Showing posts sorted by relevance for query pengertian peta. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pengertian peta. Sort by date Show all posts

Komponen-Komponen Dalam Peta


Pengertian dan Komponen Peta 

Peta adalah gambaran keadaan permukaan bumi yang ditampilkna pada suatu bidang datar dengan skala tertentu. Gambaran permukaan bumi yang dipetakan dapat meliputi wilayah yang luas atau hanya mencakup wilayah yang sempit. Contoh peta yang menggambarkan wilayah yang luas adalah Peta Dunia, Peta Benua, Peta Indonesia, Peta Sumatera, Peta Jawa, dan sebagainya. Sedangkan contoh peta yang menggambarkan bagian permukaan bumi yang lebih sempit adalah peta kota, peta kecamatan, peta kelurahan/desa, bahkan hanya dapat berupa peta lingkungan sekolah saja.

Ilustrasi Peta 

Peta pertama kali di buat oleh bangsa Babilonia sekitar 2300 tahun Sebelum Masehi. Peta ini terbuat dari lempengan tanah liat yang awalnya diperuntukkan untuk kepentingan pajak tanah.

Untuk menggambarkan peta secara benar perlu digunakan skala. Skala adalah perbandingan jarak pada peta dengan jarak yang sebenarnya di permukaan bumi. Skala dapat berupa angka, garis, atau kedua-duanya. Skala yang berupa angka dinamakan skala numerik. Sedangkan skala yang berupa grafik dinamakan skala grafis.

Skala 


  • Skala peta dapat dikelompokkan sebagai berikut ini. 
  • Peta skala kadaster, yaitu peta dengan skala antara 1 : 100 sampai 1 : 5. 000. 
  • Peta skala besar, yaitu peta dengan skala antara 1 : 5. 000 sampai 1 : 250. 000. 
  • Peta skala sedang, yaitu peta dengan skala antara 1 : 250. 000 sampai 1 : 500. 000. 
  • Peta skala kecil, yaitu peta dengan skala antara 1 : 500. 000 sampai 1 : 1. 000. 000. 
  • Peta skala geografi, yaitu peta dengan skala besar dari 1 : 1. 000. 000. peta skala geografi sering dinamakan dengan peta skala tinjau. 

Fungsi Peta 


Peta tidak hanya diperlukan dalam bidang geografi, tetapi juga dibutuhkan di bidang-bidang lain. Segala kegiatan yang terkait dengan lokasi atau keruangan membutuhkan peta. Petugas Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah tidak dapat membuat jalan tanpa ada petanya terlebih dahulu. Perusahaan-perusahaan perkebunan besar yang akan membuka area perkebunan harus melihat peta saat sebelum memulai pekerjaan. Pelayar-pelayar yang mengarungi laut luas akan tersesat tanpa peta. 

Secara umum, fungsi peta dapat disimpulkan sebagai berikut : 

  • Penunjuk jalan untuk orang-orang yang berpergian ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjunginya. 
  • Menunjukkan letak satu tempat di permukaan bumi dalam hubungannya dengan tempat lain (letak relatif). 
  • Memperlihatkan ukuran, karena dari peta dapat diukur jarak, luas, ataupun arah sebenarnya di permukaan bumi. 
  • Memperlihatkan bentuk seperti bentuk pulau, negara, benua, pola aliran sungai dan sebagainya. 
  • Bantu para peneliti sebelum melakukan survei untuk mengetahui kondisi daerah yang akan di teliti. 
  • Alat untuk menjelaskan beberapa rencana yang diajukan, dan lain-lain. 

Komponen-komponen Peta 

  • Judul Peta 

Judul peta biasanya diletakkan di bagian atas peta. Judul mencerminkan isi dan jenis peta. 

Tahun dan sumber pembuatan peta 

Tahun atau sumber pembuatan peta dapat di letakkan di bagian bawah kolom legenda atau sudut kiri bawah, di luar garis tepi peta. 

  • Penunjuk Arah 

Penunjuk arah disebut juga mata angin. Umumnya menggunakan penunjuk arah utara. Penunjuk di letakkan di tempat yang kosong di bagian tepi peta agar tak mengganggu peta induknya. 

  • Skala 

Skala peta dapat dituliskan di bawah legenda, di luar garis tepi peta, atau di bawah judul peta. 

  • Legenda 

Legenda di isi beberapa keterangan tentang sebagian simbol yang digunakan pada peta. Simbol adalah gambar yang digunakan untuk mewakili objek yang dipetakan. Tujuannya adalah untuk memudahkan pemakai peta dalam memahaminya. 

  • Garis Astronomi 

Garis astronomi terdiri dari garis lintang dan garis bujur. Fungsinya untuk menentukan letak astronomis satu tempat (letak lintang dan bujur). Pada tepi peta ditulis angka derajat yang menunjukkan derajat garis lintang atau garis bujur. Garis astronomis digunakan dalam peta-peta yang skalanya kecil sampai sedang. 

  • Garis Tepi

Garis tepi biasanya di buat dua buah dengan ketentuan garis luar lebih tebal dari garis dalam. 

  • Inset

Inset adalah gambar peta yang menunjukkan letak atau posisi satu daerah terhadap daerah sekitarnya yang lebih luas. Misalnya, posisi Indonesia di Benua Asia. Petanya dibuat di luar peta utama tetapi masih berada dalam garis tepi peta utama.

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Pengertian Geografi adalah ilmu yang mempelajari keadaan bumi. Secara harfiah, istilah geografi berasal dari bahasa Yunani, geo yang berarti bumi dan graphein yang berarti tulisan atau lukisan. Kata melukiskan mempunyai makna yang lebih dalam, mencakup unsur-unsur menggambarkan dan menerangkan fenomena (alam dan manusia) sehingga dapat diperoleh suatu kesimpulan terhadap hubungan antarfenomena tersebut.

Sedangkan, hasil seminar dan lokakarya di IKIP semarang (1988) menyatakan pengertian geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.

