Showing posts sorted by relevance for query otot polos. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query otot polos. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi dan Macam-Macam Pembuluh Darah

Pengertian, Fungsi dan Macam-Macam Pembuluh Darah. Pengertian Pembuluh Darah, Fungsi Pembuluh Darah, Struktur Pembuluh Darah dan Macam-Macam Pembuluh Darah.

Pengertian Pembuluh Darah

Sumber: icpcapsule.co.id
Pembuluh darah yaitu sisi dari system peredaran darah. Pembuluh darah umum di sebut oleh orang awam dengan sebutan urat. Pembuluh darah merupakan jaringan elastis membawa darah dari jantung ke semua tubuh, lantas mengembalikannya lagi ke dalam jantung.

Pembuluh darah termasuk juga ke dalam system pembuluh darah, yang mana pada mamalia, system ini terdiri jantung, arteri besar, arteriol (arteri kecil), kapiler (pembuluh darah kecil di ujung jaringan serta sel), venula (vena kecil) serta vena.

Fungsi paling utama system ini yaitu menyalurkan darah yang memiliki kandungan oksigen ke sel serta jaringan serta mengembalika darah vena ke paru-paru untuk pertukaran gas oksigen (O2) dengan karbon dioksida (CO2).

Struktur Pembuluh Darah

Pembuluh darah terbagi dua, yakni arteri serta vena:

Arteri 

Sumber: artikelsiana.com
Arteri membawa darah dari jantung ke semua tubuh. Pembuluh darah arteri terdiri atas beberapa susunan sebagai berikut ini:

Tunika intima yaitu susunan terdalam dari pembuluh darah yang terdiri atas selapis sel endotel yang membatasi permukaan dalam pembuluh. Di bawah susunan endotel yaitu susunan subendotel, terdiri atas jaringan penyambung jarang halus yang terkadang memiliki kandungan sel otot polos yang bertindak untuk kontraksi pembuluh darah.

Tunika media ini yaitu susunan tengah yang terbagi dalam serat otot polos yang tersusun melingkar. Pada arteri yang lebih besar, tunika media dipisahkan dari tunika intima oleh sebuah lamina elastik interna.

Membran ini terdiri atas serat elastik, umumnya berlubang-lubang hingga beberapa zat bisa masuk lewat lubang-lubang yang ada dalam membran serta memberi suplai O2 serta makanan yang lain pada sel-sel yang terdapat jauh di dalam dinding pembuluh.

Pada pembuluh besar, kerap ditemukan lamina elastika eksternal yang tidak tebal yang memisahkan tunika media dari tunika adventitia yang terdapat diluar.

Tunika adventitia atau susunan terluar terdiri atas dengan jaringan ikat kolagen serta elastik, terlebih kolagen type I. Pada pembuluh yang lebih besar, ada vasa vasorum bercabang-cabang luas dalam adventitia.

Anastomosis Arteriovenosa yaitu hubungan langsung antara aliran arteri serta vena. Anastomosis arteriovenosa ini menyebar di semua tubuh serta biasanya ada pada pembuluh-pembuluh kecil berperan mengatur sirkulasi pada daerah spesifik, terlebih pada jari, kuku, serta telinga.

System ini memiliki fungsi penyusunan aliran pada beragam organ serta berperanan pada beberapa fenomena fisiologi seperti menstruasi, perlindungan pada suhu yang rendah, serta ereksi.

Anastomosis arteriovenosa banyak dipersarafi oleh system saraf simpatis serta parasimpatis (system saraf otonom). Tidak hanya mengatur aliran darah pada beragam organ, anastomosis ini memiliki fungsi termoregulator atau pengatur suhu yang terutama dapat dibuktikan pada kulit anggota gerak (ekstremitas).

