Showing posts sorted by relevance for query rangka tubuh manusia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query rangka tubuh manusia. Sort by date Show all posts

Jenis Olahraga yang Baik untuk Jantung

Tidak perlu menjadi atlet untuk menjadi bugar. Membiasakan diri berjalan cepat setengah jam setiap hari akan menjamin kebugaran tubuh. Menjadi bugar membantu tubuh merasa lebih sehat dan memiliki lebih banyak energi untuk bekerja dan bersenang-senang. Meningkatkan kebugaran sangat baik bagi jantung, paru-paru, tulang, dan persendian. Manfaatnya juga dapat menurunkan risiko serangan jantung, diabetes, tekanan darah tinggi, dan beberapa jenis kanker. Jika sudah mengalami satu atau lebih gangguan kesehatan ini, berolahraga akan membantu tubuh mengendalikan berbagai masalah kesehatan lainnya sehingga tubuh merasa lebih baik.

Seberapa jauh latihan aerobik dapat meningkatkan kebugaran tergantung pada seberapa baik tubuh menggunakan oksigen. Manfaat ini tergantung pada kondisi jantung, paru-paru, dan otot. Setiap aktivitas yang membuat jantung berdetak lebih cepat dapat meningkatkan kebugaran. Kebugaran yang diperoleh dari latihan aerobik ini disebut juga ‘kardio’ Kardio adalah singkatan dari latihan kardiovaskular, yaitu setiap latihan yang membuat jantung bekerja lebih keras untuk sementara waktu. Latihan ini termasuk jogging, bersepeda, atau berenang. Seperti dilansir HealthDay, Kamis (15/3/2012), berikut adalah aktivitas fisik yang dibutuhkan agar jantung tetap sehat.

Lakukan aktivitas aerobik dalam taraf sedang selama minimal 150 menit setiap minggu. Aktivitas ini dapat dilakukan dengan cara apapun yang disuka. Misalnya, dengan berjalan rutin dengan variasi waktu sebagai berikut.
  • Berjalan kaki selama 11 menit dua kali sehari secara rutin atau 22 menit sekali setiap hari.
  • Berjalan-jalan setengah jam 3 hari dalam seminggu dan pada 4 hari sisanya disi dengan 15 menit berjalan kaki.
  • Berjalan-jalan selama 45 menit setiap hari.
Bisa juga dengan melakukan aktivitas yang lebih berat seperti berlari minimal 75 menit dalam seminggu. Kegiatan ini membuat napas lebih lega dan detak jantung lebih cepat daripada saat beristirahat. Aktivitas ini dapat dilakukan dengan cara apapun yang disuka. Bisa juga dengan:
Berlari selama 25 menit 3 kali seminggu.
Berlari selama 15 menit 5 kali seminggu.
Anak-anak membutuhkan lebih banyak aktivitas. Doronglah agar anakanak berusia 6 - 17 tahun mau melakukan olahraga dalam taraf sedang hingga berat minimal 1 jam setiap hari.

Salah satu cara untuk mengetahui seberapa keras olahraga yang dilakukan adalah mengukur tingkat detak jantung. Detak jantung yang aktif tidak hanya membantu menjaga kesehatan jantung dan paru-paru, tetapi juga membantu tubuh tetap fit.
Kesimpulan : Membiasakan diri berjalan cepat setengah jam setiap hari akan menjamin kebugaran tubuh. Menjadi bugar membantu tubuh merasa lebih sehat dan memiliki lebih banyak energi untuk bekerja dan bersenang-senang.
Tubuh manusia dibuat untuk banyak bergerak. Olahraga membuat otot dan rangka tubuh bergerak, denyut jantung meningkat sehingga darah beserta oksigen dan nutrisi bisa disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Jarang berolahraga membuat distribusi oksigen ke seluruh tubuh terganggu. Dampaknya, otot tubuh akan kekurangan oksigen sehingga membuat badan terasa pegal-pegal dan kaku. Kekurangan oksigen juga membuat kerja otak tidak maksimal sehingga mudah pusing dan susah konsentrasi.

Tulang-tulang pada rangka manusia harus dirawat supaya tetap sehat. Cara merawat tulang di antaranya dengan berolahraga secara teratur dan makan makanan yang bergizi. Sebagai contoh, dengan olahraga jalan kaki maka tulang, otot, dan persendian lutut manusia akan menjadi sehat. Ingatkah kamu bagianbagian rangka tubuh manusia yang telah dipelajari pada buku tema 4?

Berdasarkan bentuknya, tulang rangka dibagi menjadi 3 macam, sebagai berikut.
  • Tulang pipa. Tulang pipa berbentuk panjang seperti pipa. Kedua ujung tulang pipa membesar, membentuk bonggol yang tersusun atas tulang spons yang disebut epifise. Bagian tengah di antara kedua bonggol disebut diafise. Berbeda dengan epifise, diafise merupakan tulang kompak dan di dalamnya terdapat rongga yang disebut rongga sumsum tulang. Contoh tulang pipa adalah tulang paha, tulang betis, dan tulang lengan atas.
  • Tulang Pendek. Tulang pendek berbentuk silinder kecil (bulat pendek). Contoh tulang pendek adalah ruas-ruas tulang belakang, tulang pergelangan kaki, dan tulang pergelangan tangan.
  • Tulang Pipih. Tulang pipih berbentuk pipih dan lebar. Contoh tulang pipih adalah tulang dada, tulang tempurung kepala, tulang rusuk, dan tulang belikat.
Apa fungsi rangka manusia? Bersama teman-temanmu satu kelas, diskusikanlah fungsi rangka tubuh kita. Tuliskan hasil diskusimu dalam kolom berikut!
  • Rangka tubuh manusia memberi bentuk, contohnya pada tulang tengkorak yang memberi bentuk pada wajah/kepala anda.
  • Rangka tubuh manusia juga berfungsi sebagai penopang tubuh kita,  contohnya tulang kaki yang menopang seluruh tubuh.
  • Melindungi organ-organ dalam, contohnya tulang-tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.
  • Rangka tubuh juga berfungsi sebagai alat gerak pasif.
  • Tempat melekatnya otot, misalnya pada tulang kering (tibia) menempel otot.
Tuliskan yang dimaksud menggambar komik pada kotak berikut.
Menggambar komik adalah: Menggambar komik adalah Suatu Bentuk Seni Yang Menggunakan Gambar Gambar Tidak Bergerak Yang Disusun Sedemikian Rupa Sehingga Membentuk Jalinan Cerita.
Langkah membuat komik :
  • Cara pertama, Saat timbul ide cerita, kita bisa membuat ceritanya terlebih dahulu. Buat cerita tersebut menjadi bagian-bagian, seperti membuat story line . Setelah cerita dirapihkan dalam frame-frame yang ada, mulailah membuat sketsa gambarnya, sampai akhirnya disempurnakan menjadi sebuah komik.
  • Cara kedua, Jika kita memiliki daya ingat yang kuat, kita bisa memakai cara yang satu ini. Saat ide cerita dan gambar sudah ada, simpan cerita tersebut dalam ingatan kita. Pastikan bahwa cerita tersebut tidak akan hilang dalam ingatan kita. Mulailah dengan menggambar sketsa cerita, frame demi frame , sehingga jadi rangkaian cerita. sudah selesai, barulah buat narasi dan dialognya, itu akan mengalir dengan sendirinya karena kita sudah mengingat ide ceritanya.

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Animalia (Hewan)

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Animalia (Hewan). Pengertian Kingdom Animalia, Ciri – Ciri Kingdom Animalia, Klasifikasi Kingdom Animalia, Struktur Tubuh Kingdom Animalia, Vertebrata, Invertebrata, dan Penjelasan Lengkap Lainnya Mengenai Kingdom Animalia (Hewan).

Pengertian Kingdom Animalia

Sumber: riofrans.blogspot.co.id
Dalam biologi, kerajaan atau kingdom dalam bahasa latin regnum, pl. regna, adalah tingkat paling atas dari tingkatan klasifikasi makhluk hidup.

Tubuh hewan tersusun atas banyak sel yang tergabung membuat jaringan. Hewan tidak bisa membuat makanannya sendiri hingga disebut dengan heterotrof. Hewan adalah organisme eukariot, multiseluler serta heterotrofik.

Tidak sama dengan nutrisi autotrofik pada tumbuhan, hewan memasukkan bahan organik yang udah jadi ke dalam badannya dengan menelannya secara langsung (ingestion) atau mengonsumsi organisme yang lain dapat pula mengonsumsi bahan organik yang terurai.

Keunikan hewan yaitu adanya dua jaringan yang bertanggung jawab atas penghantaran impuls serta pergerakan, yakni jaringan saraf serta jaringan otot hingga bisa bergerak secara aktif. Beberapa hewan bereproduksi secara seksual, dengan tahapan diploid yang mendominasi siklus hidupnya.

