Showing posts sorted by relevance for query manusia purba. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query manusia purba. Sort by date Show all posts

Sebagian Jenis Manusia Purba dan Ciri-Cirinya

Sebagian Jenis Manusia Purba dan Ciri-Cirinya|Manusia Purba yaitu jenis manusia pada zaman prasejarah, manusia purba memiliki beberapa jenis serta ciri masing-masing dari ciri-ciri itu dapat ditemukan jenis manusia purba ini serta dari Penelitian manusia purba dilakukan dengan mengadakan peneliatian penggalian lokasi yang diprediksikan sebagai tempat hidup manusia purba.

Penggalian itu menghasilkan temuan berupa beberapa sisa tumbuh-tumbuhan, hewan, serta manusia yang sudah membantu (fosil). Fosil tumbuhan, hewan serta manusia itu ditemukan di lapisan bumi tertentu. Dengan mengetahui usia lapisan bumi, dapat ditemukan usia fosil. Untuk lebih mengetahui jelas Beberapa Jenis serta Ciri-Ciri manusia purba Mari lihat penjelasan, serta kajian berikut ini...

Beberapa Type Manusia Purba serta Ciri-Cirinya 

Sebagian Jenis Manusia Purba dan Ciri-Cirinya
Pada Pembahasan ini, Pertama-tama akan dibahas mengenai Jenis Manusia Purba serta ciri-cirinya di wilayah indonesia serta yang ke-2 bakal dibicarakan type manusia purba serta ciri-cirinya di luar indonesia...

A. Beberapa Jenis Manusia Purba Indonesia serta Ciri-Cirinya 

Penelitian fosil manusia purba di Indonesia diawali pada akhir abad ke-19 Tokoh riset manusia purba di Indonesia yaitu Eugene Dubois. Keberhasilannya temukan fosil atap tengkorak di Trinil (th. 1891) jadi sisi utama dalam histori palaeoantropologi. Momen itu sekalian memulai rangkaian riset fosil manusia purba di Indonesia.

1. Meganthropus Palaeojavanicus (Meganthropus Palaeojavanicus : manusia raksasa dari Jawa kuno) 

Fosil manusia purba ini merupakan jenis paling tua yang pernah diketemukan di Indonesia. Penemunya yaitu Ralph von Koenzgswald di Fosil yang diketemukan berbentuk rahang bawah serta atas gigi terlepas. Lewat cara stratigrafi di ketahui fosil itu ada pada susunan Puçangan. Bersumber pada usia susunan tanah, diprediksikan fosil Megantropus Paleojavanicus berusia 1-2 juta th..
  • Berbadan tegap dengan tonjolan tajam di belakang kepala. 
  • Bertulang pipi tebal, dengan tonjolan di kening yang mencolok. 
  • Tidak berdagu. 
  • Otot kunyah, gigi, dan rahang besar serta kuat. 
  • Makanannya jenis tumbuh-tumbuhan. 
2. Pithecanthropus (Pithecanthropus : Manusia Kera) 

Fosil manusia purba type Pithecantropus yaitu type manusia purba yang paling banyak diketemukan di Indonesia. Lewat cara stratigrafi, di ketahui fosil itu ada pada susunan Pucangan serta Kabuh. Bersumber pada usia susunan tanah, diprediksikan fosil Pithecanthropus sangat beragam umumya, pada 30. 000-2 juta th..

Ciri Pithecantropus 
  • Tinggi badannya kurang lebih 165 - 180 cm. 
  • Tubuh tegap, tetapi tak setegap Meganthropus. 
  • Benjolan kening tidak tipis serta melintang selama pelipis 
  • Otot kunyah tak sekuat Meganthropus. 
  • Hidung lebar serta tak berdagu. 
  • Makanannya beragam tumbuhan serta daging hewan buruan. 
  • Beberapa Type Pithecanthropus 
a. Pithecanthropus Mojokertensis (manusia kera dari Mojokerto) 

Fosil manusia purba type ini diketemukan oleh Von Koenigswald di dekat Mojokerto, jawa timur, pada th. 1936. Fosil berbentuk tengkorak. Fosil itu dimaksud juga Pithecanthropus Robustua..

b. Pithecanthropus Erectus (manusia kera yang jalan tegak) 

Fosil manusia purba type ini diketemukan oleh Eugene Dubois pada th. 1890 di Trinil, Lembah Bengawan Solo. Fosil berbentuk tulang rahang, sisi atas tengkorak. geraham, serta tulang kaki.

c. Pithecanthropus Soloensis (manusia kera dari Solo) 

Fosil manusia purba type ini diketemukan oleh von Koenigswald serta Openorth di Ngandong serta Sangiran, di pinggir Bengawan Solo, pada th. 1931 - 1933. Fosil berbentuk tengkorak serta tulang kering.

3. Homo (Homo : manusia) 

Fosil manusia purba type homo yaitu paling muda dibanding fosil manusia purba type yang lain. Dimaksud juga homo Erectus (manusia jalan tegak) atau Homo Sapiens (manusia cerdas/bijaksana). Lewat cara stratigrafi, di ketahui fosil itu ada pada susunan Notopurpo. Bersumber pada usia susunan tanah, diprediksikan fosil Homo sangat beragam umurnya, pada 25. 000-40. 000 th..

Ciri Homo
  • Tinggi badan 130 - 210 cm. 
  • Otak lebih berkembang dari pada Meganthropus serta Pithecanthropus. 
  • Otot kunyah, gigi, serta rahang udah berkurang. 
  • Benjolan kening udah menyusut serta udah berdagu. 
  • Mempunyaj ciri ras Mongoloid serta Austramelanosoid 

Beberapa Type Homo 

A. Homo Soloensis (manusia serta Solo)

Fosil manusia purba type ini diketemukan Von Koenigswald serta Weidenrich pada th. 193-1934 dilembah Bengawan Solo. Fosil yang ditemuka berbentuk tengkorak. Dari Volume Otaknya, bukanlah lagi manusia kera (Pithecantropus)

B. Homo Wajakensis (manusia serta Wajak) 

Fosil manusia purba type ini diketemukan oleh Dubois pada th. 1889 di daerah Wajak dekat Tulungagung. Manusia type ini udah dapat bikin alat-alat serta batu ataupun tulang. Mereka juga sudah mengetahui langkah memasak makanan.

B. Beberapa Type Manusia Purba di Luar Indonesia/Di Dunia 

Tidak hanya di Indonesia, fosil manusia purba juga diketemukan diluar Indonesia, seperti di Cina, Eropa, serta Afrika. Fosil manusia purba diluar Indonesia yaitu sebagai berikut ini.

1. Australopithecus Africanus 

Fosil manusia purba type ini diketemukan di Taung, dekat Vryburg, Afrika Selatan. Fosil ini diketemukan oleh Raymond Dart, pada th. 1924. Diprediksikan manusia type ini hidup 2-3 juta th. waktu lalu.

2. Sinanthropus Pekinensis 

Fosil manusia purba type ini diketemukan di gua Choukoutien, Peking (saat ini Beijing), RRC. Fosil ini diketemukan oleh Davidson Black pada th. 1927. Manusia purba type ini termasuk juga homo sapiens hingga kerapkali dimaksud juga dimaksud Homo Pekinensis.

3. Homo Neanderthalensis 

Fosil manusia purba type Ini diketemukan di lembah sungai Neander, dekat Dusseldorf, Jerman, oleh Rudolf Virchow. Ciri manusia purba ini mendekati ciri Homo Wajakensis.

4. Homo Rhodesiensis 

Fosil manusia purba type ini diketemukan oleh Raymond Dart serta Robert Brom pada th. 1924 di gua Broken Hill, Rhodesia (saat ini jadi Zimbabwe).

5. Homo Cro-Magnon 

Fosil manusia purba type ini diketemukan di gua Cro-Magnon, dekat Lez Eyzies, samping barat daya Prancis. Fosil itu pertama kalinya diketemukan pada th. 1868. Ciri manusia purba type ini mendekati ciri manusia moderen.

Manusia Purba di Indonesia, Asia, dan Eropa

Manusia Purba di Indonesia, Asia, dan Eropa. Pengertian Manusia Purba, Asal Mula Manusia Purba, Manusia Purba di Indonesia, Manusia Purba di Asia, Manusia Purba di Eropa, dan Ciri-ciri Manusia Purba dari Tiap-tiap Wilayah.

Manusia Purba di Indonesia

Sumber: jurnalpagi.com
Penelitian pada manusia purba di Indonesia ditangani oleh Eugene Dubois yang pada tahun 1981 menemukan fosil atap tengkorak di trinil. Penemuannya itu jadi segi yang penting dalam pengetahuan palaentologi sekaligus memulai digerakkannya penelitian yang lain pada manusia purba yang ada di Indonesia.

Meganthropus Palaeojavanicus

Sumber: absolutionme.blogspot.co.id
Meganthropus Palaeojavanicus atau umum disebut juga dengan manusia raksasa dari jawa kuno lantaran memiliki tubuh yang besar dan tegap. Penemunya yaitu G. H. R von Koenigswald pada tahun 1936-1941 di Sangiran, Sragen, Jawa Tengah.

Segi fosil yang ditemukan yaitu rahang bawah, beberapa segi tengkorak kepala dan gigi geraham. Susunan dari gigi geraham memerlihatkan bila manusia purba ini hanya mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan. Fosil yang ditemukan diperkirakan hidup kisaran satu atau dua juta tahun waktu lalu pada pleitosen bawah.