Vena 

Sumber: apaperbedaan.com
Vena berperan membawa darah dari perifer (ujung) kembali pada jantung serta paru-paru. Vena terbagi dalam beberapa susunan, yakni:

Tunica intima: terbagi dalam susunan endothelium yang memiliki kandungan sel pipih selapis, serta susunan subendothelium yang memuat jaringan ikat tipis langsung terkait dengan tunica adventitia.

Tunica media: susunan ini tipis, otot polosnya bercampur dengan jaringan ikat.

Tunica adventitia: yaitu susunan paling tebal pada vena, susunan ini dapat susunan yang paling berkembang. Jaringan ikat longgar dengan serabut kolagen yang membentuk berkas-berkas longitudinal, sel fibroblas terlihat diantaranya. Beberapa sel otot polos juga kerap terlihat juga.

Vasa vasorum yaitu pembuluh darah kecil yang memberi supply metabolit-metabolit untuk beberapa sel di tunika adventitia serta tunika media pembuluh-pembuluh darah besar, apakah itu vena besar ataupun arteri besar, lantaran lapisan-lapisannya sangat tebal untuk di beri makanan oleh difusi langsung dari aliran darah.

Fungsi Pembuluh Darah

Sumber: pembuluhdarah.com
Pembuluh darah berperan membawa darah yang dipompa dari ventrikel kiri jantung ke seluruh tubuh, darah itu memiliki kandungan oksigen yang diikat oleh hemoglobin atau Hb di dalam darah. Di dalam darah juga ada protein serta glukosa yang mana komponen itu diperlukan oleh jaringan serta sel nantinya.

Setelah sampai ke semua tubuh atau organ targetnya lewat anastomosis arteriovenosa serta kapiler. Oksigen serta metabolit tersebut di pasok ke organ tujuan sampai tercapailah tujuan dengan oksigen serta metabolit seperti glukosa itu, beberapa sel di seluruh tubuh bisa mengalami metabolisme aerob (memakai O2) untuk menjalani fungsinya.

Lantas oksigen itu ditukar dengan karbon dioksidan, lantas kembalilah darah itu darah ke jantung lewat vena kecil lantas vena besar, setelah sampai dijantung, darah itu dipompa oleh ventrikel kanan jantung kedalam paru, atau system ini disebut juga dengan dengan aliran pulmoner.

Hingga diparu, darah yang membawa CO2 itu ditukar kembali dengan O2 yang baru kita hirup, lewat mekanisme difusi.

Pembuluh darah juga berperan untuk membawa sel darah putih saat terjadi infeksi untuk mekanisme pengobatan, sel darah putih itu yang merupakan imun tubuh seseorang akan melawan kuman maupun benda asing yang masuk ke dalam tubuh, hingga saat imunitas seseorang melemah maupun kuman yang masuk ke dalam tubuh sangat kuat, disitulah seseorang terserang penyakit.

Macam-Macam Pembuluh Darah

Sumber: ilmuveteriner.com
Secara garis besar, pembuluh darah terbagi jadi dua, yakni arteri serta vena.

Beberapa jenis arteri

Arteri elastik: yaitu pembuluh paling besar di tubuh, contoh arteri ini yaitu aorta (pembuluh darah paling besar yang menyambut darah setelah baru di keluarkan dari ventrikel kiri jantung), trunkus pulmonalis (pembuluh darah yang menyambut darah yang keluar dari pompaan ventrikel kanan jantung), serta cabang-cabang pokoknya.

Dinding pembuluh darah jenis ini khususnya terbagi dalam jaringan ikat elastik, menunjukkan daya tahan serta kelenturan saat darah mengalir. Dinding pembuluh ini sangat melebar sepanjang sistol (kontraksi jantung atau pompa jantung). Pada saat diastol (relaksasi jantung), dinding kembali mengerut (recoil) serta mendorong darah maju.

Arteri muskular: dinding memiliki kandungan banyak otot polos, juga mengontrol aliran darah lewat vasokontriksi (menguncup) serta vasodilatasi (mengembang), mekanisme ini diatur oleh system saraf otonom.

