Showing posts sorted by relevance for query pengertian koperasi. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pengertian koperasi. Sort by date Show all posts

Pengertian Koperasi

Pengertian koperasi



Koperasi adalah suatu tubuh usaha yang berbadan hukum dan berlandaskan berdasarkan azas kekeluargaan serta azas demokrasi ekonomi dan terdiri dari beberapa anggota didalamnya. Koperasi adalah salah satu aktivitas organisasi ekonomi yang bekerja dalam sektor gerakan potensi sumber daya yang mempunyai tujuan untuk mensejahterakan anggotanya.

Sumber daya ekonomi yang ada dalam koperasi terbatas sehingga lebih mengutamakan kesejahteraan dan kemajuan anggotanya terlebih dahulu. Agar suatu koperasi bisa berjalan lancar, koperasi harus bisa bekerja secara efektif dan mengikuti prinsip serta kaidah ekonomi yang ada.



Pengertian koperasi menurut undang – undang tahun 1967 yaitu sistem organisasi ekonomi pada rakyat yang mempunyai karakter sosial, mempunyai sebagian anggota serta berbadan hukum. Koperasi yaitu suatu susunan pada ekonomi sebagai salah satu bentuk usaha bersama berdasarkan pada azas kekeluargaan.

Koperasi bukan hanya sebuah perkumpulan modal akan tetapi perkumpulan dari orang –orang yang akan menjadi anggota koperasi. Sistem kerjasama yang ada dalam koperasi berdasarkan pada sebuah rasa persamaan suatu derajat, tidak membeda- bedakan antara anggota yang satu dengan anggota yang lain.

Kerja koperasi juga didasari atas adanya rasa kesadaran yamg dimiliki oleh semua anggotanya. Koperasi dijadikan sebagai salah satu wadah sosial dan wadah demokrasi ekonomi. Sistem kerja yang terjadi di dalam sebuah koperasi sesuai dengan kemauan anggotanya yang dihasilkan lewat sistem mufakat yang sudah di setujui oleh seluruh anggota koperasi.




Pengertian koperasi tersebut yaitu suatu usaha yang berbadan hukum yang mempunyai beberapa anggota dan mempunyai tujuan untuk mensejaterakan anggotanya. Koperasi dijadikan sebagai salah satu badan usaha berbadan hukum, yang dapat melakukan suatu aktivitas usaha sendiri. Akan tetapi dapat juga melakukan kerjasama dengan badan yang lain, karena tidak menutup kemungkinan juga jika suatu koperasi melakukan kerjasama dengan badan usaha yang lainnya seperti bekerjasama dengan badan usaha swasta atau bisa juga bekerja bersama dengan badan usaha milik Negara.

Jika ditinjau lebih dalam ada beberapa ketidaksamaan antara koperasi dengan badan usaha yang lainnya. Dilihat dari segi pengertian koperasi dan pengertian badan usaha yang lain saja sudah berbeda. Selain itu ada juga beberapa hal yang bisa membedakan antara koperasi dengan badan usaha yang lainnya. Ketidaksamaan itu yaitu :

  • Dari segi organisasi, koperasi mempunyai ketidaksamaan dengan badan usaha lain. Kemampuan paling tinggi di dalam koperasi ada di tangan anggotanya, koperasi juga tidak membeda-bedakan kepentingan anggotanya, dan pada badan usaha lain, anggotanya dibatasi pada orang- orang yang memiliki modal saja, di dalam proses aktivitas kekuasaan paling tinggi ada ditangan pemilik modal paling besar.
  • Dari segi tujuan usaha koperasi juga berbeda dengan badan usaha lain. Koperasi mempunyai tujuan untuk mensejahterakan seluruh anggotanya dan melayani anggota secara adil, tidak membeda- bedakan antara anggota yang satu dengan anggota yang lainnya. Jika pada badan usaha yang lain tujuannya yaitu untuk memperoleh suatu keuntungan.
  • Dilihat dari segi sikap hubungan usaha koperasi juga berbeda dengan badan yang lain. Koperasi selalu melakukan kerjasama dengan koperasi yang lain, jika badan usaha lain tidak bekerja bersama melainkan melakukan adanya persaingan.
  • Dari segi pengolahan usaha juga koperasi berbeda dengan badan usaha lain, jika pada koperasi pengolahan usahanya dilakukan secara fer atau terbuka pada semuanya anggotanya, jika pada badan usaha pengolahan usahanya cenderung lebih tertutup

Mengenal Koperasi

Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang bercirikan watak sosial, berwujud usaha bersama, dan berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi memiliki fungsi dan peranan, antara lain untuk mengembangkan potensi dan kemampuan, ekonomi anggota dan masyarakat. Koperasi juga berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.

Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka. Koperasi adalah milik semua anggotanya. Pengelolaannya dijalankan dengan cara demokratis dan terbuka. Keuntungan yang diperoleh menjadi milik semua anggotanya. Keuntungan itu akan dibagikan kembali kepada anggotanya dalam bentuk sisa hasil usaha (SHU).
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

Tulislah dalam dua kalimat lengkap, peran dan fungsi koperasi bagi rakyat Indonesia!
Koperasi memiliki fungsi dan peranan, antara lain untuk mengembangkan potensi dan kemampuan, ekonomi anggota dan masyarakat. Koperasi juga berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.
Sebagai organisasi ekonomi rakyat, asas dan prinsip-prinsip koperasi sangat sesuai dengan jiwa Pancasila, terutama sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Bagaimana asas koperasi yang berkesesuaian dengan Pancasila terutama Sila ke-5 Pancasila. Gunakan diagram alur untuk mempermudah menjelaskan analisismu.

Prinsip-prinsip koperasi yang berkesesuaian dengan Pancasila terutama Sila ke-5 Pancasila.
Keanggotaan Bersifat Sukarela Dan Terbuka.
Koperasi menerima anggota secara terbuka bagi siapa saja yang berminat menjadi anggota dengan tidak pandang status masyarakat baik dari kalangan bawah, menengah maupun atas, siapapun mempunyai hak yang sama untuk mendaftarkan diri dan tidak bersifat memaksa dengan tidak mewajibkan seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai anggota yang akan menjadi bagian dari koperasi yang akan didirikan.

Pengelolaan Dilakukan Secara Demokratis.
Koperasi membentuk struktur organisasi sesuai dengan ketentuan yang telah ada dengan berlandaskan kekeluargaan yang menjunjung asas demokrasi dalam penyelenggaraan rapat anggota, pembentukan pengawas, penentuan pengurus,dan penunjukkan pengelola sebagai karyawan yang bekerja di koperasi.

Pembagian SHU Dilakukan Secara Adil Sesuai Dengan Besarnya Jasa Usaha Masing-Masing.
Koperasi mempunyai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat pada umumnya dan anggota pada khususnya, maka dalam usaha meningkatkan kesejahteraan anggotanya koperai berusaha semaksimal mungkin untuk bersifat dan berlaku adil dan merata terutama dalam hal pembagian sisa hasil usaha dengan mempertimbangkan aspek kepercayaan dalam pengelolaan koperasi yang telah diberikan oleh masing-masing anggota yang dinilai dalam bentuk besarnya jasa usaha.

Pemberian Balas Jasa Yang Terbatas Terhadap Modal.
Koperasi memberikan timbal balik kepada anggota yang telah menanamkan modalnya dan mempercayakan koperasi dalam mengelola modal tersebut berupa balas jasa yang sesuai dengan keadilan, keseimbangan dan keterbatasan seberapa besar modal yang telah diberikan anggota dengan transparan agar anggota jelas dan mengerti pemberian balas jasa yang diberikan koperasi sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kemandirian.
Koperasi berdiri dengan prinsip kemandirian dengan tidak berada di bawah naungan organisasi lain dan tidak bergantung serta mengandalkan organisasi lain, koperasi berdiri sendiri dengan membentuk struktur organisasi sendiri untuk mengelola dan menjalankan kegiatan usahanya dengan bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Pendidikan Perkoperasian.
Koperasi mempunyai arah dan tujuan untuk dapat bekerja sama mengelola kegiatan yang bersifat positif membutuhkan keahlian dalam pengopersiannya maka dibutuhkan pendidikan dan pengarahan dalam penerapannya dengan bermaksud agar koperasi sebagai wadah yang berlandaskan prinsip dan asas kekeluargaan dapat bermanfaat, oleh karena itu pendidikan perkoperasian sangatlah dibutuhkan sebagai dasar pembentukan koperasi.