Para ahli Geografi di dunia juga banyak menyumbangkan pemikiran mereka mengenai arti dari geografi. Berikut ini beberapa Pengertian Geografi Menurut para Ahli :
  • Menurut Erastothenes , Geografi iyalah penulisan tentang bumi. Definisi ini sesuai denganperkembangan geografi pada masa itu yang membicarakan keadaan daerah lain (geo = bumi; graphein = penulisan atau uraian).
  • Menurut Claudius Ptolomaeus, geografi iyalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi.
  • John Mackinder (1861-1947) seorang pakar geografi memberi definisi geografi sebagai satu kajian mengenai kaitan antara manusia dengan alam sekitarnya.
  • Ekblaw dan Mulkerne mengemukakan, bahwa geografi iyalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni dan tempat rekreasi yang kita nikmati.
  • Strabo , Menyebutkan bahwa geografi erat kaitannya dengan karakteristik tertentu mengenai suatu tempat dengan memperhatikan juga hubungan antara berbagai tempat secara keseluruhan. Geografi sejak perkembangannya,dimulai dari menceritakan tentang daerah lain, sudah lebih di khususkan lagi dan sudah adanya konsep region yaitu daerah yang sudah mempunyai cirikhas tersendiri dan adanya hubungan antardaerah (tempat).
  • Bintarto (1977) Geografi Ilmu mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaanbumi dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di permukaan bumi, baik secarafisik maupun yang menyangkut makhluk hidup beserta permasalahannyamelalui pendekatan keruangan, ekologi, dan regional untuk kepentinganprogram, proses, dan keberhasilan pembangunan
  • Preston E. James, mengemukakan geografi berkaitan dengan sistem keruangan, ruang yang menempati permukaan bumi. Geografi selalu berkaiatan dengan hubungan timbal balik antara manusia dan habitatnya.
  • Menurut Ullman (1954), Geografi adalah interaksi antar ruang.
  • Maurice Le Lannou (1959)mengemukakan bahwa Objek study geografi iyalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi
  • Paul Claval (1976) berpendapat bahwa Geografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan
  • Karl Ritter ,  Geografi iyalah ilmu tentang daerah yang berbeda-beda di permukaan bumi (Different areal) dalam keragamannya.
  • John Hanrath , Geografi iyalah pengetahuan yang menyelidiki persebaran gejala-gejala fisik biologis serta antropologis pada ruang di permukaan bumi , sebab akibat dan gejala menurut ukuran nilai, motif yang hasilnya dapat dibandingkan.
  • Vernor E. Finch dan Glen Trewartha (1980), Geografi iyalah deskripsi dan penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannya tentang hal yang selalu berubah dan dinamis, tidak statis dan tetap. Dari pengertian di atas Vernor & Glen menitikberatkan pada aspek fisik yang ada di bumi yang selalu berubah dari masa ke masa.
  • Hartshorne (1950) , Geografi iyalah ilmu yang berkepentingan untuk memberikan deskripsiyang teliti, beraturan, dan rasional tentang sifat variabel permukaan bumi. Dalampandangan Hartshorne, geografi adalah suatu ilmu yang mampu menjelaskan tentang sifat-sifat variabel permukaan bumi secara teliti, beraturan, dan rasional.
  • Yeates (1963), Geografi iyalah ilmu yang memerhatikan perkembangan rasional dan lokasi dari berbagai sifat yang beraneka ragam di permukaan bumi. Dalam pandangan Yeates, geografi adalah ilmu yang berperanan dalam perkembangan suatu lokasi yang dipengaruhi oleh sifat-sifat yang ada di permukaan bumi dengan tidak mengenyampingkan alasan-alasan yang rasional.
  • Alexander (1958), Geografi iyalah studi tentang pengaruh lingkungan alam pada aktivitas manusia. Dalam pandangan Alexander inilah mulai dibahas tentang hubungan timbal balik antara aktivitas manusia serta pengaruhnya terhadap lingkungan alam.
  • Von Rithoffen (1905), Geografi iyalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan sifat tersebut.
  • Paul Vidal de La Blace (1915), Geografi iyalah ilmu tentang kualitas negara-negara, dimana penentuan suatu kehidupan tergantung pada bagaimana cara manusia mengelola alam ini.
  • Bisri Mustofa (2007), Geografi iyalah ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.
  • Herioso Setiyono (1996) , Geografi iyalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya dan merujuk pada pola persebaran horisontal dipermukaan bumi.
  • Depdikbud (1989)  , Geografi iyalah suatu ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.
  • Hasil seminar dan lokakarya di Semarang (1988) –  ,Geografi iyalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
  • Prof. Bintarto (1981) -, Geografi iyalah ilmu yang mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
  • Richard Hartshorne ,Geografi iyalah suatu disiplin ilmu yang menggambarkan dan menginterpretasikan karakteristik variabel – variabel dari suatu tempat ke tempat lain di permukaan bumi sebagai tempat hidup manusia.
  • James Fairgrive (1966) ,Geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan-kemajuan dunia. Ia juga berpendapat bahwa peta sangat penting untuk menjawab pertanyaan “di mana” dari berbagai aspek dan gejala geografi.
  • Frank Debenham (1950) , Geografi iyalah ilmu yang bertugas mengadakan penafsiran terhadap persebaran fakta, menemukan hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam.
  • UNESCO mendefinisikan Geografi sebagai: 1. one agent synthesis; 2. a nexus study outside; 3. science in the use of land.
  • Menurut Semlok (Seminar dan Lokakarya) Ikatan Geografi Indonesia (IGI) di Semarang pada tahun 1988, menyimpulkan bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan dan kewilayahan dalam konteks keruangan.
Beberapa pengertian geografi diatas, walaupun berbeda-beda dalam mengartikannya, tetapi mempunyai persamaan, yaitu:
1. Membicarakan permukaan bumi (region, space)
2. Manusia sebagai penghuni, serta hubungan timbal balik diantara keduanya termasuk deskripsi dan analisisnya.
Dengan demikian dapatlah kita simpulkan bahwa geografi adalah ilmu yang mempelajari permukaan bumi dan penduduknya (organisme), serta interaksi diantara keduanya.

Contoh SITU dan Cara Membuatnya

Contoh SITU dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Pengertian dan Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha). Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian SITU

Sumber: contohsurat123.com
SITU (Surat Izin Tempat Usaha) yaitu surat yang sengaja di buat untuk mendapatkan ijin satu usaha di satu tempat/lokasi usaha supaya tidak menimbulkan gangguan atau kerugian pada seluruh pihak yang berkaitan.

SITU adalah Surat resmi yang memiliki dasar hukum yakni ada dalam peraturan daerah dari domisili perusahaan yang berkaitan.

Ketentuan SITU ini ada dalam peraturan daerah di setiap pemerintah daerah, begitu juga dengan sanksi hukumnya juga diatur berdasarkan pemerintah di setiap daerah, maka itu rata-rata sanksinya berbeda-beda di setiap daerah.

Tetapi kebanyakan dari kasus-kasus terdahulu, sanksinya yaitu ditutup/dihentikan aktivitas usahanya, atau bahkan juga tidak dapat memperoleh izin-izin lain yang diperlukan untuk meningkatkan aktivitas operasional usahanya.

Deskripsi Isi Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

Di dalam surat izin ini sesungguhnya tidak banyak informasi yang ditulis. Yang jelas sesuai sama namanya informasi atau isi yang ada pada surat itu semuanya terkait dengan tempat usaha yang di beri izin.

Isi di bagian pertama pastinya yaitu kop atau kepala surat di mana kop ini berisi informasi lembaga yang mengeluarkan surat itu. Selanjutnya yaitu informasi mengenai usaha yang bakal didirikan.

Dalam soal ini, pejabat berwenang akan memberikan ijin usaha pada usaha yang akan dijalankan itu yang detil nya mencakup beberapa informasi berikut ini:
  1. Nama toko 
  2. Alamat 
  3. Bidang Usaha 
  4. Nama penanggung jawab 
  5. Luas ruang usaha 
  6. Berlaku s/d tanggal 
Selanjutnya yaitu pernyataan pemberian izin, contoh kalimatnya yakni:

"Dengan ini memutuskan berdasarkan peraturan Pemerintah Kota.............. tentang Izin Undang-Undang Gangguan dan Izin Tempat Usaha kepada yang berwenang."

Di bagian selanjutnya tentu saja berisi penutup surat yang informasinya terdiri dari tempat ditetapkannya izin, tanggal penetapan izin serta pejabat yang menandatangani atau yang memberikan izin. Bagian ini sama juga dengan beberapa bagian surat keputusan yang umum diterbitkan lembaga pemerintah.

