Showing posts sorted by relevance for query pengertian pajak. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pengertian pajak. Sort by date Show all posts

Pengertian Pajak

Pengertian Pajak 





Pajak adalah pungutan harus yang dibayar rakyat untuk negara dan akan dipakai untuk kebutuhan pemerintah serta masyarakat umum. Rakyat yang membayar pajak tidak akan merasakan manfaat dari pajak secara langsung, karena pajak dipakai untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi. Pajak adalah salah satu sumber dana pemerintah untuk melakukan pembangunan, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.


Ciri-ciri Pajak 



1. Pajak Adalah Kontribusi Wajib Warga Negara 

Artinya setiap orang mempunyai kewajiban untuk membayar pajak. Tetapi hal tersebut hanya berlaku untuk warga negara yang telah memenuhi ketentuan subjektif serta ketentuan objektif. Yaitu warga negara yang mempunyai Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) lebih dari Rp2. 050. 000 per bulan. Jika Anda adalah karyawan/pegawai, baik karyawan swasta maupun pegawai pemerintah, dengan keseluruhan penghasilan lebih dari Rp2 juta, maka wajib membayar pajak. Jika Anda adalah wiraswasta, jadi setiap penghasilan akan dikenakan pajak sebesar 1% dari keseluruhan penghasilan kotor/bruto (berdasar pada PP 46 tahun 2013).

2. Pajak Bersifat Memaksa Untuk Setiap Warga Negara 

Jika seseorang telah memenuhi ketentuan subjektif serta ketentuan objektif, maka wajib untuk membayar pajak. Dalam undang-undang pajak telah dijelaskan, jika seseorang dengan sengaja tidak membayar pajak yang seharusnya dibayarkan, maka ada ancaman sanksi administratif maupun hukuman dengan cara pidana.

3. Warga Negara Tidak Mendapat Imbalan Langsung 

Pajak berbeda dengan retribusi. Contoh retribusi : ketika mendapat manfaat parkir, maka harus membayar sejumlah uang, yakni retribusi parkir, tetapi pajak tidak seperti itu. Pajak adalah salah satu fasilitas pemerataan pendapatan warga negara. Jadi saat membayar pajak dalam jumlah tertentu, Anda tidak langsung menerima manfaat pajak yang dibayar, yang akan Anda dapatkan berupa perbaikan jalan raya di daerah Anda, sarana kesehatan gratis untuk keluarga, beasiswa pendidikan untuk anak Anda, serta lain-lainnya.

4. Berdasarkan Undang-undang 

Perspektif Pajak Dari Sisi Ekonomi dan Hukum 



a) Pajak dari perspektif ekonomi 

Hal semacam ini bisa dinilai dari beralihnya sumber daya dari sektor privat (warga negara) pada sektor umum (masyarakat). Hal semacam ini memberi gambaran bahwa pajak menyebabkan 2 kondisi menjadi berubah, yakni :

Pertama, berkurangnya kemampuan individu dalam menguasai sumber daya untuk kepentingan penguasaan barang serta layanan.

Kedua, bertambahnya kemampuan keuangan negara dalam penyediaan barang serta layanan umum yang merupakan keperluan masyarakat.

b) Pajak dari perspektif hukum 

Perspektif ini terjadi akibat adanya suatu ikatan yang muncul karena undang-undang yang menyebabkan timbulnya keharusan warga negara untuk menyetorkan sejumlah dana tertentu kepada negara. Dimana negara memiliki kekuatan untuk memaksa serta pajak itu dipergunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan. Hal semacam ini memperlihatkan bahwa pajak yang dipungut harus berdasar pada undang-undang, hingga menjamin ada kepastian hukum, baik untuk petugas pajak sebagai pengumpul pajak maupun untuk wajib pajak sebagai pembayar pajak.

Fungsi Pajak bagi Negara dan Masyarakat 



1. Fungsi Anggaran (Fungsi Budgeter) 

Pajak adalah sumber pemasukan keuangan negara dengan cara mengumpulkan dana atau uang dari harus pajak ke kas negara untuk membiayai pembangunan nasional atau pengeluaran negara lainnya. Hingga guna pajak adalah sumber pendapatan negara yang mempunyai tujuan menyeimbangkan pengeluaran negara dengan pendapatan negara.

2. Fungsi Mengatur (Fungsi Regulasi) 

Pajak adalah alat untuk melaksanakan atau mengatur kebijakan negara dalam lapangan sosial serta ekonomi. Fungsi mengatur itu diantaranya :


  • Pajak bisa digunakan untuk menghambat laju inflasi.
  • Pajak bisa digunakan sebagai alat untuk mendorong kegiatan ekspor, seperti : pajak ekspor barang.
  • Pajak bisa memberikan proteksi atau perlindungan terhadap barang produksi dari dalam negeri, misalnya : Pajak Bertambahnya Nilai (PPN).
  • Pajak bisa mengatur serta menarik investasi modal yang menolong perekonomian supaya makin produktif.


3. Fungsi Pemerataan (Pajak Distribusi) 

Pajak dapat digunakan untuk menyesuaikan serta menyeimbangkan antara pembagian pendapatan dengan kebahagiaan serta kesejahteraan masyarakat.

4. Fungsi Stabilisasi 

Pajak dapat digunakan untuk menstabilkan keadaan serta keadaan perekonomian, seperti : untuk mengatasi inflasi, pemerintah menetapkan pajak yang tinggi, hingga jumlah uang yang beredar bisa dikurangi. Sedangkan untuk mengatasi kelesuan ekonomi atau deflasi, pemerintah turunkan pajak, sehingga jumlah uang yang beredar bisa ditambah serta deflasi bisa di atasi.

Ke empat fungsi pajak diatas adalah fungsi dari pajak yang umum ditemui di beberapa negara. Untuk Indonesia saat ini pemerintah lebih menitik beratkan kepada 2 fungsi pajak yang pertama. Instansi Pemerintah yang mengelola perpajakan negara di Indonesia yaitu Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang ada dibawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Tanggung jawab atas kewajiban membayar pajak berada pada anggota masyarakat sendiri untuk memenuhi kewajiban tersebut, sesuai sama sistem self assessment yang dipercayai dalam Sistem Perpajakan Indonesia. Direktorat Jenderal Pajak, sesuai fungsinya berkewajiban melakukan pembinaan, penyuluhan, pelayanan, dan pengawasan pada masyarakat. Dalam melaksanakan fungsinya tersebut, Direktorat Jenderal Pajak berusaha sebaik mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai visi dan misi Direktorat Jenderal Pajak.


Jenis Pajak 


1. Jenis Pajak Berdasarkan Sifat 

Berdasarkan sifatnya, pajak digolongkan menjadi 2 jenis, yakni : pajak tidak langsung serta pajak langsung.

a) Pajak Tidak Langsung (Indirect Tax) 

Pajak tidak langsung adalah pajak yang hanya diberikan kepada wajib pajak apabila melakukan momen atau perbuatan tertentu. Sehingga pajak tidak langsung tidak dapat dipungut secara berkala, tetapi hanya dapat dipungut apabila terjadi peristiwa atau perbuatan tertentu yang menyebabkan keharusan membayar pajak. Misalnya : pajak penjualan atas barang elegan, dimana pajak ini hanya diberikan apabila wajib pajak menjual barang mewah.

b) Pajak Langsung (Direct Tax) 

Pajak langsung adalah pajak yang didapatkan dengan cara berkala kepada wajib pajak berlandaskan surat ketentuan pajak yang di buat kantor pajak. Didalam surat ketentuan pajak ada jumlah pajak yang perlu dibayar wajib pajak. Pajak langsung harus dijamin seseorang yang terkena wajib pajak serta tidak bisa diarahkan pada pihak yang lain. Misalnya : Pajak Bumi dan Pendapatan (PBB) serta pajak pendapatan.