Kerjasama Antar Koperasi.
Koperasi dikatakan bersifat mandiri dalam pengorganisasiannya tetapi dalam menjalankan kegiatan usahanya koperasi tetap menjalin hubungan dan kerjasama antar koperasi berupa komunikasi dan interaksi baik secara langsung maupun tidak langsung karena koperasi berlandaskan kekeluargaan dan dalam menjaga kelangsungan kehidupan perkoperasian diusahakan selalu mengadakan kerjasama agar dapat memperluas bidang usaha dan saling memberikan dukungan.
Menurut pendapatku, keberadaan koperasi di negara kita adalah koperasi dapat dimanfaatkan oleh para anggota hingga mereka dan masyarakat tidak kekurangan sandang, pangan maupun papan.
“Aku dengar, keuntungan yang diperoleh koperasi di desaku terus meningkat, lo! Bahkan, mereka sudah dapat membeli lahan baru untuk usaha pertanian mereka. Pada mulanya mereka mempunyai lahan berukuran 15 meter kali 15 meter. Sekarang mereka membeli lahan baru dengan ukuran 12 meter kali 12 meter.

Persoalan di atas dapat dijawab dengan melakukan operasi penjumlahan bilangan kuadrat.
Total luas lahan koperasi = Luas lahan awal + luas lahan baru
= (152) m² + (122) m²
= (15 × 15) m² + (12 × 12) m²
= 225 m² + 144 m²
= 369 m²
Jadi, luas lahan keseluruhan yang dimiliki koperasi tersebut adalah 369 m². Dengan memahami contoh di atas, kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan saksama!
Ingatlah aturan penyelesaian hitung campuran!
1. 12² + 13² – 10² = 144 + 169 - 100 = 313 - 100 = 213
2. (19² × 13) + 15² = (361 x 13) + 225 = 4.693 + 225 = 4.918
3. (10² : 5) + (11² × 3) = (100 : 5) + (121 x 3) = 20 + 363 = 383
4. 25² – (22² : 4) = 625 - (484 : 4) = 625 - 121 = 504
5. (32² × 3 ) + (12²: 6) = (1.024 x 3 ) +(144 : 6 ) =3.072 + 24 = 3.048
6. Suatu lahan berbentuk persegi dengan panjang sisinya 12 m dibagi menjadi empat bagian sama besar. Berapakah luas setiap bagian tersebut?
Luas setiap lahan = 12² : 4 = 144 : 4 = 36 m²

Pancasila dan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia
Indonesia adalah negara dengan ribuan pulau. Indonesia juga terdiri atas beragam suku bangsa, adat istiadat, serta bahasa dan agama. Pada masapenjajahan, perbedaan-perbedaan ini telah dimanfaatkan oleh penjajah untukmemecah belah. Keadaan ini terus berlanjut hingga para pemimpin bangsa kit a berhasil menetapkan Pancasila sebagai dasar negara kita.

Dengan adanya Pancasila sebagai pemersatu bangsa, kita dapat selalu saling mengingatkan. Perbedaan yang ada di antara kita tetap tidak mengubah kenyataan bahwa kita adalah saudara sebangsa. Kita sudah seharusnya hidup dalam kerukunan dan bekerja sama untuk kemajuan bangsa.

Sila-sila dalam Pancasila juga menunjukkan hal-hal yang menjadi aturan dasar bernegara di Indonesia. Semua aturan, peraturan, dan hukum yang berlaku di negara kita dibuat sesuai dengan isi dan semangat Pancasila. Dengan memahami dan menghayati Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia, maka negara kita menjamin kesetaraan dan keadilan hukum bagi semua warganya. Sumber: BSE Pendidikan Kewarganegaraan SD Kelas V, Sutedjo

FUNGSI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

1. Pancasila sebagai ideologi Negara 
Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu ”Panca” yang berarti lima dan ”Sila” yang berarti dasar. Pancasila berarti lima dasar atau lima asas yang menjadi dasar negara Republik Indonesia. Pancasila sebagai ideologi Pancasila mengandung penegrtian bahwa Pancasila merupakan ajaran, gagasan, doktrin, teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya dan dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia dan menjadi pentunjuk dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

2. Pancasila sebagai Dasar Negara 
Pancasila sebagai dasar negara mengandung arti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar (fundamen) untuk mengatur pemerintah negara atau sebagai dasar untuk mengatur penyelengaraan negara. Pancasila merupakan kaidah negara yang fundamental, yang berarti hukum dasar baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam negara Republik Indonesia harus bersumber dan berada di bawah pokok kaidah negara yang fundamental. 

3) Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila dalam pengertian ini sering disebut juga sebagai pegangan hidup, pedoman hidup, petunjuk hidup dan jalan hidup (way of life). Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila berfungsi sebagai pedoman atau petunjuk dalam kehidupan sehari-hari. Ini berati, Pancasila sebagai pandangan hidup merupakan petunjuk arah semua kegiatan atau aktivitas hidup dan kehidupan di segala bidang. 

4) Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa
Ini berati, sebagai halnya bendera merah putih sebagai ciri khas bangsa atau negara Indonesia yang membedakan dengan bangsa atau negara lain, Pancasila juga merupakan ciri khas bang Indonesia yang tercermin dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang senantiasa selaras, serasi dan seimbang sesuai deng nilai-nilai Pancasila itu sendiri.

Apakah kalian masih ingat pelajaran tentang pantun? Perhatikanlah dua baris pertama dari pantun tersebut. Dua baris pertama itu disebut sampiran. Dua baris selanjutnya disebut isi pantun. Perhatikanlah bahwa sampiran dan isi pantun disusun dengan kesamaan bunyi yang disebut rima. Rima pada pantun biasanya a-b-a-b.

Cobalah untuk membuat pantun seperti contoh di atas dengan menggunakan rima yang tepat. Pilihlah salah satu tema berikut ini.
Kesatuan dan persatuan
  • Memetik manggis di kota kedu
  • Membeli tebu uangnnya seribu
  • Menangis hatiku tersedu-sedu
  • Melihat bangsaku kurang bersatu
  • Gunung Kober, Gunung Kelimutu
  • Jaraknya jauh tapi sama berapinya
  • 28 Oktober berbagai suku menyatu
  • Jadi satu, yakni bangsa Indonesia
  • Tanah Riau terkenal gurindam dua belas
  • Tanah Jawa terkenal seni wayangnya
  • Bersatu dari barat-timur menolong tertindas
  • Demi mewujudkan bangsa yang dicita-cita
  • Burung garuda lambang negara
  • Semangat pancasila selalu di jaga
  • Indonesia berbhinekantunggal ika
  • Penduduk nya beribu suku bangsa
  • Hutan lebat melimpah rusa
  • Melihat mereka mengundang rindu
  • Bahasa mencerminkan bangsa
  • Dengan bahasa marilah kita berpadu
  • Jika ada durian runtuh
  • Jangan segera diunduh
  • Jika bersatu kita teguh
  • Jika bercerai kita runtuh
  • Siti Aisyah menenun perca
  • Disusun-susunnya menjadi kain nan indah
  • Janganlah persatuan ini binasa
  • Jangan karena ego bangsa kita terpecah
  • Gigit jari kena kuku
  • Sambil lihat film kum kum
  • Tak ada ras tak ada suku
  • Kalau salah haruslah dihukum 
  • Daun lontar diikat kawat
  • Mari kita ke Brastagi
  • Agar negara menjadi kuat
  • Mari kita berbenah diri
  • Susur sungai walaupun basah
  • Dari hutan ke jalan raya
  • Takkan ada kata berpisah
  • Bersatu Indonesia jaya
Cinta tanah air
  • Pergi ke toko membeli pipa
  • Pemiliknya dari Sumatra
  • Haruslah kita tahu budaya Indonesia
  • TARI SAMAN salah satunya
  • Jari berada di depan saku
  • Sangat berguna bagi manusia
  • Karena kita beragam suku
  • Maka itulah Indonesia
  • Jangan buang buah semangka
  • karena semangka manis rasanya
  • Janganlah lupakan budaya
  • Karena budaya jati diri kita
  • Seringsing lantunan daun bambu
  • Mengisi keheningan memecah suasana
  • Indonesia, untukmu haru bangsamu
  • Bersinar dengan budaya nusantara
  • Jalan-jalan ke pantai Kuta
  • Ke toko buku beli peta
  • Ayo kita berlomba-lomba
  • Menunjukkan semangat Indonesia
  • Main gasing janganlah rebah
  • Memakai tali pelepah pisang
  • Budaya asing sudah merambah
  • Budaya asli janganlah hilang
  • Jalan-jalan keliling Asia
  • Mengenal banyak ragam budaya
  • Jangan mengaku anak Indonesia
  • Jika tidak menjaga budaya bangsa
  • Makan semangka bareng si Atun
  • Tapi semangkanya belum matang
  • Yuk mari kita budayakan santun
  • Untuk berguna di masa datang
  • Terbang melayang burung peragam
  • Dari huma, terbang ke hutan
  • Budaya daerah beraneka ragam
  • Mari bersama kita lestarikan
  • Sinar surya cerah menerpa
  • Gelap awan sinar tersapu
  • Binar rekah genggam pemuda
  • Di tanah ini bersemayam sukmamu
Ajakan membangun bangsa
  • Jika hendak kamu ke kamar
  • Jangan banyak tulis dihapus
  • Jika siswa rajin belajar
  • Sudah tentu pasti lulus
  • Jika kamu pergi ke dusun
  • Jangan lupa bawa beras
  • Belajarlah dengan tekun
  • Agar kita naik kelas
  • Anak doah makan lepet
  • Makan lepet sambil melompat
  • Kalau ingin cepat pintar
  • Rajin- rajin lah untuk belajar
  • Jalan jalan ke kota banjar
  • Jangan lupa membeli kurma
  • Kita harus rajin belajar
  • Agar dapat ranking pertama
  • Bunga mawar berwarna merah
  • Sungguh indah walau diluar
  • Dari pada kita marah-marah
  • Lebih baik kita belajar
  • Kemana kancil akan di kejar
  • Lari cepat masuk pasar
  • Kalau mau jadi anak pintar
  • Rajin membaca banyak belajar
  • Jika kita pegang kuas
  • Melukislah pada kertas
  • Jika anak bangsa cerdas
  • Bangsa pun berkualitas
  • Pergi sekolah pagi-pagi
  • Sampai lupa makan sarapan
  • Jika kamu tak mau rugi
  • Raih lah ilmu pendidikan
  • Masak angsa di kuali
  • Bukan saja di perigi
  • Hendaklah kamu mengabdi
  • Di pangkuan ibu pertiwi
  • Kalau kamu mau berlayar
  • Silahkan saja naik perahu
  • Kalau kamu mau pintar
  • Jangan suka mengerutu

