Showing posts sorted by relevance for query pankreas. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pankreas. Sort by date Show all posts

Pengertian dan Proses Metabolisme

Pengertian dan Proses Metabolisme. Pengertian Metabolisme, Proses Metabolisme, Fungsi Metabolisme, Metabolisme dalam Tubuh Manusia, Jenis-Jenis Metabolisme, Beragam Macam Metabolisme, Metabolisme Karbohidrat, Metabolisme Lemak, dan Metabolisme Protein.

Pengertian Metabolisme 

Sumber: cosmopolitan.co.id
Metabolisme yaitu sebuah proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup. Proses metabolisme yaitu pertukaran zat atau organisme dengan lingkungannya. Istilah Metabolisme datang dari bahasa Yunani, yakni dari kata metabole yang memiliki arti perubahan.

Hingga dapat dikatakan kalau metabolisme yaitu makhluk hidup memperoleh, memproses serta merubah sebuah zat lewat proses kimiawi untuk mempertahankan hidupnya. Metabolisme terdiri atas beberapa bentuk bersumber pada dua arah lintasan metabolic diantaranya sebagai berikut ini:

Beberapa Jenis Metabolisme 

Katabolisme yaitu penguraian sebuah zat ke partikel yang lebih kecil untuk diubah jadi energi.
Anabolisme yaitu reaksi untuk merangkai senyawa organik yang datang dari molekul-molekul spesifik untuk diserap oleh tubuh.

Proses Metabolisme 

Dalam tubuh ada 3 proses metabolisme yang paling utama diantaranya sebagai berikut ini:

Proses Metabolisme Karbohidrat 
Sumber: ebiologi.com
Metabolisme berjalan dalam organisme secara mekanis serta kimiawi. Metabolisme terbagi dalam dua proses yakni anabolisme sebagai pembentukan molekul serta katabolisme sebagai penguraian molekul.

Proses metabolisme karbohidrat Makanan diolah, lantas karbohidrat mengalami proses hidrolisis atau penguraian dengan memanfaatkan molekul air yang mengurai polisakarida jadi monosakarida. Sewaktu makanan dikunyah, makanan akan bercampur air liur yang memiliki kandungan enzim ptialin (sebuah a amilase yang disekresikan oleh kelenjar parotis di dalam mulut).

Enzim ini menghidrolisis pati (satu diantara polisakarida) jadi maltosa serta gugus glukosa kecil dengan terdiri dari 3-9 molekul glukosa. Makanan dalam waku singkat ada dalam mulut dengan ada tidak lebih 3-5% dari pati yang sudah terhidrolisis pada saat makanan ditelan.

Ptialin bisa berlangsung terus-terusan memecah makanan jadi maltosa sepanjang 1 jam sesudah makanan memasuki lambung, dan sewaktu isi lambung bercampur dengan zat yang disekresikan oleh lambung.

Selanjutnya kegiatan ptialin dihambat oleh zat asam yang diekskresikan oleh lambung. Hal itu bisa terjadi lantaran ptialin adalah enzim amilase yang tidak aktif pada PH medium turun di bawah 4,0.

Sesudah makan dikosongkan dari lambung serta masuk ke duodenum (usu dua belas jari), makanan lantas akan bercampur dengan getah pankreas. Pati yang belum dipecah akan diolah oleh amilase yang berperan sama juga dengan a-amilase pada air liur yakni sebagai pemecah pati menajdi maltosa serta polimer glukosa kecil yang lain.

Tetapi, pati biasanya nyaris seutuhnya di ubah jadi maltosa serta polimer glukosa kecil saat sebelum melewati lambung. Hasil akhir proses pencernaan yaitu glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa serta monosakarida yang lain. Senyawa-senyawa lantas diabsorpsi lewat dinding usus di bawah ke hati oleh darah.

Proses Metabolisme Protein 
Sumber: kampus-biologi.blogspot.co.id
Protein makanan, beberapa ada pada daging serta sayur-sayuran. Protein diolah di dalam lambung memakai enzim pepsin yang aktif pada pH 2-3. Pepsin bisa mengolah seluruh bentuk protein pada makanan yang mencerna kolagen.

Kolagen yaitu bahan mendasar yang paling utama dalam jaringan ikat pada kulit serta tulang rawan. Dari mulai proses pencernaan protein, pepsin mencakup 10-30% dari pencernaan protein keseluruhan. Pada proses ini, pemecahan protein adalah proses hidrolisis pada rantai polipeptida.

Proses pencernaan protein beberapa terjadi di usus dengan bentuk yang sudah berubah yakni proteosa, pepton, serta polipeptida besar.

Sesudah memasuki usus, beberapa produk yang sudah pecah beberapa akan bercampur dengan enzim pankreas di bawah dampak enzim proteolitik seperti tripsin, kimotripsin, serta peptidase. Baik tripsin ataupun kimotripsin memecah molekul protein jadi polipeptida kecil. Lantas peptidase melepas asam-asam amino.

Asam amino yang ada di dalam darah bersumber dari penyerapan lewat dinding usus, hasil penguraian protein dalam sel, serta hasil protein sintetis asam amino dalam sel, serta hasil sintetis asam amino dalam sel.

