Showing posts sorted by relevance for query siklus krebs. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query siklus krebs. Sort by date Show all posts

Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim

Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim. Pengertian Enzim, Fungsi Enzim, Sifat Enzim, Berbagai Macam Enzim, dan Penjelasan Lengkap mengenai segala hal yang berkaitan dengan Enzim.

Pengertian Enzim 

Sumber: wikiwand.com
Enzim yaitu satu biomolekul yang berbentuk protein serta berupa bulat. Enzim terbagi dalam satu atau lebih rantai polipeptida.

Enzim ini akan merubah senyawa serta mempercepat proses reaksi dengan merubah molekul awal yang dikenali serta diikat secara khusus oleh enzim (substrat) jadi molekul lain (product). Kekuatan enzim untuk mengaktifkan senyawa lain lewat cara khusus disebut juga dengan biokatalisator.

Ikatan enzim dengan substrat yaitu satu ikatan yang khusus, jadi cuma enzim-enzim spesifik yang bisa mengikat substrat tertentu. Kemudian barulah substrat itu aktif serta barulah terbentuk perubahan kimiawi.

Secara umum, Pengertian Enzim yaitu molekul protein kompleks yang dihasilkan dari sel hidup yang berperan sebagai katalisator dalam proses kimia dalam tubuh makhluk hidup.

Enzim tidak bisa bereaksi namun cuma bisa mempercepat proses reaksi, namun susunan enzim tidak berubah baik itu saat sebelum dan setelah reaksi, dengan hal tersebut, enzim tidak memengaruhi keseimbangan reaksi dalam peranannya.

Enzim disentetis dalam bentuk calon enzim yang tidak aktif (zimogen) lantas diaktifkan pada lingkungan dengan keadaan yang baik/tepat. Susunan Enzim yang tersusun jadi dua sisi yang sama-sama berpasangan yakni apoenzim serta gugus prostetik diantaranya sebagai berikut ini:

Apoenzim 
Sumber: jenerik.xyz
Apoenzim yaitu sisi protein enzim yang sifatnya tidak tahan panas, serta berperan sebagai penentu kekhususan dari enzim. Misalnya: dari substrak yang sama bisa jadi senyawa berbeda yang tergantung dari enzimnya

Koensim 
Sumber: bitkiselkremler.net
Koensim yaitu ko-faktor molekul organik kecil yang tahan panas dan memiliki kandungan ribosa serta fosfat dan larut di air. Koensim bisa disebut juga dengan gugus prostetik jika terikat oleh apoenzim, namun koenzim gampang terpisah dari apoenzim.

Manfaat koenzim yaitu sebagai penentu karakter serta reaksinya. Misalnya: Koensim NADP (Nicotiamida adenin Denukleotid Phosfat), reaksinya yaitu dehidrogenase. Dalam soal ini NADP berperan sebagai akseptor hidrogen/penerima.