Contoh kalimat bagian tanda tangan itu yakni: 

  • Ditetapkan di: Jakarta 
  • Tanggal: 1 Januari 2016 
  • Kepala Suku Dinas Pelayanan serta Perijinan 
  • Nama Lengkap 
  • NIP 

Cara Mengurus SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

  • Mempersiapkan semua berkas-berkas yang diperlukan untuk pengurusan SITU. Berkas-berkas yang dibutuhkan diantaranya: 
  1. Surat Permohonan yang berisi memohon tempat izin tempat usaha yang bermaterai serta di ketahui oleh Wali Nagari 
  2. Surat Pernyataan tidak berkeberatan dari tetangga disahkan oleh Wali Nagari setempat. 
  3. Surat Keterangan Rekomendasi Kepala Desa/Lurah serta camat 
  4. Rekomendasi dari Dinas terkait bagian usaha 
  5. Surat Izin Undang-undang Gangguan (HO) 
  6. Berita Acara Pemeriksaan Tempat 
  7. Kopian akta pendirian badan usaha yang udah dilegalisasi oleh pengadilan negeri. 
  8. Kopian daftar anggota/pengurus atau pendiri badan usaha. 
  9. Kopian IMB (Izin Membangun Bangunan) yang akan dihuni untuk berusaha. 
  10. Surat keterangan sewa/kontrak bangunan atau ruangan bila bangunan bukanlah milik pribadi atau kontrak dari pihak lain. 
  11. Kopian bukti kepemilikan tanah serta bangunan yang akan dipakai sebagai tempat usaha (sertifikat, letter C, atau surat keterangan dari desa), apabila milik sendiri/pribadi (bukanlah sewa/kontrak dari pihak lain) 
  12. Denah atau peta atau sketsa lokasi yang disahkan oleh pejabat kelurahan atau kecamatan. 
  13. Jangan sampai lupa fotokopian KTP serta Pas Photo 2 lembar ukuran 3 x 4 
  14. Pemohon mengambil formulir serta mencari informasi yang diperlukan pada loket informasi Pelayanan Terpadu. 
  • Mengajukan permohonan pada Bupati lewat Bagian Pemerintahan Sekretariat Kabupaten dengan menyertakan semua dokumen di atas; 
  • Berikutnya Permohonan Izin yang di terima dilakukan pencatatan secara administratif serta jika dilihat perlu dilakukan peninjauan lokasi tempat usaha oleh sebuah tim; 
  • Hasil peninjauan dituangkan dalam Berita Acara yang di sampaikan bersama dengan berkas persyarataan izin yang diajukan pada Bupati atau pejabat yang ditunjuk; 
  • Untuk usaha tertentu saat sebelum SITU diterbitkan harus mendapatkan rekomendasi dari lembaga teknis yang terkait dengan sektor bisnis pemohon; 
  • Bupati atau pejabat yang ditunjuk setelah dilakukan kontrol kelengkapaan persyarataan permohonan izin, peninjauan lokasi tempat usaha, serta menganggap tidak ada permasalaan segera menerbitkan izin yang diajukan oleh pemohon; 
  • Permohonan izin dikabulkan dengan penerbitan Surat Izin Tempat Usaha (SITU).

Contoh SITU

Sumber: 3.bp.blogspot.com
Sumber: pendaftaran-cpns.blogspot.co.id
Sumber: galaxy-olshop.blogspot.co.id/
Sumber: daopendoor.blogspot.co.id
Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian dan Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha) di atas sedikitnya dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh SITU (Surat Izin Tempat Usaha). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. pangrangoprint.blogspot.co.id
  2. format-contoh-surat.blogspot.co.id
  3. pendaftaran-cpns.blogspot.co.id

Pengertian Tsunami : Cara Penanggulagan Tsunami

Pengertian Tsunami

Tsunami adalah gelombang air yang sangat besar yang dibangkitkan oleh macam-macam gangguan di dasar samudra. Gangguan ini dapat berupa gempa bumi, pergeseran lempeng, atau gunung meletus. Tsunami tidak kelihatan saat masih berada jauh di tengah lautan, namun begitu mencapai wilayah dangkal, gelombangnya yang bergerak cepat ini akan semakin membesar.

Tsunami juga sering disangka sebagai gelombang air pasang. Ini karena saat mencapai daratan, gelombang ini memang lebih menyerupai air pasang yang tinggi daripada menyerupai ombak biasa yang mencapai pantai secara alami oleh tiupan angin. Namun sebenarnya gelombang tsunami sama sekali tidak berkaitan dengan peristiwa pasang surut air laut. Karena itu untuk menghindari pemahaman yang salah, para ahli oseanografi sering menggunakan istilah gelombang laut seismik (seismic sea wave) untuk menyebut tsunami, yang secara ilmiah lebih akurat.

Tsunami terjadi karena adanya gangguan impulsif terhadap air laut akibat terjadinya perubahan bentuk dasar laut secara tiba-tiba. Ini terjadi karena tiga sebab, yaitu : gempa bumi, letusan gunung api dan longsoran (land slide) yang terjadi di dasar laut. Dari ketiga penyebab tsunami, gempa bumi merupakan penyebab utama. Besar kecilnya gelombang tsunami sangat ditentukan oleh karakteristik gempa bumi yang menyebabkannya.

Bagian terbesar sumber gangguan implusif yang menimbulkan tsunami dahsyat adalah gempa bumi yang terjadi di dasar laut. Walaupun erupsi vulkanik juga dapat menimbulkan tsunami dahsyat, seperti letusan gunung Krakatau pada tahun 1883.

Gempa bumi di dasar laut ini menimbulkan gangguan air laut, yang disebabkan berubahnya profil dasar laut. Profil dasar laut iniumumnya disebabkan karena adanya gempa bumi tektonik yang bisa menyebabkan gerakan tanah tegak lurus dengan permukaan air laut atau permukaan bumi. Apabila gerakan tanah horizontal dengan permukaan laut, maka tidak akan terjadi tsunami.

Apabila gempa terjadi didasar laut, walaupun gerakan tanah akibat gempa ini horizontal, tetapi karena energi gempa besar, maka dapat meruntuhkan tebing-tebing (bukit-bukit) di laut, yang dengan sendirinya gerakan dari runtuhan in adalah tegak lurus dengan permukaan laut. Sehingga walaupun tidak terjadi gempa bumi tetapi karena keadaan bukit/tebing laut sudah labil, maka gaya gravitasi dan arus laut sudah bisa menimbulkan tanah longsor dan akhirnya terjadi tsunami. Hal ini pernah terjadi di Larantuka tahun 1976 dan di Padang tahun 1980.

Gempa-gempa yang paling mungkin dapat menimbulkan tsunami adalah :


  1. Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.
  2. Kedalaman pusat gempa kurang dari 60 km.
  3. Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 Skala Richter.
  4. Jenis pensesaran gempa tergolong sesar naik atau sesar turun. Gaya-gaya semacam ini biasanya terjadi pada zona bukaan dan zona sesar.

Lida (1970) berdasarkan data tsunami di Jepang menunjukkan bahwa gempa yang menimbulkan tsunami sebagian besar merupakan gempa yang mempunyai mekanisme fokus dengan komponen dip-slip, yang terbanyak adalah tipe thrust (sesar naik) misalnya tsunami Japan Sea 1983 dan Flores 1992 dan sebagian kecil tipe normal (sesar turun) misalnya sanriku Jepang 1993 dan Sumba 1977. gempa dengan mekanisme fokus strike slip (sesar mendatar) kecil sekali kemungkinan untuk menimbulkan tsunami

Langkah yang harus dilakukan antara lain :