2. Tipe Pajak Berdasarkan Instansi Pemungut 



a) Pajak Daerah (Lokal) 

Pajak daerah adalah pajak yang dipungut pemerintah daerah dan terbatas hanya pada rakyat daerah itu sendiri, baik yang dipungut Pemda Tingkat II ataupun Pemda Tingkat I. Misalnya : pajak hotel, pajak hiburan, pajak restoran, serta ada banyak yang lain.

b) Pajak Negara (Pusat) 

Pajak negara adalah pajak yang dipungut pemerintah pusat melalui instansi terkait, seperti : Dirjen Pajak, Dirjen Bea serta Cukai, ataupun kantor inspeksi pajak yang tersebar di semua Indonesia. Misalnya : pajak pertambahan nilai, pajak penghasilan, pajak bumi serta bangunan, serta masih banyak lainnya.


3. Tipe Pajak Berdasarkan Objek Pajak dan Subjek Pajak 


a) Pajak Objektif 

Pajak objektif yaitu pajak yang pengambilannya berdasarkan objeknya. Misalnya : pajak impor, pajak kendaraan bermotor, bea materai, bea masuk serta ada banyak yang lain.

b) Pajak Subjektif 

Pajak subjektif yaitu pajak yang pengambilannya berdasarkan subjeknya. Misalnya : pajak kekayaan serta pajak penghasilan.

Contoh Faktur: Lengkap

Contoh Faktur: Lengkap. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Faktur: Lengkap. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Faktur Pajak

Sumber: uangteman.com
Faktur Pajak yaitu bukti pungutan pajak Pengusaha Kena Pajak (PKP), yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP).

Artinya, saat PKP menjual sebuah barang atau jasa kena pajak, ia mesti menerbitkan Faktur Pajak sebagai tanda bukti dirinya sudah memungut pajak dari orang yang sudah membeli barang/jasa kena pajak itu.

Butuh diingat kalau barang/jasa kena pajak yang diperjual belikan, sudah dikenai biaya pajak selain harga pokoknya.

PKP yaitu usaha/perusahaan/pengusaha yang melakukan penyerahan barang kena pajak dan/atau JKP yang dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN). PKP mesti dikukuhkan terlebih dulu oleh DJP, dengan beberapa kriteria tertentu.

Butuh diingat, Faktur Pajak mesti di buat oleh PKP untuk tiap penyerahan BKP dan/atau JKP, ekspor BKP tidak berwujud, serta ekspor JKP.

Jenis - Jenis Faktur Pajak

Faktur Pajak Keluaran yaitu faktur pajak yang di buat oleh Pengusaha Kena Pajak ketika melakukan penjualan pada barang kena pajak, jasa kena pajak, serta atau barang kena pajak yang termasuk dalam barang mewah;
  1. Faktur Pajak Masukan yaitu faktur pajak yang diperoleh oleh PKP saat melakukan pembelian pada barang kena pajak atau jasa kena pajak dari PKP yang lain; 
  2. Faktur Pajak Pengganti yaitu penggantian atas faktur pajak yang sudah terbit sebelumnya karena ada kekeliruan pengisian, terkecuali kekeliruan pengisian NPWP. Hingga, mesti dilakukan pembetulan supaya sesuai sama kondisi yang sesungguhnya; 
  3. Faktur Pajak Gabungan yaitu faktur pajak yang di buat oleh PKP yang mencakup semua penyerahan yang dilakukan pada pembeli barang kena pajak atau jasa kena pajak yang sama sepanjang satu bulan kalender; 
  4. Faktur Pajak Digunggung yaitu faktur pajak yang tidak diisi dengan jati diri pembeli, nama, serta tanda tangan penjual yang cuma bisa di buat oleh PKP Pedagang Eceran; 
  5. Faktur Pajak Cacat yaitu faktur pajak yang tidak di isi secara lengkap, jelas, benar, dan/atau tidak di tandatangani termasuk juga kekeliruan dalam pengisian kode serta nomer seri. Faktur pajak cacat bisa dibetulkan dengan membuat faktur pjak pengganti; 
  6. Faktur Pajak Batal yaitu faktur pajak yang dibatalkan karena adanya pembatalan transaksi. Pembatalan faktur pajak harus juga dilakukan saat ada kekeliruan pengisian NPWP dalam faktur pajak. 
Ada juga dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan faktur pajak. Yakni dokumen yang tidak mempunyai format seperti faktur pajak pada umumnya, namun tetap dipersamakan kedudukannya dengan faktur pajak.

Misalnya yaitu tagihan listrik, tagihan penggunaan air, tagihan telephone selular, serta lain sebagainya.

Fungsi Faktur Pajak

  1. Peran penting Faktur Pajak sangat bermanfaat untuk PKP. Oleh karena adanya faktur pajak PKP mempunyai bukti kalau PKP sudah melakukan penyetoran, pemungutan sampai pelaporan SPT Masa-masa PPN sesuai sama ketentuan yang berlaku. 
  2. Bila tejadi kekeliruan dalam mengisi faktur pajak, PKP bisa melakukan pembetulan faktur pajak itu. Bila tidak dilakukan pembetulan sama sekali, hal semacam ini bakal merugikan PKP yaitu pada saat auditor mengecek pajak PKP. 

Petunjuk Pengisian Faktur Pajak

Sumber: online-pajak.com
Contoh Faktur Pajak yang Masih Kosong. Bagaimanakah cara mengisinya? 

