Showing posts sorted by relevance for query pengertian gempa bumi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pengertian gempa bumi. Sort by date Show all posts

Pengertian Gempa Bumi : Penyebab terjadinya gempa bumi

Pengertian Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran pada bumi yang berasal dari peristiwa-peristiwa di dalam kulit bumi. Gempa Tektonik diakibatkan oleh peristiwa patah dan bergesernya suatu massa batuan. Gempa Vulkanik disebabkan oleh gerakan magma menuju permukaan bumi. Disamping itu, ada pula gempa runtuhan atau terban. Gempa runtuhan atau terban adalah gempa yang disebabkan oleh runtuhnya gua-gua kapur atau terowongan tambang. Diantara tiga jenis gempa tersebut yang paling banyak terjadi adalah gempa tektonik, lebih dari 90%. Kekuatannya besar dan meliputi daerah yang sangat luas. Gempa vulkanik terjadi menjelang letusan gunung api dan hanya dirasakan di sekitar gunung itu sendiri.

Gempa runtuhan paling jarang terjadi dan hanya dirasakan disekitar runtuhan. Pusat timbulnya gerakan di dalam kerak bumi disebut hiposentrum (fokus). Titik pada permukaan bumi di atas hiposentrum disebut episentrum. Dari episentrum, gelombang permukaan merambat ke segala arah seperti gelombang air kolam yang hanya terjadi jika kita melempar batu ke dalamnya. Berdasarkan arah gelombang, gempa dapat dibedakan atas tiga jenis antara lain :
  • Gempa vulkanik adalah gempa yang disebabkan oleh letusan gunung api. Pada umumnya getaran yang kuat hanya ada di sekitar gunung api itu saja. Gempa vulkanik terjadi sebelum dan selama letusan gunung api terjadi.
 Sebab sebab terjadinya gempa vulkanik yaitu :
  1. Tumbukan antara magma dengan dinding-dinding gunung api.
  2. Tekanan gas pada letusan yang sangat kuat.
  3. Perpindahan mendadak dari magma di dalam dapur magma.
  4. Gempa vulkanik hanya sekitar 7% dari seluruh gempa yang pernah terjadi di dunia.
  • Gempa runtuhan/ tanah terban, terjadi pada daerah yang banyak terdapat rongga-rongga di bawah tanah. Misalnya :
  1. Daerah kapur yang banyak sungai-sungai atau gua-gua di bawah tanah yang tidak sanggup lagi menahan atap gua.
  2. Daerah pertambangan yang banyak terdapat rongga-rongga di bawah tanah untuk mengambil bahan tambang. Pada daerah ini sering terjadi tanah terban. Gempa runtuhan / tanah terban ini jarang sekali terjadi dan hanya menempati 3 % dari jumlah gempa yang terjadi.
  • Gempa tektonik, yaitu gempa yang terjadi akibat pergeseran tiba-tiba di dalam kulit bumi dan hal ini sangat erat hubungannya dengan pembentukan pegunungan. Gempa tektonik disebut pula gempa dislokasi. Gempa tektonik terjadi jika terbentuk patahan-patahan yang baru, atau terjadi pergeseran-pergeseran di sepanjang patahan akibat ketegangan di dalam kerak bumi. Gempa tektonik meliputi 90 % dari gempa yang terjadi di bumi.
Getaran gempa bumi merambat sebagai gelombang sesuai dengan syarat-syarat dalam ilmu fisika. Perambatan gelombang gempa dapat disamakan dengan gelombang yang terjadi karena sebuah batu dijatuhkan di dalam air. Di tempat jatuhan batu gelombang yang ditimbulkan lebih besar dibandingkan tempat lain.

Demikian pula gempa, pada tempat yang dekat dengan pusat gempa getarannya lebih kuat. Makin jauh dari pusat gempa getarannya makin lemah. Sumber gempa bumi yang terdapat di dalam bumi disebut hiposentrum sedangkan daerah yang tegak lurus dengan pusat gempa disebut episetrum. Kekuatan gempa tidak selalu sama walaupun terjadi dalam satu daerah.

Kekuatan gempa di suatu daerah selain dipengaruhi oleh jaraknya dengan episentrum, juga sangat tergantung pada kekuatan gempa itu sendiri dan kedalaman pusat gempa di dalam bumi. Makin dangkal hiposentrumnya, makin kuat gempa yang dirasakan di permukaan bumi.

Berdasarkan kedalaman hiposentrumnya, ada 3 jenis gempa bumi, yaitu :
  1. Gempa dangkal, dengan kedalaman hiposentrum kurang dari 60 km.
  2. Gempa menengah dengan kedalaman hiposentrum antara 60 km-300 km.
  3. Gempa dalam dengan kedalaman hiposentrum lebih dari 300 km.
Gempa bumi sendiri memiliki berberapa macam macam gempa bumi. Macam macam gempa bumi dapat dilihat berdasarkan lokasinya, gelombangnya, penyebabnya, serta kedalamannya.

Berdasarkan Lokasinya

Gempa bumi berdasarkan lokasinya adalah, gempa bumi yang dibagi berdasarkan lokasi terjadinya. Gempa bumi ini dibagi menjadi 2, yaitu darat dan laut.

  • Gempa Bumi yang Terjadi Di Darat

Gempa bumi ini adalah gempa bumi yang terjadi di darat. Gempa bumi ini, terjadi akibat adanya patahan atau lipatan di darat. Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, tetapi mampu menghancurkan gedung, bahkan membuat kebakaran pada kota.

  • Gempa Bumi yang Terjadi Di Laut

Gempa bumi ini adalah gempa bumi yang terjadi akibat adanya patahan atau lipatan di dasar laut. Gempa bumi memiliki potensi menciptakan tsunama, akibat perbedaan tekanan sebelum dan sesudah gempa, menyebabkan air menjadi naik, dan menciptakan tsunami (Baca: Penyebab Tsunami dan Akibatnya).

Berdasarkan Gelombang

Gelombang adalah salah satu penyebab terjadinya gempa bumi. Gelombang ini berasal dari pusat gempa yang disebut hiposentrum. Hiposentrum adalah titik utama dari gempa yang sedang terjadi. Gempa bumi ini dibagi menjadi 2, yaitu primer dan sekunder.

  • Gempa Berdasarkan Gelombang Primer

Gempa yang berdasarkan gelombang primer, adalah gempa yang bersifat merambat. Gelombang ini berasal dari pusat gempa dengan kecepatan hingga 14 km per detik. Gempa ini adalah gempa permulaan, sebelum gempa susulan.