Asam amino yang disentetis dalam sel ataupun yang dihasilkan dari proses penguraian protein dalam hati lantas di bawah darah untuk dipakai dalam jaringan. Pada hal semacam ini, hati berperan sebagai pengatur konsentrasi asam amino dalam darah.

Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, tetapi akan dirombak dalam hati jadi senyawa yang memiliki kandungan unsur N, seperti NH3 (amonia) serta NH4OH (amonium hidroksida), dan senyawa yang tidak memiliki kandungan unsur N.

Senyawa memiliki kandungan unsur N disentesis jadi urea. Pembentukan urea yang berlangsung dalam hati lantaran beberapa sel hati bisa menghasilkan enzim arginase. Urea yang dihasilkan tidak diperlukan oleh tubuh, hingga diangkut bersama beberapa zat yang lain menuju ginjal, lantas di keluarkan lewat urin.

Demikian sebaliknya terjadi, pada senyawa yang tidak memiliki kandungan unsur N disentetis kembali jadi bahan baku karbodihdrat serta lemak, hingga bisa dioksidasi dalam tubuh supaya menghasilkan daya atau energi.

Proses Metabolisme Lemak 
Sumber: slideshare.net
Pencernaan lemak terjadi dalam usus, lantaran usus memiliki kandungan enzim lipase. Proses metabolisme lemak yaitu lemak keluar dari lambung, masuk ke usus dengan menyebabkan ransangan pada hormon kolesistokinin.

Hormon ini mengakibatkan kantung empedu berkontraksi dengan mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus dua belas jari (duodenum). Dalam empedu ada garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak. Emulsi lemak yaitu pemecahan lemak yang memiliki ukuran besar jadi butiran lemak memiliki ukuran lebih kecil.

Lemak memiliki ukuran lebih kecil yaitu trigeliserida yang teremulsi berfungsi mempermudah hidrolisis lemak oleh lipase dari hasil pankreas. Lipase pankreas akan menghidrolisis lemak teremulsi jadi kombinasi asam lemak serta monogliserida (gliserida tnggal).

Pengeluaran cairan pankreas didesain oleh hormon sekretin yang berfungsi dalam meningkatkan jumlah senyawa penghantar listrik (elektrolik) serta cairan pankreas dan pankreoenzim dengan peran merangsang pengeluaran enzim-enzim dalam cairan pankreas.

Kurang lebih 70% absorpsi hasil pencernaan lemak terjadi dalam usus halus. Asam lemak serta monogliserida di absorpsi lewat beberapa sel mukosa yang ada pada dinding usus, lantas keduanya diubah kembali jadi lemak trigliserida berupa partikel-partikel kecil. Jaringan lemak ketika diperlukan, timbunan lemak kemudian diangkut menuju hati.

Fungsi Proses Metabolisme 

Sumber: plus.google.com
Proses metabolisme mempunyai peranan penting untuk makhluk hidup diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Untuk mendapatkan energi kimia berbentuk ATP, hasil dari degradasi beberapa zat makanan kaya energi yang datang dari lingkungan 
  2. Sebagai pengubah molekul beberapa zat makanan (nutrisi) jadi perkursor unit pembangun untuk biomolekul sel 
  3. Sebagai penyusun unit-unit pembangun jadi protein, asam nukleat, lipida, polisakarida, serta komponen sel lain. 
  4. Sebagai pembentuk serta perombak biomolekul
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Proses Metabolisme, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Proses Metabolisme di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Metabolisme. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim

Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim. Pengertian Enzim, Fungsi Enzim, Sifat Enzim, Berbagai Macam Enzim, dan Penjelasan Lengkap mengenai segala hal yang berkaitan dengan Enzim.

Pengertian Enzim 

Sumber: wikiwand.com
Enzim yaitu satu biomolekul yang berbentuk protein serta berupa bulat. Enzim terbagi dalam satu atau lebih rantai polipeptida.

Enzim ini akan merubah senyawa serta mempercepat proses reaksi dengan merubah molekul awal yang dikenali serta diikat secara khusus oleh enzim (substrat) jadi molekul lain (product). Kekuatan enzim untuk mengaktifkan senyawa lain lewat cara khusus disebut juga dengan biokatalisator.

Ikatan enzim dengan substrat yaitu satu ikatan yang khusus, jadi cuma enzim-enzim spesifik yang bisa mengikat substrat tertentu. Kemudian barulah substrat itu aktif serta barulah terbentuk perubahan kimiawi.

Secara umum, Pengertian Enzim yaitu molekul protein kompleks yang dihasilkan dari sel hidup yang berperan sebagai katalisator dalam proses kimia dalam tubuh makhluk hidup.

Enzim tidak bisa bereaksi namun cuma bisa mempercepat proses reaksi, namun susunan enzim tidak berubah baik itu saat sebelum dan setelah reaksi, dengan hal tersebut, enzim tidak memengaruhi keseimbangan reaksi dalam peranannya.