  • Petakan daerah rawan genangan tertinggi tsunami, jalur evakuasi, dan tempat penampungan sementara yang cukup aman.
  • Berkoordinasi dengan Badan Meterologi dan Geofisika (BMG), kepolisian, pemerintah daerah, dan rumah sakit. Jika data dari BMG mengenai peringatan dini bencana tak bisa diharapkan kecepatannya, komunitas ini harus menghimpun gejala-gejala alam yang tidak biasa terjadi.
  • Melakukan pertemuan rutin untuk menambah pengetahuan mengenai gempa dan tsunami. Jika perlu, mendatangkan ahli.
  • Melakukan latihan secara reguler, baik terjadwal maupun tidak terjadwal.
  • Buat deadline waktu respon evakuasi untuk diterapkan saat latihan agar dalam bencana sesungguhnya telah terbiasa merespon secara cepat.
  • Buat kode tertentu yang dikenali masyarakat sekitar untuk menandakan evakuasi. Semisal di Pulau Simeuleu yang paling dekat dengan episentrum gempa Aceh, memiliki istilah Semong yang diteriakkan berulang kali untuk menunjukkan adanya tsunami. Dengan kode ini, otomatis harus dilakukan evakuasi secepatnya ke tempat yang lebih tinggi.Menyebarkan gambar peta evakuasi di pelosok daerah tempat anggota komunitas tinggal.
  • Menyebarkan gambar peta evakuasi di pelosok daerah tempat anggota komunitas tinggal.
  • Sedangkan langkah yang harus dilakukan tiap individu adalah :
  • Siapkan satu tas darurat yang sudah diisi keperluan-keperluan mengungsi untuk 3 hari. Di dalamnya termasuk, pakaian, makanan, surat-surat berharga, dan minuman secukupnya. Jangan membawa tas terlalu berat karena akan mengurangi kelincahan mobilitas.
  • Selalu merespon tiap latihan dengan serius sama seperti saat terjadinya bencana.
  • Selalu peka dengan fenomena alam yang tidak biasa.
  • Untuk membaca tanda-tanda alam sebelum terjadinya tsunami, Amien Widodo memberikan sejumlah petunjuk berdasarkan pengalaman tsunami-tsunami sebelumnya.
  • Terdengar suara gemuruh yang terjadi akibat pergeseran lapisan tanah. Suara ini bisa didengar dalam radius ratusan kilometer seperti yang terjadi saat gempa dan tsunami di Pangandaran lalu.
  • Jika pusat gempa berada di bawah permukaan laut dikedalaman dangkal dan kekuatan lebih dari 6 skala richter, perlu diwaspadai adanya tsunami.
  • Jangka waktu sapuan gelombang tsunami di pesisir bisa dihitung berdasarkan jarak episentrumnya dengan pesisir.
  • Garis pantai dengan cepat surut karena gaya yang ditimbulkan pergeseran lapisan tanah. Surutnya garis pantai ini bisa jadi cukup jauh.
  • Karena surutnya garis pantai, tercium bau-bau yang khas seperti bau amis dan kadang bau belerang.
  • Untuk wilayah yang memiliki jaringan pipa bawah tanah, terjadi kerusakan jaringan-jaringan pipa akibat gerakan permukaan tanah.
  • Dalam sejumlah kasus, perilaku binatang juga bisa dijadikan peringatan dini terjadinya tsunami. Sesaat sebelum tsunami di Aceh, ribuan burung panik dan menjauhi pantai, sedangkan gajah-gajah di Thailand gelisah dan juga menjauhi pantai.

penanggulangan tsunami :


  1. apabila terdengar gemuruh dahsyat yang berasal dari laut segeralah berlari menuju tempat yang lebih tinggi dan beri tahu warga sekitar guna mencari tempat yang aman.
  2. apabila sudah tidak sempat berlari ke tempat yang lebih tinggi seperti bukit, gunung dan sebagainya carilah rumah bertingkat yang tinggi agar tidak terseret ombak tsunami.
  3. apabila dari keduanya sudah tidak memungkinkan naiklah ke atas pohon yang cukup tinggi dan kokoh seperti pohon kelapa dan lainnya.
  4. jangan turun dari tempat tinggi sebelum ada pengumuman bahwa situasi telah aman dari badan seperti BMKG dan lainnya.
  5. Tolonglah korban lain yang luka- luka terlebih dahulu ke tempat yang lebih aman
  6. Apabila ada anggota keluarga yang hilang maka carilah di posko-posko penanggulangan bencana.

Pengertian Design Grafis : Prinsip Dan Unsur Desain Grafis



Pengertian Design Grafis

Desain diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, serta beragam pencapaian kreatif yang lain. Dalam satu kalimat, kata “desain” dapat dipakai baik sebagai kata benda ataupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” mempunyai arti “proses untuk bikin serta membuat object baru”. Sebagai kata benda, “desain” dipakai untuk menyebutkan hasil akhir dari satu proses kreatif, baik itu berwujud satu gagasan, proposal, atau berupa object riil.

Grafika yaitu semua langkah pengungkapan serta perwujudan berbentuk huruf, tanda, serta gambar yang diperbanyak lewat proses percetakan manfaat di sampaikan pada khalayak. Misalnya yaitu photo, gambar/drawing, Line Art, grafik, diagram, tipografi, angka, lambang, design geometris, peta, gambar tehnik, dan sebagainya. Kerapkali berbentuk gabungan teks, ilustrasi, serta warna.

Desain grafis yaitu sebuah bentuk komunikasi visual yang memakai gambar untuk mengemukakan informasi atau pesan seefektif mungkin saja. Dalam disain grafis, teks juga dikira gambar lantaran adalah hasil abstraksi beberapa lambang yang dapat dibunyikan. disain grafis diaplikasikan dalam disain komunikasi serta fine art. Seperti bentuk design yang lain, disain grafis bisa mengacu pada proses pembuatan, metoda membuat, product yang dibuat (rancangan), maupun disiplin pengetahuan yang dipakai (disain).

Pemodelan yaitu membuat sebuah benda-benda atau object. Bikin serta mendesain object itu hingga tampak seperti hidup. Sesuai sama object serta basisnya, proses ini secara keseluruhnya ditangani di computer. Lewat ide konsep serta proses design, keseluruhnya object dapat dipertunjukkan secara 3 dimensi, hingga banyak yang menyebutkan hasil ini sebagai pemodelan 3 dimensi (3D jenisling).

Desain pemodelan grafis yaitu sebuah pengetahuan yang pelajari mengenai bikin serta membuat object baru berbentuk seni terapan, arsitektur, serta beragam pencapaian kreatif yang lain yang direkayasa piranti lunak adalah sebuah hal yang dikerjakan di bagian awal untuk pembuatan, penyimpanan, serta manipulasi jenis serta citra.

Unsur-Unsur Desain Grafis

Supaya design yang kita hasilkan menarik mata ada beberapa unsur yang perlu dipelajari yakni unsur dalam design grafis. Seluruh unsur itu tidak mesti dimasukkan sekalian dalam satu karya design lantaran ada beberapa design yang menuntut satu diantara unsur itu mesti diutamakan jadi ada penekanan-penekanan dalam tiap unsur.

  • Garis (Line) 

Satu garis yaitu unsur design yang menghubungkan pada satu titik poin dengan titik poin yang lain hingga dapat berupa gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis yaitu unsur mendasar untuk bangun bentuk atau konstruksi design. Didalam duni a komunikasi visual kerapkali kita memakai dotted line, solid line, serta garis putus-putus.

  • Bentuk (Shape) 


Bentuk yaitu segalanya yang mempunyai diameter tinggi serta lebar. Bentuk mendasar yang di kenal orang yaitu kotak (rectangle), lingkaran (circle), serta segitiga (triangle).

  • Struktur (Texture) 


Struktur yaitu penampilan permukaan (corak) dari sebuah benda yang bisa dinilai lewat cara diliat atau diraba. Yang pada prakteknya, struktur kerap digolongkan sebagai corak dari sebuah permukaan benda, umpamanya permukaan karpet, pakaian, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, serta lain sebagainya.

  • Ruangan (Space) 

Ruangan adalah jarak pada sebuah bentuk dengan bentuk yang lain, pada praktik design bisa jadikan unsur untuk berikan dampak estetika design serta dinamika design grafis. Berbentuk fisiknya pengidentifikasian ruangan dikelompokkan jadi dua unsur, yakni object (profile) serta latar belakang (latar belakang).

  • Ukuran (Size) 

Ukuran yaitu unsur lain dalam design yang mendeskripsikan besar kecilnya sebuah object. Dengan memakai unsur ini Anda bisa membuat kontras serta penekanan (emphasis) pada object design anda hingga orang bakal tahu mana yang bakal diliat atau di baca terlebih dulu.