Memanglah terasa sedikit susah memahami pengertian hewan sesungguhnya, hal semacam ini disebabkan karena adanya macam - macam karakter hewan di dunia, senantiasa ada pengecualian dari beberapa karakter umum pada sebuah kelompok hewan spesifik. Sebutan lain untuk hewan yaitu binatang atau fauna atau margasatwa.

Lantas apa hubungan pengertian hewan dengan kingdom animalia? Jelas amat terkait lantaran kingdom animalia itu sendiri yaitu klasifikasi (pengelompokan) hewan atau binatang yang mempunyai anggota yang paling banyak serta beragam.

Struktur Tubuh Kingdom Animalia

Dalam pengklasifikasian kingdom animalia, ada 4 ciri mencolok yang bisa membedakan struktur tubuh satu dengan yang lain. Yakni bersumber pada simetri tubuh serta susunan tubuh.

Susunan Tulang Belakang 
  1. Vertebrata adalah hewan yang mempunyai tulang belakang. 
  2. Invertebrate adalah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang. 
Kesimetrisan Tubuh

Asimetris 

Simetri tubuh hewan ini tidak beraturan.

Simetri bilateral 

Hewan yang sisi badannya tersusun bersebelahan dengan sisi yang lain adalah simetri tubuh bilateral. Bila di ambil garis memotong dari depan ke belakang, akan tampak sisi badannya sama atau seimbang kiri serta kanan.

Hewan dengan simetri tubuh ini, mempunyai sisi puncak atau oral serta sisi dasar atau aboral. Juga mempunyai sisi atas atau dorsal serta sisi bawah atau ventral, sisi kepala atau anterior serta sisi ekor atau posterior dan sisi samping atau lateral.

Simetri radial 

Hewan mempunyai susunan tubuh melingkar atau bulat adalah hewan dengan bentuk tubuh simetri radial. Bentuk tubuh seperti ini cuma mempunyai dua sisi yakni sisi puncak atau oral serta sisi dasar atau aboral. Hewan ini disebut dengan radiata.

Susunan Tubuh 

Hewan diploblastik 

Hewan tipe ini cuma mempunyai 2 susunan sel tubuh. Susunan luar disebut dengan ektoderma serta susunan dalam disebut dengan endoderma.

Hewan triploblastik 

Hewan triploblastik adalah hewan yang mempunyai 3 lapis sel tubuh. Susunan terluar disebut dengan eksoderma yang akan berkembang jadi epidermis serta sistem saraf serta susunan tengah disebut dengan mesoderma yang akan berkembang jadi kelenjar pencernaan serta usus dan susunan terdalam disebut dengan endoderma sebagai jaringan otot.

Rongga Tubuh 

Khusus untuk hewan triploblastik, masih tetap ada lagi susunan bentuk badannya bersumber pada rongga yang dibagikan lagi ke dalam 3 kelompok yakni:

Aselomata 

Hewan dengan tipe rongga aselomata adalah hewan yang bertubuh padat yang tidak mempunyai rongga antara usus dengan tubuh terluarnya.

Pseudoselomata 

Hewan dengan tipe rongga ini mempunyai rongga dalam saluran tubuh (pseudoselom). Rongga itu berodo cairan yang memisahkan alat pencernaan serta dinding tubuh terluar.

Selomata 

Hewan berongga satu ini memuat cairan serta memiliki batas yang datang dari jaringan mesoderma. Susunan dalam serta luar dari jaringan hewan ini mengelilingi rongga serta menghubungkan dorsal dengan ventral.

Klasifikasi Kingdom Animalia

Susunan beberapa jenis hewan jadi beberapa kelompok besar serta kecil dalam suatu ketentuan yakni;
  1. Taxonomi atau systematika meliputi klasifikasi serta nomenkelatur, ketentuan yang memisahkan kelompok beragam hewan atas dasar criteria tertentu 
  2. Nomenkelatur adalah tata cara pemberian nama pada jenis hewan atau kelompok hewan yang akan disusun dalam klasifikasi. 
Pengklasifikasian kingdom animalia yakni Vertebrata (mempunyai tulang belakang) serta Avertebrata (tidak mempunyai tulang belakang). Mari kita ulas satu persatu.

Vertebrata 

Vertebrata adalah subkingdom animalia yang mempunyai susunan ruas-ruas tulang belakang atau vertebrae.

Vertebrata diklasifikasikan bersumber pada kulit yang menutupi badannya, reproduksi, cara menjaga suhu tubuh serta anggota tubuhnya.

Biasanya mempunyai tubuh simetri bilateral, rangka dalam, serta beragam organ tubuh. Vertebrata sudah mempunyai organ tubuh lengkap. Dalam subkingdom vetebrata, ada 5 kelas yakni:

Pisces (ikan) 
Sumber: dbagus.com
Habitat ikan mempunyai habitat di air dengan alat pernapasan berbentuk insang. Alat gerak ikan berbentuk sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip. Beberapa ikan bahkan juga mempunyai tentakel dibagain anterior atau depan.

Reproduksi pada ikan dengan bertelur, juga mempunyai sepasang ginjal kiri serta kanan yang bertugas membuat zat sisa, serta mempunyai system saraf pusat tepi. system peredaran darah pada ikan yaitu system peredaran darah tertutup ganda yang bergerak dari insang menuju ke jantung serta menuju semua tubuh lalu kembali pada ke jantung.

Sistem pencernaan ikan lewat organ-organ seperti dari mulut menuju lambung lalu usus halus, usus besar serta pembuangannya lewat anus. Proses penyerapan (absorbs) terjadi di usus halus. Reproduksi pisces yaitu secara seksual yang membentuk telur.

Amphibia (hewan hidup di dua alam, air serta darat) 
Sumber: alearningfamily.com
Hewan ini bisa bertahan hidup di dua alam, seperti katak serta katak ini bila masih kecil pernafasannya memakai insang namun bila sudah dewasa akan berubah serta akan memakai paru hingga katak bisa hidup di dua alam yakni darat serta air. Alat geraknya berbentuk sepasang kaki depan serta belakang.

Namun ada pula yang tidak mempunyai kaki (apoda) umpamanya salamander cacing. Ampibia memiliki ginjal yang bertugas mengeluarkan zat sisa. System-sistem yang terjadi di tubuh katak tidak jauh beda dengan jenis ikan. Kelas ampibia dibagi jadi 3 ordo yakni, anura (katak serta kodok), urodela (ampibi berekor), serta apoda (ampibi tidak berkaki).

Reptilian (hewan melata) 
Sumber: coolgalapagos.com
Dalam bahasa latin, reptilian artinya melata. Reptilian mempunyai kulit bersisik yang terbuat dari zat tanduk (keratin). Sisik berperan mencegah kekeringan.

Beberapa reptile mempunyai anggota tubuh berjari lima dengan cakar yang kuat namun ular memakai ototnya untuk bergerak, bernapas dengan paru-paru, jantungnya beruang tiga atau empat, memakai energy lingkungan untuk mengatur suhu badannya hingga termasuk hewan poikiloterm, fertilisasinya internal, menghasilkan telur hingga termasuk ovipar dengan telur bercangkang.

Bangsa kura-kura memiliki cangkai perisai yang keras disebut juga karapaks (sisi atas) serta plastron (sisi bawah). Pernafasannya memakai paru-paru, faring serta kloaka tergantung macamnya. Sistem ekskresinya memakai ginjal, kulit, kloaka serta hati.

Makanannya dicerna lewat esofugus menuju lambung lalu usus halus rectum serta kloaka. Reproduksinya bersifat ovipar. Peredarannya dengan sistem peredaran darah ganda dengan jantung yang mempunyai 2 ruangan yakni serambi serta bilik, tetapi sekat pada serambi masih tetap bercampur darahnya.

Reptilian juga dibagi ke dalam beberapa kelas yakni chelonian atau Testudines (reptilia bercangkang), squamata atau lepidosauria (reptilian dengan kulit bersisik), crocodile (bangsa buaya).

Aves (unggas) 
Sumber: twitter.com
Aves atau semua jenis bentuk unggas mempunyai ciri khusus yakni seluruh tubuh terlindung bulu. Anggota gerkanya berbentuk sayap serta kaki dengan cakar yang kuat, berdarah panas, tidak memiliki gigi, mulut berbentuk paruh, berkembang biak dengan bertelur serta jantung terdiri atas 4 ruangan.

Sistem sarafnya lebih komplek dengan pelengkap saraf pusat. Sistem ekskresinya melibatkan ginjal, kulit, kloaka serta hati. Respirasi aves memakai organ paru-paru, faring serta kloaka. Pembagian kelas aves yakni Casuariformes (bangsa burung berjalan), Columbiformes, Psittaciformes, serta Galliformes.

Mamalia (hewan menyusui) 
Sumber: urbnstyle.blogspot.co.id
Mamalia adalah hewan yang mempunyai kelenjar susu sebagai sumber makanan anaknya. Mamalia juga hewan berdarah panas.

