Showing posts sorted by relevance for query proses pembentukan urine. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query proses pembentukan urine. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati

Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati. Pengertian Hati, Nama Lain Hati, Fungsi dari Hati, Bagian-Bagian yang terdapat dalam Hati, Organ Hati, Peran Penting Hati pada tubuh manusia dan dalam menjalani kehidupan.

Pengertian serta Struktur Hati 

Sumber: sv.tubgit.com
Hepar (hati) yakni kelenjar yang paling besar dalam tubuh dengan berat lebih kurang 1.300-1.550 gr dan berwarna merah kecokelatan, mempunyai banyak pembuluh darah serta lunak.

Hepar berbentuk baji dengan permukaan dasarnya pada sisi kanan dan puncaknya pada sisi kiri tubuh, ada di kuadran kanan atas abdomen (hipokondria kanan). Permukaan atasnya bersebelahan dengan diafragma dan batas bawahnya mengikuti pinggir kosta kanan.

Setiap lobulus terbagi dalam vena sentral yang dikelilingi oleh beberapa sel hati kecil dikelompokkan dalam lembaran atau bundel. Beberapa sel ini melakukan pekerjaan hati. Rongga sinusoid dikenal sebagai memisahkan kelompok sel dalam satu lobulus. Sinusoid memberikan hati struktur kenyal dan amat mungkin untuk menyimpan beberapa besar darah.

Hati memiliki sistem suplai darah yang tidak umum. Seperti organ tubuh yang lain, hati menerima darah yang mempunyai kandungan oksigen dari jantung. Darah ini memasuki hati lewat arteri hepatik.

Hati juga menerima darah penuh dengan nutrisi, atau partikel makanan yang di proses, dari usus kecil. Darah ini memasuki hati lewat vena portal. Dalam hati, arteri hepatik dan cabang vena portal ke dalam jaringan pembuluh darah kecil yang bermuara di sinusoid.

Beberapa sel hati menyerap nutrisi dan oksigen dari darah mengalir lewat sinusoid. Mereka juga menyaring limbah serta racun. Pada saat yang sama, mereka mengeluarkan gula, vitamin, mineral, dan zat yang lain ke dalam darah. Sinusoid mengalir ke vena sentral, yang berhimpun membentuk vena hepatika. Darah meninggalkan hati lewat vena hepatika.

Setiap lobulus juga mempunyai kandungan kapiler empedu, tabung kecil yang membawa empedu yang disekresikan oleh beberapa sel hati. Kapiler empedu berhimpun untuk membuat saluran empedu, yang membawa empedu dari hati.

Segera setelah meninggalkan hati, saluran empedu berhimpun bersama, membuat duktus hepatika. Hati menghasilkan empedu secara terus menerus, bahkan apabila usus kecil tidak memproses makanan.

Keunggulan empedu mengalir ke kandung empedu, di mana disimpan untuk digunakan di lain waktu. Empedu dari hati dan kandung empedu mengalir ke dalam usus kecil lewat saluran empedu.

Hati yakni organ padat paling besar dalam tubuh. Beberapa orang mungkin saja tidak tahu bila hati juga merupakan kelenjar paling besar dalam tubuh. Hati sebenarnya yakni dua bentuk kelenjar. Ini yakni kelenjar sekresi karena memiliki susunan spesial yang di desain untuk memungkinkan dan untuk membuat dan mengeluarkan empedu ke dalam saluran empedu.

Hal ini juga merupakan kelenjar endokrin, maka itu membuat dan mengeluarkan bahan kimia secara langsung ke dalam darah yang memiliki efek pada organ-organ lain di dalam tubuh. Empedu yaitu cairan yang baik membantu dalam pencernaan dan penyerapan lemak serta membawa beberapa product limbah kedalam usus.

Ada seluruh bentuk kelenjar dalam tubuh yang membuat dan mengeluarkan zat, termasuk juga pankreas (enzim pencernaan), tiroid dan kelenjar endokrin yang lain (hormon), kelenjar lambung di perut (asam), dan kelenjar getah bening atau kelenjar (kelenjar getah bening).

Hepar terbagi dalam: 

  1. Lobus kiri dan lobus kanan, dengan lobus kanan lebih besar dibanding dengan lobus kiri. 
  2. Lobulus. Hepar disusun oleh lobulus-lobulus kecil dan tersusun dalam kolom. 
  3. Vena sentralis pada bagian tengah tiap lobulus. Vena berhimpun jadi vena yang lebih besar dan membuat vena hepatika yang lalu menuju ke dalam vena kava inferior 
  4. Lakuna, yaitu ruangan yang memisahkan antara satu lobulus dengan lobulus yang lain. 

Lokasi Hati 

Sumber: penyakithati.org
Hati ada di bawah diafragma (membran otot yang memisahkan dada dari perut), terutama pada bagian kanan atas perut, terutama di bawah tulang rusuk. Namun, juga meluas di dalam perut segi atas dan segi jalan ke perut segi atas kiri.

Satu struktur berwujud tidak teratur, yang solid seperti kubah, hati terbagi dalam dua segi paling penting (lobus kanan lebih besar dan lobus kiri lebih kecil) dan dua lobus kecil.