Step 1 
  1. Masukan Kode serta Nomer Seri Faktur Pajak yang sudah didapat dari DJP 
  2. Masukan nama, alamat, serta NPWP Perusahaan yang menyerahkan Barang/Jasa Kena Pajak pada kolom Pengusaha Kena Pajak 
  3. Masukan nama, alamat, serta NPWP Perusahaan yang membeli atau menerima Barang/Jasa Kena Pajak pada kolom Pembeli Barang Kena Pajak/Penerima Jasa Kena Pajak 
Step 2 
  1. Masukan nomer urut sesuai sama urutan jumlah barang atau jasa kena pajak yang diserahkan (1, 2, 3,...) 
  2. Masukan nama barang/jasa kena pajak yang diserahkan 
  3. Masukan nominal harga pada kolom Harga Jual/Pergantian/Uang Muka/Termin (bila nominal bukanlah dalam satuan rupiah, Anda mesti mempunyai Faktur Pajak khusus untuk nominal selain rupiah, yaitu Faktur Pajak Valas) 
Step 3 
  1. Total keseluruhan harga ditulis pada kolom Harga Jual/Pergantian/Uang Muka/Termin 
  2. Keseluruhan nilai potongan harga Barang atau Jasa Kena Pajak ditulis (bila ada potongan) ditulis pada kolom Dikurangi Potongan Harga 
  3. Bila Anda udah menerima uang muka seusai penyerahan Barang atau Jasa Kena Pajak, nominal uang itu bisa ditulis pada kolom Nilai Uang Muka yang sudah di terima. 
  4. Jumlah Harga Jual/Pergantian/Uang Muka/Termin dikurangi dengan Potongan Harga serta Uang muka yang sudah di terima, lantas ditulis pada kolom Dasar Pengenaan Pajak 
  5. Jumlah PPN yang terutang sebesar 10% dari Dasar Pengenaan Pajak ditulis pada kolom PPN = 10% x Dasar Pengenaan Pajak 
  6. Pada kolom Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), cuma di isi jika terjadi penyerahan Barang Kena Pajak yang Termasuk Mewah. Bisa diisi dengan cara, besar tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah dikalikan dengan Dasar Pengenaan Pajak 
  7. Masukan Tempat serta Tanggal pada saat membuat Faktur Pajak tersebut 
  8. Masukan Nama serta Tanda Tangan dari Nama Petinggi yang sudah ditunjuk oleh Perusahaan (mesti sesuai sama Nama Petinggi pada saat Perusahaan resmi jadi Pengusaha Kena Pajak/PKP) 

Contoh Faktur

Contoh 1
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 2
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 3
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 4
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 5
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 6
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 7
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 8
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 9
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 10
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 11
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 12
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 13
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 14
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 15
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 16
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 17
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 18
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 19
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 20
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 21
Sumber: ayuprint.co.id
Contoh 22
Sumber: ayuprint.co.id

Faktur Pajak Elektronik

Kementerian Keuangan sudah menerbitkan ketentuan yang menetapkan pengertian bentuk Faktur Pajak paling baru, yang terdiri dari bentuk elektronik atau e-Faktur serta tertulis (hardcopy) - PMK Nomer 151/PMK. 011/2013.

Berikut ini beberapa ketentuan berkaitan e-Faktur bersama penuturannya: 
  1. Ketentuan Direktur Jenderal Pajak Nomer PER-16/PJ/2014 mengenai Tata Cara Pembuatan serta Pelaporan Faktur Pajak Berbentuk Elektronik 
  2. Ketentuan Direktur Jenderal Pajak Nomer PER-17/PJ/2014 mengenai Perubahan Kedua atas Ketentuan Direktur Jenderal Pajak Nomer PER-24/PJ/2012 mengenai Bentuk, Ukuran, Tata Cara Pengisian Keterangan Prosedur Pemberitahuan dalam Rangka Pembuatan, Tata Cara Pembetulan atau Pergantian, serta Tata Cara Pembatalan Faktur Pajak 
  3. Ketentuan Direktur Jenderal Pajak Nomer KEP-136/PJ/2014 mengenai Penetapan Pengusaha Kena Pajak yang Diwajibkan Membuat Faktur Pajak Berbentuk Elektronik 
  4. Tiap perubahan ketentuan pemerintah paling baru, secara automatis diperbaharui di dalam aplikasi Online Pajak, memastikan semua laporan Anda di buat secara akurat sesuai sama ketentuan pajak yang berlaku. 
  5. Online Pajak yaitu aplikasi pajak terintegrasi untuk mengkalkulasi, menyetor, serta melaporkan pajak perusahaan secara on-line yang pastinya bisa menghemat waktu penggunanya. 
Kesimpulan:
Sumber: sukapajak.com

  1. Ingat, jangan sampai lupa dengan poin penting berikut ini: 
  2. Faktur Pajak yaitu bukti pungutan pajak PKP yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak atau penyerahan Jasa Kena Pajak. Saat PKP menjual sebuah barang atau jasa kena pajak, ia mesti menerbitkan Faktur Pajak sebagai tanda bukti kalau dirinya sudah memungut pajak dari orang yang sudah membeli barang atau jasa kena pajak tersebut.
  3. Faktur pajak adalah bukti kalau PKP sudah melakukan penyetoran, pemungutan, serta pelaporan SPT Masa-masa PPN sesuai sama ketentuan yang berlaku.
  4. Bila tejadi kekeliruan dalam mengisi faktur pajak, PKP bisa melakukan pembetulan faktur pajak itu. Bila tidak dilakukan pembetulan sama sekali, hal semacam ini akan merugikan PKP yaitu pada saat Audit datang ke PKP serta melakukan kontrol pajak. 
  5. Tiap PKP mesti membuat e-Faktur sesuai sama Ketentuan Direktur Jenderal Pajak Nomer: KEP-136/PJ/2014 mengenai Penetapan Pengusaha Kena Pajak yang Diwajibkan Membuat Faktur Pajak Berbentuk Elektronik. 
  6. Gunakan Online Pajak, aplikasi pajak on-line yang user-friendly serta hemat waktu. Kalkulasi, setor serta lapor PPN, PPh 23 serta PPh 21 (beta) semua dilakukan dalam satu aplikasi terpadu!
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Faktur: Lengkap, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Faktur: Lengkap di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Faktur. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. online-pajak.com
  2. ayuprint.co.id 

Contoh NPWP dan Cara Membuatnya

Contoh NPWP dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh NPWP dan Cara Membuatnya. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian NPWP

Sumber: bisnis.liputan6.com
NPWP yakni nomer yang diberikan pada seorang Wajib Pajak sebagai fasilitas dalam administrasi perpajakan yang dipakai sebagai tanda pengenal diri atau jati diri Wajib Pajak dalam melakukan hak serta kewajiban perpajakannya.

Mempunyai NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) yaitu tanda kalau seseorang itu adalah orang yang patuh pajak.

Nomer wajib Pajak (NPWP) terdiri dari 15 digit angka. Dalam deretan angka itu ada kode yang menyebutkan jenis pajak, nomer pajak yang di keluarkan oleh kantor pajak, kantor yang melayani pembayaran pajak itu, dan ada kode cabang pajak yang dibayarkan oleh seseorang itu.

Kode-kode yang ada dalam NPWP itu, yaitu sebagai berikut ini: 

  1. Contoh kode dalam nomer pokok wajib Pajak: 2 angka pertama adalah kode jenis pajak yang dibayarkan oleh pemiliki NPWP. 
  2. Sedangkan pada 7 digit angka selanjutnya adalah nomer pajak tertentu yang hanya dapat di keluarkan oleh kantor pajak 
  3. Lantas 3 digit angka selanjutnya adalah kode Kantor Pelayanan Pajak contoh 521 untuk Kantor pajak di Purwokerto (KPP) 
  4. Terakhir, 3 digit angka yang terahir adalah kode cabang 
Misalnya: Contoh: 01.123.456.7-521.000 kode itu menerangkan: Wajib Pajak Badan pusat di KPP Pratama Purwokerto 

Syarat-syarat yang perlu dipenuhi ketika akan pendaftaran NPWP (Nomer Pokok Wajib Pajak) 

  • Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi (khusus Non Usahawan) 
  1. Untuk masyarakat asli Indonesia: Foto copy KTP atau SIM 
  2. Untuk Orang Asing: Foto copy Paspor serta surat keterangan domisili (Tempat Tinggal) 
  3. Khusus untuk Usahawan: Surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari lembaga yang berwenang 
  • Untuk Wajib Pajak Badan 
  1. Foto copy akta pendirian serta perubahan paling akhir atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat untuk BUT 
  2. Foto copy KTP untuk masyarakat Indonesia salah seorang pengurus; 
  3. Foto copy paspor untuk orang asing serta surat keterangan tempat tinggal 
  4. Surat keterangan tempat kegiatan usaha dari lembaga yang berwenang 
  • Untuk seorang bendaharawan sebagai pemotong/pemungut
  1. Foto copy KTP bendaharawan; 
  2. Foto copy surat penunjukan sebagai bendaharawan. 
  • Untuk seorang Joint operation sebagai wajib pajak pemotong/pemungut
  1. Foto copy perjanjian kerja sama sebagai joint operation; 
  2. Foto copy NPWP masing-masing anggota joint operation; 
  3. Foto copy KTP untuk masyarakat Indonesia dari salah seorang pengurus 
  4. Foto copy paspor serta surat keterangan tempat tinggal dari lembaga yang berwenang 
  • Untuk Wajib Pajak berstatus cabang, orang pribadi pengusaha tertentu atau wanita kawin tidak pisah harta mesti menyertakan foto copy surat keterangan terdaftar 
  • Bila permintaan ingin di wakilkan (di tandatangani orang lain) mesti membawa surat kuasa khusus 

Syarat bila pindah NPWP yaitu sebagai berikut ini: 

  • Wajib Pajak Orang Pribadi Usahawan, berpindah domisili/kegiatan usaha: 
  1. Kartu NPWP 
  2. Surat keterangan tempat tinggal baru dari lembaga yang berwenang atau 
  3. Surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas 
  • Wajib Pajak Orang Pribadi non usaha, pindah tempat tinggal: 
  1. Surat keterangan tempat tinggal baru dari lembaga yang berwenang 
  2. Dapat juga dengan surat keterangan dari pimpinan lembaga perusahaannya. 
  • Seseorang yang Wajib Pajak Badan, bila berganti tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha: 
  1. Surat keterangan tempat kedudukan atau; 
  2. Surat keterangan tempat kegiatan baru dari lembaga yang berwenang 

Cara Membuat NPWP: 

  1. Datang ke Kantor Pajak 
  2. Siapkan Foto copy KTP/KK (Warga Negara Indonesia) 
  3. Menyerahkan Photo Copy Paspor/surat keterangan tempat tinggal dari lembaga setempat untuk warga negara asing 
  4. Surat Keterangan Domisili Usaha (usahawan), 
  5. Photo Copy Akte pendirian badan usaha, foto copy KTP, surat keterangan aktivitas usaha serta surat kesepakatan penanaman modal (untuk pajak Usaha) 
  6. SK atau surat Keterangan dari lembaga tempat Kerja (karyawan), 
  7. Mengisi Formulir pendaftaran, 
  8. Foto copy NPWP suami (untuk NPWP Istri) 
  9. Mengisi Formulir pendaftaran 

Fungsi dari Nomer Pokok Wajib Pajak (NPWP): 

  1. Untuk mengetahui jati diri Wajib Pajak; 
  2. Untuk menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak serta dalam pengawasan administrasi perpajakan; 
  3. Untuk kepentingan yang terkait dengan dokumen perpajakan; 
  4. Untuk memenuhi kewajiban perpajakan, contohnya dalam pengisian SSP; 
  5. Untuk mendapatkan pelayanan dari beberapa lembaga tertentu yang mewajibkan pencantuman NPWP dalam dokumen yang diajukan. Contoh: Dokumen Impor (PPUD, PIUD). Tiap WP cuma diberikan satu NPWP.

Contoh NPWP

Sumber: bisnisukm.com
Contoh 1
Sumber: entiisaras.blogspot.co.id
Contoh 2
Sumber: ilmuekonomi.net
Contoh 3
Sumber: heydeerahma.com
Contoh 4
Sumber: kanalsatu.com
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh NPWP dan Cara Membuatnya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh NPWP di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat NPWP. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. pendaftaran-cpns.blogspot.co.id
  2. mitrabaca.com

Pengertian Pendapatan Nasional: Sejarah, Konsep, Manfaat, dan Metodenya

Pengertian Pendapatan Nasional: Sejarah, Konsep, Manfaat, dan Metodenya. Pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba membahas tentang pengertian pendapatan nasional. Ada beberapa hal yang harus kita ketahui tentang pendapatan nasional, yaitu pengertian pendapatan nasional, metode pendapatan nasional serta manfaat dari penghitungan pendapatan nasional.

Pengertian Pendapatan Nasional

Sumber: studiobelajar.com

Sejarah

Ide konsep pendapatan nasional pertama kalinya dicetuskan oleh Sir William Petty dari Inggris yang berupaya menaksir pendapatan nasional negaranya (Inggris) pada tahun 1665.

Dalam perhitungannya, ia memakai asumsi kalau pendapatan nasional adalah penjumlahan biaya hidup (konsumsi) sepanjang satu tahun.

Tetapi, pendapat itu tidak disetujui oleh beberapa pakar ekonomi modern, sebab menurut pandangan pengetahuan ekonomi modern, konsumsi bukanlah satu-satunya unsur dalam perhitungan pendapatan nasional.

Menurut mereka, alat paling utama sebagai pengukur aktivitas perekonomian yaitu Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yakni semua jumlah barang dan layanan yang dihasilkan setiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada sebuah negara.

Konsep 

Berikut ini yaitu beberapa ide konsep pendapatan nasional: 
  • Produk Domestik Bruto (GDP) 
Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) adalah jumlah nilai produk berbentuk barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas lokasi sebuah negara (domestik) sepanjang satu tahun.

Dalam perhitungan GDP ini, termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di lokasi negara yang bersangkutan.

Beberapa barang yang dihasilkan termasuk juga barang modal yang belum diperhitungkan penyusutannya, maka itu jumlah yang diperoleh dari GDP dianggap miliki sifat bruto/kotor.
  • Produk Nasional Bruto (GNP) 
Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB mencakup nilai produk berbentuk barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat sebuah negara (nasional) sepanjang satu tahun;

Termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang ada diluar negeri, namun tidak termasuk juga hasil produksi perusahaan asing yang beroperasi di lokasi negara itu.
  • Pendapatan Nasional Neto (NNI) 
Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) yaitu pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang di terima oleh orang-orang sebagai yang memiliki faktor produksi.

Besarnya NNI bisa didapat dari NNP dikurang pajak tidak langsung. Yang disebut pajak tidak langsung yaitu pajak yang bebannya bisa dialihkan pada pihak lain seperti pajak penjualan, pajak hadiah, dan lain-lain.
  • Pendapatan Perorangan (PI) 
Pendapatan perorangan (Personal Income) yaitu jumlah pendapatan yang di terima oleh tiap orang dalam masyarakat, termasuk juga pendapatan yang didapat tanpa melakukan aktivitas apa pun. Pendapatan perorangan juga mengkalkulasi pembayaran transfer (transfer payment).

Transfer payment yaitu penerimaan-penerimaan yang bukanlah merupakan balas jasa produksi tahun ini, tetapi di ambil dari beberapa pendapatan nasional tahun lalu, contoh pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi beberapa pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya.