Arteriol: arteri kecil dengan satu hingga lima susunan otot polos, arteriol terminal akan mengalirkan darah ke pembuluh darah paling kecil, yakni kapiler.

Beberapa jenis kapiler 

  1. Vas capillare continuum: yaitu jenis yang paling banyak, endotel membentuk susunan utuh. 
  2. Vas capillare fenestratum: memiliki kandungan fenestra maupun pori-pori pada endotelnya. Ada di kelenjar endokrin, usus halus, serta glomerulus ginjal 
  3. Vas capillare sinusoideum: menunjukkan diameter lebar dengan celah diantara beberapa sel endotel. Membrana basalisnya tidak terbentuk sempurna. Kapiler ini terdapat di hati, limpa, serta sumsum tulang.

Beberapa jenis vena 

Vena cava: vena ini yaitu pembuluh darah yang menyambut darah dari semua tubuh yang memiliki kandungan CO2 saat akan masuk ke dalam jantung, vena ini adalah vena paling besar, vena cava ada dua yakni vena cava superior yang letaknya di atas jantung, serta vena cava superior yang terdapat di bawah vena cava inferior.

Vena pulmonalis: vena ini membawa darah dari paru atau aliran pulmoner ke dalam jantung, vena ini memiliki kandungan darah yang memuat O2. Vena pulmonalis juga terbagi dua yakni vena pulmonalis dextra yang membawa darah dari paru-paru kanan, serta vena pulmonalis sinistra yang membawa darah dari paru-paru kiri.

Vena cutanea: yaitu vena yang terlihat di bawah kulit, yang umum ditusuk ketika seseorang di infus.

Deep vein: yaitu vena yang terletak lebih dalam serta berdekatan dengan arteri, vena ini tidak terlihat dari luar kulit.

Venula: ini yaitu vena dengan ukuran paling kecil, serta terkait langsung dengan kapiler.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi dan Macam-Macam Pembuluh Darah, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Pembuluh Darah di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Pembuluh Darah. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.
  1. softilmu.com

Pengertian, Struktur dan Fungsi Paru-Paru

Pengertian, Struktur dan Fungsi Paru-Paru. Pengertian Paru-Paru, Struktur Paru-Paru, Fungsi Paru-Paru, dan Segala Hal yang Berkaitan dengan Paru-Paru akan kita kupas tuntas di artikel kali ini.

Pengertian Paru–Paru

Sumber: dedaunan.com
Paru-paru (pulmo) yakni merupakan organ yang bertanggung jawab untuk proses respirasi yang terdiri dari pulmo dekstra (paru kanan) dan pulmo sinistra (paru kiri). Paru-paru sangat penting bagi tubuh manusia, sebab satu diantara peranan paru-paru yakni memasukkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida ketika tubuh menghirup udara.

Struktur Paru–Paru 

Paru yaitu satu di antara organ pada saluran napas bawah yang terletak pada system pernapasan manusia. Dan saat sebelum kita membahas secara detil tentang paru-paru, berikut ini organ lain yang termasuk ke dalam saluran napas bawah yang nantinya berkaitan dengan paru, di antaranya:

Trakea 

Sumber: sridianti.com
Yaitu saluran napas bawah lanjutan dari laring, yang menghantarkan udara menuju ke pulmo untuk mengalami proses difusi. Terdapat di mediastinum (daerah kompartemen yang ada di tengah di antara dua rongga paru di regio thoraks) segi superior dan terdiri dari tracheal ring yang dibuat oleh kartilago (tulang rawan) dan menempati sisi tengah leher.

Trakheal ring ini berbentuk cincin yang tidak sempurna serupa huruf C di mana sisi ujung-ujung yang terbuka pada bagian belakang dihubungkan oleh otot polos (musculus trachealis) serta ada di bagian anterior (depan) dari esophagus (saluran makanan).