Alat gerak mamallia yakni tangan serta sepasang anggota gerak bawah (kaki). Sarafnya terbagi dalam otak serta sum sum lanjutan, sedangkan sum-sum tulang belakang terdapat di dalam ruas-ruas tulang belakang.

Reproduksi mamalia dengan proses fertilisasi internal serta berbentuk ovovivipar. Alat alat pernafasannya yaitu mulut/hidung, trakea, bronchus, bronchioles serta paru-paru.

Porifera (Hewan Berpori) 

Porifera atau bahasal latinnya porus yang artinya pori serta fer yang artinya membawa. Porifera juga disebut dengan spons adalah hewan multiseluler yang paling sederhana. Porifera hidup secara heterotrof.

Makanannya yaitu bakteri serta plankton. Makanan yang masuk ke badannya berbentuk cairan hingga porifera disebut juga dengan sebagi pemakan cairan. Habitat porifera biasanya dilautan.

Ciri-ciri morfologinya yaitu badannya berpori (ostium), badannya asimetri atau tidak beraturan walau ada beberapa yang simetri radial. Biasanya berupa seperti tabung, vas bunga, mangkuk atau tumbuhan.

Ciri anatominya diantaranya mempunyai tiga type saluran air yakni askonoid (pori terkait langsung ke spongeosol), sikonoid (pori dikaitkan dengan saluran bercabang dengan spongeosol), serta leukonoid (porinya banyak dan bercabang-cabang membentuk rongga-rongga kecil) dan cara pencernaannya secara intraseluler di dalam koanosit serta amoebosit.

Porifera melakukan reproduksi secara aseksual ataupun seksual. di mana aseksual dilakukan dengan pembentukan tunas serta gemmule.

Gemmule disebut juga dengan tunas internal. gemmule dihasilkan mendekati musim dingin di dalam tubuh porifera yang hidup di air tawar, sedangkan aseksual dengan pembentukan gamet.

Beberapa jenis porifera seperti spongia serta hippospongia dpat dipakai sebagi spons mandi. Zat kimia yang dikeluarkannya mempunyai potensi sebagi obat penyakit kanker serta penyakit yang lain.

Coelenterata (Hewan Berongga) 

Coelenterata adalah hewan berongga yang disebut dengan sebagai gastrovaskular yang bertugas sebagi usus serta pengedar zat makanan. Hidupnya di lautan serta mempunyai tentakel penyekat yang disebut dengan nematocyst.

Tentakel berperan menangkap mangsa serta memasukkannya ke dalam mulut. Bentuk badannya simetris rdial, tidak berkepala serta dindingnya terbagi dalam dua susunan yakni epidermis serta gastrodermis.

Bentuk tubuh coelenterate ada 2 jenis yakni berupa tabung (polip) serta payung (medusa). Reproduksinya secara aseksual di mana pembentukan tunas terjadi pada polip serta seksual di mana pembentukan gamet pada medusa.

Klasifikasi coelenterata yakni:


Hydrozoa (hewan air), bentuk badannya senantiasa polip, terbagi dalam Hydra (hidup di air tawar, hemafrodit, sistem saraf difusi atau sel saraf tersebar) serta Obelia Geniculata (hidup di laut, bermetagenesis, hidup berkoloni).

Scyphozoa (hewan mangkuk), bentuk badannya senantiasa medusa, alat kelaminnya terpisah. Misalnya ubur-ubur. 

Anthozoa (hewan bunga), memiliki bentuk polip, mencakup anemone laut serta karang. 

Coelenterata jenis ubur-ubur bisa di proses jadi tepung serta jadi bahan kosmetik, sebagai bahan makanan. Coelenterate jenis karang dapat pula jadi penghambat serta bisa melindungi pantai dari aberasi air laut juga tempat persembunyian serta perkembangbiakan ikan. 

Platyhelminthes (Cacing Pipih) Platyhelminthes mempunyai bentuk tubuh bulat pipih, bilateral simetris serta lunak, tidak mempunyai sistem peredaran darah serta hemafrodit. Alat pencernaannya belum prima dengan satu lubang yakni mulut. Bersifat tripoblastik di mana tubuh terdiri atas endoterm eksoderm serta mesoderm. 

Kelas platyhelminthes yakni: 

Tubellaria (cacing bulu getar), hidupnya di air tawar, jernih, serta memiliki faring yang bisa dijulurkan untuk menangkap makanan. Misalnya planaria. 

Trematoda (cacing hisap), adalah hewan parasit yang mempunyai alat penghisap. Contoh speciesnya dalam darah yakni Schistostoma japonicum, Schistostoma mansoni, Schistostoma haematobium. Dalam hati yakni Fasciola hepatica (hati kambing), Clonorchis sinensis (hati manusia). Dalam usus fasciola buski, dalam paru-paru paragonimus westermani. 

Cestoda (cacing pita), khusus sebagai parasit pada vertebrata. Cirinya badannya bersegmen-segmen (proglotid), kepalanya mempunyai alat penghisap, tidak mempunyai mulut serta alat pencernaan. Penyerapan makanannya oleh semua permukaan tubuh. Misalnya; taenia saginata, taenia solium. 

Biasanya platyhelminthes merugikan, lantaran jadi parasit untuk manusia ataupun hewan terkecuali planaria yang bisa digunakan untuk makanan ikan. 

Nemathelminthes (Cacing Giling) Nemathelminthes adalah jenis cacing yang hidup bebas sebagai parasit. Badannya berupa built panjang, tertutup susunan lilin, tidak bersegmen, simetris bilateral. Mempunyai mulut, anus tidak berkaki serta silium.

Kosmopolit atau ada di laut, air tawar, darat, kutub hingga tropis. Tidak mempunyai jantung serta peredaran darah namun mempunyai cairan serupa darah. Misalnya Ascaris megalocephala cacing perut pada kuda, Ascaris suilae cacing perut pada babi, Ancylostoma duodenale cacing tambang. 

Annelida (Cacing Gelang) Adalah hewan hemafrodit, mempunyai segmen seperti cincin, tripoblastik selomata, simetri nilateral, mempunyai sistem pencernaan yang lengkap serta bentuknya simetri bilateral. 

Klasifikasi annelida yakni polichaeta (cacing memiliki rambut banyak), oligochaeta (cacing memiliki rambut sedikit), serta hirudinea (cacing tidak memiliki rambut) seperti lintah. 


Mollusca (Hewan Lunak) adalah hewan bertubuh lunak serta bersifat kosmopolit (ada diaman-mana). Molusca udah mempunyai sistem pencernaan, peredaran, pernafasan, ekskresi, saraf, otot serta reproduksi yang terbungkus dalam sebuah mantel. Mantel ini mengekskresikan zat membentuk cangkang. Pembagian klasifikasinya yakni pelecypoda, chepalopoda, gastropoda.

Molusca bersifat menguntungkan untuk manusia yakni bisa dikonsumsi beberapa serta untuk hiasan (mutiara, tiram). Namun ada pula yang berbentuk merugikan seperti Tredo navalis (pengebor kayu di air asin), Limnaea trunchatula (pemicu penyakit fasciolosis pada ternak), Helix aspera (perusak tanaman budi daya).

Arthropoda (Hewan Kaki Berbuku-Buku) biasanya memiliki antenna sebagai alat peraba, mata oselus serta mata majemuk yang terdiri atas banyak omatidium. Badannya beruas-ruas kepala, dada serta perut. Bentuk simstris bilateral dengan rangka luar dari zat kitin.

Sistem organnya lengkap. Alat pernapasannya berbentuk trakea serta sistem sarafnya berbentuk sistem saraf tangga tali. Beralat kelamin terpisah dengan pembuahan internal serta perubahan hidupnya mengalami metamorphosis.

Klasifikasi arthropoda yakni crustacean (kelompok udang serta kepiting), arachnida (kelompok laba-laba), myriapoda (kelompok lipan), insecta (serangga).

Peran menguntungkan dari arthropoda yakni insect terlebih kelompok kupu-kupu serta lebah amat membantu beberapa petani lantaran bisa membantu proses penyerbukan pada bunga, bisa dibudidayakan, bisa menghasilkan sutra, untuk dikonsumsi, serta adalah mata rantai makanan yang sangat penting untuk kehidupan.

Tidak hanya mempunyai peran menguntungkan, arthropoda juga mempunyai karakter merugikan seperti menularkan beberapa jenis bibit penyakit, merusak tanaman budidaya manusia, parasit pada manusia, bisa merusak bahan bangunann serta yang lainnya.

Echinodermata (Hewan Berkulit Duri) mempunyai duri tumpul atau runcing mempunyai sistem ambulakral, sistem saraf, sistem pencernaan, respirasi dengan insang pada ringga tubuh. Reproduksi seksual secara eksternal bisa beregenerasi.

Klasifikasi dibedakan jadi 5 kelas yakni asteroidea (bintang laut), ophiusoidea (bintang ular), echinoidea (landak laut), holothuroidea (mentimun laut) serta crinoidea (lilia laut).
Echinodermata menguntungkan manusia, tidak hanya untuk bahan makanan juga sebagai bahan riset.