Batas atas lobus kanan yakni pada tingkat atas kosta ke-5 (sedikit kurang dari 1/2 inci di bawah puting), dan batas atas dari lobus kiri yakni tepat di bawah tulang rusuk ke-5 (lebih kurang 3/4 inci di bawah puting).

Selama inspirasi (menghirup), hati didorong turun oleh diafragma dan tepi bawah hati turun di bawah margin tulang rusuk paling rendah (batas kosta).

Fungsi Hati 

Sumber: softilmu.com
Menawarkan racun 

Fungsi paling penting dari hati yakni menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh. Racun itu bisa datang dari makanan, minuman, ataupun obat-obatan.

Proses metabolisme di dalam tubuh akan menghasilkan asam laktat yang dapat merugikan, namun hati akan mengubahnya jadi glikogen yaitu sejenis karbohidrat yang dapat digunakan sebagai sumber daya yang disimpan di dalam otot.

Metabolisme protein akan menghasilkan zat sisa berupa amonia yang memiliki resiko bagi tubuh, namun hati akan mengubahnya jadi urea dan nantinya akan dikeluarkan bersama urine.

Metabolisme karbohidrat 

Glukosa dan monosakarida lain seperti fruktosa dan galaktosa akan dirubah jadi glikogen. Glikogen yakni karbohidrat yang terbentuk dari beberapa ratus unit glukosa yang terikat bersama.

Penyimpanan karbohidrat dalam bentuk glikogen mempunyai keuntungan, yakni sebagai berikut:
  1. Cepat dipecah untuk menghasilkan daya 
  2. Produksi dayanya tinggi 
  3. Tidak bocor ke dalam sel dan tidak mengganggu kandungan cairan intrasel 
Pengubahan bentuk karbohidrat ini memerlukan pertolongan dua hormon yaitu insulin dan glukagon yang dihasilkan oleh pankreas. Saat kandungan glukosa dalam darah naik insulin akan dilepaskan untuk mengubah glukosa jadi glikogen dan disimpan di hati dan jaringan otot.

Saat kandungan glukosa di dalam darah turun, glukagon akan dilepaskan untuk memecah glikogen yang disimpan jadi glukosa dan lalu akan dimetabolisme untuk menghasilkan daya.

Metabolisme protein 

Beberapa asam amino dirubah jadi glukosa lewat proses glukoneogenesis. Asam amino yang tidak dibutuhkan oleh tubuh lalu dirubah jadi urea dan asam urat yang dikeluarkan dari sel hati ke dalam darah untuk diekskresi oleh ginjal dan dibuang lewat urine.

Metabolisme lemak 

Ketika lemak dibutuhkan oleh tubuh, lemak akan diambil keluar dari tempat penyimpanannya di dalam tubuh, lalu diangkut lewat darah menuju ke hati dan dipecah jadi asam lemak dan gliserol.

Sintesis kolesterol dan protein plasma 

Hati dapat mensintesis kolesterol dan steroid serta product protein plasma seperti fibrinogen, protrombin, dan beberapa globulin.

Penyimpanan beragam zat 

Hati yakni daerah untuk menyimpan glikogen, lemak, vitamin A, B12, D, dan K, serta zat besi.

Tempat pembentukan dan pembongkaran sel darah merah 

Dalam 6 bulan kehidupan janin, hati menghasilkan sel darah merah, baru lalu produksi sel darah merah ini secara berangsur-angsur diambil alih oleh sumsum tulang.

Pada saat darah lewat hati, lebih kurang 3 juta sel darah merah dihancurkan setiap detik, dan hasil penghancurannya masih tetap ada zat yang akan digunakan untuk membuat sel darah merah yang baru.

Menghasilkan zat yang melarutkan lemak 

Hati menghasilkan lebih kurang 0.5 – 1 liter cairan empedu setiap harinya. Cairan empedu inilah yang akan melarutkan lemak yang ada di dalam usus.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Bagian-Bagian Hati, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Bagian-Bagian Hati di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hati. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian, Fungsi, Mekanisme Kerja Hormon Pada Manusia

Pengertian, Fungsi, Mekanisme Kerja Hormon Pada Manusia. Pengertian Hormon, Fungsi Hormon, Mekanisme Kerja Hormon pada Manusia, dan Segala Hal yang terkait dengan Hormon.

Pengertian Hormon

Sumber: menstruasi.com
Hormon yakni senyawa organik yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin. Kelenjar endokrin disebut juga dengan kelenjar buntu lantaran tidak memiliki saluran sendiri. Sekresi kelenjar endokrin disebut juga sebagai sekresi internal. Hormon yang dihasilkan dikembalikan ke darah dan mengedar mengikuti aliran darah. Hormon itu akan mempengaruhi organ tujuan.

Dengan hal itu dapat dikatakan bila sistem endokrin dapat berkomunikasi dengan jaringan atau organ-organ tujuan yang letaknya jauh dari kelenjar.

