Showing posts sorted by relevance for query pengertian biologi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pengertian biologi. Sort by date Show all posts

Pengertian Biologi : Karakteristik, Macam, Cabang Dan Manfaat Biologi

Pengertian Biologi

Pada hakekatnya pengertian biologi berdasarkan kata biologi sendiri yang terdiri dari dua kata yaitu bio yang artinya makhluk hidup, dan logi atau logos yang artinya ilmu. Sebenarnya pengertian biologi banyak diberikan oleh para ilmuan tergantung dari ruang lingkup penelitian yang di lakukan.

Salah satu pengertian biologi atau ilmu hayat adalah suatu ilmu tentang kehidupan Biologi membantu manusia mengenal dirinya sebagai organisme, mengenal lingkungannya dan hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Tujuan pengajaran biologi antara lain adalah mengembangkan cara berpikir ilmiah melalui penelitian dan percobaan; mengembangkan pengetahuan praktis dari metode biologi untuk memecahkan masalah kehidupan individu dan sosial; merangsang studi lebih lanjut di bidang Biologi dan bidang lain yang berhubungan dengan Biologi serta membangkitkan pengertian dan rasa sayang kepada makhluk hidup.

Biologi merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Pembelajaran biologi dapat dihadirkan dengan memanfaatkan teknologi komputer. Pembelajaran dengan komputer akan dapat membantu memahami materi pengertian biologi, karena dengan komputer memungkinkan untuk menghadirkan bentuk pembelajaran yang menarik. Dengan komputer dapat disajikan media pembelajaran yang memuat materi pembelajaran secara tekstual, audio maupun visual.

Pengertian biologi juga merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar Biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis serta memperoleh keterampilan dalam berpikir kritis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Karakteristik Ilmu biologi

Kata Biologi berasal dari bahasa yunani, yaitu bio yang berarti hidup dan logos yang berarti ilmu pengetahuan.Sehingga kita dapat mengartikan bahwa biologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji tentang kehidupan.Objek kajian biologi berupa benda-benda yang dapat ditangkap oleh alat indra manusia dan oleh alat bantu (contohnya mikroskop).

Macam-Macam Cabang Biologi 


  • Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur bagian-bagian tubuh makhluk hidup
  • Anestesi adalah ilmu yang mempelajari pembiusan atau penghilangan rasa sakit yang berhubungan dengan operasia tau pembedahan
  • Bakteriologi adalah ilmu yang mempelajari bakteri
  • Bioteknologi adalah ilmu yang mempelajari teknik pemanfaatan organisme untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia
  • Botani adalah ilmu yang mempelajari beraneka ragam tumbuh-tumbuhan
  • Ekologi adalah ulmu yang mempelajari hubungan makhluk hidup dengan sesamanya dan dengan lingkungannya
  • Embriologi adalah ilmu yang mempelajari pertumbuhan dan perkembangan embrio
  • Entomologi adalah ilmu yang mempelajari pertumbuhan dan perkembangan embrio
  • Etologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku makhluk hidup 
  • Evolusi adalah ilmu yang mempelajari asal usul makhluk hidup dan berbagai perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan di bumi 
  • Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup
  • Genetika adalah ilmu mempelajari cara penurunan sifat makhluk hidup kepada keturunannya
  • Higiene adalah ilmu yang mempelajari berbagai usaha manusia untuk hidup sehat
  • Histologi adalah ilmu yang mempelajari jaringan tubuh
  • Imunologi adalah ilmu yang mempelajari sistem kekebalan tubuh
  • Mkologi adalah ilmu yang mempelajari jamur (fungi)
  • Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari organisme kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung
  • Morfologi adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan struktur makhluk hidup
  • Ornitologi adalah ilmu yang mempelajari hewan golongan aves (burung)
  • Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan hewan dan tumbuhan zaman lampau yang telah menjadi fosil
  • Patologi adalah ilmu yang mempelajari organisme parasit penyebab penyakit (patogen)
  • Filogeni adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara kelompok organisme berdasarkan proses evolusinya
  • Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari penaman dan pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya
  • Teratologi adalah ilmu yang mempelajari kelainan atau cacat embrio dalam kandungan 
  • Virologi adalah ilmu yang mempelajari virus
  • Zoologi adalah ilmu yang mempelajari beraneka ragam hewan

Keterkaitan Biologi dengan Ilmu Lain

Seperti dalam penjelasan di atas, biologi bukanlah ilmu yang berdiri sendiri, karena biologi juga merupakan cabang dari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Layaknya manusia yang saling membantu agar tetap hidup, ilmu biologi dan ilmu lainnya dapat saling menolong agar menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan.

  • Macam-Macam Manfaat Biologi 

Manfaat biologi dalam bidang Pertanian


  • Membantu menemukan dan mengembangkan bahan-bahan kebutuhan pokok manusia khususnya dari tanaman pertanian 
  • Menemukan macam-macam penyakit dan pengobatan dari berbagai macam penyakit
  • Penemuan bibit-bibit yang unggul pada tanaman pertanian yang dapat meningkatkan produksi pertanian sehingga dapat membantu menyelesaikan masalah pangan
  • Mengungkap rahasia proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat mengubah sifat-sifat tanaman pertanian lebih unggul 

Manfaat biologi dalam bidang Farmasi atau Obat-Obatan 


  • Menghasilkan berbagai macam obat-obatan 
  • Meneliti macam-macam penyakit untuk mnemukan obatnya/carapengobatannya
  • Memajukan perkembangan obat-obatan dan cara pengobatannya
  • Meningkatkan mutu kesehatan 
  • Meningkatkan kesehatan masyarakat
  • Membantu mengenal dan memahami tubuh dan organ-organ dalam hingga ke sel
  • Membantu memahami respons tubuh tubuh terhadap bahan kimia tertentu
  • Membantu dalam menemukan spesies yang dapat dimanfaatkan menjadi obat
  • Membantu manusia dalam menentukan proses biologis dalam pembentukan obat-obat tertentu

Manfaat biologi dalam bidang Kesehatan 



  • Membantu kita dalam mempelajari anatomi manusia
  • Dapat mengetahui keadaan normal tubuh (fisiologi) dan keadaan abnormal (patologi)
  • Pemanfaatan ilmu cabang biologi seperti bayi tabung, transplantasi organ tubuh, bioteknologi, dan donor baru. 

Manfaat biologi dalam bidang Perikanan 


  • Pembuatan tambak-tambak, rumpon, dan karamba jalaapung
  • Pelestarian mangrove, lamun, dan terumbu karang

Manfaat biologi dalam bidang Industri 


  • Memproduksi yogurt, alkohol, kecap, tape, roti, dan nata de coco dll.
  • Memproduksi vaksin dan obat
  • Produk makanan prebiotik dan probiotik dari serat tumbuhan dan mikroorganisme dalam tubuh agar tetap sehat

Manfaat biologi dalam bidang Bioteknologi


  • Rekayasa genetika, kloning, dan kultur jaringan
  • Proses penguraian minyak mentah yang tumpah ke laut dengan memanfaatkan bakteri

Manfaat biologi dalam bidang Peternakan


  • Membantu dalam menemukan bibit hewan unggul 
  • Penemuan berbagai ternal varietas unggul, seperti sapi pedaging, domba pedaging, ayam penghasil banyak telur, sapi penghasil banyak susu, ayam pedaging. 
  • Ditemukan teknik kawin silang (hibridisasi) dan teknik kawin sunting (inseminasi buatan)


Pengertian dan Jenis Pelapukan

Pengertian dan Jenis Pelapukan. Pengertian Pelapukan, Jenis-Jenis Pelapukan, Faktor yang Memperngaruhi Terjadinya Pelapukan, dan Proses Terjadinya Pelapukan.

Jenis-Jenis Pelapukan dan Penjelasannya

Sumber: ebiologi.com
Bumi yaitu tempat di mana beragam makhluk hidup dan menjalani aktifitasnya sehari-hari. ada beragam jenis komponen yang akan kita temukan di Bumi. Komponen-komponen yang ada di Bumi itu tidak cuma komponen yang hidup saja, tetapi juga komponen yang tidak hidup.

Komponen-komponen yang hidup serta tidak hidup ini sama-sama berdampingan serta saling melengkapi antara satu dengan yang lain. Komponen hidup kerap disebut juga dengan komponen biotik, serta komponen yang mati kerap juga disebut juga dengan komponen abiotik.

Komponen hidup abiotik misalnya yaitu manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan ataupun beragam jenis mikroorganisme. Sementara komponen abiotik salah satunya yaitu elemen- elemen seperti tanah, udara, sinar matahari, kelembapan, batuan, dan lain sebagainya.

Sebagai penghuni Bumi, banyak sekali peristiwa atau momen yang dialami oleh beragam makhluk penghuni Bumi ini. Sangat banyak siklus yang bisa kita temui di Bumi. Satu diantara siklus yang dihadapi oleh komponen Bumi yaitu batuan.

Batuan bisa berubah bentuk jadi tanah setelah sekian lama serta lantaran beberapa hal spesifik. Hal semacam ini dinamakan dengan pelapukan. Pelapukan nyaris terjadi di banyak komponen, tidak cuma batuan saja. Bahkan juga kita, manusia akan mengalami pelapukan.

Seluruh makhluk hidup (manusia, binatang, serta tumbuhan) jika sudah mati, akan mengalami pelapukan pada jasadnya. Jasad manusia jika sudah dikubur dalam periode waktu spesifik akan melebur jadi tanah.

Demikian halnya dengan binatang serta tumbuh-tumbuhan. Tidak hanya makhluk hidup, ada beberapa benda mati yang juga mengalami pelapukan. Tetapi kata pelapukan ini sesungguhnya memang cuma dipakai untuk menguraikan umur batuan.

Pengertian Pelapukan

Sumber: thinglink.com
Kita sudah mengulas tentang pelapukan di awal. Lantas, apakah itu pelapukan? Bicara tentang pelapukan rasa-rasanya tidak lengkap tanpa mengerti arti pelapukan yang sesungguhnya. Yang dinamakan pelapukan yaitu momen penghancuran massa batuan, baik secara fisika, kimiawi, ataupun secara biologis.

Tidak hanya pengertian itu, pelapukan dapat juga diterangkan sebagai proses perubahan komposisi serta pemecahan batuan atau material- material yang lain yang terjadi di atas permukaan Bumi akibat adanya proses secara fisika, kimia, ataupun biologi.

Pelapukan ini adalah proses alami yang bekerja menghancurkan batuan jadi tanah. Pengertian lain mmengenai pelapukan yaitu proses alterasi serta fragsinasi batuan serta material tanah pada atau dekat dengan permukaan Bumi yang disebabkan oleh proses fisika, kimia, ataupun biologi.

Mengenai proses pelapukan ini terjadi dalam tempo yang sangat lama. Tidak hanya sangat di pengaruhi oleh waktu, adanya pelapukan batuan ini juga di pengaruhi beragam jenis aspek yang lain.

Jenis-jenis Pelapukan 

Pelapukan adalah proses berubahnya batuan jadi tanah secara alamiah lewat proses kimia, fisika atau biologi. Pelapukan yang terjadi secara alami ini terdiri atas beragam macam bentuk.

Secara umum, jenis-jenis pelapukan ini terdiri atas 3 macam, yakni pelapukan fisika, kimia, serta biologi atau organik. Keterangan tentang masing-masing bentuk pelapukan ini yaitu sebagai berikut: 

Pelapukan Fisika

Sumber: ebiologi.com
Bentuk pelapukan yang pertama yaitu pelapukan fisika. Pelapukan fisika adalah pelapukan yang kerap disebut sebagai pelapukan mekanik.

Pelapukan fisika yaitu proses pelapukan dari batuan yang disebabkan oleh adanya pengaruh aspek fisik pada batuan. Ada faktor utama yang paling berperan dalam pelapukan ini. Aspek yang paling dominan tersebut yaitu suhu udara, tekanan, serta kristalisasi garam.

Pelapukan fisika ini dikenal juga sebagai pelapukan yang disebabkan oleh adanya perubahan suhu atau iklim.

Bentuk pelapukan fisika ini cuma dapat diketemukan di daerah yang memiliki iklim ekstrim, seperti sub tropis, gurun, pesisir pantai, serta daerah-daerah yang memiliki topografi yang curam. Mengenai beberapa contoh pelapukan fisika ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini:

Melapuknya batuan di daerah gurun akibat adanya perubahan cuaca harian secara ekstrim. Suhu udara tinggi pada siang hari akan membuat batuan memuai, lantas saat malam hari suhu udara akan turun serta membuat batuan jadi mengkerut.

Lantaran proses ini berjalan secara berulang-ulang, maka akan memungkinkan ikatan mineral dalam batuan mengalami pelemahan hingga selanjutnya batuan akan hancur menjadi beberapa sisi.

Kristalisasi air garam yang terjadi pada batuan di pantai. Kristalisasi garam yang terjadi pada pori batuan di sekitar ekosistem pantai akan menghimpit batuan secara endogen hingga akan menimbulkan kemungkinan batuan akan pecah.

Pelapukan Kimia

Sumber: softilmu.com
Bentuk pelapukan yang berikutnya yaitu pelapukan kimia. Pelapukan kimia adalah proses pelapukan yang disebabkan oleh perubahan susunan kimiawi yang ada pada batuan lewat reaksi spesifik. Dalam pelapukan kimia ini, reaksi yang terjadi pada proses pelapukan dibedakan jadi tiga jenis.