Dapat juga merugikan lantaran beberapa jenis merupakan predator molusca yang dimanfaatkan manusia.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Kingdom Animalia (Hewan), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Hewan di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Hewan. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. ilmudasar.com 

Bermain Penjaga Benteng

Siswa-siswi SD Nusantara pagi ini. Di lapangan sekolah tampak beberapa kelompok siswa berkerumun memainkan permainan. Di salah satu sudut lapangan, siswa kelas V sedang bermain permainan “Penjaga Benteng”. Permainan ini adalah permainan tradisional yang cukup digemari oleh siswa kelas V.

Mari Bermain Penjaga Benteng!
  1. Bagilah kelas menjadi dua tim sama kuat.
  2. Satu tim bertugas menjaga benteng. Tim yang lain menjadi pengambil harta benteng (berupa pecahan genteng tanah liat atau semacamnya).
  3. Pertama-tama, tim penjaga benteng menyiapkan tumpukan-tumpukan kecil pecahan genteng tanah liat/semacamnya.
  4. Tim lawan, yaitu tim pengambil harta benteng, berusaha merobohkan tumpukan genteng dengan menggunakan bola kecil.
  5. Ketika tumpukan benteng roboh, semua anggota tim pengambil harta lari berpencar.
  6. Permainan pun dimulai!
  7. Anggota tim pengambil harta benteng harus berlari menghindari lemparan bola dari tim penjaga benteng.
  8. Bila salah satu anggota tim pengambil harta benteng terkena bola, ia harus keluar dari permainan. Ia tidak dapat lagi membantu timnya.
  9. Tim pengambil harta benteng dapat memenangkan permainan jika dapat mencuri kepingan pecahan genteng tersebut. Pecahan genteng tersebut diibaratkan harta benteng, satu per satu harus dipindahkan sampai habis, tanpa terkena lemparan bola.
  10. Tim pengambil harta benteng dinyatakan kalah jika semua anggotanya terkena lemparan bola.
  11. Ingat, bagian tubuh yang boleh dikenai lemparan bola hanya bagian kaki.
  12. Bermainlah secara bergantian sebagai penjaga dan pengambil harta benteng.
  13. Selamat bermain dengan bersenang-senang!
Membuat Catatan Kecil
Setelah bermain, diskusikan dan jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini!
1. Setelah bermain permainan “penjaga Benteng”, bagian tubuh manakah yang terasa paling lelah? Mengapa?
Setelah berlarian bagian tubuh yang merasakan lelah adalah bagian kaki karena harus banyak bergerak.
2. Apakah detak jantungmu bertambah cepat setelah kamu berlarian? Mengapa?
Saat berlari melibatkan banyak organ tubuh, akibatnya banyak organ tubuh yang membutuhkan suplai oksigen lebih. Semakin cepat berlari, semakin banyak oksigen yang dibutuhkan, Saat berlari, paru-paru bekerja keras mengolah oksigen, sedangkan jantung berdetak cepat memompa darah ke seluruh tubuh membawa oksigen hasil olahan dari paru-paru dengan kecepatan tinggi.
3. Bagaimana dengan pernapasanmu setelah terus berlari? Adakah perubahan yang kamu rasakan?
Ketika selesai berlari, jantung dan paru-paru tidak bisa begitu saja langsung bergerak pelan seperi saat keadaan tidak berlari, ini dikarenakan tubuh masih membutuhkan suplai oksigen lebih. Maka untuk beberapa saat, darah masih akan mengalir di tubuh dengan kecepatan tinggi, sambil menunggu keadaan tubuh kembali normal. Napasmu akan ngos-ngosan dan tubuh berkeringat, keringat dikeluarkan untuk mengatur suhu tubuh. Karena ketika berlari otot-otot rangka di tubuh kita menghasilkan energi dan panas. Kemudian panas ini menguap dari kulit dalam bentuk keringat.
Kegiatan Olahraga untuk Melatih Kerja Jantung dan Paru-Paru
Tahukah kamu bahwa organ jantung dan paru-paru kita sebagian besar adalah otot? Sebagaimana otot yang ada di seluruh tubuh kita, otot paru-paru dan jantung juga harus dilatih agar tetap kuat bekerja dan tidak mudah terkena gangguan fungsi. Otot yang tidak terlatih akan lemas, dan lama-kelamaan akan kehilangan kekuatan dalam bekerja. Otot yang tidak terlatih mudah mengalami cedera juga.

Kita harus melatih jantung dan paru-paru agar kuat dan sehat. Dengan melakukan olahraga secara teratur dan aman, kesehatan jantung dan paru-paru dapat terjaga. Hal ini karena keduanya merupakan organ vital bagi tubuh kita. Kedua organ ini terus bekerja tanpa henti sejak kita lahir sampai kita meninggal dunia nanti. Dengan melatih otot jantung dan paru-paru, kita dapat meningkatkan kekuatan dan kebugaran tubuh kita.

Olahraga untuk meningkatkan kebugaran sebaiknya dilakukan secara rutin, ringan, dan tidak terlalu lama. Jika memungkinkan, secara berangsur-angsur ditingkatkan. Dari semula melakukan jalan kaki ringan, kemudian ditingkatkan menjadi berlari santai. Berenang adalah salah satu contoh olahraga yang dapat meningkatkan kualitas kerja otot jantung dan paru-paru kita. Berjalan, berlari, dan berenang merupakan kegiatan olahraga untuk melatih otot jantung kita.

Mencari dan Melengkapi
Carilah fungsi dari setiap bagian tumbuhan berikut! Lalu, jelaskan bagaimana manusia memanfaatkannya!
No.
Bagian tanaman
Fungsinya
Pada tanaman tertentu,
bagian ini bermanfaat bagi
manusia
1.
Akar
  • Menyerap air dan zat hara (mineral) dari dalam tanah;
  • Menunjang berdirinya tumbuhan;
  • Sebagai alat pernapasan, contoh pada tumbuhan bakau;
  • Sebagai penyimpan makanan cadangan. 
Ubi kayu, ubi jalar, talas (keladi), wortel, lobak, kentang, bengkuang, akar ginseng, akar alang-alang
2.
Batang
  • Penopang tumbuhan agar tetap tegak;
  • Pengangkut air dan mineral dari akar menuju daun;
  • Penyimpan makanan cadangan (tebu dan kentang);
  • Pengangkut hasil fotosintesis.
Tebu, sagu, enau, sagu, dan enau, pohon jati, kelapa, meranti, mahoni.
3.
Daun
  • Tempat pembuatan makanan (fotosintesis);
  • Untuk pernapasan karena di permukaan daun terdapat stomata;
  • Tempat pengeluaran air melalui proses transpirasi dan gutasi. 
Bayam, kangkung, sawi, daun pepaya, daun seledri, daun kemangi, pandan
4.
Bunga
Bunga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan tumbuhan secara generatif (kawin)
Bunga kol, kubis, bawang, anggrek, sedap malam, bunga melati, bunga mawar, cengkeh.
5.
Buah
  • Tempat penyimpanan cadangan makanan. 
  • Hasil dari proses pembuahan fertilisasi.
Apel, jeruk, pepaya, nanas, pisang, mangga.
6.
Kulit Batang
Melindungi jaringan yang ada dibawahnya
Kulit batang pisang untuk membuat bahan pakaian, kulit kina untuk obat malaria, Kayu manis untuk penyedap masakan
7.
Getah
Getah pada beberapa tumbuhan berfungsi ebagai alat pertahanan diri
Getah dimanfaatkan untuk gondorukem, terpentin, kopal, karet, dan getah perca.

Pohon kelapa yang Sangat Berguna!
  1. Bersama teman sebangkumu, carilah/gambarlah tanaman kelapa dari akar sampai ujung. Amatilah setiap bagiannya.
  2. Buatlah peta pikiran yang memiliki cabang-cabang berupa bagian-bagian dari tanaman kelapa. Gambarlah setiap bagian tanaman itu dengan teliti.
  3. Buatlah cabang baru yang menunjukkan tugas/fungsi dari setiap bagian tanaman. Gunakan tabel yang kalian miliki di atas untuk melengkapi peta pikiranmu.
  4. Buatlah cabang-cabang lain yang menjelaskan manfaat dari setiap bagian tanaman.
  5. Lengkapilah peta pikiranmu dan bersiaplah untuk mempresentasikannya di depan kelas.
  6. Presentasikanlah karyamu dengan penuh percaya diri!
Memanfaatkan Enceng Gondok
Ni Putu Kendarinny, siswa SMAN 3 Denpasar berhasil meraih juara I dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang dilaksanakan di Universitas Jember. Ni Putu mampu mengalahkan puluhan finalis lainnya atas paparannya mengenai rahasia eceng gondok. Ternyata, tumbuhan yang selama ini banyak disia-siakan memiliki manfaat dalam ilmu kedokteran. Eceng gondok juga dapat dimanfaatkan bagi dunia bisnis dan memiliki peluang ekspor.