Tidak seperti sistem saraf, efek hormon berjalan lambat, tetapi lantaran hormon mempengaruhi metabolisme sel, pengaruhnya pada jaringan dan organ menetap. Tidak cuma dihasilkan dari kelenjar endokrin, ada pula hormon yang dihasilkan dari beberapa sel saraf spesifik yang disebut juga dengan sel neurosekretori. Hormon yang dihasilkan oleh sel saraf itu dinamakan dengan neurohormon.

Hormon diproduksi bersumber pada mekanisme kerja umpan balik. Artinya kekurangan atau keunggulan hormon spesifik dapat mempengaruhi produksi hormon lain.

Perbedaan sistem saraf dengan sistem hormone 

Sistem saraf 

Sumber: hrysainsbiologi.wordpress.com
  1. Tanda yang dibawa miliki sifat impuls saraf 
  2. Impuls saraf berjalan cepat lantaran dihantarkan lewat serabut saraf 
  3. Organ tujuan umumnya khusus, contoh apabila kaki terserang paku, impuls khusus dari kaki kembali lagi ke kaki 
  4. Respon organ tujuan berjalan cepat 

Sistem hormon 

Sumber: fembrisma.wordpress.com
  1. Tanda yang dibawa miliki sifat cairan hormon 
  2. Efek hormon berjalan lambat lantaran dihantarkan lewat sistem peredaran darah 
  3. Organ tujuan ada yang khusus ada pula yang umum. Misalnya hormon vasopressin miliki dampak pada penyerapan air di ginjal, sedangkan hormon perubahan miliki dampak ke seluruh tubuh. 
  4. Respon organ tujuan ada yang cepat, ada yang lambat. 
Di dalam tubuh manusia ada 9 kelenjar endokrin yang berperan menghasilkan hormon, yaitu hipotalamus, pituitari, pineal, tiroid, tiroid, paratiroid, kelenjar adrenal, pankreas, ovarium (pada wanita), dan testis (pada lelaki).

Hipotalamus

Sumber: youtube.com
Hipotalamus ada di otak depan dan berperan penting dalam pengaturan homeostasis. Hipotalamus mempunyai beberapa sel saraf khusus yang menghasilkan neurohormon. Neurohormon ada yang berperan sebagai aspek pencetus dan ada pula yang berperan sebagai aspek penghalang.

Hormon yang berperan sebagai aspek pencetus akan dihasilkan dan dibawa lewat pembuluh darah portahipotalamohipofisis menuju ke hipofisis. Apabila hormon itu tiba di hipofisis, hipofisis akan mengeluarkan hormon yang sesuai.
  1. Berikut ini yaitu hormon yang dihasilkan hipotalamus bersama fungsi atau peranannya: 
  2. Hormon pencetus kortikotropin atau Corticotrophic Releasing Factor (CRF) à Merangsang lobus anterior hipofisis agar mensekresi Adenocorticotropic Hormone (ACTH) 
  3. Hormon pencetus hormon perkembangan atau Growth Hormone Releasing Factor (GRF) à Merangsang pengeluaran hormon perkembangan Somatotrophic Hormone (STH) 
  4. Hormon pencetus tirotropik atau Tyrotrophic Releasing Factor (TRF) à Merangsang lobus anterior agar mensekresi Thyroid Stimulating Hormone (TSH) 
  5. Hormon pencetus hormon FSH atau Follicle Stimulating Hormone Releasing Factor (FRF) à Merangsang lobus anterior mensekresi FSH (Follicle Stimulating Hormone) 
  6. Hormon pencetus hormon LH atau Luteinizing Hormone Releasing Factor (LRF) à Merangsang lobus anterior mensekresi LH (Luteinizing Hormone) 
  7. Neurohormon yang bekerja sebagai aspek penghambat, misalnya Prolactin Inhibiting Factor (PIF) berperan untuk menghambat pengeluaran prolaktin. Hipotalamus juga menghasilkan hormon yang bukan aspek pencetus. Hormon ini diangkut oleh neurit beberapa sel neurosekresi ke dalam hipofisis sisi belakang. Hormon-hormon itu yakni vasopressin (mempengaruhi pengeluaran air pada urine) dan oksitosin (mempengaruhi kontraksi uterus). 

Hipofisis (Kelenjar Pituitari)

Sumber: psychologymania.com
 Kelenjar hipofisis ada di dasar otak besar. Kelenjar hipofisis dibagi jadi 3 sisi (lobus), yaitu untuk anterior, tengah, dan posterior. Lobus tengah hanya ada pada saat kita bayi, lantas akan hanya tinggal sisa ketika telah beranjak dewasa.

Kelenjar hipofisis memegang peranan penting dalam koordinasi kimia tubuh, sampai kelenjar ini disebut juga dengan “master of glands” lantaran sekresinya digunakan untuk mengontrol kegiatan kelenjar endokrin yang lain. Kelenjar endokrin lain baru mensekresi hormon setelah mendapatkan kiriman tanda (berwujud hormon) dari kelenjar hipofisis.