Enzim disentetis dalam bentuk calon enzim yang tidak aktif (zimogen) lantas diaktifkan pada lingkungan dengan keadaan yang baik/tepat. Susunan Enzim yang tersusun jadi dua sisi yang sama-sama berpasangan yakni apoenzim serta gugus prostetik diantaranya sebagai berikut ini:

Apoenzim 
Sumber: jenerik.xyz
Apoenzim yaitu sisi protein enzim yang sifatnya tidak tahan panas, serta berperan sebagai penentu kekhususan dari enzim. Misalnya: dari substrak yang sama bisa jadi senyawa berbeda yang tergantung dari enzimnya

Koensim 
Sumber: bitkiselkremler.net
Koensim yaitu ko-faktor molekul organik kecil yang tahan panas dan memiliki kandungan ribosa serta fosfat dan larut di air. Koensim bisa disebut juga dengan gugus prostetik jika terikat oleh apoenzim, namun koenzim gampang terpisah dari apoenzim.

Manfaat koenzim yaitu sebagai penentu karakter serta reaksinya. Misalnya: Koensim NADP (Nicotiamida adenin Denukleotid Phosfat), reaksinya yaitu dehidrogenase. Dalam soal ini NADP berperan sebagai akseptor hidrogen/penerima.

Macam-Macam Enzim 

Macam-Macam Enzim Berdasarkan Penggolongannya

Golongan Enzim Karbohidrase 
Sumber: trobos.com
  1. Enzim Amilase yaitu enzim yang bertindak merubah amilum/polisakarida jadi senyawa maltosa yakni senyawa disakarida. 
  2. Enzim Sukrase yaitu enzim yang bertindak merubah sukrosa jadi glukosa serta fruktosa 
  3. Enzim Laktosa yaitu enzim yang bertindak merubah senyawa laktosa jadi glukosa serta galaktosa 
  4. Enzim Maltosa yaitu enzim yang bertindak serta berperan mengurai maltosa jadi senyawa glukosa 
  5. Enzim Selulosa yaitu enzim yang bertindak mengurai selulosa/polisakarida jadi senyawa selabiosa atau disakarida 
  6. Enzim Pektinase yaitu enzim yang bertindak atau berperan merubah petin jadi senyawa asam pektin 
Golongan Enzim Protease 
Sumber: jokowarino.id
  1. Enzim tripsin yaitu enzim yang berperan mengurai pepton jadi senyawa asam amino 
  2. Enzim peptidase yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi senyawa peptide jadi senyawa asam amino 
  3. Enzim renin yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi senyawa kasein serta susu 
  4. Enzim galaktase yaitu enzim yang bertindak mengurai senyawa gelatin 
  5. Enzim entrokinase yaitu enzim yang berperan dalam mengurai senyawa pepton jadi sentawa asam amino 
  6. Enzim pepsin yaitu enzim yang bertindak dalam memecah senyawa protein jadi asam amino 
Golongan Enzim Esterase 
  1. Enzim lipase yaitu enzim yang bertindak atau berperan dalam mengurangi lemak jadi senyawa gliserol serta asam lemak. 
  2. Enzim fostatase yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi ester serta mendorong pelepasan asam fosfor. 
Macam-Macam Enzim Berdasarkan Proses Metabolisme atau Tipe Reaksi Kimia yang Dikatalis 
  1. Enzim katalase yaitu enzim yang berperan dalam membantu merubah hidrogen peroksida jadi H2O (air) serta O2 (Oksigen) 
  2. Enzim oksidase yaitu enzim yang berperan mempercepat penggabungan oksigen (O2) pada substrat spesifik yang sewaktu bersamaan juga mereduksikan oksigen (O2), hingga membentuk air (H2O). 
  3. Enzim hidrase yaitu enzim yang berperan memberi atau mengurangi air (H2O) dari senyawa spesifik tanpa mengakibatkan terurainya senyawa yang berkaitan. Misalnya: akonitase, fumarase, serta enolase. 
  4. Enzim dehidrogenase yaitu enzim yang berperan dalam memindahkan hidrogen dari sebuah zat ke zat yang lain. 
  5. Enzim transphosforilase yaitu enzim yang berperan dalam memindahkan H3PO4 dari molekul satu ke molekul yang lain yang dibantu oleh ion Mg2+. 
  6. Enzim karbosilase yaitu enzim yang berperan dalam merubah asam organik secara bolak balik. Misalnya: merubah asam piruvat jadi asetaldehida yang dibantu oleh karbosilase piruvat 
  7. Enzim desmolase yaitu enzim yang berperan dalam membantu perpindahan/penggabungan ikatan karbon. Contoh: aldolase diubah dalam pemecahan fruktosa jadi gliseraldehida serta dehidroksiaseton 
  8. Enzim peroksida yaitu enzim yang berperan dalam membantu oksidasi senyawa fenolat, sedangkan dari oksigen yang dipakai, di ambil dari H2O2. 
Macam-Macam Enzim Pencernaan Manusia dan Fungsinya 

Enzim dalam pencernaan manusia ada dalam beberapa organ tubuh yang menghasilkan enzim, yakni mulut, lambung, usus halus, serta pankreas.