Pengertian Kewirausahaan



Kewirausahaan memiliki banyak pengertian, secara etimologi ; kewirausahaan berasal dari kata (ke- : yang memiliki ciri) , (wira : berani) dan (usaha : pekerjaan, daya usaha, perbuatan), atau dalam bahasa Inggris-nya adalah enterpreunership.

Kata entrepreneur sendiri berasal dari bahasa Perancis yaitu entreprende yang berarti petualang, pengambil resiko, kontraktor, entrepreneur (orang yang mengusahakan suatu pekerjaan tertentu), dan pencipta yang menjual hasil ciptaannya. Dalam KBBI wirausaha sama dengan wiraswasta yaitu orang yg pandai atau berbakat mengetahui produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, dan mengatur permodalan operasinya.

Pengertian Kewirausahaan secara Umum adalah kemampuan seorang manajer resiko (risk manager) yang mengarah kepada ilmu/sikap mental/jiwa yang dimiliki wirausaha untuk menjadikan sumberdaya yang ada dengan memadukan bebrapa ide kreatif, inovatif, dan orisinal kesemuanya dikemas dalam visi untuk dijadikan sebuah peluang yang outputnya adalah membawa keuntungan untuk dirinya dan orang lain yang terlibat dengannya. Beda halnya dengan pengertian wirausaha, wirausaha mengarah kepada pelaku (orang) yang memiliki jiwa kewirausahaan itu.

Berdasarkan pada lampiran Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995 mencantumkan mengenai pengertian wirausaha dan Pengertian Kewirausahaan, yaitu sebagai berikut :

  1. Pengertian Wirausaha adalah orang yang memiliki sikap, perilaku, semangat tinggi dan kemampuan kewirausahaan, sedangkan 
  2. Pengertian Kewirausahaan adalah sikap, perilaku, semangat dan kemampuan seorang untuk menangani usaha yang mengarah pada usaha dalam mencari, mewujudkan dan mengaplikasikan yang meliputi pada cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi untuk memberikan pelayanan secara tepat serta lebih baik dan memperoleh keuntungan yang semakin besar juga. 
Jadi wirausaha itu mengacu pada orang yang melakukan aktivitas sendiri dengan segala kemampuan yang ia miliki. Sedangkan Pengertian kewirausahaan mengarah kepada sikap mental yang dimiliki oleh seorang wirausaha dalam rangka melaksanakan aktivitas.

Dalam Pengertian Kewirausahaan sesungguhnya dapat dilihat dari berbagai sumber daya yang ada di dalamnya yaitu seorang yang membawa sumber daya yang berupa tenaga kerja, material dan aset lainnya dalam suatu kombinasi dan turut memberikan nilai yang semakin besar dibandingkan sebelumnya dan lebih dilekatkan lagi pada orang yang berpengaruh besar terhadap perubahan, aturan serta inovasi yang baru.

Ada empat hal yang dimiliki oleh seorang wirausahawan adalah sebagai berikut :

1. Penuh daya kreasi 

Tujuannya adalah mengkreasikan suatu hal baru dengan perlu memberikan nilainya. Hal ini dilakukan bukan hanya diakui oleh seorang wirausahawan saja melainkan juga beberapa masyarakat atau dapat disebutkan sebagai konsumen yang akan menggunakan hasil kreasi itu.

2. Penuh komitmen yang tinggi 

Sikap ini dibentuk terhadap penggunaan waktu dan usaha yang diberikan. Maka semakin meningkat kefokusan untuk seorang wirausahawan yang diberikan maka semakin tinggi juga dukungan kepada proses kreasi yang akan timbul dalam kewirausahaan.

3. Berani menghadapi resiko 

Seorang wirausahawan harus mampu memperkirakan segala resiko yang akan mungkin terjadi. Sehingga dalam hal ini, resiko itu kemungkinan akan terjadi berkenaan pada resiko fisik, keuangan dan resiko sosial.

4. Memperoleh penghargaan atau reward

Wujud dari penghargaan yang terpenting dalam hal ini adalah kebebasan yang diikuti dengan terbentuknya kepuasan pribadi. Sedangkan untuk penghargaan yang berupa uang hanya dianggap biasa saja bahkan dinyatakan sebagai bentuk derajat kesuksesan usaha.


Ciri – Ciri Seorang Wirausahawan 



Adapun yang menjadi ciri-ciri seorang wirausahawan yaitu sebagai berikut :

• Mandiri
• Berjiwa keras
• Inovatif
• Bersikap kreatif, inovtif dan produktif
• Cerdas dalam meraih peluang bisnis
• Mampu berpikir serta bertindak dengan cara bijak
• Bersikap jujur serta penuh disiplin
• Berani mengambil resiko
• Selalu penuh sikap sabar
• Berperilaku antisipatif terhadap perubahan pada lingkungan.

Prasyarat Seorang Wirausahawan 

Ada beberapa prasyarat yang harus dipenuhi oleh wirausahawan, yaitu :

1) Mampu memecahkan permasalahan,
2) Mampu memiliki modal dalam berkarya dengan penuh semangat serta mandiri,
3) Memiliki sikap tangguh mengambil resiko
4) Memiliki hasrat yang kuat untuk belajar
5) Bekerja keras, tekun serta tidak pernah merasa puas
6) Mampu menciptakan karya baru yang mengacu pada etika usaha yang sehat.

Motivasi dalam menguasai sebuah usaha sangat penting untuk menunjang daya saing yang kompetitif pada negara berkembang seperti sekarang ini. Setelah itu, barulah kita mewujudkan motivasi secara keseluruhan yaitu keinginan dengan saling berbagi informasi melalui kalangan tertentu agar tercipta satu peluang dalam berupaya atau berbisnis. Jadi agar peluang itu bisa terwujud, harus dibuat satu kewajiban yang berpengaruh pada prestasi, yang meliputi penggerakan sendiri sehingga muncul keinginan untuk berwirausaha

Pengertian Struktur Sosial : Klasifikasi Dan Fungsi Struktur Sosial

Pengertian Struktur Sosial

Manusia tentunya harus memahami tentang struktur sosial setelah memahami tentang arti dari kata sosial. Ini dikarenakan karena manusa adalah makhluk sosial dengan individu yang berbeda serta beragam sehingga perlu dibentuk adanya suatu kelompok atau golongan yang membentuk suatu struktur seperti jika kita ingin membuat suatu bangunan atau rumah. Pengertian struktur sosial secara umum adalah kumpulan individu dengan pola perilaku yang beragam. Struktur sosial juga bisa diartikan sebagai sebuah bangunan sosial yang tersusun atas berbagai unsur pembentuk masyarakat. Unsur-unsur tersebut saling berkaitan secara fungsional antara yang satu dengan lainnya. Ini menyebabkan adanya perubahan jika terjadi perubahan di salah satu unsur tersebut. Ada pula yang mendefinisikan struktur sosial sebagai suatu tatanan sosial yang membentuk kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat yang bisa tersusun secara vertical contohnya kelompok laki-laki dan kelompok perempuan atau secara horizontal contohnya kelompok bermain.

