Showing posts sorted by relevance for query satuan daya. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query satuan daya. Sort by date Show all posts

Pengertian, Rumus, dan Satuan Daya

Pengertian, Rumus, dan Satuan Daya. Pengertian Daya, Rumus Daya, Satuan-Satuan yang digunakan dalam Pembahasan Daya. Persamaan Daya.

Pengertian Daya 

Sumber: berita.lampuutama.com
Daya yakni Laju Energi yang dihantarkan selama melakukan usaha dalam periode waktu spesifik. Satuan SI (Unit Internasional) untuk Daya yakni Joule/Sekon (J/s) = Watt (W).

Satuan Watt digunakan untuk penghormatan pada seorang ilmuan penemu mesin uap yang bernama James Watt.

Satuan daya yang lain yang sering kali digunakan yakni Daya Kuda atau Horse Power (hp), 1 hp = 746 Watt. Daya yaitu Besaran Skalar, karena Daya hanya memiliki nilai, tidak memiliki arah.

Rumus dan Satuan Daya 

Dalam Fisika, Daya disimbolkan dengan Persamaan Berikut ini:
  • P = W/t 
Dari Persamaan di atas kita bisa pula mengubah rumus daya jadi:
  • P = (F. s) /t 
  • P = F. v 
Hasil itu didapat karena Rumus Usaha (W) = Gaya (F) dikali Jarak (s) dibagi Waktu (t)
Dan Rumus Kecepatan (v) = jarak (s) dibagi waktu (t)

Keterangan: 
  • P = Daya (satuannya J/s atau Watt) 
  • W = Usaha (Satuannya Joule J) 
  • t = Waktu (satuannya sekon s) 
  • F = Gaya (Satuannya Newton N) 
  • s = Jarak (satuannya Meter m) 
  • v = Kecepatan (satuannya Meter/Sekon m/s) 
Nah bersumber pada persamaan fisika di atas, dapat di ambil rangkumannya bila semakin besar laju usaha, semakin besar juga laju daya. Sedangkan bila semakin lama waktunya, laju daya akan semakin kecil.

Perbedaan Daya dengan Energi 

Sumber: bukupedia.net
Banyak yang menyamakan pengertian energi dan Daya namun sebenarnya mereka itu tidak sama. Kemampuan mengerjakan aktivitas tidak hanya dibatasi oleh total energi yang dimiliki oleh tubuh, tetapi juga dibatasi oleh daya kapabilitas tubuh.

Umpamanya Seseorang dapat jalan mengitari lapangan sampai total dayanya habis, dan dia bisa melakukan sampai 30 putaran. Namun ketika esok hari dia coba lakukan putaran lapangan dengan cara berlari, dan kenyataannya ia hanya bisa merampungkan 20 putaran.

Hal semacam ini terjadi karena tubuh orang itu dibatasi oleh daya yang dimilikinya ketika berlari, yaitu laju energi kimia yang dimiliki untuk mengubahnya jadi energi mekanik.

Ketidaksamaan Daya dengan Usaha

Sumber: gradeshomecleaning.com
Daya dan usaha yaitu ide konsep fisika yang sering kali dibicarakan secara berbarengan dalam permasalahan mekanika. Ketidaksamaan Daya dengan Usaha sebenarnya dapat dikaji lewat pengertian mereka yang tidak sama. Yaitu:

Daya yakni Laju Energi yang dihantarkan selama melakukan usaha dalam periode waktu spesifik.
Usaha yakni Jumlah Daya yang dihantarkan oleh gaya dalam jarak spesifik.

Perbedaan mendasar antara Daya dan Usaha yakni daya yaitu Laju energi, sedangkan Usaha yaitu jumlah energi yang dihantarkan. Perbedaan yang lain yakni Usaha diukur dalam Joule sedangkan Daya diukur dalam Watt.

Contoh Daya dalam Kehidupan Sehari-hari

Sumber: mynewblogwansey.blogspot.co.id
Biasanya ukuran-ukuran alat-alat listrik dinyatakan dengan daya dan tegangannya. Misalnya lampu pijar mempunyai ukuran 50 watt, 220 volt, setrika listrik 300 watt, 220 volt dan sebagainya.

Lampu pijar 50 W, 220 V dapat menyala pada daya maksimum atau di bawahnya, daya maksimum lampu itu 50 W terwujud ketika tegangannya 220 V.

Apabila lampu 50 W, 220 V dipasang pada tegangan di bawah 220 V, lampu menyala pada daya di bawah 50 W, apabila dipasang pada tegangan di atas 220 V, lampu menyala beberapa sekonkemudian mati.

Lampu 50 watt tiap sekon mengubah 50 joule energi listrik jadi energi cahaya. Oleh karenanya bola lampu 75 watt lebih jelas dari bola lampu 50 watt jika dipasang pada tegangan yang sesuai karena energi cahaya pada lampu 75 watt semakin besar dari energi cahaya pada lampu 50 watt.

Pesawat tv dapat juga dinyatakan dengan dayanya. Misalnya ada pesawat tv yang mempunyai daya 20 watt, yang mempunyai arti tiap detik mengubah energi listrik sebesar 20 joule jadi energi cahaya dan energi bunyi serta energi kalor.

Seterika listrik mempunyai daya 500 watt artinya energi panas yang dihasilkan seterika itu tiap detik 500 joule.

Karena daya mengatakan energi per satuan waktu, energi dapat dinyatakan dengan daya kali waktu (W= P. t). Energi listrik di beberapa tempat tinggal sering kali dinyatakan dalam kWh.

Dalam sistem cgs satuan erg/detik sebagai unit daya yang tidak perlu diberi nama lain. Motor untuk pompa air, motor mobil dengan bahan bakar solar maupun bensin dayanya dinyatakan dengan sekian HP atau sekian PK (HP=hourse power, PK = paardekracht), dalam bahasa Indonesia yakni daya kuda.

Contoh: 

Mesin Honda berkekuatan 5 PK artinya mesin itu mempunyai daya 5 × 736 watt atau 3 kali kapabilitas kuda. Mesin ini menghasilkan tenaga 3680 joule tiap sekon.

Unit HP atau PK pertama kalinya dikemukakan oleh penemu mesin uap James Watt, berkebangsaan Inggris. Unit PK dan HP tidak digunakan dalam ilmu serta pengetahuan, tetapi dalam perdagangan dan teknik masih tetap digunakan.

Apabila diperhatikan, dalam kehidupan sehari-hari, banyak beberapa peristiwa yang ada hubungan dengan daya. Berikut ini yaitu contoh aplikasi daya dalam kehidupan sehari-hari.

Apabila dua lampu sejenis masing-masing 40 watt dan 10 watt dinyalakan menggunakan sumber arus yang sama, lampu 40 watt akan menyala lebih jelas dari pada lampu 10 watt. Hal semacam ini lantaran lampu 40 watt dapat mengubah energi listrik ke dalam energi cahaya lebih cepat dari pada lampu 10 watt.

Ari dan Wibowo memiliki berat tubuh sama. Dengan hal tersebut, keduanya di anggap memiliki energi yang sama. Ketika keduanya berlomba lari 100 m, kenyataannya yang lebih dulu menggapai garis finish yakni Ari. Dengan hal itu, Ari mempunyai daya lebih besar dari pada Wibowo.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Rumus, dan Satuan Daya, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Pengertian, Rumus, dan Satuan Daya di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Daya. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com

Pengertian, Rumus, Kapasitas, Perpindahan Kalor dan Kalor Jenis

Pengertian, Rumus, Kapasitas, Perpindahan Kalor dan Kalor Jenis. Pengertian Kalor, Rumus untuk Kalor, Kapasitas yang dimiliki oleh Kalor, Perpindahan yang bisa terjadi pada Kalor, Kalor Jenis dan penjelasan lengkapnya, Satuan Kalor dan segala hal yang berhubungan dengan Kalor.

Pengertian Kalor 

Sumber: datasoal.com
Kalor yakni satu di antara bentuk daya yang dapat berpindah dari satu benda ke benda yang lain karena adanya perbedaan suhu. Ketika dua benda yang memiliki perbedaan suhu berjumpa atau bertemu, kalor akan mengalir (berpindah) dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah.

Umpamanya ketika kita mencampurkan air dingin dengan air panas, kita akan mendapat air hangat. Banyak yang tidak tahu perbedaan antara suhu dan kalor, Suhu yakni nilai yang terarah pada termometer, sedangkan kalor yakni daya yang mengalir dari satu benda ke benda yang lain.

Adapula ilmuan dari Amerika bernama Benjamin Thompson mengemukakan bila kalor bukanlah merupakan zat alir, namun daya yang terjadi karena adanya proses mekanik, seperti gesekan.

Rumus dan Satuan Kalor 

Satuan kalor yakni Kalori (Kal) atau Joule (J). Kalori yakni banyak kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 1 gram air agar suhunya jadi 1 derajat Celcius.

1 Kalori = 4,2 Joule
1 Joule = 0,24 Kalori

Rumus Kalor: 
Sumber: softilmu.com
Keterangan:

Q = Kalor (J)
m : Massa Benda (kg)
c = Kalor Jenis (J Kg oC)
ΔT = Perubahan Suhu (oC)

Kalor dan Perubahan Pada Benda 

Kalor Dapat Mengubah Suhu Zat 

Pada dasarnya, setiap benda yang suhunya melebihi dari 0 mutlak, benda itu memiliki Kalor. Kandungan kalor berikut inilah yang akan memastikan berapakah suhu itu.

Bila benda ini dipanaskan benda itu akan terima tambahan kalor sampai suhunya meningkat. Sedangkan bila benda itu didinginkan benda itu akan kembali melepas kalor sampai suhunya mengalami penurunan.