Macam-Macam Enzim Mulut 
  • Enzim ptialin berperan dalam merubah amilum jadi maltosa 
Macam-Macam Enzim Lambung 
  • Enzim renin berperan merubah kasionogen jadi kasein (protein susu) serta mengendapkan kasein susu 
  • Enzim pepsin berperan dalam merubah protein jadi pepton 
  • Enzim lipase gastrik berperan dalam merubah trigliserida jadi asam lemak 
Macam-Macam Enzim Usus Halus 
  • Enzim maltase berperan dalam merubah maltosa jadi glukosa 
  • Enzim laktase berperan dalam merubah laktosa jadi glukosa serta galaktosa 
  • Enzim lipase berperan dalam merubah lemak jadi asam lemak serta gliserol 
  • Enzim peptidase berperan dalam merubah polipeptida jadi asam amino 
  • Enzim enterokinase berperan dalam merubah tripsinogen jadi tripsin 
  • Enzim sukrase berperan dalam merubah sukrosa jadi glukosa serta fruktosa 
Macam-Macam Enzim Pankreas 
  • Enzim amilase berperan dalam menguraikan amilum jadi maltosa atau disakarida 
  • Enzim tripsin berperan dalam merubah pepton (protein) jadi asam amino 
  • Enzim lipase pankreas berperan dalam melakukan imulsi lemak jadi asam lemak serta gliserol 
  • Enzim karbohidrase berperan dalam mengolah amilum jadi maltosa atau disakarida lainnya 

Fungsi Enzim 

Manfaat Enzim yaitu sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya laju satu reaksi. Di dalam tubuh manusia, enzim berperan untuk memperlancar proses pencernaan. Diawali dari:

Mulut
Sumber: riauaktual.com
  • Enzim Amilase, ada di dalam saliva (air ludah), dihasilkan oleh kelenjar parotis (kelenjar ludah) serta pankreas. Manfaat untuk merubah amilum jadi maltosa (molekul yang lebih sederhana). Misalnya bila kita makan nasi serta mengunyahnya selama 3 menit atau lebih, kita dapat merasakan rasa manis. Hal itu terjadi lantaran ada dampak dari enzim amilase 
Lambung
Sumber: wahanaguru.blogspot.co.id/
  • Enzim Renin, ada di dalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Manfaat untuk merubah kaseinogen jadi kasein. 
  • Enzim Pepsin, ada di dalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Manfaat untuk merubah protein jadi pepton, proteosa serta polipeptida. 
  • Enzim Lipase, berperan dalam merubah trigliserida jadi asam lemak 
Usus Halus
Sumber: budisma.net
  • Enzim Laktase, manfaat merubah laktosa jadi galaktosa serta glukosa 
  • Enzim Maltase, manfaat merubah maltosa (hasil dari kerja Amilase disaliva) jadi glukosa 
  • Enzim Lipase, manfaat merubah lemak jadi gliserol serta asam lemak 
  • Enzim Enterokinase, manfaat merubah tripsinogen jadi tripsin 
  • Enzim Peptidase, manfaat merubah polipeptida (hasil dari kerja Tripsin dipankreas) jadi asam amino (protein yang diserap ke dalam darah) 
  • Enzim Sukrase, manfaat merubah sukrosa (didapat dari mengkonsumsi buah-buahan seperti tebu dan lain-lain) jadi fruktosa serta glukosa 
Pankreas
Sumber: artikelsiana.comartikelsiana.com
  • Enzim Tripsin, manfaat merubah protein jadi polipeptida 
  • Enzim Lipase, manfaat merubah lemak jadi asam lemak serta gliserol (supaya bisa diolah) 
  • Enzim Amilase, manfaat merubah amilum jadi maltosa atau disakarida 
  • Enzim Karbohidrase, manfaat mengolah amilum jadi maltosa
Sifat Enzim 
  1. Enzim cuma disintesis oleh sel serta di dalam sel 
  2. Enzim ini memiliki tempat spesial di dalam sel, umpamanya enzim pada siklus Krebs terdapat di dalam matriks ekstraseluler, sedangkan enzim pada proses glikolisis terdapat pada sitoplasma sel 
  3. Enzim cuma akan diproduksi atau di sintesis bila sel mempunyaui gen untuk enzim tersebut 
  4. Suhu enzim yaitu sama juga dengan sel, kecepatan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim bertambah bersamaan dengan peningkatan suhu. Pada suhu yang sangat tinggi enzim akan mengalami denaturasi. 
  5. Sedangkan pada suhu 0 derajat celsius, enzim jadi tidak aktif. 
  6. Tingkat keasaman enzim pada lingkungan sekitarnya yaitu netral (tidak asam ataupun basa). 
  7. Pada saat pH sangat asam ataupun sangat basa, enzim jadi kurang aktif. 
  8. Makin tinggi konsentrasi enzim, reaksi akan bertambah sampai batas-batas tertentu 
  9. Kecepatan laju reaksi akan bertambah apabila konsentrasi subtrat bertambah pula 
  10. Enzim amat spesifik akan ikatannya pada molekul 
  11. Enzim tidak merubah sebuah tetapan proses reaksi, akan tetapi cuma mempercepat tercapainya tetapan tersebut 
  12. Enzim bisa mempercepat proses laju reaksi 107 – 1013 kali 
  13. Enzim memiliki karakter biokatalisator. Katalis yakni kapabilitas memindahkan atau membawa sebuah senyawa/molekul ke kondisi yang lain 
  14. Secara umum, enzim memiliki empat karakter khas, yang mana suatu hal bisa disebut juga dengan enzim bila memiliki empat karakter berikut ini, yang terbagi dalam: 
Protein

Semua karakter protein yaitu sama juga dengan enzim, akan tetapi karakter enzim tidak berlaku untuk protein. Oleh sebab itu nyaris lebih dari separuh jumlah protein di dalam sel adalah enzim.