Macam-Macam Enzim 

Macam-Macam Enzim Berdasarkan Penggolongannya

Golongan Enzim Karbohidrase 
Sumber: trobos.com
  1. Enzim Amilase yaitu enzim yang bertindak merubah amilum/polisakarida jadi senyawa maltosa yakni senyawa disakarida. 
  2. Enzim Sukrase yaitu enzim yang bertindak merubah sukrosa jadi glukosa serta fruktosa 
  3. Enzim Laktosa yaitu enzim yang bertindak merubah senyawa laktosa jadi glukosa serta galaktosa 
  4. Enzim Maltosa yaitu enzim yang bertindak serta berperan mengurai maltosa jadi senyawa glukosa 
  5. Enzim Selulosa yaitu enzim yang bertindak mengurai selulosa/polisakarida jadi senyawa selabiosa atau disakarida 
  6. Enzim Pektinase yaitu enzim yang bertindak atau berperan merubah petin jadi senyawa asam pektin 
Golongan Enzim Protease 
Sumber: jokowarino.id
  1. Enzim tripsin yaitu enzim yang berperan mengurai pepton jadi senyawa asam amino 
  2. Enzim peptidase yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi senyawa peptide jadi senyawa asam amino 
  3. Enzim renin yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi senyawa kasein serta susu 
  4. Enzim galaktase yaitu enzim yang bertindak mengurai senyawa gelatin 
  5. Enzim entrokinase yaitu enzim yang berperan dalam mengurai senyawa pepton jadi sentawa asam amino 
  6. Enzim pepsin yaitu enzim yang bertindak dalam memecah senyawa protein jadi asam amino 
Golongan Enzim Esterase 
  1. Enzim lipase yaitu enzim yang bertindak atau berperan dalam mengurangi lemak jadi senyawa gliserol serta asam lemak. 
  2. Enzim fostatase yaitu enzim yang berperan dalam mengurangi ester serta mendorong pelepasan asam fosfor. 
Macam-Macam Enzim Berdasarkan Proses Metabolisme atau Tipe Reaksi Kimia yang Dikatalis 
  1. Enzim katalase yaitu enzim yang berperan dalam membantu merubah hidrogen peroksida jadi H2O (air) serta O2 (Oksigen) 
  2. Enzim oksidase yaitu enzim yang berperan mempercepat penggabungan oksigen (O2) pada substrat spesifik yang sewaktu bersamaan juga mereduksikan oksigen (O2), hingga membentuk air (H2O). 
  3. Enzim hidrase yaitu enzim yang berperan memberi atau mengurangi air (H2O) dari senyawa spesifik tanpa mengakibatkan terurainya senyawa yang berkaitan. Misalnya: akonitase, fumarase, serta enolase. 
  4. Enzim dehidrogenase yaitu enzim yang berperan dalam memindahkan hidrogen dari sebuah zat ke zat yang lain. 
  5. Enzim transphosforilase yaitu enzim yang berperan dalam memindahkan H3PO4 dari molekul satu ke molekul yang lain yang dibantu oleh ion Mg2+. 
  6. Enzim karbosilase yaitu enzim yang berperan dalam merubah asam organik secara bolak balik. Misalnya: merubah asam piruvat jadi asetaldehida yang dibantu oleh karbosilase piruvat 
  7. Enzim desmolase yaitu enzim yang berperan dalam membantu perpindahan/penggabungan ikatan karbon. Contoh: aldolase diubah dalam pemecahan fruktosa jadi gliseraldehida serta dehidroksiaseton 
  8. Enzim peroksida yaitu enzim yang berperan dalam membantu oksidasi senyawa fenolat, sedangkan dari oksigen yang dipakai, di ambil dari H2O2. 
Macam-Macam Enzim Pencernaan Manusia dan Fungsinya 

Enzim dalam pencernaan manusia ada dalam beberapa organ tubuh yang menghasilkan enzim, yakni mulut, lambung, usus halus, serta pankreas.

Macam-Macam Enzim Mulut 
  • Enzim ptialin berperan dalam merubah amilum jadi maltosa 
Macam-Macam Enzim Lambung 
  • Enzim renin berperan merubah kasionogen jadi kasein (protein susu) serta mengendapkan kasein susu 
  • Enzim pepsin berperan dalam merubah protein jadi pepton 
  • Enzim lipase gastrik berperan dalam merubah trigliserida jadi asam lemak 
Macam-Macam Enzim Usus Halus 
  • Enzim maltase berperan dalam merubah maltosa jadi glukosa 
  • Enzim laktase berperan dalam merubah laktosa jadi glukosa serta galaktosa 
  • Enzim lipase berperan dalam merubah lemak jadi asam lemak serta gliserol 
  • Enzim peptidase berperan dalam merubah polipeptida jadi asam amino 
  • Enzim enterokinase berperan dalam merubah tripsinogen jadi tripsin 
  • Enzim sukrase berperan dalam merubah sukrosa jadi glukosa serta fruktosa 
Macam-Macam Enzim Pankreas 
  • Enzim amilase berperan dalam menguraikan amilum jadi maltosa atau disakarida 
  • Enzim tripsin berperan dalam merubah pepton (protein) jadi asam amino 
  • Enzim lipase pankreas berperan dalam melakukan imulsi lemak jadi asam lemak serta gliserol 
  • Enzim karbohidrase berperan dalam mengolah amilum jadi maltosa atau disakarida lainnya 