  • Warna (Color) 

Warna adalah unsur perlu dalam object design. Lantaran dengan warna orang dapat menghadirkan jati diri, mengemukakan pesan atau membedakan karakter dari bentuk-bentuk bentuk visual secara terang

Prinsip Desain Grafis

Desain grafis juga memiliki prinsip seperti halnya manusia, seseorang dikenal karena prinsipnya, prinsip utama harus ditampilkan dalam sebuah desain grafis sehingga karya tersebut komunikatif, sedangkan unsur yang lainnya ditampilkan sekedar dan tidak mengalahkan unsur utama. Semuanya itu tergantung selera desainer grafis, klien dan khalayak yang menjadi sasaran pesan.

  • Kesederhanaan 


Hal ini sangat logis demi kepentingan kemudahan pembaca memahami isi pesan yang disampaikan. Dalam penggunaan huruf sebuah berita misalnya. Huruf judul (headline), subjudul dan tubuh berita (body text) sebaiknya jangan menggunakan jenis font yang ornamental dan njilimet, seperti huruf blackletter yang sulit dibaca. Desainer grafis lazim juga menyebut prinsip ini sebagai KISS (Keep It Simple Stupid). Prinsip ini bisa diterapkan dengan penggunaan elemen ruang kosong (white space) dan tidak menggunakan terlalu banyak unsur-unsur aksesoris. Seperlunya saja.

  • Keseimbangan


Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual. Prinsip keseimbangan ada dua, yaitu:

  1. Keseimbangan formal (simetris)  
  2. Keseimbangan informal.

Untuk menciptakan keseimbangan:


  1. Ulangi bentuk tertentu secara berkala, baik secara vertikal maupun horizontal.
  2. Pusat elemen pada halaman.
  3. Menempatkan beberapa visuals kecil di satu daerah untuk menyeimbangkan satu blok besar gambar atau teks.
  4. Gunakan satu atau dua bentuk aneh dan membuat bentuk biasa.
  5. Keringanan teks potong-berat dengan terang, berwarna-warni visual.
  6. Meninggalkan banyak spasi besar sekitar blok teks atau foto gelap. 
  7. Offset besar, gelap foto atau ilustrasi dengan beberapa lembar teks kecil, masing-masing dikelilingi oleh banyak spasi.

  • Kesatuan

Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Contohnya adalah ilustrasi, garis dan teks diberi raster sehingga memberikan kesan kesatuan terhadap pesan yang dimaksud.

Untuk membuat persatuan:


  1. Gunakan hanya satu atau dua typestyles dan berbeda ukuran atau berat untuk kontras seluruh publikasi, presentasi, atau situs web.
  2. Konsisten dengan jenis font, ukuran, dan gaya untuk judul, subheads, keterangan, headers, footers, dll di seluruh publikasi, presentasi, atau situs web.
  3. Menggunakan palet warna yang sama di seluruh.
  4. Mengulang warna, bentuk, atau tekstur yang berbeda di seluruh wilayah.
  5. Pilih visuals yang berbagi serupa warna, tema, atau bentuk.
  6. Memperderetkan foto dan teks yang sama dengan grid baris.

  • Penekanan (aksentuasi)

Penekanan dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud. Kalau dalam konteks desain surat kabar ini bisa dilakukan dengan memberikan kotak raster atas sebuah berita. Hal ini akan mengesankan pentingnya berita itu untuk dibaca oleh pembaca. Atau juga membesarkan ukuran huruf pada judul berita, sehingga terlihat jauh berbeda dengan berita lainnya. Penekanan juga dilakukan melalui perulangan ukuran, serta kontras antara tekstur, nada warna, garis, ruang, bentuk atau motif.

Untuk membuat penekanan:


  1. Gunakan rangkaian merata spaced, persegi di samping foto yang digariskan foto dengan bentuk yang tidak biasa.
  2. Letakkan bagian yang penting dari teks pada sudut melengkung atau sekaligus menjaga semua jenis yang lainnya di kolom lurus.
  3. Gunakan huruf tebal, hitam untuk judul dan jenis subheads ringan teks dan banyak lainnya untuk semua teks.
  4. Tempat yang besar di sebelah gambar kecil sedikit teks.
  5. Reverse (gunakan jenis putih) yang utama dari sebuah kotak hitam atau berwarna.
  6. Gunakan warna yang tidak biasa atau jenis font yang paling penting untuk informasi.
  7. Letakkan daftar yang ingin Anda sorot di sidebar dalam kotak berbayang.

  • Irama (repetisi)


Irama merupakan pengulangan unsur-unsur pendukung karya seni. Irama merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang, serupa dengan interval waktu antara dua nada musik beruntun yang sama. Desain grafis mementingkan interval ruang atau kekosongan atau jarak antar obyek. Misalnya jarak antarkolom. Jarak antar teks dengan tepi kertas, jarak antar 10 foto di dalam satu halaman dan lain sebagainya.

Untuk membuat rhythm:


  1. Ulangi sejumlah elemen berbentuk mirip, bahkan dengan spasi putih di antara masing-masing, untuk menciptakan sebuah ritme biasa.
  2. Ulangi rangkaian semakin besar elemen yang lebih besar dengan spasi putih di antara setiap ritme yang progresif.
  3. Alternatif gelap, huruf tebal dan ringan, tipis jenis.
  4. Alternatif gelap halaman (dengan banyak jenis grafik atau gelap) dengan cahaya halaman (dengan jenis lebih sedikit dan berwarna muda grafis).
  5. Mengulang bentuk yang sama di berbagai bidang sebuah layout.
  6. Ulangi elemen yang sama pada posisi yang sama pada setiap halaman yang dicetak penerbitan seperti newsletter.

  • Proporsi (Proportion)

Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan – perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13. Konon proporsi ini adalah perbandingan yang ditemukan di benda-benda alam termasuk struktur ukuran tubuh manusia sehingga dianggap proporsi yang diturunkan oleh Tuhan sendiri. Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman.

Contoh Paper dan Cara Membuatnya

Contoh Paper dan Cara Membuatnya. Hai sahabat, kali ini kami akan mengajak kalian untuk membahas tentang Contoh Paper Makalah Kuliah dan Langkah Membuatnya. Jadi, langsung saja kita mulai pembahasan kali ini, ya.

Jadi seorang mahasiswa memanglah menyenangkan, tidak hanya akan memperoleh berbagai pengetahuan. Saat anda jadi seorang mahasiswa pengalaman juga bakal didapat bahkan juga jauh lebih banyak di banding dengan pengetahuan akademis.

Walaupun demikian, tetapi kadang-kadang ada saja yang menjadikan seorang mahasiswa malas melanjutkan kuliahnya. Satu diantaranya yakni lantaran terlalu banyak mendapatkan tugas dari dosen yang mau tak mau mesti ditangani untuk memperoleh IPK yang bagus.

Dari demikian banyak pekerjaan yang kerap didapatkan dari dosen pada mahasiswanya yaitu paper makalah. Lantaran dianggap sebagai satu diantara pekerjaan yang cukup berat, tidak heran bila paper makalah kuliah ini kerap di buat dengan sistematika yang belum benar.

Walau sebenarnya bila dipelajari dengan baik, cara membuat paper makalah kuliah sesungguhnya cukup gampang. Yang terpeting yaitu anda memahami terlebih dulu bagiamana sistematika paper makalah yang benar.

Pengertian Paper 

Sumber: cara.pro
Paper yaitu artikel ilmiah yang ditulis dalam format tertentu. Umumnya paper yaitu hasil riset baru. Namun paper dapat pula merupakan review dari penelitian-penilitian yang udah ada sebelumnya.