Katalis

Enzim adalah katalis yang bisa merubah laju reaksi, dengan tanpa ikut bereaksi. Kegiatan enzim bisa di atur. Enzim dapat meningkatkan laju reaksi pada keadaan yang umum, yakni dari tekanan, suhu, serta pH. Tingkat katalisasi yang didapatkan dari enzim juga lebih tinggi di banding katalis umum dalam segi peningkatan laju reaksinya.

Aktif

Molekul yang awalannya hanya substrat diaktifkan jadi product oleh enzim. Molekul yang teraktivasi ini akan mengalami kenaikan dalam sisi energi kinetiknya.

Spesifik

Enzim spesifik cuma dapat mengikat substrat spesifik (khusus) juga, hingga barulah terjadi pengaktifan substrat serta perubahan kimiawi juga terjadi pada molekul atau senyawa yang diikat.

Struktur Enzim

Enzim disebut juga dengan Holoenzim, yang terbagi jadi dua, yakni apoenzim serta kofaktor.
Apoenzim adalah penyusun paling utama enzim, yakni sisi enzim aktif yang terdiri atas protein yang miliki sifat tidak stabil serta mudah berubah.

Hingga diperlukan kofaktor untuk melindungi fungsi enzim tetap normal. Kofaktor adalah satu komponen berbentuk molekul yang miliki sifat nonprotein. Kofaktor dapat memiliki ikatan yang kuat ataupun lemah pada protein enzim.

Bila kofaktor memiliki ikatan yang kuat dengan protein enzim, disebut juga dengan prostetik. Bila kofaktor terdiri atas molekul organik nonprotein yang terikat secara tidak kuat/renggang pada protein enzim, maka disebut juga dengan koenzim.

Kofaktor terbagi jadi dua lagi, yakni molekul organik serta non-organik. Molekul organik (koenzim) misalnya yaitu Vitamin. Sedangkan molekul non-organik (ion logam) misalnya yaitu Fe+2, Mn+2

Akan tetapi, perlu untuk di ketahui, kalau tidak seluruh enzim mempunyai susunan yang komplit (mempunyai apoenzim serta kofaktornya). Misalnya saja seperti enzim ribonuklease pankreas yang cuma terdiri atas polipeptida saja, serta tidak memiliki kandungan gugus kimiawi lain.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam-Macam Enzim di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Enzim. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. lahiya.id 

Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati

Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati. Pengertian Hati, Nama Lain Hati, Fungsi dari Hati, Bagian-Bagian yang terdapat dalam Hati, Organ Hati, Peran Penting Hati pada tubuh manusia dan dalam menjalani kehidupan.

Pengertian serta Struktur Hati 

Sumber: sv.tubgit.com
Hepar (hati) yakni kelenjar yang paling besar dalam tubuh dengan berat lebih kurang 1.300-1.550 gr dan berwarna merah kecokelatan, mempunyai banyak pembuluh darah serta lunak.

Hepar berbentuk baji dengan permukaan dasarnya pada sisi kanan dan puncaknya pada sisi kiri tubuh, ada di kuadran kanan atas abdomen (hipokondria kanan). Permukaan atasnya bersebelahan dengan diafragma dan batas bawahnya mengikuti pinggir kosta kanan.

Setiap lobulus terbagi dalam vena sentral yang dikelilingi oleh beberapa sel hati kecil dikelompokkan dalam lembaran atau bundel. Beberapa sel ini melakukan pekerjaan hati. Rongga sinusoid dikenal sebagai memisahkan kelompok sel dalam satu lobulus. Sinusoid memberikan hati struktur kenyal dan amat mungkin untuk menyimpan beberapa besar darah.

Hati memiliki sistem suplai darah yang tidak umum. Seperti organ tubuh yang lain, hati menerima darah yang mempunyai kandungan oksigen dari jantung. Darah ini memasuki hati lewat arteri hepatik.

Hati juga menerima darah penuh dengan nutrisi, atau partikel makanan yang di proses, dari usus kecil. Darah ini memasuki hati lewat vena portal. Dalam hati, arteri hepatik dan cabang vena portal ke dalam jaringan pembuluh darah kecil yang bermuara di sinusoid.

Beberapa sel hati menyerap nutrisi dan oksigen dari darah mengalir lewat sinusoid. Mereka juga menyaring limbah serta racun. Pada saat yang sama, mereka mengeluarkan gula, vitamin, mineral, dan zat yang lain ke dalam darah. Sinusoid mengalir ke vena sentral, yang berhimpun membentuk vena hepatika. Darah meninggalkan hati lewat vena hepatika.

Setiap lobulus juga mempunyai kandungan kapiler empedu, tabung kecil yang membawa empedu yang disekresikan oleh beberapa sel hati. Kapiler empedu berhimpun untuk membuat saluran empedu, yang membawa empedu dari hati.

Segera setelah meninggalkan hati, saluran empedu berhimpun bersama, membuat duktus hepatika. Hati menghasilkan empedu secara terus menerus, bahkan apabila usus kecil tidak memproses makanan.

Keunggulan empedu mengalir ke kandung empedu, di mana disimpan untuk digunakan di lain waktu. Empedu dari hati dan kandung empedu mengalir ke dalam usus kecil lewat saluran empedu.