Untuk mendapatkan jumlah pendapatan perorangan, NNI mesti dikurangi dengan pajak laba perusahaan (pajak yang dibayar tiap tubuh usaha pada pemerintah), laba yang tidak dibagi (sejumlah laba yang tetap ditahan di dalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu.

Contohnya kepentingan perluasan perusahaan), dan iuran pensiun (iuran yang dikumpulkan oleh tiap tenaga kerja dan tiap perusahaan dengan maksud untuk dibayarkan kembali sesudah tenaga kerja itu tidak lagi bekerja).
  • Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI) 
Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) yaitu pendapatan yang siap untuk difungsikan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya jadi tabungan yang disalurkan jadi investasi.

Disposable income ini didapat dari personal income (PI) dikurangi dengan pajak langsung. Pajak langsung (direct tax) yaitu pajak yang bebannya tidak bisa dialihkan pada pihak lain, artinya mesti langsung ditanggung oleh wajib pajak, misalnya pajak pendapatan.

Manfaat 

Tidak hanya mempunyai tujuan untuk mengukur tingkat kemakmuran sebuah negara dan untuk mendapatkan data-data terperinci tentang semua barang dan jasa yang dihasilkan sebuah negara sepanjang satu periode.

Perhitungan pendapatan nasional juga mempunyai beberapa manfaat lain, salah satunya untuk memahami dan mempelajari susunan perekonomian nasional. Data pendapatan nasional bisa dipakai untuk menggolongkan sebuah negara jadi negara industri, pertanian, atau negara jasa.

Misalnya, bersumber pada perhitungan pendapatan nasional bisa di ketahui kalau Indonesia termasuk juga negara pertanian atau agraris, Jepang adalah negara industri, Singapura termasuk juga negara yang unggul di bidang jasa, dan sebagainya.

Selain itu, data pendapatan nasional dapat juga dipakai untuk memastikan besarnya peran berbagai bidang perekomian pada pendapatan nasional, contohnya bidang pertanian, pertambangan, industri, perdaganan, jasa, dan sebagainya.

Data itu juga dipakai untuk membandingkan perkembangan perekonomian dari waktu ke waktu, membandingkan perekonomian antarnegara atau antardaerah, dan sebagai landasan perumusan kebijakan pemerintah.

Manfaat lainnya: 

Penghitungan pendapatan nasional mempunyai beberapa manfaat, salah satunya yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Mengetahui tingkat kemakmuran sebuah negara 
  2. Mengevaluasi kemampuan perekonomian dalam taraf tertentu 
  3. Mengukur perubahan perekonomian dari waktu ke waktu 
  4. Membandingkan kemampuan ekonomi antar sektor 
  5. Sebagai tanda kualitas hidup sebuah negara 
  6. Sebagai tanda perbandingan kemampuan ekonomi antar negara 
  7. Sebagai tanda perbandingan kualitas standar hidup satu negara dengan negara lain 
  8. Sebagai ukuran dan perbandingan perkembangan ekonomi dari waktu ke waktu 
  9. Sebagai ukuran dan perbandingan perkembangan ekonomi dan kekayaan antar negara 
Sedangkan Manfaat dari penghitungan pendapatan perkapita yaitu: 
  1. Untuk melihat tingkat perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara dari tahun ke tahun 
  2. Sebagai data perbandingan tingkat kesejahteraan sebuah negara dengan negara lain 
  3. Sebagai perbandingan tingkat standar hidup sebuah negara dengan negara lain 
  4. Sebagai data untuk mengambil kebijakan di bagian ekonomi 

Faktor yang memengaruhi

  • Permohonan dan penawaran agregat 
Permohonan agregat memperlihatkan hubungan antara keseluruhan permohonan pada beberapa barang dan jasa sesuai sama tingkat harga. Permohonan agregat yaitu sebuah daftar dari keseluruhan barang dan jasa yang akan dibeli oleh sebagian sektor ekonomi pada berbagai tingkat harga.

Sedangkan penawaran agregat memperlihatkan hubungan antara keseluruhan penawaran beberapa barang dan jasa yang di tawarkan oleh perusahaan-perusahaan dengan tingkat harga tertentu.

Konsumsi adalah satu diantara aspek yang memengaruhi pendapatan nasional
Jika terjadi perubahan permohonan atau penawaran agregat, perubahan itu akan menyebabkan beberapa perubahan pada tingkat harga, tingkat pengangguran dan tingkat aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Adanya kenaikan pada permohonan agregat cenderung menyebabkan kenaikan tingkat harga dan output nasional (pendapatan nasional), yang berikutnya akan mengurangi tingkat pengangguran. Penurunan pada tingkat penawaran agregat cenderung menaikkan harga, namun akan menurunkan output nasional (pendapatan nasional) dan menambah pengangguran.
  • Konsumsi dan tabungan 
Konsumsi yaitu pengeluaran keseluruhan untuk mendapatkan beberapa barang dan jasa dalam sebuah perekonomian dalam periode waktu tertentu (umumnya setahun), sedangkan tabungan (saving) yaitu bagian dari pendapatan yang tidak di keluarkan untuk konsumsi.

Antara konsumsi, pendapatan, dan tabungan amat erat hubungannya. Hal semacam ini bisa kita lihat dari pendapat Keynes yang di kenal dengan psychological consumption yang mengulas tingkah laku masyarakat dalam konsumsi jika dikaitkan dengan pendapatan.
  • Investasi 
Pengeluaran untuk investasi adalah satu diantara komponen penting dari pengeluaran agregat.

Metode pendapatan nasional 

Ada beberapa pendekatan yang dipakai untuk memastikan besarnya pendapatan nasional. Berikut ini yaitu metode pendapatan nasional:
  • Pendekatan Produksi (Product Approach) 
Dalam metode pendekatan produksi, pendapatan nasional dihitung lewat cara menjumlahkan hasil produksi barang serta jasa akhir yang dihasilkan oleh semua lapisan masyarakat sepanjang periode tertentu.

Berikut ini yaitu rumus pendapatan nasional dengan pendekatan produksi:
Sumber: bangkusekolah.com
  • Pendekatan Pengeluaran (Expenditure Approach) 
Dalam metode pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional dihitung lewat cara menjumlahkan semua pengeluaran untuk membeli barang serta jasa akhir oleh rumah tangga konsumen (konsumsi).

Rumah tangga produsen (investasi), sektor pemerintah (pengeluaran pemerintah) serta sektor luar negeri (ekspor dikurangi impor) dalam periode setahun.

Berikut ini yaitu rumus pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran:
Sumber: bangkusekolah.com
  • Pendekatan Pendapatan (Income Approach) 
Dalam metode pendekatan pendapatan, pendapatan nasional dihitung lewat cara menjumlahkan semua penerimaan beberapa aspek produksi sebuah negara dalam waktu setahun.