Kelenjar Pineal 

Sumber: terapishalatbahagia.net
Kelenjar pineal ada di otak tengah. Kelenjar ini menghasilkan hormon yang bernama melatonin. Konsentrasi melatonin dalam darah naik-turun sama seperti siklus diurnal. Kandungan melatonin paling tinggi terjadi saat malam hari sampai membuat kita mengantuk.

Sedangkan pada siang hari kandungannya hanya sedikit. Kelenjar pineal diduga membantu mengatur siklus proses fisiologi siang dan malam sampai mempengaruhi pola tidur, selera makan, dan suhu tubuh.

Kelenjar Tiroid 

Sumber: amazine.co
Kelenjar tiroid atau kelenjar gondok terdiri dari dua lobus yang ada pada bagian kanan dan kiri trakea. Sekresi kelenjar tiroid ditata oleh satu hormon dari lobus anterior kelenjar hipofisis, yaitu hormon tirotropik.

Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin yang berperan mengatur reaksi metabolisme karbohidrat, mengatur penggunaan O2 dan CO2, mempengaruhi perubahan tubuh dan mental.

Kekurangan hormon tiroksin pada beberapa masa anak-anak dapat menyebabkan kretinisme, yaitu terjadinya perkembangan kerdil dan kemunduran mental.

Kekurangan homo tiroksin pada orang dewasa menyebabkan mixudema, dengan tanda tanda proses metabolisme mengalami penurunan, berat tubuh jadi bertambah, gerakan lamban, berpikir serta bicara lamban, kulit tebal, dan rambut rontok.

Kelebihan tiroksin pada orang dewasa akan mengakibatkan penyakit “Grave’s disease” atau penyakit gondok eksoftalmus. Tanda tanda penyakit itu yakni mata menonjol, mudah gugup, denyut nadi jadi bertambah, mata lebar, nadi dan napas cepat serta tidak teratur, dan insomnia.

Tidak cuma nafsu makan jadi bertambah tetapi diiringi dengan berkurangnya berat tubuh lantaran meningkatnya metabolisme dan permasalahan pencernaan.

Tiroksin mempunyai kandungan banyak iodin, kekurangan iodin kurun waktu lama dapat mengakibatkan pembengkakan kelenjar tiroid. Pembengkakan ini terjadi lantaran kelenjar harus berupaya keras agar produksi tiroksin terjamin.

Menyebabkan kelenjar gondok mengembang serta nampaklah penyakit gondok. Penyakit ini seringkali ditemui di beberapa daerah yang kekurangan iodin, misalnya daerah pegunungan atau daerah perbukitan. Pencegahan dapat dikerjakan dengan mengkonsumsi makanan yang mempunyai kandungan cukup iodin, misalnya ikan laut, atau menggunakan garam beriodin.

Kelenjar Anak Gondok (Paratiroid) 

Sumber: psychologymania.com
Di setiap sisi kelenjar tiroid ada sepasang kelenjar kecil, yaitu kelenjar anak gondok atau disebut juga dengan kelenjar paratiroid. Kelenjar ini berperan untuk menghasilkan hormon paratiroid untuk mengatur kandungan ion fosfat (PO4) dan ion kalsium (Ca) dalam darah dan tulang. Kerja hormon ini sinergis dengan vitamin D.

Apabila seseorang mengalami defisiensi (kekurangan) hormon paratiroid akan mengakibatkan tetani, dengan tanda tanda kejang pada tangan dan kaki, gelisah, susah tidur, dan merasa kesemutan.

Kebalikannya juga, kelebihan hormon ini akan mengakibatkan kelainan juga, yaitu menyebabkan kalsium dan fosforus dalam tulang akan dikeluarkan dan dialirkan ke dalam serum darah sampai pasien akan mudah untuk mengalami patah tulang

Dan dalam urine akan memiliki kandungan banyak kapur dan fosforus, sampai memperbesar peluang untuk mengakibatkan batu ginjal yang apabila telah kronis dapat mengakibatkan kegagalan ginjal.

Kelenjar Anak Ginjal (Adrenal) 

Sumber: psychologymania.com
Kelenjar anak ginjal (kelenjar adrenal) atau kelenjar suprarenal ada di atas (kutub) setiap ginjal. Kelenjar ini terbagi dalam segi luar berwarna kekuningan yang disebut juga dengan korteks dan sisi dalam yang disebut juga dengan medula. Setiap sisi itu menghasilkan hormon yang tidak sama.

Bagian Medula 

Sumber: avisiasuryaningtyas.wordpress.com
Hormon adrenalin (epinefrin) à mempercepat kerja jantung, menaikkan tekanan darah, mempercepat pengubahan glikogen jadi glukosa pada hati, menaikkan gula darah, dan mengubah glikogen jadi asam laktat pada otot.

Hormon noradrenalin (norepinefrin) à menurunkan tekanan darah dan denyut jantung. Biasanya adrenalin dan noradrenalin bekerja antagonis

Bagian Korteks 

Hormon Glukokortikoid (kortisol, kortikosteron) à menurunkan metabolisme hidrat arang dan lemak, meningkatkan metabolisme protein dan lemak, serta mengurangi kekebalan.

