Showing posts sorted by relevance for query pengertian manusia purba. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pengertian manusia purba. Sort by date Show all posts

Manusia Purba di Indonesia, Asia, dan Eropa

Manusia Purba di Indonesia, Asia, dan Eropa. Pengertian Manusia Purba, Asal Mula Manusia Purba, Manusia Purba di Indonesia, Manusia Purba di Asia, Manusia Purba di Eropa, dan Ciri-ciri Manusia Purba dari Tiap-tiap Wilayah.

Manusia Purba di Indonesia

Sumber: jurnalpagi.com
Penelitian pada manusia purba di Indonesia ditangani oleh Eugene Dubois yang pada tahun 1981 menemukan fosil atap tengkorak di trinil. Penemuannya itu jadi segi yang penting dalam pengetahuan palaentologi sekaligus memulai digerakkannya penelitian yang lain pada manusia purba yang ada di Indonesia.

Meganthropus Palaeojavanicus

Sumber: absolutionme.blogspot.co.id
Meganthropus Palaeojavanicus atau umum disebut juga dengan manusia raksasa dari jawa kuno lantaran memiliki tubuh yang besar dan tegap. Penemunya yaitu G. H. R von Koenigswald pada tahun 1936-1941 di Sangiran, Sragen, Jawa Tengah.

Segi fosil yang ditemukan yaitu rahang bawah, beberapa segi tengkorak kepala dan gigi geraham. Susunan dari gigi geraham memerlihatkan bila manusia purba ini hanya mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan. Fosil yang ditemukan diperkirakan hidup kisaran satu atau dua juta tahun waktu lalu pada pleitosen bawah.

Ciri lain dari manusia purba ini yaitu:
  1. Mempunyai tubuh tegap dan besar 
  2. Memiliki volume otak yang kecil 
  3. Ada benjolan tajam di belakang kepala 
  4. Memiliki tulang pipi yang tidak tipis 
  5. Ada benjolan kening yang mencolok 
  6. Tidak mempunyai dagu 
  7. Mempunyai otot kunyah, gigi serta rahang yang kuat 
  8. Mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan 
  9. Ukuran geraham yang lebih besar 

Pithecanthropus

Sumber: pinterest.com
Manusia Purba dari bentuk pithecanthropus yaitu manusia purba yang paling banyak diketemukan di Indonesia. Arti dari Pithecanthropus yaitu Manusia Kera. Bersumber pada umur susunan tanah di mana fosil ini diketemukan berusia lebih kurang 30.000-2 juta tahun.


Ciri dari Manusia Purba Pithecanthropus yaitu: 
  1. Memiliki tinggi kisaran 160-180cm 
  2. Mempunyai postur tubuh yang tegap tetapi tidak setegap Meganthropus Palaeojavanicus 
  3. Mempunyai benjolan kening yang tidak tipis di sepanjang pelipis 
  4. Mempunyai otot kunyah 
  5. Mempunyai hidung yang lebar dan tidak berdagu 
  6. Jenis makanan terdiri atas tumbuhan dan hewan 
Manusia purba dari bentuk Pithecanthropus memiliki beberapa Jenis yaitu: 
  1. Pithecanthropus Mojokertensis (Manusia Kera dari Mojokerto), diketahui oleh Von Koenigswald di kota Mojokerto propinsi jawa timur pada tahun 1936. Fosil berupa tengkorak, lantaran diketemukan di Mojokerto namanya yaitu Pithecanthropus Mojokertensis. 
  2. Pithecanthropus Erectus (Manusia Kera berjalan tegak), fosil ini diketemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di Trinil, Lembah Bengawan Solo. Manusia purba dari bentuk ini telah bisa berjalan tegak. Fosil yang diketemukan berupa tulang rahang, segi atas tengkorak, geraham dan tulang kaki. 
  3. Pithecanthropus Soloensis (Manusia Kera dari Solo), diketemukan oleh von Koenigswald serta Openorth di daerah Ngandong dan daerah Sangiran, di tepi Sungai Bengawan Solo, pada tahun 1931 - 1933. Lantaran di temukan di solo di namakan Pithecanthropus Soloensis atau manusia kera dari Solo. 

Homo (Manusia)

Sumber: sains.kompas.com
Fosil manusia purba dari bentuk ini yaitu fosil termuda diantara fosil manusia purba yang lain. Homo erectus memiliki arti Manusia berjalan tegak serta Homo Sapiens artinya manusia cerdas. Fosil ini ada pada susunan notopurpo dan umurnya berkisar antara 25.000-40.000 tahun.

Ciri-cirinya yaitu: 
  1. Memiliki tinggi 130-210cm 
  2. Memiliki otak yang lebih berkembang 
  3. Otot kunyah, gigi dan rahang telah menyusut 
  4. Benjolan kening menyusut dan berdagu 
  5. Mempunyai ciri ras Mongoloid dan Austramelanosoid 
Manusia purba dari bentuk Homo terdiri atas beberapa bentuk, salah satunya yaitu:  
  1. Homo Soloensis, fosil manusia purba bentuk ini diketemukan Von Koenigswald serta Weidenrich pada tahun 193-1934 dilembah Bengawan Solo. Fosil yang diketemukan berupa tengkorak. Dari Volume Otaknya, di pahami bila manusia purba bentuk ini bukanlah termasuk juga dalam kelompok manusia kera (Pithecanthropus). 
  2. Homo Wajakensis, fosil manusia purba bentuk ini diketemukan oleh Dubois pada tahun 1889 di daerah Wajak dekat Tulungagung. Manusia bentuk ini telah bisa membuat alat-alat dan batu maupun tulang. Mereka juga udah memahami cara memasak makanan. Fosil yang diketemukan berupa tengkorak atas dan beberapa ruas tulang leher. Manusia ini di golongkan sebagai Homo sapiens. 