Langkah – langkah Membuat Paper

Nah untuk menambah pengetahuan anda, berikut ini sistematika pembuatan paper makalah yang benar.

Pendahuluan Paper 

Bagian paling awal serta amat penting yaitu pendahuluan. Dalam satu paper makalah yang bersifat ilmu dan pengetahuan filsafat, umumnya pendahuluannya bakal berupa paper kepustakaan.

Yakni artinya, paper makalah yang anda bikin mesti sesuai sama ketentuan daftar pustaka secara urut hingga akan tersusun dengan baik.

Lain dengan sebuah paper makalah yang di bagian awalannya saja udah tidak sesuai sama ketetapan dan format yang benar, sampai akhir makalah juga bakal sangat berkurang nilai keindahannya.

Tentukan Tema Paper yang Akan Dibuat 

Dapat dikatakan tema yaitu satu diantara faktor yang menentukan keindahan serta ketepatan isi makalah nantinya. Serta untuk menentukan tema sendiri kadang-kadang udah ditentukan oleh dosen hingga anda tinggal mencari bahan yang sesuai.

Tetapi tidak jarang juga dosen membiarkan mahasiswanya untuk mencari tema paper makalahnya sendiri. Ya, lantaran jangkauan tema amat luas hingga makin banyak gagasan kreatif yang anda punya akan makin bagus tema yang anda tentukan.

Panduan untuk menentukan tema yang baik diantaranya yaitu dengan membaca satu buku saja (yang bermutu) serta mempelajarinya secara mendalam. Pastikan dulu buku yang anda baca mempunyai tema yang sesuai sama harapan anda.

Tidak hanya itu, anda dapat juga menentukan tema lewat cara menyimak literatur mata kuliah bibliografi dari salah satu buku maupun artikel yang dipakai untuk proses evaluasi mata kuliah itu.

Serta beberapa dosen juga kerapkali menanyakan outline pada paper makalah yang anda bikin, mengenai apa yang mungkin saja dapat di tanyakan dari paper makalah itu serta apa yang perlu dikemukakan dari pertanyaan tersebut

Hingga ketika usulan outline makin baik, kualitas paper makalah yang anda buat pun besar kemungkinannya jadi lebih baik.

Rumusan Permasalahan Paper 

Sesudah anda menemukan tema yang pas, langkah selanjutnya untuk bikin paper makalah yaitu dengan membuat rumusan permasalahan. Anda mesti sebisa mungkin mengumpulkan peluang pertanyaan yang bakal didiskusikan nantinya.

Untuk hal semacam ini, makin sempit permasalahan yang di tanyakan paper makalah bakal sangat baik lantaran secara automatis pembahasan jadi lebih detil.

Jadi dapat diambil kesimpulan bila satu paper makalah disebut baik yakni jika mempunyai perumusan masalah, jawaban yang pas serta detil dan rangkuman dari pertanyaan serta jawaban itu.

Paper Seperti Apa yang Anda Inginkan? 

Dalam satu karya tulis akademik kefilsafatan, dosen kerapkali meminta pada mahasiswanya untuk menuliskan paper argumentatif. Di mana bentuk dari paper argumentatif berbeda jauh dengan paper paparan atau expository.

Paper argumentatif sendiri yakni satu paper yang menyertakan pendapat yang bersumber pada argumen yang kuat. Serta umumnya alasan atau pendapat yang didapatkan mempunyai tujuan untuk memberikan dukungan dan memberikan dasar untuk meyakinkan satu rangkuman.

Untuk jumlah argumen yang didapatkan sendiri tidak terbatas, anda dapat bikin argumen lebih dari satu. Tetapi tetap perhatikan kesinambungan argumen yang anda berikan dengan tema yang sudah diambil sebelumnya.

Pertanyaan Tesis 

Tesis adalah klaim yang sifatnya paling penting untuk memberikan keyakinan apa yang dikehendaki atau dipertaruhkan. Hal semacam ini dapat anda temukan saat membaca satu karya tulis, di mana anda akan menemui satu atau lebih gagasan pokok yang tercantum dalam tiap paragraf.

Serta beberapa gagasan pokok ini yaitu hasil dari pengambilan bentuk tesis yang sudah mencerminkan interpretasi penulis paper makalah.

Walaupun merupakan hasil interpretasi si penulis, tetapi gagasan pokok yang tertuliskan umumnya udah melalui proses evaluasi yang lebih mendalam hingga bisa di pastikan benar.

Tidak hanya itu, tesis juga mempunyai gagasan yang lebih sempit dibandingkan dengan gagasan pokok. Ya, bukankah anda kerap menjumpai karya tulis dengan gagasan pokok yang cukup luas di tiap paragfarnya?

Nah untuk tesis ini malah lebih sempit serta mendetail hingga apa yang nantinya bakal didiskusikan jadi lebih detail.

Sebagai gambaran, berikut ini beberapa deskripsi lebih lanjutnya:
  • Pernyataan enumeratif, umpamanya 
  1. Ada tiga bentuk basic dari motivasi manusia 
  2. Kecelakaan jalan raya berlangsung karena beberapa sebab 
  3. Banyak tipe halangan yang menghambat komunikasi diantara orang 
  • Informasi deskriptif atau statistik, umpamanya 
  1. Terjadi beberapa ribu kecelakaan jalan raya di indonesia masing-masing bulan 
  2. Banyak mahasiswa luar daerah belajar di UGM saat ini dari pada tiga puluh tahun waktu lalu. 
  • Fakta-fakta sejarah, umpamanya 
  1. Graham Bell bertanggung jawab untuk penemuan telepon 
  2. John Rawls dianggap sebagai filsuf politik abad 20 dari Amerika Serikat. 
Beberapa contoh itu yaitu contoh yang butuh dipertanyakan lebih lanjut. Kenapa? Lantaran contoh di atas cuma berbentuk gagasan pokok serta tidak mempunyai unsur yang membuatnya layak menjadi tesis, di mana tidak ada keterangan detil dari apa yang dikemukakan.

Serta untuk memudahkan penentuan perbedaan tema serta tesis, berikut ini penuturannya: 
  1. Gagasan pokok: Ada tiga jenis masalah yang menghalangi komunikasi yang baik: fisik, manusia dan semantik 
  2. Tesis: Dari ketiga jenis kendala untuk komunikasi-fisik, manusia, dan semantik-yang paling sulit pulih mungkin yakni halangan keterbatasan manusia. 

Format Paper Makalah 

  1. Satu paper makalah mesti diketik dan tidak diperbolehkan memakai tulisan tangan. 
  2. Gunakan pengaturan huruf, layout secara benar serta konsisten serat pasti, hingga bikin penampilan jadi lebih indah serta gampang di baca. 
  3. Gunakan spasi 1. 5 spacing. 
  4. Bila anda memakai kutipan yang lebih dari tiga baris, buat kedua margin jadi lebih luas. 
  5. Mesti ada catatan kaki serta catatan akhir. 
  6. Berikanlah nomor halaman, sebaiknya di bagian sudut bawah. 
  7. Teliti kembali paper makalah yang sudah anda bikin supaya tidak terjadi kekeliruan penulisan, tanda baca dan sebagainya. 
  8. Penulisan judul, halaman dan penyusunannya mesti di buat semenarik mungkin lantaran maksud pembuatan paper makalah yaitu untuk di baca orang lain.