Hati yakni organ padat paling besar dalam tubuh. Beberapa orang mungkin saja tidak tahu bila hati juga merupakan kelenjar paling besar dalam tubuh. Hati sebenarnya yakni dua bentuk kelenjar. Ini yakni kelenjar sekresi karena memiliki susunan spesial yang di desain untuk memungkinkan dan untuk membuat dan mengeluarkan empedu ke dalam saluran empedu.

Hal ini juga merupakan kelenjar endokrin, maka itu membuat dan mengeluarkan bahan kimia secara langsung ke dalam darah yang memiliki efek pada organ-organ lain di dalam tubuh. Empedu yaitu cairan yang baik membantu dalam pencernaan dan penyerapan lemak serta membawa beberapa product limbah kedalam usus.

Ada seluruh bentuk kelenjar dalam tubuh yang membuat dan mengeluarkan zat, termasuk juga pankreas (enzim pencernaan), tiroid dan kelenjar endokrin yang lain (hormon), kelenjar lambung di perut (asam), dan kelenjar getah bening atau kelenjar (kelenjar getah bening).

Hepar terbagi dalam: 

  1. Lobus kiri dan lobus kanan, dengan lobus kanan lebih besar dibanding dengan lobus kiri. 
  2. Lobulus. Hepar disusun oleh lobulus-lobulus kecil dan tersusun dalam kolom. 
  3. Vena sentralis pada bagian tengah tiap lobulus. Vena berhimpun jadi vena yang lebih besar dan membuat vena hepatika yang lalu menuju ke dalam vena kava inferior 
  4. Lakuna, yaitu ruangan yang memisahkan antara satu lobulus dengan lobulus yang lain. 

Lokasi Hati 

Sumber: penyakithati.org
Hati ada di bawah diafragma (membran otot yang memisahkan dada dari perut), terutama pada bagian kanan atas perut, terutama di bawah tulang rusuk. Namun, juga meluas di dalam perut segi atas dan segi jalan ke perut segi atas kiri.

Satu struktur berwujud tidak teratur, yang solid seperti kubah, hati terbagi dalam dua segi paling penting (lobus kanan lebih besar dan lobus kiri lebih kecil) dan dua lobus kecil.

Batas atas lobus kanan yakni pada tingkat atas kosta ke-5 (sedikit kurang dari 1/2 inci di bawah puting), dan batas atas dari lobus kiri yakni tepat di bawah tulang rusuk ke-5 (lebih kurang 3/4 inci di bawah puting).

Selama inspirasi (menghirup), hati didorong turun oleh diafragma dan tepi bawah hati turun di bawah margin tulang rusuk paling rendah (batas kosta).

Fungsi Hati 

Sumber: softilmu.com
Menawarkan racun 

Fungsi paling penting dari hati yakni menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun itu bisa datang dari makanan, minuman, ataupun obat-obatan.

Proses metabolisme di dalam tubuh akan menghasilkan asam laktat yang dapat merugikan, namun hati akan mengubahnya jadi glikogen yaitu sejenis karbohidrat yang dapat digunakan sebagai sumber daya yang disimpan di dalam otot.

Metabolisme protein akan menghasilkan zat sisa berupa amonia yang memiliki resiko bagi tubuh, namun hati akan mengubahnya jadi urea dan nantinya akan dikeluarkan bersama urine.

Metabolisme karbohidrat 

Glukosa dan monosakarida lain seperti fruktosa dan galaktosa akan dirubah jadi glikogen. Glikogen yakni karbohidrat yang terbentuk dari beberapa ratus unit glukosa yang terikat bersama.

Penyimpanan karbohidrat dalam bentuk glikogen mempunyai keuntungan, yakni sebagai berikut:
  1. Cepat dipecah untuk menghasilkan daya 
  2. Produksi dayanya tinggi 
  3. Tidak bocor ke dalam sel dan tidak mengganggu kandungan cairan intrasel 
Pengubahan bentuk karbohidrat ini memerlukan pertolongan dua hormon yaitu insulin dan glukagon yang dihasilkan oleh pankreas. Saat kandungan glukosa dalam darah naik insulin akan dilepaskan untuk mengubah glukosa jadi glikogen dan disimpan di hati dan jaringan otot.

Saat kandungan glukosa di dalam darah turun, glukagon akan dilepaskan untuk memecah glikogen yang disimpan jadi glukosa dan lalu akan dimetabolisme untuk menghasilkan daya.

Metabolisme protein 

Beberapa asam amino dirubah jadi glukosa lewat proses glukoneogenesis. Asam amino yang tidak dibutuhkan oleh tubuh lalu dirubah jadi urea dan asam urat yang dikeluarkan dari sel hati ke dalam darah untuk diekskresi oleh ginjal dan dibuang lewat urine.

Metabolisme lemak 

Ketika lemak dibutuhkan oleh tubuh, lemak akan diambil keluar dari tempat penyimpanannya di dalam tubuh, lalu diangkut lewat darah menuju ke hati dan dipecah jadi asam lemak dan gliserol.

Sintesis kolesterol dan protein plasma 

Hati dapat mensintesis kolesterol dan steroid serta product protein plasma seperti fibrinogen, protrombin, dan beberapa globulin.

Penyimpanan beragam zat 

Hati yakni daerah untuk menyimpan glikogen, lemak, vitamin A, B12, D, dan K, serta zat besi.

