Showing posts sorted by relevance for query pengertian aves. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pengertian aves. Sort by date Show all posts

Pengertian Biologi : Karakteristik, Macam, Cabang Dan Manfaat Biologi

Pengertian Biologi

Pada hakekatnya pengertian biologi berdasarkan kata biologi sendiri yang terdiri dari dua kata yaitu bio yang artinya makhluk hidup, dan logi atau logos yang artinya ilmu. Sebenarnya pengertian biologi banyak diberikan oleh para ilmuan tergantung dari ruang lingkup penelitian yang di lakukan.

Salah satu pengertian biologi atau ilmu hayat adalah suatu ilmu tentang kehidupan Biologi membantu manusia mengenal dirinya sebagai organisme, mengenal lingkungannya dan hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Tujuan pengajaran biologi antara lain adalah mengembangkan cara berpikir ilmiah melalui penelitian dan percobaan; mengembangkan pengetahuan praktis dari metode biologi untuk memecahkan masalah kehidupan individu dan sosial; merangsang studi lebih lanjut di bidang Biologi dan bidang lain yang berhubungan dengan Biologi serta membangkitkan pengertian dan rasa sayang kepada makhluk hidup.

Biologi merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Pembelajaran biologi dapat dihadirkan dengan memanfaatkan teknologi komputer. Pembelajaran dengan komputer akan dapat membantu memahami materi pengertian biologi, karena dengan komputer memungkinkan untuk menghadirkan bentuk pembelajaran yang menarik. Dengan komputer dapat disajikan media pembelajaran yang memuat materi pembelajaran secara tekstual, audio maupun visual.

Pengertian biologi juga merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar Biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis serta memperoleh keterampilan dalam berpikir kritis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Karakteristik Ilmu biologi

Kata Biologi berasal dari bahasa yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan.Sehingga kita dapat mengartikan bahwa biologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji tentang kehidupan.Objek kajian biologi berupa benda-benda yang dapat ditangkap oleh alat indra manusia dan oleh alat bantu (contohnya mikroskop).

Macam-Macam Cabang Biologi 


  • Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur bagian-bagian tubuh makhluk hidup
  • Anestesi adalah ilmu yang mempelajari pembiusan atau penghilangan rasa sakit yang berhubungan dengan operasia tau pembedahan
  • Bakteriologi adalah ilmu yang mempelajari bakteri
  • Bioteknologi adalah ilmu yang mempelajari teknik pemanfaatan organisme untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia
  • Botani adalah ilmu yang mempelajari beraneka ragam tumbuh-tumbuhan
  • Ekologi adalah ulmu yang mempelajari hubungan makhluk hidup dengan sesamanya dan dengan lingkungannya
  • Embriologi adalah ilmu yang mempelajari pertumbuhan dan perkembangan embrio
  • Entomologi adalah ilmu yang mempelajari pertumbuhan dan perkembangan embrio
  • Etologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku makhluk hidup 
  • Evolusi adalah ilmu yang mempelajari asal usul makhluk hidup dan berbagai perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan di bumi 
  • Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup
  • Genetika adalah ilmu mempelajari cara penurunan sifat makhluk hidup kepada keturunannya
  • Higiene adalah ilmu yang mempelajari berbagai usaha manusia untuk hidup sehat
  • Histologi adalah ilmu yang mempelajari jaringan tubuh
  • Imunologi adalah ilmu yang mempelajari sistem kekebalan tubuh
  • Mkologi adalah ilmu yang mempelajari jamur (fungi)
  • Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari organisme kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung
  • Morfologi adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan struktur makhluk hidup
  • Ornitologi adalah ilmu yang mempelajari hewan golongan aves (burung)
  • Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan hewan dan tumbuhan zaman lampau yang telah menjadi fosil
  • Patologi adalah ilmu yang mempelajari organisme parasit penyebab penyakit (patogen)
  • Filogeni adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara kelompok organisme berdasarkan proses evolusinya
  • Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari penaman dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya
  • Teratologi adalah ilmu yang mempelajari kelainan atau cacat embrio dalam kandungan 
  • Virologi adalah ilmu yang mempelajari virus
  • Zoologi adalah ilmu yang mempelajari beraneka ragam hewan

Keterkaitan Biologi dengan Ilmu Lain

Seperti dalam penjelasan di atas, biologi bukanlah ilmu yang berdiri sendiri, karena biologi juga merupakan cabang dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Layaknya manusia yang saling membantu agar tetap hidup, ilmu biologi dan ilmu lainnya dapat saling menolong agar menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan.