Susunan Paper Makalah

Sumber: dreamstime.com
  1. Judul paper makalah 
  2. Daftar isi 
  3. Pengantar (tidak wajib) 
  4. Pendahuluan 
  5. Konstruksi argumen (adalah segi atau bab yang sesungguhnya) 
  6. Catatan kaki serta catatan akhir (bisa di buat dalam bentuk teks) 
  7. Peta serta gambar (tidak wajib) 
  8. Tabel serta grafik (Tidak wajib) 
  9. Apendik (tidak wajib) 
  10. Bibliografi
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Paper Makalah Kuliah dan Langkah Membuatnya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Paper di atas sedikitnya dapat memberikan manfaat tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Contoh Pape. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. sarungpreneur.com 

Mengenal Koperasi

Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang bercirikan watak sosial, berwujud usaha bersama, dan berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi memiliki fungsi dan peranan, antara lain untuk mengembangkan potensi dan kemampuan, ekonomi anggota dan masyarakat. Koperasi juga berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.

Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka. Koperasi adalah milik semua anggotanya. Pengelolaannya dijalankan dengan cara demokratis dan terbuka. Keuntungan yang diperoleh menjadi milik semua anggotanya. Keuntungan itu akan dibagikan kembali kepada anggotanya dalam bentuk sisa hasil usaha (SHU).
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

Tulislah dalam dua kalimat lengkap, peran dan fungsi koperasi bagi rakyat Indonesia!
Koperasi memiliki fungsi dan peranan, antara lain untuk mengembangkan potensi dan kemampuan, ekonomi anggota dan masyarakat. Koperasi juga berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.
Sebagai organisasi ekonomi rakyat, asas dan prinsip-prinsip koperasi sangat sesuai dengan jiwa Pancasila, terutama sila kelima, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Bagaimana asas koperasi yang berkesesuaian dengan Pancasila terutama Sila ke-5 Pancasila. Gunakan diagram alur untuk mempermudah menjelaskan analisismu.

Prinsip-prinsip koperasi yang berkesesuaian dengan Pancasila terutama Sila ke-5 Pancasila.
Keanggotaan Bersifat Sukarela Dan Terbuka.
Koperasi menerima anggota secara terbuka bagi siapa saja yang berminat menjadi anggota dengan tidak pandang status masyarakat baik dari kalangan bawah, menengah maupun atas, siapapun mempunyai hak yang sama untuk mendaftarkan diri dan tidak bersifat memaksa dengan tidak mewajibkan seluruh masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai anggota yang akan menjadi bagian dari koperasi yang akan didirikan.

Pengelolaan Dilakukan Secara Demokratis.
Koperasi membentuk struktur organisasi sesuai dengan ketentuan yang telah ada dengan berlandaskan kekeluargaan yang menjunjung asas demokrasi dalam penyelenggaraan rapat anggota, pembentukan pengawas, penentuan pengurus,dan penunjukkan pengelola sebagai karyawan yang bekerja di koperasi.

Pembagian SHU Dilakukan Secara Adil Sesuai Dengan Besarnya Jasa Usaha Masing-Masing.
Koperasi mempunyai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat pada umumnya dan anggota pada khususnya, maka dalam usaha meningkatkan kesejahteraan anggotanya koperai berusaha semaksimal mungkin untuk bersifat dan berlaku adil dan merata terutama dalam hal pembagian sisa hasil usaha dengan mempertimbangkan aspek kepercayaan dalam pengelolaan koperasi yang telah diberikan oleh masing-masing anggota yang dinilai dalam bentuk besarnya jasa usaha.

Pemberian Balas Jasa Yang Terbatas Terhadap Modal.
Koperasi memberikan timbal balik kepada anggota yang telah menanamkan modalnya dan mempercayakan koperasi dalam mengelola modal tersebut berupa balas jasa yang sesuai dengan keadilan, keseimbangan dan keterbatasan seberapa besar modal yang telah diberikan anggota dengan transparan agar anggota jelas dan mengerti pemberian balas jasa yang diberikan koperasi sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kemandirian.
Koperasi berdiri dengan prinsip kemandirian dengan tidak berada di bawah naungan organisasi lain dan tidak bergantung serta mengandalkan organisasi lain, koperasi berdiri sendiri dengan membentuk struktur organisasi sendiri untuk mengelola dan menjalankan kegiatan usahanya dengan bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.

Pendidikan Perkoperasian.
Koperasi mempunyai arah dan tujuan untuk dapat bekerja sama mengelola kegiatan yang bersifat positif membutuhkan keahlian dalam pengopersiannya maka dibutuhkan pendidikan dan pengarahan dalam penerapannya dengan bermaksud agar koperasi sebagai wadah yang berlandaskan prinsip dan asas kekeluargaan dapat bermanfaat, oleh karena itu pendidikan perkoperasian sangatlah dibutuhkan sebagai dasar pembentukan koperasi.

Kerjasama Antar Koperasi.
Koperasi dikatakan bersifat mandiri dalam pengorganisasiannya tetapi dalam menjalankan kegiatan usahanya koperasi tetap menjalin hubungan dan kerjasama antar koperasi berupa komunikasi dan interaksi baik secara langsung maupun tidak langsung karena koperasi berlandaskan kekeluargaan dan dalam menjaga kelangsungan kehidupan perkoperasian diusahakan selalu mengadakan kerjasama agar dapat memperluas bidang usaha dan saling memberikan dukungan.
Menurut pendapatku, keberadaan koperasi di negara kita adalah koperasi dapat dimanfaatkan oleh para anggota hingga mereka dan masyarakat tidak kekurangan sandang, pangan maupun papan.
“Aku dengar, keuntungan yang diperoleh koperasi di desaku terus meningkat, lo! Bahkan, mereka sudah dapat membeli lahan baru untuk usaha pertanian mereka. Pada mulanya mereka mempunyai lahan berukuran 15 meter kali 15 meter. Sekarang mereka membeli lahan baru dengan ukuran 12 meter kali 12 meter.

Persoalan di atas dapat dijawab dengan melakukan operasi penjumlahan bilangan kuadrat.
Total luas lahan koperasi = Luas lahan awal + luas lahan baru
= (152) m² + (122) m²
= (15 × 15) m² + (12 × 12) m²
= 225 m² + 144 m²
= 369 m²
Jadi, luas lahan keseluruhan yang dimiliki koperasi tersebut adalah 369 m². Dengan memahami contoh di atas, kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan saksama!
Ingatlah aturan penyelesaian hitung campuran!
1. 12² + 13² – 10² = 144 + 169 - 100 = 313 - 100 = 213
2. (19² × 13) + 15² = (361 x 13) + 225 = 4.693 + 225 = 4.918
3. (10² : 5) + (11² × 3) = (100 : 5) + (121 x 3) = 20 + 363 = 383
4. 25² – (22² : 4) = 625 - (484 : 4) = 625 - 121 = 504
5. (32² × 3 ) + (12²: 6) = (1.024 x 3 ) +(144 : 6 ) =3.072 + 24 = 3.048
6. Suatu lahan berbentuk persegi dengan panjang sisinya 12 m dibagi menjadi empat bagian sama besar. Berapakah luas setiap bagian tersebut?
Luas setiap lahan = 12² : 4 = 144 : 4 = 36 m²

Pancasila dan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Indonesia
Indonesia adalah negara dengan ribuan pulau. Indonesia juga terdiri atas beragam suku bangsa, adat istiadat, serta bahasa dan agama. Pada masapenjajahan, perbedaan-perbedaan ini telah dimanfaatkan oleh penjajah untukmemecah belah. Keadaan ini terus berlanjut hingga para pemimpin bangsa kit a berhasil menetapkan Pancasila sebagai dasar negara kita.

Dengan adanya Pancasila sebagai pemersatu bangsa, kita dapat selalu saling mengingatkan. Perbedaan yang ada di antara kita tetap tidak mengubah kenyataan bahwa kita adalah saudara sebangsa. Kita sudah seharusnya hidup dalam kerukunan dan bekerja sama untuk kemajuan bangsa.