Hampir semua bagian tumbuhan eceng gondok dapat dimanfaatkan.
  • Dari hasil analisis di laboratorium, tumbuhan eceng gondok mampu mengikat unsur logam dalam air. Oleh karena itu, eceng gondok sangat baik tumbuh di air kotor.
  • Daun eceng gondok dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.
  • Serat eceng gondok dapat digunakan sebagai bahan kerajinan tangan.
  • Batang eceng gondok dapat digunakan sebagai penyangga rangkaian bunga.
Berbagai kegunaan eceng gondok tersebut belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.
Sumber : arasy-hasan.blogspot.com

Setelah membaca bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini.
1. Bagaimanakah tumbuhan eceng gondok dimanfaatkan?
Daun eceng gondok dimanfaatkan sebagai pakan ternak, serat eceng gondok sebagai bahan kerajinan tangan, batang eceng gondok sebagai penyangga rangkaian bunga
2. Mengapa temuan tentang manfaat tumbuhan eceng gondok ini menjadi penting?
Ternyata tumbuhan eceng gondok memiliki manfaat dalam ilmu kedokteran. Eceng gondok juga dapat dimanfaatkan bagi dunia bisnis dan memiliki peluang ekspor.
3. Apakah pelajaran yang dapat kamu ambil dari bacaan di atas?
Ternyata tumbuhan yang dianggap sebagai gulma tersebut memiliki banyak manfaat bagi kehidupan
Temukan dan Laporkan
  1. Amatilah dan catatlah pemanfaatan tumbuhan yang ada di rumahmu. Tumbuhan yang dimaksud termasuk semua jenis buah dan sayuran yang dikonsumsi oleh anggota keluargamu setiap hari.
  2. Catatlah dengan terperinci, bagian dari tumbuhan yang dipergunakan.
  3. Catat juga bagaimana bagian tumbuhan tersebut dimanfaatkan.
  4. Gunakan tabel di bawah ini untuk menuliskan semua hasil pengamatanmu.
No.
Nama tanaman
Bagian tumbuhan yang
dimanfaatkan
Manfaat bagian tumbuhan 
1.
Singkong
  • Daun
  • Akar
Dimakan sebagai sayur dan lalap
Dimakan sebagai bahan makanan pokok
2.
Bayam
  • Batang dan daun
Dimakan sebagai sayur
3.
Pisang
  • Buah
Dimakan sebagai makanan pelengkap
4.
Bunga kol
  • Bunga
Dimakan sebagai sayur
5.
Kubis
  • Daun
Dimakan sebagai sayur
6.
Kayu Manis
  • Kulit batang
Dimanfaatkan untuk penyedap masakan
7.
Padi
  • Biji
Dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok

Di acara tahun baru nanti, setiap kelas diminta untuk menampilkan sebuah pertunjukan. Siswa-siswi kelas V berencana membuat sebuah pertunjukan tari. Pertunjukan tari ini akan menjadi unik karena semua alat dan hiasan pakaian mereka akan dibuat sendiri dengan memanfaatkan bagian-bagian tumbuhan yang ada di sekitar mereka. Semua anak sibuk bekerja mempersiapkan pertunjukan itu.

Fungsi properti bagi sebuah tari adalah untuk pelengkap dalam tarian, dan agar terlihat menarik saat tarian berlangsung

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Porifera

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Porifera. Pengertian Porifera, Ciri-Ciri dari Porifera, Klasifikasi Porifera, Penjelasan lengkap mengenai Porifera. Dan, segala hal mengenai Porifera akan kami bahas di sini Porifera, dalam bahasa latin disebut juga dengan porus yang memiliki arti pori serta fer yang memiliki arti membawa. Jadi, Apakah itu Porifera?

Pengertian porifera

Sumber: pinterest.com
Porifera yaitu hewan invertebrata yang tidak mempunyai jaringan sejati (parazoa), tanpa organ serta jaringan yang tidak terspesialisasi serta di dalam badanya terdapat banyak pori. Porifera adalah anggota dari Animalia yang merupakan paling simpel atau primitif.

Habitat serta Cara hidup porifera yaitu sebagian besar hidupnya di laut serta sebagin kecil lagi hidup di air tawar. Pada umumnya porifera hidupnya ada didaerah pada perairan yang dangkal serta jernih, tetapi juga diperairan berpasir atau berlumpur.

Porifera dewasa hidupnya sesil atau menempel di sebuah substrak. Profera hidup secara heterotrof dengan bentuk makanan bakteri serta plankton.

Ciri-Ciri Porifera 

Sumber: pinterest.com
Dalam membedakan spesies dari filum porifera, maka penting bagi anda untuk tahu ciri porifera secara umum. Ciri porifera yaitu sebagai berikut ini:
  1. Hewan yang bersel banyak (metazoa) yang paling simpel atau primitif 
  2. Beberapa hidup di laut dangkal dengan kedalaman kurang lebih 3,5 meter 
  3. Bentuk tubuh porifera mirip vas bunga/piala serta menempel pada dasar perairan 
  4. Badannya terdiri dua susunan sel (diploblastik) dengan susunan luarnya (epidermis) yang tersusun atas beberapa sel yang mempunyai bentuk pipih, disebut juga dengan pinakosit. 
  5. Pada epidermis yang ada porus/lubang kecil yang disebut juga dengan ostia yang dikaitkan oleh saluran ke rongga tubuh (spongocoel) 
  6. Susunan dalamnya tersusun dari beberapa sel yang berleher serta berflagel yang disebut juga dengan koanosit yang berperan untuk mencernakan makanan 
  7. Di dalam mesoglea ada juga beberapa bentuk sel, yakni sel amubosit, sel skleroblas, sel arkheosit. 
  8. Di antara epidermis serta koanosit mempunyai susunan tengah yang berbentuk bahan kental yang disebut juga dengan mesoglea atau mesenkin 
  9. Sel amubosit atau amuboid yang berperan untuk mengambil makanan yang sudah diolah di dalam koanosit. Sel skleroblasnya berperan dengan membentuk duri (spikula) atau spongin. Spikula terbuat dari kalsium karbonat atau silikat 
  10. Spongin tersusun dari serabut-serabut spongin yang lunak berongga dengan membentuk seperti spon. 
  11. Sel arkheosit berperan sebagai sel reproduktif, umpamanya pembentuk tunas, pembentukan gamet, pembentukan bebrapa sisi yang rusak serta pergantian. 
  12. Makanan porifera berbentuk partikel zat organik atau makhluk hidup kecil yang masuk bersama air lewat pori-pori badannya. Makanan lantas di tangkap oleh flagel pada koanosit yang lantas makanan diolah di dalam koanosit. Dengan hal tersebut pencernaannya secara intraselluler. Setelah diolah, zat makanan itu diedarkan oleh beberapa sel amubosit ke beberapa sel yang lain. Zat sisa makanan yang di keluarkan lewat oskulum bersama aliran air.
Reproduksi Porifera - Porifera berkembang biak secara aseksual serta seksual. Berikut ini keterangan reproduksi porifera secara seksual serta aseksual:
Sumber: biozoomer.com
Reproduksi Aseksual 

Reproduksi aseksual dengan pembentukan tunas (budding). Tunas yang dihasilkan lantas memisahkan diri dari induknya serta hidup sebagai individu baru, atau tetap melekat pada induknya hingga menambah jumlah beberapa sisi dari kelompok Porifera

Reproduksi Seksual 

Reproduksi seksual berjalan dengan persatuan antara sel telur serta spermatozoid, yang akan menghasilkan zigot, berikutnya berkembang jadi larva yang berflagel. Larva itu bisa berenang serta keluar lewat oskulum. Apabila menemukan tempat yang seksual, larva akan melekat kemudian tumbuh jadi porifera baru.

Jenis Tubuh Porifera 

Sumber: thoughtco.com
Bersumber pada system saluran air yang ada pada Porifera, hewan ini dibedakan atas tiga jenis tubuh, yakni jenis Ascon, jenis Sycon, serta jenis Rhagon.

Jenis Ascon 

Jenis ascon adalah jenis Porifera yang memiliki system saluran air simpel. Air masuk lewat pori yang pendek, lurus ke spongocoel (rongga tubuh) lantas keluar lewat oskulum. Contoh: Leucoslenia.

Jenis Sycon 

Jenis Sycon adalah Porifera yang memiliki dua jenis saluran air, namun cuma radialnya yang memiliki koanosit. Air masuk lewat pori-ke saluran radial yang berdinding koanosit-spongocoel-keluar lewat oskulum. Contoh: Scypha

Jenis Rhagon (Leucon) 

Jenis Rhagon adalah Porifera yang bertipe saluran air yang kompleks atau rumit. Porifera mempunyai susunan mesoglea yang tebal dengan system saluran air yang bercabang-cabang.

Koanosit dibatasi rongga bersilia berupa bulat. Air masuk lewat pori-saluran radial yang bercabang-cabang-keluar lewat oskulum. Umpamanya: Euspongia serta Spongila.