  • Gempa Bumi Berdasarkan Gelombang Sekunder 

Gempa yang diakibatkan dari gelombang ini, sama dengan gelombang primer. Yang membedakan adalah, gempa ini meliki kecepatan yang lebih lambat. Kecepatan gelombang ini hanya sekitar 7 km per detik. Gempa ini biasanya susulan dari gempa pertama yang lebih kuat.

Berdasarkan Penyebabnya

Gempa bumi ini berasal dari sebab yang berbeda- beda. Gempa bumi dapat terjadi akibat kejadian alam, maupun kejadian yang diciptakan oleh manusia. Berikut ini 4 jenis gempa bumi berdasarkan penyebabnya.
  1. Gempa Tektonik  adalah gempa yang terjadi akibat bergesernya lempeng-lempeng tektonik. Lempeng tektonik adalah lempeng yang ada didunia. Lempeng- lempeng ini membentuk benua- benua di dunia. Gerakan lempeng- lempeng ini bisa saling mendekat maupun menjauh. Jika lempeng- lempeng ini saling bersinggungan, memiliki potensi menciptakan gempa bumi yang sangat besar.
  2. Gempa Vulkanik adalah gempa yang terjadi pra dan pasca letusan gunung api. Letusan gunung api, berasal dari terjadinya tekanan panas di dapir magma yang ini keluar, mencari tekanan yang lebih rendah. Akibatnya, tekanan tersebut menggerakkan lapisan bumi, dan mengetarkannya. Gunung api yang mau meletus, akan mengakibatkan gempa bumi kecil yang terjadi berulang- ulang. Dan saat meletus, akan menghasilkan getaran yang kuat (Baca: Gejala Vulkanisme Gunung Berapi).
  3. Gempa Bumi Akibat Runtuhan dan Benturan adalah gempa bumi yang terjadi akibat adanya longsor. Longsor ini bisa diakibatkan oleh erosi atau gunung kapur yang runtuh (Baca: Proses Terjadinya Longsor dan Penyebabnya). Jatuhnya batuan dan tanah akibat longsor, menyebabkan getaran kecil pada kulit bumi. Selain itu, benturan dari meteor yang jatuh ke bumi, juga menyebabkan terjadinya gempa bumi.
  4. Gempa Bumi Akibat Manusia, Gempa bumi tidak hanya disebabkan oleh alam. Manusia juga memiliki kemampuan dalam menciptakan gempa bumi. Gempa bumi ini, terjadi akibat pemakaian bahan peledak berkekuatan besar. biasanya bahan peledak ini, dipakai untuk menghancurkan gedung- gedung yang sudah tidak terpakai, atau melubangi gunung yang dipakai untuk pertambangan. Pertambangan yang hancur, juga dapat menyebabkan gempa bumi.

Pengertian Tsunami : Cara Penanggulagan Tsunami

Pengertian Tsunami

Tsunami adalah gelombang air yang sangat besar yang dibangkitkan oleh macam-macam gangguan di dasar samudra. Gangguan ini dapat berupa gempa bumi, pergeseran lempeng, atau gunung meletus. Tsunami tidak kelihatan saat masih berada jauh di tengah lautan, namun begitu mencapai wilayah dangkal, gelombangnya yang bergerak cepat ini akan semakin membesar.

Tsunami juga sering disangka sebagai gelombang air pasang. Ini karena saat mencapai daratan, gelombang ini memang lebih menyerupai air pasang yang tinggi daripada menyerupai ombak biasa yang mencapai pantai secara alami oleh tiupan angin. Namun sebenarnya gelombang tsunami sama sekali tidak berkaitan dengan peristiwa pasang surut air laut. Karena itu untuk menghindari pemahaman yang salah, para ahli oseanografi sering menggunakan istilah gelombang laut seismik (seismic sea wave) untuk menyebut tsunami, yang secara ilmiah lebih akurat.

Tsunami terjadi karena adanya gangguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. Ini terjadi karena tiga sebab, yaitu : gempa bumi, letusan gunung api dan longsoran (land slide) yang terjadi di dasar laut. Dari ketiga penyebab tsunami, gempa bumi merupakan penyebab utama. Besar kecilnya gelombang tsunami sangat ditentukan oleh karakteristik gempa bumi yang menyebabkannya.

Bagian terbesar sumber gangguan implusif yang menimbulkan tsunami dahsyat adalah gempa bumi yang terjadi di dasar laut. Walaupun erupsi vulkanik juga dapat menimbulkan tsunami dahsyat, seperti letusan gunung Krakatau pada tahun 1883.

Gempa bumi di dasar laut ini menimbulkan gangguan air laut, yang disebabkan berubahnya profil dasar laut. Profil dasar laut iniumumnya disebabkan karena adanya gempa bumi tektonik yang bisa menyebabkan gerakan tanah tegak lurus dengan permukaan air laut atau permukaan bumi. Apabila gerakan tanah horizontal dengan permukaan laut, maka tidak akan terjadi tsunami.

Apabila gempa terjadi didasar laut, walaupun gerakan tanah akibat gempa ini horizontal, tetapi karena energi gempa besar, maka dapat meruntuhkan tebing-tebing (bukit-bukit) di laut, yang dengan sendirinya gerakan dari runtuhan in adalah tegak lurus dengan permukaan laut. Sehingga walaupun tidak terjadi gempa bumi tetapi karena keadaan bukit/tebing laut sudah labil, maka gaya gravitasi dan arus laut sudah bisa menimbulkan tanah longsor dan akhirnya terjadi tsunami. Hal ini pernah terjadi di Larantuka tahun 1976 dan di Padang tahun 1980.

Gempa-gempa yang paling mungkin dapat menimbulkan tsunami adalah :


  1. Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
  2. Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km.
  3. Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 Skala Richter.
  4. Jenis pensesaran gempa tergolong sesar naik atau sesar turun. Gaya-gaya semacam ini biasanya terjadi pada zona bukaan dan zona sesar.