Sila-sila dalam Pancasila juga menunjukkan hal-hal yang menjadi aturan dasar bernegara di Indonesia. Semua aturan, peraturan, dan hukum yang berlaku di negara kita dibuat sesuai dengan isi dan semangat Pancasila. Dengan memahami dan menghayati Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia, maka negara kita menjamin kesetaraan dan keadilan hukum bagi semua warganya. Sumber: BSE Pendidikan Kewarganegaraan SD Kelas V, Sutedjo

FUNGSI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

1. Pancasila sebagai ideologi Negara 
Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu ”Panca” yang berarti lima dan ”Sila” yang berarti dasar. Pancasila berarti lima dasar atau lima asas yang menjadi dasar negara Republik Indonesia. Pancasila sebagai ideologi Pancasila mengandung penegrtian bahwa Pancasila merupakan ajaran, gagasan, doktrin, teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya dan dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia dan menjadi pentunjuk dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.

2. Pancasila sebagai Dasar Negara 
Pancasila sebagai dasar negara mengandung arti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar (fundamen) untuk mengatur pemerintah negara atau sebagai dasar untuk mengatur penyelengaraan negara. Pancasila merupakan kaidah negara yang fundamental, yang berarti hukum dasar baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam negara Republik Indonesia harus bersumber dan berada di bawah pokok kaidah negara yang fundamental. 

3) Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Pancasila dalam pengertian ini sering disebut juga sebagai pegangan hidup, pedoman hidup, petunjuk hidup dan jalan hidup (way of life). Sebagai pandangan hidup bangsa, Pancasila berfungsi sebagai pedoman atau petunjuk dalam kehidupan sehari-hari. Ini berati, Pancasila sebagai pandangan hidup merupakan petunjuk arah semua kegiatan atau aktivitas hidup dan kehidupan di segala bidang. 

4) Pancasila sebagai Kepribadian Bangsa
Ini berati, sebagai halnya bendera merah putih sebagai ciri khas bangsa atau negara Indonesia yang membedakan dengan bangsa atau negara lain, Pancasila juga merupakan ciri khas bang Indonesia yang tercermin dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan yang senantiasa selaras, serasi dan seimbang sesuai deng nilai-nilai Pancasila itu sendiri.

Apakah kalian masih ingat pelajaran tentang pantun? Perhatikanlah dua baris pertama dari pantun tersebut. Dua baris pertama itu disebut sampiran. Dua baris selanjutnya disebut isi pantun. Perhatikanlah bahwa sampiran dan isi pantun disusun dengan kesamaan bunyi yang disebut rima. Rima pada pantun biasanya a-b-a-b.

Cobalah untuk membuat pantun seperti contoh di atas dengan menggunakan rima yang tepat. Pilihlah salah satu tema berikut ini.
Kesatuan dan persatuan
  • Memetik manggis di kota kedu
  • Membeli tebu uangnnya seribu
  • Menangis hatiku tersedu-sedu
  • Melihat bangsaku kurang bersatu
  • Gunung Kober, Gunung Kelimutu
  • Jaraknya jauh tapi sama berapinya
  • 28 Oktober berbagai suku menyatu
  • Jadi satu, yakni bangsa Indonesia
  • Tanah Riau terkenal gurindam dua belas
  • Tanah Jawa terkenal seni wayangnya
  • Bersatu dari barat-timur menolong tertindas
  • Demi mewujudkan bangsa yang dicita-cita
  • Burung garuda lambang negara
  • Semangat pancasila selalu di jaga
  • Indonesia berbhinekantunggal ika
  • Penduduk nya beribu suku bangsa
  • Hutan lebat melimpah rusa
  • Melihat mereka mengundang rindu
  • Bahasa mencerminkan bangsa
  • Dengan bahasa marilah kita berpadu
  • Jika ada durian runtuh
  • Jangan segera diunduh
  • Jika bersatu kita teguh
  • Jika bercerai kita runtuh
  • Siti Aisyah menenun perca
  • Disusun-susunnya menjadi kain nan indah
  • Janganlah persatuan ini binasa
  • Jangan karena ego bangsa kita terpecah
  • Gigit jari kena kuku
  • Sambil lihat film kum kum
  • Tak ada ras tak ada suku
  • Kalau salah haruslah dihukum 
  • Daun lontar diikat kawat
  • Mari kita ke Brastagi
  • Agar negara menjadi kuat
  • Mari kita berbenah diri
  • Susur sungai walaupun basah
  • Dari hutan ke jalan raya
  • Takkan ada kata berpisah
  • Bersatu Indonesia jaya
Cinta tanah air
  • Pergi ke toko membeli pipa
  • Pemiliknya dari Sumatra
  • Haruslah kita tahu budaya Indonesia
  • TARI SAMAN salah satunya
  • Jari berada di depan saku
  • Sangat berguna bagi manusia
  • Karena kita beragam suku
  • Maka itulah Indonesia
  • Jangan buang buah semangka
  • karena semangka manis rasanya
  • Janganlah lupakan budaya
  • Karena budaya jati diri kita
  • Seringsing lantunan daun bambu
  • Mengisi keheningan memecah suasana
  • Indonesia, untukmu haru bangsamu
  • Bersinar dengan budaya nusantara
  • Jalan-jalan ke pantai Kuta
  • Ke toko buku beli peta
  • Ayo kita berlomba-lomba
  • Menunjukkan semangat Indonesia
  • Main gasing janganlah rebah
  • Memakai tali pelepah pisang
  • Budaya asing sudah merambah
  • Budaya asli janganlah hilang
  • Jalan-jalan keliling Asia
  • Mengenal banyak ragam budaya
  • Jangan mengaku anak Indonesia
  • Jika tidak menjaga budaya bangsa
  • Makan semangka bareng si Atun
  • Tapi semangkanya belum matang
  • Yuk mari kita budayakan santun
  • Untuk berguna di masa datang
  • Terbang melayang burung peragam
  • Dari huma, terbang ke hutan
  • Budaya daerah beraneka ragam
  • Mari bersama kita lestarikan
  • Sinar surya cerah menerpa
  • Gelap awan sinar tersapu
  • Binar rekah genggam pemuda
  • Di tanah ini bersemayam sukmamu
Ajakan membangun bangsa
  • Jika hendak kamu ke kamar
  • Jangan banyak tulis dihapus
  • Jika siswa rajin belajar
  • Sudah tentu pasti lulus
  • Jika kamu pergi ke dusun
  • Jangan lupa bawa beras
  • Belajarlah dengan tekun
  • Agar kita naik kelas
  • Anak doah makan lepet
  • Makan lepet sambil melompat
  • Kalau ingin cepat pintar
  • Rajin- rajin lah untuk belajar
  • Jalan jalan ke kota banjar
  • Jangan lupa membeli kurma
  • Kita harus rajin belajar
  • Agar dapat ranking pertama
  • Bunga mawar berwarna merah
  • Sungguh indah walau diluar
  • Dari pada kita marah-marah
  • Lebih baik kita belajar
  • Kemana kancil akan di kejar
  • Lari cepat masuk pasar
  • Kalau mau jadi anak pintar
  • Rajin membaca banyak belajar
  • Jika kita pegang kuas
  • Melukislah pada kertas
  • Jika anak bangsa cerdas
  • Bangsa pun berkualitas
  • Pergi sekolah pagi-pagi
  • Sampai lupa makan sarapan
  • Jika kamu tak mau rugi
  • Raih lah ilmu pendidikan
  • Masak angsa di kuali
  • Bukan saja di perigi
  • Hendaklah kamu mengabdi
  • Di pangkuan ibu pertiwi
  • Kalau kamu mau berlayar
  • Silahkan saja naik perahu
  • Kalau kamu mau pintar
  • Jangan suka mengerutu