Klasifikasi Porifera

Sumber: emaze.com
Berdasarkan atas kerangka tubuh atau spikulanya, Porifera dibagi jadi tiga kelas, yakni:

Kelas Calcarea 

Kerangka tubuh pada kelas Calcarea berbentuk spikula yang serupa dengan duri-duri kecil dari kalsium karbonat. Umpamanya Scypha, Leucosolenia, serta Grantia.

Ciri-Ciri Calcarea 
  1. Rangka tersusun atau kalsium karbonat 
  2. Badannya berwarna pucat dengan bentuk vas bunga atau silinder 
  3. Tingginya kurang dari 10 cm 
  4. Hidup di laut 
Kelas Hexatinellida 

Kerangka tubuh kelas Hexatinellida berbentuk spikula bersilikat atau kersik (SiO2). Biasanya berupa silinder atau corong. Umpamanya Euplectella aspergillum.

Ciri-Ciri Hexatinellida 
  1. Spikula berjumlah enam 
  2. Badannya berwarna merah pucat serta memiliki bentuk seperti vas 
  3. Hidup di laut pada kedalaman 200-1000 meter 
Kelas Demospongia

Kelas tubuh kelas Demospongia terbuat spongin saja, atau kombinasi dari spongin serta zat kersik. Umpamanya Euspongia sp. serta Spongilla sp.

Ciri-Ciri Demospongia 
  1. Tersusun dari spongin 
  2. Badannya berwarna merah cerah lantaran memiliki kandungan pigmen yang ada pada amoebosit 
  3. Tinggi serta diameternya jadi lebih dari 2 meter 
  4. Bentuk badannya tidak beraturan serta bercabang 
  5. Hidup dilaut serta di air tawar 

Fungsi Porifera 

Sumber: pinterest.com
Mengenai manfaat porifera dalam kehidupan manusia. Manfaat Porifera yaitu sebagai berikut ini:
  1. Hewan Demospongia hidup dilaut digunakan sebagai spons untuk mandi serta pembersih 
  2. Zat kimia yang di keluarkan bisa menyembuhkan penyakit kanker
Demikianlah pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Porifera, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Porifera di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Porifera. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria)

Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria). Pengertian Coelenterata (Cnidaria), Ciri-Ciri dari Coelenterata (Cnidaria), Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria), Penjelasan Lengkap untuk Tiap-Tiap Coelenterata (Cnidaria), dan apa sih yang belum kalian tahu tentang Coelenterata (Cnidaria)? Semuanya ada di sini.

Pengertian Coelenterata (Cnidaria)

Sumber: solpugid.com
Secara umum, Coelenterata (Cnidaria) merupakan hewan invertebrata yang memiliki rongga dengan bentuk tubuh seperti tabung serta mulut yang dikelilingi oleh tentakel. Pada saat berenang, mulut coelenterata menghadap ke dasar laut.

Tubuh Coelenterata (hewan berongga) yaitu terdiri atas jaringan luar (eksoderm) serta jaringan dalam (endoderm) dan system otot yang membujur serta menyilang (mesoglea).

Istilah Coelenterata datang dari bahasa Yunani dari kata Coeles yang memiliki arti rongga serta interon yang memiliki arti usus. Funggsi rongga tubuh pada Coelenterata yaitu sebagai alat pencernaan (gastrovaskuler).

Coelenterata lebih di kenal dengan sebutan Cnidaria. Istilah Cnidaria datang dari bahasa Yunan dari kata cnida yang memiliki arti penyengat lantaran sesuai sama namanya cnidaria yang mempunyai sel penyengat.

Sel penyengat ada pada tentakel yang ada di sekitar mulut. Contoh Coelenterata (Hewan berongga) yaitu ubur-ubur, hydra, serta anemon laut.

Ciri-Ciri Coelenterata 

Sumber: byjus.com
Coelenterata mempunyai ciri khas dengan karasteristik dari semua hewan coelenterata. Ciri coelenterata umum yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Multiseluler, serta radial simetris (memotong bidang lewat pusat membuat segmen identik, mereka mempunyai sisi atas serta bawah namun tidak ada sisi samping) 
  2. Merupakan hewan invertebrata. 
  3. Mempunyai bentuk seperti tabung 
  4. Dikelilingi tentakel di sekitar mulut 
  5. Susunan tubuh coelenterata terdri dari jaringan luar (eksoderm), jaringan dalam (endoderm), dan system otot yang membujur serta menyilang (mesoglea) 
  6. Mempunyai knidoblast, yakni sel eksoderm yang memuat toksin yang berduri disebut juga dengan nematocyt. 
  7. Hidup di air tawar, air laut, secara solider (menempel pada dasar perairan) serta berkoloni. 
  8. Mempunyai sel penyengat (nematosis) 
  9. Merupakan hewan karnivora (mengonsumsi invertebrata kecil) 
  10. Tidak mempunyai organ atau system organ 
  11. Tidak mempunyai otak, tetapi cuma impuls saraf yang berjalan lewat tubuh mereka serta bisa mendeteksi isyarat di lingkungannya. 
  12. System pencernaan coelenterata: di eksoderm ada tentakel berupa gelembung disebut dengan Hipnotoxin yang mempunyai kait-kait dari benang. Bila menangkap mangsa, tentakel menarik makanan ke arah mulut serta mendorongnya ke dalam rongga tubuh. Makanan diolah oleh enzim yang akan beredar ke semua rongga tubuh dan lantas diserap oleh endoderm. System pencernaan coelenterata disebut juga dengan Gastrovaskuler. 
  13. System pernapasan yaitu system saraf difus (baur). 
  14. Coelenterata mempunyai alat gerak yang berupa tentakel 

Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria) 

Sumber: pinterest.com
Coelenterata (Cnidaria) mempunyai kurang lebih 10.000 spesies yang sudah diidentifikasi. Coelenterata terdiri dari beberapa kelas yakni sebagai berikut ini: 

Hydrozoa: Hydrozoa datang dari bahasa yunani, dari kata hydro yang memiliki arti air, serta zoon yang memiliki arti hewan.

Hydrozoa adalah hewan yang sebagian besar hidup di laut serta ada sebagian dari spesiesnya hidup di air tawar. Hydrzoa hidup sebagai polip, medusa, atau keduanya. Gastrodermis Hydrozoa tidak memiliki kandungan nematosista.

Polip hidup secara soliter atau berkoloni. Pada saat polip soliter hydra membentuk tunas yang sudah mempunyai mulut serta tentakel yang akan terlepas dari induknya.

Tetapi pada polik yang berkoloni seperti Obelia, tunas-tunas tetap melekat pada induknya serta saling terkait, disebut juga dengan koloni hidroid. Koloni hidroid menetap pada sebuah tempat dengan hidroriza, yakni percabangan horisontal (menyerupai akar) yang tertanam di dalam substrak.

Hydrozoa memiliki dua jenis alat indra, yakni oseli sebagai pengindra sinar serta statosista sebagai alat keseimbangan.

Beberapa medusa memperlihatkan gerak fototaksis negatif (menjauhi cahaya), tetapi ada pula yang fototaksis positif (mendekati cahaya). Misalnya Hydrozoa yaitu Obelia, Hydra, serta Physalia.

Kesimpulan, Ciri-Ciri Hydrozoa yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Hidup di air tawar atau air laut 
  2. Hidup secara koloni serta soliter 
  3. Mempunyai bentuk seperti silinder serta bisa bergerak di bebatuan dalam menangkap makanan. 
  4. Berkembangbiak secara aseksual serta seksual 
Scyphozoa: Istilah Scyphozoa datang dari bhs Yunani, dari kata skyphos yang memiliki arti mangkuk, serta zoon yang memiliki arti hewan.

Scyphozoa adalah hewan yang hidup di laut serta sebagai ubur-ubur sejati, lantaran medusa mempunyai bentuk dominan dalam siklus hidupnya.

Biasanya medusa berenang secara bebas, dengan membentuk seperti payung dengan ukuran diamater kurang lebih 2-40 cm, hingga ada pula yang mencapai 2 m. Medusa mempunyai warna yang menarik, umpamanya jingga, kecoklatan, kesumba.

Ordo Stauromedusae (Lucernariida) memiliki medusa yang bertangkai di bagian aboral serta sesil atau melekat pada ganggang serta benda yang lain. Ada Scyphozoa tidak mepunyai bentuk polip, seperti atolla, serta pelagia.

Tetapi ada juga yang mempunyai benuk polik, namun dengan ukuran kecil berbentuk skifistoma. misalnya pada aurelia.

Scyphozoa biasanya diesis serta gonad ada di gastrodermis. Sel telur atau sperma masuk ke dalam rongga gastrovaskuler serta di keluarkan lewat mulut. Fertilisasi bisa terjadi secara eksternal di air luat atau di koral. Contoh Scyphozoa yaitu Aurlia, Cyanea, Perphylla Chrysaora, serta Rhizostoma.