Kalor Dapat Mengubah Bentuk Zat 

Beberapa benda apabila diberikan kalor dalam satuan spesifik, benda itu akan alami perubahan bentuk. Umpamanya yakni ketika es dipanaskan (diberi kalor) es (bentuk padat) itu akan jadi air (Bentuk Cair), dan bila pemanasan selalu dilakukan air tadi akan jadi Gas. Titik dimana satu zat akan berubah jadi Zat Cair disebut juga dengan Titik Cair atau Titik Lebur benda.

Kalor Jenis dan Kemampuan Kalor 
Sumber: softilmu.com
Bersumber pada penelitian yang didapat bahwa apabila kalor diberikan pada dua benda yang tidak sama, akan menghasilkan suhu yang tidak sama juga, Umpamanya ketika minyak dan air dipanaskan dengan suhu yang sama minyak akan memiliki perubahan suhu 2 kali lebih besar dibanding air.

Hal Ini dipicu oleh perbedaan kalor jenis yang dimiliki suatu benda. Kalor Jenis Benda yakni banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu dari 1 kg massa benda itu jadi 1 derjat celcius.

Satuan dari Kalor Jenis yakni Kalori/GramoCelcius atau dalam Sistem Internasional ditetapkan dengan Joule/KilogramoCelcius. Kalor Jenis dapat dituliskan dalam persamaan berikut ini:

Rumus Kalor Jenis 
Sumber: softilmu.com
Keterangan:

Q = Kalor (J)
m : Massa Benda (kg)
c = Kalor Jenis (J Kg oC)
ΔT = Perubahan Suhu (oC)

Sedangkan kemampuan kalor yakni jumlah kalor yang diperlukan untuk memberi suhu zat itu sejumlah 1 derajat Celcius. Apabila kalor Q menghasilkan suhu sebesar t kemampuan kalor dapat dirumuskan
Sumber: softilmu.com
Perpindahan Kalor 

Seperti yang udah kami jelaskan di awal bila perpindahan kalor terjadi dari benda bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. Ada tiga bentuk perpindahan kalor yang dapat terjadi, yaitu:

Perpindahan Kalor Secara Konduksi 

Perpindahan Kalor secara konduksi yakni perpindahan kalor lewat satu zat penghubung (logam) tanpa diimbangi perpindahan partikel – partikel zat itu secara permanen. Umpamanya yakni ketika kita memanaskan salah satu ujung logam, ujung logam yang lain akan ikut panas karena terjadi hantaran kalor dari suhu tinggi ke suhu rendah.

Ketika memanaskan satu diantara ujung logam, partikel yang ada pada ujung logam itu akan bergetar dan membuat getaran terjadi pada partikel lain yang tersambung dengannya. Sampai seluruh partikel logam itu akan bergetar walaupun hanya satu ujung logam yang dipanaskan, nah hal sejenis ini lah yang akan merangsang terjadinya perpindahan kalor.

Perpindahan Kalor Secara konveksi 

Perpindahan kalor secara konveksi yakni perpindahan kalor lewat satu zat yang diimbangi dengan perpindahan beberapa sisi zat itu. Konveksi dapat terjadi pada zat cair atau gas. Ada dua bentuk perpindahan kalor secara konveksi, yaitu:

Konveksi Alamiah 

Konveksi alamiah yakni konveksi yang dipengaruhi style apung tanpa faktor luar, dan dipicu oleh karena adanya perbedaan massa jenis benda. Umpamanya yakni pada pemanasan air, massa jenis partikel air yang telah panas akan naik menjauh dari api dan digantikan dengan partikel air lain yang suhunya lebih rendah. Proses ini mengakibatkan seluruh partikel zat cair itu akan panas secara prima.

Konveksi Paksa 

Konveksi paksa yakni konveksi yang terjadi karena adanya efek faktor luar (contoh tekanan), dan perpindahan kalor dijalankan dengan sengaja/dipaksakan.

Artinya aliran panas kalor dipaksa menuju ke tempat yang ingin dituju dengan pertolongan faktor luar seperti tekanan. Umpamanya yakni pada kipas angin yang akan membawa udara dingin ke tempat yang panas, dan radiator mobil yang memiliki sistem pendingin mesin.

Perpindahan Kalor Secara Radiasi 

Perpindahan kalor secara Radiasi yakni proses perpindahan kalor yang tidak menggunakan zat penghubung. Perpindahan kalor secara radiasi tidak sama juga dengan konduksi dan konveksi. Pada Radiasi, agar terjadinya perpindahan kalor, ke-2 benda tidak harus bersentuhan karena kalor dapat berpindah tanpa zat penghubung.

Artinya kalor itu akan di pancarkan ke seluruh arah oleh sumber panas, dan akan mengalir ke seluruh arah. Umpamanya yakni saat kita dekat dengan api unggun dari pojok manapun, kita tetap akan merasakan kehangatan dari sumber api, contoh yang lain yakni panas matahari yang sampai ke bumi dan planet – planet lain.

Mencegah perpindahan kalor 

Perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi dapat dicegah dengan mengisolasi ruangan itu. Contoh simpel penerapan langkah itu yakni pada termos. Termos digunakan untuk melindungi suhu air tetap panas dengan mencegah atau menghambat perpindahan kalornya.

Kalorimeter 

Kalorimeter ini terdiri atas dua buah bejana dari tembaga yang kalor jenisnya belum di ketahui. Bejana tembaga kecil diletakkan dalam bejana lain yang lebih besar. Agar kedua bejana tidak bersentuhan, diantara kedua bejana itu diletakkan isolator sebagai bahan penyekat kalor, umpamanya gabus.

Bahan isolator ini berperan untuk menahan kalor yang ada di dalam kalorimeter agar tidak keluar serta tidak ada kalor yang masuk dari luar. Umumnya tutup yang digunakan terbuat dari bahan kayu yang bisa pula berperan sebagai isolator yang baik.

Pada tutupnya ada dua buah lubang yang berguna untuk meletakkan termometer dan pengaduk. Pada saat sampel logam dimasukkan ke dalam kalorimeter, air di dalamnya tidak perlu diaduk agar sistem dapat mencapai keseimbangan termal dengan secepatnya. Batang pengaduk ini biasanya terbuat dari bahan yang sama saja dengan bejana kalorimeter.
Sumber: pratamarendy.blogspot.co.id
Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Rumus, Kapasitas, Perpindahan Kalor dan Kalor Jenis, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Kalor dan Kalor Jenis di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Kalor dan Kalor Jenis. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. softilmu.com 

Pengertian, Komponen, dan Macam–Macam Ekosistem

Pengertian, Komponen, dan Macam–Macam Ekosistem. Pengertian Ekosistem, Komponen dari Sebuah Ekosistem, Macam-Macam Ekosistem, Ekosistem Darat, Ekosistem Laut. Istilah-Istilah dalam Ekosistem, Fungsi dari sebuah Ekosistem.

Pengertian Ekosistem 

Sumber: blingurah.com
Dalam sebuah daerah, lingkungan atau lokasi, umpamanya hutan, kolam, danau, waduk serta lain sebagainya sudah terjadinya hubungan antar komponen biotik (makhluk hidup) serta komponen abiotik (makhluk tidak hidup).

Misalnya satu tumbuhan membutuhkan tanah, unsur hara, sinar serta air untuk tumbuh. Lantas tumbuhan ini lantas dapat jadi sumber makanan untuk makhluk hidup yang lain seperti hewan ataupun manusia serta demikian selanjutnya.

Momen yang di atas tadi adalah sebuah system ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan serta umumnya kita kenal dengan ekosistem.

Sebuah system ini terbagi dalam beragam komponen yang sama-sama melengkapi serta bekerja terus-menerus serta teratur sebagai satu kesatuan yang utuh.

Sedangkan ekologi yaitu pengetahuan sains yang mempelajari hubungan timbal balik antara organisme yang satu dengan tempat hidup atau habitatnya.

Jadi dapat di ambil kesimpulan kalau ekosistem yaitu sebuah tatanan kesatuan secara utuh serta menyeluruh antara seluruh komponen lingkungan hidup yang sama-sama berhubungan serta melengkapi hingga terbentuk kesatuan yang teratur.

Kesatuan yang utuh serta teratur ini ada pada bingkai keseimbangan yang miliki sifat dinamis. Arti dinamis di sini yaitu bisa saja sewaktu-waktu terjadi perubahan, baik besar ataupun kecil yang dikarenakan oleh tangan manusia.

Komponen Ekosistem 

Sumber: wikipedia.org
Ekosistem dapat berbagai jenis bentuknya sesuai sama bentangan maupun hamparan tempat ekosistem berada. Misalnya ekosistem hutan, rawa-rawa, waduk, danau, hutan hujan tropis serta lain sebagainya.

Walau demikian bila diurutkan bersumber pada komponen terbagi dalam komponen fisik atau tidak hidup (abiotik) serta hayati atau hidup (biotik).

Komponen fisik atau tidak hidup misalnya udara, angin, cahaya, air, tanah, curah hujan serta lain sebagainya. Seluruh bentuk materi ini berupa daya serta materi dalam ruang lingkup ekosistem.

Komponen abiotik atau hidup dilihat dari susunan trofiknya, terbagi dalam beberapa status sosial atau tingkatan, yaitu produsesm customer serta pengurai. Sedangkan dilihat dari manfaatnya terbagi dalam dua komponen besar yakni komponen autotrof serta heterotrof.