Ciri lain dari manusia purba ini yaitu:
  1. Mempunyai tubuh tegap dan besar 
  2. Memiliki volume otak yang kecil 
  3. Ada benjolan tajam di belakang kepala 
  4. Memiliki tulang pipi yang tidak tipis 
  5. Ada benjolan kening yang mencolok 
  6. Tidak mempunyai dagu 
  7. Mempunyai otot kunyah, gigi serta rahang yang kuat 
  8. Mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan 
  9. Ukuran geraham yang lebih besar 

Pithecanthropus

Sumber: pinterest.com
Manusia Purba dari bentuk pithecanthropus yaitu manusia purba yang paling banyak diketemukan di Indonesia. Arti dari Pithecanthropus yaitu Manusia Kera. Bersumber pada umur susunan tanah di mana fosil ini diketemukan berusia lebih kurang 30.000-2 juta tahun.


Ciri dari Manusia Purba Pithecanthropus yaitu: 
  1. Memiliki tinggi kisaran 160-180cm 
  2. Mempunyai postur tubuh yang tegap tetapi tidak setegap Meganthropus Palaeojavanicus 
  3. Mempunyai benjolan kening yang tidak tipis di sepanjang pelipis 
  4. Mempunyai otot kunyah 
  5. Mempunyai hidung yang lebar dan tidak berdagu 
  6. Jenis makanan terdiri atas tumbuhan dan hewan 
Manusia purba dari bentuk Pithecanthropus memiliki beberapa Jenis yaitu: 
  1. Pithecanthropus Mojokertensis (Manusia Kera dari Mojokerto), diketahui oleh Von Koenigswald di kota Mojokerto propinsi jawa timur pada tahun 1936. Fosil berupa tengkorak, lantaran diketemukan di Mojokerto namanya yaitu Pithecanthropus Mojokertensis. 
  2. Pithecanthropus Erectus (Manusia Kera berjalan tegak), fosil ini diketemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di Trinil, Lembah Bengawan Solo. Manusia purba dari bentuk ini telah bisa berjalan tegak. Fosil yang diketemukan berupa tulang rahang, segi atas tengkorak, geraham dan tulang kaki. 
  3. Pithecanthropus Soloensis (Manusia Kera dari Solo), diketemukan oleh von Koenigswald serta Openorth di daerah Ngandong dan daerah Sangiran, di tepi Sungai Bengawan Solo, pada tahun 1931 - 1933. Lantaran di temukan di solo di namakan Pithecanthropus Soloensis atau manusia kera dari Solo. 

Homo (Manusia)

Sumber: sains.kompas.com
Fosil manusia purba dari bentuk ini yaitu fosil termuda diantara fosil manusia purba yang lain. Homo erectus memiliki arti Manusia berjalan tegak serta Homo Sapiens artinya manusia cerdas. Fosil ini ada pada susunan notopurpo dan umurnya berkisar antara 25.000-40.000 tahun.

Ciri-cirinya yaitu: 
  1. Memiliki tinggi 130-210cm 
  2. Memiliki otak yang lebih berkembang 
  3. Otot kunyah, gigi dan rahang telah menyusut 
  4. Benjolan kening menyusut dan berdagu 
  5. Mempunyai ciri ras Mongoloid dan Austramelanosoid 
Manusia purba dari bentuk Homo terdiri atas beberapa bentuk, salah satunya yaitu:  
  1. Homo Soloensis, fosil manusia purba bentuk ini diketemukan Von Koenigswald serta Weidenrich pada tahun 193-1934 dilembah Bengawan Solo. Fosil yang diketemukan berupa tengkorak. Dari Volume Otaknya, di pahami bila manusia purba bentuk ini bukanlah termasuk juga dalam kelompok manusia kera (Pithecanthropus). 
  2. Homo Wajakensis, fosil manusia purba bentuk ini diketemukan oleh Dubois pada tahun 1889 di daerah Wajak dekat Tulungagung. Manusia bentuk ini telah bisa membuat alat-alat dan batu maupun tulang. Mereka juga udah memahami cara memasak makanan. Fosil yang diketemukan berupa tengkorak atas dan beberapa ruas tulang leher. Manusia ini di golongkan sebagai Homo sapiens. 

Manusia Purba dari Asia

Sumber: aganbloging.blogspot.co.id
Penemuan fosil manusia purba di Asia salah satunya ada di daerah Peking. Nama dari fosil itu yaitu Homo erectus pekinensis atau Sinanthropus pekinensis yang memiliki arti Manusia Peking (sekarang Beijing), Cina.

Fosil ini diketemukan oleh Davidson Son Black serta Franz Waidenreich pada tahun 1929-1980 di dalam gua Zhoukoudian (Choukoutien), dekat Beijing (Peking), Cina. Diduga fosil ini hidup pada 250.000-400.000 tahun waktu lalu, pada zaman Pleistosen. Sinanthropus pekinensis memiliki volume isi otak kurang lebih sekitar 900 sampai 1.200 cm kubik dan tinggi tubuh berkisar 165-180 cm.

Manusia Purba dari Eropa

Sumber: softilmu.com
Bentuk manusia purba yang diketemukan di Benua Eropa disebut juga dengan Homo Neandherthalensis yang artinya Manusia Neandherthalensis. Fosil dari manusia purba bentuk ini diketemukan oleh seseorang peneliti Rudolf Virchow di lembah Neander, Dusseldorf, Jerman Barat pada tahun 1856.

Jejak proto-Neandherthal pertama keluar di Eropa pada 600.000-350.000 tahun waktu lalu. Tidak cuma itu, manusia purba dari bentuk Neandherthalensis ini udah bisa berinovasi dan membuat teknologi baru.

Hal semacam ini bersumber pada pada situ-situs arkeologi Uluzzian yaitu satu diantara kelompok etnis dari Neandherthalensis di Italia Selatan udah diketemukan beberapa peralatan hidup yang digunakan mereka pada saat itu.

Perlengkapannya terdiri atas alat memancing, berburu, proyektil serta perlengkapan yang lain dari batu serta tulang. Nah, tidak cuma di Jerman fosil manusia purba juga diketemukan di Gua Spy, Belgia. Sedangkan di Prancis sendiri diketemukan bentuk manusia purba Paranthropus Robustus serta Paranthropus Transvaalensis.

Manusia Purba di Cina

Sumber: sejarahguruterbaik.wordpress.com
Manusia purba yang diketemukan di Cina disebut juga dengan Homo Pekinensis, yang mempunyai arti “manusia dari Peking” (saat ini Beijing). Homo Pekinensis diketemukan di Gua Choukoutien lebih kurang 40 km dari Peking.

Fosil ini diketemukan oleh seseorang sarjana dari Kanada bernama Devidson Black. Bersumber pada penyelidikan, kerangka bentuk manusia purba ini serupa kerangka Pithecanthropus Erectus. Oleh sebab itu, beberapa pakar menyebutnya dengan juga nama Pithecanthropus Pekinensis atau Sinanthropus Pekinensis yang mempunyai arti “manusia kera dari Peking”.

Manusia Purba di Afrika

Sumber: xiisiismansa.blogspot.co.id
Manusia purba yang diketemukan di afrika disebut juga dengan Homo Africanus yang mempunyai arti “manusia dari Afrika”. Fosilnya diketemukan oleh Reymond Dart. Fosil ini diketemukan di dekat satu pertambangan Taung Bostwana, tahun 1924.

Setelah direkonstruksi kenyataannya membentuk kerangka seseorang anak yang berusia lebih kurang 5 sampai 6 tahun. Fosil ini dinamakan Australopithecus Africanus, lantaran hampir sama dengan masyarakat asli Australia. Selanjutnya, Robert Broom menemukan fosil serupa yang berwujud tengkorak orang dewasa di tempat yang sama.

Manusia Purba di Eropa

Sumber: degambar.blogspot.co.id
Manusia purba yang diketemukan di Eropa disebut juga dengan Homo Neandherthalensis. Nama itu memiliki kandungan arti “manusia Neanderthal”. Manusia bentuk ini diketemukan oleh Rudolf Virchow di lembah Neander, Dusseldorf, Jerman Barat tahun 1856. Tidak hanya di Jerman, juga diketemukan di Gua Spy Belgia.

Di Prancis diketemukan manusia purba yang disebut juga dengan Homo Cro Magnon. Bersumber pada penelitian yang udah dilakukan, ada beberapa ketidaksamaan pada bentuk Pithecanthropus Erectus dengan Homo Sapiens. ketidaksamaan itu salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Ruang tengkorak Pithecanthropus lebih kecil dibanding dengan Homo Sapiens, sampai volume otaknya juga lebih kecil. Ruang tengkorak Pithecanthropus kurang dari 1000 cc, sedangkan ruang tengkorak Homo Sapiens lebih dari 1000 cc. 
  2. Tulang kening Pithecanthropus lebih menonjol ke depan. 
  3. Tulang rahang bawah Pithecanthropus lurus ke depan sampai tidak berdagu, sedangkan Homo sapiens berdagu. 
  4. Tulang rahang dan gigi Pithecanthropus lebih besar dan kuat dari pada tulang rahang Homo sapiens. 
  5. Tinggi dan berat tubuh Homo Sapiens lebih besar yaitu 130-210 cm serta 30-150 kg.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Manusia Purba di Indonesia, Asia, dan Eropa, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Manusia Purba di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Manusia Purba. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian Sejarah



Pengertian Sejarah 

Pengertian Sejarah Menurut Arti 

Dalam bahasa Inggris, kata Sejarah berasal dari kata Historia yang berarti masa lampau ; masa lampau umat Manusia. 