Fungsi Enzim 

Manfaat Enzim yaitu sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya laju satu reaksi. Di dalam tubuh manusia, enzim berperan untuk memperlancar proses pencernaan. Diawali dari:

Mulut
Sumber: riauaktual.com
  • Enzim Amilase, ada di dalam saliva (air ludah), dihasilkan oleh kelenjar parotis (kelenjar ludah) serta pankreas. Manfaat untuk merubah amilum jadi maltosa (molekul yang lebih sederhana). Misalnya bila kita makan nasi serta mengunyahnya selama 3 menit atau lebih, kita dapat merasakan rasa manis. Hal itu terjadi lantaran ada dampak dari enzim amilase 
Lambung
Sumber: wahanaguru.blogspot.co.id/
  • Enzim Renin, ada di dalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Manfaat untuk merubah kaseinogen jadi kasein. 
  • Enzim Pepsin, ada di dalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Manfaat untuk merubah protein jadi pepton, proteosa serta polipeptida. 
  • Enzim Lipase, berperan dalam merubah trigliserida jadi asam lemak 
Usus Halus
Sumber: budisma.net
  • Enzim Laktase, manfaat merubah laktosa jadi galaktosa serta glukosa 
  • Enzim Maltase, manfaat merubah maltosa (hasil dari kerja Amilase disaliva) jadi glukosa 
  • Enzim Lipase, manfaat merubah lemak jadi gliserol serta asam lemak 
  • Enzim Enterokinase, manfaat merubah tripsinogen jadi tripsin 
  • Enzim Peptidase, manfaat merubah polipeptida (hasil dari kerja Tripsin dipankreas) jadi asam amino (protein yang diserap ke dalam darah) 
  • Enzim Sukrase, manfaat merubah sukrosa (didapat dari mengkonsumsi buah-buahan seperti tebu dan lain-lain) jadi fruktosa serta glukosa 
Pankreas
Sumber: artikelsiana.comartikelsiana.com
  • Enzim Tripsin, manfaat merubah protein jadi polipeptida 
  • Enzim Lipase, manfaat merubah lemak jadi asam lemak serta gliserol (supaya bisa diolah) 
  • Enzim Amilase, manfaat merubah amilum jadi maltosa atau disakarida 
  • Enzim Karbohidrase, manfaat mengolah amilum jadi maltosa
Sifat Enzim 
  1. Enzim cuma disintesis oleh sel serta di dalam sel 
  2. Enzim ini memiliki tempat spesial di dalam sel, umpamanya enzim pada siklus Krebs terdapat di dalam matriks ekstraseluler, sedangkan enzim pada proses glikolisis terdapat pada sitoplasma sel 
  3. Enzim cuma akan diproduksi atau di sintesis bila sel mempunyaui gen untuk enzim tersebut 
  4. Suhu enzim yaitu sama juga dengan sel, kecepatan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim bertambah bersamaan dengan peningkatan suhu. Pada suhu yang sangat tinggi enzim akan mengalami denaturasi. 
  5. Sedangkan pada suhu 0 derajat celsius, enzim jadi tidak aktif. 
  6. Tingkat keasaman enzim pada lingkungan sekitarnya yaitu netral (tidak asam ataupun basa). 
  7. Pada saat pH sangat asam ataupun sangat basa, enzim jadi kurang aktif. 
  8. Makin tinggi konsentrasi enzim, reaksi akan bertambah sampai batas-batas tertentu 
  9. Kecepatan laju reaksi akan bertambah apabila konsentrasi subtrat bertambah pula 
  10. Enzim amat spesifik akan ikatannya pada molekul 
  11. Enzim tidak merubah sebuah tetapan proses reaksi, akan tetapi cuma mempercepat tercapainya tetapan tersebut 
  12. Enzim bisa mempercepat proses laju reaksi 107 – 1013 kali 
  13. Enzim memiliki karakter biokatalisator. Katalis yakni kapabilitas memindahkan atau membawa sebuah senyawa/molekul ke kondisi yang lain 
  14. Secara umum, enzim memiliki empat karakter khas, yang mana suatu hal bisa disebut juga dengan enzim bila memiliki empat karakter berikut ini, yang terbagi dalam: 
Protein