Produsen 

Produsen adalah sebuah bentuk organisme atau makhluk hidup yang dapat membentuk serta membuat makanannya sendiri dari beragam zat organik dengan lewat proses fotosintesis serta klorofil.

Bentuk organisme ini disebut dengan autotrof sebab dapat dan mampu membentuk serta membuat makanannya sendiri dan dapat juga membantu keperluan makhluk hidup yang lain.

Konsumen 

Konsumen adalah beberapa kumpulan atau beberapa kelompok makhluk hidup yang mengonsumsi produsen serta hewan yang lain. Bentuk kelompok ini tidak dapat membuat makanannya sendiri dari beberapa bahan anorganik. Hingga dia amat tergantung pada organisme produsen.

Komponen ini di kenal dengan heterotrof. Di dalam konsumen sendiri terdiri lagi beberapa tingkatan. Yaitu hewan yang mengonsumsi organisme produsen disebut dengan konsumen primer. Bentuk hewan ini terbagi dalam herbivora di dalam susunan trofik menempati tingkatan trofik kedua.

Lantas konsumen yang mengonsumsi organisme herbivora disebut dengan konsumen sekunder yang terbagi dalam hewan karnivora ataupun omnivora. Serta konsumen sekunder ini masuk ke dalam tingkatan trofik ketiga.

Biasanya hubungan antarkomponen biotik dalam sebuah system ekosistem umumnya saling terkait dalam system rantai makanan. Rantai makanan yang saling terkait akan membuat jaringan kehidupan yang baru.

Pengurai 

Pengurai adalah sebuah bentuk organisme yang tugasnya menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang lain yang sudah mati jadi beberapa zat organik. Lantas zat ini akan disimpan di dalam tanah lantas digunakan oleh tumbuhan sebagai bahan makanan (penyubur tanaman).

Contoh organisme pengurai yaitu bakteri serta jamur. Kehadiran organisme pengurai amat dibutuhkan untuk makhluk hidup.

Aliran Materi Serta Energi Dalam Ekosistem 

Produsen bersamaan dengan konsumen membuat rangkai makanan lantas dibantu dengan pengurai hingga terbentuklah daur materi. Satu ekosistem akan terbentuk dengan baik bila di dalamnya ada aliran materi serta energi.

Aliran materi akan mengalir dari mata rantai satu ke mata rantai lain dalam sebuah rantai makanan. Materi yaitu segala suatu hal yang mempunyai massa serta menempati ruang.

Massa di sini barmakna berat serta dapat ditimbang. Dalam momen makan memakan, maka akan terjadi perpindahan materi dari organisme yang dikonsumsi menuju ke organisme yang mengonsumsi.

Makanan yang dikonsumsi oleh organisme memiliki kandungan energi untuk menjalani kegiatan. Bersamaan dengan itu aliran materi juga ikut terbawa begitu halnya aliran energi.

Aliran energi yaitu rentetan berurut dari perpindahan bentuk energi ke bentuk energi yang lain serta diawali dari cahaya matahari sampai ke produsen, konsumen tingkat tinggi hingga ke pengurai (saprina) di dalam tanah.

Siklus atau daur hidup ini berlangsung dalam tatanan ekosistem. Jadi, daya tidak akan hilang akan tetapi akan beralih ke bentuk energi yang lain. Bila dalam pengetahuan fisika disebut dengan termodinamika. Yaitu hukum kekekalan energi.

Hukum Termodinamika I menyebutkan kalau energi dapat dirubah dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain tetapi tidak bisa di ciptakan serta dimusnahkan.

Tetapi, Hukum Termodinamika II menyatakan kalau tidak ada sebuah proses pengubahan bentuk energi yang berjalan secara prima. Serta proses pengubahan ini senantiasa meninggalkan sisa yang tidak terpakai pada proses itu.

Jadi sisa energi yang tidak terpakai ini disebut dengan entropi. Atau dalam dunia industri disebut juga dengan limbah atau hasil pembuangan pabrik.

Sumber energi itu banyak macamnya. Tetapi sumber energi paling utama di dunia yaitu matahari. Lantaran semua komponen kehidupan memmbutuhkan serta memakai matahari dalam proses hidupnya.

Umpamanya saja tumbuhan memakai sinar matahari untuk proses fotosintesis serta organisme lain memerlukan cahaya matahari untuk merubah zat anorganik jadi organik atau disebut juga dengan kemoautotrof.

Interaksi Komponen Abiotik Dengan Komponen Biotik 

Dalam persoalan ini komponen biotik sebagian besar di pengaruhi oleh komponen abiotik. Contoh, sebatang tumbuhan amat tergantung dengan kehadiran serta petumbuhannya dari komponen abiotik, seumpamanya tanah, air, udara, cahaya.

Mengenai beberapa bentuk tanaman cuma dapat tumbuh serta berkembang hanya di tanah tertentu saja. Demikian halnya perihal persebaran tanaman di pengaruhi juga oleh aspek cuaca serta iklim. Umpamanya, tanaman kelapa bisa tumbuh subur serta berbuah lebat cuma di daerah pesisir pantai akan tetapi tidak untuk daerah pegunungan.

Interaksi Antarorganisme 

Pada intinya tiap organis berhubungan dengan antarorganisme maupun dengan bentuk lain. Tetapi interaksi antarorganisme ini bisa dibedakan jadi 5 diantaranya:

Netral 

Netral yaitu hubungan atau hubungan tidak sama-sama mengganggu antarorganisme dalam satu habitat yang sama serta miliki sifat menguntungkan dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Predasi 

Predasi yaitu interaksi atau hubungan antarorganisme mangsa serta pemangsa (predator). Artinya seekor pemangsa dalam soal ini hewan tidak dapat hidup jika tidak ada yang dimangsa.

Parasitisme 

Parasitime yaitu hubungan atau hubungan antarorganisme yang berbeda spesies serta miliki sifat merugikan dari masing-masing spesies yang berbeda.

Komensalisme 

Komensalisme yaitu interaksi atau hubungan pada dua organisme yang masing-masing berbeda spesies, spesies yang pertama diuntungkan serta spesies yang lain tidak dirugikan.

Mutualisme 

Mutualisme yaitu interaksi atau hubungan antar dua organisme atau lebih yang berbeda bentuk atau spesies serta sama-sama menguntungkan antar kedua belah pihak.

Interaksi Antarpopulasi 

Biasanya interaksi antarpopulasi terjadi cuma pada populasi yang satu dengan yang lain. Dan bersifat alelopati ataupun kompetisi. Adapun interaksi alelopti yaitu hubungan yang terjadi antar populasi yang terjadi jika populasi yang pertama menghasilkan zat yang dapat menghalangi tumbunya populasi lain.

Interaksi Antarkomunitas 

Komunitas adalah kumpulan populasi yang berbeda serta sama-sama berhubungan di dalam sebuah lokasi yang sama. Contoh, daerah padang rumput yang ditempati oleh hewan pemakan rumput yakni kuda, banteng, kelinci, rusa serta lain sebagainya.

Beberapa Jenis Ekosistem (Bioma) 

Nama lain dari ekosistem yaitu bioma. Meskipun kelihatannya bioma adalah bagian dari ekosistem akan tetapi dalam dunia biologi kerapkali juga menyamai ekosistem dengan bioma. Bioma yaitu komune satuan di dalam ekosistem sebagai hasil interaksi atau hubungan iklim regional atau lokasi dengan biota (makhluk hidup) serta substratnya.

Jadi iklim maupun cuaca amat menentukan bentuk biota yang hidup di sebuah wilayah atau lokasi itu. Umpamanya, lokasi padang rumput tumbuh di daerah yang mempunyai curah hujan yang stabil.

Bersumber pada jenis atau macam-macamnya ekosistem dibedakan jadi 2 bentuk yaitu ekosistem darat serta ekosistem perairan (ekosistem darat serta ekosistem air laut).

Ekosistem Darat 

Ekosistem darat yaitu lingkungan atau lokasi fisik yang berbentuk daratan. Dalam ekosistem ada beberapa kumpulan atau beberapa bioma. Seperti yang sudah dijelaskan di atas bioma sama dengan ekosistem, oleh karena itu kita mengistilahkan beberapa ekosistem darat dengan bioma, salah satunya:

Bioma Gurun 
Sumber: satujam.com
Bioma gurun yaitu sebuah bentuk ekosistem yang cuma ada pada daerah dengan curah hujan kurang dari 25 cm/tahun serta mempunyai suhu yang tinggi pada siang hari yaitu 45 derajat C serta suhu rendah saat malam hari yaitu 0 derajat C. Bioma gurun ada di sepanjang garis balik utara serta selatan dengan keadaan udara yang mengalami subsidensi (turun), hingga terjadi penempatan udara.

Bioma Padang Rumput 
Sumber: renunganhariankristen.net
Bioma Padang Rumput yaitu bentuk ekosistem yang mempunyai curah hujan terbatas yaitu 25 cm – 30 cm/tahun. Hingga bentuk ekosistem ini tidak dapat membentuk hutan. Bioma padang rumput bisa ditemui di daerah atau lokasi tropis serta sub tropis. Misalnya negara-negara Asia Tenggara serta beberapa negara Asia Utara.

Bioma Hutan Basah 
Sumber: widrializa.blogspot.co.id
Bioma Hutan Basah yaitu bentuk ekosistem dengan curah hujan yang cukup lebat atau tinggi yaitu 200 cm – 225 cm/tahun. Jenis ekosistem ini dapat dijumpai di lokasi tropis serta sub tropis.