Manusia Purba dari Asia

Sumber: aganbloging.blogspot.co.id
Penemuan fosil manusia purba di Asia salah satunya ada di daerah Peking. Nama dari fosil itu yaitu Homo erectus pekinensis atau Sinanthropus pekinensis yang memiliki arti Manusia Peking (sekarang Beijing), Cina.

Fosil ini diketemukan oleh Davidson Son Black serta Franz Waidenreich pada tahun 1929-1980 di dalam gua Zhoukoudian (Choukoutien), dekat Beijing (Peking), Cina. Diduga fosil ini hidup pada 250.000-400.000 tahun waktu lalu, pada zaman Pleistosen. Sinanthropus pekinensis memiliki volume isi otak kurang lebih sekitar 900 sampai 1.200 cm kubik dan tinggi tubuh berkisar 165-180 cm.

Manusia Purba dari Eropa

Sumber: softilmu.com
Bentuk manusia purba yang diketemukan di Benua Eropa disebut juga dengan Homo Neandherthalensis yang artinya Manusia Neandherthalensis. Fosil dari manusia purba bentuk ini diketemukan oleh seseorang peneliti Rudolf Virchow di lembah Neander, Dusseldorf, Jerman Barat pada tahun 1856.

Jejak proto-Neandherthal pertama keluar di Eropa pada 600.000-350.000 tahun waktu lalu. Tidak cuma itu, manusia purba dari bentuk Neandherthalensis ini udah bisa berinovasi dan membuat teknologi baru.

Hal semacam ini bersumber pada pada situ-situs arkeologi Uluzzian yaitu satu diantara kelompok etnis dari Neandherthalensis di Italia Selatan udah diketemukan beberapa peralatan hidup yang digunakan mereka pada saat itu.

Perlengkapannya terdiri atas alat memancing, berburu, proyektil serta perlengkapan yang lain dari batu serta tulang. Nah, tidak cuma di Jerman fosil manusia purba juga diketemukan di Gua Spy, Belgia. Sedangkan di Prancis sendiri diketemukan bentuk manusia purba Paranthropus Robustus serta Paranthropus Transvaalensis.

Manusia Purba di Cina

Sumber: sejarahguruterbaik.wordpress.com
Manusia purba yang diketemukan di Cina disebut juga dengan Homo Pekinensis, yang mempunyai arti “manusia dari Peking” (saat ini Beijing). Homo Pekinensis diketemukan di Gua Choukoutien lebih kurang 40 km dari Peking.

Fosil ini diketemukan oleh seseorang sarjana dari Kanada bernama Devidson Black. Bersumber pada penyelidikan, kerangka bentuk manusia purba ini serupa kerangka Pithecanthropus Erectus. Oleh sebab itu, beberapa pakar menyebutnya dengan juga nama Pithecanthropus Pekinensis atau Sinanthropus Pekinensis yang mempunyai arti “manusia kera dari Peking”.

Manusia Purba di Afrika

Sumber: xiisiismansa.blogspot.co.id
Manusia purba yang diketemukan di afrika disebut juga dengan Homo Africanus yang mempunyai arti “manusia dari Afrika”. Fosilnya diketemukan oleh Reymond Dart. Fosil ini diketemukan di dekat satu pertambangan Taung Bostwana, tahun 1924.

Setelah direkonstruksi kenyataannya membentuk kerangka seseorang anak yang berusia lebih kurang 5 sampai 6 tahun. Fosil ini dinamakan Australopithecus Africanus, lantaran hampir sama dengan masyarakat asli Australia. Selanjutnya, Robert Broom menemukan fosil serupa yang berwujud tengkorak orang dewasa di tempat yang sama.

Manusia Purba di Eropa

Sumber: degambar.blogspot.co.id
Manusia purba yang diketemukan di Eropa disebut juga dengan Homo Neandherthalensis. Nama itu memiliki kandungan arti “manusia Neanderthal”. Manusia bentuk ini diketemukan oleh Rudolf Virchow di lembah Neander, Dusseldorf, Jerman Barat tahun 1856. Tidak hanya di Jerman, juga diketemukan di Gua Spy Belgia.

Di Prancis diketemukan manusia purba yang disebut juga dengan Homo Cro Magnon. Bersumber pada penelitian yang udah dilakukan, ada beberapa ketidaksamaan pada bentuk Pithecanthropus Erectus dengan Homo Sapiens. ketidaksamaan itu salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Ruang tengkorak Pithecanthropus lebih kecil dibanding dengan Homo Sapiens, sampai volume otaknya juga lebih kecil. Ruang tengkorak Pithecanthropus kurang dari 1000 cc, sedangkan ruang tengkorak Homo Sapiens lebih dari 1000 cc. 
  2. Tulang kening Pithecanthropus lebih menonjol ke depan. 
  3. Tulang rahang bawah Pithecanthropus lurus ke depan sampai tidak berdagu, sedangkan Homo sapiens berdagu. 
  4. Tulang rahang dan gigi Pithecanthropus lebih besar dan kuat dari pada tulang rahang Homo sapiens. 
  5. Tinggi dan berat tubuh Homo Sapiens lebih besar yaitu 130-210 cm serta 30-150 kg.
Dan itulah pembahasan kami mengenai Manusia Purba di Indonesia, Asia, dan Eropa, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Manusia Purba di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Manusia Purba. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian Sejarah



Pengertian Sejarah 

Pengertian Sejarah Menurut Arti 

Dalam bahasa Inggris, kata Sejarah berasal dari kata Historia yang berarti masa lampau ; masa lampau umat Manusia. 