Semua karakter protein yaitu sama juga dengan enzim, akan tetapi karakter enzim tidak berlaku untuk protein. Oleh sebab itu nyaris lebih dari separuh jumlah protein di dalam sel adalah enzim.

Katalis

Enzim adalah katalis yang bisa merubah laju reaksi, dengan tanpa ikut bereaksi. Kegiatan enzim bisa di atur. Enzim dapat meningkatkan laju reaksi pada keadaan yang umum, yakni dari tekanan, suhu, serta pH. Tingkat katalisasi yang didapatkan dari enzim juga lebih tinggi di banding katalis umum dalam segi peningkatan laju reaksinya.

Aktif

Molekul yang awalannya hanya substrat diaktifkan jadi product oleh enzim. Molekul yang teraktivasi ini akan mengalami kenaikan dalam sisi energi kinetiknya.

Spesifik

Enzim spesifik cuma dapat mengikat substrat spesifik (khusus) juga, hingga barulah terjadi pengaktifan substrat serta perubahan kimiawi juga terjadi pada molekul atau senyawa yang diikat.

Struktur Enzim

Enzim disebut juga dengan Holoenzim, yang terbagi jadi dua, yakni apoenzim serta kofaktor.
Apoenzim adalah penyusun paling utama enzim, yakni sisi enzim aktif yang terdiri atas protein yang miliki sifat tidak stabil serta mudah berubah.

Hingga diperlukan kofaktor untuk melindungi fungsi enzim tetap normal. Kofaktor adalah satu komponen berbentuk molekul yang miliki sifat nonprotein. Kofaktor dapat memiliki ikatan yang kuat ataupun lemah pada protein enzim.

Bila kofaktor memiliki ikatan yang kuat dengan protein enzim, disebut juga dengan prostetik. Bila kofaktor terdiri atas molekul organik nonprotein yang terikat secara tidak kuat/renggang pada protein enzim, maka disebut juga dengan koenzim.

Kofaktor terbagi jadi dua lagi, yakni molekul organik serta non-organik. Molekul organik (koenzim) misalnya yaitu Vitamin. Sedangkan molekul non-organik (ion logam) misalnya yaitu Fe+2, Mn+2

Akan tetapi, perlu untuk di ketahui, kalau tidak seluruh enzim mempunyai susunan yang komplit (mempunyai apoenzim serta kofaktornya). Misalnya saja seperti enzim ribonuklease pankreas yang cuma terdiri atas polipeptida saja, serta tidak memiliki kandungan gugus kimiawi lain.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Pengertian, Fungsi, Sifat, dan Macam–Macam Enzim, untuk berbagai informasi yang kami sajikan pada kesempatan ini, harapannya semoga Postingan kali ini mengenai Macam-Macam Enzim di atas sedikitnya dapat menambah pengetahuan tersendiri bagi anda para pembaca.

Khususnya bagi anda yang saat ini sedang mencari sumber pengetahuan untuk lebih memahami Segala Hal tentang Enzim. Terima kasih atas kunjungannya dan salam sukses untuk sahabat semuanya.

