunyai tujuan untuk peroleh suara

14. Pengertian demokrasi menurut Maurice Duverger 

yaitu langkah pemerintahan di mana ada satu kelompok yang harus diperintah serta memerintah sama atau mungkin tak terpisahkan.

15. Pengertian demokrasi menurut Prof. Mr. Muhammad Yamin 

yaitu satu basic di dalam pembentukan pemerintahan serta ada didalamnya atau masyarat dalam satu kekuasaan untuk mengatur serta memerintah supaya dikendalikan dengan cara sah oleh tiap-tiap semua warga negara.

16. Pengertian demokrasi menurut International Commision of Jurist 

yaitu satu bentuk pemerintahan yang di mana ada hak dalam bikin satu ketentuan politik harus diadakan oleh rakyat melalui beberapa wakil yang sudah dipilih dalam satu sistem pemilu.

17. Pengertian demokrasi menurut Affan Ghafar 

yaitu terdiri dari dua hal yakni demokrasi normatif yaitu demokrasi yang biasanya diwujudkan oleh negera. Sedang untuk demokrasi empirik yaitu satu demokrasi yang wujudnya cuma ada didunia politik.

18. Pengertian demokrasi menurut Yeni R. Lukiswara serta Sumarno AP 

yaitu pemerintahan dari rakyat, olehh rakyat serta untuk rakyat.

Macam-macam Demokrasi


Nah dari pengertian demokrasi menurut beberapa pakar di atas, kita bisa merumuskan beberapa macam demokrasi yakni seperti berikut :

1. Demokrasi pancasila yaitu system demokrasi yang terpusat pada masukan, kebutuhandan nada rakyat dan mempunyai jiwadandasar memahami pancasila atau nilai-nilai mulia pancasli yang bersumberpada tata nilaisosialbudaya.

2. Demokrasi liberal yaitu system demokrasi yang mengutamakan pada kebebasan manusia untuk mempunyai kebutuhan manusia serta kekuasaan dalam pemerintahan yang dibatasi oleh undangundang.

3. Demokrasi terpimpin yaitu system demokrasi yang menginginkan mengarahkan pada pimpinan tunggal

4. Demokrasi proletar yaitu system demokrasi yang menginginkan menyejahterakan rakyat dengan semua sesuatuny diputuskan serta dikuasai oleh negara dan tak mengetahui kelas orang-orang.

5. Demorasi totaliter yaitu demokrasi yang memiliki maksud paling utama untuk menghalalkan semua langkah.

6. Demokrasi titular yaitu satu system demokrasi yang bercampur dengan style lama serta moderen.

7. Demokrasi resmi yaitu satu demokrasi yang meletakkan kesamaan kedudukan setiaporang dalam politik dengan tak memasukkan usaha dalam menyingkirkan kesenjangan ekonomi.

8. Demokrasi material yaitu demokrasi yang terwujud atas kesamaan ekonomi serta sosial.

Dari beberapa macam demokrasi di atas jadi kita bisa temukan bebebrapa tanda-tanda demokrasi yakni seperti berikut :

  • Mempunyai jaminan kekuasaan yang disetujui dengan cara bersama 
  • Mempunyai jaminan kemerdekaan untuk tiap-tiap warga negara untuk berkumpul serta beroposisi. 
  • Mempunyai jaminan HAM (baca pengertian ham menurut beberapa pakar). 
  • Mempunyai kekuasaan pemerintahan yang dikendalikan oleh rakyat dengan lewat utusan yang diambil rakyat. 
  • Mempunyai kesamaan kedudukan serta perlakuanbagi semua warganegara dalamhukum. 


Mengenai prinsip-prinsip demokrasi yang perlu di ketahui yakni seperti berikut :

  • Ada jaminan hak asasi manusia atau HAM 
  • Kesamaan didepan hukum 
  • Konstitusi membatasi kekuasaan pemerintah 
  • Ada kebebasan pers. 
  • Kebebasan memberi pendapat serta berserikat 
  • Pemilu yang jurdil (jujur, adil serta bebas) sesuai sama masukan rakyat. 
  • Peradilan yang adil serta jujur dan tak memihak. 


Sekianlah info mengenai pengertian demokrasi menurut beberapa pakar | Semoga info mengenai pengertian demokrasi menurut beberapa pakar bisa memberi faedah dalam memberi wawasan mengenai pengertian demokrasi menurut beberapa pakar.