Dalam bahasa Arab sejarah disebut dengan sajaratun (syajaroh) yang berarti pohon dan keturunan, maksudnya disaat kita membaca silsilah raja-raja akan tampak pohon dari yang paling kecil sampai berkembang menjadi besar, maka hal tersebut sejarah diartikan sebagai silsilah keturunan raja-raja yang berarti peristiwa pemerintahan keluarga raja di masa lampau. 

Dalam bahasa Yunani, kata sejarah disebut dengan istoria yang berarti belajar. Sehingga arti sejarah yaitu ilmu dan pengetahuan yang mempelajari semua peristiwa, peristiwa yang berlangsung di masa lampau dalam kehidupan umat manusia. 

Dalam bahasa Jerman, kata sejarah disebut dengan geschichte yang berarti sesuatu yang sudah berlangsung, sesuatu yang sudah berlangsung di masa lampau kehidupan umat Manusia. 

Pengertian Sejarah Menurut Bahasa 

Pengertian sejarah menurut bahasa terbagi dua yaitu pengertian sejarah dalam arti sempit dan dalam arti luas. Dalam arti sempit, pengertian sejarah yaitu peristiwa atau momen. Sedangkan pengertian sejarah dalam arti luas yaitu suatu peristiwa manusia yang memiliki akar dalam realisasi diri dengan kebebasan dan ketentuan daya rohani. Dalam bahasa Indonesia, sejarah mempunyai 3 arti yakni sejarah adalah silsilah atau asal usul, sejarah yaitu peristiwa atau momen yang benar-benar berlangsung di masa lampau serta sejarah yaitu ilmu dan pengetahuan serta narasi. 

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli 



R. Mohammad Ali : keseluruhan perubahan dan bebrapa peristiwa yang benar-benar telah terjadi atau pengetahuan yang menyelidiki beberapa perubahan yang benar-benar berlangsung di masa lampau. 
Ibnu Khaldun : mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia, tentang sebagian perubahan yang berlangsung pada watak masyarakat itu. 
Moh. Yamin, SH : suatu ilmu dan pengetahuan yang disusun berdasar hasil penyelidikan sebagian peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan fakta 
Roeslan Abdulgani : pengetahuan yang mempelajari serta menyelidiki dengan cara sistematis keseluruhan perubahan masyarakat dan kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadiannya ; dengan masuk untuk menilai dengan cara kritis semua hasil penelitiannya, untuk dijadikan perbendaharaan-pedoman untuk penilaian serta penentuan keadaan masa sekarang dan arah progres di masa depan. 
W. H. Walsh : pencatatan yang berarti dan penting untuk manusia. Catatan itu mencakup beberapa tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga merupakan cerita yang berarti. 
Patrick Gardiner : pengetahuan yang mempelajari apa yang sudah diperbuat oleh manusia. 
J. V. Bryce : bahwa pengertian sejarah yaitu catatan dari apa yang sudah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia. 
Thomas Carlyle :  peristiwa masa lampau yang pelajari biografi orang-orang yang di kenal. Mereka, yaitu penyelamat pada masanya. Mereka adalah orang-rang besar yang pernah dicatat sebagai peletak dasar sejarah. 

Sebagian Aspek Sejarah 


Masa lampau, menjadi awal balik dalam masa yang akan datang sehingga dalam peristiwa ada pelajaran mengenai nilai dan moral. 

Masa kini, yaitu sejarah sebagai sumber pemahaman untuk generasi-generasi penerus dari masyarakat terdahulu sebagai cermin untuk menuju kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara. 

Masa lampau, yaitu suatu gambaran tentang kehidupan manusia dan kebudayaannya di masa lampau sehingga dapat merumuskan hubungan sebab-akibat mengapa suatu peristiwa dapat berlangsung dalam kehidupan tersebut, walaupun belum tentu setiap momen atau peristiwa tercatat dalam sejarah. 

Sumber Sejarah 



Pengertian Sumber Sejarah yaitu semua yang menjadi pokok sejarah. Menurut Moh. Ali bahwa yang dikatakan dengan sumber sejarah yaitu semua sesuatu yang berwujud dan tidak berwujud serta bermanfaat untuk penelitian sejarah sejak mulai zaman purba sampai dengan sekarang. Sedangkan pendapat Muh. Yamin bahwa sumber sejarah yaitu kumpulan benda kebudayaan untuk membuktikan sejarah. 


Sebagian Jenis Sumber Sejarah - Sumber sejarah dikelompok menjadi sebagian jenis antara lain seperti berikut :


  1. Sumber Lisan, yaitu sumber sejarah yang diperoleh langsung dari keterangan para pelaku sejarah atau saksi mata peristiwa di masa lampau. Seperti seorang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang pernah ikut serangnan umum menceritakan peristiwa yang dihadapi kepada orang lain, apa yang telah dialami dilihat dan yang dilakukannya adalah penuturan lisan (sumber lisan) yang dipakai untuk bahan penelitian sejarah. 
  2. Sumber Tertulis, yaitu sumber sejarah yang diperoleh dari peninggalan-peninggalan tertulis, catatan peristiwa terjadi di masa lamapu, seperti naskah, surat kabar, dokumen, tambo (catatan tahunan dari cina), babad, dan rekaman 
  3. Sumber Benda (Artefak), yaitu sumber sejarah yang diperoleh dengan peninggalan-peninggalan yang berupa benda-benda kebudayaan. Seperti kapak, perhiasan, candi, gerabah, manik-manik dan patung. Akan tetapi sumber histori itu belum dapat di pastikan kebenarannya. Oleh karena itu sumber-sumber peristiwa memerlukan studi, pengkajian, analisa, da penafsiran yang cermat oleh para ahli. 

Berdasar pada dari urutannya yang menyampaikan sumber sejarah antara lain sebagai berikut :


  1. Sumber Primer, yaitu peninggalan asli sejarah. Misalnya piagam, prasasti, candi, kronik, yang berasal di zamannya. 
  2. Sumber Sekunder yaitu benda-benda tiruan dari benda aslinya atau sumber pustaka hasil para para ahli sejarah, laporan penelitian, dan terjemahan kitab-kitab kuno 
  3. Sumber Tersier, yaitu buku-buku sejarah yang disusun atas laporan-laporan penelitian ahli tanpa dengan melakukan penelitian langsung 

Ruang Lingkup Sejarah 


Berikut penjelasan ruang lingkup sejarah 



  • Konsep Sejarah adalah suatu wujud kemampuan akal dalam membentuk gambaran baru yang sifatnya abstrak (tidak nyata) menurut data atau suatu kajian.

Sejarah sebagai peristiwa, adalah kejadian, kenyataan (realita), aktualitas sejarah yang telah terjadi atau berlangsung di masa lalu. Sejarah mengandung kejadian yang terladi atau berlangsung di masa lalu. 

Sejarah sebagai kisah, adalah suatu rangkaian cerita yang berupa narasi yang disusun menurut ingatan, tafsiran, manusia atau kesan. 

Sejarah sebagai ilmu, mempelajari kenyataan dengan mengadakan penelitian dan pengkajian mengenai peristiwa cerita sejarah. Sejarah sebagai ilmu pengetahuan terdapat beberapa syarat ilmiah misalnya empiris, objektif, teori, dan kesimpulan umum (menggeneralisasikan). 

Sejarah sebagai seni, dikatakan sebagai seni karena sejarah memerlukan inutisi, imajinasi, emosi dan gaya bahasa dalam penulisan sejarah. 

  • Unsur Sejarah terdiri dari 3 unsur antara lain sebagai berikut.
  1. Ruang, adalah tempat terjadinya suatu peristiwa yang menjadi bukti peristiwa sejarah menjadi real. 
  2. Waktu, adalah unsur sejarah yang memegang peranan penting sebagai sifat krologis dalam kajian sejarah sehingga dikenal dengan konsep periodisasi. 
  3. Manusia, adalah unsur sejarah yang menjadi sentral atau pemegang peran karena peristiwa sejarah dapat berlansung secara kompleks tergantung dari akal manusia dengan lingkungan yang ada.
  • Hubungan Sejarah dengan Ilmu 
  1.  Persamaan sejarah sebagai ilmu pengetahuan adalah berdasarkan dari pengalaman, pengamatan dan penyerapan. Sama-sama memiliki dasar teori dan metode.
  2. Perbedaan sejarah sebagai ilmu pengetahuan adalah dapat dipahami jika sejarah terikat oleh..

Sejarah terikat oleh waktu, karena waktu memegang peranan penting yang harus terdapat dalam sejarah. tetapi ilmu pengetahuan tidak terikat oleh waktu karena bukan hal yang penting dari ilmu pengetahuan 

Sejarah terikat oleh tempat, karena memiliki sifat yang unik dan einmalig atau terjadi hanya sekali. Sifat unik terikat oleh tempat atau spasial.

Sejarah terikat oleh kekhususan, karena tempat dan waktu membuat sejarah menjadi uni dan khusus.