  • Macam-Macam Manfaat Biologi 

Manfaat biologi dalam bidang Pertanian


  • Membantu menemukan dan mengembangkan bahan-bahan kebutuhan pokok manusia khususnya dari tanaman pertanian 
  • Menemukan macam-macam penyakit dan pengobatan dari berbagai macam penyakit
  • Penemuan bibit-bibit yang unggul pada tanaman pertanian yang dapat meningkatkan produksi pertanian sehingga dapat membantu menyelesaikan masalah pangan
  • Mengungkap rahasia proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat mengubah sifat-sifat tanaman pertanian lebih unggul 

Manfaat biologi dalam bidang Farmasi atau Obat-Obatan 


  • Menghasilkan berbagai macam obat-obatan 
  • Meneliti macam-macam penyakit untuk mnemukan obatnya/carapengobatannya
  • Memajukan perkembangan obat-obatan dan cara pengobatannya
  • Meningkatkan mutu kesehatan 
  • Meningkatkan kesehatan masyarakat
  • Membantu mengenal dan memahami tubuh dan organ-organ dalam hingga ke sel
  • Membantu memahami respons tubuh tubuh terhadap bahan kimia tertentu
  • Membantu dalam menemukan spesies yang dapat dimanfaatkan menjadi obat
  • Membantu manusia dalam menentukan proses biologis dalam pembentukan obat-obat tertentu

Manfaat biologi dalam bidang Kesehatan 



  • Membantu kita dalam mempelajari anatomi manusia
  • Dapat mengetahui keadaan normal tubuh (fisiologi) dan keadaan abnormal (patologi)
  • Pemanfaatan ilmu cabang biologi seperti bayi tabung, transplantasi organ tubuh, bioteknologi, dan donor baru. 

Manfaat biologi dalam bidang Perikanan 


  • Pembuatan tambak-tambak, rumpon, dan karamba jalaapung
  • Pelestarian mangrove, lamun, dan terumbu karang

Manfaat biologi dalam bidang Industri 


  • Memproduksi yogurt, alkohol, kecap, tape, roti, dan nata de coco dll.
  • Memproduksi vaksin dan obat
  • Produk makanan prebiotik dan probiotik dari serat tumbuhan dan mikroorganisme dalam tubuh agar tetap sehat

Manfaat biologi dalam bidang Bioteknologi


  • Rekayasa genetika, kloning, dan kultur jaringan
  • Proses penguraian minyak mentah yang tumpah ke laut dengan memanfaatkan bakteri

Manfaat biologi dalam bidang Peternakan


  • Membantu dalam menemukan bibit hewan unggul 
  • Penemuan berbagai ternal varietas unggul, seperti sapi pedaging, domba pedaging, ayam penghasil banyak telur, sapi penghasil banyak susu, ayam pedaging. 
  • Ditemukan teknik kawin silang (hibridisasi) dan teknik kawin sunting (inseminasi buatan)


Sistem Pernapasan (Aves) Burung

Sistem Pernapasan (Aves) Burung. Pengertian Sistem Pernapasan (Aves) Burung, Alat Pernapasan (Aves) Burung, Mekanisme Pernapasan (Aves) Burung, Proses Pernapasan (Aves) Burung, Bagaimana Cara Burung Bernapas? Di sini akan kita jelaskan secara lengkap mengenai Pernapasan Pada (Aves) Burung.

Alat Penapasan Burung 

Sumber: khazanahpengetahuanbiologi.blogspot.co.id
Saluran pernapasan burung terbagi dalam lubang hidung, trakea, bronkus, paru-paru, dan kantong udara. Kantong udara ini berkaitan dengan paru-paru. Umumnya, kantong udara pada burung beberapa sembilan buah, yakni: 
  1. Dua buah kantong udara di leher, 
  2. Satu kantong udara antar tulang selangka, 
  3. Dua buah kantong udara dada depan, 
  4. Dua buah kantong udara dada belakang, serta 
  5. Dua buah kantong udara perut. 
Kantong udara (sakus pneumatikus) berperan untuk bantu burung bernapas saat terbang, bantu membesarkan ruangan siring sampai dapat memperbesar dan memperkeras suara, menyelubungi alat-alat dalam rongga tubuh sampai tidak kedinginan, dan bantu menghindari hilangnya panas tubuh yang terlampau besar.

Trakea bercabang jadi bronkus kiri dan kanan. Paru-paru pada burung dibungkus oleh selaput paru-paru (pleura) dan berkaitan dengan kantung udara. Paru-paru burung tidak mempunyai alveoli tetapi diganti dengan pembuluh udara yang disebut juga parabronki.