Referensi:
  1. lahiya.id 

Pengertian Ekologi : Bentuk Piramida Dan Manfaat Ekologi

Pengertian Ekologi

Pengertian Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan saling ketergantungan dan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan tak hidup dalam satu ekosistem. Istilah Ekologi berasal dari kata yunani yaitu Oikos yang berarti habitat, dan logos yang berarti ilmu. Secara harfiah, Pengertian Ekologi adalah ilmu mengenai interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem merupakan suatu sistem yang terjadi hubungan (interaksi) dengan saling ketergantungan antara komponen-komponen di dalamnya, baik makhluk hidup maupun tidak hidup.

Setiap komponen ekosistem memiliki makna yang khusus bagi komponen yang lain dengan sangat terorganisir dan berlangsung secara dinamis untuk terbentuk suatu 'keseimbangan lingkungan'. Ekologi pertama kali digunakan oleh seorang ilmuwan yang bernama Ernst Haeckel (1834-1914) dalam pertengahan tahun 1960. Ekologi berkaitan dengan ekosistem dengan komponen-komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor abiotik komponennya adalah air, cahaya, suhu, kelembaban dan topografi. Sedangkan pada faktor biotik komponennya adalah tumbuhan, hewan, manusia dan mikroba.

Pengertian Ekologi Menurut Definisi Para Ahli 

Selain definisi umum mengenai pengertian ekologi, ada pula pengertian ekologi yang dikemukakan menurut para ahli. Pengertian ekologi menurut definisi para ahli adalah sebagai berikut :

  • Miller (1975) : Menurut definisi Miller mengenai pengertian ekologi yang menyatakan bahwa ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya
  • Otto Soemarwoto : Menurut Otto Soemarwoto, pengertian ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
  • C. Elton : Menurut pendapat C. Elton, ekologi adalah ilmu yang mengkaji sejarah alam atau perkehidupan alam secara ilmiah
  • Resosoedarmo : Menurut definisi Resosoedarmo yang menyatakan bahwa pengertian ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya
  • Andrewartha : Menurut Andrewartha, pengertian ekologi adalah ilmu yang membahas penyebaran dan kemelimpahan organisme
  • Krebs : Menurut Krebs, pengertian ekologi adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji interaksi-interaksi yang menentukan penyebaran dan kemelimpahan organisme 
  • Eugene P. Odum : Menurut Odum, ekologi adalah kajian terstruktur dan fungsi alam, tentang struktur dan interaksi antara sesama organisme dan lingkungannya.  

Bentuk Piramida Ekologi 

Struktur trofik pada ekosistem dapat disajikan dalam bentuk piramida ekologi. Ada tiga jenis piramida ekologi, yaitu piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi. Berikut penjelasan dari tiga jenis piramida ekologi :

  • Piramida Jumlah  

Komposisi organisme, tergolong dalam tingkat trofik yang disajikan dalam piramida jumlah. Piramida jumlah adalah piramida yang menunjukkan jumlah organisme pada setiap tingkatan trofik. Organisme di tingkat trofik pertama biasanya melimpah, sedangkan tingkat trofik kedua, ketiga dan selanjutnya semakin berkurang. Komunitas yang kebanyakan memiliki jumlah normal adalah tumbuhan yang lebih banyak daripada organisme herbivor. Demikian pula, pada jumlah herbivor yang selalu lebih banyak daripada jumlah karnivor tingkat I. Karnivor tingkat I juga selalu lebih banyak dari pada karnivor tingkat II dan seterusnya.

  • Piramida Biomassa

Piramida biomassa adalah piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total organisme hidup dari masing-masing tingkat trofiknya pada suatu ekosistem dalam kuran waktu tertentu. Piramida biomassa memiliki penggambaran yang lebih realistik dari pada piramida jumlah. Fungsi piramida biomassa adalah menggambarkan perpaduan massa seluruh organisme di habitat tertentu, dan dinyatakan dalam gram.  Untuk menghindari kerusakan habitat, maka biasanya pengukuran menggunakan metode sampel. Sampel diukur, kemudian total seluruh biomassa yang dihitung dengan perbandingan yang tertentu. Pengkuran tersebut, menghasilkan informasi yang lebih akurat mengenai ekosistem.