3 jenis reaksi yang terjadi pada pelapukan kimia ini diantaranya yaitu solution, hidrolisis, serta oksidasi. Mengenai beberapa contoh pelapukan kimia ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini:

Hidrolisis air hujan yang akan menyebabkan naiknya tingkat keasaman di sekitar batuan. Ion H+ yang keluar akan memungkinkan terjadinya korosi pada batuan.

Oksidasi yang terjadi pada batuan yang kaya mineral besi akan memungkinkan ikatan mineral di permukaan batuan jadi lemah serta pada akhirnya mengalami pelapukan.

Proses pelarutan batuan kapur mudah akibat reaksinya pada air. Bicara tentang pelapukan kimia, kita akan mengetahui ada 4 proses yang termasuk juga ke dalam pelapukan kimia. Mengenai 4 proses itu diantaranya yaitu:
  1. Hidrasi, yakni proses batuan yang mengikat batuan di atas permukaan saja. 
  2. Hidrolisa, yakni peroses penguraian air atas unsur-unsurnya jadi ion-ion yang miliki sifat positif serta negatif. 
  3. Oksidasi, yakni proses pengkaratan besi. 
  4. Karbonasi, yakni pelapukan batuan yang disebabkan karena karbondioksida. 
Itulah beberapa proses yang akan kita dapatkan dalam pelapukan batuan secara kimiawi. Proses itu cuma akan kita temui pada pelapukan yang miliki sifat kimiawi saja.

Pelapukan Biologi atau Organik 

Sumber: ikasmansa87.com
Bentuk pelapukan yang berikutnya yaitu pelapukan biologi atau pelapukan organik. Pelapukan biologi adalah bentuk pelapukan batuan yang dikerjakan oleh organisme lewat aktivitasnya di sekitar lingkungan batuan itu ada.

Dengan kata lain pelapukan biologi ini terjadi lantaran disebabkan oleh makhluk hidup. Pelapukan ini terjadi lantaran adanya fungsi organisme-organisme spesifik.

Mengenai organisme-organisme yang bertindak dalam pelapukan ini diantaranya berbentuk binatang, tumbuhan, jamur, bakteri, atau bahkan juga manusia.

Proses pelapukan biologi atau organik ini melibatkan 2 langkah, yakni langkah biokimia serta langkah mekanis. Mengenai contoh pelapukan secara biologi atau organik ini diantaranya yaitu:

Penetrasi akar tumbuhan ke dalam sela-sela batuan akan menghimpit batuan itu, hingga akan mengalami perpecahan. Adanya lumut di atas batuan. Tumbuhnya lumut di permukaan batuan memungkinkan batuan mengalami degradasi.

Kelembaban di permukaan batuan akibat adanya proses penyerapan akar disertai dengan tingginya pH di kurang lebih permukaan batuan akan membuat permukaan batuan itu mengalami korosi.

Itulah beberapa bentuk dari pelapukan batuan yang terdiri atas pelapukan kimiawi, pelapukan fisika serta pelapukan boilogi atau organik. Dari uraian di atas kita bisa memahami kalau pelapukan batuan dapat terjadi dengan beberapa cara yang berbeda-beda.

Aspek-aspek yang Mempengaruhi Terjadinya Pelapukan

Sumber: crossword14.blogspot.co.id
Seperti yang sudah dikatakan di awal, bahwasannya pelapukan terjadi lantaran adanya beragam jenis aspek. Setidaknya ada beberapa aspek yang bisa memengaruhi terjadinya pelapukan, diantaranya yaitu sebagai berikut ini:

Waktu 

Aspek yang sangat erat serta sangat identik dengan momen pelapukan yaitu waktu. Seringkali orang-orang menyampaikan bahwasannya pelapukan ini terjadi lantaran satu batuan udah sangat lama atau sangat tua, sampai pada akhirnya batuan itu mengalami pelapukan.

Bahkan juga waktu adalah aspek pertama yang akan dipakai sebagai argumen kenapa pelapukan itu terjadi.

Memang benar, satu batuan akan mengalami pelapukan setelah batuan itu berusia lama atau tua. Hal semacam ini akan mengakibatkan tingkat kepadatan batuan jadi menurun serta batuan itu akan mengalami pelapukan sampai pada akhirnya jadi tanah.

Bentuk batuan serta susunan batuan itu sendiri

Aspek berikutnya yang memengaruhi terjadinya pelapukan batuan yaitu bentuk batuan serta strukturnya. Sudah kita pahami bersama bahwasannya batuan di dunia ini mempunyai beragam jenis bentuk batuan yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain.

Lantas mengenai susunan batuan, yakni karakter fisik serta karakter kimia yang dipunyai oleh batuan itu sendiri. Karakter fisik batuan mencakup warna batuan.

Lalu sifat kimia batuan yaitu unsur-unsur kimia yang terdapat di dalam batuan itu. Karakter kimia serta karakter fisika yang dipunyai oleh batuan inilah yang mengakibatkan adanya ketidaksamaan daya tahan batuan pada pelapukan.

Mengenai bentuk batuan yang gampang lapuk salah satunya yaitu batu lempeng atau batuan sedimen. Lalu batuan yang susah lapuk umpamanya yaitu batuan beku.

Topografi 

Aspek berikutnya yang memengaruhi pelapukan yaitu topografi. Kondisi topografi muka Bumi juga memengaruhi proses terjadinya pelapukan batuan.

Batuan-batuan yang ada di lereng yang curam cenderung akan lebih gampang untuk mengalami pelapukan dibanding dengan batuan yang ada di tempat yang landai.

Kenapa demikian? Hal semacam ini lantaran pada lereng yang curam, batuan akan amat gampang terkikis atau lapuk, lantaran akan langsung bersetuhan dengan cuaca di sekitar batuan itu berada.

Namun pada lereng yang landai atau rata, batuan akan diselimuti oleh beragam jenis endapan yang pada akhirnya akan memperlambat proses pelapukan batuan itu.

Organisme 

Aspek berikutnya yang akan memengaruhi proses pelapukan yaitu terdapatnya organisme. Organisme marupakan hal yang cukup penting dalam proses pelapukan, seperti halnya dengan proses penguraian tumbuh-tumbuhan secara alami.

Iklim serta cuaca 

Aspek berikutnya yang amat kuat hubungannya dengan pelapukan yaitu mengenai cuaca serta iklim. Unsur- unsur cuaca serta iklim yang akan memengaruhi proses pelapukan diantaranya yaitu suhu udara, curah hujan, cahaya matahari, angin, serta lain sebagainya.

Di daerah yang mempunyai iklim lembab serta panas, batuan akan cepat mengalami proses pelapukan. Tidak hanya itu perubahan antara siang serta malam yang dingin akan makin membuat pelapukan gampang terjadi, jika hal ini dibandingkan dengan daerah yang mempunyai iklim dingin.

Kondisi vegetasi 

Aspek berikutnya yang memengaruhi adanya pelapukan yaitu kondisi vegetasi. Vegetasi atau tumbuh-tumbuhan juga merupakan hal yang amat memengaruhi proses pelapukan. Hal semacam ini dikarenakan akar-akar tumbuhan itu bisa menembus celah-celah batuan.

Jika akar-akar itu makin membesar kekuatannya akan makin besar juga dalam menerobos batuan. Tidak hanya akar-akar, serat dedaunan yang gugur akan membantu mempercepat batuan melapuk.

Hal semacam ini disebabkan karena serat batuan memiliki kandungan zat-zat asam arang serta humus yang bisa merusak kemampuan pada batuan.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Jenis Pelapukan, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Pengertian dan Jenis Pelapukan di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Pelapukan. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. ilmugeografi.com

Pengertian Manusia : Menurut Para Ahli

Pengertian Manusia

Berbicara mengenai manusia pastinya tidak akan ada habisnya. Manusia yang merupakan makhluk hiduo paling sempurna diantara makhluk hidup lainnya memiliki peranan yang penting di kehidupan. Sebagai makhluk hidup yang sempurna, manusia memiliki akal, pikiran dan hati nurani dalam bertindak di berbagai ruang lingkup kehidupannya. Dalam mengatur kehidupan, manusia memiliki peraturan yang harus dipatuhi agar kehidupan mereka dapat berjalan dengan baik. Tak hanya itu, manusia juga menjaga hubungan antar manusia karena mereka menyadari jika manusia tidak dapat hidup di dunia tanpa adanya bantuan dari manusia yang lain. Hal inilah yang membuat manusia perlu menjaga kelakuan dan tindak tanduk di masyarakat agar tidak menjadi manusia dengan pribadi yang buruk.

Manusia dengan proses kejadiaannya berjalan berdasarkan dengan sunnatullah atau hukum alam. Sumber penciptaan dan proses kejadiannya perlu dipahami agar manusia hidup tidak sombong dan lupa diri dalam beribadah dan sebagai khalifah Allah di Bumi.

Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain).

Manusia adalah mahluk yang luar biasa kompleks. Kita merupakan paduan antara mahluk material dan mahluk spiritual. Dinamika manusia tidak tinggal diam karena manusia sebagai dinamika selalu mengaktivisasikan dirinya.

Secara umum manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.

Pengertian Manusia Menurut para ahli :

  • Menurut Zakiyah Darajat (1994) bahwa manusia dalam pandangan kebendaan hanyalah merupakan sekepal tanah di bumi. Dari bumi asal kejadiannya, di bumi di berjalan,dari bumi dia makan dan ke dalam bumi pula dia kembali.
  • Pengertian manusia menurut Poewadarminta (1983) bahwa manusia adalah makhluk yang berakal budi (lawan dari binatang). 
  •  Dapat kita cermati bahwa pengertian manusia oleh Zakiyah berkaitan dengan asal kejadian manusia yang bersumber dari kitab suci Al Quran. Menjelaskan tentang tempat manusia hidup dan berakhir. Sesuai dengan pengertian manusia oleh Zakiyah. Dijelaskan pula oleh Syahminan Zaini (1984) bahwa definisi manusia adalah bagian dari alam besar yang ada di Bumi, sebagian dari makhluk yang bernyawa. 
  • Senada dengan pengertian manusia diatas, ditambahkan oleh Bapak Abbas Mahmud al-Aqqad bahwa manusia adalah orang orang yang bertanggung jawab, diciptakan dengan sifat sifat ketuhanan.
  • Menurut Bapak Sokrates, manusia adalah makhluk yang hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar. Cukup aneh, akan tetapi pada masa itu cukup untuk menggambarkan apa itu manusia, walaupun hanya sebatas morfologi atau penampakan luar saja.
  • Menurut bapak Aristoteles, seorang pemikir hebat, memberikan definisi manusia sebagai “Zoon politicon”, atau sebagai makhluk sosial. Sosial yang dimaksud disini adalah mampu berinteraksi dengan makhluk makhluk lainnya. 
  • Berdasarkan Upanisads, pengertian manusia adalah kombinasi dari unsur unsur roh atau atman, jiwa, pikiran dan prana/jasad fisik. 
  • Menurut Linneaus, seorang ahli biologi bahwa manusia adalah “Homo sapiens”. Homo sapiens merupakan bahasa latin yang berarti makhluk yang berakal budi atau memiliki akal (akan dijelaskan dalam pengertian akal).
  • Pengertian manusia oleh Bapak Kees Bertens bahwa manusia adalah suatu makhluk yang terdiri atas dua unsur yang tidak dapat dinyatakan kesatuannya. Hal yang dimaksud adalah roh atau jiwa beserta tubuhnya tidak dapat ditampakkan menjadi dua bagian. 
  • Salah satu pengertian manusia yang cukup saya suka adalah dari I Wayan Watra yang menuliskan bahwa, manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa.
  • Menurut Bapak Abineno J. I bahwa definisi manusia adalah sebuah “tubuh yang berjiwa” dan bukan “jiwa abadi yang berada atau yang terbungkus dalam tubuh yang fana” . Dalam juga yang pengertian manusia menurut Bapak yang satu ini.
  • Pengertian manusia yang lain dan lebih epik dinyatakan oleh Ibu Paula J.C dan Ibu Janet W.K adalah makhluk yang terbuka, bebas memilih makna dalam situasi, mampu mengembang tanggung jawab atas keputusan yang hidup secara kontinu serta turut menyusun pola berhubungan dan unggul multidimensi dengan berbagai kemungkinan.                                      
  • Kemudian, Raves juga memberikan pengertian tambahan tentang manusia yaitu sebagai “Homo loquen”. Menurut Raves, pengertian manusia adalah makhluk yang pandai berbahasa dan menjelmakan pikiran dan perasaan dalam kata kata yang tersusun.
  • Bergson , juga ikut memberikan nama lain untuk manusia yaitu “Homo faber”, Menurutnya pengertian manusia adalah makhluk yang pandai membuat alat pertukangan. 
  • Menurut Huizinga, menambahkan bahwa manusia sebagai “Homo ludens”, sedikit aneh tapi bila kita perhatikan manusia dengan seksama, bisa juga menggambarkan apa itu manusia. Menurutnya, manusia adalah makhluk yang suka bermain. 
  • Selanjutnya, pengertian manusia yang saya sukai adalah dari bapak Omar Mohammad Al-Toumy Al-Syaibany bahwa manusia adalah mahluk yang paling mulia, manusia adalah mahluk yang berfikir, dan manusia adalah mahluk yang memiliki 3 dimensi (badan, akal, dan ruh), manusia dalam pertumbuhannya dipengaruhi faktor keturunan dan lingkungan.
  • Menurut Nicolaus D. dan A. Sudiarja bahwa pengertian manusia adalah bhineka, tetapi tunggal. Bhineka karena manusia adalah jasmani dan rohani akan tetapi tunggal karena jasmani dan rohani merupakan satu benda.
  • Menurut Erbe Sentanu Manusia adalah mahluk sebaik-baiknya ciptaan-Nya. Bahkan bisa dibilang manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling sempurna dibandingkan dengan mahluk yang lain
Kemudian apa yang dapat kita simpulkan dari pengertian manusia dan beberapa istilah manusia diatas:
  1. Manusia adalah makhluk yang berakal, inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lain
  2. Manusia adalah makhluk yang bertanggungjawab atas tugas tugas kekhalifaannya (pelestari atas Bumi dan isinya).
  3. Manusia adalah makhluk yang diciptakan dari tanah dan selanjutnya berproses mengikuti hukum alam.
  4. Manusia adalah makhluk yang memiliki sifat sifat ketuhanan yang terbatas.