Bioma Hutan Gugur 
Sumber: geographyeducation.wordpress.com
Bioma Hutan Gugur yaitu bentuk ekosistem yang mempunyai iklim sedang atau lokasi yang beriklim 4 musim. Ciri bioma hutan gugur yaitu mempunyai curah hujan yang merata setiap tahun, pohon yang tumbuh tidak serapat dengan tumbuhan di bioma hutan basah.

Bioma Taiga 
Sumber: emaze.com
Bioma Taiga yaitu bentuk ekosistem yang mempunyai ciri berdaun jarum (kolifer). Jika kita melirik di bagian selatan dari Tundra akan didapati bentuk kelompok tanaman pohon jarum. Batas antara dua bentuk ekosistem Tundra serta Taiga disebut dengan batas pohon lantaran lokasi ini masih memungkinkan tumbuhnya pohon-pohon maupun tidak.

Bioma Tundra 
Sumber: bioexpedition.com
Bioma tundra yaitu bentuk ekosistem dengan lokasi yang tidak mempunyai pohon-pohon. Lokasi ini dapat diketemukan di dearah kutub yang amat dingin.

Serta bentuk tumbuhan yang dapat bertahan di ekosistem ini cuma gulam serta lumut kerak serta tumbuhan yang dominan yaitu Sphagnum, liken, tumbuhan biji semusim, tumbuhan kayu dengan batang pendek dan rumput.

Ekosistem Air Tawar 

Ekosistem air tawar adalah bentuk ekosistem yang mempunyai ciri diantaranya macam suhu yang tidak menyolok, penetrasi sinar kurang serta di pengaruhi oleh iklim serta cuaca.

Pada ekosistem air tawar umumnya tanaman yang tumbuh serta seringkali ditemui yaitu ganggang serta tumbuhan biji.

Ekosistem air tawar bisa digolongkan berdasarkan sifatnya jadi dua bentuk yaitu air tenang serta air mengalir. Danau dan rawa masuk ke dalam kelompok ekosistem air tenang sedangkan sungai masuk ke dalam kelompok ekosistem air mengalir.

Ekosistem Air Tawar

Danau 
Sumber: fairyterritory.blogspot.co.id
Danau adalah kumpulan air yang menggenang di atas lokasi depresi atau cekungan yang luasnya dari mulai beberapa meter persegi sampai beberapa ratus meter persegi.

Keadaan danau bila dilihat dari kedalaman memliki ketidaksamaan yang menyolok. Danau dengan kedalaman spesifik akan hidup tumbuhan serta hewan spesifik juga.

Oleh karena itu danau dibedakan lagi jadi 4 daerah yang berbeda yakni: 
  1. Daerah Litorial, Daerah litorial yaitu sisi danau dengan kedalaman yang dangkal hingga sinar matahari dapat menembus hingga ke dasar danau secara maksimal. 
  2. Daerah Limnetik, Berbeda dengan daerah litorial, daerah limnetik yaitu daerah yang masih tetap dapat ditembus oleh cahaya matahari. Bentuk hewan yang dapat diketemukan di sini yaitu fitoplankton. Serta fitoplankton dimangsa oleh udang kecil. 
  3. Daerah Profundal, Daerah profundal yaitu daerah yang ditempati oleh hewan seperti cacing serta mikroba. Bentuk daerah ini dapat kerap disebut juga dengan daerah afotik danau. 
  4. Daerah Bentik, Daerah bentik yaitu daerah dasar danau yang ditempati oleh bentuk organisme mati serta bentos. 
Ekosistem Air Tawar Bersumber pada Produksi Materi Organik 

Tidak hanya dibedakan berdasarkan kedalaman serta jarak, danau dapat juga dibedakan bersumber pada produksi materi organiknya, diantaranya:
  1. Danau Oligotropik, Danau Oligotropik yaitu bentuk danau yang di dalamnya ada bentuk hewan fitoplanklon tetapi tidak produktif hingga kekurangan nutrisi. Keunikan danau ini yaitu airnya yang amat jernih, organisme yang hidup amat sedikit serta ada oksigen yang cukup sepanjang tahun. 
  2. Danau Eutropik, Danau Eutropik yaitu danau dangkal tetapi mempunyai fitoplankton yang banyak serta produktif hingga kaya akan nutrisi. Tetapi sayangnya danau ini mempunyai air yang keruh, bermacam bentuk organisme serta cukup oksigen. 
Ekosistem Air Tawar

Sungai 
Sumber: dhemasdewata.blogspot.co.id
Sungai adalah bentuk ekosistem air tawar yang mempunyai daerah yang cukup besar. Tidak sama dengan danau yang airnya cenderung diam. Air sungai mengalir dari tempat tinggi ke permukaan yang rendah.

Hingga tidak mensupport adanya hewan plankton di lokasi ini. Tetapi, tumbuhan seperti ganggang tetap dapat berkembang oleh karena adanya cahaya matahari hingga membantu proses potosintesis serta rantai makanan.

Belakangan ini ekosistem sungai mulai mengalami masalah lantaran pembangunan bendungan maupun waduk. Kehadiran waduk bisa memutus rantai makanan beberapa ikan yang bergerak dari hulu ke hilir untuk bertelur.

Oleh karena itu, banyak spesies ikan hilang dari alirang sungai. Misalnya yaitu ikan sidat serta ikan pelus. Kedua ikan ini keberadaannya nyaris punah. Sebab untuk bertelur ikan pelus menempatkan telurnya di laut serta untuk mencari makanan di sungai.

Ekosistem Air Laut 

Sama seperti dengan darat, ekosistem air laut dibedakan jadi 4 diantaranya:

Laut 
Sumber: search.yahoo.co.jp
Seperti di ketahui kalau 2/3 dari bumi yaitu laut. Air laut mempunyai kandungan garam atau NaCl yang amat tinggi terlebih laut merah. Air laut mempunyai sahu yang beragam. Di daerah beriklim tropis, suhu air laut beragam yaitu mencapai 25 derajat C serta suhu di atas serta di bawah permukaan mempunyai perbedan yang cukup besar.

Bagian antara susunan air hangat yang ada pada bagian atas dengan yang dingin pada bagian bawah diberi nama batas termoklin. Ekosistem air laut bersumber pada letak kedalamannya dibedakan jadi 4 lokasi yaitu:
  1. Lokasi Pasang (Littoral), Lokasi pasang atau littoral adalah sisi dari dasar laut yang kering bila terjadi surut. Jadi, ikan tidak dapat hidup di lokasi ini tetapi beberapa bentuk binatang darat dapat ditemui di lokasi ini. 
  2. Lokasi Laut Dangkal (Neritic), Lokasi laut dangkal atau neritic yaitu lokasi dengan kandungan airnya sedikit hingga masih tetap memungkinkan cahaya matahari tembus ke permukaan dasar laut. Indoensia sendiri mempunyai beberapa lokasi laut yang dangkal. Misalnya Laut Jawa, Natuna, Kepulaun Riau, Selat Malaka yang kerap disebut juga landas kontinen sunda. Serta Laut Arufu yang disebut juga landas kontinen sahul. 
  3. Lokasi Lautan Dalam (Bathyal), Lokasi lautan dalam yaitu lokasi laut yang ada pada kedalaman antara 150 – 800 meter. Jadi amat susah untuk cahaya matahari yang tembus ke dasar laut seperti pada lokasi laut dangkal. 
  4. Lokasi Laut Amat Dalam (Abyssal), Lokasi laut amat dalam yaitu lokasi dengan kedalaman di bawah 800 meter. Dengan kedalaman nyaris 1 km itu amat susah untuk tanaman agar bisa hidup ataupun bertahan lantaran sumber sinar tidak dapat menembusnya. Hingga jumlah hewan ataupun tumbuhan amat terbatas terkecuali beberapa jenis hewan yang dapat bertahan di lingkungan itu. 
Pantai 
Sumber: pantai-indah.com
Pantai yaitu sisi ekosistem laut yang terdapat di antara 2 ekosistem yakni ekosistem darat serta laut. Bersumber pada tata letaknya, ekosistem pantai berbatasan dengan ekosistem darat, laut ataupun daerah gunakan surut.

Estuari 
Sumber: thinglink.com
Estuari yaitu tempat bertemunya antara sungai dengan laut atau umum disebut juga dengan muara. Sehinngga nutrisi yang dibawa bersamaan dengan proes erosi dapat memperkaya sungai ataupun daratan.

Adapun salinitas di estuari di pengaruhi oleh siklus harian dengan pasang surut air. Di saat pasang, air laut akan masuk ke tubuh sungai untuk meningkatkan salinitasnya.

Terumbu Karang 
Sumber: blogs.uajy.ac.id
Terumbu karang yaitu bentuk ekosistem yang bisa ditemui di daerah beriklim tropis dengan ciri airnya jernih, hingga amat gampang untuk cahaya matahari untuk masuk atau menembus ke permukaan laut hingga amat gampang untuk terjadinya proses fotosintesis.

Lokasi ini didominasi oleh karang atau koral yang masuk ke dalam kelompok Cnidaria. Terumbu karang populer dengan beragam macamnya. Salah satunya ikan hias yang bernilai tinggi. Tetapi banyak dilihat lantaran ulah tangan jahil manusia keadaan terumbu karang saat ini amat memprihatinkan.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Komponen, dan Macam–Macam Ekosistem, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam–Macam Ekosistem di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Ekosistem. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. berkahkhair.com 

Contoh Company Profile

Contoh Company Profile. Hai sahabat, di kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Contoh Company Profile. Langsung saja kita mulai pembahasan kali ini ya, sahabat.

Pengertian Company Profile

Sumber: swavalambh.org
Company Profile adalah satu diantara media yang merepresentasikan satu perusahaan (organisasi). Company Profile memuat deskripsi umum perusahaan, di mana perusahaan dapat menentukan poin-poin apa saja yang mau di sampaikan secara terbuka pada publik.