  • Piramida Energi 

Piramida energi adalah piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap tingkatan trofik. Piramida energi dibuat berdasarkan pada observasi dalam waktu yang lama. Piramida energi memberikan gambaran paling akuran mengenai aliran energi dalam ekosistem dari pada piramida jumlah, dan piramida biomassa. Pada piramida energi terjadi penurunan jumlah energi secara berturut-turut dari tingkat trofik yang paling rendah ke tingkat trofik yang paling tinggi. Berkurangnya energi pada setiap tingkat trofik terjadi karena hal-hal berikut :

  1. Hanya sebagian pada makanan yang ditangkap dan dimakan oleh tigkat trofik selanjutnya
  2. Makanan yang dimakan tidak akan bisa seluruhnya dicerna dan ada yang dikeluarkan sebagai sampah
  3. Hanya pada sebagian makanan yang dicerna menjadi bagian dari tubuh organisme, sedangkan pada sisanya digunakan sebagai sumber energi.

Dari ketiga tipe piramida ekologi, piramida energi yang dianggap model piramida terbaik. Alasan piramida energi dianggap paling terbaik adalah sebagai berikut :

  1. Tidak dipengaruhi dari ukuran organisme dan kecepatan metabolisme organisme
  2. Menunjukkan efisiensi ekologi atau produktivitas ekosistem
  3. Memberikan gambaran berkaitan dengan sifat fungsional suatu ekosistem

Manfaat Ekologi bagi Manusia dan Lingkungan Hidup

  • Mengenal lebih banyak keanekaragaman hayati

Makhluk hidup tersebar dari dasar samudera terdalam hingga pegunungan tertinggi. Tentu saja, keanekaragaman hayati ini harus dieksplorasi oleh manusia. Selain untuk menginventarisasi jenis-jenis makhluk hidup tersebut dan memperkaya pengetahuan manusia akan spesies makhluk hidup, cara hidup makhluk hidup dan lingkungannya teresebut dapat dipelajari untuk kemudian dapat dimanfaatkan manusia.

Sebagai contohnya adalah :

  1. Ikan di sekitar kutub utara mampu hidup di kondisi air yang membeku, mekanisme ini dapat digunakan manusia untuk mendapatkan protein anti beku yang digunakan dalam proses industri.
  2. Parasit yang hidup di tubuh manusia sebagai inangnya dapat diberantas apabila kita tahu bagaimana ia hidup dan berinteraksi dengan lingkungannya dengan cara memutus rantai perkembangbiakannya.

Secara lebih detail, pengaplikasian dan manfaat ekologi dalam berbagai bidang dapat dilihat pada beberapa poin di bawah ini.

  • Mengenal lebih jauh makhluk hidup

Biologi perilaku merupakan salah satu cabang dari ilmu ekologi. Hal ini terjadi karena perilaku makhluk hidup, terutama hewan, berperilaku tergantung pada kondisi lingkungannya. Perilaku satwa ini dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai berikut.


  1. Hewan seperti lumba-lumba dan dan kelelawar memiliki suatu kemampuan penentuan lokasi tanpa penglihatan yang dikenal sebagai ekolokasi (ecolocation). Mekanisme ini ditiru sebagai sonar bagi manusia.
  2. Hewan seperti ayam, sapi, anjing, dan kucing dahulunya adalah hewan liar. Dengan proses domestikasi, hewan-hewan tersebut dapat dijadikan ternak ataupun peliharaan.
  3. Kadang hewan memiliki indra yang tajam semisal di India, gajah-gajah secara otomatis pergi ke tempat yang tinggi sesaat sebelum tsunami terjadi. Hal ini dapat dijadikan peringatan dini oleh manusia sebelum terjadinya bencana.