Nama Lain/ Istilah lain Manusia:

  • Homo Sapiens
  • Zoon politicon
  • Homo ludens
  • Homo faber
  • Homo loquen
  • Homo economicus

Pengertian Psikologi Menurut Para Ahli

Pengertian Psikologi

Psikologi terdiri dari dua kata, yaitu psyche dan logos. Psyche adalah bahasa Yunani yang artinya jiwa, sedangkan logos artinya ilmu. Jadi psikologi dapat diartikan sebagai “ilmu jiwa”. Makna ilmu jiwa bukan mempelajari jiwa dalam pengertian jiwa sebagai roh (soul), tetapi lebih kepada mempelajari gejala gejala yang tampak dari manusia yang ditafsirkan sebagai latar belakang kejiwaan seseorang (spirit) dari manusia sebagai makhluk yang berjiwa.

Psikologi juga dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari sifat sifat dari kejiwaan manusia dengan cara mengkaji sisi kepribadian dan perilakunya, dengan pandangan bahwa setiap perilaku manusia berkaitan dengan latar belakang kejiwaannya.

Pengertian Psikologi menurut para Ahli


  • Menurut Bigot : Pengertian Psikologi adalah ilmu yang mempelajari adanya jiwa dan kehidupan jiwa.
  • Menurut Garrett : Pengertian Psikologi adalah suatu studi sistematik mengenai tingkah laku.
  • Woodworh dan Marquis : mengemukakan pengertian psikologi, psikologi ialah ilmu pengetahuan yang mempelajari aktivitas individu sejak di dalam kandungan sampai dengan meninggal dunia di dalam hubungannya dengan alam sekitar.
  • Zimbardo : mengatakan bahwa Psikologi merupakan suatu ilmu mengenai tingkah laku organisme.
  • Menurut Hilgard dan Atkinson : Pengertian Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku dan proses mental.
  • Pengertian Psikologi menurut pendapat Morgan : King dan Robinson, Psikologi ialah ilmu mengenai tingkah laku manusia yang meliputi penerapannya kepada manusia.
  • Singgih Dirgagunarsa : mengemukakan bahwa Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku dari manusia.
  • Menurut John Broadus Watson : Pengertian Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dari lahiriah dengan menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsangan dan jawaban (respons).
  • Pengertian Psikologi menurut Wilhelm Wundt : ilmu pengetahuan yang mempelajari pengalaman pengalaman yang timbul di dalam diri manusia, seperti perasaan panca indera, pikiran, merasa (feeling) dan kehendak.
  • Knight : mengemukakan pengertian psikologi,Psikologi merupakan ilmu yang mempelajari secara sistematis mengenai pengalaman dan tingkah laku manusia dan hewan, normal dan abnormal, individu dan sosial.
  • Menurut Ruch : Pengertian Psikologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai manusia, oleh karena itu berhubungan dengan ilmu ilmu lainnya, sebagaimana berhubungan dengan sosiologi dan biologi.
  • Pendapat Edwin G Boring dan Herbert S Langfeld : mengenai psikologi, Psikologi ialah ilmu yang mempelajari mengenai hakikat manusia.
  • Pengertian Psikologi menurut Ahmad Fauzi : ilmu yang mempelajari respons yang diberikan dari makhluk hidup terhadap lingkungannya (garden murphy).
  • Nigel C benson dan Simon Grove : mengatakan bahwa jiwa atau psyche dalam bahasa Yunani diartikan juga sebagai “napas kehidupan” dan pikiran. Dalam mitologi Yunani, psyche digambarkan sebagai seekor kupu-kupu yang menjadi istri Eros, yakni Dewa Cinta yang oleh bangsa Romawi dinamakan Cupid.

Sebagai psyche yang artinya napas kehidupan, ada dua konsep kehidupan manusia, yaitu akal dan hati. Biasanya, akal diartikan sebagai alat untuk berpikir, sedangkan hati alat untuk merasa. Akan tetapi, akal dan hati bekerja sama dalam mempertimbangkan terbentuknya perilaku manusia, karena sebelum bertindak perlu dipertimbangkan oleh akal sehat dan hati yang bersih. Akan tetapi, tidak semua perilaku manusia atau tindakan manusia didasarkan pada cara berpikir yang sehat dan pertimbangan perasaan atau hati yang bersih sehingga wujud tindakan berbeda-beda. Namun, di sisi lain, wujud tindakan masyarakat berbentuk sama, sebagaimana tindakan sosial normatif yang merujuk pada adat yang telah bertahan ratusan tahun dan sebagai bagian dari norma sosial yang berlaku turun-temurun.

Menurut Nigel C benson dan Simon Grove, semua tindakan manusia dipelajari oleh psikologi dari sisi latar belakang dan gejala psikologisnya. Oleh karena itu, perbedaan mendasar antara psikologi dan sosiologi adalah pada titik sentral objek kajiannya. Psikologi merupakan ilmu yang mengkaji secara ilmiah terhadap jiwa dan tingkah laku manusia dan hewan, sedangkan sosiologi merupakan ilmu yang mengkaji kompleksitas manusia sebagai masyarakat dan budaya yang terdapat di sekitamya. Psikologi lebih eksperimentalistik dibandingkan sosiologi yang mengedepankan pendekatan observatif.

Dilihat dari beberapa pengertian psikologi dan unsur-unsur yang terdapat di dalamnya, psikologi merupakan ilmu yang tidak berdiri sendiri karena berkaitan dengan tingkah laku manusia, dan psikologi sebagai ilmu yang memiliki karakteristik yang sama dengan cabang ilmu lainnya dalam ilmu ilmu sosial dilihat dari berbagai pendekatan yang digunakan untuk mengetahui gejala kejiwaan manusia, yaitu mengacu pada segala sesuatu yang tampak untuk mengetahui segala yang tidak tampak.

Dalam sosiologi, segala yang tampak sebagaimana adanya pada yang tampak yang sifatnya fenomenologis, sedangkan dalam psikologi, segala yang tampak tidak berarti yang senyatanya dari gejala jiwa karena kejiwaan bukan sesuatu yang awalnya menampakkan diri. Jadi, hakikat jiwa berada pada hasil penjelasan observatif psikologis terhadap individu yang diteliti, sedangkan dalam sosiologi, gejala kejiwaan bukan objek yang seharusnya dikaji, karena apa yang ada adalah kenyataan yang sebenamya dan tidak diperlukan keharusan menyatakan yang senyatanya yang berasal dari luar kenyataannya.

Seseorang yang sedang menangis, bukan berarti ia sedang sedih dan menderita, meskipun tangisan merupakan bagian dari ciri kesedihan dan rasa sakit. Seorang pengantin baru menangis karena rasa haru, rasa bahagia yang paling dalam dan getaran hidup yang menerawang ke arah kehidupan yang baru dalam pembentukan mahligai rumah tangga. Bayangkan, psikologi dan sosiologi, bagaikan tangisan kesedihan dan kebahagiaan. Sedih dan bahagia adalah keadaan yang berbeda, tetapi yang tampak adalah air mala yang sama, menetes dari kelopak mata, bukan kelopak yang lain. Dengan demikian, berikanlah apa yang tampakbagi sosiologi dan biarkan psikologi mengungkap gejala yang tampak untuk menemukan sisi yang tidak tertampakkan. Tidak ada jiwa jika tak ada raga. Demikian juga, dengan raga yang bergantung pada jiwa. Manusia dalam psikologi adalah individu yang kompleks dengan berbagai perilakunya, sedangkan manusia dalam sosiologi adalah individu yang merupakan bagian dari masyarakat, dan kompleksitas kehidupan sosial merupakan latar belakang terciptanya dinamika kebudayaan.

Dengan pandangan di atas, terjadilah kesepakatan di kalangan psikolog bahwa pengertian psikologi adalah ilmu mengenai tingkah laku manusia dari sisi gejala dan latar belakang kejiwaannya yang dikaji secara observatif dan eksperimentalistik.

Pengertian Ekologi : Bentuk Piramida Dan Manfaat Ekologi

Pengertian Ekologi

Pengertian Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan saling ketergantungan dan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan tak hidup dalam satu ekosistem. Istilah Ekologi berasal dari kata yunani yaitu Oikos yang berarti habitat, dan logos yang berarti ilmu. Secara harfiah, Pengertian Ekologi adalah ilmu mengenai interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem merupakan suatu sistem yang terjadi hubungan (interaksi) dengan saling ketergantungan antara komponen-komponen di dalamnya, baik makhluk hidup maupun tidak hidup.

Setiap komponen ekosistem memiliki makna yang khusus bagi komponen yang lain dengan sangat terorganisir dan berlangsung secara dinamis untuk terbentuk suatu 'keseimbangan lingkungan'. Ekologi pertama kali digunakan oleh seorang ilmuwan yang bernama Ernst Haeckel (1834-1914) dalam pertengahan tahun 1960. Ekologi berkaitan dengan ekosistem dengan komponen-komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik komponennya adalah air, cahaya, suhu, kelembaban dan topografi. Sedangkan pada faktor biotik komponennya adalah tumbuhan, hewan, manusia dan mikroba.

Pengertian Ekologi Menurut Definisi Para Ahli 

Selain definisi umum mengenai pengertian ekologi, ada pula pengertian ekologi yang dikemukakan menurut para ahli. Pengertian ekologi menurut definisi para ahli adalah sebagai berikut :

  • Miller (1975) : Menurut definisi Miller mengenai pengertian ekologi yang menyatakan bahwa ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya
  • Otto Soemarwoto : Menurut Otto Soemarwoto, pengertian ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
  • C. Elton : Menurut pendapat C. Elton, ekologi adalah ilmu yang mengkaji sejarah alam atau perkehidupan alam secara ilmiah
  • Resosoedarmo : Menurut definisi Resosoedarmo yang menyatakan bahwa pengertian ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
  • Andrewartha : Menurut Andrewartha, pengertian ekologi adalah ilmu yang membahas penyebaran dan kemelimpahan organisme
  • Krebs : Menurut Krebs, pengertian ekologi adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji interaksi-interaksi yang menentukan penyebaran dan kemelimpahan organisme 
  • Eugene P. Odum : Menurut Odum, ekologi adalah kajian terstruktur dan fungsi alam, tentang struktur dan interaksi antara sesama organisme dan lingkungannya.  

Bentuk Piramida Ekologi 

Struktur trofik pada ekosistem dapat disajikan dalam bentuk piramida ekologi. Ada tiga jenis piramida ekologi, yaitu piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi. Berikut penjelasan dari tiga jenis piramida ekologi :

  • Piramida Jumlah  

Komposisi organisme, tergolong dalam tingkat trofik yang disajikan dalam piramida jumlah. Piramida jumlah adalah piramida yang menunjukkan jumlah organisme pada setiap tingkatan trofik. Organisme di tingkat trofik pertama biasanya melimpah, sedangkan tingkat trofik kedua, ketiga dan selanjutnya semakin berkurang. Komunitas yang kebanyakan memiliki jumlah normal adalah tumbuhan yang lebih banyak daripada organisme herbivor. Demikian pula, pada jumlah herbivor yang selalu lebih banyak daripada jumlah karnivor tingkat I. Karnivor tingkat I juga selalu lebih banyak dari pada karnivor tingkat II dan seterusnya.

  • Piramida Biomassa

Piramida biomassa adalah piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total organisme hidup dari masing-masing tingkat trofiknya pada suatu ekosistem dalam kuran waktu tertentu. Piramida biomassa memiliki penggambaran yang lebih realistik dari pada piramida jumlah. Fungsi piramida biomassa adalah menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu, dan dinyatakan dalam gram.  Untuk menghindari kerusakan habitat, maka biasanya pengukuran menggunakan metode sampel. Sampel diukur, kemudian total seluruh biomassa yang dihitung dengan perbandingan yang tertentu. Pengkuran tersebut, menghasilkan informasi yang lebih akurat mengenai ekosistem.

  • Piramida Energi 

Piramida energi adalah piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap tingkatan trofik. Piramida energi dibuat berdasarkan pada observasi dalam waktu yang lama. Piramida energi memberikan gambaran paling akuran mengenai aliran energi dalam ekosistem dari pada piramida jumlah, dan piramida biomassa. Pada piramida energi terjadi penurunan jumlah energi secara berturut-turut dari tingkat trofik yang paling rendah ke tingkat trofik yang paling tinggi. Berkurangnya energi pada setiap tingkat trofik terjadi karena hal-hal berikut :

  1. Hanya sebagian pada makanan yang ditangkap dan dimakan oleh tigkat trofik selanjutnya
  2. Makanan yang dimakan tidak akan bisa seluruhnya dicerna dan ada yang dikeluarkan sebagai sampah
  3. Hanya pada sebagian makanan yang dicerna menjadi bagian dari tubuh organisme, sedangkan pada sisanya digunakan sebagai sumber energi.