Tempat pembentukan dan pembongkaran sel darah merah 

Dalam 6 bulan kehidupan janin, hati menghasilkan sel darah merah, baru lalu produksi sel darah merah ini secara berangsur-angsur diambil alih oleh sumsum tulang.

Pada saat darah lewat hati, lebih kurang 3 juta sel darah merah dihancurkan setiap detik, dan hasil penghancurannya masih tetap ada zat yang akan digunakan untuk membuat sel darah merah yang baru.

Menghasilkan zat yang melarutkan lemak 

Hati menghasilkan lebih kurang 0.5 – 1 liter cairan empedu setiap harinya. Cairan empedu inilah yang akan melarutkan lemak yang ada di dalam usus.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Bagian-Bagian Hati di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hati. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian Protein :Struktur, Jenis, Dan Proses Protein

Pengertian Protein

Protein adalah penyusun kurang lebih 50% berat kering organisme.Protein bukan hanya sekedaar bahan simpanan atau baha struktural,seperti karbohidrat dan lemak.Tetapi juga berperan penting dalam fungsi kehidupan.

Struktur Protein

Protein adalah senyawa organik kompleks yang tersusun atas unsur Karbon(C),Hidrogen(H),Oksigen(O),Nitrogen(N) dan kadang-kadang mengandung zat Belerang(S),dan Fosfor(P).

Protein merupakan makromolekul yang terdiri dari satu atau lebih polimer.Setiap Polimer tersusun atas monomer yang di sebut asam amino.Masing-masing asam amino mengandung satu atom Karbon(C) yang mengikat satu atom Hidrogen(H),satu gugus amin(NH2),satu gugus karboksil(-COOH),dan lain-lain(Gugus R).

Berbagai jenis asam amino membentuk rantai panjang melalui ikatan peptida.Ikatan Peptida adalah ikatan antara gugus karboksil satu asam amino dengan gugus amin dari asam amino lain yang ada di sampingnya.Asam amino yang membentuk rantai panjang ini disebut protein (Polipeptida).Polipeptida di dalam tubuh manusia disintesis di dalam ribosom.Setelah disintesis,protein mengalami”pematangan”menjadi protein yang lebih kompleks.

Asam amino yang diperlukan tubuh ada 20 macam.sepuluh diantaranya sangat penting bagi pertumbuhan sel-sel tubuh manusia dan tidak dapat dibuat dalam tubuh,sehingga harus didapatkan dari luar tubuh.Asam amino itu disebut asam amino esensial.selain asam amino esensial terdapat juga asam emino non-esensial.Asam amino non-esensial merupakan asam amino yang dapat dibuat dalam tubuh manusia.Bahan bakunya berasal dari asam amino lainnya.Namun ada juga yang mengatakan bahwa asam amino terbagi menjadi 3,ditambah dengan asam amino semiesensial.Asam amino semiesensial adalah asam amino yang dapat menghemat pemakaian beberapa asam amino esensial.

Jenis-Jenis Protein

Dalam jenis atau macam-macam protein terbagai atas 3 bagian antara lain..

  • Jenis Protein Berdasarkan Fungsinya 

Protein terdiri atas 3 macam atau jenis berdasarkan Fungsinya antara lain sebagai berikut:

  1. Protein Sempurna : protein sempurna adalah protein yang didalamnya terkandung asam amino yang lengkap. Contohnya kasein pada susu dan albumin pada putih telur. Protein sempurna pada umumnya terdapat pada protein hewan. 
  2. Protein Kurang Sempurna : protein kurang sempurna adalah protein yang asam aminonya lengkap tetapi jumlah dari beberapa asam amino sedikit. Protein kurang sempurna tidak mampu mencukupi pertumbuhan, tetapi protein kurang sempurna ini dapat mempertahankan jaringan yang telah ada. Contohnya protein pada lagumin yang terdapat pada kacang-kacangan dan giladin pada gandum. 
  3. Protein Tidak Sempurna : protein tidak sempurna adalah protein yang kurang atau tidak memiliki asam amino esensial. Protein tidak sempurna tak mampu mencukupi pertumbuhan dan mempertahankan yang telah ada sebelumnya. Contohnya, Zein yang terdapat pada jagung, dan beberapa protein yang ada pada tumbuhan. 

Jenis Protein Berdasarkan Komponen-Komponen Penyusunnya

Jenis-jenis protein berdasarkan komponen-komponen penyusunnya terbagi atas 3 antara lain.

  1. Protein Sederhana (Simple Protein) : protein sederhana adalah protein dari hasil hidrolisa, total protein ini merupakan campuran atas berbagai macam asam amino. 
  2. Protein Kompleks (Complex Protein) : protein kompleks adalah protein dari hasil hidrolisa total protein jenis ini yang terdiri dari berbagai macam asam amino selain itu juga tedapat komponen-komponen yang lain seperti unsur logam, gugusan phospat. dll Contohnya hemoglobin, lipoprotein, glikoprotein dan masih banyak lagi). 
  3. Protein Derivat (Protein derivative) : protein derivat adalah protein yang merupakan ikatan antara (intermediate product) yang merupakan hasil dari hidrolisa parsial yang berasal dari protein native. Contohnya albumosa, peptone dan masih banyak lagi.