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni. Pengertian Seni, Fungsi dari sebuah Seni, Unsur yang terdapat dalam sebuah Seni, Cabang-Cabang Seni, Beragam Macam Seni, Manfaat Seni untuk Kehidupan sehari-hari.

Pengertian Seni 

Sumber: kinerjaaktif.com
Awalannya seni diartikan sebagai suatu hal yang mempunyai karakter indah, halus, dan baik serta mulia, namun seiring berjalannya waktu udah banyak tokoh-tokoh yang memiliki pendapat tentang pengertian Seni.
  1. Menurut filosof Yunani bernama Plato (428-348 SM), seni yakni hasil tiruan alam (artimitator natural).
  2. Lalu pada era ke 19, Benedetto Croce mengatakan bila seni yakni ungkapan kesan-kesan.
  3. Sedangkan menurut pelukis termuka di Indonesia, S. Sugjojo, seni yakni jiwa yang tampak
  4. Dan menurut tokoh pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, seni yakni semua perbuatan manusia yang muncul dari perasaan yang hidup dan mempunyai karakter indah, hingga dapat menggerakkan jiwa dan perasaan manusia.
Dari beberapa pendapat di atas, dapat di ambil kesimpulan bila Seni yakni bagian komunikasi manusia yang berdasarkan pada pengalaman, perasaan serta memiliki keindahan.

Karakter Dasar Seni 

Seni mempunya beberapa karakter mendasar salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Kreatif, Karyanya belum pernah di buat sebelumnya (merupakan hal baru) 
  2. Individualistis, Karya yang di buat memberikan ciri khas penciptanya (jati diri pencipta) 
  3. Ekspresif, Karyanya memiliki emosi yang terpancar saat orang lain melihatnya 
  4. Abadi, Karya yang udah di buat miliki sifat abadi walaupun penciptanya telah tiada nantinya 
  5. Semesta (Universal), Karyanya didedikasikan untuk orang-orang sepanjang zaman 

Fungsi Seni 

Sumber: geniusmart.net
Manfaat seni dapat dibagi jadi dua, yaitu manfaat perseorangan dan manfaat sosial.

Manfaat Perseorangan Seni 

Manfaat perseorangan seni terdiri jadi dua, yaitu sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik 

Seni yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia yang juga disebut sebagai penikmat seni. Misalnya, pada saat membeli pakaian, manusia mengutamakan model, warna, dan bahan, maka dari itu seni digunakan sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan emosional 

Seni yaitu tempat membeberkan emosi si penciptanya, yang nantinya akan terpancar serta dapat dirasakan juga bagi pencinta seni, sampai apa yang dirasakan pencipta dirasakan juga oleh penikmat seni itu sendiri.

Manfaat Sosial Seni 

Fungsi sosial seni dibagi jadi empat, yaitu sebagai media penerangan, pendidikan, agama, dan hiburan.

Seni sebagai media penerangan 

Seni digunakan sebagai media untuk menyampaikan pemahaman seseorang pada orang lain, karena sifatnya yang menyenangkan, hingga mudah untuk dipahami oleh orang lain.

Seni sebagai media pendidikan 

Seni digunakan juga dalam metode evaluasi, oleh karena itu banyak instansi pendidikan yang menggunakan seni dalam penyampaian materinya

Seni sebagai media agama 

Dalam dakwah seni juga diperlukan guna mempermudah proses penyampaiannya, seperti irama membaca Al-Quran yang berguna untuk mempermudah menghafalnya, atau nasyid yang berguna menyampaikan ajaran agama lewat syair yang pasti lebih meyenangkan dibanding mendengarkan ceramah yang hanya ucapan seseorang saja.

Seni sebagai media hiburan 

Manfaat paling mendasar pada seni yakni sebagai media hiburan. Di mana penikmatnya akan merasa senang dan bahagia.

Cabang–Cabang Seni 

Sumber: anneahira.com
Bersamaan dengan bertambahnya waktu, kebutuhan, dan pemahaman manusia, seni juga makin berkembang. Hal semacam ini diikuti dengan lahirnya seni-seni baru di masyarakat. Oswald Kulpe membagi cabang–cabang seni jadi:

Seni penglihatan/visual art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat untuk menikmati seni. Seni penglihatan terdiri jadi tiga, yaitu seni dua dimensi, seni tiga dimensi, dan seni integral.

Seni dua dimensi 
  1. Seni dua dimensi tanpa gerak: seni rupa (lukis, gambar) 
  2. Seni dua dimensi dengan gerak: seni perfilman 
Seni tiga dimensi 
  1. Seni tiga dimensi tanpa gerak: seni ukir dan pahat 
  2. Seni tiga dimensi dengan gerak: seni tari dan pantomim 
Seni integral 

Seni yang menggabungkan untuk permukaan dan bentuk. Misalnya arsitektur

Seni Pendengaran/Auditory Art 

Pada seni ini digunakan indra pendengar untuk nikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk, yaitu seni suara, seni kata, dan seni interal.

Seni suara 
  1. Musik instrumental dari alat tunggal: piano dan biola 
  2. Musik instrumental dari gabungan beberapa alat musik: band dan orkestra 
Seni kata 
  1. Puisi mempunyai irama: sajak 
  2. Puisi tidak mempunyai irama: novel dan cerpen 
Seni integral 

Seni yang memadukan suara dan kata, misalnya lagu, muikalisasi puisi, dan tembang

Seni penglihatan dan pendengaran/Audiotory-visual Art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat dan pendengar untuk menikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk yaitu:
  1. Seni gerak dan suara: Tarian 
  2. Seni gerak, kata, dan penglihatan: Drama 
  3. Seni gerak, kata, penglihatan, dan suara: Opera 
Namun cabang-cabang seni yang seringkali kita kenal terbagi lagi menjadi lima cabang yaitu, seni rupa, seni tari/gerak, seni nada/vocal/musik, seni sastra, dan seni teater/drama.

Seni rupa 
Sumber: ragamseni.com
Seni rupa yaitu seni dua dimensi/tiga dimensi yang bersumber pada peranannya terdiri mendai dua bentuk yaitu, seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Seni rupa murni cuma memiliki maksud untuk dilihat keindahannya saja, misalnya lukisan dan patung, sedangkan seni rupa terapan tidak cuma untuk keindahan, tetapi dapat pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya meja ukir.

Unsur – unsur seni rupa diantaranya yakni titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. Dalam membuatnya, seni rupa memiliki beberapa prinsip satu diantaranya kesatuan, keselarasana, penekanan, irama, gradasi, pembagian, kecocokan, komposisi, keseimbangan, dan aksentuasi.

Seni tari/gerak 
Sumber: yenirahmaniyah.blogspot.co.id
Seni tari yaitu seni tiga dimensi yang bersumber pada pada gerak tubuh manusia. Tari yakni keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dalam bentuk gerak tubuh yang diperhalus lewat estetika.

Seni tari dibagi jadi seni tari classic, kreasi baru, tradisional, dan modern. Sekarang banyak lahir seni tari kreasi baru seperti break dance, capoera, shuffle, dan sebagainya.

Unsur – unsur tari dibagi jadi dua yaitu, pertama unsur keindahan tari salah satunya gerak, iringan internal-eksternal, tata rias dan pakaian, tema, tempat dan panggung. Kedua unsur penilaian tari diantanya wiraga, wieama, dan wirasa.

Seni suara/vocal/musik 
Sumber: pandaibelajar.com
Seni musik yaitu cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Kata musik dalam Bahasa Indonesia yakni terjemahan dari Bahasa Inggris music atau Bahasa Belanda muziek.

Menurut beberapa ahli sejarah, kata musik datang dari beberapa kumpulan nama dewi kesenian bangsa Yunani Purba, yaitu musae. Musik juga terdiri jadi banyak bentuk, diantaranya musik classic, tradisional, kasidah, blues, jazz, rock, pop, dan R&B.

Unsur – unsur dalam seni musik terdiri dari dua unsur, yaitu vocal dan instrumen. Vokal yakni alunan beberapa nada yang keluar dari suara manusia sendankan instrumen yakni beberapa nada yang keluara dari alat musik yang digunakan.

Seni sastra 
Sumber: kliping.co
Seni sastra merupak seni yang lahir dari gagasan/ide manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Dalam kamus besar berbahasa Indonesia, Sastra mempunyai arti mengarahkan, mengajar, memberi panduan, atau instruksi.

Sedangkan Fananie mengemukakan bila sastra yakni karya seni yang merupakan ekspresi kehidupan. Beberapa jenis seni sastra salah satunya yakni puisi, cerpen, pantun, prosa, sajak, novel, dan sebagainya.

Unsur-unsur sastra terbagi dalam fikiran, perasaan, pengalaman, ide-ide, semangat, keyakinan, dan ekspresi. Seni sastra menonjolkan pemilihan bahasa yang digunakan untuk mengutarakan maksud hati si penulis.

Seni teater/drama 
Sumber: djarumfoundation.org
Seni teater yaitu seni yang paling kompleks, karena dalam visualisasinya ia menggabungkan cabang seni yang lain. Beberapa jenis teater salah satunya teater lama, komedi, baru, dan sendratasik (seni darama dan musik).