Lida (1970) berdasarkan data tsunami di Jepang menunjukkan bahwa gempa yang menimbulkan tsunami sebagian besar merupakan gempa yang mempunyai mekanisme fokus dengan komponen dip-slip, yang terbanyak adalah tipe thrust (sesar naik) misalnya tsunami Japan Sea 1983 dan Flores 1992 dan sebagian kecil tipe normal (sesar turun) misalnya sanriku Jepang 1993 dan Sumba 1977. gempa dengan mekanisme fokus strike slip (sesar mendatar) kecil sekali kemungkinan untuk menimbulkan tsunami

Langkah yang harus dilakukan antara lain :


  • Petakan daerah rawan genangan tertinggi tsunami, jalur evakuasi, dan tempat penampungan sementara yang cukup aman.
  • Berkoordinasi dengan Badan Meterologi dan Geofisika (BMG), kepolisian, pemerintah daerah, dan rumah sakit. Jika data dari BMG mengenai peringatan dini bencana tak bisa diharapkan kecepatannya, komunitas ini harus menghimpun gejala-gejala alam yang tidak biasa terjadi.
  • Melakukan pertemuan rutin untuk menambah pengetahuan mengenai gempa dan tsunami. Jika perlu, mendatangkan ahli.
  • Melakukan latihan secara reguler, baik terjadwal maupun tidak terjadwal.
  • Buat deadline waktu respon evakuasi untuk diterapkan saat latihan agar dalam bencana sesungguhnya telah terbiasa merespon secara cepat.
  • Buat kode tertentu yang dikenali masyarakat sekitar untuk menandakan evakuasi. Semisal di Pulau Simeuleu yang paling dekat dengan episentrum gempa Aceh, memiliki istilah Semong yang diteriakkan berulang kali untuk menunjukkan adanya tsunami. Dengan kode ini, otomatis harus dilakukan evakuasi secepatnya ke tempat yang lebih tinggi.Menyebarkan gambar peta evakuasi di pelosok daerah tempat anggota komunitas tinggal.
  • Menyebarkan gambar peta evakuasi di pelosok daerah tempat anggota komunitas tinggal.
  • Sedangkan langkah yang harus dilakukan tiap individu adalah :
  • Siapkan satu tas darurat yang sudah diisi keperluan-keperluan mengungsi untuk 3 hari. Di dalamnya termasuk, pakaian, makanan, surat-surat berharga, dan minuman secukupnya. Jangan membawa tas terlalu berat karena akan mengurangi kelincahan mobilitas.
  • Selalu merespon tiap latihan dengan serius sama seperti saat terjadinya bencana.
  • Selalu peka dengan fenomena alam yang tidak biasa.
  • Untuk membaca tanda-tanda alam sebelum terjadinya tsunami, Amien Widodo memberikan sejumlah petunjuk berdasarkan pengalaman tsunami-tsunami sebelumnya.
  • Terdengar suara gemuruh yang terjadi akibat pergeseran lapisan tanah. Suara ini bisa didengar dalam radius ratusan kilometer seperti yang terjadi saat gempa dan tsunami di Pangandaran lalu.
  • Jika pusat gempa berada di bawah permukaan laut dikedalaman dangkal dan kekuatan lebih dari 6 skala richter, perlu diwaspadai adanya tsunami.
  • Jangka waktu sapuan gelombang tsunami di pesisir bisa dihitung berdasarkan jarak episentrumnya dengan pesisir.
  • Garis pantai dengan cepat surut karena gaya yang ditimbulkan pergeseran lapisan tanah. Surutnya garis pantai ini bisa jadi cukup jauh.
  • Karena surutnya garis pantai, tercium bau-bau yang khas seperti bau amis dan kadang bau belerang.
  • Untuk wilayah yang memiliki jaringan pipa bawah tanah, terjadi kerusakan jaringan-jaringan pipa akibat gerakan permukaan tanah.
  • Dalam sejumlah kasus, perilaku binatang juga bisa dijadikan peringatan dini terjadinya tsunami. Sesaat sebelum tsunami di Aceh, ribuan burung panik dan menjauhi pantai, sedangkan gajah-gajah di Thailand gelisah dan juga menjauhi pantai.

penanggulangan tsunami :


  1. apabila terdengar gemuruh dahsyat yang berasal dari laut segeralah berlari menuju tempat yang lebih tinggi dan beri tahu warga sekitar guna mencari tempat yang aman.
  2. apabila sudah tidak sempat berlari ke tempat yang lebih tinggi seperti bukit, gunung dan sebagainya carilah rumah bertingkat yang tinggi agar tidak terseret ombak tsunami.
  3. apabila dari keduanya sudah tidak memungkinkan naiklah ke atas pohon yang cukup tinggi dan kokoh seperti pohon kelapa dan lainnya.
  4. jangan turun dari tempat tinggi sebelum ada pengumuman bahwa situasi telah aman dari badan seperti BMKG dan lainnya.
  5. Tolonglah korban lain yang luka- luka terlebih dahulu ke tempat yang lebih aman
  6. Apabila ada anggota keluarga yang hilang maka carilah di posko-posko penanggulangan bencana.

Pengertian Lingkungan : Konsep, Faktor, Dan Kelembagaan Lingkungan


Sebagai makhluk hidup, pastinya Anda sudah tidak asing lagi jika mendengar kata lingkungan. Lingkungan memang memiliki keterikatan yang kuat dengan tempat hidup semua makhluk hidup yang ada di dunia ini. Meskipun merupakan kata yang biasa dijumpai di masyarakat, masih saja ada sebagian orang yang belum memahami pengertian lingkungan dengan benar dan jelas. Mereka hanya mengetahui jika lingkungan memiliki keterikatan dengan tempat tinggal mereka. Padahal jika mereka mengetahui pengertian akan lingkungan dengan baik, mereka pasti akan lebih menghargai lingkungan tempat tinggal mereka. Mulai dari kebersihan hingga kesehatan lingkungan tempat tinggal mereka.

Jika ditelisik lebih jauh, ada beberapa ahli yang memberikan pengertian akan lingkungan. Seperti Emil Salim yang berpendapat jika lingkungan merupakan kondisi dan keadaan di dalam suatu ruang yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia seperti faktor ekonomi, keadaan alam dan sosial. Sedangkan pengertian lingkungan menurut Soedjono didefinisikan sebagai tempat hidup berupa lingkungan fisik yang ada di alam. Dengan kata lain, lingkungan fisik merupakan makhluk yang ada di dunia, yaitu manusia, hewan beserta tumbuh-tumbuhan. Selain kedua ahli tersebut, ada ahli lainnya yang membahas akan lingkungan yaitu Munadjat Danusaputro yang mengatakan lingkungan terdiri dari lingkungan budaya dan fisik. Pendapat lainnya juga dikemukaan oleh Otto Soemarwoto. Ia berpendapat jika lingkungan merupakan hal yang berada di sekitar kita yang keberadaannya dapat mempengaruhi kehidupan manusia di berbagai aspek kehidupan.

Konsep lingkungan di Indonesia

Lingkungan, di Indonesia sering juga disebut “lingkungan”. Misalnya UU no. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, definisi Lingkungan adalah kesatuan dengan segala sesuatu ruang, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilaku, yang mempengaruhi kelangsungan mata pencaharian dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya. AFA Memahami lingkungan dapat digambarkan sebagai segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk manusia atau hidup yang memiliki hubungan timbal balik dan interaksi kompleks antara komponen dengan komponen lainnya.