Kata struktur berasal dari sebuah kata bahasa latin “structum” yang mempunyai arti menyusun atau membangun. Oleh karena itu, strktur diartikan sebagai susunan terhadap sesuatu yang memiliki dasar, bagian, ataupun unsur-unsur tertentu yang membentuk suatu susunan. Jadi pengertian struktur sosial diatas bisa dikatakan benar karena struktur sosial memang sangat tepat digambarkan sebagai sebuah bangunan. Ada hal yang menyebabkan terjadinya perbedaan dalam struktur sosial yaitu kesejahteraan. Kesejahteraan tidak bisa dibagikan secara merata karena jumlah sumber daya alam yang terbatas oleh karena itu sering terjadi pembedaan bentuk struktur masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Ada beberapa ahli dalam bidang ilmu sosial yang mengemukakan pendapat mengenai pengertian struktur sosial.

  • Menurut koentjaraningrat : mengemukakan bahwa pengertian struktur sosial adalah suatu kerangka yang dapat menggambarkan kaitan antara berbagai elemen dalam masyarakat. 
  • Menurut Raymond Firth : yang dimaksud dengan struktur sosial adalah suatu pergaulan hidup manusia meliputi berbagai tipe kelompok yang terbentuk dari banyak individu dan meliputi berbagai tipe kelompok yang terjadi serta banyak meliputi lembaga dimana di dalamnya terdapat orang yang ambil bagian.
  • Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi : Struktur sosial merupaka keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu kaidah-kaidah sosial (norma-norma sosial), lembaga-lembaga sosial, kelompok-kelompok sosial, serta lapisan-lapisan sosial.
  • Menurut Soerjono Soekanto : Menurut Soerjono Soekanto, struktur sosial berarti hubungan timbal balik antarposisi sosial dan antar peran. Dengan demikian, struktur sosial dapat didefinisikan sebagai suatu tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang mengakibatkan timbal balik bail berupa status dan peranan maupun perilaku dalam bermasyarakat. 

Struktur sosial merupakan jaringan dari unsur-unsur sosial pokok, yang meliputi:

  1. Kelompok sosial,
  2. Kebudayaan,
  3. Lembaga sosial,
  4. Strati kasi sosial,
  5. Kekuasaan dan wewenang.


  • Abdul Syani (Dalam Basrowri, 69;2005) : Struktur sosial adalah suatu tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang merupakan jaringan dari unsur-unsur sosial yang pokok.
  • D. Hendropuspito (89;1999) : Struktur sosial adalah skema penempatan nilai-nilai sosio-budaya dan organ-organ masyarakat pada posisi yang dianggap sesuai, demi berfungsinya organisme masyarakat sebagai suatu keseluruhan, dan demi kepentingan masing-masing bagian untuk jangka waktu yang relatif lama.
  • Firth (Dalam Basrowri, 67;2005) ; Struktur sosial dianggap sama dengan organisasi sosial yang mengacu pada hubungan-hubungan sosial yang lebih fundamental yang  memberikan bentuk dasar pada masyarakat, yang memberikan batas-batas pada aksi-aksi yang mungkin dilakukan secara organisatoris.
  • Menurut George Simmel : struktur sosial adalah kumpulan individu serta pola perilakunya.
  • George C. Homans : Mengatakan bahwa struktur sosial merupakan hal yang memiliki hubungan erat dengan perilaku sosial dasar dalam kehidupan sehari-hari.
  • William Kornblum : struktur sosial adalah susunan yang dapat terjadi karena adanya pengulangan pola perilaku undividu.
  • Menurut E.R. Lanch struktur sosial adalah cita-cita tentang distribusi kekuasaan di antara individu dan kelompok sosial.

Klasifikasi Struktur Sosial

  • Klasifikasi Macam-Macam Struktur Sosial
Para ahli sosiologi telah mengklasifikasikan struktur sosial dalam beberapa jenis, sebagai berikut:

1. Struktur Kaku dan Struktur Luwes

Struktur kaku (rigid) adalah struktur yang tidak dapat diubah. Misalnya peristiwa yang dialami RD (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Indonesia Bersatu). Ketika ditahan karena terkait dengan kasus hukum dalam dana nonbudgeter DKP, ia masih diminta oleh para mahasiswanya memberikan kuliah, karena belum ada orang yang bisa menggantikan posisinya sebagai pengajar (dosen). Struktur luwes (elastic) adalah kebalikan dari struktur kaku, di mana perubahan-perubahan dalam pola susunannya dibiarkan terjadi. Misalnya dalam sebuah rapat terbuka, penambahan jumlah peserta rapat dibiarkan saja, karena dirasa semakin banyak orang, akan semakin banyak pula ide-ide yang tercipta.

2. Struktur Formal dan Struktur Informal

Struktur formal adalah struktur yang diakui oleh pihak yang berwenang dengan ketetapan hukum. Misalnya koperasi, PT, CV, Struktur pemerintahan,dan sebagainya. Struktur informal adalah struktur yang nyata ada dan berfungsi, tetapi tidak diakui oleh pihak yang berwenang. Misalnya adat-istiadat, penggunaan pola bahasa “gaul”, dan sebagainya.

3. Struktur Homogen dan Struktur Heterogen

Struktur homogen adalah struktur sosial di mana unsur-unsur di dalamnya mempunyai pengaruh yang sama terhadap dunia luar. Misalnya dalam kesebelasan sepak bola. Dalam struktur itu, setiap anggota diberi kesempatan yang sama, dan oleh karenanya juga mempunyai pengaruh yang sama untuk memenangkan pertandingan bagi kesebelasannya. Nama baik dan kesuksesan kesebelasan itu bukan monopoli orang (pemain) tertentu, tetapi milik bersama.

Struktur heterogen adalah struktur sosial yang unsur-unsur di dalamnya tidak mempunyai kedudukan yang sama dalam memberi pengaruh ke dalam dan ke luar. Misalnya dalam organisasi kenegaraan, ekonomi, pendidikan, dan sebagainya, di sini terdapat unsur struktur yang mempunyai pengaruh paling besar sampai paling kecil.

4. Struktur Mekanis dan Struktur Statistik

Struktur mekanis adalah struktur yang menuntut posisi yang tetap sama dari anggotaanggotanya agar dapat menjalankan fungsinya  dengan baik. Misalnya struktur keluarga, di mana kedudukan tiap-tiap anggota keluarga merupakan suatu mekanisme yang tidak dapat ditukar/ digantikan tanpa membawa kerugian. Misalnya pada saat ayah sakit dan dirawat di rumah sakit, sedangkan anak-anaknya masih kecil, maka kehidupan keluarga akan terganggu, karena tidak ada yang menggantikan posisinya. Struktur statistik adalah struktur yang dapat berfungsi dengan baik jika persyaratan jumlah anggota tertentu dipenuhi. Perubahan dalam satu atau dua unsur tidak menimbulkan gangguan yang berarti bagi seluruh struktur. Misalnya penambahan jumlah anggota polisi, karena menyesuaikan jumlah pertambahan penduduk.

5. Struktur Kewibawaan dan Struktur Kerja Sama

Struktur kewibawaan adalah struktur atas dasar kewibawaan yang dibuat oleh anggota-anggota dengan berpegang pada prinsip yang mereka setujui bersama. Seluruh wewenang diserahkan kepada unsur pimpinan. Misalnya struktur sosial dalam masyarakat feodal, di mana para anggota masyarakat dituntut untuk taat pada pemimpinnya tanpa mendapat kesempatan mengemukakan pendapat dan mengambil keputusan. Struktur kerja sama adalah struktur yang didasarkan atas musyawarah. Tiap-tiap anggota diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapat mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan apa dan bagaimana usaha bersama itu akan dilaksanakan.

6. Struktur Atas dan Bawah

Struktur atas adalah struktur yang diduduki oleh segolongan orang yang memegang kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya, misalnya kaum bangsawan, pejabat, penguasaha, dan tokoh adat. Struktur bawah adalah tempat bagi golongan masyarakat bawah, seperti buruh, petani, gelandangan, dan sebagainya.

Fungsi Struktur Sosial


  • Fungsi identitas, yaitu sebagai penegas identitas yang dimiliki suatu kelompok.
  • Fungsi kontrol yaitu untuk mengontrol individu yang berada dalam struktur sosial tertentu.
  • Fungsi pembelajaran, yaitu dengan adanya struktur sosial individu dapat belajar melalui interaksi yang terjadi di dalamnya.