Hormon Mineral kortikoid (aldosteron) à Regulasi Na+ dan K+, meningkatkan metabolisme hidrat arang, menahan Na+ dan Cl- dalam tubuh, dan regulasi air.

Adrenalin berperan mengubah glikogen jadi glukosa. Hormon adrenalin bekerja berlawanan dengan hormon insulin. Kedua hormon itu bekerja secara berlawanan, namun tujuannya sama yaitu mengatur kandungan gula dalam darah agar tetap normal.

Bila kita terkejut, hormon adrenalin akan dilepaskan yang mengakibatkan denyut jantung meningkat. Hormon adrenalin diedarkan ke seluruh tubuh untuk mengubah glikogen jadi glukosa yang digunakan dalam proses pembakaran untuk menghasilkan daya.

Hormon adrenalin juga mengakibatkan saluran bronkiolus melebar, pupil mata melebar, kelopak mata terbuka lebar, dan diikuti dengan rambut berdiri.

Kurang berperannya kelenjar adrenal akan mengakibatkan penyakit Addison, yang mempunyai tanda tanda kelelahan, nafsu makan menyusut, mual, muntah, merasa sakit di dalam tubuh, dan meningkatnya pigmen melanin pada kulit.

Hiperfungsi kelenjar adrenal mengakibatkan tumor kelenjar adrenal yang menyebabkan penyakit sindrom cushing dengan tanda tanda yang terlihat yakni tubuh gemuk, anggota gerak kurus, muka seperti “bulan purnama”, ada “punuk lembu” di punggung, dan perutnya menggantung. Kulit muka juga memerah, hipertensi dan mudah stress.

Pankreas 

Sumber: tabloidbekam.wordpress.com
Pada pankreas ada kelompok sel yang disebut juga dengan pulau Langerhans. Pulau Langerhans berperan sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon insulin. Hormon ini membantu mengubah gula jadi glikogen pada hati dan otot lurik.

Kekurangan hormon ini akan mengakibatkan gula darah tidak dapat dirubah jadi glikogen untuk disimpan di dalam otot sampai mengakibatkan timbulnya penyakit kencing manis (diabetes melitus). Tidak cuma menghasilkan insulin, pankreas juga menghasilkan hormon glukagon yang bertindak menaikkan gula darah dengan mengubah glikogen jadi glukosa.

Ovarium 

Sumber: endometriosiscare.wordpress.com
Ovarium berbentuk seperti buah kenari dan ada di kanan dan kiri uterus. Tidak cuma menghasilkan ovum (sel telur), ovarium juga membuahkan hormon. Ada dua bentuk hormon yang dihasilkannya, yaitu estrogen dan progesteron.
  1. Estrogen, dihasilkan oleh folikel Graff. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Peranan hormon estrogen yakni merangsang perkembangan ciri kelamin sekunder pada wanita dan perilaku seksual. 
  2. Progesteron, dihasilkan oleh korpus luteum. Pembentukan progesteron dirangsang oleh LH. Peranan hormon ini yakni untuk memelihara kehamilan, perkembangan, dan pertumbuhan kelenjar air susu. 

Testis 

Sumber: afairgo.net
Testis yakni organ reproduksi lelaki, berperan untuk menghasilkan spermatozoa dan hormon testosteron. Sekresi hormon ini dirangsang oleh LH. Sekresi hormon testosteron bertambah pada beberapa masa pubertas. Hormon testosteron mempunyai dampak pada perubahan ciri kelamin sekunder pada pria dan perilaku seksual.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Mekanisme Kerja Hormon Pada Manusia, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hormon di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hormon. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com
Manfaat Alpukat

Manfaat Alpukat

Alpukat dapat dikatakan sebagai buah yang luar biasa, karena selain lezat rasanya, alpukat juga memiliki banyak manfaat untuk tujuan kesehatan. Ada beberapa pendapat yang mengatakan bila makan alpukat itu buruk lantaran banyak mengandung lemak, tetapi sesungguhnya kenyataannya tak demikian. 

Bahkan dengan makan alpukat justru bisa membantu kita supaya merasa kenyang lebih lama, hingga baik untuk membantu mengontrol kelebihan berat badan.

Para pakar di Loma Linda University melakukan riset apakah menambahkan alpukat segar untuk makan siang mempunyai dampak pada respon insulin, kadar gula darah, serta perasaan kenyang lebih lama. Temuan awal mereka telah memastikan, kalau memang ada dasar untuk dilakukan riset lebih lanjut mengenai manfaat makan alpukat untuk mengganti beberapa bagian makanan.

The Hass Avocado Board (HAB) juga mendukung biaya beberapa uji klinis untuk mengetahui apakah ada hubungan pada peningkatan konsumsi alpukat serta dampak positif pada diabetes, membantu proses penuruan berat badan, dan faktor resiko penyakit jantung.

Manfaat alpukat nyatanya sangat penting bagi kesehatan kita, banyak manfaat alpukat yang tidak kita sadari bisa membantu kita mencegah penyakit berbahaya serta meningkatkan metabolisme tubuh. Manfaat buah alpukat ini termasuk sangat beragam mulai dari untuk penyakit yang sederhana hingga penyakit yang sangat berbahaya seperti kanker.