Bronkus 

Sumber: budisma.net
Yaitu lanjutan dari trakea berupa saluran konduksi udara dan sebagai tempat difusi oksigen-karbon dioksida di ujung terminal pada bagian yang berkaitan langsung dengan alveolus.

Bronkus principalis (bronkus primer) terdiri dari bronkus principalis dekstra (yang akan menuju ke pulmo dekstra) dan bronkus principalis sinistra (yang akan menuju ke pulmo sinistra). Perbedan bronkus principalis yaitu:
  1. Bronkus principalis dekstra à diameter lebih lebar, ukuran lebih pendek, berjalan lebih vertical 
  2. Bronkus principalis sinistra à diameter lebih kecil, ukuran lebih panjang, berjalan agak horizontal 
Setelah jadi bronkus principalis serta masuk pulmo lewat hilus, lantas bronkus principalis jadi 5 bronkus lobaris (bronkus sekunder) yang masuk lobus pulmo. Pada lobus pulmo dekstra ada 3 lobus yaitu lobus superior, lobus medius dan lobus inferior. Sedangkan pada pulmo sinistra ada 2 lobus yaitu lobus superior dan lobus inferior.

Masing-masing bronkus lobaris akan bercabang jadi bronkus segmentalis (bronkus tersier) yang akan masuk segmen bronkopulmonal yang dimiliki oleh lobus paru.

Selanjutnya ada 20-25 kali kelipatan percabangan dari bronkus segmental sampai selanjutnya jadi bronkus terminalis yang berikutnya bercabang jadi bronkus respiratorius yang berkaitan langsung dengan 5-6 saccus alveolaris yang dilapisi oleh alveoli (tempat terjadinya difusi oksigen-karbon dioksida).

Alveolus 

Sumber: sites.google.com
Unit fungsional paru-paru yakni kantung udara kecil yang keluar dari bronkiolus yang disebut juga dengan alveoli. Ada lebih kurang 300-400.000.000 alveoli di dalam paru-paru orang dewasa. Diameter rata-rata dari alveolus yakni lebih kurang 200 sampai 300 mikron. Peranan mendasar dari alveoli yakni pertukaran gas.

Susunan alveoli yakni tempat di mana pertukaran gas sepanjang respirasi berjalan. Susunan ini dikelilingi oleh kapiler yang membawa darah. Pertukaran karbon dioksida dalam darah dari kapiler ini terjadi lewat dinding alveolus.

Alveoli mulai bertindak ketika kita menghirup udara lewat lubang hidung kita. Udara melalui rute yang panjang yang terdiri dari beragam macam organ pada sistem pernapasan. Organ-organ ini termasuk juga saluran hidung, faring, laring, trakea, bronkus paling utama, saluran bronkial kecil, bronkiolus serta selanjutnya mencapai alveolus lewat kantung udara kecil.

Udara mempunyai kandungan oksigen yang diserap oleh darah mengalir lewat kapiler. Oksigen ini lalu diteruskan ke sistem peredaran darah, sampai merampungkan siklus pertukaran gas.

Sampai di paragraf ini, sudah cukup jelas ya pembahasan tentang organ-organ pada saluran napas bawahnya? Selanjutnya akan saya paparkan mengenai susunan paru sebagai organ akhir dari sistem pernapasan manusia.

Paru-paru ada di dalam rongga dada sisi atas, di bagian samping dibatasi oleh otot serta rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat.

Paru pada orang yang sehat berupa organ yang ringan, kenyal, dan seperti spon (karena terisi oleh udara). Paru kanan dan paru kiri menempati cavum thoraks (rongga dada) yang satu diantaranya dipisahkan oleh ruang yang disebut juga dengan mediastinum.
Sumber: aryhani97.blogspot.co.id

Paru kanan 

memiliki 3 lobus (belahan paru) yaitu lobus superior (atas), lobus medius (tengah), dan lobus inferior (bawah). Pada lobus inferior dipisahkan oleh 2 fissura yaitu fissure horizontal dan fissure oblique.