Kesimpulan, Ciri-Ciri Scyphozoa yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Mempunyai ukuran yang besar serta terdapat banyak di pantai seperti ubur-ubur serta hidup di laut 
  2. Mempunyai saluran bercabang sebagai alat pencernaan 
  3. Di bagian tepi dikelilingi oleh tentakel 
  4. Pada sekitar mulut, ada empat lengan dengan ada nematokist yang berperan melemahkan mangsa. 
  5. System saraf yang terbentuk anyaman 
Anthozoa: Istilah anthozoa datang dari bahasa Yunani, dari kata anthos yang memiliki arti bunga, serta zoon yang memiliki arti hewan. Anthozoa adalah hewan laut yang mempunyai bentuk serupa dengan bunga.

Anthozoa hidup sebagai polip soliter atau berkoloni dan tidak memiliki bentuk medusa. Ada anthozoa yang membuat rangka dalam atau rangka luar dari zat kapur, tetapi ada pula yang tidak membuat rangka.

Rongga gastrovaskuler pada Anthozoa bersekat-sekat serta memiliki kandungan nematosista. Gonat ada di gastrodermis. Anthozoa mempunyai 6.100 spesies salah satunya sebagai berikut ini: 
  1. Metridium serta Edwardisia, merayap dengan pedal menyerupai kaki Acropor, Fungia, Astrangia, mempunyi rangkai luar dari zat kapur yang disebut juga dengan karang batu. 
  2. Cerianthus, polip dengan bentuk serupa anemon panjang yang bertentakel banyak dengan dibungkus oleh selubung dari lendir serta pasir yang mengeras. 
  3. Antipathes, koral hitam, rangka tersusun dari zat tanduk, serta mempunyai bentuk seperti ranting tumbuhan yang bercabang-cabang dengan warna hitam.
Kesimpulan, Ciri-Ciri Anthozoa yaitu sebagai berikut ini:
  1. Mempunyai bentuk yang mirip bunga, memiliki warna yang beragam 
  2. Memiliki tentakel dengan jumlah yang banyak serta berkelipatan 8 
  3. Hewan yang hidup di air laut yang jernih 
  4. Tidak mempunyai bentuk medusa serta ada juga yang berupa polip tetapi amat langka
Cubozoa: Dahulu, Cobozoa ada dalam kelompok Scyphozoa, tetapi setelah ditemukan ketidaksamaan yang mendasar. Lantas dijadikan kelas tersendiri. Ketidaksamaan itu adalah Cubozoa mengalami metamorfosis lengkap dari polip sampai ke medusa payung (tubuh) berupa kotak, serta mempunyai lensa mata yang kompleks.

Cubozoa adalah ubur-ubur sejati. Medusa mempunyai bentuk lonceng dengan empat segi yang datar, hingga mirip bentuk kubus. Mempunyai tinggi lonceng mencapai 17 cm dengan jumlah tentakel 4 buah atau empat rumpun yang panjangnya mencapai 2 m.

Cubozoa bisa berenang cepat secara horisontal dengan sisi aboral sebagai anteriornya. Habitat Cubozoa di laut tropis serta subtropis dengan makanan intinya yaitu ikan.

Beberapa cubozoa berdampak buruk untuk perenang lantaran sengatan nematosistanya bisa mengakibatkan luka yang susah disembukan, hingga mengakibatkan kematian dalam tempo 3-20 menit. Misalnya pada Chironex fleckeri (sea waspas) di perairan Indo-Pasifik.

Kesimpulan, Ciri-Ciri Cubozoa yaitu sebagai berikut ini: 
  1. Berwujud polik serta medusa payung, 
  2. Mempunyai bentuk kotak serta lensa mata yang kompleks. 
  3. Memiliki sisi datar yang mirip bentuk kubus. 
  4. Tinggi lonceng sekitar 17 cm dengan 4 tentakel yang panjang mencapai 2 m. 
  5. Berenang secara horisontal. 

Reproduksi Coelenterata 

Sumber: ucmp.berkeley.edu
Cara reproduksi coelentera (cnidaria) yaitu dengan cara vegetatif serta generatif. Vegetatif yaitu membuat tunas serta polip. Sedangkan secara generatif yaitu kesamaan sel telur serta sel jantan di bagian medusa.

Fungsi Coelenterata 

Sumber: drbbugs.wikidot.com
Ada beberapa fungsi coelentara (cnidaria) baik yang berguna atau yang menguntungkan maupun yang merugikan untuk kehidupan manusia, dan yang menguntungkan diantaranya sebagai berikut ini:
  1. Sebagai bahan makanan, misalnya pada ubur-ubur, anemon laut/mawar laut 
  2. Sebagai hiasan di bawah laut atau akuarium air laut 
  3. Bisa menarik wisatawan serta pengunjung pada wisata laut menyelem bila mempunyai terumbu karang yang bagus serta eksotik. Misalnya taman laut bunaken. 
  4. Terumbu karang berperan sebagai tempat perkembangbiakan ikan-ikan laut serta tempat berlindung satwa laut lainnya 
  5. Sebagai pelindung pantai dari hantaman gelombang laut 
  6. Bisa dipakai sebagai perhiasan seperti akar bahar serta koral 
  7. Sebagai bahan dapur seperti batu karang 
  8. Sebagai taman laut untuk rekreasi
Sumber: pics4learning.com
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Ciri, dan Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria), untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Coelenterata (Cnidaria) di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Coelenterata (Cnidaria). Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. artikelsiana.com 

Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik

Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik. Pengertian Musik, Fungsi Musik, Unsur – Unsur yang terkandung dalam sebuah Musik, Seni Musik, Pengertian Musik Menurut Para Ahli. Nada – Nada Indah dalam Sebuah Musik. Musik yang enak didengar, dan lain sebagainya.

Pengertian Musik 

Sumber: learnify.se
Istilah musik datang dari bahasa Yunani yaitu mousikos, yang diambil dari satu diantara sekian nama dewa Yunani yang ada. Mousikos dilambangkan sebagai suatu dewa keindahan dan menguasai bagian seni dan keilmuan.

Dalam Kata Kamus Besar Bahasa Indonesia musik dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan atau seni membuat nada atau suara dalam urutan, gabungan, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan.

Menurut Wikipedia pengertian musik yaitu suara yang disusun sedemikian rupa sampai mempunyai kandungan irama, lagu, dan keselarasan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan irama.

Pendapat Jamalus menyatakan bahwa seni musik yakni sebuah hasil karya seni berwujud bunyi berbentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya lewat unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, serasi, dan bentuk atau susunan lagu serta ekspresi sebagai satu kesatuan.

Aristoteles mengemukakan kalau musik yaitu curahan kekuatan tenaga penggambaran yang datang dari gerakan rasa dalam sebuah rentetan suara (melodi) yang mempunyai irama.

Dan menurut David Ewen, musik yakni ilmu serta pengetahuan dan seni tentang gabungan ritmik dari beberapa nada, baik vokal maupun instrumental, yang meliputi melodi dan harmoni sebagai ekspresi dari segala suatu hal yang ingin diungkapkan terlebih sisi emosional.

Menurut ahli perkamusan (lexicographer) musik yaitu: ”Ilmu dan seni dari paduan ritmis beberapa nada, vokal maupun instrumental, yang melibatkan melodi dan serasi untuk mengekspresikan apa saja yang memungkinkan, namun khususnya berbentuk emosional.

Dari beberapa pendapat di atas dapat di ambil kesimpulan bila musik yakni satu diantara pengetahuan atau sisi seni yang berbentuk suara/bunyi/nada yang terkombinasi dalam urutan yang mempunyai kesatuan irama, melodi, serasi yang dapat melukiskan perasaan penciptanya terutama dalam sisi emosional.

Fungsi Musik 

Sumber: frim.nu
Musik yaitu satu elemen yang penting dalam kehidupan manusia. Mulai sejak jaman dulu musik telah memegang peranan dalam beberapa fungsi bersumber pada jenis dari musik itu. Dari beraneka jenis musik itu, fungsi musik dapat dikelompokkan dalam beberapa sisi yaitu sebagai berikut ini:

Musik Sebagai Sarana Ekspresi Diri 
Sumber: style.tribunnews.com
Seorang seniman musik makin lebih mudah berekspresi atau mengungkapkan perasaannya lewat musik. Di samping untuk memerlihatkan bakatnya, pengungkapan perasaan lewat musik semakin lebih mudah diterima.

Terutama jika musik itu berbentuk vokal yang memuat kalimat yang tersusun bagus dan mudah dipahami. Disertai dengan alunan beberapa nada yang mewakili ekspresi yang akan di keluarkan.

Misalnya, bila akan berekspresi sedih, nada yang dimainkan berupa nada yang bertempo lambat dan halus. Demikian sebaliknya, jika nada itu cepat dan menggebu-gebu umumnya mewakili ekspresi bahagia dan bahagia.