Dalam bahasa Arab sejarah disebut dengan sajaratun (syajaroh) yang berarti pohon dan keturunan, maksudnya disaat kita membaca silsilah raja-raja akan tampak pohon dari yang paling kecil sampai berkembang menjadi besar, maka hal tersebut sejarah diartikan sebagai silsilah keturunan raja-raja yang berarti peristiwa pemerintahan keluarga raja di masa lampau. 

Dalam bahasa Yunani, kata sejarah disebut dengan istoria yang berarti belajar. Sehingga arti sejarah yaitu ilmu dan pengetahuan yang mempelajari semua peristiwa, peristiwa yang berlangsung di masa lampau dalam kehidupan umat manusia. 

Dalam bahasa Jerman, kata sejarah disebut dengan geschichte yang berarti sesuatu yang sudah berlangsung, sesuatu yang sudah berlangsung di masa lampau kehidupan umat Manusia. 

Pengertian Sejarah Menurut Bahasa 

Pengertian sejarah menurut bahasa terbagi dua yaitu pengertian sejarah dalam arti sempit dan dalam arti luas. Dalam arti sempit, pengertian sejarah yaitu peristiwa atau momen. Sedangkan pengertian sejarah dalam arti luas yaitu suatu peristiwa manusia yang memiliki akar dalam realisasi diri dengan kebebasan dan ketentuan daya rohani. Dalam bahasa Indonesia, sejarah mempunyai 3 arti yakni sejarah adalah silsilah atau asal usul, sejarah yaitu peristiwa atau momen yang benar-benar berlangsung di masa lampau serta sejarah yaitu ilmu dan pengetahuan serta narasi. 

Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli 



R. Mohammad Ali : keseluruhan perubahan dan bebrapa peristiwa yang benar-benar telah terjadi atau pengetahuan yang menyelidiki beberapa perubahan yang benar-benar berlangsung di masa lampau. 
Ibnu Khaldun : mendefinisikan sejarah sebagai catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia, tentang sebagian perubahan yang berlangsung pada watak masyarakat itu. 
Moh. Yamin, SH : suatu ilmu dan pengetahuan yang disusun berdasar hasil penyelidikan sebagian peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan fakta 
Roeslan Abdulgani : pengetahuan yang mempelajari serta menyelidiki dengan cara sistematis keseluruhan perubahan masyarakat dan kemanusiaan di masa lampau beserta kejadian-kejadiannya ; dengan masuk untuk menilai dengan cara kritis semua hasil penelitiannya, untuk dijadikan perbendaharaan-pedoman untuk penilaian serta penentuan keadaan masa sekarang dan arah progres di masa depan. 
W. H. Walsh : pencatatan yang berarti dan penting untuk manusia. Catatan itu mencakup beberapa tindakan dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga merupakan cerita yang berarti. 
Patrick Gardiner : pengetahuan yang mempelajari apa yang sudah diperbuat oleh manusia. 
J. V. Bryce : bahwa pengertian sejarah yaitu catatan dari apa yang sudah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia. 
Thomas Carlyle :  peristiwa masa lampau yang pelajari biografi orang-orang yang di kenal. Mereka, yaitu penyelamat pada masanya. Mereka adalah orang-rang besar yang pernah dicatat sebagai peletak dasar sejarah. 

Sebagian Aspek Sejarah 


Masa lampau, menjadi awal balik dalam masa yang akan datang sehingga dalam peristiwa ada pelajaran mengenai nilai dan moral. 

Masa kini, yaitu sejarah sebagai sumber pemahaman untuk generasi-generasi penerus dari masyarakat terdahulu sebagai cermin untuk menuju kehidupan bermasyarakat, berbangsa serta bernegara. 

Masa lampau, yaitu suatu gambaran tentang kehidupan manusia dan kebudayaannya di masa lampau sehingga dapat merumuskan hubungan sebab-akibat mengapa suatu peristiwa dapat berlangsung dalam kehidupan tersebut, walaupun belum tentu setiap momen atau peristiwa tercatat dalam sejarah. 

Sumber Sejarah 



Pengertian Sumber Sejarah yaitu semua yang menjadi pokok sejarah. Menurut Moh. Ali bahwa yang dikatakan dengan sumber sejarah yaitu semua sesuatu yang berwujud dan tidak berwujud serta bermanfaat untuk penelitian sejarah sejak mulai zaman purba sampai dengan sekarang. Sedangkan pendapat Muh. Yamin bahwa sumber sejarah yaitu kumpulan benda kebudayaan untuk membuktikan sejarah. 


Sebagian Jenis Sumber Sejarah - Sumber sejarah dikelompok menjadi sebagian jenis antara lain seperti berikut :


  1. Sumber Lisan, yaitu sumber sejarah yang diperoleh langsung dari keterangan para pelaku sejarah atau saksi mata peristiwa di masa lampau. Seperti seorang anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang pernah ikut serangnan umum menceritakan peristiwa yang dihadapi kepada orang lain, apa yang telah dialami dilihat dan yang dilakukannya adalah penuturan lisan (sumber lisan) yang dipakai untuk bahan penelitian sejarah. 
  2. Sumber Tertulis, yaitu sumber sejarah yang diperoleh dari peninggalan-peninggalan tertulis, catatan peristiwa terjadi di masa lamapu, seperti naskah, surat kabar, dokumen, tambo (catatan tahunan dari cina), babad, dan rekaman 
  3. Sumber Benda (Artefak), yaitu sumber sejarah yang diperoleh dengan peninggalan-peninggalan yang berupa benda-benda kebudayaan. Seperti kapak, perhiasan, candi, gerabah, manik-manik dan patung. Akan tetapi sumber histori itu belum dapat di pastikan kebenarannya. Oleh karena itu sumber-sumber peristiwa memerlukan studi, pengkajian, analisa, da penafsiran yang cermat oleh para ahli. 