Paru kiri 

Memiliki 2 lobus yaitu lobus superior dan lobus inferior yang dipisahkan oleh 1 fissura yaitu fissure oblique.

Ukuran paru kanan lebih besar dan berat dibanding dengan paru kiri, sedangkan paru kanan lebih pendek dan lebar lantaran kubah diafragma segi kanan yang lebih tinggi dibanding segi kiri.
Paru-paru dibungkus oleh selaput tipis yaitu pleura.

Pleura terdiri jadi pleura viseralis dan pleura pariental di mana di antara kedua pleura ini ada rongga yang disebut juga dengan kavum pleura. Pleura viseralis yaitu selaput yang langsung membungkus paru sedangkan pleura parietal yaitu selaput yang menempel pada rongga dada.

Pada keadaan normal kavum pleura ini vakum/hampa udara sampai paru-paru dapat berkembang kempis. Antara selaput luar dan selaput dalam ada rongga memuat cairan pleura yang berperan sebagai pelumas paru-paru hingga menghindari gesekan antara paru-paru dan dinding dada di mana pada saat bernafas bergerak.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, satu diantara peranan paru-paru yakni untuk memasukkan O2 ke dalam tubuh dan mengeluarkan CO2 keluar tubuh, tubuh membutuhkan proses meliputi inspirasi serta ekspirasi.

Inspirasi yakni gerakan dari atmosfer ke dalam paru, sedangkan ekspirasi yakni gerakan dari dalam paru ke atmosfer. Agar proses ventilasi dapat berjalan dengan lancar dibutuhkan peranan yang baik pada otot pernapasan dan elastisitas jaringan paru. Otot-otot untuk proses pernapasan dibagi jadi dua yaitu:
  1. Otot inspirasi (Otot Saat Menarik Napas) terdiri atas, otot interkostalis eksterna, sternokleidomastoideus, skalenus dan diafragma. 
  2. Otot-otot ekspirasi (Otot Saat Menghembuskan Napas) terdiri atas rektus abdominis dan interkostalis internus 

Fungsi Paru–Paru

Sumber: paru-paru.com
Peranan paling penting paru-paru yaitu untuk pertukaran gas antara darah dan atmosfer. Pertukaran gas itu memiliki maksud untuk siapkan oksigen untuk jaringan dan mengeluarkan karbon dioksida. Udara masuk ke paru-paru lewat sistem berupa pipa yang menyempit (bronchi dan bronkiolus) yang bercabang di kedua belah paru-paru paling utama (trachea).

Pipa itu berakhir di gelembung-gelembung paru-paru (alveoli) yang disebut juga dengan kantong udara paling akhir di mana oksigen dan karbondioksida dipindahkan dari tempat di mana darah mengalir. Untuk melakukan fungsi itu, pernapasan dapat dibagi jadi empat mekanisme mendasar, yaitu:
  1. Ventilasi yaitu proses masuk dan keluarnya udara/oksigen antara alveoli dan atmosfer 
  2. Difusi yaitu proses perpindahan oksigen dari alveoli ke dalam pembuluh darah dan berlaku juga sebaliknya untuk karbondioksida 
  3. Transport yaitu proses perpindahan gas dari paru ke jaringan dan dari jaringan ke paru dengan pertolongan aliran darah
Pengaturan ventilasi 

Faktor-faktor yang dapat merubah peranan paru yakni:

Umur 

Kekuatan otot maksimal pada usia 20-40 th. dan dapat berkurang sejumlah 20% setelah usia mencapai 40 tahun. Selama proses penuaan terjadi penurunan elastisitas alveoli, penebalan kelenjar bronkial, penurunan kapasitas paru

Jenis kelamin

Peranan ventilasi pada lelaki lebih tinggi 20-25% dari pada wanita, karena ukuran anatomi paru lelaki lebih besar dibanding wanita. Tidak cuma itu, aktivitas lelaki lebih tinggi sehingga recoil dan compliance paru telah terlatih.