Saluran udara pada parabronki bercabang-cabang, yaitu berupa pembuluh kapiler udara yang berdampingan dengan kapiler darah. Pada bagian bawah trakea, yaitu pada percabangan tenggorokan, ada alat suara atau siring. Siring memiliki selaput yang akan bergetar dan menghasilkan bunyi jika dilalui udara.

Mekanisme Pernapasan 

Sumber: app3056.grm-grm1.info
Pengambilan udara pada burung ada dua langkah, yaitu pada ketika terbang dan pada saat istirahat.
Pada saat terbang, burung tidak bisa menggunakan rongga dada untuk melakukan penarikan dan pengeluaran napas karena tulang dada dan tulang rusuk yakni tempat perlekatan otot-otot untuk terbang.

Pernapasan dilakukan dengan menggunakan cadangan udara di dalam kantung udara.
Pada saat terbang melayang tanpa mengepakkan sayap, udara diisap masuk ke dalam paru-paru lalu disalurkan menuju kantong udara yang disebut area untuk menyimpan udara.

Selama terbang dengan mengepakkan sayap, pernapasan burung terlebih menggunakan cadangan udara di dalam kantong udara. Pada saat sayap diangkat ke atas, kantong udara di ketiak akan mengembang sampai udara masuk.

Bila sayap diturunkan, kantong udara di ketiak akan terjepit, sedangkan kantong udara antarkorakoid akan mengembang sampai udara keluar. Pertukaran oksigen oleh darah hanya terjadi di paru-paru saja. Dengan cara itu darah dapat mengambil oksigen sebanyak-banyaknya, sampai burung dapat memenuhi kebutuhan oksigennya saat terbang.

Pengambilan udara saat burung istirahat yakni sebagai berikut ini:
Sumber: ilmuhewan.com
Fase inspirasi (penarikan napas) diawali dengan gerakan tulang rusuk ke depan sampai memperbesar rongga dada dan paru-paru jadi mengembang. Hal sejenis ini menyebabkan udara dapat masuk ke paru-paru.

Beberapa udara yang kaya oksigen ini akan diambil oleh paru-paru dan beberapa lagi dialirkan ke kantung udara belakang. Udara yang miskin oksigen akan masuk ke kantung udara depan.

Fase ekspirasi (pengeluaran napas) terjadi saat pengecilan rongga dada yang diikuti dengan mengecilnya paru-paru, sampai udara di dalam kantung udara akan dikeluarkan lewat paru-paru.

Paru-paru burung tidak memperluas atau berkontraksi seperti paru-paru mamalia. Dalam paru-paru mamalia, pertukaran oksigen dan karbon dioksida terjadi pada kantung mikroskopis di paru-paru, yang disebut juga dengan ‘alveoli”.

Dalam paru-paru burung, pertukaran oksigen terjadi pada dinding tubulus mikroskopis, yang disebut juga dengan ‘kapiler udara”. Sistem pernafasan burung lebih efisien dari pada mamalia, mentransfer makin banyak oksigen pada setiap helaan napas.

Respirasi pada burung membutuhkan dua siklus pernapasan (inspirasi, ekspirasi, inspirasi, ekspirasi) untuk memindahkan udara lewat seluruh sistem pernapasan. Pada mamalia, hanya satu siklus pernapasan diperlukan.

Kantung udara itu isi beberapa dada dan rongga perut, dan tersambung ke ruangan udara di tulang. Dua bronkus paling penting, yang menghadap dari trakea, serta beberapa bronkus sekunder, yang menghadap dari bronkus paling penting, udara di input ke dalam kantung udara perut.

Beberapa bronkus sekunder, yang menyebar ke bawah paru-paru, yaitu saluran udara untuk kantung udara anterior. Juga menuju ke antara 7 dan 10 bronkus di punggung, yang menyebar di bagian belakang dan samping paru-paru, dan saluran pernapasan ventral, yang menyebar di depan paru-paru.

Selanjutnya ada jaringan bronkus tersier, yang menghubungkan bronkus ventral dengan bronkus punggung. Yang keluar secara langsung dari bronkus tersier kapiler udara, yang bertanggung jawab untuk pertukaran gas antara sistem ventilasi dan darah yang mengangkut oksigen ke beberapa sel tubuh yang diperlukan untuk respirasi.

Sisi dari udara lewat paru-paru burung sama dengan air yang mengalir lewat spons: Air mengalir langsung lewat paru-paru dan masuk ke kantung-kantung udara yang berdekatan. Teorinya yakni bila kantung udara bertindak sebagai pompa untuk mendorong udara lewat paru-paru.

Tidak seperti paru-paru mamalia, di mana volume perubahan udara dengan masing-masing menarik dan menghembuskan napas, paru-paru burung menjaga volume konstan udara. Karena kantung udara, paru-paru menjaga volume konstan dari udara.