Contoh SIUP dan Cara Membuatnya

Contoh SIUP dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian dan Contoh Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian SIUP


Sumber: indoprimaproperti.com
SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan yaitu izin usaha yang di keluarkan pemerintah lewat Dinas Perindustrian/Perdagangan Kota/Lokasi yang sesuai sama domisili perusahaan.

Surat izin usaha perdagangan adalah surat izin yang diberikan oleh Menteri atau petinggi yang berwenang pada pengusaha dalam melakukan usahanya, baik dalam bagian perdagangan ataupun jasa.

Surat izin ini diberikan pada pengusaha perseorangan, Firma, CV, Koperasi, PT, BUMN dan sebagainya.

Contoh SIUP

Apakah itu SIUP? Apa manfaat dari SIUP serta bagaimana tata cara membuat SIUP? Mari kita simak keterangan berikut ini:

Kegunaan atau Fungsi SIUP 

Surat izin usaha perdagangan ini mempunyai fungsi sebagai berikut ini:
  1. Sebagai alat pengesahan yang diberikan Pemerintah pada pelaku usaha, hingga dalam menjalani usaha tidak mengalami masalah perizinan. 
  2. Sebagai alat untuk memperlancar kegiatan perdagangan ekspor serta impor. 
  3. Sebagai syarat supaya dapat ikut dalam aktivitas lelang yang diadakan Pemerintah. 

Beberapa Jenis SIUP 

  1. SIUP Kecil, diberikan pada perusahaan yang memiliki modal/kekayaan bersih atau modal yang disetor dalam Akta Pendirian/Perubahan dengan jumlah nilai Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah). 
  2. SIUP Menengah, diberikan pada perusahaan yang memiliki kekayaan/modal bersih atau modal yang disetor dalam Akta Pendirian/Perubahan dengan jumlah nilai di atas Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) sampai dengan Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah). 
  3. SIUP Besar, diberikan pada perusahaan yang memiliki kekayaan/modal bersih atau modal yang disetor dalam Akta Pendirian/Perubahan dengan jumlah nilai di atas Rp. 500.000.000 (lima ratus juta rupiah) 

Tata Cara Pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan 

Buat anda yang akan mengajukan permintaan untuk surat ini berikut ini bakal diberikan deskripsi atau ilustrasi tentang bagaimana mengurus SIUP serta prosedur pengurusannya.

Tentu saat sebelum anda mengajukan permintaan ini anda mesti siapkan terlebih dulu berbagai berkas persyaratan yang diburuhkan.

Berikut ini yaitu Langkah serta Persyaratan Mengurus SIUP sesuai dengan prosedurnya:
  • Pelaku atau yang memiliki usaha mengelola sendiri atau lewat kuasa yang sudah dikuasakan ke kantor Dinas Perdagangan serta Perindustrian setempat untuk mengurus surat perizinan; 
  • Mengambil formulir pendaftaran serta mengisi formulir PDP/SIUP yang bermaterai Rp. 6.000 serta di tandatangani oleh pemilik usaha. Formulir yang udah di isi itu lantas di fotocopy sebanyak dua rangkap serta dilengkapi dengan beberapa persyaratan sebagai berikut ini: 
  1. Fotocopy akte badan hukum atau pendiri usaha sejumlah 3 lembar; 
  2. Fotocopy nomor pokok wajib pajak (NPWP) sejumlah 3 lembar; 
  3. Fotocopy izin HO atau gangguan sejumlah 3 lembar; 
  4. Neraca perusahaan sejumlah 3 lembar; dan 
  5. Gambar denah tempat kegiatan usaha. 
  • Berapa besarnya pembiayaan surat perizinan itu tergantung masing-masing daerah, sesuai sama ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu, setiap daerah memiliki tarif yang tidak sama dalam pembuatan surat perizinan; dan 
  • Surat izin usaha perdagangan sangat Anda perlukan sebagai penunjang usaha perdagangan. Oleh karena adanya surat perizinan itu usaha bakal berjalan lebih aman serta terlepas dari berbagai ancaman permasalahan, terlebih dalam perizinan tempat usaha Anda. 
  • Persyaratan yang perlu dipenuhi perusahaan berbadan hukum koperasi dalam pembuatan surat izin usaha perdagangan diantaranya sebagai berikut ini: 
  1. Mengisi formulir SIUP terlebih dulu; 
  2. Fotocopy akte pendirian koperasi yang udah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang; 
  3. Fotocopy kartu tanda penduduk pengurus atau penanggung jawab koperasi serta menunjukan kartu aslinya; 
  4. Dibutuhkan surat kuasa bila permintaan di sampaikan oleh pihak ketiga 
  5. Menunjukan surat asli izin gangguan serta membawa aslinya untuk diperlihatkan; 
  6. Fotocopy sertifikat atas kepemilikan tempat kegiatan usaha yang udah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang;
  7. Bila tempat kegiatan usaha bukanlah punya sendiri, mesti dilengkapi dengan surat izin pemilik tentang ketidak beratan tanah/bangunan itu. Surat perizinan mesti dilengkapi dengan materai hingga dapat dijadikan sebagai bukti perjanjian sewa antara pemilik tempat serta pelaku usaha. Surat perjanjian sewa tempat usaha ini terdiri atas satu lembar asli serta fotokopy rangkap satu; serta Pas photo perwarna baik pengurus maupun penanggung jawab koperasi. Ukuran pas photo 3×4 cm sebanyk 3 lembar. 
  • Persyaratan yang perlu dipenuhi oleh perusahaan yang berbadan hukum Firma/CV dalam pembuatan SIUP diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Mengisi formulir terlebih dulu; 
  2. Fotocopy akta pendirian perusahaan yang sudah diserahkan pada Pengadilan Negeri yang udah dilegalisir oleh pejabat berwenang; 
  3. Fotocopy kartu tanda penduduk pemilik atau penanggung jawab usaha serta menunjukkan kartu penduduk aslinya; 
  4. Mesti dilengkapi dengan surat kuasa bila permintaan di sampaikan oleh pihak ketiga; 
  5. Fotocopy izin gangguan serta tunjukkan surat aslinya; 
  6. Bila tempat kegiatan usaha bukanlah punya sendiri, mesti dilengkapi dengan surat izin pemilik tentang ketidak beratan tanah/bangunan itu. Surat perizinan mesti diperlengkapi dengan materai hingga dapat dijadikan sebagai bukti perjanjian sewa antara pemilik tempat serta pelaku usaha. Surat perjanjian sewa tempat usaha ini terdiri atas satu lembar asli serta fotokopy rangkap satu; serta Pas photo berwarna baik pengurus ataupun penanggung jawab koperasi. Ukuran pas photo 3×4 cm sejumlah 3 lembar. 

Contoh SIUP: 

Pemerintah Kota Jakarta

Dinas Perdagangan dan Perindustrian

Jln. Ratnasari No. 77/10 Malang 65148

Telp. 0341 …… …… Fax …… ……

.......................................................................................................................

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Besar

Nomor:

Nama Perusahaan: ..................................................

Merek (Milik Sendiri/lisensi): ...................................

Alamat Kantor Perusahaan: ....................................................................................

Nama Pemilik/Penganggung Jawab: ...................................

Alamat Pemilik/Penganggung Jawab: .....................................

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWK): ............................................

Nilai Modal serta Kekayaan Bersih Perusahaan

Seluruhnya Tidak Termasuk Tanah dan Bangunan

Tempat Usaha:


Kegiatan Usaha:

Perdagangan Barang dan Jasa 

Kelembagaan :

Supplier

Bidang Usaha:

Perdagangan (513.515) Jasa (749) 

Jenis Barang/Jasa Dagangan Utama:

Elektrikal, Bahan Bangunan, Barang Cetakan, Alat Konstruksi, dan Mekanikal. 

SIUP ini diterbitkan dengan ketentuan 

Pertama:

Surat Izin Usaha (SIUP) ini berlaku untuk kegiatan usaha perdagangan di semua lokasi republik Indonesia selama perusahaan masih tetap menjalani kegiatan usaha perdagangan.

Serta wajib mendaftar lagi paling lambat 02 November 2021 

Kedua:

Pemilik/penanggung jawab wajib mengemukakan laporan kegiatan usaha perdagangan dua kali dalam satu tahun dengan jadwal untuk semester pertama paling lambat tanggal 31 Juli serta untuk semester dua paling lambat tanggal 31 Januari tahun berikutnya.