Dari ketiga tipe piramida ekologi, piramida energi yang dianggap model piramida terbaik. Alasan piramida energi dianggap paling terbaik adalah sebagai berikut :

  1. Tidak dipengaruhi dari ukuran organisme dan kecepatan metabolisme organisme
  2. Menunjukkan efisiensi ekologi atau produktivitas ekosistem
  3. Memberikan gambaran berkaitan dengan sifat fungsional suatu ekosistem

Manfaat Ekologi bagi Manusia dan Lingkungan Hidup

  • Mengenal lebih banyak keanekaragaman hayati

Makhluk hidup tersebar dari dasar samudera terdalam hingga pegunungan tertinggi. Tentu saja, keanekaragaman hayati ini harus dieksplorasi oleh manusia. Selain untuk menginventarisasi jenis-jenis makhluk hidup tersebut dan memperkaya pengetahuan manusia akan spesies makhluk hidup, cara hidup makhluk hidup dan lingkungannya teresebut dapat dipelajari untuk kemudian dapat dimanfaatkan manusia.

Sebagai contohnya adalah :

  1. Ikan di sekitar kutub utara mampu hidup di kondisi air yang membeku, mekanisme ini dapat digunakan manusia untuk mendapatkan protein anti beku yang digunakan dalam proses industri.
  2. Parasit yang hidup di tubuh manusia sebagai inangnya dapat diberantas apabila kita tahu bagaimana ia hidup dan berinteraksi dengan lingkungannya dengan cara memutus rantai perkembangbiakannya.

Secara lebih detail, pengaplikasian dan manfaat ekologi dalam berbagai bidang dapat dilihat pada beberapa poin di bawah ini.

  • Mengenal lebih jauh makhluk hidup

Biologi perilaku merupakan salah satu cabang dari ilmu ekologi. Hal ini terjadi karena perilaku makhluk hidup, terutama hewan, berperilaku tergantung pada kondisi lingkungannya. Perilaku satwa ini dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai berikut.


  1. Hewan seperti lumba-lumba dan dan kelelawar memiliki suatu kemampuan penentuan lokasi tanpa penglihatan yang dikenal sebagai ekolokasi (ecolocation). Mekanisme ini ditiru sebagai sonar bagi manusia.
  2. Hewan seperti ayam, sapi, anjing, dan kucing dahulunya adalah hewan liar. Dengan proses domestikasi, hewan-hewan tersebut dapat dijadikan ternak ataupun peliharaan.
  3. Kadang hewan memiliki indra yang tajam semisal di India, gajah-gajah secara otomatis pergi ke tempat yang tinggi sesaat sebelum tsunami terjadi. Hal ini dapat dijadikan peringatan dini oleh manusia sebelum terjadinya bencana.

  • Membantu mengetahui dampak terhadap lingkungan

Ingatkah kita akan penggunaan DDT pada sekitar tahun 1970-1980an? Untuk memberantas hama maka ditemukanlah suatu pestisida yang dinamakan DDT. DDT ini sangat ampuh memberantas hama serangga secara global dalam watu yang lama. Namun setelah bertahun-tahun digunakan, dampak ekologis mulai terasa.

Setelah penggunaan jangka panjang, maka serangga menjadi resisten dan bahkan DDT dapat ditemukan di mana saja hingga dalam air susu manusia. Rachel Carson, seorang penulis akhirnya membuat buku berjudul Silent Spring yang menggarisbawahi tak terdengarnya burung-burung di musim semi. Ternyata hal ini disebabkan oleh DDT yang merusak telur burung. Akhirnya DDT diberhentikan penggunaanya setelah dampak ekologis menjadi global.

Sebenarnya, permasalahan ini dapat dicegah apabila ilmu ekologi dipakai dalam perencanaan suatu kegiatan yang memiliki kemungkinan dampak lingkungan. Kini, setiap kegiatan harus memiliki studi ekologi untuk meminimalisasi kemungkinan buruk seperti contoh di atas.

  • Membantu memecahkan masalah pangan

Manusia sebagai makhluk omnivora merupakan tingkatan tertinggi dalam jaring-jaring makanan. Seperti yang kita ketahui bahwa seluruh materi di muka bumi ini ada dalam satu siklus. Dalam ilmu ekologi dijelaskan bahwa makanan yang kita konsumsi merupakan untaian materi dari makhluk hidup lain mulai dari produsen, konsumen primer, hingga konsumen sekunder atau tersier.

Semakin tinggi tingkatan tropik maka akan semakin sedikit energi yang diserap. Artinya semakin banyak jumlah makhluk hidup dalam tingkatan tropik di bawahnya untuk memenuhi kebutuhan makhuk hidup dengan tingkat tropik atas.

Dengan demikian, manusia yang vegetarian akan memerlukan lebih sedikit sumber daya alam dibandingkan dengan manusia yang non-vegetarian. Hal ini karena vegetarian memerlukan lebih sedikit sumber daya semisal lahan untuk peternakan, air, dan pakan ternak sehingga meminimalisasi kesulitan sumber pangan.

  • Membantu memecahkan masalah pertanian


Kesuburan tanah tidak hanya terjadi begitu saja melainkan ada sangkut pautnya dengan makhluk biologis yang terkandung di dalamnya. Sebagian besar tanaman termasuk tanaman pertanian begantung pada interaksi antara mikroorganisme dan tanaman itu sendiri karena tanaman mebutuhkan nitrat dan ammonium yang tidak dapat ia sintesis sendiri. Senyawa tersebut dapat diperoleh oleh tanaman dengan interkasi mikroba sebagai berikut.

  1. Ammonium : merupakan hasil dari proses amonifikasi oleh bakteri dari nitrogen di udara. Tanaman pada umumnya tidak memfiksasi nitrogen padahal mereka membutuhkannya. Maka dengan interaksi antara bakteri dan tanaman, defisiensi nitrogen dapat dihindari.
  2. Nitrat : nitrat merupakan produk oksidasi ammonium dengan bantuan AOB (ammonium oxidising bacteria) dan NOB (nitrite oxidising bacteria). Nitrogen dalam bentuk nitrat lebih dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh.

Dengan demikian, setelah mengetahui ilmu ekologi, penggunaan bakteriosidal pada tanah sekitar tanaman seharusnya dapat dihindari. Hal ini karena penggunaan bakteriosidal dapat membunuh bakteri yang sebenarnya berguna bagi pertumbuhan tanaman.

  • Membantu memecahkan masalah energi

Sampai saat ini manusia masih bergantung pada bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama mereka, namun tahukah kita sebenarnya sumber energi terbesar kita adalah matahari?

Energi matahari dikonversi oleh tanaman menjadi energi kimia melalui proses fotosintetis. Sumber energi kimia ini sebenarnya dapat kita manfaatkan untuk membuat bahan bakar yang dapat diperbaharui yaitu biofuel. Biofuel terdiri dari beberapa generasi yaitu:

  1. Generasi pertama – biofuel dari tanaman konsumsi (Jagung, jarak)
  2. Generasi kedua – biofuel dari sisa produk tanaman (Molase, ampas tebu)
  3. Generasi ketiga – biofuel dari alga

Ilmu ekologi di sini sangat berperan penting. Selain mempelajari bagaimana komunitas mikroorganisme memproses bahan baku menjadi biofuel (aplikasi di industri), ekologi juga menawarkan pengetahuan tentang bagaimana memanfaatkan produk tersebut agar terjadi keseimbangan atas kebutuhan manusia akan energi dan materi konsumsi dengan kelestarian alam.

  • Membantu memecahkan masalah kesehatan

Banyak masalah kesehatan yang merupakan penyakit menular berasal dari interaksi antara manusia dengan hewan. Hal ini tentu saja dapat dihindari atau diatasi bila kita mengetahui konsep ilmu ekologi tentang bagaimana makhluk idup berinterkasi dengan lingkungannya. Berikut adapah contoh manfaat ekologi dalam bidang kesehatan.

  1. Demam berdarah : jelas kita ketahui bahwa demam berdarah disebab kan oleh virus Dengue dan disebarkan oleh nyamuk Aedes aygepti. Nyamuk ini memeiliki habitat air bersih yang menggenang untuk bertelur. Kita dapat memutus persebaran penyakit ini misalnya dengan mencegah agar nyamuk tidak dapat bertelur dengan menutup atau memberi insektisida pada bak.
  2. AIDS : salah satu konsep asal muasal AIDS adalah transfer HIV dari simpanse tehadap manusia. Hal ini dapat terjadi karena di Afrika sana, manusia dan simpanse hidup berdekatan. Dengan adanya ilmu ekologi seharusnya transmisi ini dapat dicegah dengan membatasi interaski antara populasi manusia dengan simpanse.

  • Membuat proses indutri yang lebih maju

Makhluk hidup baik hewan, tumbuhan, dan mikroba ternyata sangat berguna untuk diaplikasikan dalam proses industri. Pengeksplorasian ini tentu akan menghasilkan organisme baru yang memiliki kemapuan khusus sesuai habitatnya. Hal ini membuka kesempatan kita untuk memanfaatkannya di bidang industri. Selain itu komunitas suatu organisme dapat dimanfaatkan dalam suatu proses industri.

Berikut adalah beberapa contoh pengaplikasian ekologi di bidang industri.

  1. Bioteknologi : Dalam industri bioteknologi dikenal suatu prosedur PCR. PCR ini tak akan dapat dilakukan tanpa enzim tahan panas yang berasal dari organisme Thermus aquaticus. Organisme ini berhabitat asli di kawah gunung berapi dasar laut. Karena itulah enzim dari orgnisme ini menjadi tahan panas dan dapat digunakan dalam industri.
  2. Fermentasi : Proses pembuatan wine, keju, bahkan tapai membutuhkan komunitas mikroorganisme yang beinteraksi sinergisme dalam proses fermentasi. Dengan mempelajari ilmu ekologi, kita dapat menentukan mikroorganisme apa saja yang berperan dan komposisinya.

  • Mengenal kesetimbangan dalam kehidupan

Tanpa sadar sebenarnya ilmu ekologi membahas kegiatan manusia di bumi ini karena manusia di bumi ini berkegiatan sebagai populasi. Populasi terus meningkat sedangkan sumber daya alam dan area di muka bumi tak dapat ditambah. Bila populasi manusia terlalu banyak maka kemampuan daya sangga ekosistem akan terlampaui akibatnya akan terjadi kemunduran dalam populasi manusia bahkan kepunahan.

Oleh karena itu melalui ilmu ekologi, kita sebagai manusia harus bijak dalam menggunakan sumber daya alam dan membatasi pertumbuhan populasi agar daya sangga ekosistem tidak terlampaui.

Pengertian Biosfer : Tingkatan Dan Faktor Terjadinya Biosfer

Pengertian Biosfer

Pengertian Biosfer adalah lapisan lingkungan habitat makhluk hidup yang terdiri dari litosfer, hidrosfer, dan atmosfer. Menurut ilmu Biologi, pengertian biosfer adalah lapisan Bumi yang di dalamnya terdapat kehidupan bumi. Menurut Ilmu Geografi, pengertian lapisan tempat tinggal makhluk hidup atau seluruh ruang hidup yang ditempati organisme. Secara etimologi, Istilah biosfer berasal dari dua kata yaitu bio yang berarti makhluk hidup dan sphere yang berarti lapisan. Jadi biosfer merupakan lapisan kehidupan (flora dan fauna).

Dalam pengertian luas menurut Geofisiologi, Biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksi dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi.  Biosfer diperkirakan telah berlangsung di bumi selama 3,5 milliar tahun dari 4,5 milliar tahun usi bumi.

Biosfer secara arti kata terbentuk dari dua kata yaitu bio yang berarti hidup dan sphere yang memiliki arti lapisan. Jadi, bila digabungkan biosfer adalah lapisan dimana tempat makhluk hidup itu tumbu atau menjadi habitat bagi makhluk hidup baik manusia, flora dan fauna serta mikroorganisme lainnya. Lapisan biosfer sejajar dengan tiga lapisan atmosfer lainnya yaitu litosfer, hidrosfer dan antroposfer. Ke-empat lapisan tersebut saling berkaitan satu sama lainnya. Biosfer sendiri lebih fokus pada kajian mengenai flora (dunia tumbuhan) dan fauna (dunia binatang) baik yang ada di daratan, air laut dan air tawar.

Biosfer merupakan lapisan yang sangat tipis dari keseluruhan lapisan bumi, hanya berkisar 9000 meter saja dan merupakan sistem kehidupan dan organisasi terkompleks di dunia bahkan hanya ada satu-satunya yang seperti biosfer di sistem tata surya. Entah di planet lain ada atau tidak namun sepanjang sejarah belum ditemukan yang seperti lapisan biosfer.