Unsur-unsur teater salah satunya yakni naskah/skenario, pemain, sutradara, properti, penataan, serta penonton.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Cabang Seni di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Anatomi dan Fisiologi Rambut

Rambut dikenal sejak zaman dahulu dengan julukan “mahkota” bagi wanita. Tetapi di zaman yang sudah maju seperti sekarang, julukan tersebut tidak lagi tertuju hanya kepada kaum wanita, namun juga untuk pria. Peranan rambut sangat penting untuk diperhatikan, karena rambut bukan hanya sebagai pelindung kepala dari berbagai hal seperti bahaya benturan/pukulan benda keras, sengatan sinar matahari, dan sebagainya, tetapi ia juga merupakan “perhiasan” yang berharga.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka para ahli kecantikan telah mengembangkan ilmu kecantikan baik kecantikan dari dalam yang sering disebut “inner beauty” maupun kecantikan dari luar atau kesehatan jasmani, mengingat hal yang menjadi kunci pokok kecantikan adalah di samping kesehatan rohani juga kesehatan jasmani. Keadaan kehidupan kita dialam tropis dengan udara panas, mengakibatkan banyak berkeringat dan banyaknya debu.

Dalam ilmu kecantikan, teknik merawat dan menata rambut untuk mencapai kesehatan dan kecantikan sangat memerlukan pengetahuan pendukung yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut. Salah satu pengetahuan pendukung yang sangat penting adalah tentang anatomi dan fisiologi rambut beserta kelainan-kelainannya. Anatomi rambut merupakan ilmu yang mempelajari susunan rambut, fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi rambut itu sendiri. Sedangkan kelainan-kelainan kulit kepala dan rambut merupakan bagian yang tidak kalah pentingnya untuk dibahas karena berhubungan dengan kesehatan dan kecantikan kulit kepala dan rambut. Artinya bahwa pembahasan anatomi dan fisiologi rambut tentu saja tidak akan lepas dari pembahasan kelainan-kelainan kulit kepala dan rambut yang dalam istilah anatomi disebut sebagai patologi yaitu ilmu yang mempelajari tentang adanya kelainan/ gangguan/penyakit yang ada dikulit kepala dan rambut.

A. Struktur Rambut 
Rambut merupakan tambahan pada kulit kepala yang memberikan kehangatan, perlindungan dan keindahan. Rambut juga terdapat diseluruh tubuh, kecuali telapak tangan, telapak kaki dan bibir. Semua jenis rambut tumbuh dari akar rambut yang ada di dalam lapisan dermis dari kulit. Oleh karena itu kulit kepala atau kulit bagian badan lainnya memiliki rambut. 

Rambut yang tumbuh keluar dari akar rambut itu ada 2 bagian menurut letaknya, yaitu bagian yang ada di dalam kulit dan bagian yang ada di luar kulit. Rambut terbentuk dari sel-sel yang terletak ditepi kandung akar. Cupak rambut atau kandung akar ialah, bagian yang terbenam dan menyerupai pipa serta mengelilingi akar rambut. Jadi bila rambut itu dicabut dia akan tumbuh kembali, karena papil dan kadung akar akan tetap tertinggal di sana. Anatomi rambut penting diketahui terutama bagi ahli kecantikan, supaya tidak salah dalam memilih kosmetika rambut. Untuk lebih jelasnya, Basuki (1981:15) menjelaskan tentang rambut itu sebagai berikut: 
  • Helaian seperti benang tipis yang tumbuh dari bawah permukaan kulit. 
  • Dibentuk oleh lapisan sel yang tertutup lapisan yang tersusun. Bentuknya seperti sisik ikan pada lapisan luarnya. 
  • Terdiri dari zat horney atau disebut juga dengan keratin. Agar lebih jelas perhatikanlah gambar anatomi rambut. 
Apabila kita lihat suatu penampang irisan kulit, maka akan terlihat susunan struktur rambut sebagaimana yang ada pada gambar berikut :
anatomi rambut
Keterangan Gambar:
  1. Folicle, ialah saluran untuk tumbuhnya rambut yang menentukan besar, kecil, lurus dan keritingnya rambut. 
  2. Dermis, ialah seluruh ruangan yang berada di bawah epidermis. 
  3. Bulp, yaitu bongkol rambut yang memuat pigmen, pembuluh darah, papila dan folicle. 
  4. Epidermis, ialah lapisan kulit yang berada paling luar. 
  5. Arector muscle, ialah garis yang menghubungkan folicle dan kulit. 
  6. Papila, menghasilkan sel-sel, membentuk rambut-rambut baru yang lebih kuat. Pada papila setiap rambut mempunyai pembuluh darah yang berbeda, yang bertugas untuk membawa makanan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel rambut dalam papil. 
  7. Pigmen (warna rambut). 
  8. Kelenjar minyak yang sangat dibutuhkan oleh rambut. 
  9. Pembuluh darah. 
  10. Akar rambut. 
  11. Kelenjar keringat. 
  12. Batang rambut. 
  13. Penampang akar rambut. 
B. Susunan Rambut
Berdasarkan hal itu bagian-bagian rambut dikenal dengan rambut yang berada di dalam kulit dan berada diluar kulit. Bagian-bagian rambut ini dapat dibagi atas:

1. Akar Rambut (Hair Folicle) 
Akar rambut adalah bagian rambut yang tertanam di dalam kulit. Seperti yang terlihat pada gambar di atas maka akar rambut terbagi:
  • Bulp yaitu bagian pangkal rambut yang membesar, seperti bentuk bola, gunanya untuk melindungi papil rambut. 
  • Papil rambut adalah bagian yang terlindungi di dalam bulp atau terletak dibagian terbawah dari folicle rambut. Papil rambut tidak ubahnya seperti piring kecil yang tengahnya melengkung dan menonjol ke arah rambut, lengkungan inilah yang menyebabkan ia disebut papil, berasal dari sel-sel kulit jangat (corium) serta kulit ari (epidermis). Diantara sel-sel papil juga terdapat melanosit. Melanosit menghasilkan pigmen (zat warna), yang akan disebarkan terutama ke dalam contek, kemudian ke dalam medulla rambut. Di samping itu juga terdapat di dalam papil rambut yaitu pembuluh darah dan getah bening, yang berfungsi memberi makanan kepada rambut (memelihara kehidupan rambut), serta terdapat juga saraf yang mensarafi folicle rambut. Itu sebabnya rambut tidak mempunyai saraf perasa. Oleh karenanya kita tidak merasa sakit bila rambut digunting atau dipangkas. 
  • Folicle rambut ialah kandungan atau kantong rambut tempat tumbuhnya rambut. Kantong rambut terdiri dari 2 lapis. Lapisan dalamnya berasal dari sel-sel epidermis, sedangkan lapisan luarnya berasal dari sel-sel dermis. Rambut yang panjang dan tebal mempunyai folicle berbentuk besar, folicle rambut ini bentuknya menyerupai silinder pipa. Kalau folicle bentuknya lurus, rambut juga lurus dan bila melengkung rambut jadi berombak. Tetapi kalau lengkungannya itu lebih lengkung lagi, maka rambutnya keriting. Di dalam folicle ini bermuara kelenjar lemak (palit). 
  • Otot penegak rambut ialah yang menyebabkan rambut halus bulu roma berdiri bila ada sesuatu rangsangan dari luar dan dari dalam tubuh kita. Misalnya merasa seram, kedinginan, kesakitan, kelaparan dan sebagainya. 
  • Matrix, disebut juga dengan umbi/tombol atau lembaga rambut. Seperti dijelaskan di depan, bahwa di dalam folicle terdapat rambut. Bagian yang berdekatan dengan papil lebih subur daripada bagian yang lebih jauh di atasnya. Bagian yang subur itulah yang disebut matrix atau umbi/tombol atau lembaga rambut. Mengapa pada bagian itu lebih subur ?. Ini disebabkan karena kelompok sel yang terdapat dibagian itu selalu membelah diri, membentuk bagian rambut baru. Diantara sel-sel umbi juga terdapat sel-sel melanosit. Bagian paling dalam atau tengah umbi rambut, sel-selnya berwarna keputih-putihan dan masih lembek (masih muda). Sel-sel ini masih mengandung parakeratin (sel rambut yang warnanya sudah lebih mantap, sudah keras, mengandung keratin). Parakeratin adalah zat pendahulu keratin. Sel-sel rambut yang masih muda ini terdorong ke atas oleh sel-sel yang terjadi kemudian. Makin ke atas makin mengalami proses keratinisasi penandukan.
2. Lapisan Batang Rambut
Batang rambut ialah bagian rambut yang kelihatan di atas permukaan kulit. Seperti yang dijelaskan oleh Yenes (1984:2) bahwa batang rambut ini terbagi pula atas 3 bagian, yakni:
  • Cuticula (selaput kulit ari) yang berbentuk seperti sisik-sisik ikan dan sangat berfungsi untuk melindungi lapisan rambut (berada paling luar yang merupakan pelindung). Di samping itu ia juga berfungsi untuk menentukan besar kesilnya daya serap zat cair pada rambut seperti air, shampo, conditioner, obat keriting, zat/cat pewarna rambut, bleaching. Pada rambut yang kasar lapisan cuticula nya juga kasar. Sedang pada rambut yang halus lapisan cuticula nya juga halus.
  • Cortex atau kulit ari rambut, ialah bagian rambut yang terbesar dan merupakan lapisan di bawah cuticula. Cortex berfungsi sebagai lapisan yang menentukan warna karena pigmen (zat warna rambut dikandung oleh lapisan ini). Misalnya penyerapan zat cair, obat keriting, cat rambut, dan lain-lain. Jadi cortex ini berhubungan dengan sifat elastisitas rambut.
  • Medulla atau sum-sum rambut. Medulla ini terdapat dibagian paling tengah. Rambut yang halus sekali ada yang tidak terdapat medulla nya. Agar jelasnya perhatikanlah Gambar di bawah ini, yang menunjukkan penampang dari batang rambut.
3. Batang Rambut
Berkaitan dengan struktur maka bentuk-bentuk rambut dapat dikelompokkan sebagai berikut:
  • Lurus, tidak bergelombang dan tidak keriting. Biasanya rambut yang lurus dapat memberikan beberapa kemudahan kepada si pemakai misalnya dalam hal tatanan rambut, baik yang dipotong maupun yang disanggul. Mengapa demikian? Karena rambut lurus ini mempunyai folicle yang lurus dan penampangnya bulat.
  • Berombak yaitu memperlihatkan gelembung yang besar pada rambut. Hal ini disebabkan karena folicle nya melengkung dan penampangnya lonjong/oval. Rambut ini juga termasuk mudah dalam hal penataan, baik yang disanggul atau disasak maupun yang dipotong pendek.
  • Keriting, biasanya rambut yang keriting berbentuk gelombang kecilkecil atau sedang. Ini adalah karena folicle nya amat melengkung sedangkan penampangnya gepeng.
4. Klasifikasi Rambut
Bila kita perhatikan, rambut pada kepala dan tubuh, akan nyata sekali terlihat bahwa ada 4 jenis rambut, yaitu:
  • Rambut yang panjang dan agak kasar yakni rambut kepala.
  • Rambut yang agak kasar tetapi pendek yang berupa alis.
  • Rambut yang agak kasar tetapi tidak sepanjang rambut dikepala, contohnya rambut ketiak.
  • Rambut yang halus yang terdapat pada pipi, dahi, lengan, perut, punggung dan betis.
Hal ini bersamaan pula dengan yang dijelaskan oleh Hermawan (1982:66), bahwa rambut dapat dibagi atas 3 (tiga) tipe sebagai berikut:
  • Panjang sebagaimana terdapat pada kepala.
  • Pendek dan gemuk misalnya alis dan bulu mata.
  • Pendek halus dan tak berwarna terdapat diseluruh badan yang disebut juga dengan lanugo.
5. Siklus Pertumbuhan Rambut
Rambut dapat tumbuh dan bertambah panjang. Hal ini disebabkan karena sel-sel daerah matrix/umbi atau tombol rambut secara terus menerus membelah. Rambut mengalami proses pertumbuhan menjadi dewasa dan bertambah panjang lalu rontok dan kemudian terjadi pergantian rambut baru. Inilah yang dinamakan siklus pertumbuhan rambut.