Sesuai dengan kebutuhan publik sasaran, apakah company profile di buat untuk customer, bank, penyuplai, atau instansi lain. Tujuan pembedaan itu tidak ada lain untuk menciptakan kepuasan publik.

Publik senang bila kebutuhannya tercukupi. Salah satunya adalah kebutuhan untuk mendapatkan informasi mengenai kegiatan perusahaan.

Tidak hanya itu, Company Profile adalah keterangan tentang perusahaan termasuk juga produknya secara verbal ataupun grafik yang mengangkat corporate value dan product value dan kelebihan perusahaan dibandingkan kompetitor bersumber pada kedua value di atas.

Corporate value atau nilai-nilai perusahaan tercemin dalam beberapa hal berikut ini: 
  • Sejarah Berdirinya Usaha 
Sejarah berdirinya usaha menggambarkan pada pihak-pihak lain yang terkait dengan perusahaan maupun kosumen tentang dasar atau landasan usaha ini berdiri apakah cukup kuat secara pengalaman serta keutuhan individu yang ikut serta di dalamnya.
  • Visi & Misi Usaha 
  1. Visi adalah harapan yang mau dicapai oleh usaha kita dalam periode panjang atau dengan kata lain perusahaan dalam periode tertentu mau jadi perusahan yang seperti apa? (What to Be?) 
  2. Misi adalah beberapa cara yang dipakai usaha dalam mencapai visi usaha (How to Be?). Misi bisa berbentuk pernyataan kalimat atau kata yang mengingatkan pelaku usaha untuk bekerja sesuai sama Misi dalam mencapai tujuan perusahaan. 
  • Susunan Organisasi 
Susunan organisasi berisi susunan/hirarki tanggungjawab pekerjaan dalam perusahaan berikut ini nama individu pada masing-masing pekerjaan.

Fungsi susunan organisasi dalam company profile yaitu supaya customer atau pihak-pihak lain yang bekerja bersama dengan perusahaan bisa tahu person in charge yang langsung terkait dengan mereka dalam pekerjaan maupun masalah.
  • Kinerja Perusahaan 
Kinerja perusahan terdahulu bisa dibedakan atas: 
  • Pengalaman Pekerjaan Terdahulu 
Pengalaman perusahan dalam menanggani pekerjaan terdahulu bisa dikerjakan secara verbal/tulisan maupun visual/grafik dengan menampilkan dokumentasi photo/video hasil pekerjaan itu.
  • Laporan Keuangan Perusahaan 
Laporan keuangan perusahaan dibutuhkan tergantung pada keperluan akan company profile itu. Jika company profile diperlukan dari sisi keuangan seperti untuk investasi/saham atau hubungan kerja dengan instansi keuangan laporan keuangan perusahaan dibutuhkan sebagai data penting dalam pertimbangan hubungan kerja itu.

Sedangkan jika company profile tidak diperlukan dalam sisi keuangan atau company profile diperlukan oleh client/customer yang membutuhkan product/servis perusahaan laporan keuangan tidak diperlukan.

Laporan keuangan perusahaan cuma dipertunjukkan dalam company profile pada media print saja tidak di media lain atau media tv.

Product Value atau nilai-nilai product/servis yang dihasilkan oleh perusahaan bisa dicerminkan oleh beberapa aspek marketing mix terutama 7P yakni Product, Price, Promotion, Placement, People, Process, serta Physical Evidence.

Keterangan dari masing-masing marketing mix yaitu sebagai berikut ini: 
  • Product 
Strategi tentang bagaimana product usaha kita bisa menarik hati customer untuk membelinya. Product usaha kita bisa dibedakan berdasarkan mutu/kualitas, ukuran, design, kemasan, serta manfaat lebih dibandingkan kompetitor.
  • Price 
Strategi tentang bagaimana product kita lebih menarik customer dari sisi harga dibandingkan kompetitor.

Biasanya customer lebih tertarik pada product dengan harga yang lebih murah. Selainnya itu dari sisi harga, kita bisa membedakan product kita berdasarkan harga satuan serta harga grosir, syarat pembayaran, diskon/potongan harga, dan sistem buy 1 get 1 free.
  • Promotion 
Strategi tentang bagaimana product kita bisa di kenal oleh customer lewat beberapa cara: 
  • Advertising (Iklan) 
Beriklan bisa dilakukan lewat media berikut ini: 
  1. Media Cetak: Brosur, spanduk, poster, iklan majalah/koran. 
  2. Media TV serta Radio (Broadcast): Iklan TV, Iklan Radio 
  • Sales Promotion 
Promosi lewat acara/pameran yang di gelar di tempat keramaian di mana customer product ada dan juga dilakukan penjualan di tempat.
  • Personal Selling 
Promosi lewat penjualan langsung ke tempat customer ada dengan menawarkan serta kemungkinan untuk dapat mencoba product secara langsung.
  • Public Relation 
Langkah promosi ini cenderung untuk membuat image perusahaan baik dimata customer bukanlah mempromosikan product secara langsung. Biasanya dilakukan oleh perusahaan besar.
  • Placement 
Merupakan langkah untuk mendistribusikan product kita untuk sampai ke tangan customer. System distribusi yang dilakukan bisa secara langsung ke customer atau lewat pedagang perantara seperti wholesaler (pedagang besar) atau retailer (pedagang kecil).
  • People 
Merupakan kriteria sumber daya manusia secara umum yang bisa meningkatkan penjualan product ke customer secara langsung maupun tidak langsung.
  • Process 
Proses yang ditampilkan pada customer supaya customer tertarik untuk membeli. Proses yang bisa ditampilkan seperti proses produksi yang baik maupun proses pelayanan pada customer.
  • Physical Evidence 
Tampilan fisik dan kondisi dari sarana pendukung atau fasilitas dalam menjual product yang bisa dilihat langsung oleh customer. Seperti tempat yang menarik serta bersih untuk restoran.

Bersumber pada marketing mix di atas, perusahaan bisa mengidentifikasikan dirinya dengan beberapa kompetitor/pesaing untuk kemudian memastikan dari beberapa aspek manakah dari ketujuh marketing mix itu, perusahaan mempunyai kelebihan (competitive advantage) dibandingkan kompetitor.

Setelah perusahaan berhasil mengidentifikasikan posisinya "Angkatlah Kelebihan" itu sebagai ”selling point” dalam company profile terutama dari sisi product/service.

Company Profile bisa di buat dalam bentuk cetak (printed), video profile, animasi, ataupun situs integrated.

Fungsi paling utama company profile yaitu sebagai media komunikasi/penyampaian informasi tertentu mengenai perusahaan pada pihak-pihak yang membutuhkan, baik di dalam ataupun di luar perusahaan. Dengan fungsi potensial ini, Company Profile yang efisien paling tidak mesti memuat beberapa hal berikut ini: 
  • Representasi Perusahaan.
Company Profile adalah deskripsi tentang Perusahaan. Design company profile pertama-tama mesti representatif, sesuai sama kesan, karakter serta image yang sudah di bangun dan mau ditampilkan oleh perusahaan.

Biasanya kesan, karakter serta image yang ditampilkan pada company profile itu formal/resmi, konservatif, profesional, mempunyai integritas, kredibel serta akuntabel.

Namun ada pula perusahaan yang ingin lebih terlihat casual, dinamis, egaliter, ramah, hangat serta akrab, berani tampil beda sembari tetap menjaga profesionalitas, integritas, kredibilitas serta akuntabilitas.

Selanjutnya yang menentukan kesan, karakter serta image seperti apa yang akan ditampilkan yaitu karakter dari usaha yang dijalankan oleh perusahaan (company profile satu law firm, contohnya, pastinya akan berbeda dengan animation house), atau preferensi dari top decision maker dalam perusahaan itu.

Kerap ditemukan company profile satu perusahaan yang desainnya sangat tidak umum, lantaran top decision makernya memanglah mendambakan hal yang seperti itu.
  • Informatif 
Tidak hanya representatif, design company profile juga harus dapat membantu agar tiap informasi yang ada ditampilkan dengan benar, akurat, serta lengkap, serta disajikan lewat cara yang menarik, jelas serta gampang untuk dipahami.

Untuk memenuhi kedua hal di atas, pemahaman mengenai penggunaan bentuk (form) serta ruang (space), tipografi, photo/ilustrasi, warna, serta layout yang tepat memegang peranan yang amat penting. Tidak hanya itu butuh di perhatikan juga langkah serta cara distribusi dan penyampaiannya.
  • Struktur 
Walaupun design satu company profile dapat berbeda satu sama lain, namun susunan isinya pada intinya sama.

Biasanya company profile berisi beberapa hal informatif seperti: sejarah perusahaan, profil perusahaan serta divisi/unit-unit usaha yang ada, fiturs (tulisan khusus mengenai kekhasan perusahaan yang layak untuk diangkat), informasi product/jasa yang ada serta daftar client atau proyek yang pernah dilayani atau dikerjakan oleh perusahaan.

Oleh karena adanya digitalisasi serta teknologi media baru seperti diskon serta website, design company profile saat ini udah makin dinamis, dengan variasi kontent yang beragam serta kemudahan untuk mengupdate informasi yang disajikan kapan pun dibutuhkan.
  • Komunikasi 
Company profile dapat dipakai untuk mewakili serta melengkapi komunikasi lisan untuk terwujudnya mutual-understanding.
  • Menghemat waktu transaksi 
Pihak-pihak lain yang terkait dengan usaha perusahaan tidak perlu menanyakan secara detil mengenai perusahaan, product, pasar, visi, misi, posisi keuangan, dan yang lain. Hal semacam itu bisa dipelajari lewat company profile, saat sebelum dan setelah pertemuan.
  • Membangun jati diri serta citra korporat 
Company profile yang dikemas menarik, detil, jelas, serta elegan mencerminkan wajah perusahaan di mata umum sebagai perusahaan yang besar serta bonafid.