Berikut ini yaitu rumus pendapatan nasional dengan pendekatan pendapatan:
Sumber: bangkusekolah.com

Istilah-istilah dalam Pendapatan Nasional 

Di dalam pendapatan nasional di kenal beberapa istilah yang perlu kita pahami. Berikut ini beberapa diantaranya: 
  • Produk Domestik Bruto (PDB) – Gross Domestic Product (GDP) 
Yakni produk barang serta jasa yang dihasilkan oleh masyarakat (WNI serta WNA) di sebuah negara dalam periode tertentu.
  • Produk Nasional Bruto (PNB) – Gross National Product (GNP) 
Yakni pendapatan yang dihasilkan masyarakat sebuah negara, baik yang berada di dalam ataupun di luar negeri dalam periode waktu tertentu.
Sumber: bangkusekolah.com
  • Produk Nasional Netto (PNN) – Net National Product (NNP) 
Yakni semua barang serta jasa yang dihasilkan oleh masyarakat sebuah negara.
Sumber: bangkusekolah.com
  • Pendapatan Nasional Netto – Net National Income (NNI) 
Yakni nilai produk nasinal netto dikurangi pajak tidak langsung.
Sumber: bangkusekolah.com
  • Pendapatan Perorangan – Personal Income (PI) 
Sumber: bangkusekolah.com
  • Pendapatan yang siap dibelanjakan – Disposible Income (DI) 
Yakni pendapatan yang dipakai untuk konsumsi serta tabungan (pendapatan siap pakai).

Sumber: bangkusekolah.com
  • Pendapatan per Kapita 
Yakni pendapatan rata-rata masyarakat sebuah negara, rumus pendapatan perkapita yaitu sebagai berikut ini:
Sumber: bangkusekolah.com
Itulah pembahasan kita kali ini mengenai Pengertian Pendapatan Nasional: Sejarah, Konsep, Manfaat, dan Metodenya. Mudah-mudahan pembahasan kali ini membuat kita semua semakin paham dengan segala metode yang berkaitan dengan pendapatan nasional ya, sahabat.

Makasih ya udah mampir dan belajar bareng di sini. Sampai bertemu lagi di postingan selanjutnya, see yaa.

Referensi:

  1. bangkusekolah.com
  2. wikipedia.org

Pengertian Pasar Modal : Fungsi, Peran Dan Jenisnya

Pengertian pasar modal

Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu sistem keuangan yang terorganisasi, termasuk didalamnya adalah bank-bank komersial dan semua lembaga perantara dibidang keuangan, serta keseluruhan surat-surat berharga yang beredar.
 Dalam arti sempit, Pengertian pasar modal adalah suatu pasar (tempat, berupa gedung) yang disiapkan guna memperdagangkan saham-saham, obligasi-obligasi, dan jenis surat berharga lainnya dengan memakai jasa para perantara pedagang efek (Sunariyah, 2000 : 4). Dilihat dari pengertian akan pasar modal diatas, maka jelaslah bahwa pasar modal juga merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikkan perusahaan kepada masyarakat.

Pengertian lain tentang pasar modal adalah pasar yang mempertemukan permintaan dan penawaran uang dalam bentuk surat-surat berharga yang berjangka waktu lebih dari satu tahun. Dalam pasar modal, surat berharga disebut juga dengan istilah “efek”. Menurut Syahrir dalam Najib (1998) bahwa pasar modal Indonesia sebagai salah satu lembaga yang memobilisasi dana masyarakat dengan menyediakan sarana atau tempat untuk mempertemukan penjual dan pembeli dana jangka panjang yang disebut efek. Dewasa ini telah merupakan salah satu pasar modal negara berkembang yang memiliki kemajuan secara menakjubkan dan dinamik.

Dalam arti klasik, pengertian pasar modal adalah suatu bidang usaha perdagangan surat surat berharga seperti saham, sertifikat saham dan obligasi atau efek efek pada umumnya.
  • Menurut Panji Anoraga (1995) bahwa pengertian pasar modal adalah suatu bidang usaha perdagangan surat surat berharga seperti saham, sertifikat saham dan obligasi. 
  • Menurut Hugh T. Patrick dan U tun Wai bahwa pengertian pasar modal dapat dibagi dalam tiga definisi yaitu 
  1. pasar modal dalam arti luas adalah keseluruhan sistem keuangan yang terorganisir, termasuk bank bank komersial dan semua perantara di bidang keuangan, surat berharga/klaim panjang pendek primer dan yang tidak langsung.
  2. pengertian pasar modal dalam arti menengah bahwa pasar modal adalah semua pasar yang terorganisasi dan lembaga lembaga yang memperdagangkan warkat-warkat kredit (biasanya berjangka lebih dari satu tahun) termasuk saham, obligasi, pinjaman berjangka, hipotik, tabungan dan deposito jangka panjang.
  3. pengertian pasar modal dalam arti sempit yaitu tempat pasar uang terorganisasi yang memperdagangkan saham dan obligasi dengan menggunakan jasa makelar dan underwriter.
Adapun pengertian lain pasar modal atau capital market adalah pasar untuk perdagangan dana jangka panjang dalam bentuk obligasi atau saham. Dana yang ditawarkan dalam pasar modal adalah dana yang berbentuk surat berharga atau sekuritas/efek yang memiliki jatuh tempo lebih dari satu tahun. Oleh karna itu pasar modal dapat disebut dengan bursa efek. Bursa efek adalah pasar tempat bertemunya penjual dan pembeli surat berharga/efek.

Menurut Undang-Undang No. 8 Tahun 1985 tentang Pasar Modal telah menerangkan bahwa pengertian pasar modal sebagai, kegiatan yang bersangkutan dengan:
a. Penawaran umum dan penawaran efek (surat berharga)
b. Perusahaan publik (umum) yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya.

Dalam pasar modal kita akan mengenal istilah berikut:
  1. Pemodal/investor yaitu pihak yang memilik modal atau dana untuk dipinjamkan; dan
  2. Emiten, yaitu pihak yang ingin memmjamkan modal atau dana. 
Kedua pihak tersebut akan saling bertemu membentuk kesepakatan melalui mekanisme tertentu yang melibatkan beberapa pihak lain seperti yang sudah diatur oleh peraturan pasar modal. Karena kemajuan zaman, pasar modal terus mengalami perubahan.

Fungsi Pasar Modal

Hal-hal yang harus dicapai dalam pasar modal ini ada dapat dilihat dalam fungsi pasar modal seperti yang ada dibawah ini :
  • Menciptakan pasar secara terus menerus bagi sekuritas yang telah ditawarkan kepadanya masyarakat (sekuritas yang telah dimiliki umum). 
  • Menciptakan harga yang wajar bagi sekuritas yang bersangkutan melalui mekanisme penawaran dan permintaan.
  • Membantu dalam pembelanjaan dunia usaha. 
  • Sebagai sumber dana jangka panjang
  • Sebagai alat untuk melakukan divestasi
  • Sarana dalam menciptakan tenaga kerja karna dapat mendorong dan berkembangnya industri pada penciptaan lapangan kerja baru 
  • Sarana dalam peningkatan produksi, adanya tambahan modal dari pasar modal membuat produktivitas perusahaan dapat meningkat.
  • Dapat dijadikan indikator ekonomi suatu negara
  • Menambah dan memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah

Peran Pasar Modal dalam Perekonomian Nasional 

Dalam perekonomian Indonesia, pasar modal juga mempunyai peranan antara lain :
  • Sebagai intermediasi (lembaga perantara) keuangan selain bank
  • Memungkinkan para pemodal berpartisipasi pada kegiatan bisnis yang menguntungkan (investasi)
  • Memungkinkan kegiatan bisnis mendapatkan dana dari pihak lain dalam rangka perluasan usaha (ekspansi)
  • Memungkinkan kegiatan bisnis untuk memisahkan operasi bisnis dan ekonomi dari kegiatan keuangan.
  • Memungkinkan para pemegang surat berharga memperoleh likuiditas dengan menjual surat berharga yang dimiliki kepada pihak lain. 