Kandungan alpukat atau avokad yang selama ini sudah diketahui yaitu potasium, lutein, dan folat. Aneka vitamin seperti vitamin B, C, E dan yang lainnya juga terdapat dalam buah yang biasanya dinikmati dengan dibuat jus ini. 

Kelebihan alpukat yang lain yaitu rendah akan kandungan gula, tetapi kaya akan serat. Meskipun buah ini tinggi lemak, namun masih tetap aman apabila dikonsumsi secara tak berlebihan lantaran lemak yang dikandungnya yaitu lemak baik, yakni lemak tak jenuh tunggal.

Kandungan Alpukat 

Sebelum kita mengulas lebih jelas tentang manfaat buah alpukat, sebaiknya kita mengetahui berbagai kandungan gizi yang ada pada alpukat.

Lemak sehat

Jangan salah, lemak yang ada di alpukat merupakan lemak baik, porsinya mencapai sekitar tiga perempat dari jumlah kalori pada buah alpukat. Berarti lemak mempunyai kandungan yang cukup tinggi dalam buah alpukat ini. Kandungan lemaknya yaitu lemak tak jenuh tunggal, dalam bentuk asam oleat. Lemak tak jenuh tunggal dianggap sebagai lemak baik yang bisa mengurangi kandungan kolesterol jahat di dalam darah, menurunkan resiko stroke dan penyakit jantung.

Anda mungkin saja pernah mendengar kalau Anda harus menghindari alpukat lantaran kandungan lemaknya yang tinggi. Memang benar, alpukat mengandung lemak yang tinggi. Tetapi lemak tinggi pada alpukat merupakan lemak tak jenuh tunggal atau ‘ lemak baik ‘, yang akan membantu melindungi kesehatan jantung, dan membantu untuk menurunkan tekanan darah. Lemak tak jenuh tunggal yang ditemukan dalam alpukat dapat juga membantu membalikkan resistensi insulin yang bisa mengarah pada diabetes tipe 2.

Protein

Setiap alpukat terdiri dari sekitar 4 gram protein, kandungan ini jauh lebih banyak dibandingan dengan buah lain.

Gula

Gula dalam buah ini nilainya cukup kecil, sebuah alpukat terdiri dari 0. 2 gram gula, jadi tidak terlalu beresiko buat anda yang khawatir akan gula darah.

Vitamin dan Mineral

Seperti buah yang lain, tentu alpukat juga mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang begitu tinggi. Ia mmiliki kandugnan kalium (Kandungannnya lebih besar daripada pisang). Selain itu, alpukat kaya akan vitamin K, vitamin B9, vitamin B6, vitamin B5 vitamin C, dan vitamin E. 2

Serat

Buah yang berukuran sedang mengandung 11 gram serat, hampir setengah dari serat harian yang diperlukan oleh tubuh. Alpukat mengandung serat, baik serat larut dan serat tidak larut. Hal tersebut berarti alpukat juga membantu mengurangi kandungan kolesterol dengan cara mencegah penyerapan kembali oleh tubuh, membantu menjaga fungsi usus, serta bisa mencegah lonjakan gula darah sesudah makan.

Manfaat Buah Alpukat

Berikut ini adalah manfaat alpukat untuk kesehatan dan kecantikan :

1. Menjaga Kesehatan Kardioviskular

Riset telah menunjukan kalau mengkonsumsi omega-6 adalah faktor utama dalam penyakit kardiovaskular. Mereka menyarankan menurunkan asupan lemak tidak jenuh ganda serta meningkatkan jumlah asam lemak tidak jenuh tunggal dalam makanan yang kita konsumsi.
Alpukat adalah sumber asam oleat tidak jenuh tunggal yang sudah teruji dalam sejumlah riset bisa mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) dalam darah.

2. Menurunkan Berat Badan

Masih banyak penduduk Indonesia yang begitu terkejut kalau makanan tinggi lemak dan kalori ini dianggap baik untuk menurunkan berat badan. Tetapi riset telah menunjukkan kalau asam lemak tidak jenuh tunggal sangat baik digunakan sebagai pembakaran energi dan tak disimpan sebagai lemak dalam tubuh.

Pembakaran energi yang lambat tentunya akan menimbulkan perasaan kenyang yang akan anda rasakan berhari-hari. Hal ini merupakan cara yang cocok untung mengurangi rasa lapar serta nafsu makan bagi anda yang sedang diet. 
Energi

3. Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang sangat berbahaya, terlebih karena perkembangan makanan sehat yang telah semakin susah kita peroleh. Bila anda merasa sering lapar, haus, seringkali kencing, berat badan turun drastis, anda perlu memeriksanya ke dokter.

Lantas apa peran dari alpukat untuk permasalahan ini? alpukat bisa mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik dalam darah). Menjaga asupan kolesterol ini akan sangat membantu mengurangi resiko terjadinya diabetes.