Pedoman Pembuatan Company Profile 

  1. Pembuatan company profile mesti faktual, tidak boleh mengada-ada;
  2. Lantaran merupakan deskripsi perusahaan, company profile diupayakan meliputi segala hal sisi perusahaan berdasarkan landasan filosofisnya; serta
  3. Landasan filosofis adalah karakter serta kepribadian. 
  4. Berilah porsi company profile untuk penampilan gambar atau beberapa photo; serta
  5. Untuk company profile dengan media audiovisual, mutunya terdapat pada menarik/tidaknya visualisasi serta tatasuara. 

Keunggulan Media Cetak Company Profile 

  1. Terdokumentasi serta terekam. Publik dapat secara mudah membawa serta menyimpannya. 
  2. Bisa di baca berkali-kali. 
  3. Bisa digabungkan dengan media audiovisual company profile.

Contoh Company Profile

Sumber: magna.in
Contoh 1
Sumber: templatesdoc.com
Contoh 2
Sumber: templatesdoc.com
Demikianlah pembahasan kami mengenai Contoh Company Profile, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Contoh Company Profile di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari referensi dalam membuat Company Profile. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. desiesyworlds.blogspot.co.id 

Pengertian Keluarga : Fungsi, Peranan, Tugas dan Jenis

PENGERTIAN KELUARGA

Kamus besar bahasa Indonesia menyebutkan keluarga adalah ibu, bapak, dan anak-anaknya, satuan kekerabatan yang sangat mendasar di masyarakat, menurut Abu zahra bahwa institusi keluarga mencakup suami, istri, anak-anak dan keturunan mereka, kakek, nenek, saudara kandung dan anak-anak mereka dan mencakup pula saudara kakek, nenek, paman dan bibi serta anak mereka (sepupu).

Keluarga menurut psikologi, keluarga bisa diartikan sebagai dua orang yang berjanji hidup bersama yang memiliki komitmen atas dasar cinta, menjalankan tugas dan fungsi yang saling terkait karena sebuah ikatan batin, atau hubungan perkawinan yang kemudian melahirkan ikatan sedarah, terdapat pula nilai kesepahaman, watak, kepribadian yang satu sama lain saling memengaruhi walaupun terdapat keragaman ketentuan norma, adat, nilai yang di yakini dalam membatasi keluarga dan bukan keluarga.

Keluarga merupakan sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram, aman, damai dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang di antara anggotanya. Suatu ikatan hidup yang didasarkan karena terjadinya perkawinan, juga bisa disebabkan karena persusuan atau muncul perilaku pengasuhan.

Keluarga adalah salah satu kelompok atau kumpulan manusia yang hidup bersama sebagai satu kesatuan atau unit masyarakat terkecil dan biasanya selalu ada hubungan darah, ikatan perkawinan atau ikatan lainnya, tinggal bersama dalam satu rumah yang dipimpin oleh seorang kepala keluarga dan makan dalam satu periuk.

Terdapat beberapa definisi keluarga dari beberapa sumber, yaitu:


  • Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga (Duvall dan Logan, 1986).
  • Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi. Mereka saling berinteraksi satu dengan yang lain, mempunyai peran masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu budaya (Bailon dan Maglaya,1978 ).
  • Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan (Departemen Kesehatan RI, 1988)
  • Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan (Salvicion dan Ara Celis)


Dari pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas 2 orang atau lebih dengan adanya ikatan perkawinan atau pertalian yang hidup dalam satu rumah tangga di bawah asuhan seorang kepala rumah tangga dan berinteraksi diantara sesama anggota keluarga yang setiap anggota keluarga mempunyai peran masing-masing sehingga diciptakan untuk mempertahankan suatu kebudayaan

FUNGSI KELUARGA



  1. Fungsi Pendidikan. Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.
  2. Fungsi Sosialisasi Anak. Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
  3. Fungsi Perlindungan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
  4.  Fungsi Perasaan. Tugas keluarga dalam hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
  5. Fungsi Religius. Tugas keluarga dalam fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain setelah di dunia ini.
  6. Fungsi Ekonomis. Tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga.
  7. Fungsi Rekreatif. Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dsb.
  8. Fungsi Biologis. Tugas keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus.
  9. Memberikan kasih sayang,perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.

PERANAN KELUARGA 

Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.
Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut :


  • Peranan Ayah : Ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. 
  • Peranan Ibu : Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. 
  • Peranan Anak : Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual.

TUGAS POKOK KELUARGA

Pada dasarnya tugas keluarga ada delapan tugas pokok sebagai berikut :


  1. Pemeliharaan fisik keluarga dan para anggotanya. 
  2. Pemeliharaan sumber-sumber daya yang ada dalam keluarga. 
  3. Pembagian tugas masing-masing anggotanya sesuai dengan kedudukannya masing-masing.
  4. Sosialisasi antar anggota keluarga.
  5. Pengaturan jumlah anggota keluarga.
  6. Pemeliharaan ketertiban anggota keluarga.
  7. Penempatan anggota-anggota keluarga dalam masyarakat yang lebih luas.
  8. Membangkitkan dorongan dan semangat para anggotanya.

JENIS - JENIS KELUARGA

Secara umum, keluarga dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu keluarga inti, keluarga konjugal, dan keluarga luas.


  • Keluarga Inti

Keluarga inti merupakan jenis keluarga yang paling dasar sekaligus paling kecil cakupannya. Meskipun begitu, keluarga inti merupakan jenis keluarga yang memegang peranan terbesar dalam kehidupan setiap orang. Jenis keuarga ini hanya terdiri atas ayah, ibu, dan anak.


  • Keluarga Konjugal

Jenis keluarga konjugal merupakan keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, anak, yang dilengkapi dengan keberadaan / interaksi dari orang tua ayah atau pun ibu (kakek, nenek). Dibandingkan dengan keluarga inti, cakupan keluarga konjugal cenderung jauh lebih luas dan juga lebih kompleks.


  • Keluarga Luas

Keluarga luas merupakan jenis keluarga dengan jumlah personil dan juga luas cakupan paling besar. Keluarga luas terdiri dari personil keluarga konjugal yang telah dilengkapi dengan keberadaan kerabat yang lebih kompleks seperti paman, bibi, sepupu, dan berbagai personel keluarga lainnya.

Teknik dan Bentuk Senam Lantai

Senam dapat diartikan sebagi setiap bentuk pembelajaran fisik yang disusun secara sistematis dengan melibatkan gerakan-gerakan yang terpilih dan terencana untuk mencapai tujuan tertentu. Dari arti itu, kita dapat melihat bahwa olahraga senam mempunyai sistematika tersendiri, serta mempunyai tujuan yang hendak dicapai seperti daya tahan, kekuatan, kelenturan, koordinasi, atau bisa juga diperluas untuk membentuk prestasi, membentuk tubuh yang ideal dan memelihara kesehatan. Menurut FIG (Federation Internationale Gymnatiqua) senam dapat dikelompokkan menjadi: Senam Artistik (artistic gymnastics), Senam ritmik (sportive rhymic gymnastics), dan Senam umum (general gymnastics).