Siklus pertumbuhan rambut telah dimulai saat janin berusia 4 bulan di dalam kandungan. Pada usia ini bibit rambut sudah ada dan menyebar rata diseluruh permukaan kulit. Diakhir bulan ke 6 atau awal bulan ke 7 usia kandungan, rambut pertama sudah mulai tumbuh dipermukaan kulit, yaitu berupa rambut lanugo, atau rambut khusus bayi dalam kandungan.

Kemudian menjelang bayi lahir atau tidak lama sesudah bayi lahir, rambut bayi ini akan rontok, diganti dengan rambut terminal. Itulah sebabnya ketika bayi lahir, ada yang hanya berambut halus dan ada juga yang sudah berambut kasar dan agak panjang, bahkan kadang-kadang sudah mencapai panjangnya antara 2-3 centimeter. Kecepatan pertumbuhan rambut sekitar 1/3 milimeter per hari atau sekitar 1 centimeter perbulan.

Dengan demikian kalau seorang bayi lahir dengan panjang rambut 2 centimeter, berarti pada bulan ke 7 kehamilan, rambut lanugo bayi sudah diganti dengan rambut dewasa terminal. Rambut tidak mengalami pertumbuhan secara terus menerus. Pada waktu-waktu tertentu pertumbuhan rambut itu terhenti dan setela mengalami istirahat sebentar, rambut akan rontok sampai ke umbi rambutnya. Sementara itu, papil rambut sudah membuat persiapan rambut baru sebagai gantinya.

Pertumbuhan rambut mengalami pergantian melalui 3 fase: yaitu fase pertumbuhan (anagen), fase istirahat (katagen) dan fase kerontokan (telogen), baru kemudian dimulai lagi dengan fase anagen yang baru.

Lama masing-masing fase pun berbeda-beda, fase anagen lamanya berkisar antara 2-5 tahun dan rata-rata 3 tahun atau 1000 hari. Walaupun kadang-kadang ada yang sampai lebih dari 10 tahun, sehingga rambutnya bisa lebih dari 1 (satu) meter panjangnya. Itulah sebabnya maka jangan heran kalau ada wanita yang rambutnya sampai sepanjang lutut atau mata kaki. Fase katagen singkat saja hanya beberapa minggu. Sedangkan fase telogen rata-rata berkisar 100 hari.

Bila kita inginkan agar rambut tidak tumbuh lagi secara permanen, maka papil harus dibunuh secara elektrolisis. Biasanya dari proses pertumbuhan rambut ini akan terlihat rambut yang berwarna hitam dan pirang muda. Bila rambut itu berwarna hitam akan lebih besar dan tebal, tetapi bila rambut pirang/kemerah-merahan akan lebih halus.

C. Fungsi Rambut 
Sepanjang sejarah peradaban manusia, rambut selalu menempati kedudukan penting. Kedudukan penting tersebut berkaitan langsung dengan berbagai fungsi rambut. Adapun fungsi utama rambut adalah sebagai berikut:

1. Pelindung 
Ketika nenek moyang manusia masih hidup dihutan belukar dan tinggal di dalam gua-gua, satu-satunya pelindung utama bagi kepala adalah rambutnya. Akibat berbagai benturan dan gesekan dengan kekejaman alam sekitar diperkecil oleh rambut subur yang tumbuh dikepala. Kandung rambut di dalam kulit berhubungan langsung dengan ujungujung saraf perasa, dengan cepat mampu mengantar denyut-denyut .

2. Penghangat 
Selain sebagai penyangga benturan dan alat sensorik, rambut akan memberi kehangatan kepada tubuh manusia. Manusia purba yang hidup dialam terbuka dengan segala kekerasannya. Rambut kepala yang paling dominan pertumbuhan dan ketebalannya, membentuk semacam insulator alami yang menjaga stabilitas suhu kulit kepala dari pengaruh suhu udara disekitarnya. Dinginnya udara sekitar tidak dapat langsung mengenai kulit kepala berhubung adanya insulator udara yang memperoleh pemanasan tetap dari suhu badan kita.

3. Penambah Kecantikan 
Namun apabila ditinjau dari sisi estetika, rambut juga memiliki fungsi sebagai berikut:

a. Pertanda status sosial
Berkembangnya suatu peradaban membawa serta terbentuknya strata sosial. Rambut yang dapat ditata dalam berbagai bentuknya, kemudian dijadikan salah satu tanda status sosial pemiliknya. Manusia primitif menghias rambutnya dengan tulang, manik-manik dari kerang dan bulu burung besar dengan maksud menakut-nakuti musuhnya, sekaligus menunjukkan status kepimpinan atas kaumnya.

b. Identitas profesi 
Rambut juga lazim digunakan sebagai identitas profesi yang bersangkutan. Di zaman kekaisaran Romawi, ketika para penguasa dan para bangsawan sering membubuhi rambutnya dengan serbuk emas atau perak sebagai pertanda kebangsawaannya.

c. Menunjang penampilan 
Terciptanya mode tata rambut diciptakan hanya untuk lingkungan istana dan kaum bangsawan saja. Tujuan semula adalah untuk membedakan penampilan mereka dengan kaum kebanyakan. Para penata rambut istana membuat beberapa desain tata rambut untuk dipilih dan digunakan Ratu. Desain yang terpilih kemudian juga diikuti istri para bangsawan.

D. Kelainan-kelainan Kulit Kepala dan Rambut 
Banyak masalah rambut yang dialami oleh manusia pada masa kini, mungkin karena perkembangan zaman yang semakin maju dan terdapat banyaknya alat-alat canggih ataupun bahan-bahan/obat-obatan yang dipergunakan oleh manusia itu sendiri. Sehingga begitu banyak ditemukan permasalahan mengenai rambut yang mungkin hal ini tidak ditemui oleh nenek moyang kita pada masa lalu.

Sehubungan dengan kondisi adanya berbagai kelainan kulit kepala dan rambut, maka bagi penata kecantikan rambut perlu memperhatikan kondisi kulit kepala dan rambut baik untuk diri sendiri maupun bagi pelanggan.