4. Kesehatan dan Kecantikan Kulit

Manfaat alpukat dapat juga menghaluskan kulit dan membantu mencerahkan kulit agar tampak sehat alami. Alpukat berguna juga untuk melindungi kulit dari keriput dan tanda lainnya dari penuaan dini dengan kandungan karotenoid antioksidan, vitamin E yang membantu menjaga terhadap penuaan dari paparan sinar matahari dan vitamin C yang ikut serta dalam penciptaan elastin serta kolagen untuk melindungi elastisitas kulit supaya tetap kencang.

Cara penggunaannya ke- 1
Lumatkan buah alpukat, oleskan pada wajah dan tangan dengan air hangat selama kurang lebih 30 menit, efektif untuk mencegah keriput dan menghaluskan kulit

Cara Penggunaan ke-2
Haluskan setengah buah alpukat matang, kemudian campur dengan sebutir kuning telur dan setengah cangkir susu. Setelah itu gunakan sebagai toner untuk pembersih yang sesuai dengan kebutuhan kulit wajah atau kulit lainnya. 

5. Penyakit Radang Sendi dan Encok

Penyakit ini seringkali menyerang anda yang telah mulai berumur, Osteoarthritis yaitu penyakit yang mengakibatkan peradangan sendi dan rasa nyeri yang hebat. Alpukat mempunyai zat anti-inflamasi yang disebut sebagai salah satu dari beberapa makanan yang bisa mengurangi rasa sakit pada rematik. 
Alpukat mengandung lemak tidak jenuh tunggal, pitosterol serta antioksidan seperti vitamin E, vitamin C serta beragam zat karotenoid yang bisa membantu dengan mengurangi peradangan yang mengarah ke penyakit arthritis. 

6. Mencegah Kanker

Alpukat kaya akan fitokimia yang sudah dilakukan riset dapat membantu mencegah perkembangan kanker tertentu. Ilmuwan yang meneliti karakteristik kemopreventif alpukat menyimpulkan kalau phytochemical dari buah alpukat merupakan strategi diet yang begitu baik dalam mencegah kanker. 

7. Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Alpukat adalah salah satu buah yang menjadi sumber kalium cukup besar, yang mampu membantu mengontrol tekanan darah di dalam tubuh. 

8. Membuang Radikal Bebas

Antioksidan dalam tubuh kita berfungsi untuk membuang radikal bebas yang mungkin bisa mengakibatkan penyakit tertentu sampai kanker. Buah alpukat adalah salah satu sumber antioksidan yang sangat baik untuk tubuh dalam mengeluarkan racun melalui keringat atau air seni kita. 

9. Membantu Kesehatan Mata

Alpukat merupakan sumber lutein karotenoid, yang dikenal untuk membantu melindungi kesehatan mata dari penyakit mata yang timbul disebabkan oleh bertambahnya usia seperti degenerasi makula dan katarak. 

10. Mencegah Cacat Lahir

Alpukat kaya akan folat, vitamin B adalah salah satu vitamin yang dikenal sebagai asam folat. Satu buah alpukat bisa memenuhi sekitar 23% dari nilai harian yang dianjurkan. Tingginya jumlah folat dalam alpukat sangat penting dalam pencegahan cacat lahir, seperti cacat tabung saraf dan spina bifida. 

11. Mengurangi Resiko Stroke

Kandungan asam folat dalam alpukat bisa melindungi dan mencegah penyakit stroke. Riset telah menunjukkan kalau orang yang sering mengkonsumsi asupan kaya folat mempunyai resiko yang lebih rendah terserang stroke. kandungan folat yang tinggi dalam alpukat berguna juga untuk mengurangi resiko stroke. 

Orang yang mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan folat tinggi sudah terbukti lebih sedikit yang terkena serangan stroke, daripada yang hanya sedikit mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan folat. 

12. Anti-Inflamasi

Kemampuan alpukat untuk membantu mencegah peradangan yang tidak diinginkan benar-benar tak diragukan lagi dalam dunia medis, karena sudah ditunjang dalam berbagai riset. Istilah “anti-inflamasi” merupakan istilah yang tepat untuk buah ini. Nutrisi anti-inflamasi Alpukat yang jatuh ke dalam lima kategori dasar :
  •  Pitosterol, termasuk beta-sitosterol, stigmasterol, dan campesterol
  • Antioksidan karotenoid, termasuk lutein, neoxanthin, neochrome, chrysanthemaxanthin, beta-cryptoxanthin, zeaxanthin, violaxanthin, beta-karoten dan alpha-karoten
  • Antioksidan yang lain (non-karotenoid), termasuk flavonoid epicatechin dan epigallocatechin-gallate 3-0, vitamin C dan E, dan mineral mangan, selenium, serta seng
  • Asam lemak omega-3, dalam bentuk asam alpha-linolenic (sekitar 160 miligram per cangkir irisan alpukat)
  • alkohol lemak polyhydroxylated (PSA) 
Sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai anti inflamasi. 

13. Manfaat untuk kehamilan.

Alpukat merupakan sumber alami folat, dimana sangat berperan penting untuk perkembangan janin yang sehat. Versi sintetis asam folat dianjurkan untuk seluruh wanita yang merencanakan kehamilan, dan makan buah alpukat merupakan pilihan yang lebih sederhana, enak dan alami. 