Senam lantai adalah satu dari rumpun senam. Sesuai dengan istilah lantai, maka gerakan-gerakan/bentuk pembelajarannya dilakukan di lantai. Jadi lantai/ matraslah yang merupakan alat yang dipergunakan. Senam lantai disebut juga dengan istilah pembelajaran bebas. Tujuan melakukan senam lantai selain untuk meningkatkan kemampuan melakukan bentuk-bentuk gerakan senam lantai sendiri juga sebagai pembelajaran pembentukan kemampuan untuk melakukan gerakan senam dengan alat.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari senam lantai adalah sebagai berikut.
  1. Hendaknya selalu menggunakan matras atau tempat yang aman.
  2. Matras harus diletakkan di atas tanah atau lantai yang rata dan aman dari bahaya yang mencelakakan anak.
  3. Letakkan matras jauh dari dinding atau benda-benda lain yang akan menyebabkan benturan.
  4. Periksa matras dan keamanan disekitarnya yang mungkin dapat mengganggu peserta didik.
  5. Pembelajaran dilakukan dari gerakan yang mudah dahulu atau tahap demi tahap.
  6. Sebelum melakukan pembelajaran senam lantai hendaknya melakukan senam pemanasan yang cukup.
  7. Peserta didik dilarang melakukan pembelajaran sendiri di luar pengawasan guru, kecuali ada peserta didik yang dianggap dapat membantu dan menguasai gerakan senam lantai dengan benar.
  8. Agar matras tidak cepat rusak, hendaknya matras dijaga sebaik mungkin dan jaga kesebersihannya serta disimpan di tempat yang aman.
Manfaat Latihan Kebugaran Jasmani
  1. Manfaat Fisik. Senam adalah kegiatan utama yang paling bermanfaat untuk mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak. Melalui berbagai kegiatannya, peserta didik akan berkembang daya tahan otot, kekuatan, power, kelentukan, koordinasi, kelincahan, dan keseimbangannya.
  2. Manfaat Mental dan Sosial. Ketika mengikuti senam, peserta didik dituntut untuk berpikir sendiri tentang pengembangan keterampilannya. Untuk itu, peserta didik harus mampu menggunakan kemampuan berpikirnya secara kreatif melalui pemecahan masalah-masalah gerak. Dengan demikian, peserta didik akan berkembang kemampuan mentalnya.
Rol depan
Gerakan guling depan (forward roll) adalah gerakan mengguling atau. menggelinding ke depan membulat. Jadi dalam gerakan guling depan gerakan tubuh harus dibulatkan. Pembelajaran guling depan dapat terbagi atas dua bagian yaitu : guling depan dengan sikap awal jongkok dan guling depan dengan sikap awal berdiri. Cara melakukan guling depan sikap jongkok sebagai berikut:
  1. Sikap permulaan jongkok,kedua tangan menumpu pada matras selebar bahu.
  2. Kedua kaki diluruskan, siku tangan ditekuk, kepala dilipat sampai dagu menyentuh dada.
  3. Mengguling ke depan dengan mendaratkan tengkuk terlebih dahulu dan kedua kaki di lipat rapat pada dada.
  4. Kedua tangan melemaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan berusaha bangun.
  5. Kembali berusaha bangun.
Sedangkan cara melakukan uling depan sikap berdiri adalah sebagai berikut :
  1. Sikap awal berdiri dengan kedua kaki rapat, lalu letakkan kedua telapak tangan di atas matras selebar bahu, di depan ujung kaki sejauh ± 50 cm. 
  2. Bengkokkan kedua tangan, lalu letakkan pundak di atas matras dan kepala dilipat sampai dagu menempel bagian dada. 
  3. Selanjutnya dengan, berguling ke depan, yaitu saat panggul menyentuh matras lipat kedua kaki dan pegang tulang kering dengan kedua tangan menuju ke posisi jongkok.
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan gerakan guling depan adalah sebagai berikut. Kedua tangan yang bertumpu tidak tepat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat) dengan ujung kaki. Tumpuan salah satu atau kedua tangan kurang kuat sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan akibatnya badan jatuh ke samping. Bahu tidak diletakkan di atas matras saat tangan dibengkokkan. Saat gerakan berguling ke depan, kedua tangan tidak ikut menolak.
rol depan
Rol Belakang
Guling ke belakang (back roll) adalah menggelundung ke belakang, posisi badan tetap harus membulat yaitu kaki dilipat, lutut tetap melekat di dada, kepala ditundukkan sampai dagu melekat di dada. Gerakan guling ke belakang dapat dilakukan dengan cara guling ke belakang dengan sikap jongkok. Cara melakukan guling ke belakang sikap jongkok adalah sebagai berikut:
  1. Sikap awal jongkok, kedua kaki rapat, letakkan lutut ke dada. 
  2. Kedua tangan menumpu di depan ujung kaki kira-kira 40 cm.
  3. Kemudian, bengkokkan kedua tangan, letakkan pundak pada matras dengan menundukkan kepala dan dagu sampai ke dada. 
  4. Setelah itu, lakukan gerakan berguling ke depan. 
  5. Ketika panggul menyentuh matras, peganglah tulang kering dengan kedua tangan menuju posisi jongkok.
Cara melakukan Aktivitas guling depan dari sikap berdiri adalah sebagai berikut.
  1. Sikap awal berdiri dengan kedua kaki rapat, lalu letakkan kedua telapak tangan di atas matras selebar bahu, di depan ujung kaki sejauh ± 50 cm. 
  2. Bengkokkan kedua tangan, lalu letakkan pundak di atas matras dan kepala dilipat sampai dagu menempel bagian dada. 
  3. Selanjutnya dengan, berguling ke depan, yaitu saat panggul menyentuh matras lipat kedua kaki dan pegang tulang kering dengan kedua tangan menuju ke posisi jongkok.
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan gerakan guling depan adalah sebagai berikut. Kedua tangan yang bertumpu tidak tepat (dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit, terlalu jauh atau terlalu dekat) dengan ujung kaki. Tumpuan salah satu atau kedua tangan kurang kuat sehingga keseimbangan badan kurang sempurna dan akibatnya badan jatuh ke samping. Bahu tidak diletakkan di atas matras saat tangan dibengkokkan. Saat gerakan berguling ke depan, kedua tangan tidak ikut menolak.

Guling Lenting
Guling lenting adalah suatu gerakan melentingkan badan ke depan atas dengan lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan. Tolakan tersebut dimulai dari sikap setengah guling ke belakang/setengah guling ke depan dengan kedua kaki rapat dan lutut lurus. Guling lenting atau Neckspring adalah gerakan melentingkan badan ke atas depan dengan cara melemparkan atau melecutkan kedua kaki dan tolakan dua tangan. Berikut ini Cara Melakukan Gerakan Guling Lenting Dalam Senam Lantai, adalah sebagai berikut :
guling lenting
  1. Sikap permulaan tidur terlentang, kedua kaki lurus dan rapat, kedua tangan dan sisi badan.
  2. Guling kebelakang, kedua tungkai lurus, sehingga kaki dekat kepala, siku dibengkokkan, telapak tangan bertumpu / menopang pada matras / lantai disisi telinga.
  3. Guling kedepan, bersamaan dengan itu tolakan / lecutkan tungkai keatas depan dan tolakkan kedua tangan, sehingga badan melayang seperti membuat busur.
  4. Gerakan mendarat dengan kedua kaki rapat dan gerakan pinggul didorong ke depan, kemudian diikuti dengan gerakan badan mengikuti arah rotasi gerakan.
      Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat melakukan guling lenting
      1. Pada saat kedua kaki dilemparkan, kedua lutut bengkok
      2. Kedua kaki terbuka / tidak rapat.
      3. Badan kurang melenting atau terlalu melenting (membusur)
      4. Kurang tolakan tangan
      Lompat Harimau
      Loncat harimau adalah suatu gerakan yang menyerupai gerak guling depan, hanya saja gerakannya dilakukan dengan awalan suatu loncatan jauh ke depan dan mendarat dengan kedua lengan dan berguling seperti pada guling depan. Latihan loncat harimau dapat dilakukan dengan tahapan gerak seperti berikut.

      Sikap awal:
      1. Berdiri tegak kemudian mengambil sikap siap berlari dengan kecepatan tertentu.
      2. Jarak pengambilan awalan bisa bervariasi beberapa langkah atau banyak langkah tergantung ketinggian penanda yang ada.
      b) Rangkaian loncat harimau dan berguling ke depan:
      1. Mengambil posisi berdiri tegak kemudian berlari cepat.
      2. Setelah mendekati penanda segera melakukan tolakan dengan menumpu pada kedua kaki.
      3. Badan terangkat keatas atau meloncat melewati penanda yang ada, setelah melewati penanda tangan bersiap-siap untuk menumpu pada matras diikuti tengkuk kemudian punggung yang menyentuh matras dilanjutkan dengan gerakan guling ke depan.
      c) Sikap akhir
      1. Melakukan guling depan sampai 2 atau 3 kali,kemudian kembali ke posisi jongkok,
      2. Kedua kaki menapak sempurna, tangan lurus kedepan badan tidak terjatuh ke samping kanan atau ke samping kiri, kemudian berdiri tegak,kembali ke sikap.
      Berdiri dengan Kepala (Headstand)
      Headstand adalah posisi keseimbangan yang memanfaatkan kekuatan kedua lengan dan kepala (otot leher) sebagai titik tumpunya. Posisi ini diawali dari posisi jongkok dan menempatkan ujung kepala dan kedua telapak tangan di lantai. Ketika titik tumpu (kepala dan kedua lengan) sudah siap, pelan-pelan titik berat badan dipindahkan ke titik tumpu dan secara perlahan mengangkat kedua kaki yang dibengkokkan ke atas, sehingga panggul dan kedua kaki berada di atas kepala. Kemudian, secara perlahan pula, luruskan kedua kaki hingga terbentuk posisi badan dan kaki lurus membentuk satu garis Berdiri dengan kepala adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan ditopang oleh kedua tangan.
      1. Sikap permulaan membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan. Dahi dan tangan membentuk segitiga sama sisi.
      2. Angkat tungkai ke atas satu per satu bersamaan. Untuk menjaga agar badan tidak mengguling ke depan, panggul ke depan, dan punggung membusur.
      3. Berakhir pada sikap badan tegak, dan tungkai rapat lurus ke atas.
      Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan : saat melakukan headstand yaitu: :
      1. Penempatan kedua tangan dan kepala tidak  membentuk titik-titik segitiga sama sisi.
      2. Kekakuan pada leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha.
      3. Otot-otot leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha kurang kuat.
      4. Akibat dari poin b dan c diatas menyebabkan kurangnya koordinasi dan keseimbangan e. Alas dasar/lantai tempat kepala bertumpu terlalu keras sehingga menimbulkan rasa sakit.
      5. Terlalu cepat/kuat pada saat menolak
      6. Sikap tangan yang salah, yaitu jari tangan tidak menghadap kedepan
      Berdiri Atas Tangan (Handstand)
      Hands stand adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kedua tangan ,kedua kaki rapat dan lurus ke atas .suatu hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan hands stand adalah harus di lakukan di atas landasan atau alas yang keras (misal lantai).karena akan memudahkan dalam bertumpu,jika dibandingkan melakukannya di atas alas yang lunak (misal kasur). Cara melakukan gerakan handstand yaitu:
      1. Berdiri tegak kaki diceraikan ke muka dan belakang.
      2. Bungkukkan badan, tangan menumpu selebar bahu, lengan lurus, pandangan agak ke depan, pantat diangkat setinggi-tinginya, tungkai ke depan bengkok, sedang tungkai belakang lurus.
      3. Ayunkan tungkai belakang ke atas diikuti tungkai yang lain.
      4. Kedua tungkai rapat clan lurus, membentuk satu garis dengan badan dan lengan.
      5. Pertahankan keseimbangan.
      6. Turunkan kembali kedua kaki ke lantai, satu per satu dan kembali ke posisi awal.
      Berikut ini beberapa kesalahan dalam melakukan gerakan handstand, yaitu : Pinggang terlalu melenting; Kepala kurang menengadah; Siku bengkok; Penempatan tangan di lantai kurang atau terlalu lebar; Arah jari tangan tidak ke depan dan jari tangan terlalu rapat; Ayunan kaki ke atas kurang baik; Pada saat mengayun kaki ke atas bahu mundur ke belakang; Otot leher, bahu, pinggang tegang sehingga menghambat gerakan; Kurang usaha mempertahankan sikap hanstand; dan Waktu roboh melepaskan tumpuan tangan atau tidak melakukan guling depan.