Jenis Protein Berdasarkan Sumber Protein

Protein dibedakan menjadi protein nabati dan protein hewani.

  1. Protein Nabati : Protein nabati adalah protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Contohnya, kedelai, kacang-kacangan, tahu, dan tempe. 
  2. Protein Hewani : Protein nabati adalah protein yang berasal dari hewan. Contohnya, daging, susu, keju, telur dan ikan. 

Fungsi Protein

Protein yang membangun tubuh disebut Protein Struktural sedangkan protein yang berfungsi sebagai enzim,antibodi atau hormon dikenal sebagai Protein Fungsional.

Protein struktural pada umumnya bersenyawa dengan zat lain di dalam tubuh makhluk hidupContoh protein struktural antara lain nukleoprotein yang terdapat di dalam inti sel dan lipoprotein yang terdapat di dalam membran sel.Ada juga protein yang tidak bersenyawa dengan komponen struktur tubuh,tetapi terdapat sebagai cadangan zat di dalam sel-sel makhluk hidup.Contoh protein seperti ini adalah protein pada sel telur ayam,burung,kura-kura dan penyu.

Semua jenis protein yang kita makan akan dicerna di dalam saluran pencernaan menjadi zat yang siap diserap di usus halus,yaitu berupa asam amino-asamamino.Asam amino-asam amino yang dihasilkan dari proses pencernaan makanan berperan sangat penting di dalam tubuh,untuk:

  1. Bahan dalam sintesis subtansi penting seperti hormon,zat antibodi,dan organel sel lainnya
  2. Perbaikan,pertumbuhan dan pemeliharaan struktur sel,jaringan dan organ tubuh
  3. Sebagai sumber energi,setiap gramnya akan menghasilkan 4,1 kalori.
  4. Mengatur dan melaksakan metabolisme tubuh,misalnya sebagai enzim(protein mengaktifkan dan berpartisipasi pada reaksi kimia kehidupan)
  5. Menjaga keseimbangan asam basa dan keseimbangan cairan tubuh.Sebagai senyawa penahan/bufer,protein berperan besar dalam menjaga stabilitas pH cairan tubuh.Sebagai zat larut dalam cairan tubuh,protein membantu dalam pemeliharaan tekanan osmotik di dalam sekat-sekat rongga tubuh.
  6. Membantu tubuh dalam menghancurkan atau menetralkan zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh.
  7. Kekurangan protein di dalam tubuh dapat mengakibatkan beberapa penyakit.Seperti kwashiorkor,anemia,radang kulit,dan busung lapar yang disebut juga hongeroedem.Karena terjadinya edema(pembengkakan organ karena kandungan cairan yang berlebihan) pada tubuh.

Proses Protein Dalam Tubuh

Protein dalam makanan hampir sebagian besar berasal dari daging dan sayur-sayuran.Protein dicerna di lambung oleh enzim pepsin,yang aktif pada pH 2-3 (suasana asam).

Pepsin mampu mencerna semua jenis protein yang berada dalam makanan.Salah satu hal terpenting dari penceranaan yang dilakukan pepsin adalah kemampuannya untuk mencerna kolagen.Kolagen merupakan bahan daasar utama jaringan ikat pada kulit dan tulang rawan.

Pepsin memulai proses pencernaan Protein.Proses pencernaan yang dilakukan pepsin meliputi 10-30% dari pencernaan protein total.Pemecahan protein ini merupakan proses hidrolisis yang terjadi pada rantai polipeptida.

Sebagian besar proses pencernaan protein terjadi di usus.Ketika protein meninggalkan lambung,biasanya protein dalam bentuk proteosa,pepton,dan polipeptida besar.Setelah memasuki usus,produk-produk yang telah di pecah sebagian besar akan bercampur dengan enzim pankreas di bawah pengaruh enzim proteolitik,seperti tripsin,kimotripsin,dan peptidase.Baik tripsin maupun kimotripsin memecah molekul protein menjadi polipeptida kecil.Peptidase kemudian akan melepaskan asam-asam amino.

Asam amino yang terdapat dalam darah berasal dari tiga sumber,yaitu penyerapan melalui dinding usus,hasil penguraian protein dalam sel,dan hasil sintesis asam amino dalam sel.asam amino yang disintesis dalam sel maupun yang dihasilkan dari proses penguraian protein dalam hati dibawa oleh darah untuk digunakan di dalam jaringan.dala hal ini hati berfungsi sebagai pengatur konsentrasi asam amino dalam darah.

Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh,melainkan akan dirombak di dalam hati menjadi senyawa yang mengandung unsur N,seperti NH3 (amonia) dan NH4OH (amonium hidroksida),serta senyawa yyang tidak mengandung unsur N.Senyawa yang mengandung unsur N akan disintesis menjadi urea.Pembentukan urea berlangsung di dalam hati karena hanya sel-sel hati yang dapat menghasilkan enzim arginase.Urea yang dihasilkan tidak dibutuhkan oleh tubuh,sehingga diangkut bersama zat-zat lainnya menuju ginjal laul dikeluarkan melalui urin.sebaliknya,senyawa yang tidak mengandung unsur N akan disintesis kembali mejadi bahan baku karbohidrat dan lemak,sehingga dapat di oksidasi di dalam tubuh untuk menghasilkan energi.