Pada lingkungan, ada dua komponen penting pembentukannya, menciptakan ekosistem yang merupakan komponen dari komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik lingkungan meliputi semua makhluk hidup di dalamnya, yaitu, hewan, manusia, tumbuhan, jamur dan makhluk hidup lainnya. sementara komponen abiotik adalah benda mati yang bermanfaat bagi kelangsungan makhluk hidup di lingkungan yang meliputi tanah, air, api, batu, udara, dan sebaiganya lainnya.

Memahami lingkungan lebih dalam Nomor 23 tahun 2007 adalah kesatuan dengan semua hal ruang atau kesatuan makhluk hidup termasuk manusia dan semua perilaku oleh-mata pencaharian dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lain di sekitarnya.

Kerusakan lingkungan hidup

Kerusakan lingkungan akibat dua faktor Fator baik secara alami atau karena tangan jahil manusia. Pentingnya lingkungan terawat terkadang dilupakan oleh manusia, dan dapat membuat ekosistem dan bukan maksimum hidup di lingkungan itu.

Berikut adalah beberapa faktor yang membuat kerusakan lingkungan yang mendalam.

  • Faktor alami
Jumlah bencana alam dan cuaca tak terduga ke dalam penyebab kerusakan lingkungan. Ini bisa menjadi bencana alam banjir, tanah longsor, tsunami, tornado, badai, letusan gunung berapi, gempa bumi atau. Selain berbahaya bagi manusia dan makhluk lainnya, bencana ini akan menciptakan kerusakan lingkungan.

  • Faktor buatan

Manusia sebagai makhluk yang cerdas dan memiliki kemampuan tinggi dibandingkan dengan makhluk lain akan terus berkembang dari gaya hidup sederhana yang mengarah ke kehidupan modern. Dengan perkembangan kehidupan, tentu saja, juga perlu sangat diperluas, termasuk eksploitasi sumber daya alam perlu berlebihan.

Kerusakan lingkungan akibat faktor manusia dapat menjadi penenbangan liar yang menyebabkan banjir atau tanah longsor, dan pembuangan limbah di tempat terutama aliran sungai dan laut akan membuat pencemaran.

Upaya pelestarian


  1. Penanaman kembali hutan gundul
  2. Pencegahan limbah dan sampah di sembarang tempat
  3. Sanksi tegas terhadap pelaku pencemar lingkungan
  4. Menghentikan eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan
  5. Peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian tanah, air, udara dan lingkungan

Kelembagaan

Secara kelembagaan di Indonesia, instansi yang mengatur masalah lingkungan adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (sebelumnya: Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup) dan di daerah atau provinsi adalah Bapedal. Sementara di Amerika Serikat adalah EPA (Environmental Protection Agency). Selain itu, Pada tanggal 31 Agustus 2013, pada saat Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden Nomor 62/2013 membentuk Badan usaha REDD + (Pengurangan Emisi dan Deforestasi dan Degradasi Hutan.

Contoh MoU atau Surat Perjanjian Kerjasama: dan Cara Membuatnya

Contoh MoU atau Surat Perjanjian Kerjasama: dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, kali ini kami akan mengajak kalian untuk membahas tentang Pengertian dan Contoh MoU atau Surat Perjanjian Kerjasama. Jadi, langsung saja kita mulai pembahasan kali ini, ya.

Pengertian MoU

Sumber: balkaneu.com
Memorandum of understanding atau umum di kenal dengan istilah MoU yaitu surat yang dipakai untuk melakukan hubungan kerja dari dua belah pihak yang berbeda.

Sebelum memasuki pembahasan pokok saya kali ini, saya bakal sedikit mengulas pengertian serta tujuan dibuatnya surat MoU. Lantaran dalam beberapa waktu saya kerap mendapatkan beberapa orang yang masih kurang mengerti tujuan dibuatnya MoU tersebut.

Apa Sih yang Disebut Dengan Surat MoU? 

Mou sendiri dalam Black’s Law dictionary memorandum mempunyai arti satu pernyataan yang di catat yang berisi uraian persyaratan satu perjanjian transaksi tidak langsung, pengikat kontrak serta pernyatan yang di catat mesti di dasarkan oleh perjanjian dari ke-dua belah pihak.

MoU menurut beberapa pakar mempunyai unsur salah satunya: 
  1. Merupakan Perjanjian Pendahuluan 
  2. Muatan isi surat Adalah hal hal yang diutamakan 
  3. Muatan isi surat di tuangkan dalam bentuk kontrak yang diimbangi dengan ketentuan serta konsekuensi yang mengikat kedua belah pihak. 
Pelanggaran Pada Surat MoU 

Mungkin saja ada yang menanyakan Bagaimana bila satu diantara pihak tidak mematuhi kesepakatan yang ada pada surat MoU? Serta apa yang perlu dilakukan kepada pihak itu? Kesepakatan Mou nyatanya terbagi jadi 2 yakni:
  • Surat MoU Resmi 
Surat Resmi yang memliliki kemampuan untuk memaksa kedua belah pihak untuk saling mentaati perjanjian yang tercatat di surat MoU.

Bila satu diantara pihak ada yang tidak mematuhi perjanjian pokok yang ada di MoU mereka yang tersakiti di bolehkan untuk menuntut pada pihak berwajib untuk segera memproses-nya lewat jalur hukum.
  • Surat MoU Tidak Resmi 
Surat MoU cuma untuk bukti dari satu perjanjian yang perlu diikuti dengan kesepakatan lain menurut KUH Perdata kekuatannya cuma sebatas moral saja tidak dengan kata lain gentlemen agreement.

Bila ada salah satu pihak yang melakukan kekeliruan mesti diselesaikan sendiri serta tidak dapat menuntut-nya secara hukum.