Karena kantung udara, paru-paru mengembang tetapi tidak mengempis untuk mengambil makin banyak oksigen: hanya untuk menahan udara dalam paru-paru.

Apabila paru-paru yang mengembang dan mengempis pada setiap napas, burung akan kehilangan ketinggian saat terbang. Tidak cuma keuntungan dari membuat perlindungan burung saat terbang, sistem pernapasan burung memungkinkan burung untuk melindungi tingkat daya yang lebih tinggi dari pada mamalia, karena mamalia kehilangan daya saat bernapas.

Pernapasan Saat Istirahat 
Sumber: hiveminer.com
Pada saat istirahat, terjadi proses inspirasi dan ekspirasi.

Proses Inspirasi 
  1. Pengambilan udara yakni dimulai dari adanya gerakan tulang rusuk ke arah depan bawah. 
  2. Rongga dada jadi membesar tetapi tekanan udara mengecil. 
  3. Diikuti mengembangnya paru-paru dan mengecilnya tekanan dalam rongga paru-paru. 
  4. Menyebabkan udara masuk ke dalam paru-paru lewat saluran pernapasan salah satunya lewat lubang hidung luar, lubang hidung dalam, celah tekak, trakea, siring, serta paling akhir udara masuk ke paru-paru. 
  5. Setelah udara masuk ke paru-paru, udara akan masuk ke dalam parabronkus. 
  6. Di dalam parabronkus terjadi pertukaran O2 dan CO2 semua udara yang masuk beberapa udara masuk ke dalam paru-paru dan beberapa udara yang lain masuk ke kantong udara.
Proses Ekspirasi Saat Istirahat 
Sumber: jasapengetikancibinong.blogspot.co.id
  1. Tulang rusuk kembali ke posisi semula 
  2. Otot-otot dada bekerja dengan mengecilkan rongga dada, sedangkan tekanan rongga dada jadi besar. 
  3. Ruangan dari paru-paru jadi tertekan sampai jadi sempit sedangkan tekanan dalam ruang paru-paru jadi besar. 
  4. Udara ke luar dari kantong udara dan paru-paru. 
  5. Saat udara lewat paru-paru terjadi difusi O2 dan CO2 lagi. 
  6. Pernapasan Saat Terbang 
  7. Pada saat terbang pernapasan burung tidak menggunakan paru-paru, namun kantong udara antartulang korakoid, prosesnya sebagai berikut ini: 
  8. Pada saat burung terbang mengangkat sayapnya, mengakibatkan kantong udara antartulang korakoid terjepit tetapi kantong udara yang ada di bawah ketika mengembang. 
  9. Udara masuk ke kantong udara yang ada di bawah ketiak. 
  10. Terjadi proses masuknya udara (inspirasi) yang ditandai dengan terjadinya difusi O2 dan CO2 dalam paru-paru. 
  11. Pada saat burung menurunkan sayapnya mengakibatkan kantong udara yang ada di bawah ketiak terjepit sampai menyebabkan kantorng udara antar tulang korakoid mengembang. 
  12. Lalu udara masuk ke dalam kantong udara antartulang korakoid. 
  13. Sampai terjadi ekspresi yang juga ditandai terjadinya difusi O2 dan CO2.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Sistem Pernapasan (Aves) Burung, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Sistem Pernapasan (Aves) Burung di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Burung. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Animalia (Hewan)

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Animalia (Hewan). Pengertian Kingdom Animalia, Ciri – Ciri Kingdom Animalia, Klasifikasi Kingdom Animalia, Struktur Tubuh Kingdom Animalia, Vertebrata, Invertebrata, dan Penjelasan Lengkap Lainnya Mengenai Kingdom Animalia (Hewan).

Pengertian Kingdom Animalia

Sumber: riofrans.blogspot.co.id
Dalam biologi, kerajaan atau kingdom dalam bahasa latin regnum, pl. regna, adalah tingkat paling atas dari tingkatan klasifikasi makhluk hidup.

Tubuh hewan tersusun atas banyak sel yang tergabung membuat jaringan. Hewan tidak bisa membuat makanannya sendiri hingga disebut dengan heterotrof. Hewan adalah organisme eukariot, multiseluler serta heterotrofik.

Tidak sama dengan nutrisi autotrofik pada tumbuhan, hewan memasukkan bahan organik yang udah jadi ke dalam badannya dengan menelannya secara langsung (ingestion) atau mengonsumsi organisme yang lain dapat pula mengonsumsi bahan organik yang terurai.

Keunikan hewan yaitu adanya dua jaringan yang bertanggung jawab atas penghantaran impuls serta pergerakan, yakni jaringan saraf serta jaringan otot hingga bisa bergerak secara aktif. Beberapa hewan bereproduksi secara seksual, dengan tahapan diploid yang mendominasi siklus hidupnya.