Pengertian Biosfer Menurut Para Ahli 


  • Eduard Suess: Menurut Eduard Sues seorang ahli geoglogi di austria tahun 1875 yang mengatakan bahwa pengertian biosfer adalah tempat pada permukaan bumi dimana kehidupan berdiam. 
  • James Lovelock: Menurut James Lovelock, pengertian biosfer adalah sebuah organisme hidup, yang hidsebut sebagai hipotesa gaia. Hipotesa gaia menjelaskan bagaimana faktor abiotik dan biotik berinteraksi dalam lingkungan. 
  • Vladimir wanouich veinadsky: Biosfer adalah sebuah sistem terbuka dan berkembang sejak dimulainya sejarah bumi. 
  • Jhon Wiley: Menurut Jhon Wiley, pengertian biosfer adalah zona dari planet bumi dimana kehidupan terjadi secara alami, diperluas dari lapisan bumi dengan atmosfer yang lebih rendah. 
  • Michael Allaby: Menurutnya, pengertian biosfer adlaah bagian lingkungan hidup organisme yang ditemukan dan mereka berinteraksi membentuk sistem kelompok yang stabil, efektif untuk keseluruhan ekosistem di planet. 

Tingkatan Organisasi Makhluk Hidup


  • Protoplasma, adalah zat hidup dalam sel dan terdiri dari senyawa organik kompleks seperti protein, lemak, dan sejenisnya. 
  • Sel, adalah satuan dasar organisme yang terdiri dari protoplasma dan inti yang terdapat di membran. 
  • Jaringan, merupakan kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama, seperti jaringan otot.  
  • Organ, yaitu bagian suatu organisme dengan fungsi tertentu, seperti kaki atau telinga pada hewan, dan manusia, daun atau akar pada tumbuhan.  
  • Sistem Organ, adalah kerja sama antara struktural dan fungsional yang harmonis, seperti kerja sama antara mata dan telinga, antara daun dan batang pada tumbuhan.  
  • Organisme merupakan makhluk hidup. 
  • Populasi, adalah kelompok organisme sejenis yang hidup dan berkembang biak di suatu daerah tertentu. Seperti populasi manusia di jakarta, populasi banteng di Baluran, atau populasi badak di Ujung Kulon. 
  • Komunitas, adalah semua populasi dari berbagai jenis yang berada di suatu daerah tertentu. 
  • Ekosistem, adalah tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. 

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Biosfer

Dalam praktiknya, kondisi atau pun keadaan biosfer dipengaruhi oleh beberapa macam faktor berikut :

  • Iklim

Faktor yang mempengaruhi biosfer yang pertama adalah faktor iklim. Iklim merupakan kondisi suhu dan juga kelembaba udara yang terjadi di suatu wilayah atau pun daerah tertentu dalam jangka waktu yang sangat panjang / lama. Pada dasarnya tidak semua makhluk hidup dapat tinggal di semua jenis iklim. Beberapa makhluk hidup hanya dapat tinggal di iklim trofis dan iklim subtrofis. Oleh karena itu, semakin panjang bentang iklim yang dimiliki oleh suatu lingkungan biosfer tertentu, maka semakin besar pula kemungkinan lingkungan tersebut untuk ditinggali organisme makhluk hidup.

  • Kondisi Geologi

Faktor kedua yang mempengaruhi kondisi biosfer adalah kondisi geologi. Kondisi geologi merupakan kondisi lingkungan fisik alam sekitar. Kondisi geologi mencakup berbagai macam hal seperti tingkat suhu lingkungan, keberadaan air, udara, dan berbagai macam faktor lainnya. Semakin lengkap kondisi geologi suatu lingkungan biosfer, maka semakin besar pula kemungkinan tempat tersebut untuk ditinggali oleh organisme makhluk hidup.

  • Ketinggian Tempat

Faktor ketiga yang mempengaruhi kondisi atau pun keadaan biosfer adalah ketinggian tempat. Ketinggian tempat memegang peranan penting terhadap kehidupan organisme makhluk hidup. Tidak semua organisme makhluk hidup dapat hidup di daerah – daerah yang tinggi. Bahkan, pada ketinggian tertentu, tidak ada satu organisme makhluk hidup pun yang dapat hidup. Oleh karena itu, untuk bisa ditinggali, lingkungan biosfer harus berada pada ketinggian yang wajar / sesuai dengan kebutuhan organisme makhluk hidup.

  • Faktor Biotik

Selain tiga faktor di atas, faktor terakhir yang turut mempengaruhi kondisi biosfer adalah faktor biotik. Faktor biotik merupakan faktor – faktor makhluk hidup yang mendukung kehidupan organisme makhluk hidup lainnya. Tanaman pohon misalnya, merupakan faktor biotik untuk berbagai macam organisme makhluk hidup lainnya seperti burung, tupai, bajing, manusia, bakteri, dan berbagai macam organisme makhluk hidup lainnya.

Semakin banyak faktor biotik yang ada dalam lingkungan biosfer tertentu, maka semakin besar pula kemungkinan tempat tersebut untuk dijadikan sebagai habitat atau pun tempat tinggal makhluk hidup.

Pengertian Air : Jenis dan Fungsinya

Pengertian Air

Pengertian Air dalam Biologi dan Kimia (Senyawa H2O) – Pengertian air adalah senyawa kimia yang merupakan hasil ikatan dari unsur hidrogen (H2) yang bersenyawa dengan unsur oksigen (O) dalam hal ini membentuk senyawa H2O. Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Fungsi air bagi kehidupan tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Penggunaan air yang utama dan sangat vital bagi kehidupan adalah sebagai air minum. Hal ini terutama untuk mencukupi kebutuhan air di dalam tubuh manusia itu sendiri.

Kehilangan air untuk 15% dari berat badan dapat mengakibatkan kematian yang diakibatkan oleh dehidrasi. Karenanya orang dewasa perlu meminum minimal sebanyak 1,5 – 2 liter air sehari untuk keseimbangan dalam tubuh dan membantu proses metabolisme.

Di dalam tubuh manusia, air diperlukan untuk transportasi zat – zat makanan dalam bentuk larutan dan melarutkan berbagai jenis zat yang diperlukan tubuh. Misalnya untuk melarutkan oksigen sebelum memasuki pembuluh-pembuluh darah yang ada disekitar alveoli.

Pengertian Air Bersih dan Air Minum
Berdasarkan Permenkes RI No. 416/MENKES/PER/IX/1990 tentang syarat-syarat pengawasan kualitas air, air minum adalah air yang kualitasnya memenuhi syarat dan dapat diminum langsung. Air bersih adalah air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari yang kualitsanya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak.

Sumber Air di Alam

Sumber air di alam terdiri atas air laut, air atmosfir (air metereologik), air permukaan, dan air tanah.

  • Air Laut : Air laut mempunyai sifat asin, karena mengandung garam NaCl. Kadar garam NaCl dalam air laut tidak memenuhi syarat untuk air minum.
  • Air Atmosfir, Air Meteriologik : Dalam kehidupan sehari-hari air ini dikenal sebagai air hujan. Dapat terjadi pengotoran dengan adanya pengotoran udara yang disebabkan oleh kotoran – kotoran industri/debu dan lain sebagainya tatapi dalam keadaan murni sangat bersih, Sehingga untuk menjadikan air hujan sebagai sumber air minum hendaknya tidak menampung air hujan pada saat hujan baru turun, karena masih mengandung banyak kotoran. Selain itu air hujan memiliki sifat agresif terutama terhadap pipa-pipa penyalur maupun bak-bak reservoir, sehingga hal ini akan mempercepat terjadinya korosi (karatan). Disamping itu air hujan ini mempunyai sifat lunak sehingga akan boros terhadap pemakaian sabun.

Air Permukaan

Menurut Chandra (2006) dalam buku Pengantar Kesehatan Lingkungan, pengertian air permukaan merupakan salah satu sumber penting bahan baku air bersih. Faktor-faktor yang harus diperhatikan, antara lain :
a.    Mutu atau kualitas baku
b.    Jumlah atau kuantitasnya
c.    Kontinuitasnya
Air permukaan seringkali merupakan sumber air yang paling tercemar, baik karena kegiatan manusia, fauna, flora, dan zat-zat lainnya. Air permukaan meliputi:
  • Air Sungai : Air sungai memiliki derajat pengotoran yang tinggi sekali. Hal ini karena selama pengalirannnya mendapat pengotoran, misalnya oleh lumpur, batang-batang kayu, daun-daun, kotoran industri kota dan sebagainya. Oleh karena itu dalam penggunaannya sebagai air minum haruslah mengalami suatu pengolahan yang sempurna.
  • Air Rawa : Kebanyakan air rawa berwarna kuning coklat yang disebabkan oleh adanya zat-zat organis yang telah membusuk, misalnya asam humus yang larut dalam air. Dengan adanya pembusukan kadar zat organis yang tinggi tersebut, maka umumnya kadar mangan (Mn) akan tinggi pula dan dalam keadaan kelarutan O2 kurang sekali (anaerob), maka unsur-unsur mangan (Mn) ini akan larut.

Air Tanah

Menurut Chandra (2006) dalam buku Pengantar Kesehatan lingkungan, pengertian air tanah merupakan sebagian air hujan yang mencapai permukaan bumi dan menyerap ke dalam lapisan tanah dan menjadi air tanah. Sebelum mencapai lapisan tempat air tanah, air hujan akan menembus beberapa lapisan tanah dan menyebabkan terjadinya kesadahan pada air.

Kesadahan pada air ini akan menyebabkan air mengandung zat-zat mineral dalam konsentrasi. Zat-zat mineral tersebut antara lain kalsium, magnesium, dan logam berat seperti besi dan mangan.
  • Air Tanah Dangkal : Air tanah dangkal terjadi karena daya proses peresapan air dari permukaan tanah. Lumpur akan tertahan, demikian pula dengan sebagian bakteri, sehingga air tanah akan jernih tetapi lebih banyak mengandung zat kimia (garam-garam yang terlarut) karena melalui lapisan tanah yang mempunyai unsur-unsur kimia tertentu untuk masing-masing lapisan tanah. Lapisan tanah di sini berfungsi sebagai saringan. Disamping penyaringan, pengotoran juga masih terus berlangsung, terutama pada muka air yang dekat dengan muka tanah, setelah menemui lapisan rapat air, air yang akan terkumpul merupakan air tanah dangkal dimana air tanah ini dimanfaatkan untuk sumber air minum melaui sumur-sumur dangkal.
  • Air Tanah Dalam : Air tanah dalam dikenal juga dengan air artesis. Air ini terdapat diantara dua lapisan kedap air. Lapisan diantara dua lapisan kedap air tersebut disebut lapisan akuifer. Lapisan tersebut banyak menampung air. Jika lapisan kedap air retak, secara alami air akan keluar ke permukaan. Air yang memancar ke permukaan disebut mata air artesis. Pengambilan air tanah dalam, tak semudah pada air tanah dangkal. Dalam hal ini harus digunakan bor dan memasukkan pipa kedalamnya sehingga dalam suatu kedalaman (biasanya antara 100-300 m) akan didapatkan suatu lapis air. Jika tekanan air tanah ini besar, maka air dapat menyembur ke luar dan dalam keadaan ini, sumur ini disebut dengan sumur artesis. Jika air tidak dapat ke luar dengan sendirinya, maka digunakan pompa untuk membantu pengeluaran air tanah dalam ini.
  • Mata Air : Mata air merupakan air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah. Mata air yang berasal dari tanah dalam, hampir tidak terpengaruh oleh musim dan kualitas/kuantitasnya sama dengan keadaan air dalam. Berdasarkan keluarnya (munculnya ke permukaan tanah) mata air dapat dibedakan atas :
  • Mata Air Rembesan, yaitu mata air yang airnya keluar dari lereng-lereng,
  • Umbul, yaitu mata air dimana airnya keluar ke permukaan pada suatu dataran.
Air merupakan kebutuhan yang sangat mendasar di dalam kehidupan setiap organisme. Dengan mengetahui pengertian air yang sebenarnya, memiliki banyak manfaat seperti manfaat dalam menentukan air yang baik dan bisa digunakan dalam kehidupan, terlebih air yang dapat di konsumsi.

Fungsi Air

Fungsi air juga merupakan zat yang sangat dibutuhan selain udara dan tidak seorangpun dapat bertahan hidup lebih dari 4-5 hari tanpa minum air. Selain itu, air juga dipergunakan untuk memasak, mencuci, mandi, dan membersihkan kotoran yang ada di sekitar rumah. Air juga digunakan untuk keperluan industri, pertanian, pemadam kebakaran, tempat rekreasi, transportasi, dan lain-lain. Akan tetapi, air bisa menjadi petaka jika kita tidak bisa merawat sumbernya. Air bisa menjadi perantara penyakit-penyakit yang menyerang manusia. Oleh karena itu, untuk merasakan manfaat air bagi kehidupan khususnya bagi kesehatan tubuh. Akan lebih bijak jika kita merawat keberadaan sumber air yang ada.

Keberadaan manfaat air bagi kesehatan tubuh sangat penting dimana air adalah sumber kehidupan. Kemampuan air bisa memperbaiki daya tahan tubuh karena air dapat menaikkan simpanan glycogen, suatu bentuk dari karbohidrat yang tersimpan dalam otot dan digunakan sebagai energi saat kita sedang beraktifitas atau pun bekerja. Air juga membantu kita untuk menahan rasa lapar dimana kita ketahui bahwa rasa lapar kadang merupakan penyamaran dari rasa haus. Sewaktu kita mengalami dehidrasi kita akan berpikir kalau kita sedang lapar dan mungkin merasa ingin makan padahal yang kita butuhkan sebenarnya adalah air.