Struktur Dalam Surat Kesepakatan MoU 

Ada beberapa point penting yang perlu kalian cermati serta mesti tercantum dalam satu surat kesepakatan hubungan kerja atau MoU, salah satunya yaitu:
  1. Kolom Pernyataan penandatangan pada surat kesepakatan hubungan kerja atau MoU yang dilengkapi dengan jati diri ke dua belah pihak yang mewakilkan-nya. 
  2. Kolom pengertian umum: Pada kolom ini mesti di terangkan pengertian dibuatnya surat kesepakatan hubungan kerja itu secara jelas serta terinci. 
  3. Tujuan dibuatnya MoU: Cantumkan di dalam surat itu mengenai maksud serta tujuan di adakan-nya kesepakatan ini. 
  4. Lingkup Pekerjaan: Lantaran surat kesepakatan ini cuma mengaitkan dua pihak keterangan lingkup pekerjaan untuk kedua belah pihak mesti di catat secara jelas serta terinci. 
  5. Teknis Pelaksanaan: Yaitu penjelasan tentang tanggung jawab serta bentuk pekerjaan yang perlu dilakukan baik oleh pihak 1 maupun oleh pihak 2. Jelaskan dengan sejelas-jelasnya serta terinci. 
  6. Kewajiban, Sanksi Dan Upaya Hukum: Berikanlah satu deskripsi mengenai kewajiban untuk seorang sanksi serta semua upaya hukum serta konsekuensi yang dipakai bila keduanya atau satu diantara pihak tidak dapat mengerjakan pekerjaan yang udah diamanahkan. 
  7. Penutup: Tanda tangan kedua belah pihak di atas materai sebagai bukti surat kesepakatan atau MoU ini didasari hukum. 
Surat kesepakatan kerja sama atau umum di sebut MoU memanglah amat penting lantaran bermanfaat untuk jadi landasan yang kuat bila terjadi suatu hal yang muncul dari hubungan kerja antara kedua belah pihak.

Seperti timbulnya permasalahan baru, penyelewengan, pelanggaran, perubahan peraturan serta lain sebagainya yang terjadi ketika masih dalam masa-masa kontrak kesepakatan.

Nah oleh karenanya dibutuhkannya surat kesepakatan yang masing-masing dipegang oleh kedua belah fihak sebagai pegangan hukum.

Baiklah berikut ini yaitu Contoh Surat Kesepakatan Hubungan kerja atau MoU antara klinik kesehatan serta perusahaan jasa laboratorium yang diambil oleh adik-adik Instansi Sosial Pendidikan Islam Nurul Ilmi.

Perjanjian Kerjasama

Antara 

Klinik Sejahtera Antara 

Dengan

Laboratorium Klinik Cempaka 

Tentang 

Pelayanan Laboratorium Klinik 

Nomor 014/EXT/MoU/410. 445/KLINIK/IV/2015

Pada hari ini, …………………. Tangggal……………………………. Bulan…………………….. tahun dua ribu limabelas, (……. -……. -2015) di Jombang, para pihak yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : drg. Untung Bedjoe

Jabatan : Penanggung jawab Klinik Sejahtera Antara

Alamat : Jln. Irian Jaya 10 Jombang

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Klinik Sejahtera Antara selanjutnya disebut dengan Pihak Pertama

Nama : Fx. Santono

Jabatan : Direktur Laboratorium Klinik Cempaka

Alamat : Jl. K. H. Wahid Hasyim 82 – Jombang

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Laboratorium Klinik Cempaka selanjutnya disebut dengan Pihak Kedua

Para Pihak terlebih dulu menjelaskan:

Kalau Pihak Pertama yaitu satu klinik swasta yang beroperasi di bagian pelayanan kesehatan. Kalau Pihak Kedua yaitu sebuah perusahaan yang melakukan aktivitas usaha dalam bagian jasa pelayanan Laboratorium klinik.

Kalau kedua belah pihak setuju untuk mengadakan hubungan kerja dalam hal referensi pemeriksaan laboratorium Klinik di Laboratorium Klinik Cempaka

Bersumber pada hal – hal tertulis di atas, Kedua belah pihak setuju untuk melakukan kesepakatan hubungan kerja dengan beberapa ketetapan sebagai berikut ini:

Pasal 1 

Maksud serta Tujuan 

Pihak Pertama bakal merujuk bahan pemeriksaan laboratorium pada Pihak Kedua, di mana Pihak Kedua bakal menerima maksud itu dengan melakukan kontrol laboratorium sesuai sama permohonan Pihak Pertama serta bersumber pada ketetapan kontrol yang sudah disetujui oleh Kedua belah pihak.

Pasal 2 

Tata Cara Pelaksanaan 
  • Bahan pemeriksaan yang dirujuk oleh Pihak Pertama pada pihak Kedua berbentuk bahan yang siap di check (sampel) dan atau bahan yang belum siap di check (specimen). 
  • Bahan pemeriksaan yang dirujuk oleh Pihak Pertama pada Pihak Kedua mesti memenuhi kriteria pengiriman specimen/sampel yang sudah ditetapkan, yakni sesuai sama Daftar Pemeriksaan Rujukan yang di buat oleh Pihak Kedua 
  • Bahan pemeriksaan yang di kirim oleh Pihak Pertama pada Pihak Kedua mesti dilengkapi dengan data yang komplit, diantaranya: 
  1. Jati diri pasien: nama, jenis kelamin, umur 
  2. Nama dokter yang menginginkan pemeriksaan laboratorium 
  3. Jenis pemeriksaan 
  4. Tanggal serta jam pengambilan bahan pemeriksaan 
  5. Kondisi pasien ketika bahan pemeriksaan di ambil (contoh; puasa, sedang menjalani terapi/penyembuhan tertentu, dll) 
  6. Kondisi bahan (contoh: volume, warna, bau, viscositas, periode waktu penyimpanan, suhu penyimpanan, dan lain-lain) 
  • Jika bahan dan atau jati diri pemeriksaan yang di terima oleh Pihak Kedua dari Pihak Pertama tidak memenuhi kriteria atau tidak lengkap, Pihak Kedua memiliki hak melakukan hal – hal sebagai berikut ini: 
  1. Melakukan konfirmasi, jika data berbentuk jati diri dan atau informasi mengenai bahan pemeriksaan tidak lengkap, pada kondisi ini. Pihak Pertama akan melengkapi data yang diperlukan oleh Pihak Kedua secara tertulis.
  2. Menolak bahan pemeriksaan jika keadaan bahan pemeriksaan tidak sesuai sama kriteria yang ditetapkan seperti diatur dalam Daftar Pemeriksaan Rujukan, penolakan atas bahan pemeriksaan mesti dilakukan secara tertulis dengan menuturkan sebab atau alasan penolakan itu. 
  • Bahan pemeriksaan yang dirujuk oleh Pihak Pertama pada Pihak Kedua bakal di ambil oleh Pihak Kedua ke lokasi Klinik Sejahtera Antara 
  • Waktu penerimaan bahan pemeriksaan oleh Pihak Kedua yaitu sebagai berikut ini: Hari Senin s.d Sabtu; jam 07.30 s.d 20.30 WIB Hari Minggu/libur: Jam 08.00 s.d 13.00 WIB 
  • Kedua belah pihak wajib melakukan/mematuhi ketetapan dalam kesepakatan ini dengan penuh tanggung jawab serta ketetapan yang lain yang berlaku sebagai standar pelayanan Laboratorium maupun standar prosedur yang berlaku. 