      Meroda
      Meroda merupakan gerakan tubuh  ke samping, baik ke arah kanan maupun ke kiri dengan menggunakan tumpuan kedua tangan dan kedua kaki secara bergantian, dengan merentangkan kedua tangan dan kedua kaki. Pada saat melakukan gerakan meroda, tubuh kita berputar seperti roda yang digelindingkan, dengan kedua tangan dan kedua kaki berperan sebagai ruji-rujinya. 

      Sikap permulaan magi yang baru belajar, berdiri menyampingi arah gerakan, kedua kaki dibuka lebar, kedua lengan lurus ke atas di samping kepala serong ke samping dan telapak tangan menghadap ke atas Cara Melakukan Gerakan Meroda
      1. Berdiri dengan sikap menyamping arah gerakan, kedua tangan di buka membentuk huruf "V" dan kedua kaki di buka selebar bahu. Leher rileks dan pandangan ke arah depan.
      2. Gerakan badan ke samping kiri , letakan telapak tangan kiri ke samping kiri, dilanjutkna dengan mengangkat atau melempar kaki kanan ke atas dengan arah ke samping kiri disusul oleh kaki kiri, 
      3. Gerakan selanjutnya meletakan tangan kanan di samping tangan kiri dengan jarak dua kali lebar bahu. sehingga posisi badan terbalik berdiri menggunakan kedua tangan.
      4. Gerakan lanjtuan turunkan kaki kanan disusul kaki kiri sehingga kembali ke posisi semula.
      Ketika terjadi kesalahan saat melakukan gerakan meroda dan terjadi cedera maka harus segera diberikan pertolongan. Berikut ini Cara Memberikan Pertolongan saat terjadi kesalahan dalam melakukan gerakan meroda.
      1. Satu orang teman memberikan bantuan dengan cara berdiri di belakang orang yang melakukan gerakan meroda (tidak terlalu jauh dari yang melakukan meroda).
      2. Pada saat badan dan kedua kaki yang melakukan meroda terangkat ke atas, maka si teman segera memegang kedua sisi pinggulnya.
      3. Pada waktu gerakan meroda ke samping, teman tetap memegang kedua sisi pinggulnya sampai kedua kaki menumpu di lantai.
      Round Off
      Round off adalah suatu satuan gerakan yang terdiri dari melakukan hand stand dengan berputar pada sumbu tegak. Menolak dengan ke 2 tangan tumpuan pada saat ke 2 kaki akan mendarat di lantai.

      Cara melakukan gerakan round off
      1. Melakukan hand stand (bagi anak yang belum bisa melakukan hand stand dilakukan dengan bantuan). Sikap awal badan tegap dan pandangan ke depan kemudian angkat kedua tangan ke atas Mengangkat kaki kiri dan meletakkannya ke matras.
      2. Kemudian tangan kiri yang diangkat ditempatkan ke matras , kemudian disusul tangan yang kanan disisi tangan kiri (posisi telapak tangan kanan tegak lurus terhadap telapak tangan kiri), badan berputar pada sumbu tegak..
      3. Kemudian melakukan hand stand dengan meletakkan ke 2 tangan menghadap arah datang, jadi pada saat ke 2 tangan menolak ke matras kedua kaki lurus keatas menyerupai huruf V
      4. Pada saat ke 2 kaki rapat akan turun dengan tolakan ke 2 tangan meninggalkan lantai.
      5. Jatuhkan kedua kaki secara bersamaan ke matras dengan kedua tangan rileks di samping badan.
      Loncat Kangkang
      Loncat kangkang adalah gerakan melompati suatu alat dengan cara bertumpu pada alat tersebut. Dalam latihan gerakan ini dapat dapat dilakukan pada peti lompat atau pada teman yang membungkuk. Cara melakukan loncat kangkang:
      1. Awalan lari cepat badan condong ke depan.
      2. Kedua kaki menolak pada papan tolak sekuat-kuatnya disertai ayunan dari belakang bawah ke depan. Badan lurus, tungkai dipisahkan.
      3. Saat tangan menyentuh pada bagian pangkal kuda-kuda segera menolak sekuat-kuatnya.
      4. Badan melayang di atas kuda-kuda sikap lurus, lengan direntangkan, tungkai lurus dipisahkan (dibuka lebar) pandangan ke depan.
      5. Mendarat dengan ujung kaki mengeper lengan direntangkan ke atas.
      Berikut ini beberapa kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan lompat kangkang.
      1. Setelah menolakkan kaki pada papan tolak, tungkai kurang terangkat/ tinggi badan kurang lurus.
      2. Saat tangan bertumpu, kepala terlalu ke depan sehingga lengan tidak lurus dengan badan.
      3. Panggul kurang diangkat (tinggi) sehingga tidak berhasil membuat sikap kangkang di atas peti.
      4. Lutut bengkok.
      5. Kepala dan dada tidak terangkat pada saat tangan menyentuh peti lompat.
      6. Lengan tidak lurus.
      Lompat Jongkok
      Teknik gerakannya sama dengan lompat kangkang menggunakan kuda-kuda, tetapi karena peti lompat lebih panjang maka memerlukan awalan yang lebih panjang dan tolakan yang lebih kuat lagi.
      Cara melakukan lompat jongkok:
      1. Awalan lari cepat badan condong ke depan.
      2. Kedua kaki menolak pada papan tolak sekuat-kuatnya, badan condong ke depan dan kedua tangan diayun ke depan dengan sasaran tumpuan tangan pada ujung akhir bagian peti lompat.
      3. Saat melayang badan lurus kaki rapat, kemudian dengan tangan lurus menumpu pada peti lompat.
      4. Kedua tangan menolak kuat pada peti lompat dan dibuka selebar bahu, kemudian kedua kaki ditekuk di dekatkan pada dada dan masuk di antara kedua lengan.
      5. Luruskan badan dan kedua kaki rapat,sesaat sebelum mendarat, pandangan tetap ke depan.
      6. Mendarat lunak, pertahankan keseimbangan.
      Kayang
      Kayang adalah posisi kaki bertumpu dengan empat titik dalam keadaan terbalik dengan meregang dan mengangkat perut dan panggul. Nilai dari pada gerakan kayang yaitu dengan menempatkan kaki lebih tinggi memberikan tekanan pada bahu dan sedikit pada pinggang. Manfaat dari gerakan kayang adalah untuk meningkatkan kelentukan bahu,bukan kelentukan pinggang. Cara melakuka ngerakan kayang dengan sikap awal berdiri adalah sebagai berikut.
      1. Sikap permulaan berdiri, keduan tangan menumpu pada pinggul.
      2. Kedua kaki ditekuk, siku tangan ditekuk, kepala di lipat ke belakang.
      3. Kedua tangan diputar ke belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan.
      4. Posisi badan melengkung bagai busur.
      Kayang dari sikap tidur dapat dilkukan dengan cara cebagai berikut :
      1. Sikap awal : tidur telentang kedua lutut ditekuk, kedua tumit rapat pada pinggul, kedua siku ditekuk dan telapak tangan melekat pada matras/lantai, ibu jari disamping telinga
      2. Gerakan ; Badan diangkat keatas, kedua tangan dan kaki lurus. Masukkan kepala diantara 2 tangan.
      3. Tahan dan usahakan kedua telapak tangan menyentuh dan menapak pada matras/lantai.
      Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan kayang yaitu :
      1. Jarak kedua tangan dan kaki terlalu jauh
      2. Siku-siku bengkok disebabkan kekakuan persendian siku dan bahu
      3. Badan kurang melengkung (membusur), disebabkan kurang lemas/lentuknya bagian punggung dan kekakuan pada otot perut
      4. Sikap kepala yang terlalu menengadah
      5. Kurang keseimbangan.
      Sikap Lilin
      Sikap lilin adalah sikap yang dibuat dari sikap semula tidur telentang kemudian mengangkat kedua kaki (rapat) lurus ke atas dengan kedua tangan menopang pinggang
      1. Sikap awal :Tidur telentang dengan lengan di samping badan dan pandangan ke atas, kedua tangan memegang pinggang merapat lantai atau matras.
      2. Gerakan: Kedua kaki rapat diangkat lurus ke atas, punggung, tungkai, serta jari-jarinya menuju ke atas, sedang yang menjadi landasan adalah seluruh pundak dan dibantu oleh kedua lengan yang mendorong pinggul bagian belakang. Siku menempel pada lantai atau matras.
      Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan sikap lilin yaitu :
      1. Pinggang hanya ditopang dengan ibu jari
      2. Kedua kaki condong kebelakang, sehingga berat untuk ditopang dan tidak dapat bertahan dalam waktu yang lama
      3. Kedua kaki condong kedepan
      4. Penempatan siku-siku tangan terlalu keluar dari garis lebar badan
      5. Tidak/kurang bertumpu pada pundak