Memanglah terasa sedikit susah memahami pengertian hewan sesungguhnya, hal semacam ini disebabkan karena adanya macam - macam karakter hewan di dunia, senantiasa ada pengecualian dari beberapa karakter umum pada sebuah kelompok hewan spesifik. Sebutan lain untuk hewan yaitu binatang atau fauna atau margasatwa.

Lantas apa hubungan pengertian hewan dengan kingdom animalia? Jelas amat terkait lantaran kingdom animalia itu sendiri yaitu klasifikasi (pengelompokan) hewan atau binatang yang mempunyai anggota yang paling banyak serta beragam.

Struktur Tubuh Kingdom Animalia

Dalam pengklasifikasian kingdom animalia, ada 4 ciri mencolok yang bisa membedakan struktur tubuh satu dengan yang lain. Yakni bersumber pada simetri tubuh serta susunan tubuh.

Susunan Tulang Belakang 
  1. Vertebrata adalah hewan yang mempunyai tulang belakang. 
  2. Invertebrate adalah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang. 
Kesimetrisan Tubuh

Asimetris 

Simetri tubuh hewan ini tidak beraturan.

Simetri bilateral 

Hewan yang sisi badannya tersusun bersebelahan dengan sisi yang lain adalah simetri tubuh bilateral. Bila di ambil garis memotong dari depan ke belakang, akan tampak sisi badannya sama atau seimbang kiri serta kanan.

Hewan dengan simetri tubuh ini, mempunyai sisi puncak atau oral serta sisi dasar atau aboral. Juga mempunyai sisi atas atau dorsal serta sisi bawah atau ventral, sisi kepala atau anterior serta sisi ekor atau posterior dan sisi samping atau lateral.

Simetri radial 

Hewan mempunyai susunan tubuh melingkar atau bulat adalah hewan dengan bentuk tubuh simetri radial. Bentuk tubuh seperti ini cuma mempunyai dua sisi yakni sisi puncak atau oral serta sisi dasar atau aboral. Hewan ini disebut dengan radiata.

Susunan Tubuh 

Hewan diploblastik 

Hewan tipe ini cuma mempunyai 2 susunan sel tubuh. Susunan luar disebut dengan ektoderma serta susunan dalam disebut dengan endoderma.

Hewan triploblastik 

Hewan triploblastik adalah hewan yang mempunyai 3 lapis sel tubuh. Susunan terluar disebut dengan eksoderma yang akan berkembang jadi epidermis serta sistem saraf serta susunan tengah disebut dengan mesoderma yang akan berkembang jadi kelenjar pencernaan serta usus dan susunan terdalam disebut dengan endoderma sebagai jaringan otot.

Rongga Tubuh 

Khusus untuk hewan triploblastik, masih tetap ada lagi susunan bentuk badannya bersumber pada rongga yang dibagikan lagi ke dalam 3 kelompok yakni:

Aselomata 

Hewan dengan tipe rongga aselomata adalah hewan yang bertubuh padat yang tidak mempunyai rongga antara usus dengan tubuh terluarnya.

Pseudoselomata 

Hewan dengan tipe rongga ini mempunyai rongga dalam saluran tubuh (pseudoselom). Rongga itu berodo cairan yang memisahkan alat pencernaan serta dinding tubuh terluar.

Selomata 

Hewan berongga satu ini memuat cairan serta memiliki batas yang datang dari jaringan mesoderma. Susunan dalam serta luar dari jaringan hewan ini mengelilingi rongga serta menghubungkan dorsal dengan ventral.

Klasifikasi Kingdom Animalia

Susunan beberapa jenis hewan jadi beberapa kelompok besar serta kecil dalam suatu ketentuan yakni;
  1. Taxonomi atau systematika meliputi klasifikasi serta nomenkelatur, ketentuan yang memisahkan kelompok beragam hewan atas dasar criteria tertentu 
  2. Nomenkelatur adalah tata cara pemberian nama pada jenis hewan atau kelompok hewan yang akan disusun dalam klasifikasi. 
Pengklasifikasian kingdom animalia yakni Vertebrata (mempunyai tulang belakang) serta Avertebrata (tidak mempunyai tulang belakang). Mari kita ulas satu persatu.

Vertebrata 

Vertebrata adalah subkingdom animalia yang mempunyai susunan ruas-ruas tulang belakang atau vertebrae.

Vertebrata diklasifikasikan bersumber pada kulit yang menutupi badannya, reproduksi, cara menjaga suhu tubuh serta anggota tubuhnya.