Pasal 3 

Kerahasiaan Medis 

Kedua belah pihak sepanjang pelaksanan kesepakatan ini ataupun setelah selesainya kesepakatan ini, harus selalu melindungi kerahasiaan data/jati diri pasien serta hasil pemeriksaan seperti ketetapan perundang – undangan yang mengatur tentang kerahasian medis.

Pasal 4 

Penanggung Jawab serta Alamat Korespondensi 
  • Penanggung jawab harian Pihak Pertama yaitu: 
          Nama : drg. Untung Bedjoe

          Jabatan : Penanggungjawab Klinik Sejahtera Antara

          Alamat : Jln. Irian Jaya No 10, Jombang

          No. Telepon : (0321) 87654321
  • Penanggung jawab harian yang diputuskan oleh Pihak Kedua yaitu: 
          Nama : Fx. Santono

          Jabatan : Direktur Laboratorium Klinik Cempaka

          Alamat : Jln. K. H. Wahid Hasyim 82 – Jombang

          No. Telepon : (0321) 87654321
  • Surat menyurat sehubungan dengan pelaksanan kesepakatan ini ditunjukan pada penanggung jawab harian serta dianggap sudah di terima bila disertai dengan tanda penerimaannya. 

Pasal 5 

Laporan Hasil Pemeriksaan 
  1. Pihak Kedua bakal menerbitkan hasil pemeriksaan dalam bentuk atau penampilan serta format sesuai sama format baku yang sudah ditetapkan Pihak Kedua. 
  2. Hasil pemeriksaan bakal diserahkan pada Pihak Pertama lewat cara di kirim oleh Pihak Kedua pada Pihak Pertama paling lambat 3 (tiga) hari sesudah proses pemeriksaan atau sesuai sama jadwal. 

Pasal 6 

Pengulangan Pemeriksanan 

Jika menurut Pihak Pertama ada hasil pemeriksaan yang menyangsikan hingga dibutuhkan pemeriksaan lagi, Pihak Kedua bersedia untuk melakukan pemeriksaan lagi, dengan ketetapan:
  • Hasil pemeriksaan tidak sesuai sama prognosa dokter pemeriksa atau ada argumen – argumen lain yang bisa dipertanggung jawabkan secara medis. 
  • Interpretasi hasil pemeriksaan yang dianggap menyangsikan itu di sampaikan secara tertulis dari dokter pengirim. 
  • Pengulangan pemeriksaan dengan memakai bahan pemeriksan yang udah ada, atau bahan pemeriksaan baru ditetapkan bersumber pada stabilitas bahan pemeriksaan itu. 
  • Dalam hal harus dilakukan pemeriksaan lagi dengan bahan pemeriksaan baru, keadaan pasien mesti sama dengan keadaan pada saat bahan pemeriksaan sebelumnya di ambil. 

Pasal 7 

Tarif Pemeriksaan 
  1. Tarif pemeriksaan laboratorium yang diberlakukan dalam kesepakatan ini sama juga dengan tarif yang tengah diberlakukan secara umum oleh Pihak Kedua di laboratorium kliniknya. 
  2. Dalam hal Pihak Kedua bakal melakukan perubahan tarif pemeriksaan, Pihak Kedua bakal bikin surat pemberitahuan pada Pihak Pertama paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum tarif baru itu diberlakukan. 
  3. Jika Pihak Pertama tidak menyepakati perubahan tarif pemeriksaan (seperti di atur dalam ayat 2 pasal ini) serta antara Kedua belah pihak tidak terwujud perjanjian tentang hal semacam ini, kesepakatan ini jadi putus dan berakhir dengan sendirinya. Pemutusan kesepakatan hubungan kerja hal semacam ini tidak serta merta meniadakan semua kewajiban yang belum terselesaikan. 

Pasal 8 

Jasa 

Pihak Kedua bakal memberikan jasa sebesar ……% (……. persen) pada Pihak Pertama untuk tiap pemerikasaan yang di rujuk oleh Pihak Pertama pada Pihak Kedua.

Pasal 9 

Tata Cara Pembayaran 
  1. Pihak Pertama bakal membayar setelah seluruh pemeriksaan itu tuntas serta hasil udah di terima oleh Pihak Pertama. 
  2. Harga yang dipakai bersumber pada jumlah serta jenis pemeriksaan laboratorium yang sudah dirujuk oleh Pihak Pertama.

Pasal 10 

Periode Waktu Perjanjian 
  1. Perjanjian hubungan kerja ini berlaku dalam periode waktu 2 (dua) tahun, terhitung mulai sejak ditanda tanganinya surat kesepakatan ini serta bakal berakhir tanggal …….. April 2017 
  2. Jika beberapa pihak mau mengakhiri kesepakatan hubungan kerja ini beberapa pihak berkewajiban untuk memberitahukan satu dengan yang lain paling lambat 2 (dua) bulan saat sebelum berakhirnya masa-masa kesepakatan ini. 
  3. Berakhirnya masa-masa berlaku kesepakatan bekerjasama ini tidak serta merta menghapuskan kewajiban masing – masing pihak pada pihak yang lain yang belum terealisasikan. 

Pasal 11 

Force Majeure 
  1. Kedua belah pihak setuju jika di dalam melakukan pemeriksaan, seperti tersebut pada pasal 1 (di atas), Pihak Kedua mengalami keterlambatan yang dikarenakan oleh kondisi force majeure, Pihak Kedua mesti memberitahukan secara tertulis tentang kondisi itu pada Pihak Kedua selambat – lambatnya 2 x 24 jam setelah terjadinya force majeure itu. 
  2. Kondisi force majeure seperti tersebut pada ayat 1 (satu) di atas termasuk tapi tidak terbatas pada hal – hal sebagai berikut ini: peperangan, huru-hara, unjuk rasa massa, perombakan, krisi nasional, kebakaran, sabotase, epidemic, bencana alam seperti banjir, gempa bumi. 
  3. Jika terjadi kondisi force majeure seperti di atas, hingga tidak memungkinkan Pihak Pertama serta Pihak Kedua meneruskan kesepakatan hubungan kerja ini, Kedua belah pihak setuju untuk merampungkan segala sesuatunya secara musyawarah. 

Pasal 12 

Penyelesaian Perselisihan 
  1. Bila terjadi perselisihan sebagai akibat dari pelaksanaan kesepakatan ini, Kedua belah pihak setuju untuk merampungkan permasalahan itu secara musyawarah guna mencapai mufakat. 
  2. Jika dengan musyawarah tidak terwujud kata mufakat Kedua belah pihak setuju untuk merampungkan permasalahan di Pengadilan Negeri Jombang.