Berdasar pada dari urutannya yang menyampaikan sumber sejarah antara lain sebagai berikut :


  1. Sumber Primer, yaitu peninggalan asli sejarah. Misalnya piagam, prasasti, candi, kronik, yang berasal di zamannya. 
  2. Sumber Sekunder yaitu benda-benda tiruan dari benda aslinya atau sumber pustaka hasil para para ahli sejarah, laporan penelitian, dan terjemahan kitab-kitab kuno 
  3. Sumber Tersier, yaitu buku-buku sejarah yang disusun atas laporan-laporan penelitian ahli tanpa dengan melakukan penelitian langsung 

Ruang Lingkup Sejarah 


Berikut penjelasan ruang lingkup sejarah 



  • Konsep Sejarah adalah suatu wujud kemampuan akal dalam membentuk gambaran baru yang sifatnya abstrak (tidak nyata) menurut data atau suatu kajian.

Sejarah sebagai peristiwa, adalah kejadian, kenyataan (realita), aktualitas sejarah yang telah terjadi atau berlangsung di masa lalu. Sejarah mengandung kejadian yang terladi atau berlangsung di masa lalu. 

Sejarah sebagai kisah, adalah suatu rangkaian cerita yang berupa narasi yang disusun menurut ingatan, tafsiran, manusia atau kesan. 

Sejarah sebagai ilmu, mempelajari kenyataan dengan mengadakan penelitian dan pengkajian mengenai peristiwa cerita sejarah. Sejarah sebagai ilmu pengetahuan terdapat beberapa syarat ilmiah misalnya empiris, objektif, teori, dan kesimpulan umum (menggeneralisasikan). 

Sejarah sebagai seni, dikatakan sebagai seni karena sejarah memerlukan inutisi, imajinasi, emosi dan gaya bahasa dalam penulisan sejarah. 

  • Unsur Sejarah terdiri dari 3 unsur antara lain sebagai berikut.
  1. Ruang, adalah tempat terjadinya suatu peristiwa yang menjadi bukti peristiwa sejarah menjadi real. 
  2. Waktu, adalah unsur sejarah yang memegang peranan penting sebagai sifat krologis dalam kajian sejarah sehingga dikenal dengan konsep periodisasi. 
  3. Manusia, adalah unsur sejarah yang menjadi sentral atau pemegang peran karena peristiwa sejarah dapat berlansung secara kompleks tergantung dari akal manusia dengan lingkungan yang ada.
  • Hubungan Sejarah dengan Ilmu 
  1.  Persamaan sejarah sebagai ilmu pengetahuan adalah berdasarkan dari pengalaman, pengamatan dan penyerapan. Sama-sama memiliki dasar teori dan metode.
  2. Perbedaan sejarah sebagai ilmu pengetahuan adalah dapat dipahami jika sejarah terikat oleh..

Sejarah terikat oleh waktu, karena waktu memegang peranan penting yang harus terdapat dalam sejarah. tetapi ilmu pengetahuan tidak terikat oleh waktu karena bukan hal yang penting dari ilmu pengetahuan 

Sejarah terikat oleh tempat, karena memiliki sifat yang unik dan einmalig atau terjadi hanya sekali. Sifat unik terikat oleh tempat atau spasial.

Sejarah terikat oleh kekhususan, karena tempat dan waktu membuat sejarah menjadi uni dan khusus.

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni

Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni. Pengertian Seni, Fungsi dari sebuah Seni, Unsur yang terdapat dalam sebuah Seni, Cabang-Cabang Seni, Beragam Macam Seni, Manfaat Seni untuk Kehidupan sehari-hari.

Pengertian Seni 

Sumber: kinerjaaktif.com
Awalannya seni diartikan sebagai suatu hal yang mempunyai karakter indah, halus, dan baik serta mulia, namun seiring berjalannya waktu udah banyak tokoh-tokoh yang memiliki pendapat tentang pengertian Seni.
  1. Menurut filosof Yunani bernama Plato (428-348 SM), seni yakni hasil tiruan alam (artimitator natural).
  2. Lalu pada era ke 19, Benedetto Croce mengatakan bila seni yakni ungkapan kesan-kesan.
  3. Sedangkan menurut pelukis termuka di Indonesia, S. Sugjojo, seni yakni jiwa yang tampak
  4. Dan menurut tokoh pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, seni yakni semua perbuatan manusia yang muncul dari perasaan yang hidup dan mempunyai karakter indah, hingga dapat menggerakkan jiwa dan perasaan manusia.
Dari beberapa pendapat di atas, dapat di ambil kesimpulan bila Seni yakni bagian komunikasi manusia yang berdasarkan pada pengalaman, perasaan serta memiliki keindahan.

Karakter Dasar Seni 

Seni mempunya beberapa karakter mendasar salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Kreatif, Karyanya belum pernah di buat sebelumnya (merupakan hal baru) 
  2. Individualistis, Karya yang di buat memberikan ciri khas penciptanya (jati diri pencipta) 
  3. Ekspresif, Karyanya memiliki emosi yang terpancar saat orang lain melihatnya 
  4. Abadi, Karya yang udah di buat miliki sifat abadi walaupun penciptanya telah tiada nantinya 
  5. Semesta (Universal), Karyanya didedikasikan untuk orang-orang sepanjang zaman 

Fungsi Seni 

Sumber: geniusmart.net
Manfaat seni dapat dibagi jadi dua, yaitu manfaat perseorangan dan manfaat sosial.