Biasanya mempunyai tubuh simetri bilateral, rangka dalam, serta beragam organ tubuh. Vertebrata sudah mempunyai organ tubuh lengkap. Dalam subkingdom vetebrata, ada 5 kelas yakni:

Pisces (ikan) 
Sumber: dbagus.com
Habitat ikan mempunyai habitat di air dengan alat pernapasan berbentuk insang. Alat gerak ikan berbentuk sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip. Beberapa ikan bahkan juga mempunyai tentakel dibagain anterior atau depan.

Reproduksi pada ikan dengan bertelur, juga mempunyai sepasang ginjal kiri serta kanan yang bertugas membuat zat sisa, serta mempunyai system saraf pusat tepi. system peredaran darah pada ikan yaitu system peredaran darah tertutup ganda yang bergerak dari insang menuju ke jantung serta menuju semua tubuh lalu kembali pada ke jantung.

Sistem pencernaan ikan lewat organ-organ seperti dari mulut menuju lambung lalu usus halus, usus besar serta pembuangannya lewat anus. Proses penyerapan (absorbs) terjadi di usus halus. Reproduksi pisces yaitu secara seksual yang membentuk telur.

Amphibia (hewan hidup di dua alam, air serta darat) 
Sumber: alearningfamily.com
Hewan ini bisa bertahan hidup di dua alam, seperti katak serta katak ini bila masih kecil pernafasannya memakai insang namun bila sudah dewasa akan berubah serta akan memakai paru hingga katak bisa hidup di dua alam yakni darat serta air. Alat geraknya berbentuk sepasang kaki depan serta belakang.

Namun ada pula yang tidak mempunyai kaki (apoda) umpamanya salamander cacing. Ampibia memiliki ginjal yang bertugas mengeluarkan zat sisa. System-sistem yang terjadi di tubuh katak tidak jauh beda dengan jenis ikan. Kelas ampibia dibagi jadi 3 ordo yakni, anura (katak serta kodok), urodela (ampibi berekor), serta apoda (ampibi tidak berkaki).

Reptilian (hewan melata) 
Sumber: coolgalapagos.com
Dalam bahasa latin, reptilian artinya melata. Reptilian mempunyai kulit bersisik yang terbuat dari zat tanduk (keratin). Sisik berperan mencegah kekeringan.

Beberapa reptile mempunyai anggota tubuh berjari lima dengan cakar yang kuat namun ular memakai ototnya untuk bergerak, bernapas dengan paru-paru, jantungnya beruang tiga atau empat, memakai energy lingkungan untuk mengatur suhu badannya hingga termasuk hewan poikiloterm, fertilisasinya internal, menghasilkan telur hingga termasuk ovipar dengan telur bercangkang.

Bangsa kura-kura memiliki cangkai perisai yang keras disebut juga karapaks (sisi atas) serta plastron (sisi bawah). Pernafasannya memakai paru-paru, faring serta kloaka tergantung macamnya. Sistem ekskresinya memakai ginjal, kulit, kloaka serta hati.

Makanannya dicerna lewat esofugus menuju lambung lalu usus halus rectum serta kloaka. Reproduksinya bersifat ovipar. Peredarannya dengan sistem peredaran darah ganda dengan jantung yang mempunyai 2 ruangan yakni serambi serta bilik, tetapi sekat pada serambi masih tetap bercampur darahnya.

Reptilian juga dibagi ke dalam beberapa kelas yakni chelonian atau Testudines (reptilia bercangkang), squamata atau lepidosauria (reptilian dengan kulit bersisik), crocodile (bangsa buaya).

Aves (unggas) 
Sumber: twitter.com
Aves atau semua jenis bentuk unggas mempunyai ciri khusus yakni seluruh tubuh terlindung bulu. Anggota gerkanya berbentuk sayap serta kaki dengan cakar yang kuat, berdarah panas, tidak memiliki gigi, mulut berbentuk paruh, berkembang biak dengan bertelur serta jantung terdiri atas 4 ruangan.

Sistem sarafnya lebih komplek dengan pelengkap saraf pusat. Sistem ekskresinya melibatkan ginjal, kulit, kloaka serta hati. Respirasi aves memakai organ paru-paru, faring serta kloaka. Pembagian kelas aves yakni Casuariformes (bangsa burung berjalan), Columbiformes, Psittaciformes, serta Galliformes.

Mamalia (hewan menyusui) 
Sumber: urbnstyle.blogspot.co.id
Mamalia adalah hewan yang mempunyai kelenjar susu sebagai sumber makanan anaknya. Mamalia juga hewan berdarah panas.