Kita juga dapat memanfaatkan efek dari rasa kenyang setelah minum air yang berkhasiat untuk membantu kita dalam mengatur pola makan dan mencegah makan berlebihan. Keberadaan air mampu mengurangi resiko terserang beberapa penyakit. Khususnya penyakit yang sering berhubungan dengan batu ginjal, kanker saluran kencing, kanker kandung kemih, dan kanker usus besar. Dengan meminum air secara teratur akan menghindarkan kita dari gangguan pencernaan yang berakibat sembelit. Tidak hanya itu, air bisa digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi masuk angina dan pilek. Hal itu karena antibodi dalam lendir yang melapisi kerongkongan berfungsi untuk menjerat virus pilek. Daya tahan ini akan melemah apabila Anda dehidrasi.

Sebagai catatan banyak ahli kesehatan merekomendasikan air sebagai ekspektoran yang efektif untuk mengurangi batuk. Selain itu, air juga bisa digunakan untuk melembabkan wajah seperti manfaat vitamin E untuk kulit serta bisa mengurangi kerutan pada wajah karena kelembaban wajah selalu terjaga. Dengan minum air, kita bisa mengurangi rasa sakit kepala dan migran yang disebabkan oleh dehidrasi. Oleh sebab itu, konsumsilah air yang cukup agar kita bisa merasakan manfaat air yang sesungguhnya.

Selain manfaat air untuk kesehatan sangat jelas, ternyata air juga memiliki fungsi utama bagi kehidupan, fungsi air tersebut adalah;
  1. Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusa
  2. Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh sel tubuh yang membutuhkan
  3. Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita
  4. Katalisator dalam metabolisme tubuh serta mampu meredam benturan bagi organ vital
  5. Pelumas bagi sendi-sendi dan menstabilkan suhu tubuh

Pengertian Tanah : Fungsi dan Klasifikasi Tanah

Pengertian Tanah

Definisi yang umum tentang tanah adalah sebagai berikut, yaitu tanah adalah akumulasi tubuh alam bebas, berdimensi tiga, menduduki sebagian (besar) permukaan bumi, yang mampu menumbuhkan tanaman, dan memiliki sifat sebagai akibat pengaruh iklim dan jasad hidup yang bertindak terhadap bahan induk pada kondisi topografi/relief tertentu dan selama waktu tertentu.

Dalam bidang pertanian, tanah diartikan lebih khusus yaitu sebagai media tumbuhnya tanaman. Tanah berasal dari hasil pelapukan batuan bercampur dengan sisa-sisa bahan organik dari organisme (vegetasi dan hewan) yang hidup di atasnya atau di dalamnya. Selain itu, di dalam tanah terdapat pula udara dan air. Air dalam tanah berasal dari air hujan yang ditahan oleh tanah sehingga tidak meresap ke tempat lain.

Dalam pengertian ini, ada dua variabel yang membedakan pengertian tanah di bidang pertanian dengan bidang lainnya, yaitu kedalaman tanah dan ukuran partikelnya.
Kedalaman tanah dalam pengertian pertanian dibatasi pada bagian atas kulit bumi yang telah mengalami pelapukan atau adanya aktivitas biologi. Jika bagian yang telah mengalami pelapukan adalah dangkal, maka bagian tersebutlah dipakai sebagai batas kedalaman tanah. Sebaliknya, jika bagian yang telah mengalami pelapukan sangat dalam (4-6 m), maka tidak semua bahan lapuk tersebut disebut tanah, melainkan sampai kedalaman dimana terdapat aktivitas biologi.

Pada umumnya, pembahasan tentang tanah dalam bidang pertanian dibatasi pada kedalaman sekitar 2,0 m. Kedalaman ini jauh berbeda dengan kedalaman tanah di bidang keteknikan yang dapat mencapai puluhan meter. Berkaitan dengan ukuran partikelnya, para ahli pertanian membatasi tanah pada partikel berukuran (0,02 – 2 mm), dibandingkan dengan ahli keteknikan yang juga tertarik pada ukuran yang lebih besar dari 2 mm seperti kerikil bahkan batu, atau pakar bidang keramik yang hanya tertarik pada partikel yang berukuran 2 μm.

Jika kita membuat irisan tegak tanah dengan cara membuat lubang (1,0 x 1,5 m dengan kedalaman sekitar 2,0 m) dan selanjutnya diamati pada penampang tegaknya, akan terlihat lapisan-lapisan dengan arah sejajar permukaan kulit bumi yang relatif mudah dibedakan satu sama lainnya. Lapisan-lapisan ini dalam ilmu tanah disebut horizon. Horizon tanah yang berada diatas bahan induk disebut solum.

Lapisan tanah bagian atas pada umumnya mengandung bahan organik yang lebih tinggi dibandingkan lapisan tanah dibawahnya. Karena akumulasi bahan organik, maka lapisan tanah tersebut berwarna gelap dan merupakan lapisan tanah yang subur sehingga merupakan bagian tanah yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Lapisan tanah ini disebut lapisan tanah atas (top soil) atau disebut pula sebagai lapisan olah, dan mempunyai kedalaman sekitar 20 cm.

Lapisan tanah dibawahnya disebut lapisan tanah bawah (subsoil) berwarna lebih terang dan bersifat relatif kurang subur. Hal ini bukan berarti bahwa lapisan tanah bawah tidak penting perannya bagi produktivitas tanah, karena walaupun mungkin akar tanaman tidak dapat mencapai lapisan tanah bawah, tetapi sifat-sifat tanah seperti permeabilitas dan sifat-sifat kimia lapisan tanah bawah akan sangat berpengaruh terhadap lapisan tanah atas dalam peranannya sebagai media tumbuh tanaman.

Fungsi Tanah untuk kehidupan tanaman, sebagai berikut :
  1. Fungsi tanah, sebagai tempat berdiri tegak dan bertumpunya tanaman.
  2. Fungsi tanah, sebagai tempat tumbuh yang menyediakan unsur hara dan pertukaran unsur hara antara tanaman dengan tanah.
  3. Fungsi tanah, sebagai penyediaan dan gudangnya air bagi tanaman.
Tanah terbentuk dari pecahan-pecahan batuan induk yang berlangsung secara terus-menerus akibat faktor-faktor lingkungan. Faktor-faktor lingkungan ini, yaitu iklim, organisme, topografi dan waktu. Pecahan dari batuan induk itu berlangsung akibat pelapukan dan penghancuran yang terjadi melalui proses-proses biologi, fisika dan kimia.

Proses pelapukan fisika antara lain : desintegrasi akibat temperatur, air, angin dan makhluk hidup atau desintegrasi akibat cuaca yang membekukan. Proses pelapukan kimia ini meliputi perubahan kimia dari bahan induk melalui berbagai macam proses seperti oksidasi, hidratasi dan karbonasi. Proses pelapukan biologi berlangsung akibat eksudat-eksudat mikroba tanah dan akar tumbuhan yang mempunyai kemampuan merombak bahan organik menjadi bahan anorganik atau mentransformasi bahan-bahan anorganik.

Klasifikasi Tanah

Bedasarkan Klasifikasinya tanah dapat dibagi menurut kelasnya, sebagai berikut :
  • Tanah Kelas 1 (Warna Hijau)
Tanah kelas 1 dapat dipergunakan untuk segala jenis penggunaan pertanian tanpa memerlukan tindakan pengawetan tanah yang khusus. Jenis tanah ini datar, dalam bertekstur halus atau sedang, mudah diolah dan respons terhadap pemupukan. Tidak mempunyai faktor penghambat atau ancaman kerusakan dan oleh karenanya dapat dijadikan lahan tanaman semusim dengan aman.
  • Tanah Kelas 2 (Warna Kuning)
Tanah kelas 2 dapat dipergunakan untuk segala jenis penggunaan pertanian dengan sedikit faktor penghambat. Jenis tanah ini agak berlereng landai, kedalamannya dalam dan bertekstur halus sampai agak halus. Dalam hal ini diperlukan sedikit usaha konservasi tanah.
  • Tanah Kelas 3 (Warna Merah)
Tanah kelas 3 dapat dipergunakan untuk segala jenis penggunaan pertanian dengan hambatan lebih besar dari jenis tanah kelas 2, sehingga memerlukan tindakan pengawasan khusus dalam pengelolaannya. Jenis tanah ini terdapat pada tempat yang agak miring atau drainase buruk, memiliki kedalaman sedang, atau permeabilitasnya agak cepat. Jenis tanah ini masih memerlukan suatu tindakan pengawetan tanah khusus, seperti pembuatan teras, penanaman dalam strip, pergiliran tanaman penutup tanah dengan waktu untuk tanaman tersebut lebih lama.
  • Tanah Kelas 4 (Warna Biru)
Tanah kelas 4 dapat dipergunakan untuk segala jenis penggunaan pertanian dengan hambatan dan ancaman kerusakan yang lebih besar dari jenis tanah kelas 3, sehingga memerlukan tindakan khusus dan pengawetan tanah yang lebih berat dan lebih terbatas. Penggunaannya terbatas untuk tanaman semusim. Tanah ini terletak pada lereng yang miring 15%-30% atau berdrainase buruk atau kedalaman dangkal. Jika digunakan untuk menanam tanaman semusim diperlukan pembuatan teras dan pergiliran tanaman lebih kurang 3-5 tahun.
  • Tanah Kelas 5 (Warna Hijau Tua)
Tanah kelas 5 ini tidak sesuai untuk digarap bagi tanaman semusim, tetapi akan lebih sesuai untuk tanaman makanan ternak secara permanen atau dihutankan. Jenis tanah ini terdapat pada daerah yang datar atau agak cekung tergenang air atau terlalu bayak batu di atas permukaannya ataupun terdapat liat masam (cat clay) di dekat atau pada daerah perakaran.
  • Tanah Kelas 6 (Warna Oranye)
Tanah kelas 6 tidak sesuai untuk digarap bagi usaha tani tanaman yang semusim, disebabkan karena terletak pada lereng yang agak curam (30%-45%) sehingga mudah tererosi, atau kedalamannya agak dangkal atau telah mengalami erosi berat. Tanah jenis ini lebih tepat dijadikan padang rumput atau dihutankan. Jika digarap untuk tanaman semusim diperlukan pengawetan tanah yang agak berat.
  • Tanah Kelas 7 (Warna Coklat)
Tanah kelas 7 sama sekali tidak sesuai untuk digarap menjadi usaha tani tanaman semusim. Dianjurkan untuk menanam vegetasi permanen atau tanaman yang keras. Jenis tanah ini terdapat pada daerah yang berlereng yang curam (45%-65%) dan tanahnya dangkal atau telah mengalami erosi berat. Jika dijadikan hutan atau padang rumput harus hati-hati karena sangat peka erosi.
  • Tanah Kelas 8 (Warna Putih)
Tanah kelas 8 tidak sesuai untuk usaha produksi pertanian dan harus dibiarkan pada keadaan alami atau hutan lindun. Tanah ini lebih cocok untuk cagar alam atau hutan lindung. Jenis tanah ini terdapat pada tempat yang memiliki kecuraman lebih 90%. Permukaan tanah ini ditutupi oleh batuan lepas atau batuan ungkapan atau tanah yang berstruktur kasar.

Pengertian, Fungsi, dan Proses Fotosintesis

Pengertian, Fungsi, dan Proses Fotosintesis. Pengertian Fotosintesis, Fungsi dari Terjadinya Fotosintesis, dan Proses Terjadinya Fotosintesis.

Pengertian Fotosintesis

Sumber: mitrabibit.com
Pengertian Fotosintesis adalah sebuah proses biokimia pembentukan zat makanan karbohidrat yang dijalankan oleh tumbuhan, terlebih tumbuhan yang memiliki kandungan zat hijau daun atau klorofil.

Tidak hanya tumbuhan berklorofil, makhluk hidup non-klorofil lain yang berfotosintesis yaitu alga serta beberapa bentuk bakteri. Organisme ini Fotosintesis dengan memakai zat hara, karbon dioksida, serta air dan pertolongan daya sinar matahari.

Proses Fotosintesis

Sumber: marcofolio.net
Jadi bila bicara tentang Fotosintesis akan amat erat hubungannya dengan Klorofil, daun serta Sinar Matahari dan Oksigen serta Karbondioksida.

Berikut ini merupakan artikel lengkap Biologi tentang Fotosintesis pada tumbuhan yang dapat kami berikan:

Klorofil yaitu pigmen hijau fotosintesis yang ada dalam tanaman, algae serta cyanobakteria. Nama klorofil barasal dari bahasa yunani yakni chlorophyll (choloros = green (hijau) serta phyllon = leaf (daun)).

Peranan klorofil pada tanaman yaitu menyerap energy dari cahaya matahari untuk dimanfaatkan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis yaitu Proses perubahan zat anorganik H2O serta CO2 oleh klorofil dengan pertolongan sinar/cahaya matahari jadi zat organik karbohidrat.

Rumus Fotosintesis 

Sumber: aliexpress.com
Reaksi dari fotosintesis bisa dituliskan pada persamaan sebagai berikut ini:

6CO2 + 12H2O + energy cahaya klorofil C6H12O6 + 6O2 + 6H2O

Dalam peramaan ini dihasilkan bahan organic yang memiliki kandungan energy kimia potensial serta oksigen. Oleh sebab itu dalam fotosintesis, energy radiasi sinar diubah jadi energy kimia dalam senyawa organik yang stabil (sejenis karbohidrat).

Fotosintesis berlangsung di kloroplas, yang mana di bagian ini memiliki kandungan banyak pigmen klorofil. Klorofildapat dibedakan jadi beberapa jenis, yakni: klorofil a, b, c, d serta jenis e. pembagian tersebut yaitu berdasarkan rantai samping yang mengingat inti porfitinnya.