Manfaat Perseorangan Seni 

Manfaat perseorangan seni terdiri jadi dua, yaitu sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik dan emosional

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik 

Seni yang berfungsi untuk memenuhi keperluan manusia yang juga disebut sebagai penikmat seni. Misalnya, pada saat membeli pakaian, manusia mengutamakan model, warna, dan bahan, maka dari itu seni digunakan sebagai alat pemenuhan kebutuhan fisik

Seni sebagai alat pemenuhan kebutuhan emosional 

Seni yaitu tempat membeberkan emosi si penciptanya, yang nantinya akan terpancar serta dapat dirasakan juga bagi pencinta seni, sampai apa yang dirasakan pencipta dirasakan juga oleh penikmat seni itu sendiri.

Manfaat Sosial Seni 

Fungsi sosial seni dibagi jadi empat, yaitu sebagai media penerangan, pendidikan, agama, dan hiburan.

Seni sebagai media penerangan 

Seni digunakan sebagai media untuk menyampaikan pemahaman seseorang pada orang lain, karena sifatnya yang menyenangkan, hingga mudah untuk dipahami oleh orang lain.

Seni sebagai media pendidikan 

Seni digunakan juga dalam metode evaluasi, oleh karena itu banyak instansi pendidikan yang menggunakan seni dalam penyampaian materinya

Seni sebagai media agama 

Dalam dakwah seni juga diperlukan guna mempermudah proses penyampaiannya, seperti irama membaca Al-Quran yang berguna untuk mempermudah menghafalnya, atau nasyid yang berguna menyampaikan ajaran agama lewat syair yang pasti lebih meyenangkan dibanding mendengarkan ceramah yang hanya ucapan seseorang saja.

Seni sebagai media hiburan 

Manfaat paling mendasar pada seni yakni sebagai media hiburan. Di mana penikmatnya akan merasa senang dan bahagia.

Cabang–Cabang Seni 

Sumber: anneahira.com
Bersamaan dengan bertambahnya waktu, kebutuhan, dan pemahaman manusia, seni juga makin berkembang. Hal semacam ini diikuti dengan lahirnya seni-seni baru di masyarakat. Oswald Kulpe membagi cabang–cabang seni jadi:

Seni penglihatan/visual art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat untuk menikmati seni. Seni penglihatan terdiri jadi tiga, yaitu seni dua dimensi, seni tiga dimensi, dan seni integral.

Seni dua dimensi 
  1. Seni dua dimensi tanpa gerak: seni rupa (lukis, gambar) 
  2. Seni dua dimensi dengan gerak: seni perfilman 
Seni tiga dimensi 
  1. Seni tiga dimensi tanpa gerak: seni ukir dan pahat 
  2. Seni tiga dimensi dengan gerak: seni tari dan pantomim 
Seni integral 

Seni yang menggabungkan untuk permukaan dan bentuk. Misalnya arsitektur

Seni Pendengaran/Auditory Art 

Pada seni ini digunakan indra pendengar untuk nikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk, yaitu seni suara, seni kata, dan seni interal.

Seni suara 
  1. Musik instrumental dari alat tunggal: piano dan biola 
  2. Musik instrumental dari gabungan beberapa alat musik: band dan orkestra 
Seni kata 
  1. Puisi mempunyai irama: sajak 
  2. Puisi tidak mempunyai irama: novel dan cerpen 
Seni integral 

Seni yang memadukan suara dan kata, misalnya lagu, muikalisasi puisi, dan tembang

Seni penglihatan dan pendengaran/Audiotory-visual Art 

Pada seni ini digunakan indra penglihat dan pendengar untuk menikmati seni. Seni pendengaran dibagi jadi tiga bentuk yaitu:
  1. Seni gerak dan suara: Tarian 
  2. Seni gerak, kata, dan penglihatan: Drama 
  3. Seni gerak, kata, penglihatan, dan suara: Opera 
Namun cabang-cabang seni yang seringkali kita kenal terbagi lagi menjadi lima cabang yaitu, seni rupa, seni tari/gerak, seni nada/vocal/musik, seni sastra, dan seni teater/drama.

Seni rupa 
Sumber: ragamseni.com
Seni rupa yaitu seni dua dimensi/tiga dimensi yang bersumber pada peranannya terdiri mendai dua bentuk yaitu, seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Seni rupa murni cuma memiliki maksud untuk dilihat keindahannya saja, misalnya lukisan dan patung, sedangkan seni rupa terapan tidak cuma untuk keindahan, tetapi dapat pula digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya meja ukir.

Unsur – unsur seni rupa diantaranya yakni titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang. Dalam membuatnya, seni rupa memiliki beberapa prinsip satu diantaranya kesatuan, keselarasana, penekanan, irama, gradasi, pembagian, kecocokan, komposisi, keseimbangan, dan aksentuasi.

Seni tari/gerak 
Sumber: yenirahmaniyah.blogspot.co.id
Seni tari yaitu seni tiga dimensi yang bersumber pada pada gerak tubuh manusia. Tari yakni keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dalam bentuk gerak tubuh yang diperhalus lewat estetika.

Seni tari dibagi jadi seni tari classic, kreasi baru, tradisional, dan modern. Sekarang banyak lahir seni tari kreasi baru seperti break dance, capoera, shuffle, dan sebagainya.