1. Kelainan-kelainan Kulit Kepala 
Kelainan kulit kepala dapat ditinjau dari penyebabnya. Kelainan kulit kepala dan folicle rambut secara garis besar dapat dikelompokan sesuai dengan faktor penyebabnya, yakni sebagai berikut:

a. Bakteri atau mikroba
Bakteri atau mikroba dapat menimbulkan peradangan kulit kepala. Kelainan-kelainan yang ditimbulkannya adalah berupa;
  • Bisul (furunkulosis) Kelainan ini adalah merupakan peradangan terbanyak yang disebabkan oleh kuman stafilokokus. Bisul ini sering dimulai dari wujud sebagai peradangan folicle rambut yang kemudian menjalar ke jaringan sekitarnya. Penyerangan kuman-kumannya adalah pada bagian tengah jaringan yang kemudian kuman-kuman tersebut akan mati. Jaringan kulit disekitarnya menjadi lebih padat, yang selanjutnya membentuk dinding. Bisul yang membatasi jaringan sentral yang mati yaitu mata bisul. Folicle rambut dan rambutnya menjadi hancur, sehingga rambut menjadi rontok. 
  • Bisul batu (karbunkulosis) Sementara diawali dengan timbulnya peradangan, terutama pada folicle rambut yang berdekatan, sehingga tumbuhlah bisul yang besar dengan mata lebih dari satu. Kelainan ini sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus/kencing manis. Apabila kelainan ini mengalami penyembuhan, maka ia akan meninggalkan bekas jaringan parut dan sering berakibat kebotakan yang permanen
b. Dermatitis papilaris capillitii
Kelainan ini merupakan peradangan folicle rambut, disertai dengan pennanahan (supurasi) kulit dibagian belakang kepala. Bila dilihat secara gambaran klinis ia berupa pita melintang dibelakang kepala. Pita itu terdiri atas folicle meradang dengan bagian tepi-tepi yang kasar dan keras, karena pembentukan jaringan parut berlebihan (keloid). Keadaan ini adalah sangat menahun (kronis) dan disebabkan oleh stafilokokus.

c. Kelainan karena infeksi jamur
Infeksi jamur pada kulit kepala (tiniakaiplis). Infeksi ini dapat disebabkan oleh beberapa jenis jamur. Akan tetapi ada pula yang melibatkan batang rambut menjadi mudah patah, sehingga menyebabkan kebotakan.

d. Peradangan menahun
Penyebab dari perdangan menahun adalah oleh dermatitis seboroicha, dimulai pada kulit kepala. Kemudian akan menyebar sampai ke dahi, alis, kelopak mata dan sebagainya. Tanda-tanda seboroicha terlihat meradang seperti kemerah-merahan, kulit mengelupas dan berupa sisik-sisik yang halus.

e. Serangga
Gangguan parasit jenis serangga seperti infeksi kutu kepala yang disebut Pediculosis capitis. Kutu kepala ini sebetulnya adalah infeksi rambut oleh kutu kepala, yang penularannya terjadi karena kontak langsung. Pada dasarnya kutu itu sendiri tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut, namun menimbulkan rasa gatal yang hebat pada kulit kepala karena gigitannya. Karena rasa gatal ini penderita menggaruk-garuk yang akan menyebabkan infeksi sekunder.

f. Sindap/ketombe 
Istilah lain dari sindap disebut seborocheic dermatitis, maksudnya adalah pelepasan sel-sel kulit kepala yang sudah mati secara berlebihan.

g. Tinea capitis/kadas/ringworm 
Istilah tinea capitis sering juga disebut dengan kadas atau ringworm, karena penyakit ini umumnya menyerang kulit kepala dan rambut. Biasanya penyakit ini paling banyak menghinggapi anak-anak dibanding pada orang dewasa. Tanda-tanda kelainan ini antara lain; rasa sangat gatal, tetapi pembentukan sisik-sisik tidak terlalu menular dan akan menular bila terjadi kontak yang lama.

h. Scobiosis 
Adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh sejenis parasit hewan/kutu kudis. Penyakit ini ditandai dengan bintilan-bintilan dan selalu timbul keinginan untuk menggaruk-garuk. Karena dia menular, maka disetiap tempat yang digaruk akan tumbuh dan berkembang. Kutu akan membuat liang/lobang yang akan dijadikan rumahnya di dalam kulit dan menimbulkan perasaan gatal, sehingga sering digaruk yang selanjutnya timbul tanda-tanda garukan serta tanda peradangan.

i. Piodra 
Piodra berarti batu. Piodra ini disebabkan oleh sejenis jamur, parasit tumbuh-tumbuhan. Biasanya jamur tersebut berada pada permukaan rambut dan tidak merusak batang rambut bagian dalam. Tanda-tanda rambut terkena penyakit piodra ini adalah terdapatnya bintik-bintik hitam atau coklat agak lonjong yang besarnya lebih dari ukuran mikroskopic, (sampai cukup besar) hingga dapat dilihat dengan mata biasa.

Pengertian, Ciri – Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Pengertian, Ciri – Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan). Pengertian Kingdom Plantae (Tumbuhan), Ciri – Ciri dari Kingdom Plantae (Tumbuhan), Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan) secara jelas, lengkap, dan terperinci, Contoh – Contoh Sistem Organ Kingdom Plantea (Tumbuhan) itu sendiri.

Pengertian Kingdom Plantae (Tumbuhan) 

Sumber: remaja.xyz
Kingdom Plantae atau yang lebih dikenal dengan tumbuhan yang merupakan satu diantara organisme eukariotik multiseluler yang memiliki dinding sel dan klorofil. Nah, klorofil yaitu zat hijau daun yang kegunaannya untuk fotosintesis hingga sebuah tumbuhan bisa membuat makanannya sendiri atau memiliki sifat autotrof.

Hal inilah yang membedakan antara Kingdom Plantae dan Kingdom Animalia. Tidak cuma itu, perbedaan yang lain yaitu Kingdom Plantae tidak dapat bergerak bebas seperti Kingdom Animalia.

Ciri - Ciri Kingdom Plantae (Tumbuhan) 

Sumber: log.viva.co.id
Kingdom Plantae memiliki ciri khusus yang membuat Kingdom ini berbeda dengan Kingdom Animalia. Ciri itu akan kita bahas secara menyeluruh berikut ini: 
  1. Dinding sel yang tersusun atas selulosa. 
  2. Memiliki klorofil yang bertindak sebagai fotosintesis. 
  3. Karena memiliki klorofil, kingdom plantae punya sifat autotrof (dapat membuat makanan sendiri) dengan pertolongan cahaya atau sinar matahari. 
  4. Eukariot 
  5. Multiseluler 
  6. Menyimpan cadangan makanan berbentuk amilum (pati) 
  7. Mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya. 

Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan) 

Sumber: arya-flower.com
Tidak cuma memiliki ciri yang udah diterangkan di atas. Kingdom Plantae juga memiliki klasifikasinya sendiri. Klasifikasi ini bantu kita supaya dapat membedakan antara spesies yang satu dengan spesies yang lain dalam Kingdom Plantae:

Divisi Bryophyta (Tumbuhan Lumut) 
Sumber: artikelsiana.com
Tumbuhan lumut sangat mudah diketemukan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama di beberapa tempat yang lembab seperti tembok, tanah, bebatuan lapuk bahkan lumut juga menempel di kulit pohon. Tumbuhan lumut suka sekali dengan tempat yang lembab.

Ini disebabkan saat bereproduksi tumbuhan lumut membutuhkan air untuk melakukan pembuahan. Ketiadaan air, meyebabkan sel kelamin jantan tidak bisa membuahi sel kelamin betina. Bagian tubuh pada lumut yang memiliki kemiripan dengan akar disebut juga Rizoid.

Rizoid memiliki fungsi untuk menyerap air dan garam mineral serta sebagai alat perlekatan pada habitatnya. Contoh pada tembok. Tumbuhan lumut tidak memiliki floem dan xylem yang bertindak sebagai pembuluh angkut.

Karena itu juga, maka lumut sangat suka pada tempat yang lembab di mana ada kandungan air yang cukup untuk pertumbuhannya. Tumbuhan lumut dibagi menjadi 3 yaitu, Kelas Hepaticopsida (Lumut Hati), Kelas Anthocerotopsida (Lumut Tanduk) dan Kelas Bryopsida (Lumut Daun).

Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku) 
Sumber: seputarpendidikan003.blogspot.co.id
Paku yang dimaksud disini bukanlah paku yang biasanya digunakan untuk menggantung lukisan atau cermin yang ada di rumah kita lho, ya. Tetapi, paku yang disebut disini yaitu Tumbuhan Paku. Seperti apa sih susunan dari tumbuhan paku ini?

Jadi tumbuhan paku merupakan bagian dari Kingdom Plantae yang tubuhnya udah memiliki akar, batang dan daun sejati. Susunan daun tumbuhan paku menyirip seperti bulu. Tidak sama dengan lumut, tumbuhan paku udah memiliki pembuluh angkut yaitu xylem dan floem.

Tidak cuma itu tumbuhan paku bisa pula hidup di mana saja mereka mau, terutama di tempat yang lembab seperti di air, permukaan batu, tanah, hutan hujan tropis bahkan tumbuhan paku juga bisa menempel di kulit pohon.

Tumbuhan paku memiliki bentuk yang bermacam seperti lembaran, perdu atau berupa seperti tanduk rusa. Nah, nama lain dari tumbuhan paku yaitu Pakis.

Tumbuhan paku terdiri atas 4 kelas, diantaranya yaitu Kelas Psilopsida (Paku Purba), Kelas Lycopsida (Paku Kawat), Spenopsida (Paku ekor kuda) dan Pteriopsida (Paku Sejati).