Pasal 13 

Pemutus/Pembatalan Perjanjian 
  • Kesepakatan ini jadi batal untuk hukum atau bisa di putuskan tiap saat sebelum waktunya, dengan terlebih dulu mengemukakan surat pemberitahuan/peringatan, jika terjadi hal – hal seperti berikut ini: 
  1. Dalam hal para pihak tidak bisa memenuhi kewajibannya dan atau melakukan pelanggaran pada ketetapan – ketetapan dalam kesepakatan ini. 
  2. Dalam hal terjadinya force majeure seperti disebut dalam pasal 11. 
  3. Beberapa pihak memiliki hak mengakhiri kesepakatan ini sebelum waktunya jika di dalam proses kesepakatan satu diantara atau Kedua belah pihak tidak dapat memenuhi ketetapan yang sudah di atur di dalam kesepakatan ini atau pada saat proses pembuatan atau sepanjang kesepakatan ini berlangsung memberikan info palsu atau dipalsukan. 
  • Hal semacam ini dilakukan secara tertulis oleh masing – masing pihak 30 (tiga puluh) hari sebelum kesepakatan ini dinyatakan diakhiri.  

Pasal 15 

Lain – lain 

Sepanjang berlangsungnya hubungan kerja ini, hal – hal yang mungkin saja muncul berkenaan proses kesepakatan dan belum diatur dalam Surat Kesepakatan Hubungan kerja ini bakal di selesaikan serta di atur atas dasar kesepakatan bersama dalam satu addendum yang disebut sisi yang mengikat dan tidak terpisahkan dari kesepakatan ini.

Pasal 16 

Penutup 
  1. Surat kesepakatan ini di buat rangkap 2 (dua) di tandatangani di atas materai yang cukup serta memiliki kemampuan hukum yang sama kuatnya, masing – masing untuk Pihak Pertama serta Pihak Kedua dan bisa di perbanyak sesuai sama kebutuhan 
  2. Surat Perjanjian Hubungan kerja ini di buat serta di tandatangani di Jombang pada tanggal tersebut di atas. 
             Pihak Pertama                                                       Pihak Kedua

      Klinik Sejahtera Antara                                     Laboratorium Klinik Cempaka

         drg. Untung Bedjoe                                                     Fx. Santono

Direktur Klinik Sejahtera Antara                          Direktur Laboratorium Klinik Cempaka

Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Contoh MoU atau Surat Perjanjian Kerjasama, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh MoU atau Surat Perjanjian Kerjasama di atas sedikitnya dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh MoU atau Surat Perjanjian Kerjasama. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. pajaa.com
  2. nurulilmi.org
  3. contohsurat.org   

Contoh Kliping dan Cara Membuatnya

Contoh Kliping dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Kliping dan Cara Membuatnya. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Kliping

Sumber: goodlogo.com
Kliping adalah satu kegiatan atau aktivitas menggunting beberapa bagian spesifik dalam satu buku, majalah, koran atau media cetak yang lain untuk di tempel di satu buku atau kertas karton.

Tujuan dari kliping tersebut yaitu untuk menyatukan sebuah informasi dalam topik tertentu yang datang dari berbagai sumber untuk satu kepentingan.

Potongan artikel atau gambar yang udah di gunting dalam satu kliping mesti berisikan topik yang sama. Contohnya saat kita mau bikin kliping mengenai teknologi, gambar serta artikelnya mesti relevan atau yang terkait dengan teknologi.

Cara Membuat Kliping 

Lalu bagaimana caranya membuat kliping yang benar? Meskipun tampak sangat gampang, akan tetapi ada beberapa hal yang perlu anda cermati saat sebelum membuat kliping.

Beberapa bahan yang digunakan untuk membuat kliping umumnya berasal dari media cetak seperti koran, majalah, poster atau media cetak yang lain.

Tetapi bersamaan dengan perkembangan jaman, rata-rata orang lebih beralih untuk mencari bahan di Internet. Serta tidak sedikit juga sekolah serta perguruan tinggi yang mengambil sumber dari internet.

Fungsi kliping sesungguhnya amat banyak, umpamanya seorang guru memberikan tugas pada muridnya, hal semacam ini berguna untuk melatih kreativitas muridnya mengenai bagaimanakah cara membuat kliping serta dari tempat mana saja sumber-sumber yang perlu di telusuri.

Dengan begitu, murid akan banyak membaca untuk memenuhi tugasnya itu. Sesudah memahami pengertian kliping serta maksudnya, berikutnya kita bakal belajar mengenai bagaimana caranya membuat kliping yang baik serta benar sesuai sama EYD.

Berikut ini ada beberapa langkah yang perlu dilakukan saat anda membuat kliping:
  • Menentukan Tema 
Saat sebelum anda membuat kliping, anda mesti memastikan temanya terlebih dulu. Misalnya tema kliping di ambil berdasarkan pada bagiannya seperti bagian teknologi, bagian pertanian, bagian kesehatan dan sebagainya.

Saat anda udah memastikan bagiannya, anda mesti mencari serta menentukan artikel atau gambar yang perlu berkaitan dengan bagian itu. Bila contohnya mengenai teknologi, carilah artikel atau gambar yang terkait dengan teknologi.
  • Pengumpalan Bahan serta Data Kliping 
Dalam pengumpulan bahan serta data kliping, carilah bahan kliping dari media cetak seperti majalah, surat kabar, buku, maupun media yang lain seperti internet.

Bila anda memakai internet sebagai referensi bahan serta data dalam pembuatan kliping, ada baiknya di cetak atau di print terlebih dulu supaya kliping tampak lebih menarik.

Untuk pengumpulan bahan serta data direkomendasikan mencari bahan dari media cetak di beberapa tahun sebelumnya sampai dengan yang paling baru.

Bila memang di media cetak tidak ada artikel atau gambar yang relevan dengan topik yang kamu buat, langkah paling akhir yaitu dengan mencarinya di internet.
  • Persiapkan Alat untuk Kliping 
Sesudah bahan terkumpul, langkah berikutnya yang perlu anda sediakan yaitu persiapkan perlengkapan seperti gunting, penggaris, serta lem untuk membuat klipingnya.

Apabila anda mau menghias kliping supaya tampak menarik, anda dapat tambahkan hiasan atau bahkan juga spidol warna untuk mempercantik tulisannya.

Saat sebelum anda menggunting bahan kliping, sediakah terlebih dulu kertas HVS atau kertas folio sebagai tempat klipingnya. Anda dapat juga memakai buku catat atau buku gambar.
  • Gunting Bahan Kliping 
Pada tahp ini, guntinglah artikel atau gambar yang telah anda kumpulkan sebelumnya. Lantas tempelkan bahan itu pada kertas HVS atau karton.