Alat gerak mamallia yakni tangan serta sepasang anggota gerak bawah (kaki). Sarafnya terbagi dalam otak serta sum sum lanjutan, sedangkan sum-sum tulang belakang terdapat di dalam ruas-ruas tulang belakang.

Reproduksi mamalia dengan proses fertilisasi internal serta berbentuk ovovivipar. Alat alat pernafasannya yaitu mulut/hidung, trakea, bronchus, bronchioles serta paru-paru.

Porifera (Hewan Berpori) 

Porifera atau bahasal latinnya porus yang artinya pori serta fer yang artinya membawa. Porifera juga disebut dengan spons adalah hewan multiseluler yang paling sederhana. Porifera hidup secara heterotrof.

Makanannya yaitu bakteri serta plankton. Makanan yang masuk ke badannya berbentuk cairan hingga porifera disebut juga dengan sebagi pemakan cairan. Habitat porifera biasanya dilautan.

Ciri-ciri morfologinya yaitu badannya berpori (ostium), badannya asimetri atau tidak beraturan walau ada beberapa yang simetri radial. Biasanya berupa seperti tabung, vas bunga, mangkuk atau tumbuhan.

Ciri anatominya diantaranya mempunyai tiga type saluran air yakni askonoid (pori terkait langsung ke spongeosol), sikonoid (pori dikaitkan dengan saluran bercabang dengan spongeosol), serta leukonoid (porinya banyak dan bercabang-cabang membentuk rongga-rongga kecil) dan cara pencernaannya secara intraseluler di dalam koanosit serta amoebosit.

Porifera melakukan reproduksi secara aseksual ataupun seksual. di mana aseksual dilakukan dengan pembentukan tunas serta gemmule.

Gemmule disebut juga dengan tunas internal. gemmule dihasilkan mendekati musim dingin di dalam tubuh porifera yang hidup di air tawar, sedangkan aseksual dengan pembentukan gamet.

Beberapa jenis porifera seperti spongia serta hippospongia dpat dipakai sebagi spons mandi. Zat kimia yang dikeluarkannya mempunyai potensi sebagi obat penyakit kanker serta penyakit yang lain.

Coelenterata (Hewan Berongga) 

Coelenterata adalah hewan berongga yang disebut dengan sebagai gastrovaskular yang bertugas sebagi usus serta pengedar zat makanan. Hidupnya di lautan serta mempunyai tentakel penyekat yang disebut dengan nematocyst.

Tentakel berperan menangkap mangsa serta memasukkannya ke dalam mulut. Bentuk badannya simetris rdial, tidak berkepala serta dindingnya terbagi dalam dua susunan yakni epidermis serta gastrodermis.

Bentuk tubuh coelenterate ada 2 jenis yakni berupa tabung (polip) serta payung (medusa). Reproduksinya secara aseksual di mana pembentukan tunas terjadi pada polip serta seksual di mana pembentukan gamet pada medusa.

Klasifikasi coelenterata yakni:


Hydrozoa (hewan air), bentuk badannya senantiasa polip, terbagi dalam Hydra (hidup di air tawar, hemafrodit, sistem saraf difusi atau sel saraf tersebar) serta Obelia Geniculata (hidup di laut, bermetagenesis, hidup berkoloni).

Scyphozoa (hewan mangkuk), bentuk badannya senantiasa medusa, alat kelaminnya terpisah. Misalnya ubur-ubur. 

Anthozoa (hewan bunga), memiliki bentuk polip, mencakup anemone laut serta karang. 

Coelenterata jenis ubur-ubur bisa di proses jadi tepung serta jadi bahan kosmetik, sebagai bahan makanan. Coelenterate jenis karang dapat pula jadi penghambat serta bisa melindungi pantai dari aberasi air laut juga tempat persembunyian serta perkembangbiakan ikan. 

Platyhelminthes (Cacing Pipih) Platyhelminthes mempunyai bentuk tubuh bulat pipih, bilateral simetris serta lunak, tidak mempunyai sistem peredaran darah serta hemafrodit. Alat pencernaannya belum prima dengan satu lubang yakni mulut. Bersifat tripoblastik di mana tubuh terdiri atas endoterm eksoderm serta mesoderm. 

Kelas platyhelminthes yakni: 

Tubellaria (cacing bulu getar), hidupnya di air tawar, jernih, serta memiliki faring yang bisa dijulurkan untuk menangkap makanan. Misalnya planaria. 

Trematoda (cacing hisap), adalah hewan parasit yang mempunyai alat penghisap. Contoh speciesnya dalam darah yakni Schistostoma japonicum, Schistostoma mansoni, Schistostoma haematobium. Dalam hati yakni Fasciola hepatica (hati kambing), Clonorchis sinensis (hati manusia). Dalam usus fasciola buski, dalam paru-paru paragonimus westermani. 