Ketiga:

Tidak berlaku untuk jenis perdagangan berjangka komoditi

Keempat:

Tidak untuk melakukan kegiatan usaha selain yang terdaftar dalam SIUP ini

Dikeluarkan di: Jakarta

Pada tanggal: Kepala Dinas,

Stempel pemerintah kota

Contoh SIUP lainnya:

SIUP Kecil:
Sumber: livemakefun.blogspot.co.id
Sumber: vidije.blogspot.co.id
SIUP Menengah:
Sumber: kontraktor-mmmandiri.co.id
Sumber: budukarif.blogspot.co.id
SIUP Besar:
Sumber: chellme.blogspot.co.id
Sumber: budukarif.blogspot.co.id
Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Contoh Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) di atas sedikitnya dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. contohsurat16.com
  2. format-contoh-surat.blogspot.co.id
  3. kompasiana.com

Pengertian dan Peran Pelaku Ekonomi

Pengertian dan Peran Pelaku Ekonomi. Pengertian Ekonomi, Peran dari Para Pelaku Ekonomi, Fungsi dari Adanya Pelaku Ekonomi, dan Peran Pemerintah dalam Hal Ekonomidi Kehidupan Masyarakat.

Pengertian Pelaku Ekonomi

Sumber: tugassekolah.com
Pelaku Ekonomi yakni seorang individu, kelompok, atau instansi yang turut serta dalam kegiatan perekonomian baik dalam hal konsumsi, distribusi, maupun produksi. Secara Umum, Pelaku Ekonomi dibagi jadi lima kelompok besar, yaitu Rumah Tangga Keluarga, Masyarakat, Perusahaan, Pemerintah, dan Negara.

Setiap pelaku ekonomi itu memiliki perannya masing-masing atau tersendiri dalam kegiatan mengkonsumsi, distribusi, dan Produksi.

Peran serta Fungsi Para Pelaku Ekonomi 

Rumah Tangga Keluarga
Sumber: bakerymagazine.com
Rumah Tangga keluarga yaitu pelaku ekonomi yang memiliki ruang lingkup paling kecil. Anggota Pelaku ekonomi ini biasanya terdiri dari bapak, ibu, dan anak.

Adapula individu yang bukanlah anggota langsung dari keluarga itu namun tetap di anggap anggota rumah tangga keluarga dan ikut serta dalam kegiatan ekonomi keluarganya, misalnya nenek, kakek, saudara, atau pembantu. Peran Rumah Tangga Keluarga dalam kegiatan ekonomi:

Rumah Tangga Keluarga sebagai produsen 

Rumah tangga keluarga sebagai produsen dalam kegiatan ekonomi yaitu rumah tangga yang dapat menghasilkan barang/jasa untuk penuhi kepentingan customer.

Dalam menghasilkan produksi, Rumah tangga keluarga sebagai produsen, mereka memiliki tanah, tenaga kerja, modal, keterampilan untuk digunakan. Hasil yang didapat rumah tangga keluarga sebagai produsen yakni uang. Pendapatan itu bisa diperoleh dari:
  1. Usaha sendiri 
  2. Berkerja pada pihak lain 
  3. Menyewakan beberapa aset produksi 
Rumah Tangga Keluarga Sebagai Distribusi 

Rumah Tangga keluarga dapat melakukan tindakan sebagai distributor dengan buka toko atau warung, jadi pedagang, dan sebagainya. Maksud dari kegiatan distribusi itu juga untuk mendapat penghasilan.

Rumah Tangga Keluarga sebagai Konsumen 

Peran rumah tangga keluarga sebagai konsumen yaitu hal yang pasti. Setiap pelaku ekonomi ini tentu menjalankan kegiatan mengkonsumsi dari hasil pendapatan yang didapat, oleh karenanya, kesibukan ekonomi paling penting dalam rumah tangga keluarga yakni mengkonsumsi.

Beberapa aspek yang mempengaruhi banyak sedikitnya konsumsi rumah tangga keluarga yakni:
  1. Jumlah Pendapatan Keluarga 
  2. Jumlah Anggota Keluarga 
  3. Status Sosial Ekonomi Keluarga 
  4. Harga barang atau jasa yang diperlukan 
Masyarakat
Sumber: bangda.kemendagri.go.id
Masyarakat sebagai Produsen 

Masyarakat sebagai produsen yaitu anggota kelompok yang menghasilkan pendapatan dengan jual produksi product barang/jasa, misalnya berdagang, membuat kerajinan, hewan ternak, dan sebagainya. Dalam kegiatan usaha untuk mendapat pendapatan itu, usahanya memiliki ciri sebagai berikut ini:
  1. Umumnya tidak menggunakan alat-alat yang modern 
  2. Tidak memerlukan pendidikan/keterampilan khusus 
  3. Dapat membuka lapangan kerja yang bisa menyimpan banyak anggota 
  4. Usaha Ekonomi berjalan dalam ruang lingkup yang kecil 
Masyarakat Sebagai Distributor 

Peran Masyarakat sebagai distributor terwujud bila masyarakat jadi penyalur bahan produksi dari produsen ke konsumen.

Masyarakat sebagai konsumen 

Kelompok masyarakat jelas membutuhkan barang dan jasa untuk keberlangsungan usaha dan hidupnya. Sehingga mereka jadi konsumen dari produsen lain. Masyarakat yaitu pengguna produk atau fasilitas umum, seperti jalan raya, sekolah, dan sebagainya.

Bila masyarakat itu tidak memiliki pendapatan, atau hanya melakukan tindakan sebagai konsumen saja, mereka disebut juga dengan pengangguran. Rata-rata dari pengangguran itu memiliki status ekonomi yang sangat rendah. Oleh karenanya, sangat penting bagi kita untuk produktif, tidak hanya bisa menjadi konsumen saja.

Perusahaan
Sumber: nahason-bastin.blogspot.co.id
Perusahaan yakni satu badan usaha yang menjalani satu kegiatan untuk menghasilkan product barang/jasa dengan maksud paling penting yakni untuk mendapatkan keuntungan. Perusahaan seringkali dikaitkan dengan rumah tangga. Namun ada perbedaan yang sangat besar antara perusahan dan rumah tangga, yaitu dari sisi tujuannya.

Maksud Paling penting dari Rumah Tanga Keluarga yakni untuk memenuhi kepentingan hidupnya, sedangkan maksud paling penting dari perusahaan yakni untuk mendapatkan keuntungan. Peran perusahaan dalam kegiatan ekonomi yakni:

Perusahaan sebagai Produsen 

Seperti keterangan di atas, Peran paling penting dari perusahaan yakni untuk produksi sampai dapat menghasilkan keuntungan. Sesuai sama peran serta Tujuannya itu, pastinya satu perusahaan akan melakukan tindakan sebagai produsen. Beberapa hal yang perlu dilakukan perusahaan ketika saat sebelum menjalani aktivitasnya yakni:
  1. Memastikan Barang/jasa yang akan di produksi 
  2. Memastikan proses pengelolaan produksi barang/jasa itu 
  3. Memastikan barang dan jasa yang diproduksi diperlukan oleh target pasar/konsumen 
Perusahaan sebagai Distributor 

Bila produknya tidak laku satu perusahaan akan mengalami kerugian, oleh karenanya mereka harus melakukan tindakan sebagai distributor agar produknya sampai langsung ke tangan customer. Umumnya kegiatan distribusi yang dikerjakan yakni:
  1. Buka cabang perusahaan 
  2. Membuat kegiadan promosi 
  3. Mengadakan kegiatan perdadangan 
  4. Mempunyai armada angkatan 
Perusahaan Sebagai Konsumen 

Kegiatan mengkonsumsi yang dilakukan perusahaan terkait erat dengan aktivitas produksi, salah satunya yakni:
  1. Pengadaan bahan pokok 
  2. Pengadaan Alat dan Bahan 
  3. Pendanaan gaji karyawan 
Pemerintah (Negara)
Sumber: pengertian-id.blogspot.co.id
Pemerintah yakni instansi kepemerintahan yang bertugas untuk memantau kegiatan ekonomi yang berjalan. Peran pemerintah dalam kegiatan Ekonomi salah satunya:

Pemerintah sebagai produsen 

Pemerintah harus turut melakukan tindakan sebagai produsen untuk mewujudkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat indonesia. Hal semacam ini sesuai sama UUD 1945 pasal 33 ayat 2 yang berbunyi: Cabang-Cabang yang penting untuk negara dan menguasai hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

Sedangkan pelaksanaannya sebagai produsen diwujudkan hampir dalam seluruh bagian perekonomian. Sebagai pelaksana kegiatan produksi pemerintah membuat Badan Usaha Milik Negara (BUMN), peranan BUMN salah satunya yakni:
  1. Memberi sumbangan untuk perekonomian nasional biasanya dan untuk negara pada khususnya 
  2. Mencari keuntungan dan mengadakan manfaat umum berupa penyedian barang atau jasa bermutu tinggi dan mencukupi untuk banyak orang 
  3. Jadi Perintis beberapa kegiatan usaha yang belum dapat di wujudkan oleh swasta atau koperasi 
  4. Bantu memberi pertolongan dan bimbingan pada pengusaha kelompok ekonomi rendah dalam masyarakat 
Pemerintah sebagai Distributor 

Peran pemerintah sebagai distributor juga berperan untuk sebesar-besarnya mensejahterakan rakyat. Secara umum peran pemerintah sebagai distributor yakni penyaluran sebuah hal dari yang berlebihan pada yang kekurangan agar terwujudnya kesejahteraan secara rata.