Tinggi badan serta berat badan 

Seseorang yang memiliki tubuh tinggi dan besar, peranan ventilasi parunya lebih tinggi dari pada orang yang bertubuh kecil pendek.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Struktur dan Fungsi Paru-Paru, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Paru-Paru di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Paru-Paru. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Nama Bagian Tubuh Manusia

Tubuh manusia terdiri atas banyak bagian-bagian yang bersatu-padu membentuk satu kesatuan harmonis untuk melayani kebutuhan manusia dalam melakukan aktivitas hidup sehari-hari. Terdapat banyak anggota tubuh manusia dari ujung rambut sampai ujung kaki yang masing-masing memiliki fungsi dengan berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tubuh manusia yang kompleks dan sempurna merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dianugerahkan kepada manusia untuk selalu beribadah kepadanya.

Nama anggota badan atau bagian tubuh manusia terangkum dalam uraian berikut.
  • Bagian Kepala Nama-nama anggota tubuh bagian kepala manusia terdiri atas rambut, jidat, bola mata, wajah, alis, telinga, kelopak mata, bulu mata, hidung, lubang hidung, lesung pipi, pipi, dagu, kumis, jenggot, mulut, lidah, gigi, bibir, dan gusi.
  • Bagian Badan Atas. Leher, jakun, pundak atau bahu, tenggorokan, dada, perut, pusar, punggung, putting, payudara, dan rusuk merupakan nama-nama bagian tubuh manusia yang ada pada bagian badan atas.
  • Bagian Badan Bawah Pinggang, panggul, pantat, kemaluan, kemaluan laki-laki, kemaluan perempuan, dubur, dan buah pelir merupakan nama-nama bagian tubuh manusia yang ada pada bagian badan bawah.
  • Bagian Tangan. Nama- nama bagian tubuh manusia yang ada pada bagian tangan yaitu ketiak, lengan atas, siku, lengan bawah, telapak tangan, ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, jari kelingking, bulu ketiak, kuku, dan pergelangan tangan.
  • Bagian Kaki. Paha, lutut, betis, mata kaki, telapak kaki, punggung kaki, tumit, dan jari kaki merupakan nama-nama anggota tubuh yang ada pada bagian kaki.
  • Bagian Umum. Nama-nama anggota tubuh pada bagian umum terdiri atas kulit, bulu, dan pori-pori.
  • Bagian Dalam. Otak, darah, daging, tulang, otot, usus, jantung, paru-paru, lambung, ginjal, hati, dan pancreas merupakan nama-nama anggota tubuh yang terdapat pada bagian dalam tubuh manusia.
Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena telah diberikan tubuh yang sempurna dan berfungsi dengan baik. Kita akan sangat kesulitan melakukan berbagai kegiatan sehari-hari jika anggota tubuh kita tidak lengkap atau cacat. Bersyukur, merawat dengan baik dan dimanfaatkan untuk kebaikan adalah cara terbaik dalam penggunaan anggota tubuh kita.

Rambut merupakan bagian tubuh manusia yang memiliki banyak fungsi. Seperti halnya rambut di kepala manusia yang memiliki fungsi melindungi kepala dari sinar matahari secara langsung. Oleh karena itu, rambut di kepala harus dirawat di antaranya dengan cara keramas, disisir, dan dirapikan misalnya dengan diikat.