14. Sumber vitamin E tinggi.

Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan vitamin E paling tinggi. Vitamin E adalah vitamin penting, yang membantu untuk melindungi kesehatan secara keseluruhan. Vitamin E juga mempunyai dampak positif pada penyakit jantung, stroke, pencegahan kanker, serta pengembangan katarak, dan banyak diklaim mempunyai sifat anti penuaan.

15. Lebih sehat dan bebas residu insektisida

Hingga saat ini tidak ada tanaman alpukat yang direkayasa secara genetika. Alpukat mempunyai kulit yang tebal, sehingga inti buah terlindungi dari pestisida. Oleh alasan itu, alpukat dapat dikatakan sebagai buah organik.

16. Alpukat merupakan makanan untuk otak.

Alpukat adalah salah satu makanan otak yang sehat dan terbaik, yang bisa dikonsumsi untuk membantu mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer. Omega 3 dan vitamin E yang secara alami ada pada alpukat sudah terbukti secara klinis dapat menghentikan laju penyakit Alzheimer, serta bahkan mungkin dapat mengembalikan ke tahap sangat awal. 

17. Membantu penyerapan nutrisi yang lebih baik.

Makan alpukat ditemukan bisa meningkatkan jumlah karotenoid yang diserap dari makanan sampai 5 kali. Karotenoid merupakan termasuk beta karoten dan likopen, yang disebut nutrisi utama untuk kesehatan yang lebih baik. Peningkatan ini dapat terjadi lantaran nutrisi serta enzim dalam alpukat bekerja mengurangi peradangan lambung dan peradangan pada lapisan mukosa usus halus. 

Jadi Anda bukan sekedar memperoleh tenaga listrik dari nutrisi yang terdapat dalam alpukat, Anda akan memperoleh manfaat yang lebih besar dari makanan yang Anda pilih untuk dikonsumsi bersama alpukat. 

18. Menurunkan kolesterol.

Sebuah studi telah menemukan penurunan kadar kolesterol sejumlah 17%, pada peserta yang meningkatkan makan alpukat selama satu minggu. Para peneliti meyakini hal ini dikarenakan oleh beta sitosterol, yang sebelumnya sudah ditemukan membantu menurunkan kadar kolesterol. 

19. Melindungi kesehatan mata.

Makan alpukat bisa meningkatkan kandungan Lutein, yang akan melindungi kita dari degenerasi makula dan pembentukan katarak. Riset lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan dengan tepat, apa sesungguhnya yang bisa membantu melindungi kesehatan mata dari alpukat.

Sangat mudah menambahkan alpukat dalam diet sehat Anda, lantaran buah ini dapat dimasukkan dalam jenis makanan seperti salad. Alpukat juga lezat untuk dikonsumsi begitu saja, atau ditambahkan dalam es buah segar. 

20. Baik Untuk Kesehatan Janin

Karena kaya akan folat, buah ini dianggap baik bila dikonsumsi oleh ibu hamil. Folat sangat berperan dalam melindungi ibu hamil dari keguguran serta menghindari janin dari kemungkinan lahir cacat. Saking pentingnya folat, zat ini juga dianjurkan untuk dikonsumsi seorang bapak sebelum berhubungan badan. Dengan begitu, kelahiran cacat pada janin semakin mungkin dihindari. 

21. Mengurangi stres

Folat juga dianggap dapat mengurangi resiko terkena depresi. Kandungan ini dapat mencegah kelebihan homosistein di dalam tubuh. Efek yang lain yaitu dapat mencegah terblokirnya darah serta nutrisi yang menuju otak. Bila tingkat homosistein dinilai berlebihan, produksi hormon serotonin, dopamin, serta norepineprin akan terganggu juga. Padahal, ketiga hormon itu penting untuk pengaturan suasana hati, pola tidur, dan nafsu makan.

22. Baik untuk penderita osteoarthtritis

Buah alpukat yang diekstrak dengan minyak kedelai atau umum disebut dengan Avocado Soybean Unsaponifiables (ASU) mempunyai kemungkinan manfaat untuk penderita osteoarthritis. Produk itu diklaim dapat mengurangi rasa sakit serta cacat keseluruhan pada penderita osteoarthritis pada bagian panggul atau lutut. 

23. Bermanfaat untuk mencegah osteoporosis

Vitamin K di dalam buah alpukat tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Sekitar 25% kebutuhan tubuh akan vitamin K dapat terpenuhi hanya dengan mengkonsumsi setengah alpukat. Keberadaan vitamin K dalam buah ini mungkin dapat menjadikan tulang mempunyai kondisi kesehatan yang lebih baik. Hal ini sangat mungkin mengingat salah satu manfaat vitamin K yaitu meningkatkan penyerapan kalsium serta dapat mengurangi pengeluaran kalsium melalui urine.

Mengingat manfaat alpukat yang mungkin sangat penting untuk tubuh seperti di atas, maka jangan remehkan buah ini. Usahakan untuk mengkonsumsinya dengan dosis tak berlebihan serta lakukan secara teratur untuk memperoleh manfaatnya secara optimal.