Pemerintah Sebagai Konsumen 

Dalam pemenuhan kepentingan untuk menjalani tugasnya, pemerintah jelas membutuhkan dana yang akan dipakai.

Nah pemenuhan kepentingan tersebutlah yang juga dapat dikatakan pemerintah sebagai customer. Umpamanya yakni untuk beli peralatan. Kegiatan mengkonsumsi pemerintah memiliki maksud untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan membangun sarana prasarana negara.

Pemerintah sebagai Pengatur Ekonomi 
  1. Membuat perlindungan masyarakat dari dampak negatif perkembangan ekonomi yang tidak seimbang dan tidak terkendali 
  2. Membangun modal sosial seluas-luasnya 
  3. Menciptakan dan memelihara kecocokan perubahan ekonomi.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Peran Pelaku Ekonomi, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Ekonomi di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Ekonomi. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian Pengangguran : Jenis, Penyebab Dan Mengatas Pengangguran

Pengertian Pengangguran

Pengertian Pengangguran adalah angkatan kerja yang tidak melakukan kegiatan kerja, atau sedang mencari pekerjaan atau bekerja secara tidak optimal.

Atau dengan kata lain, seseorang dapat dikatakan sebagai pengangguran bila memenuhi salah satu kategori di bawah ini :

  1. Sedang tidak bekerja tetapi sedang mencari pekerjaan
  2. Sedang mempersiapkan suatu usaha baru
  3. Tidak memiliki pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan (discourged worker)
  4. Sudah mendapatkan pekerjaan tetapi belum bekerja.

Secara umum, Pengertian Pengangguran adalah orang yang tidak bekerja sama sekali atau sedang dalam mencari kerja atau bekerja kurang dari dua hari selama seminggu sebelum pemecatan dan berusaha untuk memperoleh pekerjaan. Tingkat pengangguran adalah perbandingan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen.

Menurut Sakernas (Survey Keadaan Angkatan Kerja Nasional), pengangguran didefinisikan antara lain sebagai berikut

  1. Mereka yang sedang mencari pekerjaan dan saat itu tidak bekerja
  2. Mereka yang mempersiapkan usaha yaitu suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka untuk mempersiapkan suatu usaha atau pekerjaan yang baru 
  3. Mereka yang tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin dalam mendapatkan pekerjaan, hal ini disebut dengan penganggur putus asa
  4. Mereka yang telah memiliki pekerjaan, namun belum mulai bekerja. 

Jenis - Jenis Pengangguran


  • Pengangguran Normal / Terbuka : Penggangguran normal adalah golongan angkatan kerja yang betul-betul tidak mendapatkan pekerjaan karena pendidikan dan keterampilan tidak memadai. Setengah Menganggur (Under Employment). Setengah menganggur terjadi apabila tenaga kerja tidak bekerja secara optimum karena ketiadaan lapangan kerja atau pekerjaan.


  • Pengangguran Terselubung (Disguised Unemployment) : Pengangguran terselubung terjadi apabila tenaga kerja tidak bekerja secara optimum karena tidak memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan kemampuannya.


  • Pengangguran Friksional (Frictional Unemployment) : Pengangguran friksional adalah pengangguran temporer yang terjadi karena pergantian pekerjaan atau pergeseran tenaga kerja. Pengangguran ini disebabkan karena seseorang tidak langsung menemukan pekerjaan baru setelah berhenti dari pekerjaan lamanya atau dihambat oleh keterbatasan mereka sendiri.

  • Pengangguran Musiman (Seasonal Unemployment) : Pengangguran musiman disebabkan oleh perubahan permintaan terhadap tenaga kerja yang sifatnya berkala. Pengangguran seperti ini biasa terjadi pada tenaga kerja paruh waktu (part time).


  • Pengangguran Siklikal / Konjungtural (Cyclical Unemployment) : Pengangguran siklikal berkaitan dengan naik-turunnya aktivitas atau keadaan perekonomian suatu negara (business cycle).

  • Pengangguran Struktural (Structural Unemployment) : Pengangguran ini muncul akibat perubahan struktur ekonomi, misalnya dari struktur agraris menjadi industri, sehingga banyak tenaga kerja yang tidak dapat mmenuhi syarat yang diminta perusahaan.


  • Pengangguran Sukarela (Voluntary Unemployment) : Pengangguran ini terjadi karena adanya orang yang sesungguhnya masih dapat bekerja, tetapi dengan sukarela dia tidak mau bekerja, karena mungkin sudah cukup dengan kekayaan yang dimiliki atau pekerjaannya diberikan kepada pegawai baru.


  • Pengangguran Deflasioner (Deflationary Unemployment) : Pengangguran deflasioner disebabkan lowongan pekerjaan tidak cukup untuk manampung seluruh pencari kerja.

  • Pengangguran Teknologi : Pengangguran teknologi disebabkan karena kemajuan teknologi, yakni pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin.

Penyebab Pengangguran

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa hal penyebab pengangguran dapat terjadi. Macam-macam penyebab pengangguran adalah sebagai berikut :

  • Penduduk yang relatif banyak sedangkan lapangan kerja sedikit. Yang mengakibatkan, permintaan tenaga kerja berkurang. 
  • Pendidikan dan keterampilan yang rendah sehingga tidak mampu bersaing dan tersisih. 
  • Angkatan kerja yang tidak memenuhi persyaratan-persyaratan yang diminta oleh dunia kerja
  • Teknologi yang semakin modern belum terimbangi oleh kemampuan 
  • Pengusaha yang selalu mengejar keuntungan dengan cara melakakukan penghematan-penghematan, misalnya penerapan rasionalisasi. 
  • Adanya lapangan kerja yang dipengaruhi oleh musim
  • Terdapat ketidakstabilan perekonomian, politik, dan kemanan suatu negara.

Persoalan pengangguran bukan hanya menyangkut masalah ekonomi, melainkan juga masalah sosial. Dampak-dampak yang ditimbulkannya akan berpengaruh terhadap pelaksanaan pembangunan nasional baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dampak Pengangguran

Pengangguran sangat berdampak pada kehidupan perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang menurun, dan bahkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang menurun adalah salah satu dampak pengangguran. Berikut ini beberapa dampak pengangguran terhadap perekonomian dan kehidupan sosial

  • Menurunkan Aktivitas Perekonomian

Pengangguran menyebabkan turunnya daya beli masyarakat. Daya beli masyarakat yang menurun menyebabkan turunnya permintaan terhadap barang dan jasa. Hal ini mengakibatkan para pengusaha dan investor tidak bergairah melakukan perluasan dan pendirian industri baru sehingga aktivitas perekonomian menjadi turun.

  • Menurunkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Per Kapita

Orang yang tidak bekerja (menganggur) tidak akan menghasilkan barang dan jasa. Itu berarti semakin banyak orang yang menganggur maka PDB (Produk Domestik Bruto) yang dihasilkan akan menurun. PDB yang menurun akan menyebabkan turunnya pertumbuhan ekonomi sekaligus turunnya pendapatan per kapita.

  • Meningkatkan Biaya Sosial

Pengangguran ternyata mengakibatkan meningkatnya biaya sosial. Karena, pengangguran mengharuskan masyarakat memikul biaya-biaya seperti biaya perawatan pasien yang stres (depresi) karena menganggur, biaya keamanan dan biaya pengobatan akibat meningkatnya tidak kriminalitas yang dilakukan oleh penganggur, serta biaya pemulihan dan renovasi beberapa tempat akibat demonstrasi dan kerusuhan yang dipicu oleh ketidakpuasan dan kecemburuan sosial para penganggur.

  • Menurunkan Tingkat Keterampilan

Dengan menganggur, tingkat keterampilan sesepramg akan menurun. Semakin lama menganggur, semakin menurun pula tingkat keterampilan seseorang.

  • Menurunkan Penerimaan Negara

Orang yang menganggur tidak memiliki penghasilan (pendapatan). Itu berarti semakin banyak orang yang menganggur, akan semakin turun pula penerimaan negara yang diperoleh dari pajak penghasilan.