Bentuk klorofil yang paling banyak diketemukan pada tumbuhan tingkat tinggi yaitu bentuk a serta b. Klorofil a umumnya yaitu untuk cahaya hijsu biru, lalu klorofil b untuk cahaya kunig hijau.

Klorofil laen (bentuk c, d, e) diketemukan cuma pada alga serta dipadukan dengan klorofil a. Tidak hanya klorofil, di dalam kloroplas juga ada pigmen-pigmen yang lain, yakni Karotinoid yang disebut juga dengan derivate dari likopen.

Pada korola, kaliks, kulit buah yang sudah matang atau masak, klorofil sudah menghilang (terurai) serta menyebabkan warna kuning atau warna merah yang lantas terlihat, atau beberapa warna yang lainnya. Dalam hal ini, kloroplas sudah berganti isi yang disebut dengan kromoplas.

Fungsi Fotosintesis 

Sumber: aliexpress.com
Proses fotosintesis adalah sisi penting untuk kehidupan, lantaran:
  1. Sebagai sumber daya untuk seluruh mahluk hidup. 
  2. Perkembangan serta hasil tumbuh di pengaruhi oleh kecepatan fotosintesis. 
  3. Dibutuhkan untuk sintesis beragam macam senyawa organic yang dibutuhkan. 
  4. Menyediakan oksigen untuk kehidupan. 
Peranan Fotosintesis sebagai berikut ini:

Manfaat paling utama fotosintesis untuk menghasilkan zat makanan berbentuk glukosa. Glukosa jadi bahan bakar mendasar pembangun zat makanan yang lain, yakni lemak serta protein dalam tubuh tumbuhan.

Beberapa zat ini jadi makanan untuk hewan ataupun manusia. Oleh sebab itu, kapabilitas tumbuhan mengubah daya sinar (cahaya matahari) jadi daya kimia (zat makanan) senantiasa jadi mata rantai makanan.

Fotosintesis juga membantu membersihkan udara, yakni mengurangi kandungan CO2 (karbon dioksida) di udara lantaran CO2 yaitu bahan baku dalam proses fotosintesis. Sebagai hasil pada akhirnya, tidak hanya zat makanan yaitu O2 (Oksigen) yang amat diperlukan untuk kehidupan.

Kapabilitas tumbuhan berfotosintesis sepanjang masa-masa hidupnya mengakibatkan sisa-sisa tumbuhan yang hidup di masa-masa lalu tertimbun di dalam tanah sepanjang berjuta-juta tahun jadi batubara dan jadi satu diantara sumber energi saat ini.

Proses Fotosintesis 

Pada tumbuhan, organ paling utama tempat berlangsungnya fotosintesis yaitu daun. Tetapi secara umum, seluruh sel yang mempunyai kloroplas punya potensi untuk melangsungkan reaksi ini. 33 Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis, tepatnya di bagian stroma. 32 Hasil fotosintesis (disebut dengan fotosintat) umumnya di kirim ke jaringan-jaringan paling dekat terlebih dulu.

Fotosintesis berjalan dalam dua step, Pada intinya, rangkaian reaksi fotosintesis bisa dibagi jadi dua sisi paling utama: reaksi terang (lantaran membutuhkan sinar) serta reaksi gelap (tidak membutuhkan sinar namun membutuhkan karbon dioksida)

Reaksi Terang Fotosintesis 
Sumber: infopendidikannew.blogspot.co.id
Berlangsung di dalam membran tilakoid di grana. Grana yaitu susunan bentukan membran tilakoid yang terbentuk dalam stroma, yakni satu diantara ruang dalam kloroplas. Di dalam grana ada klorofil, yakni pigmen yang berfungsi dalam fotosintesis. Reaksi terang di sebut juga fotolisis lantaran proses penyerapan daya sinar serta penguraian molekul air jadi oksigen serta hidrogen.

Reaksi gelap Fotosintesis 
Sumber: biologigonz.blogspot.co.id
Berlangsung di dalam stroma. Reaksi yang membuat gula dari bahan dasar CO2 yang didapat dari udara serta daya yang didapat dari reaksi terang. Tidak memerlukan sinar matahari, namun tidak bisa berjalan bila belum terjadi siklus terang lantaran daya yang digunakan datang dari reaksi terang.

Ada dua jenis siklus Fotosintesis siklus Calvin-Benson serta siklus hatch-Slack:

Pada siklus Calvin-Benson, tumbuhan menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon tiga, yakni senyawa 3-fosfogliserat. Siklus ini dibantu oleh enzim rubisco.

Pada siklus hatch-Slack, tumbuhan menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon empat. Enzim yang bertindak yaitu phosphoenolpyruvate carboxylase. produk akhir siklus gelap didapat glukosa yang digunakan tumbuhan untuk aktivitasnya atau disimpan sebagai cadangan daya.

Aspek Yang Menentukan/Mempengaruhi Laju Fotosintesis 

Sumber: cahyoword77.wordpress.com
Fotosintesis Pada Tumbuhan Daun

Proses fotosintesis di pengaruhi beberapa aspek yakni aspek yang bisa mempengaruhi secara langsung seperti keadaan lingkungan ataupun aspek yang tidak mempengaruhi secara langsung seperti terganggunya beberapa fungsi organ yang penting untuk proses fotosintesis.

1 Proses fotosintesis sesungguhnya sensitif pada beberapa keadaan lingkungan mencakup kehadiran sinar Matahari, suhu lingkungan, konsentrasi karbondioksida (CO2). Aspek lingkungan itu juga dikenal sebagai aspek pembatas serta punya pengaruh secara langsung untuk laju fotosintesis.

Aspek pembatas itu bisa menghindari laju fotosintesis mencapai keadaan optimum walaupun keadaan lain untuk fotosintesis sudah ditingkatkan, berikut inilah yang jadi pemicunya beberapa aspek pembatas itu amat mempengaruhi laju fotosintesis yakni dengan mengatur laju optimum fotosintesis.

Tidak hanya itu, beberapa aspek seperti translokasi karbohidrat, usia daun, dan ketersediaan nutrisi mempengaruhi peranan organ yang penting pada fotosintesis hingga secara tidak langsung turut mempengaruhi laju fotosintesis.

Berikut ini yaitu beberapa aspek terpenting yang menentukan laju fotosintesis:

Intensitas sinar

Laju fotosintesis maksimum saat banyak sinar.

Konsentrasi karbon dioksida

Makin banyak karbon dioksida di udara, semakin banyak jumlah bahan yang dapat dipakai tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis.

Suhu

Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis cuma bisa bekerja pada suhu optimalnya. Biasanya laju fotosintensis meningkat bersamaan dengan meningkatnya suhu sampai batas toleransi enzim.

Kandungan air

Kekurangan air atau kekeringan mengakibatkan stomata menutup, menghalangi penyerapan karbon dioksida hingga mengurangi laju fotosintesis.

Kandungan fotosintat (hasil fotosintesis)

Bila kandungan fotosintat seperti karbohidrat menyusut, laju fotosintesis akan naik. Apabila kandungan fotosintat bertambah atau bahkan juga hingga jenuh, laju fotosintesis akan menyusut.

Step perkembangan

Riset menunjukkan kalau laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang tengah berkecambah dari pada tumbuhan dewasa. Hal semacam ini mungkin saja disebabkan oleh karena tumbuhan berkecambah membutuhkan lebih banyak daya serta makanan untuk tumbuh.

Sampai saat ini fotosintesis masih tetap terus dipelajari lantaran masih tetap ada beberapa step yang belum dapat dijelaskan, walaupun udah sangat banyak yang di ketahui mengenai proses vital ini. Proses fotosintesis amat kompleks lantaran melibatkan seluruh cabang ilmu dan pengetahuan alam, terutama seperti fisika, kimia, ataupun biologi sendiri.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Proses Fotosintesis, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Fotosintesis di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Fotosintesis. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. terlambat.info

Contoh Soal Psikotes dan Kunci Jawabannya

Contoh Soal Psikotes dan Kunci Jawabannya. Jenis – Jenis Soal Psikotes, Contoh – Contoh Soal Psikotes, Psikotes Untuk Karyawan. Psikotes Persamaan Kata, Lawan Kata, Antar Kata. Psikotes Matematika, Deret Bilangan dan Analitik.

Pengertian Psikotes

Sumber: simfonyriri.blogspot.co.id
Psikotes adalah rangkaian tes yang dikerjakan oleh Psikolog (profesional) atas keinginan client (individu atau organisasi/perusahaan) untuk memberikan deskripsi utuh mengenai beberapa segi psikologis seseorang sesuai sama keperluan serta kepentingan client, dalam hal ini perusahaan.

Tes itu diberikan sebagai alat atau fasilitas untuk Psikolog agar bisa mengerti secara utuh beberapa segi psikologis individu supaya bisa memberikan deskripsi (profile psikogram) tiap individu yang mengikuti tes itu.

Hingga dengan rangkaian tes itu perusahaan (dalam hal ini diwakilkan oleh Psikolog) dapat mengetahui karakter/kepribadian dari seorang pelamar kerja.

Tips Mudah Lulus Psikotes 

Sumber: warna-sahabat.com
Sebelum mengikuti psikotes anda mesti cukup istirahat. Jangan sampai tidur terlampau larut malam. Sempatkan diri anda untuk mengonsumsi makanan saat sebelum mengikuti psikotes.

Soalnya konsentrasi anda bakal terganggu bila saat mengerjakan soal psikotes perut anda keroncongan. Pokoknya anda mesti sehat secara fisik serta mental supaya anda 'siap tempur'.

Sebagai bekal mengikuti psikotes, latih otak anda dengan membaca-baca buku mengenai contoh soal psikotes. Pelajari teknik mengerjakannya dengan baik. Dapat pula anda tanyakan ke rekan anda yang pernah mengikuti psikotes.

Dengarkan instruksi atau perintah mengerjakan soal dengan cermat. Cermati juga contoh-contoh soal psikotes yang diberikan. Jangan sampai sekalipun mengabaikan instruksi, lantaran cara anda menjawab soal bergantung instruksi yang diberikan.

Umpamanya untuk soal menggambar, umumnya anda dilarang menggambar pohon kelapa serta pohon beringin. turutilah instruksi itu.

Jangan sampai lupa, tuliskan nama anda dengan jelas di atas kertas jawaban. Umumnya disertai dengan tanggal serta nomer peserta. Lantaran ada pula loh yang lupa menuliskan nama saking semangatnya mengerjakan soal. Sekali anda lupa gugurlah anda.

Cermati waktu yang diberikan untuk merampungkan soal psikotes. Jangan sampai anda terlambat mengerjakan serta merampungkan jawaban. Upayakan supaya seluruh soal psikotes terjawab sampai waktu yang diberikan habis.

Bila anda sudah merampungkan jawaban, sementara waktu untuk mengerjakan masihlah tersisa, gunakan waktu anda untuk mengkoreksi jawaban anda. Pastikan dulu kalau jawaban yang anda berikan yaitu jawaban yang paling tepat.

Jenis Jenis Soal Psikotes 

Sumber: ubloger.com
Berikut ini jenis - jenis pertanyaan berdasarkan golongannya, beserta jawabannya untuk mengasah kapabilitas sebelum anda benar - benar diuji: 
  1. Contoh Soal Psikotes Antonim & Sinonim, yakni tes pertanyaan yang perlu anda pahami dengan jawabannya, di mana pada sesi ini akan mengajarkan kita serta mengasah ingatakan dalam mengingat beragam lawan kata serta persamaan kata. 
  2. Contoh Soal Psikotes Aritmatik, yakni tes matematika yang jawabannya terkait erat dengan perkalian, pembagian dan sebagainya. 
  3. Contoh Soal Psikotes Deret Angka, adalah satu diantara pertanyaan yang dapat mengecoh dalam mengerjakannya, pada sesi ini kita mesti benar - benar serius dalam memberikan jawabannya yakni berbentuk deret angka berikutnya. 
  4. Contoh Soal Psikotes Koran, yakni sebuah tes di mana jawabannya adalah bentuk susunan sesuai sama permintaan. Ini adalah tes yang perlu benar - benar anda mengerti cara pengerjaannya. 
  5. Contoh Soal Psikotes Logika Angka & Logika Formil, adalah kumpulan pertanyaan logika, bila permasalahan logika kita sedikit rendah kesempatan memperbesarnya dengan latihan secara terus-terusan. 
  6. Contoh Soal Psikotes Menggambar, untuk sesi ini adalah tes yang jawabannya nanti memperlihatkan karakter masing - masing dari kita semua. 
  7. Contoh Soal Psikotes Perdana Hubungan, adalah butir - butir pertanyaan yang memberikan tantangan paling besar di mana seluruh jawabannya adalah mesti berhubungan atau berkaitan satu sama lain. 
  8. Contoh Soal Psikotes Wartegg, sama dengan tes gambar cuma saja, pada sesi ini gambar adalah gambar yang belum terselesaikan. 
Secara garis besar Psikotest dibedakan menurut jenis test kepribadian yakni: 
  • Test kepribadian grafis yaitu satu test yang menilai kepribadian seseorang berdasarkan gambar yang dibuatnya. Test kepribadian grafis mencakup: Test Wartegg, Test DAP (Draw A Person), Test Baum Tree serta Test HTP (House Tree Person). 
  • Tes kepribadian quesioner yaitu satu tes yang menilai kepribadian seseorang berdasarkan jawaban-jawaban yang dipilihnya pada beberapa pertanyaan yang diajukan (quesioner). Tes kepribadian quesioner mencakup: Tes Efektifitas Diri, Tes Enneagram, Tes EPPS, Tes MBTI, Tes Ketelitian, Tes MAPP, Tes Koran Pauli, Tes Skala Kematangan (TSK), Tes Kerjasama serta Tes Potensi Sukses. 