Cestoda (cacing pita), khusus sebagai parasit pada vertebrata. Cirinya badannya bersegmen-segmen (proglotid), kepalanya mempunyai alat penghisap, tidak mempunyai mulut serta alat pencernaan. Penyerapan makanannya oleh semua permukaan tubuh. Misalnya; taenia saginata, taenia solium. 

Biasanya platyhelminthes merugikan, lantaran jadi parasit untuk manusia ataupun hewan terkecuali planaria yang bisa digunakan untuk makanan ikan. 

Nemathelminthes (Cacing Giling) Nemathelminthes adalah jenis cacing yang hidup bebas sebagai parasit. Badannya berupa built panjang, tertutup susunan lilin, tidak bersegmen, simetris bilateral. Mempunyai mulut, anus tidak berkaki serta silium.

Kosmopolit atau ada di laut, air tawar, darat, kutub hingga tropis. Tidak mempunyai jantung serta peredaran darah namun mempunyai cairan serupa darah. Misalnya Ascaris megalocephala cacing perut pada kuda, Ascaris suilae cacing perut pada babi, Ancylostoma duodenale cacing tambang. 

Annelida (Cacing Gelang) Adalah hewan hemafrodit, mempunyai segmen seperti cincin, tripoblastik selomata, simetri nilateral, mempunyai sistem pencernaan yang lengkap serta bentuknya simetri bilateral. 

Klasifikasi annelida yakni polichaeta (cacing memiliki rambut banyak), oligochaeta (cacing memiliki rambut sedikit), serta hirudinea (cacing tidak memiliki rambut) seperti lintah. 


Mollusca (Hewan Lunak) adalah hewan bertubuh lunak serta bersifat kosmopolit (ada diaman-mana). Molusca udah mempunyai sistem pencernaan, peredaran, pernafasan, ekskresi, saraf, otot serta reproduksi yang terbungkus dalam sebuah mantel. Mantel ini mengekskresikan zat membentuk cangkang. Pembagian klasifikasinya yakni pelecypoda, chepalopoda, gastropoda.

Molusca bersifat menguntungkan untuk manusia yakni bisa dikonsumsi beberapa serta untuk hiasan (mutiara, tiram). Namun ada pula yang berbentuk merugikan seperti Tredo navalis (pengebor kayu di air asin), Limnaea trunchatula (pemicu penyakit fasciolosis pada ternak), Helix aspera (perusak tanaman budi daya).

Arthropoda (Hewan Kaki Berbuku-Buku) biasanya memiliki antenna sebagai alat peraba, mata oselus serta mata majemuk yang terdiri atas banyak omatidium. Badannya beruas-ruas kepala, dada serta perut. Bentuk simstris bilateral dengan rangka luar dari zat kitin.

Sistem organnya lengkap. Alat pernapasannya berbentuk trakea serta sistem sarafnya berbentuk sistem saraf tangga tali. Beralat kelamin terpisah dengan pembuahan internal serta perubahan hidupnya mengalami metamorphosis.

Klasifikasi arthropoda yakni crustacean (kelompok udang serta kepiting), arachnida (kelompok laba-laba), myriapoda (kelompok lipan), insecta (serangga).

Peran menguntungkan dari arthropoda yakni insect terlebih kelompok kupu-kupu serta lebah amat membantu beberapa petani lantaran bisa membantu proses penyerbukan pada bunga, bisa dibudidayakan, bisa menghasilkan sutra, untuk dikonsumsi, serta adalah mata rantai makanan yang sangat penting untuk kehidupan.

Tidak hanya mempunyai peran menguntungkan, arthropoda juga mempunyai karakter merugikan seperti menularkan beberapa jenis bibit penyakit, merusak tanaman budidaya manusia, parasit pada manusia, bisa merusak bahan bangunann serta yang lainnya.

Echinodermata (Hewan Berkulit Duri) mempunyai duri tumpul atau runcing mempunyai sistem ambulakral, sistem saraf, sistem pencernaan, respirasi dengan insang pada ringga tubuh. Reproduksi seksual secara eksternal bisa beregenerasi.

Klasifikasi dibedakan jadi 5 kelas yakni asteroidea (bintang laut), ophiusoidea (bintang ular), echinoidea (landak laut), holothuroidea (mentimun laut) serta crinoidea (lilia laut).
Echinodermata menguntungkan manusia, tidak hanya untuk bahan makanan juga sebagai bahan riset.

Dapat juga merugikan lantaran beberapa jenis merupakan predator molusca yang dimanfaatkan manusia.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Animalia (Hewan), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hewan di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hewan. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. ilmudasar.com