  • Membantu mengetahui dampak terhadap lingkungan

Ingatkah kita akan penggunaan DDT pada sekitar tahun 1970-1980an? Untuk memberantas hama maka ditemukanlah suatu pestisida yang dinamakan DDT. DDT ini sangat ampuh memberantas hama serangga secara global dalam watu yang lama. Namun setelah bertahun-tahun digunakan, dampak ekologis mulai terasa.

Setelah penggunaan jangka panjang, maka serangga menjadi resisten dan bahkan DDT dapat ditemukan di mana saja hingga dalam air susu manusia. Rachel Carson, seorang penulis akhirnya membuat buku berjudul Silent Spring yang menggarisbawahi tak terdengarnya burung-burung di musim semi. Ternyata hal ini disebabkan oleh DDT yang merusak telur burung. Akhirnya DDT diberhentikan penggunaanya setelah dampak ekologis menjadi global.

Sebenarnya, permasalahan ini dapat dicegah apabila ilmu ekologi dipakai dalam perencanaan suatu kegiatan yang memiliki kemungkinan dampak lingkungan. Kini, setiap kegiatan harus memiliki studi ekologi untuk meminimalisasi kemungkinan buruk seperti contoh di atas.

  • Membantu memecahkan masalah pangan

Manusia sebagai makhluk omnivora merupakan tingkatan tertinggi dalam jaring-jaring makanan. Seperti yang kita ketahui bahwa seluruh materi di muka bumi ini ada dalam satu siklus. Dalam ilmu ekologi dijelaskan bahwa makanan yang kita konsumsi merupakan untaian materi dari makhluk hidup lain mulai dari produsen, konsumen primer, hingga konsumen sekunder atau tersier.

Semakin tinggi tingkatan tropik maka akan semakin sedikit energi yang diserap. Artinya semakin banyak jumlah makhluk hidup dalam tingkatan tropik di bawahnya untuk memenuhi kebutuhan makhuk hidup dengan tingkat tropik atas.

Dengan demikian, manusia yang vegetarian akan memerlukan lebih sedikit sumber daya alam dibandingkan dengan manusia yang non-vegetarian. Hal ini karena vegetarian memerlukan lebih sedikit sumber daya semisal lahan untuk peternakan, air, dan pakan ternak sehingga meminimalisasi kesulitan sumber pangan.

  • Membantu memecahkan masalah pertanian


Kesuburan tanah tidak hanya terjadi begitu saja melainkan ada sangkut pautnya dengan makhluk biologis yang terkandung di dalamnya. Sebagian besar tanaman termasuk tanaman pertanian begantung pada interaksi antara mikroorganisme dan tanaman itu sendiri karena tanaman mebutuhkan nitrat dan ammonium yang tidak dapat ia sintesis sendiri. Senyawa tersebut dapat diperoleh oleh tanaman dengan interkasi mikroba sebagai berikut.

  1. Ammonium : merupakan hasil dari proses amonifikasi oleh bakteri dari nitrogen di udara. Tanaman pada umumnya tidak memfiksasi nitrogen padahal mereka membutuhkannya. Maka dengan interaksi antara bakteri dan tanaman, defisiensi nitrogen dapat dihindari.
  2. Nitrat : nitrat merupakan produk oksidasi ammonium dengan bantuan AOB (ammonium oxidising bacteria) dan NOB (nitrite oxidising bacteria). Nitrogen dalam bentuk nitrat lebih dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh.

Dengan demikian, setelah mengetahui ilmu ekologi, penggunaan bakteriosidal pada tanah sekitar tanaman seharusnya dapat dihindari. Hal ini karena penggunaan bakteriosidal dapat membunuh bakteri yang sebenarnya berguna bagi pertumbuhan tanaman.

  • Membantu memecahkan masalah energi

Sampai saat ini manusia masih bergantung pada bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama mereka, namun tahukah kita sebenarnya sumber energi terbesar kita adalah matahari?