Hari ini rambut Dayu nampak lain. Rambut Dayu diikat dengan tali rambut sehingga terlihat rapi dan cantik. Edo pun bertanya kepada Dayu, “Dayu tali rambutnya bagus, di mana kamu beli? Aku ingin membelikan adikku”. “Tali rambut ini oleh-oleh Bibiku dari bandung, banyak kok ada satu lusin. Nanti aku beri saja untuk adikmu”, jawab Dayu. “Satu lusin itu berapa banyak, Dayu?, tanya Edo lagi. “Sebentar, aku ambilku tali rambutku yang lain”, kata Dayu. Kemudian, Dayu memperlihatkan satu lusin ikat rambut. Dalam kotak di bawah ini terdapat gambar satu lusin ikat rambut.

Berapa banyak satu lusin ikat rambut?
Hitunglah banyak ikat rambut dalam kotak di atas. 1 lusin =  12 buah
Dayu juga bercerita kepada teman-teman, jika bibinya juga membelikan kain serbet kepada ibunya sebanyak satu kodi. Berikut merupakan gambar 1 kodi kain serbet.
Berapa banyak satu kodi kain serbet?
Hitunglah banyak kain serbet dalam kotak di atas. 1 kodi = 20 potong
Selain satuan lusin dan kodi juga ada satuan yang dinamakan rim dan gros. Berapa banyak satu rim dan satu gros?
1 rim = 500 lembar, 1 gross = 144 buah atau 12 Lusin

Kerjakan soal-soal berikut!
1. Dayu akan membeli ikat rambut disebuah toko. Di toko tersebut ada 5 lusin ikat rambut. Dayu membeli setengah lusin.
5 lusin =  5 x 12 = 60 buah
1/2 lusin = 6 buah
2. Ibu Ayu seorang penjual kain batik. Ibu Ayu mempunyai persediaan 8 kodi kain batik. Hari ini ibu Ayu sudah menjual 1/4 kodi kain batik.
8 kodi =  8 x 20 = 160 potong
1/4 kodi = 5 potong
3. Pak Heri sebagai penjaga kios fotokopi. Di kios Pak Heri terdapat persediaan 6 rim kertas foto kopi. Pak Heri sudah menggunakan 1 1/2 rim kertas untuk memfotokopi.
6 rim = 6 x 500 = 3.000 lembar
1 1/2 rim = 1,5 x 500 = 750 lembar
4. Ibu Nita seorang penjahit. Ibu Nita mempunyai persediaan 1/2 gros kancing baju yang polos.
1/2 gros = 0,5 x 12 = 6 lusin
1/2 gros = 0,5 x 144 = 72 buah buah

Apa nama anggota tubuh yang kamu gunakan untuk berjalan, makan, menulis, dan membaca?
1. Berjalan, anggota tubuh yang digunakan adalah kaki
2. Makan, anggota tubuh yang digunakan tangan dan mulut
3. Menulis, anggota tubuh yang digunakan adalah tangan
4. Membaca, anggota tubuh yang digunakan adalah mata

Isilah dengan bilangan yang benar.
1. 2 lusin + 2 buah = (2 x 12) + 2 = 24 + 2 = 26 buah.
2. 1/3 gros + 36 buah = (1/3 x 144) + 36 = (48 + 36) : 12 = 84 : 12 = 7 lusin.
3. 3 kodi – 15 potong = ( 3 x 20) - 15 = 60 - 15 = 45 potong.
4. 2 rim – 24 lembar = ( 2 x 500) - 24 = 1.000 - 24 = 976 lembar.
5. 1 gros – 5 lusin + 8 buah = (1 x 144) - (5 x 12) + 8 = 144 + 60 + 8 = 212 buah.

Hubungkan kelompok yang isinya sama banyak.
3 lusin + 7 buah = (3 x 12) + 7 = 36 + 7 = 43 buah
4 kodi + 2 buah = (4 x 20) + 2 = 40 + 2 = 42 buah
1/2 rim + 15 buah = (1/2 x 500) + 15 = 250 + 15 = 265 buah
1/4 gros + 19 buah = (1/4 x 144) + 19 = 36 + 19 = 55 buah
2 gros + 3 lusin = (2 x 144) + (3 x 12) = 288 + 36 = 324 buah