Cara Mengatasi Pengangguran

Secara umum cara mengatasi pengangguran adalah dengan meningkatkan investasi, meningkatkan kualitas SDM, transfer teknologi dan penemuan teknologi baru, pembenahan perangkat hukum dalam bidang ketenagakerjaan, dan lainlain. Secara teknis kebijakan upaya-upaya ke arah itu dapat ditempuh dengan berbagai kebijakan misalnya :

  • Menyelenggarakan bursa pasar kerja

Bursa tenaga kerja adalah penyampaian informasi oleh perusahaan-perusahaan atau pihak-pihak yang membutuhkan tenaga kerja kepada masyarakat luas. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar terjadi komunikasi yang baik antara perusahaan dan pencari kerja. Selama ini banyak informasi pasar kerja yang tidak mampu tersosialisasikan sampai ke masyarakat, sehingga mengakibatkan informasi lowongan kerja hanya bisa diakses oleh golongan tertentu.

  • Menggalakkan kegiatan ekonomi informal

Kebijakan yang memihak kepada pengembangan sektor informal, dengan cara mengembangkan industri rumah tangga sehingga mampu menyerap tenaga kerja. Dewasa ini telah ada lembaga pemerintah yang khusus menangani masalah kegiatan ekonomi informal yakni Departemen Koperasi dan UKM. Selain itu dalam pengembangan sektor informal diperlukan keterpihakan dari Pemda setempat.

  • Meningkatkan keterampilan tenaga kerja

Pengembangan sumber daya manusia dengan peningkatan keterampilan melalui pelatihan bersertifikasi internasional. Berdasarkan survei tentang kualitas Tenaga Kerja menunjukkan bahwa ranking Human Development Index Indonesia di Asia pada tahun 2000 berada di peringkat 110. Sementara negara lain seperti Vietnam ada diperingkat 109, Filipina (77), Thailand (69), Malaysia (59), Brunei Darussalam (32), Singapura (25), Jepang (9). Data ini menunjukkan rendahnya kualitas sumber daya manusia sehingga peningkatan keterampilan mereka menjadi sangat perlu dilakukan.

  • Meningkatkan mutu pendidikan

Mendorong majunya pendidikan, dengan pendidikan yang memadai memungkinkan seseorang untuk memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik. Dewasa ini sesuai dengan perintah undang-undang, pemerintah diamanatkan untuk mengalokasikan dana APBN sebesar 20% untuk bidang pendidikan nasional.

  • Mendirikan pusat-pusat latihan kerja

Pusat-pusat latihan kerja perlu didirikan untuk melaksanakan pelatihan tenaga kerja untuk mengisi formasi yang ada.

  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi

Pemerintah perlu terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga akan memberikan peluang bagi penciptaan kesempatan kerja.

  • Mendorong investasi

Pemerintah perlu terus mendorong masuknya investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri untuk menciptakan kesempatan kerja di Indonesia.

  • Meningkatkan transmigrasi

Transmigrasi merupakan langkah pemerintah meratakan jumlah penduduk dari pulau yang berpenduduk padat ke pulau yang masih jarang penduduknya serta mengoptimalkan sumber kekayaan alam yang ada.

  • Melakukan deregulasi dan debirokrasi

Deregulasi dan debirokrasi di berbagai bidang industri untuk merangsang timbulnya investasi baru. Deregulasi artinya adalah perubahan peraturan aturan main terhadap bidang-bidang tertentu. Deregulasi biasanya ke arah penyederhanaan peraturan. Debirokrasi artinya perubahan struktur aparat pemerintah yang menangani bidang-bidang tertentu. Debirokrasi biasanya ke arah penyederhanaan jumlah pegawai/lembaga pemerintah yang menangani suatu urusan tertentu.

  • Memperluas lapangan kerja

Perluasan kesempatan kerja dengan cara mendirikan industri-industri baru terutama yang bersifat padat karya. Dengan adanya era perdagangan bebas secara regional dan internasional sebenarnya terbuka lapangan kerja yang semakin luas tidak saja di dalam negeri juga ke luar negeri. Ini tergantung pada kesiapan tenaga kerja untuk bersaing secara bebas di pasar tenaga kerja internasional.

Contoh Slip Gaji (Salary Slip)

Contoh Slip Gaji (Salary Slip). Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Slip Gaji (Salary Slip). Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Slip Gaji

Sumber: bisnis.liputan6.com
Saat sebelum kita masuk pada pembahasan contoh slip gaji, alangkah lebih baik apabila kita mengetahui atau mengerti terlebih dulu tentang arti dari slip gaji.

Slip gaji adalah fakta otentik maupun fakta resmi penerimaan pendapatan dari pemberi kerja untuk beberapa pekerja, pegawai atau karyawan.

Di dalam slip gaji atau pendapatan ada beberapa bagian nominal spesifik, baik itu secara terperinci maupun cuma sekadar ringkasan saja.

Yang di dalamnya berkaitan dengan pendapatan bersihnya, contohnya seperti bayaran pokok, bonus pendapatan, atau pengurangan pendapatan yang termasuk juga ke dalam nilai pinjaman kalau itu ada.

Baik perusahaan itu yang mempunyai sistem pendapatan berbentuk netto maupun gross up, slip gaji selalu diterbitkan.

Manfaat Slip Gaji atau Penghasilan 

Sumber: fedsmith.com
Untuk Perusahaan: 
  1. Slip gaji mempunyai fungsi sebagai fakta atau pernyataan yang resmi kalau perusahaan itu sudah menjalani kewajibannya pada pegawai atau karyawan yang berkaitan tentang banyaknya nominal spesifik yang udah jadi hak karyawan. 
  2. Slip bayaran juga berperan sebagai satu diantara dokumentasi atas pencatatan pengeluaran bayaran/pendapatan atas pengeluaran dana dari perusahaan yang bersangkutan. 
Untuk Karyawan: 
  1. Slip gaji mempunyai fungsi sebagai sebuah kejelasan sebagai komponen sebagai proses penggajian untuk Petugas. 
  2. Pernyataan yang sah sebagai berita potongan pajak atau penyetoran pajak sebuah pendapatan. 
  3. Referensi dalam penyelenggara pembiayaan/pinjaman credit atas dasar permintaan Petugas yang menjadi kebenaran otentik. 

Struktur Slip Gaji Karyawan 

Di dalam slip gaji karyawan ada beberapa sisi yang butuh untuk kita pahami, salah satunya yaitu sebagai berikut ini:
  • Nama Perusahaan 
Sisi yang berada paling atas dalam slip gaji adalah nama perusahaan. Pada bagian tersebut jadi sebuah penegasan bahwasanya slip gaji ini adalah satu diantara bagian dari dokumen yang resmi perusahaan.
  • Kerahasiaan Gaji 
Lantas setelah nama perusahan, yang selanjutnya ada adalah bagian yang menyebutkan tentang sebuah kerahasiaan slip gaji itu. Kerahasiaan itu dinyatakan secara Confidential dan Private.
  • Tanggal Pembayaran, Subdepartemen dan Data Karyawan 
Dan di bagian berikutnya terdapat tanggal pembayaran gaji, data subdepartemen serta ada pula data singkat tentang karyawan.

Di bagian data sub departemen terdiri dari nama dan alamat subdepartemen. Sedangkan di bagian data karyawan terdiri dari nama, nomer pegawai dan Nomer Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Pendapatan serta Potongan 
Serta untuk sisi selanjutnya terdapat pendapatan serta potongan. Yang mana di bagian pendapatan terdiri dari gaji pokok, insentif dan tunjungan lainnya.

Sedangkan untuk sisi potongan sendiri terdiri dari bagian iuran Jamsostek serta saving plan karyawan dan iuran koperasi perusahaan serta masih banyak lagi yang lain.
  • Detil Pembayaran Gaji 
Serta untuk sisi paling akhir ini terdiri dari detil pembayaran gaji, di sini ada beberapa bagian, salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Pajak Bulanan 
  2. Pendapatan sebelum dipotong pajak 
  3. Pendapatan sesudah dipotong pajak 
  4. Jumlah uang bersih yang diterima 
  5. Nama bank yang melakukan pembayaran 

Contoh Slip Gaji 

Ada beberapa contoh tentang pembayaran yang disertai dengan slip gaji yang kerap kali dipakai oleh perusahaan dalam melakukan penggajian pada karyawan swasta maupun pegawai negeri sipil. Untuk lebih detilnya, mari kita simak contoh slip gaji berikut ini:

Contoh 1
Sumber: contohsuratdinas.com
Contoh 2
Sumber: contohsuratdinas.com
Contoh 3
Sumber: contohsuratdinas.com
Contoh 4
Sumber: flickr.com
Contoh 5
Sumber: datanesia.com
Contoh 6
Sumber: inigajipegawai.blogspot.com
Contoh 7
Sumber: inigajipegawai.blogspot.com
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Slip Gaji (Salary Slip), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Contoh Slip Gaji (Salary Slip) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Slip Gaji (Salary Slip). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. gopena.com