Energi matahari dikonversi oleh tanaman menjadi energi kimia melalui proses fotosintetis. Sumber energi kimia ini sebenarnya dapat kita manfaatkan untuk membuat bahan bakar yang dapat diperbaharui yaitu biofuel. Biofuel terdiri dari beberapa generasi yaitu:

  1. Generasi pertama – biofuel dari tanaman konsumsi (Jagung, jarak)
  2. Generasi kedua – biofuel dari sisa produk tanaman (Molase, ampas tebu)
  3. Generasi ketiga – biofuel dari alga

Ilmu ekologi di sini sangat berperan penting. Selain mempelajari bagaimana komunitas mikroorganisme memproses bahan baku menjadi biofuel (aplikasi di industri), ekologi juga menawarkan pengetahuan tentang bagaimana memanfaatkan produk tersebut agar terjadi keseimbangan atas kebutuhan manusia akan energi dan materi konsumsi dengan kelestarian alam.

  • Membantu memecahkan masalah kesehatan

Banyak masalah kesehatan yang merupakan penyakit menular berasal dari interaksi antara manusia dengan hewan. Hal ini tentu saja dapat dihindari atau diatasi bila kita mengetahui konsep ilmu ekologi tentang bagaimana makhluk idup berinterkasi dengan lingkungannya. Berikut adapah contoh manfaat ekologi dalam bidang kesehatan.

  1. Demam berdarah : jelas kita ketahui bahwa demam berdarah disebab kan oleh virus Dengue dan disebarkan oleh nyamuk Aedes aygepti. Nyamuk ini memeiliki habitat air bersih yang menggenang untuk bertelur. Kita dapat memutus persebaran penyakit ini misalnya dengan mencegah agar nyamuk tidak dapat bertelur dengan menutup atau memberi insektisida pada bak.
  2. AIDS : salah satu konsep asal muasal AIDS adalah transfer HIV dari simpanse tehadap manusia. Hal ini dapat terjadi karena di Afrika sana, manusia dan simpanse hidup berdekatan. Dengan adanya ilmu ekologi seharusnya transmisi ini dapat dicegah dengan membatasi interaski antara populasi manusia dengan simpanse.

  • Membuat proses indutri yang lebih maju

Makhluk hidup baik hewan, tumbuhan, dan mikroba ternyata sangat berguna untuk diaplikasikan dalam proses industri. Pengeksplorasian ini tentu akan menghasilkan organisme baru yang memiliki kemapuan khusus sesuai habitatnya. Hal ini membuka kesempatan kita untuk memanfaatkannya di bidang industri. Selain itu komunitas suatu organisme dapat dimanfaatkan dalam suatu proses industri.

Berikut adalah beberapa contoh pengaplikasian ekologi di bidang industri.

  1. Bioteknologi : Dalam industri bioteknologi dikenal suatu prosedur PCR. PCR ini tak akan dapat dilakukan tanpa enzim tahan panas yang berasal dari organisme Thermus aquaticus. Organisme ini berhabitat asli di kawah gunung berapi dasar laut. Karena itulah enzim dari orgnisme ini menjadi tahan panas dan dapat digunakan dalam industri.
  2. Fermentasi : Proses pembuatan wine, keju, bahkan tapai membutuhkan komunitas mikroorganisme yang beinteraksi sinergisme dalam proses fermentasi. Dengan mempelajari ilmu ekologi, kita dapat menentukan mikroorganisme apa saja yang berperan dan komposisinya.

  • Mengenal kesetimbangan dalam kehidupan

Tanpa sadar sebenarnya ilmu ekologi membahas kegiatan manusia di bumi ini karena manusia di bumi ini berkegiatan sebagai populasi. Populasi terus meningkat sedangkan sumber daya alam dan area di muka bumi tak dapat ditambah. Bila populasi manusia terlalu banyak maka kemampuan daya sangga ekosistem akan terlampaui akibatnya akan terjadi kemunduran dalam populasi manusia bahkan kepunahan.

Oleh karena itu melalui ilmu ekologi, kita sebagai manusia harus bijak dalam menggunakan sumber daya alam dan membatasi pertumbuhan populasi agar daya sangga ekosistem tidak terlampaui.