Divisi Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji) 
Sumber: sarapandulu.blogspot.co.id
Tumbuhan biji yaitu tingkatan tertinggi dari Kingdom Plantae. Tumbuhan biji udah memiliki akar, batang dan daun sejati. Tumbuhan biji menghasilkan biji sebagai alat perkembang biakan. Tidak cuma itu, tumbuhan biji memiliki ketinggian dan bentuk yang beragam dari divisi-divisi kingdom plantae sebelumnya.

Mempunyai habitat di darat dan beberapa di air umpamanya pada teratai yang mengapung di air. Reproduksi pada tumbuhan berbiji bereproduksi lewat penyerbukan dan pembuahan.

Divisi spermatophyte terbagi lagi menjadi dua sub divisi yaitu sub divisi Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka) dan sub divisi angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup).

Sub divisi Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka) 
Sumber: kimeni-kim.blogspot.co.id
Tumbuhan berbiji terbuka tidak mempunyai pembungkus biji. Artinya bakal bijinya itu terbuka dan ada pada permukaan daun buah. Umumnya terdiri dari tumbuhan berkayu dan berakar tunggang yang memiliki bentuk dan ukuran yang bermacam.

Tumbuhan berbiji terbuka memiliki alat kelamin betina dan jantan pada satu pohon tetapi terpisah letaknya, beberapanya memiliki alat kelamin betina dan jantan tidak pada satu pohon, tetapi berbeda pohon.

Maksudnya disini pada pohon kelamin jantan hanya memiliki satu alat kelamin, yaitu kelamin jantan. Begitu pula sebaliknya. Sub divisi Gymnospermae terbagi atas 4 kelas diantaranya yaitu, Kelas Cycadinae, kelas Ginkgoinae, kelas Coniferae dan kelas Gnetinae.

Sub divisi Angiospermae (Tumbuhan berbiji tertutup)
Sumber: blogkutuq.wordpress.com
Berbeda Gymnospermae, tumbuhan berbiji tertutup dimana bijinya ini ditutupi oleh buah. Tumbuhan berbiji tertutup dapat berupa pohon besar, perdu, tumbuhan rambat serta tumbuhan tidak berkayu. Daun pada tumbuhan biji tertutup umumnya pipih dan relative lebih lebar dengan bentuk yang beraneka ragam.

Tidak cuma itu, tumbuhan biji tertutup memiliki peran penting untuk makhluk hidup terutama manusia karena hampir semua bahan makanan yang dikonsumsi oleh manusia datang dari tumbuhan biji tertutup.

Sistem reproduksi pada Angiospermae berupa bunga. Bunga ini terdiri atas bunga sempurna dan tidak sempurna. Bunga sempurna tidak cuma memiliki alat kelamin jantan dan betina juga memiliki kelopak dan mahkota.

Sedangkan bunga tidak sempurna tidak memiliki salah satu ataupun keduanya. Reproduksi berjalan secara penyerbukan dan pembuahan.

Angiospermae terbagi menjadi dua kelas yaitu Kelas Monocotyledone (Monokotil/Biji berkeping satu) dan Kelas Dycotyledone (Dikotil/Berkeping dua).

Kelas Monocotyledone (Monokotil/Berkeping satu) 
Sumber: radarlombok.co.id
Susunan tumbuhan Monocotyledone terdiri dari akar yang berserabut. Akar serabut pada monocotyledone tidak sekokoh pada akar tunggang yang dimiliki oleh Kelas Dicotyledone. Tumbuhan monokotil juga memiliki batang yang yang beruas dan tidak bercabang.

Batang ini bisa tidak memiliki cambium sampai tumbuhan monokotil tidak dapat tumbuh jadi semakin besar. Daun pada tumbuhan monokotil mempunyai tulang daun yang sejajar atau melengkung.

Sedangkan pada bunganya memiliki beberapa bagian yang jumlahnya kelipatan tiga. Tumbuhan monokotil terbagi lagi atas lima ordo, yaitu Ordo Graminae (Rumput-rumputan), ordo palmae (palem-paleman), Ordo Zinggiberaceae (jahe-jahean), Ordo Bromeliaceae (Nanas) dan Orchicidaceae (Anggrek).

Kelas Dycotyledone (Berkeping dua)
Sumber: pakarkopi.com/
Berbeda halnya dengan kelas monokotil, akar pada tumbuhan dikotil yaitu akar tunggang. Hingga akar ini sangat kokoh. Pada akar dan batang tumbuhan dikotil memiliki cambium yang artinya akar dan batang dikotil dapat tumbuh semakin besar.

Batang pada dikotil bercabang-cabang serta buku-buku dan ruas yang tidak jelas. Daun pada dikotil berbentuk tunggal ataupun majemuk dan mempunyai tulang daun menjari atau menyirip. Untuk bagian bunga pada tumbuhan dikotil berjumlah kelipatan 2, 4 atau 5.

Tumbuhan dikotil terdiri atas beberapa ordo salah satunya yaitu, Ordo Euphorbiaceae (Getah-getahan), Leguminoceae (polongan), Solanaceae (Terongan), Rutaceae (Jeruk), Malpaceae (Kapas), Mertaceae (Jambu) dan Kompositae.

System Organ Kingdom Plantea (Tumbuhan) 

Tumbuhan sama juga dengan makhluk hidup yang lainnya. Agar dapat berkembang dan tumbuh dengan baik, mereka membutuhkan sistem organ yang baik. Sistem organ pada tumbuhan terdiri atas beberapa organ yaitu akar, batang, daun dan bunga.

Akar 
Sumber: bibitbunga.com
Akar pada tumbuhan bertindak untuk menyerap zat hara dan air di dalam tanah. Akar berkembang dari meristem apical ujung akar yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra).

Tudung akar bertindak untuk melindungi ujung akar pada ketika menembus tanah. Akar juga bertindak sebagai alat untuk memperkokoh tanaman hingga tidak mudah roboh ketika angin atau badai datang.

Tidak cuma itu, pada beberapa bentuk tanaman akar digunakan sebagai alat pernapasan dan tempat menaruh atau menyimpan cadangan makanan.

Susunan akar terdiri atas epidermis atau kulit luar, korteks, endodermis, dan stele yang ada xylem dan floem sebagai alat angkut. Akar terdiri atas dua yaitu akar serabut pada monokotil dan akar tunggang pada dikotil.

Batang 
Sumber: flickr.com
Batang yaitu organ berpembuluh yang memiliki peranan sebagai alat pengangkut. Di batang juga memiliki xylem dan floem yang kegunaannya udah kita ketahui sebagai alat angkut.

Fungsi dari batang yaitu sebagai alat angkut zat makanan dari akar ke daun dan dari daun ke semua tubuh tumbuhan.

Tidak cuma itu batang juga bertindak mengarahkan tumbuhan untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup yang bermanfaat untuk kelangsungan proses fotosintesis.

Batang juga memiliki manfaat yang lainnya yaitu sebagai alat perkembangbiakan vegetative, area untuk menaruh atau menyimpan makanan dan sebagai tempat perlekatan cabang, daun dan buah.

Batang terbagi dalam beberapa tipe yaitu tipe berkayu, tipe lembut dan lunak (herbaseus) dan tipe rumput (kalmus). Susunan batang terdiri atas Epidermis, korteks, endodermis dan stele.

Daun 
Sumber: suaradesa.com
Daun pada tumbuhan memiliki fungsi atau manfaat sebagai alat penguapan dan tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Tidak cuma itu daun juga bertindak sebagai alat pernapasan dan penyerap matahari. Daun terdiri atas Helai daun, Tangkai daun dan pelepah daun.

Susunan daun terdiri atas epidermis yang memiliki kutikula untuk menghindari penguapan yang terlampau besar, Mesofil yang memiliki kloroplas yang banyak dan Hipodermis yang memiliki stomata.

Bunga 
Sumber: seventeen-swords.blogspot.co.id
Umumnya orang melihat bunga sebagai objek yang memperindah tumbuhan karena memiliki bentuk dan warna yang beraneka ragam.

Nah, sebenarnya fungsi dari bunga lebih dari itu, lho. Salah satu fungsi penting dari bunga yang mungkin belum banyak diungkap yaitu sebagai sistem reproduksi pada tumbuhan. Reproduksi ini bantu melindungi spesies tumbuhan itu tetap terjaga.

Susunan bunga terdiri atas: 
  1. Kelopak bunga yang biasanya berwarna hijau. Kelopak ini bertindak untuk melindungi dan membungkus bunga ketika masih kuncup. 
  2. Mahkota bunga, memiliki warna cerah dan menarik. Nah, mahkota inilah yang membuat bunga jadi cantik dan indah untuk dipandang mata. Sebenarnya, mahkota yang berwana cerah ini bertindak untuk menarik pollinator yaitu serangga yang membantu pada proses polinasi (penyerbukan) bunga. Contoh serangganya yaitu Kupu-kupu dan Lebah. 
  3. Benang Sari, bertindak sebagai alat kelamin jantan pada tumbuhan. Apabila serbuk sari jatuh ke kepala putik terbentuklah pembuahan. 
  4. Dan yang terakhir putik. Putik yakni alat kelamin betina, disinilah terjadinya pembuahan dan mengembangnya zigot pada bunga.
Dan itulah tadi pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri – Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Kingdom Plantae (Tumbuhan) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Kingdom Plantae (Tumbuhan). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com