Unsur – unsur tari dibagi jadi dua yaitu, pertama unsur keindahan tari salah satunya gerak, iringan internal-eksternal, tata rias dan pakaian, tema, tempat dan panggung. Kedua unsur penilaian tari diantanya wiraga, wieama, dan wirasa.

Seni suara/vocal/musik 
Sumber: pandaibelajar.com
Seni musik yaitu cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Kata musik dalam Bahasa Indonesia yakni terjemahan dari Bahasa Inggris music atau Bahasa Belanda muziek.

Menurut beberapa ahli sejarah, kata musik datang dari beberapa kumpulan nama dewi kesenian bangsa Yunani Purba, yaitu musae. Musik juga terdiri jadi banyak bentuk, diantaranya musik classic, tradisional, kasidah, blues, jazz, rock, pop, dan R&B.

Unsur – unsur dalam seni musik terdiri dari dua unsur, yaitu vocal dan instrumen. Vokal yakni alunan beberapa nada yang keluar dari suara manusia sendankan instrumen yakni beberapa nada yang keluara dari alat musik yang digunakan.

Seni sastra 
Sumber: kliping.co
Seni sastra merupak seni yang lahir dari gagasan/ide manusia yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Dalam kamus besar berbahasa Indonesia, Sastra mempunyai arti mengarahkan, mengajar, memberi panduan, atau instruksi.

Sedangkan Fananie mengemukakan bila sastra yakni karya seni yang merupakan ekspresi kehidupan. Beberapa jenis seni sastra salah satunya yakni puisi, cerpen, pantun, prosa, sajak, novel, dan sebagainya.

Unsur-unsur sastra terbagi dalam fikiran, perasaan, pengalaman, ide-ide, semangat, keyakinan, dan ekspresi. Seni sastra menonjolkan pemilihan bahasa yang digunakan untuk mengutarakan maksud hati si penulis.

Seni teater/drama 
Sumber: djarumfoundation.org
Seni teater yaitu seni yang paling kompleks, karena dalam visualisasinya ia menggabungkan cabang seni yang lain. Beberapa jenis teater salah satunya teater lama, komedi, baru, dan sendratasik (seni darama dan musik).

Unsur-unsur teater salah satunya yakni naskah/skenario, pemain, sutradara, properti, penataan, serta penonton.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Unsur, dan Cabang–Cabang Seni, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Cabang Seni di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Pengertian, Ciri – Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Pengertian, Ciri – Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan). Pengertian Kingdom Plantae (Tumbuhan), Ciri – Ciri dari Kingdom Plantae (Tumbuhan), Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan) secara jelas, lengkap, dan terperinci, Contoh – Contoh Sistem Organ Kingdom Plantea (Tumbuhan) itu sendiri.

Pengertian Kingdom Plantae (Tumbuhan) 

Sumber: remaja.xyz
Kingdom Plantae atau yang lebih dikenal dengan tumbuhan yang merupakan satu diantara organisme eukariotik multiseluler yang memiliki dinding sel dan klorofil. Nah, klorofil yaitu zat hijau daun yang kegunaannya untuk fotosintesis hingga sebuah tumbuhan bisa membuat makanannya sendiri atau memiliki sifat autotrof.

Hal inilah yang membedakan antara Kingdom Plantae dan Kingdom Animalia. Tidak cuma itu, perbedaan yang lain yaitu Kingdom Plantae tidak dapat bergerak bebas seperti Kingdom Animalia.

Ciri - Ciri Kingdom Plantae (Tumbuhan) 

Sumber: log.viva.co.id
Kingdom Plantae memiliki ciri khusus yang membuat Kingdom ini berbeda dengan Kingdom Animalia. Ciri itu akan kita bahas secara menyeluruh berikut ini: 
  1. Dinding sel yang tersusun atas selulosa. 
  2. Memiliki klorofil yang bertindak sebagai fotosintesis. 
  3. Karena memiliki klorofil, kingdom plantae punya sifat autotrof (dapat membuat makanan sendiri) dengan pertolongan cahaya atau sinar matahari. 
  4. Eukariot 
  5. Multiseluler 
  6. Menyimpan cadangan makanan berbentuk amilum (pati) 
  7. Mengalami pergiliran keturunan dalam siklus hidupnya. 

Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan) 

Sumber: arya-flower.com
Tidak cuma memiliki ciri yang udah diterangkan di atas. Kingdom Plantae juga memiliki klasifikasinya sendiri. Klasifikasi ini bantu kita supaya dapat membedakan antara spesies yang satu dengan spesies yang lain dalam Kingdom Plantae:

Divisi Bryophyta (Tumbuhan Lumut) 
Sumber: artikelsiana.com
Tumbuhan lumut sangat mudah diketemukan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama di beberapa tempat yang lembab seperti tembok, tanah, bebatuan lapuk bahkan lumut juga menempel di kulit pohon. Tumbuhan lumut suka sekali dengan tempat yang lembab.

Ini disebabkan saat bereproduksi tumbuhan lumut membutuhkan air untuk melakukan pembuahan. Ketiadaan air, meyebabkan sel kelamin jantan tidak bisa membuahi sel kelamin betina. Bagian tubuh pada lumut yang memiliki kemiripan dengan akar disebut juga Rizoid.

Rizoid memiliki fungsi untuk menyerap air dan garam mineral serta sebagai alat perlekatan pada habitatnya. Contoh pada tembok. Tumbuhan lumut tidak memiliki floem dan xylem yang bertindak sebagai pembuluh angkut.