Musik Sebagai Sarana Hiburan 
Sumber: kamarmusik.net
Musik sangat efisien dalam menghibur. Selama satu musik itu dianggap indah, udah pasti musik itu dapat menghibur. Seseorang bahkan juga memerlukan musik untuk menghibur diri ketika tengah bosan ataupun sedih. Lebih dari menghibur, musik bisa pula melalaikan manusia dari kehidupan tiap harinya.

Musik Sebagai Sarana Therapy 
Sumber: deherba.com
Musik sebagai terapi awalannya di perkenalkan pada perang dunia ke-II untuk mengobati korban perang. Sekarang musik banyak dipakai untuk terapi penyakit mental atau kelumpuhan organ tubuh. Musik bisa pula berguna untuk menyegarkan kembali sistem kerja otak setelah lama digunakan ketika bekerja.

Musik Sebagai Sarana Upacara 
Sumber: cikalnews.com
Musik di Indonesia, tentunya akan selalu terkait erat dengan upacara-upacara spesifik seperti perkawinan, kelahiran, kematian, serta upacara keagamaan dan kenegaraan. Di beberapa daerah, bunyi dari sebuah alat musik diakui memiliki kekuatan magis.

Musik Sebagai Sarana Komersial 
Sumber: cewekbanget.id
Untuk beberapa seniman musik atau musisi, musik yaitu satu diantara sumber pendapatan. Mereka merekam hasil karya mereka berbentuk pita kaset atau CD. Lalu karya mereka akan dijual ke pasaran.

Dari hasil penjualannya ini mereka mendapatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tidak cuma dalam media kaset dan CD. Beberapa musisi juga melakukan pertunjukan yang dipungut biaya. Musik juga kerap dikontrak sebagai pengiring sebuah film atau biasa disebut juga dengan OST (Original Soundtrack).

Umumnya musik yang diambil sebagai OST memilki keterikatan dengan film berupa kesamaan cerita yang dapat menggambarkan isi dari film itu. Bahkan musik juga seringkali digunakan sebagai OST dari sebuah Iklan, baik itu ditelevisi maupun radio.

Musik Sebagai Sarana Tari 
Sumber: indonesia-osaka.org
Musik senantiasa pas jika dihubungkan dengan tarian. Keduanya saling terkait oleh karena adanya kesamaan pola dan ritme satu sama lainnya, satu tarian tanpa diiringi irama musik akan terasa hampa (kosong) dan merepotkan untuk sang penari.

Ketika penari melakukan gerak tarinya dibutuhkan tempo dan ritme agar gerakannya. Di Indonesia, bunyi-bunyian atau musik di buat oleh masyarakat untuk menemani tarian-tarian daerah.

Oleh karena itu, rata-rata tarian daerah di Indonesia hanya bisa diiringi oleh musik daerahnya sendiri. Pastinya di luar negeri juga demikian. Seperti dansa, balet dan lain-lain.

Musik Sebagai Sarana Pendidikan 
Sumber: sekolahmusik219.wordpress.com
Sebagai media pendidikan, musik digunakan dalam proses evaluasi di sekolah. Musik digunakan untuk menciptakan rasa cinta tanah air pada siswa-siswanya lewat lagu-lagu perjuangan. Tidak hanya itu, lagu daerah bisa pula digunakan untuk pendidikan siswa dalam hal menumbuhkan sikap toleransi pada perbedaan suku, ras dan agama.

Dalam pendidikan, musik bisa pula digunakan sebagai sarana pengembangan diri siswa. Musik bisa pula membuat kepribadian yang baik untuk seseorang. Seperti yang dapat dikatakan oleh Hatta, bila musik dapat menanamkan perasaan halus dan budi yang halus dalam jiwa manusia. Dengan musik, jiwa lebih mempunyai rasa akan harmoni dan irama.

Kedua-duanya yakni landasan yang baik untuk menghidupkan rasa keadilan. Namun dalam pendidikan musik, harus dijauhkan lagu-lagu yang melemahkan jiwa serta mudah mengakibatkan nafsu buruk.

Musik Sebagai Sarana Komunikasi 
Sumber: showbiz.liputan6.com
Di beberapa tempat di Indonesia, bunyi-bunyi instrumen spesifik yang memiliki arti spesifik juga untuk anggota kelompok masyarakatnya.

Bunyi- bunyian itu memiliki pola ritme spesifik yang menandai kalau ada satu momen atau kegiatan yang ingin diberitakan ke masyarakat. Instrumen yang umum digunakan dalam masyarakat Indonesia yakni seperti kentongan, bedug di masjid, dan lonceng di gereja.

Musik Sebagai Sarana Kreativitas 
Sumber: isi-ska.ac.id
Kreatif yaitu karakter yang dilekatkan pada diri manusia yang dikaitkan dengan kapabilitas atau daya untuk menciptakan. Karakter kreativitas ini senantiasa diperlukan untuk menemani perilaku manusia dalam rangka memenuhi kebutuhannya.

Unsur - Unsur Musik 

Berikut ini yaitu unsur - unsur dari suatu musik: 

Melodi
Sumber: twitter.com
Melodi yakni tingkatan tinggi-rendah dan panjang-pendeknya nada dalam musik. Dalam satu musik melodi terdengar seperti nada yang seolah bergerak menuju puncak dan lalu kembali ke kondisi sebelumnya. Melodi terbagi dalam pitch, durasi dan tone.

Pitch biasa disebut juga dengan timbre atau warna suara. Pitch yaitu sebuah hal yang mengatur rangkaian not, yang dilambangkan dengan alfabet A-G. Not-not itu jadi melodi dalam selang waktu khusus atau disebut juga dengan durasi. Not itu bisa dihasilkan dari beragam alat musik dengan warna suara yang tidak sama atau dikenal dengan nama tone.

Ritme
Sumber: hi-re.nl
Ritme (irama) yaitu rangkaian gerak yang beraturan dan jadi unsur mendasar dari musik. Ritme terbentuk dari beberapa kumpulan bunyi dan diam panjang pendeknya dalam tempo yang bermaca-macam, membuat pola irama dan bergerak menurut pulsa dalam setiap ayunan birama (Jamalus, 1998 : 7).

Irama berperan untuk mengatur dari suara dan hening. Unsur dari irama meliputi not, ketukan dan tempo. Agar irama dalam musik tetap teratur, musik itu harus sesuai sama tempo yang terbagi dalam not-not yang dimainkan dalam satu ketukan. Tempo di sini berperan agar kecepatan ketika memainkan musik dapat ditata dan disesuaikan.

Harmoni
Sumber: wn.com
Harmoni yakni cabang ilmu serta pengetahuan musik yang membahas dan mengulas mengenai keindahan komposisi musik (Banoe, 2003 : 180). Harmoni yaitu sisi yang melibatkan suara atau kunci (kord) yang berjalan terus-menerus.

Dalam musik harmoni akan tampak ketika adanya keseimbangan pada peristiwa penekanan dan pelepasan. Harmoni tersusun dari interval, kunci serta skala. Interval yaitu jarak yang ada antara dua buah nada.

Kunci yaitu rangkaian not yang mengatur keselarasan satu melodi dalam interval tertentu. Dan skala yakni beberapa kumpulan not yang bertindak sebagai kerangka dari satu musik. Skala juga bertindak sebagai referensi untuk memastikan not yang akan dimainkan pada musik.

Dinamik
Sumber: rumahbelajar.web.id
Dinamik yakni tingkatan keras dan lembutnya cara memainkan musik, keras dan lembut ini diperlukan agar musik tidak terdengan monoton atau datar. Keadaan keras dan lembut itu memiliki arti sendiri di dalam permainan musik.

Seperti Piano (p = lembut), Pianissimo (pp = sangat lembut), Mezzo piano (mp = setengah lembut), Mezzo forte (mf = setengah keras). Forte (f = keras), Fortissimo (ff = sangat keras). Tidak cuma itu masih tetap ada tanda dinamik yang lain yang digunakan yaitu crescendo dan decrescendo.

Crescendo memberikan isyarat agar musik dimainkan dengan keras. Demikian sebaliknya, decrescendo memberikan isyarat agar dimainkan dengan lembut.

Tangga nada 
Sumber: azmi648.blogspot.co.id
Tangga nada yakni urutan dari satu nada yang disusun seperti tangga. Tangga nada dibagi jadi dua, yaitu tangga nada diatonik dan pentatonik. Tangga nada diatonik yaitu tangga nada yang terbagi dalam 7 nada bersumber pada interval-interval yang udah ditetapkan.

Sedangkan tangga nada pentatonis yaitu tangga nada yang hanya terdiri dari 5 nada pokok. Satu tangga nada, jelas ada satu nada mendasar yang diikuti oleh beberapa nada yang lain yang bisa lebih rendah atau lebih tinggi dengan pola interval spesifik, sampai terbentuk bentuk khas sendiri.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, dan Unsur Seni Musik, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Seni Musik di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi untuk lebih memahami Segala Hal tentang Seni Musik. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com