Jenis Pasar Modal

Pasar modal dibedakan menjadi 2 yaitu pasar perdana dan pasar sekunder :
  • Pasar Perdana ( Primary Market )
Pasar Perdana adalah penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para pemodal selama waktu yang ditetapkan oleh pihak penerbit (issuer) sebelum saham tersebut belum diperdagangkan di pasar sekunder. Biasanya dalam jangka waktu sekurang-kurangnya 6 hari kerja. Harga saham di pasar perdana ditetukan oleh penjamin emisi dan perusahaan yang go public berdasarkan analisis fundamental perusahaan yang bersangkutan.
Dalam pasar perdana, perusahaan akan memperoleh dana yang diperlukan. Perusahaan dapat menggunakan dana hasil emisi untuk mengembangkan dan memperluas barang modal untuk memproduksi barang dan jasa. Selain itu dapat juga digunakan untuk melunasi hutang dan memperbaiki struktur pemodalan usaha. Harga saham pasar perdana tetap, pihak yang berwenang adalah penjamin emisi dan pialang, tidak dikenakan komisi dengan pemesanan yang dilakukan melalui agen penjualan.
  • Pasar Sekunder ( Secondary Market )
Pasar sekunder adalah tempat terjadinya transaksi jual-beli saham diantara investor
setelah melewati masa penawaran saham di pasar perdana, dalam waktu selambat-lambatnya 90 hari setelah ijin emisi diberikan maka efek tersebut harus dicatatkan di bursa.
Dengan adanya pasar sekunder para investor dapat membeli dan menjual efek setiap saat. Sedangkan manfaat bagi perusahaan, pasar sekunder berguna sebagai tempat untuk menghimpun investor lembaga dan perseorangan.
Harga saham pasar sekunder berfluktuasi sesuai dengan ekspetasi pasar, pihak yang berwenang adalah pialang, adanya beban komisi untuk penjualan dan pembelian, pemesanannya dilakukan melalui anggota bursa, jangka waktunya tidak terbatas. Tempat terjadinya pasar sekunder di dua tempat, yaitu:
  1. Bursa reguler adalah bursa efek resmi seperti Bursa Efek Jakarta (BEJ), dan Bursa Efek Surabaya (BES)
  2. Bursa paralel atau over the counter adalah suatu sistem perdagangan efek yang terorganisir di luar bursa efek resmi, dengan bentuk pasar sekunder yang diatur dan diselenggarakan oleh Perserikatan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE), diawasi dan dibina oleh Bapepam. Over the counter karena pertemuan antara penjual dan pembeli tidak dilakukan di suatu tempat tertentu tetapi tersebar diantara kantor para broker atau dealer.

Pengertian Akuntansi

pengertian akuntansi dna jenisnya

Untuk beberapa pelajar sekolah menengah kejuruan jurusan Akuntansi, tentu sudah mengetahui donk apa sajakah yang akan dipelajari dalam pengetahuan ini? Terlebih, untuk anak mahasiswa ekonomi jurusan akuntansi? Hmm, kelihatannya kata akuntansi telah cukup mengenyangkan ya?

Namun, bagaimana dengan anda yang baru mulai pelajari pengetahuan akuntansi ini? Telah tahukah anda mengenai pengertian akuntansi? Serta tahukah anda mengenai bagian spesialisasi dalam akuntansi ini? atau mungkin anda juga sudah mengetahui jabatan apa sajakah nanti yang dapat didapat untuk mereka yang terjun dalam bagian akuntansi?

Ini begitu utama loh untuk di ketahui, lantaran pengetahuan akuntansi yaitu satu diantara pengetahuan kunci dalam aktivitas ekonomi usaha. Aktivitas ekonomi tanpa ada akuntansi dapat bahaya loh. Dapat – dapat kegiatannya jadi tidak terukur serta condong amburadul.

Bila yang professional sih pasti telah mengaplikasikan pengetahuan akuntansi. Jadi agar lebih memahami, yuk mari kita belajar dahulu mengenai pengertian akuntansi serta bagian spesialisasi dalam akuntansi yang ada.

Apa Pengertian akuntansi? 

Pengertian akuntansi bisa di jabarkan dalam makna luas serta makna sempit. Dalam makna luas, pengertian akuntansi yaitu sistem identifikasi, pengukuran dan penyampaian info ekonomis yang mempunyai tujuan untuk sangat mungkin pembuatan beragam pertimbangan serta pengambilan ketentuan yang pasti serta tegas oleh beberapa pengguna info itu.

Pengertian akuntansi ini dapat dapat diterangkan dalam makna sempit. Dalam makna sempit, pengertian akuntansi yaitu satu sistem yang mencakup pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran serta penyajian laporan tentang transaksi keuangan yang berlangsung dalam periode spesifik.

Bagian aktivitas akuntansi 

Yang disebut dengan bagian aktivitas akuntansi yaitu step – step aktivitas yang disebut serangkaia sistem dalam perhituangan akuntansi. Jadi, semuanya transaksi keuangan perusahaan yang berlangsung dalam satu periode spesifik, jadi mesti diolah dalam step – step aktivitas akuntansi.

Nah, step pemrosesan akuntasi itu yaitu :


  • Pengidentifikasian serta pengukuran 
  • Pencatatan 
  • Penggolongan 
  • Pengikhtisaran 
  • Pengaturan laporan keuangan 

Bagian Spesialisasi Akuntansi 

Bagian bagian spesialisasi akuntansi adalah bentuk spesifikasi bagian pengetahuan lain yang lebih sempit dari pengetahuan akuntansi tersebut. Timbulnya bagian spesialisasi akuntansi ini karena ada tuntutan perubahan ekonomi yang makin cepat. Karena itu, nampak juga tuntutan untuk pengkhususan bagian aktivitas akuntansi.

Bagian spesialisasi akuntansi mencakup :

  • Akuntansi keuangan 
  • Akuntansi biaya 
  • Akuntansi perpajakan 
  • Akuntansi anggaran 
  • Akuntansi pemeriksaan 
  • Akuntansi pemerintah 

Penjelasan dari bermacam bagian spesialisasi akuntansi yaitu seperti berikut :

Akuntansi keuangan (financial accounting) 

Akuntansi cost yaitu bagian spesialisasi akuntansi yang tujuan atau objek kegiatannya yaitu mengenai transaksi keuangan yang menyangkut pergantian harta, duta serta modal dari satu perusahaan.

Akuntansi cost (biaya accounting) 

Akuntansi cost adalah bagian spesialisasi akuntansi yang tujuan kegiatannya transaksi keuangan yang terkait dengan cost – cost dengan maksud sediakan info cost.

Akuntansi perpajakan (tax accounting) 

Akuntansi perpajakan adalah bagian akuntansi yang terkait dengan pemilihan objek pajak sebagai beban perusahaan di mana perhitungannya dipakai untuk kebutuhan pengaturan laporan pajak.