Beberapa Jenis Test serta Tujuannya

Sumber: tespsikotes.com
  1. Test Kepribadian Baum (Tree Test) mempunyai tujuan menilai karakter serta kepribadian seseorang lewat cara menganalisa gambar pohon yang di buat oleh peserta tes 
  2. Test Kepribadian DAP (Menggambar Orang) mempunyai tujuan menilai karakter serta kepribadian seseorang lewat cara menganalisa gambar orang yang dibuatoleh peserta test. 
  3. Test Kepribadian Efektifitas Diri mempunyai tujuan memahami seberapa efisien (cepat&tepat) seseorang itu dalam melakukan pekerjaan serta dalam merampungkan berbagai kondisi sulit. 
  4. Test Kepribadian Enneagram Personality mempunyai tujuan memahami type kepribadian seseorang yang dibagi jadi 9 jenis tipe, lewat cara menyuguhkan beberapa pertanyaan spesifik. 
  5. Test Kepribadian EPPS mempunyai tujuan memahami beberapa tipe motivasi, keperluan serta kegemaran pribadi seseorang lewat cara menyuguhkan beberapa pertanyaan tertentu 
  6. Tes Kepribadian HTP (House Tree Person) mempunyai tujuan menilai karakter serta kepribadian seseorang lewat cara menganalisa gambar tempat tinggal, gambar pohon serta gambar orang yang di buat oleh peserta test. 
  7. Test Kepribadian MBTI mempunyai tujuan memahami tipe kepribadian seseorang dalam lingkungannya dengan menyuguhkan beberapa pertanyaan spesifik. 
  8. Test Kepribadian Ketelitian mempunyai tujuan mengukur tingkat ketelitian atau kecermatan seseorang dalam memproses data yang berbentuk angka, kata, atau gabungan keduanya. 
  9. Test Kepribadian MAPP mempunyai tujuan mengukur pilihan kegemaran seseorang dalam berbagai hal terlebih yang terkait erat dengan pekerjaan atau dunia kerja profesional. 
  10. Tes Kepribadian Pauli Kraepplin mempunyai tujuan untuk mengukur karakter seseorang pada beberapa segi spesifik, yakni segi keuletan (daya tahan), segi tekad atau kehendak individu, segi emosi, segi penyesuaian diri, serta segi kestabilan diri lewat cara memintanya melakukan penghitungan angka-angka dalam deret yang panjang. 
  11. Test Kepribadian Skala Kematangan mempunyai tujuan mengukur tingkat kedewasaan (kematangan sikap) seseorang dalam melakukan tindakan pada kondisi spesifik. 
  12. Test Kepribadian Teamwork Test atau test yaitu tes yang mempunyai tujuan mengukur kapabilitas seseorang untuk bekerja dalam satu tim yang solid untuk mencapai tujuan bersama. 
  13. Tes Kepribadian Kecenderungan Sukses mempunyai tujuan mendeteksi kecenderungan seseorang untuk jadi orang sukses berdasarkan beberapa aspek spesifik yang ada pada dirinya. 
  14. Tes Kepribadian WARTEGG mempunyai tujuan untuk mengeksplorasi (mempelajari karakter kepribadian seseorang) terlebih dalam soal emosi, imajinasi, dinamisme, kontrol serta reality function, yang dipunyai oleh seseorang berdasarkan 8 jenis gambar yang dibuatnya. 

Contoh Soal Psikotes Terbaru 

Contoh Soal Persamaan Kata
Sumber: tespsikotes.com
  • Interupsi= 
  1. Penyelaan (jawaban yang benar 1, Interupsi=Penyelaan)
  2. Penulisan
  3. Penghasilan
  4. Penundaan
  5. Perlawanan
  • Komitmen= 
  1. Perjanjian
  2. Persamaan
  3. Kesepakatan (jawaban yang benar 3, Komitmen=Kesepakatan)
  4. Ketaatan
  5. Konsekuen 
  • Mobilitas= 
  1. Melaju
  2. Proaktif
  3. Kekuatan
  4. Daya Gerak (jawaban yang benar 4, Mobilitas=Daya Gerak)
  5. Agresivitas 
  • Koalisi=
  1. Persetujuan
  2. Perbandingan
  3. Persamaan
  4. Penggabungan (jawaban yang benar 4, Koalisi=Penggabungan)
  5. Keselarasan 
  • Fobia= 
  1. Perasaan (jawaban yang benar 1, Fobia=Perasaan)
  2. Rasa takut 
  3. Mimpi Jelek
  4. Tidak Dapat Tidur
  5. Kemampuan 
  • Agitasi= 
  1. Ancaman
  2. Permusuhan
  3. Hasutan (jawaban yang benar 3, Agitasi=Hasutan)
  4. Perlawanan
  5. Penyerangan 
  • Sentral= 
  1. Pokok
  2. Pusat (jawaban yang benar 2, Sentral=Pusat)
  3. Tengah
  4. Ujung
  5. Perlu 
  • Evaluasi= 
  1. Ujian
  2. Pelajaran
  3. Perbandingan
  4. Perumusan
  5. Penilaian (jawaban yang benar 5, Evaluasi=Penilaian) 
  • Dejure= 
  1. Berdasarkan Rutinitas
  2. Berdasar Hukum (jawaban yang benar 2, Dejure=Berdasarkan Hukum)
  3. Berdasarkan Kebiasaan Istiadat
  4. Berdasarkan Ketentuan
  5. Berdasarkan Kebijkan 
Contoh Soal Lawan Kata
Sumber: contohpercakapanbahasainggris.com
  • Alpha 
  1. Tidak hadir
  2. Lupa
  3. Hadir (Jawaban yang benar 3, Alpha=Hadir)
  4. Lupa
  5. Bolos 
  • Reaksi 
  1. Pasif
  2. Aktif
  3. Agresif
  4. Aksi (Jawaban yang benar 4 Reaksi=Aksi)
  5. Proaksi 
  • Jamak 
  1. Sedikit (Jawaban yang benar 1, Jamak=Sedikit)
  2. Banyak
  3. Sekumpulan
  4. Beberapa
  5. Tunggal 
  • Ilusi 
  1. Delusi
  2. Halusinasi
  3. Bayangan
  4. Mimpi
  5. Nyata (Jawaban yang benar 5, Ilusi=Nyata) 
  • Konsisten 
  1. Stabil
  2. Ragu-ragu
  3. Tetap
  4. Berubah-ubah (Jawaban yang benar 4, Konsisten=Berubah-ubah)
  5. Sama 
  • Riskan 
  1. Aman (Jawaban yang benar 1, Riskan=Aman)
  2. Resiko
  3. Kuatir
  4. Teratur
  5. Melawan 
  • Protes
  1. Turut
  2. Melawan
  3. Damai
  4. Kompak
  5. Setuju (jawaban yang benar 5, Protes=Setuju) 
  • Promosi 
  1. Pasrah
  2. Pasif (Jawaban yang benar 2, Promosi=Pasif)
  3. Delusi
  4. Demosi
  5. Proaksi 
  • Apatis 
  1. Pasrah
  2. Peduli (Jawaban yang benar 2, Pasrah=Peduli)
  3. Pesimistis
  4. Giat
  5. Telaten 
Contoh Soal Hubungan Antar Kata
  • Huruf : Kata 
  1. Kalimat : Buku
  2. Abjad : Cetakan
  3. Kata : Kalimat (Jawaban yang benar 3)
  4. Murid : Sekolah
  5. Bikin : Computer 
  • Belajar : Pintar 
  1. Kaos : Kaki
  2. Pergi : Jauh
  3. Mandi : Keringat
  4. Senang : Tersenyum (Jawaban yang benar 4) 
  5. Buku : Tutup 
  • Kayu : Rumah 
  1. Kedelai : Kecap (Jawaban yang benar 1)
  2. Sayur : Masakan
  3. Padi : Panen
  4. Kacang : Tanah 
  5. Bolu : Roti 
  • Penganggur : Miskin 
  1. Utang : Miskin
  2. Obat : Over Dosis
  3. Kendaraan : Macet (Jawaban yang benar 3)
  4. Dagang : Pasar 
  5. Buruh : Gaji 
  • KB : Penduduk 
  1. Rias : Kecantikan
  2. Duit : Inflasi
  3. Irit : Kaya
  4. Musik : Nyanyian 
  5. Rem : Kendaraan (Jawaban yang benar 5) 
  • Volt : Listrik 
  1. Berat : Timbangan 
  2. Termometer : Udara (Jawaban yang benar 2) 
  3. Baterai : Radio 
  4. Aki : Kendaraan 
  5. Bensin : Mobil 
  • Payung : Hujan 
  1. Panas : Dingin 
  2. Senyum : Marah 
  3. Makan : Nasi 
  4. Vitamin : Sakit (Jawaban yang benar 4) 
  5. Damai : Tentram 
  • Ayat-ayat : Pasal 
  1. Air : Hujan 
  2. Pasal : Undang-undang (Jawaban yang benar 2) 
  3. Ketentuan : Undang-undang 
  4. Buku : Kitab 
  5. Terbit : Ijin 
  • Transportasi : Kendaraan 
  1. Hawa : Pesawat 
  2. Komunikasi : Telephone (Jawaban yang benar 2) 
  3. Becak : Angkutan 
  4. Mobil : Darat 
  5. Pelana : Kuda 
Contoh Soal Matematika 

Satu gudang semen membuat tumpukan semen dengan dengan menggunakan cara sebagai berikut: 

Tumpukan semen paling atas 15 sak, tumpukan semen dibawahnya 18 sak, dan seterusnya tiap tumpukan di bawahnya senantiasa lebih banyak 3 sak dari tumpukan diatasnya.
Bila ada 20 tumpukan semen, berapa banyak tumpukan semen paling bawah?
  1. 57 sak 
  2. 59 sak 
  3. 70 sak 
  4. 72 sak 
  5. 90 sak 
Pembahasan:
Diketahui:

Tumpukan semen dari atas ke bawah, tumpukan I = 15 sak, tumpukan II = 18 sak, beda setiap tumpukan semen 3 sak.

Di tanya: Jumlah tumpukan semen 20?

Jawab:

U1 = 15
U2 = 18 b (beta) = 13
U20 = U1+ (n - 1) b
U20 = 15 + (20 - 1) 3
U20 = 15 + 57
U20 = 72

Jadi tumpukan semen ke 20 = 72 sak (jawaban benar 4)

Di kelas IXB SMP Budi Pekerti ada 39 siswa. Dari jumlah itu: 

15 orang siswa suka pelajaran Biologi
28 siswa suka pelajaran Fisika
16 orang suka Biologi serta Fisika

Berapa siswa yang tidak suka pelajaran Biologi serta Fisika?
  1. 1 orang 
  2. 2 orang 
  3. 6 orang 
  4. 8 orang 
  5. 10 orang 
Di ketahui:

Jumlah siswa = 39 orang
15 orang suka biologi
28 orang suka fisika
6 orang suka biologi serta fisika

Di tanya: Siswa yang tidak suka biologi serta fisika?
Jadi siswa yang tidak suka Biologi serta Fisika:

= 39 - (9 + 6 + 22)
= 39 - 37
= 2 orang

Jawaban yang benar = 2. 2 orang

Contoh Soal Deret Bilangan 
  • 1, 5, 9, 13, 17, .........., .......... 
  1. 20, 30 
  2. 20, 24 
  3. 21, 25 
  4. 21, 26 
  5. 24, 27 
Jawaban: 3. 21, 25
  • 3, 6, 12, 24, 48, .........., .......... 
  1. 90, 180
  2. 92, 186
  3. 94, 190
  4. 96, 192 
  5. 98, 196 
Jawaban: 4. 96, 192
  • 4, 5, 7, 9, 10, 13, .........., .......... 
  1. 15, 14
  2. 17, 16
  3. 18, 17 
  4. 19, 18 
  5. 20, 19 
Jawaban: 2. 17, 16

Contoh Soal Analitik

Nana serta Nini suka makan siomay. Ujang serta Nana suka makan es dawet. Siapa yang suka siomay serta es dawet? 
  1. Ujang
  2. Nini
  3. Nana
  4. Nana dan Nini
  5. Ujang dan Nini 
Jawaban yang benar: 3. Nana

Andre tampan serta atletis. Andung pendek namun kaya. 
  1. Andre serta Andung keduanya sama tampan serta kaya
  2. Andre serta Andung tampan, atletis serta kaya
  3. Andung tidak tampan namun kaya
  4. Andre serta Andung tampan namun tidak atletis
  5. Andre tampan, atletis serta kaya 
Jawaban yang benar 3. Andung tidak tampan namun kaya

Nia lebih kurus disbanding Winda, Tia memanglah lebih kurus dari pada Nia, sedangkan Dea lebih gemuk di banding Winda. Siapa di antara mereka yang paling kurus? 
  1. Dea
  2. Nia
  3. Winda
  4. Tia
  5. Bukan semuanya 
Jawaban yang benar: 4. Tia

Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Soal Psikotes dan Kunci Jawabannya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Soal Psikotes di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk menguasai materi dalam menghadapi Psikotes. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. gudangmakalah.com