Dalam menggunting anda dapat juga memakai gunting pola. Jadi hasilnya dapat semakin bagus dan rapih.
  • Tempelkan Bahan Kliping 
Dalam proses ini, aturlah gambar atau artikel dengan sistematis. Mulai dari pengaturan tanggal sampai dengan tahun terbitnya, hingga terlihat lebih rapih serta bagus.

Janganlah lupa tempelkan sumber artikel yang anda cari. Entah itu dari koran, majalah, buku maupun dari internet.

Dalam proses penempelan, silakan berinovasi sesuai sama keinginan anda. Anda dapat juga memberikan hiasan bunga maupun yang lain pada halaman kliping atau memberikan pernak-pernik yang lain sesuai sama selera yang anda inginkan.
  • Membuat Cover Kliping 
Setelah proses penempelan selesai, langkah selanjutkan yang perlu anda lakukan yaitu membuat cover pada kliping yang kamu bikin. Hal semacam ini mempunyai tujuan supaya pembaca lebih penasaran serta lebih tertarik untuk membaca kliping yang sudah kamu buat.
  • Membuat Daftar Isi 
Tiap lembaran HVS sisakan satu atau dua lembar pada halaman depan yang mempunyai tujuan untuk membuat daftar isi, selain itu beri nomer halaman pada footer HVS supaya pembaca lebih gampang menemukan halaman yang sesuai sama daftar isi.

Mudah bukan untuk membuat kliping? Anda tinggal kreasikan sendiri supaya kliping yang kamu buat lebih menarik agar bisa di baca oleh orang lain.

Sistematika Penyusunan Kliping 

Sama seperti dengan membuat satu karya tulis, membuat kliping yang benar mesti memakai sistematika yang baik agar tampak lebih tersusun serta rapih. Berikut ini yaitu keterangan tentang sistematika dalam pembuatan kliping:
  • Cover Kliping 
Cover atau sampul kliping adalah bagian yang perlu ada di dalam pembuatan kliping. Maksudnya supaya kliping itu lebih menarik orang lain untuk membaca kliping yang telah kita buat.

Buat sampul kliping yang menggambarkan isi kliping secara keseluruhnya hingga pembaca akan gampang memahami topik apa yang dibahas pada kliping itu.
  • Kata Pengantar Kliping 
Kata pengantar sesungguhnya jarang di sisipkan di dalam kliping, tetapi tidak ada salahnya bila lembaran kata pengantar anda tambahkan pada kliping yang kamu buat.

Buatlah kata pengantar yang baik dan benar seperti halnya anda membuat karya tulis ilmiah atau satu makalah.
  • Daftar Isi Kliping 
Daftar isi ini amat diperlukan, lantaran dengan adanya daftar isi pembaca tidak bakal kesusahan untuk mencari artikel yang mau dia cari. Tidak hanya itu, daftar isi juga berfungsi supaya kliping yang kamu bikin semakin bagus dan bernilai.
  • Isi atau Pembahasan Kliping 
Isi kliping atau pembahasan kliping dianjurkan supaya sesuai dengan judul atau topik cover yang udah kamu buat. Hingga antara isi dengan judul saling terkait.
Pada isi jangan sampai lupa cantumkan sumber dari tempat mana saja anda mengambil bahan itu.
  • Rangkuman serta Saran 
Rangkuman serta saran juga amat penting untuk di tambahkan ke dalam kliping. Supaya pembaca tau rangkuman dari pembahasan atau isi dari kliping yang kamu buat.
  • Daftar Pustaka 
Tidak hanya rangkuman serta saran, tambahkan juga daftar pustaka dari sumber-sumber sebagai referensi informasi yang anda pakai dalam kliping yang kamu buat.

Dengan membuat kliping secara sistematika, anda akan terlihat lebih profesional. Tidak hanya itu tambahkan juga hiasan atau pernak-pernik untuk menghiasi kliping yang kamu buat. Maksudnya supaya pembaca tidak bosen serta lebih terlihat menarik saat dibaca oleh orang lain.

Contoh Kliping

Sumber: sarungpreneur.com
  • Kliping Bencana Tsunami Aceh 
Siapa yang tidak ingat dengan bencana alam paling besar yang terjadi di Aceh ini? Gempa serta tsunami dahsyat terjadi di penghujung tahun tepatnya tanggal 26 Desember 2004.

Tsunami ini terjadi di Nanggroe Aceh Darussalam. Pada saat itu kemampuan gempa sangat besar serta mencapai 8,5 SR. Ketinggian tsunami mencapai 35 meter.
  • Contoh Kliping Lingkungan 
Gempa berpusat di Samudera Hindia pada kedalaman 20 km. Dari beragam laporan, korban tewas mencapai 1.055.262 orang sesuai sama data dari Kementrian Sosial RI. Adapun keseluruhan korban luka-luka mencapai 124.057 orang.
  • Contoh Kliping Seni Budaya 
Seni Musik

Musik adalah suara yang disusun dengan sedemikian rupa hingga mengandung irama, lagu, serta keharmonisan terlebih suara yang dihasilkan oleh alat-alat musik yang bisa menghasilkan bunyi-bunyian.

Meskipun musik adalah satu fenomena intuisi untuk menciptakan serta menghadirkan sesuatu berbentuk seni.

Musik adalah satu fenomena yang amat unik yang dapat dihasilkan oleh beberapa alat musik.
Seni musik yaitu bagian dari aktivitas budaya manusia, di mana seni musik dipakai sebagai ajang untuk mengekspresikan perasaan serta kreativitasnya.

Seni musik adalah kesenian yang berbentuk bunyi atau kesan pada segala sesuatu yang di tangkap oleh indera pendengar. Seni musik juga dipakai sebagai karya seni yang memakai unsur pokok serta sejenisnya.
  • Contoh Kliping Olahraga 
Bola Basket

Bola basket adalah cabang olahraga yang dimainkan secara berkelompok yang terdiri atas dua tim yang beranggotakan masing-masing 5 orang.

Bola basket amat pas untuk di tonton lantaran biasa dimainkan di dalam ruangan tertutup serta cuma membutuhkan lapangan yang relatif kecil.

Tidak hanya itu permainan bola basket juga lebih kompetitif lantaran tempo permainan ini cenderung lebih cepat bila dibandingkan dengan olahraga sepak bola.

Bola basket adalah satu diantara cabang olahraga yang amat disukai oleh penduduk Amerika Serikat serta penduduk belahan bumi yang lain, seperti Eropa Selatan, Lithuania serta Indonesia.

Banyak pertandingan bola basket yang diadakan tiap tahunnya seperti British Basketball League (BBL) di Inggris, National Basketball Association (NBL) di Amerika.

Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Kliping dan Cara Membuatnya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Kliping di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Kliping. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. sahabatnesia.com