Akuntansi biaya (budgetary accounting) 

Akuntansi biaya adalah satu diantara bagian spesialisasi pengetahuan akuntansi yang kegiatannya terkait dengan pengumpulan atau pemrosesan data operasi keuangan yang sudah jadi, termasuk tafsiran peluang yang bakal berlangsung. Hal semacam ini dipakai untuk kebutuhan penetapan gagasan operasi keuangan perusahaan atau anggaan dalam satu periode spesifik.

Akuntansi kontrol (audition accounting) 

Akuntansi pemeriksanaan yaitu akuntansi yang kegiatannya terkait dengan kontrol pada catatan – catatan hasil aktivitas akuntansi keuangan yaitu untuk menguji kelayakan neraca keuangan yang dihasilkannya.

Akuntansi pemerintah (government accounting) 

Akuntansi pemerintah yaitu semua bagian akuntansi yang kegiatannya terkait dengan permasalahan kontrol keuangan negara atau hal administrasi keuangan negara.

Jabatan dalam bagian akuntansi 

Seseorang yang menekuni dalam bagian akuntansi di satu perusahaan, jadi akan peroleh jabatan – jabatan spesifik yang terkait dengan akuntansi juga. Jabatan dalam bagian akuntansi ini pada umumnya yaitu :

  1. Manager akuntansi 
  2. Asisten manager akuntansi 
  3. Peata buku 
  4. Pembantu penata buku 

Di segi lain, pekerjaan – pekerjaan di bagian akuntansi ini mesti ditangani oleh tenaga – tenaga yang mempunyai ketrampilan spesial di bagian akuntansi. Profesi akuntansi pada dasarnya dapat juga diglongkan dalam dua hal yaitu akuntansi umum serta akuntansi intern.

Akuntansi publik 

Akuntansi umum yaitu akuntan swasta yang sediakan layanan kontrol pada pihak lain. Kontrol yang dikerjakan oleh akuntan umum ini adalah kontrol yang datang dari luar tubuh yang di check.

Akuntansi intern 

Akuntansi inter yaitu akuntan yang bekerja didalam perusahaan swasta. Mereka jadi sisi serta memperoleh upah dari perusahaan tempat mereka bekerja dalam mengaplikasikan pengetahuan akuntansi mereka.

Contoh Slip Gaji (Salary Slip)

Contoh Slip Gaji (Salary Slip). Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Slip Gaji (Salary Slip). Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Slip Gaji

Sumber: bisnis.liputan6.com
Saat sebelum kita masuk pada pembahasan contoh slip gaji, alangkah lebih baik apabila kita mengetahui atau mengerti terlebih dulu tentang arti dari slip gaji.

Slip gaji adalah fakta otentik maupun fakta resmi penerimaan pendapatan dari pemberi kerja untuk beberapa pekerja, pegawai atau karyawan.

Di dalam slip gaji atau pendapatan ada beberapa bagian nominal spesifik, baik itu secara terperinci maupun cuma sekadar ringkasan saja.

Yang di dalamnya berkaitan dengan pendapatan bersihnya, contohnya seperti bayaran pokok, bonus pendapatan, atau pengurangan pendapatan yang termasuk juga ke dalam nilai pinjaman kalau itu ada.

Baik perusahaan itu yang mempunyai sistem pendapatan berbentuk netto maupun gross up, slip gaji selalu diterbitkan.

Manfaat Slip Gaji atau Penghasilan 

Sumber: fedsmith.com
Untuk Perusahaan: 
  1. Slip gaji mempunyai fungsi sebagai fakta atau pernyataan yang resmi kalau perusahaan itu sudah menjalani kewajibannya pada pegawai atau karyawan yang berkaitan tentang banyaknya nominal spesifik yang udah jadi hak karyawan. 
  2. Slip bayaran juga berperan sebagai satu diantara dokumentasi atas pencatatan pengeluaran bayaran/pendapatan atas pengeluaran dana dari perusahaan yang bersangkutan. 
Untuk Karyawan: 
  1. Slip gaji mempunyai fungsi sebagai sebuah kejelasan sebagai komponen sebagai proses penggajian untuk Petugas. 
  2. Pernyataan yang sah sebagai berita potongan pajak atau penyetoran pajak sebuah pendapatan. 
  3. Referensi dalam penyelenggara pembiayaan/pinjaman credit atas dasar permintaan Petugas yang menjadi kebenaran otentik. 

Struktur Slip Gaji Karyawan 

Di dalam slip gaji karyawan ada beberapa sisi yang butuh untuk kita pahami, salah satunya yaitu sebagai berikut ini:
  • Nama Perusahaan 
Sisi yang berada paling atas dalam slip gaji adalah nama perusahaan. Pada bagian tersebut jadi sebuah penegasan bahwasanya slip gaji ini adalah satu diantara bagian dari dokumen yang resmi perusahaan.
  • Kerahasiaan Gaji 
Lantas setelah nama perusahan, yang selanjutnya ada adalah bagian yang menyebutkan tentang sebuah kerahasiaan slip gaji itu. Kerahasiaan itu dinyatakan secara Confidential dan Private.
  • Tanggal Pembayaran, Subdepartemen dan Data Karyawan 
Dan di bagian berikutnya terdapat tanggal pembayaran gaji, data subdepartemen serta ada pula data singkat tentang karyawan.

Di bagian data sub departemen terdiri dari nama dan alamat subdepartemen. Sedangkan di bagian data karyawan terdiri dari nama, nomer pegawai dan Nomer Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Pendapatan serta Potongan 
Serta untuk sisi selanjutnya terdapat pendapatan serta potongan. Yang mana di bagian pendapatan terdiri dari gaji pokok, insentif dan tunjungan lainnya.

Sedangkan untuk sisi potongan sendiri terdiri dari bagian iuran Jamsostek serta saving plan karyawan dan iuran koperasi perusahaan serta masih banyak lagi yang lain.
  • Detil Pembayaran Gaji 
Serta untuk sisi paling akhir ini terdiri dari detil pembayaran gaji, di sini ada beberapa bagian, salah satunya sebagai berikut ini:
  1. Pajak Bulanan 
  2. Pendapatan sebelum dipotong pajak 
  3. Pendapatan sesudah dipotong pajak 
  4. Jumlah uang bersih yang diterima 
  5. Nama bank yang melakukan pembayaran 

Contoh Slip Gaji 

Ada beberapa contoh tentang pembayaran yang disertai dengan slip gaji yang kerap kali dipakai oleh perusahaan dalam melakukan penggajian pada karyawan swasta maupun pegawai negeri sipil. Untuk lebih detilnya, mari kita simak contoh slip gaji berikut ini:

Contoh 1
Sumber: contohsuratdinas.com
Contoh 2
Sumber: contohsuratdinas.com
Contoh 3
Sumber: contohsuratdinas.com
Contoh 4
Sumber: flickr.com
Contoh 5
Sumber: datanesia.com
Contoh 6
Sumber: inigajipegawai.blogspot.com
Contoh 7
Sumber: inigajipegawai.blogspot.com
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Slip Gaji (Salary Slip), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Contoh Slip Gaji (Salary Slip) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Slip Gaji (Salary Slip). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. gopena.com