Karena itu juga, maka lumut sangat suka pada tempat yang lembab di mana ada kandungan air yang cukup untuk pertumbuhannya. Tumbuhan lumut dibagi menjadi 3 yaitu, Kelas Hepaticopsida (Lumut Hati), Kelas Anthocerotopsida (Lumut Tanduk) dan Kelas Bryopsida (Lumut Daun).

Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku) 
Sumber: seputarpendidikan003.blogspot.co.id
Paku yang dimaksud disini bukanlah paku yang biasanya digunakan untuk menggantung lukisan atau cermin yang ada di rumah kita lho, ya. Tetapi, paku yang disebut disini yaitu Tumbuhan Paku. Seperti apa sih susunan dari tumbuhan paku ini?

Jadi tumbuhan paku merupakan bagian dari Kingdom Plantae yang tubuhnya udah memiliki akar, batang dan daun sejati. Susunan daun tumbuhan paku menyirip seperti bulu. Tidak sama dengan lumut, tumbuhan paku udah memiliki pembuluh angkut yaitu xylem dan floem.

Tidak cuma itu tumbuhan paku bisa pula hidup di mana saja mereka mau, terutama di tempat yang lembab seperti di air, permukaan batu, tanah, hutan hujan tropis bahkan tumbuhan paku juga bisa menempel di kulit pohon.

Tumbuhan paku memiliki bentuk yang bermacam seperti lembaran, perdu atau berupa seperti tanduk rusa. Nah, nama lain dari tumbuhan paku yaitu Pakis.

Tumbuhan paku terdiri atas 4 kelas, diantaranya yaitu Kelas Psilopsida (Paku Purba), Kelas Lycopsida (Paku Kawat), Spenopsida (Paku ekor kuda) dan Pteriopsida (Paku Sejati).

Divisi Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji) 
Sumber: sarapandulu.blogspot.co.id
Tumbuhan biji yaitu tingkatan tertinggi dari Kingdom Plantae. Tumbuhan biji udah memiliki akar, batang dan daun sejati. Tumbuhan biji menghasilkan biji sebagai alat perkembang biakan. Tidak cuma itu, tumbuhan biji memiliki ketinggian dan bentuk yang beragam dari divisi-divisi kingdom plantae sebelumnya.

Mempunyai habitat di darat dan beberapa di air umpamanya pada teratai yang mengapung di air. Reproduksi pada tumbuhan berbiji bereproduksi lewat penyerbukan dan pembuahan.

Divisi spermatophyte terbagi lagi menjadi dua sub divisi yaitu sub divisi Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka) dan sub divisi angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup).

Sub divisi Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka) 
Sumber: kimeni-kim.blogspot.co.id
Tumbuhan berbiji terbuka tidak mempunyai pembungkus biji. Artinya bakal bijinya itu terbuka dan ada pada permukaan daun buah. Umumnya terdiri dari tumbuhan berkayu dan berakar tunggang yang memiliki bentuk dan ukuran yang bermacam.

Tumbuhan berbiji terbuka memiliki alat kelamin betina dan jantan pada satu pohon tetapi terpisah letaknya, beberapanya memiliki alat kelamin betina dan jantan tidak pada satu pohon, tetapi berbeda pohon.

Maksudnya disini pada pohon kelamin jantan hanya memiliki satu alat kelamin, yaitu kelamin jantan. Begitu pula sebaliknya. Sub divisi Gymnospermae terbagi atas 4 kelas diantaranya yaitu, Kelas Cycadinae, kelas Ginkgoinae, kelas Coniferae dan kelas Gnetinae.

Sub divisi Angiospermae (Tumbuhan berbiji tertutup)
Sumber: blogkutuq.wordpress.com
Berbeda Gymnospermae, tumbuhan berbiji tertutup dimana bijinya ini ditutupi oleh buah. Tumbuhan berbiji tertutup dapat berupa pohon besar, perdu, tumbuhan rambat serta tumbuhan tidak berkayu. Daun pada tumbuhan biji tertutup umumnya pipih dan relative lebih lebar dengan bentuk yang beraneka ragam.

Tidak cuma itu, tumbuhan biji tertutup memiliki peran penting untuk makhluk hidup terutama manusia karena hampir semua bahan makanan yang dikonsumsi oleh manusia datang dari tumbuhan biji tertutup.

Sistem reproduksi pada Angiospermae berupa bunga. Bunga ini terdiri atas bunga sempurna dan tidak sempurna. Bunga sempurna tidak cuma memiliki alat kelamin jantan dan betina juga memiliki kelopak dan mahkota.

Sedangkan bunga tidak sempurna tidak memiliki salah satu ataupun keduanya. Reproduksi berjalan secara penyerbukan dan pembuahan.

Angiospermae terbagi menjadi dua kelas yaitu Kelas Monocotyledone (Monokotil/Biji berkeping satu) dan Kelas Dycotyledone (Dikotil/Berkeping dua).

Kelas Monocotyledone (Monokotil/Berkeping satu) 
Sumber: radarlombok.co.id
Susunan tumbuhan Monocotyledone terdiri dari akar yang berserabut. Akar serabut pada monocotyledone tidak sekokoh pada akar tunggang yang dimiliki oleh Kelas Dicotyledone. Tumbuhan monokotil juga memiliki batang yang yang beruas dan tidak bercabang.

Batang ini bisa tidak memiliki cambium sampai tumbuhan monokotil tidak dapat tumbuh jadi semakin besar. Daun pada tumbuhan monokotil mempunyai tulang daun yang sejajar atau melengkung.

Sedangkan pada bunganya memiliki beberapa bagian yang jumlahnya kelipatan tiga. Tumbuhan monokotil terbagi lagi atas lima ordo, yaitu Ordo Graminae (Rumput-rumputan), ordo palmae (palem-paleman), Ordo Zinggiberaceae (jahe-jahean), Ordo Bromeliaceae (Nanas) dan Orchicidaceae (Anggrek).

Kelas Dycotyledone (Berkeping dua)
Sumber: pakarkopi.com/
Berbeda halnya dengan kelas monokotil, akar pada tumbuhan dikotil yaitu akar tunggang. Hingga akar ini sangat kokoh. Pada akar dan batang tumbuhan dikotil memiliki cambium yang artinya akar dan batang dikotil dapat tumbuh semakin besar.

Batang pada dikotil bercabang-cabang serta buku-buku dan ruas yang tidak jelas. Daun pada dikotil berbentuk tunggal ataupun majemuk dan mempunyai tulang daun menjari atau menyirip. Untuk bagian bunga pada tumbuhan dikotil berjumlah kelipatan 2, 4 atau 5.

Tumbuhan dikotil terdiri atas beberapa ordo salah satunya yaitu, Ordo Euphorbiaceae (Getah-getahan), Leguminoceae (polongan), Solanaceae (Terongan), Rutaceae (Jeruk), Malpaceae (Kapas), Mertaceae (Jambu) dan Kompositae.

System Organ Kingdom Plantea (Tumbuhan) 

Tumbuhan sama juga dengan makhluk hidup yang lainnya. Agar dapat berkembang dan tumbuh dengan baik, mereka membutuhkan sistem organ yang baik. Sistem organ pada tumbuhan terdiri atas beberapa organ yaitu akar, batang, daun dan bunga.

Akar 
Sumber: bibitbunga.com
Akar pada tumbuhan bertindak untuk menyerap zat hara dan air di dalam tanah. Akar berkembang dari meristem apical ujung akar yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra).

Tudung akar bertindak untuk melindungi ujung akar pada ketika menembus tanah. Akar juga bertindak sebagai alat untuk memperkokoh tanaman hingga tidak mudah roboh ketika angin atau badai datang.

Tidak cuma itu, pada beberapa bentuk tanaman akar digunakan sebagai alat pernapasan dan tempat menaruh atau menyimpan cadangan makanan.

Susunan akar terdiri atas epidermis atau kulit luar, korteks, endodermis, dan stele yang ada xylem dan floem sebagai alat angkut. Akar terdiri atas dua yaitu akar serabut pada monokotil dan akar tunggang pada dikotil.

Batang 
Sumber: flickr.com
Batang yaitu organ berpembuluh yang memiliki peranan sebagai alat pengangkut. Di batang juga memiliki xylem dan floem yang kegunaannya udah kita ketahui sebagai alat angkut.

Fungsi dari batang yaitu sebagai alat angkut zat makanan dari akar ke daun dan dari daun ke semua tubuh tumbuhan.

Tidak cuma itu batang juga bertindak mengarahkan tumbuhan untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup yang bermanfaat untuk kelangsungan proses fotosintesis.

Batang juga memiliki manfaat yang lainnya yaitu sebagai alat perkembangbiakan vegetative, area untuk menaruh atau menyimpan makanan dan sebagai tempat perlekatan cabang, daun dan buah.

Batang terbagi dalam beberapa tipe yaitu tipe berkayu, tipe lembut dan lunak (herbaseus) dan tipe rumput (kalmus). Susunan batang terdiri atas Epidermis, korteks, endodermis dan stele.

Daun 
Sumber: suaradesa.com
Daun pada tumbuhan memiliki fungsi atau manfaat sebagai alat penguapan dan tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Tidak cuma itu daun juga bertindak sebagai alat pernapasan dan penyerap matahari. Daun terdiri atas Helai daun, Tangkai daun dan pelepah daun.

Susunan daun terdiri atas epidermis yang memiliki kutikula untuk menghindari penguapan yang terlampau besar, Mesofil yang memiliki kloroplas yang banyak dan Hipodermis yang memiliki stomata.

Bunga 
Sumber: seventeen-swords.blogspot.co.id
Umumnya orang melihat bunga sebagai objek yang memperindah tumbuhan karena memiliki bentuk dan warna yang beraneka ragam.

Nah, sebenarnya fungsi dari bunga lebih dari itu, lho. Salah satu fungsi penting dari bunga yang mungkin belum banyak diungkap yaitu sebagai sistem reproduksi pada tumbuhan. Reproduksi ini bantu melindungi spesies tumbuhan itu tetap terjaga.

Susunan bunga terdiri atas: 
  1. Kelopak bunga yang biasanya berwarna hijau. Kelopak ini bertindak untuk melindungi dan membungkus bunga ketika masih kuncup. 
  2. Mahkota bunga, memiliki warna cerah dan menarik. Nah, mahkota inilah yang membuat bunga jadi cantik dan indah untuk dipandang mata. Sebenarnya, mahkota yang berwana cerah ini bertindak untuk menarik pollinator yaitu serangga yang membantu pada proses polinasi (penyerbukan) bunga. Contoh serangganya yaitu Kupu-kupu dan Lebah. 
  3. Benang Sari, bertindak sebagai alat kelamin jantan pada tumbuhan. Apabila serbuk sari jatuh ke kepala putik terbentuklah pembuahan. 
  4. Dan yang terakhir putik. Putik yakni alat kelamin betina, disinilah terjadinya pembuahan dan mengembangnya zigot pada bunga.
Dan itulah tadi pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri – Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Plantae (Tumbuhan), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Kingdom Plantae (Tumbuhan) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Kingdom Plantae (Tumbuhan). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com